Gejala kanker paru-paru

gejala kanker paru-paru

• Artikel Kesehatan Semua hal yang berhubungan dengan informasi kesehatan mulai dari informasi terbaru dunia kesehatan, tips kesehatan, hingga saran-saran untuk menuju hidup lebih sehat. • Kesehatan Wanita • Kesehatan Pria • PENYAKIT A-Z • OBAT A-Z • HERBAL A-Z • FOBIA A-Z • Cari Dokter • Cari Rumah Sakit • KALKULATOR KESEHATAN • Kalkulator BMI • Kalkulator Kalori • Kalkulator Masa Subur (Ovulasi) • Cara Menghitung Usia Kehamilan • Kalkulator Berat Badan Ideal Ibu Hamil • Analisis Gejala Penyakit Masuk/ Daftar Terbit: 29 Januari 2020 Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat - Ditinjau oleh: dr.

Jati Satriyo Kanker paru-paru adalah salah satu jenis kanker yang cukup banyak merenggut nyawa banyak orang di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Peluang penyembuhan kanker paru akan sulit jika sudah masuk ke fase metastasis – kanker menyebar ke bagian tubuh lainnya. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui ciri-ciri kanker paru-paru yang paling umum dan yang jarang diketahui!

– Iklan – Ciri-Ciri Kanker Paru-Paru yang Mudah Dikenali Kanker paru-paru adalah penyakit yang terkadang tidak menimbulkan gejala, terutama awal kanker. Beberapa orang bahkan menganggapnya hal yang biasa, padahal kanker tahap awal sudah terjadi.

Akhirnya kanker paru-paru baru diketahui saat memasuki tahap lanjut atau parah dan pengobatan akan susah dilakukan. Tanda awal kanker paru-paru sebenarnya mudah dikenali, namun sayangnya kondisi ini sering sekali diabaikan.

Nahberikut beberapa ciri kanker paru-paru yang tidak boleh diabaikan: 1. Batuk Terus-Menerus Orang yang mengalami batuk biasanya akan sembuh setelah dua minggu. Sebelumnya batuk akan terus muncul dan membuat tenggorokan sakit, perut kaku, sehingga membuat Anda susah melakukan apa pun.

Namun, batuk yang berlangsung lebih dari dua minggu dan tak kunjung sembuh, kemungkinan besar ini adalah tanda kanker paru-paru. Kemungkinan yang akan terjadi ada banyak seperti, batuk menahun, asma, atau memang memiliki kanker di dalam paru-paru.

Bila batuk terus -menerus dan penggunaan obat tidak efektif, kemungkinan besar gejala kanker paru-paru sel karsinogen di dalam paru-paru. 2. Batuk Berdarah Batuk adalah hal yang sering terjadi dan mungkin sering kita abaikan, padahal kondisi ini bisa jadi gejala kanker paru-paru. Batuk kering atau batuk yang menghasilkan dahak berwarna kuning gejala kanker paru-paru dan sangat kental, Anda tidak perlu khawatir. namun jika batuk berdahak disertai darah, ini perlu diwaspadai!

Kemungkinan besar gejala kanker paru-paru luka di dalam saluran napas yang menyebabkan perdarahan terjadi.

Bila Anda sudah mengalami kondisi ini, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.

gejala kanker paru-paru

3. Sesak Napas Napas sering tersengal-sengal juga merupakan ciri-ciri kanker paru-paru. Perubahan pernapasan dapat terjadi jika kanker menyumbat atau mempersempit saluran napas, atau jika cairan dari tumor paru mengalami penumpukan di dada. Jika Anda merasa sesak napas setelah menaiki tangga atau melakukan aktivitas ringan yang sering Anda lakukan, jangan diabaikan!

Kanker paru-paru menyebabkan gangguan napas dalam jangka waktu lama. Jika sesak napas berlangsung selama dua minggu dan tidak kunjung sembuh, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat. 4. Nyeri Dada Nyeri di dada juga merupakan salah satu ciri-ciri kanker paru-paru yang mudah dikenali.

Nyeri dada biasanya sedikit berbeda dengan nyeri yang disebabkan oleh batuk biasa. Kondisi ini biasanya hanya akan muncul ketika penderitanya mengalami batuk. Sementara itu, nyeri dada yang diakibatkan kanker akan sering muncul dan sangat intens. Nyeri dada juga akan disertai dengan susah napas, sering batuk, dan dahak berdarah.

Bila nyeri dada sudah menyebar ke bagian tubuh lainnya, seperti di pinggang hingga leher, kemungkinan kanker sudah menyebar. Segera lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan penanganan dengan benar. 5. Nyeri Bahu dan Lengan Selain nyeri dada, nyeri bahu juga merupakan ciri-ciri kanker paru-paru dan kadang-kadang merupakan gejala awal kanker.

Tumor di bagian atas paru-paru yang dikenal sebagai tumor Pancoast dapat menyebabkan nyeri pada bahu (seringkali parah) yang dapat menjalar ke bawah lengan ke arah jari kelingking. 6. Mengi Ketika kanker berkembang di paru-paru, gejala kanker paru-paru kelainan akan terjadi pada pernapasan. Selain nyeri dan sesak yang sudah dibahas sebelumnya, Anda akan sering mengeluarkan suara seperti bersiul atau yang disebut mengi.

Kalau Anda pernah mendengar orang yang sedang sesak napas mengembuskan dan menghirup udara dari hidungnya, begitulah suaranya. Suara mengi bisa jadi tanda dari sesak atau asma, ada baiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter.

Dengan melakukan pemeriksaan secara mendetail, dokter dapat melakukan diagnosis apakah suara yang muncul itu akibat sesak napas biasa atau tanda awal kanker paru-paru. 7. Suara Serak Ketika sedang terserang flu atau batuk, suara akan mengalami perubahan. Suara akan menjadi sangat berat dan ada perubahan lainnya. Kondisi ini biasanya akan mereda setelah dua minggu, seiring daya tahan tubuh gejala kanker paru-paru. Tetapi, suara serak akibat kanker paru paru biasanya akan berlangsung lebih dari dua minggu.

Ini terjadi jika tumor menekan saraf laring, yang terletak di dalam dada. Ketika saraf tertekan, ini dapat melumpuhkan pita suara, yang pada akhirnya menyebabkan perubahan suara. 8. Penurunan Berat Badan Jika mengalami penurunan berat badan sebanyak 4 sampai 5 kilogram dalam waktu singkat padahal sedang tidak diet atau sejenisnya, sebaiknya Anda waspadai! Apalagi penurunan berat badan terjadi pada Anda yang awalnya sering susah menurunkan berat badan.

Penurunan berat badan yang tergolong cepat ini bisa terjadi karena energi yang dimiliki oleh tubuh digunakan oleh sel kanker. Energi yang diserap terlalu banyak menyebabkan tubuh sering sekali mengalami defisit kalori. Akhirnya lemak atau otot akan dipecah untuk memenuhi kebutuhan energi. 9. Nyeri Tulang Nyeri di tulang yang cukup intens dan sering sekali tidak tertahankan ketika digunakan untuk bergerak.

Berhubung kanker paru-paru berada di bagian tengah dada, tulang yang gejala kanker paru-paru merasakan sakit berada di sekitar lengan, pundak, dada, leher, hingga ke tulang belakang.

Jika Anda sering mengalami kondisi ini, ada baiknya segera memeriksakan diri ke dokter. Nyeri tulang karena kanker dan nyeri tulang biasa sering sekali sulit dibedakan, tetapi ada satu cara yang mudah untuk membedakannya. Nyeri tulang akibat kanker akan muncul saat Anda beristirahat atau hendak tidur, gejalanya akan sangat tidak nyaman.

Obat pereda nyeri seperti koyok sekalipun tidak akan meredakan nyeri tulang.

gejala kanker paru-paru

oleh karena itu, memeriksakan ke dokter adalah langkah yang tepat. 10. Sakit Punggung Ada sejumlah penyebab sakit punggung yang lebih umum, tetapi sakit punggung juga menjadi salah gejala kanker paru-paru ciri-ciri kanker paru-paru yang mudah dikenali dan seringkali merupakan gejala pertama.

