Gas yang paling banyak menyusun atmosfer bumi adalah

gas yang paling banyak menyusun atmosfer bumi adalah

Preview soal lainnya: PTS 1 Ganjil - IPA SMP Kelas 7 Dibawah ini merupakan satuan besaran turunan adalah…. A. meter per sekon B. meter C. kilogram D. sekon Materi Latihan Soal Lainnya: • PAI Bab 8 dan 9 SD Kelas 5 • Tema 8 Subtema 3 SD Kelas 5 • Bahasa Mandarin SMP Kelas 8 • UTS PPKn Semester 1 Ganjil SMA Kelas 11 • Cnidaria dan Porifera - Biologi SMA Kelas 10 • Ciri-ciri Makhluk Hidup - IPA SMP Kelas 7 • Kuis Tema 8 SD Kelas 4 • Jujur dan Menepati Janji - PAI SMP Kelas 9 • UAS Prakarya SMP Kelas 8 • Ashabul Kahfi - PAI SD Kelas 6 Cara Menggunakan : Baca dan cermati soal baik-baik, lalu pilih salah satu jawaban yang kamu anggap benar dengan mengklik / tap pilihan yang tersedia.

Tips : Jika halaman ini selalu menampilkan soal yang sama secara beruntun, maka pastikan kamu mengoreksi soal terlebih dahulu dengan menekan tombol "Koreksi" diatas.

Tentang LatihanSoalOnline.com Latihan Soal Online adalah website yang berisi tentang latihan soal mulai dari soal SD / MI Sederajat, SMP / MTs sederajat, SMA / MA Sederajat hingga umum. Website ini hadir dalam rangka ikut berpartisipasi dalam misi mencerdaskan manusia Indonesia.

gas yang paling banyak menyusun atmosfer bumi adalah

Halaman Depan • Hubungi Kami • Kirim Soal • Privacy Policy • • Daftar isi • 1. Nitrogen (N) • 2. Oksigen (O2) • 3.

gas yang paling banyak menyusun atmosfer bumi adalah

Karbondioksida (CO2) • 4. Helium (He) • 5. Neon (Ne) • 6. Argon (Ar) • 7. Hidrogen (H) • 8. Ozon (O3) • 9. Xenon (Xe) • 10. Metana (CH4) • 11. Kripton (Kr) • 12.

Uap Air (H2O) Bumi diselimuti oleh lapisan yang kita kenal gas yang paling banyak menyusun atmosfer bumi adalah lapisan atmosfer. Lapisan ini terbagi lagi menjadi 5 bagian yakni troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer (ionosfer), dan eksosfer. Atmosfer secara umum adalah sebuah lapisan berbentuk gas yang mengelilingi suatu planet dari permukaan hingga ke luar angkasa.

Umumnya lapisan atmosfer memiliki ketebalan 1000 km. Lapisan atmosfer terdiri dari berbagai macam gas sebagai komposisi atau penyusun seperti berikut ini. 1. Nitrogen (N) Nitrogen merupakan salah satu unsur kimia yang disimbolkan dengan rumus “N” pada tabel periodik serta nomor atom 7.

Unsur kimia ini menjadi gas yang paling banyak menyelimuti yakni sebesar 78,08%. Kehadiran nitrogen sangat dibutuhkan oleh semua makhluk hidup dari manusia hingga tumbuh-tumbuhan. Sifat dari nitrogen yakni sulit untuk bersenyawa dengan unsur yang lain sehingga tidak langsung membentuk senyawa baru dengan unsur lain. Meski bermanfaat namun jumlahnya harus tetap pada ambang batasnya. Karena jika terlalu banyak di dalam tubuh manusia maka berubah menjadi zat karsinogenik yang bisa memicu kanker.

2. Oksigen (O2) Nitrogen memang menjadi unsur kimia yang paling banyak ditemukan di muka bumi. Tetapi unsur kimia paling penting bagi kehidupan makhluk hidup adalah oksigen. Di permukaan bumi sebanyak 20,95% adalah oksigen. Pada tabel periodik unsur ini disimbolkan dengan huruf “O” dan berada pada nomor atom 8.

Berbeda dengan nitrogen senyawa yang merupakan golongan VIA ini sangat mudah bersenyawa dengan unsur lain. Tumbuh-tumbuhan dan fitoplankton adalah penyumbang atau penghasil terbesar oksigen yang ada di bumi. Oksigen dianggap unsur paling penting karena dibutuhkan dalam semua proses tubuh secara fungsional serta menjadi komponen gas dan unsur vital dalam proses metabolisme.

