Berikut ini yang tidak termasuk cara untuk menanggulangi permasalahan sosial adalah

berikut ini yang tidak termasuk cara untuk menanggulangi permasalahan sosial adalah

MENU • Beranda • Sosiologi • Sosiologi Hukum • Sosiologi Klasik • Sosiologi Pedesaan • Sosiologi Perkotaan • Sosiologi Pendidikan • Sosiologi Politik • Sosiologi Menurut Para Ahli • Sosiologi Agama • Kajian Sosiologi • Sosiologi Umum • Sosiologi Perguruan Tinggi • Sosiologi SMA • Tokoh Sosiologi • Globalisasi • Penelitian Sosial • Lainnya • Antropologi • Ekonomi • Masyarakat dan Penduduk • Sosial • Karya Tulis • Budaya • Contact Us • Disclaimer • Privacy Policy • Pemasalahan sosial muncul akibat adanya beragam jenis interaksi sosial dan adanya ketimpangan sosial yang ada di lingkungan masyarakat.

Keberadaan masalah sosial dapat dipahami dengan adanya suatu kondisi yang dapat meresahkan beberapa bentuk kelompok sosial maupun masyarakat tertentu menyebabkan adanya tuntutan untuk melakukan suatu perubahan dan menemukan solusi untuk menghentikan permasalahan tersebut. Disisi lainnya, banyak contoh permasalahan sosial yang hadir lantaran adanya gejala alam, akibat globalisasi, faktor kebudayaan yang berbeda, dan kurangnya kesejahteraan masyarakat.

berikut ini yang tidak termasuk cara untuk menanggulangi permasalahan sosial adalah

Misalnya saja yang baru-baru ini terlihat terkait dengan pemberontakan yang dilakukan oleh OPM (Organisasi Papua Merdeka) yang terus melancarkan serangan kepada masyarakat yang tinggal di wilayah Papua. Daftar Isi • Permasalahan Sosial • • Pengertian Permasalahan Sosial Menurut Para Ahli • Contoh Permasalahan Sosial • Faktor Penyebab Permasalahan Sosial • Sebarkan ini: • Posting terkait: Permasalahan Sosial Permasalahan sosial adalah keadaan yang tidak kondusif yang terjadi di dalam lingkungan masyarakat, yang kemudian menimbulkan problematika/masalah segingga ditakutkan mengancam jalannya proses sosial dan interaksi sosial kehidupan yang sudah ada.

Pengertian Permasalahan Sosial Menurut Para Ahli Adapun definisi permasalahan sosial menurut para ahli, diantaranya; • Martin S. Weinberg, Permasalahan sosial adalah keadaan yang dianggap memiliki latar belakang yang bertentangan berikut ini yang tidak termasuk cara untuk menanggulangi permasalahan sosial adalah nilai dan norma yang dijalani oleh masyarakat.

Dampaknya adalah timbul proses perubahan sosial yang signifikan. • Soerjono Soekanto, Arti permasalahan sosial adalah ketidaksesuaian kehidupan dalam bermasyarakat akibat pengaruh kebudayaan yang terganggu. Akibatnya, permaslahan sosial dianggap sebagai keadaan yang menakutkan. • Lesli, Permasalahan sosial adalah keadaan yang berpengaruh dalam kondisi kehidupan sosial akibat adanya masalah yang tidak diinginkan, sehingga membutuhkan upaya perwujudan solusi.

• Kartini Kartono, Makna permasalahan sosial merupakan situasi yang dapat mengganggu kestabilan kehidupan manusia. Situasi ini dianggap sebagai situasi yang menyimpang hingga akhirnya harus sesegera mungkin untuk dapat diselesaikan. • Arnold Rose, Permasalahan sosial adalah situasi yang tidak diinginkan dan dianggap mempengaruhi pada keadaan masyarakat yang akhirnya kondisi terebut haruslah diberikan upaya untuk melakukan perubahan.

