21 anggota ormas pemuda pancasila pengeroyok polisi ditangkap dan ditemukan 2 peluru

21 anggota ormas pemuda pancasila pengeroyok polisi ditangkap dan ditemukan 2 peluru

JAKARTA - Polda Metro Jaya menangkap 21 anggota ormas Pemuda Pancasila (PP). Mereka ditangkap terkait kericuhan saat melakukan aksi di depan gedung DPR RI. Dari 21 orang, sebanyak 16 orang menjadi tersangka sementara 5 orang dipulangkan. "Yang tidak jadi tersangka tadi malam sudah dipulangkan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (26/11/2021). Baca Juga: Anggota Bawa Sajam Saat Demo, Pemuda Pancasila: Kami Ceroboh Lakukan Aksi secara Spontan Lebih lanjut dia mengatakan, 16 orang lainnya telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

Ke-16 tersangka itu terdiri dari 15 tersangka kasus kepemilikan senjata tajam dan 1 tersangka pengeroyokan kepada Kabagops Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Dermawan Karosekali. Dalam peristiwa tersebut Polda Metro Jaya bakal memanggil koordinator aksi 21 anggota ormas pemuda pancasila pengeroyok polisi ditangkap dan ditemukan 2 peluru yang berbuntut pengeroyokan terhadap Kabagops Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Dermawan Karosekali. Jika tak hadiri panggilan polisi ancam akan jemput.

"Kita akan meminta pertanggungjawaban koordinator lapangan penanggung jawab yang meminta izin," kata Zulpan. Baca Juga: Dikeroyok Oknum Anggota Pemuda Pancasila, AKBP Dermawan Ditangani Dokter Bedah Syaraf Sementara itu, saat ini AKBP Dermawan mengalami luka dan tengah dirawat di rumah sakit Kramatjati, Jakarta Timur. AKBP Dermawan mengalami luka serius di kepala bagian belakang yang harus dirawat secara intensif.

"Kemungkinan beberapa hari ke depan yang bersangkutan menjalankan tugas seperti biasa karena di dalam rumah sakit," tuturnya. Menu • HOME • RAMADHAN • Kabar Ramadhan • Puasa Nabi • Tips Puasa • Kuliner • Fiqih Ramadhan • Hikmah Ramadhan • Video • Infografis • NEWS • Politik • Hukum • Pendidikan • Umum • News Analysis • UMM • UBSI • Telko Highlight • NUSANTARA • Jabodetabek • banten • Jawa Barat • Jawa Tengah & DIY • Jawa Timur • kalimantan • Sulawesi • Sumatra • Bali Nusa Tenggara • Papua Maluku • KHAZANAH • Indonesia • Dunia • Filantropi • Hikmah • Mualaf • Rumah Zakat • Sang Pencerah • Ihram • Alquran Digital • ISLAM DIGEST • Nabi Muhammad • Muslimah • Kisah • Fatwa • Mozaik • INTERNASIONAL • Timur tengah • Palestina • Eropa • Amerika • Asia • Afrika • Jejak Waktu • Australia Plus • DW • EKONOMI • Digital • Syariah • Bisnis • Finansial • Migas • pertanian • Global • Energi • REPUBLIKBOLA • Klasemen • Bola Nasional • Liga Inggris • Liga Spanyol • Liga Italia • Liga Dunia • Internasional • Free kick • Arena • Sea Games 2021 • SEAGAMES 2021 • Berita • Histori • Pernik • Profil • LEISURE • Gaya Hidup • travelling • kuliner • Parenting • Health • Senggang • Republikopi • tips • TEKNOLOGI • Internet • elektronika • gadget • aplikasi • fun science & math • review • sains • tips • KOLOM • Resonansi • Analisis • Fokus • Selarung • Sastra • konsultasi • Kalam • INFOGRAFIS • Breaking • sport • tips • komik • karikatur • agama • JURNAL-HAJI • video • haji-umrah • journey • halal • tips • ihrampedia • REPUBLIKA TV • ENGLISH • General • National • Economy • Speak Out • KONSULTASI • keuangan • fikih muamalah • agama islam • zakat • IN PICTURES • Nasional • Jabodetabek • Internasional • Olahraga • Rana • PILKADA 2020 • berita pilkada • foto pilkada • video pilkada • KPU Bawaslu • SASTRA • cerpen • syair • resensi-buku • RETIZEN • Info Warga • video warga • teh anget • INDEKS • LAINNYA • In pictures • infografis • Pilkada 2020 • Sastra • Retizen • indeks Sebanyak 15 anggota ormas PP ditetapkan sebagai tersangka.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Massa organisasi masyarakat (ormas) Pemuda Pancasila (PP) melakukan pengeroyokan kepada Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Dermawan Karosekali di depan gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat, Kamis (25/11).