Namun ternyata terlalu tinggi kandungan oksigen dalam tubuh dapat menyebabkan masalah seperti kejang-kejang, tidak sadarkan diri hingga sesak dada. 3.

gas yang paling banyak menyusun atmosfer bumi adalah

Karbondioksida (CO2) Karbondioksida adalah unsur kimia yang terbentuk dari dua molekul yaitu 1 atom karbon dan 2 atom oksigen. Oleh sebab itu unsur kimia ini disebut juga dengan gas asam karbon. Jumlah karbondioksida di muka bumi tidak begitu banyak yakni hanya 0,034% namun bisa bertambah dengan adanya aktivitas pembakaran serta melalui pernapasan manusia dan binatang.

CO2 dapat dimanfaatkan untuk membuat Sodium Karbonat Na2CO3, sodium bikarbonat NaHCO3 dan bahan kimia lainnya. Namun apabila berlebihan maka dapat menyebabkan polusi udara dan meningkatkan efek rumah kaca. 4. Helium (He) Helium dalam tabel periodik dapat dikenai dengan simbolnya He serta berada pada nomor atom 2.

Helium juga merupakan unsur kimia pertama pada golongan gas mulia dalam tabel periodik yang merupakan gas monoatomik. Unsur gas helium yang ada di permukaan bumi memiliki tingkat konsentrasi sebesar 8 bagian per miliar sedangkan di dalam air sebesar 4 bagian per triliun.

Sebagian besar gas helium terperangkap dengan gas-gas yang lainnya. Gas helium paling banyak ditemukan di dalam mineral uranium dan thorium seperti kleveit, uraninit. karnalit, dan monasit. Contoh pemanfaatan helium pada kehidupan sehari-hari dapat dilihat pada balon hias. 5. Neon (Ne) Sama dengan helium. Neon merupakan salah gas yang paling banyak menyusun atmosfer bumi adalah bagian dari elemen kimia murni yang tidak berbau, lembam serta non reaktif.

Pada tabel periodik neon diberi simbol Ne dan terletak pada nomor atom 10. Ketika tereksitasi akan melepaskan cahaya dengan warna yang khas yaitu oranye kemerahan. Neon memiliki berbagai manfaat dalam berbagai bidang kehidupan seperti untuk membuat lampu, keperluan iklan, sebagai indikator tegangan tinggi, dan sebagai alat bantu melihat hasil rontgen 6.

Argon (Ar) Argon adalah unsur kimia berupa gas mulia yang diberi simbol Ar serta berada pada nomor atom 18 pada tabel periodik. Elemen kimia dengan massa atom 39,948 u ini memiliki warna biru dan sukar untuk bersenyawa dengan unsur gas lainnya. Di permukaan bumi, volume gas yang ditemukan pada tahun 1882 ini yakni sebesar 0,93%. Gas argon masuk dalam kategori gas pelindung oleh sebab itu sering digunakan untuk as lindung inert untuk arc welding dan cutting, produksi Titanium dan unsur reaktif lainnya.

Karena memiliki sifat inert ini lah argon dimanfaatkan untuk mengisi lampu jenis bohlam dan atmosfer inert pada pengelasan. 7. Hidrogen (H) Hidrogen adalah elemen kimia yang memiliki simbol H dan berada pada nomor atom 1.

Jika dibandingkan dengan unsur kimia lainnya maka hidrogen memiliki berat yang paling ringan. Bahkan massa gas ini 14 kali lebih ringan daripada udara. Senyawa hidrogen merupakan gas yang tergolong langka dan umumnya merupakan hasil dari industri dari berbagai gas hidrokarbon seperti metana.

gas yang paling banyak menyusun atmosfer bumi adalah

Untuk saat ini penyumbang terbesar gas hidrogen adalah bahan bakar fosil yang direformasi hingga mengeluarkan hidrogen dari molekul hidrokarbonnya. Sama seperti helium, hidrogen juga kerap dimanfaatkan untuk mengisi balon. Manfaat lainnya adalah untuk menghilangkan sulfur yang ada pada bahan bakar fosil.

8. Ozon (O3) Gas ozon adalah unsur yang terbentuk dari tiga molekul oksigen maka dari itu disimbolkan dengan O3. Gas ozon terbentuk menjadi lapisan pada ketinggian 50 km di atas permukaan bumi.Unsur gas ini memiliki berbagai peranan seperti membunuh kuman, bakteri, jamur, virus, spora, lumut, kista hingga menetralisir zat mineral yang berlebihan.

