Apa itu otp

apa itu otp

KOMPAS.com - Saat kita membuat akun baru baik perbankan atau akun belanja online, terdapat permintaan kode tertentu untuk syarat pengaktifan akun. Kode tersebut bersifat rahasia dan dikenal sebagai One Time Password (OTP).

Penerima OTP diimbau untuk tidak memberi tahu siapapun mengenai berapa kode OTP yang diberikan oleh sistem kepadanya. Baca juga: Mengenal OTP dan Modus Penipuan OTP Fraud Lalu, apa itu OTP dan apa alasannya kita tidak diperbolehkan menyebarkan ke orang lain? Dikutip dari Kompas.com, Senin (7/2/2022), OTP adalah kode password yang bersifat sementara yang dikirimkan melalui SMS, WhatsApp, atau email.

Kode OTP umumnya muncul secara apa itu otp sekitar 30 detik sampai 60 detik saja. Secara sifat, OTP juga dikenal sebagai sarana keamanan yang dibuat pembuat aplikasi agar tidak disalahgunakan orang lain.

Hal ini dikarenakan apa itu otp OTP merupakan pemilik akun atau nomor ponsel/email yang didaftarkan ke suatu akun. Cara kerja kode OTP OTP akan dikirimkan ke pemilik akun secara mendadak dan dalam waktu singkat. Jika Anda menerima kode melalui SMS, periksa dengan benar angkanya.

Jika kode OTP dikirimkan melalui email, periksa dengan benar ejaan karakter alamat email yang digunakan. Namun, jika Anda tidak menerima atau mengonfirmasi kode OTP, maka pendaftaran akun tidak dapat dilanjutkan. Oleh karena itu, agar kode OTP bisa diterima, Anda harus memasukkan nomor telepon dengan benar, termasuk menuliskan kode negara.

Baca juga: Waspada Penipuan Minta Kode OTP Atasnamakan Shopee, Ini Penjelasannya Berita Terkait Mengenal OTP dan Modus Penipuan OTP Fraud [HOAKS] Telepon Mengaku Shopee, Menawarkan Bonus ShopeePay, dan Meminta Kode OTP Waspada Penipuan Minta Kode OTP Atasnamakan Shopee, Ini Penjelasannya Viral Akun WhatsApp Dibajak Bermodus Kode OTP, Ini Cara Menghindarinya Ramai Penipuan Modus Minta Kode OTP, Ini Cara Antisipasi dari Telkomsel Berita Terkait Mengenal OTP dan Modus Penipuan OTP Fraud [HOAKS] Telepon Mengaku Shopee, Menawarkan Bonus ShopeePay, dan Meminta Kode OTP Waspada Apa itu otp Minta Kode OTP Atasnamakan Shopee, Ini Penjelasannya Viral Akun WhatsApp Dibajak Bermodus Kode OTP, Ini Cara Menghindarinya Ramai Penipuan Modus Minta Kode OTP, Ini Cara Antisipasi dari Telkomsel Kasus Omicron Melonjak, Berikut Aturan Baru Kemenag soal Pelaksanaan Ibadah https://www.kompas.com/tren/read/2022/02/07/193000365/kasus-omicron-melonjak-berikut-aturan-baru-kemenag-soal-pelaksanaan-ibadah https://asset.kompas.com/crops/m5oyzoAnhBrR61ihFLjKkHi_OjY=/0x0:0x0/195x98/data/photo/2021/12/25/61c6b909dc6c6.jpg Meski bersifat penting, masih banyak orang yang kurang familiar dengan kode OTP, sehingga menyebabkan banyaknya kasus pencurian uang digital.

Lalu sebenarnya, apa itu OTP? Dan seperti apa prinsip kerja dan fungsi OTP? Sebenarnya, Apa Itu OTP? Kode OTP merupakan sebuah kunci keamanan dari platform pembayaran dan media sosial. Tak heran banyak peretas yang mengincar kode OTP ini.

Bahkan banyak kasus pembobolan layanan pembayaran digital hingga kartu kredit kerap dilakukan dengan meminta pengguna memberikan kode ini. Biasanya pelaku akan menghubungi pengguna melalui telepon dengan mengatasnamakan platform yang digunakan, sehingga membuat korban langsung percaya.

apa itu otp

Baca Juga : Apa Itu Kredit Bukalapak? OTP yaitu one-time password yang berbentuk 4 hingga 6 digit yang dikirimkan melalui apa itu otp atau SMS sebagai langkah untuk memperkuat autentikasi saat memasukkan ID dan password. Kini, OTP diberlakukan dalam setiap aplikasi terutama aplikasi dompet digital untuk mencegah terjadinya tindakan kriminal. Prinsip Kerja OTP dalam Sistem Pembayaran Digital 1. Hanya Digunakan Satu Kali Seperti Namanya, OTP hanya boleh digunakan sekali saat menggunakan sistem transaksi apapun.

Dengan begitu, hal ini berguna untuk mencegah adanya penyadapan kata sandi yang bisa digunakan oleh siapa saja. 2. Memiliki Batas Waktu Biasanya, OTP yang sudah dikeluarkan hanya bisa digunakan dalam rentang waktu tertentu. Sebagai contoh, OTP yang ada pada token hanya bisa digunakan antara 3 hingga 6 menit.

Setelah itu, OTP tidak bisa digunakan dan harus diminta lagi. 3. Konteksnya Sempit OTP hanya bisa digunakan untuk kepentingan tertentu. Sebagai contoh, OTP pada akun bank hanya bisa digunakan sekali dan pada transaksi yang itu saja.

apa itu otp

Sehingga, hal ini juga mengurangi resiko terjadinya kecurangan. Fungsi Kode OTP Untuk Sistem Pembayaran Digital 1. Menjaga Privasi Bagi yang terbiasa menggunakan transaksi berbentuk aplikasi khususnya dalam transaksi perbankan mungkin enggan untuk menerima kode OTP berkali-kali. Karena selain memasukan Kode OTP diharuskan juga memasukan kode lain yaitu password transaksi. Baca Juga : Panduan Lengkap Cara Nonton Netflix Sebenarnya OTP merupakan kode yang relatif sangat aman menjaga privacy dalam melakukan transaksi karena memiliki waktu dan kode yang cukup acak, sehingga pihak-pihak yang mungkin berniat jahat memiliki kesempatan yang lebih kecil untuk menyalahgunakan data akun pengguna.

