Sebutkan akibat dari perilaku berburuk sangka kepada orang lain

sebutkan akibat dari perilaku berburuk sangka kepada orang lain

Berburuk sangka adalah salah satu sifat buruk yang dapat merusak pikiran dan menghambat hubungan silaturrahim di antara manusia. Jika sikap ini terdapat di dalam diri seseorang, maka yang dirusaknya adalah pikiran, ide, dan pandangannya. Hal yang kedua yang dirusak oleh sikap berburuk sangka adalah hubungannya dengan orang lain.

sebutkan akibat dari perilaku berburuk sangka kepada orang lain

Kalau setiap manusia memiliki sikap berburuk sangka di dalam diri mereka, maka hubungan antara dia dan orang lain pasti tidak baik.

Berburuk sangka, yang dalam Bahasa Arabnya adalah “su’-u al-zhann-i” adalah suatu sifat yang sangat berbahaya, tidak hanya bagi diri dan peribadi yang memiliki sikap itu, tetapi juga akan berbahaya dalam hubungannya dengan sesama. Orang yang memiliki sikap seperti ini selalu muncul di dalamnya pikiran-pikiran yang buruk, pikiran-pikiran negative, dan pandangannya yang tidak benar terhadap orang lain. Kalau sikap iri pada awalnya bersumber dari dalam hati seseorang, maka sikap berburuk sangka ini bersumber dari otak dan pikiran manusia.

Ini berarti bahwa sikap berburuk sangka ini ada di dalam diri seseorang dan tidak ada yang tahu sifat ini kecuali dirinya. Tidak ada orang lain yang tahu tentang sikap buruk sangka itu, karena tersembunyi di dalam pikiran manusia.

Yang tahu ada keberadaannya, atau tidak di dalam hati setiap orang adalah dirinya sendiri. Kemudian sikap buruk sangka itu berwujud dalam bentuk sikap, ucapan, atau kata-kata yang keluar dari mulut pemiliknya. Dari sinilah baru orang lain tahu, bahwa di dalam hatinya ada buruk sangka. Apa bahaya sikap berburuk sangka bagi diri seseorang?

sebutkan akibat dari perilaku berburuk sangka kepada orang lain

Sikap iri sangat berbahaya karena sikap ini akan memenuhi otak dan pikiran seseorang yang sempit itu. Orang yang memiliki sikap buruk sangka, maka saraf-saraf otak akan terganggu karena terpenuhi dengan pikiran-pikiran yang negatif.

Saraf-saraf yang akan melahirkan pikiran-pikiran yang positif tidak dapat berfungsi dengan baik karena tertutup oleh pikiran-pikiran negatif.

Orang-orang yang memiliki sikap buruk sangka memiliki subjektivitas pemikiran yang tinggi. Semua kebenaran ada padanya. Semua yang hebat ada padanya. Semua kebaikan ada pada dirinya. Sebutkan akibat dari perilaku berburuk sangka kepada orang lain dirinyalah satu-satu manusia yang baik. Orang yang seperti ini mempunyai pandangan yang tidak seimbang antara dirinya dengan orang lain yang ada di sekitarnya.

Kalau ada orang lain yang memiliki kelebihan daripada dirinya, dia akan berpandangan dan mengatakan bahwa kelebihan yang ada pada orang itu bukanlah kelebihan yang diperoleh dengan cara yang benar. Kelebihan yang diperolehnya itu adalah dengan cara yang tidak benar.

Kalau ada orang lain yang menduduki suatu jabatan yang lebih tinggi daripadanya, dia akan berkata, mislanya, bahwa jabatannya itu diraihnya bukan dengan jalan yang benar, tetapi diperoleh dengan jalan tidak benar. Kalau ada orang lain yang melakukan sesuatu, maka sesuatu itu dipandangnya tidak benar.

