Tujuan dari teks eksplanasi adalah

tujuan dari teks eksplanasi adalah

• • Home • LENTERA • Artikel Umum • Sejarah dan Budaya • Biografi • Inspirasi • DUNIA PENDIDIKAN • Tujuan dari teks eksplanasi adalah dan Kurikulum • BAHASA DAN SASTRA • Feature • Kebahasaan • Serba-Serbi Sastra • Puisi • Cerpen • Cerita Rakyat • BAHASA INDONESIA [SMA] • Kelas X • Kelas XI • Contoh Teks • Soal dan Pembahasan • BAHASA JAWA [SMA] • Kelas X • Kelas XI • Kelas XI • Contoh Teks • PKN [SMP] • Kelas IX • • About Kontak • Sitemap • Disclaimers • Privacy • Kirim Tulisan Teks Eksplanasi menurut Restuti (2013:85) merupakan sebuah teks yang menerangkan atau menjelaskan mengenai proses atau fenomena alam maupun sosial.

Sedangkan Mahsun (2013:189) engatakan bahwa teks eksplanasi merupakan susunan dengan struktur yang terdiri atas bagian-bagian yang memperlihatkan pernyataan umum (pembukaan) deretan penjelasan (isi) dan interpretasi/penutup. Secara umum teks eksplanasi merupaan teks yang menjelaskan proses terjadinya atau terbentuknya suatu fenomena alam, sosial, ilmu pengetahuan, budaya yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

Teks eksplanasi menceritakan prosedur atau proses terjadinya fenomena sehingga pembaca dapat memperoleh pemahaman mengenai latar belakang terjadinya fen omena tersebut secara jelas dan logis. Dalam teks eksplanasi banyak menggunakan atau terkandung fakta dan pernyataan-pernyataan yang memiliki hubungan sebab akibat (kausalitas).

Sebab-sebab dan akibat-akibat tersebut berasal dari sekumpulan fakta dari hasil penelusuran dan pengamatan terhadap fenomena yang diamati penulisnya. Tujuan Teks Eksplanasi Dari pengertian teks eksplanasi yang telah dijelaskan diatas dapat disimpulkan bahwa teks eksplanasi merupakan teks yang memiliki tujuan untuk menjelaskan suatu proses dari peristiwa alam atau sosial secara alamiah berdasarkan fakta.

Teks eksplanasi sendiri sebenarnya mungkin telah Anda baca dalam berbagai media atau surat kabar. Hanya saja, mungkin Anda tidak tahu bahwa teks yang telah Anda baca tersebut merupakan salah satu jenis teks eksplanasi.

Biasanya, teks eksplanasi akan menjelaskan suatu berita terbaru.

tujuan dari teks eksplanasi adalah

Dengan demikian, membaca teks eksplanasi sangat bermanfaat untuk pembaca. Membaca teks eksplanasi akan memberikan pengetahuan kepada pembaca tentang hal baru yang terjadi. Manfaat Teks Eksplanasi • Manfaat dari teks eksplanasi yakni sebagai berikut. • Membaca teks eksplanasi akan menambah ilmu bagi pembaca serta mewujudkan generasi muda yang cerdas secara intelektual. • Menambah wawasan kepada pembaca tentang proses terjadinya suatu fenomena yang terjadi di lingkungan alam maupun di lingkungan sosial • Menambah wawasan kepada para pembaca tentang hal-hal yang bersifat ilmiah Struktur teks eksplanasi menurut Mahsun (2013) teks eksplanasi teridiri tujuan dari teks eksplanasi adalah • Pernyataan Umum yaitu berisi tentang penjelasan umum mengenai fenomena yang dibahas, bisa berupa pengenalan fenomena tersebut atau penjelasannya.

Penjelasan umum yang dituliskan dalam teks ini berupa gambaran secara umum tentang apa, mengapa dan bagaimana peristiwa alam tersebut bisa terjadi. • Deretan Penjelas (Urutan Sebab Akibat) yakni berisi tentan penjelasan proses mengapa fenomena tersebut bisa terjadi atau tercipta dan bisa terdiri lebih dari satu paragraf. Deretan penjelas mendeskripsikan dan merincikan penyebab dan akibat dari sebuah bencana alam yang terjadi.

• Interpretasi (Opsional), pada bagian ini merupakan teks penutup yang bersifat pilihan; bukan keharusan. Teks penutup yang dimaksud di sini yakni teks yang merupakan intisari atau kesimpulan dari pernyataan umum dan deret penjelas. Opsionalnya dapat berupa tanggapan maupun mengambil kesimpulan atas pernyataan yang ada dalam teks tersebut. Ciri-Ciri Teks Eksplanasi • Memuat informasi berdasarkan fakta. Jadi, ciri utama dari teks eksplanasi adalah menjelaskan sesuatu sesuai dengan fakta. Dengan demikian, penulis harus benar-benar mengetahui peristiwa yang diceritakan dengan pasti karena yang ditulis adalah berupa fakta bukan karangan belaka.

• Fokus pada hal umum (generik) dan bukan partisipan manusia (nonhuman participants), • Membahas informasi yang bersifat ilmiah, • Bersifat informatif dan tidak mencoba mempengaruhi pembaca untuk mempercayainya, • Lebih banyak menggunakan kata kerja material dan relasional.

Verba Relasional lebih menekankan pada verba atau kata kerja yang berfungsi sebagai penghubung antara subjek dan pelengkap. Kalimat yang mengandung verba relasional harus memiliki pelengkap, jika tidak maka kalimatnya akan terlihat rancu.

Struktur kalimat dari verva relasional yakni Subjek + verba relasional + Pelengkap. Contoh : Kakak merupakan kakak tertua. Kakak sebagai Subjek, merupakan sebagai verba relasional, dan anak tertua sebagai pelengkap yang harus ada. • Menggunakan kata penghubung waktu dan kausal. Contoh : Jika, bila, sehingga, sebelum, pertama dan kemudian. • Menggunakan kalimat pasif.

Kalimat pasif merupakan kalimat yang subjeknya sebelum predikat. Kalimat pasif adalah kalimat yang subjeknya dikenai suatu perbuatan atau aktivitas. Kalimat pasif biasanya diawali oleh awalan ter- atau di. Adapun ciri-ciri dari kalimat pasif yakni Subjeknya sebagai penderita; Predikatnya berimbuhan di- ter- atau ter- kan; Predikatnya berupa predikat persona (kata ganti orang, disusul oleh kata kerja yang kehilangan awalan).

tujuan dari teks eksplanasi adalah

Kalimat pasif terdiri dari dua yaitu Kalimat pasif transitif dan intransitif. Kalimat pasif transitif merupakan kalimat yang pasif memiliki objek. Misalnya, jambu dilempar imam; novel dibaca Andi di kamar; handphone ali terinjak Anita. Sedangkan pasif intransitif merupakan kalimat pasif yang memiliki objek. Misalnya, Buku dibeli; Mobil sdang dicuci; Topi itu terlempar ke sungai.

