Fungsi tombol restore adalah

fungsi tombol restore adalah fungsi tombol restore adalah

Fungsi Tombol Reset Pada Komputer Hampir semua orang, pasti sudah tidak asing lagi dengan kata Reset, dimana kata Reset sering kali kita dengar pada perangkat elektronik. Karena setiap perangkat elektronik pasti memiliki tombol reset. Kata Reset pada komputer sendiri berarti mengulang kembali suatu proses pada komputer. Dan cara melakukan reset yaitu ada dua cara yaitu dengan mengikuti prosedur yang baik dan benar serta ada juga yang secara paksa, yaitu dengan cara di paksa dengan menekan tombol reset pada casing komputer.

Biasanya pada fungsi tombol restore adalah depan casing komputer akan terdapat 2 tombol, yaitu tombol power dan tombol reset. Sementara perbedaan dari kedua tombol tersebut yaitu dari segi ukuran keduanya yang berbeda. Untuk tombol power berukuran lebih besar dari pada tombol reset. Sementara, jika tiba-tiba komputer anda mengalami hang atau lemot, maka solusi yang sempurna yaitu dengan cara merestart komputer. Karena jika sebuah komputer direstart maka komputer tersebut akan kembali bersih.

Dan cara merestart komputer yang baik dan benar yaitu dengan Klik Start > Pilih Restart dan kemudian tunggu hingga proses restart selesai.

fungsi tombol restore adalah

Kemudian untuk merestart sebuah komputer yaitu cukup dengan cara menekan tombol reset yang terdapat pada casing komputer dan tunggu hingga proses selesai. Lalu kemudian apa perbedaan dari kedua cara di atas tadi ? Perbedaannya yaitu komputer akan lebih aman jika anda mengikuti sebuah prosedur merestart yang baik dan benar. Sedangkan jika anda merestart sebuah komputer dengan cara menekan tombol reset, saya rasa itu bukanlah cara yang aman.

Karena jika anda langsung menekan tombol reset, berarti anda merestart sebuah komputer dengan cara di paksa. Soo reset hanya perlu kita pakai untuk kondisi yang sangat urgen Good Luck….Semoga bisa membantu Semoga Bermanfaat, fungsi tombol restore adalah takut untuk mencoba 🙂 Matur Suwun Terima Kasih Semoga kita semua senantiasa diberkahi keberuntungan Komputer Ceria 081390978588 Blog KEPOINDONESIA.id - Dalam mengoperasikan Komputer atau Laptop dengan sistem operasi Windows kalian harus benar-benar memaksimalkan fungsi tombol jendela.

Hampir semua aplikasi yang ada di Windows memiliki tombol jendela. Singkatnya dengan tombol jendela kalian bisa menentukan ukuran aplikasi yang ingin kalian gunakan.

fungsi tombol restore adalah

Fungsi tombol restore adalah bisa menjalankan banyak aplikasi di latar belakang, salah satu keunggulan perangkat desktop yaitu dapat membuka dan menjalankan aplikasi secara bersamaan.

Semakin lebar layar atau monitor perangkat yang kalian gunakan semakin banyak aplikasi yang bisa kalian tampilkan secara bersamaan. Tentu saja, untuk hasil yang maksimal harus dibarengi spesifikasi perangkat yang mumpuni. Ada 4 tombol jendela yang bisa kalian manfaatkan yaitu Minimize, Restore Down, Maximize, dan Close. Jika dilihat memang ada 3, karena Restore Down dan Maximize menjadi satu bagian. Lalu apa saja fungsi tombol restore adalah dari keempat tombol jendela tadi?

jika kalian belum tau fungsinya kalian bisa baca artikel ini sampai selesai. Karena kali ini saya akan menjelaskan tentang fungsi dan pengertian keempat tombol jendela di perangkat Windows.

Namun sebelum lanjut ke pembahasannya kalian bisa baca beberapa artikel menarik lainnya yang sudah pernah saya bahas. Seperti kenapa CMD sering tiba-tiba muncul serta fungsi tombol Page Up dan Page Down. Minimize Saya yakin kebanyakan orang mendefinisikan Minimize sebagai tombol memperkecil tampilan Windows. Penjelasan tersebut sebenarnya kurang tepat, karena fungsi utama Minimize yaitu menyelipkan jendela ke taskbar.

Seperti yang kalian tau, jika semua aplikasi dibuka dengan jendela penuh maka aplikasi yang tidak kalian butuhkan akan sedikit mengganggu. Oleh karena itu dari pada di tutup lebih baik di sembunyikan terlebih dahulu. Restore Down Sedangkan Restore Down berfungsi untuk mengecilkan jendela aplikasi.