• Bulmer, Permasalahan sosial ialah situasi dan kondisi yang tidak diinginkan oleh masyarakat karena adanya paradigma kesalahan sosial yang dianggap tidak wajar. Contoh Permasalahan Sosial Adapun untuk beragam contoh permasalahan sosial di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, berserta solusinya adalah; • Banyaknya anak yang putus sekolah akibat kemampuan ekonomi yang sangat kurang.

Solusinya adalah memberikan masukan kepada pemerintah untuk memberikan pendidikan gratis kepada keluarga yang tidak mampu dalam segi finansial. • Pembunuhan yang terjadi akibat terdesaknya arti kebutuhan ekonomi dan nekat melakukan pencurian.

Solusinya adalah memberi pengarahan untuk mencari pekerjaan, atau memberikan bekal keterampilan untuk membuka usaha. • Seorang anak bergabung dalam geng motor untuk melampiaskan rasa kesepiannya akibat kurang mendapatkan perhatian orang tua.

Solusinya dengan adanya orang tua sudah seharusnya memberikan waktu luang untuk memperhatikan perkembangan psikis dari anak. • Seorang perempuan menjadi korban pelecehan seksual oleh orang yang tidak bertanggung jawab di fasilitas umum. Solusinya adalah memberikan pendidikan seks pada anak sejak dini untuk menghindari adanya pelecehan seksual. • Munculnya pemukiman liar akibat ketidakmerataan penduduk di suatu daerah. Solusinya adalah merelokasi penduduk pemukiman tersebut untuk tinggal di rumah susun yang sudah disediakan pemerintah.

• Banyaknya beragam jenis pengangguran di perkotaan akibat kurangnya lapangan pekerjaan. Solusinya adalah memberikan pelatihan untuk berwirausaha.

berikut ini yang tidak termasuk cara untuk menanggulangi permasalahan sosial adalah

• Perceraian akibat perselingkuhan yang terjadi dalam keluarga, apalagi saat adaya panemi Covid-19 yang mana banyak sekali masyarakat kehilangan pekerjaannya. Solusi yang diberikan adalah meluangkan waktu untuk keluarga agar mencegah terjadinya perceraian sekaligus melakukan bentuk tindakan sosial yang tergolong berbisnis. • Penelantaran anak yang menjadi korban perceraian orang tua. Solusi yang bisa dilakukan adalah memediasi kedua orang tua agar tidak menelantarkan anak mereka.

berikut ini yang tidak termasuk cara untuk menanggulangi permasalahan sosial adalah

• Kelaparan yang melanda beberapa daerah akibat distribusi bahan pangan tidak merata. Solusi yang ditawarkan adalah membangun infrastruktur untuk memperlancar distribusi bahan pangan. • Pesta narkoba yang dilakukan oleh beberapa remaja untuk merayakan kelulusan. Solusi yang dilakukan adalah mengarahkan mereka tentang bahaya narkoba dan akibat yang ditimbulkan dari pemakaian narkoba. • Aborsi yang dilakukan oleh remaja akibat pergaulan bebas.

Solusi yang diberikan adalah memberi perhatian lebih kepada remaja tersebut agar tidak melakukan kesalahan tersebut. • Penggusuran rumah warga untuk membebaskan lahan yang diklaim sebagai laha pmerintah. Solusi yang bisa dilakukan adalah memfasilitasi penduduk korban penggusuan utnuk menempati rumah susun. • Tawuran antar pelajar dengan maksud menunjukkan siswa manakah yang paling kuat di daerah tersebut.

Solusi yang bisa dilakukan adalah memberikan pengarahan agar melakukan kompetisi dalam bentuk prestasi. • Kebiasaan masyarakat membuang sampah di sungai.

Solusi yang bisa dilakukan adalah menyediakan tempat pembuangan sampah sementara di sekitar wilayah penduduk, serta memberikan penyuluhan akan bahayanya membuang sampah sembarangan. • Munculnya tempat-tempat praktek prostitusi di beberapa wilayah. Solusi yang bisa dilakukan adalah memberikan penyuluhan agar penduduk lokasi terebut mencari pekerjaan yang lebih baik dan membrikan pembekalan terkait pelatihan kerja, serta melakukan relokasi terhadap tempat praktek prostitusi.

