Data warga dukcapil

data warga dukcapil

Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Dukcapil Kemdagri), Zudan Arif Fakrulloh seusai melakukan diskusi digedung KPK, Jakarta, 10 Maret 2017. Diskusi tersebut untuk memaksimalkan seluruh data kependudukan yang ada dalam e-KTP dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) agar menjadi Single Identity Number (SIN).

data warga dukcapil

TEMPO/Eko Siswono Toyudho "Pada iklan di website tersebut yang bersangkutan memberikan link sample data individu yang bisa didownload sebagai sampel data, data yang sudah di-download berbentuk file CSV (comma separated value) dan setelah diimport data warga dukcapil 1.000.000 rows," kata Zudan, Kamis, 20 Mei 2021.

Ia mengatakan dari hasil penelusuran tim Kemendagri dari hasil import data sampel tersebut, diperoleh struktur data yg terdiri dari kolom-kolom sebagai berikut: PSNOKA, PSNOKALAMA, PSNOKALAMA2, NAMA, NMCETAK, JENKEL, AGAMA, TMPLHR, TGLLHR, FLAGTANGGUNGAN, NOHP, NIK, NOKTP, TMT, TAT, NPWP, EMAIL, NOKA, KDHUBKEL, KDSTAWIN, KDNEGARA, KDGOLDARAH, KDSTATUSPST, KDKANTOR, TSINPUT, TSUPDATE, USERINPUT, USERUPDATE, TSSTATUS, DAFTAR." Data itu diiklankan di Raidforums.com, yang diunggah pada 12 Mei 2021 lalu.

Nama user yg mengiklankan data tersebut adalah Kotz. "Semua data informasi personal pemerintah Indonesia (NIK/KPT/Telepon/Mail/Nama/Alamat) dijual. Tak ada password yang dibutuhkan," tulis akun itu, saat diakses Tempo.

data warga dukcapil

Akun itu juga menyebutkan bahwa menyediakan 1 juta data contoh untuk secara gratis dicoba. Total data yang ia klaim sediakan adalah 279 juta data kependudukan. Sebanyak 20 juta di antaranya ia sebut termasuk dengan data foto.

data warga dukcapil

Data kependudukan biasanya digunakan untuk urusan yang berkaitan dengan administrasi seperti melamar kerja, menikah, atau membuka rekening bank. Dengan mengecek data kependudukan, kita dapat mengetahui apakah datanya lengkap dan valid, sehingga tidak mengalami kendala saat melakukan proses administrasi.
JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil ( Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakhrulloh mengatakan, kebocoran data yang diungkap oleh komunitas hacker baru-baru ini tidak terkait dengan data kependudukan dari Dukcapil.

Zudan memastikan, data kependudukan yang bersumber dari Dukcapil tidak ada yang bocor. "Dari Dukcapil tidak ada kebocoran data," ujar Zudan dalam keterangan tertulis saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (22/5/2020).

data warga dukcapil

Baca juga: Selama PSBB Jakarta, Pelayanan Dukcapil Bisa Diurus Lewat Aplikasi Alpukat Betawi Menurut Zudan, data yang diungkap oleh komunitas hacker tersebut bukan merupakan data Dukcapil, melainkan data KPU. Dalam konteks data kependudukan yang digunakan untuk menyusun daftar pemilih tetap (DPT) pemilu, Dukcapil hanya menyerahkan basis data yang berupa Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4).

"DP4 itu sudah kita berikan ke KPU sehingga sudah menjadi kewenangan penuh KPU untuk mengolahnya sesuai undang-undang," kata Zudan. Jutaan data kependudukan milik warga Indonesia diduga bocor dan dibagikan lewat forum komunitas hacker.

data warga dukcapil

Data itu disebut sebagai data DPT Pemilu 2014. Kabar kebocoran ini diungkap pertama kali oleh akun Twitter @underthebreach pada Kamis (21/5/2020). Actor leaks information on 2,300,000 Indonesian citizens. data includes names, addresses, ID numbers, birth dates, and more.

data warga dukcapil

Appears to date back to 2013. Actor claims he will leak 200,000,000 additional citizens information soon. pic.twitter.com/xVWhOGOhtX — Under the Breach (@underthebreach) May 21, 2020 Menurut akun tersebut, data warga dukcapil hacker mengambil data tersebut dari situs Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada tahun 2013.

