Sikap kita yang benar terhadap kitab taurat, zabur, dan injil adalah…

sikap kita yang benar terhadap kitab taurat, zabur, dan injil adalah…

Kami telah memberi kepada Nabi Musa Kitab Taurat maka janganlah engkau ragu-ragu menyambut dan menerimanya dan mengamalkannya.

Setiap muslim harus beriman bahwa kitab-kitab tersebut. Latihan Soal Iman Kepada Kitab Allah Bahasa Indonesia Terjemahan 1912.

Sikap kita yang benar terhadap kitab taurat kitab injil dan kitab zabur adalah. Sikap kita yang benar terhadap kitab taurat zabur dan injil adalah. Sikap kita yang benar terhadap kitab Taurat Zabur dan Injil adalah. Kitab Taurat telah diturunkan oleh Allah swt kepada Nabi Musa as dalam bahasa Ibrani. Tidak ada kebaikan yang kita butuhkan di dalam agama kita kecuali sudah diterangkan di dalam Al. Isi pokok kitab injil ini pada dasarnya adalah berupa ajakan kepada umat Nabi Isa as.

Kepada Nabi Musa as. Setiap muslim harus beriman bahwa kitab-kitab tersebut. Hal ini termaktub dalam QS. Tidak boleh mengimaninya c. Dalam kitab Taurat ini terkandung hukum syarak dan keyakinan yang betul. Yang bathil jelas kita tinggalkan. Wahyu untuk Nabi Muhammad yang dibawa oleh Nabi Muhammad adalah bukti yang meyakinkan bahawa wahyu yang ada pada Nabi Muhammad adalah wahyu sama yang dibawa dan yang diresapi oleh nabi-nabi sikap kita yang benar terhadap kitab taurat Muhammad.

Dia harus beriman bahwa Allah telah menurunkan kitab-kitabnya kepada para nabi dan menurunkan shuhuf yang di dalamnya terdapat perintah dan larangan nasehat dan pengingat dan dan injil adalah… tentang perkara yang lalu serta berita tentang surga dan neraka dan semacamnya.

Apa sebenarnya alasan Muslim menolak Kitab Allah. Orang beriman menemukan hubungannya dengan Tuhan Allah pada waktu ia menemukan kesatuan pesan. Adapun lainnya adalah sebagai berikut. Banyak metode buat beriman terhadap kita- kitab suci Allah metode tersebut antara lain. Percaya Serta Yakin kebenaran yang tercantum dalam kitab- kitab Allah.

Menurunkan kitab-kitab suci adalah. Lain halnya dengan Taurat dan Injil yang. Yang ditujukan untuk umat nabi musa yaitu bangsa Bani Israel. Perintah untuk kembali mengesakan Allah Swt. Al Isra Ayat 2 yang artinya.

Mari kita baca sam-sama dan injil adalah… mengkaji antara 4 kitab Allah ini. Agar dalam berkehidupan menjauhi sikap rakus dan tamak terhadap keduniawian. Kitab Allah dan Al-Quran Pewahyuan yang Berbeda. Taurat Injil dan Zabur berasal dari Allah. Question from vandaazzahra421 – B. 2017 Kitab Taurat Zabur Injil. Mari bersama-sama kita selidiki.

Sebagai pedoman dalam menjalakan kehidupan dan injil adalah…. Akan tetapi dia tidak boleh menggunakannya karena kitab-kitab tersebut telah mengalami perubahan dan.

Kitab Injil juga memberitakan akan kelahiran seorang nabi dan rasul diakhir zaman iaitu Nabi Muhammad saw. Taurat adalah kitab Allah yang diturunkan oleh Allah SWT. Orang-orang Yahudi telah mengingkari akan kebenaran Allah swt. 4 kitab Allah Yaitu kitab tauratzaburinjil dan Al-Quran. Janganlah kamu mengambil penolong selain Aku. ولقد آتينا موسى وهارون الفرقان وضياء.

Dan Kami jadikan Kitab Taurat. ولقد آتينا موسى وهارون الفرقان وضياء وذكرا للمتقين Sungguh Kami Allah telah memberikan. Karena Allah telah mengabarkan bahwa kitab-kitab tersebut sudah diubah sudah tercampur antara yang haq dan yang bathil. Diantara kandungannya yang utama ialah menyeru umat manusia agar mengEsakan Allah swt. Menghapus beberapa hukum dalam Kitab Taurat yang. Percaya serta yakin kalau kitab- kitab itu betul- betul wahyu Allah. Percaya dan tidak berkewajiban mengamalkannya Jawaban.

QS As Sajda 3223-24. Nabi Muhammad justeru mensyukuri fadhilah-fadhilah mengamalkan nasihat-nasihat Kitab Taurat Zabur dan Injil. Dan Kami berikan kepada Musa kitab Taurat dan Kami jadikan kitab Taurat itu petunjuk bagi Bani Israil dengan firman. Nabi Muhammad jelas tidak menganggap Kitab Taurat Zabur dan Injil adalah kitab-kitab Zionis. Beriman kepada al- Qur an. Kitab Injil didasari oleh Kitab Zabur dan Kitab Taurat. Perubahan taurat Beriman kepada kitab suci Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa AS adalah merupakan salah satu rukun keimanan.

Swt bukan karangan dari para Nabi serta Rasul. Sikap kita yang benar terhadap kitab Zabur Taurat dan Injil adalah. Dia harus beriman bahwa Allah telah menurunkan kitab-kitabnya kepada para nabi dan menurunkan shuhuf yang di dalamnya terdapat perintah dan larangan nasehat dan pengingat dan zabur tentang perkara yang. Walaupun pada dasarnya Zabur Taurat dan Injil diturunkan terbatas dan hanya untuk bangsa Israel namun kini dianggap sebagai kitab-kitab suci pemeluk agama Nasrani di dunia tidak banyak kita dapati orang atau kelompok-kelompok yang seara khusus membicarakan apalagi sampai memperdebatkan isi dan ajaran-ajaran yang terkandung dalam kitab Zabur.

Kitab Taurat merupakan kesinambungan kitab Nabi Allah yang terdahulu dan diikuti dengan penurunan kitab Zabur kemudian diikuti dengan penurunan kitab Injil dan kitab suci yang terakhir iaitu Al-Quran kepada Nabi Muhammad saw sebagai penggenap kepada semua kitab-kitab suci yang sebelumnya. Pernahkah sikap kita yang benar terhadap kitab taurat Muslim bertanya.

Ia juga menerangkan bahwa seorang nabi akhir zaman Muhammad saw akan lahir dari keturunan Nabi Ismail as. Mereka telah menghimpunkan kitab-kitab ini menjadi satu yang diberi nama bible kemudian mereka ubah isi.

Adakah fakta lain yang dapat membuktikan Kitab Allah dapat dipercaya. Allah Taala juga telah memberitahukan bahwa di dalam kitab terdapat cahaya penerangan serta petunjuk yang baik malah Dia puji pula dengan firman-Nya.

Adapun yang haq yang selamat dan tidak diubah maka Al-Quran yang dijaga oleh Allah dari perubahan telah mencukupi kita. Pelaksanaan Iman terhadap Kitab- kitab Suci. Bagaimana harusnya sikap terhadap kitab sebelum Al-Quran d alam hal ini Taurat Zabur dan Injil. Menjelaskan bahwa kelak akan datang kembali rasul setelah Nabi Isa as yaitu Nabi Muhammad SAW. Soal Uts Pai Sikap Kita Yang Benar Terhadap Kitab Taurat Zabur Dan Injil Adalah Giat Belajar Sikap Kita Yang Benar Terhadap Kitab Taurat Zabur Dan Injil Adalah A Boleh Mempelajarinya B Tidak Brainly Co Id Bagaimana Sikap Kita Terhadap Kitab Kitab Yang Diturunkan Sebelum Al Quran Brainly Co Id Sikap Kita Yang Benar Terhadap Kitab Taurat Zabur Dan Injil Adalah Giat Belajar Kitab Kitab Allah Zabur Taurat Injil Dan Al Quran Cara Mengimaninya Kitab Allah Adalah Kitab Kitab Yang Diturunkan Allah Kepada Nabi Atau Rasul Dalam Al Qur An Tidak Disebut Jumlah Serta Nama Kitab Allah 1 5 Ayat Utama Al Quran Islam Wajib Mengimani Kitab Allah Infografik Rukun Iman Flip Ebook Pages 1 12 Anyflip Anyflip Kategori wallpaper Tag benar, taurat, terhadap, yang Navigasi Tulisan Sikap yang benar terhadap kitab TAURAT, ZABUR dan INJIL adalah PERCAYA DAN TIDAK BERKEWJIBAN MENGAMALKANNYA (E).

Dengan percaya bermakna kita beriman, hal ini sesuai dengan rukun iman yang menyebutkan IMAN KEPADA KITAB ALLAH SWT. Baca lebih lanjut mengenai kitab terdahulu brainly.co.id/tugas/947968 » Pembahasan Salah satu rukun iman adalah menimani kitab-kitab Allah SWT, bukan hanya Al-Quran tetapi juga Taurat, Zabur dan Injil. Atas ketiga kitab terdahulu ini kita diwajibkan BERIMAN (PERCAYA) namun tidak lagi diwajibkan untuk mengamalkan sebab kewajiban ini sudah berpindah pada Al-Quran yang menjadi sikap kita yang benar terhadap kitab taurat pelengkap dan penutup atas kitab-kitab sebelumnya.

Cari tahu lebih dalam lagi mengenai kitab Taurat brainly.co.id/tugas/3047802 Pilihan jawaban yang tepat pada soal di atas adalah E karena kita memang harus percaya atau mengimani namun tidak ada kewajiban dalam mengamalkan isinya. Pilihan jawaban A, B, C dan D adalah kurang tepat bahkan keliru. Bagian yang kurang tepat adalah boleh mempelajarinya dan langsung mempercayainya. Adapun pilihan yang keliru adalah tidak boleh mengimaninya dan mengamalkan ajarannya.

Pelajari lebih lanjut tentang bahasa Qithbi brainly.co.id/tugas/8659045 • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • » Detil Jawaban Kode : - Kelas : SMP Mapel : Pendidikan Agama Islam Bab : Iman Kepada Kitab Allah SWT #JadiRankingSatu
Contoh Soal PG Sikap kita yang benar terhadap kitab taurat Agama Islam (PAI) Kelas XI Semester 1 K13 Beserta Jawaban bagian pertama, berisikan materi bahasan yang sama dengan soal essay PAI kelas 11 semester satu bagian ke-1, yaitu tentang bab tentang Iman Kepada Kitab-Kitab Allah, dengan sub pokok materi makna iman kepada Allah SWT serta materi tentang perilaku dan hikmah beriman kepada kitab Allah SWT.

Semua materi yang ada di tulisan ini merupakan soal-soal PAI edisi revis kurikulum 2013, jadi bagi Anda yang kebetulan masih menggunakan KTSP, bisa membacanya pada tulisan soal-soal PAI kelas XI KTSP. Berikut, soal pilihan ganda PAI K13 dengan kunci jawaban sikap kita yang benar terhadap kitab taurat siswa SMA/SMK/Sederajat sebagai bahan referensi belajar siswa menghadapi ulangan-ulangan harian, UTS/PTS, UAS/PAS dan lain sebagainya.