• Terjadinya konflik sosial khususnya yang dilatarbelakangi atas adanya perbedaan suku, budaya, dan ras sehingga mengakibatkan hilangnya toleransi untuk hidup bersama. Solusi yang diberikan ialah dengan menanamkan sikap bahkan integrasi sosial menjadi jalan untuk mampu melengkapi satu sama lainnya. • Adanya bencana alam yang terjadi di beberapa wilayah. Misalnya saja tsunami yang menerpa Aceh pada tahun 2004, dimana pada saat itulah permasalahan sosial muncul lantaran telatnya kiriman bantuan dari warga.

Solusi yang diberikan ialah memperkuat konektivitas antar lembaga dalam sistem sosial peremerintahan. • Bantuan pemerintah yang salah sasaran karena ketidakadanya pemabaruan data yang jelas.

Sehingga tak khayal realitas sosial atas kondisi ini menyebabkan adanya kecemburuan sosial, solusi yang ditawarkan ialah dengan terus menerus memperbaharui data dalam sistem kependudukan.

berikut ini yang tidak termasuk cara untuk menanggulangi permasalahan sosial adalah

• Adanya budaya populer yang tidak diimbangi dengan penguasaan terhadap kebudayaan sendiri, sehingga pada akhirnya masyarakat secara luas lebih mengangung-angungkan kebudayaan lain sedangkan budaya sendiri tidak terawat.

Prihal ini juga menjadi permasalahan sosial akibat globalisasi, adapaun solusi yang ditawarkan ialah dengan memberikan pelatihan sekaligus menkombinasikan budaya nasional dengan unsur teknologi yang kekiniaan.

• Masih minimnya skill masyarakat Indonesia dalam pemahaman terkait dengan dunia digital sehingga manakala ada pemberitaan terkait dengan platform mana yang menjanjikan semuanya seraya terdorong untuk mengikutinya tanpa paham dasar-dasar yang dibutuhkan. Contohnya saja ketika NTF familiar masyarakat bahkan ada yang menjual data-data pribadi untuk memperoleh penghasilan, padahal KTP ataupun lainnya menjadi otentik bagi semua keberadaan individu dalam negara.

Faktor Penyebab Permasalahan Sosial Adapun faktor penyebab permasalahan sosial adalah sebagai berikut: • Urbanisasi, Urbanisasi adalah proses terjadinya perpindahan individu dari daerah pedesaan menuju daerah perkotaan. Urbanisasi dapat menyebabkan perubahan besar pada sisi sosial, ekonomi dan perubahan lingkungan. • Kemiskinan, Kemiskinan adalah suatu kondisi masyarakat yang memiliki kekurangan materi dan finansial. Hal tersebut dapat disebabkan oleh berbagai faktor yaitu sosial, ekonomi, dan politik.

Kemiskinan dapat menyebabkan masyarakat kekurangan makanan, kelaparan, dan tidak mendapatkan fasilitas kesehatan yang semestinya dan juga pendidikan yang berkualitas. • Ledakan penduduk, Ledakan penduduk merupakan salah satu faktor terjadinya permasalahan sosial. Over populations merupakan kondisi yang tidak diinginkan dalam masyarakat. Beberapa dampak negatif dari adanya ledakan penduduk adalah berkurangnya sumber daya alam. • Diskriminasi gender, Pengertian diskriminasi gender merupakan keputusan rumah tangga yang sepenuhnya dibuat oleh laki-laki.

Permasalahan ini lebih sulit untuk ditangani akibat masalah yang ada tidak terlihat secara kasat mata.

