Alasan utama pencegahan pergaulan bebas penting bagi remaja adalah untuk

alasan utama pencegahan pergaulan bebas penting bagi remaja adalah untuk

Merdeka.com - Teknologi memungkinkan penggunanya mengakses berbagai hal, dan hal tersebut merupakan hak setiap orang. Namun ketika akses tersebut tidak dibersamai dengan pengetahuan risiko dan konsekuensi, maka dapat merugikan pengguna tersebut. Perkembangan teknologi ini juga sangat berkaitan dengan pergaulan bebas pada remaja. Remaja memiliki kemungkinan untuk terkoneksi dengan siapa saja yang tidak menutup kemungkinan akan mempengaruhinya pada lingkungan maupun kebiasaan buruk.

alasan utama pencegahan pergaulan bebas penting bagi remaja adalah untuk

Hal ini karena remaja adalah fase di mana alasan utama pencegahan pergaulan bebas penting bagi remaja adalah untuk mengalami peralihan dari satu tahap ke tahap berikutnya dan mengalami perubahan baik emosi, tubuh, minat, pola perilaku, dan juga penuh dengan masalah-masalah. Di masa ini remaja serba ingin tahu dan dalam masa pencarian jati diri yang belum stabil.

Kehadiran orang tua yang memberikan ruang bagi mereka sangat diperlukan, bukan hanya orang tua yang menghukum dan menegur sepanjang waktu. Semakin remaja merasa orang tua tak mendengarkan mereka, semakin mereka berusaha menjauhinya, dan jika remaja terlibat pergaulan bebas, susah bagi orang tua yang tidak dekat dengan anak mereka untuk mengatasinya.

Berikut cara mengatasi pergaulan bebas pada remaja: Apa itu Pergaulan Bebas Pergaulan bebas kerap diartikan sebagai sesuatu yang negatif seperti seks bebas, narkoba, kehidupan malam, dan lain-lain. Istilah ini diadaptasi dari budaya Barat di mana orang bebas untuk melakukan hal-hal di atas tanpa takut menyalahi norma-norma yang ada dalam masyarakat Barat.

Berbeda dengan budaya Timur yang menganggap semua itu adalah tabu sehingga seringkali kita mendengar “jauhi pergaulan bebas” seperti yang dikutip dari Jurnal Analisa (2009). Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia pergaulan artinya proses bergaul, sedangkan bebas yaitu lepas sama sekali (tidak terhalang, terganggu, dan sebagainya sehingga boleh bergerak, berbicara, berbuat dengan leluasa), tidak terikat atau terbatas oleh aturan-aturan. Jadi merangkum dari definisi di atas, pengertian pergaulan bebas adalah tindakan atau sikap yang dilakukan oleh individu atau kelompok dengan tidak terkontrol dan tidak dibatasi oleh norma-norma atau aturan-aturan yang berlaku di dalam masyarakat.

Menurut Kartono, ilmuwan sosiologi menjelaskan bahwa “pergaulan bebas merupakan gejala patologis social pada remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial, akibatnya mengembangkan perilaku yang menyimpang." BACA JUGA: Pengertian Ilmu Komunikasi, Ketahui Kegunaan dan Prospek Kerjanya Mengenal Daddy Issues, Ketahui Dampak dan Cara Mengatasinya Pergaulan bebas identik dengan remaja, sebab masa remaja adalah masa yang belum memiliki kesadaran utuh untuk memilih mana yang baik dan benar.

Pergaulan bebas bisa menjerumuskan remaja pada konsumsi narkoba, alkohol, maupun melakukan seks bebas. Dampak Pergaulan Bebas bagi Remaja Dampak pergaulan bebas memberikan pengaruh besar untuk diri sendiri, orang tua, dan lingkungan sekitar. Namun sangat penting untuk mengutamakan dampak pergaulan bebas untuk diri sendiri yang dapat mempengaruhi kesehatan fisik dan mental.

alasan utama pencegahan pergaulan bebas penting bagi remaja adalah untuk

Dampak pergaulan bebas yang nyata yaitu dapat menurunkan prestasi sekolah bahkan putus sekolah hampir di berbagai kasus seperti kecanduan narkoba, alkohol, maupun judi. Untuk kasus seks bebas, pihak perempuan memiliki nilai kerugian yang lebih terlihat karena dapat terjadinya kehamilan usia dini yang dapat menyebabkannya melanggar aturan sekolah dan dikeluarkan. Selain itu, seks bebas juga harus diwaspadai karena alasan utama pencegahan pergaulan bebas penting bagi remaja adalah untuk menyebabkan penyakit menular seksual yang mempengaruhi kesehatan seumur hidup.

Cara Mengatasi Pergaulan Bebas Penting bagi orang tua lebih memperhatikan pergaulan anaknya dengan siapa dia bergaul. Ini salah satu cara untuk menanggulangi pergaulan bebas. Berikut cara mengatasi pergaulan bebas pada remaja: Menjaga keseimbangan pola hidup Yaitu perlunya remaja belajar disiplin dengan mengelola waktu, emosi, energi serta pikiran dengan baik dan bermanfaat, misalnya mengatur waktu dalam kegiatan sehari-hari serta mengisi waktu luang dengan kegiatan positif.

Jujur pada diri sendiri BACA JUGA: 4 Potret Ine Dewi Pemain Pelangi untuk Nirmala dalam Balutan Hijab, Banjir Pujian 6 Cara Menghadapi Ketidakpastian yang Membuat Stres dan Down, Lakukan Hal Ini Yaitu menyadari pada dasarnya tiap-tiap individu ingin yang terbaik untuk diri masing-masing. Sehingga pergaulan bebas tersebut dapat dihindari. Jadi dengan ini remaja tidak menganiaya emosi dan diri mereka sendiri.

Perlunya remaja berpikir untuk masa depan Jarangnya remaja memikirkan masa depan. Seandainya tiap remaja mampu menanamkan pertanyaan “Apa yang akan terjadi pada diri sa ya nanti jika saya lalai dalam menyusun langkah untuk menjadi individu yang lebih baik?” kemudian hal itu diiringi dengan tindakan-tindakan positif untuk kemajuan diri pada remaja. Dengan itu maka remaja-remaja akan berpikir panjang untuk melakukan hal-hal menyimpang dan akan berkurangnya jumlah remaja yang terkena HIV/AIDS nantinya.

Bimbingan Orang Tua dan Instansi Pendidik BACA JUGA: 4 Potret Terbaru Falhan Abssar, Anak Muzdalifah dan Nassar yang makin Tampan Genap Berusia 40 Tahun, Ini 6 Potret Transformasi Gading Marten Tidak dipungkiri remaja adalah masa serba ingin tahu, sehingga hanya melarangnya tidak akan cukup untuk mencegahnya dari pergaulan bebas.

