Meningitis merupakan radang selaput otak/sumsum tulang belakang radang tersebut mungkin terjadi pada

meningitis merupakan radang selaput otak/sumsum tulang belakang radang tersebut mungkin terjadi pada

​Meningitis Symptoms : Gejala Meningitis (Radang Selaput Otak) dan Pencegahannya Akhir-akhir ini kita dikejutkan dengan berita duka meninggalnya komedian tanah air kita yaitu Alm. Olga Syahputra. Beliau meninggal akibat penyakit meningitis yang dideritanya kurang lebih satu tahun lamanya. Penyakit meningitis tidak banyak diketahui oleh masyarakat umum, padahal dampaknya dapat meningitis merupakan radang selaput otak/sumsum tulang belakang radang tersebut mungkin terjadi pada kematian jika tidak segera ditangani dengan tepat.

Radang selaput otak atau yang biasa disebut dengan meningitis, merupakan penyakit yang menyerang bagian tubuh manusia yang paling vital yaitu otak. Sebenarnya Allah SWT sudah menciptakan otak manusia dengan begitu sempurnanya dilengkapi dengan selaput pelindung otak dan sistem kekebalan yang begitu hebatnya.

Dengan kekebalan seperti itu seharusnya otak sangat tidak mudah terinfeksi. Namun, mengapa ada orang yang mengalami meningitis? Berikut penjelasannya. Penyebab Meningitis Meningitis pada dasarnya adalah infeksi.

Otak dan sumsum tulang belakang dilapisi semacam kulit/selaput yang secara kesatuan disebut meningen, ditambah kata itis dalam bahasa latin yang artinya radang, jadi meningitis artinya radang selaput otak dan sumsum tulang belakang, dan lebih populer disebut radang selaput otak. Meningitis dapat terjadi karena adanya mikroorganisme bisa berupa bakteri, virus, jamur, atau TBC yang menginvasi, sehingga masuk dan menginfeksi selaput otak tersebut.

Penyakit meningitis bisa terjadi karena beberapa faktor : 1. Kondisi tubuh pasien yang sangat lemah, daya tahan tubuh sangat turun 2. Virus, bakteri, jamur, TBC, mikroorganisme patogen lainnya bersifat sangat ganas 3. Adanya tempat masuk atau jalur seperti infeksi paru-paru (pneumonia) yang berat, infeksi THT (telinga hidung tenggorokan) berat, gigi berlubang yang sudah berat.

Penyakit infeksi di Indonesia bisa dikatakan sebagai penyakit menular. Tapi untuk kasus meningitis sifatnya bukan orang per orang, tapi karena adanya kuman yang endemik (mewabah) di suatu wilayah, misalnya di wilayah A endemik meningitis maka pendatang yang masuk ke wilayah tersebut kemungkinan dapat terjangkit meningitis, tapi penyebabnya bukan orang per orang, melainkan karena adanya kuman tertentu yang berhabitat di wilayah tersebut. Indonesia bukan negara yang endemik meningitis, sehingga penularan meningitis tidak mudah seperti negara yang endemik meningitis.

Contoh kasus lainnya, di Indonesia penyakit yang endemik misalnya TBC, si A sakit TBC, kemudian si B tertular TBC dan karena si B daya tahan tubuhnya sangat turun dia terkena meningitis (meningitis TBC). Jadi bukan si A yang menularkan meningitis. Yang menular adalah TBC-nya sedangkan meningitis-nya adalah proses.

Gejala Meningitis Gejala awal yang pasti muncul yaitu sakit kepala hebat dimana pasien tidak dapat lagi beraktivitas bahkan bisa sampai ingin membentur-benturkan kepala/menjambak rambut. Kemudian karena ini suatu infeksi biasanya disertai dengan demam tinggi. Kemudian diikuti dengan kaku leher (leher tidak bisa ditekuk).

Gejala lain yang dihubungkan dengan meningitis termasuk fotofobia (intoleransi terhadap cahaya terang) dan fonofobia (intoleransi terhadap suara keras). Pada fase berikutnya bisa menyebabkan kejang-kejang, tidak sadarkan diri, bahkan koma.

Pada tahap ini kuman sudah sampai ke otak. Walaupun demikian, hal ini masih bisa dihentikan atau pasien masih bisa disembuhkan dengan cara pengobatan, tergantung seberapa cepat pasien berobat dan seberapa tepat ditangani. Karena banyaknya kuman penyebab meningitis, maka pengobatan meningitis dilakukan sesuai dengan penyebabnya. Ketika pasien sudah didiagnosis terkena meningitis, maka selanjutnya dokter akan mencari tahu penyebab meningitis tersebut dengan cara pemeriksaan cairan otak pasien.

Setelah diketahui penyebabnya, pasien akan diterapi sesuai penyebabnya. Meningitis Pada Anak Anak-anak biasanya hanya menunjukkan gejala nonspesifik, seperti lekas marah, mengantuk dan kelihatan tidak sehat.

Ubun-ubun (bagian lembut di bagian atas kepala bayi) dapat menonjol pada bayi berusia hingga 6 bulan. Gejala lainnya seperti nyeri kaki, kaki-tangan yang dingin, dan warna kulit abnormal. Adanya ruam merah (ruam tidak memucat dan tidak memudar saat ditekan) di badan, anggota badan bagian bawah, membran mukosa, konjungtiva, dan (kadang-kadang) telapak tangan dan telapak kaki. Hal tersebut juga merupakan salah satu gejalanya dan dapat memberikan petunjuk penyebab dari meningitis tersebut adalah bakteri Neisseria meningitidis ( dikenal sebagai meningitis meningokokus).

Beberapa jenis meningitis (misalnya yang berhubungan dengan meningokokus, Haemophilus influenzae type B / HiB, infeksi virus mumps) dapat dicegah dengan imunisasi (HiB, PCV). Pencegahan Upaya pencegahan meningitis bagi orang dewasa juga dapat dilakukan dengan cara vaksinasi. Vaksinasi meningitis banyak sekali macamnya, spesifik untuk kuman tertentu.

Salah satu contohnya vaksin meningokokus tersedia untuk grup A, C, W135 dan Y. Imunisasi dengan vaksin ACW135Y terhadap keempat jenis meningitis sekarang dijadikan persyaratan visa bagi orang yang ingin menunaikan ibadah haji.

Pemberian vaksin meningitis bagi orang dewasa biasanya dilakukan jika orang tersebut akan memasuki wilayah tertentu yang dianggap endemik meningitis. Upaya pencegahan yang paling utama adalah dengan cara menjaga daya tahan tubuh kita agar tetap baik. Karena pada prinsipnya penyakit tidak akan masuk ke tubuh kita jika daya tahan tubuh kita dalam keadaan baik. Menjaga daya tahan tubuh bisa dengan makan makanan yang seimbang, istirahat yang cukup, atau kalau tidak bisa beristirahat diimbangi dengan minum suplemen.

