Surah an-nasr tergolong sebagai surah

surah an-nasr tergolong sebagai surah

Surat An Nasr (النصر) adalah surat ke-110 dalam Al Quran. Surah an-nasr tergolong sebagai surah ini terjemahan, asbabun nuzul, dan tafsir Surat An Nasr. Surat ini terdiri dari tiga ayat dan merupakan Surat Madaniyah, meskipun turunnya tidak di Madinah. Sebab penggolongan surat Makkiyah dan Madaniyah bukanlah berdasarkan tempat turunnya tetapi berdasarkan waktu turunnya.

Surat yang turun sebelum hijrah ke Madinah digolongkan sebagai surat Makkiyah. Sedangkan surat yang turun sesudah hijrah disebut Surat Madaniyah. Dinamakan surat An Nasr yang berarti pertolongan karena surat ini membicarakan pertolongan Allah. Nama tersebut diambilkan dari ayat pertama surat ini. Ia dinamakan juga Surat Idza ja a’a nas hrulla ahi wal fath, sebagaimana bunyi awal surat ini. Ia juga dinamakan surat At Taudi’ (perpisahan) karena terdapat isyarat dekatnya ajal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Daftar Isi • Surat An Nasr beserta Artinya • Asbabun Nuzul • Tafsir Surat An Nasr • Surat An Nasr ayat 1 • Surat An Nasr ayat 2 • Surat An Nasr ayat 3 • Penutup Tafsir Surat An Nasr Surat An Nasr beserta Artinya Berikut ini Surat An Nasr dalam tulisan Arab, tulisan latin dan artinya dalam bahasa Indonesia: إِذَا جَاءَ نَصْرُ اللَّهِ وَالْفَتْحُ.

وَرَأَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُونَ فِي دِينِ اللَّهِ أَفْوَاجًا. فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُ إِنَّهُ كَانَ تَوَّابًا (Idzaa jaa-a nashrulloohi wal fath. Waro-aitan naasa yadkhuluuna fii diinillaahi afwaajaa. Fasabbih bihamdi robbika wastaghfirhu innahuu kaana tawwaabaa) Artinya: Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan, dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong, maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya.

Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat. Baca juga: Surat Yasin Asbabun Nuzul Surat An Nasr adalah surat yang terakhir diturunkan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Yakni setelah surat At Taubah. Menurut Ibnu Katsir, ia diturunkan di Mina sewaktu Haji Wada’. Namun ada pula yang berpendapat diturunkan sebelum Fathu Makkah.

Asbabun Nuzul Surat An Nasr ini terkait dengan dua hal. Pertama, ia mengabarkan kemenangan dan masuk Islamnya orang-orang Arab berbondong-bondong. Kedua, ia mengisyaratkan telah dekatnya ajal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhu menjelaskan bahwa surat ini diturunkan pada pertengahan hari-hari tasyrik. “Maka aku mengetahui bahwa hal ini merupakan al wada’ (perpisahan),” kata Ibnu Umar. Mengenai Asbabun Nuzul Surat An Nasr, Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu menjelaskan bahwa setelah Allah menurunkan surat ini, Rasulullah memanggil Fatimah radhiyallahu ‘anha.

Fatimah menangis saat Rasulullah mengabarkan bahwa ajalnya telah dekat. Lalu Fatimah tersenyum karena Rasulullah bersabda: لاَ تَبْكِى ، فَإِنَّكِ أَوَّلُ أَهْلِى لاَحِقٌ بِى “Jangan menangis, karena sesungguhnya engkau adalah keluargaku yang paling awal menyusulku.” (HR. Ad Darimi dan Thabrani; hasan) Terkait juga dengan asbabun nuzul surat An Nasr, Imam Bukhari surah an-nasr tergolong sebagai surah dari Ibnu Abbas bahwa Umar bin Khattab menyertakan beliau dalam majelis para pahlawan perang Badar.

Sebagian pahlawan Badar keberatan Ibnu Abbas dimasukkan dalam majlis itu. Lalu Umar pun menguji mereka semua. “Apa pendapat kalian mengenai firman Allah idza ja’a nashrullahi wal fath dalam surat An Nasr?” “Allah memerintahkan kita untuk bertahmid dan beristighfar kepada-Nya jika Dia menolong dan memberi kemenangan,” jawab salah seorang dari mereka.

Yang lain diam, tidak ada jawaban berbeda. “Apakah demikian pendapatmu wahai Ibnu Abbas?” “Tidak wahai Amirul Mukminin. Idza ja’a nashrullahi wal fath merupakan isyarat ajal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang Allah beritahukan kepada beliau.

Datangnya kemenangan dan fathu Makkah merupakan tanda ajal beliau.” “Aku tidak mengetahui tafsir surat An Nasr ini melainkan apa yang kamu katakan,” pungkas Umar. Baca juga: Surat Al Waqiah Tafsir Surat An Nasr Tafsir surat An Nasr ini bukanlah tafsir baru. Kami berusaha mensarikan dari Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Fi Zhilalil Quran, Tafsir Al Azhar, Tafsir Al Munir dan Tafsir Al Misbah.

Agar ringkas dan mudah dipahami.

surah an-nasr tergolong sebagai surah

Surat An Nasr ayat 1 إِذَا جَاءَ نَصْرُ اللَّهِ وَالْفَتْحُ Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan Kata nashr (نصر) artinya adalah kemenangan atau pertolongan dalam mengatasi lawan. Kata nashrullah (نصر الله) menunjukkan bahwa kemenangan itu dinisbatkan kepada Allah karena sumbernya dari Dia semata. Kata ini juga menunjukkan bahwa kemenangan ini bukan sembarang kemenangan.

Sedangkan kata al fath (الفتح) berasal dari kata fataha (فتح) yang berarti membuka. Kata ini kemudian bermakna kemenangan karena kemenangan adalah terbukanya sebuah jalan atau wilayah yang tadinya tertutup dan dihalangi. Ibnu Katsir menjelaskan, seluruh ulama sepakat bahwa al fath yang dimaksud dalam ayat ini adalah pembebasan kota Makkah (fathu Makkah).

Saat itu, suku-suku bangsa Arab menunda masuk Islam karena menunggu pembebasan kota Makkah. Mereka meyakini, jika Muhammad bisa kembali ke Makkah dan mengalahkan kaumnya, ia benar-benar seorang Nabi.

Sayyid Qutb mendukung pendapat bahwa surat ini turun sebelum Fathu Makkah.

surah an-nasr tergolong sebagai surah

Karena ayat ini mengisyaratkan kemenangan yang akan terjadi. Dalam Tafsir Fi Zhilalil Qur’an, ia mengkompromikan dzahiriyah nash dengan hadits Ummu Salamah. Bahwa ayat ini turun mengabarkan berita gembira pembebasan kota Makkah. Setelah pembebasan kota Makkah, Rasulullah tahu bahwa beliau akan wafat sehingga memanggil Fatimah untuk memberitahukan dekatnya ajal tersebut. Sejalan dengan pendapat Sayyid Qutb tersebut, ayat ini surah an-nasr tergolong sebagai surah merupakan bukti kebenaran Al Quran.

Sebab apa yang dikabarkan Al Quran kemudian benar-benar terjadi. Makkah benar-benar dibebaskan. Redaksi dalam ayat ini juga menunjukkan bahwa pertologan Allah dan kemenangan ini didatangkan Allah. Bukan kewenangan manusia. Rasulullah dan para sahabat tidak bisa menentukan hasil perjuangan mereka. Namun Allah-lah yang mendatangkan pertolongan dan kemenangan. Surat An Nasr ayat 2 وَرَأَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُونَ فِي دِينِ اللَّهِ أَفْوَاجًا dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong Kata raaita (رأيت) bisa berarti melihat dengan mata kepala dan bisa juga bermakna mengetahui.