Apa bahaya sifat buruk sangka dalam hubungannya dengan orang lain? Sifat buruk sangka ini sebenarnya akan melahirkan suatu sikap yang memandang bahwa orang lain selalu salah, selalu tidak benar. Apa yang diraih oleh orang lain dipandangnya diraih dengan cara yang tidak benar. Sikap ini muncul karena adanya anggapan bahwa dirinyalah yang baik, dan orang lain yang lebih daripadanya tidak. Seseorang yang datang kepadanya dengan tujuan yang baik, diapandangnya datang untuk sesuatu yang tidak baik.

Pendekanya, orang yang memiliki buruk sangka pasti memandang orang lain selalu dalamm posisi yang tidak benar, tidak baik. Bisa Anda bayangkan, kalau pikiran dan otak Anda penuh dengan pandangan dan pikiran yang negatif seperti itu. Yang selalu ada dalam pikirannya adalah pertanyaan-pertanyaan seperti ini.

Mengapa dia bisa demikian? Mengapa dia bisa mendapatkan seperti itu? Mengapa dia bisa memperoleh yang demikian? Jawabannya yang diberikannya adalah semua negatif.

sebutkan akibat dari perilaku berburuk sangka kepada orang lain

Buruk sangka di dalam pikiran kita akan membuat saraf-saraf berpikir menjadi berat dalam bekerja karena dia bekerja untuk memikirkan hal-hal yang buruk bagi orang lain. Kalau saja kita memiliki pikiran yang positif, saraf-saraf otak itu akan bekerja dengan ringan. Orang-orang yang pemikiran yang positif akan menjadi ringan beban pikirannya karena semua itu akan menimbulkan pengaruh yang baik akan pikiran manusia.

Penyakit buruk sangka ini sangat berbahaya bagi seseorang. Orang seperti ini tidak akan memiliki sikap positif terhadap orang lain.

Semua orang akan dipandangnya negative. Sebaliknya, orang yang berpikiran pisitif selalu memandapa orang lain dengan sudut pandang yang baik. Bahkan, orang lain yangs udah jelas salah bagi dirinya, nahkan masih menganggap orang itu adalah orang baik. Semoga kita semua dijauhkan oleh Allah dari sifat buruk sangka itu dan menunjukkan kita kepada sikap berbaik sangka atau berpikiran positif.

Aamiin. Wallaahu a’lam bi al-shawaab. Jakarta-Matraman, Rabu pagi, tanggal 3 Agustus 2016. Larangan Berburuk Sangka Kepada Orang Lain. Buruk sangka bisa timbul dari sikap kita yang tidak meengakui keberhasilan orang lain contohnya, yang merupakan penyakit sosial yang boleh dibilang sanga kronis. Nah kali ini Widini akan berbagi dengan sobat sekalian tentang bahaya akibat berburuk sangka kepada orang lain.

Inilah 7 bahaya berburuk sangka kepada orang lain : 5. Bisa membuat sakit. Berburuk sangka bisa membuat kita sakit secara fisik. Hal ini bukanlah sekedar kata orang tetapi telah dibuktikan secara ilmiah.

Dalam studi yang dilakukan di Amerika Serikat, partisipan dalam penelitian yang hanya memfokuskan fikirannya pada masa-masa lalunya yang menyedihkan, sistem kekebalan tubuhnya melemah secara signifikan. Dari penelitian tersebut, juga terlihat adanya hubungan antara aktivitas bagian otak yang berhubungan dengan depresi, dan tentunyahal ini sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh kita.

6. Sikap Pengecut. Berburuk sangka adalah sesuatu yang tidak ksatria dan cenderung melamahkan semangat hidup utuk berkompetisi sehingga akhirnya menimbulkan sikap pengecut di dalam diri kita. Tentunya kalau kita ingin maju, sudah barang tentu berbagai macam hambatan dan sebutkan akibat dari perilaku berburuk sangka kepada orang lain haruslah dilalu dengan cara yang benar, bukan dengan mencari-cari kesalahan orang lain agar kita dianggap benar.

