Ciri ciri virus corona delta

ciri ciri virus corona delta

KOMPAS.com - Virus corona varian Delta atau B.1.617.2 (penamaan dari WHO) kini menjadi varian yang dominan dan menarik perhatian dunia. Varian ini memiliki kemampuan lebih menular dan memicu pasien yang terinfeksi mengalami gejala yang parah. Kepala petugas Kesehatan Queensland, Dr Jeannette Young mengatakan, varian Delta diindikasi dapat menular melalui kontak dengan durasi sekitar 5-10 detik saja. Baca juga: Varian Delta Dapat Menular Hanya Berpapasan 5-10 Detik, Apakah 3M Masih Cukup?

Apakah gejala terinfeksi varian Delta sama dengan terinfeksi corona pada umumnya? Gejala infeksi varian Delta secara umum Seperti diberitakan Kompas.com, 22 Juni 2021, gejala terinfeksi varian Delta mirip dengan gejala terinfeksi virus corona yang kita ketahui selama ini. Akan tetapi, varian Delta membuat gejala-gejala tersebut menjadi lebih parah dan lebih sulit ditangani oleh tim medis. Profesor Kedokteran Darurat dan Kesehatan Internasional di John Hopkins University, Dr Bhakti Hansoti, mengatakan, ada beberapa gejala infeksi virus corona varian Delta, yaitu: • Sakit perut • Hilangnya selera makan • Muntah • Mual • Nyeri sendi • Gangguan pendengaran Sementara itu, Profesor Epidemiologi Genetika di King's College London, Tim Spector, mengatakan, gejala yang timbul akibat infeksi varian Delta seperti flu yang parah.

Ia menyebutkan, ada beberapa gejala yang paling banyak dilaporkan oleh penderita Covid-19 varian Delta, yaitu: • Sakit kepala • Sakit tenggorokan • Pilek • Demam Menurut Spector, gejala Covid-19 varian awal seperti batuk dan kehilangan kemampuan penciuman menjadi lebih jarang terjadi. Berita Terkait Varian Delta Dapat Menular Hanya Berpapasan 5-10 Detik, Apakah 3M Masih Cukup?

Perbedaan Gejala Umum Covid-19 dengan Varian Delta WHO Sebut Delta sebagai Varian Covid-19 Tercepat dan Terkuat, Ini Penjelasannya Varian Delta Disebut Dapat Menular meski Hanya Berpapasan 5-10 Detik UPDATE Corona Global 24 Juni 2021: Urutan Negara dengan Kasus Covid-19 Terbanyak - Warning Penyebaran Varian Baru Delta Plus Berita Terkait Varian Delta Dapat Menular Hanya Berpapasan 5-10 Detik, Apakah ciri ciri virus corona delta Masih Cukup? Perbedaan Gejala Umum Covid-19 dengan Varian Delta WHO Sebut Delta sebagai Varian Covid-19 Tercepat dan Terkuat, Ini Penjelasannya Varian Delta Disebut Dapat Menular meski Hanya Berpapasan 5-10 Detik UPDATE Corona Global 24 Juni 2021: Urutan Negara dengan Kasus Covid-19 Terbanyak - Warning Penyebaran Varian Baru Delta Plus Virus Corona penyebab COVID-19 masih terus bermutasi dan menghasilkan varian atau virus baru.

Salah satu varian yang kini mulai banyak ditemukan di Indonesia adalah virus Corona varian Delta atau COVID-19 varian Delta. Jenis virus Corona varian baru ini diketahui lebih cepat menular dibandingkan jenis sebelumnya. COVID-19 varian Delta atau B.1.617.2 merupakan penyakit COVID-19 yang disebabkan oleh virus Corona yang telah bermutasi. Munculnya varian virus Corona baru ini pertama kali dilaporkan di India pada Desember 2020.

Varian ini telah ditemukan di lebih dari 74 negara, termasuk Indonesia. Selain varian Ciri ciri virus corona delta, ada beberapa varian lain dari virus Corona yang bermutasi, misalnya varian Alfa, Beta, Gamma, dan Lambda.