• Eksplanasi ditulis untuk membuat justifikasi bahwa sesuatu yang diterangkan secara kausal itu benar adanya Pengertian teks eksplanasi dapat menjelaskan ciri-ciri, tujuan, dan fungsi dari teks itu sendiri. Ada banyak kejadian, objek, dan fakta yang membutuhkan pemaparan teks eksplanasi.

Pengertian teks eksplanasi biasanya diajarkan dalam pelajaran bahasa dasar. Memahami pengertian teks eksplanasi bisa membantu membedakan teks ini dengan jenis teks lainnya. Sudah banyak ahli literatur yang memaparkan pengertian teks eksplanasinya. Berikut pengertian teks eksplanasi, ciri-ciri, struktur, dan contoh, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Kamis(25/02/2021).

tujuan dari teks eksplanasi adalah

Eksplanasi berarti tindakan menerangkan atau menjelaskan dan keterangan, pernyataan atau fakta yang menjelaskan. Pengertian teks eksplanasi adalah teks yang menceritakan bagaimana atau mengapa sesuatu terjadi. Teks Eksplanasi adalah sebuah teks yang berisi tentang proses-proses yang berhubungan dengan fenomena-fenomena alam, sosial, ilmu pengetahuan, budaya, dan lainnya.

Teks eksplanasi memberi tahu pembaca bagaimana sesuatu bekerja atau mengapa sesuatu terjadi. Teks ini berisi penjelasan rinci dan secara logis menggambarkan tahapan dalam suatu proses. Pengertian teks eksplanasi menurut Anderson Pengertian teks eksplanasi menurut Anderson adalah bentuk teks yang menyajikan serangkaian peristiwa. Tujuandari teks eksplanasi adalah untuk memberitahukan setiap langkah proses (bagaimana) dan memberi alasan (mengapa).

Pengertian teks eksplanasi menurut Priyatni Pengertian teks eksplanasi menurut Priyatni adalah teks yang berisi penjelasan tentang proses yang berhubungan dengan fenomena-fenomena alam, sosial, ilmu pengetahuan, budaya, dan lainnya. Sebuah teks eksplanasi berasal dari pertanyaan penulis terkait „mengapa‟ dan „bagaimana‟ suatu fenomena terjadi. Pengertian teks eksplanasi menurut Isnatun dan Farida Pengertian teks eksplanasi menurut Isnatun dan Farida adalah teks yang menjelaskan tentang terjadinya atau terbentuknya suatu fenomena alam atau sosial.

Seperti teks lainnya, teks eksplanasi memiliki ciri-cirinya sendiri. Ciri-ciri inilah yang membedakan teks eksplanasi dengan teks lainnya.

Berikut tujuan dari teks eksplanasi adalah teks eksplanasi: - teks eksplanasi bertujuan memberikan informasi, pengertian, dan pengetahuan.

- teks eksplanasi bersifat menjawab pertanyaan apa, mengapa, dan bagaimana. - teks eksplanasi disampaikan dengan gaya yang lugas danmenggunakan bahasa baku. - teks eksplanasi umumnya disajikan dengan menggunakan susunan logis. - teks eksplanasi biasanya memuat penunjuk keterangan waktu, penunjuk keterangan cara, konjungsi kronologis, dan kata tunjuk. - teks eksplanasi termasuk jenis teks non-fiksi yang di dalamnya terdapat data, fakta, serta opini yang logis.

- teks eksplanasi bersifat faktual di mana ia memuat seluruh informasi yang bersifat fakta dan ilmiah. - teks eksplanasi menggunakan konjungsi kausalitas maupunkronologis.

tujuan dari teks eksplanasi adalah

Konjungsi kausalitas contohnya adalah: antara lain, sebab, karena, oleh tujuan dari teks eksplanasi adalah itu, oleh karena itu, atau sehingga. Sementara konjungsi kronologis contohnya adalah: kemudian, lalu, setelah itu, pada akhirnya. Ada tiga struktur utama dalam teks eksplanasi. Ini meliputi pernyataan umum, deretan penjelasan, dan kesimpulan. Pernyataan umum Pernyataan umum berisi gagasan yang berupa kalimat-kalimat yang menjelaskan tentang suatu fakta yang bersifat umum.

Pernyataan umum merupakan penjelasan tentang topik utama. Penjelasan Deretan penjelasan merupakan inti dari teks eksplanasi. Bagian ini berisi kalimat-kalimat yang menjelaskan pernyataan umum. Deretan penjelasan dijelaskan fakta tentang proses terjadinya sesuatu dan sebab akibat sesuatu itu terjadi.

Kesimpulan Kesimpulan atau interpretasi berisi ringkasan penjelasan dari penulis. Bagian ini juga berisi gagasan yang dapat berupa tanggapan, kesan, pendapat, atau pandangan teoretis terhadap sesuatu. Proses terjadinya hujan Dalam ilmu geografi, hujan tak hanya sekadar turunnya air ke permukaan bumi. Hujan bisa terjadi karena sebuah proses yang terjadi di alam. Proses terjadinya hujan melalui beberapa tahap. Ada tiga tahapan utama proses terjadinya hujan yaitu evaporasi, kondensasi, dan presipitasi.

Evaporasi merupakan proses perubahan air yang berwujud cair menjadi gas sehingga air berubah menjadi uap-uap air dan memungkinkanya untuk naik ke atmosfer bumi. Semakin tinggi panas matahari jumlah air yang menjadi uap air dan naik ke atmosfer bumi juga akan semakin besar. Uap-uap air yang naik pada ketinggian tertentu akan mengalami proses kondensasi atau tujuan dari teks eksplanasi adalah.

Proses kondensasi terjadi dimana uap air tersebut berubah menjadi partikel-partikel es berukuran sangat kecil. Perubahan wujud uap air menjadi es tersebut terjadi karena pengaruh suhu udara yang sangat rendah di titik ketinggian tersebut.

Partikel-partikel es yang terbentuk akan saling mendekati dan bersatu satu sama lain sehingga membentuk awan. Proses prespitasi adalah proses mencairnya awan akibat pengaruh suhu udara yang tinggi. Pada proses inilah hujan terjadi.

tujuan dari teks eksplanasi adalah

Butiran-butiran air jatuh dan membasahi permukaan bumi. Awan-awan yang terbentuk kemudian tertiup oleh angin dan mengalami perpindahan dari satu tempat ketempat lainnya. Proses ini disebut adveksi atau proses perpindahan awan dari satu titik ke titik lain dalam satu garis horizontal akibat arus angin atau perbedaan tekanan udara. Demikian tiga tahapan utama hujan. Proses-proses tersebut harus dilalui sebelum turunnya hujan ke bumi. Hujan merupakan salah satu dari siklus hidrologi yang merupakan suatu siklus perputaran air dari bumi ke atmosfer dan kembali lagi ke bumi dan berlangsung secara terus menerus.
Merdeka.com - Tujuan teks eksplanasi penting diketahui dalam proses penulisan.