Sakit punggung kemungkinan disebabkan oleh tekanan dari tumor, iritasi akar saraf, menjalar ke tulang belakang, atau metastasis adrenal – penyebaran kanker ke organ-organ kecil yang berada di atas ginjal. Nyeri punggung yang berkaitan dengan kanker paru-paru sering terjadi pada pertengahan hingga punggung atas, muncul ketika sedang istirahat, saat beraktivitas, dan cenderung memburuk pada malam hari dan disertai sesak napas. 11. Sakit Kepala Sakit kepala mungkin merupakan tanda bahwa kanker paru-paru telah menyebar ke otak.

Namun, tidak semua sakit kepala berhubungan dengan metastasis ke otak. Kadang-kadang, kanker paru-paru dapat membuat tekanan pada vena cava superior, adalah pembuluh darah besar yang mengedarkan darah dari tubuh bagian atas ke jantung. Tekanan tersebut juga dapat memicu sakit kepala, atau dalam kasus yang lebih parah, migrain. 12. Anemia yang menimbulkan Kelelahan Kanker paru-paru dapat menyebabkan jumlah sel darah merah dalam tubuh mengalami penurunan, atau dalam istilah medisnya disebut anemia.

Sel darah merah berfungsi membawa oksigen, penderita anemia mungkin tidak memiliki oksigen yang cukup untuk membantu kebutuhan tubuh.

Ini bisa menyebabkan kelelahan yang parah. Tentu kondisi ini membuat Anda sulit menjalani aktivitas gejala kanker paru-paru. 13. Perubahan pada Jari Salah satu ciri-ciri kanker paru-paru yang kurang umum adalah perubahan pada ujung jari. Penampilan jari-jari seperti menjadi lebih mengembung atau ujungnya menjadi lebih besar. Kondisi ini disebut jari tabuh ( clubbing finger). 14. Infeksi Berulang Sudah menjadi hal yang umum bagi seseorang untuk mengetahui bahwa ia mengidap kanker paru-paru setelah dirawat karena mengalami bronkitis atau pneumonia yang berulang.

Jika tumor terletak di dekat saluran napas, ini dapat menyebabkan penyumbatan, yang membuatnya terkena infeksi. Jika memiliki infeksi dada berulang, konsultasikan dengan dokter untuk melakukan diagnosis dan pengobatan yang tepat.

15. Sindrom Paraneoplastik Kanker paru-paru melepaskan zat seperti hormon, yang pada gilirannya dapat menyebabkan sejumlah gejala yang unik. Gejala-gejala ini dikenal sebagai sindrom paraneoplastik, terjadi pada sekitar 10% hingga 20% orang dengan kanker paru-paru dan sering muncul sebelum gejala kanker paru-paru itu sendiri.

Sekitar dua dari sindrom paraneoplastik yang lebih umum ditandai oleh hiperkalsemia, di mana tumor mengeluarkan zat yang meningkatkan kadar kalsium darah yang menyebabkan rasa haus, kelemahan otot, dan kebingungan.

Syndrome of inappropriate antidiuretic hormone secretion (SIADH), di mana tumor mengeluarkan zat yang menurunkan kadar natrium darah, menyebabkan sakit kepala, kelemahan, dan kehilangan ingatan.

_ Itulah beberapa tanda awal kanker paru-paru yang seringkali diabaikan. Nahdari beberapa ulasan di atas, apakah Anda sering mengalami salah satu atau beberapa gejala tersebut? Jika ya, sebaiknya segera temui dokter untuk mendapatkan pengobatan!

• Anonim. Lung cancer. https://www.nhs.uk/conditions/lung-cancer/symptoms/. (Diakses 29 Januari 2020). • Colbert, Treacy. 2018. Early Signs of Lung Cancer. https://www.healthline.com/health/lung-cancer/early-signs. (Diakses 29 Januari 2020). • Eldridge, Lynne.

2020. Signs and Symptoms of Lung Cancer. https://www.verywellhealth.com/lung-cancer-symptoms-4014389. (Diakses 29 Januari 2020). • Johnson, Jon. 2019. What are the early signs of lung cancer?. https://www.medicalnewstoday.com/articles/327371.php. (Diakses 29 Januari 2020). Informasi Terbaru • 12 Manfaat Totok Wajah untuk Kecantikan dan Kesehatan • Mata Juling pada Bayi: Penyebab dan Cara Mengatasinya • Hepatitis Akut: Gejala, Penyebab, Cara Mengobati, dan Pencegahan • 18 Manfaat Jengkol bagi Kesehatan, Cegah Maag hingga Anemia • Malassezia Folliculitis: Gejala, Penyebab, Cara Mengobati, dan Pencegahan, Buka Tutup • Sesak napas yang datang tiba-tiba saat sedang beraktivitas seperti biasanya, gejala kanker paru-paru jika sebelumnya aktivitas tersebut tidak pernah sampai membuat Anda kehabisan napas, bisa jadi pertanda paru bermasalah.

• Batuk yang terus-menerus hingga menyebabkan suara serak dan sulit hilang, menjadi salah satu ciri-ciri kanker paru.

gejala kanker paru-paru

• Nyeri dada karena kanker terjadi secara terus-menerus, biasanya terasa saat Anda batuk, tertawa, atau mengangkat benda yang berat. • Gejala kanker paru stadium lanjut ditandai dengan nyeri tulang, gejala kanker paru-paru sistem saraf, penyakit kuning, dan munculnya benjolan di dekat permukaan tubuh. • Dapatkan paket medical check up dengan promo menarik dan dokter berpengalaman melalui HDmall. • Gunakan fitur chat untuk berbicara dengan apoteker kami secara gratis seputar obat dan pemeriksaan kesehatan yang Anda butuhkan.

Kanker paru termasuk penyakit yang cukup ganas di dunia. Data mencatat bahwa ada sekitar 1,3 juta orang meninggal setiap tahunnya karena kanker paru-paru. Sayangnya, pada kebanyakan kasus, jenis kanker ini baru terdeteksi setelah kondisinya memburuk.

Untuk itulah, sangat penting mengenali setiap ciri dan gejala kanker paru sedini mungkin. Semakin cepat terdeteksi, maka peluang pasien untuk bertahan hidup dan melawan kanker ganas ini akan semakin besar.

Tanda dan gejala kanker paru Sebagian besar kasus kanker paru memang tidak menyebabkan gejala berarti sampai kondisinya mulai parah.

Namun, beberapa gejala awal dapat dideteksi dan mulai perlu diwaspadai karena artinya sel kanker semakin dalam menyerang tubuh. Karena itulah, jangan sampai gejala-gejala awal kanker paru diabaikan begitu saja. Terlebih gejala kanker paru cenderung mirip seperti gejala penyakit pada umumnya, sehingga harus lebih diwaspadai.

Agar tidak tertukar dan salah diagnosis, kenali sejak awal berbagai tanda dan gejala kanker paru berikut ini: 1. Sesak napas Sesak napas atau mengi sering kali dianggap sebagai masalah pernapasan biasa dan tidak terlalu serius. Namun, Anda perlu waspada jika kondisi ini datang tiba-tiba saat Anda sedang beraktivitas seperti biasanya, apalagi jika sebelumnya aktivitas tersebut tidak pernah sampai membuat Anda kehabisan napas.

Bisa jadi ini merupakan peringatan dini bahwa paru-paru Anda bermasalah. Memang, tidak semua sesak napas pasti mengarah pada kanker paru. Maka itu, segera periksakan diri Anda ke dokter jika Anda termasuk golongan orang-orang yang berisiko. 2. Batuk membandel Batuk yang terus-menerus hingga menyebabkan suara serak dan sulit hilang, bisa jadi salah satu ciri-ciri kanker paru. Sayangnya, banyak orang menganggap ini hanya gejala flu atau alergi biasa yang tidak perlu diperiksakan ke dokter.