7. Tidak Rasional. Sangat tidak rasional kalau kita berburuk sangka pada orang lain karena prestasi yang mereka buat karena kita lebih menggunakan aspek perasaan daripada logika perfikir kita, dimana kalau kita biarkan terus menerus hal ini bisa membuat diri kita menjadi kerdil. Kesimpulan: Dari paparan diatas sobat sekalian bisa tau betapa berbahayanya berburuk sangka kepada orang lain itu. Justru seharusnya kepada mereka kita salut, hormat, dan memberikan respek, bukan begitu?

26-08-2017 19:52
Konten Spesial Sebelum Berbisnis, Kamu Wajib Tahu Kegunaan Logo Halal MUI bagi Produsen dan Konsumen Ini Dia Inspirasi Baju Kerja Muslimah Terbaru 2021 Tren Make up Paling Populer di Tahun 2021, Mana Nih Favoritmu? Siap Awali Harimu dengan New Normal Startet Kit dalam Tasmu 16+ Model Gamis Syar’i Modern Terbaru Tren 2021 muslimahcenter.com – berburuk sangka – Sebagai seorang manusia, terkadang di dalam hati dan benaknya terdapat sebuah prasangka buruk terhadap sesama manusia yang dapat memicu munculnya kesombongan dalam diri manusia.

Allah SWT juga telah mengingatkan umatnya tentang adanya 3 macam rangkaian dosa yang bisa membuat manusia terjatuh dalam lubang dosa tanpa sadar. Seperti firman Allah berikut ini: “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka (kecurigaan), karena sebagian dari prasangka itu adalah dosa.

Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.” (QS.

sebutkan akibat dari perilaku berburuk sangka kepada orang lain

Al-Hujuraat: 12) Bacaan Lainnya • Selain Membawa Berkah, Ini 7 Rahasia Hujan dan Hikmahnya Menurut Islam • Tips Mengenakan Baju Muslim Couple Sekeluarga Agar Serasi • Sudah Tahu Belum, Ini 6 Hak Seorang Muslim Terhadap Muslim Lainnya Orang yang suka berburuk sangka terhadap orang lain biasanya menganggap dirinya jauh lebih baik dari orang lain, sehingga akan berusaha mencari-cari kesalahan dan kekurangan seseorang untuk membuktikan prasangkanya.

Hal inilah yang disebut dengan tajassus. Istilah tajassus artinya orang yang suka mencari-cari kesalahan orang lain dengan tujuan untuk membongkar noda atau kesalahan seseorang dan mempermalukannya. Dosa ini akan menjadi pintu awal untuk melakukan dosa selanjutnya, yaitu ghibah dan fitnah. Padahal sifat-sifat buruk ini telah dilarang oleh Allah untuk tumbuh dalam diri manusia. Karena, berburuk sangka akan membawamu pada lima dampak yang akan merugikan dirimu dan orang-orang disekitarmu, seperti ulasan berikut ini.

Akibat dari berburuk sangka, yang pertama yaitu mudah cemas dan gelisah. Terlalu larut berlebih pada prasangka buruk akan membuat kalian larut pada rasa cemas, gelisah dan juga tidak tenang. Memiliki prasangka buruk seperti memelihara emosi negatif dalam diri, tentunya juga akan membuat aura jiwa kalian menjadi negatif.

Dalam sudut pandangmu, orang lain selalu terlihat negatif, tidak tulus dan mempunyai niat buruk. Meskipun jelas itu tidak sepenuhnya benar.

Kebiasaan ini akan membawa dampak buruk pada dirimu. Kamu jadi terlalu was-was dan orang lain akan melihat kepribadianmu sebagai orang yang menutup diri. 2. Hidup jadi Tak Bahagia Pikiran negatif akan selalu timbul jika prasangka buruk masih kamu pelihara.