• Kurangnya pendidikan, Kurangnya pendidikan pada diri seseorang akan berdampak kepada generasi penerusnya dan perpengaruh ke beberapa aspek di dalam kehidupan masyarakat. • Kurangnya perhatian terhadap remaja, Ketidakpedulian terhadap perkembangan remaja akan berdampak pada lingkungan sosial. Tindakantersebut seperti pencurian, pembunuhan, serta tindakan kriminalitas lainnya. Dari penjelasan, dapatlah dikatakan bahwa penyebab masalah sosial pada umumnya yang ada di masyarakat, karena adanya rasa ketidaksesuaian antara keinginan dengan kenyataan yang ada di dalam lingkungan masyarakat, sehingga kondisi ini memunculkan beragam dinamika-dinamika yang mengancam dalam keteraturan sosial.

Demikianlah penjelasan mengenai contoh permasalahan sosial di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Semoga dengan adanya tulisan ini bisa menambah wawasan, juga menambah pengetahuan bagi segenap pembaca yang sedang mendalami serta mencari referensi mengenai ‘permasalahan sosial’.

Posting terkait: • 15 Manfaat Kerjasama dalam Kehidupan Sehari-hari • 7 Contoh Fasilitas Kesehatan di Masyarakat dalam Keseharian • 21 Contoh Nasionalisme dan Patriotisme di Sekolah, Keluarga dan Masyarakat Posting pada Kehidupan Sehari-Hari, Masyarakat dan Penduduk, Sosial Ditag contoh permasalahan sosial, faktor permasalahan sosial, pengertian permasalahan sosial, permasalahan sosial, permasalahan sosial adalah, permasalahan sosial di Indonesia, permasalahan sosial di masyarakat, solusi permasalahan sosial Navigasi pos Kategori • Antropologi • Budaya • Ekonomi • Geografi • Globalisasi • Kajian Sosiologi • Karya Tulis • Kategori Tingkatan • Kehidupan Sehari-Hari • Lainnya • Masyarakat dan Penduduk • Penelitian Sosial • Sejarah • Sosial • Sosiologi • Sosiologi Agama • Sosiologi Hukum • Sosiologi Keluarga • Sosiologi Klasik • Sosiologi Menurut Para Ahli • Sosiologi Pedesaan • Sosiologi Pendidikan • Sosiologi Perguruan Tinggi • Sosiologi Perkotaan • Sosiologi Politik • Sosiologi SMA • Sosiologi Umum • Teori Sosiologi • Tokoh Sosiologi 20.

berikut ini yang tidak termasuk cara untuk menanggulangi permasalahan sosial adalah

Berikut ini yang tidak termasuk cara untuk menanggulangi permasalahan sosial adalah . A. Meningkatkan kesadaran sosial B. Membentuk sumberdaya manusia yang handal C. Meningkatkan mutu dan pemerataan pendidikan D. Mensosialisasikan norma sosial dan nilai-nilai sosial E. Meningkatkan pemerataan pembangunan atau fasilitas publik​
Agar dampak masalah sosial tidak meluas, pencegahan sejak dini perlu dilakukan.

Beberapa cara bisa dilakukan guna mengatasi masalah sosial yang ada di masyarakat, khususnya di Indonesia. Menurut Wikipedia, masalah sosial adalah adanya kesenjangan antara kenyataan dan harapan atau antara kondisi nyata dengan kondisi yang diharapkan. Masalah sosial dipandang sebagai suatu kondisi yang tidak diharapkan oleh masyarakat. Masalah sosial mempunyai macam-macam karakteristik, yaitu: 1. Kondisinya Dapat Dirasakan Semua Orang Suatu masalah bisa dikatakan masalah sosial bila masalah itu bisa dirasakan semua orang.

berikut ini yang tidak termasuk cara untuk menanggulangi permasalahan sosial adalah

Sebetulnya, tidak ada indikator khusus yang menyatakan bahwa sebuah masalah adalah masalah sosial atau bukan. Namun, jika suatu masalah menjadi perbincangan masyarakat dan merugikan mereka secara massal, maka masalah tersebut bisa diasumsikan sebagai masalah sosial. 2. Kondisinya Dinilai Tidak Menyenangkan Jika masyarakat luas terkesan menghindari suatu masalah, hampir bisa dipastikan bahwa masalah itu adalah masalah sosial.