Batuk yang kemungkinan berhubungan dengan kanker paru bisa berupa batuk kering atau batuk berdahak. Namun, tanda yang lebih jelas biasanya jika batuk terus membandel dan bertahan hingga delapan minggu tanpa sebab yang jelas.

Berbeda dengan batuk umumnya yang lebih sering dialami saat siang hari, batuk tanda kanker paru biasanya akan memburuk pada malam hari. Kondisi ini menyebabkan penderitanya kesulitan tidur, kelelahan, hingga penurunan produktivitas. Baca juga: 12 Penyebab Batuk Kering yang Membandel 3. Berat badan turun drastis Anda patut waspada jika berat badan turun drastis secara tiba-tiba dan tanpa alasan yang jelas. Hal ini bisa saja karena nafsu makan yang sedang menurun atau bahkan salah satu gejala kanker paru.

Pertumbuhan tumor atau kanker akan membuat tubuh menghabiskan lebih banyak kalori untuk menyembuhkannya. Akibatnya, kalori dalam tubuh Anda akan banyak diserap sehingga berat badan jadi berkurang. Penurunan berat badan yang berhubungan dengan kanker, tidak hanya kanker paru-paru, biasanya sulit dijelaskan. Bahkan berat badan juga bisa turun meskipun penderita tidak mengubah pola makannya sama sekali. Kondisi gejala kanker paru-paru disebut dengan kaheksia (cachexia).

Dalam kasus yang parah, hal ini bisa benar-benar membuat penderita kehilangan gejala kanker paru-paru badannya secara drastis hingga tampak kurus kering. 4.

gejala kanker paru-paru

Merasa lelah atau lemah Rasa lemah atau lesu biasa disebut dengan istilah malayse. Kondisi ini umum terjadi pada penderita kanker, di mana energi tubuh banyak digunakan untuk melawan kanker. Akibatnya, badannya jadi lemas dan tidak bergairah untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Malaise umumnya berbarengan dengan kaheksia yang menjadi gejala khas dari penyakit kanker jenis apa pun.

5. Nyeri gejala kanker paru-paru Salah satu gejala kanker paru yang paling mudah diamati adalah munculnya rasa nyeri di bagian dada. Kondisi ini biasanya terasa saat Anda batuk, tertawa, atau mengangkat benda yang berat. Nyeri dada bisa terjadi secara terus-menerus dan mengganggu aktivitas. Nyeri dada akibat kanker terjadi akibat penekanan massa tumor terhadap jaringan di sekitarnya.

Semakin besar ukuran tumor, maka dada akan terasa makin sakit. Lokasi nyeri gejala kanker paru-paru bisa terasa di bagian tubuh lainnya, tergantung di bagian mana penyebaran kanker paru. Metastasis atau penyebaran kanker paru-paru ke organ lain bisa mencapai tulang. Jadi jika Anda mengalami nyeri tulang, terutama di punggung dan pinggul yang disertai nyeri dada, sebaiknya segera hubungi dokter. Baca selengkapnya: Kenali Penyebab Nyeri Dada yang Anda Alami 6. Suara serak Suara serak memang banyak penyebabnya, misalnya radang gejala kanker paru-paru atau terlalu banyak bersuara.

Namun ketika penyebabnya tidak diketahui, maka segera periksakan ke dokter. Waspadai jika suara serak tak juga membaik setelah 2 minggu pengobatan, hal ini dicurigai ada pengaruhnya dengan risiko kanker paru. Pertumbuhan kanker di paru-paru dapat memengaruhi kotak suara sehingga suara jadi serak. 7. Perubahan pada tangan Tangan yang terasa nyeri dan lemah diam-diam bisa jadi tanda peringatan dini kanker paru-paru.

Sayangnya, hal ini masih belum banyak diketahui sehingga sering kali diabaikan. Pada kasus yang sudah parah, kulit telapak tangan dapat menebal dan terdapat lipatan-lipatan putih yang menonjol mirip seperti babat sapi.

Dalam istilah medis, kondisi ini disebut dengan tripe palms. Gejala tripe palms bisa muncul ketika tubuh mengalami kanker lambung (35 % kasus) dan juga kanker paru-paru (11 % kasus). 8. Batuk berdarah Batuk yang disertai darah menandakan ada yang tidak beres pada paru-paru, bahkan jika itu hanya berupa bintik cokelat pada dahak. Walaupun kondisi ini tidak hanya disebabkan oleh kanker paru-paru, namun yang jelas itu adalah pertanda bahwa ada kondisi serius yang sebaiknya segera ditanyakan pada dokter.

Dalam banyak kasus, batuk berdarah kerap diikuti juga oleh gejala lain seperti sesak napas, demam, dan nyeri dada. Oleh karena itu, segera periksakan diri ke dokter jika Anda menemukan adanya bercak darah pada dahak atau bila terjadi terus-menerus. 9. Suasana hati yang buruk Kondisi lekas marah, kelelahan, hingga depresi bisa jadi rutinitas yang dialami penderita kanker paru-paru.

Umumnya, orang yang biasanya tampak santai bisa jadi sangat tempramental akibat pengaruh kanker paru.

gejala kanker paru-paru

Gangguan mood ini paling sering dialami oleh penderita kanker paru stadium lanjut, sehingga tidak mungkin dijadikan satu-satunya ciri-ciri kanker paru-paru.

Namun, jika gangguan suasana hati ini diikuti oleh gejala lain seperti nyeri dada hingga sesak napas, sebaiknya segera hubungi dokter. 10. Terkena infeksi berulang Sering terkena infeksi penumonia, bronkitis, atau infeksi saluran pernapasan lainnya bisa jadi tanda awal kanker paru-paru.

Kondisi ini biasanya dipengaruhi oleh gangguan pada sistem kekebalan tubuh karena terus-menerus melawan kanker dalam tubuh. Selain itu, adanya kanker paru juga membuat bakteri lebih mudah menyerang paru-paru dan saluran pernapasan. Dokter biasanya akan melakukan rontgen atau CT-scan untuk memastikan ada-tidaknya infeksi pada paru-paru. Waspadai gejala kanker paru stadium lanjut Tak hanya terjadi di sekitar dada dan paru-paru, gejala kanker paru stadium lanjut bisa dirasakan di area tubuh lainnya.

Hal ini tergantung dari organ mana yang terkena dampak. Berbagai gejala ini pertanda bahwa kanker paru sudah menyebar ke organ yang jauh atau disebut juga gejala kanker paru stadium lanjut, antara lain: • Nyeri tulang, sensasinya mirip seperti sakit di punggung atau pinggul. • Perubahan sistem saraf, seperti sakit kepala, lemah atau mati rasa pada lengan atau tungkai, pusing, masalah keseimbangan, hingga kejang. Gejala ini pertanda bahwa kanker sudah menyebar ke otak atau sumsum tulang belakang.

• Kulit dan mata menguning ( penyakit kuning atau jaundice), pertanda kanker sudah menyebar ke hati. • Benjolan di dekat permukaan tubuh, terjadi ketika kanker menyebar ke kulit atau kelenjar getah bening seperti di leher atau di atas tulang selangka.

Cermati sindrom terkait kanker paru-paru Semakin parah stadiumnya, kanker paru dapat menyebabkan beberapa jenis sindrom. Setiap sindrom akibat kanker paru akan menimbulkan gejala yang lebih spesifik lagi, di antaranya adalah: 1.

Sindrom Horner Kanker pada bagian atas paru-paru atau disebut tumor pancoast terkadang dapat mempengaruhi saraf tertentu pada mata dan bagian wajah. Akibatnya, muncul sekelompok gejala yang disebut sindrom Horner. Gejalanya meliputi: • Kelopak mata lemah atau terlihat turun (sayu atau sipit) • Pupil mata yang mengecil • Berkurang atau hilangnya keringat pada wajah • Nyeri bahu yang parah gejala kanker paru-paru.

