Pada mekanisme efek rumah kaca kalor akan terperangkap di bumi sehingga menyebabkan

pada mekanisme efek rumah kaca kalor akan terperangkap di bumi sehingga menyebabkan

Pada mekanisme efek rumah kaca, kalor akan terperangkap di bumi sehingga menyebabkan …. A. meningkatnya suhu rata-rata bumi B. meningkatnya kelembapan udara C. menurunnya suhu rata-rata bumi D. menurunnya kelembapan udara E. menurunnya letusan gunung berapi Pembahasan : Pada mekanisme efek rumah kaca, kalor akan terperangkap di bumi sehingga menyebabkan meningkatnya suhu rata-rata bumi.

Jawaban: A Efek rumah kaca adalah proses di mana panas terperangkap di bumi. Yuk simak pengertian lengkap, penyebab, proses terjadinya, serta akibat negatif efek rumah kaca! Saat mendengar kata efek rumah kaca, mungkin berbagai hal negatif melintasi pikiran kamu. Tidak jarang orang menyebut global warming atau pemanasan global sebagai salah satu akibat dari fenomena ini. Memang tidak salah. Tapi sebenarnya, efek rumah kaca memiliki dampak positif untuk manusia loh!

Yuk cari tahu pengertian dan proses efek rumah kaca agar tidak salah paham. Pengertian Efek Rumah Kaca Panas masuk ke dalam bangunan rumah pada mekanisme efek rumah kaca kalor akan terperangkap di bumi sehingga menyebabkan dan tertahan oleh dinding kaca sehingga suhu dalam rumah kaca tetap hangat - Sumber Gambar: NASA/JPL – Caltech 1. Arti Efek Rumah Kaca Sebenarnya Efek rumah kaca adalah sebuah proses alami di mana panas matahari terperangkap di atmosfer bumi.

Proses ini menyebabkan permukaan bumi hangat dan memperkenankan bumi untuk dijadikan tempat tinggal yang nyaman bagi makhluk hidup.

Tanpa fenomena ini, temperatur bumi akan terasa dingin sekali. Bayangkan bulan yang tidak memiliki atmosfer dengan temperatur sekitar minus 153 derajat celcius, mustahil untuk dihuni. BACA JUGA: 25 KATA MOTIVASI UNTUK MENGEMBALIKAN SEMANGAT BELAJAR 2. Diambil Dari Cara Kerja Rumah Kaca Pengertian efek rumah kaca ini sebenarnya diambil dari cara kerja rumah kaca, sebuah desain bangunan rumah yang terbuat dari kaca (dinding dan atap), biasanya digunakan untuk bercocok tanam sayur, buah-buahan, dan bunga tropis.

Di dalam rumah kaca, udara terasa hangat sepanjang masa. Saat siang hari, cahaya matahari masuk ke dalam rumah kaca dan menghangatkan udara bersama tumbuhan di dalamnya. Ketika suhu udara di luar dingin, udara di dalam bangunan ini akan tetap hangat. Hal ini disebabkan oleh dinding kaca yang memerangkap panas matahari. 3. Mengapa Efek Rumah Kaca Merupakan Hal Negatif? Lantas, apa yang membuat frasa efek rumah kaca sangat negatif di kalangan banyak orang?

Hal ini dikarenakan perbuatan manusia yang menyebabkan efek rumah kaca meningkat sehingga bumi terasa semakin panas tahun demi tahun. Agar lebih mengerti, yuk simak proses efek rumah kaca terlebih dahulu! Sebagian dari panas matahari terperangkap di atmosfer bumi dan meningkatkan suhu permukaan bumi. - Sumber Gambar: NASA/JPL- Caltech Anak tetap fokus belajar di malam hari dengan lampu belajar berkualitas!

