Diagram yang menggambarkan persamaan dan perbedaan disebut

diagram yang menggambarkan persamaan dan perbedaan disebut

Sebelum membahas persamaan antara diagram batang, garis, dan lingkaran, terlebih dahulu perlu memahami pengertiannya. diagram batang adalah diagram yang disajikan dalam blok-blok berbentuk batang. semakin tinggi batangnya, semakin besar nilai yang ditunjukkan. sedangkan diagram garis adalah diagram yang disajikan dalam titik-titik yang terhubung dengan garis.

diagram ini menunjukkan proses dari naik-turunnya data. sedangkan diagram lingkaran adalah diagram yang disajikan dalam bentuk lingkaran dimana data ditunjukkan dalam bentuk irisan-irisan yang jika ditotal bernilai satu lingkaran penuh dengan total 100% atau 360 derajat.

maka persamaan dari diagram batang, garis, dan lingkaran adalah sama-sama teknik penyajian data, sama-sama menunjukkan sebuah data, sama-sama memudahkan pembaca dalam melihat data.

Simak lebih lanjut di Brainly.co.id - brainly.co.id/tugas/1391027#readmore This is featured Integer dictum, ipsum eu consectetur laoreet, enim purus volutpat odio, id tempor nulla nunc nec orci. Fusce facilisis eros at libero lobortis ac rutrum enim ornare. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Vivamus accumsan ante ut diam porta posuere.

Nullam pretium malesuada nulla, diagram yang menggambarkan persamaan dan perbedaan disebut aliquam enim imperdiet sit amet. [.] This is featured Nullam diam quam, porta ut ultricies ut, tincidunt nec tortor. Pellentesque tristique adipiscing cursus. Praesent venenatis ullamcorper nisi vitae tincidunt.

Nunc semper laoreet nunc non interdum. In pulvinar volutpat mattis. Cras pretium dictum nisi, id dictum nunc vulputate nec. Fusce faucibus blandit ipsum quis viverra.

diagram yang menggambarkan persamaan dan perbedaan disebut

Aenean pulvinar elit sed lectus ornare venenatis. In varius, dui [.] This is featured Nulla ipsum ante, dapibus eu dignissim ut, tincidunt nec orci. Nam euismod rhoncus blandit. Sed sit amet eros id leo suscipit posuere auctor et mauris. Vestibulum quis malesuada metus. Donec cursus aliquam dapibus. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Mauris egestas porta blandit. Cras varius dolor quis felis consequat [.] This is featured Vestibulum tincidunt malesuada molestie.

Pellentesque vel elit lectus, id scelerisque lectus. Pellentesque id quam erat. Proin condimentum consequat erat eu rhoncus. Etiam ullamcorper libero eu sem commodo molestie. Sed vehicula fermentum tincidunt. Mauris id mollis tellus. Suspendisse potenti. Duis sed justo arcu.

Fusce blandit dignissim tellus, et suscipit nisl tristique id. Integer consequat nibh vel [.] Diagram interaksi menunjukan langkah-langkah kerja sama obyek-obyek di dalam use case. Obyek apa saja yang dibutuhkan untuk aliran, pesan apa saja yang obyek kirim ke obyek lainnya, dan urutan pesan-pesan yang dikirmkan. Misalkan dalam proses apotik, kita memiliki beberapa alternativ aliran untuk use case “ menjual obat dengan resep”.

Sehingga, kita memiliki beberapa diagram interaksi untuk satu use case ini. Demikian juga kita memiliki beberapa diagram tambahan yang disebut aliran alternatif, antara lain : apa yang terjadi ketika obat yang diinginkan pelanggan tidak ada dalam stok, apa yang terjadi ketika petugas memilih mencetak salinan resep, dan apa yang terjadi jika ada kesalahan dalam proses pencetakan salinan resep.

Semua sekenario yang berbeda tersebut didokumentasikan di dalam suatu diagram interaksi. 1. Diagram sekuensial atau sequence diagram digunakan untuk menunjukkan aliran fungsionalitas dalam use case. Diagram sekuensial adalah diagram yang disusun berdasarkan urutan waktu. Kita membaca diagram sekuensial dari atas ke bawah. Setiap diagram sekuensial mempresentasikan suatu aliran dari beberapa aliran di dalam use case.

Kita dapat membaca diagram ini dengan memperhatikan obyek-obyek dan pesan-pesan yang ada di diagram. Obyek yang terlibat dalam aliran ditunjukkan dengan bujur sangkar yang ada di atas diagram.

2. Sequence diagram adalah suatu diagram yang menggambarkan interaksi antar obyek dan mengindikasikan komunikasi diantara obyek-obyek dan mengindikasikan komunikasi diantara obyek-obyek tersebut. Diagram ini juga menunjukkan serangkaian pesan yang dipertukarkan oleh obyek-obyek yang melakukan suatu tugas atau aksi tertentu. Obyek-obyek tersebut kemudian diurutkan dari kiri ke kanan, aktor yang menginisiasi interaksi biasanya ditaruh di paling kiri dari diagram. Pada diagram ini, dimensi vertikal merepresentasikan waktu.

Bagian paling atas dari diagram menjadi titik awal dan waktu berjalan ke bawah sampai dengan bagian dasar dari diagram.

Garis Vertical, disebut lifeline, dilekatkan pada setiap obyek atau aktor. Kemudian ,lifeline tersebut digambarkan menjadi kotak ketika obyek melakukan suatu operasikotak tersebut disebut activationbox. Obyek dikatakan mempunyai live activation pada saat tersebut. Pesan yang dipertukarkan antar obyek digambarkan sebagai sebuah anak panah antara activation box pengirim dan penerima.

Kemudian diatasnya diberikan label pesan. 3. Suatu sequence diagram adalah suatu penyajian perilaku yang tersusun sebagai rangkaian langkah-langkah percontohan dari waktu ke waktu. Sequence diagram digunakan untuk menggambarkan arus pekerjaan, pesan yang sampaikan dan bagaimana elemen-elemen di dalamnya bekerja sama dari waktu ke waktu untuk mencapai suatu hasil. 1. Diagram kolaborasi menunjukkan informasi yang sama persis dengan diagram sekuensial, tetapi dalam bentuk dan tujuan yang berbeda.

Sebagaimana diagram sekuensial, diagram kolaborasi digunakan untuk menampilkan aliran skenario tertentu di dalam use case. Jika diagram sekuensial disusun berdasrkan urutan waktu, diagram kolaborsi lebih berkonsentrasi pada hubungan antar obyek-obyek. 2. Collaboration diagram adalah perluasan dari objek dan diagram (objek diagram menunjukkan objek-objek dan hubungannya satu dengan yang lain).

Collaboration Diagram menunjukkan message-message objek yang dikirim satu sama lain dan juga menggambarkan interaksi antar objek seperti sequence diagram, tetapi lebih menekankan pada peran masing-masing objek dan bukan pada waktu penyampaian message. 3. Diagram Collaboration / kolaborasi adalah diagram yang mengelompokan message pada kumpulan diagram sekuen menjadi sebuah diagram. Dalam diagram kolaborasi yang dituliskan adalaha operasi atau metode yang dijalankan antara objek yang satu dengan objek yang lainnya secara keseluruhan.

