Dapat melindungi otak jantung dan paru-paru merupakan fungsi dari

dapat melindungi otak jantung dan paru-paru merupakan fungsi dari dapat melindungi otak jantung dan paru-paru merupakan fungsi dari

Fungsi otak begitu penting bagi kelangsungan hidup manusia. Tak hanya memproses informasi, otak juga mengendalikan seluruh sistem dalam tubuh, mulai dari sistem pernapasan hingga reproduksi. Ingin tahu lebih jauh fungsi otak? Yuk, simak pembahasannya berikut ini. Otak merupakan salah satu organ terbesar dan terkompleks dalam tubuh manusia.

Bayangkan saja, organ yang satu ini terdiri dari 100 miliar lebih sel saraf yang saling berkaitan untuk menghubungkan otak dan seluruh tubuh.

dapat melindungi otak jantung dan paru-paru merupakan fungsi dari

Otak terdiri dari beberapa bagian dan setiap bagiannya memiliki fungsi yang berbeda-beda. Fungsi Otak Berdasarkan Bagian-Bagiannya Tak hanya ukurannya yang besar, otak juga memiliki fungsi yang begitu besar bagi kelangsungan hidup manusia.

Berikut ini adalah fungsi otak berdasarkan bagian-bagiannya: 1. Otak besar Sesuai dengan namanya, otak besar merupakan bagian terbesar dari otak dan terdiri dari beberapa bagian atau lobus yang memiliki fungsi, yaitu: • Lobus frontal, berperan sebagai pengambil keputusan, mengatur konsentrasi, hingga mengendalikan emosi dan pergerakan tubuh. • Lobus temporal, berperan dalam hal mengelola memori dan pendengaran, serta menangkap dan menginterpretasi emosi orang lain.

• Lobus parietal, berfungsi untuk mengatur dan menafsirkan informasi dari bagian otak lain dan mengendalikan pancaindra. • Lobus oksipital, berfungsi untuk memproses informasi yang manusia lihat, seperti tulisan, dan mengendalikan sistem penglihatan manusia. 2. Otak kecil Otak kecil atau cerebellum terletak di bagian belakang dan di bawah otak besar. Meski ukurannya lebih kecil dari otak besar, fungsi otak kecil juga tidak kalah penting.

Fungsi otak kecil adalah mengontrol keseimbangan, pergerakan, dan koordinasi tubuh. Berkat bagian otak ini, seseorang bisa berdiri tegak, berjalan dengan seimbang, dan bergerak dengan lincah. 3. Batang otak Batang otak berada di depan otak kecil dan di bawah otak besar. Bagian ini menghubungkan otak dengan sumsum tulang belakang. Batang otak terbagi menjadi beberapa bagian dengan fungsi yang berbeda di setiap bagiannya, yaitu: • Otak tengah, berfungsi untuk mengendalikan gerakan mata dan memproses informasi yang diperoleh dapat melindungi otak jantung dan paru-paru merupakan fungsi dari audio dan visual.

• Pons, terdiri dari sekumpulan saraf yang mengendalikan gerakan wajah, mengirimkan informasi sensoris, merangsang pernapasan, dan mengendalikan siklus tidur. • Medula oblongata, bertugas untuk mengendalikan fungsi jantung dan paru-paru, seperti detak jantung, tekanan darah, dan pernapasan.

4. Diensefalon Diensefalon berada di dasar otak dan memiliki tiga bagian, yaitu: • Talamus, bertanggung jawab terhadap memori, siklus tidur, dan kesadaran, serta meneruskan atau mengirimkan informasi ke sistem tubuh lain.

• Hipotalamus, berfungsi untuk mengatur nafsu makan, emosi, suhu tubuh, jam biologis tubuh, dan produksi serta pelepasan hormon. • Epitalamus atau amigdala, berperan dalam mengatur emosi, perilaku, dan memori jangka panjang. 5. Ganglia basal Setiap fungsi koordinasi pada otak membutuhkan bagian yang disebut dengan ganglia basal.

Keberadaan bagian ini berfungsi untuk mengelola pesan untuk disampaikan atau dikirimkan ke beberapa bagian otak. Ganglia basal sendiri merupakan struktur yang mengelilingi sebagian dari dapat melindungi otak jantung dan paru-paru merupakan fungsi dari di otak. Otak bisa saja mengalami kerusakan yang mengakibatkan fungsi otak terganggu. Kerusakan yang menimpa otak bisa berupa cedera fisik atau akibat pecahnya pembuluh darah yang menyuplai darah ke otak, misalnya akibat stroke.

Selain itu, beragam penyakit dan gangguan juga bisa terjadi pada otak, termasuk infeksi, kanker, gangguan elektrolit, keracunan alkohol dan obat-obatan, gagal ginjal, serta gangguan fungsi hati berat. Agar fungsi otak tetap optimal, lakukan beberapa langkah pencegahan, seperti melindungi kepala saat berkendara, bekerja, berolahraga, atau beraktivitas.

Selain itu, konsumsi makanan bergizi, cukupi waktu istirahat, hindari stres, dan lakukan senam otak secara rutin. Jika terdapat tanda atau gejala yang mengacu pada gangguan fungsi otak, seperti kelemahan otot atau lumpuh, kejang, sakit kepala berat yang tak kunjung hilang, atau penurunan kesadaran, segera periksakan diri ke dokter agar dapat dilakukan penanganan.

Otak merupakan salah satu organ yang fungsinya sangat vital bagi manusia. Otak terdiri atas beberapa bagian dengan fungsinya masing-masing.

Setiap bagian otak memiliki tugas tertentu yang memengaruhi sistem kerja berbagai organ tubuh. Otak adalah salah satu organ yang paling kompleks dalam tubuh manusia.

Organ ini tersusun dari sejumlah jaringan pendukung dan dapat melindungi otak jantung dan paru-paru merupakan fungsi dari sel saraf yang saling terhubung. Otak dilindungi oleh lapisan pembungkus yang disebut selaput otak (meninges) dan tulang tengkorak, serta terhubung ke saraf tulang belakang.

Bersama saraf tulang belakang, otak berperan sebagai pusat kendali tubuh dan menyusun sistem saraf pusat (SSP). Sistem saraf inilah yang kemudian bekerja sama dengan sistem saraf tepi untuk memberi kemampuan manusia dalam melakukan berbagai aktivitas, seperti berjalan, berbicara, bernapas, hingga makan dan minum.

Bagian Otak dan Fungsinya Otak memiliki 3 bagian utama, yaitu otak besar ( cerebrum), otak kecil ( cerebellum), dan batang otak ( brainstem). Berikut ini penjelasannya: Otak besar ( cerebrum) Cerebrum merupakan bagian terbesar dari otak. Cerebrum terbagi menjadi 2 bagian, yaitu otak kanan dan otak kiri.

Belahan otak kanan berfungsi untuk mengontrol pergerakan di sisi kiri tubuh dan belahan otak kiri mengontrol gerakan di sisi kanan tubuh. Permukaan luar cerebrum disebut cerebral cortex. Bagian ini merupakan area otak di mana sel saraf membuat koneksi yang disebut sinaps. Sinaps merupakan sistem saraf yang mengendalikan aktivitas otak. Sementara bagian dalam cerebrum mengandung sel-sel saraf berselubung (mielin) yang berperan dalam menyampaikan informasi antara otak dan saraf tulang belakang.

Otak besar dibagi lagi menjadi 4 bagian, yaitu: • Lobus frontal (bagian depan) yang mengendalikan gerakan, ucapan, perilaku, memori, emosi, dan kepribadian. Bagian otak ini juga berperan dalam fungsi intelektual, seperti proses berpikir, penalaran, pemecahan masalah, pengambilan keputusan, dan perencanaan. • Lobus parietal (atas) yang mengendalikan sensasi, seperti sentuhan, tekanan, nyeri, dan suhu. Lobus ini juga mengendalikan orientasi spasial atau pemahaman tentang ukuran, bentuk, dan arah.

• Lobus temporal (samping) yang mengendalikan indra pendengaran, ingatan, dan emosi. Lobus temporal kiri juga berperan dalam fungsi bicara. • Lobus oksipital (belakang) yang mengendalikan fungsi penglihatan.

Otak kecil ( cerebellum) Otak kecil terletak di bawah otak besar pada bagian belakang otak, tepatnya di bawah lobus oksipital. Sama seperti otak besar, otak kecil juga memiliki 2 belahan. Otak kecil bertanggung jawab dalam mengendalikan gerakan, menjaga keseimbangan, serta mengatur posisi dan koordinasi gerakan tubuh. Bagian otak ini juga berperan dalam mengendalikan gerakan halus, seperti menulis dan melukis. Batang otak ( brainstem) Batang otak adalah seikat jaringan saraf di dasar otak.

Fungsinya sebagai stasiun pemancar yang menghubungkan otak besar ke saraf tulang belakang, serta mengirim dan menerima pesan antara berbagai bagian tubuh dan otak. Batang otak terdiri dari 3 struktur utama, yakni otak tengah, pons, dan medulla oblongata. Otak tengah adalah pusat pengatur gerakan otot mata, sedangkan pons terlibat dalam koordinasi gerakan mata dan otot wajah, pendengaran, dan keseimbangan.

Bagian Penting Otak Lainnya Selain ketiga struktur utama di atas, terdapat bagian-bagian otak lainnya yang tidak kalah penting, yaitu: 1. Cairan serebrospinal Cairan serebrospinal berwarna bening dan jernih yang mengelilingi dan melindungi otak serta saraf tulang belakang. Selain dapat melindungi otak jantung dan paru-paru merupakan fungsi dari melindungi otak dan saraf tulang belakang, cairan ini juga berfungsi untuk membawa nutrisi melalui darah ke otak, serta menghilangkan produk limbah atau sisa metabolisme dari otak.

Cairan serebrospinal dihasilkan di bagian ventrikel otak. Banyaknya jumlah cairan ini dikendalikan oleh jaringan otak. 2. Meninges Meninges adalah lapisan atau membran tipis yang berfungsi menutupi dan melindungi otak dan saraf tulang belakang. Ada 3 lapisan meninges, yaitu dura mater (lapisan luar paling tebal), lapisan arachnoid (membran tengah dan tipis), dan pia mater (lapisan dalam).

3. Corpus Callosum Corpus Callosum adalah seikat serabut saraf yang terdapat di antara belahan otak kiri dan kanan. Serabut saraf ini menghubungkan dan memungkinkan komunikasi antara kedua belahan otak tersebut.

4. Talamus Bagian ini merupakan struktur dari otak tengah yang memiliki 2 lobus (bagian). Talamus bertindak sebagai pemancar untuk hampir semua informasi yang datang dan berjalan di antara otak dan seluruh sistem saraf di tubuh.