Sehingga dimatamu, semua orang akan terlihat sama, tak bersahabat, seperti musuh dalam selimut. Sehingga kamua menjadi larut pada rasa cemas dan gak aman. Tentu ini berdampak tak baik bagi diri kamu. Sebagai seorang insan ciptaan Allah, kita masih membutuhkan kehadiran orang lain untuk saling bantu-membantu dan melengkapi di dalam kehidupan kita.

Jika kamu masih memelihara emosi negatif itu hingga kini, maka kamu akan sulit mendapatkan kebahagiaan. 3.

sebutkan akibat dari perilaku berburuk sangka kepada orang lain

Mengundang Permusuhan Karena terlalu banyak berburuk sangka, kalian akan cenderung menampilkan ekspresi yang tak bersahabat pada orang yang kalian jumpai. Kalian akan cenderung lebih sensi, mudah marah, berubah mood, membatasi diri kalian dari pergaulan sehingga dampaknya bisa memperburuk hubungan pertemanan kalian jelasnya, karena tentunya orang lain tidak akan merasa nyaman berada di dekat orang yang terlalu berburuk sangka.

Cara kalian dalam menampilkan ekspresi wajah dan gestur tubuh dapat mempengaruhi cara orang bersikap pada kalian. Jadi segera ubah kebiasaan buruk ini agar teman-teman kalian tidak semakin menjauh dari kalian. 4. Sering Merasa Kesepian Sering merasa kesepian juga salah satu akibat dari berprasangka buruk terhadap orang lain.

Alhasil, jiwa kamu akan menjadi hampa dan kosong. Kamu merasa bahwa semua orang tak ada yang mau mengerti dan peduli. Padahal tidak demikian. Maka dari itu jangan selalu menyalahkan orang lain atas segala hal yang terjadi di hidup. Saatnya kamu mulai berbenah dan intropeksi diri untuk hidup yang lebih baik. 5. Tidak Lagi Bisa Membedakan Orang yang Berniat Baik dan Buruk Bagi seseorang yang mempunyai prasangka buruk, semua orang akan sama dimatanya.

Terlihat mempunyai kekurangan, mempunyai sifat negatif, dan terlihat layaknya musuh dalam selimut. Kamu jadi merasa cemas dan tak aman. Kamu juga jadi tak mampu membedakan mana orang yang mempunyai niat baik yang tulus dan orang yang memang kelakuannya buruk.

Karena itulah jelilah dan ubah cara pandangmu ya, sahabat muslimah. Nggak mau kan kalau lima akibat dari berburuk sangka ini terjadi dalam kehidupanmu? Oleh karena itu, sahabat muslimah harus buang jauh-jauh segala hal, prasangka buruk terhadap orang lain, ya. Berusahalah untuk selalu berpikir positif, berprasangka baik, dan bersikap tenang pada sebutkan akibat dari perilaku berburuk sangka kepada orang lain.

Ubahlah cara pandangmu terhadap orang lain, bersikaplah baik karena orang lain akan berbuat baik pula sesuai dengan akhlakmu. Insya Allah, sahabat muslimah akan mendapatkan ketentraman dan kebahagiaan dalam hidup. Pos-pos Terbaru • 7 Outfit Naik Gunung Untuk Wanita Berhijab Paling Cantik • 5 Gaya Berpakaian Ke Pantai Untuk Wanita Berhijab • Selain Membawa Berkah, Ini 7 Rahasia Hujan dan Hikmahnya Menurut Islam • Tips Mengenakan Baju Muslim Couple Sekeluarga Agar Serasi • Sudah Tahu Belum, Ini 6 Hak Seorang Muslim Terhadap Muslim Lainnya 7 Dampan Buruk Dari Berburuk Sangka Suudzon - Larangan Berburuk Sangka Kepada Orang Lain.

Buruk sangka bisa timbul dari sikap kita yang tidak meengakui keberhasilan orang lain contohnya, yang merupakan penyakit sosial yang boleh dibilang sanga kronis. Nah kali ini Widini akan berbagi dengan sobat sekalian tentang bahaya akibat berburuk sangka kepada orang lain.