Oleh karena itu dapat diambil dari jalannya interaksi pada semua diagram sekuen. Untuk menggambarkan objek dari sebuah diagram kolaborasi, dapat menggunakan pilihan Object. Dan untuk menghubungkan antar objek yang satu dengan objek yang lain digunakan Link. • Flow of eventnya sudah dibuat dan benar • Find the objects -> Object adalah member of class • Find the actor. • Add messages to the diagram (antar obyek memberi dan menerima informasi, termasuk aktor) • 1 usecase memiliki 1 sequence diagram • Dengan menggunakan tools kita bisa merubah diagram yang menggambarkan persamaan dan perbedaan disebut diagram ke collaboration atau sebaliknya (jadi cukup membuat 1 saja) -> rekomendasi membuat sequence, karena lebih mudah.
• [ April 14, 2022 ] Pengertian Retensi Karyawan dan Cara Meningkatkannya Sumber Daya Manusia (SDM) • [ February 15, 2022 ] Pengertian Multi Level Marketing (MLM) dan Cara Kerja MLM Manajemen Pemasaran • [ November 24, 2021 ] Pengertian IPO (Initial Public Offering) dan Keuntungan IPO Manajemen Keuangan • [ October 31, 2021 ] Pengertian Scatter Diagram (Diagram Tebar) dan Cara Membuatnya Manajemen Kualitas • [ October 14, 2021 ] Pengertian CAGR (Compound Annual Growth Rate) dan Cara Menghitung CAGR Manajemen Keuangan Pengertian Flowchart (Diagram Alir) dan Simbol-simbolnya – Flowchart atau dalam bahasa Indonesia sering disebut dengan Diagram Alir ini dipergunakan dalam industri manufakturing untuk menggambarkan proses-proses operasionalnya sehingga mudah dipahami dan mudah dilihat berdasarkan urutan langkah dari suatu proses ke proses lainnya.

Flowchart atau Diagram Alir sering digunakan untuk mendokumentasikan standar proses yang telah ada sehingga menjadi pedoman dalam menjalankan proses produksi.Disamping itu, Flowchart atau Diagram Alir ini juga digunakan untuk melakukan Analisis terhadap proses produksi sehingga dapat melakukan peningkatan atau perbaikan proses yang berkesinambungan (secara terus menerus).

Pada dasarnya, Flowchart (Diagram Alir) adalah alat yang digunakan untuk melakukan Perencanaan Proses, Analisis Proses dan Mendokumentasikan Proses sebagai standar Pedoman Produksi.

Flowchart (Diagram Alir) merupakan salah satu dari QC 7 Tools (7 alat Pengendalian Kualitas) yang diperkenalkan oleh Mr. Kaoru Ishikawa pada tahun 1968 bersamaan dengan alat-alat lainnya seperti Histogram, Pareto Chart, Scatter Diagram, Control Chart, Cause and Effect Diagram (Fishbone Chart) dan Check Sheet. Baca juga : Pengertian QC Seven Tools (Tujuah Alat Pengendalian Kualitas).

Sebutan-sebutan lain untuk Flowchart (Diagram Alir) antara lain : Flow Diagram, Process Flowchart, Process Map, Work Flow Diagram dan Business Model. Flowchart (Diagram Alir) merupakan alat (tool) dasar dan mudah dipergunakan serta sangat bermanfaat bagi suatu perusahaan Manufakturing dalam mengidentifikasikan proses operasionalnya terutama untuk menjelaskan setiap langkah dalam menjalankan Proses Operasionalnya.

Beberapa Keuntungan dalam penggunaan Flowchart (Diagram Alir) antara lain : -Sebagai Dokumentasi Prosedur Kerja dalam ISO -Sebagai pedoman untuk menjalankan Operasional -Sebagai pedoman untuk melakukan pelatihan terhadap Karyawan baru -Sebagai benchmark (patokan) -Sebagai Peta kerja untuk mencegah terjadi kehilangan arah -Untuk mempermudah pengambilan keputusan Simbol-simbol Flowchart (Diagram Alir) Flowchart (Diagram Alir) berbentuk Diagram yang mewakili Algoritma atau Proses dengan berbagai jenis kotak-kotak dan dihubungkan oleh garis-garis panah sebagai arah alirannya.

Di dalam Kotak-kotak proses biasanya diberikan Label atau judul singkat mengenai proses yang dilakukannya. Berikut ini adalah bentuk atau simbol standar yang sering ditemukan dalam Flowchart (Diagram Alir) : Simbol Mulai/Awal atau Selesai/Akhir (Start / End) Simbol Start dan End biasanya dilambangkan dengan Oval, Lingkaran ataupun Kotak yang sudutnya dibulatkan.

Simbol Proses atau Kegiatan (Process) Simbol untuk Proses / Langkah atau kegiatan yang akan dilakukan pada umumnya berbentuk Kotak Persegi Panjang (rectangle). Simbol Kondisional atau Keputusan (Conditional or Decision) Simbol Kondisional atau Keputusan biasanya dilambangkan dengan Kotak yang berbentuk Diamond (Rhombus) yang pada umumnya akan mempunyai Output (keluaran) seperti Ya atau Tidak, Benar atau Salah.

Simbol Arah Aliran (Flow) Simbol Arah Aliran Proses dilambangkan dengan Panah (Arrow) dengan anak panahnya menuju ke proses selanjutnya. Simbol Masukan / Keluaran (Input / Output ) Simbol untuk menunjukan Masukan dan Keluaran Data (Input dan Output) dilambangkan dengan Kotak yang berbentuk Jajaran genjang (Parallelogram).

Diagram interaksi menunjukan langkah-langkah kerja sama obyek-obyek di dalam use case. Obyek apa saja yang dibutuhkan untuk aliran, pesan apa saja yang obyek kirim ke obyek lainnya, dan urutan pesan-pesan yang dikirmkan. Misalkan dalam proses apotik, kita memiliki beberapa alternativ aliran untuk use case � menjual obat dengan resep�. Sehingga, kita memiliki beberapa diagram interaksi untuk satu use case ini. Demikian juga kita memiliki beberapa diagram tambahan yang disebut aliran alternatif, antara lain : apa yang terjadi ketika obat yang diinginkan pelanggan tidak ada dalam stok, apa yang terjadi ketika petugas memilih mencetak salinan resep, dan apa yang terjadi jika ada kesalahan dalam proses pencetakan salinan resep.

Semua sekenario yang berbeda tersebut didokumentasikan di dalam suatu diagram interaksi. 1. Diagram sekuensial atau sequence diagram digunakan untuk menunjukkan aliran fungsionalitas dalam use case. Diagram sekuensial adalah diagram yang disusun berdasarkan urutan waktu. Kita membaca diagram sekuensial dari atas ke bawah. Setiap diagram sekuensial mempresentasikan suatu aliran dari beberapa aliran di dalam use case. Kita dapat membaca diagram ini dengan memperhatikan obyek-obyek dan pesan-pesan yang ada di diagram.