Tersebarnya COVID-19 varian Delta merupakan masalah kesehatan serius dan turut berperan dalam terjadinya lonjakan kasus positif COVID-19 di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Gejala COVID-19 Varian Delta COVID-19 varian Delta bisa menimbulkan gejala yang berbeda-beda pada setiap orang. Berbagai gejala COVID-19 akibat infeksi virus Corona varian Delta ini juga bisa bersifat ringan hingga berat.

Beberapa orang yang positif COVID-19 varian Delta tercatat tidak memiliki gejala, tetapi sebagian besar lainnya mengalami keluhan yang bertambah parah dalam waktu 3–4 hari. Berikut adalah beberapa gejala yang dapat muncul bila terkena COVID-19 varian Delta: • Demam • Pilek • Sakit kepala • Sakit tenggorokan Di samping gejala tersebut, COVID-19 varian Delta juga mungkin akan menimbulkan gejala umum COVID-19 lainnya, seperti batuk, sesak napas, kelelahan, anosmia, nyeri otot, serta gangguan pencernaan.

Hingga saat ini, gejala-gejala COVID-19 varian Delta masih terus dipantau dan diteliti. Selain itu, untuk mendiagnosis COVID-19, tetap diperlukan pemeriksaan fisik dan penunjang dari dokter, termasuk tes PCR. Risiko Penularan COVID-19 Varian Delta Virus SARS-Cov-2 atau virus Corona penyebab COVID-19 varian Delta diketahui lebih mudah dan cepat menular daripada varian virus Corona lainnya.

Riset sejauh ini menyebutkan bahwa COVID-19 varian Delta memiliki tingkat penularan lebih tinggi hingga 40% dibandingkan virus Corona varian Alpha. Alasan mengapa varian virus Corona baru ini lebih cepat menular masih belum diketahui. Oleh karena itu, para peneliti pun masih terus mengkajinya. Salah satu teori menyebutkan bahwa protein pada permukaan virus Corona varian Delta lebih mudah menyatu dan berbaur dengan sel manusia, sehingga membuat virus tersebut lebih mudah mengalahkan sistem kekebalan tubuh dan menginfeksi manusia.

Selain itu, virus Corona varian Delta diketahui memiliki kemampuan untuk bereplikasi atau berkembang biak lebih cepat dibandingkan virus Corona biasa. Tingkat Keparahan COVID-19 Varian Delta Dibandingkan dengan COVID-19 varian Alpha atau yang ciri ciri virus corona delta, COVID-19 varian Delta memiliki tingkat keparahan yang lebih tinggi.

ciri ciri virus corona delta

Beberapa laporan kasus sejauh ini menyebutkan bahwa ada lebih banyak pasien positif COVID-19 varian Delta yang membutuhkan perawatan di rumah sakit daripada pasien COVID-19 varian lain. Selain itu, virus Corona varian Delta diketahui dapat menimbulkan komplikasi yang lebih parah pada pasien lansia atau yang memiliki penyakit penyerta sebelumnya, seperti diabetes, hipertensi, atau asma. Varian virus Corona baru ini juga lebih mudah menginfeksi anak-anak, remaja, dan orang dewasa di bawah usia 50 tahun.

ciri ciri virus corona delta

Orang dengan kelainan sistem imun dan orang-orang yang belum mendapatkan vaksin COVID-19 juga berisiko tinggi terinfeksi COVID-19 varian Delta. Kemampuan Vaksin COVID-19 dalam Melawan COVID-19 Varian Delta Vaksin COVID-19 yang tersedia saat ini dapat memberikan perlindungan terhadap beragam varian virus COVID-19, termasuk varian Delta. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang telah mendapatkan 2 dosis vaksin COVID, seperti vaksin Astrazeneca dan vaksin Pfizer, memiliki antibodi yang cukup untuk melawan COVID-19 varian Delta.

Lalu, bagaimana dengan orang-orang yang baru mendapatkan vaksinasi dosis pertama? Vaksinasi dosis pertama hanya memberikan perlindungan terhadap varian Delta sebanyak 33%.