Ozon juga akan melindungi bumi dari paparan sinar ultraviolet yang dapat membahayakan kulit. 9. Xenon (Xe) Xenon adalah unsur gas alami yang disimbolkan dengan Xe dan berada pada golongan XVII serta nomor atom 54. Gas yang berasal dari udara yang dicairkan ini banyak dimanfaatkan seperti untuk pembuatan lampu yang dapat membunuh bakteri, membuat tabung elektron, Selain itu karena sifatnya yang radioaktif, Xe juga dimanfaatkan untuk terapi kanker.

10. Metana (CH4) Serupa dengan hidrogen, metana juga merupakan unsur gas yang ringan dan paling sederhana. Memiliki massa molar 16,04 g/mol, metana memiliki simbol kimia CH4 karena terbentuk dari unsur non logam yakni 1 atom karbon (C) dan 4 atom hidrogen (H). Gas metana akan mudah terbakar terutama apabila konsentrasinya mencapai 5-15% di udara. Sumber penghasil gas metana sebagian besar adalah dari kegiatan pertanian dan transportasi. Dalam kehidupan sehari-hari metana digunakan sebagai bahan bakar alternatif karena dinilai lebih ramah lingkungan Namun gas metana merupakan penyumbang terbesar bagi pemanasan global bahkan 23 kali lipat lebih berbahaya dari CO2.L 11.

Kripton (Kr) Kripton adalah unsur senyawa yang ringan yang memiliki simbol kimia Kr dan berada di nomor atom 36 pada tabel periodik. Kripton yang memiliki titik lebur kripton -157 °C ini banyak ditemukan di berbagai mineral yakni dari peluruhan radioaktif thorium dan uranium. Gas yang baru ditemukan pada tahun 1963 oleh Sir William Ramsay ini gas yang paling banyak menyusun atmosfer bumi adalah 1 bagian per juta dari atmosfer bumi. Dalam kehidupan sehari-hari kripton dengan campuran argon digunakan untuk membuat lampu pijar.

12. Uap Air (H2O) Sebagian dari kita mungkin hanya mengetahui bentuk air adalah cair.

gas yang paling banyak menyusun atmosfer bumi adalah

Namun sebenarnya air dapat berwujud berupa gas. Air dalam bentuk gas disebut dengan uap air yang terbentuk ketika air tersebut mengalami pemanasan seperti ketika terkena sinar matahari.Uap air tersebut kemudian akan bergerak ke atas bumi.
Dilansir dari Encyclopedia Britannica, gas yang paling banyak menyusun atmosfer bumi adalah nitrogen. Kemudian, saya sangat menyarankan anda untuk membaca pertanyaan selanjutnya yaitu Ketika Kamu mendengarkan radio pada malam hari, siaran Radio dari kota lain akan terdengar.

ini disebabkan adanya lapisan? beserta jawaban penjelasan dan pembahasan lengkap. Dilansir dari Encyclopedia Britannica, gas yang paling banyak menyusun atmosfer bumi adalah nitrogen. Kemudian, saya sangat menyarankan anda untuk membaca pertanyaan selanjutnya yaitu Ketika Kamu mendengarkan radio pada malam hari, siaran Radio dari kota lain akan terdengar.

ini disebabkan adanya lapisan? beserta jawaban penjelasan dan pembahasan lengkap. Preview soal lainnya: Ujian Semester 2 (UAS / UKK) Bahasa Indonesia SD / MI Kelas 5 Persoalan: Saat ini banyak terumbu karang yang telah rusak akibat penggunaan bahan peledak oleh para nelayan.

Tanggapan untuk persoalan di alas adalah …. a Sebaiknya pemerintah bertindak tegas kepada para nelayan yang menggunakan bahan peledak dan memberi penyuluhan kepada para nelayan, karena rusaknya terumbu karangakan berakibat rusaknya ekosistem laut b.