Khususnya, saat penulis ingin menyampaikan informasi yang berkaitan dengan proses atau langkah dalam melakukan sesuatu. Penulis wajib memperhatikan runtutan informasi sehingga pembaca dapat memahami setiap tahap dengan lebih mudah.

Gaya penulisan ini juga disebut dengan teks eksplanasi. Teks eksplanasi, atau dalam Bahasa Inggris disebut explanation text, merupakan sebuah teks atau paragraf yang disusun secara runtut dan rinci. Tujuan teks eksplanasi untuk menjelasan suatu proses atau langkah dalam mengerjakan atau melakukan sesuatu. Ini bisa meliputi berbagai macam hal, baik penjelasan mengenai fenomena alam, sosial, ilmiah, hingga budaya.

tujuan dari teks eksplanasi adalah

Bukan hanya itu, teks eksplanasi juga sering kali ditulis untuk menjelaskan tutorial tertentu, seperti cara memasak, cara merias wajah, cara menanam tanaman, cara menggunakan aplikasi, hingga hal lainnya. Sebagai teks yang kerap digunakan dalam kehidupan sehari-hari, maka penting untuk diketahui tujuan teks eksplanasi, struktur penulisan, hingga contohnya.

Dilansir dari laman British Course, berikut kami merangkum tujuan teks eksplanasi dan penjelasannya secara lengkap untuk Anda. readingrockets.org Sebelum mengetahui tujuan teks eksplanasi dengan lebih rinci, tujuan dari teks eksplanasi adalah dipahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan teks eksplanasi. Teks eksplanasi merupakan sebuah teks yang ditulis secara runtut dan rinci untuk menjelaskan suatu proses atau langkah dalam mengerjakan atau melakukan sesuatu.

Ini bisa mencakup berbagai hal, mulai dari peristiwa terjadinya fenomena awal, sosial, ilmiah, dan budaya. Bukan hanya itu, teks eksplanasi juga kerap digunakan untuk menjelaskan hal-hal ringan yang berkaitan dengan keseharian, contohnya seperti cara memasak, cara merias wajah, cara menggunakan mesin cuci, cara mengganti ban sepeda, cara berbicara di depan umum, dan lain sebagainya.

BACA JUGA: Ruas Jalan Ajibarang-Bumiayu Macet, Petugas Lakukan Rekayasa Lalu Lintas Ini Ratusan Penumpang Arus Balik Terlantar di Terminal Kudus, Ini Faktanya Dalam hal ini jelas, tujuan teks eksplanasi adalah untuk menjelaskan atau menceritakan proses-proses atau cara. Tujuan teks eksplanasi terlihat dari bahan tulisan yang lebih banyak membahas tentang unsur ‘mengapa’ dan ‘bagaimana’.

Dengan begitu, pembaca bisa memahami proses terjadinya suatu peristiwa atau cara melakukan sesuatu dengan lebih jelas dengan menyimak teks eksplanasi yang ada.

Struktur Penulisan Teks Eksplanasi Setelah mengetahui pengertian umum dan tujuan teks eksplanasi, berikutnya perlu diketahui pula bagian apa saja yang dituliskan dalam teks eksplanasi. Dalam hal ini, struktur penulisan teks eksplanasi terdiri dari dua bagian yaitu pernyataan dan urutan penjelasan.

Berikut struktur penulisan teks eksplanasi yang perlu Anda pahami: BACA JUGA: Kata-kata Kehilangan Seseorang yang Kita Sayangi Bahasa Inggris, Penuh Makna Bijak Resep Cireng Kerupuk Gurih, Cocok untuk Camilan Sehari-hari • Pernyataan: yaitu bagian yang berupa sebuah atau beberapa kalimat yang menyatakan adanya fenomena masalah yang akan dijelaskan. Pernyataan ini juga dapat berupa penegasan topik dari suatu proses yang akan dibahas. • Urutan penjelasan: yaitu bagian kedua dalam teks eksplanasi yang berisi tentang urutan langkah atau proses terjadinya suatu peristiwa atau cara melakukan sesuatu.

Uraian langkah ini dijelaskan secara berurutan dari awal hingga akhir, sehingga pembaca dapat memahami setiap tahap dengan lebih mudah. © Negative Space Setelah mengetahui tujuan teks eksplanasi dan struktur penulisannya, terakhir akan diberikan contoh dari penulisan teks eksplanasi.

Beberapa contoh ini dapat membantu Anda untuk memahami bentuk teks eksplanasi, serta gaya penulisannya dengan baik dan benar. Berikut beberapa contoh teks eksplanasi yang bisa Anda simak: BACA JUGA: Manfaat Puasa Media Sosial bagi Kesehatan Mental, Efektif Meningkatkan Suasana Hati Dibuka Tiga Menteri Sekaligus, Begini Penerapan Sistem "One Way" di Tol Jateng Contoh 1: Proses Terjadinya Hujan Hujan adalah sumber utama air tawar untuk sebagian besar wilayah di dunia, menyediakan kondisi yang sesuai untuk ekosistem yang beragam, serta air untuk pembangkit listrik tenaga air dan irigasi tanaman.

Fenomena hujan sebenarnya adalah lingkaran air. Konsep siklus air melibatkan matahari memanaskan air permukaan bumi dan menyebabkan air permukaan menguap. Uap air naik ke atmosfer bumi. Air di atmosfer mendingin dan mengembun menjadi tetesan cair. Tetesan tersebut tumbuh hingga menjadi berat dan jatuh ke bumi sebagai presipitasi yang dapat berupa hujan atau salju. BACA JUGA: Cegah Hepatitis Akut, Dirut RSI Banjarnegara Imbau Ini pada Masyarakat Arti Mimpi Digigit Ular Kecil, Pertanda Baik hingga Buruk Namun, tidak semua hujan mencapai permukaan.

Beberapa menguap saat jatuh melalui udara kering. Ini disebut virga, sebuah fenomena yang sering tujuan dari teks eksplanasi adalah di daerah gurun yang panas dan kering.

Contoh 2: Bagaimana Kanker Terbentuk dalam Tubuh? Apa itu kanker? Ini sebenarnya adalah sekelompok lebih dari seratus penyakit yang terpisah. Sebagian besar dari kita takut akan kanker. Wajar karena di samping penyakit jantung, kanker adalah penyebab kematian nomor dua. Sel kanker berasal dari sel normal karena mutasi DNA. Mutasi tersebut dapat terjadi secara spontan. Mutasi juga dapat disebabkan oleh faktor lain seperti: radiasi nuklir dan elektromagnetik, virus, bakteri dan jamur, parasit, panas, bahan kimia di udara, air dan makanan, cedera tingkat sel mekanis, radikal bebas, evolusi dan penuaan DNA, dan lain-lain.