Dan Rasulullah memang melihat secara langsung penduduk Makkah berduyun-duyun masuk Islam dan beliau mendapatkan berita bahwa penduduk jazirah Arab juga berbondong-bondong masuk Islam.

Setelah Fathu Makkah, penduduk Makkah berbondong-bondong masuk Islam. Sebagiannya langsung di hadapan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Orang-orang Arab di luar Makkah dan Madinah juga berbondong-bondong masuk Islam. Selama ini mereka menunggu apakah Rasulullah bisa membebaskan Makkah setelah sekian lama ‘diusir’ dari tanah kelahiran yang di dalamnya ada Baitullah.

Baca juga: Ayat Kursi Surat An Nasr ayat 3 فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُ إِنَّهُ كَانَ تَوَّابًا maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya.

Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat. Kata sabbih (سبّح) berasal dari kata sabaha (سبح) yang artinya berenang. Yakni seorang yang menjauh dari posisinya. Sehingga maknanya, menjauhkan Allah dari segala kekurangan. Mensucikan Allah dari segala kekurangan. Kata tawwaba (توابا) berasal dari kata yang terbentuk dari tiga huruf ta’ (ت), wauw (و) dan ba’ (ب) yang maknanya adalah kembali.

Yakni kembalinya seseorang ke posisinya semula. Taubat adalah kembalinya seorang hamba ke posisinya di hadapan Allah. Jika pelaku tawwab adalah Allah, maka artinya Dia menerima taubat hamba-Nya. Inilah taujih Rabbani saat datang pertolongan Allah dan kemenangan dari-Nya. Rasulullah diperintahkan untuk bertasbih, bertahmid dan beristighfar. Orang-orang beriman tidak boleh sombong dan euforia atas kemenangan ini.

Tapi harus menyadari bahwa kemenangan itu datangnya dari Allah. Karenanya harus mendekatkan diri kepada-Nya, mensucikan-Nya, bersyukur kepada-Nya dan memohon ampunan. Sayyid Qutb menjelaskan, bertasbih dan bertahmid atas karunia Allah yang telah menjadikan mereka sebagai pemegang amanat untuk melaksanakan dakwah-Nya dan menjaga agama-Nya. Beristighfar dari rasa bangga dan sombong yang kadang-kadang menyelinap ke dalam jiwa surah an-nasr tergolong sebagai surah kemenangan tiba.

Juga beristighfar atas perasaan dan sikap yang boleh jadi menyertai saat perjuangan panjang dan sekian lama menantikan datangnya kemenangan. Ibnu Katsir menjelaskan, Rasulullah tak hanya bertasbih dan beristighfar.

Bahkan pada hari fathu Makkah, beliau mengerjakan sholat dhuha delapan rakaat. Sebagian ulama berpendapat, disunnahkan mencontoh Rasulullah mengerjakan sholat delapan rakaat surah an-nasr tergolong sebagai surah mendapatkan kemenangan atas suatu negeri. Sholat itu disebut juga sholat al fath. Sa’ad bin Abi Waqash ketika menaklukkan kota-kota di Persia juga melakukan sholat itu. Rasulullah mensyukuri nikmat pengampunan Allah ini dengan pengampunan kepada surah an-nasr tergolong sebagai surah penduduk Makkah.

Beliau memaafkan mereka meskipun dulunya menyakiti Rasulullah. Saat sebagian sahabat berseru “haadza yaumul malhamah” (ini adalah hari pertempuran pembalasan), Rasulullah menegur dengan bersabda “haadza yaumul marhamah” (ini adalah hari kasih sayang). Saat penduduk Makkah ketakutan akan dibalas Rasulullah, ternyata beliau memaafkan mereka semua. “Siapa yang masuk Masjidil Haram, ia aman.

Siapa yang masuk rumahnya masing-masing, ia aman. Siapa yang masuk rumah Abu Sufyan, ia aman.” Baca juga: Isi Kandungan Surat An Nasr Penutup Tafsir Surat An Nasr Surat An Nasr mengandung kabar gembira, arahan dan isyarat masa depan. Kabar gembira bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala akan menolong Rasulullah dan memberinya kemenangan.

Orang-orang pun akan berbondong-bondong masuk Islam setelah kemenangan itu. Surah an-nasr tergolong sebagai surah ini sekaligus memberi arahan, ketika datang pertolongan Allah dan kemenangan tersebut, hendaklah Rasulullah menghadapkan diri kepada Allah dengan bertasbih, bertahmid dan beristighfar. Yang tidak banyak diketahui, surat ini juga memberikan isyarat akan tibanya ajal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Beliau akan wafat, sehingga sahabat yang tahu seperti Abu Bakar dan Fatimah menangis karenanya. Demikian Surat An Nasr mulai dari terjemahan, asbabun nuzul, hingga tafsir. Semoga semakin menguatkan harapan kita mendapatkan pertolongan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Wallahu a’lam bish shawab. [Muchlisin BK/BersamaDakwah] < Tafsir Sebelumnya Tafsir Berikutnya > Surat Al Kafirun Surat Al Lahab Jakarta - Surah An Nasr adalah surah ke-110 dalam al-Quran. Kata An Nasr ini memiliki arti pertolongan dan dinamakan demikian karena kata An Nasr sesuai dengan yang disebutkan di awal surah.

Surah ini termasuk dalam golongan surah Madaniyah dan terdiri dari 3 ayat. Sebagai informasi, Surah An Nasr termasuk ke dalam surah Al Qishar (surat dengan ayat-ayat pendek) dan juga menjadi surah ke-7 (terakhir) dari surah-surah yang dimulai dengan kata "idzā" yang berarti menunjukkan keterangan waktu. Baca juga: 10 Bacaan Surat Pendek Untuk Sholat Tarawih di Rumah Dikutip dari buku Tafsir An-Nur Jilid 04 karya Prof.

Dr. Teungku Muhammad Hasbi ash-Shiddieqy, diriwayatkan bahwa surah ini diturunkan di Mina saat Rasulullah SAW sedang melaksanakan haji wada'. Setelah surah An Nasr turun, barulah kemudian diturunkan ayat al-yauma akmaltu lakum dinakum (hari ini aku sempurnakan agamamu).

Melansir dari buku Tafsir Ibn Kathir Juz 30, salah satu keutamaan dalam membaca Surah An Nasr adalah sebanding nilainya dengan membaca seperempat Al-Quran. Ketika sahabat nabi, Umar bin Khattab mendengar surah An Nasr dibacakan, beliau pun menangis. Kemudian ia berkata: "Kesempurnaan itu menunjuk adanya hal yang akan hilang," Bacaan Surah An-Nasr lengkap dengan artinya إِذَا جَاءَ نَصْرُ اللَّهِ وَالْفَتْحُ Bacaan latin: iżā jā`a naṣrullāhi wal-fat-ḥ 1. Artinya: "Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan;" وَرَأَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُونَ فِي دِينِ اللَّهِ أَفْوَاجًا Bacaan latin: wa ra`aitan-nāsa yadkhulụna fī dīnillāhi afwājā 2.