Sebaiknya pemerintah memberikan penyuluhan dan bantuan kepada para nelayan. c. Aduh, kasihan sekali ikan-ikannya banyak yang mati terkena bahan peledak. d. Nelayan melakukan itu karena dihimpit kebutuhan hidup, pemerintah harus lebih memperhatikan kehidupan nelayan Materi Latihan Soal Lainnya: • Kuis Penjaskes PJOK SD Kelas 4 • Persiapan Try Out Bahasa Indonesia SD Kelas 6 • PAS IPS SMP Kelas 7 • Ulangan Harian PPKn Tema 3 Subtema 1 SD Kelas 1 • PAS Matematika SMA Kelas 10 • Bahasa Indonesia Tema 3 SD Kelas 6 gas yang paling banyak menyusun atmosfer bumi adalah Ekosistem - SD Kelas 5 • Mobilitas Sosial - IPS SMP Kelas 8 • Olimpiade Matematika SD Kelas 4 • Tawaduk dan Bersikap Optimis - Akidah Akhlak MI Kelas 6 Cara Menggunakan : Baca dan cermati soal baik-baik, lalu pilih salah satu jawaban yang kamu anggap benar dengan mengklik / tap pilihan yang tersedia.

Tentang LatihanSoalOnline.com Latihan Soal Online adalah website yang berisi tentang latihan soal mulai dari soal SD / MI Sederajat, SMP / MTs sederajat, SMA / MA Sederajat hingga umum. Website ini hadir dalam rangka ikut berpartisipasi dalam misi mencerdaskan manusia Indonesia. Halaman Depan • Hubungi Kami • Kirim Soal • Privacy Policy • Follow us: Facebook • Instagram • Twitter
Atmosfer tersusun atas berbagai macam jenis gas yang tentunya punya manfaat tersendiri bagi kehidupan.

Tidak ada planet lain di tata surya yang punya kelengkapan gas penyusun atmosfer seperti bumi. Jadi kita harus bersyukur punya gas-gas yang mampu menopang kehidupan mahluk hidup.

Lapisan atmosfer merupakan campuran dari gas yang tidak tampak dan tidak berwarna. Empat gas yaitu nitrogen, oksigen, argon dan karbon dioksida meliputi hampir seratus persen dari volume udara kering. Gas lain yang stabil adalah neon, helium, metana, krypton, hydrogen, xenon dan yang kurang stabil termasuk ozon juga terdapat di atmosfer dalam jumlah yang sangat kecil. Selain udara kering lapisan atmosfer mengandung air dalam ketiga fasenya dan aerosol atmosfer.

Oleh karena itu udara kering yang murni di alam tidak pernah dijumpai karena ada dua alasan yaitu adanya uap air di udara yang jumlahnya berubah-ubah dan selalu ada injeksi zat ke dalam udara misalnya asap dan partikel debu.

Susunan gas atmosfer Berikut ini rangking urutan gas penyusun atmosfer Bumi dari yang terbanyak: Nitrogen (N2) terdapat di udara dalam jumlah paling banyak, yaitu meliputi 78%. Nitrogen tidak langsung bergabung dengan unsur lain tetapi pada hakekatnya unsur ini adalah penting karena nitrogen merupakan gas yang paling banyak menyusun atmosfer bumi adalah dari senyawa organik.

Oksigen (O2) sangat penting bagi kehidupan yaitu untuk mengubah zat makanan menjadi energy hidup. Oksigen dapat bergabung dengan unsur kimia lain yang dibutuhkan untuk pembakaran. Karbon dioksida (CO2) dihasilkan dari pembakaran bahan bakar, pernafasan manusia dan hewan kemudian dibutuhkan oleh tanaman.

Karbon dioksida merupakan salah satu senyawa kimia udara yang terdiri dari satu bagian karbon dan dua bagian oksigen. Karbon dioksida menyebabkan efek rumah kaca (greenhouse effect) transparan terhadap radiasi gelombang pendek dan menyerap radiasi gelombang panjang. Dengan demikian kenaikan konsentrasi CO2 di dalam atmosfer akan menyebabkan kenaikan suhu permukaan bumi. Neon (Ne), Argon (Ar).

Xenon (Xe). Krypton (Kr) disebut gas mulia karena tidak mudah bergabung dengan unsur lain. Meskipun gas ini kurang penting di atmosfer namun neon biasanya dipakai dalam iklan dan argon dipakai untuk bola lampu cahaya listrik. Helium (He) dan Hidrogen (H2) sangat jarang di udara kecuali pada panas yang tinggi. Gas ini adalah yang paling ringan dan sering dipakai untuk mengisi balon meteorology.

Ozon (O3) adalah gas sangat aktif dan merupakan bentuk lain dari oksigen. Gas ini terdapat terutama pada ketinggian antara 20 – 30 km.