Obyek yang terlibat dalam aliran ditunjukkan dengan bujur sangkar yang ada di atas diagram. 2. Sequence diagram adalah suatu diagram yang menggambarkan interaksi antar obyek diagram yang menggambarkan persamaan dan perbedaan disebut mengindikasikan komunikasi diantara obyek-obyek dan mengindikasikan komunikasi diantara obyek-obyek tersebut. Diagram ini juga menunjukkan serangkaian pesan yang dipertukarkan oleh obyek-obyek yang melakukan suatu tugas atau aksi tertentu. Obyek-obyek tersebut kemudian diurutkan dari kiri ke kanan, aktor yang menginisiasi interaksi biasanya ditaruh di paling kiri dari diagram.

Pada diagram ini, dimensi vertikal merepresentasikan waktu. Bagian paling atas dari diagram menjadi titik awal dan waktu berjalan ke bawah sampai dengan bagian dasar dari diagram. Garis Vertical, disebut lifeline, dilekatkan pada setiap obyek atau aktor. Kemudian ,lifeline tersebut digambarkan menjadi kotak ketika obyek melakukan suatu operasikotak tersebut disebut activationbox.

Obyek dikatakan mempunyai live activation pada saat tersebut. Pesan yang dipertukarkan antar obyek digambarkan sebagai sebuah anak panah antara activation box pengirim dan penerima. Kemudian diatasnya diberikan label pesan. 3. Suatu sequence diagram adalah suatu penyajian perilaku yang tersusun sebagai rangkaian langkah-langkah percontohan dari waktu ke waktu.

Sequence diagram digunakan untuk menggambarkan arus pekerjaan, pesan yang sampaikan dan bagaimana elemen-elemen di dalamnya bekerja sama dari waktu ke waktu untuk mencapai suatu hasil.

1. Diagram kolaborasi menunjukkan informasi yang sama persis dengan diagram sekuensial, tetapi dalam bentuk dan tujuan yang berbeda. Sebagaimana diagram sekuensial, diagram kolaborasi digunakan untuk menampilkan aliran skenario tertentu di dalam use case. Jika diagram sekuensial disusun berdasrkan urutan waktu, diagram kolaborsi lebih berkonsentrasi pada hubungan antar obyek-obyek. 2. Collaboration diagram adalah perluasan dari objek dan diagram (objek diagram menunjukkan objek-objek dan hubungannya satu dengan yang lain).

Collaboration Diagram menunjukkan message-message objek yang dikirim satu sama lain dan juga menggambarkan interaksi antar objek seperti sequence diagram, tetapi lebih menekankan pada peran masing-masing objek dan bukan pada waktu penyampaian message. 3. Diagram Collaboration / kolaborasi adalah diagram yang mengelompokan message pada kumpulan diagram sekuen menjadi sebuah diagram. Dalam diagram kolaborasi yang dituliskan adalaha operasi atau metode yang dijalankan antara objek yang satu dengan objek yang lainnya secara keseluruhan.

Oleh karena itu dapat diambil dari jalannya interaksi pada semua diagram sekuen. Untuk menggambarkan objek dari sebuah diagram kolaborasi, dapat menggunakan pilihan Object. Dan untuk menghubungkan antar objek yang satu dengan objek yang lain digunakan Link. • Flow of eventnya sudah dibuat dan benar • Find the objects -> Object adalah member of class • Find the actor. • Add messages to the diagram (antar obyek memberi dan menerima informasi, termasuk aktor) • 1 usecase memiliki 1 sequence diagram • Dengan menggunakan tools kita bisa merubah sequence diagram ke collaboration atau sebaliknya (jadi cukup membuat 1 saja) -> rekomendasi membuat sequence, karena lebih mudah.

• ► 2015 (7) • ► August (7) • ▼ 2014 (35) • ▼ November (14) • Pengertian, Contoh, Bentuk Diagram, Persamaan Perb. • Wanita Manis tur Cantik Penembel Ban • Cara Mengcopy Semua Isi Postingan Blog Orang Lain • Manfaat dan Mukjizat Berpuasa Untuk Kesehatan • 10 Tempat Paling Romantis di Dunia • Mempercepat Koneksi Smartfren Serta Membuka Situs .

diagram yang menggambarkan persamaan dan perbedaan disebut Cara Membuat Kabel USB Extender Dengan Kabel UTP/Lan • Menulis Script pada Posting seperti pada Notepad++ • Beberapa Cara Memperbaiki Mouse Komputer Rusak • Mengatasi Eror Code HRESULT 0xc8000222 Saat Instal.

• Cara Menghilangkan Link Mengenai Saya dan Lihat Pr. • Cara Submit Sitemap Blogspot di Google Webmaster • Cara Upgrade Asus Zenfone 5 ke Kitkat 4.4.2 • Smartphone Asus Zenfone 5 • ► October (2) • ► September (2) • ► August (15) • ► July (1) • ► June (1) • ► 2013 (1) • ► November (1)
Daftar Isi • Pengertian UML • Jenis-jenis Diagram UML • 1.

Use Case Diagram yang menggambarkan persamaan dan perbedaan disebut • 2. Activity Diagram • 3. Package Diagram • 4. State Diagram • 5. Sequence Diagram • 6. Class Diagram (Class Diagram) • 7.

Communication Diagram • 8. Composite Structure Diagram • 9. Object Diagram • 10. Timing Diagram • 11. Component Diagram • 12. Deployment Diagram • 13. Interaction Overview Diagram Pengertian UML UML (Unified Modeling Language) adalah sebuah bahasa untuk menetukan, visualisasi, kontruksi, dan mendokumentasikan artifact (bagian dari informasi yang digunakan atau dihasilkan dalam suatu proses pembuatan perangkat lunak.

Artifact dapat berupa model, deskripsi atau perangkat lunak) dari system perangkat lunak, seperti pada pemodelan bisnis dan system non perangkat lunak lainnya. UML merupakan bahasa standar untuk penulisan blueprint software yang digunakan untuk visualisasi, spesifikasi, pembentukan dan pendokumentasian alat-alat dari sistem perangkat lunak.

Jenis-jenis Diagram UML 1. Use Case Diagram Use case adalah abstraksi dari interaksi antara system dan actor. Use case bekerja dengan cara mendeskripsikan tipe interaksi antara user sebuah system dengan sistemnya sendiri melalui sebuah cerita bagaimana sebuah system dipakai.

Diagram Use Case berguna dalam tiga hal : • Menjelaskan fasilitas yang ada (requirement) • Komunikasi dengan klien • Membuat test dari kasus-kasus secara umum Kelebihan: • Interaksi antara pengguna dan system lain dengan system yang akan di buat cukup tergambar dengan baik. • Penggambaran dengan sederhana membuat identifikasi kebutuhan dengan use case dapat dengan lebih mudah untuk dipahami.

diagram yang menggambarkan persamaan dan perbedaan disebut

• Pendekatan identifikasi kebutuhan dapat berdasarkan top down (keinginan dari manajemen level atas) maupun bottom up (keinginan pengguna akhir). • Dapat meng-include (memasukkan) fungsionalitas use case lain sebagai bagian dari proses dalam dirinya. • dapat di-include oleh lebih dari satu use case lain, sehingga duplikasi fungsionalitas dapat dihindari dengan cara menarik keluar fungsionalitas yang common. • Dapat meng-extend (memperpanjang) use case lain dengan behaviour-nya sendiri.