Artinya: "dan engkau melihat manusia berbondong-bondong masuk agama Allah;" فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُ ۚ إِنَّهُ كَانَ تَوَّابًا Bacaan latin: fa sabbiḥ biḥamdi rabbika wastagfir-h, innahụ kāna tawwābā 3. Artinya: "maka bertasbihlah dalam dengan Tuhanmu dan mohonlah ampunan kepada-Nya. Sungguh, Dia Maha Penerima tobat."
Untuk teks lengkap dan terjemahannya, lihat Teks:Surah An-Nashr.

Surah An-Nashr Surah Al-Kafirun← → Surah Al-Masad Arti Pertolongan nomor 110 Nama lain Idza Ja'a • Al-Taudi' (Perpisahan) Juz Juz 30 Wahyu No.

urut pewahyuan 102 Klasifikasi Madaniyah Informasi Jumlah ayat 3 Jumlah kata 19 Jumlah huruf 80 Surah An-Nashr (bahasa Arab: النَصْر, An-Nashr, " Pertolongan") adalah surah ke-110 berdasarkan susunan mushaf dan surah ke-102 sesuai urutan pewahyuan Al-Qur'an. Surah ini dinamai An-Nashr karena kata An-Nashr disebutkan pada awal surah ini dan berbicara tentang kemenangan berkat pertolongan Ilahi dengan kemenangan Islam dan penaklukan kota Mekah. Surah An-Nashr mencakup tiga prediksi dan kabar gaib penting yaitu penaklukan kota Mekkah dengan kemenangan besar dan kejayaan puncak Islam, berimannya orang-orang Mekah dan sekelilingnya, dan baiat kepada Rasulullah saw dan yang ketiga wafatnya Rasulullah saw dan kesiapan untuk menghadap Allah swt dengan pujian, tasbih, dan istighfar.

Tema lain yang diangkat dalam surah ini adalah perintah untuk berdoa dan bermunajat kepada Allah swt, berucap syukur atas segala nikmat dan memohon ampunan dari Allah swt. Daftar isi • 1 Identitas Surah An-Nashr • 2 Nama-nama Surah An-Nashr • 3 Lihat Juga • 4 Catatan Kaki • 5 Daftar Pustaka • 6 Pranala Luar Identitas Surah An-Nashr Surah An-Nashr terdiri dari 3 ayat, 19 kata dan 80 huruf.

Berdasarkan susunan mushaf, surah An-Nashr adalah surah ke-110 dan sesuai dengan urutan pewahyuan merupakan surah ke-102 Al-Quran.

Surah An-Nashr tergolong sebagai surah Madaniyah. Sebagian mufasir berpandangan bahwa surah An-Nashr adalah surah ke-111 atau 112 surah yang diturunkan dan surah Al-Taubah merupakan surah yang terakhir yang diwahyukan.

Namun pendapat pertama (surah ke-102) adalah pendapat yang masyhur. Surah An-Nashr termasuk sebagai surah Al-Qishar (pendek). Demikian juga merupakan surah ke-7 (terakhir) dari surah-surah yang dimulai dengan kata "idzā" yang menunjukkan keterangan waktu.

Surah An-Nashr mencakup tiga prediksi dan kabar gaib penting yaitu (pertama) penaklukan kota Mekah dengan kemenangan besar dan kejayaan puncak Islam, (kedua) berimannya orang-orang Mekah dan sekelilingnya, dan baiat kepada Rasulullah saw dan yang ketiga wafatnya Rasulullah saw dan kesiapan untuk menghadap Allah swt dengan pujian, tasbih, dan istighfar.

Tema lain yang diangkat dalam surah ini adalah perintah untuk berdoa dan bermunajat kepada Allah swt, berucap syukur atas segala nikmat dan memohon ampunan dari Allah swt.

[1] Sebagian mufasir berkata, "Surah ini diwahyukan setelah Perjanjian Hudaibiyah dan sebelum Fathu Mekah. [2] Namun sebagian lainnya memandang bahwa surah ini diturunkan di Mina dan pada momen Hajjatul Wada'. [3] Wahidi Naisyaburi dalam Asbab Al-Nuzulnya mengatakan bahwa surah ini turun setelah Rasululah saw kembali dari Perang Hunain. [4] Nama-nama Surah An-Nashr *An-Nashr: Surah ini dinamai "An-Nashr" karena kata An-Nashr disebutkan pada awal surah ini dan berbicara tentang kemenangan berkat pertolongan Ilahi dengan kemenangan Islam dan penaklukan Kota Surah an-nasr tergolong sebagai surah.

Allah swt berfirman: ﴾ إِذاجاءَ نَصْرُ اللهِ وَ الْفَتْحُ﴿ "Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan." (QS An-Nashr [111]:1) [5] Idza Ja'a: Surah An-Nashr juga disebut sebagai surah Idza Ja'a lantaran kata ini disebutkan pada awal surah.

[6] Al-Taudi': Nama lain dari surah An-Nashr adalah "Al-Taudi'" lantaran surah ini diturunkan pada akhir-akhir usia Rasulullah saw dan surah an-nasr tergolong sebagai surah hakikatnya merupakan alamat perpisahan Allah swt dan Jibril as dengan Rasulullah saw. [7] Untuk teks lengkap, lihat Teks:Surah An-Nashr. Lihat Juga • ↑ Dānesynāmeh Qur'ān wa Qur'ān Pazyuhi, jld.

2, hlm. 1270. • ↑ Al-Mizan fi Tafsir Al-Qur'an, jld. 20, pada ayat terkait; juga lihat Al-Thabarsi, Majma' Al-Bayan fi Tafsir Al-Qur'an, jld. 10, ayat terkait. • ↑ Tafsir Al-Qummi, jld. 2, hlm-hlm. 446-447. • ↑ Asbab Al-Nuzul, Penj. Persia, Dzakawati, jld.

1, hlm. 248. • ↑ Dānesynāmeh Qur'ān wa Qur'ān Pazyuhi, jld. 2, hlm. 1270. • ↑ Dānesynāmeh Qur'ān wa Qur'ān Pazyuhi, jld. 2, hlm. 1270. • ↑ Dānesynāmeh Qur'ān wa Qur'ān Pazyuhi, jld.