Ozon dapat menyerap radiasi ultra violet yang mempunyai energi besar dan berbahaya bagi tubuh manusia. Ranking gas atmosfer Uap air (H2O) sangat penting dalam proses cuaca dan iklim, karena dapat berubah fase (wujud) menjadi fase cair atau fase padat melalui kondensasi dan deposisi. Sumber: Modul Geografi Abad 21
Halo Assyifa, kakak bantu jawab ya… Atmosfer merupakan lapisan pelindung bagi planet.

Lapisan ini terdapat di hampir semua planet, bukan hanya di bumi. Atmosfer bumi berupa lapisan-lapisan gas yang berjarak ribuan kilometer.

Lapisan ini berfungsi untuk melindungi Bumi dari radiasi matahari dan hantaman meteor. Atmosfer mengelilingi Bumi mulai dari permukaan hingga ke luar angkasa. Lapisan atmosfer terbentuk dari berbagai macam gas. Berikut komponen gas yang ada di atmosfer : 1. Nitrogen Nitrogen merupakan komponen gas terbanyak yang ada di atmosfer. Gas ini sebanyak 78.08% dalam atmosfer.

2. Oksigen Gas terbanyak kedua di atmosfer adalah oksigen.

gas yang paling banyak menyusun atmosfer bumi adalah

Ada sebanyak 20.95% oksigen di atmosfer. Gas ini merupakan gas yang sangat penting untuk kehidupan. Oksigen dibutuhkan untuk menjaga lapisan ozon. Gas ini juga penting untuk makhluk hidup. 3. Karbondioksida Ada sekitar 0.034% karbondioksida di atmosfer. Angka ini memang sangat kecil dibanding nitrogen dan oksigen. Namun demikian, efek dari karbondioksida bisa berimbas pada suhu bumi. Efek rumah kaca bisa ditimbulkan karena meningkatnya kadar karbondioksida di atmosfer. 4. Neon, argon, xenon, dan kripton Komponen gas ini merupakan gas mulia.

Mereka tidak bisa bergabung dengan unsur lain dengan mudah. Kandungan neon di atmosfer sebanyak 0.0018%, argon 0.93%, kripton 0.00011%. Xenon di atmosfer sangat kecil dibandingkan dengan semua unsur-unsur lain. 5. Helium dan hidrogen Dua unsur ini jarang ditemukan di udara kecuali pada panas yang tinggi. Helium dan hidrogen merupakan unsur yang paling ringan. Kandungan helium di atmosfer sebanyak 0.0005% dan hidrogen sebanyak 0.00005% 6. Ozon Ozon merupakan lapisan pelindung yang sangat penting untuk Bumi.

Oksigen merupakan unsur pembentuk ozon. Meskipun sangat penting, kandungan ozon di atmosfer hanya sebesar 0.00006%. 7. Uap air Uap air dari hasil penguapan danau, air laut, sungai, dan berbagai sumber lainnya juga terdapat di atmosfer. Uap air di atmosfer berfungsi dalam proses perubahan cuaca. Jadi, gas yang paling banyak di lapisan atmosfer adalah Nitrogen. Kelas : 6 SD Topik : BumikuASTALOG.COM – Atmosfer adalah lapisan gas yang melingkupi sebuah planet, termasuk bumi, dari permukaan planet tersebut sampai jauh di luar angkasa.

Di Bumi, atmosfer terdapat dari ketinggian 0 km di atas permukaan tanah, sampai dengan sekitar 560 km dari atas permukaan Bumi. Atmosfer tersusun atas beberapa lapisan, yang dinamai menurut fenomena yang terjadi di lapisan tersebut.

gas yang paling banyak menyusun atmosfer bumi adalah

Transisi antara lapisan yang satu dengan yang lain berlangsung bertahap. 2 Lapisan Penyusun Atmosfer Bumi Gas Penyusun Atmosfer Bumi Atmosfer mengandung campuran gas-gas yang lebih dikenal dengan nama udara, dan menutupi seluruh permukaan bumi. Campuran gas-gas ini menyatakan komposisi dari atmosfer bumi. Bagian bawah dari atmosfer bumi dibatasi oleh daratan, samudera, sungai, danau, es, dan permukaan salju.