Bagaimana Proses Kerja Efek Rumah Kaca? 1. Panas Matahari Memanasi Bumi Bumi kita ini bekerja dengan cara yang serupa. Pada prinsipnya, cahaya matahari menyinari permukaan bumi melewati gas atmosfer dan menghangatkan suhu bumi. Pada malam hari ketika suhu permukaan mulai dingin, panas akan balik dipantulkan balik ke angkasa. Tapi sebagian besar radiasi matahari ini terperangkap oleh gas atmosfer. 2. Gas-gas rumah kaca memerangkap panas Gas di atmosfer, seperti karbon dioksida (CO2), memerangkap panas matahari seperti dinding rumah kaca.

Gas ini disebut juga gas-gas rumah kaca atau greenhouse gas (GHG). Beberapa gas rumah kaca lainnya seperti: Metana (CH4), Dinitrogen Oksida (N20), Uap Air (H2O), Ozon (O3), dan Klorofluorokarbon (CFC). Gas inilah yang menjaga suhu permukaan kita hangat di malam hari.

3. Aktivitas manusia meningkatkan kadar gas rumah kaca Gas rumah kaca yang paling berdampak adalah karbon dioksida, uap air, metana, dan nitrogen dioksida. Aktivitas manusia seperti pembakaran hutan dan penggunaan kendaraan bermotor memproduksi dan meningkatkan jumlah gas-gas rumah kaca di atmosfer.

Kabarnya, beberapa tahun kedepan, jumlah karbon dioksida akan naik dua kali lipat lebih banyak dibandingkan sekarang.

Tentunya, semakin banyak gas-gas rumah kaca, semakin panas permukaan bumi. Hal inilah yang mengakibatkan pemanasan global atau global warming. Penggunaan Bahan Bakar Fosil menghasilkan gas-gas rumah kaca - Sumber Gambar: Pixabay Penyebab Efek Rumah Kaca Oleh Aktivitas Manusia Peningkatan drastis gas-gas rumah kaca dapat dilihat sejak tahun 1800s disebabkan oleh revolusi industri. Banyak lahan dirombak untuk berbagai jenis penggunaan dan banyak aktivitas sehari-hari memproduksi gas rumah kaca.

pada mekanisme efek rumah kaca kalor akan terperangkap di bumi sehingga menyebabkan

1. Penggunaan Bahan Bakar Fosil Bahan bakar fosil merupakan penyebab utama peningkatan rumah kaca karbon dioksida. Penggunaan bahan bakar fosil memproduksi hampir ⅓ karbon dioksida (CO2) di udara, dan juga gas lainnya seperti metana, nitrogen oksida, karbon monoksida, dll.

Umumnya bahan bakar fosil digunakan sebagai sumber energi pembangkit tenaga listrik dan kendaraan bermotor. 2. Penebangan Hutan Penyebab kedua terbesar dari efek rumah kaca karbon dioksida adalah penebangan dan pembakaran hutan.

Hutan biasanya ditebang untuk berbagai keperluan dari pertanian, pabrik, dan pembangunan rumah. Saat hutan dibakar secara besar-besaran, terbentuk gas sampingan berupa karbon dioksida.

Menurut para ahli, hanya dari penebangan hutan sendiri, sekitar 600 juta sampai 2,6 miliar ton karbon dioksida dilepaskan ke atmosfer bumi per tahun.

BACA JUGA: 7 TEMPAT LES BAHASA INGGRIS DENGAN METODE BELAJAR TERBAIK 3. Industri Pertanian Tidak jarang industri pertanian pada mekanisme efek rumah kaca kalor akan terperangkap di bumi sehingga menyebabkan pupuk non organik untuk mempercepat proses penyuburan tanah.

Namun proses ini mengubah unsur nitrogen menjadi dinitrogen oksida (N2O). 4. Industri Peternakan Peternakan sapi, kambing, kuda, dan hewan ternak lainnya memproduksi gas rumah kaca metana.

Gas ini dihasilkan dari fermentasi enterik makanan oleh bakteri yang ada di dalam hewan dan juga penguraian kotoran hewan. 5. Limbah Rumah Tangga Banyak dari limbah rumah tangga dibakar atau ditimbun di tempat pembuangan akhir, terutama di kota-kota besar. Saat limbah rumah tangga ini dikubur dan dibiarkan, mereka akan menghasilkan gas metana dan karbon dioksida.