Masjid Raya Al Azhom dan Masjid Raya Al Ijtihad Kota Tangerang Tak Gelar Shalat Id https://megapolitan.kompas.com/read/2020/05/22/12103651/masjid-raya-al-azhom-dan-masjid-raya-al-ijtihad-kota-tangerang-tak-gelar https://asset.kompas.com/crops/pUn2n9v_B2c7mTIn6QgueD1dTbE=/0x0:0x0/195x98/data/photo/2020/05/20/5ec51f6f73f69.jpg Jakarta - Cara mengecek NIK terdaftar di Dukcapil kini penting untuk diketahui.

Hal ini dikarenakan adanya beberapa permasalahan mengenai NIK yang tidak terdaftar atau tidak ditemukan di Dukcapil. Sebagaimana diketahui, NIK adalah kependekan dari Nomor Induk Kependudukan. NIK merupakan nomor identitas penduduk yang tercantum dalam KTP setiap warga negara Indonesia.

data warga dukcapil

NIK setiap warga negara Indonesia tidak berganti meskipun warga pindah wilayah. NIK merupakan data diri pribadi yang pastinya digunakan dalam berbagai kebutuhan. Saat ini, NIK menjadi salah satu syarat untuk mendaftar vaksinasi Covid-19. Baca juga: NIK Tidak Ditemukan di Dukcapil, Ini Penyebab hingga Solusinya Cara Mengecek NIK Terdaftar di Dukcapil: Melalui SMS dan Whatsapp Untuk mengetahui status NIK yang terdaftar atau tidak di Dukcapil, masyarakat sebenarnya bisa melakukannya dengan mudah.

data warga dukcapil

Bahkan kamu bisa melakukannya dari rumah. Berdasarkan laman Indonesia Baik, ada 2 cara mengecek NIK terdaftar di Dukcapil atau tidak.

data warga dukcapil

Yang pertama melalui SMS, kedua melalui Whatsapp. Adapun cara mengecek NIK terdaftar di Dukcapil adalah sebagai berikut: Melalui SMS • Ketik Cek#KTP#NIK • Kirim ke nomor 0815-3636-9999 Melalui pesan Whatsapp • Tuliskan Data warga dukcapil lengkap sesuai dengan KTP, NIK serta Kelurahan/Kecamatan/Kabupaten/Kota • Kirimkan pesan Whatsapp ke nomor 0813-2691-2479 Setelah mengetahui cara mengecek NIK terdaftar di Dukcapil, berikut adalah beberapa data warga dukcapil dari permasalahan NIK yang tidak terdaftar di Dukcapil.

Baca juga: Sudah Vaksin tapi Belum Terdaftar, Ini yang Harus Kamu Lakukan Penyebab NIK Tidak Terdaftar di Dukcapil Dikutip dari situs Dukcapil Kemendagri, NIK yang gagal ditemukan bisa disebabkan beberapa hal. Namun biasanya, NIK yang tidak terdaftar di Dukcapil dikarenakan data yang tidak diperbaharui dari dokumen terakhirnya. Hal itu artinya pemohon masih memakai data dokumen lama yang belum di-update. Dukcapil Kemendagri mengungkap ada 4 permasalahan yang biasanya ditemukan yaitu sebagai berikut: • NIK dan nomor Kartu Keluarga salah ketik ketika login • Masih menggunakan nomor KK lama • Menggunakan NIK dengan status perekaman e-KTP duplicate record atau data ganda • NIK dipakai orang lain untuk mendaftar Maka dari itu, Dukcapil Kemendagri meminta masyarakat lebih memperhatikan hal-hal seperti: • Pastikan pengetikan NIK sudah benar saat login • Gunakan KK terakhir, terutama jika pernah pindah domisili • Jika sudah memiliki KTP-el jangan pernah mengulang perekaman data KTP-el dengan NIK yang berbeda.

• Jangan pernah mengunggah dokumen kependudukan (KTP, KK, akta lahir atau dokumen lain) ke media sosial.

data warga dukcapil

Demikian informasi soal cara mengecek NIK terdaftar di Dukcapil dan penyebab NIK tidak ditemukan. Semoga informasi ini berguna! (imk/imk)
none

data warga dukcapil

Dukcapil: Pemuktahiran Data Kependudukan DKI




2022 www.videocon.com