Memberi literasi terkait sebab akibat tentang berbagai hal yang menyimpang bisa membuat remaja ikut berpikir menentukan pilihan mereka. Selain itu menyalurkan energi mereka ke kegiatan positif yang mereka suka dapat mencegah mereka dari pergaulan bebas. 1 Kisah Kehidupan Seks Tentara Belanda di Indonesia 2 6 Potret Terbaru Aisyahrani Hamil Anak Ketiga, Penampilannya Mencuri Perhatian 3 Tak Terima Rekayasa Lalu Lintas, Pengguna Mobil Mewah Ini Berkata Kasar Kepada Polisi 4 6 Gaya Lucu Rayyanza Anak Raffi Ahmad & Nagita Liburan di Bali, Bikin Gemas 5 Misteri Penembak Arief Rahman Hakim: Pengawal Presiden atau Polisi Militer Jakarta?

Selengkapnya Halo, Sobat SMP! Masa remaja adalah masa di mana pencarian jati diri baru dimulai. Di masa-masa ini para remaja, khususnya remaja SMP, tentunya perlu mendapatkan bimbingan dan arahan agar proses pencarian jati diri mereka tidak melenceng ke arah yang negatif.

Salah satu yang menjadi permasalahan di kalangan remaja dalam proses pencarian jati diri adalah bahaya pergaulan bebas. Pergaulan bebas adalah salah satu bentuk perilaku menyimpang. Istilah “bebas” yang dimaksud adalah melewati batas-batas norma yang ada. Masalah pergaulan bebas ini sering muncul baik di lingkungan maupun di media massa. Pada saat ini kebebasan bergaul sudah sampai pada tingkat yang mengkhawatirkan. Beberapa contoh dari pergaulan bebas adalah seperti merokok, mengonsumsi minuman beralkohol, tawuran, mengonsumsi obat-obatan terlarang, hingga melakukan seks bebas.

Tindakan-tindakan tersebut muncul bukan tanpa alasan. Terdapat beberapa faktor yang menjadi penyebab pergaulan bebas di kalangan remaja. Berikut penjelasan dari penyebab pergaulan bebas: • Tingkat pendidikan keluarga yang minim Lingkungan keluarga adalah salah satu faktor kunci yang sangat memengaruhi tindakan dan perilaku remaja di masyarakat. Minimnya tingkat pendidikan di keluarga membuat remaja mudah terpengaruh pergaulan bebas. Tingkat pendidikan yang paling berperan dalam hal ini adalah pendidikan agama.

Orang tua yang tidak melakukan pengawasan secara intens mengakibatkan remaja terjerumus tanpa tahu itu benar atau tidaknya. Contohnya adalah orangtua memberi izin anaknya untuk berpacaran, tapi orangtua tidak melakukan pengawasan. • Broken home Selain tingkat pendidikan dalam keluarga yang minim, broken home juga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan remaja terkontaminasi pergaulan bebas. Broken home tidak selalu dikaitkan dengan perceraian orang tua, tetapi keadaan rumah yang tidak nyaman juga bisa dikategorikan sebagai broken home.

Umumnya keadaan broken home membuat mereka kurang mendapatkan perhatian dari kedua orang tua yang bermuara pada kurangnya pengawasan orang tua. Hal tersebut menyebabkan korban broken home mencoba mencari pelarian, salah satunya yakni pergaulan bebas. • Ekonomi keluarga Ekonomi keluarga yang kurang berkecukupan berisiko membuat remaja putus sekolah. Apalagi ditambah jika keluarga tidak mendukung dan tidak berusaha.

Akibatnya, kurang ilmu dan pendidikan membuat remaja tanpa sadar terjerumus ke dalam pergaulan alasan utama pencegahan pergaulan bebas penting bagi remaja adalah untuk. • Kondisi lingkungan Terdapat sebuah pepatah yang mengibaratkan bergaul dengan tukang minyak wangi membuat kamu menjadi wangi, namun bergaul dengan tukang minyak tanah membuat kamu menjadi bau minyak tanah. Intinya adalah kondisi lingkungan akan memengaruhi karakter dan perilaku seseorang.

Jadi, perhatikanlah lingkungan di mana Sobat SMP bergaul. Hindari meniru kelakuan buruk di lingkungan karena berpotensi akan menjerumuskan kita ke hal buruk tersebut. Maka dari itu penting untuk memfilter pertemanan agar tidak terjerumus ke pergaulan bebas. • Penyalahgunaan internet Peredaran arus informasi di internet sangatlah masif dan tak terhindarkan. Remaja bisa mengakses apa pun yang ada di internet. Hal yang membuatnya berbahaya adalah risiko remaja meniru konten yang tidak pantas di internet.

Oleh karena itu, pengawasan dari orang tua ketika remaja sedang berselancar di internet perlu dilakukan. Yap, itulah tadi beberapa penyebab pergaulan bebas di kalangan remaja. Inti dari penjelasan di atas adalah pentingnya peranan orang tua dalam pengawasan remaja.

Sobat SMP pun juga harus bisa belajar alasan utama pencegahan pergaulan bebas penting bagi remaja adalah untuk mana hal yang baik dan mana hal yang buruk bagi dirinya. Jika itu semua telah diterapkan maka pergaulan bebas bisa terhindarkan. Semoga informasi ini bermanfaat ya! Penulis: Pengelola Web Direktorat SMP Referensi: Modul SMP Terbuka PJOK Kelas VIII terbitan Direktorat SMP tahun 2021 Berita Terkini • Mengenal 4 Wajah Inspirasi Kartini Era Milenial • Mengasah Kreativitas dengan Membuat Komik • Memahami Pentingnya Gizi Seimbang dengan Buku NPK Pedoman Program Gizi Jenjang SMP • Yuk, Manfaatkan Rapor Pendidikan Untuk Perencanaan Berbasis Data!

• Yuk, Coba 5 Kegiatan Kreatif Bulan Ramadan • Ayo Mengenal 5W+1H dalam Penulisan Berita Jurnalistik • Mengenal Rapor Pendidikan, Platform Terbaru Rilisan Kemendikbudristek
Pergaulan bebas diartikan sebagai tindakan di luar batas kewajaran yang melanggar norma susila maupun agama. Di Indonesia, pergaulan bebas merujuk pada penyalahgunaan narkoba, Kupas Tuntas Efek Nyata Bahaya Alkohol Pada Tubuh: Kerusakan Jantung Hingga Ginjal, dan aktivitas seksual yang tidak aman.

Ironisnya, anak remaja paling rentan terjerumus ke dalam perilaku ini. Ingat, dampak yang ditimbulkan dari perilaku ini tak main-main. Pada kasus hubungan seksual pranikah, perilaku ini bisa menyebabkan kehamilan yang tidak diinginkan, penyakit menular seksual, hingga gangguan lainnya pada tumbuh kembang anak. Sementara penyalahgunaan narkoba dan alkohol tidak hanya menyebabkan kerusakan organ tubuh saja, bahkan juga kematian.