Akibat pengeroyokan itu, Karosekali mengalami luka serius di bagian kepala dan harus menjalani perawatan di rumah sakit Polri. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar (Kombes) Polisi Endra Zulpan menceritakan kronologi kejadian pengeroyokan Karosekali oleh anggota ormas PP yang mengikuti aksi unjuk rasa di depan gedung DPR/MPR, Jakarta.

21 anggota ormas pemuda pancasila pengeroyok polisi ditangkap dan ditemukan 2 peluru

Ketika itu, korban melarang massa aksi yang mencoba memaksa masuk ke dalam gedung DPR/MPR. Baca Juga • Bentrok Ormas di Karawang, Polisi Tetapkan Lima Tersangka • 15 Anggota Ormas PP Ditetapkan Sebagai Tersangka • Perwira Polisi Terluka Dikejar dan Dikeroyok Massa Ormas Saat itu, Karosekali ikut membantu mengawal demo dan pengamanan lalu lintas di lokasi aksi unjuk rasa.

Namun, massa ormas PP diduga tidak terima karena dilarang masuk ke gedung parlemen oleh korban. Pada akhirnya korban diserang menggunakan senjata tajam di bagian kepala dan mengalami luka robek. "Mereka coba maksa masuk ke dalam 21 anggota ormas pemuda pancasila pengeroyok polisi ditangkap dan ditemukan 2 peluru di sini gedung dewan ada etika.

Dalam rangka penyampaian aspirasi, tentunya akan diakomodir jadi enggak bisa langsung semau-maunya," kata Zulpan kepada awak media di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (25/11).

Akibat luka yang dialaminya, Karosekali sudah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk mendapat perawat medis. Menurut Zulpan, luka di kepalanya bukan karena sabetan senjata tajam tapi karena pemukulan di bagian kepala hingga berdarah dan robek. Bahkan korban harus mendapatkan beberapa jahitan. "Dirawat di RS Polri Kramat Jati. Dia anggota senior pangkat Pamen, AKBP pangkatnya, semestinya pelaku demo enggak perlu lakukan tindakan seperti itu," ungka Zulpan.

Imbas aksi unjuk rasa itu yang berakhir anarkis, kata Zulpan, terbaru jajaran Polda Metro Jaya meringkus 21 orang anggota ormas PP. Kemudian sebanyak 15 dari 21 orang anggota ormas PP itu telah ditetapkan sebagai tersangka.

Pihak kepolisian juga menyita senjata tajam dari mereka yang ditangkap. Koordinator aksi dikatakan juga, akan dimintai pertanggung jawaban atas aksi beberapa oknum anggota mereka. "Jadi Polda Metro akan beri tindakan tegas terhadap penanggung jawab demo untuk diminta pertanggung jawabannya dan juga terhadap pelaku-pelaku yang tadi lakukan penyerangan ke anggota kepolisian dan bawa sajam semua akan kami proses hukum," tegas Zulpan.

Lanjut Zulpan, belasan anggota PP itu ditetapkan sebagai tersangka setelah terbukti membawa senjata tajam 21 anggota ormas pemuda pancasila pengeroyok polisi ditangkap dan ditemukan 2 peluru saat demonstrasi berlangsung. Ia menegaskan, pihaknya akan memberikan tindakan tegas dan meminta pertanggungjawabannya atas aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh.

