Kasus pemukulan perawat siloam

kasus pemukulan perawat siloam

Foto : Sidang perdana kasus penganiayaan perawat siloam sriwijaya yang digelar di Pengadilan Negeri Palembang, Kamis (10/6/2021). (SHINTA ANGRAINI/TRIBUNSUMSEL.COM) Kasus menghebohkan penganiayaan terhadap seorang perawat rumah sakit Siloam Sriwijaya yang dilakukan oleh pasiennya kini memasuki tahap persidangan.

Terdakwa Jason Tjakrawinata (38) menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Palembang dengan Eddy Cahyono SH MH sebagai ketua Majelis hakim, Kamis (10/6/2021). Dalam dakwaannya, JPU Kejari Palembang Ursulla Dewi SH MH menyatakan bahwa terdakwa didakwa melanggar pasal 351 ayat 1 KUHP tentang penganiayaan. "Bahwa terdakwa memenuhi unsur-unsur tindak pidana penganiayaan," ujar JPU dalam sidang virtual tersebut.

Dilansir dari situs resmi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Palembang, dijelaskan bahwa terdakwa Jason Tjakrawinata pada hari Kamis tanggal 15 April 2021 sekira pukul 13.40 WIB bertempat disalah satu rumah sakit swasta di Jalan POM IX, telah kasus pemukulan perawat siloam pemukulan penganiayaan secara sengaja pada salah seorang perawat berinisial CR. HOME • • Y20 INDONESIA • RAMADANSATU • NASIONAL • Hukum • Nusantara • Sosial • Pendidikan • Lingkungan • Hankam • POLITIK • DUNIA • Asia • Amerika • Eropa • Timur Tengah • Afrika • MEGAPOLITAN • Pelayanan Publik • Aktualitas • Hukum & Kriminalitas • EKONOMI • Makro • Pasar Modal • Bisnis • Bank • Properti • Infrastruktur • FOKUS • LAINNYA • BOLA • Inggris • Spanyol • Italia • UEFA • Indonesia • Internasional • MOTOGP 2022 • OTOMOTIF • Mobil • Motor • Tips Otomotif • OLAHRAGA • Bulutangkis • Basket • Tenis • Motogp • F-1 • Tinju • Lainnya • GAYA HIDUP • Kuliner • Wisata • Mode • HIBURAN • Film • Musik • Seleb • Seni • KESEHATAN • Aktualitas Kesehatan • Tips • DIGITAL • Digital Life • Gadget • Sains • BERITA GRAFIK • PEMDA • Kota Semarang • Provinsi Jateng • FIGUR • OPINI Palembang, Beritasatu.com - Polisi mengungkapkan kronologi kasus penganiayaan yang dilakukan tersangka Jason Tjakrawinata (38) terhadap perawat Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang Christina Ramauli Simatupang (28).

Penganiayaan tersebut dilakukan di Kamar 6026, Lantai 6 Rumah Sakit Siloam Sriwijaya, Jalan POM IX Komplek PSX Mall Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (17/4/2021). Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Komisaris Besar Polisi Supriadi mengatakan, perkara itu bermula ketika korban selaku perawat mencabut infus anak pelaku karena sudah diperbolehkan pulang setelah sebelumnya dirawat di RS Siloam.

BACA JUGA Kekerasan terhadap Perawat, Siloam Hospitals Kasus pemukulan perawat siloam ke Kepolisian "Setelah korban mencabut infus dari tangan anak pelaku, korban sempat berkata kepada istri pelaku -ibu korban- 'Jangan dulu digendong bu, nanti berdarah'. Namun, saat itu istri pelaku langsung menggendong anaknya," ujar Supriadi, Sabtu (17/4/2021). Dikatakan Supriadi, ketika istri pelaku menggendong, tangan anaknya berdarah.

kasus pemukulan perawat siloam

Kemudian, istrinya menelepon pelaku yang saat itu tidak berada di kamar rawat inap. "Tak lama pelaku masuk ke dalam kamar rawat inap dan langsung marah-marah kepada korban, kemudian memukul korban," ungkapnya. Supriadi menyampaikan, melihat korban dipukul, teman korban berusaha melerai.