Jika sudah terkena gejala sakit, tubuh terasa lemah dan sebagainya, segera periksa ke dokter dan berobatlah secara benar. Jangan tunda-tunda untuk mengobati penyakit yang kita alami, karena jika sudah terlambat bisa fatal akibatnya. Link : http://artikel-k3.blogspot.co.id/2015/11/meningitis-symptoms-gejala-meningitis-radang-selaput-otak-pencegahannya.html?m=1 Meningitis atau Radang Selaput Otak Harus Segera Diobati Penyebab Meningitis atau Radang Selaput Otak Penyebab Meningitis atau Radang Selaput Otak – Menurut penelitianpenyebab paling umum untuk Meningitis adalah baik infeksi virus atau infeksi bakteri.

meningitis adalah penyakit umum yang menyerang manusia, Jutaan orang telah terserang penyakit ini. Meningitis didefinisikan sebagai suatu peradangan selaput yang menutupi otak dan sumsum tulang belakang.

Ada dua jenis kondisi. Viral Meningitis adalah jenis yang paling umum dari penyakit ini. Ini juga merupakan bentuk yang kurang parah. Meningitis bakteri adalah bentuk yang lebih parah dari penyakit. Bahkanbakteri Meningitis pernah meningitis merupakan radang selaput otak/sumsum tulang belakang radang tersebut mungkin terjadi pada bagi sebagian besar.

Setelah antibiotik diperkenalkantingkat kematian di antara penderita menurun. Mari kita lihat lebih dekat pada penyebab Meningitis. Dalam beberapa kasus yang jaranginfeksi jamur mungkin menjadi penyebab utama di balik timbulnya penyakit ini.

Profesional kesehatan menyatakan bahwa itu adalah penting untuk menemukan alasan atau penyebab Meningitis sesegera mungkin pada pasien karena lebih baik membantu mereka mengobati kondisi sebelum berkembang.

Menemukan penyebab utama di balik Meningitis adalah satu-satunya cara untuk mengobati penyakit berhasil. Hasil Infeksi bakteri ketika bakteri masuk ke dalam aliran darah pasien dan perjalanan ke otak dan sumsum tulang belakang. Dokter juga menekankan bahwa infeksi bakteri mungkin juga terjadi sebagai hasil dari telinga atau infeksi sinus. Bahkan cedera seperti patah tulang tengkorak dapat menyebabkan infeksi bakteri yang pada gilirannyamenyebabkan penyakit. Infeksi virus adalah bentuk ringan dari penyakit dan biasanya berlangsung beberapa minggu pada pasien.

Infeksi virus sering hasil dari virus yang tidak diketahui di lingkungan. Sumber Cegah dan Atasi Segera Dengan Xamthone Plus Klik Disini Untuk Info Lebih Lanjut Hubungi kami untuk konsultasi di 081312584043 atau PIN : 2A6F5C6A BBM BARCODE Search for: β€’ Recent Posts β€’ Bagaimana Mengidentifikasi Gejala Meningitis atau Radang Selaput Otak β€’ Penyebab Meningitis atau Radang Selaput Otak β€’ Meningitis atau Radang Selaput Otak Harus Segera Diobati β€’ Recent Comments β€’ Archives β€’ May 2014 β€’ April 2014 β€’ Categories β€’ Meningitis β€’ Radang Selaput Otak β€’ Meta β€’ Register β€’ Log in β€’ Entries feed β€’ Comments feed β€’ WordPress.com Search for: β€’ Recent Posts β€’ Bagaimana Mengidentifikasi Gejala Meningitis atau Radang Selaput Otak β€’ Penyebab Meningitis atau Radang Selaput Otak β€’ Meningitis atau Radang Selaput Otak Harus Segera Diobati β€’ Recent Comments β€’ Archives β€’ May 2014 β€’ April 2014 β€’ Categories β€’ Meningitis β€’ Radang Selaput Otak β€’ Meta β€’ Register β€’ Log in β€’ Entries feed β€’ Comments feed β€’ WordPress.com
Definisi Apa itu meningitis?

Meningitis adalah infeksi yang menyebabkan selaput di sekitar otak dan sumsum tulang belakang (meninges) mengalami peradangan. Meningitis disebut juga dengan radang selaput otak. Beberapa gejala umum dari meningitis adalah sakit kepala, demam, dan leher kaku (kaku kuduk). Penyakit ini paling sering disebabkan oleh infeksi virus, tapi bisa juga diakibatkan oleh infeksi bakteri, jamur atau parasit. Radang selaput otak akibat virus cenderung tidak berbahaya dibandingkan yang disebabkan oleh bakteri.

Meski begitu, beberapa kasus lainnya bisa saja mengancam jiwa. Sementara itu, radang selaput otak akibat jamur adalah jenis yang termasuk langka. Ini biasanya terjadi pada orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah. Dalam penanganan meningitis, penting untuk mengetahui penyebab peradangan di selaput otak karena setiap penyebab memerlukan pengobatan yang berbeda.

Seberapa umumkah radang selaput otak? Radang selaput otak dapat terjadi pada setiap usia. Namun, meningitis paling sering menyerang orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah seperti anak-anak, orang tua, dan orang dengan HIV/AIDS.

Tanda-tanda & gejala Apa saja tandaΒ­-tanda dan gejala meningitis? Pada awalnya, gangguan kesehatan meningitis yang ditunjukkan mirip dengan gejala flu. Kemudian, gejala awal ini berkembang bisa dalam beberapa jam atau beberapa hari. Meningitis merupakan radang selaput otak/sumsum tulang belakang radang tersebut mungkin terjadi pada Meningitis Research Foundation, secara umum tanda dan gejala meningitis yang perlu Anda waspadai di antaranya adalah: β€’ Demam dan menggigil, terutama pada bayi baru lahir dan anak-anak β€’ Leher kaku (kaku kuduk) β€’ Perubahan kondisi mental seperti sering kebingungan β€’ Sakit kepala parah β€’ Mual dan muntah β€’ Kejang atau s ering pingsan β€’ Sensitif terhadap cahaya (fotofobia) β€’ Ruam kulit Kebanyakan orang dengan meningitis virus ringan sembuh dengan sendirinya dalam 7-10 hari.

Gejala awalnya mirip dengan radang selaput otak yang disebabkan oleh bakteri. Namun, gejala meningitis bakteri biasanya lebih parah dan dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti kerusakan otak, gangguan pendengaran, dan kesulitan untuk fokus. Infeksi bakteri penyebabnya juga dapat dikaitkan dengan penyakit serius lainnya, yaitu sepsis (keracunan darah).