1. Dibawah ini yang merupakan perbedaan antara kitab dan suhuf adalah…. a. kitab berasal dari Allah Swt., suhuf berasal dari malaikat b. isi kitab lebih benar dari pada suhuf c. isi kitab lebih lengkap dari suhuf d. mempelajari kitab lebih utama daripada mempelajari suhuf e.

sikap kita yang benar terhadap kitab taurat, zabur, dan injil adalah…

kitab lebih tebal dari suhuf Jawaban: c 2. Isi dari kitab Al-Qur’an itu tidak ada keraguan sama sekali. Hal ini dijelaskan Allah dalam firman-Nya yaitu…. a. Surah az-Zumar ayat 39 b. Surah al-Furqan ayat 1 c. Surah al-Maidah ayat 46 d. Surah al-Baqarah ayat 2 e. Surah at-Taubah ayat 9 Jawaban: d 3. Beriman kepada kitab-kitab Allah termasuk dalam rukun iman, yaitu yang ke…. a. satu b.

dua c. tiga d. empat e. lima Jawaban: c 4. Dibawah ini yang tidak termasuk isi dari kitab Injil adalah…. a. perintah kembali pada tauhid yang murni b. ajaran yang menyempurnakan kitab Taurat c. pembenaran terhadap kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya d.

ajaran agar hidup sederhana dan menjauhi sifat tamak e. larangan berbuat zina Jawaban: e 5. Kitab Injil itu diturunkan Allah kepada putra Maryam yaitu…. a. Nabi Isa a.s. b. Nabi Musa a.s. c. Nabi Daud a.s. d. Nabi Sulaiman a.s. e. Nabi Muhammad saw. Jawaban: dan injil adalah… 6. Berikut ini seorang rasul yang menerima kitab dan juga menerima suhuf adalah…. a. Nabi Ibrahim a.s. b. Nabi Nuh a.s. c. Nabi Musa a.s. d. Nabi Isa a.s. e. Nabi Daud a.s.

Jawaban: c 7. Dibawah ini hikmah yang dimiliki oleh orang yang beriman kepada kitab-kitab Allah, kecuali…. a. hidupnya menjadi lebih tertata b. keimanannya menjadi lebih meningkat c. terjaga ketakwaannya d. menumbuhkan sikap optimis e. hatinya menjadi resah gelisah Jawaban: e 8. Sikap kita yang benar terhadap kitab Taurat, Zabur, dan Injil adalah…. a. boleh mempelajarinya b. tidak boleh mengimaninya c. langsung mempercayainya d. mengamalkan ajarannya e.

percaya dan tidak berkewajiban mengamalkannya Jawaban: e 9. Tujuan Allah Swt. menurunkan kitab-kitab suci adalah…. a. sebagai pedoman dalam menjalakan kehidupan dunia b. mukjizat yang dapat mengubah kondisi umat yang dihadapi c. pegangan dalam menjalankan tugas kenabian d.

memberikan kepercayaan penuh dalam membimbing umatnya e. menjadi petunjuk sesaat Jawaban: a 10. Kitab yang mempunyai nama lain kitab Mazmur adalah…. a. Kitab Taurat b. Kitab Zabur c. Kitab Injil d.

Kitab Al-Qur’an e. Kitab Kuning Jawaban: b Lanjut ke soal nomor 11-20 => Contoh Soal PG Pendidikan Agama Islam (PAI) Kelas XI Semester dan injil adalah… K13 Beserta Jawaban ~ Part-2 Bagaimana harusnya sikap terhadap kitab sebelum Al-Quran d alam hal ini Taurat Zabur dan Injil. Sikap kita yang benar terhadap kitab taurat zabur dan injil adalah. Taurat Dan Injil Masih Asli Menurut Al Quran Mizanuladyan Blog Tidak boleh mengimaninya c.

Sikap kita yang benar terhadap kitab zabur taurat dan injil adalah. Bagaimana Cara Mengimani Kitab Zabur Taurat dan Injil. Kitab al- Qur an. Kepercayaan yang sama juga ditunjukkan oleh AJ Arberry Muslim dari Inggris yang menyatakan kata pengantarnya dalam penterjemahan Al-Quran. Tentu kita sudah mengenal kalau Al-Quran itu adalah firman Allah Swt. Hanya saja Injil pun mengalami nasib yang sama dengan Taurat sudah dihinggapi berbagai perubahan dan penggantian yang dilakukan oleh. Adakah fakta lain yang dapat membuktikan Kitab Allah dapat dipercaya.

Sikap kita yang benar terhadap kitab Taurat Zabur dan Injil adalah. Dia harus beriman bahwa Allah telah menurunkan kitab-kitabnya kepada para nabi dan menurunkan shuhuf yang di dalamnya terdapat perintah dan larangan nasehat dan pengingat dan berita tentang perkara yang lalu serta berita tentang surga dan neraka dan semacamnya. Kitab Injil didasari oleh Kitab Zabur dan Kitab Taurat.

Kelihatannya Muhammad yakin bahwa kitab Taurat Zabur dan Injil yang ada masih benar. Mari bersama-sama kita selidiki. Kami telah memberi kepada Nabi Musa Kitab Taurat maka janganlah engkau ragu-ragu menyambut dan menerimanya dan mengamalkannya. Perubahan Injil Kitab Injil yang diturunkan kepada Nabi Isa AS sama halnya dengan kitab Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa AS Keduanya adalah firman Allah SWT yang juga merupakan petunjuk dan cahaya penerangan bagi manusia.

Agar seluruh umat manusia dapat hidup bahagia sejahtera dan aman baik hidup di dunia maupun di akhirat. Bahkan pada saat Al-Quran ditulis Taurat dan Injil dianggap suatu terang dan benar. Sebagai dan injil adalah… terakhir Al-Quran memiliki ajaran paling. Percaya dan injil adalah… tidak berkewajiban mengamalkannya Jawaban.

Apa sebenarnya alasan Muslim menolak Kitab Allah. QS As Sajda 3223-24. Menurunkan kitab-kitab suci adalah. Nabi Muhammad justeru mensyukuri fadhilah-fadhilah mengamalkan nasihat-nasihat Kitab Taurat Zabur dan Injil. Dalam kitab Taurat ini terkandung hukum syarak dan keyakinan yang betul. ولقد آتينا موسى وهارون الفرقان وضياء. Oleh karena itu Al Quran berisikan lebih banyak petunjuk dari Allah SWT.

Sikap kita yang benar terhadap kitab taurat yang terkandung dalam Injil ini berbeda dengan kitab-kitab terdahulu. Setiap muslim harus beriman bahwa kitab-kitab tersebut. Dan Kami jadikan Kitab Taurat. Question from vandaazzahra421 – B. Kitab Taurat telah diturunkan oleh Allah swt kepada Nabi Musa as dalam bahasa Ibrani.

Setiap muslim harus beriman bahwa kitab-kitab tersebut. Tidak boleh mengimaninya c. Menurunkan kitab-kitab suci adalah. TAHUKAH KAMU 4 KITAB TAURAT ZABUR INJIL DAN ALQURAN DI TURUNKAN DALAM BAHASA APA. Sebab Taurat dan Injil kitab-kitab wahyu yang diturunkan Allah kepada Nabi Musa dan Isa memang sebenar-benarnya ada zabur untuk kepentingan sekelompok manusia kemudian disembunyikan oleh oknum-oknum Ahli Kitab. Yang telah diturunkan pada Nabi Muhammad. Al Quran merupakan kitab suci yang terakhir yang menyempurnakan kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya Zabur Taurat dan Injil.

Sebagai pedoman dalam menjalakan kehidupan. Al-Quran berbahasa Arab menyatakan posisi kesatuan ini dengan ungkapan yang. Wahyu untuk Nabi Muhammad yang dibawa oleh Nabi Muhammad adalah bukti yang meyakinkan bahawa wahyu yang ada pada Nabi Muhammad adalah wahyu sama yang dibawa dan yang diresapi oleh nabi-nabi sebelum Muhammad. Ajaran yang menyempurnakan kitab Taurat. Sebagaimana firman Allah SWT.

Nabi Muhammad jelas tidak menganggap Kitab Taurat Zabur dan Injil adalah kitab-kitab Zionis. Taurat Injil dan Zabur berasal dari Allah. Dia harus beriman bahwa Allah telah menurunkan kitab-kitabnya kepada para nabi dan menurunkan shuhuf yang di dalamnya terdapat perintah dan larangan nasehat dan pengingat dan berita tentang perkara yang.

Ada Ajaran supaya hidup simpel serta menghindari watak tamak. 16190082 total views 12882 views today. Ada perintah supaya kembali kepada tauhid yang murni. Sikap dan injil adalah… yang benar terhadap kitab Taurat Zabur dan Injil adalah. Ajaran Kitab Taurat dan Injil.

Untuk kepentingan manusia inilah kemudian dimunculkan kitab-kitab yang ditulisi oleh tangan-tangan mereka sendiri tadi sebagai ganti Taurat dan Injil yang disembunyikan. Uraian ataupun Pembenaran terhadap kitab- kitab yang turun sebelumnya.

sikap kita yang benar terhadap kitab taurat, zabur, dan injil adalah…

Mari kita baca sam-sama dan mengkaji antara 4 kitab Allah ini. Akan tetapi dia tidak boleh menggunakannya karena kitab-kitab tersebut telah mengalami perubahan dan. Sebagai pedoman dalam menjalakan kehidupan dunia.

Percaya dan tidak berkewajiban mengamalkannya Jawaban. Kami kira sukar untuk membuktikan bahwa kitab Taurat dan Injil yang sekarang tidak murni karena telah tercampur dengan tangan manusia Memang sering terdengar suara semacam itu tetapi di mana buktinya. Dari kutipan di atas dari Fazlur Rahman diketahui bahwa Kitab yang menjadi dasar umat Yahudi dan Kristen adalah Taurat dan Injil yaitu Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.

Kitab Taurat mengajarkan tentang Tauhid ke-Esa-an Allah SWT dan Kitab Zabur mengajarkan puji-pujian zikir dan doa kepada Allah SWT sedangkan Injil mengajarkan. 4 kitab Allah Yaitu kitab tauratzaburinjil dan Al-Quran. Pernahkah umat Zabur bertanya. Al-Quran menjadi petunjuk hidup bagi umat manusia hingga akhir zaman. Kitab Suci Injil muat ajaran pokok antara lain ialah.

Jika tidak pasti tidak akan ada perintah untuk menyambutnya. Kitab Allah dan Al-Quran Pewahyuan yang Berbeda. Orang beriman menemukan hubungannya dengan Tuhan Allah pada waktu ia menemukan kesatuan pesan ilahi. Sikap kita yang benar terhadap kitab Zabur Taurat dan Injil adalah. Pemikiran ini berasal dari kesaksian Al-Quran sendiri. Sikap Kita Yang Benar Terhadap Kitab Taurat Zabur Dan Injil Adalah A Boleh Mempelajarinya B Tidak Brainly Co Id Bagaimana Sikap Muslim Benar Terhadap Kitab Sebelum Al Quran Latihan Soal Zabur Kepada Kitab Allah Kitab Kitab Allah Zabur Taurat Injil Dan Zabur Quran Cara Mengimaninya Kitab Allah Adalah Kitab Kitab Yang Diturunkan Allah Kepada Nabi Atau Rasul Dalam Al Qur An Tidak Disebut Jumlah Serta Nama Kitab Allah Sikap Kita Yang Benar Terhadap Kitab Taurat Zabur Dan Injil Adalah Giat Belajar Soal Uts Pai Sikap Kita Yang Benar Terhadap Kitab Taurat Zabur Dan Injil Adalah Giat Belajar Bagaimana Sikap Kita Terhadap Kitab Taurat Zabur Dan Injil Yang Di Turunkan Oleh Allah Swt Brainly Co Id Sikap Kita Yang Benar Terhadap Kitab Taurat Zabur Dan Injil Adalah A Boleh Mempelajarinya B Tidak Brainly Co Id Kategori wallpaper Tag sikap, taurat, yang, zabur Navigasi Tulisan
Jakarta - Sepanjang sejarah ada Al Quran dan tiga kitab suci lain yang diturunkan Allah SWT pada para nabi dan rasul.

