Costan forte mefenamic acid 500 mg obat apa

costan forte mefenamic acid 500 mg obat apa

Buka Tutup • Costan Forte yang mengandung asam mefenamat ( mefenamic acid) untuk mengurangi rasa sakit dan peradangan dalam tubuh • Costan Forte termasuk obat keras yang membutuhkan resep dokter dan tersedia dalam sediaan tablet 500 costan forte mefenamic acid 500 mg obat apa • Costan Forte mengurangi rasa nyeri ringan sampai sedang pada sakit kepala, sakit telinga, nyeri otot, nyeri sendi, demam, hingga nyeri pasca operasi • Beberapa efek samping Costan Forte antara lain sakit kepala, gugup, muntah, diare, hematemesis (muntah darah), dan hematuria • Costan Forte sebaiknya dipakai setelah makan atau bersama makanan.

Ibu menyusui dilarang menggunakan Costan Forte • Klik untuk mendapatkan Costan Forte atau obat nyeri lainnya ke rumah Anda di HDmall. *Gratis ongkir ke seluruh Indonesia & bisa COD Costan Forte mengandung asam mefenamat ( mefenamic acid) yang bekerja dengan cara menghambat kerja enzim siklooksigenase (COX). Enzim ini berfungsi untuk membantu pembentukan prostaglandin saat terjadinya luka.

Peningkatan prostaglandin dapat menyebabkan rasa sakit dan peradangan. Dengan menghambat kerja enzim COX, prostaglandin lebih sedikit diproduksi, yang berarti rasa sakit dan peradangan akan mereda. Namun, obat Costan Fortetidak selektif untuk menghentikan peradangan, sehingga memiliki efek samping yaitu memicu produksi asam lambung.

Mengenai Costan Forte Golongan Obat keras (K), harus dengan resep dokter Kemasan 1 Dus 10 x 10 tablet 500 mg Kandungan Asam mefenamat 500 mg/tablet Manfaat Costan Forte Berikut ini adalah beberapa kegunaan obat Costan Forte: • Mengobati nyeri ringan sampai sedang pada sakit kepala, sakit telinga, nyeri otot, nyeri sendi, demam, nyeri setelah operasi, termasuk sebagai obat nyeri haid, dan kadang-kadang digunakan untuk mencegah migrain berkaitan dengan menstruasi (pengobatan dalam jangka pendek, tidak lebih dari 7 hari).

• Ada bukti yang mendukung penggunaan Costan Forte untuk perimenstrual migraine headache, pengobatan dimulai 2 hari sebelum timbulnya menstruasi dilanjutkan selama terjadinya menstruasi. • Asam mefenamat juga dapat digunakan untuk menghilangkan rasa sakit yang pada penyakit asam urat. Kontraindikasi Hindari menggunakan Costan Forte untuk: • Pasien yang memiliki riwayat alergi terhadap asam mefenamat, aspirin atau NSAID lainnya (seperti ibuprofen, celecoxib).

• Pasien yang akan atau telah menjalani operasi by-pass jantung sebaiknya jangan menggunakan Costan Forte. • Pasien yang memiliki masalah ginjal, hati, pasien yang menderita asma, urtikaria, atau radang / tukak pada lambung atau usus. • Pasien yang sedang hamil terutama di 3 bulan terakhir, sebaiknya tidak menggunakan Costan Forte.

Efek Samping Costan Forte Berikut adalah beberapa efek samping obat Costan Forte: • Sakit kepala, gugup dan muntah • Diare, hematemesis (muntah darah), hematuria (darah dalam urin), penglihatan kabur, ruam kulit, gatal dan bengkak, sakit tenggorokan dan demam • Pada tahun 2008 label pada kemasan obat ini di USA telah diperbarui dengan peringatan tentang resiko Costan Forte pada kehamilan.

• NSAID termasuk Costan Forte dapat menyebabkan peningkatan resiko infark miokardial dan stroke yang bisa berakibat fatal. Resiko ini dapat meningkatkan jika obat digunakan dalam jangka waktu lama • NSAID termasuk Costan Forte menyebabkan gangguan pada saluran pencernaan misalnya: perdarahan, ulserasi, dan perforasi lambung atau usus yang bisa berakibat fatal.

jika pemakaian dalam dosis tinggi atau untuk waktu yang lama, merokok, atau minum alkohol, meski Costan Forte digunakan bersama makanan tidak akan mengurangi efek samping ini.

• Gangguan berat pada organ hati seperti penyakit kuning dan hepatitis, juga dilaporkan terjadi akibat pemakaian NSAID termasuk Costan Forte. Jika tes hati yang abnormal menetap atau memburuk, jika costan forte mefenamic acid 500 mg obat apa dan gejala yang konsisten dengan penyakit hati klinis terjadi, atau jika manifestasi sistemik terjadi (seperti eosinofilia dan ruam), pemakaian Costan Forte harus dihentikan. • Anemia juga dilaporkan terjadi pada pasien yang menggunakan NSAID termasuk Costan Forte.

costan forte mefenamic acid 500 mg obat apa

Pasien pada pengobatan jangka panjang, kadar hemoglobin dan hematokrit harus diperiksa jika mereka menunjukkan tanda-tanda gejala anemia. • Reaksi dermatologis seperti dermatitis eksfoliatif, sindrom Stevens-Johnson, dan nekrolisis epidermal toksik, yang dapat berakibat fatal, dapat terjadi selama pemakaian NSAID termasuk Costan Forte. Pengobatan harus dihentikan jika tanda - tanda seperti ruam atau hipersensitivitas muncul Dosis Costan Forte Costan Forte dapat diberikan dengan dosis berikut: • Dewasa untuk mengobati nyeri: 500 mg secara oral diikuti 250 mg setiap 6 jam sesuai kebutuhan, tidak lebih dari 7 hari.

costan forte mefenamic acid 500 mg obat apa

• Dewasa untuk mengobati dismenore: 500 mg secara oral diikuti 250 mg setiap 6 jam dimulai saat timbulnya menstruasi. • Remaja (14-18 tahun) untuk mengobati nyeri: 500 mg secara oral diikuti oleh 250 mg setiap 6 jam sesuai kebutuhan, tidak lebih dari 7 hari. Dosis yang lebih rendah harus dipertimbangkan untuk orang tua, ibu hamil dan menyusui, serta penderita sakit jantung dan ginjal.