2. Dari Transfer Bank Hingga Dompet Digital Bagi pengguna m-banking, mungkin familiar dengan token bank. Token tersebut berguna untuk menghasilkan sejumlah nomor yang akan digunakan untuk otentikasi. Setelah itu, proses otentikasi berkembang dan digunakan oleh banyak orang terutama dompet digital. Kelahiran dompet digital sebagai salah satu instrumen pembayaran membutuhkan OTP sebagai kata sandi yang digunakan untuk meningkatkan keamanan.

Dengan begitu, ID pengguna akan tetap aman dan terhindarkan dari masalah. Kini, OTP bisa digunakan tanpa token terutama hanya dengan email atau SMS. Ketika login, maka akan menerima OTP yang dikirimkan melalui SMS atau Email. Setelah itu, penggunanya tinggal memasukkan kode OTP tersebut. 3. Memproses dan Menyetujui Transaksi Internet Banking Ketika akan menggunakan internet banking dan kemudian melakukan sebuah transaksi seperti transfer uang, kode verifikasi biasanya kode OTP akan dikirimkan pada nomor ponsel.

Kode tersebut adalah kode yang sangat rahasia, hanya valid untuk penggunaan tunggal dan pada batas waktu. Tanpa kode OTP bank, sebuah transaksi terhadap internet banking tidak bisa untuk diproses. 4. Mengubah Password Akun yang Lupa Ketika akan menggunakan sebuah platform toko online seperti Shopee, Bukalapak atau Tokopedia termasuk WhatsApp dan akun media sosial Telegram, biasanya dimungkinkan mengubah password dengan cara mengirim kode OTP terlebih dahulu ke nomor Hp yang sudah terkoneksi dengan akun tersebut.

Termasuk, ketika mengakses aplikasi dengan perangkat seluler lain, sistem biasanya akan memproses verifikasi kode OTP untuk mengkonfirmasi akan login sebagai bukti pemegang seluler merupakan pemegang akun asli. 5. Mengganti Akun Bank Pada Website Toko Online Ketika akan menjalankan bisnis secara online di salah satu toko online Indonesia misalnya Bukalapak, Lazada, Shopee, dan lain-lain. Kode OTP kemudian sangat berguna untuk mengelola data pembayaran untuk bank pada platform toko online yang akan digunakan.

Secara umum, ketika produk akan apa itu otp secara online melalui shopee, Lazada, bukalapak, atau toko online lainnya yang akan menggunakan sebuah fitur akun bersama. Apa itu otp pembelian apa itu otp dalam dompet digital pada toko online yang akan digunakan. Baca Juga : Apa Itu Telegram?

Uang hasil penjualan biasanya dapat dikumpulkan dan kemudian dibayarkan ke rekening bank yang dimiliki. Pada pandangan pertama, tidak ada masalah dengan jalur transaksi, tetapi jika ingin mengubah rekening bank di toko online, proses validasi biasanya dapat dilakukan dengan kode OTP yang telah dikirim ke nomor ponsel. Jika aktivitas tersebut digunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, tanyakan kode OTP dan teruskan.

Kemudian akses akun termasuk perubahan daftar bank dapat disalahgunakan. Dalam hal ini, uang dari penjualan akan ditransfer ke rekening bank pelaku. Tips Agar Terhindar dari Penipuan Menggunakan Kode OTP Untuk menghindari kasus pencurian dana online yang saat ini sedang marak. Berikut tips agar bisa terhindar dari kasus penipuan yang meminta Kode OTP: 1.

apa itu otp

Kenali Nomor Pelaku Jika memang pihak Gojek, OVO, atau lembaga perbankan menelpon apa itu otp ada keperluan, seharusnya mereka menggunakan nomor resmi dari kantor yang berupa nomor telepon biasa, bukan nomor ponsel.

Sedangkan, kebanyakan kasus penipuan yang terjadi dilakukan oleh pelaku dengan nomor ponsel. Dari sini, harus hati-hati apabila menerima telepon masuk dari nomor tak dikenal. 2. Rahasiakan Kode OTP One Time Password hanya ada satu kali saja dan bersifat sangat rahasia.

Bahkan setiap ada kode OTP yang masuk, selalu dicantumkan supaya tidak memberitahukan kepada siapapun kecuali diri sendiri. Hal ini sangat berbahaya dan akan membuka celah bagi orang jahat untuk memanfaatkannya.

3. Lapor ke CS Bersangkutan ketika mendapat telepon atas nama perusahaan besar yang diduga penipuan, segera lapor ke CS yang bersangkutan. Hal ini diharapkan dapat menjadi pencegah hal buruk terjadi pada orang lain.

Pihak perusahaan seperti Gojek, OVO, atau Bank setidaknya bisa memberikan pengarahan lebih lanjut kepada para pelanggannya. 4. Jangan Sebarkan Informasi Kartu Hal ini berlaku pada kasus penipuan yang memanfaatkan kartu milik korban, baik itu kartu kredit ataupun debit.

Data berupa nomor kartu, dan 3 digit CVV yang ada di belakang kartu, termasuk nama yang tertera, hingga masa kadaluarsa kartu harus dirahasiakan. Apabila ada orang yang tidak bertanggung jawab berhasil mengambil seluruh informasi tersebut, terlebih dengan kode OTP, maka sudah dipastikan transaksi apapun bisa digunakan oleh pelaku dengan menggunakan dana dan identitas korban. Itulah informasi mengenai apa itu OTP dan bagaimana prinsip kerja OTP dalam sistem pembayaran apa itu otp. Memahami apa itu OTP menjadi hal yang penting untuk dilakukan supaya dapat mempermudah setiap transaksi pembayaran digital dan sekaligus menjaga keamanan dompet digital para pengguna.

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram Pressburner.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel YoutubePenulis.

Trending • Situs Edit Background Foto Online Gratis dan Tanpa Perlu Install Aplikasi under Internet, Tips Internet • Cara Mengatasi Volume HP Naik Turun Sendiri Terbukti Berhasil under Smartphone, Tips Smartphone • Trik Rahasia Cara Mengetahui Password Facebook Pacar under Internet, Social Media apa itu otp Apa Itu Apa itu otp Pengertian, Fungsi dan Jenis-Jenisnya under Smartphone, Tips Smartphone • Cara Upgrade HP 3G ke 4G Terbaru untuk Semua Apa itu otp HP Android Paling Cepat under Internet, Tips Internet
KOMPAS.com - Bagi masyarakat yang kerap melakukan transaksi lewat internet banking, mobile banking, dompet digital, dan e-commerce, istilah OTP sudah tidak asing lagi.

