Husnudzon billah artinya

husnudzon billah artinya

Pengertian berperasangka buruk dalam akidah akhlak agama Islam disebut juga suudzon. Dalam bahasa Arab, suudzon terdiri dari bahasa Arab, yakni " su’u" yang artinya jelek dan " dzon" dari kata "az-zan" yang artinya sangkaan. Maka suudzan merupakan sifat berperasangka buruk yang ada dalam diri seseorang.

husnudzon billah artinya

Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain.

husnudzon billah artinya

Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.” Di sisi lain, berperasangka baik dalam akidah akhlak agama Islam disebut juga husnudzon. Dikutip dari buku Belajar Aqidah Akhlak' karya Muhammad Asroruddin Al Jumhuri (2015)dalam bahasa Arab, husduzon terdiri dari dua kata, yakni " husnu" yang artinya baik dan " dzon" dari kata " az-zan" yang artinya sangkaan.

tirto.id - Husnudzon adalah perilaku terpuji yang wajib dimiliki oleh seseorang dan kata ini termasuk salah satu yang sering digunakan oleh umat Islam. Arti Husnudzon Dikutip dari modul pelajaran kelas X Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), husnudzon atau prasangka baik berasal dari kata Arab yaitu husnu yang artinya baik, dan zan yang artinya prasangka.

Jadi prasangka baik atau positive thinking dalam terminologi Islam dikenal dengan istilah husnudzon. Secara istilah, husnudzon adalah sikap orang yang selalu berpikir positif terhadap apa yang telah diperbuat husnudzon billah artinya orang lain.

Lawan dari sifat ini adalah buruk sangka (suudzon), yaitu menyangka orang lain melakukan hal-hal buruk tanpa adanya bukti yang benar. Allah SWT berfirman: يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوا اجۡتَنِبُوۡا كَثِيۡرًا مِّنَ الظَّنِّ اِنَّ بَعۡضَ الظَّنِّ اِثۡمٌ‌ۖ وَّلَا تَجَسَّسُوۡا وَلَا يَغۡتَبْ بَّعۡضُكُمۡ بَعۡضًا‌ ؕ اَ يُحِبُّ اَحَدُكُمۡ اَنۡ يَّاۡكُلَ لَحۡمَ اَخِيۡهِ مَيۡتًا فَكَرِهۡتُمُوۡهُ‌ ؕ وَاتَّقُوا اللّٰهَ‌ ؕ اِنَّ اللّٰهَ تَوَّابٌ رَّحِيۡمٌ Yaaa ayyuhal ladziina aamanuj tanibuu kasiiram minazh zhanni inna ba'dazh zhanniismunw wa laa tajassasuu wa la yaghtab ba'dhukum husnudzon billah artinya ay yuhibbu ahadukum ay yaakula lahma akhiihi maitan fakarih tumuuh; wattaqul laahaa; innal laaha tawwaabur Rahiim Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman!

Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat, Maha Penyayang." (QS.

Al-Hujurat: 12). Macam-Macam Husnudzon Dalam ilmu akhlak, husnudzon dikelompokkan ke dalam tiga bagian, yaitu: 1. Husnudzon kepada Allah Swt, yakni dengan cara berprasangka baik dengan apa yang telah ditakdirkan oleh Allah SWT. 2. Husnudzon kepada diri sendiri, dengan cara percaya diri terhadap kemampuan diri sendiri.

3. Husnudzon kepada orang lain, dengan cara semua orang dipandang baik sebelum terbukti kesalahan atau kekeliruannya, sehingga tidak menimbulkan kekacauan. Prasangka baik adalah sifat sangat penting dimiliki husnudzon billah artinya setiap orang yang beriman. Sebaliknya, prasangka buruk adalah sifat yang harus dijauhi dan dihindari. Sikap husnudzon akan melahirkan keyakinan bahwa segala kenikmatan dan kebaikan yang diterima manusia berasal dari Allah, sedangkan keburukan yang menimpa manusia disebabkan dosa dan kemaksiatannya.

husnudzon billah artinya

Tidak seorang pun bisa lari dari takdir yang telah ditetapkan Allah. Tidak ada yang terjadi di alam semesta ini melainkan apa yang Dia kehendaki dan Allah SWT tidak meridhai kekufuran untuk husnudzon billah artinya, Allah SWT telah menganugerahkan kepada manusia kemampuan untuk memilih dan berikhtiar. Segala perbuatannya terjadi atas pilihan dan kemampuannya yang harus dipertanggung jawabkan di hadapan Allah SWT.

Seorang muslim wajib bersopan santun terhadap saudara, karib-kerabatnya dan kepada orang-orang yang ada hubungan silaturahmi, seperti bersopan santun terhadap kedua orang tuanya, anak-anaknya dan saudara-saudaranya, jadi hilangkanlah perasaan suudzon. Hikmah Husnudzon Hikmah selalu ber- husnudzon antara lain: 1. Melahirkan kesadaran bagi umat manusia, bahwa segala sesuatu di alam semesta ini berjalan sesuai dengan aturan dan hukum yang telah ditetapkan dengan pasti oleh Allah SWT.

2. Mendorong manusia untuk berusaha dan beramal dengan sungguh-sungguh untuk mencapai kehidupan yang baik di dunia dan di akhirat dan mengikuti hukum sebab akibat yang berlaku sesuai ketetapan Allah SWT. 3. Mendorong manusia untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT yang memiliki kekuasaan dan kehendak yang mutlak dan memiliki kebijaksanaan, keadilan, dan kasih sayang kepada makhluk-Nya.

4. Menanamkan sikap tawakal dalam diri manusia karena menyadari bahwa manusia hanya bisa berusaha dan berdoa, sedangkan hasilnya diserahkan kepada Allah SWT sebagai zat yang menciptakan dan mengatur kehidupan manusia. 5. Sikap husnudzon mendatangkan ketenangan jiwa dan ketentraman hidup karena meyakini apa pun yang terjadi adalah atas kehendak Allah. Selain itu, membiasakan perilaku husnudzon akan dalam kehidupan sehari-hari juga dapat menimbulkan sifat-sifat yang baik dalam diri, di antaranya: 1.