Sementara perlindungan vaksin COVID-19 dosis lengkap terhadap varian Delta diketahui bisa mencapai 60–80%, tidak berbeda dengan perlindungan vaksin COVID-19 terhadap varian virus Corona lainnya. Pada bulan Juni 2021, Public Health England menemukan adanya variasi atau subtipe varian delta baru. Jenis virus Corona yang baru ini dinamakan virus Corona varian delta plus atau varian AY.4.2. Hingga November 2021, virus ini sudah ditemukan di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Singapura, dan Malaysia.

Meski demikian, sampai saat ini masih dibutuhkan ciri ciri virus corona delta dan pemantauan lebih lanjut untuk menentukan tingkat penularan, keparahan gejala yang muncul, serta efektivitas vaksin dalam mencegah penularan COVID-19 varian delta plus tersebut. Patuhi Protokol Kesehatan untuk Mencegah COVID-19 Varian Delta Mengingat COVID-19 varian Delta kian banyak terlaporkan di Indonesia, Anda perlu tetap waspada. Untuk mencegah penyebaran COVID-19 varian Delta atau jenis lainnya, termasuk varian delta plus, terapkanlah protokol kesehatan yang berlaku dan menghindari kerumunan.

Selain itu, vaksinasi COVID-19 juga merupakan salah satu langkah penting untuk mencegah penularan COVID-19 varian Delta.

Jadi, jangan ragu untuk menjalani vaksinasi COVID-19 dan jangan menunda jadwal pemberian vaksin dosis kedua untuk meminimalkan risiko terpapar virus ini. Bila masih memiliki pertanyaan terkait COVID-19 varian Delta atau vaksin COVID-19, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter melalui chat di ciri ciri virus corona delta ALODOKTER.

Di aplikasi ini, Anda juga bisa membuat janji konsultasi dengan dokter di rumah sakit bila memerlukan pemeriksaan langsung.
VIVA – Virus corona varian Delta yang sudah menyebar di Indonesia lebih ganas dari varian biasa pada umumnya. Organisasi Kesehatan Dunia memberi peringatan bahwa dunia kini berada dalam periode yang sangat berbahaya akibat virus Corona varian baru yaitu varian Delta.

Varian B.1617.2 ini pertama kali ditemukan di India dan telah terdeteksi setidaknya 98 negara. Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanahom Ghebreyesus mengatakan bahwa varian tersebut lebih berbahaya karena terus bermutasi dan berevolusi. Varian ini juga menyebar dengan sangat cepat di negara yang cakupan vaksinasinya rendah.

Virus corona varian Delta atau B.1.617.2 ini lebih cepat menular dan memicu pasien yang terinfeksi mengalami gejala yang parah. Kepala petugas Kesehatan Queensland, Dr Jeannette Young mengatakan, varian Delta diindikasi dapat menular melalui kontak dengan durasi yang sangat cepat sekitar 5-10 detik saja. Kenali gejala Covid varian Delta. Berikut gejala virus corona varian Delta dari berbagai sumber: Solopos.com, JAKARTA — Virus corona varian delta terus meningkat di dunia, tak terkecuali Indonesia.

Covid-19 varian delta dikenal lebih ganas daripada varian sebelumnya. Gejala awal virus corona varian delta ini masih sulit dikenali. Belum ada pertanyaan resmi tentang gejala Covid-19 yang dipicu virus corona varian delta, sehingga ciri ciri virus corona delta banyak kasus yang sulit dicegah.

Virus corona varian delta ini sangat menular cepat dan meningkatkan kekhawatiran. Angka rawat rawat inap meningkat meskipun telah diberikan vaksin. Promosi Situs Mataram Kuno Boyolali: Candi Sari, Candi Lawang, dan Cabean Kunti Baca Juga: Ingat, Cek Saldo & Tarik Tunai di ATM Link Dikutip Biaya! Dilansir Express, Kamis (1/6/2021) para ahli telah mengeluarkan peringatan tentang daftar gejala resmi Covid-19 delta.