Hal ini sesuai dengan teori hedonisme yang mengatakan bahwa seseorang cenderung melakukan suatu hal yang menyenangkan secara berulang dan menghindari sesuatu yang sekiranya tidak mengenakkan.

3. Kondisi atau Masalahnya Menuntut Pemecahan Jika sudah merasa tidak senang terhadap suatu masalah, maka masalah itu harus segera dipecahkan. Pemecahan masalah sosial bisa dimulai dengan diskusi mengenai metode yang tepat dalam memecahkan masalah tersebut.

Setelah itu, pemecahan sosial baru dilakukan. 4. Pemecahan Masalah Biasanya Diselesaikan Dengan Aksi Kolektif Dalam pemecahannya, masalah sosial tentu berbeda dengan individu.

Masalah individu harus diselesaikan secara individu karena masalah yang dihadapi hanya berdampak pada dirinya sendiri. Hal ini berbeda dengan masalah sosial yang harus diselesaikan secara kolektif.

Penyebabnya adalah karena masalah sosial mempunyai dampak dan pengaruh secara masif dan menyangkut kepentingan orang banyak. Aksi kolektif yang bisa dilakukan dalam pemecahan masalah sosial adalah berdemo, penggalangan dana, bakti sosial, dan sebagainya.

Bentuk masalah sosial, selain karakter, masalah sosial juga mempunyai sejumlah bentuk, yaitu: • Kemiskinan • Pengangguran • Tindak kejahatan • Kepadatan penduduk • Lingkungan hidup Cara Menanganin Masalah Sosial di Indonesia Masalah sosial harus diatasi sedini mungkin agar tidak menimbulkan bentuk-bentuk masalah sosial dan bentuk-bentuk konflik sosial lainnya yang lebih parah.

Berikut ini terdapat beberapa upaya mengatasi masalah sosial di Indonesia. 1. Mengembangkan Industri Kecil di Pedesaan Cara ini bisa digunakan untuk mengatasi masalah sosial kemiskinan sekaligus sebagai cara mencegah urbanisasi. Industri kecil di pedesaan bisa dilakukan dengan memberikan bimbingan dan pelatihan kepada masyarakat pedesaan, pinjaman kredit, serta membantu mendistribusikan hasil industri kecil di pedesaan.

Industri yang bisa dibangun pedesaan antara lain pertanian, perkebunan, kerajinan tangan, dan lain sebagainya. Industri itu bisa dilakukan perseorangan (wirausaha) atau juga bisa dilakukan secara berkelompok. Sponsors Link Selain itu, masyarakat desa juga harus dibina agar hidup sederhana dan rajin menabung.

Hal ini untuk menghindarkan mereka dari sifat boros dan juga mengatasi krisis keuangan yang sewaktu-waktu terjadi. Anak-anak pedesaan yang berpotensi bisa diberikan beasiswa agar mendapat pendidikan yang layak. Bila perlu, anak-anak desa ini diberi beasiswa ke luar kota atau mungkin ke luar negeri. Bila selesai mengenyam pendidikan tinggi, anak-anak desa ini juga diharuskan pulang kembali ke desa untuk membangun desa dan juga membantu industri pedesaan agar bisa lebih berkembang.

2. Meningkatkan Mobilitas Tenaga Kerja Serta Mobilitas Modal Upaya pencegahan ini merupakan cara mengatasi masalah pengangguran. Mobilitas tenaga kerja bisa dilakukan dengan melatih ulang dan meningkatkan kemampuan kerjanya serta memindahkannya ke wilayah yang memiliki lapangan kerja yang luas.

Pemindahan tenaga kerja bisa dilakukan dengan cara transmigrasi. Sementara itu, peningkatan mobilitas modal bisa dilakukan dengan memindahkan industri ke wilayah yang memiliki jumlah pengangguran yang banyak. Kemampuan berwirausaha juga mesti ditanamkan kepada tenaga kerja. Hal ini bertujuan sebagai upaya mengatasi masalah sosial bila tenaga kerja tak kunjung mendapat pekerjaan atau pun telah berhenti dari pekerjaannya. Peminjaman modal pun harus memadai agar usaha mereka dapat berjalan dengan baik.