Lantas, bagaimana cara melindungi anak dari pergaulan bebas? Yuk intip beberapa tips jitu berikut ini. Tips melindungi anak dari pergaulan bebas Keluarga, atau dalam hal ini orangtua, merupakan baris pertahanan pertama yang bertanggung jawab penuh melindungi anak.

Jika Anda tak cepat-cepat mengambil langkah bijak, bukan tidak mungkin anak Anda ikut terseret arus pergaulan bebas yang semakin mengkhawatirkan. Berikut beberapa hal yang perlu Anda lakukan: 1. Ajak anak diskusi Tak dapat dipungkiri jika masa remaja adalah masa paling sibuknya anak.

Namun ketika anak dan Anda sama-sama punya waktu luang, manfaatkanlah untuk saling bertanya kabar dan bertukar cerita. Anda bisa memancing obrolan dari topik yang paling sederhana. Misalnya, menanyakan apa saja aktivitas anak di sekolah dan bagaimana anak Anda biasanya bergaul dengan teman-temannya. Setelah itu, barulah Anda giring obrolan ke topik utama. Jelaskan pada anak apa itu pergaulan bebas secara umum, apa saja hal-hal yang masuk ke dalam tindakan tersebut, dan apa bahayanya bagi anak Anda juga orang-orang di sekitarnya.

Jelaskan secara perlahan dengan bahasa yang mudah dimengerti anak. Persilakan anak untuk bertanya tentang hal apa saja yang sekiranya masih membuat mereka bingung. Jangan sungkan untuk mengatakan ‘tidak tahu’ jika Anda memang belum mengetahui jawaban dari pertanyaannya.

2. Beri pendidikan seksual Anak remaja punya rasa penasaran yang tinggi tentang seks dan seksualitas. Ini adalah bagian alami dari proses tumbuh kembangnya. Namun, rasa penasaran yang tidak didampingi oleh pengetahuan mumpuni dapat menuntun anak memuaskan rasa ingin tahunya lewat saluran lain yang umumnya tidak tepat dan bisa jadi berbahaya. Misalnya dari internet, film porno, mitos-mitos, serta tekanan teman sebaya.

Di sinilah peran Anda sebagai orangtua sangat diperlukan. Pergaulan bebas sangat erat dengan aktivitas seks yang tidak aman dan berisiko. Maka, mulailah mengenalkan pendidikan seksual kepada anak sejak dini meski obrolan seputar seks mungkin masih tergolong tabu untuk dibicarakan terang-terangan.

alasan utama pencegahan pergaulan bebas penting bagi remaja adalah untuk

Pendidikan seksual bukan hanyalah mengenai hubungan seks semata. Anda dapat mulai dengan menjelaskan misalnya mengenai perbedaan tubuh laki-laki dan perempuan secara umum, perubahan tubuh ketika puber, bagaimana kehamilan terjadi, risiko hamil di usia remaja, serta area-area tubuh yang tidak boleh disentuh orang asing.

Ajarkan pula anak untuk berani menolak atau melarikan diri ketika ada orang asing yang menyentuh area-area tersebut. Ya. Pendidikan seksual bukan hanya menjaga anak remaja dari pergaulan bebas akibat ingin “coba-coba” karena penasaran.

Pendidikan seksual dini juga dapat melindungi anak Anda dari bahaya pelecehan seksual oleh orang-orang sekitar. Singkirkan semua kecanggungan yang mungkin Anda rasakan ketika akan menyampaikan hal ini pada anak. Ingatlah bahwa kesehatan, keamanan, dan kesejahteraan anak jauh lebih penting daripada kerisian sementara. Pastikan Anda tidak menjelaskan secara berbelit-belit karena anak Anda bisa salah tangkap atau justru kehilangan minat terhadap topik yang dibicarakan.

Buatlah diskusi ringan ini dalam beberapa kesempatan. Dengan begitu, anak jadi punya waktu untuk menyerap dan mengingat informasi yang didapat. 3. Terapkan aturan yang tegas di rumah Menerapkan aturan tegas di rumah merupakan cara jitu yang bisa dilakukan orangtua untuk menghindari pergaulan bebas pada remaja. Beberapa aturan yang perlu ditegakkan misalnya soal jam pulang malam.

alasan utama pencegahan pergaulan bebas penting bagi remaja adalah untuk

Sampaikan pada setiap anak, baik itu laki-laki maupun perempuan, tidak boleh pulang larut malam. Mintalah anak-anak untuk sampai di rumah setidaknya pada pukul 8 malam. Kecuali jika memang ada urusan lain dengan alasan yang kuat. Selain itu, buatlah larangan untuk tidak mengajak teman-teman lawan jenisnya bermain di area kamar anak Anda.

alasan utama pencegahan pergaulan bebas penting bagi remaja adalah untuk

4. Kenali setiap teman-teman anak Anda Dalam banyak kasus, perilaku anak remaja tercermin dari lingkungan perteman mereka sehari-hari. Ya, kasus penyalahgunaan narkoba, minuman keras, bahkan seks bebas bisa dipicu jika anak-anak Anda bermain dan berkumpul di lingkungan yang mendukung hal-hal tersebut. Nah, maka dari itu, pastikan Anda mengenali semua teman-teman anak Anda dengan baik.

Bila perlu, mintalah anak Alasan utama pencegahan pergaulan bebas penting bagi remaja adalah untuk untuk mengajak teman-temannya ke rumah dan berkenalan dengan Anda. Mengetahui lingkaran perteman anak juga memungkinkan Anda untuk mengenal orangtua anak-anak lain. Alhasil, Anda juga bisa bertukar pikiran dan informasi tentang tips mendidik anak dengan orangtua lainnya. 5. Awasi aktivitas anak sehari-hari Usahakan Anda selalu memantau dan mengawasi semua kegiatan yang anak-anak lakukan.

Anda bisa meminta anak Anda mengabari setiap kali mereka akan beraktivitas atau pergi ke suatu tempat. Pastikan juga Anda mengetahui kapan mereka akan pulang. Anda bisa berkirim pesan singkat, menelepon, atau melakukan panggilan video dengan anak Anda guna memastikan kabar dan keberadaannya.

Berikan pemahaman pada anak bahwa apa yang Anda lakukan ini bukan sebagai bentuk kekangan, tapi pengawasan. Pada dasarnya, setiap orangtua punya caranya masing-masing untuk mengawasi anak-anaknya. Apa pun caranya, pastikan bahwa anak Anda tidak merasa keberatan atau bahkan tertekan dengan hal tersebut. Sepakati apa yang paling baik untuk anak dan juga diri Anda sebagai orangtua.