Konsultasikan dengan dokter. Interaksi Obat Obat-obatan yang mengandung asam mefenamat berinteraksi dengan obat-obat berikut: • Antikoagulan (seperti warfarin), aspirin, kortikosteroid (seperti prednisone), heparin, atau Selective Serotonin Reuptake Inhibitor (SSRI) (seperti fluoxetine) karena obat - obatan ini meningkatkan risiko perdarahan lambung.

• Magnesium hidroksida (seperti antasida) atau probenesid karena obat - obatan ini meningkatkan efek samping Costan Forte. • Siklosporin, lithium, methotrexate, kuinolon (seperti ciprofloxacin), atau sulfonilurea (seperti glipizide) karena efek samping obat - obatan ini meningkat jika diberikan bersamaan dengan Costan Forte.

• Angiotensin Converting Enzyme ( ACE) inhibitor (seperti enalapril) atau diuretik (seperti furosemide, hydrochlorothiazide) karena efektivitas obat - obatan ini menurun jika diberikan bersama Costan Forte.

costan forte mefenamic acid 500 mg obat apa

Perhatian Hal-hal yang perlu diperhatikan pasien selama menggunakan obat Costan Forte adalah: • Costan Forte sebaiknya dipakai setelah makan atau bersama makanan • Jangan memberikan obat ini untuk pasien yang memiliki fungsi hati dan ginjal yang buruk, sedang atau pernah memiliki sakit jantung • Jika pasien menderita hipertensi harus dipantau selama pengobatan • Karena NSAID dapat menyebabkan retensi cairan dan edema, perhatian costan forte mefenamic acid 500 mg obat apa diberikan pada pasien dengan gagal jantung atau yang sudah pernah mengalami retensi cairan • Pasien harus cukup terhidrasi (cukup cairan) sebelum menggunakan Costan Forte.

• Costan Forte dapat menyebabkan pusing atau mengantuk, akan memburuk jika pasien juga mengkonsumsi alkohol. Jangan mengemudi atau mengoperasikan mesin selama pemakaian obat ini • Keamanan dan kemanjuran pada anak-anak < 14 tahun belum diketahui.

• Penggunaan pada pasien lanjut usia harus lebih hati - hati karena mereka lebih sensitif terhadap efek obat ini, terutama perdarahan perut dan masalah ginjal.

• Ibu menyusui dilarang menggunakan Costan Forte. Penggunaan Costan Forte untuk Ibu Hamil FDA (badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat) mengkategorikan asam mefenamat ke dalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut: Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi risiko sangat besar.

Penelitian pada hewan memang tidak selalu bisa dijadikan dasar keamanan pemakaian obat terhadap ibu hamil. Selama penelitian secara klinis yang terkendali dengan baik belum dilakukan, penggunaan Costan Forte untuk ibu hamil harus dikonsultasikan dengan dokter. Obat ini tergolong ke dalam kategori D saat trimester ketiga atau menjelang persalinan. Artikel Terkait • Cara Alami Atasi Nyeri Haid • Atasi Rasa Nyeri dengan Ibuprofen • 3 Jenis Nyeri Sendi Berdasarkan Lokasi Terjadinya Nyeri Ajukan pertanyaan dengan promosi dan dapatkan jawabannya dalam 60 menit 40.000 HealthCoins Pertanyaan Anda akan dijawab dalam waktu 60 menit dan Anda akan menerima pemberitahuan secepatnya melalui email Jika pertanyaan Anda tidak terjawab dalam waktu 60 menit, kami akan mengembalikan 20.000 HealthCoins dan pertanyaan Anda akan diturunkan ke Pertanyaan Reguler.

Pertanyaan Anda akan dijawab dalam waktu 24 jam sebagai gantinya. Jika pertanyaan Anda tidak terjawab dalam 24 jam, kami akan mengembalikan semua HealthCoins. (gratis) Pertanyaan Anda akan diprioritaskan bagi dokter, perawat, dan apoteker yang terverifikasi dalam waktu 2 hari agar Anda bisa mendapatkan jawaban yang lebih banyak Pesan Pengiriman Obat Ini Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp!

Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek.

Costan forte mefenamic acid 500 mg obat apa diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum. Chat di WhatsApp Standar Pemeriksaan Konten HonestDocs Konten ini ditulis atau ditinjau oleh praktisi kesehatan dan didukung oleh setidaknya tiga referensi dan sumber yang dapat dipercaya. Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk mengirimkan konten yang akurat, komprehensif, mudah dipahami, terbaru, dan dapat ditindaklanjuti.

Anda dapat membaca proses editorial lengkap di sini. Jika Anda memiliki pertanyaan atau komentar tentang artikel kami, Anda dapat memberi tahu kami melalui WhatsApp di 0821-2425-5233 atau email di [email protected] Buka di app ANASTAN 500MG TAB merupakan obat golongan analgesik yang mengandung Asam mefenamat.

Produk ini dapat digunakan untuk rematik, nyeri pada pinggang, otot, & nyeri traumatik (terpukul, terbentur, teriris, dll), sakit telinga, sakit gigi, sakit kepala, migren, skiatika (linu panggul), demam, dismenore (nyeri pada saat haid), dan menoragia (haid dengan perdarahan yang berlebihan).

costan forte mefenamic acid 500 mg obat apa

Tersedia dalam bentuk tablet yang didistribusikan oleh Gratia Husada Farma. Beli ANASTAN 500MG TAB di K24Klik.com dan dapatkan manfaatnya. K24KLIK Salam Sehat Ibu Muthia, merupakan obat golongan analgesik yang mengandung Asam mefenamat. Produk ini dapat digunakan untuk rematik, nyeri pada pinggang, otot, & nyeri traumatik (terpukul, terbentur, teriris, dll), sakit telinga, sakit gigi, sakit kepala, migren, skiatika (linu panggul), demam, dismenore (nyeri pada saat haid), dan menoragia (haid dengan perdarahan yang berlebihan).

Produk tersebut hanya dapat digunakan untuk mengatasi keluhan nyeri saja, namun tidak mengurangi bengkak nya. ANASTAN 500MG TAB tersedia dan dapat dipesan di K24Klik.com.

Klik "Beli" pada produk tersebut dan ikuti langkah mudah selanjutnya. Apabila Ibu mengalami kesulitan, silahkan hubungi Health Consultant kami melalui live chat yang tersedia. Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. Lihat Komentar Selanjutnya
Mefenamic acid atau asam mefenamat dikenal sebagai obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID).

Ini adalah obat oral yang penggunaanya harus dengan resep dokter. Produk obat ini tersedia dalam bentuk kapsul. Untuk apa obat mefenamic acid? Mefenamic acid adalah obat yang digunakan untuk perawatan jangka pendek pada penderita nyeri ringan hingga sedang. Mefenamic acid termasuk dalam kelas obat yang disebut obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID).