Namun pelaku masih memukuli korban. "Melihat pelaku emosi, salah satu teman korban sempat merekam perbuatan pelaku, namun pelaku langsung merampas handphone dan membantingnya ke lantai," katanya. Menurut Supriadi, pelaku semakin emosi dan meminta korban untuk bersujud meminta maaf kepada pelaku. "Saat korban sedang bersujud, pelaku menendang perut korban," ucapnya.

BACA JUGA Kapolda Sumsel: Terduga Penganiaya Perawat Siloam Sudah Ditangkap Selanjutnya, datang saksi seorang anggota Polri yang kebetulan sedang menjaga istrinya yang sakit.

kasus pemukulan perawat siloam

Saksi itu bersama sekuriti akhirnya melerai pelaku. "Korban kemudian melaporkan kejadian ini ke Polrestabes Palembang," jelasnya. Polisi kemudian menangkap Jason dikediamannya, dan menetapkannya sebagai tersangka. Barang bukti yang disita satu kaos lengan pendek warna merah, satu topi warna putih, dan satu ponsel warna biru.

"Pasal yang dilanggar Pasal 351 KUHP, ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan penjara," tandasnya. Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini Sumber: BeritaSatu.com
ERROR: The request could not be satisfied 403 ERROR The request could not be satisfied. Request blocked.

kasus pemukulan perawat siloam

We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation.

kasus pemukulan perawat siloam

Generated by cloudfront (CloudFront) Request ID: xhVXWeBvdnX4e8fp4fNgZk8KNf5r4uQuvxaPCGNY_ygH5NLqzuiJMw== Merdeka.com - Viral video seorang pria melakukan penganiayaan terhadap tenaga medis di sebuah rumah sakit.

Korban diketahui merupakan perawat di RS Siloam Sriwijaya Palembang. Penganiayaan oleh ayah pasien itu diduga dilatarbelakangi masalah infus. Korban, Christina Ramauli (28), sudah sujud minta maaf namun malah ditendang dan dianiaya oleh pelaku inisial TJ. BACA JUGA: VIDEO: Rekaman CCTV Wakil Ketua DPRD Lutim dan Sopirnya Diduga Aniaya Petugas SPBU Tak Terima Ditagih Utang Beras, Sersan TNI Pukul Wanita Pakai Sekop Plastik Penyidik Satreskrim tengah melakukan persiapan untuk memanggil para saksi dan terlapor memberikan keterangan.

"Laporannya masuk kemarin, penyidik mulai menyelidikinya," ungkap Abdullah, Jumat (16/4).

kasus pemukulan perawat siloam

Dari informasi yang diterimanya, penganiayaan diawali ketika terlapor bermaksud menjemput anaknya yang sakit di RS itu. Terlapor emosi mengetahui tangan anaknya berdarah setelah jarum infus dilepas oleh pelapor. "Pelapor bersama perawat lain datang setelah dipanggil terlapor.

Pelapor meminta maaf tapi wajahnya dipukul terlapor," kata dia. BACA JUGA: Tahanan Kasus BBM Tewas Dihajar di Sel Polres Kutai Barat, 5 Orang Tersangka Anggota Ditpolairud Polda Sumsel Sempat Dibawa 'Kapal Hantu' Kemudian, terlapor menyuruh pelapor meminta maaf kepada keluarganya dengan cara sujud di lantai. Pelapor pun menuruti kemauan laki-laki itu namun justru kembali dianiaya. "Saat sujud, minta maaf terlapor menendang perut pelapor sampai tersungkur," ujarnya.

Emosi terlapor kasus pemukulan perawat siloam menurun begitu dilerai, tapi langsung naik lagi, dia menjambak rambut pelapor. Akibat kejadian itu, pelapor mengalami luka memar di mata, bengkak di bibir, dan perut. Sementara kasusnya dimasukkan dalam Pasal 351 ayat 1 KUHP tentang penganiayaan.