6. Dukung anak melakukan hobi yang ia sukai Masa remaja adalah masa anak sedang aktif-aktifnya mencoba berbagai kegiatan. Apa pun kegiatan yang dipilih anak selama tergolong positif, dukunglah. Jika anak Anda sedang gemar-gemarnya bermain sepak bola, Anda bisa mengikutsertakannya dalam klub sepak bola. Begitu pula jika anak Anda suka melukis atau menggambar, Anda bisa membelikan seperangkat alat gambar untuknya.

Intinya, alihkan perhatian anak dari pergaulan bebas melalui berbagai aktivitas positif yang ia sukai. Teen Substances Uses and Risks – https://www.cdc.gov/features/teen-substance-use/index.html diakses pada 25 Februari 2019 When Teenager Lie About Drug, A Parents Guideline – https://www.webmd.com/parenting/features/when-teenagers-lie-about-drugs diakes pada 25 Februari 2019 How to Keep Teen From Being Promiscuous – https://living.thebump.com/keep-teens-being-promiscuous-6417.html diakses pada 25 Februari 2019 What to Do If Your Teenager is Promiscuous?

– https://lifestyle.howstuffworks.com/family/parenting/tweens-teens/teenager-is-promiscuous.htm diakses pada 25 Februari 2019 https://www.plannedparenthood.org/learn/for-educators/what-sex-education • Tebar Hikmah Ramadan • Life Hack • Ekonomi • Ekonomi • Bisnis • Finansial • Fiksiana • Fiksiana • Cerpen • Novel • Puisi • Gaya Hidup • Gaya Hidup • Fesyen • Hobi • Karir • Kesehatan • Hiburan • Hiburan • Film • Humor • Media • Musik • Humaniora • Humaniora • Bahasa • Edukasi • Filsafat • Sosbud • Kotak Suara • Analisis • Kandidat • Lyfe • Lyfe • Diary • Entrepreneur • Foodie • Love • Viral • Worklife • Olahraga • Olahraga • Atletik • Balap • Bola • Bulutangkis • E-Sport • Politik • Politik • Birokrasi • Hukum • Keamanan • Pemerintahan • Ruang Kelas • Ruang Kelas • Ilmu Alam & Teknologi • Ilmu Sosbud & Agama • Teknologi • Teknologi • Digital • Lingkungan • Otomotif • Transportasi • Video • Wisata • Wisata • Kuliner • Travel • Pulih Bersama • Pulih Bersama • Indonesia Hi-Tech • Indonesia Lestari • Indonesia Sehat • New World • New World • Cryptocurrency • Metaverse • NFT • Halo Lokal • Halo Lokal • Bandung • Joglosemar • Makassar • Medan • Palembang • Surabaya • SEMUA RUBRIK • TERPOPULER • TERBARU • PILIHAN EDITOR • TOPIK PILIHAN • K-REWARDS • KLASMITING NEW • EVENT Konten Terkait • Maraknya Pergaulan Bebas Anak, Lantas di Usia Berapa yang Tepat untuk Memberikan Sex Education pada Anak?

• Pentingnya Email pada Android • Tersedia Jalan Alternatif untuk Menghindari Kemacetan Perantau • Liberalisasi Pergaulan Mengancam Keluarga • Menghindari Memaksakan Diri • Pergaulan Toxic dan Pergaulan Baik Pada masa sekarang pergaulan bebas pada anak remaja sudah tidak jangal untuk dibicarakan.

Dengan diiringi peningkatan teknologi yang semakin maju semua informasi dapat dicari secara bebas diinternet. Yang seharusnya dibatasi namun dapat secara bebas diakses oleh pada anak usia remaja yang berdampak pada pola kehidupan remaja yang semakin bebas.

Masa remaja merupakan masa peralihan dari anak- anak menuju masa yang dewasa. Dimana pada masa ini remaja seharusnya mulai belajar tentang tanggung jawab sebagai seseorang yang mampu bertindak dan berfikir sesuai dengan norma yang berlaku di lingkungan masyarakat. Namun dengan perubahan zaman yang semakin moderen menyebabkan para remaja menyalahgunakan informasi ynag disapat pada hal-hal yang negatif salah satunya pergaulan bebas. Keluarga yang pada dasarnya alasan utama pencegahan pergaulan bebas penting bagi remaja adalah untuk peranan penting untuk membentuk kepribadian, mengawasi perkembangan dan membatasi untuk menjaga anak supaya tidak belok kearah yang salah.

Namun diera sekarang pendidikan dalam menjalani kehidupan sosial mulei terkikis. Karena kurang tanggapnya orang tua mengenai pentingnya perhatian pada masa remaja. Menyebabkan remaja merasa bebas untuk menerima segala informasi yang didapat baik itu buruk atau baik semua dianggap sama. Yang selanjutnya mengarahkan anak pada informasi buruk seperti pergaulan bebas seperti seks bebas.

Dalam waktu yang lama pergaulan bebas merupakan kenakalam remaja yang sangat memprihatinkan. Diantara berbagai macam pergaulan bebas seperti seks bebas, kasus tawuran, aksi kejahatan dan pecandu alkohol bahkan narkoba.

Namun para remaja menyipulkan bahwa seks bebas merupakan bukan suatu kenakalan lagi dari pergaulan bebas, melaikan suatu hal yang dianggap wajar dan telah menjadi kebiasaan yang dibenarkan. Tindakan seksual pada remaja harus ditanggani dengan serius, mengingat usia remaja sudah pada tingkat kematangan seksual. Namun pada sisi lain pendidikan pada remaja akan berpengaruh untuk menghindari pergaulan bebas.

Karena itu disimpulkan bahwa pendidikan sangat penting untuk anak baik diusia remaja ataupun anak- anak. Pengertian pergaulan bebas sendiri adalah salah satu bentuk perilaku yang menyimpang dimana arti kata bebas yang diartikan melewati batas norma yang ditentukan. Dari pengertian pergaulan bebas disimpulkan perilaku manusia yang menyimpang yang melanggar peraturan atau norma- norma agama yang tidak ada batasnya. Pergaulan bebas memberikan dampak yang negatif bagi para remaja yang melakukannya. Secara agamapun pergaulan bebas tidak dibenarkan karena hanya memberikan kerugian baik secara mental dan kesehatan tubuh.

Salah satu ciri- ciri dari pergaulan bebas seperti mudah merasakan kegelisahan, tidak sabar, selalu emosional dan muncu rasa ingin selalu melawan. Sehingga menyebabkan banyak mengalami tekanna mental dan emosi, yang paling parah remaja yang sudah terjun dalam pergaulan bebas dapat terjerat dalam hura-hura yang selalu menggunakan uang dalama hal- hal yang negatif seperti pesta alkohol, narkoba, seks bebas dan lain- lain. Penyebab setiap remaja terjun dalam pergaulan bebas tentu berbeda- beda namun penyebab utamanya yaitu kurangnya pegangan hidup dalam hal keyakinan dalam beragama dan ketidakstabilan emosi pada remaja.