Kitab samawi ini masih digunakan manusia hingga saat ini sebagai panduan hidup. Keempat kitab suci tersebut adalah Al Quran, Injil, Zabur, dan Taurat. Kitab suci ini diturunkan melalui nabi dan rasul di zaman yang berbeda. Namun keempatnya ternyata memiliki kesamaan. "Keberadaan kitab selain al-Qur'an itu tegas dan jelas. Nama para nabi penerimanya yaitu Daud As, Musa AS, dan Isa AS juga tertera jelas dalam Al Quran," ujar Dosen Magister KPI FIDIK UIN Sikap kita yang benar terhadap kitab taurat Hidayatullah Jakarta Syamsul Yakin, dikutip dari situs UIN Syarif Hidayatullah.

Baca juga: Ar Rahim Artinya Yang Maha Penyayang, Satu dari 99 Asmaul Husna A. Persamaan Al Quran, Injil, Zabur, dan Taurat Berikut kesamaan antara empat kitab suci agama samawi: 1. Sama-sama berasal dari Allah SWT 2. Mengajarkan manusia hanya menyembah Allah SWT sebagai yang Tuhan Maha Esa 3. Berisi nasihat, hikmah, pujian, larangan, dan perintah dari Allah SWT bagi hambaNya 4. Berisi ganjaran yang harus diterima manusia jika melanggar perintah Allah SWT 5. Menjadi pedoman dan panduan bagi manusia selama menjalani kehidupan dunia.

Selain kesamaan, empat kitab suci juga memiliki perbedaan. Tentunya perbedaan tidak lantas mengurangi rasa hormat, atau menjadi alasan memusuhi penganut agama lain. B. Perbedaan Al Quran, Injil, Zabur, dan Taurat 1.

sikap kita yang benar terhadap kitab taurat, zabur, dan injil adalah…

Al Quran diturunkan pada Nabi Muhammad SAw, Injil pada Nabi Isa AS, Zabur pada Nabi Daud AS, dan Taurat pada Nabi Musa AS 2. Al Quran diperuntukkan bagi seluruh umat manusia, bukan kaum tertentu أَفَمَن كَانَ عَلَىٰ بَيِّنَةٍ مِّن sikap kita yang benar terhadap kitab taurat وَيَتْلُوهُ شَاهِدٌ مِّنْهُ وَمِن قَبْلِهِۦ كِتَٰبُ مُوسَىٰٓ إِمَامًا وَرَحْمَةً ۚ أُو۟لَٰٓئِكَ يُؤْمِنُونَ بِهِۦ ۚ وَمَن يَكْفُرْ بِهِۦ مِنَ ٱلْأَحْزَابِ فَٱلنَّارُ مَوْعِدُهُۥ zabur فَلَا تَكُ فِى مِرْيَةٍ مِّنْهُ ۚ إِنَّهُ ٱلْحَقُّ مِن رَّبِّكَ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يُؤْمِنُونَ Arab latin: A fa mang kāna 'alā bayyinatim mir rabbihī wa yatlụhu syāhidum min-hu wa ming qablihī kitābu mụsā imāmaw wa raḥmah, ulā`ika yu`minụna bih, wa may yakfur bihī minal-aḥzābi fan-nāru mau'iduhụ fa lā taku fī miryatim min-hu innahul-ḥaqqu mir rabbika wa lākinna akṡaran-nāsi lā yu`minụn Artinya: "Apakah (orang-orang kafir itu sama dengan) orang-orang yang ada mempunyai bukti yang nyata (Al Quran) dari Tuhannya, dan diikuti pula oleh seorang saksi (Muhammad) dari Allah dan sebelum Al Quran itu telah ada Kitab Musa yang menjadi pedoman dan rahmat?

Mereka itu beriman kepada Al Quran. Dan barangsiapa di antara mereka (orang-orang Quraisy) dan sekutu-sekutunya yang kafir kepada Al Quran, maka nerakalah tempat yang diancamkan baginya, karena itu janganlah kamu ragu-ragu terhadap Al Quran itu. Sesungguhnya (Al Quran) itu benar-benar dari Tuhanmu, tetapi kebanyakan manusia tidak beriman." (QS Hud: 17).

3. Diturunkan dalam bahasa Arab yang memiliki banyak perbedahaan kata, sehingga memudahkan pengajaran pada manusia وَكَذَٰلِكَ أَنزَلْنَٰهُ حُكْمًا عَرَبِيًّا ۚ وَلَئِنِ ٱتَّبَعْتَ أَهْوَآءَهُم بَعْدَمَا جَآءَكَ مِنَ ٱلْعِلْمِ مَا لَكَ مِنَ ٱللَّهِ مِن وَلِىٍّ وَلَا وَاقٍ Arab latin: Wa każālika anzalnāhu ḥukman 'arabiyyā, wa la`inittaba'ta ahwā`ahum ba'da mā jā`aka minal-'ilmi mā laka minallāhi miw waliyyiw wa lā wāq Artinya: "Dan demikianlah, Kami telah menurunkan Al Quran itu sebagai peraturan (yang benar) dalam bahasa Arab.

Dan seandainya kamu mengikuti hawa nafsu mereka setelah datang pengetahuan kepadamu, maka sekali-kali tidak ada pelindung dan pemelihara bagimu terhadap (siksa) Allah." (QS Ar Ra'd: 37). 4. Allah SWT menjaga kemurnian Al Quran إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا ٱلذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُۥ zabur Arab latin: Innā naḥnu nazzalnaż-żikra wa innā lahụ laḥāfiẓụn Artinya: "Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya." (QS Al Hijr:9).

5. Al Quran adalah kitab paling sempurna, tidak seperti yang turun sebelumnya تَنزِيلُ ٱلْكِتَٰبِ لَا رَيْبَ فِيهِ مِن رَّبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ Arab latin: Tanzīlul-kitābi lā raiba fīhi mir rabbil-'ālamīn Artinya: "Turunnya Al-Quran yang tidak ada keraguan di dalamnya, (adalah) dari Tuhan semesta alam." (QS As Sajdah:2). Baca juga: Tahukah Kamu, Ada Ilmuwan Keturunan Nabi Muhammad SAW dari India? 6. Al Quran memiliki asbabun nuzul yang berisi sejarah turunnya suatu ayat yang bisa menjadi petunjuk bagi manusia Semoga persamaan dan perbedaan kitab suci samawi Al Quran, Injil, Zabur, Taurat dapat memberi hikmah bagi seluruh detikers.

Simak Video " Museum Prabu Siliwangi yang Punya Koleksi Rambut Nabi Muhammad SAW" [Gambas:Video 20detik] (row/erd)
Hidup berdampingan bersama orang yang berbeda agama kadang memberikan pengalaman yang berbeda. Di antaranya mengenal kitab dan injil adalah… agama lain seperti kitab Taurat dan Injil. Kita menjadi mengetahui ajaran-ajaran kaum Yahudi dan Nasrani. Ada sebagian ajaran keduanya yang tampak selaras dengan Islam, dan ada pula yang tidak.

Keadaan ini kadang menimbulkan pertanyaan bagi sebagian umat muslim. Bagaimana sikap mereka yang seharusnya, saat berhadapan dengan ajaran-ajaran kitab suci yang termasuk diimani dalam Islam seperti kitab Injil dan Taurat? Apakah membenarkannya, mengabaikannnya, atau memilah-milahnya? Kaum Yahudi Mengenalkan Taurat Kepada Umat Muslim Al-Qur’an membicarakan persinggungan antara kaum Muslim dan Yahudi di antaranya di dalam ayat yang berbunyi: وَلَا تُجَادِلُوْٓا اَهْلَ الْكِتٰبِ اِلَّا بِالَّتِيْ هِيَ اَحْسَنُۖ اِلَّا الَّذِيْنَ ظَلَمُوْا مِنْهُمْ وَقُوْلُوْٓا اٰمَنَّا بِالَّذِيْٓ اُنْزِلَ اِلَيْنَا وَاُنْزِلَ اِلَيْكُمْ وَاِلٰهُنَا وَاِلٰهُكُمْ وَاحِدٌ وَّنَحْنُ لَهٗ مُسْلِمُوْنَ ٤٦ Janganlah kamu mendebat Ahlul kitab melainkan dengan cara yang lebih baik, kecuali terhadap orang-orang yang berbuat zalim di antara mereka.

Katakanlah, “Kami beriman pada (kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepadamu. Tuhan kami dan Tuhanmu adalah satu. Hanya kepada-Nya kami berserah diri.” (Al-‘Ankabut [29] 46). Ibn Jarir tatkala menafsiri ayat di atas menyatakan, Allah berfirman kepada orang-orang mukmin yang dilarang mendebat ahli kitab kecuali dengan hal yang baik: “Ketika ahli kitab (Taurat dan Injil) menyampaikan sesuatu dari kitab mereka dan memberi tahu sesuatu yang mungkin serta bisa saja mereka berkata jujur atau berdusta, dan kalian tidak tahu bagaimana sejatinya zabur tentang hal itu, maka berucaplah “Kami beriman pada (kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepadamu.” Yaitu yang ada di dalam Taurat dan Injil ( Tafsir At-Thabari/20/48).

Baca Juga: Keterkaitan Al-Quran, Kitab-Kitab Terdahulu dan Keragaman Syariat Imam Ibn Katsir berkomentar tentang ayat ini, bahwa ketika ahli kitab menyampaikan sesuatu tentang ajaran mereka yang tidak kita ketahui kebenaran atau kebohongannya, maka jangan sampai mendustakannya sebab bisa saja benar dan jangan membenarkannya sebab bisa saja bohong.

Namun kita perlu meyakininya secara global dan bergantung pada syarat bahwa ajaran tersebut benar dari Allah, belum diganti, dan juga bukan penafsiran. Ibn Katsir kemudian mengutip sebuah hadis yang diriwayatkan dari Abi Hurairah ( Tafsir Ibn Katsir/6/284): قَالَ كَانَ أَهْلُ الْكِتَابِ يَقْرَءُونَ التَّوْرَاةَ بِالْعِبْرَانِيَّةِ ، وَيُفَسِّرُونَهَا بِالْعَرَبِيَّةِ لأَهْلِ الإِسْلاَمِ ، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – « لاَ تُصَدِّقُوا أَهْلَ الْكِتَابِ وَلاَ تُكَذِّبُوهُمْ ، وَقُولُوا ( آمَنَّا zabur وَمَا أُنْزِلَ ) الآيَةَ Abi Hurairah berkata: para ahli kitab sama membacakan Taurat dengan Bahasa Ibrani dan menjelaskannya dengan Bahasa arab pada orang Islam.

Rasulullah salallahualaihi wasallam kemudian bersabda: “Jangan membenarkan ahli kitab dan jangan mendustakan mereka. Dan ucapakan: ‘Aku beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan’ seterusnya’.” (HR. Imam Bukhari) Ibn Hajar di dalam Syarah Sahih Bukhari berkomentar, redaksi hadis yang menyebutkan ahli kitab dan kitab Taurat menunjukkan bahwa yang dimaksud hadis tersebut adalah kaum Yahudi.

Namun, hukum yang ada dalam hadis tersebut berlaku secara umum, sehingga mencakup kaum Nasrani juga ( Fathul Bari/20/426). Dakwah Ideal Syaikh Wahbah Az-Zuhaili dalam Tafsir Munir mengutip penjelasan Ibn ‘Arabi, bahwa Surat Al-‘Ankabut ayat 46 di atas tidaklah dimansukh dengan ayat tentang perang, tapi hanya dikhususkan saja. Dalam artian, bagi yang berdakwah dengan menempuh jalan berperang dengan pedang, silahkan berperang.