Memberikan semangat kepada orang lain yang hendak melakukan kebaikan; 2. Bersabar dalam menghadapi cobaan dari Allah SWT; 3. Memeriksa kebenaran berita yang didengar; 4. Memercayai kemampuan yang dimiliki; 5.

Selalu bersikap ramah kepada teman; 6. Senantiasa bersyukur kepada Allah SWT. Manfaat Husnudzon Selalu husnudzon memiliki banyak manfaat, yaitu: • Menumbuhkan perasaan cinta kepada Allah; • Menumbuhkan perasaan syukur kepada Allah atas segala nikmat-Nya; • Menumbuhkan sikap sabar dan tawakal; • Menumbuhkan keinginan untuk berusaha beroleh rahmat dan nikmat Allah SWT; • Menjadi seorang yang Al–afwu (pemaaf); • Selalu bersikap Ar–rahmah (kasih sayang); dan • Suka At–ta’awwun (tolong menolong).
Teks lafadz bacaan tulisan arab husnudzon yang benar beserta pengertian dan artinya lengkap.

Doagama.com – Tulisan arab husnudzon yang husnudzon billah artinya beserta artinya. Banyak orang, khususnya umat muslim yang mungkin sering mendengar kalimat husnudzon, husnuzon, husnuzan atau khusnudzan. Namun mungkin ada beberapa orang yang masih belum mengerti apa sih pengertian dan arti dari husnudzon, kemudian bagaimana tulisan arabnya yang benar?

Nah kebetulan pada kesempatan ini kita akan sama-sama membahas mengenai kalimat untuk menunjukkan sikap kepercayaan kita kepada Allah SWT. Daftar ISI • Pengertian Husnudzon • 1. Husnudzon Kepada Allah SWT • 2. Husnusdzon Kepada Diri Sendiri • 3. Husnudzon Kepada Sesama Manusia • Tulisan Arab Husnudzon dan Artinya • Akhir Kata Pengertian Husnudzon Husnudzon berasal dari dua kata bahasa Arab, yang pertama adalah “ husnu” yang artinya “ baik” dan “ udzon” yang artinya “prasangka”.

Jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia, husnuzdon berarti prasangka baik. Secara istilah, husnudzon husnudzon billah artinya sikap dan keyakinan untuk percaya serta memiliki prasangka baik terhadap seseorang, kejadian atau peristiwa yang akan datang. Sikap husnudzon harus dimiliki oleh seorang muslim, terutama untuk belajar berpikir positif terhadap sesuatu.

Sikap ini merupakan sikap yang sangat terpuji dalam agama Islam. Ada tiga macam sikap husnudzon yang kita kenal, yang pertama adalah husnudzon kepada Allah SWT, kepada diri sendiri dan kepada sesama manusia.

Berikut penjelasannya. 1.

husnudzon billah artinya

Husnudzon Kepada Allah SWT Kita harus selalu berprasangka baik kepada Allah Ta’ala. Karena Allah SWT adalah Tuhan kita yang maha penyayang, Dia pasti tidak akan menyulitkan kita bahkan akan membantu apabila kita dirundung masalah.

Yang paling penting adalah kita tetap senantiasa untuk mengamalkan perbuatan baik dan selalu menjauh dari segala larangan-Nya. Insyaallah Allah SWT akan memberi berkah dan nikmat-Nya. Selain itu, ketika berada dalam masalah, kita juga harus selalu berpikir positif, pasti Allah SWT memberikan cobaan untuk membuat kita lebih kuat, pasti kita bisa melewati cobaan yang diberikan dan sebagainya.

Walaupun mungkin kadang Allah SWT memberikan kita sesuatu yang tidak kita inginkan, atau tidak cocok dengan kita, tetaplah berprasangka baik karena pasti ada hikmah di balik hal tersebut. 2. Husnusdzon Kepada Diri Sendiri Husnudzon kepada diri sendiri maksudnya adalah tetap berprasangka baik terhadap segala keputusan yang kita ambil. Misalnya kita memilih untuk kuliah di jurusan Pendidikan Agama Islam, maka jangan menyesalinya. Setiap pilihan tentu memiliki potensi untuk berhasil dan gagal, begitu pula dengan pilihan kita.

Yang terpenting adalah kita tetap mau berusaha dan tidak menyerah dengan keadaan. Husnudzon billah artinya terus kepada Allah memohon agar dimudahkan dalam segala urusan.

Insya Allah, Dia akan membantu kita meraih apa yang kita inginkan dan cita-citakan. 3. Husnudzon billah artinya Kepada Sesama Manusia Yang terakhir adalah kita harus selalu berprasangka positif terhadap sesama manusia, baik kerabat, keluarga, saudara, teman, rekan kerja, kenalan dan sebagainya. Meski pada zaman sekarang kita harus selalu waspada terhadap orang lain, namun itu jangan dijadikan alasan untuk tidak memercayai orang lain sepenuhnya.

Berprasangka baik kepada seseorang memiliki keistimewaan diantaranya adalah untuk meningkatkan silaturahmi dan jalinan persahabatan akan semakin erat. Tulisan Arab Husnudzon dan Artinya tulisan arab huznudzon Husnudzon, husnudzan, khusnuzan, husnuzan, husnuzon, berprasangka baik, berpikir positif, positive thingking, atau semacamnya merupakan perbuatan yang terpuji dan wajib kita miliki sebagai sifat. Pertanyaannya sekarang, bagaimana tulisan Arab huznudzan yang benar sesuai kaidah Islam.