Hal tersebut menyebabkan perilaku yang tidak terkendali, seperti pergaulan bebas dan penggunaan narkoba yang berujung pada penyakit seperti HIV & AIDS bahkan kematian. Peyebab maraknya pergaulan bebas dikalangan remaja dipengaruhi oleh sikap mental yang tidak sehat pada remaja. Sikap mental yang tidak sehat membuat banyaknya remaja merasa bangga terhadap pergaulan yang sebenarnya merupakan pergaulan yang salah.

Namun mereka tidak memahami karena daya pemahaman mereka yang lemah. Faktor selanjutnya ada pelampiasan rasa kecewa dimana ketika seorang remaja mengalami tekanan dikarenakan masalah- masalah yang terjadi pada anak yang menyebabkan anak merasa depresi dan tidak merasa nyaman dalam lingkungan hidupnya.

Selanjutnya yaitu kegagalan remaja dalam menyerap norma yang berlaku.

alasan utama pencegahan pergaulan bebas penting bagi remaja adalah untuk

Ini semua terjadi karena adanya faktor- faktor kenakalan remaja seperti kurangnya kasih sayang dan pengawasan orang tua, pergaulan dengan teman yang sebaya, pengetahuan iptek yang berdampak negatif, tidak adanya bimbingan kepribadian dari sekolah dan dasar- dasar agama yang kurang serta masalah yang selalu dipendam. Kesimpulannya salah satu tujuan pendidikan yaitu pembentukan karakteristik pada anak usia remaja. Karakter merupakan wadah dari berbagai karakteristik psikologi yang membimbing anak remaja untuk dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial yang dihadapi dan untuk menghindari pergaulan bebas.Â
Yahoo kuulub Yahoo kaubamärkide perre.

alasan utama pencegahan pergaulan bebas penting bagi remaja adalah untuk

Klõpsates valikut " Aktsepteeri kõik", nõustute, et Yahoo ja meie partnerid salvestavad teie seadme teavet ja/või pääsevad sellele ligi küpsiste ja muude sarnaste tehnoloogiate abil ning töötlevad teie isikuandmeid isikupärastatud reklaamide ja sisu kuvamiseks, reklaami ja sisu mõõtmiseks, vaatajaskonna ülevaate ja tootearenduse jaoks. Teie isikuandmed, mida võidakse kasutada • Teave teie seadme ja internetiühenduse, kaasa arvatud teie IP-aadressi kohta • Sirvimis- ja otsingutegevused Yahoo veebilehtedel ja rakendustes • Täpne asukoht Lisateabe saamiseks ja oma valikute haldamiseks tehke valik ' Halda sätteid'.

Oma valikuid saate igal ajal muuta privaatsusseadete kaudu. Lisateavet selle kohta, kuidas me teie teavet kasutame, leiate meie privaatsuspoliitikast ja küpsiste poliitikast. Meie partnerite kohta lisateabe saamiseks klõpsake siin.
• #RAMADAN • #COVID-19 • Community • Pregnancy • Getting Pregnant • First Trimester ( 1 - 13 weeks ) • Second Trimester ( 14 - 27 weeks ) • Third Trimester ( 28 - 41 weeks ) • Birth • Baby • 0-6 months • 7-12 months • Kid • 1-3 years old • 4-5 years old • Big Kid • 6-9 years old • 10-12 years old • Life • Relationship • Health and Lifestyle • Home and Living • Fashion and Beauty •  Pergaulan bebas biasanya sangat identik dengan remaja atau anak muda.

Sebab, pergaulan bebas berkaitan dengan kenakalan remaja dan bisa memberi dampak buruk bagi pertumbuhan anak. Selain itu, pergaulan bebas juga dapat merugikan orang banyak, khususnya orang-orang di sekitar. Apa itu pergaulan bebas? Pergaulan bebas secara umum diartikan sebagai sebuah bentuk perilaku yang menyimpang atau telah melewati batas norma yang berlaku. Norma tersebut bisa meliputi sosial, agama, susila, kewajiban, aturan, dan lain sebagainya.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pergaulan berarti kehidupan bermasyarakat, sedangkan bebas artinya lepas atau tidak terikat. Dengan demikian, pergaulan bebas adalah kehidupan bermasyarakat di mana jalinan pertemanan terbentuk secara lepas atau tidak terikat. Agar anak remaja tidak terjerumus ke pergaulan bebas, yuk simak ciri-ciri pergaulan bebas, penyebab, dan cara mencegahnya yang telah Popmama.com rangkum. Pexels/Pixabay Umumnya, ciri-ciri pergaulan bebas tidak lepas dari pengaruh lingkungan sekitar.

Akan tetapi, ciri-ciri pergaulan bebas dapat diketahui melalu beberapa perilaku yang dilakukan oleh remaja. Berikut ini ciri-ciri pergaulan bebas yang dikutip dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

• Memiliki rasa ingin tahu yang berlebih pada hal-hal yang bersifat negatif. • Melakukan pemborosan uang untuk membeli barang yang kurang penting. • Menggunakan obat-obatan terlarang untuk memenuhi keinginannya. • Kecanduan menonton konten pornografi hingga melakukan seks bebas. • Mengonsumsi alkohol atau minuman keras. • Mudah mengalami gelisah, tidak sabar, emosional, malas, dan selalu ingin melawan.

• Kurang bertanggung jawab. • Tidak mendengarkan nasehat orangtua. • Mengalami tekanan emosi dan mental. • Mengikuti pesta hura-hura. • Mencuri demi mendapatkan uang atau hal yang diinginkan. Freepik Selain karena salah memilih lingkungan pertemanan, pergaulan bebas juga bisa disebabkan oleh rasa penasaran, rendahnya kontrol diri, dan rendahnya kesadaran terhadap bahaya yang akan didapatkan akibat pergaulan bebas.

Tidak hanya itu, orangtua juga bisa menjadi faktor penyebab terjadinya pergaulan bebas pada anak remaja. Berikut penyebab pergaulan bebas, antara lain: 1. Faktor keluarga Kondisi keluarga yang kurang harmonis dapat menyebabkan kurangnya perhatian dan kasih sayang orangtua kepada sang anak, sehingga remaja bisa terjerumus pada pergaulan bebas.

Hal tersebut dikarenakan rasa ingin tahu remaja yang tinggi, tetapi tidak mendapat didikan atau arahan yang tepat. Padahal, diusia tersebut anak sangat memerlukan pendampingan dan dukungan yang baik dari keluarga, terutama orangtua.