6. Limbah Industri Berbagai industri seperti pabrik semen dan penambangan batu bara menghasilkan karbon dioksida. Suhu Permukaan Bumi Semakin Panas - Sumber Gambar: Pixabay Dampak dan Akibat Efek Rumah Kaca 1. Suhu Permukaan Bumi Naik Seperti pembahasan sebelumnya, saat gas rumah kaca meningkat, udara panas akan terperangkap.

Hal ini meningkatkan suhu permukaan bumi. 2. Tingkat Permukaan Air Laut Naik Suhu bumi yang semakin panas berdampak juga ke es kutub utara dan selatan. Es ini akan mencair dan meningkatkan permukaan air laut.

Hal ini akan mengakibatkan berbagai pulau dan kota tenggelam secara perlahan. 3. Angin Badai Yang Semakin Buruk Pemanasan global akibat efek rumah kaca dapat meningkatkan intensitas badai seperti angin topan. Secara ilmiah, angin badai ini berhubungan dengan suhu air laut. Badai ini hanya terbentuk jika suhu laut berada di atas 26,51 derajat celcius.

Udara yang panas tentunya dapat memperburuk badai tersebut. 4. Mempengaruhi Pertanian dan Peternakan Suhu udara yang semakin panas memperpanjang musim tanam dan mulai memunculkan berbagai penyakit dan serangga yang berakibat negatif untuk tanaman. Sama halnya dalam industri peternakan, pemanasan global ini mengubah reproduksi, metabolisme, dan berbagai penyakit pada hewan ternak.

Nah, itulah seluk beluk lengkap mengenai efek rumah kaca. Masih ada pelajaran lain yang sulit dijawab?

pada mekanisme efek rumah kaca kalor akan terperangkap di bumi sehingga menyebabkan

Di zaman modern ini, kenapa tidak coba portal E-Learning saja? Belajar dengan guru profesional lewat online kapan pun dan di mana pun tanpa ribet! Dari bidang biologi, sosiologi, Inggris, dan masih banyak lagi. Bagi kamu yang tertarik belajar online, kamu bisa membeli voucher belajar melalui Tokopedia Belajar. Yuk, kunjungi sekarang juga! Isi waktu luang dengan lebih berkualitas dengan buku-buku pilihan terbaik di sini!

Penulis: Benedicta Clarissa
Recent Posts • https://myhomeworkhelpers-id.com/b-indonesia/tugas523186845 • https://myhomeworkhelpers-id.com/seni/tugas12128457 • https://myhomeworkhelpers-id.com/b-indonesia/tugas27201377 • https://myhomeworkhelpers-id.com/seni/tugas523584911 • https://myhomeworkhelpers-id.com/b-indonesia/tugas9593047 Gas rumah kaca (H2O, CO2, CH4, O3, dan NO). Mekanisme terjadinya efek rumah kaca, sinar matahari menembus lapisan gas rumah kaca akan dipantulkan kembali ke bumi sehingga menimbulkan pans yang terperangkap seperti pada "rumah kaca".

Tanpa efek rumah kaca, suhu bumi akan sangat dingin. Namun semakin meningkatnya kadar gas rumah kaca seperti CO2 di udara akibat pembakaran hutan dan pengunaan bahan bakar fosil yang berlebihan meningkatkan efek rumah kaca dan menyebabkan pemanasan global. Meningkatnya suhu bumi akibat pemanasan global berdampak pada mencairnya es di kutub sehingga meningkatkan permukaan air laut. Secara global, pemanasan global juga berdampak pada perubahan iklim bumi.
Hallo Gracula kakak bantu jawab ya : ) Jawabannya adalah A.