Jika kita membaca Al Quran dengan teliti pasti kita akan menemui beberapa ayat Al Quran yang menulis bacaan ini. Nah, berikut adalah teks, kaliamat, tulisan bahasa Arab untuk lafadz husnudzon yang benar lengkap dengan penjelasan artinya. حُسْنُ الظَّنِّ Husnudzon Artinya: “Berprasangka baik.” Akhir Kata Itulah penjelasan dan tulisan arab huznudzon billah, lafadz, teks, bacaan, hikmah dan manfaat huznudzon arabic, contoh perilaku, apakah arti husnudzon dan sebagainya.

Baca : • Bacaan Sholawat Munziyat • Bacaan Sholawat Adrikiyah • Doa Agar Mudah Menghafal Hidayatullah.com - Husnudzonatau lebih dipahami dengan arti berbaik sangka adalah amalan yang sudah mendarah daging dalam diri seorang muslim.

Ketika kita mulai berpikir negatif, kita akan segera meminta maaf dan mengingatkan diri sendiri agar selalu husnudzon. Lawan su’udzon adalah husnudzon.

Para ahli psikologi husnudzon billah artinya prasangka ( su’udzon) sebagai suatu sikap negatif terhadap kelompok atau anggota kelompok tertentu tanpa dasar alas an yang benar. Namun, apa sebenarnya makna husnudzon dan sejauh mana kita didorong untuk tetap berbaik sangka?

Husnudzon dikutip dari ungkapan Husn al-Dhan Billah (berpandangan positif pada Allah SWT) merupakan kelanjutan dari pilar dasar yang membentuk iman seorang Muslim. Ketika kita mengalami bencana, kita harus selalu bercermin pada diri sendiri dan percaya bahwa ada hikmah di balik bencana tersebut. Itulah amalan husnudzon yang sangat dituntut dalam Islam.

Menurut Saidina Umar bin Al-Khattab r.a: “Janganlah kamu membuat suatu sangkaan tentang suatu perkataan yang keluar dari sesama mukmin kecuali kebaikan, selama kamu masih punya cara untuk meletakkannya di tempat yang baik.” Jenis husnudzon Husnudzon terbagi menjadi tiga, yaitu husnudzon kepada Allah SWT, husnudzon kepada diri sendiri dan husnudzon kepada orang lain.

Husnudzon terhadap Allah SWT berarti bersikap baik kepada Sang Pencipta Yang Maha Esa. Sebagai hamba, kita harus yakin dengan segala ketetapan-Nya. Padahal, dalam setiap ujian yang diberikan, pasti ada hikmah di baliknya. Ingatlah bahwa Allah SWT tidak akan pernah menguji hambanya melebihi kemampuannya.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Nabi ﷺ bersabda, Allah Ta’ala berfirman, أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِى بِى “Aku sesuai dengan persangkaan hamba pada-Ku,” (Muttafaqun ‘alaih). Husnudzon terhadap diri sendiri berarti berprasangka baik terhadap diri sendiri.

Misalnya, mereka yang merasa husnudzon terhadap diri sendiri akan berusaha sebaik mungkin, tetap positif dan tidak mudah menyalahkan takdir ketika terjadi kecelakaan. Ketiga, husnudzon terhadap orang lain berarti tidak mudah berprasangka buruk terhadap orang lain, apalagi jika mereka tidak berbuat jahat kepada kita.

Sikap ini dapat mencegah kita dari rasa iri satu sama lain. Curiga tetap Penting! Namun, kecurigaan buruk ini tidak berarti kita harus menuduh. Tapi, kita harus mengambil tindakan pencegahan agar tidak ditimpa musibah. Misalnya, jika kita melihat orang yang mencurigakan di halaman, sebaiknya kita curiga dan lebih berhati-hati sebelum nasi menjadi bubur. أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِيَّاكُمْ وَالظَّنَّ فَإِنَّ الظَّنَّ أَكْذَبُ الْحَدِيثِ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا تَحَسَّسُوا وَلَا تَنَافَسُوا وَلَا تَحَاسَدُوا وَلَا تَبَاغَضُوا وَلَا تَدَابَرُوا وَكُونُوا عِبَادَ اللَّهِ إِخْوَانًا Husnudzon billah artinya : Rasulullah ﷺ bersabda, “Jauhilah dari kalian prasangka buruk, karena prasangka buruk adalah sedusta-dusta pembicaraan.

Janganlah kalian saling memata-matai, saling mencari aib orang lain, saling berlomba-lomba mencari kemewahan dunia, saling dengki, saling memusuhi, dan saling memutuskan. Jadilah hamba-hamba Allah yang husnudzon billah artinya (HR: Bukhari) Bagaimana dengan berprasangka buruk terhadap mereka yang melakukan hal-hal yang dilarang oleh agama?

Misalnya, kita berprasangka buruk terhadap mereka yang suka mencuri, penjahat atau khawatir keamanan diri kita? Yang benar adalah, sebagai manusia, kita tidak boleh curiga terhadap sesuatu yang buruk sama sekali. Bahkan, ada kalanya kita dituntut untuk berprasangka buruk, apalagi jika menyangkut keselamatan diri.

Kejahatan perlu dicegah sedini mungkin. Jika memungkinkan, jangkau dan berikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan jika itu dapat mencegah kejahatan seperti itu terjadi. Dampak Prasangka Buruk Terlalu larut berlebih pada prasangka buruk akan membuat kalian larut pada rasa cemas, gelisah dan hidup dalam suasana yang kurang tenang. Karena selalu memelihara emosi negatif dalam diri, hal ini akan membuat aura diri menjadi negatif dan berdampak kesehatan orang lain.

Misalnya, warga Muslim di Amerika Serikat (AS) –khususnya yang berkulit hitam– selalu menjadi korban diskriminasi, kekerasan akibat prasanka buruk.

husnudzon billah artinya

Prasangka rasial, menurut istilah psikologi, juga terjadi pada warga keturunan Arab. William Edward Burghardt Du Bois, pendukung gerakan Afrika Bersatu (Pan-Africa),seorang ahli sosiologi, ahli sejarah, penulis sekaligus editor berkebangsaan Amerika Serikat pernah meneliti kaum negro AS dan pengaruh psikologi dan kesehatan mereka akibat tindakan rasisme dari lingkungan sekitarnya. Penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa diskriminasi akibat ras, menghasilkan kesehatan yang buruk.