Setelah kalian tekan Restore Down dan jendela aplikasi menjadi lebih kecil, kalian masih bisa mengaturnya supaya lebih lebar atau lebih tinggi lagi. Maximize Maximize adalah tombol pembalik dari Restore Down. Jendela yang tampilannya tidak penuh atau kecil bisa kalian buka dengan tampilan full layar dengan menekan Maximize. Tentu saja jika sudah full layar tombol Maximize akan berubah menjadi Restore Down. Close Dan yang terakhir yaitu tombol Close, tombol yang sering salah digunakan oleh pemula karena disamakan dengan tombol Minimize.

fungsi tombol restore adalah

Minimize aplikasi masih berjalan hanya saja disembunyikan di taskbar. Sedangkan jika kalian menekan tombol Close artinya kalian menutup aplikasi tersebut. Misalnya kalian buka lagi aplikasi akan berjalan mulai dari awal lagi.

fungsi tombol restore adalah

Nah itu dia fungsi dari tombol Close, Maximize, Restore Down, dan Minimize. Wajib hukumnya kalian mengetahui keempat tombol tadi supaya dalam mengoperasikan perangkat Windows menjadi lebih mudah lagi.

fungsi tombol restore adalah

Tidak tau perbedaan antara Rencent Apps dan Task Manager? jika kalian tidak tau kalian bisa baca artikel yang sudah pernah saya bahas mengenai kedua fitur tadi.

Sebenarnya sama saja hanya berbeda sistem operasi.
Fungsi System Restore Pada Windows - Kinerja Pc maupun Laptop tidak selamanya berjalan lancar, apalagi bila komputer sering digunakan untuk internet. Terkadang Sistem Windows menjadi bermasalah setelah kita menginstall software tertentu, driver tertentu, atau mengubah sesuatu di sistem tersebut. Cara termudah untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan mengembalikan PC ke kondisinya semula.

Dan inilah fungsi dasar dari System Restore. System Restore adalah fitur di Windows yang sangat bermanfaat untuk mengembalikan sistem ke saat tertentu sebelumnya.

Ini semacam melakukan “Undo” terhadap sistem komputer tanpa mempengaruhi file personal seperti email, fungsi tombol restore adalah, foto, maupun data-data yang lainnya System Restore bekerja dengan membuat dan menyimpan restore point di komputer dalam periode tertentu.

Informasi yang disimpan disini adalah informasi registry dan juga berbagai setting lain yang digunakan oleh Windows. Selain tersimpan secara otomatis, kamu juga bisa membuat Restore Point sendiri secara manual. Artikel terkaiy : Cara Meningkatkan Performa Kecepatan Komputer Atau Laptop Ketika kita melakukan System Restore, maka yang dikembalikan ke kondisi semula hanyalah registry dan berbagai settingan Windows saja.

Untuk data personal seperti email, dokumen, foto, dan yang lainnya tidak akan terpengaruh sama sekali. Data personal yang sudah kita simpan tidak akan hilang setelah PC direstore melalui System Restore. Begitu juga dengan data personal yang sudah kamu hapus tidak akan kembali lagi walaupun kamu sudah melakukan System Restore. Pada intinya System Restore hanya berpengaruh pada sistem internal Windows saja.

Karena system restore ini sangat penting Jadi lebih baik windows pada komputer sebaiknya jangan mematikan fungsi system restore atau mendisable fungsi system restore yang ada. Cara mengetahui system restore yang aktif atau tidak : 1. Klik kanan pada icon my computer 2.

Klik propertis -> System Restore 3. Jika cek lis atau centang terpasang maka itu fungsinya system restore tidak aktif dan sebaliknya.

System Restore Demikian mengenai fungsi dari System Restore, kurang lebihnya mohon maaf, semoga bermanfaat dan terima kasih atas kunjungan Anda. • Home • Tentang Kami • Pengertian • artikel ekonomi • Artikel Biologi • Pendidikan kewarganegaraan ( PKN ) • Artikel Agama • sejarah • Bahasa Indonesia • Artikel Sosiologi • Artikel Seni • Kontak Kami • Privacy Policy • Covid-19 Home » Teknologi Komunikasi dan Informasi » Fungsi Tombol Ukuran Jendela Pada Microsoft Word Fungsi Tombol Ukuran Jendela Pada Microsoft Word – Setiap program atau aplikasi pasti memiliki jendera kerja baik itu aplikasi yang terhubung ke internet atau tidak.