Artikel ini akan mengulas pengertian OTP dan kenapa dijadikan lapisan keamanan transaksi online. One Time Password atau OTP adalah salah satu lapisan keamanan saat transaksi online perbankan. OTP mulai banyak digunakan beberapa tahun belakangan seiring makin maraknya perbankan digital dan transaksi keuangan digital lainnya. Sedangkan fungsi kode OTP yaitu memperkuat lapisan keamanan transaksi keuangan online setelah PIN dan password.

Biasanya permintaan kode OTP adalah bersamaan dengan PIN atau password saat fitur verifikasi dua langkah diaktifkan. Baca juga: Kenapa Nama Ibu Kandung Jadi Lapisan Keamanan Rekening Bank? Lantas apa pengertian dan fungsi OTP serta apa bedanya dengan PIN dan password? Pengertian OTP Kode OTP terdiri dari empat sampai enam digit angka, huruf, atau kombinasi keduanya. Pasalnya, kode OTP memang dirancang tidak sistematis agar keamanannya terjaga.

Menurut situs HDFC Bank, kombinasi OTP adalah dibuat secara otomatis dengan sistem alogaritma canggih bernama Hashed Message Authentication Code (HMAC). Satu kode OTP terdiri dari informasi transaksi dan stempel waktu untuk keamanan tambahan. Hal ini agar peretas yang ingin membobol rekening bank tidak bisa mendapatkan kode OTP dan menggunakannya kembali. Baca juga: Apa Itu Bank Digital dan Bedanya dengan Layanan Online Bank? Kode OTP hanya berlaku satu kali saja dan masa berlakunya sangat singkat, yakni 30 detik hingga 60 detik untuk pengguna memasukkan kode OTP tersebut di kolom yang disediakan.

Jadi, saat nasabah bank melakukan transaksi online lewat ponsel, sistem keamanan bank akan otomatis meminta kode OTP dan mengirimkan kode OTP tersebut ke nomor nasabah yang terdaftar. Berita Terkait Wamen BUMN: Pertamina Geothermal Energy Siap IPO Pemerintah Siapkan Metaverse Ibu Kota Negara di Kaltim, Selesai 4 Bulan Lagi Kripto Lokal Bermunculan, Apakah Bakal Bisa Bertahan?

Jokowi Luncurkan Injourney, Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung Ini Daerah yang Memiliki Populasi Sapi Potong Terbesar di Indonesia Berita Terkait Wamen BUMN: Pertamina Geothermal Energy Siap IPO Pemerintah Siapkan Metaverse Ibu Kota Negara di Kaltim, Selesai 4 Bulan Lagi Kripto Lokal Bermunculan, Apakah Bakal Bisa Bertahan? Jokowi Luncurkan Injourney, Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung Ini Daerah yang Memiliki Populasi Sapi Potong Terbesar di Indonesia Kuota Impor Daging Tahun Ini Capai 266.065 Ton https://money.kompas.com/read/2022/01/13/193400526/kuota-impor-daging-tahun-ini-capai-266.065-ton https://asset.kompas.com/crops/eg06Iu39Tud1Q7lUY9qYzur2pPk=/0x0:780x390/195x98/data/photo/2013/05/28/1247325-pri-upaya-stabilkan-harga-daging-sapi--780x390.jpg by Yovita 873Views Bagi yang sering melakukan registrasi secara online, Anda pasti sudah sering mendengar kata One Time Password (OTP).

Kini hampir seluruh aplikasi menggunakan OTP sebagai bagian dari proses registrasi.

apa itu otp

Tujuan kehadiran OTP adalah menjaga keamanan pengguna aplikasi, tepatnya untuk menghindari penyalahgunaan akun. Itulah sebabnya OTP hanya bisa digunakan beberapa detik dan langsung berganti otomatis bila tak langsung digunakan. Supaya tidak keliru, yuk, simak apa itu OTP dan bagaimana kerjanya dalam menjaga keamanan kita! Baca juga: Kirim Uang Lewat Indomaret, Ini Cara dan Syaratnya Pengertian OTP adalah Sebagai Berikut One Time Password atau OTP adalah kode verifikasi berisi angka, atau bisa dikombinasikan dengan huruf, yang terdiri dari 4-6 digit.

Idealnya, kode OTP diterapkan sebagai bagian penting dari proses autentikasi data saat Anda hendak mengakses sebuah aplikasi atau melakukan transaksi online. Seperti namanya, OTP hanya bisa digunakan sekali saja ( one time) dan bisa otomatis hangus dalam hitungan detik hingga menit bila tak langsung digunakan. Awalnya, di Indonesia, OTP adalah solusi untuk mengencangkan keamanan identitas pelanggan.

Kini OTP pun sudah digunakan oleh sebagian besar aplikasi saat meminta registrasi. Perbedaan Kode OTP dan PIN Mengingat fungsinya yang sama-sama menjaga keamanan data pelanggan, banyak yang mengira bahwa OTP dan personal identification number (PIN) merupakan hal sama. Terlebih, keduanya terdiri dari angka yang dikombinasikan dengan huruf.

Namun, keduanya adalah hal yang berbeda. PIN adalah sistem keamanan yang dapat diatur oleh pemilik akun. Sementara itu, OTP adalah kode acak yang dikirim secara otomatis oleh sistem. OTP juga merupakan sistem keamanan yang berbasis two way authentication. Sifatnya sangat rahasia untuk melanjutkan proses registrasi pada aplikasi online. Di sisi lain, PIN digunakan untuk masuk ke dalam aplikasi dan kombinasinya sudah diputuskan oleh penggunanya, yaitu Anda.

Terakhir, perbedaan PIN dan OTP terletak pada waktu. PIN memiliki waktu pemakaian lebih panjang, tergantung penggunanya. Sedangkan, jangka waktu aktif OTP adalah beberapa detik hingga menit sesaat setelah diberikan oleh sistem. Baca juga: Wajib Tahu! Ini 6 Manfaat Payment Gateway Kelancaran Usaha Jenis-jenis Kode OTP Untuk menjaga keamanan, OTP sendiri memiliki jenis-jenis yang dibuat sesuai dengan kebutuhan penggunanya. Berikut adalah jenis-jenis OTP yang harus kita ketahui. 1. On-demand token On-demand token adalah jenis OTP yang paling sering digunakan karena kemudahannya.