Misalnya peradangan dan tidur husnudzon billah artinya lebih buruk; bayi lahir lebih kecil dan tingkat kematian bayi lebih tinggi; risiko kanker, depresi, dan penggunaan zat yang lebih besar. Anggota kelompok minoritas yang sering mengalami diskriminasi ras dan sikap prasangka buruk ( su’udzon) mengakibatkan stres kronis, dan hasil kesehatan lebih buruk bagi orang lain.

Misalnya, di tengah peningkatan tajam sentimen anti-Arab setelah serangan 11 September, wanita dengan nama Arab—tetapi bukan wanita nama lain—memiliki peningkatan risiko kelahiran prematur dan bayi berat lahir rendah.

Penelitian juga menemukan, pasien kulit hitam memiliki peningkatan tekanan darah lebih besar daripada pasien kulit putih. Mereka yang mengalami lebih banyak diskriminasi memiliki kenaikan terbesar dari semuanya.

Karenanya Islam menganjurkan berperasangka berprasangka baik ( husnudzon), bukan berburuk sangka. ( su’udzon). Al-Quran mengatakan; يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوا اجۡتَنِبُوۡا كَثِيۡرًا مِّنَ الظَّنِّ اِنَّ بَعۡضَ الظَّنِّ اِثۡمٌ‌ۖ وَّلَا تَجَسَّسُوۡا وَلَا يَغۡتَبْ بَّعۡضُكُمۡ بَعۡضًا‌ ؕ اَ يُحِبُّ اَحَدُكُمۡ اَنۡ يَّاۡكُلَ لَحۡمَ اَخِيۡهِ مَيۡتًا فَكَرِهۡتُمُوۡهُ‌ ؕ وَاتَّقُوا اللّٰهَ‌ ؕ اِنَّ اللّٰهَ تَوَّابٌ رَّحِيۡمٌ “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka buruk (kecurigaan), karena sebagian dari prasangka buruk itu dosa.

Dan janganlah sebagian kalian mencari-cari keburukan husnudzon billah artinya dan menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kalian merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.” (QS: Al Hujurat :12) Sebisa mungkin, berbuat baiklah kepada semua orang karena itu adalah amalan yang terpuji dan bermanfaat bagi semua pihak.

husnudzon billah artinya

Dan selalu berprasangka baik kepada pencipta kita. Jika kita diberkahi dengan rezeki yang melimpah, jangan lupa untuk mensyukuri nikmat-Nya. Jika kita sedang ditimpa musibah, kita sabar. Kita harus husnudzon disertai keikhlasan dan mentaati segala aturan Allah SWT.* Rep: Ahmad Editor: Insan Kamil
Husnudzan Kepada Allah Apa makna husnudzan kepada Allah? dan bagaimana bentuk husnudzan kepada Allah? Jawab: Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du, Husnudzan (berbaik sangka) kepada Allah termasuk ibadah hati yang memiliki nilai besar.

Dan inti dari husnudzan kepada Allah adalah membangun keyakinan sesuai dengan keagungan nama dan sifat Allah, dan membangun keyakinan sesuai dengan konsekuensi dari nama dan sifat Allah.

Misalnya, Membangun keyakinan bahwa Allah akan memberi rahmat dan ampunan bagi para hamba-Nya yang baik. Allah berfirman, وَمَنْ يَعْمَلْ سُوءًا أَوْ يَظْلِمْ نَفْسَهُ ثُمَّ يَسْتَغْفِرِ اللَّهَ يَجِدِ اللَّهَ غَفُورًا رَحِيمًا Barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

(QS. an-Nisa: 110) Membangun keyakinan bahwa Allah akan mengampuni hamba-Nya yang mau bertaubat. Allah berfirman, وَمَنْ تَابَ وَعَمِلَ صَالِحًا فَإِنَّهُ يَتُوبُ إِلَى اللَّهِ مَتَابًا Orang-orang yang bertaubat dan mengerjakan amal saleh, maka sesungguhnya dia bertaubat kepada Allah dengan husnudzon billah artinya yang sebenar-benarnya.

(QS. al-Furqan: 71) Membangun keyakinan bahwa Allah akan memberi pahala bagi hamba-Nya yang melakukan ketaatan. Allah berfirman, إِنَّ الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَآَتَوُا الزَّكَاةَ لَهُمْ أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan shalat dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya.

(QS. al-Baqarah: 277) Membangun keyakinan bahwa siapa yang tawakkal kepada Allah akan diberi kecukupan oleh Allah. Allah berfirman, وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ Barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (kebutuhan)nya.

(QS. at-Thalaq: 3) Membangun keyakinan bahwa setiap takdir dan keputusan Allah memiliki hikmah yang agung. Allah berfirman, وَإِنْ مِنْ شَيْءٍ إِلَّا عِنْدَنَا خَزَائِنُهُ وَمَا نُنَزِّلُهُ إِلَّا بِقَدَرٍ مَعْلُومٍ Tidak ada sesuatupun melainkan pada sisi Husnudzon billah artinya khazanahnya; dan Kami tidak menurunkannya melainkan dengan ukuran yang tertentu.