Semua faktor tersebut dapat menghasilkan mutasi yang dapat memicu kanker. Sel kanker terbentuk terus menerus dalam organisme. Diperkirakan ada sekitar 10.000 sel kanker pada waktu tertentu pada orang yang sehat.

Mengapa beberapa menyebabkan kanker tingkat makroskopik dan beberapa tidak? Pertama, tidak semua sel yang rusak dapat berkembang biak dan banyak dari mereka yang mati dengan cepat.

Kedua, mereka yang berpotensi membelah dan membentuk kanker secara efektif dihancurkan oleh mekanisme yang tersedia untuk sistem kekebalan. Oleh karena itu kanker berkembang jika sistem kekebalan tidak bekerja dengan baik atau jumlah sel yang diproduksi terlalu besar untuk dihilangkan oleh sistem kekebalan.

1 Kisah Kehidupan Seks Tentara Belanda di Tujuan dari teks eksplanasi adalah 2 6 Potret Terbaru Aisyahrani Hamil Anak Ketiga, Penampilannya Mencuri Perhatian 3 Tak Terima Rekayasa Lalu Lintas, Pengguna Mobil Mewah Ini Berkata Kasar Kepada Polisi 4 6 Gaya Lucu Rayyanza Anak Raffi Ahmad & Nagita Liburan di Bali, Bikin Gemas 5 Misteri Penembak Arief Rahman Hakim: Pengawal Presiden atau Polisi Militer Jakarta?

Selengkapnya none
• Pengertian Teks Eksplanasi • Pengertian Teks Eksplanasi Menurut Para Ahli • 1. Restuti (2013:85) • 2.

tujuan dari teks eksplanasi adalah

Mahsun, 2013: 189 • Tujuan Teks Eksplanasi • Manfaat Teks Eksplanasi • Jenis Teks Eksplanasi • 1. Eksplanasi Sequential • 2.

Eksplanasi Kausal • 3. Eksplanasi Teoritis • 4. Eksplanasi Faktorial • Ciri-ciri teks ekplanasi • Struktur Teks Eksplanasi tujuan dari teks eksplanasi adalah 1. Pernyataan Umum • 2. Deretan Penjelas • 3. Interpretasi • Kebahasaan Teks Eksplanasi • Contoh Teks Eksplanasi Gempa Bumi • 1. Pernyataan Umum • 2. Deretan Penjelas/isi • 2. Interpretasi (Penutup) • Related Posts Pengertian Teks Eksplanasi Apa itu teks eksplanasi ( explanatory text)? Pengertian teks eksplanasi adalah sebuah teks yang ditulis untuk tujuan menjelaskan mengenai sebuah tahapan proses terjadinya mengapa dan bagaimana sebuah fenomena atau peristiwa yang berkaitan dengan alam, ilmiah, sosial dan budaya.

Ada juga pendapat lain yang mengatakan jika Explanatory text adalah sebuah paragraf atau teks yang menjelaskan informasi terjadinya suatu peristiwa alam atau pun fenomena alam, kehidupan sosial budaya dan ilmu pengetahuan. Pada umum nya teks eksplanasi sering muncul di dalam buku-buku sejarah dan geografi. Baca Juga: Pengertian Artikel Pada dasarnya tujuan teks eksplanasi adalah untuk menjelaskan bagaimana mengapa sebuah peristiwa alam di sekitar kita itu terjadi.

Contohnya adalah peristiwa banjir bandang yang terjadi di berbagai daerah. Nah teks eksplanasi ini harus menjelaskan peristiwa banjir tersebut. Pengertian Teks Eksplanasi Menurut Para Ahli Nah untuk membantu kamu memperjelas pengertian teks eksplanasi, kamu dapat membaca pengertian teks eksplanasi menurut para ahli berikut ini.

1. Restuti (2013:85) Pengertian Explanatory text menurut Restuti teks yang menjelaskan tentang proses fenomena alam maupun sosial yang terjadi di sekitar kita.

2. Mahsun, 2013: 189 Menurut Mahsun, teks eksplanasi adalah sebuah Teks yang disusun dengan terstruktur yang terdiri yaitu bagian-bagian yang memperlihatkan pernyataan umum (pembukaan), deretan penjelasan (isi), dan interpretasi atau penutup. Baca Juga: Pengertian Berita Tujuan Teks Eksplanasi Merujuk pada pengertian teks eksplanasi, adapun tujuan dari teks eksplanasi adalah untuk memberikan penjelasan tentang peristiwa yang terjadi di sekitar kita.

Untuk di pelajari sehingga teks eksplanasi harus mengandung penjelasan hubungan sebab dan akibat yang terdapat di dalam fenomena atau perstiwa. Teks eksplanasi harus berbentuk edukasi yang mudah dipahami. Manfaat Teks Eksplanasi Dilihat dari tujuan teks eksplanasi yaitu untuk menjelaskan tahapan proses terjadinya suatu peristiwa baik itu fenomena alam maupun bencana alam. Sehingga dapat disimpulkan manfaat dari teks eksplanasi adalah untuk dijadikan bahan pelajaran dan diteliti dari berbagai fenomena dan bencana alam yang telah terjadi di sekitar kita.

tujuan dari teks eksplanasi adalah

Jenis Teks Eksplanasi Nah menurut NWS Departement School and Education “2012” terdapat empat jenis teks eksplanasi. Adapun teks eksplanasi tersebut sebagai berikut. 1. Eksplanasi Sequential Eksplanasi Sequential merupakan jenis teks eksplanasi yang memberikan penjelasan setiap rincian semua proses tahapan fenomena alam seperti urutan siklus kehidupan rantai makanan dan berbagai fenomena lainnya. 2. Eksplanasi Kausal Eksplanasi Kausal sendiri merupakan jenis eksplanasi yang menjelaskan tentang asal mula proses terjadinya suatu bencana alam yang terjadi.

Misalnya proses terjadinya tanah longsor, gempa bumi, kebakaran, dan bencana alam lainnya. 3.

tujuan dari teks eksplanasi adalah

Eksplanasi Teoritis Eksplanasi Teoritis adalah jenis teks eksplanasi yang bersifat spekulasi dari bencana alam lainnya. Artinya adalah bencana alam yang terjadi dapat menimbulkan bencana alam lainnya.

Seperti bencana alam gempa bumi yang dapat menimbulkan tsunami. 4. Eksplanasi Faktorial Jenis teks eksplanasi ini adalah jenis yang menjelaskan tentang efek atau akibat dari bencana alam yang telah terjadi. Misalnya akibat terjadinya gempa bumi yang dapat menimbulkan kerusakan bangunan dan lain sebagainya.