Efek rumah kaca (Green House Effect ), diartikan sebagai naiknya suhu bumi. Naiknya suhu bumi disebabkan oleh terperangkapnya sinar matahari gelombang panjang (infra merah) oleh gas–gas rumah kaca. (GRK) yang berada di lapisan troposferyang merupakan lapisan atmosfer yang berada dipermukaan bumi sampai radius 10 Km ke angkasa.

pada mekanisme efek rumah kaca kalor akan terperangkap di bumi sehingga menyebabkan

Naiknya suhu ini dapat menyebabkan terjadinya pemanasan global. Secara total, 29 % energi matahari akan dipantulkan oleh atmosfer, 20 % di serap oleh gas-gas atmosfer dan hanya 51 % yang sampai dipermukaan bumi. GRK yang dapat menyebabkan efek rumah kaca adalah CO2, CH4,CFC, O3 dan N2O. Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah A. Semoga membantu ya. 1. Tanaman berbatang tinggi homozigot disilangkan dengan tanaman berbatang rendah homozigot.

Jika tanaman berbatang tinggi dominan terhadap tanaman berbatang rendah. Tentukan : A. Keturunan Pertama (F1) dari persilangan keduanya B. Keturunan Kedua (F2), jika keturuan pertama (F1) saling disilangkan C. Jumlah tanaman berbatang rendah, jika keturunan kedua (F2) menghasilkan sebanyak 16 kacang bioteknologi pangan adalah bioteknologi yang digunakan untuk menghasilkan produk makanan dengan memanfaatkan mikroorganisme.

berikut ini yang termasuk bioteknologi adalah.

pada mekanisme efek rumah kaca kalor akan terperangkap di bumi sehingga menyebabkan

a. pemanfaatan kedelai untuk membuat tahu b. pemanfaatan bakteri untuk pengomposan c.

pada mekanisme efek rumah kaca kalor akan terperangkap di bumi sehingga menyebabkan

menggabungkan dua sifat tanaman dengan cara okulasi d. pemanfaatan bakteri untuk membuat asam cuka
Efek rumah kaca merupakan peristiwa terperangkapnya panas matahari di atmosfer bumi.

Panas matahari yang terperangkap di atmosfer akan menghangatkan bumi, dan membantu kelangsungan hidup di bumi. Efek rumah kaca terjadi karena adanya gas-gas rumah kaca.

Namun, jika gas-gas rumah kaca terus meningkat dapat menimbulkan peningkatan suhu rata-rata bumi, dan menyebabkan pemanasan global. Pemanasan global terjadi karena peningkatan gas rumah kaca, yang disebabkan oleh pembakaran bahan bakar fosil, penebangan hutan, berbagai macam limbah dan lain-lain.

Jika pemanasan global terus terjadi maka akan mengakibatkan iklim di dunia menjadi tidak stabil sehingga merugikan bagi bidang peternakan, es dikutub mulai mencair, permukaan air laut akan meningkat dan lain sebagainya. Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah A.Anda pasti pernah mendengar istilah ‘efek rumah kaca’ bukan?

Memang pembahasan mengenai efek rumah kaca saat ini tengah menjadi perbincangan dunia, menjadi salah satu faktor yang menjadi penyebab pemanasan global atau global warming. Yang biasa kita dengar adalah penyebab pemanasan global lebih besar dipengaruhi oleh efek rumah kaca.

pada mekanisme efek rumah kaca kalor akan terperangkap di bumi sehingga menyebabkan

Rumah kaca memang cukup banyak digunakan oleh para petani yang tinggal di Negara yang mengenal empat musim. Di bangun khusus untuk tanaman, di mana sekelilingnya di penuhi oleh kaca kaca bening. Karena cukup membantu di sektor pertanian, beberapa petani Indonesia yang hanya memiliki lahan kecil ikut menerapkan. Berikut adalah penjelasan mengenai efek rumah kaca : Apa itu efek rumah kaca ?

Rumah kaca di bangun dengan fungsi menjaga panas sinar matahari di dalam ruangan. Ketika siang hari, panas matahari mampu menembus kaca, sehingga membantu proses asimilasi tumbuhan.