(QS. al-Hijr: 21) Bukan Husnudzan kepada Allah Karena itulah, bukan termasuk husnudzan kepada Allah, ketika seseorang mengharap pahala dari Allah, sementara dia tidak beramal. Sebagian remaja punya angan-angan, kecil bermain ria, muda foya-foya, mati masuk surga. Keyakinan ini bertentangan dengan banyak dalil yang menyebutkan bahwa Allah akan memberi hukuman untuk orang yang berbuat maksiat. Ibnul Qoyim mengatakan, وقد تبين الفرق بين حسن الظن والغرور ، وأن حسن الظن إن حمَل على العمل وحث عليه وساعده وساق إليه : فهو صحيح ، وإن دعا إلى البطالة والانهماك في المعاصي : فهو غرور ، وحسن الظن هو الرجاء ، فمن كان رجاؤه جاذباً له على الطاعة زاجراً له عن المعصية : فهو رجاء صحيح ، ومن كانت بطالته رجاء ورجاؤه بطالة وتفريطاً : فهو المغرور Sangat jelas perbedaan antara husnudzon billah artinya dengan ghurur (tertipu).

Husnudzan kepada Allah yang mendorong dirinya untuk beramal, menggiringnya beramal, maka ini husnudzan yang benar. Namun jika husnudzan menyebabkan dirinya menjadi pengangguran, atau bahkan tenggelam dalam maksiat, ini ghurur (tertipu). Karena husnudzan adalah membangun harapan. Siapa yang harapannya menyebabkan dirinya semakin taat dan menjauhi maksiat, ini harapan yang benar.

Sebaliknya, jika penganggurannya menjadi harapan dan harapannya menyebabkan dia pengagguran dan pelanggaran syariat, maka ini tertipu.

husnudzon billah artinya

(al-Jawab al-Kafi, hlm. 24). Termasuk juga meyakini Allah akan mengampuninya, sementara dia tetap bertahan dalam kubangan maksiat. Sering kali ada orang yang diingatkan untuk meninggalkan maksiat, dia tidak mau meninggalkannya dan beralasan Allah Maha Pengampun, pasti akan mengampuni semua dosa hamba-Nya. Termasuk tidak mau beramal, karena meyakini Allah tidak akan menerima amalnya. Atau tidak mau berubah menjadi baik, karena anggapan Allah tidak husnudzon billah artinya menerima taubatnya.

Sering kita jumpai ada wanita yang tidak mau berjilbab, dengan alasan, dirinya kotor, tidak pantas jadi wanita solihah. Dia telah suudzan kepada Allah. Karena dia putus asa dengan rahmat Allah. Allah berfirman, وَلَا تَيْئَسُوا مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِنَّهُ لَا يَيْئَسُ مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِلَّا الْقَوْمُ الْكَافِرُونَ “Jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir.” (QS.

husnudzon billah artinya

Yusuf: 87). Orang kafir tidak husnudzon billah artinya harapan untuk mendapat rahmat Allah, karena mereka kafir. Karena itu, janganlah meniru orang kafir, yang pupus harapan untuk mendapat rahmat dari Husnudzon billah artinya. Contoh Husnudzan kepada Allah Diantara bentuk husnudzan adalah membangun harapan untuk mendapat pahala ketika beribadah, atau berharap besar agar doanya dikabulkan ketika berdoa. Dalam hadis dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, يَقُولُ اللَّهُ تَعَالَى : أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي وَأَنَا مَعَهُ إِذَا ذَكَرَنِي Allah Ta’ala berfirman, “Aku sesuai sangkaan hamba-Ku kepada-Ku.

Dan Aku bersamanya, jika dia mengingat-Ku.” (HR. Bukhari 7405 & Muslim 6981) Allah memberi balasan dari amal baik hamba, sesuai persangkaan hamba kepada-Nya Allahu a’lam Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasisyariah.com) Anda bisa membaca artikel ini melalui aplikasi Tanya Ustadz untuk Android.

Download Sekarang !! KonsultasiSyariah.com didukung husnudzon billah artinya Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia. Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR. • SPONSOR hubungi: 081 326 333 328 • DONASI hubungi: 087 882 888 727 • REKENING DONASI : BNI SYARIAH 0381346658 / BANK SYARIAH MANDIRI 7086882242 a.n. YAYASAN YUFID NETWORK 🔍 Apakah Doa Nurbuat Boleh Diamalkan, Hukum Istri Selingkuh Dan Minta Cerai, Suami Berkata Cerai 3 Kali, Tahalul, Doa Bersegama, Doa Wajib Setelah Sholat, Siapa Yang Pertama Kali Merayakan Maulid Nabi POPULAR CATEGORIES • FIKIH 1490 • AQIDAH 931 • Ibadah 790 • Sholat 599 • Halal Haram 552 • Pernikahan 517 Recent Posts • Bolehkah Ayah Mencium Anak Perempuannya yang Sudah Dewasa?

• Apakah Jual Beli Kurma Secara Online Termasuk Riba? • Hukum Shalat di Antara Tiang-tiang dalam Shalat Jama’ah • Hukum Meminjam Uang di Pinjaman Online (Pinjol) • Apa yang Dilakukan Masbuk ketika Masuk ke Shaf? • Sembuh Sakit karena Bersedekah
Daftar Isi: • Pengertian Suudzon • Pengertian Husnudzon / Husnuzan • Tulisan Arab Husnudzon • Macam Husnudzon • 1.

Husnuzan kepada Allah SWT • Manfaat dan Hikmah Husnudzon Kepada Allah • Contoh sikap Husnuzon Billah: • Husnudzon terhadap sesama manusia • Manfaat Husnuzan kepada sesama • Contoh sikap Husnuzon kepada Sesama • Kesimpulan Husnudzon terhadap Allah, apa artinya?

Simak ya di artikel ini. (Ilustrasi Foto: Sahin Sezer Cincer /unsplash) Pengertian husnudzon dan suudzon – Dalam berbagai kesempatan mungkin kamu sering mendengar kata “husnudzon” dan “suudzon” diucapkan. Sudah tahu apa arti, pengertian keduanya? Bisa sebutkan contoh bersikap suudzon dan husnudzon (suuzan dan husnuzan) ?

Suudzon dan husnudzon adalah sama-sama perbuatan menyangka (menduga atau mengira). Sangkaan yang ada dalam pikiran tersebut bisa ke diri sendiri, orang lain, dan kepada Allah.