Biasanya OTP on-demand token ini memanfaatkan pihak ketiga seperti apa itu otp, SMS atau telepon karena tak punya kemampuan dalam mengolah kodenya sendiri. Sayangnya, OTP on-demand token dinilai kurang aman karena sistemnya cenderung rentan, sehingga sering dimanfaatkan oleh pihak tak bertanggung jawab untuk pembajakan sampai penipuan.

2. Soft token Jenis OTP ini dapat dikatakan lebih aman jika dibandingkan dengan on-demand token. Ini karena soft token memanfaatkan aplikasi autentikasi yang dapat mengolah kode berdasarkan set kunci yang dimiliki, contohnya seperti aplikasi Twilio Authy atau Google Authenticator. Sayangnya, jenis OTP ini juga masih memiliki keterbatasan karena sistemnya terpasang di perangkat lain.

Artinya perangkat lain tersebut juga memiliki akses kode OTP. Untuk meningkatkan keamanan, kita bisa memiliki autentikasi yang terlindungi dengan PIN.

3. Hard token Terakhir, jenis OTP hard token dapat dikatakan sebagai yang paling aman karena sistem kerjanya langsung mengakses fisik apa itu otp kalkulator tanpa adanya keterlibatan perangkat lain.

Pada jenis ini, cara kerja OTP tidak memanfaatkan pihak ketiga seperti SMS, email, atau aplikasi apa pun sehingga sulit untuk dibajak. Baca juga: Perbedaan Kartu Debit dan Kredit, Harus Tahu! Fungsi Kode OTP Kegunaan utama OTP adalah mengamankan identifikasi pengguna aplikasi saat menjalani proses registrasi.

Makanya, OTP sering digunakan sebagai salah satu prosedur oleh aplikasi akun bank, pinjaman online, juga e-payment. OTP juga kerap diterapkan pada sistem pembayaran kartu debit dan kartu online. Apalagi kini sudah banyak usaha yang menggunakan e-payment untuk meningkatkan kualitas dan keamanan proses pembayaran. Anda pun bisa menerapkan metode yang sama untuk meningkatkan sistem keamanan pada transaksi pembayaran usaha Anda. Tak perlu bingung, Anda dapat melakukannya secara mudah dengan menggunakan payment gateway Midtrans.

Midtrans adalah penyedia layanan pembayaran di Indonesia yang telah melayani lebih dari 500.000 bisnis. Hanya dengan satu rekening, Anda bisa menyediakan 24 metode pembayaran dengan biaya transparan dan yang terpenting, punya sistem anti-fraud untuk mencegah transaksi yang mencurigakan. • Penggunaan • Startups & Early Businesses • Growing businesses • Enterprise • Produk • Online Payment • In-Store Payment • Payouts • Biaya • Panduan • Developer • Pusat Bantuan • Blog • Hubungi Kami • Status • Keamanan • Syarat dan Kebijakan Privasi • Company • Karir • Tentang kami • Newsroom • Partner
Amera P.

Safira Follow With a newfound love of the IT world, Amera likes to turn complex topics into easy-to-read and comprehensive articles. In her spare times, Amera enjoys playing video games and reading every book she can find.

Home » Mengenal Apa Itu One-Time-Password (OTP) Mengenal Apa Itu One-Time-Password (OTP) 22 January 2021 3 min read Saat melakukan transaksi online, pasti sahabat Qwords apa itu otp pernah menerima SMS berisi kode OTP (one-time-password) dengan 6 digit angka yang tidak boleh disebarkan ke orang lain. Tapi, apakah sahabat Qwords menyadari seberapa penting kode OTP sebenarnya dan alasan kenapa kode ini bersifat rahasia? Nah, pada artikel kali ini, kami akan apa itu otp semua yang sahabat Qwords harus ketahui tentang OTP, mulai dari pengertian, fungsi, dan cara kerjanya.

Yuk langsung saja apa itu otp mulai! Penutup Pengertian OTP (One Time Password) One time password atau OTP adalah kode verifikasi sekali pakai berupa angka yang dikirimkan lewat SMS dan email. Biasanya, kode OTP berupa 6 digit angka yang akan hangus dalam 2 sampai 5 menit dan hanya bisa digunakan sekali.

Kode ini biasanya digunakan untuk proses autentikasi data login atau transaksi bank Anda. Kode OTP adalah salah satu bagian dari two way authentication yang menambah layer proteksi data Anda di internet. Umumnya, kode OTP digunakan oleh aplikasi yang apa itu otp sifat rahasia dan pesonal seperti aplikasi dompet digital dan mobile banking. Namun, k ode OTP juga bisa digunakan untuk proses verifikasi transaksi eCommerce marketplace.

apa itu otp

Sekarang juga sudah banyak aplikasi lain yang juga menggunakan proses verifikasi OTP untuk menghindari masalah s eperi pencurian data maupun penyalahgunaan akun. Singkatnya, karakteristik kode one-time-password atau OTP adalah sebagai berikut: • Hanya bisa digunakan satu kali.

apa itu otp

• Biasanya berbentuk angka dan karakter. • Tidak bisa digunakan dalam durasi waktu yang panjang. • Umumnya digunakan untuk melindungi transaksi uang online. • Bersifat sangat rahasia. Cara Kerja Kode OTP Sebenarnya cara kerja OTP bisa dibilang cukup sederhana. Biasanya proses ini akan terjadi secara otomatis dan juga dalam hitungan menit.

Saat Anda melakukan transaksi online yang bersifat sensitif, aplikasi yang Anda gunakan akan mengirimkan kode OTP pada email dan nomor yang terdaftar sebelumnya. Selanjutnya, Anda hanya perlu memasukan kode yang Anda terima ke dalam aplikasi tersebut. Proses autentikasi akan terjadi secara otomatis saat Anda memasukan kode. Bahkan, sekarang banyak smartphone dan aplikasi yang akan memasukan kode Anda secara otomatis lho Sahabat Qwords. Begitu Anda menerima kode OTP pada perangkat Anda, aplikasi akan mendeteksi dan lansgung memasukan kode tersebut.