Sindrom vena cava superior Vena cava superior adalah pembuluh darah besar yang membawa darah dari kepala dan lengan kemudian kembali ke jantung. Vena ini akan melewati bagian atas paru-paru sebelah kanan dan kelenjar getah bening di gejala kanker paru-paru dada.

gejala kanker paru-paru

Munculnya tumor di sekitar vena cava superior akan menekan pembuluh darah, sehingga darah akan kembali naik. Akibatnya, bagian atas tubuh seperti wajah, leher, lengan, dan dada akan mengalami pembengkakan dan terkadang sampai membuat kulit membiru atau kemerahan. Dalam kasus yang parah, sindrom ini dapat mengancam nyawa sehingga perlu segera ditangani. 3. Sindrom paraneoplastik Kanker paru-paru dapat membuat zat mirip hormon memasuki aliran darah dan menyebabkan masalah pada jaringan organ yang jauh, meskipun kanker belum menyebar ke organ tersebut.

Kondisi ini disebut paraneoplastik. Sindrom ini kadang bisa menjadi gejala kanker paru tahap awal. Namun, bisa juga tidak berhubungan dengan kanker paru-paru karena gejalanya hanya mempengaruhi organ lain.

Beberapa sindrom paraneoplastik yang sering dikaitkan dengan kanker paru-paru adalah: SIADH (syndrom of inappropriate anti-diuretic hormone) Sindrom paraneoplastik SIADH terjadi ketika sel kanker merangsang produksi hormon (ADH) yang menyebabkan ginjal menahan terlalu banyak air.

Hal ini gejala kanker paru-paru kadar garam dalam darah jadi menurun. Gejala SIADH meliputi kelelahan, kehilangan nafsu makan, kelemahan otot atau kram, mual, muntah, gelisah, dan kebingungan. Kasus yang parah dapat menyebabkan kejang dan koma. Sindrom Cushing Pada kasus sindrom Cushing, sel kanker dapat membuat ACTH yakni hormon yang menyebabkan kelenjar adrenal mengeluarkan kortisol.

Kondisi ini menimbulkan gejala seperti penambahan berat badan, mudah memar, lemas, mudah mengantuk, dan retensi cairan. Sindrom ini juga bdapat memicu tekanan darah tinggi dan kadar gula tinggi atau bahkan diabetes. Masalah sistem saraf Kanker paru-paru terkadang dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang sebagian sistem saraf. Salah satu akibatnya adalah kelainan otot yang disebut sindrom Lambert-Eaton yang membuat otot-otot sekitar panggul melemah. Penderita sindrom Lambert-Eaton dapat mengalami kesulitan untuk bangkit dari posisi duduk.

gejala kanker paru-paru

Masalah lain yang jarang terjadi adalah degenerasi cerebellar paranoplastik yang menyebabkan hilangnya gejala kanker paru-paru, penurunan fungsi lengan dan kaki, serta masalah bicara atau menelan. Gejala kanker paru-paru kadar kalsium darah (hiperkalsemia) Hal ini dapat menyebabkan penderita sering buang air kecil, haus, sembelit, mual, muntah, sakit perut, kelelahan, pusing, dan masalah sistem saraf lainnya.

Pada beberapa kasus, kanker paru juga dapat memicu penggumpalan darah, pertumbuhan payudara pada pria (ginekomastia), hingga pertumbuhan tulang secara abnormal yang biasanya terjadi pada ujung jari dan terasa menyakitkan. Baca juga: Bagaimana Paru-paru Perokok Berbeda dari Paru-paru Sehat? Perlu diketahui bahwa gejala yang disebutkan di atas juga bisa disebabkan oleh kondisi lain selain kanker paru-paru.

Namun, jika Anda termasuk kelompok berisiko dan mencurigai mengalami gejala kanker paru, segera konsultasikan lebih lanjut dengan dokter. Ajukan pertanyaan dengan promosi dan dapatkan jawabannya dalam 60 menit 40.000 HealthCoins Pertanyaan Anda akan dijawab dalam waktu 60 menit dan Anda akan menerima pemberitahuan secepatnya melalui email Jika pertanyaan Anda tidak terjawab dalam waktu 60 menit, kami akan mengembalikan 20.000 HealthCoins dan pertanyaan Anda akan diturunkan ke Pertanyaan Reguler.

Pertanyaan Anda akan dijawab dalam waktu 24 jam sebagai gantinya. Jika pertanyaan Anda tidak terjawab dalam 24 jam, kami akan mengembalikan semua HealthCoins. (gratis) Pertanyaan Anda akan diprioritaskan bagi dokter, perawat, dan apoteker yang terverifikasi dalam waktu 2 hari agar Anda bisa mendapatkan jawaban yang lebih banyak Gejala kanker paru-paru Pemeriksaan Konten HonestDocs Konten ini ditulis atau ditinjau oleh praktisi kesehatan dan didukung oleh setidaknya tiga referensi dan sumber yang dapat dipercaya.

Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk mengirimkan konten yang akurat, komprehensif, mudah dipahami, terbaru, dan dapat ditindaklanjuti. Anda dapat membaca proses editorial lengkap di sini. Jika Anda memiliki pertanyaan atau komentar tentang artikel kami, Anda dapat memberi tahu kami melalui WhatsApp di 0821-2425-5233 atau email di [email protected] Buka di app
Kanker paru adalah penyakit yang diam-diam mematikan, serta merupakan jenis kanker dengan angka kematian tertinggi menurut World Health Organization (WHO).

Selain mencari tahu penyebab dari kanker paru agar dapat melakukan pencegahan, Anda juga perlu memahami setiap gejala yang mungkin muncul. Oleh sebab itu, Anda perlu memerhatikan setiap kondisi yang berpotensi menjadi gejala kanker paru. Gejala-gejala kanker paru yang umum terjadi Berikut ini adalah beberapa gejala kanker paru, baik gejala awal maupun gejala yang dialami pasien saat sudah berada pada stadium akhir.

1. Batuk yang tidak dapat disembuhkan Salah satu gejala kanker paru-paru yang paling umum dan banyak dialami adalah batuk kering atau batuk berdahak. Namun, berbeda dari batuk biasa, gejala dari penyakit kanker paru-paru ini tidak segera membaik.

gejala kanker paru-paru

Bahkan, batuk ini akan terjadi sepanjang hari hingga Anda tidur di malam hari. Batuk yang menjadi ciri-ciri dari kanker paru-paru ini juga tidak membaik meski telah diobati. Apabila Anda mengalami kondisi seperti yang telah dijelaskan, sebaiknya segera temui dokter untuk memeriksakan paru-paru atau melakukan X-ray.

2. Batuk darah Ciri kanker paru-paru yang perlu Anda waspadai adalah batuk darah. Menurut Medline Plus, tanda dari kanker paru-paru adalah adanya darah pada dahak. Darah tersebut biasanya berasal dari paru-paru. Jika Anda mengalami kondisi ini, jangan pernah menyepelekannya. Segera kunjungi dokter dan periksakan kondisi kesehatan Anda.

3. Sesak napas saat beraktivitas normal Salah satu gejala kanker paru-paru stadium awal adalah sesak napas yang muncul meski Anda baru melakukan aktivitas normal. Selain terasa sesak, napas Anda mungkin juga berbunyi. Kondisi ini biasanya terjadi karena tumor menghalangi saluran pernapasan atau cairan di sekitar paru meningkat, sehingga menekan paru-paru. Anda mungkin sering mengabaikan gejala ini karena menganggapnya sebagai hal yang normal.

Oleh karena itu, jika Anda mengalami kondisi ini, segera lakukan deteksi dini terhadap kondisi kesehatan untuk mengetahui apakah Anda mengalami kanker paru. 4. Nyeri pada dada Meski tumor kanker paru yang muncul di tengah paru tidak menimbulkan rasa sakit, jenis kanker paru tertentu yang terjadi pada dinding dada dan bagian luar paru dapat menyebabkan rasa sakit.

Kanker paru berpotensi menimbulkan rasa sakit pada dada, bahu atau punggung sebagai salah satu gejala awal. Rasa tidak nyaman akibat nyeri di dada ini mungkin disebabkan kelenjar getah bening atau metastatis pada dinding dada, pleura (lapisan di sekitar paru) atau rusuk yang membengkak.