• Sementara hubungan generalisasi antar use case menunjukkan bahwa use case yang satu merupakan spesialisasi dari yang lain.

Kelemahan: • Kekurangan mengenai data masih kurang teridentifikasi dengan baik. Baca Juga: Pengertian Object Oriented Program, Class, Objek, dan Method 2. Activity Diagram Activity diagram menyediakan analis dengan kemampuan untuk memodelkan proses dalam suatu sistem informasi. Activity diagram dapat digunakan untuk alur kerja model, use case individual, atau logika keputusan yang terkandung dalam metode individual3.

Activity diagram juga menyediakan pendekatan untuk proses pemodelan paralel. Activity diagram lebih lanjut. Pada dasarnya, diagram aktifitas canggih dan merupakan diagram aliran data yang terbaru. Secara teknis, diagram aktivitas menggabungkan ide-ide proses pemodelan dengan teknik yang berbeda termasuk model acara, statecharts, dan Petri Nets.

Notasi yang digunakan dalam activity diagram adalah sebagai barikut: • Activity: Notasi yang menggambarkan pelaksanaan dari beberapa proses dalam aliran pekerjaan. • Transition: Notasi yang digunakan untuk memperlihatkan jalan aliran control dari activity ke activity. • Decision: Notasi yang menandakan kontro cabang aliran berdasarkan decision diagram yang menggambarkan persamaan dan perbedaan disebut.

• Synchronization bars: Aliran kerja notasi ini menandakan bahwa beberapa aktivitas dapat diselesaikan secara bersamaan (pararel).

diagram yang menggambarkan persamaan dan perbedaan disebut

3. Package Diagram Package diagram utamanya digunakan untuk mengelompokkan elemen diagram UML yang berlainan secara bersama-sama ke dalam tingkat pembangunan yang lebih tinggi yaitu berupa sebuah paket. Diagram paket pada dasarnya adalah diagram kelas yang hanya menampilkan paket, disamping kelas, dan hubungan ketergantungan, disamping hubungan khas yang ditampilkan pada diagram kelas.

Sebagai contoh, jika kita memiliki sistem pendaftaran untuk kantor dokter, mungkin masuk akal untuk kelompok kelas pasien dengan kelas sejarah medis pasien bersama-sama untuk membentuk paket kelas pasien. Selain itu, dapat berguna untuk membuat paket perawatan yang mengandung gejala penyakit, penyakit, dan obat-obatan khas yang diresepkan untuk mereka.

4. State Diagram State diagram menggambarkan urutan keadaan yang dilalui objek dalam suatu kelas, karena suatu kejadian menyababkan suatu perpindahan aktivitas/state.

State dari objek adalah penggolongan dari satu atau lebih nilai attribute pada kelas. Bersifat dinamis. Diagram state ini memperlihatkan statestate pada system, memuat state, transisi, event, serta aktifitas. Diagram ini terutama penting untuk memperlihatkan sifat dinamis dari antarmuka, kelas, kolaborasi dan terutama penting pada pemodelan system – system yang reaktif.

diagram yang menggambarkan persamaan dan perbedaan disebut

contoh :“Peminjaman Barang” • Seorang peminjam yang akan meminjam akan mengisi form peminjaman. • Sistem akan megecek keadaan barang. Barang tersebut tersedia apa tidak, atau barang tersebut dapat di pinjam atau tidak • Setelah barang tersedia, sistem akan memvalidasi persetujuan peminjaman barang dan menyerahkan barang kepada peminjam. • Sistem juga akan mencari informasi tentang barang yang akan dipinjam, maka akan dilakukan permintaan akan informasi barang.

• Jika informasi yang diterima masih kurang, akan dilakukan permintaan ulang sampai seluruh informasi yang dibutuhkan didapatkan. • Saat informasi sudah cukup, informasi tersebut akan diserahkan kepada peminjam barang tersebut. 5. Sequence Diagram yang menggambarkan persamaan dan perbedaan disebut Sequence diagram menjelaskan interaksi objek yang disusun berdasarkan urutan waktu. Secara mudahnya sequence diagram adalah gambaran tahap demi tahap yang seharusnya dilakukan untuk menghasilkan sesuatu sesuai dengan use case diagram.

Bersifat dinamis. Diagram urutan adalah interaksi yang menekankan pada pengiriman pesan (message) dalam suatu waktu tertentu. Sequence diagram menekankan penyusunan berbasis waktu untuk kegiatan yang dilakukan dengan satu set dari objek yang berkolaborasi. Sequence diagram sangat berguna dalam membantu analis, memahami spesifikasi real-time dan menggunakan kasus yang rumit (lihat di bawah). Diagram ini dapat diguanakan untuk mendeskripsikan baik secara fisik dan logis interaksi antara objek.

Pada contoh sequence diagram diatas digambarkan contoh use case investasi perdagangan. Pada diagram tersebut obyek yang berinteraksi adalah user, userinterface sistem, dan interface terhadap sistem eksternal.Pada diagram tersebut terlihat aliran secara umum,yakni : • User memilih account investment. • Kemudian, sistem akan mengirimkan pesan pada sistem investor untukmelakukan query harga saham dari investasi pada account user.

• Sistem akan menampilkan harga saham pada account investasi user. • User memilih investasi dan jumlah saham yang akan dijual. • Sistem akan mengirimkan pesan kepada sistem investor untukmenyampaikan permintaan untuk menjual saham yang telah ditentukan oleh user.

6. Class Diagram (Class Diagram) Class adalah dekripsi kelompok obyek-obyek dengan property, perilaku (operasi) dan relasi yang sama. Sehingga dengan adanya class diagram dapat memberikan pandangan global atas sebuah system. Hal tersebut tercermin dari class- class yang ada dan relasinya satu dengan yang lainnya. Sebuah sistem biasanya mempunyai beberapa class diagram. Class diagram sangat membantu dalam visualisasi struktur kelas dari suatu system.

Bersifat statis. Diagram ini memperlihatkan himpunan kelas-kelas, antarmuka, kolaborasi-kolaborasi, serta relasi-relasi. Diagram ini umum dijumpai pada pemodelan system berorientasi objek. Kelas Diagram berfungsi untuk menjelaskan tipe dari object sistem dan hubungannya dengan object yang lain.

diagram yang menggambarkan persamaan dan perbedaan disebut

Object adalah nilai tertentu dari setiap attribute kelas entity. Pada penggambaran kelas diagram ada dikenal dengan kelas analisis yaitu kelas ber-stereotype. Tapi yang biasanya dipakai adalah kelas diagram tanpa stereotype. Kelemahan: • Sulit untuk penentuan antara atribut atau kelas, sering terjadi kesalahan • Pengimplementasian struktur data sukar dilakukan Class memiliki 3 area pokok : • Name (dan stereotype); • Attribute; • Method.

Penjelasan dari gambar di atas yaitu class pegawai memiliki hubungan langsung dengan slass department, class pelanggan memiliki keteterhubungan langsung dengan class transaksi, class transaksi tidak akan bisa tanpa adanya class departemen, begitu pun class produk yang dapat terbentuk tanpa adanya class transaksi, lalu class perlengkapan, makanan dan minuman dihungungkan menggunakan generalisasi ke class produk.