Para ahli berpendapat gejala klasik Covid-19 menurut situs web NHS adalah suhu tinggi, batuk terus menerus baru dan kehilangan atau perubahan indera penciuman, juga indera perasa seseorang.

ciri ciri virus corona delta

Namun gejala yang paling sering dilaporkan oleh masyarakat yang mengikuti Survei Infeksi Covid-19 varian Delta dari Badan Pusat Statistik adalah batuk, sakit kepala, dan kelelahan. Gejala Paling Sering Rilis dari kantor statistik nasional Inggris atau Office for National Statistics (ONS) terbaru menunjukkan 61 persen orang yang dites positif melaporkan gejala. Dari jumlah tersebut 42% mengalami batuk, 39% melaporkan sakit kepala dan 38% melaporkan kelelahan.

Nyeri otot dilaporkan oleh seperempat orang dan 32% dilaporkan mengalami sakit tenggorokan. Lalu, sepertiga melaporkan demam, 21% melaporkan kehilangan penciuman, dam 15% melaporkan kehilangan rasa. Baca Juga: Ini Kiat Mencegah Intervensi Pihak Ketiga di Akun Google Sementara itu, baru-baru ini pada sebuah studi terpisah, studi Zoe Covid Symptom melaporkan bahwa sakit kepala, sakit tenggorokan, dan pilek sekarang menjadi gejala yang paling sering dilaporkan.

Penting juga untuk dicatat bahwa sekitar satu dari tiga orang dengan Covid-19 tidak memiliki gejala tetapi masih dapat menulari orang lain. Inilah sebabnya mengapa setiap ciri ciri virus corona delta disarankan untuk melakukan tes secara teratur. KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos
KOMPAS.com - Kasus Covid-19 di Indonesia menggila dengan catatan rekor penambahan 21.342 pada Minggu (27/6/2021).

Angka tersebut naik 247 kasus dari Sabtu (26/6/2021) sebanyak 21.095. Total kasus Covid-19 yang dilaporkan hingga Minggu ini mencapai 2.115.304 orang terhitung sejak kasus pertama diumumkan pada Maret 2020 lalu.

ciri ciri virus corona delta

Lalu pada periode 26-27 Juni tercatat ada penambahan pasien sembuh sebanyak 8.042 orang. Dengan demikian, jumlah pasien sembuh dari virus corona mencapai 1.850.481 orang dan pasien meninggal 57.138 orang. Kini muncul varian baru Covid-19 yang disebut Varian Delta dan pertama kali teridentifikasi di India.

ciri ciri virus corona delta

Varian baru ini sangat mudah menular dan lebih berbahaya. Baca juga: 10 Gejala Terinfeksi Virus Corona Varian Delta, Termasuk pada Anak Menurut Forbes.com, varian baru ini ditengarai bertanggung jawab atas sekitar 10 persen kasus corona di Amerika Serikat.

10 Ciri terinfeksi corona varian Delta Kepala petugas Kesehatan Queensland, dr Jeannete Young menyebut bahwa varian Delta ini dapat menular melalui kontak dengan durasi sekitar 5 hingga 10 detik saja. Sementara menurut Profesor Kedokteran Darurat dan Kesehatan Internasional di John Hopkins University, Dr Bhakti Hansoti, mereka yang terpapar varian Delta ini memiliki beberapa gejala umum, antara lain: 1.

Sakit perut 2. Hilangnya selera makan 3. Mual 4. Nyeri sendi 5.

ciri ciri virus corona delta

Gangguan pendengaran. Profesor Epidemologi Genetika di King's College London, Tim Spector, menyebutkan, gejala yang timbul akibat virus varian Delta itu seperti flu yang parah.

Afrika Dihantam Gelombang Ketiga Covid-19, Kasus Positif Meningkat Drastis https://www.kompas.com/tren/read/2021/06/27/202100765/afrika-dihantam-gelombang-ketiga-covid-19-kasus-positif-meningkat-drastis https://asset.kompas.com/crops/88cD8SrqoZK28VKmngeHiznMe0g=/242x249:1842x1316/195x98/data/photo/2021/06/26/60d751c07be4f.jpg
Solopos.com, SOLO–Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bulan lalu telah mengkategorikan varian Delta sebagai varian yang menjadi perhatian (VOC).