Jadi Anda tidak perlu lagi memasukannya secara manual. Canggih sekali ya sahabat Qwords! Baca Juga: Kenali Apa Itu FAQ dan Fungsinya untuk Sebuah Website Kenapa Kode OTP Bersifat Rahasia?

Umumnya, kode OTP memang bersifat rahasia. Alasan utamanya adalah untuk menghindari penyalahgunaan akun dan juga kejahatan pembajakan apa itu otp rahasia atau yang sering juga disebut dengan OTP fraud. Menurut keminfo, Kejahatan pembajakan kode rahasia OTP adalah pengambilalihan Kode Rahasia (OTP) korban oleh pelaku kejahatan, sebagai sarana untuk eksploitasi uang elektronik atau uang di m-banking korban Dengan kode OTP, pelaku kejahatan bisa dengan mudah menyalahgunakan data dan informasi yang ada pada akun Anda.

Untuk itu, sangat penting rasanya tahu cara yang paling tepat untuk melindungi Anda dari kejahatan OTP fraud ini. Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk melindungi kode OTP dan juga data Anda: 1. Tetap teliti dan waspada Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, kode OTP bersifat sangat rahasia. Anda tidak apa itu otp memberikan kode ini kepada siapapun.

Bahkan pihak bank sekalipun. Jika Anda mendapatkan panggilan dari bank Anda untuk memberikan kode OTP, hal yang pertama kali Anda lakukan adalah memastikan panggilan tersebut datang dari sumber yang sebenarnya. Caranya, Anda bisa melihat caller ID dari panggilan tersebut. Biasanya, bank atau perusahaan resmi tidak akan menghubungi Anda melalui nomor pribadi. Selain itu, sebenarnya tidak ada banyak kasus dimana bank dan aplikasi akan membutuhkan kode OTP Anda. Jadi tetap waspada dan hati-hati akan OTP fraud ya sahabat Qwords!

2. Gunakan koneksi yang aman saat bertransaksi Koneksi internet yang tidak aman juga bisa menjadi sumber kebocoran kode OTP Anda. Terkadang, Hacker akan menggunakan koneksi internet yang ada di tempat umum untuk mencuri data dan mengakses perangkat Anda.

Maka dari itu, jangan gunakan akses internet umum secara sembarangan ya sahabat Qwords! Apalagi untuk mengakses aplikasi mobile banking dan transaksi online. Jika koneksi yang Anda gunakan tidak aman, hacker bisa dengan sangat mudah menyalin data yang Anda masukan ke perangkat Anda. 3. Blokir aplikasi dan kartu Nah, jika Anda sudah melakukan semua cara di atas namun kode OTP Anda tetap jatuh ke tangan yang salah, blokir aplikasi dan kartu yang meminta verifikasi kode OTP tersebut.

Hal ini dilakukan untuk menghindari pencurian dan penyalahgunaan data Anda. Umumnya, kartu kredit dan ATM mempunyai fitur blokir di dalam aplikasi mobile mereka. Anda hanya perlu apa itu otp pengaturan dan blokir kartu Anda secara sementara.

Namun, jika aplikasi yang Anda gunakan tidak mempunyai fitur blokir, segera hubungi customer service untuk meminta blokir dari sistem. Penutup Nah, itu tadi pengertian lengkap OTP apa itu otp cara menggunakanya yang benar sahabat Qwords. Meskipun cara kerja OTP terdengar cukup simpel, tapi kode ini sebenarnya sangat penting dan harus selalu dilindungi.

Tentunya Anda tidak mau data sensitif Anda jatuh pada tangan yang salah kan? Apalagi jika data tersebut berhubungan dengan informasi bank atau kartu kredit Anda.

apa itu otp

Nah, jika sahabat Qwords ingin interaksi dan transasksi online yang lebih aman, pertimbangkan untuk menggunakan aplikasi virtual private network (VPN). VPN akan memberikan layer proteksi ekstra pada data Anda saat berselancar di internet. Untuk rekomendasi, Qwords.com menawarkan Diego VPN dengan harga yang sangat terjangkau.

Hanya dengan 22rb perbulan, Anda akan mendapatkan 40GB bandwidth, additional users, dan juga 24 jam support. Wah menarik sekali kan sahabat Qwords? Selamat mencoba!
Apa itu Kode OTP – Pasti Grameds sudah tidak asing dengan adanya kode OTP karena setiap kita melakukan transaksi atau registrasi pada suatu aplikasi secara online, kode OTP ini akan masuk ke smartphone kita.

Kode OTP ini digunakan sebagai sistem keamanan supaya akun dan identitas kita yang berada pada aplikasi apa itu otp dibajak atau disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Lalu sebenarnya, apa sih kode OTP itu? Bagaimana cara kerja dari kode tersebut? Nah, supaya Grameds memahami akan kode OTP ini, yuk simak ulasan berikut! Rp 98.000 • Apa Sih Kode OTP Itu? • Anda Mungkin Juga Menyukai • Apakah Kode OTP Bersifat Rahasia? • Apa Perbedaan Kode OTP dengan PIN? • Apa Keunggulan dari Kode OTP?

• Apa saja Jenis-Jenis dari Kode OTP? • 1. On Demand Token • 2. Soft Token • 3. Hard Token • Bagaimana Cara Kerja Kode OTP?

• 1. SMS OTP • 2. Email OTP • 3. Call OTP Apa Sih Kode OTP Itu? OTP sendiri merupakan singkatan dari One Time-Password, yakni password yang dapat digunakan hanya dalam waktu sekali saja sehingga sifatnya adalah sementara.

Kode OTP ini biasanya dikirimkan melalui SMS ( Short Message Service) ketika kita selesai melakukan transaksi atau registrasi pada aplikasi tertentu. Kode OTP ini biasanya terdiri atas 4-6 digit, baik itu berupa angka maupun huruf. Karena bersifat sementara, maka kode OTP ini tentu saja akan hangus dan tidak bisa digunakan lagi dalam waktu beberapa menit saja. Kode OTP dapat digunakan sebagai salah satu dari proses verifikasi di aplikasi smartphone.

Proses verifikasi tersebut bertujuan supaya data pada akun kita tidak dibajak dan disalahgunakan untuk tindak kejahatan digital.