BACA JUGA: VIDEO: Pelaku Penganiayaan Petugas SPBU Dicibir "Lebaran di Penjara" VIDEO: Begini Tampang Duo Bang Jago Cikarang yang Tega Aniaya Petugas SPBU [rnd] Baca juga: DPR Minta Aparat Proses Hukum Pelaku Kekerasan Perawat di RS Palembang Perawat Dianiaya Keluarga Pasien, PPNI Sumsel Lakukan Investigasi Diduga Dianiaya Keluarga Pasien, Perawat RS Siloam Palembang Lapor Polisi Polisi Agendakan Periksa Bams dan Desiree Tarigan Kasus pemukulan perawat siloam Dugaan Kekerasan Terhadap ART Kekesalan Waria Hadapi Pria Terlalu Perkasa 1 4 Cara Mudah untuk Mengawali Hari dengan Lebih Bugar dan Bertenaga 2 Oplas Dinilai Berhasil, 5 Potret Lucinta Luna di Malaysia Dipuji Bak Boneka Barbie 3 Cantik dan Menggemaskan Salima Anak Wishnutama & Gista Putri Liburan di Luar Negeri 4 Cantik Klasik Khas Sageuk, 10 Aktris Korea Ini Jadi Sering Main Drama Sejarah 5 Selamat!

Jessica Iskandar Melahirkan Anak Kedua, Wajah Sang Bayi Bikin Penasaran Selengkapnya
HOME • • Y20 INDONESIA • RAMADANSATU • NASIONAL • Hukum • Nusantara • Sosial • Pendidikan • Lingkungan • Hankam • POLITIK • DUNIA • Asia • Amerika • Eropa • Timur Tengah • Afrika • MEGAPOLITAN • Pelayanan Publik • Aktualitas • Hukum & Kriminalitas • EKONOMI • Makro • Pasar Modal • Bisnis • Bank • Properti • Infrastruktur • FOKUS • LAINNYA • BOLA • Inggris • Spanyol • Italia • UEFA • Indonesia • Internasional • MOTOGP 2022 • OTOMOTIF • Mobil • Motor • Tips Otomotif • OLAHRAGA • Bulutangkis • Basket • Tenis • Motogp • F-1 • Tinju • Lainnya • GAYA HIDUP • Kuliner • Wisata • Mode • HIBURAN • Film • Musik • Seleb • Seni • KESEHATAN • Aktualitas Kesehatan • Tips • DIGITAL • Digital Life • Gadget • Sains • BERITA GRAFIK • PEMDA • Kota Semarang • Provinsi Jateng • FIGUR • OPINI Jakarta, Beritasatu.com – Christina Ramauli Simatupang (28), seorang perawat di RS Siloam Sriwijaya, Palembang, tak menyangka bakal mengalami penganiayaan saat menjalankan tugasnya merawat pasien pada Kamis (15/4/2021) siang.

kasus pemukulan perawat siloam

Dari sejumlah sumber, kronologis penganiayaan terhadap Christina berawal pada sekitar pukul 10.00 – 11.00 WIB, saat dia hendak melepas infus pasien karena sudah diizinkan pulang. Pasien dimaksud adalah anak pelaku penganiayaan yang berusia dua tahun. Menurut penuturan Nursing Development & Clinical Operations Division Head RS Siloam Sriwijaya, Benedikta Betty Bawaningtyas, pelepasan infus sudah sesuai prosedur, yakni menggunakan kapas alkohol dan selanjutnya diplester.

Namun, mungkin lantaran pasien masih berusia dua tahun dan sangat aktif, di bekas infus keluar darah karena plester terlepas. Kasus pemukulan perawat siloam JUGA Kapolda Sumsel: Terduga Penganiaya Perawat Siloam Sudah Ditangkap Hal itu membuat ibu pasien panik dan berteriak. Perawat langsung merespons dengan menangani pasien dengan mengganti kapas. Akan tetapi, tampaknya ibu pasien tidak terima dengan peristiwa tersebut dan mengadukan kepada suami (ayah pasien).

Setibanya di rumah sakit sekitar dua jam setelah peristiwa, sang ayah langsung mencari perawat yang menangani anaknya. Dengan didampingi kepala ruangan, Christina datang ke ruang pasien bermaksud menjelaskan duduk persoalan peristiwa yang terjadi. Belum sempat memberi penjelasan, pelaku langsung bertindak kasar dengan menampar korban dengan kepalan tangan, sehingga korban terjatuh ke lantai.

Pelaku meminta korban meminta maaf dengan bersujud di lantai. BACA JUGA Kekerasan Terhadap Perawat, Siloam Hospitals Serahkan ke Kepolisian Tak hanya itu, pelaku juga menendang dan menjambak rambut korban, meskipun sudah dicegah oleh kepala ruangan perawatan. Atas peristiwa tersebut, RS Siloam Sriwijaya mengetuk keras penganiayaan yang dilakukan terhadap perawatnya, dan melaporkannya ke Kepolisian. Tak hanya itu, komunitas perawat juga mengutuk keras serta meminta pelaku dihukum seberat-beratnya.