Sponsors Link 3. Menanamkan Nilai Moralitas Salah satu upaya pencegahan masalah sosial kejahatan adalah penanaman nilai moralitas. Cara ini bisa dilakukan di rumah, sekolah, masyarakat, serta pemerintahan.

Peran pranata keluarga bisa memberikan pengajaran etika dan moral di rumah serta mencontohkannya dalam perbuatan sehari-hari.

Hal juga harus dilakukan tenaga pendidik di sekolah. Tak hanya mengajarkan, tetapi juga harus mengamalkannya dalam keseharian agar dapat dicontoh oleh para murid. Pengajaran dan pengamalan etika dan moralbisa dilakukan oleh pemuka agama dan pemimpin masyarakat seperti RT atau RW. Di tingkat pemerintah, penegakkan etika dan moral bisa diterapkan dalam aturan hukum dan juga harus diamalkan oleh pemerintah di dalam keseharian.

Penyuluhan hukum kepada masyarakt juga mesti dilakukan pemerintah agar masyarakat bisa sadar hukum dan tidak akan melakukan kejahatan. Selain 3 cara di atas, pemerintah juga telah melakukan sejumlah upaya pencegahan masalah sosial di Indonesia, yaitu: • Pemberian kartu Asuransi Kesehatan (Askes). • Pemberian Beras untuk Masyarakat Miskin (Raskin) bagi warga tidak mampu. • Pemberian Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bagi para siswa.

• Pengadaan sekolah terbuka. • Pengadaan program pendidikan di luar negeri. • Pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT). • Pemberian bantuan modal.

Demikian pembahasan mengenai upaya mencegah masalah sosial di Indonesia. Semoga bermanfaat. Pertanyaan Berikut ini yang tidak termasuk cara untuk menanggulangi permasalahan sosial adalah . A. Meningkatkan kesadaran sosial B.

Membentuk sumberdaya manusia yang handal C. Meningkatkan mutu dan pemerataan pendidikan D. Mensosialisasikan norma sosial dan nilai-nilai sosial. E. Meningkatkan pemerataan pembangunan atau fasilitas publik. Hallo Dica, kakak bantu jawab ya :) Jawaban yang tepat untuk soal di atas adalah A. Meningkatkan berikut ini yang tidak termasuk cara untuk menanggulangi permasalahan sosial adalah sosial. Yuk simak penjelasannya berikut ini!

berikut ini yang tidak termasuk cara untuk menanggulangi permasalahan sosial adalah

Masalah sosial merupakan masalah yang muncul dari hasil interaksi sosial baik antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok karena ketidaksesuaian unsur kebudayaan dalam masyarakat yang dapat menghambat terpenuhinya keinginan pokok warga kelompok sosial yang bersangkutan. Masalah sosial harus di atasi agar tidak berkembang menjadi konflik dan kekerasan. Terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menanggulangi permasalahan sosial dalam masyarakat, diantaranya: 1.

Membentuk sumber daya manusia yang handal. 2.

berikut ini yang tidak termasuk cara untuk menanggulangi permasalahan sosial adalah

Meningkatkan mutu dan pemerataan pendidikan. 3.

berikut ini yang tidak termasuk cara untuk menanggulangi permasalahan sosial adalah

Mensosialisasikan norma sosial dan nilai-nilai sosial. 4. Meningkatkan pemerataan pembangunan atau fasilitas publik​. Dari pembahasan di atas, maka yang tidak termasuk cara untuk menanggulangi permasalahan sosial adalah meningkatkan kesadaran sosial (A).