Baca juga: Penjelasan Rinci Use Case Diagram 7. Communication Diagram Communication diagram menggambarkan interaksi antar objek seperti sequence diagram, tetapi lebih menekankan pada peran masing-masing objek. Setiap message memiliki sequence number, dimana message dari level tertinggi memiliki Nomor 1.

diagram yang menggambarkan persamaan dan perbedaan disebut

Diagram membawa informasi yang sama dengan diagram Sequence, tetapi lebih memusatkan atau memfokuskan pada kegiatan obyek dari waktu pesan itu dikirimkan. Contoh : Diagram Collaboration “Pemesanan kamar di Hotel” 8. Composite Structure Diagram Diagram struktur komposit adalah diagram yang menunjukan struktur internal classifier, termasuk poin interaksinya ke bagian lain dari system. Hal ini menunjukkan konfigurasi dan hubungan bagian, yang bersama-sama melakukan perilaku classifier.

Diagram struktur komposit merupakan jenis diagram struktur yang statis dalam UML, yang menggambarkan struktur internal kelas dan kolaborasi. Struktur komposit dapat digunakan untuk menjelaskan: • Struktur dari bagian-bagian yang saling berkaitan; • Run-time struktur yang saling berhubungan.

9. Object Diagram Object diagram merupakan sebuah gambaran tentang objek-objek dalam sebuah system pada satu titik waktu. Karena lebih menonjolkan perintah-perintah dari pada class, object diagram lebih sering disebut sebagai sebuah diagram perintah.

Object diagram sangat mirip dengan diagram kelas. Perbedaan utama adalah bahwa diagram objek menggambarkan objek dan hubungan mereka.

Tujuan utama dari diagram objek adalah untuk memungkinkan analis untuk mengungkap rincian tambahan kelas. Dalam beberapa kasus, pernyataan variabel dari sebuah class diagram dapat membantu pengguna atau analis dalam menemukan atribut tambahan yang relevan, hubungan, dan atau operasi, atau mungkin menemukan bahwa beberapa atribut, hubungan, atau operasi yang salah tempat.

Bersifat statis. Diagram ini mempelihatkan objek-objek serta relasi-relasi antar objek. Diagram objek memperlihatkan instansiasi statis dari segala sesuatu yang dijumpai pada diagram kelas. 10. Timing Diagram Memperlihatkan interaksi ketika tujuan utama diagram adalah waktu. Menggambarkan perubahan dalam state atau kondisi dari pengelompokkaninstance atau tugas berlebihan. Biasanya dipakai untuk memperlihatkan perubahan dalam state objectberlebihan dalam merespon ke external events.

Dipakai untuk memperlihatkan perilaku dari sebuah/ beberapa object melaluiperiode waktu. Ada 2 jenis Timing diagram yaitu • Concise/simple notation: Dipakai untuk mengeksplorasi sebuah/beberapa object melalui periode waktu • Robust notation Diagram tersebut akan menjadi ideal ketika kita mampu menyeimbangkan ke-6 elemen yang ada, bukan menariknya ke satu atau dua arah saja.

Tiap orang biasanya punya satu elemen yang dominan, tinggal bagaimana mengoptimalkan elemen-elemen yang lain saja. 11.

Component Diagram Diagram ini bila dikombinasikan dengan diagram penyebaran dapat digunakan untuk menggambarkan distribusi fisik dari diagram yang menggambarkan persamaan dan perbedaan disebut perangkat lunak melalui jaringan. Misalnya, ketika merancang sistem client-server, hal ini berguna untuk menunjukkan mana kelas atau paket kelas akan berada pada node klien dan mana yang akan berada di server.

Diagram komponen juga dapat berguna dalam merancang dan mengembangkan sistem berbasis komponen. Karena berfokus pada analisis sistem berorientasi objek dan desain. 12. Deployment Diagram Deployment diagram menggambarkan detail bagaimana komponen di deploy dalam infrastruktur system, dimana komponen akan terletak (pada mesin, server atau piranti keras), bagaimana kemampuan jaringan pada lokasi tersebut, spesifikasi server, dan hal-hal lain yang bersifat fisikal.

Hubungan antar node ( misalnya TCP/IP) dan requirement dapat juga didefinisikan dalam diagram ini. 13. Interaction Overview Diagram Interaction Overview Diagram adalah pecangkolan secara bersama antara activity diagram dengan sequence diagram. Interaction Overview Diagram dapat dianggap sebagai activity diagram dimana semua aktivitas diganti dengan sedikit sequence diagram, atau bisa juga dianggap sebagai sequence diagram yang dirincikan dengan notasi activity diagram yang digunakan untuk menunjukkan aliran pengawasan.

diagram yang menggambarkan persamaan dan perbedaan disebut

Category: Metode Perancangan Berbasis Objek Tag: Diagram UML, Jenis-Jenis Diagram UML
Perbedaan Utama - ER vs EER Diagram Perbedaan utama antara diagram ER dan EER adalah bahwa Diagram ER adalah representasi visual dari data diagram yang menggambarkan persamaan dan perbedaan disebut didasarkan pada model ER, dan ini menggambarkan bagaimana entitas terkait satu sama lain dalam database.

Diagram EER adalah representasi visual dari data, berdasarkan model EER yang merupakan perpanjangan dari model original entity-relationship (ER). Sebelum memasukkan data ke dalam basis data, basis data harus dirancang.

Diagram ER digunakan untuk merancang basis data. Ini didasarkan pada model hubungan entitas. Model hubungan Entity adalah model yang digunakan untuk merancang dan mewakili hubungan antara data. Dengan kompleksitas data, model ER dikembangkan lebih lanjut. Ini dikenal sebagai Enhanced ER Model. Diagram EER didasarkan pada Model ER yang Ditingkatkan. ISI 1.

Ikhtisar dan Perbedaan Utama 2. Apa itu ER Diagram 3. Apakah Diagram EER itu? 4. Kesamaan Antara Diagram ER dan EER 5. Perbandingan Berdampingan - ER vs Diagram EER dalam Bentuk Tabular 6. Ringkasan Apa itu ER Diagram? Diagram ER mewakili hubungan antara entitas yang berbeda. Entitas, atribut dan hubungan adalah komponen umum dari diagram ER.

Entitas adalah objek dunia nyata. Dalam database Sekolah, bisa ada entitas seperti Mahasiswa, Dosen, Kursus, dll. Jika Siswa adalah entitas, seluruh dataset Siswa disebut entitas yang ditetapkan. Beberapa entitas mungkin bergantung pada entitas lain.

Entitas semacam itu dikenal sebagai entitas yang lemah. Entitas terkait satu sama lain dengan hubungan. Ketika satu instance dari entitas dikaitkan dengan satu instance dari entitas lain, itu disebut hubungan satu ke satu.

Ada satu manajer untuk suatu departemen. Jadi, ini adalah hubungan 1: 1. Ketika satu instance dari entitas dikaitkan dengan banyak instance dari entitas lain, itu dikenal sebagai hubungan satu ke banyak (1: M). Di sebuah departemen, mungkin ada beberapa karyawan, tetapi seorang karyawan berada dalam satu departemen. Jadi, itu adalah hubungan 1: M. Ketika banyak instance dari entitas dikaitkan dengan banyak instance dari entitas lain, itu disebut sebagai hubungan satu ke banyak (M: N).