5. Hipotalamus Hipotalamus adalah struktur kecil yang berada di tengah otak, tepatnya di bawah talamus. Fungsinya untuk mengendalikan suhu tubuh, sistem reproduksi, tekanan darah, emosi, nafsu makan, pola tidur, dan produksi hormon. 6. Kelenjar pituitari (kelenjar hipofisis) Kelenjar hipofisis atau pituitari adalah organ kecil seukuran kacang polong yang terletak di dasar otak.

Kelenjar hipofisis menghasilkan hormon yang berfungsi untuk mengatur dan merangsang kelenjar lain di tubuh untuk bekerja. Contoh kelenjar yang diatur oeh hipofisis ini adalah kelenjar tiroid dan kelenjar adrenal.

Hormon-hormon yang dihasilkan kelenjar hipofisis prolaktin, oksitosin, LH, FSH, TSH, antidiuretik, adrekortikotropin, dan hormon pertumbuhan. 7. Ventrikel Ventrikel adalah ruangan berisi cairan di dalam otak.

Ada 4 ventrikel otak, yakni 2 ventrikel samping di belahan otak besar, di tengah otak, dan di belakang dapat melindungi otak jantung dan paru-paru merupakan fungsi dari. Ventrikel saling terhubung satu sama lain oleh serangkaian tabung. Cairan di dalam ventrikel inilah yang disebut cairan serebrospinal. 8. Kelenjar pineal Kelenjar pineal adalah kelenjar kecil yang berada di ventrikel otak. Kelenjar ini berperan dalam perkembangan sistem reproduksi dan menghasilkan hormon melatonin yang memengaruhi pola tidur sehari-hari.

Namun, di luar manfaat tersebut, fungsi kelenjar ini belum diketahui secara menyeluruh dan masih diteliti lebih lanjut. 9. Saraf kranial Terdapat 12 pasang saraf kranial dengan fungsi spesifik di area kepala dan leher. Satu pasang saraf kranial pertama berada di otak besar, sedangkan 11 pasang lainnya ada di batang otak.

Fungsi saraf kranial antara lain mengendalikan pergerakan mata dan otot wajah, memengaruhi indra perasa dan pendengaran, menjaga keseimbangan tubuh, dan mengendalikan otot-otot dan kinerja organ di dalam tubuh. 10. Sistem limbik Sistem ini berperan dalam mengendalikan amarah dan rasa takut serta memengaruhi daya ingat. Karena rumit dan canggihnya fungsi otak, hingga saat ini kemampuan dan fungsi otak belum diketahui sepenuhnya.

Itulah alasannya mengapa masih banyak penelitian yang dilakukan untuk mengenal lebih lanjut fungsi dari setiap bagian otak. Untuk menjaga kesehatan otak, Anda disarankan untuk rutin berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, melatih kemampuan otak dengan senam otakmenjaga tekanan darah serta kadar gula dan kolesterol, serta menghindari rokok dan minuman beralkohol. Selain itu, Anda juga perlu rutin melakukan pemeriksaan kesehatan ke dokter untuk memantau fungsi dan kondisi kesehatan otak.

Hal ini penting dilakukan agar kelainan otak bisa cepat terdeteksi dan ditangani sejak awal, sebelum menimbulkan gangguan fungsi otak.
Sistem Gerak Pada Manusia Alat gerak pada manusia dan hewan tingkat tinggi adalah tulang dan otot. Tulang disebut alat gerak pasif, sedangkan otot disebut alat gerak aktif karena kemampuannya berkontraksi sehingga dapat menggerakkan tulang. • Tulang Tulang-tulang dalam tubuh manusia menyusun suatu sistem kerangka.

Tulang-tulang yang menyusun rangka mempunyai struktur yang beraneka ragam, sesuai dengan fungsinya. Secara umum fungsi rangka adalah: • Tempat melekatnya otot-otot rangka • Melindungi alat-alat yang vital seperti otak, jantung, paru-paru dan lain sebagainya • Tempat pembentukan sel-sel darah • Tempat eolith kalsium dan fosfat Sistem Pencernaan Pada Manusia Pengertian Sistem Pencernaan Manusia Pencernaan makanan merupakan proses mengubah makanan dari ukuran besar menjadi ukuran yang lebih kecil dan halus, serta memecah molekul makanan yang kompleks menjadi dapat melindungi otak jantung dan paru-paru merupakan fungsi dari yang sederhana dengan menggunakan enzim dan organ-organ pencernaan.

Enzim ini dihasilkan oleh organ-organ pencernaan dan jenisnya tergantung dari bahan makanan yang akan dicerna oleh tubuh. Zat makanan yang dicerna akan diserap oleh tubuh dalam bentuk yang lebih sederhana. Baca Juga : Gambar Ginjal • Saluran Pencernaan Manusia Saluran pencernaan makanan merupakan saluran yang menerima makanan dari luar dan mempersiapkannya untuk diserap oleh tubuh dengan jalan proses pencernaan (penguyahan, penelanan, dan pencampuran) dengan enzim zat cair yang terbentang mulai dari mulut sampai anus.

• Mulut Proses pencernaan dimulai sejak makanan masuk ke dalam mulut. Di dalam mulut terdapat alat-alat yang membantu dalam proses pencernaan, yaitu gigi, lidah, dan kelenjar ludah (air liur).

Di dalam rongga mulut, makanan mengalami pencernaan secara mekanik dan kimiawi. Beberapa organ di dalam mulut, yaitu : • Kerongkongan Kerongkongan (esofagus) merupakan saluran penghubung antara rongga mulut dengan lambung.

Kerongkongan berfungsi sebagai jalan bagi makanan yang telah dikunyah dari mulut menuju lambung. Jadi, pada kerongkongan tidak terjadi proses pencernaan. • Lambung Lambung (ventrikulus) merupakan kantung besar yang terletak di sebelah kiri rongga perut sebagai tempat terjadinya sejumlah proses pencernaan.

Lambung terdiri dari tiga bagian, yaitu bagian atas (kardiak), bagian tengah yang membulat (fundus), dan bagian bawah (pilorus). Kardiak berdekatan dengan hati dan berhubungan dengan kerongkongan. Pilorus berhubungan langsung dengan usus dua belas jari.

Di bagian ujung kardiak dan pilorus terdapat klep atau sfingter yang mengatur masuk dan keluarnya makanan ke dan dari lambung. Struktur lambung dapat dilihat pada gambar berikut ini. • Usus Halus Usus halus (intestinum) merupakan tempat penyerapan sari makanan dan tempat terjadinya proses pencernaan yang paling panjang. Usus halus terdiri dari : • Usus dua belas jari (duodenum) • Usus kosong (jejenum) • Usus penyerap (ileum) Baca Juga : Struktur Otot • Usus Besar Makanan yang tidak dicerna di usus halus, misalnya selulosa, bersama dengan lendir akan menuju ke usus besar menjadi feses.

Di dalam usus besar terdapat bakteri Escherichia coli. Bakteri ini membantu dalam proses pembusukan sisa makanan menjadi feses. Selain membusukkan sisa makanan, bakteri Due east. coli juga menghasilkan vitamin 1000. Vitamin Thousand berperan penting dalam proses pembekuan darah. Sisa makanan dalam usus besar masuk banyak mengandung air. Karena tubuh memerlukan air, maka sebagian besar air diserap kembali ke usus besar.

Penyerapan kembali air merupakan fungsi penting dari usus besar. Usus besar terdiri dari bagian yang naik, yaitu mulai dari usus buntu (apendiks), bagian mendatar, bagian menurun, dan berakhir pada anus. • Anus Merupakan lubang tempat pembuangan feses dari tubuh.

Sebelum dibuang lewat anus, feses ditampung terlebih dahulu pada bagian rectum. Apabila feses sudah siap dibuang maka otot spinkter rectum mengatur pembukaan dan penutupan anus. Otot spinkter yang menyusun rektum ada ii, yaitu otot polos dan otot lurik. Jadi, proses defekasi (buang air besar) dilakukan dengan sadar, yaitu dengan adanya kontraksi otot dinding perut yang diikuti dengan mengendurnya otot sfingter anus dan kontraksi kolon serta rektum.

Akibatnya feses dapat terdorong ke luar anus. Sistem Pernapasan Pada Manusia Fungsi bernapas adalah memasukkan oksigen dari udara yang akan digunakan untuk mengoksidasi makanan serta mengeluarkan sisa hasil oksidasi, yaitu karbon dioksida. Proses bernapas disebut juga proses respirasi. Proses bernapas akan berlangsung jika ditunjang oleh alatalat pernapasan.

Untuk itu, kali ini akan dibahas mengenai pernapasan, organ-organ pernapasan, serta beberapa gangguan yang berhubungan dengan sistem pernapasan. • Organ-Organ Pernapasan Bernapas merupakan proses yang sangat penting bagi manusia.

Pada proses ini terjadi pertukaran oksigen dan karbon dioksida antara tubuh dan lingkungan. Sebelum membahas sistem pernapasan lebih jauh, akan dijelaskan dahulu beberapa organ yang berperan dalam sistem pernapasan. • Hidung Hidung merupakan organ pernapasan yang letaknya paling luar. Manusia menghirup udara melalui hidung. Pada permukaan rongga hidung terdapat rambut-rambut halus dan selaput lendir yang berfungsi menyaring udara yang masuk dari debu atau benda lainnya.

Di dalam rongga hidung terjadi penyesuaian suhu dan kelembapan udara sehingga udara yang masuk ke paru-paru tidak terlalu kering ataupun terlalu lembap. Udara bebas tidak hanya mengandung oksigen saja, namun juga gas-gas yang lain. Misalnya, karbon dioksida (CO2), belerang (South), dan nitrogen (N2).

Gas-gas tersebut ikut terhirup, namun hanya oksigen saja yang dapat berikatan dengan darah. Selain sebagai organ pernapasan, hidung juga merupakan indra pembau yang sangat sensitif. Dengan kemampuan tersebut, manusia dapat terhindar dari menghirup gas-gas yang beracun atau berbau busuk yang mungkin mengandung bakteri dan bahan penyakit lainnya. Dari rongga hidung, udara selanjutnya akan mengalir ke tenggorokan.

Baca Juga : Coelenterata Adalah • Tenggorokan Tenggorokan merupakan bagian dari organ pernapasan. Tenggorokan berupa suatu pipa yang dimulai dari pangkal tengorokan (laring), batang tenggorokan (trakea), dan cabang batang tenggorokan (bronkus). • Pangkal Tenggorokan (Laring) Setelah melewati hidung, udara masuk menuju pangkal tenggorokan (laring) melalui faring. Faring terletak di hulu tenggorokan dan merupakan persimpangan antara rongga mulut ke kerongkongan dan rongga hidung ke tenggorokan.