NSAID membantu mengurangi rasa sakit, peradangan, dan demam. Obat ini dapat membantu mengurangi pembengkakan dengan menurunkan kadar prostaglandin, zat mirip hormon yang biasanya menyebabkan peradangan.

Salah satu penggunaan asam mefenamat yang populer yakni sebagai obat sakit gigi. Dipercaya obat ini dapat membantu meredakan nyeri saat sakit gigi.

Namun sebagai obat sakit gigi, asam mefenamat sebaiknya tidak diminum lebih dari tujuh hari. Segera cek ke dokter gigi jika keluhan tetap berlanjut meski sudah minum obat. Apa fungsi dan manfaat obat mefenamic acid? Mefenamic acid dapat digunakan untuk meredakan nyeri yang levelnya ringan hingga menengah.

Di antaranya: • Sakit kepala • Sakit gigi • Nyeri sendi • Nyeri otot. • Nyeri haid (dismenore) • Peradangan sendi (osteoarthritis) • Nyeri setelah operasi Obat ini dapat digunakan pada umur 14 tahun ke atas. Untuk mengobati kram menstruasi, obat ini umumnya digunakan tidak lebih dari dua hingga tiga hari. Merek dan harga obat mefenamic acid Asam mefenamat atau mefenamic acid tersedia dalam produk obat generik maupun obat dengan merek dagang tertentu.

Obat generik mefenamic acid 500 mg Obat generik adalah obat yang tidak ada mereknya, hanya ada dosisnya dan kadang disertai nama produsennya. Kamu dapat menemukan obat mefenamic acid dalam bentuk tablet atau kapsul dosis 500 mg di berbagai apotek dan toko obat. Harganya beragam tergantung di mana kamu membelinya. Per tablet, mefenamic acid 500 mg dijual mulai dari Rp346. Kamu bisa membelinya per box mulai dari Rp 20.000. Obat merek mefenamic acid Obat merek adalah obat dengan kandungan utama sama seperti obat generik, tapi biasanya dengan komponen tambahan.

Cara membedakannya, obat merek ini dijual dengan nama brand yang berbeda dengan nama komponen obatnya. Beberapa produk obat yang mengandung mefenamic acid di seperti Mefix Tablet 500 mg yang dijual mulai dari Rp1.600 per tablet, Mefinal 500 yang dijual mulai Rp17.000 per strip, dan lain-lain. Bagaimana cara minum mefenamic acid? Untuk menghindari sakit perut, kamu disarankan untuk mengonsumsi mefenamic acid dengan makanan.

Jangan menghancurkan atau mengunyah kapsul mefenamic acid, telan secara utuh. Berapa dosis obat mefenamic acid? Dosis penggunaan mefenamic acid akan disesuaikan dengan usia, kondisi medis, tingkat keparahan penyakit dan reaksi terhadap dosis pertama. Hitungan dosis pada setiap orang mungkin berbeda-beda.

Berikut adalah dosis umum yang diberikan untuk menggunakan mefenamic acid: Dosis untuk nyeri ringan sampai sedang • Dosis dewasa (usia 18 tahun ke atas) Dosis pertama adalah 500 mg.

Setelah itu, minum 250 mg setiap enam jam sesuai kebutuhan. Kamu tidak dianjurkan untuk mengonsumsi asam mefenamat lebih dari tujuh hari berturut-turut. • Dosis mefenamic acid untuk anak (usia 14-17 tahun) Dosis pertama adalah 500 mg. Setelah itu, minum 250 mg setiap enam jam sesuai kebutuhan. • Dosis anak (usia 0-13 tahun) Penggunaan dan dosis harus ditentukan oleh dokter. Dosis untuk nyeri haid • Dosis dewasa (usia 18 tahun ke atas) Asam mefenamat dapat dikonsumsi saat pramenstruasi atau saat menstruasi dimulai.

Dosis pertama adalah 500 mg. Setelah itu, minum 250 mg setiap enam jam sesuai kebutuhan Perlu diingat, kamu tidak diperbolehkan mengonsumsi asam mefenamat lebih dari dua hingga tiga hari. • Dosis mefenamic acid untuk anak (usia 14-17 tahun) Asam mefenamat dapat dikonsumsi saat pramenstruasi atau saat menstruasi dimulai.

Dosis pertama adalah 500 mg. Setelah itu, minum 250 mg setiap enam jam sesuai kebutuhan. Perlu diingat, kamu tidak diperbolehkan mengonsumsi asam mefenamat lebih dari dua hingga tiga hari. • Dosis mefenamic acid untuk anak (usia 0-13 costan forte mefenamic acid 500 mg obat apa Jika kamu melewatkan satu dosis obat ini, minumlah sesegera mungkin.

Namun, jika sudah hampir waktunya untuk mengonsumsi dosis berikutnya, lewati saja dosis yang terlewat dan kembali ke jadwal dosis reguler. Yang paling penting, jangan mencoba untuk menggandakan dosis untuk menggantikan dosis yang terlewat, ya. Apakah obat mefenamic acid aman untuk ibu hamil dan menyusui? Mefenamic acid dilarang dikonsumsi oleh ibu hamil dan juga ibu menyusui karena dapat membahayakan si Ibu maupun sang bayi.

Pada ibu hamil, obat ini dapat menyebabkan pembuluh darah yang memasok nutrisi dan oksigen ke janin tertutup. Sementara pada ibu menyusui, kandungan asam mefenamat dalam jumlah kecil dapat masuk ke dalam ASI dan menyebabkan efek costan forte mefenamic acid 500 mg obat apa pada anak. Diskusikan dengan dokter jika Moms ingin konsumsi obat ini. Mungkin dokter akan menyarankan berhenti menyusui atau berhenti mengonsumsi asam mefenamat. Apa efek samping obat mefenamic acic yang mungkin terjadi?

Di samping kegunaannya, mefenamic acid juga memiliki beberapa efek samping yang membuat tubuh tidak nyaman. Meski begitu tidak semua efek samping akan terjadi pada tubuhmu.

Berikut adalah efek samping yang umum terjadi setelah mengonsumsi obat ini: • perut kembung • sakit punggung bagian bawah atau samping • merasa lemas dan kelelahan • mual • muntah • diare • tinnitus (telinga berdengung) • penurunan frekuensi atau jumlah urine • maag • peningkatan tekanan darah • rasa haus meningkat • gangguan pencernaan • kulit gatal • kehilangan selera makan • kulit pucat Beberapa efek samping yang ringan terjadi biasanya tidak memerlukan perhatian medis.