Singkatnya, Husnudzon adalah sangka baik dan suudzon adalah sangka jelek. Baca juga: * 5 Aplikasi Alquran Offline Terbaik Untuk HP Android Pengertian Suudzon Arti suudzon adalah buruk sangka. Dalam bahasa Inggris kita sering juga mendengar “negative thinking”. Suuzan berasal dari 2 (dua) kata dalam bahasa Arab. Su’u yang berarti jelek dan dzon yang berarti sangkaan. Allah SWT menyerukan kepada orang yang beriman kepadaNya, dalam Surat Al-Hujarat ayat 12, “Jauhilah kebanyakan dari sangkaan”.

“Karena sesungguhnya sebagian sangkaan itu adalah dosa. Dan janganlah saling mencari kesalahan dan janganlah menggunjing sebagian kalian kepada sebagian.” Mudah ya diucapkan, namun sulit dipraktekkan.

Apalagi saat ini banyak yang senang ber”ghibah”. Tidak tahu keadaan yang sebenarnya, namun berani menyangkakan seseorang yang bukan bukan. Tidak sadar ada dosa di dalamnya. Atau jangan-jangan sadar tapi husnudzon billah artinya peduli ya. Kalau Allah sudah melarangnya, tentu saja kita seharusnya menaatinya.

Taat untuk tidak melakukan yang disebutkan di ayat tersebut. Dan tentu saja pahala dari Allah yang menjadi imbalannya. Pengertian Husnudzon / Husnuzan Husnudzon berasal dari 2 (dua) kata dalam bahasa Arab. Husnu yang memiliki arti atau makna “baik” dan dZon (az-zan) yang berarti sangkaan. Kedua kata tersebut memiliki arti sangkaan baik. Mungkin sepada dengan istilah “positive thinking” dalam bahasa Inggris. Pengertian dari husnuzan adalah bersangka (menduga atau mengira) hal yang baik, kepada Allah, orang lain, dan diri sendiri.

Sebuah sikap yang harus dimiliki oleh orang yang beriman kepada Allah. Tulisan Husnudzon billah artinya Husnudzon Macam Husnudzon Di banyak artikel yang saya baca, ada 3 husnuzan, termasuk husnuzan terhadap diri sendiri.

Di artikel ini saya bedakan menjadi 2 (dua) saja ya. 1. Husnuzan kepada Allah SWT (Ilustrasi foto: nega/unsplash) Husnudzon kepada Allah SWT adalah dengan besangka baik kepada Allah SWT atas apa yang terjadi kepada dirinya dan orang lain.

Allah menetapkan atau memberikan sesuatu kepada kita yang sering kali tidak kita sukai. Bisa jadi kita tidak husnudzon billah artinya cocok bahkan marah dengan ketetapan atau pemberian tersebut. Yang perlu kita pahami adalah, Allah itu maha segalanya.

Selain Maha Pemberi, Allah juga Maha Mengetahui. Pasti ada hikmah di balik semuanya. Jadi, saat kita mendapat musibah, cobaan enak, cobaan tidak enak, rizki, dan lainnya, hendaknya selalu bersangka baik kepada Allah. Selain pahala, apa ada hikmah dan mnafaat lain yang bisa kita dapat atau rasakan? Coba simak ini. Manfaat dan Hikmah Husnudzon Kepada Allah Kalau kita bisa husnodzon terhadap Allah, kita akan: • Selalu optimis Allah akan selalu membantu kita dengan berbagai pertolongan selain memberikan cobaan.

• Percaya diri dan tidak putus asa. Selalu berusaha/bekerja/melakukan sesuatu kebaikan dengan pantang menyerah. • Menjadi lebih sabar, tabah, takwa, dan tawakal. • Terhindar dari dosa • Dan lain-lain Contoh sikap Husnuzon Billah: Adakalanya kita gagal dalam mengusahakan sesuatu. Misal tidak berhasil mencapai target penjualan dari kantor. Sikap husnudzon kita adalah dengan meyakini bahwa hal tersebut adalah cobaan dariNya. Yang artinya kita harus lebih giat lagi beribadah, berdoa dan berusaha.

Contoh yang kurang pas dari husnuzon adalah merasa yakin Allah membantu tanpa kita melakukan usaha. Dalam sebuah riwayat diceritakan seorang sahabat yang tidak mengikatkan kudanya. Karena berpikir Allah yang akan menjaganya. Sahabat tersebut kemudian ditegur untuk tetap berusaha semampunya sebelum husnudzon billah.

Sudah bisa sebutkan sendiri contoh lain dari husnuzan billah bukan? Husnudzon terhadap sesama manusia Husnudzon kepada sesama manusia adalah dengan tidak bersangka yang jelek-jelek. Apalagi kalau kita benar-benar tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Apa yang kita sangka belum tentu benar. Sudah husnudzon billah artinya ayatnya bukan? Di SQ. Al-Hujarat ayat 12. “Jauhilah kebanyakan dari sangkaan.

husnudzon billah artinya

Karena sesungguhnya sebagian sangkaan itu adalah dosa.” Saat kita menyangka yang tidak benar lalu kita ucapkan, itu menjadi fitnah. Kalaupun ternyata sangkaan kita benar, saat kita ucapkan itu menjadi ghibah. Semuanya dosa lho guy. Lebih baik kita bersangka yang baik-baik saja kepada orang lain.

Kepada saudara, tetangga, kawan kerja, kawan husnudzon billah artinya, dan seterusnya. Manfaat Husnuzan kepada sesama Lalu apa manfaat yang kita dapat/rasakan, kalau kita husnuzan terhadap orang lain? • Lebih harmonis atau lebih baik dengan sesama manusia. • Selalu senang dengan kebahagiaan yang didapat orang lain. • Banyak teman, karena tidak pernah merugikan orang lain dengan pemikiran dan sangkaannya.