Ciri-ciri teks ekplanasi Explanatory text merupakan jenis teks yang mempuyai karakteristik tersendiri yang membedakan dari jenis teks lainnya. Nah berikut ini beberapa ciri-ciri dari Explanatory text.

• Semua informasi di dalam teks eksplanasi berdasarkan fakta tanpa adanya opini yang tidak jelas. • Topik pembahasan yang terdapat di dalam Explanatory text berkaitan dengan fenomena yang bersifat pengetahuan tujuan dari teks eksplanasi adalah bersifat ilmiah.

• Explanatory text bersifat informatif yang memberikan informasi bermanfaat, tidak berusaha mempengaruhi pembaca untuk percaya semua informasi di dalamnya • Struktur teks eksplanasi terdiri dari tiga diantaranya adalah pernyataan umum, deretan penjelas atau sebab-akibat, dan interpretasi.

tujuan dari teks eksplanasi adalah

• Penjelasan yang terdapat di dalam teks eksplanasi menggunakan sequence markers, seperti; Pertama, Kedua, Ketiga, dan lainnya. Struktur Teks Eksplanasi Seperti yang telah disinggung di atas, teks ekplanasi memiliki tiga struktur yang terdiri dari pernyataan tujuan dari teks eksplanasi adalah, deretan penjelas atau sebab-akibat, dan interpretasi.

Adapun penjelasan dari ketiga struktur tersebut sebagai berikut. 1. Pernyataan Umum Di dalam pernyataan umum harus memuat tentang penjelasan yang bersifat umum mengenai sebuah topik pembahasan.

Pernyataan umum ini biasanya berisi pengenalan dan penjelasan singkat tentang topik pembahasan sebuah peristiwa. 2. Deretan Penjelas Di dalam deretan tujuan dari teks eksplanasi adalah berisi informasi tentang sebab dan akibat dari sebuah fenomena atau peristiwa yang terjadi. Informasi yang berada di bagian deretan penjelas harus disusun dengan rapi dan berurutan dari awal hingga akhir.

3. Interpretasi Interpretasi merupakan bagian penutup dari teks eksplanasi dan tidak harus terdapat di dalam teks eksplanasi. Interpretasi biasanya berisi tentang kesimpulan atau inti dari peristiwa atau fenomena yang terjadi.

Kebahasaan Teks Eksplanasi Di dalam Explanatory text umumnya terdapat kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi yang berbeda dari teks lainnya.

Nah adapun kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi sebagai berikut. • Topik pembahasan dari teks eksplanasi harus bersifat umum bukan bersifat partisipan manusia: misalnya adalah gempa bumi, tsunami, longsor dan lain sebaginya. • Kalimat di dalamnya harus mengandung istilah ilmiah • Dalam penulisan teks eksplanasi harus menggunakan kalimat pasif • Dalam penulisan harus lebih sering memakai verba material dan verba relasional (kata kerja aktif).

• Dalam penulisan harus lebih banyak menggunakan konjungsi kausal serta waktu. Misalnya sebelum, pertama, jika, kemudian, sehingga. • Dalam penulisan teks ekplanasi harus memiliki tujuan untuk menjustifikasi jika sesuatu yang dijelaskan secara kausal itu benar adanya (faktual). Contoh Teks Eksplanasi Gempa Bumi Contoh dari Explanatory text ada banyak sekali namun pada artikel kali ini kita mengambil contoh teks eksplanasi gempa bumi.

Berikut ini contohnya. 1. Pernyataan Umum Gempa bumi adalah sebuah bencana alam yang memiliki getaran dan guncangan yang terjadi akibat pergeseran atau pergerakan lapisan yang berasal dari dalam bumi. Peristiwa ini sering terjadi di wilayah yang dikelilingi lautan dan berada di sekitar gunung berapi. 2.

tujuan dari teks eksplanasi adalah

Deretan Penjelas/isi Gempa bumi terjadi akibat dari pergeseran lapisan bawah bumi dan akibat letusan gunung berapi yang besar.

Gempa bumi terjadi secara singkat dan memiliki dampak yang serius. Maka dari itu gempa bumi dapat menimbulkan kerusakan yang luar biasa. Gempa bumi memiliki getaran yang kuat tujuan dari teks eksplanasi adalah merambat ke segala arah sehingga dapat menimbulkan kerusakan dan korban jiwa. Gempa bumi terbagi menjadi dua yaitu gempa bumi vulkanik dan gempa bumi tektonik. Gempa bumi vulkanik di sebabkan oleh letusan gunung berapi yang sangat dahsyat sehingga menyebabkan getaran di sekitar gunung berapi.

Gempa bumi vulkanik disebabkan oleh melunaknya lempeng bumi sehingga terjadi pergeseran yang dapat menimbulkan getaran ke permukaan bumi. 2. Interpretasi (Penutup) Bencana alam gempa bumi dapat terjadi kapan saja tanpa mengenal waktu dan musim. Walaupun demikian gempa bumi sering terjadi di wilayah yang dikelilingi gunung berapi atau biasa disebut dengan lingkaran berapi.

Selain itu gempa bumi juga sering terjadi di tempat tertentu seperti batas Plat Pasifik. Demikianlah artikel tentang pengertian teks eksplanasi, Tujuan Teks Eksplanasi, Manfaat Teks Eksplanasi, Jenis Teks Eksplanasi, Struktur Teks Eksplanasi, Kebahasaan Teks Eksplanasi
Yahoo is part of the Yahoo family of brands. By clicking " Accept all" you agree that Yahoo and our partners will store and/or access information on your device through the use of cookies and similar technologies and process your personal data, to display personalised ads and content, for ad and content measurement, audience insights and product development.

Your personal data that may be used • Information about your device and Internet connection, including your IP address • Browsing and search activity while using Yahoo websites and apps • Precise location You can select ' Manage settings' for more information and to manage your choices.

You can change your choices at any time by visiting Your Privacy Controls. Find out more about how we use your information in our Privacy Policy and Cookie Policy. Click here to find out more about our partners.ERROR: The request could not be satisfied 403 ERROR The request could not be satisfied. Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time.

There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront (CloudFront) Tujuan dari teks eksplanasi adalah ID: PMxfGXSYijTg_P0PBw7RveYtkbCj2sye01qgHXTVUa_jQW-1dT3bJQ==
Tahukah Grameds pengertian teks eksplanasi ?

Saat membaca koran atau postingan di media sosial, pernahkah Kamu menemukan pembahasan tentang proses terjadinya suatu peristiwa? Misalnya saja, proses terjadinya suatu fenomena atau bencana alam, baik itu penjelasan tentang proses tsunami, banjir, hujan, atau yang lainnya. Teks yang menjelaskan tentang proses terjadinya suatu peristiwa tersebut adalah pengertian teks eksplanasi.