Efek samping ringan umumnya dapat hilang dalam beberapa hari karena tubuh sedang dalam penyesuaian diri dengan obat. Namun jika efek samping seperti yang disebutkan di atas tidak kunjung reda dan mengganggumu, segeralah konsultasi dengan dokter.

Baca juga: Hal-hal yang Perlu Diketahui Sebelum Mengonsumsi Obat Simvastatin Efek samping yang serius Hubungi dokter segera jika kamu memiliki efek samping yang serius. Efek samping yang serius dan gejalanya dapat meliputi: • Serangan jantung atau stroke Bisa ditandai dengan nyeri dada, sesak napas, kelemahan di satu sisi tubuh, atau bicara cadel.

• Gagal jantung Bisa ditandai dengan kenaikan berat badan yang tidak biasa, munculnya bengkak di lengan, kaki, tangan, atau kaki. • Gangguan perut Bisa ditandai dengan sakit perut, tinja hitam dan lengket. • Gagal jantung Bisa ditandai dengan kenaikan berat badan yang tidak biasa, bengkak di lengan, kaki, tangan, atau kaki. • Gangguan pada kulit Bisa ditandai dengan kulit memerah, melepuh, atau mengelupas.

• Masalah hati Bisa ditandai dengan kulit atau bola mata yang menguning, flu, demam, kedinginan, sakit badan, kelelahan, mual dan rasa sakit di bagian atas perut. Sebagai catatan penting, obat ini memiliki pengaruh yang berbeda pada setiap orang. Informasi di atas ini tidak menjamin costan forte mefenamic acid 500 mg obat apa mencakup semua efek samping yang mungkin terjadi. Untuk informasi lebih lanjut yang sesuai dengan kondisi kesehatanmu, kamu bisa mendiskusikannya dengan dokter.

Peringatan dan perhatian obat mefenamic acid Ya, obat oral yang satu ini dapat berinteraksi dengan obat lain, obat herbal, atau vitamin yang sedang kamu konsumsi. Interaksi obat dapat mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Kamu pun disarankan untuk tidak memulai, menghentikan, atau mengubah dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Berikut ini adalah deretan obat yang dapat menimbulkan interaksi jika dikonsumsi bersamaan dengan mefenamic acid: 1. Obat tekanan darah Mengonsumsi obat tekanan darah dengan asam mefenamat dapat mengurangi efek penurun tekanan darah. Contoh obat ini adalah: • valsartan • candesartan • losartan • kaptopril • lisinopril • enalapril • metoprolol • atenolol • timolol 2. Diuretik (obat untuk menambah kecepatan pembentukan urine) Kombinasi asam mefenamat dengan obat diuretik dapat menurunkan efektivitas obat.

Ini artinya, obat diuretik juga kehilangan fungsinya untuk menghilangkan cairan ekstra dalam tubuh. Contoh obat ini adalah: • chlorthalidone • torasemid • bumetanide 3. Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) Mengonsumsi NSAID dengan asam mefenamat dapat meningkatkan risiko pendarahan di perut dan maag. Contoh obat ini adalah: • aspirin • ibuprofen • naproxen 4. Obat untuk gangguan bipolar Lithium atau obat untuk orang dengan gangguan bipolar tidak disarankan untuk dikonsumsi bersama asam mefenamat.

Hal ini karena asam mefenamat dapat meningkatkan jumlah litihum dalam tubuh. Kondisi ini tidak baik bagi tubuh. Saat tubuh keracunan lithium, tubuh akan memberikan gejala seperti mual, muntah, diare, tremor, atau kebingungan.

5. Disease Modifying Anti Rheumatic Drugs ( DMARDs) Salah satu jenis obat ini adalah methotrexate. Interaksi obat antara methotrexate dengan asam mefenamat dapat meningkatkan jumlah metotreksat dalam tubuh. Kondisi ini dapat meningkatkan efek samping dari metotreksat. 6. Antasida Mengonsumsi magnesium hidroksida asam mefenamat dapat meningkatkan kadar asam mefenamat dalam tubuh.

Kondisi ini bahaya karena dapat meningkatkan risiko efek samping. 7. Digoxin Obat ini umumnya digunakan untuk orang dengan gangguan jantung. Konsumsi asam mefenamat bersamaan dengan digoxin dapat menyebabkan meningkatnya digoxin dalam tubuh hingga tingkat yang berbahaya. Peringatan sebelum mengonsumsi mefenamic acid Di bawah ini adalah peringatan mefenamic acid untuk orang dengan kondisi tertentu: • Costan forte mefenamic acid 500 mg obat apa penyakit jantung Asam mefenamat dapat meningkatkan risiko masalah jantung, termasuk gumpalan darah, serangan jantung, stroke, atau gagal jantung.

Kondisi ini bisa berakibat fatal. Risiko dapat meningkat pada orang yang sudah memiliki penyakit jantung atau telah mengonsumsi asam mefenamat untuk jangka waktu yang lama atau pada dosis tinggi.

costan forte mefenamic acid 500 mg obat apa

Penderita penyakit jantung tidak boleh mengonsumsi asam mefenamat untuk mengobati rasa sakit sebelum operasi bypass koroner. Mengonsumsi asam mefenamat sekitar waktu operasi akan meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. • Masalah perut Asam mefenamat dapat meningkatkan risiko masalah lambung, seperti pendarahan, atau tukak lambung (lubang kecil di lapisan perut atau usus). Kondisi ini bisa berakibat fatal karena dapat terjadi kapan saja dan tanpa tanda atau gejala peringatan.

Orang dengan usia 65 tahun atau lebih memiliki peluang lebih besar untuk masalah perut yang parah. • Ibu hamil Ibu hamil dilarang mengonsumsi asam mefenamat pada trimester ketiga kehamilan. Hal ini dapat menyebabkan pembuluh darah yang memasok nutrisi dan oksigen ke janin tertutup. • Ibu menyusui Asam mefenamat dalam jumlah kecil dapat masuk ke dalam ASI dan menyebabkan efek samping pada anak. Diskusikan dengan dokter jika kamu butuh konsumsi obat ini. Mungkin dokter akan menyarankan berhenti menyusui atau berhenti mengonsumsi asam mefenamat.