Seorang karyawan dapat bekerja di banyak proyek. Juga, mungkin ada banyak karyawan dalam satu proyek. Ini adalah hubungan M: N. 1: 1, 1: M dan M: N adalah hubungan biner. Ketika suatu entitas terkait dengan dirinya sendiri, itu adalah hubungan rekursif. Hubungan derajat tiga adalah hubungan terner.

Setiap entitas memiliki properti yang menggambarkannya. Mereka dikenal sebagai atribut. Entitas Siswa dapat memiliki atribut seperti student_id, nama, date_of_birth, nomor telepon. Setiap entitas berisi atribut kunci yang membantu membedakan setiap catatan dalam database. Dalam entitas Siswa, student_id dapat dianggap sebagai atribut kunci karena membantu mengidentifikasi setiap pembacaan secara unik. Beberapa atribut dapat diturunkan dari atribut lainnya. Atribut usia dapat diturunkan oleh atribut data_of_birth.

Oleh karena itu, diagram yang menggambarkan persamaan dan perbedaan disebut adalah atribut turunan. Jika Siswa memiliki beberapa nomor telepon, atribut nomor telepon dapat dianggap sebagai atribut yang bernilai banyak. Atribut nama dapat dibagi menjadi beberapa atribut seperti nama depan dan nama belakang. Maka itu adalah atribut gabungan.

Lihat diagram ER di bawah ini, Gambar 01: Diagram ER Dosen adalah suatu entitas. Ini memiliki id dan atribut khusus. Id adalah atribut kunci. Dosen melakukan kursus. Perilaku adalah hubungan antara Dosen dan Kursus. Suatu hubungan dilambangkan dengan bentuk berlian.

diagram yang menggambarkan persamaan dan perbedaan disebut

Atribut kunci dari entitas Kursus adalah kode kursus. Suatu Proyek tergantung pada Kursus. Oleh karena itu, Proyek adalah entitas yang lemah. Hubungan antara Kursus dan Proyek juga lemah. Entitas yang lemah diwakili oleh beberapa kotak persegi panjang ganda.

Proyek ini dikerjakan oleh Siswa. Atribut kunci dari Student adalah id. Siswa dapat memiliki beberapa telepon, jadi itu adalah atribut multi-nilai. Atribut nama selanjutnya dibagi menjadi nama depan dan nama belakang.

Jadi, namanya adalah atribut gabungan. Dosen melakukan banyak kursus, dan Dosen mengawasi banyak proyek, sehingga mereka adalah hubungan satu ke banyak (1: M).

Satu Kursus memiliki satu Proyek, dan proyek dilakukan oleh satu siswa. Karena itu, mereka adalah hubungan satu lawan satu (1: 1). Apa itu Diagram EER?

Ketika aplikasi menjadi kompleks, model ER tradisi tidak cukup untuk menggambar diagram yang canggih. Oleh karena itu, model ER dikembangkan lebih lanjut. Ini dikenal sebagai diagram Enhanced ER. Ada tiga konsep yang ditambahkan ke model ER yang ada dalam Enhanced ER diagram (EER). Itu adalah generalisasi, spesialisasi dan agregasi. Dalam generalisasi, entitas level yang lebih rendah dapat digabungkan untuk menghasilkan entitas level yang lebih tinggi. Spesialisasi adalah kebalikan dari generalisasi.

Dalam spesialisasi, entitas tingkat tinggi dapat dibagi menjadi entitas tingkat bawah. Agregasi adalah proses ketika hubungan antara dua entitas diperlakukan sebagai entitas tunggal. Gambar 02: Generalisasi dan Spesialisasi Menurut diagram ER di atas, entitas Mahasiswa dan Dosen adalah entitas Person. Ketika bergerak dari bawah ke atas, menggeneralisasi entitas Mahasiswa dan Dosen ke entitas Orang.

Ini adalah pendekatan dari bawah ke atas. Ketika bergerak dari atas ke bawah, entitas Orang dapat lebih dikhususkan ke dalam Mahasiswa dan Dosen.

Ini adalah pendekatan top down. Atribut nama dan kota Person milik entitas Mahasiswa dan entitas Dosen. Entitas Mahasiswa memiliki atribut student_id sendiri, dan entitas Dosen memiliki lecturer_id. Contoh agregasi adalah sebagai berikut. Gambar 03: Agregasi Menurut diagram ER di atas, hubungan antara Pusat Ujian dan Ujian bersama-sama bertindak sebagai entitas. Seluruh entitas ini memiliki hubungan dengan entitas Siswa.

Ketika Siswa mengunjungi pusat Ujian, ia akan menanyakan tentang pusat dan ujian. Karena itu, ketika hubungan antara dua entitas diperlakukan sebagai entitas tunggal, itu adalah agregasi. Apa Kesamaan Antara Diagram ER dan EER? • Kedua diagram ER dan EER dapat digunakan untuk merancang basis diagram yang menggambarkan persamaan dan perbedaan disebut. Apa Perbedaan Antara Diagram ER dan EER? ER vs Diagram EER Diagram ER adalah representasi visual dari data yang didasarkan pada model ER, dan ini menggambarkan bagaimana entitas terkait satu sama lain dalam database.

Diagram EER adalah representasi visual dari data, berdasarkan model EER yang merupakan perpanjangan dari model original entity-relationship (ER). Model Diagram ER didasarkan pada model ER. Diagram EER didasarkan pada model EER. Ringkasan - ER vs EER Diagram Basis data dapat dirancang menggunakan diagram ER.

Diagram EER adalah diagram ER yang disempurnakan. Ada fitur tambahan di EER daripada diagram ER asli.

Diagram ER adalah representasi visual dari data yang didasarkan pada model ER, dan ini menggambarkan bagaimana entitas terkait satu sama lain dalam database. Diagram EER adalah representasi visual dari data, berdasarkan model EER yang merupakan perpanjangan dari model original entity-relationship (ER). Itulah perbedaan antara diagram ER dan EER.

Referensi: 1. "Bekerja dengan Diagram ER." Membuat Representasi Diagram ER di DBMS - Malam studi. Tersedia disini 2. "Model ER yang Ditingkatkan." Generalisasi, Spesialisasi dan Agregasi dalam Model ER - Malam studi. Tersedia disiniDiagram interaksi menunjukan langkah-langkah kerja sama obyek-obyek di dalam use case. Obyek apa saja yang dibutuhkan untuk aliran, pesan apa saja yang obyek kirim ke obyek lainnya, dan urutan pesan-pesan yang dikirmkan. Misalkan dalam proses apotik, kita memiliki beberapa alternativ aliran untuk use case “ menjual obat dengan resep”.

Sehingga, kita memiliki beberapa diagram interaksi untuk satu use case ini. Demikian juga kita memiliki beberapa diagram tambahan yang disebut aliran alternatif, antara lain : apa yang terjadi ketika obat yang diinginkan pelanggan tidak ada dalam stok, apa yang terjadi ketika petugas memilih mencetak salinan resep, dan apa yang terjadi jika ada kesalahan dalam proses pencetakan salinan resep.