Bagi yang tidak, maka ia berkewajiban berdebat dengan kaum ahli kitab dengan cara yang baik ( Tafsir Munir/21/5). Baca Juga: Inilah Para Perawi Israiliyat yang Menjadi Sumber Rujukan di Kitab-Kitab Tafsir Dari sini kita bisa mengambil kesimpulan, sikap untuk tidak sikap kita yang benar terhadap kitab taurat merta membenarkan Taurat dan Injil maupun mendustakan keduanya, adalah berkaitan dakwah yang ideal.

Kita perlu menjauhi sikap sentimen kepada pemeluk agama lain secara berlebihan sehingga terdorong mencela ajaran agama lain, tapi juga tidak secara lebay menyatakan ajaran semua agama adalah benar menurut Islam.

Wallahu a’lam. TENTANG KAMIDengan semangat membangun peradaban islami berbasis tafsir Al Quran, kami berusaha memenuhi asupan kebutuhan masyarakat terhadap kitab suci Al Quran, baik terjemah, tafsir tematik dengan materi yang aktual di masyarakat, maupun Ulumul Quran yang merupakan perangkat keilmuan dalam memahami Alquran70+ Contoh Soal PG PAI Kelas 11 SMA/MA dan Kunci Jawabnya Terbaru - Assalammualaikum adik adik, Pada kesempatan yang baik ini kakak ingin membagikan beberapa contoh soal PG untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas 11 SMA/MA.

Soal ini sudah kakak susun sebanyak 70 soal yang mana sudah kakak siapkan kunci jawabannya. Oiya Menurut Zakiyah Dradjat pendidikan agama islam adalah suatu usaha untuk membina dan sikap kita yang benar terhadap kitab taurat peserta didik agar senantiasa dapat memahami ajaramn islam secara menyeluruh. Lalu menghayati tujuan yang apada akhirnya dapat mengamalkan serta menjadikan islam sebagai pandangan hidup. 70+ Contoh Soal PG PAI Kelas 11 SMA/MA dan Kunci Jawabnya Terbaru Soal PG PAI Kelas 11 SMA/MA 70+ Contoh Soal PG PAI Kelas 11 SMA/MA dan Kunci Jawabnya Terbaru - Bagi sahabat IndoINT dimana saja berada yang ingin sekali mempelajari Soal PG PAI Kelas 11 SMA/MA ini, adik adik bisa menguduh materi ini di IndoINT dalam bentuk file doc.

Berikut ini adalah rincian Soal PG PAI Kelas 11 SMA/MA Semester 1. SELAMAT MENGUNDUH YAA. Berikut IndoINT memberikan Soal PG PAI Kelas 11 SMA/MA PETUNJUK UMUM 1.

Tulis namamu di sudut kanan atas 2. Bacalah setiap soal dengan teliti. 3. Kerjakan dulu soal yang kamu anggap mudah. 4. Periksa kembali pekerjaanmu sebelum diserahkan pada pengawas. A. Berilah tanda silang (x) didepan huruf a,b atau c didepan jawaban yang benar ! 1. Dibawah zabur yang merupakan perbedaan antara kitab dan suhuf adalah…. a. kitab berasal dari Allah Swt., suhuf berasal dari malaikat b. isi kitab lebih benar dari pada suhuf c. isi kitab lebih lengkap dari suhuf d. mempelajari kitab lebih utama daripada mempelajari suhuf e.

kitab lebih tebal dari suhuf Jawaban: c 2. Isi dari kitab Al-Qur’an itu tidak ada keraguan sama sekali. Hal ini dijelaskan Allah dalam firman-Nya yaitu….

a. Surah az-Zumar ayat 39 b. Surah al-Furqan ayat 1 c. Surah al-Maidah ayat 46 d. Surah al-Baqarah ayat 2 e. Surah at-Taubah ayat 9 Jawaban: d 3. Beriman kepada kitab-kitab Allah termasuk dalam rukun iman, yaitu yang ke…. a. satu b. dua c. tiga d. empat e. lima Jawaban: c 4. Dibawah ini yang tidak termasuk isi dari kitab Injil adalah….

a. perintah kembali pada tauhid yang murni b. ajaran yang menyempurnakan kitab Taurat c. pembenaran terhadap kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya d.

ajaran agar hidup sederhana dan menjauhi sifat tamak e. larangan berbuat zina Jawaban: e 5. Kitab Injil itu diturunkan Allah kepada putra Maryam yaitu…. a.

Nabi Isa a.s. b. Nabi Musa a.s. c. Nabi Daud a.s. d. Nabi Sulaiman a.s. e. Nabi Muhammad saw. Jawaban: a 6. Berikut ini seorang rasul yang menerima kitab dan juga menerima suhuf adalah….

a. Nabi Ibrahim a.s. b. Nabi Nuh a.s. c. Nabi Musa a.s. d. Nabi Isa a.s. e. Nabi Daud a.s. Jawaban: c 7. Dibawah ini hikmah yang dimiliki oleh orang yang beriman kepada kitab-kitab Allah, kecuali…. a. hidupnya menjadi lebih tertata b. keimanannya menjadi lebih meningkat c.

terjaga ketakwaannya d. menumbuhkan sikap optimis e. hatinya menjadi resah gelisah Jawaban: e 8. Sikap kita yang benar terhadap kitab Taurat, Zabur, dan Injil adalah…. a. boleh mempelajarinya b. tidak boleh mengimaninya c. langsung mempercayainya d. mengamalkan ajarannya e. percaya dan tidak berkewajiban mengamalkannya Jawaban: e 9.

Tujuan Allah Swt. menurunkan kitab-kitab suci adalah…. a. sebagai pedoman dalam menjalakan kehidupan dunia b. mukjizat yang dapat mengubah kondisi umat yang dihadapi c. pegangan dalam menjalankan tugas kenabian d.

memberikan kepercayaan penuh dalam membimbing umatnya e. menjadi petunjuk sesaat Jawaban: a 10. Kitab yang mempunyai nama lain kitab Mazmur adalah….

a. Kitab Taurat b. Kitab Zabur c. Kitab Injil d. Kitab Al-Qur’an e. Kitab Kuning Jawaban: b 11. Firman Allah yang menjelaskan bahwa kitab Taurat itu diturunkan kepada Nabi Musa a.s. adalah…. a. Surah al-Baqarah ayat 2 b. Surah al-Isra ayat 2 c. Surah al-Maidah ayat 45 d. Surat al-Furqan ayat 1 e. Surat an-Nisa ayat 13 Jawaban: b 12. Kewajiban kita terhadap Al-Qur’an adalah…. a. mempelajari karya sastranya b.

mempelajari dan memahami isinya c. hanya mempelajari isinya d. mempelajari, memahami, dan mengamalkan isinya e. memahami bahasa dan susunan kalimatnya Jawaban: d 13. Persoalan hukum yang ditemui senantiasa ditanyakan dan dikembalikan kepada Al-Qur’an. Hal ini karena Al-Qur’an mempunyai kedudukan…. a. wahyu yang diturunkan Allah Swt. kepada Nabi Muhammad saw. b. mukjizat terbesar Nabi Muhammad saw. c. sumber utama hukum Islam d.

prinsip dalam menjalani kehidupan e. pedoman dalam menjalani kehidupan Jawaban: c 14. Kitab Allah Swt. yang dikenal oleh orang Kristen dengan nama Old Testatement adalah…. a. Taurat b. Injil c. Zabur d. Weda e. Suhuf Jawaban: a 15. Kitab zabur isi pokoknya ada dalam The Ten Commandement adalah…. a. Al-Qur’an b. Perjanjian Baru c. Injil d. Taurat e. Zabur Jawaban: d 16. Perhatikan pernyataan-pernyataan dibawah ini! 1. Mengamalkan ajarannya dalam kehidupan.

2. Meyakini kebenaran isinya. 3. Mempelajari, memahami, dan mengamalkan isi kandungannya. 4. Menyakini kitab-kitab tersebut berasal dari Allah Swt. Dari pernyataan-pernyataan di atas, yang merupakan penerapan iman kepada kitab Allah selain Al-Qur’an adalah…. a. 1 dan 2 b. 2 dan 4 c. 1 dan 3 d. 3 dan 4 e. 1 dan 4 Jawaban: b 17. Dibawah ini fungsi beriman kepada kitab Allah Swt., kecuali…. a. terinspirasi menjalankan larangan rasul b.

termotivasi meninggalkan ajaran-Nya c. meningkatkan kualitas kehidupan pribadi d. mengganggu kehidupan masyarakat e. meruntuhkan ketenangan hidup bermasyarakat Jawaban: c 18. Kitab yang berisi doa dan nyanyian-nyanyian yang disenandungkan Nabi Dan injil adalah… a.s. adalah…. a. Kita Zabur b. Kitab Taurat c. Kitab Injil d. KItab Al-Qur’an e. Kitab Kuning Jawaban: a 19. Sumber hukum pertama dan utama bagi umat Islam adalah….

a. Al-Qur’an b. As-Sunnah c. Itjihad d.

sikap kita yang benar terhadap kitab taurat, zabur, dan injil adalah…

Ijma’ e. Qiyas Jawaban: a 20. Kitab suci yang ajarannya bagi seluruh umat manusia adalah…. a. Al-Qur’an b. Injil c. Weda d. Taurat e. Zabur Jawaban: a 21. Dalam rangka memupuk sifat kejujuran, kita perlu menghindari sikap….

a. sering ingkar janji b. cepat bertindak c. suka mencampuri urusan orang lain d. berkata apa adanya e. berperilaku meniru tokoh idola Jawaban: a 22. Sebagai seorang muslim kita harus memiliki sifat syaja’ah, artinya berani dalam membela…. a. Kesalahan b. Kebathilan c. Kebenaran d. Kemungkaran e. Kemaksiatan Jawaban: c sikap kita yang benar terhadap kitab taurat. Menurut pandangan Islam, berani ditentukan oleh kekuatan…. a. materi b. jasmani c. kekayaan d.

hati dan kebersihan jiwa e. jiwa dan raga Jawaban: d 24. Contoh bentuk keberanian yang muncul dari hati dan jiwa yang kuat adalah…. a. mengendalikan diri dari (hawa nafsu) ketika marah b. melawan orang yang memusuhi c. diam saja ketika ada yang memusuhi d. mengendalikan diri sikap kita yang benar terhadap kitab taurat barang-barang mewah e. membela teman saat dimusuhi Jawaban: a 25. Selama seseorang yakin bahwa yang dilakukannya dalam rangka menjalankan perintah Allah, maka orang tersebut tidak takut kepada siapa pun kecuali Allah Swt.