WHO mengatakan varian itu lebih dominan daripada varian Alpha yang terdeteksi di Inggris. Varian Delta diidentifikasi sebagai B.1.617.2 dari virus corona SARS-CoV-2 diyakini paling menular yang muncul sejauh ini di India.

ciri ciri virus corona delta

Varian ini ditemukan menjadi alasan utama di balik lonjakan kasus Covid-19 di gelombang kedua pandemi. Laporan mengatakan dokter di seluruh dunia sekarang mencoba mencari tahu apakah varian Delta, yang terdeteksi di India, juga yang paling parah.

Promosi Dunia Kehilangan 11,1 Juta Hektare Hutan pada 2021 Seperti apakah gejala varian Delta? Simak ulasan selengkapnya di tips kesehatan kali ini. Baca Juga: Tak Dianjurkan Pakai Masker, Begini Cara Lindungi Anak Usia Di Bawah 2 Tahun Beberapa gejala atipikal seperti gangguan pendengaran, gangguan lambung parah dan pembekuan darah, yang mengarah ke gangren dilaporkan di antara pasien Covid-19 yang terinfeksi varian Delta.

Di samping Alpha, varian lain, Beta dan Gamma, yang pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan dan Brasil tidak ada gejala seperti itu, menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari University of New South Wales bulan lalu. Varian Delta telah dilaporkan dari lebih dari 60 negara. Di Inggris, varian Delta menyebabkan rawat inap pasien Covid-19 lebih banyak dari sebelumnya.

Beberapa ahli menduga bahwa vaksin Covid-19 juga telah mengurangi efektivitas terhadap varian Delta, sehingga menimbulkan risiko yang lebih tinggi. Menurut sebuah studi oleh panel pemerintah India, varian Delta 50 persen lebih menular daripada varian Alpha. Dalam beberapa laporan, varian Sars-2, B.1.617.2, menjadi kekuatan pendorong di balik kehancuran yang disaksikan selama gelombang kedua pandemi Covid-19 di India.

Baca Juga: Begini Cara Mengatasi Sindrom Kelelahan Kronis “Kami membutuhkan lebih banyak penelitian ilmiah untuk menganalisis apakah presentasi klinis yang lebih baru ini terkait dengan B.1.617 atau tidak. Tahun lalu, kami pikir kami telah belajar tentang musuh baru kami, tetapi itu berubah,” demikian papar seorang dokter penyakit menular.

di Rumah Sakit Apollo di Chennai, Abdul Ghafur, dilansir dari India Today dan Bisnis.com, Rabu (9/6/2021). Dokter dan peneliti medis juga berpendapat bahwa peningkatan pasien rawat inap juga disebabkan oleh penggumpalan darah yang dipicu varian Delta di dada orang ciri ciri virus corona delta terinfeksi tanpa riwayat masalah terkait koagulasi sebelumnya.

Dokter juga mendeteksi adanya gumpalan yang terbentuk di pembuluh darah yang memasok usus, menyebabkan pasien mengalami sakit perut. “Saya melihat tiga hingga empat kasus sepanjang tahun lalu, dan sekarang menjadi satu pasien dalam sepekan.

ciri ciri virus corona delta

Kami menduga itu mungkin karena varian virus baru,” kata seorang ahli jantung yang berbasis di Mumbai, Ganesh Manudhane.TRIBUNNEWS.COM - Kasus virus corona setiap hari terus mengalami lonjakan dan terus merenggut banyak korban. Kini masyarakat juga kembali dihebohkan dengan kemunculan Virus Corona Varian Delta. Varian Delta pertama kali diidentifikasi muncul di daerah India, dan sifatnya sangat mudah menular dan lebih ciri ciri virus corona delta.

Dikutip dari forbes.com, varian delta dikenal juga sebagai B.1.617.2, menjadi jenis baru dari virus corona Covid-19. Baca juga: Virus Corona Varian Delta Diduga sudah Masuk Palabuhanratu Sukabumi Risiko yang ditimbulkan dari varian delta tampaknya lebih mengerikan dari virus corona pada umumnya.

Varian Delta menyumbang sekitar 25 persen kasus, meningkat setiap harinya di Kansas. Lalu apa bedanya gejala umum virus corona dengan varian delta? ILUSTRASI varian baru virus corona (The Scotsman) Dikutip dari who.int, gejala virus corona yang paling umum hingga yang parah: - Demam
Jakarta - Virus Sars-CoV-2 kini telah bermutasi menjadi beberapa varian baru.