Setelah melalui laring, udara selanjutnya menuju ke batang tenggorokan (trakea). • Batang Tenggorokan (Trakea) Batang tenggorokan tersusun dari cincin-cincin tulang rawan dan terletak di depan kerongkongan. Batang tenggorokan memanjang dari leher ke rongga dada atas.

Di dalam rongga dada, batang tenggorokan ini bercabang dua. Setiap cabangnya masuk menuju paru-paru kanan dan paruparu kiri. • Cabang Batang Tenggorokan (Bronkus) Cabang batang tenggorokan (bronkus) merupakan cabang dari trakea. Bronkus terbagi menjadi dua, yaitu yang menuju paru-paru kanan dan menuju paru-paru kiri. Bronkus bercabang lagi menuju bronkiolus. Masing-masing cabang tersebut berakhir pada gelembung paru-paru atau alveolus. • Paru-paru Paru-paru terletak di dalam rongga dada.

Antara rongga dada dan rongga perut terdapat suatu pembatas yang disebut diafragma. Pembatas ini bukan sekedar pembatas, tetapi berperan juga dalam proses pernapasan. Paru-paru terbagi menjadi paru-paru kanan dan paruparu kiri. Paru-paru pada dasarnya merupakan cabang-cabang suatu saluran yang ujungnya bergelembung.

Gelembung-gelembung tersebut disebut alveoli (tunggal: air sac). Baca Juga : Filum Porifera Sistem Peredaran Darah Pada Manusia Peredaran darah manusia merupakan peredaran darah tertutup dan ganda. Peredaran darah tertutup artinya dalam peredarannya darah selalu mengalir di dalam pembuluh darah.

Peredaran darah ganda artinya dalam satu kali beredar, darah melalui jantung sebanyak dua kali sehingga terdapat peredaran darah besar dan peredaran darah kecil. Alat Peredaran Darah • Jantung Jantung berperan sebagai pemompa dalam sistem peredaran darah.

dapat melindungi otak jantung dan paru-paru merupakan fungsi dari

Dua rongga atas yang disebut dengan serambi (atrium) dan dua rongga bawah yang disebut bilik (ventrikel). Jantung memiliki tiga katup yaitu katup vena semilunair yang terletak pada pangkal aorta(arteri besar), katup valvula bikuspidalis yang terletak antara bilik (ventrikel) kiri dan serambi (atrium) kiri, serta valvula trikuspidalis yang terletak antara bilik (ventrikel) kanan dan serambi (atrium) kanan. Saluran yang keluar dari jantung disebut arteri.

Arteri yang berhubungan langsung dengan jantung yaitu Arteri pulmonalis dan Aorta. Arteri pulmonalis membawa darah kaya CO2 menuju paru-paru dan aorta adalah arteri terbesar yang mengalirkan darah dari jantung(bilik/ventrikel kiri) menuju ke seluruh tubuh. Saluran yang menuju ke jantung disebut vena. Pada jantung terdapat tiga buah vena yang berhubungan langsung dengan jantung atrium yaitu vena cava superior, vena cava junior dan vena pulmonalis. Vena cava superior adalah vena yang membawa darah dari organ tubuh bagian atas menuju ke jantung, vena cava inferior adalah vena yang membawa darah dari organ tubuh bagian bawah menuju ke jantung dan vena pulmonalis adalah vena yang membawa darah kaya oksigen dari paru-paru menuju ke jantung.

Tekanan darah pada orang dewasa yang normal adalah 120/lxxx mmHg. Nilai 120 mmHg menunjukkan tekanan darah saat ventrikel berkontraksi disebut tekanan sistol. Nilai 80 mmHg menunjukkan tekanan darah saat ventrikel relaksasi disebut tekanan diastol.

Baca Juga : Perkembangbiakan Virus Bilik (ventrikel) kiri mempunyai lapisan yang paling tebal karena berfungsi mengedarkan arah dari jantung ke seluruh tubuh. Dan yang kedua ketebalannya adalah bilik (ventrikel) kanan karena tugasnya lebih ringan yaitu memompakan darah menuju paru-paru.

• Pembuluh Darah Pembuluh darah terdiri dari pembuluh darah nadi (arteri), pembuluh balik (vena), dan kapiler. • Arteri, Arah alirannya meninggalkan jantung. Darah dalam arteri kaya akan oksigen kecuali arteri paru-paru, letak pembuluh ini agak dalam dari permukaan kulit • Arteriole, merupakan pembuluh darah kecil yang menghubungkan kapiler dengan arteri.

• Kapiler, berupa saluran tipis yang memungkinkan terjadi pertukaran zat antara darah dengan sel jaringan tubuh. Pada saat darah berada di kapiler, terjadi pertukaran gas oksigen (O2) dan karbon dioksida (CO2).

Oksigen dari darah berdifusi ke sel-sel tubuh sedangkan karbon dioksida dari selsel tubuh dapat melindungi otak jantung dan paru-paru merupakan fungsi dari ke dalam darah. • Venule, merupakan pembuluh darah kecil yang menghubungkan kapiler dengan vena.

• Vena, berfungsi untuk mengalirkan darah dari kapiler menuju jantung. Dindingnya tipis dan kurang elastis. Arah aliran darah dalam vena menuju ke jantung.

Darah di dalam vena kaya akan CO2 kecuali vena paru-paru. Letak pembuluh vena dekat dengan permukaan kulit. Organ Dalam • Jantung Bertanggungjawab untuk memompa darah dakam tubuh kita. Jantung terbuat dari otot jantung tak sadar, dan ini yang menyebabkan mengapa jantung terus berdetak bahkan ketika kita tidur.

Beratnya 250-350 gram dan hampir seukuran kepalan tangan. Fungsi utama jantung adalah untuk memberikan darah beroksigen ke seluruh organ tubuh melalui pembuluh darah. Jantung terletak disisi kiri dada dan dilindungi oleh tulang rusuk.

Perikardium adalah kantung berdinding ganda yang membungkus jantung, tidak hanya melindungi jantung tapi jangkar struktur sekitarnya dan mencegah jantung dari pengisian berlebihan dengan darah. • Paru-Paru Membantu dalam pernapasan dan merupakan organ yang paling penting dari sistem pernapasan. Mereka bekerja sangat erat dengan jantung, dan memberikan udara oksigen murni untuk darah yang diedarkan oleh jantung ke berbagai dapat melindungi otak jantung dan paru-paru merupakan fungsi dari tubuh.

Paru-paru juga membuang dapat melindungi otak jantung dan paru-paru merupakan fungsi dari dioksida dan kotoran lainnya dari vena darah. Jantung hampir diapit oleh paru-paru, sehingga mereka juga bertindak sebagai peredam kejut untuk jantung.

Paru-paru juga menjaga tingkat pH darah. • Hati Hati terletak di sisi kanan rongga perut. Beberapa fungsi penting hati meliputi ;penyaringan zat berbahaya dari darah, menjaga kadar kolesterol dan glukosa dalam darah, mensekresi asam amino tertentu, menyimpan vitamin dan mineral, bahan kimia mensekresi yang memecah lemak, dan mengkonversi glukosa menjadi glikogen.

Baca Juga : Pengertian Sitoskeleton • Usus • Usus kecil. Usus kecil atau usus halus menghubungkan lambung dan usus besar. Panjang usus kecil pada orang dewasa kira-kira 22 meter. Hal ini terutama bertanggujawab untuk pencernaan. Usus kecil menyerap nutrisi dan mineral dalam makanan dan melewati makanan yang dicerna ke usus besar.

• Usus besar Adalah bagian posterior usus dan panjang kurang lebih 5 meter. Hal ini dibagi menjadi 4 bagian : • Sekum • Kolon • Rektum • Anus Fungsi utama usus besar adalah untuk menyerap air dan elektrolit dari sisa pencernaan dan menyimpan kotoran sampai diekskresikan. • Ginjal Adalah dua organ berbentuk kacang yang menyaring darah dalam tubuh manusia. Mereka juga bertanggungjawab untuk mengeluarkan limbah dan mengatur keseimbangan elektrolit.

Ginjal mengekskresikan urin ke ureter yang kemudian diteruskan keluar dari tubuh. Fungsi penting lain dari ginjal adalh untuk mengontrol keseimbangan cairan tubuh dan membantu dalam reabsorpsi air, glukosa dan asam amino.

• Lambung Lambung adalah pemain kunci dalam sistem pencernaan. Lambung adalah organ berbentuk buah pir yang terletak di rongga perut antara kerongkongan dan usus. Tergantung pada posisi tubuh dan jumlah makanan di dalam, lambung dapat mengubah ukuran dan bentuk.

Lambung adalah organ yang besar dan multi-bilik, yang menjadi rumah bakteri khusus yang menghasilkan enzim yang diperlukan untuk pencernaan. Lambung mengeluarkan asam lambung, asam klorida, dan menjaga tingkat pH, yang membantu dalam pencernaan kelancaran makanan yang dimakan.

• Pankreas Terletak jauh di dalam perut dan terjepit diantara tulang belakang dan lambung. Pankreas merupakan bagian integral dari sistem pencernaan dan fungsi kepala pankreas adalah untuk mengeluarkan cairan pankreas dan insulin, suatu hormon yang mempengaruri tingkat gula dalam darah. Pankreas terdiri dari sejumlah sel yang disebut pulau langerhans.

• Limpa Terletak disebelah kiri perut. Salah satu fungsi utama dari limpa adalah untuk menyaring darah. Trombosit, bersama dengan sel darah putih, disimpan dalam limpa. Daur ulang sel darah merah tua juga terjadi di limpa. Limpa juga membantu dalam memerangi bakteri tertentu yang dapat menyebabkan pneumonia dan meningitis.

• Kandung Empedu Ini adalah struktur otot seperti kantung yang melekat pada hati. Kandung empedu berukuran sekitar viii cm dan 4 cm. Fungsi utama kandung empedu adalh untuk menyimpan empedu, yang disekresikan oleh hati sampai dibutuhkan untuk pencernaan.

Kandung empedu ini juga membantu dalam pencernaan lemak. • Organ GGenital • Ovarium. Ovarium adalah bagian dari sistem reproduksi wanita, yang terletak di dinding lateral pelvis dan menempel pada rahim. Kedua ovarium terhubung satu sama lain dengan tuba fallopi.