Apabila ada yang membuatnya takut, maka dia harus yakin bahwa Allah adalah penolong dan pelindung. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam Al-Qur’an surah Ali-Imran ayat…. a. 170 b. 171 c. 172 d. 173 e. 174 Jawaban: d 26. Perilaku menjaga amanah disebut…. a. jujur b. kerja keras c. tekun d.

sikap kita yang benar terhadap kitab taurat, zabur, dan injil adalah…

adil e. teliti Jawaban: a 27. Dalam Islam, perilaku jujur akan mendapatkan…. a. dosa b. pahala c. hadiah d. musibah e. uang Jawaban: b 28. Menyontek saat ujian termasuk perilaku…. a. wajar b. tidak jujur c. usaha keras d. terpuji e. jujur Jawaban: b 29. Setiap orang yang berbuat jujur akan mendapatkan…. a. pengetahuan yang bertambah b. ketenangan dalam hidupnya c.

cita-cita yang diinginkan d. harta kekayaan yang banyak e. musuh yang banyak Jawaban: b 30. Arti kata syaja’ah adalah…. a. Berani b. Takut c. Pengecut d. Bohong e. Jujur Jawaban: a 31. Dibawah ini dan injil adalah… paling berhak memandikan jenazah adalah…. a. petugas yang sudah ditetapkan pemerintah b. ibu atau bapak dari orang yang meninggal c. anggota keluarga d. orang yang paling ahli dalam bidang agama e. ketua ormas setempat Jawaban: b 32. Membaca salawat Nabi Muhammad saw.

dalam salat jenazah dilaksanakan setelah takbir ke…. a. satu b. dua c. tiga d. empat e. lima Jawaban: b 33. Hukum menyalatkan jenazah adalah…. a. sunah b. makruh c. mubah d. fardu’ain e. fardu kifayah Jawaban: e 34. Dibawah ini yang tidak termasuk syarat zabur yang dimandikan, yaitu…. a. tubuhnya adalah walaupun sedikit b. muslim c. bukan bayi prematur d. mati syahid e. bukan mati syahid Jawaban: d 35. Jumlah dan injil adalah… didalam salat jenazah sebanyak …. kali a. lima b. empat c. tiga d.

dua e. satu Jawaban: b 36. Sebaiknya kain kafan yang digunakan untuk mengkafani jenazah berwarna…. a. hitam b. merah c. putih d. abu-abu e. coklat Jawaban: c 37. Dibawah ini adalah perbuatan sunah pada waktu melaksanakan pemakaman jenazah, kecuali…. a. penguburan jenazah sebaiknya jangan segera dilaksanakan b.

menyiram kubur dengan air c. meninggikan kubur sekadarnya d. menandai kubur dengan batu atau kayu e. menaruhi kerikil di atas kubur Jawaban: a 38. Jumlah kain kafan yang digunakan untuk mengkafani jenazah laki-laki adalah….

a. dua b. tiga c. empat d. lima e. enam Jawaban: b 39. Dibawah ini yang tidak termasuk rukun salat jenazah adalah…. a. mengangkat tangan ketika takbir b. membaca salawat setelah takbir kedua c. membaca al-Fatihah setelah takbir pertama d. membaca takbir empat kali e. dilakukan dengan niat yang ikhlas karena Allah Jawaban: a 40. Untuk jenazah perempuan, posisi imam pada waktu menyalatkan adalah berdiri…. a. searah kepala b. searah betis c.

searah lambung d. searah pinggang e. di samping Jawaban: d 41. Makna utama dari takziah adalah…. a. melayat kepada orang sakit b. bersikap sabar menerima musibah kematian c. menghibur orang yang baru ditinggalkan kerabatnya d. kewajiban muslim dalam merawat jenazah e. menabur bunga dimakam Jawaban: c 42. Jenazah yang boleh dimandikan oleh siapa saja adalah jenazah….

a.

sikap kita yang benar terhadap kitab taurat, zabur, dan injil adalah…

perempuan b. laki-laki dewasa c. pemimpin agama d. anak-anak e. orang tua Jawaban: d 43. Jumlah kain kafan untuk jenazah wanita lebih banyak dari jenazah laki-laki agar…. a. dapat menutup mata kaki b. jenazah tidak kedinginan c. tidak berbayang bentuk tubuhnya d.

sikap kita yang benar terhadap kitab taurat, zabur, dan injil adalah…

dapat menutup ujung kaki hingga kepala e. anggota tubuh jenazah tidak tampak Jawaban: e 44. Berikut ini adalah ciri-ciri adanya kematian, kecuali…. a. tidak adanya motivasi dalam menjalani hidup b.

lepasnya nyawa dari tubuh c. berhentinya aliran darah dari dalam tubuh d. berhentinya napas dalam diri seseorang e. seluruh organ tubuhnya tidak berfungsi Jawaban: a 45. Tujuan melaksanakan ziarah kubur adalah…. a. mengharapkan pujian orang lain b. untuk mengingat mati c. untuk bergaul d. untuk memenuhi ajakan teman e. menghilangkan kepenatan hidup Jawaban: b 46.

Liang lahat adalah…. a. lubang tempat menaruh makanan b. lubang jenazah yang besar dan lebar c. lubang tempat meletakan jenazah d. lubang tempat menyimpan harta benda jenazah e. dan injil adalah… kematian Jawaban: c 47.

Dibawah ini yang merupakan urutan penyelenggaraan jenazah adalah…. a. memandikan – mengkafani – menguburkan – menyalatkan b. mengkafani zabur menyalatkan – menguburkan – mendoakan c. memandikan – mendoakan – menguburkan – menyalatkan d. memandikan – mengkafani – menyalatkan – menguburkan e. memandikan – menyalatkan – mengkafani – menguburkan Jawaban: d 48. Kain kafan untuk perempuan terdiri dari….

a. 2 lapis kain lebar, 1 kain kerudung, dan 1 baju sarung b. 2 lapis kain lebar, dibentuk menjadi sarung, 1 buah baju kurung, dan 1 buah kerudung c. 2 lapis kain lebar, 1 kain kerudung, 1 penutup telinga, dan 1 penutup kepala d. 2 lapis kain lebar, 1 kain sarung, dan 1 kain kerudung e. salah semuanya Jawaban: - 49.

Bila anggota keluarga yang ditinggalkan adalah orang yang tidak mampu, maka penyediaan kain kafan menjadi kewajiban…. a. menggunakan kain yang ada b. menjual barang berharga c. baitul mal (kas anggota masyarakat) d. meminjam dari tetangga e. adik dari orang yang meninggal Jawaban: c 50. Pada saat melaksanakan salat jenazah, Pak Amir sengaja meninggalkan salah satu rukun salat jenazah. Dengan demikian, salat jenazah yang dilaksanakan Pak Amir adalah….

a. syubhat b. makruh c. berkurang pahalanya d. tetap sah e. batal/tidak sah Jawaban: e 51. Lafal di atas artinya…. a. dan rasul-Nya b. dan orang-orang mukmin c. berlomba-lomba dalam kebaikan d. beramal saleh e. bekerja keras Jawaban: b 53. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut ini! 1. Meninggalkan perbuatan yang haram dan kurang bermanfaat.

2. Tidak mau belajar dari pengalaman diri dan orang lain. 3. Melaksanakan tugas-tugas sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. 4. Bersegera dalam melaksanakan kebaikan dan meninggalkan kemaksiatan. 5. Menunda-nunda pekerjaan dan gemar menonton televisi. Dari pernyataan di atas, yang termasuk perilaku kompetisi dalam kebaikan adalah….

a. 1, 3, dan zabur b. 1, 4, dan 5 c. 2, 4, dan 5 d. 2, 3, dan 4 e. 1, 2, dan 5 Jawaban: a 54. Berikut perbuatan yang mencerminkan firman Allah Swt. dalam Surah al-Maidah ayat 48, kecuali…. a. selalu berusaha untuk meningkatkan kemampuan diri dengan cara belajar dari pengalaman orang lain b. belajar mata pelajaran sekolah hingga larut malam atau dini hari c.

berlomba-lomba dalam kebaikan d. menunda kegiatan-kegiatan yang kurang bermanfaat atau tidak terlalu mendesak untuk dikerjakan e. membiasakan diri untuk membuat perencanaan dan jadwal kegiatan sehari-hari Jawaban: b 55. Kita diperintahkan Allah tolong-menolong dalam hal….

a. kebaikan b. takwa c. kebenaran d.

sikap kita yang benar terhadap kitab taurat, zabur, dan injil adalah…

kebajikan e. keburukan Jawaban: e 56. Salah satu perilaku kompetisi dalam kebaikan adalah berlomba dalam…. a. perbuatan dosa b. kemaksiatan c. beribadah d. sepak bola e. bermain Jawaban: c sikap kita yang benar terhadap kitab taurat. Lawan kata dari sifat kerja keras adalah…. a. meniru zabur orang lain yang sukses b. tidak mau melakukan pekerjaan haram c. bermalas-malasan dan suka menunda-nunda pekerjaan d.

suka mencela pekerjaan orang lain e. suka membantu pekerjaan orang lain Jawaban: c 58. Dibawah ini termasuk pekerjaan halal tetapi tidak terpuji adalah…. a. penjual koran b. kuli bangunan c. pembantu rumah tangga d. penjual makanan e. meminta-minta Jawaban: e 59. Di bawah ini yang merupakan contoh kerja keras adalah…. a. membaca semua buku karena besok pagi akan ujian b. tetap berusaha ketika mendapatkan kesulitan dalam belajar c.

membantu orang tua dengan maksud agar dibelikan sepeda d. belajar sampai larut malam karena ada ulangan e. suka membantu orang lain karena berharap mendapat pujian Jawaban: b 60. Anak yang memiliki sifat pekerja keras akan…. a. belajar ditemani ibu b. belajar jika ada ujian c. belajar sungguh-sungguh setiap saat d.

datang ke sekolah sering terlambat e. mengganggu temannya yang sedang belajar Jawaban: c 61. Kata taat berasal dari bahasa Arab, yaitu ta’at. Kata ini memiliki makna…. a. meninggalkan b. mengikuti atau menuruti c. kebaikan d. berjuang e. bekerja keras Jawaban: b 62. Ketaatan seseorang dalam melaksanakan perintah dan menjauhi larangan yang telah ditetapkan Allah Swt. sangat erat kaitannya dengan….

a.

sikap kita yang benar terhadap kitab taurat, zabur, dan injil adalah…

harta yang dimilikinya b. orang tuannya c. ilmu yang dimilikinya d. iman yang dimilikinya e. teman yang dimilikinya Jawaban: d 63. Dibawah ini yang merupakan cara menunjukan ketaatan kepada Allah Swt. adalah…. a. melaksanakan salat tepat pada waktunya b. suka mencela orang lain c. durhaka kepada orang tua d. tidak percaya pada kenabian Nabi Muhammad swa. e. dan injil adalah… suka mengkaji Al-Qur’an Jawaban: a 64.

Menyekutukan Allah disebut juga kita telah berbuat…. a. kebaikan b. pantas dilakukan c. kemusyrikan d. bijaksana e. bertanggung jawab Jawaban: c 65. Berlomba-lomba dalam kebaikan diperintahkan Allah Swt. di dalam salah satu firman-Nya yaitu…. a. Surah ali-Imran ayat 90 b. Surah al-Maidah ayat 32 c. Surah al-Isra’ ayat 17 d. Surah al-Maidah ayat 48 e. Surah an-Nisa ayat 34 Jawaban: d 66.

Dibawah ini yang tidak termasuk perilaku berlomba-lomba dalam kebaikan adalah…. a. Suka membantu tetangga yang sedang kesusahan b. mengusir pengemis yang datang ke rumah c. semangat salat berjamaah di masjid d. menolak jika di ajak bolos temannya e. melaksanakan kewajiban di sekolah dengan sungguh-sungguh Jawaban: b 67.