Udara pada atmosfer bumi adalah campuran berbagai unsur dan senyawa kimia sehingga udara menjadi beragam. Keberagaman terjadi biasanya karena kandungan uap air dan susunan masing-masing bagian dari sisa udara (disebut udara kering).

gas yang paling banyak menyusun atmosfer bumi adalah

Gas penyusun atmosfer bumi terdiri atas: • Nitrogen (N 2): Nitrogen bereaksi lambat, tetapi merupakan bagian penting dari kehidupan sehingga keseimbangan nitrogen di udara, di laut dan di dalam bumi sangat dipengaruhi oleh makhluk hidup. Gas nitrogen merupakan gas yang paling banyak terdapat dalam lapisan atmosfer bumi, yaitu sekitar 78%. • Oksigen (O 2): Oksigen terakumulasi di udara dalam jumlah yang cukup banyak di lapisan atmesfer bumi, yaitu sekitar 21%. Oksigen antara lain berasal dari hasil proses fotosintesis pada tumbuhan yang berdaun hijau.

Dalam proses fotosintesis, tumbuhan menyerap gas karbondioksida dari udara dan mengeluarkan oksigen. • Argon (Ar): terdapat di lapisan atmosfer bumi dalam jumlah yang sangat kecil, yaitu hanya sekitar 1%.

• Air (H 2O): terdapat di lapisan atmosfer bumi dalam jumlah yang cukup kecil, yaitu hanya sekitar 0 – 7%.

gas yang paling banyak menyusun atmosfer bumi adalah

• Ozon (O): terdapat di lapisan atmosfer bumi dalam jumlah yang sangat kecil, yaitu hanya sekitar 0 – 0,01%. Walaupun ozon ini jumlahnya sangat sedikit namun sangat berguna bagi kehidupan di bumi, karena ozon yang dapat menyerap sinar ultra violet yang dipancarkan sinar gas yang paling banyak menyusun atmosfer bumi adalah sehingga jumlahnya sudah sangat berkurang ketika sampai di permukaan bumi.

• Karbondioksida (CO 2): terdapat di lapisan atmosfer bumi dalam jumlah yang sangat kecil, yaitu hanya sekitar 0,01 – 0,1%). Karbondioksida yang berlimpah dari sinar matahari membuat karbohidrat dengan hasil sampingan oksigen (fotosintesis). Dalam proses fotosintesis, tumbuhan menyerap gas karbondioksida dari udara dan mengeluarkan oksigen.

Gas karbondioksida secara alami besaral dari pernapasan mahkluk hidup, yaitu hewan dan manusia. Serta secara buatan gas karbondioksida berasal dari asap pembakaran industri, asap kendaraan bermotor, kebakaran hutan, dan lain-lain. Lapisan penyusun atmosfer bumi mulai dari yang terendah hingga tertinggi, yaitu: • Troposfer: Memiliki campuran gas yang paling ideal untuk menopang kehidupan di bumi.

Dalam lapisan ini kehidupan terlindung dari sengatan radiasi yang dipancarkan oleh benda-benda langit lain.

• Stratosfer: Perubahan secara bertahap dari troposfer ke stratosfer dimulai dari ketinggian sekitar 11 km.

Suhu di lapisan stratosfer yang paling bawah relatif stabil dan sangat dingin, yaitu -57°C atau -70°F. Lapisan ini juga merupakan tempat terbangnya pesawat. • Mesosfer: Merupakan lapisan penyusun atmosfer bumi, di mana suhu atmosfer akan berkurang dengan pertambahan ketinggian hingga lapisan berikutnya. Udara di sini akan mengakibatkan pergeseran yang berlaku dengan objek yang datang dari angkasa dan menghasilkan suhu yang tinggi.

Kebanyakan meteor yang sampai ke bumi terbakar pada lapisan ini. • Termosfer: Transisi dari mesosfer ke termosfer dimulai pada ketinggian sekitar 81 km.

Dinamai termosfer karena terjadi kenaikan temperatur yang cukup tinggi pada lapisan ini, yaitu sekitar 1982°C. Perubahan ini terjadi karena serapan radiasi sinar ultra violet. Radiasi ini menyebabkan reaksi kimia sehingga membentuk lapisan bermuatan listrik yang dikenal dengan nama ionosfer yang dapat memantulkan gelombang radio.

• Ionosfer: Terbentuk akibat reaksi kimia yang merupakan lapisan pelindung bumi dari batu meteor yang berasal dari luar angkasa karena ditarik oleh gravitasi bumi. Pada lapisan ionosfer ini, batu meteor terbakar dan terurai.

Jika ukurannya sangat besar dan tidak habis terbakar di lapisan udara ionosfer ini, maka akan jatuh sampai ke permukaan bumi yang disebut Meteorit. Fenomena aurora yang dikenal juga dengan cahaya utara atau cahaya selatan terjadi pada lapisan ini.
Atmosfer adalah lapisan gas yang menyelimuti planet di tata surya termasuk planet bumi yang kita tinggali.

