Setiap manusia memiliki hak asasi yang

setiap manusia memiliki hak asasi yang

HAM juga telah diatur dalam undang-undang nomer 39 tahun 1999, menjelaskan bahwa hak asasi manusia merupakan seperangkat haknya telah melekat pada setiap individu sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan wajib dijunjung tinggi, dihormati dan dilindungi oleh negara, hukum, pemerintah dan setiap orang.

Hak-hak tersebut antara lain haknya untuk hidup, keamanan, tidak diganggu, kebebasan dari perbudakan serta penyiksaan. Jika seseorang atau sekelompok orang tidak memberikan hak semestinya terhadap seseorang atau sekelompok orang maka akan diberi hukum pidana penjara sementara atau paling berat penjara seumur hidup.

Pengertian dari Hak Asasi Manusia dan Macamnya Menurut kamus besar bahasa Indonesia, apa yang dimaksud dengan hak asasi manusia adalah memiliki haknya untuk dilindungi secara internasional (PBB) seperti berhak buat hidup, merdeka, kebebasan berpendapat sampai kebebasan buat memiliki. HAM telah didapatkan setiap individu sejak dirinya lahir ke bumi dan tidak dapat diambil atau dirampas oleh siapa saja.

karena telah dilindungi juga oleh PBB dalam deklarasi PBB tanpa memandang ras, suku bangsa, agama dan status sosial.

setiap manusia memiliki hak asasi yang

Macam-Macam Hak Asasi Manusia Berikut ini macam-macam HAM yang tidak dapat dicabut oleh seseorang dari setiap individu. 1. Personal Rights Personal rights adalah setiap orang memiliki kebebasan untuk berpendapat, bebas untuk memeluk agama apapun, dibebaskan untuk beribadah menurut keyakinannya masing-masing dan diberikan kebebasan untuk berorganisasi atau berserikat. 2. Property Rights Property rights (hak asasi ekonomi) merupakan pemberian kebebasan untuk memiliki sesuatu, bebas untuk menjual serta membeli sesuatu barang atau jasa, serta bebas untuk mengadakan suatu perjanjian kontrak dan memiliki pekerjaan.

3. Rights of Legal Equality Rights of legal equality berkaitan dengan berhak untuk mendapatkan perlakuan atau pengayoman sama sesuai dengan keadilan hukum. Semua akan dilihat sama pada mata hukum. 4. Political rights Political rights merupakan hak asasi manusia memberikan Anda kesempatan untuk bebas berpolitik. Memiliki berhak sama untuk ikut serta dalam pemerintahan, pemilihan umum, mendirikan partai politik dan mengajukan petisi kritis serta saran.

5. Social cultural rights Hak asasi manusia social cultural rights berkaitan dengan dibebaskannya setiap orang untuk memilih pendidikan yang diinginkannya, pemberian haknya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan serta mengembangkan kebudayaan.

6. Procedural rights Terakhir, setiap individu berhak untuk mendapatkan perlakukan mengenai tata cara peradilan serta perlindungan hukum oleh pemerintah. Setiap orang memiliki hak asasi manusia berhak mendapatkan perlakuan adil dalam penggeledahan, penangkapan serta pembelaan hukum.

Contoh Pelanggaran Hak Asasi Manusia Berat dan Ringan Setelah mengetahui apa yang dimaksud dengan hak asasi manusia serta macam-macamnya. Berikutnya kami akan memberikan contoh kasus pelanggaran HAM pernah terjadi di Indonesia baik ringan maupun berat. 1. Kerusuhan tanjung priok tahun 1984 Contoh kasus pelanggaran hak asasi manusia yang pertama terjasi pada tanggal 12 September 1984, korban tercatat pada peristiwa tersebut antara lain 24 orang teras, 26 luka berat dan 19 orang luka ringan.

Saat itu majelis hakim menyatakan 14 terdakwa dinyatakan bebas atas kasus ini. 2. Penembakan Mahasiswa Trisakti 1998 Peristiwa ini juga dikenal dengan nama tragedi trisaksti yang terjadi pada tanggal 12 Mei 1998 terhadap mahasiswa sedang melakukan demonstrasi guna menuntut presiden Soeharto turun dari jabatannya sebagai presiden.

Dari kejadian tragedi trisakti tersebut, terdapat empat mahasiswa trisakti tewas serta puluhan orang mengalami luka berat dan ringan. Mahkamah militer melakukan sidang terhadap beberapa terdakwa yang diduga telah menyebabkan adanya korban jiwa. Tetapi, mahkamah militer pada saat itu hanya memvonis dua terdakwa dengan hukuman pidana selama 4 bulan saja, empat terdakwa lainnya divonis 2-5 bulan pidana sedangkan sembilan orang divonis 3-6 tahun penjara.

Saling menghormati dan menghargai setiap orang merupakan sikap harus dimiliki setiap warga negara untuk menjaga HAM setiap individu. Selain itu, setiap negara juga wajib untuk memberikan perlindungan dan menjaga hak asasi manusia setiap warganya.***( Editor/ UMSU) Tinggalkan Balasan Batalkan balasan Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Ruas yang wajib ditandai * Komentar Nama * Email * Situs Web Simpan nama, email, dan situs web saya pada peramban ini untuk komentar saya berikutnya. Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses. KOMPAS.com - Setiap 10 November diperingati sebagai Hari Hak Asasi Manusia Sedunia.

Inisiatif ini berasal dari rasa tak puas sejumlah pihak akibat perampasan hak dan kebebasan manusia karena kepentingan tertentu, terutama yang dilakukan negara besar. Pada 10 November 1948, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mulai menyepakati kesepakatan baru. Bertempat di Paris, Perancis, Deklarasi Setiap manusia memiliki hak asasi yang Hak Asasi Manusia dicetuskan. Berasal dari gebrakan pertama itu, akhirnya pada 1950 mulailah diperingati secara rutin tiap tahunnya sebagai Hari Setiap manusia memiliki hak asasi yang Asasi Manusia.

Dilansir dari situs Persatuan Bangsa Bangsa, www.un.org, hak asasi manusia adalah hak yang melekat pada semua manusia, tanpa memandang ras, jenis kelamin, kebangsaan, etnis, bahasa, agama, atau status lainnya. Hak asasi manusia termasuk hak untuk hidup dan kebebasan, kebebasan dari perbudakan dan penyiksaan, kebebasan berpendapat dan berekspresi, hak untuk bekerja dan pendidikan, dan banyak lagi. Setiap orang berhak atas hak-hak ini, tanpa diskriminasi dari siapa pun.

Baca juga: Hari HAM Sedunia, Perjalanan dari Magna Carta hingga Deklarasi Universal PBB Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia Pasca-dicetuskannya deklarasi bersejarah itu, tiap negara berusaha mencanangkan HAM masing-masing. Mereka dilindungi secara hukum akan kebebasannya pada sebuah negara.

Dalam deklarasi tersebut, setidaknya terdapat 30 Hak Asasi Manusia yang tertulis dan disepakati. Berikut ulasannya: 1. Terlahir bebas dan mendapat perlakuan sama. Kita semua dilahirkan bebas.

Kita semua memiliki pemikiran dan gagasan kita sendiri. Kita semua harus diperlakukan dengan cara yang sama.

setiap manusia memiliki hak asasi yang

2. Hak tanpa ada diskriminasi. Setiap orang berhak atas semua hak dan kebebasan tanpa pembedaan apa pun, seperti ras, warna kulit, jenis kelamin, bahasa, agama, opini politik atau lainnya, asal kebangsaan atau sosial, properti, kelahiran, atau status lainnya. 3. Hak untuk Hidup. Kita semua memiliki hak untuk hidup, dan hidup dalam kebebasan dan keamanan. 4. Hak tanpa perbudakan. Tidak ada yang akan ditahan dalam perbudakan atau praktik perbudakan; perbudakan dan perdagangan budak dilarang dalam segala bentuk.

5. Bebas dari penyiksaan dan perlakuan yang merendahkan. Tidak seorang pun akan mengalami penyiksaan atau perlakuan atau hukuman yang kejam, tidak manusiawi atau merendahkan martabat. 6. Hak untuk pengakuan sebagai pribadi di depan hukum. Setiap orang berhak untuk diakui di mana pun sebagai orang di hadapan hukum.

Berita Terkait Tim Jokowi-Ma'ruf: Lebih Baik Kawan Sebelah Jangan Ngomongin HAM, Malu Kita. Gubernur Lemhannas: Jangan Mimpi Ada Rekonsiliasi dalam Tuntaskan Kasus HAM Masa Lalu Catatan Kontras: Pelanggaran HAM Terbanyak 2018 di Sektor SDA Ini Rekomendasi Komnas HAM kepada Presiden untuk Selesaikan Kasus HAM Berat Kontras: Di Tengah Asian Games, Pilkada, dan Pemilu, HAM Tak Dapat Tempat Berita Terkait Tim Jokowi-Ma'ruf: Lebih Baik Kawan Sebelah Jangan Ngomongin HAM, Malu Kita.

Gubernur Lemhannas: Jangan Mimpi Ada Rekonsiliasi dalam Tuntaskan Kasus HAM Masa Lalu Catatan Kontras: Pelanggaran HAM Terbanyak 2018 di Sektor SDA Ini Rekomendasi Komnas HAM kepada Presiden untuk Selesaikan Kasus HAM Berat Kontras: Di Tengah Asian Games, Pilkada, dan Pemilu, HAM Tak Dapat Tempat Penipuan Rekrutmen Calon Pegawai Konjen AS Surabaya Dibongkar Polisi https://regional.kompas.com/read/2018/12/10/16550921/penipuan-rekrutmen-calon-pegawai-konjen-as-surabaya-dibongkar-polisi https://asset.kompas.com/crops/fNi2ZLaKSzvRT2MzB31TIjjH5P8=/0x0:1000x667/195x98/data/photo/2018/12/10/450997484.jpg
Apa itu HAM?