• Alergi Asam mefenamat dapat menyebabkan reaksi alergi yang parah. Gejalanya dapat berupa kesulitan bernafas, pembengkakan di wajah atau tenggorokan, dan gatal-gatal. Hentikan konsumsi obat ini jika timbul reaksi alergi.

Jika ternyata kamu alergi dengan obat jenis NSAID atau aspirin hindari juga ibuprofen, naproxen, diklofenak, dan meloxicam. • Lanjut usia Orang dengan usia lebih dari 65 tahun akan sulit membersikan obat ini dari dalam tubuh. Hal ini dapat menyebabkan penumpukan obat dalam tubuh Anda dan meningkatkan risiko efek samping. Untuk itu, pengawasan khusus dari dokter sangat penting terutama pada bagian ginjal. Penyimpanan mefenamic acid Berikut adalah panduan menyimpan obat ini agar tidak rusak: • Simpan asam mefenamat pada suhu kamar • Jangan menyimpan obat ini di tempat yang lembap, seperti kamar mandi • Jangan menaruh obat ini di dalam kompartemen mobil • Jangan meninggalkan obat di dalam mobil apalagi saat cuaca sangat panas Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7.

Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini ! Daftar Isi • Apa Kandungan dan Komposisi Costan Forte? • Costan Forte Obat Apa? • Apa Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Costan Forte? • Apa Saja Kontraindikasi Costan Forte? • Pertanyaan yang Sering Diajukan • Apa Efek Samping Costan Forte? • Apa saja Peringatan Penggunaan Costan Forte?

costan forte mefenamic acid 500 mg obat apa

• Berapa Dosis dan Bagaimana Aturan Pakai Costan Forte? • Bagaimana Cara Penyimpanan Costan Forte? • Bagaimana Kemasan dan Sediaan Costan Forte? • Berapa Nomor Izin BPOM Costan Forte? • Apa Nama Perusahaan Produsen Costan Forte? Apa Kandungan dan Komposisi Costan Forte?

costan forte mefenamic acid 500 mg obat apa

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien.

Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Costan Forte adalah: Tiap kaplet salut selaput mengandung: Asam Mefenamat 500 mg.

Sekilas Tentang Mefenamic Acid (Asam Mefenamat) Pada Costan Forte Mefenamic Acid (Asam Mefenamat) adalah suatu obat yang termasuk dalam golongan obat antiinflamasi non steroid (OAINS). Obat ini digunakan untuk mengatasi nyeri moderat seperti nyeri menstruasi dan migrain. Mefenamic acid pertama kali ditemukan oleh Claude Winder, ilmuwan perusahaan farmasi Parke-Davis pada tahun 1961. Pada tahun 1980 obat ini dijual sebagai obat generik di seluruh dunia.

Mefenamic acid bekerja dengan menghambat pembentukan prostaglandin dan COX. Oleh FDA, keamanan penggunaan mefenamic acid oleh wanita hamil masuk dalam kategori C. Mefenamic acid atau asam mefenamat adalah turunan asam antranilat dan merupakan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) dengan aktivitas antiinflamasi, antipiretik, dan analgesik. Asam mefenamat menghambat aktivitas enzim siklooksigenase I dan II, menghasilkan penurunan pembentukan prekursor prostaglandin dan tromboksan.

Penurunan sintesis prostaglandin yang dihasilkan, oleh prostaglandin sintase, bertanggung jawab atas efek terapeutik asam mefenamat. Asam mefenamat juga menyebabkan penurunan pembentukan sintesis tromboksan A2, oleh tromboksan sintase, sehingga menghambat agregasi trombosit.

Mefenamic acid digunakan untuk meredakan nyeri ringan hingga sedang, termasuk sakit kepala, sakit gigi, osteoarthritis dan rheumatoid arthritis. Ini memiliki peran sebagai analgesik, obat antirematik, obat antiinflamasi nonsteroid, antipiretik, penghambat EC 1.14.99.1 ( prostaglandin-endoperoksida sintase), dan xenobiotik. Farmakologi • Penyerapan Asam mefenamat cepat diserap setelah pemberian oral.

• Rute Eliminasi Rute eliminasi feses mencapai 20% dari dosis, terutama dalam bentuk asam 3-karboksimefenamat tak terkonjugasi.3 Waktu paruh eliminasi asam mefenamat kira-kira dua jam. Asam mefenamat, metabolit dan konjugatnya diekskresikan terutama oleh ginjal.

Ekskresi ginjal dan hati merupakan jalur eliminasi yang signifikan. • Volume Distribusi 1,06 L/kg [Dewasa Sehat Normal (18-45 thn)] • Pembersihan Cl oral=21,23 L/jam [Dewasa sehat (18-45 thn)] Dalam penelitian pada monyet, diketahui melintasi penghalang plasenta, diekskresikan dalam urin, empedu dan atau kotoran. Dalam pemberian secara oral pada manusia, asam mefenamat diserap perlahan dari saluran costan forte mefenamic acid 500 mg obat apa dan terikat pada protein plasma.

Kadar plasma puncak muncul dalam 2 hingga 4 jam. Efek analgesia dapat bertahan hingga 6 jam, sekitar 50% diekskresikan dalam urin dalam 24 jam.

Costan Forte Obat Apa? Apa Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Costan Forte? Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi costan forte mefenamic acid 500 mg obat apa tertentu.

Costan Forte adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk: Untuk menghilangkan rasa nyeri pada sakit kepala, nyeri otot, sakit gigi, dan nyeri haid.

costan forte mefenamic acid 500 mg obat apa

Apa Saja Kontraindikasi Costan Forte? Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Costan Forte dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini: • Pasien yang hipersensitif terhadap asam mefenamat • Penderita yang dengan aspirin mengalami bronkospasme, alergi rhinitis dan urtikaria • Penderita dengan tukak lambung dan usus • Penderita dengan gangguan ginjal yang berat Pertanyaan yang Sering Diajukan Apakah Aman Menggunakan Costan Forte Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakanyang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Costan Forte? Jika Anda lupa menggunakan Costan Forte, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat.

Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali. Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Costan Forte Sewaktu-waktu? Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut.

Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini. Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Bagaimana Cara Penyimpanan Costan Forte? Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan. Bagaimana Penanganan Costan Forte yang Sudah Kedaluwarsa? Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan.

Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa. Apa Efek Samping Costan Forte? Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang.

Efek samping Costan Forte yang mungkin terjadi adalah: • Sistem pencernaan : mual, muntah, diare dan rasa sakit pada abdominal • Sistem hematopoetik : leukopenia, eosinophilia, trombocytopenia, dan agranulocytopenia • Sistem saraf : rasa mengantuk, pusing, penglihatan kabur dan insomnia Apa saja Peringatan Penggunaan Costan Forte?