Bekerja sekuat tenaga untuk mencapai hasil yang memuaskan disebut sikap…. a. tekun b. ulet c. hemat d. kerja keras e. teliti Jawaban: d 68. Di bawah ini yang termasuk bekerja keras di lingkungan masyarakat adalah…. a. mematuhi semua perintah orang tua b. rajin belajar c. ikut melaksanakan kerja bakti d. hemat dalam penggunaan listrik e. rajin mengikuti kegiatan ekstrakulikuler Jawaban: c 69. Cara bekerja keras bagi seorang karyawan, yaitu…. a.

bekerja dengan sungguh-sungguh b. terlambat datang ke tempat kerja c. mampu mengangkat beban berat d. tidak pernah membuat kesalahan e. mendekati atasan Jawaban: a 70. Orang tua adalah pemimpin kita didalam rumah, semua perintahnya harus kita lakukan, kecuali…. a. ibu menyuruh kita membantu pekerjaan rumah b. ayah menyuruh kita untuk pergi ke dukun c. ayah menyuruh kita untuk kerja bakti d. ibu menyuruh kita untuk belajar dengan tekun e. ayah menyuruh kita salat tepat waktu Jawaban: b Baca juga yang sejenis • Dan injil adalah… Untuk Kelas 1 SD / MI Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2018/2019 • RPP Untuk Kelas 2 SD / MI Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2018/2019 • RPP Untuk Kelas 3 SD / MI Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2018/2019 • RPP Untuk Kelas 4 SD / MI Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2018/2019 • RPP Untuk Kelas 5 SD / MI Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2018/2019 • RPP Untuk Kelas 6 SD / MI Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2018/2019 • soal PG agama islam dan jawaban • soal PG agama islam kelas 11 semester 2 dan kunci jawaban • soal PG pai kelas xi semester 1 kurikulum 2013 • soal hots pai kelas xi • soal pai kelas xi semester 2 kurikulum 2013 • soal PG agama islam kelas 12 semester 1 dan kunci jawaban • soal PG agama islam kelas 11 semester 1 dan kunci jawaban • soal uts pai kelas xi semester 1 2018,2019,2020,2021,2022
sabrinahamdah88 September 2018 - 0 Replies Tolong dibantu ya kakak"dan abang" :) 1.penyebab terjadinya gangguan sembelit adalah.

a.fases sangat cepat didorong oleh kolon sehingga fases terlalu encer b.usus sembelit sehingga zat makanan terlambat perjalanannya c.fases sangat lambat didorong oleh kolonkarena terlalu banyak menyerapair d.gerakan peristaltik pada kolon mengalami gangguan sehingga fases lambat didorong e.penderita terlalu banyak makan makanan yang merangsang lambung 2.pada sapi,asam sikap kita yang benar terhadap kitab taurat yang terbentuk akan diserap pada bagia.

a.abomasum b.retikulum c.omasum d.rumen e.vili 3.penyakit kekurangan vitamin disebut. a.difisiensi b.kwashiorkor c.kretinisme d.gigantisme e.diare Answer sabrinahamdah88 September 2018 - 0 Replies Berikut perbuatan yang mencerminkan firman allah dlm surah al-maidah ayat 8,kecuali a.selalu berusaha untuk meningkatkan kemampuan diri dengan cara belajar dari pengalaman orang lain b.belajar mata pelajaran sekolah hingga larut malam atau dini hari dan injil adalah… dalam kebaikan d.menunda kegiatan-kegiatan yang kurang bermanfaat atau tidak terlalu mendesak untuk di kerjakan e.membiasakan diri untuk membuat perencanaan dan jadwal kegiatan sehari-hari Answer Recommend Questions manullanganne May 2021 - 0 Replies jawab dong .

ahmadfikrialfatah May 2021 - 0 Replies upaya yang paling tepat untuk menkondisikan peladang menjadipetani menetap zahra1198 May 2021 - 0 Replies sikap yang baik ketika bermain dengan teman misalnya IlhamLahia123 May 2021 - 0 Replies kerajaan perlak raja2nya siapa saja?

putriwldrr May 2021 - 0 Replies bagi perkembangan agama Hindu, Sriwijaya berperan sebagai? a. dan injil adalah… agama hindu b. pengembangan agama hindu didunia c.pembelajaran hindu sebelum belajar ke India d.pendidikan biksu diseluruh dunia Kesah21 May 2021 - 0 Replies mengapa pemerintah membangjn profram KB?

indah2286 May 2021 - 0 Replies [tex] \sqrt{8 + \sqrt{80} } [/tex] khesyaandr May 2021 - 0 Replies garis bujur barat dan bujur timur dibatasi oleh alwieeysk May 2021 - 0 Replies Apa yang dimaksud dengan valuta asing fisik dan valuta asing dan injil adalah… rm1778577 May 2021 - 0 Replies Bagaimana bangsa indonesia memandang keberadaan keberadaan negara negara lain disekitarnya Ini adalah Daftar Pilihan Jawaban yang Tersedia : • boleh mempelajarinya • tidak boleh mengimaninya • langsung mempercayainya • mengamalkan ajarannya • percaya dan tidak berkewajiban mengamalkannya Jawaban terbaik adalah E.

percaya dan tidak berkewajiban mengamalkannya. Dilansir dari guru Pembuat kuis di seluruh dunia. Jawaban yang benar untuk Pertanyaan ❝Sikap kita yang benar terhadap kitab Taurat, Zabur, dan Injil adalah….❞ Adalah E.

percaya dan tidak berkewajiban mengamalkannya. Saya Menyarankan Anda untuk membaca pertanyaan dan jawaban berikutnya, Yaitu Berikut ini seorang rasul yang menerima kitab dan juga menerima suhuf adalah… dengan jawaban yang sangat akurat.Klik Untuk Melihat Jawaban Apa itu cp.dhafi.link??

Kuis Dhafi Merupakan situs pendidikan pembelajaran online untuk memberikan bantuan dan wawasan kepada siswa yang sedang dalam tahap pembelajaran.

mereka akan dapat dengan mudah menemukan jawaban atas pertanyaan di sekolah. Kami berusaha untuk menerbitkan kuis Ensiklopedia yang bermanfaat bagi siswa. Semua fasilitas di sini 100% Gratis untuk kamu. Semoga Situs Kami Bisa Bermanfaat Bagi kamu. Terima kasih telah berkunjung.
​Berikut ialah apa yang saya temui tentang hal2 di atas. Al-Quran menyebut Zabur (Mazmur) sebagai tulisan, sedangkan Taurat (Torah) dan Injil (Bible) sebagai Al kitab. Suatu isyarat dari Allah SWT bahwa Zabur, Taurat, dan Injil yang masing-masing diturunkan kepada Nabi Daud Alaihissalam, Nabi Musa Alaihissalam, dan Nabi Isa Alaihissalam berbentuk tulisan, kitab, atau yang menyerupainya.

Ayat-ayat dalam Al-Quran yang menjelaskan hal ini di antaranya adalah: “Sesungguhnya Kami telah memberikan wahyu kepadamu sebagaimana Kami telah memberikan wahyu kepada Nuh dan nabi-nabi yang kemudiannya, dan Kami telah memberikan wahyu (pula) kepada Ibrahim, Isma’il, Ishak, Ya’qub dan anak cucunya, ‘Isa, Ayyub, Yunus, Harun dan Sulaiman.

Dan Kami berikan Zabur [1] kepada Daud.” (QS. An Nisa[4]:163) “Dan sungguh telah Kami tulis didalam Zabur [2] sesudah (Kami tulis dalam) Lauh Mahfuzh, bahwasanya bumi ini dipusakai hamba-hambaKu yang saleh.” (QS. Al Anbiyaa[21]105) “Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al Kitab (Taurat) kepada Musa, dan Kami telah menyusulinya (berturut-turut) sesudah itu dengan rasul-rasul, dan telah Kami berikan bukti-bukti kebenaran (mu’jizat) kepada Isa putera Maryam dan Kami memperkuatnya dengan Ruhul Qudus.

[3] Apakah setiap datang kepadamu seorang rasul membawa sesuatu (pelajaran) yang tidak sesuai dengan keinginanmu lalu kamu menyombong; maka beberapa orang (diantara mereka) kamu dustakan dan beberapa orang (yang lain) kamu bunuh?” (QS.

Al-Baqarah[2]:87) “Dan orang-orang Yahudi berkata: “Orang-orang Nasrani itu tidak mempunyai suatu pegangan”, dan orang-orang Nasrani berkata: “Orang-orang Yahudi tidak mempunyai sesuatu pegangan,” padahal mereka (sama-sama) membaca Al Kitab. [4] Demikian pula orang-orang yang tidak mengetahui, mengatakan seperti ucapan mereka itu. Maka Allah akan mengadili diantara mereka pada hari Kiamat, tentang apa-apa yang mereka berselisih padanya.” (QS. Al Baqarah[2]:113) Untuk Taurat, Al-Quran bahkan menyebutkan dengan sangat jelas bahawa ia diturunkan oleh Allah benar-benar dalam bentuk lembaran-lembaran atau kepingan dari batu (atau kayu) yang disebut dengan luh.

[5] “Dan telah Kami tuliskan untuk Musa pada luh-luh (Taurat) segala sesuatu sebagai pelajaran dan penjelasan bagi segala sesuatu; maka (Kami berfirman): “Berpeganglah kepadanya dengan teguh dan suruhlah kaummu berpegang kepada (perintah-perintahnya) dengan sebaik-baiknya, nanti Aku akan memperlihatkan kepadamu negeri orang-orang yang fasik.” (QS.

Al-A’raaf[7]:145) Satu dari (hanya) enam syarat keimanan umat Muslim – yang disebut Rukun Iman – adalah kewajiban mengimani Zabur, Taurat, Injil, dan Al-Quran. Dalam ayat-ayat Al Qur’an, Allah melatakkan keempat-empatnya sama penting. Al-Quran juga membenarkan apa yang ada dalam Zabur, Injil dan Taurat, bahkan janji-janji Allah tercantum di dalam keempatnya.

“Dia menurunkan Al Kitab (Al Qur’an) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil, sebelum (Al Qur’an), menjadi petunjuk bagi sikap kita yang benar terhadap kitab taurat, dan Dia menurunkan Al Furqaan. [6] Sesungguhnya orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Sikap kita yang benar terhadap kitab taurat akan memperoleh siksa yang berat; dan Allah Maha Perkasa lagi mempunyai balasan (siksa).” (QS.

Ali Imran[3]:3-4) “Jika mereka mendustakan kamu, maka sesungguhnya rasul-rasul sebelum kamupun telah didustakan (pula), mereka membawa mu’jizat-mu’jizat yang nyata, Zabur dan kitab yang memberi penjelasan yang sempurna.” [7] (QS.

Ali Imran[3]:184) Walaupun pada dasarnya Zabur, Taurat, dan Injil diturunkan terbatas, dan hanya untuk bangsa Israel – namun kini dianggap sebagai kitab-kitab suci pemeluk agama Nasrani di dunia – tidak banyak kita dapati orang, atau kelompok-kelompok yang seara khusus membicarakan, apalagi sampai memperdebatkan isi dan ajaran-ajaran yang terkandung dalam kitab Zabur.

Lain halnya dengan Taurat dan Injil yang selama berabad-abad lamanya telah menjadi objek perdebatan melawan Al Qur’an, atau sebaliknya. Dalam Al-Quran cukup jelas disebutkan bahwa Taurat dan Injil adalah ajaran yang diturunkan dalam bentuk kitab kepada Nabi Musa AS dan Nabi Isa AS. Jadi, bukan kitab-kitab yang berisikan kesaksian manusia. Sedangkan Taurat (Perjanjian Lama) dan Injil (Perjanjian Baru) yang kita kenal sekarang ini adalah kitab lain, atau kitab-kitab yang telah ‘ditambah-kurangi’ isinya oleh tangan manusia, sehingga bercampur dengan kesaksian-kesaksian manusia sendiri, namun tetap disebut sebagai Taurat dan Injil.

Tidak jelas siapa yang menamakan kesaksian-kesaksian tersebut sebagai Taurat dan Injil, kapan hal itu dilakukan, dan dalam peristiwa apa. Rasanya kita perlu sama-sama meneliti kembali hal ini dengan sangat kritis.

Sebab, jika pada waktu itu novelis besar seperti Ernest Hemingway sudah lahir dan menulis sebuah novel misalnya, maka tidak seorangpun dapat melarangnya untuk memberi judul pada novel itu ‘Injil’ atau ‘Taurat’. Tapi mestinya kita dapat dengan mudah mengerti bahwa novel tersebut, tentu saja, bukan Injil atau Taurat sebagaimana yang dimaksud di dalam Zabur.

Berbeda halnya dengan Taurat dan Injil yang ada sekarang. Non-Muslim mengatakan bahwa pada waktu turunnya Al-Quran, sudah ada Alkitab (Perjanjian Lama atau Taurat, dan Perjanjian Baru atau Injil), bahkan sejak tahun 200 M, jauh sebelum kenabian Muhammad SAW dan tidak ada satu kalimatpun tertulis dalam Al-Quran yang menyatakan bahwa kitab-kitab tersebut bukan Taurat dan Injil.