Terimakasih sudah bertanya dan menggunakan Roboguru, semoga membantu ya :) Perbedaan agregasi dengan kelompok sosial adalah . a. agregasi tidak melibatkan kesadaran bersama, sedangkan kelompok-kelompok melibatkan kesadaran bersama b.

berikut ini yang tidak termasuk cara untuk menanggulangi permasalahan sosial adalah

kelompok sosial tidak melibatkan kesadaran bersama, sedangkan agregasi melibatkan kesadaran bersama c. agregasi mementingkan kehafiran fisik,sedangkan kelompok sosial mementingkan struktur d. kelompok sosial mementingkan kehadiran fisik, sedangkan agregasi mementingkan struktur e. agregasi beranggotakan sedikit orang, sedangkan kelompok sosial tak terbatas Banyak remaja terlibat kenakalan setelah orang tuanya tidak peduli terhadap pendidikannya karena terlalu sibuk bekerja.

Remaja tersebut berperilaku menyimpang karena mengalami sosialisasi tidak sempurna yang merupakan akibat dari . a. Lembaga keluarga tidak menjalankan fungsinya b. Pengawasan sosial tidak dijalankan baik c. Pemberian sanksi tidak sesuai tingkat kesalahan d. Kepribadian individu tidak sejalan dengan tujuan e.

Individu melakukan penyerapan unsur budaya
Pertanyaan Berikut ini yang tidak termasuk cara untuk menanggulangi permasalahan sosial adalah .

A. Meningkatkan kesadaran sosial B. Membentuk sumberdaya manusia yang handal C. Meningkatkan mutu dan pemerataan pendidikan D.

Mensosialisasikan norma sosial dan nilai-nilai sosial E. Meningkatkan pemerataan pembangunan atau fasilitas publik​ Hallo Ratih A Pertanyaan kamu termasuk topik Permasalahan Sosial dalam Masyarakat kelas 11 SMA.

Terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menanggulangi permasalahan sosial dalam masyarakat, diantaranya: 1. Membentuk sumber daya manusia yang handal 2. Meningkatkan mutu dan pemerataan pendidikan 3. Mensosialisasikan norma sosial dan nilai-nilai sosial 4. Meningkatkan pemerataan pembangunan atau fasilitas publik​ Berdasarkan poin-poin tersebut, maka diharapkan masalah sosial dalam masyarakat dapat berkurang atau mampu diatasi dengan baik.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A. Semoga membantu ya :) Perhatikan contoh-contoh di bawah ini. (1) Warga Indonesia setiap lima tahun sekali melakukan pemilihan presiden dan wakil presiden secara langsung.

(2) Raisa dan Maudy terpilih menjadi walikota dan wakil walikota di suatu daerah. (3) Terjadinya pemberontakan DII/TII pada tahun 1949. (4) Reformasi membuat kesadaran politik masyarakat menjadi tinggi. (5) Konflik dapat terjadi antardaerah Dari pernyataan di atas, contoh dampak positif perubahan sosial ditunjukkan oleh nomor …. a.(1),(3), dan (5) b.(2),(3), dan (4) c.(3),(4), dan (5) d.(1),(2), dan (4 )e.(1),(2), dan (3)
RG Squad, kalian tahu kan kalau ketimpangan sosial khususnya di Indonesia terjadi karena besarnya jumlah orang miskin dan pengangguran di Indonesia?

Indonesia sebenarnya mampu menjadi negara maju dan negara yang mampu memberikan kesejahteraan masyarakat karena Indonesia memiliki sumber daya alam yang sangat kaya dan melimpah. Akibatnya, harus ada upaya untuk mengatasi ketimpangan sosial seperti ketidakrataan pembangunan dan kesempatan untuk mengakses hal-hal dasar seperti pendidikan dan makanan bergizi di beberapa wilayah.

Ketimpangan sosial ini juga adalah salah satu tugas besar pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan sosial dan meminimalkan kesenjangan sosial di masyarakat. Masalah sosial yang ada di masyarakat memang bisa saja disebabkan oleh dampak negatif yang ditimbulkan dari ketimpangan sosial.