Sejarah, Pentingnya dan Peran HAM – Setiap manusia dimanapun memiliki Hak asasi masing-masing, yang sudah ada sejak pertama kali mereka membukakan setiap manusia memiliki hak asasi yang di dunia. Apapun warna kulitnya, dari manapun asalnya, apapun jenis kelaminnya, hingga seperti apapun penampilannya semuanya memiliki Hak asasi yang setara sebagai manusia. Hak inilah yang kita sebut dengan HAM.

Mengapa HAM ini ada di dunia? Seperti apa peranannya? Pada dasarnya, seperti apapun penampilan seseorang dan apapun latar belakangnya semuanya adalah sama-sama manusia.

Sebagai sesama manusia perlu adanya sebuah kebijakan yang menegaskan bahwa semua manusia itu setara dan memiliki hak yang sama. Supaya semua orang bisa merasakan keadilan tanpa adanya penindasan satu sama lain. Mengapa? Sebab manusia juga memiliki ego yang berbeda dimana ego in akan mampu memicu sifat-sifat buruk yang juga ada pada manusia itu sendiri. Untuk itu lahirlah sebuah kebijakan yang mengatur hak setiap manusia memiliki hak asasi yang kewajiban sesama manusia supaya dapat mencapai keadilan yang sama, seperti cita-cita bangsa ini.

Table of Contents • Apa itu HAM? • Mengapa Ada HAM? • Anda Mungkin Juga Menyukai • Pentingnya HAM • Peranan HAM Bagi Kehidupan Manusia • Bagaimana HAM di Indonesia? • Prinsip HAM • 1. Universal dan Tidak Dapat Dicabut • 2.

setiap manusia memiliki hak asasi yang

Memiliki Keterkaitan Satu Sama Lain • 3. Setara dan Tidak Mendiskriminasi • Batasan dalam HAM • Belajar HAM Lebih Menarik Lewat Buku Tentang HAM ini! Apa itu HAM? HAM adalah Hak Asasi Manusia yang merupakan sebuah kebijakan yang mengatur kebebasan serta perlindungan dasar manusia.

HAM sudah ada sejak manusia dilahirkan hingga manusia meninggal dunia tanpa memandang siapapun dia. Jadi, entah apa saja kewarganegaraanya, suku, budaya, jenis kelamin, orientasi seksual, agama, ras, dan kepercayaannya, semua orang memiliki HAM yang sudah melekat dalam diri. Dan hal ini berlaku dimana saja kita berada. Di masa pemerintahan tersebut raja sering sekali memeras rakyat melalui penarikan pajak yang tinggi, menaikkan harga bahan pokok dan suka menghukum rakyatnya.

Hal tersebut membuat rakyat menjadi sengsara dan banyak yang merasakan ketidakadilan. Melalui keluhan yang serupa membuat sejumlah orang di masa itu menjadi tergerak hatinya untuk melawan sejumlah penindasan yang terjadi dalam pemerintahan Raja John.

Orang-orang ini kemudian menandatangani sebuah perjanjian Magna Charta yang merupakan kebijakan mengenai perlindungan hak manusia. Kendati perjanjian sudah disepakati, namun selama masa pemerintahan dalam beberapa dekade selanjutnya masih ada saja hukum pemerintahan kerajaan yang dianggap tidak relevan. Kemudian pada tahun 1689 dicetuskan Bill of Rights yang memperbaharui HAM secara modern. Ini bertujuan untuk melawan sejumlah pemerintahan kerajaan dan kekuasaan absolut raja yang merugikan setiap individu.

Selain itu, Bill of Rights juga menjadi sebuah perlindungan hak manusia supaya terlindungi dari tirani yang merugikan rakyat. Seiring berjalannya waktu kebijakan dalam HAM pun ikut berkembang, dan konsep ini secara modern diatur dalam Deklarasi Universal HAM (DUHAM). Ini merupakan kebijakan hukum pertama yang sah, mengatur supaya HAM perlu dilindungi secara universal. Hal tersebut dilandasi oleh sejumlah peristiwa besar seperti Perang Dunia II. Perang Dunia II merupakan sebuah mimpi buruk bagi banyak manusia di muka bumi dan meninggalkan banyak kerugian.

Banyak setiap manusia memiliki hak asasi yang melayang begitu saja, kerugian besar dari segi ekonomi, menurunnya bahan pangan dan sarana tempat tinggal yang hilang begitu saja.

Perang dunia begitu memukul banyak orang setiap manusia memiliki hak asasi yang banyak pihak dan dampaknya semakin memburuk ketika mulai muncul kelaparan dan penyakit yang berujung menewaskan lebih banyak jiwa. Melihat kejadian ironis tersebut, seorang aktivis sekaligus ibu negara Amerika Eleanor Roosevelt mencetuskan DUHAM pada 10 Desember 1948. Beliau menyatakan bahwa HAM ini perlu di sahkan dalam waktu secepatnya, dan oleh karena itu dibuat komisi PBB untuk menegakkan hukum HAM dan juga menetapkannya.

DUHAM kemudian ditetapkan oleh komisi PBB tersebut untuk menjadi instrumen atau alat yang akhirnya menjadi standar internasional HAM di seluruh dunia.

Dengan adanya HAM ini bertujuan untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik di masa mendatang. Lantas, kehidupan saat ini memang sudah jauh lebih baik dan makmur, apakah HAM masih diperlukan? Pentingnya HAM Kendati kita sudah tidak lagi mengalami kehidupan seperti saat pasca perang, namun masih saja sering terjadi penindasan dimana saja dengan bentuk penindasan yang berbeda.

Sebab sifat manusia itu sendiri akan selalu sama sampai kapanpun, oleh karena itu penting adanya HAM yang dapat menjadi alat perlindungan untuk seseorang. HAM merupakan alat yang digunakan setiap pemerintahan untuk mengatur segala kebutuhan manusia, termasuk pendidikan, kebutuhan pangan, tempat tinggal dan lainnya.

Bayangkan apabila HAM dihapuskan, maka mungkin tidak semua lapisan masyarakat dapat merasakan pendidikan dan kebutuhan primer lainnya dengan layak. Melalui HAM inilah kita juga mendapatkan perlindungan dari segala tindak kekerasan serta memiliki kebebasan berfikir, beragama, berekspresi dan lainya.

Jadi, secara keseluruhan melalui HAM kita mampu menjadi diri kita sendiri tanpa adanya tekanan dari pihak lain, menjadi pribadi yang bebas dan memiliki kehidupan yang baik. Semuanya tidak terlepas dari peranan HAM.

Peranan HAM Bagi Kehidupan Manusia Jika ingin dijabarkan ada begitu banyak peranan HAM yang mempengaruhi kehidupan kita kini dan nanti. Tetapi, pada dasarnya ada beberapa peranan HAM yang secara garis besar mempengaruhi kehidupan setiap individunya. HAM berperan penting untuk mengatur hak kehidupan kita dari yang paling dasar dan utama yakni hak untuk hidup, hak beragama, hak berpikir dan berpendapat. Selain itu HAM juga mengatur supaya setiap orang memiliki kesempatan untuk mendapatkan kehidupan yang layak yaitu hak memiliki pekerjaan, mendapatkan pendidikan, kesehatan dan memiliki kebutuhan primer seperti sandang, pangan dan papan.

Hak asasi manusia di atas merupakan sebagian kecil dari hak-hak lain yang kita miliki. Sebagian besar diantaranya sudah diatur ke dalam 30 pasal yang ada dalam DUHAM beserta dokumen internasional lainnya yang juga mendukung undang-undang dalam HAM. Dokumen tersebut adalah Kovenan Internasional untuk Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya. Adapun dokumen setiap manusia memiliki hak asasi yang yakni Kovenan Internasional yang mengatur Hak Sipil dan Politik. Ketiganya memiliki kebijakan-kebijakan yang mengatur sejumlah kebutuhan hak manusia hingga dalam ranah yang lebih luas lagi.

Seperti yang kita ketahui kini sudah banyak negara yang memiliki sistem pemerintahan masing-masing yang jauh lebih demokratis dimana setiap warga negaranya memiliki kesempatan yang sama atas hak sosial dan politik mereka.

Ini semua diatur dalam sembilan perjanjian internasional HAM, termasuk diskriminasi ras, sipil dan politik, diskriminasi terhadap perempuan, perlindungan anak, perlindungan tenaga kerja asing, diskriminasi disabilitas, perlindungan terhadap perilaku amoral yang tidak manusiawi dan masih banyak lagi. Terkait peranan HAM dan apa saja yang diatur oleh HAM secara lengkap dipaparkan dalam buku yang membahas khusus tentang HAM. Semuanya dipaparkan secara mendetail termasuk pasal-pasal dalam perundangan DUHAM.

Bagaimana HAM di Indonesia? Seperti yang kita ketahui, HAM memang dicetuskan oleh para pemerintahan di negara-negara maju bagian barat. Akan tetapi kebijakan dalam HAM ini secara sah sudah mencangkup aturan yang harus ditepati oleh seluruh negara di dunia. Di Indonesia sendiri, kita memiliki sejumlah UUD 1945 sebagai dasar aturan negara yang dibuat mengacu kepada pancasila sebagai cita-cita bangsa. Pancasila sendiri juga dirundingkan berdasarkan keinginan supaya bangsa ini dapat menjadi tempat yang memanusiakan rakyatnya.