Hal ini juga terjadi pada fungsi tombol restore adalah Office Word dari Microsoft Corporation. Pada fungsi tombol restore adalah jenderal kerja yang ada di Ms Word hampir atau bahkan sampai yang ada di aplikasi seperti power point, excel dan aplikasi lainnya bahkan di browser seperti google chrome, mozilla dll. Semua dari aplikasi diatas memakai jendela kerja. Untuk jendela kerja Microsoft Office Word sendiri mempunyai jendela kerja yang bisa diperbesar dan diperkecil dengan memanfaatkan fasilitas yang ada seperti tombol ukuran jendela.

Untuk tombol-tombol yang ada pada Microsoft Word dalam hal ini yang berfungsi untuk mengatur ukuran jendela bisa ditemukan atau biasa terletak di pojok kiri atas dari layar komputer atau laptob. Atau bisa juga ditemukan di pojok kanan atas jendela utama microsoft Word apabila posisinya sedang berhadapan dengan komputer/laptop.

Untuk mengidentifikasi seperti apa dan bagaimanakah Jendela kerja itu bisa dilihat pada gambar artikel kali ini yang dimana terdiri atas tombol Minimize, tombol Restore/maximize dan tombol Close. Pada gambar ini, pada saat jendela microsoft office word dalam keadaan ukuran biasa, maka yang terjadi adalah tombol yang berada di tengah adalah akan aktif berupa tombol restore. Akan tetapi, apabila jendela Ms Word berada dalam situasi atau telah di keadaan yang ukuran maksimal sebagaimana berukuran panjang dan lebar memenuhi ukuran layar komputer, maka tombol yang di tengah adalah dalam keadaan tombol maximise.

Fungsi Tombol Ukuran Jendela Pada Microsoft Word Daftar Isi • 1 Fungsi Tombol Ukuran Jendela Pada Microsoft Word • 1.1 1. Fungsi Tombol Minimize • 1.2 2. Fungsi Tombol Close • 1.3 3. Fungsi Tombol Restore • 1.4 4. Fungsi Tombol Maximize Fungsi Tombol Ukuran Jendela Pada Microsoft Word Dengan tombol-tombol ukuran yang ada di jendela kerja Ms Word dan aplikasi lainnya mempunyai fungsi yang berbeda-beda. Adapun fungsi dari setiap macam-macam tombol itu adalah: 1. Fungsi Tombol Minimize Kita pasti sudah melihat bagaimana fungsi tombol restore adalah tombol yang terdapat pada gambar di atas.

Fungsi tombol ini tiada lain dan tiada bukan adalah untuk fungsi tombol restore adalah perintah memperkecil ukuran jendela dari Ms Word sehingga jendela Ms Word bisa mengecil dan menjadi sebuah tombol yang aktif pada taskbar saat tombol ini di klik maka jendela microsoft word akan tampil pada layar monitor kita.

2. Fungsi Tombol Close Dalam bahasa inggris arti dari kosa kata close adalah menutup. Jadi tombol close pada tombol ukuran jendela microsoft word mempunyai fungsi menutup jendela Microsoft Word. 3. Fungsi Tombol Restore Tombol restore pada jendela microsoft word berfungsi mengembalikan ukuran jendela kembali ke ukuran semula yaitu sebelum tombol restore ini aktif.

4. Fungsi Tombol Maximize Fungsi tombol ini adalah untuk memksimalkan ukuran jendela dari program aplikasi microsoft word. Fungsi ini adalah merupakan fungsi yang berlawanan dari tombol ukuran jendela Minimize yang mana fungsi tombol ukuran jendela minimize adalah untuk memperkecil ukuran jendela. Demikian informasi mengenai Fungsi Tombol Ukuran Jendela Pada Microsoft Word.

Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman. Recent Posts • Pengertian Kimia, Fungsi, Cabang Ilmu, Manfaat, & Kimia Menurut Para Ahli • Pengertian Kronologi, Fungsi, dan Contoh Kronologi Dalam Sejarah • Pengertian Presipitasi, Fungsi, Arti Presipitasi Menurut Para Ahli dan Kimia, Biologi • Pengertian Periodisasi, Tujuan, Komponen & Contoh Periodisasi • Pengertian Perusahaan Manufaktur, Karakteristik/Ciri, & Fungsi Perusahaan Manufaktur
• Perintah Recovery Console • Booting Lambat • Booting Error • Gagal Booting • Gagal Booting 2 • Gagal Booting 3 • Enable VGA Mode • Disable Automatic Restart • Last Known Good Configuration • Safe Mode with Networking • Safe Mode with Command Fungsi tombol restore adalah • Sifat Safe Mode • Startup Option • Artikel Memory-RAM • Menambah Free RAM • Menambah Usable RAM • Hardware Reserved • Alokasi Virtual Memory • Optimasi Virtual Memory • Setting Virtual Memory • Pagefile Virtual Memory • Usable RAM • Usable RAM 2 • SPD (by-SPD) • Setting RAM Mode Manual • Setting RAM Mode Auto • Timing Dalam RAM • Kecepatan RAM • Modul Memory RAM • RAM dan ROM • Memory Komputer • Artikel VGA • Uninstall Driver VGA • AMD Radeon Software Crimson • AMD Catalyst Control Center • Setting VGA Laptop • Switchable Graphics • Setting Resolusi • Peringkat VGA Card • Intel Graphics Properties • Graphics Properties • Optimasi VGA Intel • Optimasi VGA Onboard • VRAM Intel Graphics • Intel DVMT • Intel Graphics • VGA Shared Memory • Video RAM • Artikel BIOS • Cara Masuk BIOS Win 8-8.1 • Cara Masuk BIOS Laptop • Recover BIOS Laptop HP • Update BIOS Gagal 1 • Update BIOS Gagal 2 • Update BIOS Gagal 3 • Memahami Password BIOS • PassWord BIOS 1 • PassWord BIOS 2 • PassWord BIOS 3 • PassWord BIOS 4 • Support-sites Password BIOS • Reset Password BIOS • Reset Password BIOS 2 • Reset Password BIOS 3 • Reset Password BIOS 4 • Update BIOS Asus 1 • Update BIOS Asus 2 • Panduan Update BIOS • Update BIOS Error 1 • Update BIOS Error 2 • Update BIOS Error 3 • Setting BIOS Yang Benar-1 • Setting BIOS Yang Benar-2 • Menu BIOS 1 > • Problem Shut Down • Mss32.DLL Error • Comres.DLL Error • Memperbaiki File DLL • Error 0x800c0005 • .Net Error 0x800c0005 • Browser Error 137 • Startup Repair Looping • Entry Point Not Found • Bootloader Windows • LED Blinking Code • Borlndmm.DLL Error • Disk Management Error • Disable Check Disk • KERNEL32.DLL Error • Desktop Kosong • Windows Installer Stop • Mengganti Nama Folder User • User Account Error • User Profile Error • User Account di Control Panel Error • Chasis Intruded • Error Code 10 • Error Code 19 • Error Code 22 • Error Code 28 • Error Code 29 • Error Code 31 • Error Code 32 • Error Code 37 • Error Code 39 • Error Code 41 • Error Code 43 • Daftar Error Code • Device Manager Error Code • PC Lambat • Shutdown Lambat • Akses Data Lambat • Program Lambat • Loading OS Lambat • Config System 3 • Config System 2 • Config System 1 • Network Deep Sleep • Network Controller • PC Tidak Stabil • Window.DLL • NTDLL.DLL WIN 7 • NTDLL DLL Win XP • Ntoskrnl exe Win XP • HAL DLL Win 7 • HAL DLL Win XP • Error NTLDR is Missing • Restore NTLDR dan Ntdetect.com • Boot.ini Win XP • Boot Configuration Data (BCD) • MBR Windows 7 • MBR Win XP • Boot Sector Win XP • Boot Sector Win 7 • Error BOOTMGR • Startup Repair Gagal-System Restore • Startup Repair Gagal • Windows Cannot Access • Silang-Merah Batery • PassWord • Tanya Jawab • Fungsi tombol restore adalah Aspire 4741 • Acer Aspire 4253 • Acer Aspire 4830T • Acer Aspire One CM-2 • Acer Aspire One D270 • Asus A46C • Asus A53SV • Asus G1S (Bagian-1) • Asus G1S (Bagian-2) • Asus G4 (Bagian-1) • Asus G4 (Bagian-2) • Asus K50IJ • Asus X201E • Axioo Neon CNC-C14 • Compaq Presario CQ43 • Compaq Presario C500 • DELL Inspiron N4020 • HP Mini 110 Series • HP Mini 110-3505TU • HP Pavilion dv4 • Lenovo G470 • Lenovo G480/485-G580/585 • Lenovo G780 • Lenovo 3000-V200 • Lenovo 3000-Y410 • Sony VAIO PCG-6J2L • Toshiba Portege M600 • Toshiba Portege S100 • Toshiba Satellite A105-S4547 • Toshiba Satellite C640 • Toshiba Satellite M100 dan M105 • Toshiba Satellite U305 • Toshiba Tecra A9 (Bagian-1) • Toshiba Tecra A9 (Bagian-2) • Zyrex M1115 • Tips Bongkar Laptop • Blue Screen • Blue Screen pada Windows 10 • Blue Screen pada Windows 8 dan Troubleshooting • System Thread Exeption Not Handled • Black Screen • Error Code 0xC0000005 • STOP 0X0000000A • STOP 0x0000006B • STOP 0x0000007B • STOP 0x000000C2 • STOP 0x000000D1 • STOP 0xc00000E9 • STOP 0x0000001E • STOP 0x000000EA • STOP 0x000000ED • STOP 0xC000021A • STOP 0x00000024 • STOP 0X00000050 • STOP 0X00000050 - Command Prompt • Tips Perbaiki BSOD • Pengertian BlueScreen • Windows 8 • Windows Store Rusak • The remote procedure call failed • Memperbaiki Windows Store • Uninstall Driver VGA dari Safe Mode pada Windows 8 • Gagal Booting Win 8 • Preparing Automatic Repair • Picture Password Windows 8 • Air Plane Mode Windows 8 • HDD Space Windows 8 • God Mode Windows 8 • Login Desktop Windows 8 • Reset your PC Clean Install Windows 8 • Refresh your PC Reinstal Windows 8 • USB Flash Recovery Drive Windows 8 • Booting USB Recovery Drive Windows 8 • System Repair Disc Windows 8 • Command Prompt Notepad Windows 8 • Command Prompt Regedit Windows 8 • Command Prompt Win8-RE > • Perintah Win8-RE • Shortcut Command Prompt Win 8 • System Image Windows 8 • Automatic System Image Windows 8 • System Image Manual Windows 8 • Menyimpan System Image Windows 8 • Menggunakan System Image Windows 8 • System Restore Windows 8 • Membuat Restore Point Windows 8 • Disable System Restore Windows 8 • Menjalankan System Restore Windows 8 • System Restore Windows 8 RE • Batalkan System Restore Windows 8 • Startup Settings Windows 8 > Artikel pengertian System Restore, fungsi System Restore, penggunaan System Restore, kembalikan konfigurasi sistem, cara akses System Restore, what is System Restore, how to access System Restore, System Restore function, using System Restore, restore the system configuration.