Inilah 7 bahaya berburuk sangka kepada orang lain : 1. Berpotensi menganggu jiwa dan kesehatan mental. Selama orang suka usil dan hanya mencari-cari kesalahan dan kelemahan orang maka selama itu pula pikiran dan perasaan dan pikirannya dipenuhi oleh hal negatif, selama itu pula kita tidak akan maju dan berprestasi. 2.

sebutkan akibat dari perilaku berburuk sangka kepada orang lain

Merusak diri. Beburuk sangka secara berlebihan hanya akan menimbulkan penyakit dendam kesumat yang pada akhirnya kalau dibiarkan akan merusak diri. 3. Membuat kita tidak produkitf.

Pengalaman menunjukan bahwa berburuk sangka hanya membuat kita tidak produktif, malas, dan lebih sering menggunakan perasaan untuk membela diri yang sebenarnya tidak perlu dilakukan.

4. Sulit Untuk bahagia. Jika perasaan buruk sangka ini terus menerus dikembangkan pada orang disekitar kita msialnya teman atau tetangga kita dapat dipastikan kita tidak akan memperoleh kebahagiaan dalam hidup ini, karena perasaan kita selalu diliputi oleh rasa dengki dan iri hati. 5. Bisa membuat sakit.

sebutkan akibat dari perilaku berburuk sangka kepada orang lain

Berburuk sangka bisa membuat kita sakit secara fisik. Hal ini bukanlah sekedar kata orang tetapi telah dibuktikan secara ilmiah. Dalam studi yang dilakukan di Amerika Serikat, partisipan dalam penelitian yang hanya memfokuskan fikirannya pada masa-masa lalunya yang menyedihkan, sistem kekebalan tubuhnya melemah secara signifikan.

Dari penelitian tersebut, juga terlihat adanya hubungan antara aktivitas bagian otak yang berhubungan dengan depresi, dan tentunyahal ini sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh kita. 6. Sikap Pengecut. Berburuk sangka adalah sesuatu yang tidak ksatria dan cenderung melamahkan semangat hidup utuk berkompetisi sehingga akhirnya menimbulkan sikap pengecut di dalam diri kita.

Tentunya kalau kita ingin maju, sudah barang tentu berbagai macam hambatan dan rintangan haruslah dilalu dengan cara yang benar, bukan dengan mencari-cari kesalahan orang lain agar kita dianggap benar.

7. Tidak Rasional. Sangat tidak rasional kalau kita berburuk sangka pada orang lain karena prestasi yang mereka buat karena kita lebih menggunakan aspek perasaan daripada logika perfikir kita, dimana kalau kita biarkan terus menerus hal ini bisa membuat diri kita menjadi kerdil.

Kesimpulan: Dari paparan diatas sobat sekalian bisa tau betapa berbahayanya berburuk sangka kepada orang lain itu. Justru seharusnya kepada mereka kita salut, hormat, dan memberikan respek, bukan begitu?

sebutkan akibat dari perilaku berburuk sangka kepada orang lain

:) sumber
Membangun hubungan bain antara manusia satu dengan manusia lainnya dan lebih khususnya muslim satu dengan muslim lainnya, adalah sesuatu yang harus diperjuangkan dengan sebaik-baiknya.

Karena di dalam Al-qur’an Allah SWT, telah menggariskan bahwahi setiap mukmin itu bersaudara (QS. Al-Hujurat Ayat 10). Karena itulah, segala sesuatu dalam bentuk sikap dan sifat yang akan memperkuat dan memantapkan persaudaraan harus dijaga dan dipelihara, untuk segala bentuk sikap dan sifat yang dapat merusak ukhuwah harus dihilangkan.

sebutkan akibat dari perilaku berburuk sangka kepada orang lain

Agar hubungan ukhuwah islamiyah itu tetap terjaga dengan baik, salah satu sifat positif yang harus di lakukan adalah husnuzh zhan atau berbaik sangka. Karena itulah, jika kita mendengar hal-hal yang buruk terhadap saudara sesama muslim sebaiknya kita tabayyun (pengecekan) terlebih dahulu sebelum mempercayai apalagi meresponnya secara negatif.