Oleh sebab itu, keluarga menjadi pelaku utama terpenting dalam mendidk anak untuk menjadi orang yang memiliki perilaku baik. 2. Pengaruh teman sebaya Mental seorang anak remaja cenderung labil, sehingga dapat terpengaruh dari teman sebayanya, terutama dalam bersikap di lingkungan sekitar. Hal tersebut bisa saja adanya rasa sulit atau tidak enak menolak karena atas dasar pertemanan. 3. Gaya hidup Adanya sikap labil yang dimiliki anak remaja dapat memicu rasa ingin tahu berlebih dengan mengikuti gaya hidup atau tren yang tidak sesuai dengan norma yang berlaku.

Apabila tidak mengikuti gaya hidup yang dianggap kekinian, anak remaja akan merasa ketinggalan zaman. 4. Kontrol diri Lemahnya kontrol diri dalam diri anak remaja menjadi salah satu penyebab pergaulan bebas. Sebab, remaja yang memiliki kontrol diri yang lemah biasanya tidak dapat membedakan mana perilaku baik dan mana perilaku buruk. Hal tersebut dapat menyebabkan penyimpangan terhadap norma yang berlaku.

Meskipun remaja sudah dapat membedakan mana yang baik dan buruk, ia tetap bisa melakukan perilaku menyimpang karena tidak dapat mengontrol dirinya sendiri. 5. Faktor lingkungan Selain keluarga, lingkungan juga sangat berpengaruh dalam membentuk perilaku remaja. Anak remaja yang menjalin pertemanan di lingkungan pertemanan yang buruk, perilakunya pun akan ikut menjadi buruk.

Begitu pun sebaliknya. Apabila anak remaja berada di lingkungan pertemanan yang memberikan pengaruh baik, ia akan memiliki perilaku yang baik pula. 6. Pengaruh internet Dengan adanya teknologi internet, anak remaja menjadi lebih mudah untuk mencari hal-hal yang dapat menggugah rasa penasarannya, termasuk mengakses konten-konten negatif dan berkomunikasi dengan siapa saja.

Moral anak akan rusak apabila ia tidak bisa mengontrol rasa penasarannya untuk hal-hal negatif dan menyimpang. 7. Kurangnya nilai keagamaan Pendidikan agama merupakan salah satu hal terpenting bagi anak-anak, khususnya anak remaja.

Sebab, melalui pendidikan agama anak bisa mendapatkan nilai-nilai moral yang berlaku di lingkungan dan masyarakat. Anak akan mengerti apa saja yang memiliki nilai kebaikan, apa saja yang perlu dihindari, hingga perilaku apa saja yang dapat merugikan, baik di kehidupan dunia maupun akhirat.

Pexels/mary-taylor Sebelum anak remaja mama terjerumus ke dalam pergaulan bebas, ada baiknya Mama melakukan pencegahan. Untuk mencegah pergaulan bebas, Mama dapat melakukan beberapa hal, sebagai berikut. • Menanamkan nilai agama, moral, dan etika.

• Mengikuti penyuluhan remaja. • Memperbaiki cara pandang dan bersikap optimis. • Jujur pada diri sendiri. • Melakukan aktivitas yang positif.

• Tidak menjadikan gaya hidup atau tren yang buruk sebagai pegangan hidup. • Mengurangi intensitas menggunakan internet dan menonton televisi. • Memiliki pemikiran untuk masa depan, sehingga dapat menjadi orang yang mempunyai harapan dan cita-cita. • Menjaga keseimbangan pola hidup. Freepik/user18526052 Keluarga, khususnya orangtua, merupakan faktor utama yang dapat memengaruhi perkembangan remaja dalam lingkungan bermasyarakat.

Sudah seharusnya orangtua melatih atau mendidik anak untuk menjadi pribadi yang baik sejak anak usia dini. Sebab, apabila tidak dibiasakan atau diajarkan sejak dini, alasan utama pencegahan pergaulan bebas penting bagi remaja adalah untuk dan perilakunya bisa terus melekat hingga dewasa.

Ada banyak metode yang dapat dilakukan orangtua untuk menerapkan pola asuh yang baik, misalnya membimbing anak dalam memilih lingkungan pertemanan, sering melakukan komunikasi yang transparan antara orangtua dan anak, membantu menganalisis mana hal baik dan buruk, melatih dan menerapkan nilai dan norma yang berlaku, memberi tahu konsekuensi atau risiko apa saja yang akan terjadi apabila melakukan penyimpangan, hingga memantau perkembangan sikap dan perilaku anak.

Pexels/ketut-subiyanto Komunikasi antar orangtua dan anak merupakan dasar terbentuknya suatu hubungan yang harmonis. Komunikasi yang baik tersebut harus bisa dibangun dari anak masih kecil, bahkan sejak lahir.

Karena, komunikasi yang dibangun sejak kecil itu dapat membantu anak dalam meningkatkan kepercayaan dirinya, membuat anak merasa lebih berharga, membantunya membangun konsep diri yang positif, hingga membantu anak dalam bersosialisasi atau membangun hubungan dengan orang lain. Berikut telah Popmama.com rangkum tips komunikasi antara orangtua dan anak remaja mama.

• Terapkan komunikasi dua arah, yakni tidak hanya berbicara, tetapi juga mendengarkan semua keluh kesah anak dengan baik. • Hindari berteriak di hadapan anak ketika marah atau frustrasi.

• Ajukan pertanyaan secara perlahan, jangan beruntun. • Cobalah untuk tidak memaksakan. • Berikan informasi dengan cara yang positif. • Sering-sering berdiskusi mengenai apa pun. • Menjadi alasan utama pencegahan pergaulan bebas penting bagi remaja adalah untuk dan sumber penguat anak.

• Cintai anak apa adanya. • Jangan malu untuk meminta maaf apabila melakukan kesalahan. • Berikan apresiasi, misalnya ucapan terima kasih atas hal baik yang telah anak lakukan. Nah, itu dia ciri-ciri pergaulan bebas, penyebab, dan cara mencegahnya. Perhatian, pengertian, dan kasih sayang orangtua kepada anak sangat memengaruhi sikap dan perilaku anak. Apabila anak merasa kurang dicintai, umumnya anak akan mencari pelampiasan dan melakukan hal-hal buruk demi mendapatkan perhatian dari orangtuanya.

Semoga informasi ini bermanfaat untuk Mama ya! Baca juga: • 3 Kelompok Gangguan Kepribadian pada Remaja • Cara Mendidik Anak Perempuan agar Tidak Terpengaruh oleh Pergaulan • Tips Jitu dari Mari Elka Pangestu untuk Memantau Pergaulan AnakHalo, Sobat SMP! Sebagai remaja, tentunya para Sobat SMP akan menemukan berbagai pergaulan. Namun, Sobat SMP harus menyadari bahwa tidak semua pergaulan itu baik, entah di lingkungan sekolah maupun lingkungan masyarakat.