Ovarium menskresikan hormon wanita estrogen dan progesteron. Mereka juga menghasilkan telur disebut ovum, selama pembuahan. Mereka bertanggujawab untuk pengembangan karakteristik seks sekunder pada wanita saat pubertas. • Uterus Rahim, organ berbentuk buah pir, merupakan bagian dari sistem reproduksi wanita dan ditempatkan dibagian bawah perut. Salah satu ujung rahim mengarah ke lubang vagina, sementara ujung lainnya duhubungkan ke saluran telur. Rahim bertanggjawab untuk memelihara ovum dan memegangnya sampai janin menjadi cukup matang untuk lahir.

Uterus ledih dikenal sebagai “rahim”. • Testis Testis adlah sepasang organ berbentuk oval yang bertanggungjawab untuk memproduksi sperma pada laki-laki.

Testis juga menskresikan androgen, hormon pria yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan sistem reproduksi laki-laki. Testis bekerja terbaik pada suhu kurang dari suhu tubuh dan dengan demikian berada diluar tubuh. • Ureter Ureter adalah tabung berpasangan yang terdiri dari serat otot polos dan bertanggjawab untuk membawa urin dari ginjal ke kandung kemih. Ini timbul dari pelvis ginjal dan sekitar 25-thirty cm dan berdiameter 3-4 mm. • Uretra Adalah saluran yang menghubungkan kandung kemih ke alat kelamin.

Uretra melaui pipa ini yang urin dilewatkan untuk ekskresi. Ureta laki-laki lebih panjang ukuran (sekitar 20 cm) dari perempuan (5cm). Uretra juga bertanggjawab untuk membawa air mani.

Kehadiran otot spincter dalam uretra membantu dalam kontrol sadar atas buang air kecil. • Kandung kemih Adalah kantung otot yang fleksibel yang menyimpan urin sebelum diekskresikan.

Hal ini terletak di bagian inductive rongga panggul. Kandung kemih dapat menahan sekitar 300-350 ml urin. Setelah memegang untuk jangka waktu tertentu, urin dilewatkan ke uretra untuk ekskresi. • Otak Adalah salah satu organ paling penting dalam tubuh manusia dan bertanggjawab atas tindakan utama yang dilakukan oleh tubuh.

Otak ini dilindungi oelh tengkorak dan tertutup dalam tempurung kepala yang menjaganya agar tetap sangat aman, karena merupakan pusat sistem syaraf. Struktur otak manusia dapat dibandingkan dengan mamalia lainnya, tetapi itu adlah tiga kali lipat lebih besar dan lebih maju daridapa mamlia lainnya.

Otak membantu tubuh mengaktifkan otot dan menskresikan bahan kimia yang memungkinkan tubuh untuk menanggapi rangsangan eksternal. Otak manusia melakukan fungsi eksekutif juga, seperti pengendalian diri, perencanaan, penalaran, dan berfikir abstrak, yang membuat manusia adalah spesies paling cerdas di bumi. DAFTAR PUSTAKA http://fiedel-monica.blogspot.com/2011/09/makalah-biologi-struktur-dan-fungsi.html http://erfanscah.blogspot.com/2014/09/sistem-organ-manusia.html http://www.sridianti.com/pengertian-sistem-organ-tubuh.html https://www.google.co.id/ Terbaru • Logo Bidang Peternakan Dinas Pertanian Dan Perikanan • Cara Mengatasi Kertas Nyangkut Di Printer Epson L3110 • Cara Membuat Pot Bunga Dari Gelas Aqua • Jurnal Analisis Kelayakan Usaha Peternakan Kuda • Untuk Menambahkan Slide Baru Kita Dapat Menggunakan Cara • Cara Minum Susu Prenagen Esensis Folavit Dan Natur E • Seorang Peternak Ayam Mempunyai 100 M Kawat Berduri • Tidak Menyimpan Nomor Tapi Bisa Melihat Status Wa • Kelompok Ternak Kamdomain_7 Di Purwosari Girimulyo Kulon Progo Kategori • Aplikasi • Berkebun • Bisnis • Budidaya • Cara • News • Pelajaran • Serba-serbi • SIM Keliling • Soal • Ternak • Uncategorized Merdeka.com - Tulang merupakan salah satu bagian organ tubuh yang memiliki bagian terluas kedua setelah kulit dan daging.

Di mana dalam tubuh manusia, tulang ditemukan dari ujung kepala hingga setiap ujung jari kaki. Setiap bagian tulang dalam tubuh manusia pun terhubung menjadi satu hingga membentuk kerangka tubuh. Dalam hal ini, kerangka tubuh yang tersusun dari beragam jenis tulang memiliki peranan penting. Kerangka tulang ini membentuk postur tubuh manusia, di mana setiap bagiannya menyediakan ruang sebagai tempat untuk organ-organ tubuh lainnya.

Bukan hanya itu, fungsi rangka dapat melindungi otak jantung dan paru-paru merupakan fungsi dari manusia juga berguna agar tubuh bisa berdiri dengan baik dan tegak. Di samping itu, masih terdapat beberapa fungsi rangka tubuh lainnya yang perlu diketahui. Mulai dari mendukung tubuh untuk bergerak, melindungi organ, hingga menyimpan mineral dan nutrisi.

Dengan mengetahui berbagai fungsinya, Anda bisa menjaga kesehatan tulang dengan baik agar dapat bekerja dengan normal. Selain itu, perlu diketahui pula seperti apa struktur rangka tubuh dan setiap komponen yang membentuknya. Lalu bagaimana cara menjaga kesehatan tulang dan rangka tubuh dengan baik agar dapat mendukung sistem kerja dan fungsinya secara optimal.

BACA JUGA: Jadi Ikon Pariwisata Jogja, Begini Keramaian Pantai Parangtritis Selama Libur Lebaran Polres Semarang Ungkap Kasus 'Pembunuhan Sebelum Salat Ied', Ternyata Ini Motifnya Dilansir dari Healthline, berikut kami merangkum beberapa fungsi rangka tubuh manusia dan berbagai informasi lainnya yang perlu Anda ketahui.

pomgen.gov.pg Sebelum mengetahui beberapa fungsi rangka tubuh manusia, perlu dipahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan rangka tubuh. Rangka tubuh merupakan sistem kerangka yang membentuk tubuh manusia. Kerangka ini terdiri dari semua tulang, tulang rawan, tendon, dan ligamen dalam tubuh. Secara keseluruhan, kerangka membentuk sekitar 20 persen dari berat badan seseorang. BACA JUGA: Berkunjung ke Makassar, Ini Momen Hangat Ganjar Pranowo Bertemu Raja Gowa Ruas Jalan Ajibarang-Bumiayu Macet, Petugas Lakukan Rekayasa Lalu Lintas Ini Kerangka orang dewasa mengandung 206 tulang.

Kerangka anak-anak sebenarnya mengandung lebih banyak tulang karena beberapa di antaranya, termasuk tengkorak, menyatu saat mereka tumbuh dewasa. ‘ Ada juga beberapa perbedaan dalam kerangka pria dan wanita. Kerangka laki-laki biasanya lebih panjang dan memiliki massa tulang yang tinggi. Sedangkan kerangka wanita memiliki panggul yang lebih luas untuk mengakomodasi kehamilan dan kelahiran anak. Terlepas dari usia atau jenis kelamin, sistem kerangka dapat dibedakan menjadi dua bagian, yaitu kerangka aksial dan kerangka apendikular.

Anatomi dari masing-masing kerangka ini akan dijelaskan pada poin berikutnya. Anatomi Kerangka Aksial Sebelum mengetahui beberapa fungsi rangka tubuh manusia, perlu diketahui terlebih dahulu bagaimana struktur pembentuk rangka tubuh. Komponen pembentuk rangka tubuh yang pertama adalah kerangka aksial. Kerangka aksial dewasa terdiri dari 80 tulang. Ini terdiri dari tulang-tulang yang membentuk sumbu vertikal tubuh, seperti tulang kepala, leher, dada, dan tulang belakang.

Berikut penjelasannya untuk Anda. BACA JUGA: Ratusan Penumpang Arus Balik Terlantar di Terminal Kudus, Ini Faktanya Kata-kata Kehilangan Seseorang yang Kita Sayangi Bahasa Inggris, Penuh Makna Bijak Tulang tengkorak Tengkorak orang dewasa terdiri dari 22 tulang.

dapat melindungi otak jantung dan paru-paru merupakan fungsi dari

Tulang-tulang ini dapat diklasifikasikan lebih lanjut berdasarkan lokasi: • Tulang tengkorak. Delapan tulang tengkorak membentuk sebagian besar tengkorak. Tulang ini membantu melindungi otak. • Tulang wajah. Terdapat 14 tulang wajah, yaitu ditemukan di bagian depan tengkorak dan berfungsi untuk membentuk wajah. Tulang-tulang pendengaran Tulang-tulang pendengaran adalah enam tulang kecil yang ditemukan di dalam saluran telinga bagian dalam di tengkorak.

Ada tiga tulang pendengaran di setiap sisi kepala, yang dikenal sebagai: BACA JUGA: Resep Cireng Kerupuk Gurih, Cocok untuk Camilan Sehari-hari Manfaat Puasa Media Sosial bagi Kesehatan Mental, Efektif Meningkatkan Suasana Hati • maleus (palu) • inkus (landasan) • stapes (sanggurdi) Setiap bagian tulang pendengaran bekerja sama untuk mengirimkan gelombang suara dari lingkungan sekitarnya ke struktur telinga bagian dalam.

Hyoid Hyoid adalah tulang berbentuk U yang ditemukan di dasar rahang. Ini berfungsi sebagai titik lampiran untuk otot dan ligamen di leher. Kolom vertebral BACA JUGA: Dibuka Tiga Menteri Sekaligus, Begini Penerapan Sistem "One Way" di Tol Jateng Cegah Hepatitis Akut, Dirut RSI Banjarnegara Imbau Ini pada Masyarakat Kolom vertebral terdiri 26 tulang.

24 yang pertama adalah semua tulang belakang, diikuti oleh sakrum dan tulang ekor (tulang ekor). 24 vertebra ini dapat dibagi lagi menjadi: • Vertebra serviks. Tujuh tulang ini ditemukan di kepala dan leher.

dapat melindungi otak jantung dan paru-paru merupakan fungsi dari

• Vertebra toraks. 12 tulang ini ditemukan di punggung atas. • Vertebra lumbalis. Kelima tulang ini ditemukan di punggung bawah. Sakrum dan tulang ekor keduanya terdiri dari beberapa vertebra menyatu. Mereka membantu menopang berat tubuh saat duduk. Mereka juga berfungsi sebagai titik lampiran untuk berbagai ligamen. Rangka dada • Sangkar dada atau dapat melindungi otak jantung dan paru-paru merupakan fungsi dari dada terdiri dari tulang dada dan 12 pasang tulang rusuk.