"Semua membawa senjata tajam. Ini senjata tajam yang sebenarnya tidak perlu dibawa karena membahayakan orang lain," ungkap Zulpan. Zulpan melanjutkan, ke-15 tersangka itu akan dimintai keterangan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. Mereka juga akan langsung dilakukan penahanan. Selain itu, ia menegaskan peserta aksi unjuk rasa ormas PP yang melakukan penyerangan terhadap anggota kepolisian akan ditindak tegas. "Yang enam masih pemeriksaan, 15 orang secara tersangka dengan minimal dua alat bukti sudah terbukti dan terhadap yang enam saat ini belum.

Bisa dalam kapasitas sebagai saksi bisa juga pendalaman hal-hal lain," tegas Zulpan. Ormas PP menggelar aksi di depan gedung DPR/MPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, bertujuan untuk menuntut permintaan maaf Wakil Ketua Komisi II DPR Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Junimart Girsang yang pernah menyatakan agar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegur PP dan Forum Betawi Rempug (FBR) imbas bentrokan di Ciledug, Tangerang.

Sekretaris Jenderal MPN PP, Arif Rahman lewat keterangannya, Kamis (25/11), mengimbau, massa aksi tetap tertib dalam menjalankan aksi yang digelar di depan Gedung DPR. Ormas PP yang berada di daerah lain juga diperbolehkan menggelar aksi untuk menuntut permintaan yang sama. Aksi digelar hingga pukul 16.00 WIB namun sayangnya harus berakhir ricuh. "Kita buktikan bahwa kita taat asas dan Junimart adalah oknum yang mencoreng Dewan Perwakilan Rakyat dan partai," ujar Arif.
KOMPAS.TV - Aksi penyerangan terjadi kepada Perwira Menengah Polri dalam unjuk rasa ormas Pemuda Pancasila di depan gedung DPR MPR RI.

Saat mencoba mengurai massa yang hendak menutup jalan, Perwira Menengah Polri diserang pendemo yang merupakan anggota ormas. Korban adalah AKBP Dermawan Karosekali, yang menjabat sebagai Kepala Bagian Operasional Ditlantas Polda Metro Jaya. Akibatnya, korban mengalami luka di kepala bagian belakang. Tak hanya terhadap anggota Polri, massa juga melakukan kekerasan terhadap pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan Gatot Subroto, Depan Gedung DPR, Jakarta Pusat.

Baca Juga 21 Anggota Ormas Pemuda Pancasila Pengeroyok Polisi Ditangkap dan Ditemukan 2 Peluru di https://www.kompas.tv/article/235782/21-anggota-ormas-pemuda-pancasila-pengeroyok-polisi-ditangkap-dan-ditemukan-2-peluru Buntut insiden pengeroyokan terhadap Perwira Polri ini sebanyak 21 anggota ormas pun ditangkap.

Dari hasil pemeriksaan, sejumlah pelaku membawa senjata tajam. Selain itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, juga akan memeriksa penanggung jawab unjuk rasa. Dari 21 orang yang ditangkap, 15 orang ditetapkan sebagai tersangka, lantaran membawa senjata tajam saat demo berlangsung.

Sementara sisanya masih dalam pemeriksaan. Selain senjata tajam, polisi turut menemukan 2 butir peluru kaliber 38 milimeter yang biasa digunakan senjata api jenis revolver dari para tersangka.

21 anggota ormas pemuda pancasila pengeroyok polisi ditangkap dan ditemukan 2 peluru

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/235802/polisi-tetapkan-15-tersangka-demo-pemuda-pancasila-yang-bawa-senjata-tajam • Diburu Pemudik, Telur Asin Jadi Oleh-oleh Utama Dailymotion • Jalur Wisata Guci Tegal Macet Hingga 3 Kilometer Dailymotion • Silaturahmi, Prabowo Kembali Kunjungi Habib Luthfi Dailymotion • Trudeau di Ukraina: Putin Bertanggung Jawab Atas Kejahatan Perang yang Keji Dailymotion • Senin Pagi, Arus Lalu Lintas Tol Cileunyi Terpantau Lancar Dailymotion • John Lee Jadi Pemimpin Baru Hong Kong, Gantikan Posisi Carrie Lam Dailymotion • Sadis!