Tanpa perawatan segera, sepsis dapat dengan cepat menyebabkan kerusakan jaringan, kegagalan organ, dan kematian. Kapan saya harus periksa ke dokter? Segeralah cari perawatan medis jika Anda atau seseorang dalam keluarga Anda memiliki tanda dan gejala meningitis. Radang selaput otak yang disebabkan virus memang dapat sembuh tanpa pengobatan, tapi yang diakibatkan oleh bakteri dapat menjadi kondisi serius. Penyakit ini bisa berkembang sangat cepat dan membutuhkan pengobatan antibiotik yang cepat untuk meningkatkan kemungkinan pemulihan.

Menunda pengobatan meningkatkan risiko kerusakan otak permanen dan komplikasi dari meningitis berbahaya lainnya. Tidak ada cara untuk mengetahui penyebab penyakit ini selain berkonsultasi ke dokter. Penyebab Apa penyebab meningitis? Radang selaput otak paling sering disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus yang dimulai dari bagian lain pada tubuh Anda, seperti telinga, sinus, dan tenggorokan. Penyebab meningitis lainnya termasuk jamur, parasit, bahan kimia, obat-obatan, dan tumor.

Jenis-jenis meningitis dibedakan berdasarkan infeksi patogen atau kuman penyakit penyebab peradangan. 1. Meningitis bakteri Beberapa bakteri penyebab radang selaput otak adalah Neisseria meningitidis, Haemophilus influenzae, Streptococcus pneumoniac, Listeria monocytogenes, Escherichia coli, Klebsiella sp.dan Streptococcus grup B.

Bakteri ini dapat menyebar melalui pernapasan dan sekresi tenggorokan. Sekresi tenggorokan berarti droplets, atau cairan yang dikeluarkan dari mulut. Artinya, penyakit ini bisa menular lewat batuk, bersin bahkan melalui ciuman. Dalam banyak meningitis merupakan radang selaput otak/sumsum tulang belakang radang tersebut mungkin terjadi pada, bakteri masuk melalui aliran darah Anda di sinus, telinga, atau tenggorokan.

Bakteri kemudian melakukan perjalanan ke otak melalui aliran darah. Infeksi bakteri di selaput opat bisa mengakibatkan gangguan serius. Orang terinfeksi umumnya membutuhkan perawatan medis sesegera mungkin karena bisa mengancam jiwa atau menyebabkan kerusakan otak. 2. Meningitis virus Meningitis virus adalah kondisi yang lebih umum dibandingkan daripada yang disebabkan oleh bakteri.

Peradangan di selaput otak akibat infeksi virus bisa disebabkan oleh virus Influenza, virus Herpes simpleks, virus Varicella-zoster, virus West Nile, virus Limfositik koriomeningitis, dan virus penyebab campak. 3. Meningitis jamur Jenis meningitis ini lebih jarang terjadi dibandingkan yang disebabkan oleh bakteri atau virus. Orang yang sehat sangat jarang terkena kondisi ini.

Penyebab utamanya adalah jamur yang menginfeksi tubuh dan menyebar melalui aliran darah ke otak atau saraf tulang belakang. Studi tahun 2015 dari jurnal Clinical Microbilogy, menyebutkan jenis jamur yang paling umum menyebabkan meningitis adalah: β€’ Cryptococcus β€’ B lastomyces β€’ Histoplasma β€’ Coccidioides Seseorang dengan masalah kekebalan tubuh, misalnya pengidap AIDS, lebih berisiko terkena jenis radang selaput otak ini. 4. Meningitis parasit Jenis radang selaput otak akibat parasit lebih langka dari yang disebabkan infeksi virus atau bakteri.

Kondisi ini disebabkan oleh parasit yang ditemukan dalam tanah, kotoran, hewan, dan makanan, seperti siput, ikan mentah, unggas, atau produk. Ada satu jenis infeksi parasit lebih langka daripada yang lain, yaitu meningitis eosinofilik. Tiga parasit utama yang menjadi penyebab radang selaput otak adalah: β€’ Angiostrongylus cantonensis β€’ Baylisascaris procyonis β€’ Gnathostoma spinigerum Peradangan selaput otak akibat parasit tidak menular dari orang ke orang.

Parasit ini menginfeksi binatang atau bersembunyi di makanan yang kemudian dimakan manusia. Meningitis amebic adalah kondisi yang mengancam jiwa yang termasuk langka. Jenis ini disebabkan ketika salah satu dari beberapa jenis amoeba memasuki tubuh melalui hidung saat Anda berenang di danau, sungai, atau kolam yang terkontaminasi. Parasit dapat menghancurkan jaringan otak dan pada akhirnya menyebabkan halusinasi, kejang, dan gejala serius lainnya. 5. Meningitis non-infeksi Meningitis jenis ini adalah yang tidak disebabkan oleh infeksi.

Jenis ini disebabkan oleh kondisi, penyakit atau perawatan medis lainnya, seperti: β€’ Penyakit autoimun seperti l upus β€’ Cedera kepala β€’ Operasi otak β€’ Kanker β€’ Pengobatan kanker β€’ Sipilis β€’ Tuberkulosis (Meningitis tuberkulosis) Faktor-faktor risiko Apa yang membuat saya berisiko kena meningitis?

Siapapun memang bisa terkena penyakit ini. Namun, terdapat faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko Anda mengalami meningitis, seperti: β€’ Tidak melakukan vaksinasi untuk mencegah radang selaput otak.

β€’ Anak berusia lebih muda dari 5 tahun lebih berisiko mengalami radang selaput otak akibat virus. β€’ Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah baik karena penyakit atau pengobatan tertentu. β€’ Baru saja menjalani transplantasi sumsum tulang β€’ Memiliki penyakit diabetes melitus. β€’ Ibu hamil lebih berisiko tertular listeriosis (infeksi yang disebabkan oleh bakteri listeria, yang juga dapat menyebabkan radang selaput otak). Diagnosis Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk penyakit ini? Diagnosis penyakit ini dilakukan melalui analisis riwayat kesehatan, pemeriksaan fisik, dan tes laboratorium.

Dokter akan melakukan pemeriksaan yang berfokus mengamati kondisi bagian telingan, leher, kepala hingga jalur saraf di sepanjang tulang belakang.

Beberapa tes medis yang perlu Anda ikuti sehingga dokter mendapatkan hasil diagnosis meningitis yang lebih pasti, di antaranya adalah: β€’ Tes darah untuk menganalisis perkembangan infeksi patogen penyebab peradangan di selaput otak. β€’ Pencitraan CT atau MRI pada otak untuk mengetahui letak peradangan dan pembengkakan. Rontgen dada (X-ray) atau CT-Scan bisa diperlukan untuk mendeteksi infeksi di paru-paru yang terkait dengan radang selaput otak. β€’ Pungsi lumbal untuk mengambil sampel cairan tulang belakang (serebrospinal).