Seperti yang dijelaskan dalam sila kedua, ‘Kemanusiaan yang adil dan beradab’ menjelaskan bahwa sudah seharusnya kita mewujudkan nilai kemanusiaan dan menghargai martabat manusia, serta negara juga memiliki kewajiban untuk memberikan keadilan bagi semua orang. Jika mau menelaah, pancasila memiliki nilai-nilai yang menjunjung tinggi kemanusiaan, keadilan dan persatuan. Hal tersebut juga merupakan tujuan yang ingin dicapai oleh HAM untuk memberikan kesempatan yang sama bagi semua individu atas hak mereka.

Perundangan tentang HAM di Indonesia juga dijelaskan terperinci dalam buku berikut ini. Besarnya peranan HAM membuat kehadirannya menjadi alat yang berpengaruh di setiap negara dalam memutuskan kebijakan di sistem pemerintahan mereka. Tidak terlepas di Indonesia itu sendiri. Hak Asasi Manusia Dalam Konstitusi Indonesia Hak Asasi Manusia Dalam Konstitusi Indonesia Edisi Kedua: Majda El Muhtaj Sebagai suatu instrumen penting, HAM memiliki peranan besar dalam konstitusi Indonesia.

Ini juga mendasari banyak undang-undang yang mengatur hal-hal yang berhubungan dengan tujuan HAM itu sendiri. Prinsip HAM Selayaknya sebuah perundangan HAM sebagai instrumen yang mengatur kehidupan tetap memiliki sejumlah prinsip, sehingga tidak setiap orang mampu mengubah atau menghapuskan HAM begitu saja dalam satu masa pemerintahan.

Berikut ini prinsip HAM yang sah di seluruh dunia.

setiap manusia memiliki hak asasi yang

1. Universal dan Tidak Dapat Dicabut HAM bersifat universal, maksudnya berlaku untuk semua lapisan masyarakat di setiap negara. Tanpa memandang latar belakang dan jenis kelamin HAM adalah hak milik setiap insan manusia.

Hak asasi ini juga bersifat tetap dan tidak bisa dicabut. Namun, sifat HAM yang tetap ini memiliki pengecualian terhadap hak-hak yang bersifat relatif tergantung situasi tertentu serta harus diproses secara hukum. Sebagai contoh, apabila seseorang dinyatakan bersalah dan terkena suatu hukum dengan putusan pengadilan, maka kemungkinan ada hak yang akan dicabut darinya seperti hak kebebasan bergerak.

Hal tersebut dikenakan pada seseorang yang bersalah untuk mencapai tujuan seperti mengurangi ancaman, atau hal lain yang dapat merugikan pihak yang lebih luas lagi. Hak asasi manusia secara universal juga telah dipaparkan dalam buku tentang HAM.

Dimana buku ini juga menjadi rujukan bagi para pelajar, mahasiswa dan mereka yang tertarik dalam pembahasan HAM. Hak Asasi Manusia Hak Asasi Manusia: Al Khanif Selain itu, pada buku ini juga mencangkup bagaimana batasan dalam HAM tersebut terjadi dan dalam situasi yang jauh lebih rumit, sejauh apakah HAM yang relatif ini bisa berlaku.

2. Memiliki Keterkaitan Satu Sama Lain Prinsip HAM yang selanjutnya adalah memiliki keterikatan antara hak satu dengan hak lainnya. Sehingga HAM ini tidak dapat dipisahkan. Keterikatan ini juga saling bergantung, maka apabila seseorang melanggar satu hak maka tindakan tersebut akan mempengaruhi pemenuhan hak lainnya.

Dalam contoh apabila kamu memiliki hak untuk memperoleh pendidikan yang baik, maka dengan begitu kamu mampu memenuhi hak atas pekerjaan. Ketika kamu sudah memiliki pekerjaan maka kamu akan mampu memiliki hak atas tempat tinggal yang lebih layak lagi. 3. Setara dan Tidak Mendiskriminasi Dalam semua hukum HAM memiliki kesetaraan, dimana hukum satu dan lainnya harus dipenuhi dengan setara dan tidak boleh berat salah satu.

Hukum yang ada juga tidak boleh mendiskriminasi kaum minoritas bahkan seorang pelaku kejahatan juga tidak boleh mendapatkan diskriminasi. Dengan begitu sejumlah hak-hak yang diberikan oleh semua manusia, serta hukum yang mengaturnya akan tetap netral tanpa adanya diskriminasi dalam pemenuhannya oleh siapa saja.

Supaya HAM tetap mewujudkan kebebasan dan perlindungan untuk saling mengerti dan memanusiakan manusia. Batasan setiap manusia memiliki hak asasi yang HAM Dalam beberapa kasus dan situasi HAM memang memiliki sejumlah setiap manusia memiliki hak asasi yang, tanpa melanggar prinsip-prinsip tersebut.

batasan ini berfungsi supaya semua orang yang sedang menjalankan hak mereka tidak melanggar hak milik orang lain juga. Sehingga hak yang diatur dalam HAM dibagi menjadi dua jenis yakni hak absolut, dimana seseorang memiliki beberapa hak yang tidak bisa dicabut. Serta hak relatif yang mengatur beberapa hak manusia yang dibatasi, dengan situasi tertentu. Belajar HAM Lebih Menarik Lewat Buku Tentang HAM ini! Masih bingung? Pembahasan HAM mungkin akan sangat panjang apabila semuanya dijabarkan ke dalam artikel ini, oleh karena itu belajar HAM jangan berhenti sampai disini.

Kamu bisa membaca buku tentang HAM berikut supaya memahami secara keseluruhan tentang HAM. Misalnya, seperti seperti apa saja contoh hak yang memiliki sifat absolut, bagaimana contoh situasi pada hak yang relatif, sejauh mana batasan sifat-sifat tersebut hingga apa saja yang mendasari pembatasan prinsip dalam HAM. Berikut ini sejumlah buku rekomendasinya untuk kamu.

setiap manusia memiliki hak asasi yang

1. Interpretasi Hak-Hak Asasi Manusia Oleh Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Interpretasi Hak-Hak Asasi Manusia Oleh Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia: Titon Slamet Kurnia a topik hukum memang kadang terasa berat, namun dalam buku ini dijelaskan dengan pemahaman yang mudah.

Pembahasan mengenai hak asasi dipaparkan secara jelas dalam buku ini. Bagaimana HAM menjadi alat perlindungan manusia, dan seperti apa pembatasannya. 2. Menghijaukan HAM Menghijaukan Ham Selain melindungi hak-hak manusia, HAM juga secara tidak langsung melindungi lingkungan hidup kita untuk mewujudkan lingkungan yang nyaman, asri dan layak bagi kehidupan manusia.

Ini juga dipandang sebagai masalah hak asasi yang perlu kita pahami dan jaga, seperti yang diceritakan M.Ridha Saleh dalam bukunya. 3. Hukum HAM & Humaniter Hukum Ham & Hukum Humaniter: Andrey Sujatmoko Membahas HAM secara ringan melalui naskah-naskah pendek yang merupakan kumpulan yang ditulis berdasarkan pengalaman.

Naskah ini juga sedikit banyak menyinggung HAM dalam dunia instansi, militer, dan hubungan dalam dan luar negeri. Usai membaca ulasan tentang HAM dan sudah memiliki bukunya, maka wawasan kamu tentang HAM sudah semakin baik. Kamu tahu pasti sejauh setiap manusia memiliki hak asasi yang hak asasi kamu yang berhak kamu dapatkan serta apa saja kewajibanmu sebagai warga negara yang baik.

Memahami HAM harapannya supaya kita sebagai manusia memahami dan menghargai martabat sesama. Tanpa ada diskriminasi terhadap orang lain bahkan dari hal paling sederhana, seperti menyindir ras saat bercanda dengan teman. Sebab ucapan sesederhana apapun bagi kita bisa berdampak besar bagi orang lain, entah itu ucapan baik atau buruk.

Sebagai generasi modern, seharusnya menghargai nilai-nilai kemanusiaan sudah bukan hal yang sulit untuk dilakukan. Dan untuk mencapai kehidupan yang lebih baik dan layak kedepannya, pada akhirnya yang diperlukan tidak hanya sekedar otak yang pandai tapi juga perilaku yang baik.

Sekian, semoga artikel ini bermanfaat! Recent Post • Cara Mengirim Artikel Ke Koran Tribun yang Perlu Kamu Tahu Mei 6, 2022 • Cara Membuat Contoh Proposal Bisnis Plan yang Baik dan Benar Mei 6, 2022 • 8 Rekomendasi Spidol Kain Terbaik untuk Melukis Mei 6, 2022 • Tips Membangkitkan Semangat Kerja & Penyebab Semangat Kerja Menurun Mei 6, 2022 • 70 Ucapan Selamat Idul Fitri Lengkap Mei 6, 2022 • Menu Sahur Enak, Mudah, dan Praktis Mei 6, 2022 • 5 Contoh Surat Pengunduran Diri Mei 6, 2022 • 11 Cara Menghilangkan Ngantuk Secara Efektif Mei 6, 2022 • Menghilangkan Bau Ketiak Secara Efektif Mei 6, 2022 • Rekomendasi Buku Hijrah Muslimah Mei 6, 2022 Setiap warga negara pada dasarnya memiliki hak asasi yang merupakan?