Apakah Kode OTP Bersifat Rahasia? Tentu saja kode OTP bersifat rahasia! Kamu tidak boleh memberitahukan kepada siapapun apa itu otp kode OTP tersebut ketika sedang melakukan proses verifikasi data. Saat kamu sedang melakukan proses verifikasi data pada aplikasi, kamu pasti akan mendapatkan kode OTP yang dikirimkan pada nomor handphone apa itu otp surel yang sebelumnya telah kamu daftarkan pada proses verifikasi data tersebut. Apa Perbedaan Kode OTP dengan PIN? Meskipun keduanya sama-sama berupa kode dengan menggunakan digit angka, tetapi ternyata kode OTP dan PIN itu berbeda lho… Kode OTP itu ‘kan kode rahasia yang dikirimkan oleh pihak keamanan aplikasi untuk proses verifikasi, sehingga kode yang dikirimkan pun digitnya adalah acak karena otomatis dikirimkan oleh sistem.

Selain itu, kode OTP juga bersifat sementara, sehingga hanya dalam kurun waktu 3-5 menit, jika kode OTP tersebut tidak segera digunakan maka akan hangus dan berganti menjadi kode OTP yang baru. Sementara PIN adalah sistem keamanan yang digitnya dapat diatur sendiri oleh pemilik akun.

PIN ini bersifat “kekal”, sehingga akan terus berlaku sampai pemilik melakukan apa itu otp digit PIN. Walaupun kode OTP dan PIN itu berbeda, tetapi keduanya tidak boleh disebarkan sembarangan kepada orang lain lho… Apa Keunggulan dari Kode OTP?

• Lebih aman, karena hanya dapat digunakan dalam kurun waktu satu kali saja. • Dapat memberikan perlindungan ekstra kepada pelanggan saat melakukan transaksi online. • Memiliki batas waktu penggunaan, sehingga apabila kode OTP ini bocor ke orang lain, orang tersebut belum tentu bisa menggunakannya karena singkatnya waktu.

• Biasanya akan otomatis terisi pada aplikasi ketika kode OTP tersebut masuk melalui SMS. Apa saja Jenis-Jenis dari Kode OTP? OTP memiliki beragam jenis yang didasarkan pada tingkat keamanannya. Tingkat keamanan ini dibagi menjadi kurang aman, aman, hingga yang paling aman.

Nah, berikut adalah jenis-jenis dari kode OTP yang biasa berlaku, yakni sebagai berikut: 1. On Demand Token OTP jenis ini menjadi kode OTP yang dinilai kurang aman, tetapi sering digunakan karena kemudahannya.

Kode OTP ini biasanya dikirimkan melalui SMS, surel, atau telepon. Akibat kurang aman, maka kode OTP jenis On Demand Token ini sering dimanfaatkan untuk tindak kejahatan digital. 2. Soft Token Kode OTP jenis ini disebut lumayan aman karena memanfaatkan adanya aplikasi autentikasi. Pada aplikasi autentikasi ini dapat mengolah kode berdasarkan set kunci yang dimiliki seperti Google Authenticator. Meskipun disebut lumayan aman, kode ini ternyata memiliki kekurangan. Apabila aplikasi yang mengirimkan kode OTP tersebut juga ter- install di perangkat lain, maka perangkat lain tersebut juga akan memiliki kode OTP-nya.

Nah, cara mengatasinya adalah dengan memilih autentikasi yang terlindungi oleh PIN, sebab digit dalam PIN hanya kamu sendiri yang mengetahuinya. 3.

Hard Token Kode OTP jenis Hard Token ini disebut-sebut memiliki keamanan paling terjamin karena sistem kerjanya langsung mengakses fisik token tanpa terhubung dengan perangkat lain. Jadi, kode OTP jenis ini tidak mengirimkan digit kodenya melalui SMS, surel, atau telepon supaya sulit untuk dibajak. Bagaimana Cara Kerja Kode OTP? Cara kerja kode OTP itu cukup sederhana karena proses autentikasinya dilakukan secara otomatis dan dalam beberapa menit saja.

Biasanya, kode OTP ini akan masuk ke dalam smartphone kita melalui SMS, email, hingga telepon. 1. SMS OTP SMS OTP adalah kode OTP akan dikirimkan hanya melalui SMS. Biasanya, dalam proses verifikasi data, kamu akan diminta untuk memasukkan nomor telepon yang aktif.

Nah, setelah itu kamu akan otomatis menerima SMS yang berisikan kode OTP tersebut. 2. Email OTP Cara kerja Email OTP ini sama saja dengan SMS OTP, hanya saja kode OTP nantinya akan dikirimkan melalui alamat email yang telah kamu masukkan dalam proses verifikasi sebelumnya.

Biasanya, apa itu otp OTP tersebut akan masuk di Kotak Masuk atau Spam, setelah itu kamu dapat meng-klik link yang tertera pada email tersebut untuk melanjutkan proses verifikasi data. 3. Call OTP Call OTP ini dilakukan melalui telepon. Biasanya kamu akan menerima panggilan dari nomor asing atau bahkan nomor yang telah otomatis terdapat nama dari perusahaan aplikasi tersebut.

Kamu cukup mengangkatnya dan mendengarkan secara baik-baik apa saja digit kode OTP-nya. Jika kamu adalah tipe orang yang pelupa, kamu dapat mencatatnya di kertas karena biasanya kode OTP tersebut akan diulang kembali sebanyak 2-3 kali.

Nah, itulah penjelasan mengenai kode OTP dan hal-hal yang berkaitan dengan kode OTP. Meskipun kode OTP itu bersifat sementara dan dapat hangus dalam waktu beberapa menit saja, tetapi Grameds juga harus menjaga kerahasiaannya ya untuk menghindari tindak kejahatan digital yang bisa saja dilakukan oleh siapa pun.