• Sebaiknya diminum sesudah makan • Hati-hati jika digunakan pada wanita hamil dan menyusui • Keamanan penggunaan pada anak-anak dibawah 14 tahun belum diketahui dengan pasti • Efek Kardiovaskuler :Kejadian trombotik kardiovaskuler Uji klinis dengan berbagai COX-2 selektif dan AINS non selektif sampai dengan tiga tahun menunjukkan peningkatan resiko trombotik kardiovaskuler (KV) serius, infark miokard, dan stroke, yang dapat berakibat fatal.

Semua AINS, baik COX-2 selektif maupun non selektif, dapat menyebabkan resiko yang sama. Resiko meningkat pada pasien dengan penyakit KV atau memiliki faktor resiko penyakit KV. Untuk mengurangi resiko efek samping tersebut, AINS harus diberikan dengan dosis efektif terendah dan lama pengobatan sesingkat mungkin.

Dokter dan pasien harus waspada terhadap terjadinya efek samping tersebut, walaupun tidak ada gejala KV sebelumnya. Pasien harus diberi informasi mengenai tanda dan/atau gejala KV serius dan langkah yang harus dilakukan jika tanda dan/atau gejala tersebut muncul.

Tidak ada bukti bahwa penggunaan bersama asetosal dapat mengurangi peningkatan resiko efek samping serius costan forte mefenamic acid 500 mg obat apa saluran cerna • Hipertensi AINS, termasuk Asam Mefenamat, dapat menyebabkan munculnya hipertensi baru atau memperberat hipertensi yang sudah ada yang dapat berakibat pada peningkatan efek samping KV. AINS dapat menurunkan efek antihipertensi tiazid atau diuretik kuat.

costan forte mefenamic acid 500 mg obat apa

AINS, termasuk Asam Mefenamat, harus digunakan dengan hati – hati pada pasien hipertensi. Tekanan darah harus dimonitor sejak awal dan selama terapi dengan AINS • Gagal Jantung Kongensif dan Edema Retensi cairan dan edema telah terlihat pada beberapa pasien yang menggunakan AINS.

Asam Mefenamat harus digunakan dengan hati – hati pada pasien dengan retensi cairan atau gagal jantung • Saluran Cerna Resiko Ulserasi, Perdarahan, dan Perforasi AINS, termasuk Asam Mefenamat dapat menyebabkan efek samping saluran cerna serius termasuk inflamasi, perdarahan, ulserasi, dan perforasi lambung dan usus yang dapat berakibat fatal. Efek sanping serius ini dapat terjadi kapanpun, dengan atau tanpa gejala peringatan. Hanya satu dari 5 pasien yang mengalami efek samping serius pada saluran cerna atas menunjukan gejala.

Ulkus pada saluran cerna atas, perdarahan, atau perforasi yang disebabkan AINS terjadi pada sekitar 1% pasien yang diobati selama 3 – 6 bulan, dan pada kira-kira 2 – 4 % pasien yang diobati selama satu tahun. Penggunaan yang lebih lama cenderung meningkatkan kemungkinan terjadinya efek samping saluran cerna serius. Namun terapi jangka pendek bukan berarti tanpa resiko. AINS harus diresepkan dengan hati-hati pada pasien yang memiliki riwayat penyakit tukak atau perdarahan saluran cerna • Pasien dengan riwayat tukak peptik dan /atau perdarahan saluran cerna yang menggunakan AINS memiliki resiko terjadinya perdarahan saluran cerna 10 kali lipat dibandingkan dengan pasien tanpa faktor resiko tersebut.

Faktor lain yang meningkatkan resiko perdarahan saluran cerna adalah penggunaan bersama kortikosteroid atau antikoagulan oral, penggunaan AINS yang lama, merokok, pengguna alkohol, usia lanjut, dan status kesehatan yang buruk. Sebagian besar laporan spontan efek samping saluran cerna fatal terjadi pada pasien usia lanjut atau pasien yang sangat lemah. Oleh karena itu, perhatian khusus harus diberikan dalam mengobati populasi ini. Untuk mengurangi resiko efek samping saluran cerna pada pasien yang diobati dengan AINS, dosis efektif terendah harus diberikan dengan lama pengobatan sesingkat mungkin.

Dokter dan pasien harus waspada terhadap tanda dan gejala ulserasi dan perdarahan saluran cerna selama terapi dengan AINS. Jika dicurigai adanya efek samping saluran cerna yang serius, segera dilakukan evaluasi serta pengobatan tambahan. Untuk pasien costan forte mefenamic acid 500 mg obat apa tinggi, terapi alternatif yang tidak melibatkan AINS dapat dipertimbangkan sekilas tentang Obat Anti Inflamasi Non Steroid (OAINS) Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) adalah kelas obat yang digunakan untuk mengurangi rasa sakit, mengurangi demam, mencegah pembekuan darah dan, dalam dosis yang lebih tinggi, mengurangi peradangan.

Istilah nonsteroid membedakan obat ini dari steroid, walaupun memiliki efek antiinflamasi eicosanoid yang serupa dan memiliki berbagai efek lainnya. OAINS pertama kali digunakan pada tahun 1960, istilah ini digunakan untuk menjauhkan obat-obatan ini dari steroid, yang pada saat steroid distigma negatif akibat penyalahgunaan steroid anabolik. OAINS bekerja dengan menghambat aktivitas enzim siklooksigenase (COX-1 dan / atau COX-2). Dalam sel, enzim-enzim ini terlibat dalam sintesis mediator biologis utama, yaitu prostaglandin yang terlibat dalam peradangan, dan tromboksan yang terlibat dalam pembekuan darah.

Ada dua jenis OAINS yang tersedia yaitu non-selektif dan COX-2 selektif. Sebagian besar OAINS bersifat non-selektif, dan menghambat aktivitas COX-1 dan COX-2. OAINS ini selain mengurangi peradangan, juga menghambat agregasi trombosit (terutama aspirin) dan meningkatkan risiko ulkus/perdarahan gastrointestinal. Inhibitor selektif COX-2 memiliki lebih sedikit efek samping gastrointestinal, tetapi meningkatkan trombosis dan secara substansial meningkatkan risiko serangan jantung.