Penyakit meningitis dalam hasil tes ini ditunjukkan dengan peningkatan sel darah putih dan protein serta rendahnya kandungan gula pada sampel serebrospinal. β€’ Polymerase Chain Reaction (PCR) atau tes antibodi melalui rapid test untuk mencari kondisi yang dicurigai disebabkan oleh virus. Pengobatan Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis.

SELALU konsultasikan pada dokter Anda. Apa saja pilihan pengobatan saya untuk meningitis? Pengobatan untuk radang selaput otak tergantung dari infeksi penyebabnya. Untuk infeksi virus, dokter akan mengobati gejala dan menunggu untuk infeksi untuk sembuh dengan sendirinya.

Namun, obat antivirus dapat diberikan kepada orang-orang dengan herpes meningitis. Sementara saat diakibatkan infeksi bakteri, pasien mungkin memerlukan perawatan di rumah sakit agar dapat dipantau oleh dokter dan perawat.

Pengobatan meningitis bakteri yang diberikan dokter umumnya melalui antibiotik intravena. Obat antibiotik yang diberikan seperti: β€’ Ceftriaxone β€’ Benzylpenicillin β€’ Vancomycin β€’ Trimethoprim Menurut laporan dalam Internal Medicine Journal, dalam mengatasi pembengkakan pada otak dokter akan mengatasinya dengan obat kortikosteroid seperti dexamethasone. Jika gejala kejang sering dialami, pengobatan antikolvusan juga akan diberikan. Meningitis jamur perlu diobati dengan antijamur.

Sementara itu, pengobatan radang selaput otak akibat parasit bertujuan untuk meringankan gejala. Obat yang diberikan tergantung pada jenis parasit penyebabnya, tapi penanganan melalui antibiotik bisa memberikan hasil efektif. Pengobatan di rumah Bagaimana pengobatan rumahan dan cara mencegah meningitis? Berikut adalah cara mencegah dan pengobatan rumahan yang bisa membantu Anda mengatasi meningitis, sekaligus cara mencegahnya: β€’ Memahami pentingnya radang selaput otak akibat bakteri.

Kondisi ini merupakan keadaan darurat medis dan membutuhkan perhatian dan perawatan segera. β€’ Perbanyak konsumsi cairan dan istirahat. β€’ Minum obat apotek tanpa resep (OTC) untuk meredakan demam dan nyeri tubuh seperti paracetamol atau ibuprofen. β€’ Penting untuk mencuci tangan untuk menghindari paparan infeksi. β€’ Jika Anda sedang hamil, pastikan hanya makan makanan yang dimasak dengan matang.

β€’ Hindari keju lunak yang terbuat dari susu yang tidak dipasteurisasi (proses pemanasan untuk membasmi mikroba dalam makanan). β€’ Mendapatkan vaksin meningitis terutama bagi Anda yang termasuk kelompok yang paling berisiko. Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda. Shmaefsky, Brian, and Hilary Babcock. Meningitis. Infobase Publishing, 2010. Zueter, A. M., & Zaiter, A. (2015).

meningitis merupakan radang selaput otak/sumsum tulang belakang radang tersebut mungkin terjadi pada

Infectious meningitis. Clinical Microbiology Newsletter, 37(6), 43-51. https://www.doi.org/10.1016/j.clinmicnews.2015.02.004 Young, N., & Thomas, M. (2018). Meningitis in adults: diagnosis and management. Internal Medicine Journal, 48(11), 1294-1307. https://www.do.org/10.1111/imj.14102 Meningitis Research Foundation.

(2020). Meningitis & Septicaemia. Retrieved 27 February 2020, from https://www.meningitis.org/ CDC. (2020). Meningitis. Retrieved 13 November 2020, from https://www.cdc.gov/meningitis/index.html Mayo Clinic. (2020). Meningitis – Symptoms and causes. Retrieved 13 November 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/meningitis/symptoms-causes/syc-20350508 Mayo Clinic.

(2020). Meningitis – Diagnosis and treatment. Retrieved 13 November 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/meningitis/diagnosis-treatment/drc-20350514 Meningitis dapat disebabkan oleh aneka macam macam mikroorganisme, menyerupai virus, bakteri, jamur atau benalu yang menyebar dalam darah ke cairan otak. Radang otak juga mampu disebabkan penyakit-penyakit yang dapat memicu peradangan dari jaringan-jaringan badan tanpa infeksi, menyerupai kanker.

Juga karena luka fisik atau obat-obatan tertentu. Akan tetapi, virus dan kuman merupakan penyebab paling umum. Viras meningitis. Merupakan tipe radang otak paling umum. Tipe ini biasanya tidak menyebabkan penyakit serius. Pada kasus-kasus tertentu, gangguan ini mampu menyebabkan demam dan kejang berkepanjangan. Bacterial meningitis. Tipe ini jarang terjadi namun sangat serius. Radang otak ini perlu segera ditangani untuk mencegah kerusakan otak dan kematian Kebanyakan virus maupun kuman yang menebabkan meningitis terjadi pada bawah umur dibawah usia 5 tahun, namun tidak tertutup kemungkinan mampu menjangkiti anak remaja (ABG).

Bahkan menurut data, kurang lebih sekitar 50% anak yang terkena meningitis dilaporkan meninggal, dandiantara mereka yang mampu selamat akan mengalami gejala-gejala dari sisa penyakitnya menyerupai lumpuh, tuli, epilepsy dan retardasi mental. Gejalanya sangat akut walaupun biasanya didahului oleh panas untuk beberapa hari. Gejala pada anak besar biasanya panas dan nyeri kepala mendadak yang disertai dengan kaku kuduk, nyeri tenggorokan, mual, Takut lampu jelas (photophobia), muantah, nanah kanal pernafasan atas (misalnya, dingin, sakit tenggorokan), nyeri pada kuduk dan punggung, pegal-pegal dan kesadaran menurun.

Sedangkan gejala pada bayi tidak terlalu khas. Bayi mudah terangsang dan menjadi gelisah, adakala disertai mual dan muntah, gejala kejang (ini terjadi pada sekitar sepertiga dari pasien meningitis), kalau penyebabnya Coxsackie virus maka dapat disertai β€˜RASH’ yaitu merah-merah pada kulit dengan panas yang akan menghilang setelah 4-5 hari.
Definisi Meningitis Meningitis adalah peradangan pada selaput yang menutupi otak dan sumsum tulang belakang yang bernama selaput meningen.