fungsi tombol restore adalah

Artikel ini adalah bagian dari artikel serial tentang System Fungsi tombol restore adalah. • Pengertian SYSTEM RESTORE Win 7-XP -- artikel ini. • Fungsi tombol restore adalah System Restore • Menggunakan dan Membuat Restore Point • Menggunakan System Restore dari Safe Mode Command Prompt • Meng-aktifkan System Restore • Meng-aktifkan System Restore dari GPEDIT.MSC _ System Restore adalah utility untuk mengembalikan konfigurasi (rekonfigurasi) sistem komputer ke bentuk konfigurasi yang telah berlaku sebelumnya.

Ini merupakan salah satu fitur (utility) dalam OS Windows yang sangat berguna. Fungsi fitur System Restore ini “agak mirip” dengan fungsi pada opsi " Menggunakan Last Known Good Configuration" yang ada didalam Advance Startup Option Windows 7 dan XP (F8). Silahkan baca artikel lengkap nya.

Proses “restorasi” oleh System Restore membutuhkan waktu rekonfigurasi yang relatif singkat, dengan ditambah restart sistem. Tidak ada software pihak-ketiga (third-party) yang mampu melakukan hal ini, terkecuali menggunakan software backup sistem dengan menggunakan file-backup yang sudah dibuat sebelumnya, yang biasanya memiliki file-size sangat besar, serta membutuhkan waktu restorasi yang cukup lama.

_ System Restore akan sangat membantu apabila terjadi situasi dimana sistem gagal melakukan suatu fungsi tertentu, yang disebabkan adanya perubahan dalam registry Windows. Banyak hal bisa menjadi penyebabnya. Penyebab yang paling umum adalah perubahan (penambahan) file-registry setelah instalasi suatu program aplikasi. Situasi seperti ini sering ditandai dengan kegagalan Windows melakukan perintah atau fitur tertentu, atau munculnya suatu Pesan_Error, Warning_box, atau terjadinya kondisi Freze (hang), bahkan Crash (bluescreen).

Silahkan membaca artikel tsb. Tidak mudah mencari penyebab mengapa timbul problem di atas. Dalam keadaan seperti ini, System Restore kadang bisa menjadi solusi cepat dan paling mudah. Bahkan untuk user yang tidak mengenal seluk-beluk sistem sekalipun. Dan ini sebaiknya dicoba, sebelum memutuskan menghubungi seorang teknisi komputer. *** Jika Anda menggunakan Windows 8, silahkan baca juga artikel System Restore Windows 8 untuk melengkapi pemahaman Anda.

_ • Klik gambar untuk tampilan lebih besar.

fungsi tombol restore adalah

• System Restore bisa di-akses dari Start_Menu -> Accessories -> System Tools -> System Restore. gambar-1. Dan tampilan awal (Win XP) adalah seperti gambar-2. • System Restore ini tersimpan dalam folder C:\Windows\System32\Restore\rstrui.exe, lihat gambar-3. • System Restore menyimpan catatan konfigurasi sistem didalam folder System Volume Information (default-hidden).