Tulang-tulang ini membentuk sangkar pelindung di sekitar organ tubuh bagian atas, termasuk jantung dan paru-paru. • Beberapa tulang rusuk menempel langsung ke tulang dada, sementara yang lain terhubung ke tulang dada melalui tulang rawan. Beberapa tidak memiliki titik perlekatan dan disebut sebagai tulang rusuk mengambang.

Anatomi Kerangka Apendikular ©Shutterstock.com/Fernando Madeira Sebelum mengetahui fungsi rangka tubuh, perlu dijelaskan struktur pembentuk rangka tubuh yang kedua, yaitu kerangka apendikular. Ada total 126 tulang dalam kerangka apendikular. Ini terdiri dari tulang yang membentuk lengan dan kaki, serta tulang yang menempel pada kerangka aksial. Korset dada Korset dada adalah yaitu lengan yang menempel pada kerangka aksial. Ini terdiri dari klavikula (tulang selangka) dan skapula (tulang belikat).

Setiap lengan mempunyai tulang selangka dan tulang belikat masing-masing. Tungkai atas Setiap lengan berisi 30 tulang, yang dikenal sebagai: • Humerus. Humerus adalah tulang panjang dari lengan atas. • Radius, yaitu jari-jari dari dua tulang panjang lengan bawah, ditemukan di sisi ibu jari. • Tulang hasta, adalah tulang panjang kedua lengan bawah, ditemukan di sisi jari kelingking. • Karpal, adalah sekelompok delapan tulang yang ditemukan di daerah pergelangan tangan. • Metakarpal, yaitu lima tulang ditemukan di daerah tengah tangan.

• Falang, adalah 14 tulang yang membentuk jari-jari. Korset panggul Korset panggul, umumnya dikenal sebagai pinggul, yaitu tempat kaki menempel pada kerangka aksial. Ini terdiri dari dua tulang pinggul, yang terdapat pada masing-masing kaki. Setiap tulang pinggul terdiri dari tiga bagian, yang dikenal sebagai: • Tulang pangkal paha, adalah bagian atas dari masing-masing tulang pinggul.

• Iskium, adalah tulang melengkung yang membentuk dasar setiap tulang pinggul. • Kemaluan, terletak di bagian depan tulang pinggul.

Tungkai bawah Setiap kaki terdiri dari 30 tulang, yang dikenal sebagai: • Tulang paha, adalah tulang besar dari kaki bagian atas.

• Tulang kering, adalah tulang utama dari tungkai bawah. • Tulang betis, adalah tulang kedua di kaki bagian bawah, ditemukan di leg luar. • Tempurung lutut juga disebut dengan tempurung lutut. • Tarsal, adalah tujuh tulang yang membentuk pergelangan kaki. • Metatarsal, adalah lima tulang yang membentuk area tengah kaki. • Falang, adalah 14 tulang yang membentuk jari-jari kaki. Fungsi Rangka Tubuh Setelah mengetahui berbagai anatomi pembentuk rangka tubuh, berikutnya terdapat beberapa fungsi rangka tubuh yang perlu diketahui.

Secara umum, rangka tubuh berfungsi memberikan dukungan yang membentuk tubuh. Berikut beberapa fungsi rangka tubuh lainnya yang perlu diketahui : • Melindungi organ dalam dari cedera. Misalnya, tengkorak melindungi otak, sedangkan rongga dada melindungi jantung dan paru-paru. • Memungkinkan untuk bergerak. Otot menempel pada tulang melalui tendon. Koneksi ini memungkinkan tubuh untuk bergerak dengan berbagai cara. • Memproduksi sel darah. Sumsum tulang lunak di dalam banyak tulang menghasilkan sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit.

• Menyimpan mineral dan nutrisi. Tulang dapat menyimpan dan melepaskan mineral, termasuk kalsium dan fosfor, yang penting untuk banyak fungsi tubuh. Selain itu, jaringan adiposa (lemak) yang dapat digunakan sebagai energi dapat ditemukan di bagian sumsum dapat melindungi otak jantung dan paru-paru merupakan fungsi dari. Cara Menjaga Kesehatan Sistem Kerangka ©2012 Merdeka.com/Shutterstock/Pressmaster Setelah mengetahui berbagai fungsi rangka tubuh manusia, berikutnya Anda perlu memahami bagaimana cara menjaga kesehatan sistem kerangka dengan baik.

Dengan menjaga kesehatan tulang dengan baik, tentu dapat mendukung fungsi rangka tubuh secara optimal. Berikut beberapa cara menjaga kesehatan sistem kerangka dengan baik : • Konsumsi kalsium. Makanan kaya kalsium termasuk sayuran berdaun hijau, brokoli, tahu, dan ikan seperti salmon untuk membantu pertumbuhan dan perbaikan tulang. • Penuhi asupan vitamin D. Anda bisa berjemur di bawah sinar matahari untuk mendapatkan asupan vitamin D dengan baik.

Jika Anda tinggal di daerah yang kurang mendapatkan sinar matahari, konsumsi suplemen vitamin D dapat dilakukan untuk membantu pemenuhan nutrisi.

• Latihan menahan beban. Ini termasuk hal-hal seperti berjalan, jogging, dan menaiki tangga. • Pakai pelindung. Selalu kenakan alat pelindung saat mengendarai sepeda atau bermain olahraga kontak untuk menghindari patah tulang dan cedera serius lainnya. 1 Kisah Kehidupan Seks Tentara Belanda di Indonesia 2 6 Potret Terbaru Aisyahrani Hamil Anak Ketiga, Penampilannya Mencuri Perhatian 3 Barisan Prajurit Kopaska TNI Menangis di Hutan, Alasannya Bikin Haru 4 Misteri Penembak Arief Rahman Hakim: Pengawal Presiden atau Polisi Militer Jakarta?

5 Mantan Kasad ke Prabowo: Mas Bowo harus Jadi Presiden Selengkapnya
Fungsi Paru-paru – Paru-paru adalah organ penting yang ada di dalam tubuh manusia. Banyak tugas-tugas dan fungsi yang harus dilakukan oleh paru-paru. Salah satunya adalah bernapas. Akan tetapi, masih banyak fungsi lainnya dari paru-paru.

Artikel ini akan membahas mengenai pengertian paru-paru, bagian paru-paru, fungsi paru-paru dan tips menjaga kesehatan paru-paru. Daftar Isi • Pengertian Paru-paru • Bagian-bagian dalam Paru-paru • 1. Pleura • 2. Bronkus • 3. Bronkiolus • 4. Alveoli • Anda Mungkin Juga Menyukai • Fungsi Paru-paru • 1. Alat pernapasan • 2. Pertukaran oksigen dan karbon dioksida • 3. Sekresi zat lainnya • 4. Organ metabolisme • 5. Pelindung organ tubuh • 6. Pelindung infeksi • 7. Pengendali pH Darah • 8. Penampungan darah • 9.

Proses penciptaan suara • 10. Mendukung indera penciuman • Tips Kesehatan Paru-paru Pengertian Paru-paru Lung Cancer, Lung Infection, COVID-19, Pandemic – Illness, Coronavirus Paru-paru adalah organ pernapasan atau respirasi yang ada dalam tubuh.

Paru-paru berhubungan dengan sistem pernapasan serta sirkulasi atau peredaran darah.

dapat melindungi otak jantung dan paru-paru merupakan fungsi dari

Paru-paru ada di dalam tubuh vertebrata yang bernapas dengan menggunakan udara. Fungsi dari paru-paru adalah untuk menukar oksigen dari udara yang dihirup. Dari oksigen menjadi karbon dioksida. Paru-paru adalah salah satu organ yang mempengaruhi kesehatan. Ketika fungsi paru-paru terganggu, maka kesehatan tubuh juga akan terpengaruh oleh gangguan itu.

Paru-paru manusia berjumlah dua, atau sepasang. Namun, paru-paru kanan dan kiri memiliki ciri yang berbeda satu dengan lainnya.

Contoh, para paru-paru kanan orang dewasa biasanya beratnya sekitar 375-600 gram. Sedangkan paru-paru sebelah kiri orang dewasa biasanya beratnya sekitar 325-550 gram. Paru-paru bagian kanan memiliki tiga bagian lobus. Sedangkan paru-paru bagian kiri hanya memiliki dua lobus saja. Bagian-bagian dalam Paru-paru 3D Illustration of Human Respiratory System Lungs Anatomy 1. Pleura Bagian pertama paru-paru bernama pleura. Pleura adalah membrane tipis dengan lapisan ganda yang melapisi bagian paru-paru.

Lapisan yang ada pada sistem pernapasan ini akan mengeluarkan cairan.

dapat melindungi otak jantung dan paru-paru merupakan fungsi dari

Cairan tersebut adalah pleural fluid atau bisa disebut cairan serous. Fungsi dari cairan serous adalah sebagai pelumas bagian dalam rongga pada paru-paru. Hal itu bertujuan untuk menjaga, supaya paru-paru tidak teriritasi ketika mengembang dan berkontraksi saat melakukan proses pernapasan. Pleura pada paru-paru terdiri dari dua lapisan. Pertama, lapisan pleura dalam atau disebut visceral. Lapisan ini berada di sebelah paru-paru. Kedua, lapisan luar atau disebut parietal. Lapisan ini adalah lapisan yang melapisi dinding dada.

Semestara itu, area yang berada di antara dua lapisan tersebut disebut dengan rongga pleura. 2. Bronkus Bagian selanjutnya adalah bronkus. Bronkus adalah cabang batang tenggorokan yang berada setelah tenggorokan atau trakea, dan berada sebelum paru-paru. Bronkus memiliki fungsi untuk memastikan udara masuk dengan baik, sebagai saluran udara. Udara tersebut dipastikan masuk dari trakea menuju alveolus.

Bagian sistem pernapasan ini berfungsi untuk mencegah terjadinya infeksi bakteri. Sehingga tidak akan menimbulkan penyakit. 3. Bronkiolus Bagian selanjutnya yang terdapat di paru-paru adalah bronkiolus.

Setiap bronkus utama pada paru-paru akan membelah atau memiliki cabang. Cabang tersebut menjadi bronkus yang lebih kecil lagi. Pada bronkus kecil ini memiliki kelenjar kecil dan tulang rawang pada dindingnya. Bronkus yang berukuran lebih kecil ini akhirnya akan membelah menjadi tabung yang berukuran lebih kecil lagi. Tabung tersebut disebut dengan bronkiolus. Bronkiolus adalah cabang terkecil dari bronkus yang tidak terdapat kelenjar atau tulang rawan di dalamnya.