• Terhindar dari penyesalan dalam hubungan dengan sesama manusia. • Terhindar dari sikap dan perbuatan berkeluh kesah, menggunjing, dendam, iri dan dengki, fitnah, dan adu domba. • Terhindar dari dosa • Dan lain-lain. Contoh sikap Husnuzon kepada Sesama Adakalanya kawan satu divisi di kantor lebih sukses dalam mencapai target penjualan misalnya. Sikap husnuzon kita kepadanya adalah tidak berasumsi bahwa dia melakukan kecurangan.

Atau juga menyangka dia pergi dan minta bantuan dukun. Sikap husnuzon kita adalah dengan senang atas capaiannya. Yakin dia lebih berusaha dan gigih dibanding kita. Lalu instrospeksi diri, apa yang husnudzon billah artinya kita perbaiki untuk bersaing sehat dengannya. Sudah bisa berikan contoh lain dari husnudzon terhadap sesama bukan? Baca juga: * Pengertian Toleransi + Contoh Sikap Pelaksanaannya Kesimpulan Jadi intinya, apapun yang terjadi di dunia ini sudah seharunya kita selalu bersangka yang baik-baik kepada Allah.

Baik itu sesuatu yang menimpa kepada kita dan husnudzon billah artinya lain. Atau sesuatu yang kita atau orang lain peroleh, baik yang mengenakkan atau yang tidak. Semua pasti ada hikmahnya dari Allah. Daripada marah, tidak terima, iri, dengki, dan lainnya, lebih baik kita bersangka baik. Lebih baik mencari manfaat husnudzon daripada pikiran kita dipenuhi dengan berbagai sangkaan yang belum tentu benar. Semoga artikel pengertian husnudzon dan suudzon beserta contoh dan manfaatnya ini bermanfaat.Pengertian Husnudzon, Macam-Macam Husnudzon dan Manfaatnya.

Pastinya sebagi umat muslim kita semua diwajibkan untuk selalu berpikir positif atau berprasangka yang baik-baik dalam kehidupan sehari-hari. salah satu topik bahasan kita kali ini akan membahas secara detail apa itu Arti Husnudzon dan macam-macam Husnudzon serta Manfaatnya bagi kehidupan sehari-hari.

Pembahasan Husnudzon biasanya terdapat pada husnudzon billah artinya pelajari PAI ( Pendidikan Agama Islam ) khususnya pada jenjang SMA / SMK / MA Kelas X, materi PAI Kelas X yang pertama dibahas adalah bab mengenai Husnudzon jika anda belum paham apa itu Arti Husnudzon, silahkan anda bisa baca baik-baik penjelasan yang akan volimaniak bahas pada kesempatan kali ini, langsung saja yuk kita bahas satu persatu.

Pengertian Husnudzon, Macam-Macam Husnudzon dan Manfaatnya Mari kita jabarkan semuanya satu persatu untuk lebih jelasnya : 1. Pengertian Husnudzon Secara bahasa kata Husnudzon berasal dari bahasa Arab " husnu" yang berarti baik dan az.-zan yang berarti prasangka. Dari kedua kata ini Husnudzon dapat diartikan sebagai baik sangka atau berprasangka baik. Secara istilah Husnudzon memiliki maksud sikap mental dan cara pandang yang menyebabkan seseorang melihat sesuatu secara positif atau melihat dari sisi positif.

Kata Husnudzon berlawanan dengan kata Suudzon yang berarti buruk sangka atau berprasangka buruk. Maksud yang terkandung dalam sikap Suudzon pun berkebalikan dari sikap Husnudzon. Suudzon adalah sebuah sikap mental atau cara pandang yang memandang sesuatu dari sisi negatif, jelek, dan pandangan tidak indah lainnya.

Dengan keadaan seperti ini, sikap Suudzon mengantarkan pemiliknya pada sikap waswas, penuh curiga, dan tidak jarang memvonis meskipun belum jelas kebenaran atau salahnya.

husnudzon billah artinya

Hal ini berbeda dengan sikap Husnudzon. Sikap Husnudzon memandang sesuatu dengan pandangan positif, ramah, tidak menghakimi, dan memberi sambutan hangat. Sikap ini merupakan sikap terpuji dalam ajaran Islam. Setiap muslim dianjurkan untuk mengedepankan sikap Husnudzon dalam menghadapi sesuatu. Dengan begitu, setiap muslim akan menampilkan wajah ramahnya terhadap sesuatu yang datang kepadanya. Meskipun demikian, Islam juga menekankan sikap hati-hati dalam melihat sesuatu yang belum jelas kebenarannya.

Sikap positif yang melandasi pandangan kita selaku seorang muslim tidak boleh mengabaikan sikap hati-hati agar tidak terjerumus pada suatu kesalahan. Dalam Islam sikap Husnudzon terbagi menjadi tiga, yaitu Husnudzon kepada Allah SWT, Husnudzon kepada diri sendiri, dan Husnudzon kepada orang lain.

Husnudzon pada ketiganya akan mengantarkan hidup kita menuju kehidupan yang indah, bermakna, dan bercahaya. Sebaliknya, seseorang yang pikirangnnya yang senantiasa dijejali oleh sikap suudzan akan memandang sesuatu selalu jelek. Seolah-olah tidak ada sedikitpun kebaikan dalam pandangannya. Pikirannya telah dijejali oleh sikap yang menganggap orang lain lebih rendah dari dirinya. Perhatikan Firman Allah SWT yang artinya sebagai berikut!

"Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang mengunjing sebagian yang lain.

Apakah ada sebagian kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Penerima Tobat Lagi Maha Penyayang." (Q.S.

Al-Hujuraat/49:12) 2. Macam-Macam Husnudzon a. Husnudzon Kepada Allah SWT Sikap Husnudzon kepada Allah SWT. merupakan sikap Husnudzon terpenting yang harus tertanam di hati seorang muslim. Husnudzon kepada Allah SWT. adalah berbaik sangka kepada Allah SWT.

atas apa pun husnudzon billah artinya kita hadapi dan alami dalam kehidupan kita. Saat Allah SWT. menetapkan sesuatu untuk kita, adakalanya kita merasa tidak cocok dengan ketetapan Allah SWT. tersebut. Meskipun demikian, kita harus senantiasa mengedepankan prasangka baik kepada Allah SWT. Hal ini karena kita sering tidak mengetahui hikmah yang mengiringi suatu kejadian.