Karena dindingnya terbuat dari kaca, maka sisa panas matahari yang di keluarkan ke atmosfer kembali memantul. Hal ini menjadikan suhu udara di dalam rumah tersebut naik dan menghangat. Bahkan radiasi panas matahari ini bergelombang pendek yakni sebesar 0,3 sampai 3 um yang bisa di tangkap oleh atmosfer bumi. Radiasi yang sepanjang 3 um nilah yang mampu meningkatkan pemanasan di bumi. Selain efek rumah kaca terjadi karena adanya kenaikan konsentrasi gas CO 2 serta beberapa gas yang ada di atmosfer bumi.

Adanya pembakaran minyak, batu bara, serta bahan bakar organic yang kadarnya berlebih sehingga tidak bisa di serap oleh tumbuhan dan tanah. Berikut adalah penjelasan mengenai Proses Terjadinya Efek Rumah Kaca yang Menyebabkan Pemanasan Global : Proses Terjadinya Efek Rumah Kaca Efek rumah kaca memang sudah tidak asing lagi untuk di dengar, efek rumah kaca yang dapat menyebabkan kerusakan pada bumi seperti memberikan dampak akibat kerusakan hutan yang terkena populasi dari efek rumah kaca, menyebarkan polusi di sekitar lingkungan, dan menyebabkan kerugian lain yang diakibatkan oleh efek rumah kaca.

Dalam terjadinya efek rumah kaca, melewati beberapa tahapan seperti : Awalnya cahaya dari matahari yang keluar di pantulkan oleh dinding kaca, kemudian kembali ke angkasa. Beberapa sinarnya di serap oleh bumi yang nantinya berwujud sinar inframerah. Di dalam efek rumah kaca, terdapat gas kaca yang keluar dan membentuk lapisan yang menyelimuti bumi. Gas kaca ini berupa CO 2 (karbon dioksida), metana, NOx (nitrogen dioksida), serta beberapa gas lainya yang merupakan reaksi alamiah industri.

pada mekanisme efek rumah kaca kalor akan terperangkap di bumi sehingga menyebabkan

Jika gas efek rumah kaca ini terlepas, maka partikelnya mampu naik sampai lapisan troposfer lalu membentuk lapisan yang menyelimuti bumi. Inilah rincian energi yang memantul ke bumi lagi : • 25% : dipantulkan awan dan partikel partikel lain • 25% : di serap oleh awan • 45% : di serap oleh permukaan bumi • 10% : dipantulkan lagi oleh permukaan bumi Bumi sendiri di lapisi oleh selimut yang di namakan lapisan atmosfer.

Dengan adanya gas rumah kaca, akan ada partikel yang melayang di antara bumi dan lapisan atmosfer tersebut. Hal ini menyebabkan panas bumi memantul dari panas bumi yang harusnya di bawa keluar, namun panas bumi kembali masuk. Sehingga suhu bumi naik dan akhirnya menghangat. Adanya efek rumah kaca yang memantulkan panas kembali ke bumi memang menaikan suhu di dalam bumi. Pada awalnya bumi hanya menghangat saja. Namun jika terus berlanjut, bumi bukan hanya menghangat tapi juga memanas yang sifatnya mengglobal.

Penelitian seputar efek rumah kaca Kenaikan suhu bumi sudah di mulai sejak 100 tahun lalu. Menurut para ahli klimatologi, rata rata per 100 tahun kenaikan hanya 0,5 derajat celcius. Sedangkan kenaikan rata rata bumi menurut letak astronomis Indonesia hanya pada 30 tahun terakhir ini sudah mencapai 2 derajat celcius.