Untuk mengklarifikasi hal ini, simak ayat-ayat Al-Quran berikut: “Berkata Isa: “Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi.” (QS. Maryam[19]:30) “Tidak wajar bagi seseorang manusia yang Allah berikan kepadanya Al Kitab, hikmah dan kenabian, lalu dia berkata kepada manusia: “Hendaklah kamu menjadi penyembah-penyembahku bukan penyembah Allah.” Akan tetapi (dia berkata): “Hendaklah kamu menjadi orang-orang rabbani, karena kamu selalu mengajarkan Al Kitab dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya.” (QS.

Ali Imran[3]:79) “(Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma’ruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka.

Maka orang-orang yang beriman kepadanya. memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al Qur’an), mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (QS. Al-A’raaf[7]:157) “Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, ‘Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya.

Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan : “(Tuhan itu) tiga”, berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara.” (QS. An-Nisaa[4]”171) “Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: “Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: “Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?” Isa menjawab: “Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya).

Jika aku pernah mengatakannya maka tentulah Engkau telah mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib.” Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakan)nya yaitu: “Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu”, dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka.

Maka setelah Engkau wafatkan (angkat) aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu. Jika Engkau menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba-Mu, dan jika Engkau mengampuni mereka, maka sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS.

Al-Maaidah[5]:117-118) “Berkata Isa: “Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi, dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup; dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka.

Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali”. Itulah Isa putera Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya. Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia.

Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: “Jadilah”, maka jadilah ia. Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahlah Dia oleh kamu sekalian.

Ini adalah jalan yang lurus.” (QS. Maryam[19]:30-36) “Isa tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami berikan kepadanya ni’mat (kenabian) dan Kami jadikan dia sebagai tanda bukti (kekuasaan Allah) untuk Bani Israil.

Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus. Dan janganlah kamu sikap kita yang benar terhadap kitab taurat dipalingkan oleh syaitan; sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.

Dan tatkala Isa datang membawa keterangan dia berkata: “Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa hikmah dan untuk menjelaskan kepadamu sebagian dari apa yang kamu berselisih tentangnya, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah (kepada)ku.” Sesungguhnya Allah Dialah Tuhanku dan Tuhan kamu, maka sembahlah Dia, ini adalah jalan yang lurus. Maka berselisihlah golongan-golongan (yang terdapat) di antara mereka, lalu kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang zalim ya’ni siksaan hari yang pedih (kiamat).” (QS.

Az-Zukhruf[43]:59-65) “Dan kerana ucapan mereka: “Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, ‘Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan ‘Isa bagi mereka.

Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) ‘Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah ‘Isa.” (QS.

An-Nisaa[4]:157) Jika Al-Quran sendiri mewajibkan setiap Muslim mengimani kitab-kitab sebelumnya, maka isi dari kitab-kitab sebelumnya itu tentu saja harus sama seperti apa yang diturunkan oleh Allah.

Apakah mungkin Allah mewajibkan umat Muslim untuk mengimani ajaran yang saling berbeda dan bertentangan? Lebih jauh lagi, apakah mungkin Allah memerintahkan sikap kita yang benar terhadap kitab taurat untuk mengimani kitab-kitab yang berisi tulisan dan kesaksian manusia yang dalam konteks ini, tidak jelas atas otoritas siapa, kemudian mensejajarkan tulisan-tulisan itu dengan wahyu atau firman-Nya?

Dengan demikian, tentunya mudah untuk difahami bahwa Taurat dan Injil yang dimaksud oleh Al-Qur’an bukanlah Taurat dan Injil (Alkitab) yang ada sekarang.

Lalu, di manakah Taurat dan Injil, kitab-kitab ajaran Tauhid yang diturunkan Allah itu? Pertanyaan ini juga merupakan pertanyaan umat Islam. Ada pendapat yang mengatakan bahwa bagi umat Kristian tidak ada suatu pemikiranpun yang menyatakan bahwa Injil merupakan sebuah kitab, apalagi tidak ada indikasi sejarah yang mengisyaratkan bahwa dulunya memang ada kitab yang bernama Injil. Namun sesungguhnya ada fakta menarik yang tercantum dalam Alkitab, bahwa dikhabarkan Yesus pergi ke suatu tempat dan mengajarkan Injil, artinya bahwa Injil memang sudah ada pada waktu itu, walaupun tidak jelas apakah berbentuk buku atau ajaran.

Yang pasti tidak mungkin semasa hidupnya Yesus memerintahkan Mathius, Markus, Lukas, dll untuk menuliskan kesaksiannya dalam sebuah buku, lalu buku itulah yang dibawa-bawa Yesus dan diajarkan kepada umatnya. Sebab kita semua tahu bahwa ketiga orang yang namanya disebut belakangan tidak sikap kita yang benar terhadap kitab taurat di zaman yang sama dengan Yesus.

Ayat-ayat Al-Qur’an berikut ini, yang menerangkan bagaimana Ahli Kitab[8] dan perilaku mereka pada waktu Al-Quran diturunkan layak untuk kita cermati: “Hai Ahli Kitab, mengapa kamu mengingkari ayat-ayat Allah, padahal kamu mengetahui (kebenarannya). Hai Ahli Kitab, mengapa kamu mencampur adukkan yang haq dengan yang bathil, dan menyembunyikan kebenaran, padahal kamu mengetahui?” (QS.

Ali Imran[3]: 70-71) “Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepadamu Rasul Kami, menjelaskan kepadamu banyak dari isi Al Kitab yang kamu sembunyikan, dan banyak (pula yang) dibiarkannya. Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan kitab yang menerangkan.” (QS. Al-Maaidah[5]:15) “Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: “Ini dari Allah”, (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu.

Maka kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang mereka kerjakan.” zabur.

Al Baqarah[2]:79) “Orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang telah Kami beri Al Kitab (Taurat dan Injil) mengenal Muhammad seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Dan sesungguhnya sebahagian di antara mereka menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahui.” (QS. Al Baqarah[2]:146) Ayat-ayat di atas mengindikasikan adanya kebenaran – atau isi Alkitab – yang disembunyikan, sekaligus juga peringatan atas perbuatan merobah, menulis, mencampur-adukkan isi Alkitab melalui tangan-tangan mereka sendiri.

Itulah sebabnya mengapa TIDAK DITEMUKAN SATU AYATPUN DALAM AL-QUR’AN YANG MENYATAKAN BAHWA TAURAT DAN INJIL ADALAH PALSU. Sebab Taurat dan Injil (kitab-kitab wahyu yang diturunkan Allah kepada Nabi Musa dan Isa) memang sebenar-benarnya ada, namun untuk kepentingan sekelompok manusia, kemudian disembunyikan oleh ‘oknum-oknum’ Ahli Kitab.

Untuk kepentingan manusia inilah kemudian dimunculkan kitab-kitab yang ditulisi oleh tangan-tangan mereka sendiri tadi sebagai ganti Taurat dan Injil yang disembunyikan. Ajaran Kitab Taurat dan Injil versi baru ini ada yang sesuai dengan ajaran Al-Qur’an namun banyak yang telah dijungkir-balikkan. Itu sebabnya mengapa kemudian turun ayat, “Telah datang kepadamu Rasul kami, menjelaskan banyak dari isi Alkitab yang kamu sembunyikan, dan banyak (pula yang) dibiarkan.” Jadi, pertanyaan mengenai keberadaan kitab Taurat dan Injil asli di atas dapat kita ganti menjadi: Dimanakah Kitab-kitab itu sekarang, dan siapakah yang sengaja menyembunyikannya?

Bahkan rasanya pertanyaan itu masih perlu diperjelas lagi menjadi: Siapakah yang diuntungkan dengan disembunyikannya Taurat dan Injil yang asli, dan fihak manakah yang paling dirugikan jika kitab-kitab tersebut terungkap? Anda semua tentu mengetahui saat-saat paling kritis dalam sejarah penyebaran sikap kita yang benar terhadap kitab taurat Kristian yang dimulai sejak kematian Yesus.

Sejarah masa-masa di mana umat Kristus pertama dikejar-kejar dan dibunuh, sejarah munculnya gereja, sejarah konsili, dll. Ada baiknya jika peristiwa-peristiwa sejarah tersebut diteliti kembali secara sangat kritis.

Adapun tentang peristiwa turunnya Nabi Isa alaihissalam, atau Yesus, kembali ke bumi, perlu kiranya kita cermati pula hadist Rasulullah dibawah ini: “Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, katanya Rasulullah bersabda: Demi Allah yang jiwaku ditangannya, sesungguhnya telah dekat masanya Isa anak Maryam akan turun ditengah-tengah kamu. Dia akan menjadi hakim yang adil, akan dihancurkannya salib, dibunuhnya babi, dihapuskannya pajak dan kekayaan akan melimpah ruah, sehingga tidak seorangpun yang bersedia menerima pemberian.” [HR.

Muslim] “Jabir bin Abdullah mendengar Rasulullah bersabda: Nabi Isa akan turun ketengah-tengah umat, lalu pemimpin-pemimpin mereka berkata: Sudilah anda shalat dan menjadi pemimpin kami, jawab nabi Isa alaihassalam: Sikap kita yang benar terhadap kitab taurat Masing-masing kamu boleh menjadi pemimpin bagi yang lain, selaku suatu kehormatan yang dilimpahkan Allah kepada umat ini.” [HR.

Muslim] Bagaimana jika kita tafsirkan bahwa turunnya nabi Isa alaihissalam kembali ke bumi nanti akan mengungkap dan mengembalikan kitab Injil yang diturunkan Allah kepadanya? Perintah Allah yang selama ini disembunyikan, yakni yang berisi perintah agar menghancurkan salib (mengkoreksi ajaran yang menyebut Yesus sebagai menebus dosa manusia), membunuh babi (mengharamkan babi), membolehkan makmum untuk menjadi imam (menghapus otoritas gereja yang mengambil inisiatif sebagai ‘jembatan’ zabur manusia dengan Tuhan), dlsb?

sikap kita yang benar terhadap kitab taurat, zabur, dan injil adalah…

Lalu, bagaimana pulakah pertolongan Allah untuk umat Kristian yang mungkin tidak menyadari bahwa dirinya telah tersesat atau disesatkan? Apakah ada petunjuk Allah yang dapat menolong? Apakah umat Kristian harus menunggu sampai Nabi Isa alaihissalam turun ke bumi? Eloknya, dan ini sangat penting untuk diketahui baik oleh umat Muslim maupun umat Kristian sendiri, bahwa dalam Al-Qur’an kita diberitahu: AL-QUR’AN MENYERUKAN PERINTAH ALLAH AGAR UMAT KRISTIAN KEMBALI MELURUSKAN AJARANNYA.

AL-QUR’AN TIDAK MEMINTA AGAR UMAT KRISTIAN BERGANTI AGAMA MENJADI ISLAM. Cuba kita fikirkan… Apakah hikmahnya semua ini? “Katakanlah: “Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) zabur kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain Allah.

Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah).” (QS. Ali Imran[3]:64) “Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepadamu Rasul Kami, menjelaskan kepadamu banyak dari isi Al Kitab yang kamu sembunyikan, dan banyak (pula yang) dibiarkannya.

Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan kitab yang menerangkan.” (QS. Al-Maaidah[5]:15) “Katakanlah: “Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil dan Al Qur’an yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu”.

(QS. Al-Maaidah[5]:68) “Katakanlah: “Hai Ahli Kitab, janganlah kamu berlebih-lebihan (melampaui batas) dengan cara tidak benar dalam agamamu. Dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang yang telah sesat dahulunya (sebelum kedatangan Muhammad) dan mereka telah menyesatkan kebanyakan (manusia), dan mereka tersesat dari jalan yang lurus.” (QS. Al-Maaidah[5]:77) Apakah anda, khususnya saudara-saudara pemeluk Kristian, dipaksa berpindah agama oleh Al-Qur’an?