2, hlm. 1270. Surah Makkiyah- Surah Madaniyah 1- Al-Fatihah, 2- Al-Baqarah, 3- Al Imran, 4- Surah An-Nisa, 5- Al-Ma'idah, 6- Al-An'am, 7- Al-A'raf, 8- Al-Anfal, 9- At-Taubah, 10- Yunus, 11- Hud, 12- Yusuf, 13- Ar-Ra'd, 14- Ibrahim, 15- Al-Hijr, 16- An-Nahl, 17- Al-Isra', 18- Al-Kahf, 19- Maryam, 20- Thaha, 21- Al-Anbiya, 22- Al-Hajj, 23- Al-Mukminun, 24- An-Nur, 25- Al-Furqan, 26- Surah Asy-Syu'ara, 27- Surah An-Naml, 28- Al-Qashash, 29- Al-Ankabut, 30- Surah Ar-Rum, 31- Luqman, 32- Al-Sajdah, 33- Al-Ahzab, 34- Saba', 35- Fathir, 36- Yasin, 37- Surah Ash-Shaffat, 38- Shad, 39- Az-Zumar, 40- Ghafir, 41- Fussilat, 42- Surah Asy-Syura, 43- Az-Zukhruf, 44- Ad-Dukhan, 45- Al-Jatsiyah, 46- Al-Ahqaf, 47- Muhammad, 48- Al-Fath, 49- Al-Hujurat, 50- Qaf, 51- Adz-Dzariyat, 52- Ath-Thur, 53- Surah An-Najm, 54- Al-Qamar, 55- Ar-Rahman, 56- Al-Waqi'ah, 57- Al-Hadid, 58- Al-Mujadalah, 59- Al-Hasyr, 60- Al-Mumtahanah, 61- Surah Ash-Shaff, 62- Al-Jumu'ah, 63- Al-Munafiqun, 64- At-Taghabun, 65- Ath-Thalaq, 66- Surah At-Tahrim, 67- Al-Mulk, 68- Al-Qalam, 69- Al-Haqqah, 70- Al-Ma'arij, 71- Nuh, 72- Al-Jin, 73- Al-Muzzammil, 74- Al-Muddatsir, 75- Al-Qiyamah, 76- Al-Insan, 77- Al-Mursalat, 78- Surah An-Naba, 79- An-Nazi'at, 80- 'Abasa, 81- Surah At-Takwir, 82- Al-Infithar, 83- Al-Muthaffifin, 84- Al-Insyiqaq, 85- Al-Buruj, 86- Ath-Thariq, 87- Al-A'la, 88- Al-Ghasyiah, 89- Al-Fajr, 90- Al-Balad, 91- Surah Asy-Syams, 92- Al-Lail, 93- Surah Adh-Dhuha, 94- Al-Insyirah, 95- At-Tin, 96- Al-'Alaq, 97- Al-Qadr, 98- Al-Bayyinah, 99- Surah Az-Zalzalah, 100- Al-'Adiyat, 101- Al-Qari'ah, 102- Surah At-Takatsur, 103- Al-'Ashr, 104- Al-Humazah, 105- Al-Fil, 106- Quraisy, 107- Al-Ma'un, 108- Al-Kautsar, 109- Al-Kafirun, 110- Surah An-Nashr, 111- Al-Masad, 112- Al-Ikhlash, 113- Al-Falaq, 114- Surah An-Nas Kategori tersembunyi: • Halaman yang memiliki Editorial Box • Artikel dengan penilaian kualitas dan prioritas • Artikel dengan prioritas b • Artikel dengan kualitas b • Artikel dengan prioritas b dan kualitas b • Artikel dengan link yang sesuai • Artikel yang tidak memerlukan foto • Artikel dengan kategori • Artikel dengan infobox • Artikel dengan navbox • Artikel dengan alih • Artikel yang memiliki referensi Brilio.net - Ada banyak sekali surat dalam Alquran yang kerap dilafalkan saat ibadah sholat.

Satu diantaranya adalah surat An Nasr. Surat ini merupakan salah satu surah terpendek dalam Alquran. Sebab, surat An Nasr hanya terdiri dari 3 ayat. Surah An Nasr berada di urutan ke-110 dalam Alquran. Arti dari surat Surah an-nasr tergolong sebagai surah Nasr yaitu, 'pertolongan'. Kata An Nasr diambil dari ayat pertama surah tersebut. Surat ini tergolong ke dalam surat Madaniyah, karena turun setelah Rasulullah SAW hijrah ke Madinah. Surat An Nasr terletak di antara Surah Al Kafirun dan Al Lahab.

Dalam surat ini menceritakan tentang janji bahwa Allah akan datang dan Islam akan memperoleh kemenangan. Selain itu, isi dalam surat An Nasr ini juga menyerukan bagi kaum muslim untuk selalu bertaubat atas kesalahan yang telah diperbuat semasa hidup. Nah, bagi kamu yang sedang mempelajari surat An Nasr beserta keutamaannya, berikut brilio.net sajikan bacaan surat An Nasr. Lengkap dengan arti dan keutamaannya, dihimpun dari litequran.net dan berbagai sumber pada Kamis (6/1).

ANDA MUNGKIN MENYUKAI INI 1. foto: litequran.net Ia ja`a nasrullhi wal-fath. Artinya: "Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan, 2.

foto: litequran.net Wa ra-aitan naasa yadkhuluuna fii diinil laahi afwajah. Artinya: dan engkau melihat manusia berbondong-bondong masuk agama Allah, 3. foto: litequran.net Fasabbih bihamdi surah an-nasr tergolong sebagai surah was taghfir, innahu kana tawwaba.

Artinya: maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampunan kepada-Nya. Sungguh, Dia Maha Penerima tobat." Keutamaan surat An Nasr. 1. Mendapatkan kabar gembira dan pertolongan dari Allah SWT.

foto: freepik.com Surat An Nasr termasuk dalam Al Mufashshal yang diberikan kepada Nabi Muhammad Saw. Sehingga beliau memiliki keutamaan dibandingkan dengan nabi-nabi pendahulunya. Surat An Nasr mengisahkan tentang janji Allah bahwa pertolongan Allah akan datang dan Islam akan mendapat kemenangan.

Tuhan pun memerintahkan umat-Nya agar bertasbih, memuji-Nya, dan meminta ampunan kepada-Nya saat terjadi peristiwa yang menggembirakan. 2. Berbondong-bondong masuk Islam. foto: freepik.com Keutamaan surah An Nasr berikutnya yaitu selepas peristiwa Fathu Mekkah, banyak orang berbondong-bondong memeluk agama Islam.

surah an-nasr tergolong sebagai surah

Hal tersebut terbukti hingga saat ini bahwa Islam adalah agama yang jumlah pemeluknya sangat besar. 3. Mendapat pahala seperti orang syahid. foto: freepik.com Dengan membaca surat An Nasr, umat Islam akan mendapat pahala seperti orang yang syahid bersama Nabi di hari fathul Makkah. Hal ini sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW, “Barangsiapa yang membaca surat ini, maka ia akan diberi pahala seperti pahala orang yang syahid bersama Nabi pada hari fathul Makkah, dan barangsiapa yang membacanya dalam sholat dan membacanya setelah al-hamdul, maka sholatnya akan diterima dengan sebaik-baiknya penerimaan.” 4.

Sebagai bukti kebenaran Alquran. foto: freepik.com Keutamaan lainnya yaitu surat An Nasr sebagai bukti bahwa yang dikatakan di dalam Alquran itu benar-benar menjadi kenyataan. Dengan adanya peristiwa Fathu Mekkah serta banyaknya orang-orang yang memeluk agama Islam. 5. Dapat masuk surganya Allah SWT. foto: unsplash.com Kemudian keutamaan membaca surat An Nasr lainnya yaitu dapat dimasukkan ke surga Allah, sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, "Siapa yang membacanya maka seolah-olah dia bersama Rasulullah pada saat pembukaan kota Mekkah." 6.

Seperti membaca seperempat Alquran. foto: freepik.com Keutamaan membaca surat An Nasr yang terkahir yaitu siapa saja yang membaca surat An Nasr setiap hari maka ia seperti membaca seperempat Alquran.

Hal tersebut juga tercantum dalam hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, sebagai berikut. "Surat Idza jaa nashrullahi wal fat-hu sama dengan seperempat Alquran." - HR. Tirmidzi (brl/guf) • Rekomendasi kuliner khas kampung halaman di ShopeeFood, bikin laper • Bacaan Surat Al-Kahfi lengkap dengan Arab, latin, dan terjemahannya • Bacaan surat Al Falaq, lengkap dengan arti dan keutamaannya • Selain ketupat, 4 makanan kekinian cocok temani silaturahmi Idul Fitri • Bacaan Surat Al-Mulk lengkap dengan Arab, latin, dan terjemahannya • Bacaan surat Al Kafirun, lengkap dengan arti dan keutamaannya • Rekomendasi kuliner khas surah an-nasr tergolong sebagai surah halaman di ShopeeFood, bikin laper • Bacaan surat Al-Waqiah, lengkap dengan bahasa latin dan artinya (brl/guf)
Bacaan Surah An Nasr Ayat 1-3 Arab dan Artinya beserta dengan tulisan Latinnya.