Atmosfer tersusun atas beberapa lapisan yang terdiri dari berbagai macam unsur gas yang dapat menghasilkan pembentukan dan perubahan cuaca atau iklim di bumi. Atmosfer dapat melindungi manusia dari paparan sinar matahari yang berlebihan dan meteor-meteor atau benda langit lainnya yang gas yang paling banyak menyusun atmosfer bumi adalah masuk ke bumi. Atmosfer juga dapat memperkecil perbedaan temperatur antara siang dan malam.

Atmosfer bumi terdiri dari beberapa lapisan, diantaranya adalah: • Troposfer, yaitu lapisan atmosfer terdalam dan terdekat dengan bumi. • Stratosfer, yaitu lapisan kedua dimana tempat terbangnya pesawat. • Mesosfer, yaitu lapisan setelah stratosfer dimana suhu atmosfer akan berkurang dengan pertambahan ketinggian lapisan keempat.

• Termosfer, yaitu lapisan yang kenaikan temperturnya cukup tinggi sekitar 1500 oC. • Ionosfer, yaitu lapisan terluar bumi yang terbentuk akibat reaksi kimia dan sebagai pelindung bumi dari benda-benda langit. Sedangkan gas yang terdapat dalam atmosfer, diantaranya: 1. Nitrogen (N 2) Nitrogen merupakan unsur gas yang terbesar presentasenya yaitu 78%.

gas yang paling banyak menyusun atmosfer bumi adalah

Nitrogen ini sukar besenyawa dengan unsur lain. Jenis gas ini jika dalam jumlah yang kecil dapat bermanfaat bagi tumbuh-tumbuhan Rhizobium sp yang hidup di dalam akar tumbuhan kacang-kacangan yang mana dapat mengikat nitrogen untuk diubah menjadi amonia (NH3). Nitrogen merupakan bagian dari sel hidup dan bagian utama dari semua protein, enzim, dan proses metabolik serta perpindahan energi.

Dalam fotosintesis, nitrogen termasuk bagian dari pewarna hijau atau klorofil, yaitu dengan membantu tanaman mempercepat pertumbuhannya, meningkatkan produksi bibit, buah, dan juga memperbaiki kualitas daun serta akar. 2. Oksigen (O 2) Oksigen merupakan unsur gas utama dan sangat diperlukan oleh makhluk hidup di bumi untuk pernapasan. Besar presentase oksigen dalam atmosfer mencapai 21%. Oksigen ini terdapat di perairan laut dangkal dan di daratan sampai ketinggian tertentu di atas permukaan laut.

Jadi, semakin tinggi suatu wilayah dari permukaan laut, semakin tipis lapisan oksigennya. Unsur gas ini aktif bersenyawa dengan unsur-unsur lainnya dalam oksida.

Manfaatnya terhadap makhluk hidup yaitu untuk mengubah makanan menjadi energi. 3. Argon (Ar) Argon merupakan unsur gas yang bervolume sebesar 0,93% di dalam atmosfer bumi. Gas argon berwarna biru dan tidak mudah ber-reaksi dengan unsur gas lain. Bersama dengan gas neon, gas argon digunakan dalam industri listrik untuk mengisi lampu neon.

Lampu neon yang terisi dengan gas argon lebih hemat listrik dibanding dengan lampu listrik biasa. 4. Karbondioksida (CO 2) Karbondioksida adalah unsur gas yang tidak berwarna, tidak berbau dan ringan. Gas ini dapat disebut dengan gas asam karbon, karena molekulnya terdiri dari 1 atom karbon dan 2 atom oksigen (CO2).

Manfaat dari karbondioksida adalah dapat digunakan untuk memproduksi Sodium Carbonat Na 2CO 3, sodium bikarbonat NaHCO 3 dan bahan kimia lainnya. Manfaat lainnya adalah dapat melokalisir panas karena bersifat tidak mudah terbakar. Oleh karena itu dapat digunakan sebagai pengisi tabung pemadam kebakaran. Dalam fotosintesis, gas karbondioksida juga dibutuhkan sebagai bahan baku. Kandungan karbondioksida jika dalam jumlah besar di atmosfer dapat menyebabkan polusi udara yang mengakibatkan gangguan pada pernapasan makhluk hidup seperti sesak napas pada manusia.