Teks eksplanasi sendiri dapat dipahami sebagai sebuah teks yang memiliki isi tentang proses mengapa dan bagaimana kejadian-kejadian alam, sosial, budaya, ilmu pengetahuan, dan lain sebagainya yang dapat terjadi di kehidupan manusia.

Sebuah peristiwa di sekitar Kita yang mengandung sifat hubungan antara sebab dan akibat atau suatu proses terjadinya ini cenderung akan ditulis dalam bentuk eksplanasi. Teks eksplanasi pada dasarnya menyajikan rentetan kejadian atau peristiwa yang tidak hanya dirasakan sebagai bahan untuk dibaca oleh pembaca.

Salah satu tujuan pembuatan teks eksplanasi adalah sebagai bentuk pembelajaran kepada pembaca sehingga mengetahui sekaligus memahami proses terjadinya peristiwa dan alasan peristiwa tersebut bisa terjadi. Penjelasan tentang teks eksplanasi sebenarnya sudah pernah dijelaskan dalam materi pelajaran Bahasa Indonesia di kelas 8, dan diulang lagi ketika menginjak kelas 11.

Nah, artikel ini akan menjelaskan tentang materi teks eksplanasi, mulai dari pengertian teks eksplanasi, tujuan, ciri-ciri, struktur, kaidah kebahasaan, dan tentunya contoh sekaligus pembahasannya. Daftar Isi • A. Pengertian Teks Eksplanasi • 1. Barwick (2007:50) tujuan dari teks eksplanasi adalah 2. Kosasih (2014:178) • 3. Restuti (2013:85) • 4. Mahsun (2013:189) • 5.

Teks Eksplanasi Menurut Bahasa • Anda Mungkin Juga Menyukai • B. Ciri-Ciri Teks Eksplanasi • C. Tujuan Teks Eksplanasi • D. Struktur Teks Eksplanasi • 1. Identifikasi Fenomena • 2. Rangkaian Kejadian • 3. Interpretasi • E. Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi • F. Langkah-Langkah Menulis Teks Eksplanasi • 1. Observasi peristiwa yang terjadi di sekitar • 2. Menentukan fokus • 3. Mencatat urutan peristiwa • 4.

Membuat kerangka teks eksplanasi • 5. Menyusun teks eksplanasi • G. Contoh Teks Eksplanasi • Rekomendasi Buku & Artikel Terkait Pengertian Teks Eksplanasi • • Kategori Ilmu Bahasa Indonesia • Materi Terkait A.

Pengertian Teks Eksplanasi Pengertian teks eksplanasi telah banyak dibahas oleh para ahli, mulai dari pembahasan definisi secara istilah hingga arti teks eksplanasi secara harfiah. Nah, berikut ini adalah penjelasan tentang pengertian teks eksplanasi dari para ahli yang berhasil dirangkum.

1. Barwick (2007:50) Pendapat yang pertama tentang pengertian teks eksplanasi adalah dari Barwick. Barwick mengungkapkan bahwa teks eksplanasi dapat didefinisikan sebagai sebuah teks yang menjelaskan dan mendeskripsikan suatu proses dan alasan dapat terjadi sesuatu di dunia, atau tempat manusia hidup.

2. Kosasih (2014:178) Selanjutnya, pendapat yang kedua mengenai pengertian teks eksplanasi diungkapkan oleh Kosasih. Kosasih menyebutkan bahwa teks eksplanasi merupakan teks yang memiliki keterkaitan dengan genre pada teks. Teks eksplanasi sendiri dapat diartikan sebagai sebuah teks yang menjelaskan tentang suatu proses atau peristiwa terkait proses, asal usul, atau bisa juga disebut perkembangan dari suatu fenomena atau berupa peristiwa alam, sosial, atau budaya.

3. Restuti (2013:85) Pendapat yang ketiga tentang pengertian teks eksplanasi yaitu dari Restuti. Restuti mengungkapkan bahwa teks eksplanasi memiliki makna sebagai sebuah teks yang menerangkan atau menjelaskan terkait proses terjadinya peristiwa atau fenomena alam maupun sosial.

4. Mahsun (2013:189) Pendapat tentang pengertian teks eksplanasi yang terakhir berasal dari Mahsun. Dalam bukunya, Mahsun menjelaskan bahwa teks eksplanasi memiliki struktur yang ditata dan disusun dengan tiga bagian utama. Tiga bagian atau struktur dari teks eksplanasi yaitu meliputi pernyataan umum sebagai pembuka, deretan penjelasan sebagai isi, dan interpretasi sebagai penutup.

Rp 24.000 5. Teks Eksplanasi Menurut Bahasa Apabila dikaji menggunakan keilmuan bahasa, maka pengertian teks eksplanasi pada bentuk yang terdiri dari dua kata yang digabung, yaitu kata teks dan kata eksplanasi. Kata teks sendiri memiliki arti sebagai sebuah tulisan yang panjang. Sementara itu, kata eksplanasi merupakan kata yang diserap dari bahasa Inggris explain, kata explain ini memiliki arti yakni menjelaskan. Jadi, definisi teks eksplanasi secara harfiah adalah sebuah teks yang memiliki fungsi untuk memperjelas suatu peristiwa atau fenomena yang terjadi di sekitar manusia.

Setelah menyimak berbagai penjelasan tentang pengertian teks eksplanasi dari beberapa ahli dan definisi berdasarkan bahasa, maka dapat diambil sebuah kesimpulan bahwa teks eksplanasi merupakan salah satu jenis teks yang digunakan untuk mendeskripsikan atau menjelaskan proses atau alasan suatu peristiwa dapat terjadi.

Pengertian teks eksplanasi sendiri banyak dipahami sebagai sebuah teks yang mengandung penjelasan tentang proses ‘mengapa’ dan ‘bagaimana’ kejadian-kejadian alam, ilmu pengetahuan, sosial, budaya, dan lain sebagainya.

Kejadian yang dapat dijelaskan oleh teks eksplanasi dapat berwujud kejadian alam maupun kejadian sosial di sekitar manusia yang memiliki hubungan antara sebab dan akibat atau sebuah proses, misalnya seperti bencana alam, fenomena alam, insiden sosial, hingga lahirnya suatu budaya baru. B.

Ciri-Ciri Teks Eksplanasi Setelah Kamu memahami pengertian teks eksplanasi secara menyeluruh, pada bagian ini akan dijelaskan tentang ciri-ciri dari teks eksplanasi.

Ciri-ciri dari teks eksplanasi dapat berguna untuk mengetahui teks eksplanasi dengan teks yang tidak eksplanasi. Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri teks eksplanasi, diantaranya yaitu: 1.