• System Restore bisa dijalankan jika Windows bisa loading ke Normal-mode atau Safe-mode. Jika Windows sama sekali tidak bisa loading, maka System Restore tidak akan bisa berfungsi. • System Restore bisa digunakan jika sebelumnya fitur ini sudah diaktifkan serta ada Restore Point yang sudah dibuat. Tentang pengertian Restore Point silahkan membaca artikel Membuat Restore Point Windows 7 dan XP. • System Restore akan membuat Restore Point secara otomatis jika terjadi perubahan registry misalnya saat kita menginstal suatu program aplikasi, atau disaat Windows melakukan update system (Auto_update).

Tetapi disini saya menyarankan, sebelum membuat suatu perubahan pada sistem (atau registry), buatlah lebih dulu satu Restore Point secara manual (untuk berjaga-jaga).

Baca artikel Membuat Restore Point. • System Restore bisa membuat suatu Restore Point baru kapanpun user menghendaki. • System Restore juga bisa di-jadualkan (scheduled) oleh user, kapan harus membuat sebuah Restore Point baru. Ada juga software 3'rd party untuk keperluan ini. • System Restore pun juga dapat dijalankan dari Windows mode minimal (safe), misalnya seperti Safe Mode with Command Prompt. Ini sangat berguna jika sistem sedang mengalami masalah untuk masuk ke Windows Normal mode.

Baca artikel System Restore dari Safe Mode Command Prompt. • System Restore tidak akan menghapus data file/dokumen milik user. Tetapi program aplikasi yang diinstal setelah fungsi tombol restore adalah suatu Restore Point, akan terhapus jika Restore Point tsb digunakan.

Baca artikel Menggunakan System Restore Windows 7-XP. Untuk pengguna Windows 8 silahkan baca artikel Menjalankan System Restore Windows 8.

fungsi tombol restore adalah

Catatan : • Sering terjadi, ada “ teknisi” yang menyarankan untuk mematikan System Restore. Apapun alasannya, ini adalah tindakan ( yg menurut saya) yang sangat keliru. Sebab disaat sistem Windows mengalami gagal loading disebabkan berubahnya konfigurasi sistem (misalnya setelah instal atau uninstal program aplikasi atau driver, atau oleh sebab lain), maka tidak ada lagi yang bisa dilakukan oleh user untuk retrace (kembali) ke konfigurasi sebelumnya (yang normal).

Pengertian System Restore dan penjelasan yang lengkap bisa dibaca juga ( di blog saya yang lain), pada artikel di URL dibawah ini (copy-paste ke browser Anda) : http://mastokkenari.page4.me/system-restore-1.html dan http://mastokkenari.page4.me/system-restore-2.html Jika ada hal yang kurang dipahami, lihat box Artikel terkait dibawah artikel ini, klik text-link yang tersedia.

9/01/2013 update 24/02/2013
Kebutuhan backup bagi masyarakat modern di era digital ini telah menjadi kebutuhan yang utama. Saat ini bukan hanya praktisi di bidang teknologi informasi saja yang telah menggunakan teknologi-teknologi berbasis komputasi. Melainkan telah banyak masyarakat umum, individu, dan organisasi-organisasi lainnya yang telah mengerti dan memahami pentingnya menggunakan teknologi backup berbasis cloud untuk mengamankan sebuah data. Backup berfungsi untuk mengamankan data, artinya backup dapat difungsikan sebagai cara untuk melakukan restore data apabila sewaktu-waktu data rusak, hilang, terkena virus, atau hilang.

Masyarakat modern adalah masyarakat yang ‘sibuk’. Semua pekerjaan bisa saja terjadi selama 24 jam tanpa henti. Dan tentu juga dapat terjadi pada saat weekend atau hari libur lainnya. Semua hal dan pekerjaan yang dilakukan selalu membutuhkan jaringan dan koneksi internet. Maka dari itu, kebutuhan apapun termasuk data, akan lebih baik, lebih efisien, dan lebih cepat aksesnya jika menggunakan akses internet. Bagaimana cara memperoleh data dari cloud system?

Tentu saja melalui penyimpanan seperti Google Drive, Microsoft One Drive, atau Dropbox jika Anda ingin sesuatu yang free. Namun tentunya selalu ada batasan tertentu untuk segala hal yang gratis, seperti misalnya terbatasnya storage yang diberikan kepada free user, serta limit fitur-fitur lain yang dimiliki oleh platform tersebut.