Bronkiolus adalah cabang dari bronkus yang berfungsi sebagai penyalur udara. Udara dari bronkus menuju alveoli akan disalurkan melalui bronkiolus. Selain itu, fungsi dari bronkiolus yang terdapat di paru-paru adalah untuk mengontrol jumlah udara.

Udara yang masuk dan keluar akan dikontrol ketika proses bernapas sedang berlangsung. Rp 93.000 4. Alveoli Alveoli adalah bagian yang terdapat di paru-paru. Alveoli adalah rongga dapat melindungi otak jantung dan paru-paru merupakan fungsi dari pada paru-paru yang dikelilingi oleh kapiler kecil.

Alveoli berfungsi sebagai tempat oksigen dan karbon dioksida saling tukar menukar. Setelah oksigen diserap, darah akan mengalirkan karbon dioksida pada alveoli untuk dihembuskan keluar. Pertukaran antara oksigen dan karbon dioksida itu terjadi pada dinding alveoli dan kapiler yang tipis. Medical MRI Scan on digital screen 1. Alat pernapasan Fungsi paling utama dari paru-paru adalah sebagai alat pernapasan pada tubuh manusia. Paru-paru memiliki peran utama dalam proses pembawaan udara.

Udara dibawa dari atmosfer dan mengalirkan ke aliran darah yang ada di tubuh manusia. Setelah proses inilah, udara akan mengalir ke seluruh tubuh dan bekerja sesuai dengan fungsinya.

Fungsi paru-paru dalam hal ini adalah untuk bertanggung jawab menambahkan oksigen. Oksigen ke dan mengeluarkan sebuah karbon dioksida yang berasal dari darah. Di dalam ventilasi paru-paru, udara dihirup melalui bagian tubuh lain. Bagian tubuh tersebut adalah rongga hidung dan mulut, atau dari hidung dan mulut. Setelah itu udara akan bergerak menuju faring dan laring.

Kemudian menuju trakea dan berakhir dan berproses di bagian paru-paru. Proses tersebut akan menghasilkan udara dan udara akan dihembuskan. Udara yang dihembuskan ini akan berganti, dari oksigen menjadi karbon dioksida. Udara tersebut akan kembali melalui jalur yang sama seperti proses masuknya tadi.

2. Pertukaran oksigen dan karbon dioksida Fungsi selanjutnya dari paru-paru adalah sebagai tempat pertukaran antara oksigen dan karbondioksida. Dalam paru-paru, oksigen yang masuk ke tubuh akan ditukar dengan limbah karbon dioksida.

Pertukaran itu akan terjadi melalui proses di dalam paru-paru. Proses tersebut disebut dengan respirasi eksternal. Proses-proses tersebut adalah bagian dari proses pernapasan. Proses pernapasan ini terjadi melalui banyaknya kantong mikroskopik. Jumlahnya bisa mencapai ratujan juta kantung. Kantung mikroskopik itu disebut sebagai alveoli. Oksigen yang berasal dari udara yang dihirup berdifusi dari alveoli ke kapiler paru-paru yang mengelilinginya.

Proses tersebut akan mengikat molekul hemoglobin dalam sel darah merah. Kemudian akan dipompa melalui aliran darah. Sementara itu, karbon dioksida dari darah akan terdeoksigenasi berdifusi dari kapiler ke alveolus.

dapat melindungi otak jantung dan paru-paru merupakan fungsi dari

Selanjutnya akan dikeluarkan melalui pernapasan. 3. Sekresi zat lainnya Ekskresi adalah sebuah proses suatu pembuangan zat-zat sisa metabolisme serta racun yang ada di dalam tubuh manusia. Fungsi selanjutnya dari paru-paru adalah sekresi zat-zat yang ada pada tubuh. Paru-paru tidak hanya bekerja dalam proses pernapasan saja, tetapi beberapa fungsi tubuh lainnya.

Zat-zat yang masuk ke dalam tubuh dapat diekskresikan melalui paru-paru. Fungsi paru-paru sebagai organ ekskresi adalah untuk melakukan sebuah pembuangan zat-zat sisa dari dalam tubuh manusia. Zat sisa tersebut dalam bentuk gas. Paru-paru disebut sebagai organ ekskresi karena paru-paru juga menghasilkan zat sisa. Zat sisa metabolisme tubuh tersebut adalah karbondioksida.

Maka dari itu, paru-paru juga memiliki fungsi sebagai organ ekskresi pada tubuh manusia. Zat seperti alcohol, air dan agen farmakologis dapat diserap dengan baik kemudian dilakukan proses ekskresi.

Rata-rata air yang dihembuskan pada satu hari sebanyak satu liter air. Gas anestesi seperti nitrous oxide dan eter bisa diserap dan juga dikeluarkan oleh paru-paru. 4. Organ metabolisme Fungsi selanjutnya dari paru-paru adalah untuk organ metabolisme tubuh. Paru-paru termasuk ke dalam organ metabolisme. Hal ini karena paru-paru terlibat dalam transformasi, sintesis penyimpanan dan degradasi berbagai zat lainnya. Termasuk fibrin, surfaktan paru dan molekul-molekul lainnya. Molekul tersebut juga memiliki beragam fungsi lainnya.

Seperti angiotensin, prostaglandin dan histamin. Buku ini menyimpan fakta lengkap mengenai fakta-fakta tubuh manusia. Terdapat banyak fakta mengenai tubuh manusia. Banyak gambar-gambar menarik yang ada di dalam buku ini. Belajar akan menjadi asik. 5. Pelindung organ tubuh Fungsi penting lainnya dari paru-paru adalah untuk melindungi organ-organ tubuh lainnya.

Organ-organ tubuh yang dilindungi oleh paru-paru contohnya seperti hati. Organ hari adalah organ yang terletak di bawah dua sisi paru-paru. Hal ini memungkinkan paru-paru untuk organ hati. Ketika mengalami sebuah guncangan, maka organ hati akan terlindungi berkat paru-paru. 6. Pelindung infeksi Paru-paru juga memiliki fungsi lainnya seperti melindungi dari infeksi. Fungsi paru-paru ini disebut sebagai siliaris eskalator. Paru-paru akan melindungi tubuh dari infeksi yang masuk. Infeksi yang masuk tersebut biasanya dibawa oleh udara ke dalam tubuh.

Infeksi tersebut dapat berupa bakteri atau debu. Infeksi tersebut nantinya akan terperangkap dalam lapisan lendir yang berada di permukaan mukosa dari saluran pernapasan. Bagian paru-paru yang berfungsi untuk mencegah infeksi ini salah satunya adalah bronkus.

Bronkus akan melindungi tubuh manusia dari infeksi yang masuk yang dibawa oleh udara. Hal tersebut karena bronkus memiliki lapisan yang terdiri dari berbagai jenis sel. Salah satunya adalah sel yang bersilia atau beramput. Sel ini juga memiliki lendir-lendir.

Di dalam sel ini, bakteri-bakteri yang masuk akan terjebak sehingga tidak masuk ke dalam paru-paru. 7.

dapat melindungi otak jantung dan paru-paru merupakan fungsi dari

Pengendali pH Darah Paru-paru juga dapat berfungsi sebagai pengendali pH darah yang ada pada tubuh manusia. Paru-paru memiliki pengaruh dalam mengatur kadar asam dan basa yang ada di dalam darah manusia. Jika ukuran pH darah manusia tidak seimbang, hal itu berdampak pada terganggunya kerja dari organ-organ tubuh manusia. Akan tetapi, hal-hal seperti itu dapat diatasi oleh paru-paru. Paru-paru yang berfungsi dan bekerja dengan benar, akan menjadikan pH darah menjadi normal. pH darah yang normal pada tubuh manusia berkisar antara 7,35 sampai 7,45.

Hal tersebut juga akan terjadi sebaliknya jika paru-paru mengalami masalah. Ketika paru-paru tidak berfungsi atau berjalan dengan baik maka itu akan mengganggu fungsi ini. Akan terjadi alkalosis respiratorik dan asidosis respiratorik. Kondisi seperti itu adalah sebuah kondisi dimana pH darah manusia tidak seimbang. 8. Penampungan darah Paru-paru juga berfungsi sebagai tempat untuk menampung darah.

Jumlah darah yang ditampung di dalam paru-paru tidak menentu. Hal tersebut karena menyesuaikan dengan kondisi dari tubuh manusia itu sendiri. Fungsi paru-paru sebagai penampungan darah juga berguna ketika melakukan aktivitas yang berat. Contohnya seperti sedang berolahraga.

Ketika sedang berolahraga, paru-paru akan membantu organ lainnya, seperti jantung. Sehingga kerja jantung menjadi lebih efisien. 9. Proses penciptaan suara Struktur pada saluran pernapasan bagian atas dari sistem pernapasan manusia dapat menciptakan suara. Suara tersebut disebut sebagai fonasi. Selama proses pernapasan, udara akan mengalir dari paru-paru menuju laring atau “kotak suara”.

Ketika sedang berbicara, otot-otot yang dapat melindungi otak jantung dan paru-paru merupakan fungsi dari di laring akan menggerakkan kartilago aritenoid. Kartilago aritenoid ini mendorong pita suara secara bersama-sama. Ketika pria suara didorong secara bersamaan, udara yang lewat di antara itu akan membuatnya menjadi bergetar.

Setelah itu akan tercipta suara. Ketegangan yang lebih besar pada pita suara akan menimbulkan getaran yang lebih cepat pula. Akibat dari itu akan terciptanya suara dengan nada tinggi. Begitupun sebaliknya, tegangan yang cenderung lebih rendah akan membuat getaran menjadi lebih lambat. Sehingga nada akan menjadi lebih rendah. 10. Mendukung indera penciuman Paru-paru juga berfungsi untuk mendukung indera penciuman. Proses penciuman bermula dari serat penciuman yang melapisi rongga hidung yang ada di dalam hidung.

Ketika udara masuk melalui rongga dapat melindungi otak jantung dan paru-paru merupakan fungsi dari, beberapa bahan kimia yang ada di udara mengikat serta mengaktifkan reseptor sistem, saraf yang ada pada silia. Stimulus atau perangsang organisme ini akan mengirimkan sebuah sinyal ke otak. Kemudian neuron akan mengambil sinyal dari rongga hidung tersebut. Sinyal akan diambil melalui lubang yang ada di tulang ethmoid.

Setelah itu akan menuju ke bulbus olfaktorius. Sinyal tersebut kemudian berjalan dari bulbus olfaktorius, sepanjang saraf kranial satu. Menuju ke arah olfaktorius di korteks serebral.