Sehingga sebenarnya kurang tepat kalau mengartikan meningitis adalah radang selaput otak, karena pada kenyataannya meningen juga melapisi sum-sum tulang belakang. Meningitis dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, virus atau parasit. Dan sangat penting diketahui penyebabnya karena tingkat keparahan dan perawatan akan tergantung pada penyebabnya. Meningitis radang meningen Penyebab Meningitis Karena Meningitis disebabkan oleh infeksi, maka bisa menular.

Penularan meningitis dapat terjadi dari orang-ke-orang melalui batuk, bersinberciuman ,hubungan seksualkontak lansung dan tranfusi darah, Pada umumnya meningitis yang disebabkan oleh bakteri. Sedangkan meningitis akibat virus menular dengan cara yang agak berbeda.

meningitis merupakan radang selaput otak/sumsum tulang belakang radang tersebut mungkin terjadi pada

Meningitis virus dapat menyebar melalui kontak dengan tinja yang terinfeksi dapat juga menyebar melalui tetesan (droplet) yang dilepaskan ketika orang batuk atau bersin. Tanda & Gejala Meningitis Meningitis dapat menimbulkan tiga gejala utama (trias) seperti demam tinggi, sakit kepala hebat serta leher kaku (kaku kuduk).

Gejala lain yang mungkin timbul termasuk mual, muntah, rasa tidak nyaman melihat ke lampu terang (photosensitivity)orientasi terganggu, kantukkejang dan gangguan berjalan. Mungkin sulit untuk menemukan gejala yang mengarah ke meningitis pada bayi baru lahir dan bayi kecil. Bayi dengan meningitis memiliki gejala demam tinggi, lemas, tidak aktif, tidak mau meningitis merupakan radang selaput otak/sumsum tulang belakang radang tersebut mungkin terjadi pada, muntah, mudah marah (rewel) atau nafsu makan buruk.

Pasien dari segala usia yang terkena meningitis bisa juga mengalami kejang. Baca juga: 10 Ciri-ciri Meningitis yang Perlu Diwaspadai Pencegahan Meningitis Mencegah meningitis dapat dilakukan dengan cara : β€’ Cuci tangan secara menyeluruh dan sering dengan sabun dan air mengalir.

Cuci tangan sangat penting setelah mengganti popok, menggunakan toilet, batuk atau membuang ingus di tisu. β€’ Bersihkan permukaan yang terkontaminasi seperti gagang pintu, remote control TV dengan sabun dan air.

β€’ Tutup mulut ketika batuk. Tutup mulut ketika batuk dengan tisu atau arahkan batuk ke lengan atas. Setelah menggunakan tisu, buang di tempat sampah lalu cuci tangan. β€’ Hindari berbagi gelas minum, alat makan, lipstik atau barang-barang lainnya dengan orang yang sakit atau dengan orang lain ketika Anda sakit.

β€’ Pola hidup sehat. Dengan melakukan pola hidup sehat dapat menjaga kekebalan tubuh seseorang. β€’ Gunakan kondom saat melakukan hubungan seksual dengan risiko tinggi. β€’ Vaksinasi termasuk dalam jadwal imunisasi anak dapat melindungi anak-anak terhadap beberapa bentuk meningitis. Beberapa contoh vaksin meningitis yaitu Haemophillus influenzae type b (Hib), Pneumococcal conjugate vaccine (PCV), Pneumococcal polysaccarida vaccine (PPSV23), Meningococcal conjugate vaccine.

Pengobatan Meningitis Meningitis akibat bakteri dapat diobati dengan sejumlah antibiotik yang efektif. Semakin awal diobati hasilnya akan semakin baik. Tidak ada pengobatan khusus untuk meningitis akibat virus. Kebanyakan pasien sembuh sendiri dalam waktu dua minggu. Pasien harus istirahat cukup, perbanyak minum cairan dan obat-obatan untuk meredakan demam dan sakit kepala.

Perawatan di rumah sakit mungkin diperlukan dalam kasus yang parah atau orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Ajukan pertanyaan dengan promosi dan dapatkan jawabannya dalam 60 menit 40.000 HealthCoins Pertanyaan Anda akan dijawab dalam waktu 60 menit dan Anda akan menerima pemberitahuan secepatnya melalui email Jika pertanyaan Anda tidak terjawab dalam waktu 60 menit, kami akan mengembalikan 20.000 HealthCoins dan pertanyaan Anda akan diturunkan ke Pertanyaan Reguler.

Pertanyaan Anda akan dijawab dalam waktu 24 jam sebagai gantinya. Jika pertanyaan Anda tidak terjawab dalam 24 jam, kami akan mengembalikan semua HealthCoins. (gratis) Pertanyaan Anda akan diprioritaskan bagi dokter, perawat, dan apoteker yang terverifikasi dalam waktu 2 hari agar Anda bisa mendapatkan jawaban yang lebih banyak Standar Pemeriksaan Konten HonestDocs Konten ini ditulis atau ditinjau oleh praktisi kesehatan dan didukung oleh setidaknya tiga referensi dan sumber yang dapat dipercaya.

Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk mengirimkan konten yang akurat, komprehensif, mudah dipahami, terbaru, dan dapat ditindaklanjuti. Anda dapat membaca proses editorial lengkap di sini. Jika Anda memiliki pertanyaan atau komentar tentang artikel kami, Anda dapat memberi tahu kami melalui WhatsApp di 0821-2425-5233 atau email di [email protected] Buka di app
PENTING - Radang Selaput Otak/Meningitis -Gejala dan Pencegahan - OBAT MENINGITIS - KAPSUL MENINGITIS - PENYAKIT MENINGITIS 16 September 2014 by dr.Muhammad Nasir MM - Doctors,Research Specifically the Heart ( Qolbu ) Based Character in Health ( Penyakit Jantung, Ginjal, Otak dan Kanker ) and Life ( Sukses dan Bahagia ).

Tinggalkan komentar Banyak orang mengira penyakit ini tidak bisa disembuhkan namun beberapa Dokter meyakini bahwa meningitis ini masih bisa di sembuhkan jika didiagnnosa sejak dini, jangan sampai telat. Sebelum kita terlalu jauh untuk tahu soal gelaja penyakit ini, ada baiknya kita mengetahui jenis penyakit apakah ini ?

Tentang Penyakit Radang Selaput Otak – Meningitis Meningitis merupakan suatu gejala keradangan yang mengenai lapisan selaput pelindung jaringan otak dan sumsum tulang belakang dan juga menimbulkan eksudasi berupa pus atau serosa disebabkan oleh bakteri spesifik/non spesifik atau virus. Meningitis adalah radang selaput pelindung sistem saraf pusat.