Itu pun di daerah tertentu mengalami kenaikan suhu yang lebih dahsyat, seperti kota Bandung yang naik hampir 4 derajat celcius dan kota Jakarta 5 derajat celcius. Kenaikan kenaikan suhu akan terus berlanjut jika manusia tidak berusaha menghentikan aktivitas yang memicu pemanasan global. Inilah dampak terbesar di dirikan rumah kaca.

pada mekanisme efek rumah kaca kalor akan terperangkap di bumi sehingga menyebabkan

Akibat Dari Efek Rumah Kaca Menggunakan rumah kaca memang sangat membantu tanaman untuk melakukan asimilasi. Sayangnya bangunan kaca yang di fungsikan untuk memantulkan panas ke dalam rumah membawa efek alamiah.

Bahkan secara langsung akan mempengaruhi perubahan suhu di bumi serta pemanasan yang sifatnya mengglobal. Global warming juga berakibat pada beberapa sector, yakni : • Kenaikan permukaan air laut Semakin tinggi kenaikan permukaan air laut, akan sangat berdampak pada pulau yang tinggal di dataran rendah dan di kelilingi air.

Dengan meningginya permukaan air laut, maka dataran yang berada lebih rendah akan terjadi banjir besar yang mampu menenggelamkan dataran yang lebih rendah dari permukaan laut. Namun dari pasang surut air laut tersebut dapat memberikan manfaat pasang surut air laut bagi kehidupan manusia yang bergantung hidup di pinggiran laut atau pantai.

• Perubahan cuaca yang ekstrim Global warming juga mampu menjadi penyebab adanya perubahan cuaca yang sifatnya ekstrim. Apalagi di wilayah indonesia yang memiliki iklim yangselalu berganti yang bergantung pada pembagian musim di Indonesia. Dengan adanya iklim di Indonesia Anda dapat merasakannya dengan panas yang begitu terik dalam kurun waktu lebih lama dari sebelumnya. Dan ketika musim dingin, juga merasakan dingin yang luar biasa.

pada mekanisme efek rumah kaca kalor akan terperangkap di bumi sehingga menyebabkan

• Hasil pertanian menurun Bahkan pemanasan global dapat menyebabkan hasil pertanian di tanah luas akan menurun. Resiko gagal panen lebih tinggi kurvanya.

pada mekanisme efek rumah kaca kalor akan terperangkap di bumi sehingga menyebabkan

Sedangkan di Indonesia memiliki berbagai macam-macam jenis jenis hujan yang dapat mempengaruhi musim yang akan terjadi pada wilayah indonesia, dan biasanya memberikan dampak negatif bagi para petani ketika musim kemarau berkepanjangan yang akan menghasilkan hasil pertanian menurun.

• Mencairnya gletser Beberapa gletser dan es di kutub sudah mulai mencair. Ini merupakan akibat dari pemanasan global yang sudah memberikan dampak keseluruhan. Dengan mencairnya es di kutub akan memperlebar luasan perairan di bumi yang semula perbandinganya 2:1 antara lautan dan daratan. Jika sudah mencair, akan mengalir ke laut yang berpotensi menaikkan permukaannya. Sangat berbahaya jika sampai menenggelamkan pulau pulau penting di dunia. • Kepunahan beberapa jenis hewan Hewan yang hidup berada di lereng gunung berapi akan sangat terkena dampak pemansan global.

Suhu panas akan semakin menaik, cuaca yang berubah secara ekstrim, mampu mengganggu kehidupan hewan. Jika ia tidak mampu bertahan dengan kondisi alam yang terus memburuk, beberapa hewan akan mati kelaparan, kehausan, atau kepanasan. Kelestariannya sudah tidak bisa di selamatkan lagi, kecuali manusia yang bertindak untuk menyelamatkan.

Nah, itu adalah penjelasan mengenai proses terjadinya efek rumah kaca yang menyebabkan pemanasan global, semoga penjelasannya bisa bermanfaat dan menambah wawasan anda. Baca juga artikel yang lainnya mengenai ilmu geografi lainnya : • proses terjadinya pelangi • proses terjadinya hujan • fungsi gurun pasir • cabang-cabang ilmu geografi

Efek Rumah Kaca menampilkan Kartini Kendeng - Ibu Bumi (Live at Semarang Bisa Dikonserkan)




2022 www.videocon.com