Medical worker shows human lungs on blurred background. Tubuh manusia memang memiliki sistem bawaan untuk menjaga kesehatan paru-paru. Akan tetapi, ada beberapa hal penting yang tetap harus diperhatikan dan dilakukan untuk membantu menjaga kesehatan paru-paru. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi risiko penyakit paru-paru atau hanya sekadar meredakan gejalanya.

Berikut ini adalah beberapa hal dan tips sehat yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan paru-paru: • Tidak merokok. Merokok adalah penyebab yang utama dalam penyakit paru-paru.

Contohnya seperti penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) atau kanker paru-paru. Tidak hanya berhenti merokok, sebaiknya menjauhi asap rokok adalah hal yang perlu dilakukan. Perokok pasif yang menghirup asap rokok juga memiliki resiko penyakit yang sama dengan perokok yang aktif merokok. • Perbanyak mencuci tangan.

Cucilah tangan menggunakan sabun dan air yang mengalir. Mencuci tangan dapat menghindari resiko terinfeksi bakteri dan virus. Terutama sebelum makan, sesudah makan dan sesudah buang air. • Menghindari polusi udara. Polusi udara dapat menyebabkan iritasi sampai menghancurkan jaringan pada paru-paru. Bahkan, polusi udara pada tingkatan yang rendah juga bisa menimbulkan masalah bagi kesehatan. • Rutin olahraga.

Cobalah untuk berolahraga secara rutin. Melakukan aktivitas fisik, seperti olahraga akan menjaga kesehatan paru-paru. Lakukanlah secara rutin minimal 30 menit dalam satu hari. Selain itu, olahraga akan membantu mengelola stress dan menjaga kestabilan emosi. Itulah beberapa informasi mengenai paru-paru. Untuk para Grameds, jangan lupa menjaga kesehatan paru-paru, ya! Temukan tips kesehatan dan informasi menarik lainnya di www.gramedia.com.

Gramedia sebagai #SahabatTanpaBatas akan selalu memberikan rekomendasi buku-buku menarik untuk para Grameds. Cari Tahu Yuk! Ensiklopedia: Tubuh Manusia Tubuh kita terdiri atas 60% air! Tubuh manusia terdiri atas 200 tulang belulang yang kuat dan dilapisi oleh ratusan otot. Tubuh kita memiliki sekitar 10.000 gen dan 6 triliun sel. Organ di tubuh manusia tersusun secara rapi dan harmonis seperti halnya luar angkasa.

Kita dapat melompat, berjalan, duduk, berpikir, bernapas, dan bertumbuh berkat sel, gen, organ, tulang, dan otot yang menjalankan fungsi masing-masing secara harmonis. Saat berjalan satu langkah ada 54 otot yang bergerak! Dalam satu hari, jantung kita berdegup sebanyak 10.000 kali! Sampai saat ini tidak ada seorang pun yang bisa menguak rahasia tubuh manusia secara sempurna. Buku ini akan membahas mengenai tubuh manusia yang terdiri dari banyak bagian.

Baca juga artikel terkait “Fungsi Paru-paru” berikut ini : • Biokimia dan Biomolekul • Sistem Pernapasan Manusia • Sistem Gerak Pada Manusia • jaringan Pada Tumbuhan • Sistem Peredaran Darah Besar • Sistem Peredaran Darah kecil • Sel • Sistem Hormon • Teori Evolusi • Materi Genetik • Bioteknologi • Evolusi • Reproduksi Sel • Hereditas Penulis: Wida Kurniasih Sumber: berbagai sumber Kategori • Administrasi 5 • Agama Islam 126 • Akuntansi 37 • Bahasa Indonesia 95 • Bahasa Inggris 59 • Bahasa Jawa 1 • Biografi 31 • Biologi 101 • Blog 23 • Business 20 • CPNS 8 • Desain 14 • Design / Branding 2 • Ekonomi 152 • Environment 10 • Event 15 • Feature 12 • Fisika 30 • Food 3 • Geografi 62 • Hubungan Internasional 9 • Hukum 20 • IPA 82 • Kesehatan 18 • Kesenian 10 • Kewirausahaan 9 • Kimia 19 • Komunikasi 5 • Kuliah 21 • Lifestyle 10 • Manajemen 29 • Marketing 17 • Matematika 20 • Music 9 • Opini 3 • Pendidikan 35 • Pendidikan Jasmani 32 • Penelitian 5 • Pkn 69 • Politik Ekonomi 15 • Profesi 12 • Psikologi 31 • Sains dan Teknologi 30 • Sastra 32 • SBMPTN 1 • Sejarah 84 • Sosial Budaya 98 • Sosiologi 53 • Statistik 6 • Technology 26 • Teori 6 • Tips dan Trik 57 • Tokoh 59 • Uncategorized 31 • UTBK 1
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Tulang dada atau sternum merupakan tulang yang berada di tengah-tengah dada dan berfungsi melindungi organ-organ penting dalam rongga dada, yaitu jantung dan paru-paru.

Dilansir dari sehatq.com, tulang dada, atau yang dalam istilah medis disebut sternum, memiliki panjang sekitar 15 cm, dan memiliki tiga bagian utama, yang meliputi: • Manubrium: Bagian tulang dada yang berbentuk persegi panjang lebar di bagian atas. • Tubuh (mesosternum): Bagian panjang dan rata, yang mendominasi keseluruhan tulang dada, dan berada di antara manubrium serta xiphisternum • Xifoid process (xiphisternum): Titik kecil di ujung sternum, yang terdiri dari tulang rawan, dan akan mengeras menjadi tulang, ketika seseorang berusia 40 tahun Banyak yang menggambarkan tulang dada, seperti pedang terbalik.

Sebab, bagian tulang dada yang berbentuk persegi panjang ini, memang menyerupai pegangan pedang. Sementara itu, sisa tulang dada lainnya, mirip dengan bilah pedang, yang ujungnya sangat dapat melindungi otak jantung dan paru-paru merupakan fungsi dari dengan xifoid. Namun, seperti juga tulang lainnya dalam tubuh, tulang dada bisa mengalami cedera, hingga retak atau patah.

Cedera tulang dada dapat menyebabkan rasa sakit saat bernapas, terutama saat menarik napas dalam, batuk, atau tertawa. Selain membuat tidak nyaman, keluhan ini juga dapat menghambat aktivitas sehari-hari.

Agar pemulihannya berlangsung dengan baik dan cepat, cedera tulang dada perlu diatasi dengan cara yang tepat.Advertisement Organ ini memiliki peran utama sebagai pusat kontrol dari ribuan kegiatan yang dilakukan tubuh, baik secara sadar dan tidak sadar. Â Untuk itu, kesehatan setiap bagian otak dan fungsinya sebagai salah satu anatomi tubuh manusia ini tidak boleh dipandang sebelah mata.

Anatomi bagian otak manusia dan fungsinya  Gambar anatomi bagian-bagian otak manusia Anatomi otak manusia terdiri dari tiga bagian seperti otak kecil ( cerebellum), otak besar ( cerebrum), dan batang otak. Susunan saraf ini bekerja sama dalam suatu mekanisme yang rumit, tetapi efektif menjalankan sistem tubuh.

Mengutip dari John’s Hopkins Medicine, bagian-bagian otak adalah organ yang kompleks. Akan tetapi, berfungsi untuk mengontrol pikiran, memori, emosi, sentuhan, rasa lapar, hingga setiap proses yang mengatur tubuh.

Otak juga bekerjasama dengan anatomi tubuh lainnya seperti sumsum tulang belakang sehingga membentuk sistem saraf pusat. Berikut adalah anatomi bagian utama otak manusia beserta fungsinya yang perlu Anda ketahui. 1. Otak besar Bagian otak besar Otak besar (cerebrum) adalah bagian utama otak yang dibagi menjadi dua, yaitu otak kanan dan kiri (hemisfer).

Cerebrum adalah istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan seluruh otak. Maka dari itu, cerebrum berfungsi sebagai bagian otak yang mengatur suhu dan gerakan. Celah atau alur yang memisahkan belahan disebut fisura longitudinal.

Sedangkan permukaan otak besar mengandung miliaran neuron dan glia yang membentuk korteks serebral (materi abu-abu).

Lalu, hemisfer pun terbagi menjadi bagian-bagian otak yang disebut dengan lobus. Masing-masing lobus otak besar memiliki peran dan fungsinya tersendiri, seperti: • Lobus frontalis Lobus frontalis adalah lobus terbesar yang letaknya berada di otak bagian depan, kira-kira sejajar dengan tulang dahi. Fungsi otak depan adalah untuk mengkoordinasikan perilaku, seperti kemampuan motorik, menyelesaikan masalah, perencanaan, fokus, dan menimbang baik dan buruk.

dapat melindungi otak jantung dan paru-paru merupakan fungsi dari

Ini juga merupakan salah satu bagian otak besar yang berfungsi untuk mengatur emosi serta mengatur impuls atau informasi rangsang. • Lobus parietal Lobus parietal letaknya berada di belakang lobus frontal. Fungsi dari bagian otak besar ini adalah mengatur sensasi tubuh, tulisan tangan, posisi tubuh, dan menerjemahkan informasi yang dikirimkan oleh bagian otak lainnya.

• Lobus temporal Lobus temporal terletak di sisi sebelah kiri dan kanan otak, dekat telinga. Fungsi lobus temporal adalah untuk mengendalikan daya ingat visual dan daya ingat verbal (mengerti bahasa tertentu).

Tak hanya itu saja, ini juga menjadi bagian otak yang merupakan pusat pendengaran dan menginterpretasikan reaksi. • Lobus oksipital Lobus oksipital terletak di bagian belakang otak. Bagian ini berperan besar dalam kemampuan seseorang untuk bisa membaca dan mengenali literasi serta aspek penglihatan lainnya. 2. Otak kecil Otak kecil atau cerebellum terletak di bawah otak besar, tepatnya bagian bawah lobus oksipital.

Fungsi otak kecil adalah untuk mengatur gerakan motorik halus, seperti koordinasi tangan dan kaki. Selain itu, otak pada bagian belakang ini juga berfungsi dalam keseimbangan tubuh, postur, dan pemerataan fungsi otak kiri dan kanan (equilibrium). 3. Batang otak Bagian batang otak Batang otak  adalah bagian otak yang terletak di depan otak kecil. Bagian otak ini menghubungkan otak besar ke susunan saraf di sumsum tulang belakang. Batang otak kemudian dibagi lagi menjadi: • Otak tengah Otak tengah ( mesencephalon) adalah struktur yang sangat kompleks karena terdiri dari berbagai kelompok neuron,jalur saraf, dan lain-lainnya.