Penyakit meningitis bisa juga di sebabkan oleh bakteri dan virus yang menyebar dari luka fisik, kanker atau dari obat obatan. Meningitis sebenarnya ialah radang selaput pelindung sistem saraf pusat. Meningitis merupakan salah satu penyakit yang patut kita waspadai karena letaknya yang berdekatan dengan otak dan juga tulang bekang karena itu efek yang di timbulkan bisa menyebabkan kerusakan pikiran, gangguan kendali gerak yang ditakutkan lagi berdampak kematian.

Apakah Meningitis Menular ? Ia, Meningitis mudah menular, penularan bisa di sebabkan oleh mikroorganisme, bakteri, virus maupun jamur. Jika tidak di sembuhkan secara dini maka di khawatirkan akan mengakibatkan kondisi yang fatal, diantaranya tuna ganda seperti lumpuh atau pun gangguan mental.

meningitis merupakan radang selaput otak/sumsum tulang belakang radang tersebut mungkin terjadi pada

Media Penularan penyakit Meningitis – Radang Selaput Otak Penyakit ini dapat menular melalui ingus dan cairan ludah ketika bersin, bicara, tertawa maupun seseorang yang batuk dan terhirup oleh orang di sekitar ketika bernafas. Media lainnya juga bisa berupa piring dan gelas yang di bagi pakai dari si penderita.

Selain itu Tisu dan handuk pun bisa saja menularkannya Gejala Penyakit Meningitis – Radang Selaput Otak – panas disertai gangguan neurologis seperti kejang – Kehilangan Kesadaran – badanya panas disertai kaku – kaku pada tengkuk leher Gejala Penyakit Meningitis pada anak – Demam (sekitar 39ΒΊ C) – Lesu, lemah dan rewel.

– Sakit kepala dan mata sensitif terhadap cahaya. – Kaku kuduk, kadang-kadang ruam kulit dan kulitnya berwarna kuning serta kejang.

meningitis merupakan radang selaput otak/sumsum tulang belakang radang tersebut mungkin terjadi pada

– Tidak mau makan, atau minum susu. – Kedinginan. – Menangis menjerit-jerik seperti kesakitan. – Ubun-ubun bayi yang masih terbuka mungkin tampak menonjol dan keras.

– Pada bayi yang mash kecil, gejala-gejala klasik bisa terlihat malas menyusu, serta tampak lesu dan lemah sekali. Menghindari dan Pencegahan Penyakit Meningitis Karena penyakit ini bisa menular lewat udara berupa virus dan bakteri maka ada baiknya kita menerapkan prilaku hidup sehat dengan contoh menutup mulut meningitis merupakan radang selaput otak/sumsum tulang belakang radang tersebut mungkin terjadi pada bersin ataupun batuk, cuci tangan dan imunisasi.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda dan jangan lupa jika anda menemui gejala diatas harap segera melakukan cek up ke dokter terdekat agar terhindar dari resiko yang terlalu jauh. salam sehat selalu Penulis: dr.Muhammad Nasir MM - Doctors,Research Specifically the Heart ( Qolbu ) Based Character in Health ( Penyakit Jantung, Ginjal, Otak dan Kanker ) and Life ( Sukses dan Bahagia ).

Untuk hidup Sehat,Sukses dan Bahagia tidak ada cara lain selain membangun kualitas diri Secara Maximum dengan character base QalbuBerbagai infeksi penyebab meningitis Infeksi merupakan penyebab utama dari meningitisterutama virus dan bakteri.

Mikroorganisme atau patogen lain seperti jamur dan parasit juga dapat menginfeksi selaput pelindung sistem saraf pusat. Namun, kasusnya termasuk jarang terjadi dibandingkan infeksi virus. Radang selaput otak yang disebabkan oleh infeksi berarti dapat ditularkan dari satu orang ke orang lainnya. Cara penularan meningitis sendiri terjadi melalui kontak dan percikan air liur penderita saat bersin, batuk, dan berciuman.

Beberapa infeksi juga menular melalui saluran kelamin. Pada studi berjudul Infectious Meningitis dijelaskan patogen penyebab meningitis yang masuk melalui mulut akan terlebih dulu merusak sel-sel di kulit, saluran pernapasan atau saluran pencernaan untuk dijadikan inangnya. Setelah berhasil menginvasi sel, patogen akan berpindah melalui pembuluh darah atau saraf yang mengarah ke otak hingga akhirnya memperbanyak diri di selaput meninges dan menyebabkan peradangan.

Berikut adalah jenis-jenis meningitis infeksi yang dibedakan berdasarkan mikoorganisme penyebabnya. 1. Meningitis virus Kebanyakan kasus meningitis di dunia disebabkan oleh infeksi virus. Meningitis virus paling sering terjadi pada anak-anak, remaja dan dewasa muda. Gejala meningitis virus biasanya lebih ringan dibandingkan infeksi lainnya. Maka dari itu, meningitis virus tidak menyebabkan penyakit yang berat dan berkepanjangan.

Penyakit ini bisa disembuhkan melalui pengobatan menigitis yang tepat. Pada gejala yang sangat ringan, meningitis bisa membaik dengan sendirinya. Dari kelompok virus Enterovirus, 85% di antaranya menjadi penyebab meningitis. Infeksinya ini lebih sering terjadi saat musim panas dan musim gugur. Jenis-jenis virusnya adalah: β€’ Coxsackievirus A β€’ Coxsackievirus B β€’ Echoviruses Selain itu, meningitis virus juga bisa disebabkan oleh virus yang menjadi penyebab utama penyakit: β€’ Herpes simplex virus penyebab herpes oral dan kelamin β€’ Varicella zoster penyebab cacar air β€’ HIV β€’ Campak β€’ Enterovirus Antivirus dan obat pereda nyeri biasanya akan diberikan dalam pengobatan meningitis yang disebabkan oleh infeksi virus.

2. Meningitis bakterialis Meningitis bakterialis adalah radang selaput otak atau sumsum tulang belakang yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Jenis meningitis ini dapat menimbulkan dampak kesehatan serius bahkan bisa mengancam nyawa. Selain itu, penyakit sering kali disertai dengan penyakit serius lain seperti sepsis yang dapat menyebabkan kerusakan jaringan, gagal organ, dan kematian. Biasanya gejala muncul dalam 3 sampai 7 hari setelah terinfeksi.