5. Napas bersuara (mengi) Gejala kanker paru-paru lain dari kanker paru-paru yang juga tidak boleh diabaikan adalah mengi, yaitu saat napas Anda mengeluarkan suara. Biasanya, kondisi ini terjadi saat paru-paru berkontraksi, tersumbat, atau meradang. Memang benar bahwa mengi bisa menjadi pertanda dari kondisi kesehatan lain, misalnya alergi atau asma. Namun, Anda tetap tidak boleh mengabaikannya. Jika kondisi ini tak kunjung membaik, tak ada salahnya untuk memeriksakan kondisi kesehatan Anda.

Jika memang Anda didiagnosis mengalami kanker paru, dokter bisa membantu melakukan pengobatan terhadap kanker paru yang dialami. 6. Suara mengalami perubahan Ciri-ciri dari kanker paru-paru stadium awal adalah suara yang berubah, biasanya menjadi lebih serak.

Hal ini sering Anda sepelekan, sebab suara memang sering kali berubah saat sedang demam atau saat bangun tidur. Namun, jika Anda merasakan perubahan pada suara di saat-saat yang tidak wajar jangan menyepelekan kondisi ini.

Suara yang mendadak serak tanpa alasan perlu segera diperiksakan ke dokter. Apalagi jika kondisi Anda tidak segera membaik. Pasalnya, kondisi ini bisa saja terjadi akibat kanker paru. Ya, tumor kanker paru dapat mempengaruhi kotak suara Anda, sehingga menimbulkan ciri seperti perubahan pada suara.

7. Bahu terasa sakit Anda mungkin tidak menyangka bahwa bahu yang terasa sakit mungkin saja menjadi salah satu gejala dari kanker paru. Hal ini mungkin terjadi saat gejala kanker paru-paru terbentuk di bagian atas paru, karena tumor tersebut tentu akan menekan dan menjepit berbagai saraf yang ada di sekitar paru, termasuk bahu, lengan, tulang belakang, hingga kepala.

Untuk membedakan dengan sakit bahu biasa, Anda perlu memahami kebiasaan Anda. Jika Anda sering melakukan aktivitas seperti memanggul tas ransel dengan satu bahu, mungkin wajar saat bahu terasa sakit. Akan tetapi, saat sakit bahu tersebut muncul tanpa sebab, Anda perlu curiga dan segera memeriksakan diri ke dokter. 8. Berat badan menurun Jika Anda sengaja mengubah pola makan untuk memiliki berat badan ideal dan berat badan menurun, itu hal yang wajar.

Namun, penurunan berat badan yang terjadi secara tiba-tiba dan tanpa sebab yang jelas tentu bukan gejala kanker paru-paru yang baik. Kondisi ini juga termasuk sebagai salah satu tanda atau gejala awal dari kanker yang juga perlu Anda perhatikan. Umumnya, orang yang mengalami kanker paru-paru sering kehilangan berat badan dalam waktu singkat, sebab sel kanker menggunakan semua energi dan nutrisi di dalam tubuhnya.

Jangan abaikan perubahan pada berat badan Anda, terutama bila terjadi saat Anda tidak mengubah pola makan atau gaya hidup. Lebih baik segera periksakan kondisi kesehatan Anda ke dokter. 9. Nyeri pada tulang Gejala lain dari kanker paru-paru adalah nyeri pada tulang. Banyak orang yang salah menyangka bahwa nyeri pada tulang adalah bagian dari proses penuaan. Oleh sebab itu, saat mengalaminya, orang cenderung menyepelekannya.

Padahal, mengalami nyeri tulang di usia dini bukan termasuk hal yang wajar. Maka itu, penting untuk kenali tanda dan gejala awal dari kanker paru-paru yang satu ini. Biasanya, nyeri tulang yang disebabkan oleh kanker paru terpusat di bagian punggung, bahu, lengan, atau leher walaupun jarang terjadi.

Nyeri akibat kanker paru sering kali memburuk saat Anda beristirahat atau pada malam hari. Maka dari itu, jangan abaikan rasa sakit pada bagian tubuh Anda dan segera periksakan ke dokter. 10. Sakit kepala yang terus menerus Salah satu kondisi yang juga bisa menjadi gejala dari kanker paru adalah sakit kepala. Biasanya, kondisi ini mengindikasikan bahwa kanker paru sudah menyebar hingga ke otak.

Hal ini terjadi saat tumor menekan saraf yang melalui bagian dada. Tekanan ini dapat mengakibatkan sakit kepala. Jika Anda merasakan salah satu kondisi yang menjadi gejala dari kanker paru yang telah disebutkan di atas, tak ada salahnya untuk memeriksakan kesehatan Anda ke dokter. Jika Anda dinyatakan sehat, tetaplah terapkan pola hidup sehat untuk mencegah kanker paru. Salah satu upaya yang bisa Anda lakukan adalah berhenti merokok.

Pasalnya, kebiasaan tersebut memberikan potensi yang cukup besar kepada Anda untuk gejala kanker paru-paru salah satu penyakit yang dapat membahayakan nyawa ini.

Lung Cancer. Retrieved 28 July 2020, from https://medlineplus.gov/lungcancer.html Lung Cancer. Retrieved 28 July 2020, from https://www.cdc.gov/cancer/lung/basic_info/symptoms.htm Lung Cancer Symptoms. (2020). Retrieved 28 July 2020, from https://www.lung.org/lung-health-diseases/lung-disease-lookup/lung-cancer/learn-about-lung-cancer/symptoms Lung Cancer – Symptoms and Causes.

(2020). Retrieved 28 July 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/lung-cancer/symptoms-causes/syc-20374620 Lollino, N., Brunocilla, P. R., Poglio, F., Vannini, E., Lollino, S., & Lancia, M. (2012). Non-orthopaedic causes of shoulder pain: what the shoulder expert must remember. Musculoskeletal surgery, 96 Suppl 1, S63–S68. https://doi.org/10.1007/s12306-012-0192-5 Key Signs and Symptoms of Cancer. Retrieved 28 July 2020, from https://www.cancerresearchuk.org/about-cancer/cancer-symptoms Signs and Symptoms of Cancer.

Retrieved 28 July 2020, from http://www.cancer.org/cancer/cancerbasics/signs-and-symptoms-of-cancer Umumnya, kanker paru-paru tidak menimbulkan gejala pada tahap atau stadium awal. Gejala baru akan muncul ketika tumor sudah cukup besar atau kanker sudah menyebar ke jaringan lain. Beberapa gejala awal yang dapat timbul pada penderita adalah: • Batuk terus-menerus yang dapat disertai dahak atau darah • Suara serak • Tubuh lemas • Nyeri dada • Mengi Seiring berjalannya waktu, kanker dapat menyebar ke jaringan atau organ tubuh di sekitarnya, seperti kelenjar getah bening, tulang, otak, atau hati.

Kanker yang telah menyebar dapat memunculkan gejala tambahan, seperti: • Berat badan turun drastis • Sesak napas • Sakit kepala • Nyeri tulang dan sendi • Mata dan kulit menguning • Pembengkakan kelenjar getah bening di leher • Nyeri punggung • Penurunan daya ingat • Mati rasa di lengan atau kaki • Gangguan keseimbangan Kapan Harus ke Dokter Segera ke dokter jika muncul gejala-gejala di atas, terutama jika berlangsung secara terus-menerus.

Gejala tersebut dapat menandakan kanker paru-paru atau gangguan kesehatan lain yang disebabkan oleh gangguan pada fungsi paru-paru. Selain itu, pekerja yang sering terpapar zat kimia juga disarankan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Pemeriksaan sejak dini terhadap kanker paru-paru dapat memperbesar peluang kesembuhan serta mempercepat proses pengobatan dan pemulihan.
KOMPAS.com – Kanker paru-paru adalah penyakit mematikan yang patut diwaspadai, terutama bagi para perokok aktif maupun perokok pasif.

Bagaimana tidak, di dalam asap rokok, terkandung lebih dari 4.000 zat kimia dan 50 jenis di antaranyabersifat karsinogen dan beracun.