Oleh karena itu, pintar-pintarlah dalam memilih pergaulan. Jika tidak berhati-hati maka bisa terjerumus ke dalam pergaulan bebas. Pergaulan bebas adalah bentuk perilaku menyimpang yang melewati batas norma masyarakat. Seringkali remaja SMP terjerumus ke dalam pergaulan bebas.

Berbagai faktor seperti kurangnya perhatian orang tua, kondisi lingkungan, hingga penyalahgunaan internet dapat menyebabkan remaja jatuh ke dalam pergaulan bebas.

Dampak yang ditimbulkan dari pergaulan bebas juga tak sembarangan. Mulai dari risiko gangguan kesehatan karena mengonsumsi obat-obatan atau minum-minuman beralkohol hingga pendidikan yang terhambat akibat tidak konsentrasi dalam belajar.

Maka dari itu, perlu dilakukan kiat-kiat pencegahan agar para remaja, khususnya Sobat SMP tidak terjerumus ke dalam pergaulan bebas. Seperti apa cara mencegah pergaulan bebas? Yuk simak artikel ini!

alasan utama pencegahan pergaulan bebas penting bagi remaja adalah untuk

Selektif dalam memilih teman Lingkungan pertemanan cukup berpengaruh dalam membentuk karakter seseorang. Bagi remaja, teman merupakan pihak yang paling sering menjalin relasi. Oleh karena itu, Sobat SMP haruslah selektif dalam memilih teman. Hindari menjalin pergaulan dengan teman-teman yang dirasa bisa membawa dampak buruk. Berpendirian kokoh Memiliki pendirian yang kokoh membuat remaja tidak mudah terbawa arus pergaulan bebas. Remaja juga lebih berani mengatakan tidak pada perbuatan perilaku menyimpang.

Jadi, jika ada teman yang mengajakmu melakukan hal-hal menyimpang tolaklah dengan tegas. Perbanyak kegiatan positif Untuk menghindari pergaulan yang tidak baik maka hal yang penting untuk dilakukan adalah sibukan diri dengan perbuatan yang positif. Misalnya banyak beraktivitas dalam organisasi yang baik dan melakukan hal-hal yang bersifat positif.

alasan utama pencegahan pergaulan bebas penting bagi remaja adalah untuk

Dengan menyibukan diri oleh hal-hal yang positif, tentunya akan dapat membuat diri terhindar dari perbuatan yang tidak baik, seperti pergaulan bebas. Ingat akan orang tua Agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas maka penting untuk Sobat SMP selalu mengingat orang tua.

Mereka telah bersusah payah memperjuangkan Sobat SMP untuk bersekolah agar menjadi orang yang baik dan juga sukses.

alasan utama pencegahan pergaulan bebas penting bagi remaja adalah untuk

Jadi, jangan sampai pergaulan bebas menghancurkan harapan orang tua kalian. Mendekatkan diri dengan agama Semua agama tentunya mengajarkan umatnya untuk melakukan kebaikan dan menghindari perbuatan terlarang. Mendekatkan diri dengan agama akan membuat kita semua menjauhi perbuatan-perbuatan buruk yang dilarang oleh agama. Jadi, itulah tadi beberapa kiat mencegah pergaulan bebas. Sobat SMP di mana pun berada bisa mencoba menerapkan cara-cara di atas tadi agar tidak terjerumus ke dalam pergaulan bebas.

Tetap bergaul secara positif dan hindari pergaulan bebas ya, Sobat SMP! Semoga informasi ini bermanfaat. Penulis: Pengelola Web Direktorat SMP Referensi: Modul SMP Terbuka PJOK Kelas VIII terbitan Direktorat SMP tahun 2021 Berita Terkini • Mengenal 4 Wajah Inspirasi Kartini Era Milenial • Mengasah Kreativitas dengan Membuat Komik • Memahami Pentingnya Gizi Seimbang dengan Buku NPK Pedoman Program Gizi Jenjang SMP • Yuk, Manfaatkan Rapor Pendidikan Untuk Perencanaan Berbasis Data!

• Yuk, Coba 5 Kegiatan Kreatif Bulan Ramadan • Ayo Mengenal 5W+1H dalam Penulisan Berita Jurnalistik • Mengenal Rapor Pendidikan, Platform Terbaru Rilisan Kemendikbudristek
Merdeka.com - Pergaulan bebas menjadi suatu gejala sosial yang perlu diwaspadai masyarakat. Terutama bagi setiap orang tua, perlu memberikan pendidikan dan pengajaran yang baik kepada anak agar tidak terjerumus dalam masalah pergaulan bebas. Bukan hanya itu, orang tua juga perlu menjadi sosok teman bagi anak agar anak dapat terbuka mengenai berbagai masalah yang dihadapinya.

Jika peranan tersebut tidak dapat dijalankan oleh orang tua, maka anak tidak mempunyai tempat terbaik untuk menyelesaikan setiap masalahnya. Akibatnya, anak akan mencari orang lain yang dapat mengisi peranan tersebut. Hal inilah yang dapat menjerumuskan anak pada pergaulan yang salah dan tidak sehat. Dengan begitu, dapat dikatakan kurangnya perhatian dan peranan orang tua menjadi salah satu penyebab pergaulan bebas pada remaja. Bukan hanya itu, terdapat beberapa penyebab pergaulan bebas lainnya yang perlu diketahui.

Mulai dari tingkat pendidikan rendah, kondisi keluarga tidak harmonis, kondisi lingkungan dan perekonomian keluarga yang kurang baik, hingga penyalahgunaan internet.

Dengan mengetahui beberapa penyebab pergaulan bebas ini, bisa menjadi bekal pemahaman setiap orang tua untuk melakukan upaya pencegahan dengan baik.

alasan utama pencegahan pergaulan bebas penting bagi remaja adalah untuk

Selain itu, Anda juga perlu mengetahui beberapa ciri-ciri pergaulan bebas pada remaja untuk mendeteksi kecenderungan sikap dan perilaku anak. Untuk itu, berikut kami merangkum penyebab pergaulan bebas, ciri-ciri, serta dampak negatifnya dari berbagai sumber.

©Shutterstock/Ermolaev Alexander Sebelum mengetahui penyebab pergaulan bebas pada remaja, perlu dipahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan pergaulan bebas. Pergaulan bebas merupakan bentuk penyimpangan sosial dari batas peraturan, norma, kewajiban, dsan tuntuan yang berlaku di masyarakat.