Ada beberapa jenis bakteri yang dapat menyebabkan meningitis. Beberapa penyebab utama dari bakterial meningitis adalah: β€’ Streptococcus pneumoniae juga disebut dengan Pneumococcus β€’ Neisseria meningitidis juga dikenal dengan Meningococcus β€’ Haemophilus influenzae atau Hib β€’ Streptococcus suis penyebab meningitis babi β€’ Listeria monocytogenes β€’ Group B Streptococcus β€’ E.

coli Diagnosis meningitis bakterialis dapat dilakukan melalui pemeriksaan lumbal pungsi. Akan tetapi, jenis bakteri penyebab meningitis bisa jadi sulit untuk ditentukan. Tidak semua bakteri yang menyebabkan meningitis ditularkan dari satu orang ke orang lain.

meningitis merupakan radang selaput otak/sumsum tulang belakang radang tersebut mungkin terjadi pada

Anda juga dapat terkena bacterial meningitis setelah mengonsumsi makanan tertentu yang mengandung Listeria bacterium seperti keju. Meningitis babi yang disebabkan oleh Streptococcus suis ditularkan ke manusia melalui kontak dekat atau langsung dengan babi yang terinfeksi. Penularan bakteri ini terjadi melalui kulit yang terluka atau terinfeksi. Pengobatan untuk meningitis bakterialis membutuhkan konsumsi antibiotik sesegera mungkin seperti cetriaxonebenzylpenicillin, vancomycindan trimethoprim.

3. Meningitis jamur Dibandingkan meningitis virus dan bakteri, meningitis yang disebabkan oleh jamur lebih jarang terjadi. Orang-orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah seperti penderita HIV/AIDS dan kanker sangat berisiko terjangkit meningitis jenis ini Penyakit ini dapat muncul ketika seseorang menghirup spora dari jamur yang kemudian menyebabkan peradangan di selaput otak atau saraf tulang belakang.

Akan tetapi, penderita meningitis jamur tidak dapat menularkan jamur penyebab meningitis ini kepada orang lain. Menurut CDCbeberapa jenis jamur yang paling umum menyebabkan meningitis adalah: β€’ Cryptococcus : terdapat di tanah, kayu yang melapuk, dan kotoran burung. β€’ Blastomyces : bisa ditemukan di lingkungan yang banyak terdapat kotoran burung.

meningitis merupakan radang selaput otak/sumsum tulang belakang radang tersebut mungkin terjadi pada

β€’ Histoplasma : tinggal di tanah atau permukaan lembab, kayu dan daun yang melapuk. β€’ Coccidioides : tinggal di permukaan tanah dan lingkungan yang kering. Jamur yang tinggal di jaringan kulit manusia seperti Candida juga dapat menyebabkan infeksi di selaput meninges. Meskipun begitu, jamur kulit juga bisa tinggal di dalam tubuh tanpa menyebabkan gangguan apapun.

4. Meningitis parasit Infeksi parasit yang menyebabkan meningitis lebih langka dari yang disebabkan infeksi virus atau bakteri. Parasit penyebab radang selaput otak bisa ditemukan dalam tanah, kotoran, hewan, dan daging hewan yang terkontaminasi.

Ada tiga parasit utama yang menjadi penyebab radang selaput otak yaitu: β€’ Angiostrongylus cantonensis β€’ Baylisascaris procyonis β€’ Gnathostoma spinigerum Selain ketiga parasit di atas, terdapat juga jenis meningitis langka yang disebabkan oleh parasit Eosinophilic yang dikenal dengan penyakit meningitis eosinophilic.

Sama halnya akibat infeksi jamur, peradangan selaput otak akibat parasit tidak menular dari orang ke orang. Parasit penyebab meningitis biasanya masuk ke tubuh manusia melalui kontak dengan binatang yang terinfeksi atau daging binatang terinfeksi yang dimakan manusia.

meningitis merupakan radang selaput otak/sumsum tulang belakang radang tersebut mungkin terjadi pada

Rakun termasuk binatang yang paling sering terinfeksi parasit penyebab radang selaput otak. Penyebab non-infeksi dari meningitis Infeksi patogen bukanlah satu-satunya penyebab dari meningitis. Radang selaput otak juga dapat disebabkan oleh pengobatan dan penyakit tertentu.

Jenis meningitis non-infeksi ini tidak dapat ditularkan, tapi tetap perlu diwaspadai. Gejalanya bisa lebih beragam dan disertai dengan keluhan yang ditimbulkan oleh penyakit penyebabnya. Pengobatannya pun akan disesuaikan dengan kondisi penyebabnya. Kondisi yang dapat menyebabkan radang selaput otak di antaranya adalah: β€’ Konsumsi obat-obatan kimia. Penggunaan beberapa jenis antibiotik obat antiradang (NSAID) dapat menimbulkan komplikasi seperti peradangan pada selaput otak.

Komplikasi yang sama juga bisa diakibatkan oleh pengobatan kanker. β€’ Penyakit autoimun. Sejumlah temuan menunjukkan keterkaitan antara penyakit lupus dan sarkoidosis terhadap meningitis. Pada kondisi ini, diketahui terjadi peradangan di selaput meninges, tapi tidak ditemukan organisme penyebab infeksi.

meningitis merupakan radang selaput otak/sumsum tulang belakang radang tersebut mungkin terjadi pada

β€’ Kanker. Sel kanker sekalipun tidak berasal dari sistem saraf pusat dapat berpindah dan menyebabkan peradangan di selaput otak dan sumsum tulang belakang. β€’ Sipilis dan HIV. Infeksi penyebab penyakit menular seksual seperti sifilis dan HIV dapat menyerang selaput meninges. β€’ Tuberkulosis. Meningitis tuberkulosis terjadi saat infeksi bakteri penyebab tuberkulosis telah menyerang selaput pelindung otak dan sumsum tulang belakang.

β€’ Cedera kepala β€’ Operasi otak Faktor risiko meningitis Beberapa hal dapat membuat seseorang lebih rentan untuk terjangkit meningitis baik yang disebabkan oleh infeksi maupun faktor lain. Anda meningitis merupakan radang selaput otak/sumsum tulang belakang radang tersebut mungkin terjadi pada lebih waspada jika memiliki faktor risiko penyebab meningitis seperti: β€’ Usia Semua orang dari setiap usia memang bisa terjangkit meningitis.

Kebanyakan kasus dari meningitis virus terjadi pada anak-anak di bawah 5 tahun. Meningitis yang disebabkan oleh bakteri umum terjadi pada orang di bawah 20 tahun. β€’ Tidak divaksinasi Risiko meningkat pada orang yang tidak mendapatkan vaksin meningitis baik untuk anak-anak maupun dewasa yang direkomendasikan. β€’ Berpergian Pergi ke wilayah yang memiliki kasus infeksi meningitis yang tinggi ataupun ke negara yang belum pernah dikunjungi sebelumnya akan meningkatkan risiko.

Begitupun dengan orang yang hendak beribadah ke tanah suci, tapi tidak melakukan suntik meningitis untuk haji dan umroh. β€’ Lingkungan Lingkungan yang terisolasi seperti asrama, penjara, tempat penitipan anak memungkinkan penyebaran mikroorganisme penyebab meningitis berlangsung lebih cepat dan luas. Orang yang bekerja di lingkungan tertentu seperti peternak yang sering melakukan kontak langsung dengan babi berisiko terinfeksi meningitis babi.