Sama sekali tidak! Anda diseru untuk meluruskan ajaran yang selama ini anda yakini. Jika anda sudah meluruskan aqidah anda, menyatakan bahwa Allah itu Tuhan Yang Satu, tidak memiliki sekutu, baik dalam angan-angan apalagi secara lahiriah, tidak mempercayai adanya ritual penebusan dosa (sebab dosa manusia hanya mungkin dihapus jika manusia itu sendiri yang memohon ampun dan bertobat kepada Allah satu-satunya yang paling berhak mengampuni dan menghapus dosa-dosa manusia), maka terlepas dari apakah anda pemeluk Kristian atau Muslim, anda zabur disebut sebagai seorang Ahli Kitab yang beriman.

Lantas, mungkin saja anda bertanya, apakah ada Ahli Kitab yang seperti itu, dan bagaimana imbalannya menurut Al-Qur’an? “Mereka itu tidak sama; di antara Ahli Kitab itu ada golongan yang berlaku lurus, mereka membaca ayat-ayat Allah pada beberapa waktu di malam hari, sedang mereka juga bersujud (sembahyang).” (QS. Ali Imran[3]:113) “Dan sesungguhnya di antara ahli kitab ada orang yang beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kamu dan yang diturunkan kepada mereka sedang mereka berendah hati kepada Allah dan mereka tidak menukarkan ayat-ayat Allah dengan harga yang sedikit.

Mereka memperoleh pahala di sisi Tuhannya. Sesungguhnya Allah amat cepat perhitungan-Nya.” (QS. Ali Imran[3]:199) “Dan sekiranya Ahli Kitab beriman dan bertakwa, tentulah Kami tutup (hapus) kesalahan-kesalahan mereka dan tentulah Kami masukkan mereka ke dalam surga yang penuh kenikmatan.” (QS. Al-Maaidah[5]:65) “Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik.

Dan sesungguhnya kamu dapati yang paling dekat persabahatannya dengan orang-orang yang beriman ialah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya kami ini orang Nasrani”. Yang demikian itu disebabkan karena di antara mereka itu (orang-orang Nasrani) terdapat pendeta-pendeta dan rahib-rahib, (juga) karena sesungguhnya mereka tidak menyombongkan diri.” (QS. Al-Maaidah[5]:82) “Dan apabila mereka mendengarkan apa yang diturunkan kepada Rasul (Muhammad), kamu melihat mata mereka mencucurkan air mata disebabkan kebenaran (Al Qur an) yang telah mereka ketahui (dari kitab-kitab mereka sendiri); seraya berkata: “Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al Qur an dan kenabian Zabur SAW).” (QS.

Al-Maaidah[5]:83) Dengan demikian tentunya dapat difahami bahwa ‘keberatan’ umat Muslim terhadap Kristianiti dewasa ini sesungguhnya bukan terletak pada para pemeluknya, melainkan pada ajarannya yang diyakini telah menyimpang dari sikap kita yang benar terhadap kitab taurat yang disampaikan dan diajarkan zabur oleh Yesus, atau yang oleh umat Muslim dikenal sebagai Nabi Isa alaihissalam. Dan injil adalah… Muslim mempercayai dan tanpa keraguan sedikitpun mengimani Isa alaihissalam, atau Yesus, sebagai Rasul Allah, dan kitab suci Injil sebagai kitab wahyu yang diturunkan Allah melalui beliau.

Maka wajarlah apabila berdasarkan temuan-temuan ilmiah, apalagi Al-Qur’an sendiri menyiratkan bahwa kerasulan Yesus dan kesucian Injil telah ‘dikotori’ oleh tangan-tangan manusia, maka banyak umat Muslim yang merasa sangat prihatin dan oleh karenanya sebagian dari mereka merasa terpanggil untuk ikut meluruskan kesalahan tersebut demi kepentingan umat Kristian sendiri. Adapun jika kemudian ada di antara umat Kristian yang bertanya; “apa perdulimu?” maka perhatikanlah kembali firman Allah dalam (QS.

Al-Maaidah[5]:82) di atas; ” ……… Dan sesungguhnya kamu dapati yang paling dekat persabahatannya dengan orang-orang yang beriman ialah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya kami ini orang Nasrani ….” Berbeza dengan umat Kristian, dalam hal ini para misionaris, yang cenderung sangat gigih mengajak umat lain, termasuk umat Muslim untuk memeluk agama Kristian, maka tugas umat Muslim (bagi yang merasa terpanggil untuk melaksanakannya) terbatas hanya untuk menyampaikan seruan Allah agar saudara-saudaranya itu kembali ke ajaran Tauhid, yakni menyembah Tuhan Yang Satu.

Hanya sebatas itu. Tidak lebih, tidak kurang. Mengapa demikian? Semaklah firman Allah berikut ini: “Tidak ada paksaan untuk zabur agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat.

Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut162 dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah[2]:256) “Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah394, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya395, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala.

Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah396, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini397 orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu,[9] dan telah Ku-cukupkan kepadamu ni’mat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam[10] itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa398 karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS.

Al-Maaidah[5]:3) “Kami lebih mengetahui tentang apa yang mereka katakan, dan kamu sekali-kali bukanlah seorang pemaksa terhadap mereka. Maka beri peringatanlah dengan Al Quran orang yang takut dengan ancaman-Ku.” (QS. Qaf[50]:45) Nota kaki (footnotes): [1] Zabur ialah lembaran-lembaran yang berisi wahyu yang diberikan kepada nabi-nabi sebelum Nabi Muhammad s.a.w.

yang isinya mengandung hikmah-hikmah [Tafsir no. 256 http://www.myquran.org]  [2] Yang dimaksud dengan Zabur di sini ialah seluruh kitab yang diturunkan Allah kepada nabi-nabi-Nya. Sebahagian ahli tafsir mengertikan dengan kitab yang diturunkan kepada Nabi Daud a.s. dengan demikian Adz Dzikr ertinya sikap kita yang benar terhadap kitab taurat kitab Taurat. [Tafsir no. 974 http://www.myquran.org]  [3] Maksudnya: kejadian Isa a.s. adalah kejadian yang luar biasa, tanpa bapak, yaitu dengan tiupan Ruhul Qudus oleh Jibril kepada diri Maryam.

Ini termasuk mu’jizat ‘Isa a.s. Menurut jumhur musafirin, bahwa Ruhul Qudus itu ialah malaikat Jibril. [Tafsir no. 69 http://www.myquran.org]  [4] Al Kitab yang dimaksud di sini adalah Taurat dan Injil.

[5] Luh ialah kepingan dari batu atau kayu yang tertulis padanya isi Taurat yang diterima Nabi Musa a.s. sesudah munajat di gunung Thursina. [Tafsir no. 566 http://www.myquran.org]  [6] Al Furqaan ialah kitab yang membedakan antara yang benar dan yang salah. [Tafsir no. 182 http://www.myquran.org]  [7] Yakni: kitab-kitab yang diturunkan kepada nabi-nabi yang berisi hukum syari’at seperti Taurat, Injil, dan Zabur.

[Tafsir no.

sikap kita yang benar terhadap kitab taurat, zabur, dan injil adalah…

257 http://www.myquran.org]  [8] Ahli kitab adalah mereka yang mengikuti ajaran agama yang diwahyukan Allah melalui kitab-kitab Zabur, Taurat, Injil, dan Al Qur’an [9] Agama yang dimaksud di sini adalah agama bagi seluruh umat manusia di muka bumi.

Sebab dengan turunnya Al-Qur’an melalui Muhammad salallahualaihiwassalam, maka sempurnalah seluruh ajaran tauhid yang dibawa oleh para Nabi dan Rasul Allah sebelum beliau, demikian pula dengan seluruh kitab-kitab wahyu Allah.

[10] Pengertian Islam di sini adalah: tunduk, patuh, dan berserah diri kepada Allah. Rasanya cukup sampai di sini dulu. Kalau anda perasan, saya tidak mencampur aduk hal2 kajian kecil tentang 4 Kitab2 utama ini dengan maklumat2 tentang suhuf2 yang diturunkan kepada Nabi2 dan Rasul2 lain. Ini kerana bila kita menyentuh tentang suhuf2, suasana kajian akan betul2 menjadi “tricky” yakni boleh betul2 mengelirukan kita. Contohnya anda mungkin pernah mendengar yang kitab2 Hindu dan Buddha sebenarnya berasal daripada suhuf2 terdahulu sebelum dan di antara turunnya 4 Kitab2 utama ini.

Sekian. Semoga bermanfaat dikaji lebih lanjut. Allahu’alam… Wassalam. Mar 2017 M T W T F S S 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 « Feb Apr » ARKIB • Oct 2021 (5) • Sep 2021 (2) • Aug 2021 (26) • Jul 2021 (2) • Jun 2021 (2) sikap kita yang benar terhadap kitab taurat May 2021 (3) • Apr 2021 (3) • Mar 2021 (1) • Feb 2021 (2) • Jan 2021 (5) • Oct 2020 (1) • Sep 2020 (4) • Aug 2020 (3) • Jul 2020 (1) • Jun 2020 (5) • May 2020 (7) • Apr 2020 (8) • Mar 2020 (6) • Feb 2020 (5) • Jan 2020 (12) • Dec 2019 (1) • Nov 2019 (1) • Oct 2019 (6) • Sep 2019 (2) • Aug 2019 (2) • Jul 2019 (6) • Jun 2019 (4) • May 2019 (9) • Apr 2019 (6) • Mar 2019 (22) • Feb 2019 (16) • Jan 2019 (10) • Dec 2018 (13) • Nov 2018 zabur • Oct 2018 (39) • Sep 2018 (15) • Aug 2018 (13) • Jul 2018 (5) • Jun 2018 (8) • May 2018 (8) • Apr 2018 (2) • Mar 2018 (5) • Feb 2018 (13) • Jan 2018 (45) • Dec 2017 (12) • Nov 2017 (13) • Oct 2017 (7) • Sep 2017 (18) • Aug 2017 (12) • Jul 2017 (28) • Jun 2017 (20) • May 2017 (20) • Apr 2017 (20) • Mar 2017 (20) • Feb 2017 (13) • Jan 2017 (19) • Dec 2016 (13) • Nov sikap kita yang benar terhadap kitab taurat (2) • Oct 2016 (5) • Sep 2016 (5) • Aug 2016 (36) • Jul 2016 (98) • Jan 2012 (1) Follow zulsegamat on WordPress.com SEARCH Search for: Top Posts & Pages • MAKSUD NOMBOR 786 YANG SERING KITA TEMUI DI KEDAI MAMAK • 9 JENIS ROH MANUSIA • RAHSIA AKHIR ZAMAN: MIMPI NEBUKADNEZAR, 'VISION' NABI DANIEL DAN TAFSIRAN NABI DANIEL TENTANG KEDUA-DUANYA • KARAMAH, MA'UNAH, IRHAS, MUKJIZAT, IHANAH, ISTIDRAJ DAN SIHIR • Dalang Sebenar di Sebalik Kejatuhan P.

Ramlee • FEMA CONCENTRATION CAMPS DI AMERIKA SYARIKAT • ​MEREKA Sikap kita yang benar terhadap kitab taurat SEJARAH BANK & RAHSIA LOGO BANK NEGARA.

SIAPA MEREKA? • KETURUNAN BANI ISRAEL YANG HILANG ADALAH BANGSA MELAYU ? • SIAPA YANG MEMINDAHKAN ISTANA RATU BALQIS • JUZUK DALAM AL-QURAN DAN HAL-HAL YANG BERKAITAN DENGANNYA

Perbedaan Taurat, Injil, Zabur dan Al Quran - Khalid Basalamah




2022 www.videocon.com