• Milik manusia mutlak sebagai warga Negara • Anugrah dari tuhan yang maha Esa • Memiliki bersama seluruh warga Negara Indonesia • Milik Manusia sejak lahir • Hak pribadi Jawaban: B.

Anugrah dari tuhan yang maha Esa Categories Tanya jawab Post navigation
Daftar isi • Pengertian HAM Menurut para Ahli • Ciri-Ciri HAM • Macam-Macam HAM • Undang-Undang yang Mengatur HAM • Contoh Kasus Pelanggaran HAM Hak Asasi Manusia (HAM) adalah konsep hukum dan normatif yang menyatakan bahwa setiap manusia memiliki hak yang melekat pada dirinya.

Hak Asasi Manusia berlaku kapanpun, dimanapun dan kepada siapapun. Pengertian HAM Menurut para Ahli Terdapat beberapa tokoh yang mengulas tentang pengertian Hak Asasi. Diantaranya sebagai berikut: • Jan Materson, HAM menurut Jan Materson adalah hak-hak yang ada pada setiap yang tanpa HAM manusia mustahil hidup sebagai manusia.

• Prof. Koentjoro Poerbopranoto, Menurut Prof. Koentjoro Poerbopranoto HAM adalah suatu hak yang bersifat mendasar. Hak yang dimiliki manusia sesuai dengan kodratnya yang tidak bisa dipisahkan dalam artian bersifat suci. • Miriam Budiarjo, HAM adalah hak yang dimiliki manusia sejak ia lahir ke dunia.

Hak bersifat Universal yang berarti hak dimiliki tanpa adanya perbedaan setiap manusia memiliki hak asasi yang itu Ras, Suku, Agama,Gender dan Agama. • Jhon Locke, HAM adalah hak yang langsung diberikan oleh Tuhan kepada manusia sebagai hak yang kodrati.

Hak memiliki sifat yang suci dan mendasar. Oleh karena itu tidak ada yang bisa mencabutnya. • Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999, Hak Asasi Manusia adalah hak yang melekat pada diri manusia sebagai Makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Hak tersebut merupakan Anugerah yang wajib dilindungi dan di hormati oleh setiap manusia. Ciri-Ciri HAM HAM memiliki ciri-ciri pokok yang mendefinisikan makna dari HAM tersebut.

Ciri-ciri HAM meliputi: • Hakiki Artinya Hak Asasi Manusia yang dimiliki manusia sejak bahkan ketika masih berada dalam kandungan. Hal ini juga dapat diartikan bahwa HAM adalah hak Kodrat yang diberikan Tuhan kepada manusia. • Universal Berarti bahwa keberadaan HAM berlaku secara menyeluruh bagi setiap manusia di suatu negara tanpa terkecuali. Hak Asasi Manusia tidak terbatas oleh waktu, tempat, dan ruang. Oleh sebab itu, dimanapun kalian Hak wajib di hormati dan harus dijunjung tinggi.

HAM bersifat Universal juga berarti menjunjung tinggi setiap hak manusia tanpa memandang kedudukan ras,agama,suku,budaya usia dan lainnya. Setiap manusia berhak memiliki hak yang sama dengan orang lain. • Tetap HAM bersifat tetap bermakna bahwa HAM akan terus ada dan melekat pada diri Manusia. HAM merupakan Anugerah Tuhan kepada manusia. Keberadaan HAM juga sebagai pembeda Manusia dengan Makhluk hidup lainnya. • Utuh Ciri ini bermakna bahwa HAM tidak dapat dibagi antar sesama manusia.

Semua orang memiliki hak yang utuh. Macam-Macam HAM Hak asasi manusia juga memiliki jenis atau macam berbeda guna untuk mengelompokkan HAM dengan ketentuan yang tepat. • Hak Asasi Pribadi, adalah hak yang berhubungan dengan kehidupan setiap manusia.

Contoh penerapannya adalah: • Kebebasan untuk bergerak, berpindah tempat, melakukan kegiatan pribadi • Kebebasan untuk mengeluarkan pendapat. • Kebebasan untuk organisasi dan berkumpul. • Hak Asasi Politik, hak yang berhubungan dengan kegiatan politik. Berikut contoh penerapannya: • Hak untuk memilih dan dipilih dalam pemilihan • Hak dalam ikut serta kegiatan pemerintahan. • Hak untuk mendirikan organisasi politik atau politik. • Hak Asasi Hukum “Legal Equlity Right”, adalah hak untuk memperoleh posisi yang sama dalam hukum dan pemerintahan.

Contoh penerapannya: • Hak untuk memperoleh perlakuan yang adil dalam hukum dan pemerintahan. • Hak untuk menjadi seorang PNS • Hak untuk memperoleh perlindungan dan pelayanan hukum. setiap manusia memiliki hak asasi yang Hak Asasi Ekonomi, hak properti adalah yang setiap individu yang berhubungan dengan ekonomi.

Contoh penerapannya antara lain: • Kebebasan untuk melakukan jual beli. • Kebebasan untuk melakukan kontrak kerja. • Kebebasan untuk memiliki sesuatu • Kebebasan untuk memiliki pekerjaan yang layak. • Hak Asasi Peradilan (Hak Prosedular), ialah hak untuk memperoleh perlakuan yang sama tata cara pengadilan. Beberapa penerapan antara lain: • Hak untuk memperoleh pembelaan hukum dan pengadilan. • Hak untuk mendapatkan persamaan dalam perlakuan. • Hak Asasi Sosial Budaya “Social Culture Right”, hak individu yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat.

Contoh penerapannya: • Hak untuk mendapatkan pembelajaran • Hak untuk mengembangkan budaya yang sesuai dengan minat dan bakat.

setiap manusia memiliki hak asasi yang

Undang-Undang yang Mengatur HAM Sebagai negara yang Demokratis. Indonesia menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia. Berikut ini penjelasan singkat tentang Undang-Undang HAM: Pasal 28A pengawasan Tentang Hak Hidup Pasal ini memiliki isi: Setiap orang berhak hidup serta berhak untuk mempertahankan hidup dan kehidupannya. Pasal 28B pengawasan Tentang Hak Berkeluarga • (1) Setiap orang berhak membentuk keluarga dan keturunan lewat perkawinan yang sah. • (2) Setiap anak berhak atas keberlangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta berhak atas pemberian berasal dari kekerasan dan nasional.

Pasal 28C pengawasan Tentang Hak Memperoleh Pendidikan • (1) Setiap orang yang berhak mengembangkan diri lewat pemenuhan kebutuhan, berhak mendapat pendidikan dan mendapatkan fungsi berasal dari ilmu-ilmu dan teknologi, seni dan budaya, demi meningkatkan kualitas hidup dan demi kesejahteraan umat manusia.

• (2) Setiap orang berhak untuk memajukan dirinya di dalam memperjuangkan haknya secara kolektif untuk membangun masyarakat, bangsa dan negaranya. Pasal 28D pengawasan Tentang Kepastian Hukum • (1) Setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang serupa dihadapan hukum.

• (2) Setiap orang berhak untuk bekerja serta mendapat ketidakseimbangan dan perlakuan yang adil dan layak di dalam jalinan kerja. • (3) Setiap warga negara berhak mendapatkan kesempatan serupa di dalam pemerintahan. • (4) Setiap orang berhak atas status kewarganegaraan. Pasal 28E kontrol Tentang Kebebasan Beragama • (1) Setiap orang bebas mengikuti agama dan beri-beri menurut agamanya, memilih pendidikan dan menjalankan, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan, memilih daerah tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya, serta berhak untuk kembali.

• (2) Setiap orang berhak atas kebebasan meyakini kepercayaan, asumsi dan sikap, sesuai bersama dengan hati nuraninya. • (3) Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul dan setuju. Pasal 28F pengawasan Tentang Komunikasi dan Informasi • Setiap orang yang berhak untuk berkomunikasi dan mendapatkan informasi untuk mengembangkan dan lingkungan sosialnya, serta pribadi yang berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan memberikan informasi bersama dengan memanfaatkan segala gaya saluran yang tersedia.

Pasal 28G perlindungan Hak Perlindungan Diri • (1) Setiap orang berhak atas perlindungan diri, keluarga, kehormatan, martabat, dan harta benda yang dibawah kekuasaannya, serta berhak atas rasa aman dan memberikan berasal dari ancaman keresahan untuk indikasi atau tidak ada sesuatu yang merupakan hak asasi. • (2) Setiap orang berhak untuk bebas berasal dari penyiksaan dan perlakuan yang merendahkan derajat martabat manusia dan berhak mendapatkan suaka politik berasal dari negara lain.

Pasal 28H pengawasan Tentang Kesejahteraan dan Jaminan Sosial • (1) Setiap orang yang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup baik dan sehat serta berhak mendapatkan pelayanan kesehatan. • (2) Setiap orang mendapat perlakuan dan perlakuan tertentu untuk mendapatkan kesempatan dan fungsi yang serupa fungsi persamaan fungsi dan keadilan. • (3) Setiap orang berhak atas jaminan sosial yang terlalu mungkin pengembangan dirinya secara utuh sebagai manusia yang bermartabat.

• (4) Setiap orang berhak membawa hak milik pribadi dan hak milik selanjutnya tidak boleh diambil alih alih secara sewenang-wenang oleh siapa pun. Pasal 28I Kontrol Hak-Hak Asasi Manusia Dasar • (1) Hak untuk hidup, hak untuk tidak disiksa, hak asumsi dan hati nurani, setiap manusia memiliki hak asasi yang beragama, hak untuk tidak diperbudak, hak untuk akui sebagai privat dihadapan hukum, dan hak untuk tidak dituntut atas hukum dasar yang berlaku surut adalah hak asasi manusia yang tidak sanggup dikurangi di dalam keadaan apapun.