Penganiayaan tersebut dinilai telah mengancam keselamatan tenaga medis. Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini Sumber: BeritaSatu.com
none• Tebar Hikmah Ramadan • Life Hack • Ekonomi • Ekonomi • Bisnis • Finansial • Fiksiana • Fiksiana • Cerpen • Novel • Puisi • Gaya Hidup • Gaya Hidup • Fesyen • Hobi • Karir • Kesehatan • Hiburan • Hiburan • Film • Humor • Media • Musik • Humaniora • Humaniora • Bahasa • Edukasi • Filsafat • Sosbud • Kotak Suara • Analisis • Kandidat • Lyfe • Lyfe • Diary • Entrepreneur • Foodie • Love • Viral • Worklife • Olahraga • Olahraga • Atletik • Balap • Bola • Bulutangkis • E-Sport • Politik • Politik • Birokrasi • Hukum • Keamanan • Pemerintahan • Ruang Kelas • Ruang Kelas • Ilmu Alam & Teknologi • Kasus pemukulan perawat siloam Sosbud & Agama • Teknologi • Teknologi • Digital • Lingkungan • Otomotif • Transportasi • Video • Wisata • Wisata • Kuliner • Travel • Pulih Bersama • Pulih Bersama • Indonesia Hi-Tech • Indonesia Lestari • Indonesia Sehat • New World • New World • Cryptocurrency • Metaverse • NFT • Halo Lokal • Halo Lokal • Bandung • Joglosemar • Makassar • Medan • Palembang • Surabaya • SEMUA RUBRIK • TERPOPULER • TERBARU • PILIHAN EDITOR • TOPIK PILIHAN • K-REWARDS • KLASMITING NEW • EVENT Kemarin Jumat (2021/4/16) media sosial dihebohkan dengan beredarnya video pria yang memukul perawat di rumah sakit Siloam Sriwijaya. Pemukulan terjadi lantaran pelaku  mengamuk dan menuduh perawat tersebut telah melukai anaknya.

Padahal, sang perawat mengaku sudah melakukan pelepasan plester infus sesuai prosedur. Namun, karena pasien masih berusia dua tahun dan sedang aktif bergerak, plester tanpa sengaja terlepas dan mengeluarkan darah. Kemudian, saat ia kembali ke rumah sakit pada puku 2 siang, ia mengamuk dan menyuruh perawat tersebut untuk berhadapan dengannya. Saat dipertemukan, pelaku nampak tak bisa menahan amarahnya dan melakukan pemukulan. Perawat dan satpam setempat sudah mengusahakan peleraian.

kasus pemukulan perawat siloam

Namun pelaku tetap ingin memukul bahkan menjambak rambutnya. Video pemukulan perawat diunggah oleh Lambe Turah di Instagram, hingga hari ini video sudah  dipenuhi lebih dari 100.000 komentar. Pelaku dalam Pengejaran dan Berhasil Ditangkap Polisi Setelah mengalami pemukulan, korban yaitu perawat wanita RS Siloam Sriwijaya melaporkan kejadian tersebut pada pihak berwajib.

Ia mengaku bibir dan matanya mengalami memar. Tanpa  membutuhkan waktu yang lama, Lambe Turah kembali mengunggah video mengenai berhasilnya kepolisian Palembang menangkap pelaku kekerasan di kediamannya.Â
Pelaku penganiayaan diketahui berinisial JT, yang merupakan ayah seorang pasien di rumah sakit tersebut.

Kasus ini telah ditangani Polrestabes Palembang setelah CSR membuat laporan.

kasus pemukulan perawat siloam

CRS mengalami luka lebam di bagian wajah, lantaran dipukul JT. Kasus ini menjadi perbincangan karena berhasil terekam kamera handphone. • Dukung Pria Aniaya Perawat RS Siloam, Selebgram Ratu Entok: Selama Ini Kalian Banyak yang Sombong • Tega Tendang & Jambak Perawat RS Siloam Palembang, Berikut Sosok JT: Pengusaha Bengkel dan Sparepart Fakta-fakta terkait pria berinisial JT yang menganiaya perawat Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang.