Dengan begitu, pergaulan bebas merupakan semua tindakan yang bersifat menyimpang dari norma yang ada. Terjadinya pergaulan bebas pada remaja dipengaruhi oleh berbagai macam faktor. Mulai dari keadaan mental yang tidak stabil, perasaan kecewa sehingga membutuhkan pelampiasan, kondisi keluarga, serta ketidakmampuan remaja dalam memahami dan menerapkan norma sosial yang berlaku. BACA JUGA: Berkunjung ke Makassar, Ini Momen Hangat Ganjar Pranowo Bertemu Raja Gowa Ruas Jalan Ajibarang-Bumiayu Macet, Petugas Lakukan Rekayasa Lalu Lintas Ini Dengan begitu, penting bagi orang tua untuk memberikan perhatian dan pendampiangan yang baik kepada anak.

Jika peranan ini dapat terpenuhi, maka anak mempunyai tempat yang baik untuk menceritakan berbagai masalah yang dialaminya. Baik masalah yang ada di dalam dirinya, maupun masalah yang terjadi dari pengaruh lingkungan pertemanannya. Di sini, orang tua bisa menjadi teman bercerita bagi anak yang dapat memberikan dukungan penuh agar anak dapat menyelesaikan setiap permasalahan dengan baik.

Ciri-Ciri Pergaulan Bebas pixabay Setelah memahami arti pergaulan bebas, berikutnya Anda perlu mengetahui ciri-ciri pergaulan bebas yang dapat terjadi pada anak remaja. Beberapa ciri-ciri pergaulan bebas berikut menjadi contoh nyata sikap dan perilaku anak yang menyimpang dari norma sosial di masyarakat. Berikut ciri-ciri pergaulan bebas yang terjadi pada remaja: BACA JUGA: Ratusan Penumpang Arus Balik Terlantar di Terminal Kudus, Ini Faktanya Kata-kata Kehilangan Seseorang yang Kita Sayangi Bahasa Inggris, Penuh Makna Bijak • Sering memberontak dan melawan orang tua • Membolos sekolah • Ikut dalam geng merusak seperti tawuran • Mencuri • Merokok • Mengonsumsi alkohol • Menonton konten atau video pornografi • Mengakses situs prostitusi • Melakukan seks di luar nikah Beberapa contoh perilaku tersebut merupakan ciri-ciri pergaulan bebas pada remaja yang sering terjadi.

alasan utama pencegahan pergaulan bebas penting bagi remaja adalah untuk

Dalam hal ini, orang tua perlu meningkatkan kepekaan terhadap perubahan sikap dan perilaku yang ditunjukkan anak sehari-hari. Orang tua juga perlu melakukan pendekatan yang baik untuk mengajak anak lebih terbuka. Dengan begitu, masalah yang terjadi atau dialami anak dapat lebih mudah diselesaikan.

Penyebab Pergaulan Bebas ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/Deklofenak Setelah memahami pengertian dan ciri-cirinya, berikutnya perlu diketahui beberapa hal yang menjadi penyebab pergaulan bebas pada remaja.

Penyebab pergaulan bebas ini dapat dipengaruhi oleh faktor internat atau dari dalam diri remaja, faktor keluarga, hingga faktor lingkungan yang tidak alasan utama pencegahan pergaulan bebas penting bagi remaja adalah untuk. Berikut beberapa penyebab pergaulan bebas pada remaja yang dapat terjadi: BACA JUGA: Resep Cireng Kerupuk Gurih, Cocok untuk Camilan Sehari-hari Manfaat Puasa Media Sosial bagi Kesehatan Mental, Efektif Meningkatkan Suasana Hati • Kondisi mental anak yang relatif labil sehingga mempengaruhi cara mereka bersikap atau berperilaku di lingkungan sekitarnya dan masyarakat.

• Kurangnya kesadaran kaum remaja mengenai dampak buruk dari pergaulan bebas, sehingga mudah terjerumus di dalamnya tanpa pikir panjang. • Tingkat pendidikan di lingkungan keluarga yang relatif rendah sehingga kurang memberikan bekal pemahaman berbagai dampak dari pergaulan bebas.

• Kondisi keluarga yang tidak harmonis seperti broken home atau terjadinya kekerasan dalam rumah tangga yang dapat disaksikan anak dalam kesehariannya. • Kondisi ekonomi keluarga yang buruk atau faktor kemiskinan, sehingga mendorong anak untuk putus sekolah karena orang tua tidak dapat mencukupi kebutuhan tersebut. • Kurangnya perhatian dari orang tua mennyebabkan anak bertingkah tidak terkendali dan sesuai keinginan mereka.

• Kondisi lingkungan yang kurang baik, seperti lingkungan yang banyak ditemui orang-orang yang sering minum minuman keras, berjudi, prostitusi, dan berbagai hal buruk lainnya. • Penyalahgunaan internet secara bebas, yaitu digunakan untuk mengakses konten dewasa atau pornografi.

Hal ini bisa mendorong keingintahuan anak untuk mencoba hal-hal tersebut. Dampak Pergaulan Bebas ©Shutterstock/Anita Patterson Peppers Setelah mengetahui beberapa penyebab pergaulan bebas, berikutnya akan dijelaskan berbagai dampak negatif yang dialami anak saat terjerumus pada pergaulan bebas. Berikut beberapa dampak pergaulan bebas yang perlu diketahui : • Remaja yang melakukan seks bebas bisa mengakibatkan kehamilan di luar nikah dan meningkatkan risiko penyakit kelamin seperti HIV AIDS.

• Remaja yang mencoba konsumsi narkoba dan obat-obatan terlarang dapat merusak kesehatan fisik dan mental dalam jangka panjang hingga menyebabkan kematian. • Meningkatkan risiko kriminalitas pada anak remaja untuk memenuhi keinginannya.

Seperti melakukan tindakan perampokan, pencurian, hingga pembunuhan. • Dari segi agama, remaja yang terlibat dalam pergulan bebas dan melakukan berbagai perilaku menyimpang mendapatkan dosa berat.

• Remaja yang terlibat dalam pergaulan bebas dan melakukan perilaku menyimpang mempunyai tidak cukup percaya diri untuk kembali berhubungan dengan keluarga, teman, dan bersosialisasi di masyarakat. [ayi] 1 Kisah Kehidupan Seks Tentara Belanda di Indonesia 2 6 Potret Terbaru Aisyahrani Hamil Anak Ketiga, Penampilannya Mencuri Perhatian 3 Barisan Prajurit Kopaska TNI Menangis di Hutan, Alasannya Bikin Haru 4 Misteri Penembak Arief Rahman Hakim: Pengawal Presiden atau Polisi Militer Jakarta?

5 Mantan Kasad ke Prabowo: Mas Bowo harus Jadi Presiden Selengkapnya

MATERI PENCEGAHAN PERGAULAN BEBAS PJOK PART 1




2022 www.videocon.com