Allah SWT, berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu. (QS. Al-Hujurat Ayat 6) Manfaat Berbaik Sangka Banyak sekali manfaat yang bisa diperoleh seorang muslim jika ia memiliki sifat husnuzh zhan kepada orang lain. Pertama, hubungan persahabatan dan persaudaraan akan menjadi lebih baik.

Hal ini karena berbaik sangka dalam berhubungan antara sesama mulsim akan menghindari terjadinya keretakan hubungan. Bahkan keharmonisan hubungan akan semakin terasa karena tidak ada kendala-kendala psikologis yang mengahambat hubungan itu. Kedua, terhindar dari rasa penyesalan dalam berhubungan dengan sesama. Karena buruk sangka terhadap orang lain akan membuat seseorang menimpakan keburukan kepada orang lain tanpa bukti yang benar, sebagaimana yang difirmankan Allah dalam Q.S Al-Hujurat Ayat 6 di atas.

Ketiga, selalu merasa bahagia atas kemajuan yang dicapai oleh orang lain, walaupun kita sendiri belum bisa mencapainya. Hal ini memiliki arti yang sangat penting, dengan demikian jiwa kita akan menjadi tenang dan terhindar dari iri hati yang bisa berkembang pada dosa-dosa bari sebagai kelanjutannya. Kerugian Berburuk Sangka 1. Mendapat Nilai Dosa Berburuk sangka adalah hal yang jelas-jelas dosa, karena disamping kita tanpa dasar yang jelas sudah menganggap orang lain itu tidak baik, berusaha menyelidiki atau mencari-cari kejelekan orang lain.

Hal ini membuat kita melakukan dan mengungkapkan segala sesuatu yang buruk tentang orang sebutkan akibat dari perilaku berburuk sangka kepada orang lain. Alla SWT, berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian dari prasangka itu adalah dosa.” (QS. Al-Hujurat Ayat 12) 2. Dusta yang Besar Berburuk sangka akan menjadikan kita menjadi rugi, karena apa yang kita utarakan merupakan suatu dusta yang sebesar-besarnya.

Hal ini disabdakan oleh Rasulullah SAW “Jauhilah prasangka itu, sebab prasangka itu pembicaraan yang paling dusta.” (HR. Muttafaqun alaihi) 3. Menimbulkan Sifat Buruk Berburuk sangka kepada orang lain tidak hanya akan mengakibatkan pada penilaian dosa dan dusta yang besar, namun juga akan berakibat munculnya sifat-sifat buruk lainnya yang sangat berbahaya, baik dalam perkembangan pribadi maupun hubungan kepada orang lain.

Sifat-sifat yang akan muncul antara lain yaitu ghibah, kebencian, hasad, menjauhi hubungan dengan orang lain dan lain-lain. Dalam sebuah riwayat, Rasulullah SAW bersabda,”Hendaklah kamu selalu benar.

Sesungguhnya kebenaran membawa kepada kebajikan dan kebajikan membawa ke surga. Selama seseorang benar dan selalu memilih kebenaran, dia tercatat di sisi Allah seorang yang benar (jujur). Hati-hatilah terhadap dusta, sesungguhnya dusta membawa kepada kejahatan dan kejahatan membawa kepada neraka. Selama seseorang dusta dan selalu memilih dusta, dia tercatat di sisi Allah sebagai seorang pendusta.” (HR.

Bukhari) Larangan Berburuk Sangka Berburuk sangka adalah suatu yang sangat tercela dan dapat mengakibatkan kerugian, maka dari itu perbuatan ini sangat dilarang dan di dalam Islam sebagaiman yang sudah disebutkan pada Q.S Al-Hujurat Ayat 12.