Akibatnya, inhibitor selektif COX-2 umumnya dikontraindikasikan karena risiko tinggi penyakit vaskular yang tidak terdiagnosis. Efek diferensial ini disebabkan oleh peran dan lokalisasi jaringan yang berbeda dari masing-masing isoenzim COX. Dengan menghambat aktivitas COX fisiologis, semua OAINS meningkatkan risiko penyakit ginjal dan serangan jantung. OAINS yang paling dikenal adalah aspirin, ibuprofen, dan naproxen, semuanya tersedia secara bebas di sebagian besar negara.

Paracetamol (acetaminophen) umumnya tidak dianggap sebagai OAINS karena hanya memiliki aktivitas anti-inflamasi kecil. Paracetamol mengobati rasa sakit terutama dengan memblokir COX-2, sebagian besar di sistem saraf pusat, tetapi tidak banyak di seluruh tubuh. Efek samping OAINS tergantung pada spesifik obat, tetapi sebagian besar mencakup peningkatan risiko ulkus dan perdarahan gastrointestinal, serangan jantung dan penyakit ginjal.

Sekilas Tentang Obat Analgesik (Non Opiat) & Antipiretik Analgesik adalah obat yang digunakan untuk meredakan rasa sakit atau nyeri. Analgesik ada beberapa tipe diantaranya analgesik non opiat (non opioid) yang bisa digunakan tanpa resep dokter dan analgesik opioid yang penggunaannya harus menggunakan resep dokter karena efek sampingnya lebih besar. Analgesik non opioid contohnya seperti paracetamol (acetamonophen) dan ibuprofen.

Sedangkan yang termasuk analgesik opioid contohnya morphine dan oxycodone. Analgesik non opioid biasanya digunakan untuk meredakan berbagai macam nyeri seperti pada arthritis, migrain, nyeri haid, dan kondisi lainnya berdasarkan tingkat sakit dan nyerinya. Dokter akan menggunakan analgesik opioid jika nyeri yang terjadi berada pada tingkat akut seperti pada pembedahan dan patah tulang. Penggunaan analgesik opioid sangat dibatasi hanya untuk kondisi tertentu karena dapat menimbulkan risiko adiksi dan penyalahgunaan.

Selain dengan pemberian oral dan injeksi, ada juga analgesik yang diterapkan langsung pada kulit dan analgesik ini disebut analgesik topikal. Biasanya analgesik topikal ini digunakan untuk meredakan nyeri otot dan keseleo. Antipiretik adalah obat yang berfungsi menurunkan demam. Antipiretik akan menurunkan panas demam akibat hipotalamus yang diinduksi oleh prostaglandin. Antipiretik yang banyak digunakan di dunia adalah paracetamol, ibuprofen, dan aspirin yang termasuk dalam obat anti inflamasi non steroid (OAINS).

Selain sebagai antipiretik, obat-obat tadi juga memiliki efek analgesik untuk meredakan nyeri yang menyertainya. Berapa Dosis dan Bagaimana Aturan Pakai Costan Forte?

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam costan forte mefenamic acid 500 mg obat apa bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya.

Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi.

costan forte mefenamic acid 500 mg obat apa

Berikut ini dosis dan aturan pakai Costan Forte: Pemakaian Dewasa dan anak-anak > 14 tahun : Dosis awal 500 mg, kemudian dilanjutkan 250 mg tiap 6 jam sesuai dengan kebutuhan. Bagaimana Cara Penyimpanan Costan Forte?

Simpan di tempat sejuk (15-25)°C dan kering dalam wadah tertutup rapat terlindung dari cahaya Bagaimana Kemasan dan Sediaan Costan Forte? Dus @ 10 strip @ 10 kaplet salut selaput 500 mg Berapa Nomor Izin BPOM Costan Forte? Setiap produk obat, suplemen, makanan, dan minuman yang beredar di Indonesia harus mendapatkan izin edar dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) yaitu suatu Badan Negara yang memiliki fungsi melakukan pemeriksaan terhadap sarana dan prasarana produksi, melakukan pengambilan contoh produk, melakukan pengujian produk, dan memberikan sertifikasi terhadap produk.

BPOM juga melakukan pengawasan terhadap produk sebelum dan selama beredar, serta memberikan sanksi administratif seperti dilarang untuk diedarkan, ditarik dari peredaran, dicabut izin edar, disita costan forte mefenamic acid 500 mg obat apa dimusnahkan, bagi pihak yang melakukan pelanggaran.

Berikut adalah izin edar dari BPOM yang dikeluarkan untuk produk Costan Forte: DKL8721903409A1 Apa Nama Perusahaan Produsen Costan Forte? Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya.

Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan.

Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya.

Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Costan Forte: Samco Farma Leave a Reply Cancel reply Email address will not be published. Required fields are marked * Comment * Name * Email * Δ Category: Analgesik (Non Opiat) & Antipiretik Obat Anti Inflamasi Non Steroid (OAINS) Tags: Asam Mefenamat, G, Mefenamic Acid, Samco Farma Tags: Asam Mefenamat, G, Mefenamic Acid, Samco Farma
none
Costan forte 500mg tablet Reviewed by apotekaulia on Senin, Desember 23rd, 2019.

This Is Article About Costan forte 500mg tablet Sekilas tentang zat aktif (nama generik) Asam mefenamat bekerja dengan cara menghambat kerja enzim siklooksigenase (COX). Enzim ini berfungsi untuk membantu pembentukan prostaglandin saat terjadinya luka. Peningkatan prostaglandin dapat menyebabkan rasa sakit dan peradangan. Dengan menghalangi kerja enzim siklooksigenase, prostaglandin lebih sedikit diproduksi, yang berarti rasa sakit dan peradangan akan mereda.

Namun, obat ini tidak selektif… Selengkapnya » Rating: 1.0 Sekilas tentang zat aktif (nama generik) Asam mefenamat bekerja dengan cara menghambat kerja enzim siklooksigenase (COX).

costan forte mefenamic acid 500 mg obat apa

Enzim ini berfungsi untuk membantu pembentukan prostaglandin saat terjadinya luka. Peningkatan prostaglandin dapat menyebabkan rasa sakit dan peradangan. Dengan menghalangi kerja enzim siklooksigenase, prostaglandin lebih sedikit diproduksi, yang berarti rasa sakit dan peradangan akan mereda. Namun, obat ini tidak selektif untuk menghentikan peradangan, sehingga memiliki efek samping yaitu memicu produksi asam lambung.