Virus Corona varian baru ini ditemukan di berbagai negara seperti Inggris, Afrika Selatan hingga Brasil. Salah satu virus Corona varian baru yang cukup mengkhawatirkan adalah varian Delta yang pertama kali ditemukan di India, dan kini sudah menyebar hingga Indonesia.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menyatakan bahwa virus corona baru varian Delta adalah hasil dari perubahan gen virus yang bereplikasi.

Ia lalu bermutasi dari materi genetiknya. Ciri-ciri virus Corona varian baru Delta ini berbeda dari virus Corona pertama yang berasal dari Wuhan, China. Karakteristiknya disebut lebih cepat dan kuat dibandingkan virus Corona sebelumnya. Berikut ini yang harus kamu ketahui tentang virus corona varian baru Delta, dirangkum Wolipop dari berbagai sumber.

Baca juga: Gejala Varian Delta Mirip Pilek Biasa, Ini yang Perlu Dicurigai COVID-19 1. Varian Delta terbukti lebih menular ciri ciri virus corona delta virus induk atau aslinya. Public Health England melaporkan di Inggris ada lebih dari 42 ribu kasus virus corona varian Delta ditemukan dan peningkatan kasusnya naik dengan cepat. 2. Masih berdasarkan data dari Public Health England, ciri-ciri virus corona varian baru Delta ini 50 persen lebih menular ketimbang varian lainnya, termasuk varian Alpha.

Waktu penggandaannya berkisar antara 4,5 hingga 11,5 hari. WHO bahkan menyebut varian ini merupakan virus Corona yang paling cepat dan 'sehat'. 3. Varian Delta bisa menular dari satu manusia ke 3,5 sampai 4 manusia lainnya apabila mereka berada di lingkungan minim udara, belum divaksinasi dan tidak mengenakan masker.

Sementara virus induknya 'hanya' berisiko satu orang menulari 2,5 orang lainnya.

ciri ciri virus corona delta

4. Sejumlah peneliti masih mencari bukti dan data untuk tahu seberapa berbahayanya virus Corona varian Delta. Namun berdasarkan pasien-pasien yang dirawat di rumah sakit di Inggris, varian Delta cenderung membuat orang yang tertular lebih berisiko dirawat inap hingga 2,61 kali.

Terutama pada individu yang belum divaksinasi.

ciri ciri virus corona delta

Studi ini telah dipublikasikan dalam jurnal The Lancet. Baca juga: Peneliti Sinovac Bicara soal Efektivitas Vaksinnya Lawan COVID-19 Varian Delta 5.

Varian Delta juga memungkinkan peningkatan risiko gejala berat sehingga membuat penderita yang terinfeksi virus ini harus menggunakan alat bantu napas seperti ventilator. Peningkatan risikonya bisa mencapai 1,67 kali lebih tinggi. 6. Jika virus Corona yang ditemukan di China lebih berisiko menginfeksi lansia, varian Delta justru sebaliknya. Seperti dilansir WebMD, Yale Medicine melaporkan bahwa anak-anak dan masyarakat usia muda yang belum divaksinasi COVID-19 lebih rentan tertular varian ini.

Orang dewasa di bawah usia 50 tahun 2,5 kali lebih berisiko tertular virus Corona varian baru Delta. 7. Ciri-ciri virus Corona varian baru Delta juga bisa dikenali dari gejala yang ditimbulkan. Orang terinfeksi COVID-19 jenis ini umumnya mengalami sakit kepala, sakit tenggorokan, pilek, demam, batuk dan kehilangan kemampuan indera penciuman dan perasa atau istilah medisnya anosmia.