Struktur ini membuat fungsi bagian otak tengah adalah untuk pendengaran, gerakan mata, sensasi wajah, hingga respon dari perubahan lingkungan.

berfungsi untuk mengatur pergerakan mata memproses informasi visual dan suara yang diterima oleh otak. • Pons Pons merupakan bagian terbesar dari batang otak. Terletak di bawah otak tengah, pons merupakan kumpulan dari saraf yang menghubungkan berbagai bagian otak. Pada bagian ini juga terdapat ujung awal saraf kranial. Saraf kranial adalah saraf yang berperan dalam pergerakan wajah dan mengantarkan informasi sensori ke otak.

• Medulla oblongata Medulla oblongata adalah bagian otak yang letaknya paling bawah. Yaitu, bagian otak yang bertemu dengan sumsum tulang belakang. Bagian ini berfungsi sebagai pusat pengaturan aktivitas tubuh termasuk mengalirkan darah, kadar oksiden, serta fungsi jantung dan paru-paru. Peran lainnya dari bagian otak untuk berbagai fungsi penting tubuh, mulai dari gerakan refleks seperti bernapas, bersin, menelan, muntah, dan juga batuk.

Baca Juga • Manfaat Bayam yang Menyehatkan Tubuh, Apa Saja? • 6 Cara Menggunakan Bath Salt yang Menyehatkan • 6 Keunggulan Minyak Mur Alias Myrrh, Ampuh Lawan Bakteri dan Parasit Bagian otak manusia lainnya Bagian anatomi lainnya pada otak Ada pula bagian otak manusia lainnya yang lebih dalam dapat melindungi otak jantung dan paru-paru merupakan fungsi dari selain tiga struktur utama, di antaranya adalah: 1.

Thalamus Thalamus adalah bagian otak yang terletak di atas batang otak. Fungsinya untuk memproses dan memindahkan informasi mengenai pergerakan sensori di otak. Bisa dibilang, thalamus adalah terminal transit sebelum informasi tersebut berpindah ke korteks serebri. 2 Hipothalamus Hipothalamus adalah sekelompok sel saraf yang terletak di dasar otak, dekat dengan kelenjar pituitari. Hipotalamus merupakan bagian otak yang juga berfungsi mengatur emosi.

Bagian otak ini pun bertanggung jawab untuk mengatur rasa lapar, haus, emosi, suhu tubuh, tekanan darah, dan siklus tidur. 3. Sistem limbik Sebenarnya, hingga saat ini belum ada pengelompokan resmi mengenai bagian sistem limbik di otak. Namun secara garis besar, sistem limbik terdiri dari empat bagian utama, yaitu: • Amygdala, • Hippocampus, • Bagian korteks limbik, dan • Bagian septal.

Struktur-struktur di atas, berperan sebagai jembatan yang menghubungkan sistem limbik, hipothalamus, serta korteks cerebral. Bagian otak yang satu ini secara umum berperan sebagai pusat kontrol respon emosional. Secara khusus, hippocampus juga berperan penting dalam proses belajar dan daya ingat seseorang.

4. Kelenjar pituitari Sebagai kelenjar utama (hipofisis), ini adalah kelenjar seukuran kacang yang letaknya berada jauh di dalam otak pada area belakang batang hidung. Kelenjar pituitari berfungsi untuk mengatur kelenjar lain dalam tubuh, seperti mengatur aliran hormon tiroid, adrenal, ovarium, dan testis. 5. Kelenjar pineal Kelenjar pineal terletak jauh di belakang ventrikel ketiga.

Fungsi kelenjar pada bagian otak ini yaitu untuk memproduksi melatonin, yang membantu mengatur jam internal tubuh dan ritme sirkadian (pengatur siklus tidur dan bangun).

6. Corpus callosum Corpus callosum adalah serat saraf yang menghubungkan sisi kiri otak ke sisi kanan otak. Bagian ini menjadi jalur penghubung terbesar di otak, yang terdiri dari lebih dari 200 juta serabut saraf.

7. Cairan serebrospinal Cairan serebrospinal mempunyai warna berwarna bening yang berfungsi untuk melindungi otak serta saraf tulang belakang. Cairan ini berasal dari bagian ventrikel otak sehingga sirkulasinya juga berada pada sumsum tulang bekanag dan di antara meningen. Banyaknya jumlah cairan ini tergantung jaringan otak.

Fungsinya adalah untuk melindungi susmsum tulang belakang, membersihkan kotoran sisa metabolisme, dan memberikan nutrisi. 8. Hippocampus Hippocampus adalah organ pada bagian otak yang berbentuk kuda laut melengkung pada bagian bawah setiap lobus temporal. Fungsi dari hipokampus di antaranya adalah menjaga memori, membantu pembelajaran, penunjuk arah, dan membantu pembentukan persepsi.

Baca Juga • Pahami Anatomi Tulang Belakang Beserta Fungsinya Bagi Tubuh • 7 Cara Membuat Rumah Nyaman untuk Kesehatan Mental • Mengenal Tumpeng Gizi Seimbang untuk Pola Hidup Sehat Penyakit yang memengaruhi fungsi otak Otak adalah pusat kendali tubuh yang merupakan bagian dari sistem saraf, indera, otot, dan bagian di seluruh tubuh.

Saat mengalami kerusakan, ini dapat mengakibatkan gangguan tertentu. Berikut adalah penyakit atau gangguan yang dapat memengaruhi fungsi otak, seperti: 1.

Cedera otak Penyebab terjadinya cedera otak adalah trauma. Trauma dapat merusak bagian atau jaringan otak, neuron, dan saraf sehingga memengaruhi komunikasi otak dan jaringan tubuh lainnya. Berikut adalah beberapa contoh cedera otak, seperti: • Hematoma, • Gumpalan darah, • Memar jaringan otak, atau • Dapat melindungi otak jantung dan paru-paru merupakan fungsi dari dalam tengkorak.

2. Tumor otak Tumor otak dapat bersifat jinak hingga ganas (kanker). Hingga kini, penyebabnya belum diketahui secara pasti. Apalagi, dapat terjadi pada segala jenis usia. Gejala tumor otak tergantung pada ukuran dan lokasinya. Berikut adalah gejala yang paling umum: • Sakit kepala, • Kejang, • Kesemutan di lengan atau kaki, • Perubahan kepribadian, • Mual dan muntah, serta • Gangguan indera. 3. Hidrosefalus Hidrosefalus adalah suatu kondisi yang gejalanya adalah peningkatan abnormal cairan serebrospinal pada bagian otak ventrikel.

Ketika sirkulasi cairan tersumbat, cairan mulai menumpuk dapat melindungi otak jantung dan paru-paru merupakan fungsi dari mengakibatkan ventrikel membesar. Ini juga membuat tekanan di dalam kepala meningkat sehingga terjadi hidrosefalus. 4. Stroke Stroke atau serangan otak terjadi ketika aliran darah ke otak tersumbat. Anda perlu berhati-hati karena ini adalah kondisi yang cukup berbahaya. Hal ini bisa mengakibatkan sel otak menjadi mati karena tidak ada sirkulasi darah atau oksigen.

Kemampuan atau kegiatan yang terpengaruhi, seperti: • Tidak bisa bergerak, • Sulit berbicara, • Kesulitan makan, • Daya ingat menurun, hingga • Tidak bisa berpikir. 5. Cedera tulang belakang akut Sumsum tulang belakang adalah kumpulan saraf yang membawa pesan antara otak dan seluruh tubuh sehingga Anda bisa bergerak. Penyebab cedera tulang belakang akut adalah cedera traumatis yang memar atau robek sehingga bisa mengakibatkan cacat permanen dan kematian.

Fakta menarik seputar otak manusia Ada banyak fakta seputar otak manusia Sebagai organ tubuh yang begitu luar biasa, otak juga memiliki serangkaian fakta menarik yang sayang jika Anda lewatkan, di antaranya adalah: • Otak manusia memiliki bobot sekitar 1,5 kg.

• Volume rata-rata otak laki-laki adalah 1.274 cm³. • Volume rata-rata otak perempuan adalah 1.131 cm³. • Otak menyumbangkan sekitar 2% dari total berat badan. • Sekitar 85% dari otak merupakan bagian dari cerebrum atau otak besar. • Otak manusia memiliki sekitar 86 miliar sel saraf (neuron). Jika Anda ingin tahu lebih banyak mengenai fungsi serta bagian otak manusia, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi Kesehatan keluarga SehatQ.

Download sekarang di App store dan Google Play. Healthline. https://www.healthline.com/human-body-maps/brain#brain-diagram Diakses pada 11 Februari 2020 Very Well Mind. https://www.verywellmind.com/the-anatomy-of-the-brain-2794895 Diakses pada 11 Februari 2020 Live Science. https://www.livescience.com/29365-human-brain.html Diakses pada 11 Februari 2020 WebMD. https://www.webmd.com/brain/picture-of-the-brain#1 Diakses pada 11 Februari 2020 Mayfield Clinic. https://mayfieldclinic.com/pe-anatbrain.htm Diakses pada 22 Januari 2021 Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/318065#What-is-the-corpus-callosum Diakses pada 12 Februari 2020 John Hopkins Medicine.

https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/anatomy-of-the-brain, Diakses pada 4 Oktober 2021 John Hopkins Medicine. https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/neurological-disorders. Diakses pada 4 Oktober 2021 Healthline. https://www.healthline.com/health/brain-disorders.

Diakses pada 4 Oktober 2021 American Association of Neurological Surgeons. https://www.aans.org/en/Patients/Neurosurgical-Conditions-and-Treatments/Anatomy-of-the-Brain.

Diakses pada 4 Oktober 2021 John Hopkins Medicine. https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/hydrocephalus. Diakses pada 4 Oktober 2021 Hidup Sehat Manfaat Kacang Edamame untuk Kesehatan dan Kandungan Gizinya yang Lengkap Kacang edamame adalah kacang yang sering kita jumpai di berbagai restoran Jepang. Manfaat kacang edamame sama seperti kacang-kacangan lainnya yang mengandung berbagai nutrisi melimpah, yaitu dapat menurunkan risiko jantung hingga mengurangi gejala menopouse.
ERROR: The request could not be satisfied 403 ERROR The request could not be satisfied.

The Amazon CloudFront distribution is configured to block access from your country. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error.

Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront (CloudFront) Request ID: absbFKcxyysjPTMVhweVpRDGYJFWmL2Ib-FieNNvpLhhxemBqeEiIQ==

Pembelajaran IPA sub tema 2




2022 www.videocon.com