Indikasi costan forte • Kegunaan costan forte (mefenamic acid) adalah untuk mengobati nyeri ringan sampai sedang pada sakit gigi dan setelah cabut gigi, sakit kepala, sakit telinga, nyeri otot, nyeri sendi, demam, nyeri setelah operasi, termasuk nyeri haid, dan kadang – kadang digunakan untuk mencegah migrain berkaitan dengan menstruasi (pengobatan dalam jangka pendek, tidak lebih dari 7 hari) • Ada bukti yang mendukung penggunaan costan forte (mefenamic acid) untuk perimenstrual migraine headache prophylaxis, pengobatan dimulai 2 hari sebelum timbulnya menstruasi dilanjutkan selama terjadinya menstruasi.

• Asam mefenamat juga dapat digunakan untuk menghilangkan rasa sakit yang pada penyakit asam urat Kontra indikasi • jangan menggunakan costan forte (mefenamic acid) untuk pasien yang memiliki riwayat alergi terhadap costan forte (mefenamic acid), aspirin atau NSAID lainnya (misalnya, ibuprofen, celecoxib) • pasien yang akan atau telah menjalani operasi by-pass jantung sebaiknya jangan menggunakan costan forte (mefenamic acid) • obat ini juga dikontraindikasikan untuk pasien yang memiliki masalah ginjal, hati, pasien yang menderita asma, urtikaria, atau radang / tukak pada lambung atau usus • pasien yang sedang hamil terutama di 3 bulan terakhir, sebaiknya tidak menggunakan costan forte (mefenamic acid) Efek Samping costan forte • efek samping costan forte (mefenamic acid) yang relatif ringan seperti sakit kepala, gugup dan muntah • Efek samping yang serius dapat berupa diare, hematemesis ( muntah darah), hematuria (darah dalam urin), penglihatan kabur, ruam kulit, gatal dan bengkak, sakit tenggorokan dan demam • Pada tahun 2008 label pada kemasan obat ini di USA telah diperbarui dengan peringatan tentang resiko costan forte (mefenamic acid) pada kehamilan.

• NSAID termasuk costan forte (mefenamic acid) dapat menyebabkan peningkatan resiko infark miokardial dan stroke yang bisa berakibat fatal. Resiko ini dapat meningkatkan jika obat digunakan dalam jangka waktu lama • NSAID termasuk costan forte (mefenamic acid) menyebabkan gangguan pada saluran gastrointestinal misalnya : perdarahan, ulserasi, dan perforasi lambung atau usus yang bisa berakibat fatal.

jika pemakaian dalam dosis tinggi atau untuk waktu yang lama, merokok, atau minum alkohol, meski costan forte (mefenamic acid) digunakan bersama makanan tidak akan mengurangi efek samping ini. • gangguan berat pada organ hati seperti penyakit kuning dan hepatitis, juga dilaporkan terjadi akibat pemakaian NSAID termasuk costan forte (mefenamic acid).

Jika tes hati yang abnormal menetap atau memburuk, jika tanda-tanda dan gejala yang konsisten dengan penyakit hati klinis terjadi, atau jika manifestasi sistemik terjadi (misalnya : eosinofilia, ruam, dan lain – lain), pemakaian costan forte (mefenamic acid) harus dihentikan.

• Anemia juga dilaporkan terjadi pada pasien yang menggunakan NSAID termasuk costan forte (mefenamic acid). Pasien pada pengobatan jangka panjang, kadar hemoglobin dan hematokrit harus diperiksa jika mereka menunjukkan tanda-tanda gejala anemia. • Reaksi dermatologis seperti dermatitis eksfoliatif, sindrom Stevens-Johnson, dan nekrolisis epidermal toksik, yang dapat berakibat fatal, dapat terjadi selama pemakaian NSAID termasuk costan forte (mefenamic acid).

Pengobatan harus dihentikan jika tanda – tanda seperti ruam atau hipersensitivitas muncul. Dosis costan forte • • Dosis lazim dewasa untuk Nyeri : 500 mg secara oral selanjutnya 250 mg setiap 6 jam sesuai kebutuhan, tidak melebihi 7 hari • Dosis lazim dewasa untuk Dismenore : 500 mg secara oral selanjutnya 250 mg setiap 6 jam dimulai saat timbulnya menstruasi • Dosis lazim Pediatric untuk Nyeri : 14 – 18 tahun : 500 costan forte mefenamic acid 500 mg obat apa secara oral diikuti oleh 250 mg setiap 6 jam sesuai kebutuhan, tidak melebihi 7 hari • Penyesuaian dosis : dosis yang lebih rendah harus dipertimbangkan pada orang tua, ibu hamil, menyusui, gangguan hati atau ginjal parahcostan forte obat untuk apa Inilah pembahasan selengkapnya tentang costan forte obat untuk apa dan sejumlah artikel lain dengan topik yang masaih berkaitan dengan costan forte obat untuk apa.

Jika Anda masih membutuhkan informasi lain yang lebih detail tentang costan forte obat untuk apa, Anda boleh ajukan pertanyaan langsung kepada kami. …krem yang mengandung air sangat pendek jangka kadaluwarsanya. Zat pengawet Obat-obat dengan kadaluwarsa pendek biasanya dibubuhi zat pengawet, dengan tujuan menghalangi pertumbuhan kuman dan jamur.

costan forte mefenamic acid 500 mg obat apa

Apabila wadah obat sudah dibuka, maka zat pengawet tidak dapat menghindarkan rusaknya obat secara keseluruhan, terlebih lagi bila wadah obat sering dibuka, misalnya pada obat tetes mata atau bersentuhan dengan bagian tubuh yang sakit, misalnya pipet tet… …nyak cemara (pine), minyak cengkeh dan minyak pala (Obat Macan, Balsamex).

Obat-Obat Rema (antiradang). Untuk luka-luka yang disertai pembengkakan (misalnya karena tendangan, terpukul atau benjol dikepala karena terjatuh) tersedia suatu krem dengan benzidamin (Tantum Forte), yang berkhasiat antinyeri dan antiradang. Begitupula obat-obat rema seperti jel diklofenak (Voltaren) dan jel piroksikam (Feldene), yang kedua-duanya merupakan obat atas resep… Pembahasan seputar costan forte obat untuk apa ini tentu saja masih berkaitan dengan pipet kaca di alfamart, Asam lambung karena sabu sabu, cara menyimpan tembakau, apa manfaat mentega untuk tanduk domba, birowi obat kompres, sirup rnivel, Obat batuk silex aman untuk lambung, Artikel tentang kesehatan, artikel kesehatan masyarakat language:id, artikel bahasa inggris kesehatan dan topik menarik lainnya di situs ini.

Obat anti nyeri anastan mefenamic 500mg




2022 www.videocon.com