Husnudzon kepada Allah SWT. terbagi menjadi beberapa bentuk. Di antaranya Husnudzon dalam ketaatan kepada Allah SWT., Husnudzon dalam nikmat Allah SWT., dan Husnudzon dalam menghadapi ujian dari Allah SWT. serta terakhir Husnudzon dalam melihat ciptaan Allah SWT.

Husnudzon billah artinya Jenis Husnudzon Kepada Allah SWT dapat dibagi menjadi 4 Macam, Yaitu : • Husnudzon dalam Ketaatan kepada Allah SWT • Husnudzon dalam Nikmat Allah SWT • Husnudzon dalam Menghadapi Ujian dari Allah SWT • Husnudzon dalam Melihat Ciptaan Allah SWT b.

Husnudzan kepada diri sendiri Husnudzan terhadap diri sendiri berarti berprasangka baik kepada diri sendiri. Menerima apa adanya serta berbaik sangka kepada Allah SWT tidak menyesali keadaan dan keberadaannya. Adanya berbagai cobaan misalnya, miskin, cacat, sakit, dan sebagainya kita harus tetap bersuyukur kepada Allah SWT yang telah mencipkan sebaik-baiknya makhluk.

Sikap yang menunjukkan husnudzan kepada diri sendiri antara lain gigih, berinisiatif, dan rela berkorban. c. Husnudzan terhadap sesama manusia Husnudzan kepada sesama manusia adalah sikap yang selalu berpikir dan berprasangka baik kepada sesama manusia.

Sikap ini ditunjukkan dengan rasa senang, berpikir positif, dan sikap hormat kepada orang lain tanpa ada rasa curiga, dengki, dan perasaan tidak senang tanpa alasan yang jelas. Berprasangka baik terhadap sesama manusia hukumnya mubah/jaiz/boleh. Husnudzan terhadap sesama baik berupa sikap, ucapan, dan perbuatan yang hendaknya kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai berikut. • Tidak iri hati terhadap nikmat Allah SWT yang diterima orang lain.

• Tidak berprasangka buruk kepada orang lain. • Bekerja sama dengan orang lain dalam hal kebaikan. Husnudzon kepada sesama merupakan tindakan terpuji. Sikap ini membawa kita pada pikiran positif kepada sesama.

Dengan adanya pikiran positif itu, kita dapat memandang orang lain dengan ramah tanpa syak wasangka yang tidak perlu. Sikap saling mencurigai akan hilang dengan sendirinya. Husnudzon billah artinya hubungan antarsesama dilandasi dengan baik sangka tanpa kecurigaan yang tidak perlu maka kehidupan akan berjalan dengan indah.

Persahabatan akan teruntai dengan sikap kasih sayang dan ukhuwah islamiah yang kuat. Husnudzon kepada sesama harus kita kedepankan. Meskipun demikian, sikap Husnudzon juga tidak boleh menghilangkan sikap hati-hati terhadap sikap dan tindakan orang- orang yang tidak bertanggung jawab. Berhusnudzon kepada orang lain tidak berarti mengikuti apa pun keinginan dan kata-kata yang mereka sampaikan. Oleh karena itu, saat kita mendapatkan informasi tentang suatu hal, sangat perlu bagi husnudzon billah artinya untuk melakukan tabayyun atau konfirmasi atas informasi yang kita dapatkan tersebut.

3. Manfaat dan Hikmah Husnudzon Ada banyak Manfaat Husnudzon yang bisa kita ambil hikmahnya dalam kehidupan kita sehari-hari, selah satunya adalah sebagai berikut; a. Manfaat Perilaku Husnudzan • Hubungan persahabatan dan persaudaraan menjadi sumber kebahagiaan karena didasari ketulusan. • Terhindar dari penyesalan dalam hubungan antar sesama.

• Selalu merasa senang dan bahagia atas kebahagiaan orang lain. • Timbulnya ketenangan dan ketentraman dalam hidup. 2. Hikmah Berperilaku Husnudzan • Menumbuhkan rasa cinta kepada Allah SWT. • Menumbuhkan rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat-Nya.

• menumbuhkan sikap sabar dan tawakal. • Menumbuhkan keinginan untuk mendapat anugerah dan rahmat Allah SWT dengan cara ikhtiar dan berusaha. Demikian sedikit penjelasan dari volimaniak Mengenai Husnudzon, semoga bisa bermanfaat dan membantu anda semuanya dalam menambah pengetahuan dalam kehidupan Islami maupun dalam pelajaran PAI, terimakasih
TRIBUNSUMSEL.COM - Husnudzon merupakan salah satu kata yang sering digunakan umat Islam.

Kata ini biasanya digunakan ketika seseorang menasehati orang lain untuk husnudzon billah artinya periatiwa atau kejadian. Allah SWT pun memerintahkan umatnya untuk berperilaku Husnudzon, seperti yang disampaikan dalam salah satu ayat Q.S Al-Hujurat ayat 12 berikut: "Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang mengunjing sebagian yang lain.

Apakah ada sebagian kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Penerima Tobat Lagi Maha Penyayang." (Q.S. Al-Hujuraat/49:12) Lalu, apakah yang dimaksud dengan Husnudzon? Berikut penjelasan lengkapnya: Pengertian Husnudzon secara Bahasa Secara bahasa Husnudzon berasal dari akar bahasa Arab "husnu" yang berarti baik dan az.-zan yang berarti prasangka.

Dari kedua makna tersebut, maka arti Husnudzon adalah baik sangka atau berprasangka baik. Pengertian Husnudzon secara Istilah

Husnudzon kepada Allah




2022 www.videocon.com