Tak Mau Diajak Nikah, Seorang Perempuan Ditemukan Tergeletak dengan Leher Tersayat Dailymotion • Tarik Titik Akhir One Way ke KM 72, Arus Lalu Lintas di Tol Jakarta Cikampek KM 66 Ramai Lancar Dailymotion • Pecah Kepadatan di Jalur Arteri Pantura - Jakarta, Tol Kalikangkung Berlakukan One Way Hingga KM 72 Dailymotion • Ini Tips Pencegahan Dini Hepatitis Akut Republika.co.id • Pertemuan Prabowo-Megawati, Pengamat Nilai Jadi Persiapan 2024 Republika.co.id • Jokowi Halal Bihalal ke Rumah Megawati Hingga Menhan Prabowo Kunjungi Kediaman Sultan Yogyakarta Dailymotion • Update Corona 8 Mei 2022: 227 Kasus Baru Covid-19 Terkonfirmasi Dailymotion • Seluncuran Roboh : 5 Saksi Diperiksa, Khofifah Minta Biaya Pengobatan Korban Ditanggung Pengelola Dailymotion • PT KAI Siapkan 41 Kereta Api Tambahan Republika.co.id • Tabrakan Dua Mobil Pemudik di Tol Cipali Hingga Pengendara Motor Tewas di Tempat Akibat Ditabrak!

Dailymotion • BERANDA • INFORMASI PUBLIK • 1. Informasi Berkala • 2. Informasi Serta Merta • 3. Informasi Setiap Saat • 4. Informasi Dikecualikan • 5. UU & Peraturan • 6. Penerangan Satuan • 7.

Majalah Tribrata • 8. Penerimaan Polri • PELAYANAN MASYARAKAT • 1. Pengaduan Masyarakat • 2. Pengaduan Polda Metro Jaya • 3. Tata Cara Memperoleh Informasi • 4.

21 anggota ormas pemuda pancasila pengeroyok polisi ditangkap dan ditemukan 2 peluru

Layanan Informasi • 5. Formulir Permohonan Informasi • 6. Formulir Keberatan Informasi • 7. Pelayanan SIM • 8. Pelayanan BPKB & STNK • 9. Pelayanan SKCK • 10. Pengamanan Obyek Khusus • 11. Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) • 12. Ijin Keramaian • 13. Pengawalan Jalan • BERITA • 1. Berita Terkini • 2. Kriminalitas • 3. Humanis • 4. Kegiatan Polri • 5.

Infografis • PROFIL • 1. Tentang PPID • 2. Kontak • 3. Profil Pimpinan POLRI • 5. Visi dan Misi • 6. Tugas dan Fungsi • 7. Logo • 8. Call Centre • 9. Alamat Email • 10. Whatsapp Chat • 11.

SMS Centre • 12. Live Chat • SATKER • 1. ITWASDA • 2. BIRO OPERASIONAL • 3. BIRO PERENCANAAN ANGGARAN • 4. BIRO SUMBER DAYA MANUSIA • 5. BIRO LOGISTIK • 6. BIDANG PROPAM • 7. BIDANG HUMAS • 8. BIDANG HUKUM • 9. BIDANG TEKNOLOGI DAN INFORMASI • 10. BIDANG KEDOKTERAN DAN KESEHATAN • 11. BIDANG KEUANGAN • 12.

21 anggota ormas pemuda pancasila pengeroyok polisi ditangkap dan ditemukan 2 peluru

SPN PMJ • 13. SPKT • 14. SPRIPIM • 15. DITINTELKAM • 16. DITRESKRIMUM • 17. DITRESKRIMSUS • 18. DITRESNARKOBA • 19. DITRESNARKOBA • 20. DITSAMAPTA • 21. DITLANTAS • 22. DITPAMOBVIT • 23.