Perlu adanya usaha untuk mengatasi ketimpangan sosial tersebut. Beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk mengatasi ketimpangan berikut ini yang tidak termasuk cara untuk menanggulangi permasalahan sosial adalah antara lain sebagai berikut: 1.

Peningkatan Kualitas Penduduk Sebagai individu yang tingga di Indonesia, tentunya sudah mengetahui bahwa masyarakat Indonesia itu memiliki keanekaragaman dari karakteristiknya. Keanekaragaman itu ternyata bisa juga menjadi faktor yang menimbulkan ketimpangan sosial.

Oleh karena itu, sangat penting adanya sebuah usaha untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang ada. Peningkatan kualitas penduduk dapat dilakukan melalui berbagai usaha. Upaya-upaya tersebut adalah sebagai berikut : • Memperbaiki kualitas pendidikan • Meningkatkan fasilitas kesehatan, baik kualitas tenaga medis maupun peningkatan pelayanan kesehatan • Melakukan pemberdayaan kelompok masyarakat, misalnya dengan memberikan penyuluhan atau pengarahan pada masyarakat.

2. Mobilitas Geografis Dalam Kamus Sosiologi (Haryanta, 2012), pengertian mobilitas sangat erat kaintannya dengan perpindahan atau perubahan gerak. Maksud dari perpindahan ini ialah pindahnya sekelompok orang yang bisa dikatakan sebagai penduduk, pindah dari suatu daerah ke daerah yang lain. Hal ini bertujuan untuk mengendalikan jumlah penduduk di suatu daerah, karena adanya pemerataan penduduk juga harus diikuti oleh adanya pembangunan.

Hal ini bertujuan agar tidak terjadi jumlah penduduk yang terlalu padat yang akhirnya menimbulkan kesenjangan sosial. Contoh upaya mobilitas yang umum dilakukan adalah transmigrasi, di mana warga kota di wilayah yang terlalu padat seperti di Jawa berpindah ke wilayah yang lebih sedikit penduduknya, seperti di Kalimantan. Upaya ini pernah digalakkan di zaman Presiden Soeharto dan berhasil meningkatkan kualitas ekonomi pelakunya, seperti orang-orang Madura yang berpindah ke Kalimantan.

berikut ini yang tidak termasuk cara untuk menanggulangi permasalahan sosial adalah

3. Menciptakan Peluang Kerja Saat ini, Indonesia termasuk ke dalam salah satu negara berkembang dengan kepadatan penduduk yang tinggi. Jumlah penduduk yang besar di usia produktif tersebut tidak diimbangi dengan jumlah lapangan pekerjaan, sehingga terjadilah banyak pengangguran. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, upaya yang bisa dilakukan adalah menciptakan peluang kerja dengan memanfaatkan kondisi lingkungan sekitar.

berikut ini yang tidak termasuk cara untuk menanggulangi permasalahan sosial adalah

Dengan menciptakan peluang kerja, maka kita juga akan mengurangi munculnya ketimpangan sosial di masyarakat. Nah RG Squad, itulah beberapa upaya-upaya yang bisa dilakukan untuk mengatasi ketimpangan sosial yang terjadi di masyarakat. Tentunya kita sama-sama berharap jika masalah ketimpangan sosial yang terjadi bisa terselesaikan semua.

Memang kita mengakui bahwa permasalahan yang ada sangat rumit, tapi sebagai anak bangsa kita harus punya semangat bersama-sama untuk mengatasi ketimpangan sosial ya.

Kalian ingin belajar Sosiologi lebih mendalam? Yuk gabung sekarang di ruanggurudigitalbootcamp! Kalian bisa belajar d itemani tutor yang handal dan belajar bersama dengan teman-teman di seluruh Indonesia lho. Sumber referensi: Mulyadi, Yad dkk. (2014) Sosiologi SMA Kelas XII. Jakarta: Yudhistira. Artikel diperbarui pada 27 November 2020

PENCEGAHAN SISA MAKANAN UNTUK MENANGGULANGI MASALAH KELAPARAN - UTS LD E9




2022 www.videocon.com