• (2) Setiap orang berhak atas perlakuan yang bersifat diskriminatif atas dasar apa pun dan berhak mendapatkan perlakuan yang bersifat diskriminatif itu. • (3) Identitas budaya dan hak penduduk tradisional dihormati selaras bersama perkembangan zaman dan peradaban. • (4) Perlindungan, pemajuan, penegakan, dan pemenuhan hak asasi manusia adalah tanggung jawab negara, khususnya pemerintah.

• (5) Untuk menegakkan dan melindungi hak asasi manusia sesuai dengan prinsip negara hukum yang demokratis, pelaksanaan hak asasi manusia diatur, diatur, dan dituangkan di dalam ketentuan perundangan-undangan. Pasal 28J dilarang Tentang Penghormatan HAM • (1) Setiap orang wajib menghargai hak asasi manusia orang lain di dalam tata kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

• (2) Dalam menjalankan hak dan kebebasannya, tiap-tiap orang wajib tunduk kepada simpanan yang ditetapkan dengan undang-undang bersama dengan maksud sebatas untuk menjamin pernyataan serta penghormatan atas hak kebebasan orang lain dan untuk mencukupi perintah yang adil sesuai bersama dengan pertimbangan moral, nilai-nilai agama, keamanan, dan ketertiban umum didalam suatu penduduk demokratis. Contoh Kasus Pelanggaran HAM Beberapa kasus pelanggara HAM yang pernah terjadi di Indonesia: • Peristiwa pembantaian di Rawa Gede tahun 1945.

• Peristiwa pembantaian massal PKI yang terjadi antara tahun 1965-1966 • Peristiwa Tanjung Periok tahun 1984 • Tragedi Trisakti pada tahun 1998 • Pembunuhan aktivis wanita bernama Marsinah pada tahun 1993 • Peristiwa Wamena pada bulan april 2003. • Pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib pada tahun 2004.
Hak Asasi Manusia (HAM) Setiap tanggal 10 Desember masyarakat memperingati hari HAM sedunia, peringatan ini di adakan untuk mengenang hari adopsinya Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia pada tahun 1948 silam dan secara resmi dimulai dari tahun 1950 saat rapat Pleno ke-317 Majelis Umum pada 4 Desember 1950.

Di Indonesia, HAM diatur dalam pasal 27 hingga pasal 34 UUD 1945, Tap MPR Nomor XVII/MPR/1998, dan UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM. Pada hakikatnya setiap manusia yang lahir didunia memiliki hak yang melekat pada diri mereka dan bersifat universal. Dikatakan universal karena hak ini merupakan bagian dari eksistensi kemanusiaan setiap orang tanpa membedakan ras, jenis kelamin, usia, etnis, budaya, dan agama.

Hak asasi manusia muncul dari keyakinan manusia itu sendiri bahwasanya semua manusia selaku makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa adalah sama serta sederajat. Manusia yang terlahir didunia memiliki martabat dan juga hak-hak yang sama. Karena dasar itulah manusia mesti diperlakukan secara adil, setimpal, dan beradab. Ham berlaku kapanpun, dimanapun, dan kepada siapapun.

Dan tidak dapat diganggu gugat dan dicabut, karena HAM merupakan anugerah yang dimiliki oleh semua manusia. Biasanya HAM dialamatkan kepada negara, karena negaralah mengemban kewajiban untuk menghormati, melindungi, dan memenuhi HAM. Negara juga wajib menindaklanjuti pelanggaran yang dilakukan oleh berbagai pihak. Macam-macam HAM HAM dibagi kedalam beberapa kelompok, berikut penjelasan tentang enam kelompok HAM yang harus diketahui: • Hak Asasi Pribadi Hak Asasi yang berhubungan dengan diri pribadi setiap manusia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Contohnya: • kebebasan untuk bergerak. • bebas mengeluarkan pendapat. • bebas memilih, memeluk dan menjalankan agama sesuai keyakinan masing-masing. • Hak Asasi Politik Hak Asasi ini berhubungan dengan kehidupan politik dan segala sesuatu yang berhubungan dengan politik. Contohnya: • Hak untuk memilih dan dipilih dalam suatu pemilu atau pemilihan. • Hak untuk mendirikan partai politik. • Hak untuk ikut serta dalam kegiatan pemerintahan.

• Hak Asasi Hukum Hak Asasi ini menjelaskan bahwa setiap orang mempunyai kedudukan yang sama di depan hukum dan pemerintahan. Contohnya: • Hak dalam mendapatkan dan memiliki pembelaan hukum pada pengadilan. • Hak mendapatkan perlakuan yang sama dalam hukum. • Hak mendapatkan pelayanan dan perlindungan hukum. • Hak untuk bisa menjadi PNS. • Hak Asasi Ekonomi Hak Asasi ini menjelaskan bahwa setiap individu bisa terlibat dalam kegiatan ekonomi.

Contohnya: • Kegiatan jual beli. • Hak untuk bisa melaksanakan perjanjian atau kontrak. • Hak untuk memiliki pekerjaan yang pantas. • Kebebasan untuk bisa memiliki suatu barang. • Hak untuk meningkatkan kualitas hidup dan memperoleh kehidupan yang layak.

• Hak Asasi Peradilan Hak Asasi ini menjelaskan bahwa setiap individu mendapat perlakuan yang sama dalam tata cara pengadilan. Contohnya: • Hak untuk mendapatkan pembelaan hukum di pengadilan. • Hak untuk mendapatkan perlakuan adil dalam hukum. • Hak untuk menolak penggeledahan tanpa adanya surat penggeledahan. • Hak Asasi Sosial Budaya Hak Asasi ini berkaitan dengan kehidupan bermasyarakat dalam mengatur kehidupan antar masyarakat, agar tercipta lingkungan yang harmonis dan kondusif.

Contohnya: • Hak untuk mengembangkan kebudayaan. • Hak untuk berkreasi dan berinovasi. • Hak untuk memperoleh pendidikan yang layak. • Hak untuk berkomunikasi dengan siapapun dan dimanapun. • Hak untuk perlindungan hak cipta atas karya yang telah setiap manusia memiliki hak asasi yang. Hak Untuk Anak Yatim Setiap Hak selalu disertai dengan Kewajiban, Secara umum Hak merupakan sebuah kewenangan atau segala sesuatu yang dimiliki oleh setiap individu sejak ia lahir didunia.

Sedangkan Kewajiban merupakan segala sesuatu yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab agar semua individu mendapatkan haknya secara layak. Islam sangat menghormati dan menjaga hak. Bahkan, Islam menuntut setiap Muslim untuk memberikan setiap hak kepada orang yang berhak menerima.

Bahkan Setiap manusia memiliki hak asasi yang mengajarkan untuk berbuat baik kepada anak yatim yang mana merupakan akhlak Islam yang agung dan menjadikan amalan utama dan suci. Alqur’an juga melarang untuk menghina dan menyakiti anak yatim, seta memerintahkan kita untuk memuliakan mereka. Bahkan Nabi Muhammad menegaskan bahwa anak yatim dan wanita yang lemah adalah golongan yang harus diperhatikan.

Dan Islam juga menegaskan bahwa penyantun dan penjamin anak yatim akan menjadi teman dekat Rasulullah SAW di surga kelak. Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baik rumah kaum Muslimin adalah rumah yang di dalamnya ada anak yatim yang diperlakukan dengan baik. Dan seburuk-buruk rumah kaum Muslimin adalah rumah yang menampung anak yatim tetapi diperlakukan dengan buruk”.

(HR Ibnu Majah) Dalam rangka memperingati hari HAM Sedunia ini mari kita memenuhi setiap hak yang diberikan oleh Allah SWT kepada setiap manusia yang lahir didunia serta memenuhi hak anak yatim serta orang fakir dan miskin yang membutuhkan, karena sesungguhnya semua harta yang kita peroleh adalah milik Allah SWT yang dititipkan kepada kita untuk berbagi. • • • • Silahkan tulis komentar Anda Cancel reply Your email address will not be published. Required fields are marked * Komentar Anda Nama Anda * Email Anda * This site uses Akismet to reduce spam.

Learn how your comment data is processed. a Artikel Terkait Setiap Manusia Memiliki Hak yang Melekat pada Diri Mereka Sendiri T 14 December 2018 F Artikel A Rini Heriana Dalam Islam sodaqoh atau sedakah ialah suatu amal perbuatan (pemberian) dari seseorang kepada orang lain secara sukarela tanpa dibatasi oleh waktu dan jumlah tertentu.

Sementara itu ulama membagi 3 macam, yaitu sedekah dengan tenaga, pikir dan harta. Sedekah dengan pikir. Selengkapnya T 19 December 2020 F Artikel A Admin Yayasan Kalimatunsawa Hari Bela Negara Setiap tanggal 19 Desember Indonesia memperingati Hari Bela Negara untuk mengenang peristiwa PDRI (Pemerintah Darurat Republik Indonesia) pada 19 Desember 1948. Ketika itu Belanda melancarkan Agresi Militer II dengan mengumumkan bahwa tidak adanya lagi Negara Indonesia.