Tidak mudah memang menyadari keberadaan gejala awal kanker paru-paru karena kebanyakan gejala penyakit ini tidak khas dan mirip dengan gejala penyakit lain, seperti tuberkulosis (TBC), gejala kanker paru-paru, atau bronkitis.

Baca juga: Kanker Paru-paru: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati Namun, deteksi gejala kanker paru-paru tersebut bisa saja dilakukan. Deteksi dini gejala kanker paru-paru penting dilakukan untuk meningkatkan keberhasilan pengobatannya. Berikut ini beberapa kemungkinan gejala awal kanker paru-paru yang harus diwaspadai: 1. Batuk yang tidak kunjung hilang Waspada terhadap batuk baru yang menetap.

Melansir Health Line, batuk yang berhubungan dengan pilek atau infeksi pernafasan akan hilang dalam satu atau dua minggu, tetapi batuk yang menetap dapat menjadi gejala kanker paru-paru stadium awal. Jadi, jangan membiarkan begitu saja kejadian batuk yang membandel, baik itu batuk kering maupun batuk berdahak.

Segera temui dokter jika Anda mengalami batuk yang tak kunjung sembuh hingga lebih dari 2 minggu. Dokter akan membantu mendiagnosis kondisi paru-paru Anda dan dapat melakukan rontgen atau tes lain untuk memastikan apakan batuk yang diderita merupakan gejala kanker paru-paru atau bukan.

Baca juga: 5 Bahaya Nikotin dalam Rokok Elektrik 2. Batuk berdarah Perhatikan setiap perubahan batuk yang Anda alami, terutama jika Anda adalah perokok atau sering menghirup asap rokok sebagai perokok pasif. Jika Anda sering batuk, kemudian batuk yang Anda alami menjadi lebih dalam, terdengar serak, berdarah, atau keluar dahak tidak biasa, segeralah membuat janji dengan dokter. Jika anggota keluarga atau teman Anda yang mengalami perubahan ini, sarankan agar mereka mengunjungi dokter. 3. Sesak napas Napas tersengal-sengal atau terengah-engah bisa menjadi gejala awal kanker paru-paru.

Perubahan pernapasan ini dapat terjadi jika kanker paru-paru menyumbat atau mempersempit jalan napas, atau jika cairan dari tumor paru menumpuk di dada.

Baca juga: Bagaimana Asap Rokok Bisa Picu Kanker Paru-Paru? Jadi, perhatikan jika Anda merasa kehabisan nafas atau sesak napas. Jika Anda merasa sulit bernafas setelah menaiki tangga atau melakukan tugas-tugas yang menurut Anda mudah, jangan abaikan hal tersebut.

Segera konsultasikan dengan dokter mengenai kemungkinan adanya gejala awal kanker paru-paru. 4. Nyeri dada Melansir Mayo Clinic, kanker paru-paru dapat menimbulkan rasa nyeri di dada, bahu, hingga punggung. Rasa sakit ini bisa saja tidak berhubungan atau tidak dibarengi dengan batuk. Beri tahu dokter jika Anda merasakan jenis nyeri dada apa pun, apakah itu tajam, kusam, konstan, atau intermiten. Anda juga harus mencatat apakah nyeri dada terbatas pada area tertentu atau terjadi di seluruh bagian dada.

Ketika kanker paru-paru menyebabkan nyeri dada, ketidaknyamanan dapat terjadi akibat pembesaran kelenjar getah bening atau metastasis ke dinding dada, lapisan di sekitar paru-paru, yang disebut pleura, atau tulang rusuk. Baca juga: Kanker Paru-Paru Mengintai Siapa Saja, Begini Gejala kanker paru-paru Mencegahnya 5. Mengi Ketika saluran udara menjadi menyempit, tersumbat, atau meradang, paru-paru dapat mengeluarkan bunyi mengi atau bersiul saat seseorang bernapas.

Mengi ini pada beberapa kasus bisa menjadi gejala kanker paru-paru. Oleh karena itu, kondisi mengi butuh perhatian dari dokter. Sebaiknya jangan berasumsi sendiri bahwa mengi yang terjadi hanya disebabkan oleh asma atau alergi. Mintalah dokter untuk mengkonfirmasi penyebabnya. 6. Suara serak Jika Anda mendengar perubahan signifikan dalam suara Anda, atau jika orang lain menunjukkan bahwa suara Anda terdengar lebih dalam atau serak, sebaiknya segera periksakan ke dokter. Suara serak dapat disebabkan oleh flu biasa, tetapi gejala ini mungkin juga menunjuk ke kondisi medis yang lebih serius ketika berlangsung lebih dari dua minggu.

Suara serak yang terkait dengan kanker paru-paru dapat terjadi ketika tumor memengaruhi saraf yang mengendalikan laring, atau kotak suara. Baca juga: 12 Cara Mencegah Kanker Secara Alami 7. Penurunan berat badan Penurunan berat badan 5 kg atau lebih yang tidak dapat dijelaskan penyebabnya, bisa gejala kanker paru-paru terkait dengan gejala kanker paru-paru atau jenis kanker lainnya.

Ketika kanker hadir, penurunan berat dapat disebabkan oleh sel kanker yang menggunakan semua energi dan nutrisi dalam tubuh. Kondisi ini juga bisa diakibatkan oleh pergeseran dalam cara tubuh menggunakan energi dari makanan. Jadi, jangan abaikan perubahan berat badan Anda jika Anda tidak sedang menjalani program diet. Baca juga: 7 Penyebab Sakit Pinggang Saat Bangun Tidur dan Cara Mengobatinya 8.

Nyeri tulang Kanker paru-paru yang telah menyebar ke tulang dapat menghasilkan rasa sakit di punggung maupun di bagian tubuh lainnya. Mungkin sulit untuk bisa membedakan antara nyeri tulang dan otot. Tapi, nyeri tulang seringkali lebih buruk di malam hari dan rasa sakitnya akan meningkat dengan adanya gerakan. Selain itu, kanker paru-paru kadang-kadang dikaitkan juga dengan nyeri bahu, nyeri lengan atau nyeri leher, meskipun gejala ini jarang terjadi.

Jadi, perhatikan nyeri Anda dan penting untuk mendiskusikannya gejala kanker paru-paru dokter. 9. Sakit kepala Sakit kepala mungkin merupakan tanda bahwa kanker paru-paru telah menyebar ke otak. Namun, tidak semua sakit kepala berhubungan dengan metastasis otak. Kadang-kadang, tumor paru-paru dapat membuat tekanan pada vena cava superior.

Ini adalah vena besar yang memindahkan darah dari tubuh bagian atas ke jantung. Tekanan tersebut juga dapat memicu sakit kepala, atau dalam kasus yang lebih parah, migrain. Jadi tidak menutup kemungkinan sakit kepala bisa menjadi gejala awal kanker paru-paru. Baca juga: Kenali Pusing yang Bisa Jadi Gejala Kanker Otak
Gejala penyakit kanker paru yang paling umum mirip dengan penyakit pernapasan lainnya yaitu batuk, nyeri dada, dan sesak napas.

Kanker paru tidak hanya terjadi di paru-paru tetapi juga di rongga thorax alias mediastinum yaitu rongga di antara kedua paru kanan kiri. Kanker ini juga bisa berasal dari kanker di bagian tubuh lainnya yang menyebar ke paru-paru. Tak sedikit orang yang merasa sulit membedakan antara kanker paru dan penyakit pernapasan lainnya. Tetapi sebenarnya, masih ada tanda-tanda kanker paru lain yang seringkali diabaikan oleh penderitanya.

Akibat ketidaktahuan ini, sebagian besar pasien yang menderita kanker paru, terlambat mendapatkan pengobatan karena tidak menyadari gejala-gejala tersebut. Sahabat MIKA, yuk kita kupas tuntas terkait gejala kanker paru yang tidak boleh diabaikan berikut ini. Baca juga: Fakta Seputar Kanker Paru: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan Gejala kanker paru-paru Kanker paru adalah semua penyakit keganasan pada jaringan paru yang berasal dari sel-sel di dalam paru-paru (primer) maupun keganasan dari luar paru yang gejala kanker paru-paru istilah medis disebut metastasis.