Ini adalah surah yang ke-110, terdiri dari 3 ayat, terdapat pada juz ke-30 atau Juz ‘Amma, dan termasuk kedalam golongan surah Madaniyahkarena turun di kota Madinah. Menjelaskan tentang pertolongan Allah pasti datang dan Islam akan memperoleh kemenangan. Surat An Nasr diturunkan ketika perang pembebasan kota mekkah atau biasa disebut dengan fathu makkah. Asbabun Nuzul Diriwayatkan Abdurrazzaq dalam Mushnafnya, dari Ma’mar, dari Az Zuhri, ia berkata, tatkala Rasulullah saw.

surah an-nasr tergolong sebagai surah

memasuki kota mekah saat penaklukan, beliau juga mengutus Khalid bin Walid serta beberapa orang yang bersamanya untuk memerangi beberapa barisan Quraisy di pinggiran mekah, kemudian Allah mmberikan kemenangan atas pasukan Khalid, merekapun menyerah dan mau untuk masuk islam, kemudian Allahpun menurunkan surat ini.

( Lubabun Nuqul: 218) Baca juga: Surah sebelumnya: Al Kafirun Surah setelahnya: Al Lahab ُاَلنّصْر An Nasr: Pertolongan إِذَا جَآءَ نَصْرُ اللهِ وَالْفَتْحُ ﴿النصر:١ idzaa jaa-a nashrullaahi wal fath 1. Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan, وَرَأَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُوْنَ فِى دِيْنِ اللهِ أَفْوَاجًا ﴿النصر:٢ waro-aitan naasa yadkhuluuna fii diinillaahi afwaajaa 2.

dan engkau melihat manusia berbondong-bondong masuk agama Allah, فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُ ۚ إِنَّهٗ كَانَ تَوَّابًا ﴿النصر:٣ fasabbih bihamdi robbika wastaghfirhu innahuu kaana tawwabaa 3.

Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampunan kepada-Nya. Sungguh, Dia Maha Penerima taubat. Video Murotal Surah An Nasr  Pos-pos Terbaru • Daftar Isi Juz Amma – Kumpulan Surah Juz 30 • Surah An Naba Ayat 1-40 Arab, Latin dan Artinya [Amma Yatasaalun] • Surah An Nazi’at Ayat 1-46 Arab, Latin, dan Artinya • Surah ‘Abasa Ayat 1-42 Arab, Latin, dan Artinya • Surah At Takwir Ayat surah an-nasr tergolong sebagai surah Arab, Latin, dan Artinya • Surah Al Infithar Ayat 1-19 Arab, Latin, dan Artinya • Surah Al Muthaffifin Ayat 1-36 Arab, Latin, dan Artinya • Surah Al Insyiqaq Ayat 1-25 Arab, Latin, dan Artinya • Surah Al Buruj Ayat 1-22 Arab, Latin, dan Artinya Kategori • Abasa • Ad Dhuha • Al 'Adiyat • Al 'Alaq • Al A'la • Al Ashr • Al Balad • Al Bayyinah • Al Buruj • Al Fajr • Al Falaq • Al Fiil • Al Ghasyiyah • Al Humazah • Al Ikhlas • Al Infithar • Al Insyiqaq • Al Kafirun • Al Kautsar • Al Lahab • Al Lail • Al Ma'un • Al Muthaffifin • Al Qadr • Al Qari'ah • An Naba • An Nas • An Nasr • An Naziat • Asy Syams • Asy Syarh • At Takatsur • At Takwir • At Tariq • At Tin • Az Zalzalah • Quraisy • Uncategorized Tentang
• Acèh • العربية • مصرى • Azərbaycanca • Башҡортса • Български • বাংলা • Bosanski • کوردی • Dagbanli • Deutsch • Zazaki • English • فارسی • Suomi • Français • עברית • हिन्दी • Italiano • 日本語 • Jawa • Қазақша • 한국어 • Kurdî • Кыргызча • മലയാളം • Bahasa Melayu • مازِرونی • Nederlands • Polski • پښتو • Português • Русский • Slovenščina • Shqip • Sunda • Svenska • தமிழ் • Тоҷикӣ • Türkmençe • Tagalog • Türkçe • ئۇيغۇرچە / Uyghurche • Українська • اردو • Oʻzbekcha/ўзбекча • 粵語 Informasi Arti Pertolongan Klasifikasi Madaniyah Surah ke 110 Juz Juz 30 Statistik Jumlah ruku' 1 ruku' Jumlah ayat 3 ayat Surah An-Nasr ( bahasa Arab: النصر) adalah surah ke-110 dalam al-Qur'an.

Surah ini terdiri atas 3 ayat dan termasuk surah Madaniyah. An Nasr berarti "Pertolongan", nama surah ini berkaitan dengan topik surah ini yakni janji bahwa pertolongan Allah akan datang dan Islam akan memperoleh kemenangan. Selagi ada waktu, bertaubatlah. Sesungguhnya Allah maha penerima taubat [ sunting - sunting sumber ] Surah An-Nasr​ بِسْــــــــــــــــــــمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِـــــــــــــــــــــــيمِ (1) Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan, إِذَا جَاءَ نَصْرُ اللَّهِ وَالْفَتْحُ ​ (2) dan engkau melihat manusia berbondong-bondong masuk agama Allah, وَرَأَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُونَ فِي دِينِ اللَّهِ أَفْوَاجًا ​ (3) maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampunan-Nya.

Sungguh, Dia Maha Penerima tobat. فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُ ۚ إِنَّهُ كَانَ تَوَّابًا ​ —" Surah An-Nasr" Quran.com Hubungan dengan surah Al-Lahab [ sunting - sunting sumber ] Surah an-nasr tergolong sebagai surah An-Nasr menerangkan tentang kemenangan yang diperoleh Nabi Muhammad dan pengikut-pengikutnya, sedang surah Al-Lahab menerangkan tentang kebinasaan dan siksaan yang akan diderita oleh Abu Lahab dan istrinya sebagai orang-orang yang menentang Nabi.

Pranala luar [ sunting - sunting sumber ] Wikisource memiliki naskah asli yang berkaitan dengan artikel ini: • 9. At-Taubah • 10. Yunus • 11. Hud • 12. Yusuf • 13.

surah an-nasr tergolong sebagai surah

Ar-Ra’d • 14. Ibrahim • 15. Al-Hijr • 16. An-Nahl • 17. Al-Isra' • 18. Al-Kahf • 19. Maryam • 20. Ta Ha • 21. Al-Anbiya' • 22. Al-Hajj • 23. Al-Mu’minun • 24. An-Nur • 25. Al-Furqan • 26. Asy-Syu'ara' • 27. An-Naml • 28. Al-Qasas • 29. Al-'Ankabut Juz 21 - Juz 30 • 29. Al-'Ankabut • 30. Ar-Rum • 31. Luqman • 32. As-Sajdah • 33. Al-Ahzab • 34. Saba’ • 35. Fatir • 36. Ya Sin • 37. As-Saffat • 38.

Sad • 39. Az-Zumar • 40. Al-Mu'min • 41. Fussilat • 42. Asy-Syura • 43. Az-Zukhruf • 44. Ad-Dukhan • 45. Al-Jasiyah • 46. Al-Ahqaf • 47. Muhammad • 48. Al-Fath • 49. Al-Hujurat • 50.