5. Neon (Ne) Neon merupakan unsur gas yang tidak berwarna, tidak berbau dan non reaktif. Besar volume gas neon yaitu 0,0018%. Gas ini dapat disebut dengan gas mulia seperti Helium, Argon, Xenon, dan Radon. Manfaat dari Neon adalah dapat digunakan untuk lampu neon kota di malam hari. Dapat pula dimanfaatkan sebagai indikator tegangan tinggi. Dalam dunia kedokteran, gas neon dapat digunakan untuk membantu melihat hasil rontgen. 6. Helium (He) Helium termasuk gas mulia yang ringan dari udara, sehingga dapat dimanfaatkan untuk mengisi balon gas dan balom udara.

Gas ini juga digunakan untuk bahan bakar yang menggerakkan mesin roket. Manfaat lainnya adalah dapat digunakan untuk mendeteksi kebocoran, karena helium memiliki konduktifitas termal yang tinggi. Helium juga dapat digunakan sebagai pendingin batang uranium pada reaktor nuklir, pendingin cetakan di pabrik kaset dan gas atmosfer untuk pemanas dapur.

7. Ozon (O 3) Ozon adalah gas yang paling efektif dan unggul. Ia dapat menghancurkan kuman, bakteri, jamur, virus, spora, lumut, kista dan zat organik lainnya. Ozon juga dapat menetralisir zat mineral yang berlebihan atau beracun. Penggunaan gas ini tidak menghasilkan zat sisa yang membahayakan kesehatan, justru malah sebaliknya. Ozon akan menambah kadar oksigen dalam air sehingga lebih sehat.

Manfaat lainnya, ozon dapat menghilangkan bau tidak sedap yang ada di pabrik, kantor, rumah, atau bau asap rokok, bau cat, dan lain sebagainya. Selain itu, ozon juga dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas air di danau, sungai, tambak yang tercemar serta pengolahan limbah pabrik.

8. Hidrogen (H 2) Hidrogen merupakan unsur gas yang biasa disebut dengan air, yang mana adalah sumber utama kehidupan makhluk hidup.

Hidrogen termasuk jenis gas yang besar jumlahnya mencapai 90% atom-atom di alam semesta. Tidak hanya di bumi, hidrogen juga merupakan komponen utama planet-planet besar seperti Jupiter. Kegunaan dar hidrogen yaitu untuk mengikat nitrogen dengan unsur lain dalam proses Haber atau memproduksi amonia.

Gas yang paling banyak menyusun atmosfer bumi adalah juga digunakan dalam jumlah besar dalam memproduksi methanol, di dealkilasi, katalis hydrocracking dan sulfurisasi hidrogen.

Kegunaan lainnya yaitu sebagai bahan bakar roket, mereduksi biji-biji besi, memproduksi asam hidroklorida, dan gas pengisi balon. 9. Kripton (Kr) Kripton merupakan gas mulia yang paling ringan. Gas ini tidak berwarna, tidak berbau dan tidak berasa. Gas kripton berguna sebagai untuk lampu bohlam. Gelembung yang dihasilkan berguna sebagai fotografi sumber cahaya putih yang indah. Oleh karena itu, gas kripton digunakan dalam beberapa jenis fotografi yang menggunakan kecepatan tinggi.

Kegunaan lainnya adalah digunakan untuk lampu pijar untuk menghangatkan dan mengurangi penguapan. 10. Xenon (Xe) Xenon adalah gas mulia yang tidak berwarna dan tidak berbau.

Xenon berasal dari udara yang dicairkan. Gas ini tidak bereaksi terhadap elemen lalin, sehingga sering digunakan untuk pekerjaan yang berhubungan dengan lingkungan di sektor industri kimia dan industri elektronik. Manfaat lainnya yaitu untuk mengisi lampu sorot dan lampu berintensitas tinggi lainnya.

11. Methana (CH 4) Jenis gas atmosfer yang terakhir ini terdiri dari karbon dan hidrogen. Gas metana termasuk gas yang ringan, tidak berwarna dan tidak berbau, namun mudah terbakar. Gas ini juga termasuk komponen besar pada atmosfer di planet Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Manfaat dari Gas Methana ini adalah sebagai bahan bakar karena gas alam yang digunakan mengandung 85% gas methan, 10% etane, dan gas yang paling banyak menyusun atmosfer bumi adalah adalah propane, butane, pantene dan alkane.

Demikian penjelasan mengenai gas-gas yang terdapat dalam atmosfer, semoga bermanfaat.

Atmosfer dan Lapisannya




2022 www.videocon.com