Baca Juga: • Cara Cek Nomor Telkomsel • Cara Cek Nomor Indosat • Cara Cek Status KTP • Tips Menyusun CV • Cara Meningkatkan Follower Instagram • Cara Mengirim Lamaran Kerja Via Email • Cara Membuat Daftar Riwayat Hidup • Contoh Surat Lamaran Kerja • Cara Menggunakan Zoom Meeting • Cara Mengubah Foto ke PDF • Cara Membuat Soal di Google Form • Cara Membuat Email di Gmail • Cara Menghitung Persen Recent Post • Cara Mengirim Artikel Ke Koran Tribun yang Perlu Kamu Tahu Mei 6, 2022 • Cara Membuat Contoh Proposal Bisnis Plan yang Baik dan Benar Mei 6, 2022 • 8 Rekomendasi Spidol Kain Terbaik untuk Melukis Mei 6, 2022 • Tips Membangkitkan Semangat Kerja & Penyebab Semangat Kerja Menurun Mei 6, 2022 • 70 Ucapan Selamat Idul Fitri Lengkap Mei 6, 2022 • Menu Sahur Enak, Mudah, dan Praktis Mei 6, 2022 • 5 Contoh Surat Pengunduran Diri Mei 6, 2022 • 11 Cara Menghilangkan Ngantuk Secara Efektif Mei 6, 2022 • Menghilangkan Bau Ketiak Secara Efektif Mei 6, 2022 • Rekomendasi Buku Hijrah Muslimah Mei 6, 2022Kemudahan dalam berbagai transaksi perbankan memang banyak memberikan keuntungan bagi nasabah.

Bayangkan saja, aktivitas jual beli yang pada awalnya membutuhkan waktu dan tempat, kini bisa dilakukan tanpa perlu beranjak dari tempat duduk Anda dan pembayaran lunas dalam hitungan detik dengan transaksi online.

apa itu otp

Namun tanpa disadari, kemudahan tersebut bukan berarti tanpa celah. Sebelum kita membahas lebih jauh, mari kita kenali lebih dalam salah satu tahapan otentikasi, yaitu kode OTP ( One Time Password ) atau kata sandi sekali pakai yang digunakan untuk transaksi online maupun login akun.

Kode OTP terdiri dari 4 sampai 6 kombinasi angka yang bersifat unik dan rahasia.

apa itu otp

Kode ini dikirimkan melalui SMS oleh pihak bank, aplikasi, atau operator dengan masa berlaku setiap kode selama 5 menit. Kode ini ditujukan sebagai bentuk keamanan dalam mengkonfirmasi login atau konfirmasi transaksi online. Kode OTP sebenarnya ditujukan untuk keamanan, namun ketidakwaspadaan nasabah dimanfaatkan sebagai kesempatan oleh pelaku penipuan.

Awalnya, korban akan menerima SMS berisikan kode OTP untuk transaksi atau login akun yang tidak dilakukan. Tidak lama kemudian, pelaku akan menghubungi korban dengan berpura-pura menjadi Customer Service atau karyawan dari instansi terkait.

Mulai dari iming-iming hadiah hingga transaksi mencurigakan, pelaku akan meminta kode OTP yang korban terima sebagai bentuk verifikasi. Seribu satu cara pelaku lakukan, tidak jarang diikuti dengan tindakan pemaksaan dan ancaman. Padahal, tidak ada pihak manapun yang berhak apa itu otp serta menggunakan kode OTP tersebut. Mengapa kode OTP rentan disalahgunakan? Karena jika pelaku penipuan berhasil mendapat kode OTP, maka keamanan perbankan atau aplikasi yang korban miliki tidak lagi terjamin aman.

Pelaku akan menggunakan informasi korban untuk melakukan berbagai tindak kriminal seperti, penyalahgunaan kartu kredit untuk transaksi-transaksi besar, pencurian dana di rekening korban, penipuan melalui akun email atau aplikasi chat, pemerasan, dan lain-lain. Jadi, sangat besar dampak dan bahayanya jika kode OTP jatuh ke tangan yang salah. Berikut tips saat Anda mengalami penipuan serupa: • Jangan gegabah memberikan kode OTP ke orang lain • Jangan langsung percaya dengan informasi yang pelaku sampaikan • Cari tahu informasi tentang update data yang meminta kode OTP • Ubah password atau PIN di aplikasi perbankan atau aplikasi apapun • Jangan mau tergiur iming-iming hadiah besar yang tidak masuk akal • Bila ragu, segera hubungi instansi resmi terkait untuk konfirmasi ulang Nah, itu dia penjelasan singkat mengenai OTP.

Semoga informasi ini bisa berguna bagi Anda agar terhindar dari penipuan, ya! Beli Pulsa di Sepulsa
Daftar Isi • Apa Itu OTP? • Perbedaan OTP dan PIN • Baca Juga: Apa itu Hacker?

Pengertian, Macam-macam & Cara Menghindarinya • Jenis-Jenis OTP • 1. Hard Token • 2. Soft Token • 3. On-demand Token • Karakteristik OTP • 1.

Memiliki Batas Waktu Penggunaan • 2. Hanya Berlaku Satu Kali Pakai • 3. Konteks Tertentu Saja • Fungsi Kode OTP • Cara Mendapatkan Kode OTP • Baca Juga: 3 Cara Mengganti Password Wifi Mudah di Laptop dan HP Terbaru • Tips Melindungi OTP agar Tetap Aman • Baca Juga: kode Otp Buat kamu khususnya pengguna media sosial dan e-commerce seperti Instagram, WhatsApp, Line, Tokopedia, Shopee, dan lain sebagainya, pastinya sudah tidak asing melihat kode OTP.

OTP adalah kode yang sering kita jumpai di saat masuk ke dalam suatu aplikasi atau bertransaksi secara online. Mungkin hampir seluruh aplikasi baik itu di handphone atau komputer memakai OTP sebagai apa itu otp pengamannya. Adanya OTP dimaksudkan untuk mencegah penyalahgunaan akun oleh oknum tak bertanggung jawab. Guna memahami cara kerjanya lebih lanjut, langsung saja simak ulasan di bawah ini, Sob! Apa Itu OTP? One Apa itu otp Password atau disingkat OTP adalah kode verifikasi sebanyak 4-6 karakter yang berupa angka atau kombinasi angka dengan huruf.

Pada dasarnya, kode OTP adalah syarat utama dari proses otentikasi data saat kamu mau mengakses suatu aplikasi atau terkadang transaksi online.

Berdasarkan kepanjangannya, OTP memang hanya bisa dipakai satu kali saja (one time) dan otomatis akan hangus dalam beberapa detik atau menit jika tidak langsung dipakai. Awal mulanya, di Indonesia sendiri, OTP adalah salah satu langkah untuk menjaga keamanan identitas pengguna aplikasi. Namun apa itu otp, hampir seluruh aplikasi memanfaatkan OTP saat pengguna melakukan registrasi akses masuk.