Qaf • 51. Az-Zariyat • 52. At-Tur • 53. An-Najm • 54.

surah an-nasr tergolong sebagai surah

Al-Qamar • 55. Ar-Rahman • 56. Al-Waqi’ah • 57. Al-Hadid • 58. Al-Mujadilah • 59. Al-Hasyr • 60. Al-Mumtahanah • 61. As-Saff • 62. Al-Jumu’ah • 63. Al-Munafiqun • 64. At-Tagabun • 65. At-Talaq • 66. At-Tahrim • 67. Al-Mulk • 68.

Al-Qalam • 69. Al-Haqqah • 70. Al-Ma’arij • 71. Nuh • 72. Al-Jinn • 73. Al-Muzzammil • 74. Al-Muddassir • 75. Al-Qiyamah • 76. Al-Insan • 77. Al-Mursalat • 78. An-Naba’ • 79. An-Nazi’at • 80. 'Abasa • 81. At-Takwir • 82. Al-Infitar • 83.

surah an-nasr tergolong sebagai surah

Al-Mutaffifin • 84. Al-Insyiqaq • 85. Al-Buruj • 86. At-Tariq • 87. Al-A’la • 88. Al-Ghasyiyah • 89. Al-Fajr • 90. Al-Balad • 91.

Asy-Syams • 92. Al-Lail • 93. Ad-Duha • 94. Al-Insyirah • 95. At-Tin • 96. Al-'Alaq • 97. Al-Qadr • 98. Al-Bayyinah • 99. Az-Zalzalah • 100. Al-'Adiyat • 101. Al-Qari'ah • 102. At-Takasur • 103.

Al-'Asr • 104. Al-Humazah • 105. Al-Fil • 106. Quraisy • 107. Al-Ma'un • 108. Al-Kausar • 109. Al-Kafirun • 110.

An-Nasr • 111. Al-Lahab • 112.

surah an-nasr tergolong sebagai surah

Al-Ikhlas • 113. Al-Falaq • 114. An-Nas • Halaman ini terakhir diubah pada 7 April 2022, pukul 10.17. • Teks tersedia di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa; surah an-nasr tergolong sebagai surah tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. • Kebijakan privasi • Tentang Wikipedia • Penyangkalan • Tampilan seluler • Pengembang • Statistik • Pernyataan kuki • •• Home • Tentang Kami • Pengertian • artikel ekonomi • Artikel Biologi • Pendidikan kewarganegaraan ( PKN ) • Artikel Agama • sejarah • Bahasa Indonesia • Artikel Sosiologi • Artikel Seni • Kontak Kami • Privacy Policy • Covid-19 Home » Artikel Agama » Surat An Nasr adalah: Arti, Kandungan, Keutamaan & Kapan Turunnya Surat An Nasr adalah: Arti, Kandungan, Keutamaan & Kapan Turunnya – Surat An Nasr merupakan surat yang ke 110 atau apabila dihitung dari belakang surat An Nasr ini merupakan surat kelima.

Surat An Nasr tergolong mudah untuk dibacakan dan dihafal, sebab terdiri atas 3 ayat. Nama surat An Nashar ini diambil karena lafal Nasr yang diketahui terdapat pada ayat pertama. Arti dari Surat An Nasr sendiri adalah Pertolongan. Kandungan surat ini adalah janji Allah bahwa pertolongannya akan datang dan Islam akan mendapat kemenangan, dan perintah Allah agar bertasbilah dan memujinya serta meminta ampun kepada-Nya ketika mendapatkan peristiwa atau kabar yang menggembirakan.

Setiap surat yang terdapat dalam Al-Qur’an mempunyai fadhilah atau keutamaan yang berbeda-beda termasuk surat An Nasr. Sebagai surat yang berarti pertolongan ini menyimpan banyak keistimewaan yang perlu untuk diketahui oleh setiap umat muslim di dunia ini. Daftar Isi • 1 Keutamaan Surat An Nasr • 2 Kapan Turunnya Surah An Nashr • 3 Bacaan Doa Surat An Nasr • 4 Arti Surat An Nasr Keutamaan Surat An Nasr Selain itu, surah An Nashr ini merupakan surat yang terakhir turun secara utuh, hal ini sebagaimana disampaikan oleh Syaih Musthafa Al-‘Adawi hafizhahullah berkata, “Sebagian besar ulama berpendapat bahwa surah dalam Alquran yang terakhir turun secara utuh adalah surah An-Nashr.

Hal ini sebagaimana hadits riwayat Muslim dari jalur ‘Ubaidullah bin ‘Abdillah bin ‘Utbah berkata bahwa Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma bertanya kepadanya, “Apa engkau tahu surah yang terakhir turun dari Alquran secara utuh?” Membaca surat An Nasr dikatakan sama dengan membaca seperempat dari surat yang ada dalam Al-Qur’an. Dengan surat yang terdiri atas 3 ayat ini maka sudah barang tentu bagi setiap orang untuk mampu menghafalnya, dan membacakannya setiap hari yang apabila dilakukan sama dengan membaca seperempat Al-Quran.

Hal ini dibuktikan dalam hadits riwayat Tirmidzi bahwa Nabi saw bersabda “ Surat Idza jaa nashrullahi wal fat-hu sama dengan seperempat Al-Qur’an.” (HR. Tirmidzi). Dari Anas bin Malik ra. Bahwasanya Rasulullah saw. Bersabda kepada salah seorang sahabat beliau, “Sudahkah kamu menikah wahai Fulan?” Ia berkata, “Belum, demi Allah, wahai Rasulullah, aku tidak mempunyai apa-apa untuk menikah.” Beliau bersabda, “Bukankah kamu hafal Qulhuwallahu ahad?” Ia menjawab, “Ya.” Kemudian beliau bersabda,“ Itu menyamai sepertiga Al-Qur’an.

“Beliau bersabda lagi, “Bukankah kamu hafal Idzaa jaa’a nashrullahi wal fath?”, Ia menjawab, “Ya.” Beliau bersabda, “Itu menyamai seperempat Al-Qur’an.” Kemudian beliau bersabda, “Bukankah kamu hafal Qul yaa ayyuhalkaafirun?” Ia menjawab, “Ya.” beliau bersabda, “Itu menyamai seperempat Al-Qur’an.” Kemudian beliau bersabda, “Menikahlah!

Menikahlah!” (HR. Tirmidzi). Kapan Turunnya Surah An Nashr Diketahui bahwa Surat An Surah an-nasr tergolong sebagai surah memiliki beragam pendapat pada kapan turunnya surat ini. Namun akhirnya para ulama menyepakati bahwa surat An Nashr termasuk dalam surah Madaniyah, turun di Madinah. Selain itu, ada yang menyebutkan bahwa turun setelah peristiwa perang Khaibar, turun pada jelang wafatnya nabi atau ada juga yang mengatakan turun pada saat bertepatan dengan Haji Wada’ (haji perpisahan).

Namun satu hal yang pasti bahwa surat An Nasr bukanlah ayat terakhir. Bacaan Doa Surat An Nasr • اِذَا جَآءَ نَصۡرُ اللّٰهِ وَالۡفَتۡحُۙ • وَرَاَيۡتَ النَّاسَ يَدۡخُلُوۡنَ فِىۡ دِيۡنِ اللّٰهِ اَفۡوَاجًا • فَسَبِّحۡ بِحَمۡدِ رَبِّكَ وَاسۡتَغۡفِرۡهُ‌ ؔؕ اِنَّهٗ كَانَ تَوَّابًا Arti Surat An Nasr • Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan, • Dan engkau melihat manusia berbondong-bondong masuk agama Allah, • Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampunan kepada-Nya.