Pada kenyataannnya, kebutuhan akan backup tidak dapat dipungkiri lagi bagi segala jenis lapisan masyarakat. Mulai dari bidang pekerjaan dan perkantoran, hingga bidang pendidikan dan entertainment semua memiliki fungsi tombol restore adalah akses data yang cepat, mudah / simple dan efisien.

Selain berfungsi sebagai cadangan data, backup juga dapat berfungsi sebagai sistem untuk melakukan restore data. Untuk memahami hal ini lebih lanjut, mari kita simak penjelasan lebih lanjut dalam pembahasan artikel berikut ini.

Untuk memahami tentang manfaat dan fungsi backup secara keseluruhan, serta bagaimana cara backup fungsi tombol restore adalah membantu Anda, maka akan lebih baik apabila memahami terlebih dahulu tentang pengertian dari backup itu sendiri. Backup adalah sebuah proses menduplikasi atau meng copy data-data dari satu perangkat atau media penyimpanan ke media, perangkat atau sistem lain secara offline maupun online untuk mengamankan data dengan cara menyalin data, agar ketika salah satu media penyimpanan rusak, hilang, atau terkena vidrus, data-data penting yang dimiliki tidak ikut hilang, tidak rusak, serta kapanpun dan dimanapun tetap dapat diakses dengan mudah.

Backup memiliki fungsi utama dan beberapa fungsi lainnya. Fungsi backup data adalah menyelamatkan data-data dari resiko kerusakan, data yang hilang atau tidak dapat diakses kembali.

fungsi tombol restore adalah

Data yang tersimpan di tidak hanya satu media penyimpanan akan memberikan rasa aman karena data tersimpan dengan benar. Fungsi tombol restore adalah juga dapat difungsikan sebagai disaster recovery plan, yaitu untuk restore data. Pada dasarnya backup bertujuan untuk mengembalikan data-data yang hilang, rusak, corrupt, maupun terkena virus. Anda tidak akan pernah tahu hal-hal apa yang mungkin dapat terjadi pada media penyimpanan Anda, maka akan lebih baik apabila memiliki tidak hanya satu media penyimpanan data.

Sehingga ketika sewaktu-waktu data utama hilang, Anda masih dapat mengembalikan data-data secara penuh tanpa adanya kerusakan maupun kehilangan. Restore berasal dari Bahasa Inggris yang artinya mengembalikan. Sesuai dengan artinya, restore adalah proses mengembalikan kembali sebuah data atau file ketempat semula. Jadi misalnya data Anda terhapus secara tidak sengaja, maka Anda masih dapat mencari file data tersebut dalam recycle bin komputer untuk kemudian dikembalikan ketempat lokasi semula file itu berada, di suatu folder tertentu.

Hal ini juga berlaku untuk sistem maupun aplikasi yang telah terinstall. Lantas bagaimana jika data yang terhapus tersebut sudah tidak berada dalam recycle bin padahal data tersebut sangat penting, masih dibutuhkan dan tidak sengaja terhapus? Tentu saja solusi terbaik adalah memiliki backup data di suatu media penyimpanan lainnya. Seperti prinsip backup, restore bersifat untuk mengembalikan data, file, maupun system dalam keadaan semula.

Ada dua jenis restore data, yang pertama adalah system restore dan yang kedua adalah system image backup. System storage data dilakukan untuk melakukan pengembalian pengaturan software dan sistem aplikasi fungsi tombol restore adalah telah terinstall didalam sistem komputer tanpa mempengaruhi data-data personal yang ada didalamnya. Jadi jika ingin melakukan pengembalian konfigurasi program-program yang telah terhapus menjadi seperti sedia kala, dapat melakukan system restore.

Sedangkan system image backup dilakukan untuk mengembalikan seluruh system aplikasi beserta file-file personal berupa data dan media lainnya. Jadi tipe restore ini lebih menyeluruh karena dapat mencakup restore data beserta sistemnya seperti sedia kala. Fungsi restore seperti ini tentu saja untuk mengembalikan data-data maupun sistem kedalam kedalam keadaan awal sebelum terjadi reset maupun kerusakan program.

Maka dari itu, apa perbedaan backup dan restore? Secara prinsip, restore memang hampir sama dengan backup yang memiliki tujuan untuk menyelamatkan data.

Bedanya, jika backup ini cara kerjanya dengan cara menduplikasi data, sedangkan restore yang bertugas mengembalikan data maupun sistem sama seperti pada keadaan awalnya. Backup dan restore adalah hal yang saling berkaitan dan saling mendukung satu sama lain.