Semua sekenario yang berbeda tersebut didokumentasikan di dalam suatu diagram interaksi. 1. Diagram sekuensial atau sequence diagram digunakan untuk menunjukkan aliran fungsionalitas dalam use case. Diagram sekuensial adalah diagram yang disusun berdasarkan urutan waktu. Kita membaca diagram sekuensial dari atas ke bawah. Setiap diagram sekuensial mempresentasikan suatu aliran dari beberapa aliran di dalam use case. Kita dapat membaca diagram ini dengan memperhatikan obyek-obyek dan pesan-pesan yang ada di diagram.

Obyek yang terlibat dalam aliran ditunjukkan dengan bujur sangkar yang ada di atas diagram. 2. Sequence diagram adalah suatu diagram yang menggambarkan interaksi antar obyek dan mengindikasikan komunikasi diantara obyek-obyek dan mengindikasikan komunikasi diantara obyek-obyek tersebut. Diagram ini juga menunjukkan serangkaian pesan yang dipertukarkan oleh obyek-obyek yang melakukan suatu tugas atau aksi tertentu.

Obyek-obyek tersebut kemudian diurutkan dari kiri ke kanan, aktor yang menginisiasi interaksi biasanya ditaruh di paling kiri dari diagram. Pada diagram ini, diagram yang menggambarkan persamaan dan perbedaan disebut vertikal merepresentasikan waktu. Bagian paling atas dari diagram menjadi titik awal dan waktu berjalan ke bawah sampai dengan bagian dasar dari diagram.

Garis Vertical, disebut lifeline, dilekatkan pada setiap obyek atau aktor. Kemudian diagram yang menggambarkan persamaan dan perbedaan disebut tersebut digambarkan menjadi kotak ketika obyek melakukan suatu operasikotak tersebut disebut activationbox. Obyek dikatakan mempunyai live activation pada saat tersebut. Pesan yang dipertukarkan antar obyek digambarkan sebagai sebuah anak panah antara activation box pengirim dan penerima.

Kemudian diatasnya diberikan label pesan. 3. Suatu sequence diagram adalah suatu penyajian perilaku yang tersusun sebagai rangkaian langkah-langkah percontohan dari waktu ke waktu. Sequence diagram digunakan untuk menggambarkan arus pekerjaan, pesan yang sampaikan dan bagaimana elemen-elemen di dalamnya bekerja sama dari waktu ke waktu untuk mencapai suatu hasil.

1. Diagram yang menggambarkan persamaan dan perbedaan disebut kolaborasi menunjukkan informasi yang sama persis dengan diagram sekuensial, tetapi dalam bentuk dan tujuan yang berbeda. Sebagaimana diagram sekuensial, diagram kolaborasi digunakan untuk menampilkan aliran skenario tertentu di dalam use case.

Jika diagram sekuensial disusun berdasrkan urutan waktu, diagram kolaborsi lebih berkonsentrasi pada hubungan antar obyek-obyek. 2. Collaboration diagram adalah perluasan dari objek dan diagram (objek diagram menunjukkan objek-objek dan hubungannya satu dengan yang lain).

Collaboration Diagram menunjukkan message-message objek yang dikirim satu sama lain dan juga menggambarkan interaksi antar objek seperti sequence diagram, tetapi lebih menekankan pada peran masing-masing objek dan bukan pada waktu penyampaian message. 3. Diagram Collaboration / kolaborasi adalah diagram yang mengelompokan message pada kumpulan diagram sekuen menjadi sebuah diagram.

Dalam diagram kolaborasi yang dituliskan adalaha operasi atau metode yang dijalankan antara objek yang satu dengan objek yang lainnya secara keseluruhan.

Oleh karena itu dapat diambil dari jalannya interaksi pada semua diagram sekuen. Untuk menggambarkan objek dari sebuah diagram kolaborasi, dapat menggunakan pilihan Object. Dan untuk menghubungkan antar objek yang satu dengan objek yang lain digunakan Link.

• Flow of eventnya sudah dibuat dan benar • Find the objects -> Object adalah member of class • Find the actor. • Add messages to the diagram (antar obyek memberi dan menerima informasi, termasuk aktor) • 1 usecase memiliki 1 sequence diagram • Dengan menggunakan tools kita bisa merubah sequence diagram ke collaboration atau sebaliknya (jadi cukup membuat 1 saja) -> rekomendasi membuat sequence, karena lebih mudah.

• ► 2015 (95) • ► September (3) • ► August (16) • ► July (9) • ► June (14) • ► May (10) • ► April (15) • ► March (3) • ► February (6) • ► January (19) • ▼ 2014 (391) • ► December (6) • ▼ November (23) • Batu Akik Permata Menurut Bulan Kelahiran atau Bir.

• Cara Membuat Akun Adsense Non Hosted atau Full App. • 3 Faktor SEO Onpage paling penting • Cara Membuat Widget Multi Tab View di Blog • Pengertian, Contoh, Bentuk Diagram, Persamaan Perb.

• Wanita Manis tur Cantik Penembel Ban • Cara Mengcopy Semua Isi Postingan Blog Orang Lain • Manfaat dan Mukjizat Berpuasa Untuk Kesehatan • 10 Tempat Paling Romantis di Dunia • Mempercepat Koneksi Smartfren Serta Membuka Situs .

• Cara Membuat Kabel USB Extender Dengan Kabel UTP/Lan • Menulis Script pada Posting seperti pada Notepad++ • Beberapa Cara Memperbaiki Mouse Komputer Rusak • Mengatasi Eror Code HRESULT 0xc8000222 Saat Instal. • Cara Menghilangkan Link Mengenai Saya dan Lihat Pr. • Cara Submit Sitemap Blogspot di Google Webmaster • Cara Menambah Banyak Trafik Pengunjung Blog Dengan.

• Jasa SEO Terbaik Itu Cirinya Seperti Apa?. • Cara Upgrade Asus Zenfone 5 ke Kitkat 4.4.2 • Cara Upgrade Asus Zenfone 5 ke Kitkat 4.4.2 • Smartphone Asus Zenfone 5 • Smartphone Asus Zenfone 5 • Optimasi Onpage dan Backlink Buruk Tapi Tetap Rank. • ► October (10) • ► September (10) • ► August (65) • ► July (67) • ► June (22) • ► May (14) • ► April (31) • ► March (44) • ► February (35) • ► January (64) • ► 2013 (140) • ► December (22) • ► November (10) • ► October (3) • ► September (6) • ► August (10) • ► July (23) • ► June (9) • ► May (5) • ► April (16) • ► March (18) • ► February (6) • ► January (12) • ► 2012 (109) • ► December (7) • ► November (17) • ► October (17) • ► September (7) • ► August (7) • ► July (6) • ► June (13) • ► May (13) • ► April (4) • ► March (12) • ► January (6)
Diagram interaksi menunjukan langkah-langkah kerja sama obyek-obyek di dalam use case.