Pada. Selengkapnya s Artikel • PESANTREN RAMADHAN 1442H “MEMBENTUK GENERASI BERTAQWA” • Semarak Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW & Tasyakuran Milad Ke-9 Yayasan Kalimatunsawa Indonesia • Hari Gizi Nasional, Gizi Optimal Untuk Generasi Yang Maksimal • Tanggap Bencana Terhadap Bencana Indonesia • Berpuasalah Pada Hari Senin dan Kamis, Karena Pada Hari Itu Amalan-amalan Manusia Diajukan Kepada Allah ARTIKEL • PESANTREN RAMADHAN 1442H “MEMBENTUK GENERASI BERTAQWA” • Semarak Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW & Tasyakuran Milad Ke-9 Yayasan Kalimatunsawa Indonesia • Hari Setiap manusia memiliki hak asasi yang Nasional, Gizi Optimal Untuk Generasi Yang Maksimal • Tanggap Bencana Terhadap Bencana Indonesia • Berpuasalah Pada Hari Senin dan Kamis, Karena Pada Hari Itu Amalan-amalan Manusia Diajukan Kepada Allah• Tebar Hikmah Ramadan • Life Hack • Ekonomi • Ekonomi • Bisnis • Finansial • Fiksiana • Fiksiana • Cerpen • Novel • Puisi • Gaya Hidup • Gaya Hidup • Fesyen • Hobi • Karir • Kesehatan • Hiburan • Hiburan • Film • Humor • Media • Musik • Humaniora • Humaniora • Bahasa • Edukasi • Filsafat • Sosbud • Kotak Suara • Analisis • Kandidat • Lyfe • Lyfe • Diary • Entrepreneur • Foodie • Love • Viral • Worklife • Olahraga • Olahraga • Atletik • Balap • Bola • Bulutangkis • E-Sport • Politik • Politik • Birokrasi • Hukum • Keamanan • Pemerintahan • Ruang Kelas • Ruang Kelas • Ilmu Alam & Teknologi • Ilmu Sosbud & Agama • Teknologi • Teknologi • Digital • Lingkungan • Otomotif • Transportasi • Video • Wisata • Wisata • Kuliner • Travel • Pulih Bersama • Pulih Bersama • Indonesia Hi-Tech • Indonesia Lestari • Indonesia Sehat • New World • New World • Cryptocurrency • Metaverse • NFT • Halo Lokal • Halo Lokal • Bandung • Joglosemar • Makassar • Medan • Palembang • Surabaya • SEMUA RUBRIK • TERPOPULER • TERBARU • PILIHAN EDITOR • TOPIK PILIHAN • K-REWARDS • KLASMITING NEW • EVENT Konten Terkait • Label K7_Perjuangan Hak-hak Pekerja Sesuai Pemikiran Marxis • Tantangan Terberat Manusia adalah Menaklukkan Lisannya • Mudik dan Hak Asasi Manusia • Perlindungan Data Pribadi sebagai Hak Asasi Manusia Sebuah Tantangan dan Kritis Kebangsaan Indonesia Maju • Manusia Pancasila • Hak Istimewa (Privilege) Manusia adalah mahluk sosial ciptaan tuhan yang paling sempurna dengan berbekal akal dan hati nurani.

Manusia mampu menduduki puncak peradaban diantara peradaban yang ada di Dunia ini. Manusia dapat melakukan hal hal yang tidak dapat dilakukan oleh mahluk kasat mata, seperti bersosial, menciptakan hal baru, menciptakan peradaban baru, dan banyak lagi.

Selain itu manusia mempunyai sesuatu yang disebut hati nurani yang di mana memberikan manusia untuk bisa memiliki kasih, kepedulian, dan hal hal lain untuk saling peduli dan memberikan kasih nya terhadap sesama manusia maupun sesama mahluk. Jika biasanya ada manusia yang dalam keadaan kesusahan biasanya manusia akan memiliki reaksi perasaan yang biasa disebut simpati dan empati.

setiap manusia memiliki hak asasi yang

Namun tidak sedikit juga manusia yang melanggar atau tidak sesuai dengan kodrat hati nurani manusia, biasanya manusia ini tidak peduli akan kehidupan manusia lainnya dan bertindak semena mena terhadapa hidup manusia lainnya.

Hal yang akan dilakukan oleh manusia ini biasanya merebut milik atau kehidupan manusia lainnya. Yang perlu kita tau manusia memiliki milik mereka masing masing setiap manusia memiliki hak asasi yang itu menjadi milik mereka dari lahir hingga manusia itu mati atau kehilangan kehidupannya. Ada hal hal fatal yang menjadi inti kehidupan setiap manusia seperti nyawa, kehidupan yang normal atau bahagia, keluarga dan banyak lagi.

Sesuatu fatal tersebut yang menjadi milik manusia dicakup dalam konsep yang disebut Hak Asasi Manusia atau sering disebut HAM. HAM adalah hak dan kebebasan fundamental bagi semua orang, tanpa memandang kebangsaan, jenis kelamin, asal kebangsaan atau etnis, ras, agama, bahasa atau status lainnya. Jadi siapapun manusianya, dari mana, jenis apa, berbahasa apa, apapun dia selama dia manusia dia memiliki Hak Asasi tersebut. Lalu apa aja yang menjadi milik manusia yang fatal yang termasuk dalam Hak Asasi Manusia?

menurut buku "Pendidikan Kewarganegaraan" oleh P.N.H Simanjuntak, S.H, Hak Asasi dibagi menjadi beberapa macam. • Hak Asasi Pribadi, adalah hak untuk memiliki kebebasan atas tindakan yang dia lakukan untuk dirinya seperti hak beragama, hak berpendapat, hak berorganisasi, dan banyak lagi. • Hak Asasi Ekonomi, adalah hak untuk melakukan kegiatan ekonomi seperti hak memiliki suatu barang, bak untuk membeli atau menjual, hak untuk terikat maupun mengikat kontrak, hak untuk bekerja.

setiap manusia memiliki hak asasi yang

• Hak Asasi untuk mendapatkan keadilan di mata hukum, adalah hak untuk mendapat keadilan atas hukum yang berlaku dan tidak memandang siapa, dari mana, ras apa, dan lain lain.

• Hak Asasi Politik, adalah hak mendapat perlakuan yang sama atar kursi politik. seperti hak duduk di kursi pemerintah, hak memilih atau dipilih, dan banyak lagi. • Hak Asasi Sosial dan Budaya, adalah hak agar mendapat perlakuan yang sama di sosial dan suatu kebudayaan seperti hak bersekolah, hak mendapat kesehatan, hak berbudaya dan banyak lagi. Seperti apa contoh contoh pelanggaran HAM?

ada banyak pelanggaran HAM di dunia ini termasuk negara kita, Negara Indonesia. Sudah banyak kasus pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia bahkan sebelum Indonesia merdeka seperti penjajahan atau kolonialisme.

Penjajahan menduduki suatu bangsa setiap manusia memiliki hak asasi yang merebut hak milik bangsa tersebut. Seperti yang telah dilakukan negara negara barat dan jepang yang telah menjajah Indonesia berabad abad lamanya. Contoh kecil lainnya adalah di saat seseorang merundung atau mengganggu kehidupan manusia lainnya, mencuri privasi, mencuri, membunuh dan lain sebagainya.

Dari banyak nya kasus pelanggaran HAM di Indonesia menjadi indikator bahwa penerapan HAM di Indonesia belum sepenuhnya berlaku dengan baik. Seperti yang disampaikan oleh Komisioner Pendidikan dan Penyuluhan Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara, bahwa penegakan hukum Hak Asasi Manusi sampai tahun 2019 belum mengalami kemajuan yang berarti.

Beliau mengatakan yang memfaktori tidak adanya kemajuan apa apa dalam HAM di Indonesia disebabkan banyak nya perarutan yang tidak diimbangi dengan perlindungan ham dan banyak peraturan yang tidak sesuai dengan konsep Hak Asasi Manusia. Setiap manusia memiliki hak asasi yang Indonesia terkadang Hak Asasi Manusia tidak berlaku terhadap seluruh manusia. Hanya berlaku bagi manusia yang mampu membeli HAM.

Keadilan hukum, keadilan sosial, kehidupan yang bahagia, kehidupan yang setara tidak benar benar berlaku. Rumah sakit tidak akan menyembuhkan pasien yang tidak mampu membayar, Orang miskin yang tidak mampu membayar uang fasilitas umum tidak dapat memakai fasilitas tersebut, manusia yang berbeda kebudayaannya dari sosial tersebut akan dikucilkan, manusia yang tidak mampu mencukupi kehidupannya akan perlahan kehilangan hidupnya.

Hak Asasi Manusia di Indonesia dan peraturan yang ada kadang tidak dapat mendukung orang yang tidak mampu untuk mencukupi kehidupannya.

Seolah Hak Asasi Manusia adalah soal banyak nya harta dan uang yang dimiliki suatu manusia. Sedangkan kesenjangan antara manusia yang kaya dan yang miskin di Indonesia sangatlah besar,si miskin akan jadi lebih miskin yang kaya akan menjadi lebih kaya. HAM juga soal kesetaraan taraf hidup Manusia. Hak Asasi Manusia adalah hal fatal yang dimiliki setiap manusiayang menjadi penentu kehidupan manusia tersebut. Hukum di Indonesia harusnya mendukung dan mengimbangi perlindungan HAM.

Sebagai manusia juga kita harus sadar akan Hak Asasi Manusia yang dimiliki manusia lainnya. Kita harus memikirkan kehidupan dan yang menjadi hak miliki manusia lainnya. Menghargai dan menghormati hak yang dimiliki setiap manusia dan jika manusia lainnya dalam keadaan kesusahan patutlah untuk menumbuhkan rasa simpati dan empati, saling membantu agar terjalinnya kehidupan yang bahagia dan sejahera diantara semua manusia.
Pengertian HAM – Dalam dunia ini, setiap manusia pasti mempunyai hak-hak dasar dalam kehidupannya dan hak-hak dasar itu sudah ada sejak manusia itu lahir.