Simak video 'WHO Sebut Ada Kemungkinan Munculnya Varian Baru Corona Lebih Berbahaya': [Gambas:Video 20detik] (hst/hst) MOST POPULAR • Begini Nasib Penyiar Radio yang nge-Prank Orang Sampai Bunuh Diri • 10 Foto Transformasi Artis Sebelum dan Setelah Photoshop, Madonna Bikin Kaget • Ciri ciri virus corona delta Kisah Sedih Anak Bupati Istrinya Meninggal Dunia Usai Melahirkan • Hari Ibu, Priyanka Chopra dan Nick Jonas Unggah Foto Perdana Bersama Anak • Ramalan Zodiak 9 Mei: Aries Lakukan Pengetatan, Libra Main Aman Saja • Sinopsis Woori the Virgin, Drakor Diadaptasi dari Serial AS, Tayang di Viu • Kontroversi Influencer yang Berhubungan Intim 5 Kali Sehari, Sampai Pingsan • 8 Potret Viral Wanita yang Pelihara 6 Buaya di Rumah, Nggak Ada Takut-takutnya • Yuki Kato Pamer Foto Keluarga, Wajah Ayahnya yang Jarang Tersorot Curi Atensi • Viral Pengamen Badut Cilik Berparas Cantik Sampai Mau Diadopsi, Ini Sosoknya
Jakarta - Banyak orang masih belum mengetahui apa saja ciri COVID varian Delta yang kini jadi varian baru yang menyebar di sejumlah kota di Indonesia.

Diketahui varian baru ini sudah memasuki DKI Jakarta, Kudus, hingga Bangkalan.

ciri ciri virus corona delta

COVID varian Delta ditemukan di India untuk pertama kali. Ahli Epidemiologi asal Inggris melakukan penelitian soal varian baru tersebut dan menyebutnya sebagai varian B1617.2.

Namun para dokter mencatat sejumlah ciri atau gejala yang biasa terjadi pada pasien yang terinfeksi. Dikatakan varian baru tersebut dikaitkan dengan sejumlah masalah pencernaan, ini ciri-cirinya: 1.

Demam 2. Sesak napas 3. Kelelahan 4. Nyeri otot atau tubuh 5. Sakit kepala 6. Kehilangan rasa atau bau (anosmia) 7. Sakit tenggorokan 8. Hidung tersumbat atau pilek 9. Mual atau muntah 10.Diare 11.Sakit perut 12.Kehilangan nafsu makan 13.Gangguan pendengaran 14.Pembekuan Darah 15. Gangren Baca juga: Varian Corona India Masuk Indonesia, Menko PMK Ingatkan Prokes!

Gangren merupakan kondisi dimana terjadi kematian jaringan tubuh akibat kekurangan aliran darah atau infeksi bakteri yang serius. Secara umum, gangren mempengaruhi lengan dan kaki, termasuk jari kaki dan jari tangan namun juga dapat terjadi pada otot dan organ di dalam tubuh, seperti kantong empedu.

Mengutip dari Bloomberg, Para Dokter di India menyebut prevalensi masalah pencernaan dan ciri COVID varian Delta lainnya tampaknya lebih besar daripada yang disebabkan oleh virus COVID-19 awal. Namun dibutuhkan lebih banyak penelitian klinis untuk mengkonfirmasi temuan tersebut.

Pesan Menkes Selain perlu mengetahui ciri COVID varian Delta, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengingatkan terkait penularan varian asal India ini.

Disebutkan ciri ciri virus corona delta Delta disebut 60 persen lebih mudah menular dibandingkan varian Alpha yang pertama kali ditemukan di Inggris. Salah satu contoh penularan tersebut sudah terjadi di Kudus.

Disebutkan bahwa ledakan COVID-19 dipengaruhi oleh varian Corona India B1617.2 atau varian delta, yang dibawa oleh para pekerja migran Indonesia yang pulang dan juga beraktivitas di kawasan pelabuhan laut. Budi mengingatkan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat dan memperhatikan ciri COVID varian Delta. "Karena ini penularannya lebih cepat walaupun tidak lebih mematikan ini perlu benar-benar kedua hal tadi dipercepat atau diperhatikan, implementasi di lapangan dan juga akselerasi vaksinasi," ujar Budi.

Simak Video: Varian Corona yang Tersebar di Indonesia Berbahaya, Apa Solusinya? [Gambas:Video 20detik] (izt/imk)

Ciri-ciri Covid Varian Delta dan Gejala Covid-19 Paling Umum




2022 www.videocon.com