Begitupun dengan pekerja rumah potong hewan, pengangkut hewan, dan penjual daging di pasar yang bisa terkena parasit penyebab meningitis. β€’ Kehamilan Kehamilan meningkatkan risiko listeriosis yaitu infeksi yang disebabkan oleh bakteri listeria, yang juga dapat menyebabkan meningitis. Listeriosis meningkatkan risiko keguguran dan kelahiran prematur. β€’ Sistem imun yang rentan AIDS, kecanduan alkohol, diabetes, penggunaan obat imunosupresan dan faktor lain yang mempengaruhi sistem imun dapat membuat seseorang lebih rentan terhadap meningitis.

Prosedur pengobatan tertentu juga meningkatkan risiko. Oleh karena itu, pasien yang akan melakukan pengangkatan atau transplantasi organ seperti limpa harus melakukan vaksinasi meningitis guna meminimalisasi risiko. Meningitis bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti infeksi virus, bakteri, penyakit autoimun, atau konsumsi obat-obatan tertentu.

Berbagai faktor risiko pun bisa membuat seseorang lebih rentan terkena penyakit radang selaput otak ini.

meningitis merupakan radang selaput otak/sumsum tulang belakang radang tersebut mungkin terjadi pada

Segera berkonsultasi ke dokter jika mengetahui Anda mungkin tertular penyebab meningitis, pemeriksaan meningitis akan dilakukan dokter untuk memastikan kondisi kesehatan Anda.

Shmaefsky, Brian, and Hilary Babcock. Meningitis. Infobase Publishing, 2010.Γ‚ Zueter, A. M., & Zaiter, A. (2015). Infectious meningitis. Clinical Microbiology Newsletter37(6), 43-51. https://www.doi.org/10.1016/j.clinmicnews.2015.02.004 WHO.

(2020). Meningitis. Retrieved 25 November 2020, from https://www.who.int/health-topics/meningitis#tab=tab_1 Meningitis - Viral - CDC. (2020). Retrieved 25 November 2020, from https://www.cdc.gov/meningitis/viral.html Meningitis - About Bacterial Meningitis Infection - CDC. (2020).

meningitis merupakan radang selaput otak/sumsum tulang belakang radang tersebut mungkin terjadi pada

Retrieved 25 November 2020, from https://www.cdc.gov/meningitis/bacterial.html CDC. (2020). Meningitis - Fungal Meningitis. Retrieved 25 November 2020, from https://www.cdc.gov/meningitis/fungal.html CDC.

(2020). Meningitis - Parasitic. Retrieved 25 November 2020, from https://www.cdc.gov/meningitis/parasitic.html CDC. (2020). Meningitis - Amebic. Retrieved 25 November 2020, from https://www.cdc.gov/meningitis/amebic.html CDC. (2020). Meningitis - Non-Infectious Meningitis.

meningitis merupakan radang selaput otak/sumsum tulang belakang radang tersebut mungkin terjadi pada

Retrieved 25 November 2020, from https://www.cdc.gov/meningitis/non-infectious.html
Meningitis adalah peradangan yang terjadi pada meningen, yaitu lapisan pelindung yang menyelimuti otak dan saraf tulang belakang. Meningitis terkadang sulit dikenali, karena penyakit ini memiliki gejala awal yang serupa dengan flu, seperti demam dan sakit kepala.

Meningitis atau radang selaput otak dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, jamur, atau parasit. Kondisi-kondisi tertentu, seperti melemahnya sistem imun tubuh, juga dapat memicu munculnya meningitis. Semua golongan usia berpotensi terjangkit meningitis, termasuk bayi. Apabila meningitis tidak ditangani dengan tepat, kondisi ini dapat memburuk dan memicu komplikasi seperti kejang, gagal ginjal, atau bahkan kematian. Gejala dan Faktor Pemicu Meningitis Meski gejalanya awalnya mirip dengan flu, meningitis tetap harus diwaspadai, karena juga dapat menimbulkan kejang dan kaku pada leher.

Pada bayi di bawah usia 2 tahun, meningitis umumnya ditandai dengan memunculkan benjolan di kepala. Ada beberapa faktor yang dapat memicu meningitis, antara lain: β€’ Infeksi kuman. β€’ Penyakit kanker dan lupus. β€’ Efek samping obat dan operasi otak. Risiko terkena meningitis juga akan meningkat pada ibu yang sedang hamil atau lupa menjalani imunisasi. Cara Mengobati dan Mencegah Meningitis Pengobatan meningitis atau radang selaput otak umumnya berbeda-beda tergantung kepada penyebabnya.

Sebagai contoh, dokter bisa meresepkan obat antimikroba, atau menjalankan terapi lain bila meningitis disebabkan oleh kanker atau lupus. Penyakit ini bisa dicegah dengan menjalani gaya hidup sehat dan menghindari kondisi yang dapat memicu penyebaran infeksi.

Guna meningkatkan kekebalan tubuh dari kuman penyebab meningitis, lakukan vaksinasi (termasuk vaksin PCV) sesuai anjuran dokter. Vaksin meningitis ini juga perlu diperoleh oleh setiap orang yang hendak menjalani ibadah haji.
Meningitis β€’ Introduction β€’ Tanda-tanda dan gejala β€’ Gejala klinis β€’ Komplikasi dini β€’ Penyebab β€’ Bakterial β€’ Virus β€’ Jamur β€’ Parasit β€’ Non-Infeksi β€’ Mekanisme β€’ Diagnosis β€’ Pemeriksaan darah dan pencitraan β€’ Lumbal punksi β€’ Otopsi β€’ Pencegahan β€’ Perilaku β€’ Vaksinasi β€’ Antibiotik β€’ Tata laksana β€’ Meningitis Bakterial β€’ Meningitis virus β€’ Meningitis jamur β€’ Prognosis β€’ Epidemiologi β€’ Sejarah β€’ Referensi β€’ Pranala luar β€’ Date: {{current.info.dateOriginal -- 'Unknown'}} β€’ Date: {{(current.info.date - date:'mediumDate') -- 'Unknown'}} β€’ Credit: β€’ Uploaded by: {{current.info.uploadUser}} on {{current.info.uploadDate - date:'mediumDate'}} β€’ β€’ License: {{current.info.license.usageTerms -- current.info.license.name -- current.info.license.detected -- 'Unknown'}} β€’ License: {{current.info.license.usageTerms -- current.info.license.name -- current.info.license.detected -- 'Unknown'}} β€’ View file on Wikipedia

Deteksi Dini Meningitis




2022 www.videocon.com