Untuk menjauhi perasaan berburuk sangka, maka pribadi masing-masing harus bisa menyadari berapa hal ini sangat tidak baik dan tidak benar dalam hubungan persaudaraan, apalagi dengan sesama saudara muslim. Disamping itu, jika ada benih-benih perasaan berburuk sangka di dalam hati, maka hal itu harus segera diberanas dan dijauhi karena hal itu berasal dari godaan setan yang bermaksud buruk kepada kita.

Dan paling utama dan paling penting lagi adalah harus terus memperkuat jalinan persaudaraan antar sesam muslim agar yang selalu kita kembankan adalah berbaik sangka, bukan malah berburuk sangka.

Pesan Khalifah Umar bin Khattab r.a “Janganlah kamu menyangka dengan satu kata pun yang keluar dari seorang saudaramu yang mukmin kecuali dengan kebaikan yang engkau dapatkan bahwa kata-kata itu mengandung kebaikan.” Categories Motivasi, Tazkiyatun Nafs Tags baik, Berbaik Sangka Post navigation Terbaru • Contoh Syirik Kecil (Syirik Ashghar) Beserta Pengertiannya • Jangan Keliru, Inilah Sebutkan akibat dari perilaku berburuk sangka kepada orang lain Malam Jumat Yang Sebenarnya !!

• Kepemimpinan Perempuan dalam Islam • Tata Cara Mandi Taubat dan Hukumnya Lengkap • Saran Tema Materi Khutbah Idul Adha Yang Bagus Untuk Disampaikan • 4 Sunnah Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasallam di Waktu Petang • Keutamaan Menikah dalam Islam • 7 Sifat Yang Dimiliki Orang Yang Suka Merendahkan Orang Lain • Memaknai Arti Muhasabah Diri yang Hakiki • Doa Sebelum Berhubungan Intim Yang Wajib Kamu Tau • Hikmah Malam Lailatur Qadar yang Harus Diburu Oleh Setiap Orang Islam • Warna Kesukaan Nabi Muhammad yang Perlu Anda Ketahui • Hukum Bunuh Diri Menurut Pandangan Islam • Nama-nama Anak Perempuan Islami yang Modern Terbaru dan Artinya • Batu Karbala, Bid’ah Buatan Syiah
ALLAH Ta’ala mengingatkan kita tentang adanya tiga rangkaian dosa yang bisa jadi kita terjatuh di dalamnya tanpa sadar.

Allah Ta’ala berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka (kecurigaan), karena sebagian dari prasangka itu adalah dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain.

Adakah seorang di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Hujuraat [49]: 12) Orang yang memiliki sifat suka berburuk sangka kepada orang lain tanpa dasar, maka dia akan berusaha mencari-cari kesalahan dan keburukan saudaranya tersebut untuk mengecek dan membuktikan prasangkanya. Inilah yang disebut dengan tajassus.

Sedangkan tajassus itu sendiri adalah pintu awal menuju dosa berikutnya, yaitu ghibah. Karena orang tersebut berusaha untuk menampakkan aib dan keburukan saudaranya yang berhasil dia cari-cari, meskipun dia berhasil mendapatkannya dengan susah payah. “Ketika buah dari su’udzan adalah tajassus, hati seseorang tidak akan merasa puas dengan hanya ber-su’udzan saja.

Maka dia akan mencari-cari bukti (aib saudaranya tersebut) dan akan sibuk dengan tajassus. Allah Ta’ala menyebutkan larangan tajassus setelah su’udzan. Oleh karena itu, Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), ‘Dan janganlah mencari-cari keburukan orang.’” (Mahaasin At-Ta’wiil, 9: 3690) Namun, apa jadinya jika ada seseorang yang dalam hidupnya selalu diliputi rasa curiga sampai berlebihan, tentu itu menandakan ada yang salah pada dirinya, terlebih jika dirinya sendiri gak bisa membuktikan apakah prasangka dia terhadap orang tersebut benar, atau hanya semacam praduga pribadi saja.