Sungguh, Dia Maha Penerima tobat. Demikianlah informasi mengenai topik yang berjudul Surat An Nasr adalah: Arti, Kandungan, Keutamaan & Kapan Turunnya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita smeua. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi teman-teman. Recent Posts • Pengertian Kimia, Fungsi, Cabang Ilmu, Manfaat, & Kimia Menurut Para Ahli • Pengertian Kronologi, Fungsi, dan Contoh Kronologi Dalam Sejarah • Pengertian Presipitasi, Fungsi, Arti Presipitasi Menurut Para Ahli dan Kimia, Biologi • Pengertian Periodisasi, Tujuan, Komponen & Contoh Periodisasi • Pengertian Perusahaan Manufaktur, Karakteristik/Ciri, & Fungsi Perusahaan Manufaktur
Jakarta - Surat An Nasr tergolong surat Madaniyyah yang artinya diturunkan di Kota Madinah sesudah surat At Taubah.

Surat ini menjadi satu di antara tiga surat juz amma yang tergolong surat Madaniyyah. "Surat Al Bayyinah, Al Zalzalah, dan An Nasr merupakan surat Madaniyyah, yaitu surat yang turun setelah Rasulullah SAW hijrah ke Madinah," bunyi keterangan dari buku Terjemahan Superlengkap Juz Amma karya Ustaz Muchtam Al Bantani.

Hal ini pula yang membuat ayat-ayat dalan surat An Nasr disebut sebagai ayat as safari. As safari sendiri bermakna ayat yang diturunkan saat Rasulullah SAW dalam berpergian, sebagaimana diungkap oleh ahli hadits Al Baihaqi dalam kitab ad Dalail.

Baca juga: Surat Yasin dan Keutamaannya, Benarkah Harus Dibacakan Jelang Meninggal? Selain disebut sebagai ayat as safari, surat An Nasr juga turun pada salah satu peristiwa penting bagi Rasulullah SAW. Salah satunya, setelah Perang Khaibar berlangsung pada 629 Masehi atau 8 Hijriah. Menurut Ulama Quraish Shihab dalam buku Tafsir al-Misbah, perang tersebut terjadi antara umat Islam yang melawan Yahudi di Oasis Khaybar.

Pendapat lainnya menyebut, dari keterangan sahabat Ibnu Umar mengatakan, surat An Nasr diturunkan ketika Surah an-nasr tergolong sebagai surah SAW berada di tengah-tengah hari Tasyrik. Tepatnya saat Rasulullah mengerjakan haji wada' (perpisahan) di Mina. Hingga kemudian, surat An-Nasr dikatakan sebagai surat terakhir yang diturunkan kepada Rasulullah SAW beberapa bulan sebelum beliau tutup usia. Surah an-nasr tergolong sebagai surah bacaan surah an-nasr tergolong sebagai surah dari surat An Nasr adalah sebagai berikut.

Surat An Nasr Latin dan Artinya إِذَا جَاءَ نَصْرُ اللَّهِ وَالْفَتْحُ Bacaan latin: iżā jā`a naṣrullāhi wal-fat-ḥ 1. Artinya: "Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan;" وَرَأَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُونَ فِي دِينِ اللَّهِ أَفْوَاجًا Bacaan latin: wa ra`aitan-nāsa yadkhulụna fī dīnillāhi afwājā 2.

Artinya: "dan engkau melihat manusia berbondong-bondong masuk agama Allah;" Baca juga: Peristiwa Apa yang Jadi Penyebab Turunnya Surah Al Fil? فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُ ۚ إِنَّهُ كَانَ تَوَّابًا Bacaan latin: fa sabbiḥ biḥamdi rabbika wastagfir-h, innahụ kāna tawwābā 3. Artinya: "maka bertasbihlah dalam dengan Tuhanmu dan mohonlah ampunan kepada-Nya. Sungguh, Dia Maha Penerima tobat." Seperti halnya surat-surat lain dalam Al Quran, surat An Nasr juga memiliki keutamaan tersendiri.

Melansir dari buku Al-Itqan fi Ulumil Qur'an karya Imam Jaluddin al-Suyuthi yang kemudian mengutip dari hadits riwayat Anas, salah satu keutamaan Surat An Nasr adalah kandungannya yang senilai dengan seperempat Al Quran (HR Tirmidzi). Simak Video " KuTips: Tips Betah Baca Al-Qur'an Biar Khatam Pas Ramadan!" [Gambas:Video 20detik] (rah/lus)
Kapanlagi Plus - Ada banyak sekali surah dalam Alquran, salah satunya surah An Nasr.

Surah ini merupakan salah satu surah terpendek dalam Alquran, karena isi surah An Nasr hanya 3 ayat saja. Surah An Nasr berada di urutan ke-110 dalam Alquran dan arti surah An Nasr yaitu, "pertolongan". Nama An Nasr diambil dari ayat pertama surah tersebut.

Dan tergolong ke dalam surah Madaniyah, karena turun setelah Rasulullah SAW hijrah ke Madinah. Bila kalian ingin mencari surah ini yaitu terletak di antara Surah Al Kafirun dan Al Lahab.

Karena surah An Nasr hanya mengandung tiga ayat, sehingga menjadi salah satu surah pendek yang sering dibacakan pada saat sholat, baik jamaah maupun sendiri. Isi dari surah An Nasr yaitu tentang penyampaian kabar gembira dari Allah SWT kepada Rasulullah SAW serta kaum muslimin yang akan memberikan pertolongan dan juga kemenangan. 1. Surah An Nasr dan Terjemahannya Ilustrasi (credit: Pexels) Bagi kalian yang ingin mengetahui arti surah An Nasr, maka berikut ini isi surah An Nasr beserta dengan terjemahannya: 1.

"Iza jaa-a nas rullahi walfath" Artinya: Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan, 2. "Wa ra-aitan naasa yadkhuluuna fii diinil laahi afwajah" Artinya: Dan engkau melihat manusia berbondong-bondong masuk agama Allah, 3. "Fa sab bih bihamdi rabbika was taghfir, innahu kaana tawwaaba" Artinya: Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampunan kepada-Nya.

Sungguh, Dia Maha Penerima tobat. 2. Pengertian Surah An Nasr Ilustrasi (credit: Pexels) Seperti yang diketahui sebelumnya, arti surah An Nasr yang berarti pertolongan ini merupakan surah Madaniyyah yang diturunkan setelah Rasulullah hijrah ke Madinah. Surah An Nasr hanya terdiri dari 3 ayat dan merupakan surah terakhir yang diturunkan kepada Rasulullah setelah surah At Taubah. Arti surah An Nasr menceritakan tentang pertolongan Allah dan rasulullah serta umat Islam yang mendapatkan kemenangan berkat pertolongan Allah SWT.

Hal ini dengan banyaknya orang yang masuk ke dalam Islam secara berbondong-bondong. Isi dalam surah An Nasr ini juga menyerukan untuk kita selalu bertaubat atas kesalahan yang telah diperbuat semasa hidup.

Setelah mengetahui arti surah An Nasr, kita bisa mengetahui bahwa ada 2 Asbabun nuzul yang ada dalam surah An Nasr. Asbabun nuzul yang pertama yaitu, surah An Nasr mengabarkan kemenangan dan masuk Islam orang-orang Arab berbondong-bondong. Kedua, melalui surah An Nasr ini juga mengisyaratkan telah dekatnya ajal Rasulullah SAW.