Perbedaan OTP dan PIN Baik itu PIN ( Personal Identification Number) ataupun OTP adalah memiliki satu fungsi utama yaitu menjaga keamanan data pribadi pengguna. Terlebih lagi, keduanya juga terdiri dari sejumlah angka atau kombinasi dengan huruf. Walaupun memiliki fungsi utama yang sama, keduanya justru memiliki banyak perbedaan. Berikut perbedaannya: • Perbedaan pertama, PIN merupakan sistem keamanan yang bisa diatur oleh pengguna akun aplikasi. Sedangkan, OTP adalah kode bersifat sementara yang diberikan secara otomatis oleh sistem aplikasi.

• Sistem keamanan dari OTP adalah two way authentication. Sementara PIN sebaliknya yaitu hanya satu kali verifikasi. • Perbedaan terakhir dari PIN dan OTP adalah dilihat pada waktu penggunaannya. PIN mempunyai waktu penggunaan lebih panjang, tergantung pengguna akunnya. Sementara, waktu pemakaian aktif OTP adalah hanya hitungan detik atau menit setelah dikirim oleh sistem aplikasi.

Baca Juga: Apa itu Hacker? Pengertian, Macam-macam & Cara Menghindarinya Jenis-Jenis OTP OTP memiliki beberapa jenis yang dibuat sesuai dengan kebutuhan penggunanya. Berikut adalah jenis-jenis OTP yang harus kamu ketahui. 1. Hard Token Jenis pertama dari OTP adalah hard token. Hard token adalah jenis OTP yang dianggap paling aman yaitu cara kerjanya langsung mengakses fisik aplikasi dan apa itu otp melibatkan perangkat lainnya.

apa itu otp

Sehingga susah untuk dipergunakan oleh oknum tak bertanggung jawab. 2. Soft Token Jenis kedua dari OTP adalah soft token yaitu memanfaatkan aplikasi lain untuk mengotentikasi dan mengolah kode berdasarkan kunci set yang dipunyai. Misalnya, aplikasi Google Authenticator atau Twilio Authy. Tapi sayangnya, jenis OTP ini hanya mengandalkan perangkat lain tadi yang artinya perangkat lain tersebut juga mempunyai akses OTP kamu.

Maka dari itu, PIN menjadi sistem keamanan tambahan jika sebuah aplikasi menggunakan soft token OTP. 3. On-demand Token Lalu, jenis terakhir dari OTP adalah On-demand token yaitu jenis OTP paling umum karena lebih mudah digunakan. Biasanya jenis OTP ini melibatkan perantara lain misalnya telepon, SMS, atau email. Hal itu dikarenakan aplikasi pengguna on-demand token tidak mampu mengolah kodenya sendiri.

Sayangnya lagi, OTP jenis on-demand token dipandang kurang aman sebab sistemnya lebih rentan dibanding jenis lainnya. Sehingga, banyak kasus penipuan atau pembajakan yang terjadi karena memakai jenis kode OTP ini. Karakteristik OTP Rupanya sistem keamanan ini juga memiliki beberapa karakteristik tersendiri, di antaranya sebagai berikut. 1. Memiliki Batas Waktu Penggunaan OTP adalah kode yang mempunyai limit waktu penggunaan. Waktu pemakaiannya rata-rata berkisar dari 30 detik hingga 5 menit.

Apabila melewati waktu tersebut, maka kamu harus meminta ulang kode baru. 2. Hanya Berlaku Satu Kali Pakai Kode OTP hanya bisa berlaku untuk satu kali pakai saja dalam satu proses otentikasi. Karena, saat waktu penggunaan selesai, maka kode OTP akan hangus secara otomatis.

3. Konteks Tertentu Saja Selanjutnya, penggunaan kode OTP adalah hanya untuk konteks atau kepentingan tertentu saja. Misalnya, contoh kode OTP pada aplikasi WhatsAppkode OTP digunakan ketika log in pertama kali saja. Fungsi Kode OTP Fungsi dasar dari OTP adalah sebagai bentuk pengamanan dan identifikasi pengguna aplikasi ketika melakukan proses registrasi akun atau sebagainya.

Oleh karena itu, OTP biasanya digunakan sebagai salah satu syarat pada aplikasi akun bank, e-commerce, media sosial, pinjaman online, dan juga e-payment. OTP juga seringkali digunakan dalam sistem pembayaran kartu debit bank. Cara Mendapatkan Kode OTP Untuk mendapatkan kode OTP, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan, di antaranya: • Saat akan melakukan proses login pada sebuah aplikasi.

• Saat akan melakukan pengubahan data identitas pada aplikasi, termasuk penggantian password. • Saat akan melakukan transaksi keuangan secara online.

Kode OTP bersifat sangat rahasia serta hanya kamu seorang yang boleh mengetahui dan memakainya. Jangan lupa juga untuk menggunakannya secepatnya sebelum kode tersebut waktunya habis. Baca Juga: 3 Cara Mengganti Password Wifi Mudah di Laptop dan HP Terbaru Tips Melindungi OTP agar Tetap Aman Walaupun OTP dapat membantu kamu untuk terbebas dari kegiatan cyber crime, tapi tak jarang juga kode OTP bisa dibajak dan diakses oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Untuk itu, kamu harus tetap waspada dan sebisa mungkin melindungi kode-kode yang apa itu otp rahasia. Yuk simak tipsnya dibawah ini! • Jangan gampang percaya dengan nomor telepon tak dikenal.

• Jangan pernah memberikan kode OTP yang kamu dapat kepada siapapun. • Pastikan kamu mengubah password dan PIN secara berkala. • Rutin mengecek aktivitas di aplikasi yang kamu gunakan. Nah, demikianlah penjelasan apa itu otp OTP yang perlu kamu ingat dan pahami. Jangan pernah untuk memberikan kode OTP kepada orang lain bahkan orang terdekatmu, ya. Semoga artikel ini bermanfaat dan sampai jumpa! Baca Juga: • Apa itu Marketplace? Cek Arti, Contoh, Jenis, Beda dengan e-commerce • Apa itu E-commerce?

Cek Daftar, Perkembangan dan Perbedaannya • 4 Cara Menghapus Akun Instagram secara Permanen & Lupa Password • Apa itu Apa itu otp Manager? Ini 5 Rekomendasi Terbaik 2022 • 7 Cara Menghilangkan Malware Dengan Cepat

STOP SHARE KODE OTP KAMU KE ORANG LAIN!




2022 www.videocon.com