Informasi yang dalam teks eksplanasi dibuat berdasarkan fakta atau kejadian yang sebenarnya. 2. Pembahasan dalam teks eksplanasi adalah tentang suatu fenomena yang bersifat keilmuan atau memiliki keterkaitan dengan suatu ilmu pengetahuan. 3. Penjelasan yang disajikan dalam teks eksplanasi bersifat informatif, sehingga tidak ada maksud untuk memengaruhi pembaca untuk percaya terhadap hal yang dibahas. 4. Penjelasan pada teks eksplanasi juga berfokus pada hal umum atau generik dan tidak ada partisipasi dari manusia.

Misalnya saja, seperti tsunami, banjir, gempa bumi, hujan, tanah longsor, angin puting beliung, dan lain sebagainya. C. Tujuan Teks Eksplanasi Bagi Kamu yang sedang membaca atau bahkan membuat teks eksplanasi, pemahaman tentang pengertian teks eksplanasi dan ciri-ciri di atas akan sangat berguna untuk menganalisis maksud dari teks eksplanasi. Sebelum Kamu menganalisis teks eksplanasi, Kamu perlu memahami tujuan dari teks eksplanasi. Pada dasarnya, teks eksplanasi memiliki tujuan untuk membuat pembaca mampu menjelaskan fenomena atau peristiwa yang sedang terjadi, dengan menjelaskan proses atau sebab dan akibat dari peristiwa tersebut.

Selain itu, teks eksplanasi juga dapat dijelaskan dengan menyebut mengenai hukum sebab dan akibat suatu peristiwa. Pembahasan dari teks eksplanasi biasanya terdiri dari alasan mengapa peristiwa itu terjadi dan akibat yang ditimbulkan dari peristiwa tersebut. Hal ini yang membuat teks eksplanasi sering juga disebut sebagai teks yang berisi kumpulan berbagai informasi dan fakta.

D. Struktur Teks Eksplanasi Pada bagian ini akan dijelaskan lebih lanjut tentang struktur dari teks eksplanasi. Pemahaman struktur ini akan sangat berguna untuk membedakan teks eksplanasi dengan teks yang lain. Struktur sendiri memiliki peran sebagai kerangka atau susunan dari sebuah teks. Nah, berikut ini adalah tiga struktur utama dari teks eksplanasi yang perlu diketahui, tujuan dari teks eksplanasi adalah yaitu: 1.

Identifikasi Fenomena Bagian yang pertama dari struktur teks eksplanasi adalah identifikasi fenomena. Identifikasi fenomena sendiri dapat dipahami sebagai penjelasan dari sebuah teks eksplanasi tentang gambaran umum tentang suatu fenomena atau peristiwa alam yang akan dibahas. Bagian ini terletak di awal teks eksplanasi dan biasanya digunakan untuk mengenalkan tentang proses terjadi sebuah peristiwa atau fenomena alam. 2. Rangkaian Kejadian Bagian yang kedua dari struktur teks eksplanasi yaitu rangkaian kejadian.

Setelah memahami secara umum fenomena yang akan dibahas pada sebuah teks eksplanasi, maka selanjutnya akan dijelaskan mengenai penyebab sekaligus akibat yang dapat terjadi dari fenomena tersebut. Rangkaian kejadian ini memiliki peran sebagai isi atau bisa dikatakan sebagai badan dari teks eksplanasi.

Pada bagian ini, Kamu dapat membuat deskripsi atau penjelasan tentang sebab dan akibat ke dalam beberapa paragraf. Beberapa orang yang sering menyebut bagian isi dari teks eksplanasi ini sebagai deretan penjelas. Hal ini dikarenakan rangkaian kejadian berisi berbagai penjelasan tentang proses dari peristiwa atau fenomena yang terjadi. 3. Interpretasi Bagian yang ketiga dari teks eksplanasi yang perlu Kamu ketahui yaitu interpretasi. Interpretasi ini sendiri berada di bagian tujuan dari teks eksplanasi adalah dari teks eksplanasi atau memiliki peran sebagai penutup dari penjelasan suatu peristiwa yang dibahas.

Selain itu, interpretasi juga memuat pembahasan tentang ulasan atau penarikan kesimpulan dari penulis tentang peristiwa tersebut Pada bagian ini, Kamu dapat memberikan pernyataan atau tanggapan tentang fenomena yang telah Kamu angkat dalam teks eksplanasi. E. Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi Selanjutnya, setelah memahami struktur dari teks eksplanasi, Kamu akan dijelaskan tentang kaidah kebahasaan dari teks eksplanasi. Kaidah kebahasaan dalam sebuah teks memiliki fungsi sebagai bahasa khas dari teks tertentu.

Kaidah kebahasaan dapat digunakan untuk membedakan berbagai teks dalam materi Bahasa Indonesia, misalnya seperti membedakan teks eksplanasi dengan dengan teks yang lain. Berikut ini beberapa kaidah kebahasaan yang perlu diperhatikan dalam menyusun teks eksplanasi, diantaranya yaitu: 1.

Isi teks berdasarkan fakta yang sebenarnya terjadi, hal ini termasuk nonsastra. 2. Banyak memakai konjungsi kausalitas atau sebab akibat (seperti: sebab, karena, oleh sebab itu, oleh karena itu, sehingga, dst.) dan konjungsi kronologis atau hubungan waktu (seperti: kemudian, lalu, setelah itu, pada akhirnya, dst.). 3.

tujuan dari teks eksplanasi adalah

Banyak menggunakan kata ganti berwujud kata benda dan kata bukan kata ganti orang seperti demonstrasi, banjir, gempa, gerhana, embrio, dan lain sebagainya. 4. Banyak menggunakan kata kerja pasif seperti terlihat, terbagi, terwujud, terakhir, dimulai, ditimbun, dilahirkan. 5. Banyak menggunakan istilah teknis atau ilmiah sesuai topik yang sedang dibahas. 6. Banyak menggunakan kata kopula, seperti adalah dan merupakan. F. Langkah-Langkah Menulis Teks Eksplanasi 1.

Observasi peristiwa yang terjadi di sekitar Langkah pertama yang perlu Kamu lakukan untuk menulis teks eksplanasi adalah mengamati peristiwa yang terjadi di sekitar. Dalam kehidupan sehari-hari pasti Kamu banyak menemukan peristiwa atau kejadian yang terjadi. Setiap peristiwa atau kejadian pasti memiliki keunikannya masing-masing. Maka dari itu, peristiwa atau kejadian ini bisa dijadikan bahan utama dalam penyusunan teks eksplanasi yang baik dan menarik.

Supaya teks eksplanasi yang Kamu buat dapat dengan mudah dipahami, Kamu dapat membahas hal di sekitarmu, misalnya seperti pembahasan tentang udara yang selalu Kita hirup, penyebab udara di pagi lebih terasa dingin dibandingkan udara pada saat waktu siang hari. Kamu juga bisa membahas tentang, bagaimana proses terbentuknya embun pada saat pagi hari dan kenapa pada saat memasuki waktu tujuan dari teks eksplanasi adalah hari tidak ada embun.