Selain itu, hak-hak dasar tersebut sudah diakui secara universal. Hak-hak dasar tersebut dikenal sebagai Hak Asasi Manusia (HAM). Dengan adanya HAM, maka setiap manusia mempunyai perlindungan secara moral dan hukum, sehingga manusia bisa terlindungi dari berbagai macam tindak kekerasan, perampasan, penganiayaan, dan sebagainya.

Manusia yang terlindungi dari berbagai macam hal yang bisa merugikan dirinya (perampasan, penganiayaan, dan lain-lain) akan membuat kehidupannya menjadi lebih bebas dan tak merasa ada tekanan. Dengan kata lain, manusia sebagai ciptaan Tuhan Yang Maha Esa akan memiliki kehidupan yang lebih layak karena adanya HAM. HAM itu sendiri mulai dideklarasikan secara universal oleh Perserikatan Bngsa-Bangsa (PBB) pada tanggal 10 Desember 1948 atau sekitar 3 tahun setelah Indonesia mengalami kemerdekaan.

Deklarasi Umum Hak-Hak Asasi Manusia ( The Universal Declaration of Human Rights) dilakukan dengan tujuan untuk memberikan kebebasan setiap manusia memiliki hak asasi yang manusia yang asasi kepada seleuruh masyarakat dunia. Selain itu, deklarasi HAM itu juga dilakukan dengan tujuan untuk menyadarkan masyarakat di seluruh dunia agar selalu menghormati dan menegakkan HAM. Deklarasi HAM yang sudah dikumandangkan dan disepakati oleh antarbangsa, maka setiap negara yang menjadi anggota PBB harus menghormati, menghargai, dan menegakkan Hak-Hak Asasi Manusia.

Penegakan terhadap HAM harus dijunjung tinggi agar setiap negara dapat berkomitmen untuk memajukan kehidupan manusia yang sesuai dengan Hak Asasi Manusia (HAM). Singkatnya, HAM sudah harus menjadi komitmen bersama bagi seluruh masyarakat negara. Oleh sebab itu, kita sebagai salah satu dari masyarakat dunia sudah seharusnya berpartisipasi dalam menjaga dan menegakkan HAM agar manusia bisa menjalani kehidupan lebih bebas dan lebih layak.

Rasanya belum lengkap jika ingin menegakkan HAM, tetapi belum mengerti pengertian, ciri-ciri, hingga macam-macam HAM.

Nah, supaya dapat mengetahui lebih dalam tentang HAM, langsung saja baca artikel ini, Grameds. Pengertian Hak Asasi Manusia (HAM) Manusia yang merupakan ciptaan Tuhan Yang Maha Esa ini mempunyai tugas untuk memelihara dan menjaga kedamaian serta kesejahteraan bagi sesama manusia. Hal ini perlu dilakukan agar keharmonisan lingkungan dapat terjaga, sehingga kehidupan manusia menjadi lebih sejahtera dan lebih layak. Maka dari itu, sudah sejak lahir jika setiap manusia memiliki hak-hak dasar yang sudah melekat di dalam dirinya.

Hak-hak dasar itu harus dihormati, dihargai, dipertahankan, dan tidak boleh dirampas atau direbut paksa oleh orang lain agar hubungan sesama manusia bisa menjadi lebih harmonis.

Hak-hak dasar yang dimiliki oleh manusia itu lebih dikenal sebagai Hak Asasi Manusia (HAM). Meskipun setiap manusia sudah memiliki HAM, tetapi antara manusia yang satu dengan manusia lainnya harus menjaga kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Hak-hak dasar manusia yang sudah dilindungi secara hukum dan secara universal ini bisa membuat sesama manusia harus saling menghormati dan menghargai.

Senada dengan pengertian HAM berdasarkan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia yang berbunyi “Hak Asasi Manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi dan dilindungi oleh negara, hukum, pemerintah, dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia.” Hak Asasi Manusia bukan hanya berlaku bagi masyarakat yang ada di beberapa negara saja, tetapi juga berlaku pada masyarakat di seluruh dunia karena HAM sudah diakui dan dilindungi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Senada dengan pengertian Hak Asasi Manusia berdasarkan KBBI yaitu hak yang dilindungi secara internasional (yaitu deklarasi PBB Declaration of Human Rights), seperti hak untuk hidup, hak kemerdekaan, hak untuk memiliki, hak untuk mengeluarkan pendapat. Maka dari itu, HAM ini bisa melindungi manusia dari berbagai macam penyiksaan yang dilakukan dengan sengaja.

Namun, HAM tidak akan berjalan dengan baik atau tidak bisa ditegakkan, jika manusia tidak menjalankan kewajibannya yaitu menjaga dan melindungi sesama manusia dengan semestinya.

Baca Juga: Pengertian HAK Rp 38.000 Pengertian Hak Asasi Manusia (HAM) Menurut Para Ahli Beberapa ahli juga menyatakan pengertian tentang Hak Asasi Manusia (HAM). Pengertian HAM menurut beberapa ahli sebagai berikut: 1. Peter R. Baehr Dalam buku dengan judul Hak-Hak Asasi Manusia Dalam Politik Luar Negeri, Peter R.

Baehr mengungkapkan bahwa Hak Asasi Manusia adalah hak-hak dasar yang sudah ada di dalam diri setiap manusia yang digunakan untuk perkembangan dirinya, hak-hak dasar itu memiliki sifat mutlak dan tidak bisa diganggu gugat. 2. John Locke Berbicara tentang Hak Asasi Manusia (HAM) tidak bisa dilepaskan dari seorang ahli yang bernama John Locke.

Dikutip dari buku The Second Treatise of Civil Government and a Letter Concerning Toleration, John Locke menyatakan bahwa hak asasi merupakan suatu hak-hal yang diberikan Tuhan untuk manusia yang terdiri dari hak persamaan dan kebebasan serta hak untuk mempertahankan hidup dan untuk melindungi harta benda yang dimilikinya.

setiap manusia memiliki hak asasi yang

3. A.J.M. Milne Menurut A. J. M. Milne, Hak Asasi Manusia adalah suatu hak yang sudah dimiliki oleh setiap manusia yang ada di seluruh dunia tanpa melihat latar belakang manusia itu sendiri, seperti agama, kebangsaan, jenis kelamin etnis, sosial dan budaya, serta status sosial.

4. G.J Wolhoff Dikutip dari buku Pengantar Ilmu Hukum Tata Negara Republik Indonesia, G.J Wolhoff menyatakan bahwa Hak Asasi Manusia adalah hak-hak yang sudah ada di dalam diri manusia dan sudah melekat pada manusia sejak lahir. Hak-hak tersebut harus selalu ada pada manusia serta tidak boleh dirampas karena bisa menyebabkan manusia kehilangan derajatnya. 5. Austin Setiap manusia memiliki hak asasi yang Menurut Austin Ranney, Hak Asasi Manusia adalah sebuah ruang kebebasan yang dimiliki individu yang sudah diatur atau dirumuskan di dalam konstitusi hukum serta pelaksanaannya sudah dijamin oleh pemerintah atau negara.

Ciri-Ciri Hak Asasi Manusia (HAM) Setelah membahas pengertian Hak Asasi Manusia (HAM) berdasarkan konstitusi dan menurut para ahli, kini kita akan membahas ciri-ciri dari Hak Asasi Manusia (HAM).

setiap manusia memiliki hak asasi yang

1. HAM Bersifat Hakiki Ciri pertama dari HAM adalah bersifat hakiki yang berarti Hak Asasi Manusia adalah hak yang diberikan kepada semua manusia sejak lahir. Oleh sebab itu, setiap manusia harus menjunjung tinggi hak-hak dasar yang sudah dimiliki oleh manusia lainnya. Apabila sesama manusia bisa saling menghormati dan menjunjung tinggi satu sama lain, maka kemungkinan besar keharmonisan antar manusia dapat terjalin dengan baik. 2. HAM Bersifat Universal Ciri kedua dari HAM adalah bersifat universal yang berarti Hak Asasi Manusia berlaku untuk setiap manusia yang ada di seluruh dunia tanpa melihat latar belakang dari manusia itu sendiri.

Dalam hal ini, latar belakang yang dimaksud adalah jenis kelamin, agama, status sosial, ras, suku bangsa, dan sebagainya. Dengan kata lain, adanya HAM bisa mengurangi terjadinya konflik yang terjadi karena adanya perbedaan. 3. HAM Bersifat Tidak Bisa Dicabut Ciri ketiga dari HAM adalah bersifat tidak bisa dicabut. Ciri Hak Asasi Manusia yang satu ini dapat diartikan bahwa hak-hak dasar yang sudah ada di dalam diri manusia sejak lahir tidak bisa diserahkan kepada orang lain atau tidak bisa dirampas oleh orang lain.

Apabila hak-hak dasar manusia dirampas oleh orang lain, maka sesama manusia sangat mudah terjadi konflik yang bisa membahayakan individu itu sendiri dan lingkungannya.

4. HAM Bersifat Tidak Bisa Dibagi Ciri keempat dari HAM adalah bersifat tidak bisa dibagi yang berarti setiap manusia berhak untuk memperoleh semua hak yang sama, seperti hak sipil dan hak politik, hak ekonomi, serta hak sosial dan budaya.