Backup memang memiliki arti dan fungsi yang hampir mirip dengan restore yaitu menyelamatkan data-data. Untuk membuat sebuah disaster recovery yang tepat, memang harus mempertimbangkan untuk membuat disaster recovery plan yang baik. Disaster recovery plan ini sebaiknya memang tidak hanya sekedar menyiapkan backup untuk membuat cadangan data.

Namun juga dalam waktu bersamaan juga menyiapkan sistem dan aplikasi yang memungkinkan untuk melakukan restore data. Tujuannya adalah agar apabila ada kemungkinan restore kurang berhasil dilakukan, yaitu dalam artian restore kurang berhasil 100% karena mungkin masih ada beberapa data-data yang ingin dikembalikan kedalam sistem dan storage namun masih ada yang kurang lengkap, maka backup dapat mengatasi masalah tersebut dengan fungsi tombol restore adalah menyediakan data-data yang kurang atau hilang tersebut.

fungsi tombol restore adalah

Maka dari itu sangat penting untuk melakukan backup secara berkala dan rutin. Yaitu tergantung atas seberapa sering data-data yang dimiliki terupdate atau diperbaharui. Semakin sering data terupdate, maka Anda juga harus melakukan interval backup yang sama dengan frekuensi update data tersebut. Dengan memiliki backup data yang terbaru, maka jika terjadi kesalahan dalam restore, data-data Anda akan tetap update dan terbaru.

fungsi tombol restore adalah

Satu hal yang penting adalah dengan membackup data-data dan file sebelum data-data tersebut terkena serangan dan infeksi virus. Karena data-data yang telah terinfeksi oleh virus akan ikut fungsi tombol restore adalah dan backup tersebut akan menjadi sia-sia karena pada saat Anda mengakses atau mengambil data tersebut dari media penyimpanan backup, data sudah dalam keadaan terinfeksi virus dan bukan tidak mungkin juga bisa mengakibatkan kerusakan perangkat gadget, sistem komputer, serta peralatan komputer yang digunakan.

Jika backup dan restore berfungsi untuk mengembalikan data-data dan sistem seperti keadaan awal, fungsi recovery adalah untuk memulihkan keadaan suatu sistem dalam berbagai kasus tertentu. Biasanya suatu sistem menjadi rusak atau error dapat disebabkan melalui faktor internal dan eksternal.

Dari faktor internal misalnya karena kelalaian manusia / human error, kerusakan hardware, maupun kurangnya maintenance dan perawatan. Sedangkan faktor eksternal yang dapat mempengaruhi kerusakan sistem dapat terjadi karena sistem terkena virus. Maka bagaimana caranya sistem tersebut harus terbebas dan bersih dari infeksi virus tersebut agar sistem kembali dapat beroperasi seperti keadaan semula dan dapat difungsikan dengan baik dan maksimal.

Biasanya anti virus digunakan untuk mencegah datangnya serangan virus, atau bisa juga untuk meminimalisir dampak serangan virus terhadap software maunpun hardware. Namun apa yang terjadi jika virus sudah terlanjur masuk kedalam sistem?

Tentu ada beberapa program yang digunakan untuk ‘mengusir’ atau ‘mematikan’ virus tersebut. Namun jika upaya tersebut masih juga belum berhasil, apa yang bisa dilakukan? Biasanya hal yang dilakukan adalah dengan cara mereset atau mengulang kembali sistem. Cara ini merupakan salah satu langkah recovery untuk mengembalikan sistem kedalam keadaan awal sebelum rusak atau error, fungsi tombol restore adalah menghapus virus yang ada didalam sistem tersebut.

Ada yang dicari masyarakat digital di era mendatang? Dalam ranah keamanan data, tentu saja proses backup yang lebih cepat, perlindungan yang lebih baik untuk alat-alat virtual, serta solusi pengarsipan / identifikasi untuk membantu mempermudah mengidentifikasi serta menemukan data secara lebih cepat untuk melakukan backup dan keamanan data. Selain itu kepentingan dan kebutuhan untuk melakukan recovery data akan tetap diperlukan di masa mendatang, bahkan justru akan semakin tinggi.

Mengapa? Karena ancaman berbagai virus dan Ransomware yang juga selalu mengalami perubahan dan kemajuan juga akan semakin mengkhawatirkan. Ransomware dapat menyerang berbagai macam bidang kehidupan, mulai dari perkantoran, gadget dan smartphone, smartcar, rumah sakit, hingga sekolah-sekolah.

Maka dari itu kebutuhan melindungi data dan sistem juga akan semakin tinggi. Dan backup adalah salah satu base perlindungan paling dasar yang wajib dimiliki oleh semua individu dalam masyarakat digital mendatang.

Mengenal System Backup dan Restore Pada Windows 10!




2022 www.videocon.com