Nah, segala hal yang memiliki proses yang berubah atau berhubungan sebab akibat dapat dilakukan observasi. 2. Menentukan fokus Pada saat Kamu melakukan pengamatan untuk mendapatkan informasi atau data dari peristiwa yang terjadi di lingkungan sekitar, hal yang perlu Kamu lakukan berikutnya adalah fokus terhadap peristiwa yang Kamu amati atau observasi.

Selain itu fokus, Kamu juga perlu menentukan batasan terhadap peristiwa, seperti seberapa dalam atau seberapa luas fokus yang Kamu ambil dan disesuaikan dengan situasi dan kondisi. Menentukan fokus menjadi penting agar tulisan yang akan Kamu buat tidak melebar ke mana-mana.

3. Mencatat urutan peristiwa Selain menentukan fokus, hal yang juga penting untuk dilakukan pada saat pengamatan untuk mendapatkan bahan menulis teks eksplanasi adalah mencatat urutan peristiwa.

Dalam melakukan pencatatan, ada baiknya Kamu mencatat dengan cermat peristiwa yang sedang Kamu amati, bahkan Kamu dapat mencatat semua hal yang Kamu amati.

Hal ini akan meminimalisir kekurangan bahan ketika menulis teks eksplanasi. Selain itu, pencatatn akan diperlukan untuk membuktikan kebenaran dari pengamatan yang telah Kamu lakukan. 4. Membuat kerangka teks eksplanasi Setelah mendapatkan informasi atau data, urutan kejadian, hingga fakta dari hasil pengamatan, langkah berikutnya yang perlu Kamu lakukan adalah menyusun kerangka teks eksplanasi terlebih dahulu. Pada tahap ini, Kamu dapat menentukan atau membagi setiap bagian dari peristiwa tersebut agar sesuai dengan struktur teks eksplanasi.

Struktur dari teks eksplanasi sendiri yaitu meliputi identifikasi fenomena atau pernyataan umum, dilanjut dengan rangkaian peristiwa, dan yang terakhir adalah interpretasi atau ulasan dari penulis. 5. Menyusun teks eksplanasi Setelah melakukan beberapa langkah di atas, langkah berikutnya yang perlu Kamu lakukan adalah menulis teks eksplanasi. Kerangka tujuan dari teks eksplanasi adalah struktur teks eksplanasi yang telah Kamu memiliki tujuan agar Kamu lebih mudah dalam menyusun teks secara menyeluruh.

Pada saat Kamu menulis teks eksplanasi, Kamu dapat berangkat dari apa yang sudah Kamu buat di kerangka teks eksplanasi. Selain itu, dalam menulis teks eksplanasi, Kamu sebaiknya menggunakan bahasa yang mudah dipahami sehingga memudahkan pada saat dibaca. G. Contoh Teks Eksplanasi Banjir Mendengar kata banjir memang sudah tidak asing lagi terdengar ditelinga kita. Banjir adalah fenomena alam yang bersumber dari curah hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama pada daerah aliran sungai (DAS).

Banjir terjadi karena sebab alam dan tindakan manusia. Penyebab alami banjir adalah erosi dan sedimentasi, curah hujan, pengaruh fisiografi/geofisik sungai, kapasitas sungai, drainase lahan, dan pengaruh air pasang. Penyebab banjir karena tindakan manusia adalah perubahan tata guna lahan, pembuangan sampah, kawasan padat penduduk di sepanjang sungai, tujuan dari teks eksplanasi adalah kerusakan bangunan pengendali banjir.

Penyebab Alami Banjir Sebagai akibat perubahan tata guna lahan, terjadi erosi sehingga sedimentasi masuk ke sungai dan daya tampung sungai menjadi berkurang. Hujan yang jatuh ke tanah airnya akan menjadi aliran permukaan (run-off) di atas tanah dan sebagian meresap ke dalam tanah, yang tentunya bergantung pada kondisi tanahnya.

Ketika suatu kawasan hutan diubah menjadi pemukiman, hutan yang bisa menahan aliran permukaan cukup besar diganti menjadi permukiman dengan resistensi aliran permukaan kecil.

Akibatnya ada aliran permukaan tanah menuju sungai dan hal ini berakibat adanya peningkatan debit aliran sungai yang besar. Penyebab Banjir karena Faktor Sosial Perubahan tata guna lahan merupakan penyebab utama banjir dibandingkan dengan yang lainnya. Apabila suatu hutan yang berada dalam suatu aliran sungai diubah menjadi permukiman, debit puncak sungai akan meningkat antara 6 sampai 20 kali.

Angka 6 dan angka 20 ini bergantung pada jenis hutan dan jenis permukiman. Demikian pula untuk perubahan yang lainnya akan terjadi peningkatan debit puncak yang signifikan. Deforestasi, degradasi lingkungan dan pembangunan kota yang penuh dengan bangunan beton dan jalan-jalan aspal tanpa memperhitungkan drainase, daerah resapan, dan tanpa memperhatikan data intensitas hujan dapat menyebabkan bencana alam banjir.

Pembuangan sampah di DAS membuat sungai tersumbat sampah. Jika air melimpah, air akan keluar dari sungai karena daya tampung saluran berkurang. Kawasan padat penduduk di sepanjang sungai/drainase dapat menjadi penghambat aliran dan daya tampung sungai. Masalah kawasan kumuh dikenal sangat penting sebagai faktor sosial terhadap masalah banjir daerah perkotaan.

Rekomendasi Buku & Artikel Terkait Pengertian Teks Eksplanasi Kategori • Administrasi 5 • Agama Islam 126 • Akuntansi 37 • Bahasa Indonesia 95 • Bahasa Inggris 59 • Bahasa Jawa 1 • Biografi 31 • Biologi 101 • Blog 23 • Business 20 • CPNS 8 • Desain 14 • Design / Branding 2 • Ekonomi 152 • Environment 10 • Event 15 • Feature 12 • Fisika 30 • Food 3 • Geografi 62 • Hubungan Internasional 9 • Hukum 20 • IPA 82 • Kesehatan 18 • Kesenian 10 • Kewirausahaan 9 • Kimia 19 • Komunikasi 5 • Kuliah 21 • Lifestyle 10 • Manajemen 29 • Marketing 17 • Matematika 20 • Music 9 • Opini 3 • Pendidikan 35 • Pendidikan Jasmani 32 • Penelitian 5 • Pkn 69 • Politik Ekonomi 15 • Profesi 12 • Psikologi 31 • Sains dan Teknologi 30 • Sastra 32 • SBMPTN 1 • Sejarah 84 • Sosial Budaya 98 • Sosiologi 53 • Statistik 6 • Technology 26 • Teori 6 • Tips dan Trik 57 • Tokoh 59 • Uncategorized 31 • UTBK 1

TEKS EKSPLANASI




2022 www.videocon.com