Obyek apa saja yang dibutuhkan untuk aliran, pesan apa diagram yang menggambarkan persamaan dan perbedaan disebut yang obyek kirim ke obyek lainnya, dan urutan pesan-pesan yang dikirmkan.

diagram yang menggambarkan persamaan dan perbedaan disebut

Misalkan dalam proses apotik, kita memiliki beberapa alternativ aliran untuk use case “ menjual obat dengan resep”. Sehingga, kita memiliki beberapa diagram interaksi untuk satu use case ini. Demikian juga kita memiliki beberapa diagram tambahan yang disebut aliran alternatif, antara lain : apa yang terjadi ketika obat yang diinginkan pelanggan tidak ada dalam stok, apa yang terjadi ketika petugas memilih mencetak salinan resep, dan apa yang terjadi jika ada kesalahan dalam proses pencetakan salinan resep.

Semua sekenario yang berbeda tersebut didokumentasikan di dalam suatu diagram interaksi. 1. Diagram sekuensial atau sequence diagram digunakan untuk menunjukkan aliran fungsionalitas dalam use case.

Diagram sekuensial adalah diagram yang disusun berdasarkan urutan waktu. Kita membaca diagram sekuensial dari atas ke bawah. Setiap diagram sekuensial mempresentasikan suatu aliran dari beberapa aliran di dalam use case. Kita dapat membaca diagram ini dengan memperhatikan obyek-obyek dan pesan-pesan yang ada di diagram. Obyek yang terlibat dalam aliran ditunjukkan dengan bujur sangkar yang ada di atas diagram. 2. Sequence diagram adalah suatu diagram yang menggambarkan interaksi antar obyek dan mengindikasikan komunikasi diantara obyek-obyek dan mengindikasikan komunikasi diantara obyek-obyek tersebut.

Diagram ini juga menunjukkan serangkaian pesan yang dipertukarkan oleh obyek-obyek yang melakukan suatu tugas atau aksi tertentu.

Obyek-obyek tersebut kemudian diurutkan dari kiri ke kanan, aktor yang menginisiasi interaksi biasanya ditaruh di paling kiri dari diagram. Pada diagram ini, dimensi vertikal merepresentasikan waktu. Bagian paling atas dari diagram menjadi titik awal dan waktu berjalan ke bawah sampai dengan bagian dasar dari diagram. Garis Vertical, disebut lifeline, diagram yang menggambarkan persamaan dan perbedaan disebut pada setiap obyek atau aktor. Kemudian ,lifeline tersebut digambarkan menjadi kotak ketika obyek melakukan suatu operasikotak tersebut disebut activationbox.

Obyek dikatakan mempunyai live activation pada saat tersebut. Pesan yang dipertukarkan antar obyek digambarkan sebagai sebuah anak panah antara activation box pengirim dan penerima. Kemudian diatasnya diberikan label pesan. 3. Suatu sequence diagram adalah suatu penyajian perilaku yang tersusun sebagai rangkaianlangkah-langkah percontohan dari waktu ke waktu. Sequence diagram digunakan untuk menggambarkan arus pekerjaan, pesan yang sampaikan dan bagaimana elemen-elemen di dalamnya bekerja sama dari waktu ke waktu untuk mencapai suatu hasil.

1. Diagram kolaborasi menunjukkan informasi yang sama persis dengan diagram sekuensial, tetapi dalam bentuk dan tujuan yang berbeda. Sebagaimana diagram sekuensial, diagram kolaborasi digunakan untuk menampilkan aliran skenario tertentu di dalam use case. Jika diagram sekuensial disusun berdasrkan urutan waktu, diagram kolaborsi lebih berkonsentrasi pada hubungan antar obyek-obyek. 2. Collaboration diagram adalah perluasan dari objek dan diagram (objek diagram menunjukkan objek-objek dan hubungannya satu dengan yang lain).

Collaboration Diagram menunjukkan message-message objek yang dikirim satu sama lain dan juga menggambarkan interaksi antar objek seperti sequence diagram, tetapi lebih menekankan pada peran masing-masing objek dan bukan pada waktu penyampaian message. 3. Diagram Collaboration / kolaborasi adalah diagram yang mengelompokan message pada kumpulan diagram sekuen menjadi sebuah diagram. Dalam diagram kolaborasi yang dituliskan adalaha operasi atau metode yang dijalankan antara objek yang satu dengan objek yang lainnya secara keseluruhan.

Oleh karena itu dapat diambil dari jalannya interaksi pada semua diagram sekuen. Untuk menggambarkan objek dari sebuah diagram kolaborasi, dapat menggunakan pilihan Object. Dan untuk menghubungkan antar objek yang diagram yang menggambarkan persamaan dan perbedaan disebut dengan objek yang lain digunakan Link. • Flow of eventnya sudah dibuat dan benar • Find the objects -> Object adalah member of class • Find the actor. • Add messages to the diagram (antar obyek memberi dan menerima informasi, termasuk aktor) • 1 usecase memiliki 1 sequence diagram • Dengan menggunakan tools kita bisa merubah sequence diagram ke collaboration atau sebaliknya (jadi cukup membuat 1 saja) -> rekomendasi membuat sequence, karena lebih mudah.

diagram yang menggambarkan persamaan dan perbedaan disebut

Ada banyak kesamaan antara diagram komunikasi dan diagram urutan dalam hal informasi yang mereka tunjukkan, namun karena bagaimana setiap diagram menyajikan informasi, satu diagram mungkin lebih baik dalam menyampaikan atau menekankan informasi spesifik dari yang lain. Diagram komunikasi menggunakan penataan bentuk benda atau bagian sistem secara bebas. Hal ini dapat dibandingkan dengan bagaimana kelas dan objek diletakkan di kelas UML dan diagram objek.

diagram yang menggambarkan persamaan dan perbedaan disebut

Diagram yang menggambarkan persamaan dan perbedaan disebut interaksi antara objek atau bagian dari sistem ditunjukkan dan diberi label untuk menunjukkan urutan kronologis kejadiannya. Penataan bentuk benda bebas cocok untuk menampilkan interaksi sequencing di ruang yang lebih kompak, memungkinkan analis untuk menempatkan objek yang memiliki jumlah interaksi tertinggi satu sama lain satu sama lain.

Ini adalah keuntungan dari diagram komunikasi di atas diagram urutan. Sementara menampilkan hampir semua informasi yang sama sebagai diagram urutan, diagram komunik Deskripsi dari Use Case Setelah berhasil men define Use Case tahap selanjutnya adalah masing masing dari Use Case tersebut akan di Breakdown serta akan dijelaskan lebih detail menggunakan diagram yang bernama Use Case Description.

Use Case Description adalah salah satu dari diagram UML yang bertujuan untuk memberikan gambaran umum tentang fungsionalitas suatu proses bisnis yang didalamnya melibatkan sebuah sistem. Di dalam Use Case Description sendiri terdapat beberapa elemen-elemen antara lain 1.

Overview Information Elemen ini menyediakan basic information dari sebuah use case. Dimana informasi yang di berikan mencakup : Use case name : Berisikan informasi tentang nama use case yang akan didetailkan. Use case ID : Berisikan kode unik dari tiap use case yang ada, biasanya merupakan urutan dari use case. Importance level : Berisikan informasi tentang seberapa penting atau Crit

Statistika: Penyajian Data Diagram Batang, Diagram Lingkaran, Histogram, Ogiv




2022 www.videocon.com