3. Kandungan Ayat Surat Annasr Artinya Ilustrasi (credit: Pexels) Meskipun dalam poin sebelumnya sudah dijelaskan mengenai asbabun nuzul surat An Nasr, namun perlu diketahui juga apa saja isi kandungan surat An Nasr.

Karena terdapat beberapa poin yang menjelaskan mengenai isi kandungan ayat surat An Nasr.

surah an-nasr tergolong sebagai surah

Di antara isi kandungan surat An Nasr yakni sebagai berikut, Menjelaskan mengenai kemenangan Rasulullah SAW dalam peristiwa Fathu Mekah. Dalam peristiwa tersebut Rasulullah sempat diusir oleh orang musyrikin Arab setelah beliau menyebarkan atau mendakwahkan agama Islam. Orang-orang tersebut tidak percaya dengan dakwah yang dibawa oleh Rasulullah.

Sehingga membuat Rasulullah SAW harus diusir dan meninggalkan kota Mekah. Ancaman akan dibunuh bahkan diterima Nabi Muhammad SAW apabila Rasulullah tidak meninggalkan kota Mekah. Selanjutnya terjadilah peristiwa Fathu Mekah yakni penaklukan kota Mekah oleh Rasulullah SAW.

Atas izin dan pertolongan Allah, Nabi Muhammad berhasil memenangkan dan menaklukan kota mekah. Karena itulah melihat kemenangan ini, menjadi bukti bahwa Rasulullah Surah an-nasr tergolong sebagai surah SAW adalah seorang Nabi utusan Allah.

Sehingga membuat banyak orang Arab akhirnya masuk berbondong-bondong memeluk agama Islam. Dalam Surat An Nasr hal ini sudah dijelaskan pada ayat ketiga yang memerintahkan untuk bertasbih dan meminta ampunan kepada Allah. Selain itu terdapat perintah untuk memuji, beristighfar kepada Allah SWT.

Pada akhir ayat surat Annasr yakni Innahu Kaana Tawwaaba yang artinya Dia Maha Penerima Taubat. Bermakna bahwa Allah SWT adalah Maha Pengampun terhadap hamba yang hendak bertaubat secara sungguh-sungguh. 4. Fakta-Fakta Menakjubkan, Keistimewaan Surat Annasr, dan Artinya (credit: unsplash.com) Surat An Nasr artinya adalah pertolongan.

Seperti telah dibahas pada ulasan sebelumnya bahwa surat yang terdiri dari 3 ayat ini memang memiliki banyak keutamaan luar biasa. Sesuai dengan artinya surat An Nasr yakni pertolongan, surat ini diturunkan karena beragam sebab musabab.

Salah satunya berkaitan dengan kabar bahagia atas kemenangan. Selain itu dalam An Nasr artinya juga mengandung makna tentang orang-orang Arab yang memeluk agama Islam.

Namun selain itu, terdapat beberapa fakta menakjubkan tentang surat An Nasr artinya adalah pertolongan yang perlu kalian ketahui. Adapun fakta-fakta menakjubkan surat An Nasr artinya dapat kalian simak sebagai berikut. 1. Surat An Nasr artinya hanya terdiri dari tiga ayat saja.

2.

surah an-nasr tergolong sebagai surah

Tergolong surat Madaniyah karena diturunkan di kota Madinah. 3. Nama surat ini diambil dari ayat pertama surat Annasr. 4. Surat An Nasr memiliki nama lain surat Idza Jaa'a Nashrullaahi Wal Fath. Ada juga nama lain dari surat Annasr yakni At Taudi. Di mana surat An Nasr artinya yang disebut juga dengan At Taudi adalah perpisahan. 5. Surat An Nasr menurut Ibnu Umar radhiyallahu 'anhu diturunkan bertepatan dengan pertengahan hari tasyrik. Sedangkan ada juga pendapat yang yang terdapat dalam Tafsir Fi Zilalil Quran, Sayyid Qutb surat surat An Nasr turun sebelum Fathu Mekah.

6. Surat An Nasr artinya dapat diamalkan untuk bacaan ibadah dalam sholat. Selain itu penerapan dan pengamalan surat An Nasr dapat juga umat muslim amalkan setelah sholat. Dengan kata lain surat ini bisa menjadi bacaan wirid atau dzikir.

7. Surat An Nasr menjadi pengingat dan perintah agar umat muslim selalu memperbanyak dzikir yakni seperti membaca tasbih, istighfar serta tahmid. 8. Salah satu keistimewaan surat An Nasr adalah jika diamalkan adalah dapat memudahkan segala hajat bisa dikabulkan oleh Allah SWT.

9. Memperoleh kemenangan surah an-nasr tergolong sebagai surah izin dan pertolongan Allah SWT. 10. Didekatkan dengan jodoh jika diamalkan setelah sholat Tahajud ataupun Hajat.

5. Keutamaan Surah An Nasr (credit: unsplash.com) Setelah mengetahui arti surah An Nasr dan pengertiannya, maka kalian juga bisa mengetahui keutamaan dari surah An Nasr. Ada beberapa keutamaan dari surah An Nasr, dan berikut ini beberapa keutamaan surah An Nasr yang bisa kalian ketahui: 1.

Menjadi sebuah kabar gembira dari Allah SWT Arti surah An Nasr menceritakan tentang surah an-nasr tergolong sebagai surah Allah dan rasulullah serta umat Islam yang mendapatkan kemenangan berkat pertolongan Allah SWT.

2. Berbondong-bondong Masuk Islam Keutamaan surah An Nasr berikutnya yaitu selepas peristiwa Fathu Mekkah, banyak orang berbondong-bondong memeluk agama Islam. Hal tersebut terbukti hingga saat ini bahwa Islam adalah agama yang jumlah pemeluknya sangat besar. 3. Bukti Kebenaran Alquran Keutamaan lainnya yaitu Surat An Nasr sebagai bukti bahwa yang dikatakan di dalam Alquran itu benar-benar menjadi kenyataan yakni, adanya peristiwa Fathu Mekkah serta banyaknya orang-orang yang memeluk agama Islam.

4. Menjadi Kunci Masuk Surga Kemudian keutamaan membaca surat An Nasr yaitu dapat dimasukkan ke surga Allah, sebagaimana Rasulullah SAW bersabda "Siapa yang membacanya maka seolah-olah dia bersama Rasulullah pada saat pembukaan kota Mekkah." 5. Seperti Membaca Seperempat Alquran Keutamaan membaca surat An Nasr yang terakhir yaitu siapa saja yang membaca surat An Nasr setiap hari maka ia seperti membaca seperempat Alquran.

Hal tersebut juga tercantum dalam hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, sebagai berikut: "Surat Idza jaa nashrullahi wal fat-hu sama dengan seperempat Al Quran." (HR. Tirmidzi) Itulah arti surah An Nasr yang bisa kalian ketahui dan pahami.

Bukan hanya mengetahui arti surah An Nasr saja, kalian juga bisa mengetahui pengertian dan juga keutamaannya dalam membaca surah An Nasr. Yuk, simak juga • 6 Cara Melihat RAM Laptop dengan Mudah dan Cepat, Ketahui Kapasitasnya • Cara Cek BI Checking di HP Android yang Mudah dan Praktis, Beserta dengan Pengertiannya • 12 Arti Mimpi Dikejar Orang Gila Menurut Primbon dan Islam, Gambarkan Rasa Takut - Keberuntungan • Cara Ambil Uang di ATM BCA Tanpa Kartu dengan Mudah, Simak Langkah-Langkahnya • Memahami Arti LGBT, Ketahui Juga Berbagai Istilah yang Masih Berkaitan LGBTQ+

Surah Al-Nasr




2022 www.videocon.com