Jika, HAM dibagi-bagi, maka akan ada manusia yang merasa dirinya diperlakukan tidak adil karena tidak mendapatkan hak yang sama dengan individu-individu lainnya. Macam-Macam Hak Asasi Manusia (HAM) dan Contoh-Contohnya Contoh dari hak asasi untuk hidup, seperti setiap manusia berhak untuk hidup, setiap manusia berhak untuk mempertahankan hidupnya, dan setiap manusia berhak meningkatkan kesejahteraan hidupnya.

Contoh lainnya dari hak asasi untuk hidup, yaitu setiap manusia berhak untuk mendapatkan lingkungan yang sehat dan bersih dan berhak memperoleh rasa aman, damai, tenteram, serta sejahtera lahir batin. 2. Hak Asasi Berkeluarga dan Melanjutkan Keturunan Terdapat beberapa contoh dari hak asasi berkeluarga dan melanjutkan keturunan, yaitu setiap manusia atau individu berhak untuk membangun sebuah keluarga tanpa harus ada tekanan serta berhak untuk memiliki keturunan lewat suatu perkawinan yang sah.

Dalam hal ini, perkawinan dinyatakan sah, jika calon suami dan calon istri sudah memenuhi ketentuan-ketentuan hukum yang berlaku, baik itu hukum agama atau hukum negara. 3. Hak Mengembangkan Diri Setiap manusia berhak untuk mengembangkan dirinya secara layak.

Oleh sebab itu, muncullah hak asasi untuk mengembangkan diri. Adapun contoh dari hak ini yaitu setiap manusia berhak untuk berkomunikasi serta mendapatkan informasi sesuai kebutuhannya, setiap manusia berhak untuk merasakan manfaat dari pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya. Contoh terakhir dari hak mengembangkan diri adalah setiap manusia berhak memperjuangkan dirinya agar bisa terus berkembang, baik itu secara individu atau kelompok.

4. Hak Memperoleh Keadilan Setiap manusia berhak untuk mendapatkan keadilan yang sama di mata hukum, sehingga tidak ada diskriminasi terhadap individu atau kelompok tertentu. Hak memperoleh keadilan memiliki beberapa contoh, seperti adanya asas praduga tidak bersalah atau seseorang berhak untuk tidak dinyatakan bersalah, jika belum ada keputusan hukum yang sah dari sidang pengadilan. Selain itu, setiap manusia berhak memiliki bantuan hukum saat dimulainya suatu penyidikan hingga putusan pengadilan.

5. Hak Atas Kebebasan Pribadi Dalam kehidupan sehari-hari, setiap manusia berhak untuk menentukan kebebasan yang akan dipilihnya. Kebebasan itu masih akan diperbolehkan selama tidak merugikan atau membahayakan orang lain. Contoh dari hak atas kebebasan pribadi, yaitu setiap orang bebas menentukan setiap manusia memiliki hak asasi yang yang akan dianutnya, setiap orang bebas untuk menentukan pilihan politiknya, setiap orang bebas mengeluarkan pendapat, setiap orang bebas untuk menentukan kewarganegaraannya, dan sebagainya.

6. Hak Atas Rasa Aman Setiap orang berhak untuk mendapatkan rasa aman, sehingga dalam menjalani kehidupan akan lebih tenang. Hak atas rasa aman mempunyai beberapa contoh, yaitu setiap manusia memiliki hak asasi yang orang berhak untuk mendapatkan perlindungan diri dan keluarga, setiap orang berhak bebas dari perbuatan buruk (penyiksaan, kekerasan, dan lain-lain), dan setiap orang tidak boleh ditangkap, ditahan, dipaksa, dan dibuang dengan sewenang-wenang.

7. Hak Kesejahteraan Adanya hak asasi manusia ini memberikan manusia untuk mendapatkan hak kesejahteraan. Manusia yang dapat hidup sejahtera, maka kehidupannya bisa berjalan dengan baik. Dengan adanya hak kesejahteraan ini, maka setiap orang tidak boleh mengambil secara paksa atau merampas hak-hak dasar orang lain.

Contoh dari hak kesejahteraan, yaitu setiap orang (laki-laki atau wanita) berhak untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan martabat kemanusiaan, setiap orang setiap manusia memiliki hak asasi yang untuk memilih pekerjaan sesuai bidang yang disukainya. 8. Hak Untuk Ikut Serta dalam Pemerintahan Indonesia yang menganut sistem pemerintahan demokrasi ini memberikan kebebasan berpendapat untuk masyarakatnya dan memberikan kebebasan dalam memilih pilihan politiknya.

Oleh sebab itu, hadirlah hak untuk ikut serta dalam pemerintahan yang di mana contoh-contohnya, seperti setiap orang berhak untuk diangkat menjadi pejabat atau memiliki jabatan di pemerintahan, setiap orang berhak untuk menyampaikan pendapatnya terhadap sistem pemerintahan, dan setiap warga negara berhak untuk ikut Pemilu.

9. Hak Wanita Berdasarkan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 ini, terdapat hak wanita. beberapa contoh dari hak wanita, seperti wanita berhak untuk memperoleh perlindungan khusus dalam melaksanakan pekerjaannya, wanita berhak untuk memilih pekerjaan yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan, wanita berhak menentukan kewarganegaraannya (setelah menikah dengan pria berkewarganegaraan asing.

10. Hak Anak Setiap anak yang lahir di dunia ini mempunyai hak atas perlindungan oleh orang tua, keluarga, masyarakat, dan negara. Contoh dari hak anak, seperti setiap anak berhak untuk mendapatkan sebuah nama dan status kewarganegaraan, setiap anak berhak beribadah, berpikir, dan berekspresi dengan bimbingan orang tua atau wali, dan setiap anak berhak untuk memperoleh suatu perlindungan hukum dari segala macam tindak kekerasan, baik itu secara fisik atau mental.

Itulah 10 macam Hak Asasi Manusia berdasarkan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia yang dapat kita ketahui. Dengan mengetahui macam-macam HAM, maka kita akan mudah mengategorikan HAM. Macam-Macam HAM Menurut Deklarasi Universal Ham (DUHAM) Menurut Deklarasi Universal Ham (DUHAM), macam-macam Hak Asasi Manusia terdiri dari lima jenis, yaitu: 1. Hak personal (yang berkaitan dengan kebutuhan individu) 2. Hak legal (yang berkaitan dengan perlindungan hukum) 3.

Hak sipil dan politik (yang berkaitan dengan kebebasan menentukan pilihan politik) 4. Hak subsistensi (yang berkaitan dengan sumber daya untuk menunjang kehidupan) 5. Hak ekonomi, sosial dan budaya.

setiap manusia memiliki hak asasi yang

Kesimpulan Pada dasarnya, Hak Asasi Manusia ini sudah ada sejak manusia itu sendiri lahir, sehingga dapat dikatakan bahwa sejak kecil manusia sudah memiliki hak-hak dasar untuk perkembangan hidupnya.

Dengan Deklarasi Umum Setiap manusia memiliki hak asasi yang Asasi Manusia ( The Universal Declaration of Human Rights), maka masyarakat di seluruh dunia sudah semestinya untuk saling menjaga dan menjunjung tinggi HAM. Hal ini perlu dilakukan agar sesama manusia dapat menjalani kehidupan yang lebih tenang, damai, dan layak.

Di Indonesia, Hak Asasi Manusia (HAM) sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 yang di mana di dalam UU tersebut banyak sekali pasal-pasal yang berhubungan dengan HAM dan lembaga perlindungan HAM.

Maka dari itu, sebagai warga negara Indonesia yang baik kita perlu menjunjung tinggi HAM. Rekomendasi Buku & Artikel Terkait • Regulasi • Deregulasi • Pengertian Hukum • Teori Kepastian Hukum • Teori Hukum • Tujuan Hukum • Tujuan dan Ciri-ciri Hukum • Pengertian HAM • Tugas dan Wewenang MK • Dampak Korupsi di Berbagai Bidang • Contoh Pelanggaran HAM ringan • Pengertian Hukum Perdata dan Pidana • Rekomendasi buku tentang hukum• Contoh Norma Hukum Sumber: Dari berbagai macam sumber Kategori • Administrasi 5 • Agama Islam 126 • Akuntansi 37 • Bahasa Indonesia 95 • Bahasa Inggris 59 • Bahasa Jawa 1 • Biografi 31 • Biologi 101 • Blog 23 • Business 20 • CPNS 8 • Desain 14 • Design / Branding 2 • Ekonomi 152 • Environment 10 • Event 15 • Feature 12 • Fisika 30 • Food 3 • Geografi 62 • Hubungan Internasional 9 • Hukum 20 • IPA 82 • Kesehatan 18 • Kesenian 10 • Kewirausahaan 9 • Kimia 19 • Komunikasi 5 • Kuliah 21 • Lifestyle 9 • Manajemen 29 • Marketing 17 • Matematika 20 • Music 9 • Opini 3 • Pendidikan 35 • Pendidikan Jasmani 32 • Penelitian 5 • Pkn 69 • Politik Ekonomi 15 • Profesi 12 • Psikologi 31 • Sains dan Teknologi 30 • Sastra 32 • SBMPTN 1 • Sejarah 84 • Sosial Budaya 98 • Sosiologi 53 • Statistik 6 • Technology 26 • Teori 6 • Tips dan Trik 57 • Tokoh 59 • Uncategorized 31 • UTBK 1

HAM (Hak Asasi Manusia)




2022 www.videocon.com