(perawat peduli pealembang/Instagram, Tribun Sumsel/Pahmi) Video tersebut juga tersebar di media sosial. Sontak, kasusnya jadi viral dan diperbincangkan warganet.
Pelaku penganiayaan diketahui berinisial JT, yang merupakan ayah seorang pasien di rumah sakit tersebut.

Kasus ini telah ditangani Polrestabes Palembang setelah CSR membuat laporan.

kasus pemukulan perawat siloam

CRS mengalami luka lebam di bagian wajah, lantaran dipukul JT. Kasus ini menjadi perbincangan karena berhasil terekam kamera handphone. • Dukung Pria Aniaya Perawat RS Siloam, Selebgram Ratu Entok: Selama Ini Kalian Banyak yang Sombong • Tega Tendang & Jambak Perawat RS Siloam Palembang, Berikut Sosok JT: Pengusaha Bengkel dan Sparepart Fakta-fakta terkait pria berinisial JT yang menganiaya perawat Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang. (perawat peduli pealembang/Instagram, Tribun Sumsel/Pahmi) Video tersebut juga tersebar di media sosial.

Sontak, kasusnya jadi viral dan diperbincangkan warganet.
tirto.id - Beredar video viral penganiayaan terhadap perawat oleh keluarga pasien di Rumah Sakit Siloam Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan. Pelaku yang merupakan anggota keluarga pasien diduga menganiaya perawat berinisial CRS (28).

kasus pemukulan perawat siloam

Perawat tersebut diduga mendapat perlakuan kekerasan yakni dipukul dan ditendang dari pelaku berinisial JT pada Kamis (16/4/2021) siang. Pihak Rumah Sakit Siloam Palembang menyesali aksi penganiayaan tersebut. Mereka lantas melaporkan kejadian penganiayaan tersebut kepada pihak kepolisian. "Siloam Hospitals telah menyerahkan kasus ini kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kejadian kekerasan yang menimpa perawat kami, serta menindak pelaku kekerasan kepada perawat kami dengan tegas sesuai hukum yang berlaku," kata Direktur RS Siloam Sriwijaya Palembang dr.

kasus pemukulan perawat siloam

Bona Fernando dalam keterangan tertulis, Jumat (16/4/2021). Pihak rumah sakit pun memastikan kalau mereka berusaha membangun iklim kerja profesional dan kondusif untuk seluruh tenaga kesehatan. Mereka kini memohon doa bagi perawat dan meminta agar masyarakat menghargai tenaga kesehatan. Sementara itu, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) mengutuk keras aksi penganiayaan tersebut. Pihak Dewan Pengurus Pusat PPNI telah meminta tim PPNI daerah untuk melakukan pengawalan terhadap kasus tersebut.

Mereka pun menuntut agar pelaku dihukum berat. "PPNI melakukan pengawalan dan pendampingan perawat pada kasus ini agar sesuai dengan koridor hukum dan pelaku dihukum seberat-beratnya sesuai hukum yang berlaku dan juga mendorong RS Siloam Sriwijaya melakukan pendampingan dan pengawalan juga kepada perawat yang menjadi pegawainya," kata Ketua Umum DPP PPNI Harif Fadhillah dalam keterangan, Jumat.

Pada sebuah video viral di media sosial, diunggah oleh akun @perawat_peduli_palembang, tampak seorang laki-laki berbaju merah topi putih melakukan penganiayaan terhadap seorang perawat. Sempat terjadi kericuhan, sehingga rekan korban berusaha melindungi saat pelaku yang juga keluarga pasien menyerang korban.

Lalu, korban berhasil diselamatkan dan dibawa ke kasus pemukulan perawat siloam ruang perawatan. Kejadian ini berlangsung pada Kamis (15/4/2021) siang. Pria yang melakukan kekerasan terhadap perawat tersebut adalah keluarga pasien yang mengaku emosi karena tangan anaknya mengeluarkan darah usai dicabut jarum infus oleh korban.

kasus pemukulan perawat siloam

SALING LAPOR! ISTRI PELAKU PEMUKUL4N PERAWAT SIAP LAPORKAN BALIK RS SILOAM!




2022 www.videocon.com