Tentu hal ini akan membuat diri sendiri dan orang yang dicurigai merasa gak nyaman. Maka dari itu, jika prasangka buruk itu berlanjut, bisa-bisa akan membawamu pada lima dampak seperti yang akan dijelaskan di bawah ini. 1 Hati selalu larut pada perasaan cemas, gelisah dan tak tenang Terlalu larut pada prasangka buruk akan membuat Anda larut pada rasa cemas, gelisah dan tak tenang. Karena memelihara emosi negatif dalam diri juga akan membuat aura jiwa Anda menjadi negatif. Dalam kacamata pengelihatan Anda, semua orang akan terlihat bak musuh dalam selimut, muka dua, penjahat, pengkhianat, dan lain-lain.

Meskipun gak sepenuhnya benar. Tahukah Anda bahwa cara pandang seseorang akan menentukan bagaimana cara orang lain melihat? Jadi segera ubah kebiasaan buruk itu agar Anda bisa mendapat kehidupan yang lebih baik. 2 Hidup menjadi tidak bahagia Orang yang dikelilingi emosi negatif maka yang kembali kedirinya juga negatif. Orang yang selalu dikelilingi emosi positif maka yang kembali juga sebutkan akibat dari perilaku berburuk sangka kepada orang lain. Maka dari itu, dengan membuang segala prasangka buruk dan perlahan demi perlahan mencoba mengubahnya jadi perasangka baik tentu juga akan mempengaruhi kondisi dalam jiwamu.

Anda pun bisa merasakan hidup yang tenang dan bahagia. Pikiran negatif akan selalu timbul jika perasangka buruk masih Anda pelihara. Sehingga dimata Anda semua orang akan terlihat sama, tak bersahabat, seperti musuh dalam selimut.

sebutkan akibat dari perilaku berburuk sangka kepada orang lain

Sehingga Anda menjadi larut pada rasa cemas dan gak aman. Tentu ini dampak yang gak baik sebenarnya bagi diri Anda, sedangkan Anda sebagai manusia tentu juga butuh sosok orang lain untuk mengisi hari.

Jika Anda masih memelihara emosi negatif itu hingga kini, maka Anda akan sulit mendapatkan kebahagiaan. 3 Membuat permusuhan Karena terlalu larut pada prasangka buruk, Anda akan cenderung menampilkan ekspresi yang tak bersahabat pada orang yang Anda jumpai.

Anda akan cenderung lebih sensian, mudah marah, membatasi diri dari pergaulan sehingga dampaknya bisa memperburuk hubungan pertemanan Anda, karena orang lain tentu gak akan merasa nyaman berada di dekat orang yang terlalu berburuk sangka. 4 Merasa kesepian Prasangka buruk yang terus Anda pelihara akan membuat Anda merasa kesepian, jiwa Anda menjadi hampa dan kosong.

Anda merasa bahwa semua orang gak ada yang mau mengerti dan peduli pada. Tanpa Anda sendiri sadar, jika itu semua terjadi karena Anda sendiri yang buat, bukan orang lain.

sebutkan akibat dari perilaku berburuk sangka kepada orang lain

Maka dari itu jangan selalu menyalahkan orang lain atas segala hal yang terjadi di hidup. Saatnya Anda mulai berbenah dan intropeksi diri untuk hidup yang lebih baik. Maka dari itu, buang segala hal yang dapat membuat Anda merasa gak tenang dan bahagia.

Salah satunya selalu berusaha berfikir positif dan selalu berprasangka baik pada siapapun. maka dari itu, segera ubah cara pandang Anda. Sehingga Anda bisa mendapat ketenangan hidup. []

MENGOBATI PENYAKIT BERBURUK SANGKA TERHADAP ORANG LAIN




2022 www.videocon.com