Dua tipe utama dari jenis kanker ini adalah kanker paru sel kecil atau small cell lung cancer (SCLC) dan non-small cell lung cancer (NSCLC). Cara membedakan penyakit gangguan pernafasan dengan gejala kanker paru-paru yang utama, dilihat dari sudah berapa lama batuk yang dialami serta adakah faktor risiko yang menjadi pemicunya.

gejala kanker paru-paru

Selain itu, gejala kanker paru-paru tergantung kepada jenis, lokasi dan cara penyebarannya. Berikut ini beberapa gejala umum yang dialami oleh gejala kanker paru-paru kanker paru adalah sebagai berikut: 1. Batuk menetap atau terus-menerus Ciri-ciri kanker paru paru yang mudah dikenali adalah batuk yang menetap.

Gejala gejala kanker paru-paru terjadi pada 60-70% pasien kanker paru. Mengingat kanker paru sifatnya kronik, maka batuk akan terjadi lebih dari 2 minggu. Terkadang terbentuk saluran abnormal (fistula) diantara kerongkongan dan bronki, menyebabkan batuk hebat selama proses menelan berlangsung karena makanan dan cairan langsung masuk ke dalam paru-paru.

2. Batuk berdarah Pada kondisi yang semakin parah, batuk bisa mengeluarkan dahak yang mengandung darah. Ketika kanker tumbuh ke dalam pembuluh darah di bawah paru, dapat menyebabkan perdarahan hebat. Jika Sahabat MIKA mengalami batuk berdarah ditambah dengan memiliki faktor risiko seperti perokok, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.

3. Sesak napas Sesak napas adalah gejala kanker paru-paru stadium awal yang disebabkan karena penimbunan cairan di sekitar paru-paru (efusi pleura). Lalu, saat kanker sudah menyebar di dalam paru-paru, sesak napas akan terasa semakin hebat karena kadar oksigen darah yang rendah.

Hal ini bisa memicu gagal jantung hingga kematian. 4 Muncul bunyi mengi Bunyi mengi atau kondisi suara yang mengeluarkan nada tinggi yang terdengar saat sedang bernapas menjadi tanda penyakit kanker paru berikutnya. Sebagian pasien kanker paru mengalami mengi yang tidak hilang dalam 2 minggu. Hal ini karena terjadi penyempitan saluran udara di dalam atau di sekitar tempat tumbuhnya kanker. 5. Suara menjadi serak Kanker paru ternyata bisa merusak saraf pita suara sehingga suara pasien bisa menjadi serak.

Biasanya, suara serak akan bertahan selama lebih dari 2 minggu. Perubahan suara menjadi serak ini merupakan gejala kanker paru-paru stadium awal yang sering tidak disadari. 6.

gejala kanker paru-paru

Nyeri dada Hampir semua pasien kanker paru mengalami nyeri dada, yang menjalar ke punggung sampai bahu. Seringkali, nyeri dada ini juga disertai rasa sesak di dada. Ketika tumor tumbuh ke dalam dinding dada, maka hal ini akan menyebabkan nyeri dada yang menetap. Pada kasus kanker paru, nyeri dada akan terasa berat ketika Sahabat MIKA batuk, tertawa, dan menarik napas dalam.

7. Berat badan menurun Tanda kanker paru yang sering diabaikan yaitu hilangnya nafsu makan sehingga memicu penurunan berat badan. Pasien juga akan mengalami gangguan menelan karena kanker sudah tumbuh secara langsung ke dalam atau di dekat kerongkongan.

Gejala ini akan disertai juga dengan rasa lelah berlebihan, sekalipun Sahabat MIKA hanya melakukan aktivitas biasa. 8. Sakit di seluruh tubuh Tanda lain dari kanker paru adalah rasa sakit di seluruh tubuh. Rasa sakit ini dimulai dari kepala, gejala kanker paru-paru mengganggu keseimbangan. Selain gejala kanker paru-paru, jika kanker yang terjadi di puncak paru-paru sudah tumbuh ke dalam saraf yang menuju ke lengan, maka akan membuat lengan terasa nyeri, mati rasa dan lemah.

9. Sindroma horner Ketika kanker paru yang Sahabat MIKA alami sudah tumbuh ke dalam saraf tertentu di bagian leher, maka akan memicu terjadinya Sindroma Horner. Gejala yang dialami diantaranya mata cekung, penutupan kelopak mata, pupil yang kecil, dan berkurangnya keringat di salah satu sisi wajah. 10. Gangguan pada jantung Kanker paru-paru bisa tumbuh gejala kanker paru-paru dalam jantung dan menyebabkan irama jantung yang abnormal, hingga pembesaran jantung.

11. Penyumbatan vena Sahabat MIKA, kanker paru juga bisa tumbuh di sekitar vena kava superior. Jika terjadi penyumbatan vena, maka bisa menyebabkan darah mengalir kembali ke dalam vena lainnya dari bagian tubuh sebelah atas. Adapun beberapa tanda jika kanker paru sudah menyumbat vena adalah sebagai berikut: • Terjadi pembesaran vena di dinding dada • Pembengkakan pada area wajah, leher dan dinding dada sebelah atas (termasuk payudara).

Pembengakakan ini disertai dengan warna keunguan. • Sesak nafas, sakit kepala, gangguan penglihatan, pusing dan perasaan mengantuk. Gejala ini umumnya akan memburuk jika penderita membungkuk ke depan atau berbaring. Simak juga Bincang Sehat MIKA tentang kanker paru bertajuk “ Biang Keladi Kanker Paru Adalah Merokok ?” bersama dr. Mirsyam, Sp.P, FCCP, FAPSR pada tayangan berikut: Pilihan pemeriksaan untuk diagnosa kanker paru K ebiasaan yang dapat memicu penyakit kanker paru paru adalah merokok.

Bahkan, sekitar 90% kasus kanker paru-paru pada pria dan sekitar 70% pada wanita disebabkan oleh asap rokok. Jadi, jika Anda merupakan perokok aktif yang kuat, maka semakin besar risiko untuk menderita kanker paru-paru. Hanya sebagian kecil kanker paru-paru (sekitar 10-15% pada pria dan 5% pada wanita), disebabkan oleh zat yang ditemui atau terhirup di tempat bekerja. Anda sebaiknya melakukan pemeriksaan ketika sudah mengalami beberapa gejala di atas.

Diagnosis dini cenderung sulit untuk dilakukan karena gejala bisa timbul sebelum terjadi kelainan pada paru-paru. Dokter bisa meminta pasien dengan gejala kanker paru untuk melakukan pilihan dari pemeriksaan berikut ini: • Rontgen dada: bisa menemukan sebagian besar tumor paru-paru, meskipun tidak semua bayangan yang terlihat merupakan kanker.

• Sitologi dahak: pemeriksaan mikroskopik dari contoh jaringan, yang kadang berasal dari dahak penderita. Bronkoskopi diperlukan untuk memeroleh jaringan yang diperlukan. • CT scan perut dan otak: bisa menunjukkan bayangan kecil yang tidak tampak pada foto rontgen dada dan bisa menunjukkan adanya pembesaran kelenjar getah bening.

CT scan juga diperlukan untuk mengetahui adanya penyebaran ke hati, kelenjar adrenal atau otak, dilakukan • Screening tulang: untuk mengetahui penyebaran ke tulang • Biopsi sumsum tulang, karena karsinoma sel kecil cenderung menyebar ke sumsum tulang Dapatkan promo Medical Check Up di Mitra Keluarga untuk untuk deteksi dini kanker paru Faktanya, Sahabat MIKA, banyak gejala kanker paru-paru kanker paru datang ke fasilitas kesehatan dengan kondisi yang sudah parah.

Terlebih, kanker paru stadium 1-2 biasanya tidak memiliki gejala. Terlambat penanganan, tentu membuat pengobatan semakin sulit untuk dilakukan. Apalagi, penyakit kanker paru tidak ada screening layaknya pap smear yang bisa mendeteksi adanya kanker serviks. Inilah pentingnya bagi kita untuk melakukan Medical Check Up secara rutin gejala kanker paru-paru mendeteksi berbagai jenis penyakit yang mungkin diderita.

Terutama bagi Sahabat MIKA dengan faktor risiko kanker paru yang tinggi. Yuk, dapatkan harga spesial Medical Check Up di Mitra Keluarga terdekat di wilayahmu. Jangan ragu untuk berkonsultasi dan buat janji konsultasi di Mitra Keluarga agar Anda bisa mendapatkan penanganan yang lebih cepat dan tepat. Semoga informasi ini bermanfaat, ya, Sahabat MIKA!

Mitra Keluarga, life.love.laughter Artikel ini telah ditinjau oleh: dr. Alfaria Elia Rahma Putri ---- Sumber rujukan: Kanker Paru Kementerian Kesehatan (2017),from: http://kanker.kemkes.go.id/guidelines/PNPKParu.pdf Lung cancer (2021), from: https://www.nhs.uk/conditions/lung-cancer/ Lung cancer (2021), from: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/lung-cancer/symptoms-causes/syc-20374620 What Is Lung Cancer?

(2021), from: https://www.cdc.gov/cancer/lung/basic_info/what-is-lung-cancer.htm Gejala Kanker Paru yang Sering Diabaikan (2018), from: http://p2ptm.kemkes.go.id/artikel-penyakit/gejala-kanker-paru-yang-sering-diabaikanGejala kanker paru-paru stadium awal sering kali tidak disadari oleh penderitanya. Gejala penyakit ini biasanya baru terdiagnosis ketika sudah memasuki stadium lanjut.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui gejala kanker paru-paru stadium awal agar penanganan dapat dilakukan sejak dini. Kanker paru-paru merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi akibat kanker di dunia. Menurut WHO, diperkirakan sekitar 1,7 orang meninggal karena kanker paru-paru pada tahun 2015.

Salah satu penyebab tingginya angka kematian akibat kanker paru-paru adalah sulitnya mendeteksi gejala yang ditimbulkan dari kanker ini sejak dini. Hal tersebut membuat banyak kasus kanker paru-paru baru terdiagnosis setelah memasuki stadium lanjut dan semakin sulit ditangani.

Gejala Kanker Paru-Paru Stadium Awal Tidak mudah menyadari keberadaan gejala kanker paru-paru pada stadium awal. Kebanyakan gejala penyakit ini sering kali mirip dengan penyakit lain, seperti tuberkulosis, efusi pleura, pneumonia, bronkitis, dan abses paru.

Berikut ini adalah beberapa gejala yang dapat muncul pada kanker paru-paru stadium awal: 1. Batuk yang berkelanjutan Batuk bisa disebabkan oleh kondisi yang ringan, seperti flu atau iritasi saluran pernapasan. Namun, jika batuk tidak juga berhenti dalam waktu lebih dari 2 minggu, bisa jadi ini pertanda dari kanker paru-paru.

Segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lengkap, termasuk pemeriksaan fisik dan penunjang seperti Rontgen dada. 2. Batuk berdarah Batuk kronis yang disertai darah atau bercak darah pada dahak, bisa menjadi gejala dari kanker paru-paru stadium awal.

Untuk memastikannya, diperlukan pemeriksaan secara langsung oleh dokter. 3. Sesak napas Sesak napas atau napas yang terengah-engah saat melakukan aktivitas sederhana juga bisa menjadi pertanda kanker paru-paru stadium awal. Sesak napas dapat terjadi akibat sel kanker menghalangi saluran pernapasan atau adanya penumpukan cairan di sekitar paru-paru.

Namun, sesak napas tidak hanya menandai adanya kanker paru-paru. Sesak napas saat beraktivitas ringan juga bisa menjadi gejala penyakit gagal jantung. 4. Nyeri dada Kanker paru-paru juga dapat menyebabkan nyeri dada yang bisa menjalar hingga ke bahu atau punggung. Biasanya, rasa nyeri ini bersifat tajam, muncul secara terus-menerus, atau terkadang hilang timbul.

Nyeri dada juga bisa menjadi gejala penyakit jantung. Namun, nyeri dada akibat kanker paru-paru biasanya akan terasa semakin berat ketika menarik napas dalam, batuk, atau tertawa. 5. Suara serak Suara serak yang terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung lebih dari 2 minggu bisa menjadi gejala kanker paru-paru stadium awal. Suara serak terjadi ketika sel kanker memengaruhi saraf yang mengatur pita suara, sehingga menyebabkan perubahan pada suara.

6. Mengi Suara mengi yang keluar saat menarik atau mengembuskan napas merupakan pertanda dari kondisi kesehatan tertentu, seperti alergi atau asma.

Namun, hal ini juga bisa menjadi gejala dari kanker paru-paru. Gejala kanker paru-paru karena itu, segera periksakan diri ke dokter jika mengi tidak hilang dalam 2 minggu. 7. Penurunan berat badan Orang yang menderita penyakit kanker, termasuk kanker paru, biasanya akan kehilangan berat badan secara drastis.

Hal ini disebabkan oleh sel kanker yang menggunakan energi dan mengambil seluruh nutrisi dalam tubuh. Oleh karena itu, jangan abaikan perubahan pada berat badan, terutama bila hal ini terjadi saat Anda tidak mengubah pola makan atau gaya hidup. Gejala kanker paru-paru juga bisa berupa demam, mudah lelah, sulit makan atau menelan, pembengkakan pada jari, dan muncul benjolan yang mencurigakan pada tubuh.

Faktor Risiko Penyakit Kanker Paru-Paru Ada banyak faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang menderita penyakit kanker paru-paru. Berikut ini adalah beberapa faktor risiko yang perlu Anda ketahui dan hindari: Kebiasaan merokok dan paparan asap rokok Kebiasaan merokok atau terlalu sering terpapar asap rokok dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru. Oleh karena itu, Anda disarankan untuk berhenti merokok dan menghindari paparan asap rokok.

Paparan gas radon Radon merupakan gas alami yang dihasilkan dari pemecahan zat uranium di tanah, air, dan batuan. Terpapar atau menghirup gas radon dalam jumlah banyak merupakan salah satu faktor yang bisa meningkatkan risiko kanker paru-paru.

Paparan asbes Bekerja di tambang atau pabrik bisa membuat Anda rentan terpapar asbes. Hal ini bisa membuat Anda lebih berisiko terkena kanker paru-paru. Terlebih jika Anda seorang perokok aktif.

Polusi udara Terlalu lama berada di tempat yang memiliki tingkat polusi udara tinggi, membuat risiko terkena kanker paru-paru menjadi lebih besar. Sekitar 5 persen dari kasus kematian akibat kanker paru di seluruh dunia disebabkan oleh polusi udara.

Faktor keturunan Jika salah satu anggota keluarga memiliki riwayat kanker paru-paru, kemungkinan besar Anda lebih berisiko gejala kanker paru-paru penyakit ini. Namun, sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa munculnya kanker paru juga berkaitan dengan faktor lingkungan dalam keluarga, seperti merokok dan paparan polusi di lingkungan tempat tinggal.

Setelah mengetahui berbagai faktor risiko penyakit kanker paru, diharapkan Anda menyadari pentingnya menjalani pola hidup sehat mulai dari sekarang. Hal ini dapat Anda lakukan dengan berhenti merokok, berolahraga secara rutin, dan mengonsumsi makanan bernutrisi. Jangan ragu untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin ke dokter untuk mendeteksi dini berbagai penyakit tertentu, termasuk kanker paru-paru.

Pemeriksaan dini ini disarankan, terutama jika Anda memiliki faktor risiko kanker paru-paru, meski belum terdapat gejala kanker paru-paru stadium awal.

Ini Gejala Kanker Paru-paru yang Diderita Sutopo Purwo Nugroho - iNews Pagi 08/07




2022 www.videocon.com