DITPOLAIR • 24. DITTAHTI • 25. SAT BRIMOB • 26. YANMA • 27. SETUM • POLRES • 1. POLRES METRO JAKARTA PUSAT • 2. POLRES METRO JAKARTA UTARA • 3. POLRES METRO JAKARTA BARAT • 4. POLRES METRO JAKARTA SELATAN • 5. POLRES METRO JAKARTA TIMUR • 6. POLRES METRO TANGERANG KOTA • 7. POLRES METRO BEKASI KOTA • 8. POLRES METRO BEKASI • 9. POLRES KOTA DEPOK • 10. POLRES KOTA BANDARA SOEKARNO HATTA • 11. POLRES PELABUHAN TANJUNG PRIOK • 12.

21 anggota ormas pemuda pancasila pengeroyok polisi ditangkap dan ditemukan 2 peluru

POLRES KEPULAUAN SERIBU • 13. POLRES TANGERANG SELATAN • TV RADIO POLRI Jumat, 26 November 2021 08:15 WIB TribrataNews 21 anggota ormas pemuda pancasila pengeroyok polisi ditangkap dan ditemukan 2 peluru – Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 21 orang massa Pemuda Pancasila (PP) dan menetapkan 15 orang sebagai tersangka dalam aksi anarkis yang melukai anggota polisi berpangkat AKBP.

Bahkan, sebanyak enam buah senjata dan dua butir peluru kaliber 38 revolver ikut diamankan. Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengatakan, dari 21 orang yang telah diamankan polisi, 15 orang ditetapkan jadi tersangka. “Diamankan 21 orang yang diamankan ini dugaan pelanggaran UU Darurat yakni bawa senjata yakni sajam penikam, senjata pemukul, dan senjata penusuk,” kata Kombes Pol Tubagus bersama Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (25/11/2021).

Sejumlah barang bukti yang diamankan yakni tiga buah sangkur, satu buah golok, satu buah stik golf, satu buah linggis. Polisi juga mengamankan dua buah butir peluru senjata api. “Barbuk (barang bukti) di depan salah satunya bawa dua butir peluru yan diduga kaliber 38 revolver. Tentunya barbuk saat ini akan kami kembangkan pertama dari mana diperoleh dan untuk apa digunakan bisa mungkin senjatanya,” ujarnya.

Sebelumnya, polisi mengamankan 21 orang massa aksi Pemuda Pancasila dan menetapkan 15 orang tersangka. Peristiwa bermula pada akhir aksi demo Pemuda Pancasila di depan gedung DPR telah terjadi penyerangan terhadap petugas dengan cara brutal. “Dalam demo tadi terjadi penyerangan terhadap petugas. Ada satu anggota Polda Metro atas nama AKBP Dermawan Karosekali jabatannya Kabagops Ditlantas Polda Metro dilakukan pemukulan oleh oknum Pemuda Pancasila,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan di Polda Metro Jaya.

Saat ini AKBP Dermawan mengalami luka dan tengah dirawat di Rumah Sakit Kramatjati, Jakarta Timur. AKBP Dermawan mengalami luka serius di kepala bagian belakang yang harus dirawat secara intensif. “Kemungkinan beberapa hari ke depan yang bersangkutan menjalankan tugas seperti biasa karena di dalam rumah sakit,” tambahnya. Kombes Zulpan pun mengecam ormas Pemuda Pancasila.

“Jadi tidak boleh ada organisasi mana pun yang menempatkan dirinya di atas hukum, ini perlu menjadi catatan kita bahwa ormas Pemuda Pancasila dalam kegiatan hari ini seolah-olah menempatkan mereka di atas daripada hukum,” kata Kombes Zulpan. “Kemudian perlu saya tekankan, Polda Metro menjunjung tinggi supremasi hukum.

Kegiatan penyampaian pendapat di muka umum didukung oleh peraturan dan ketentuan yang berlaku ini dilakukan dengan kegiatan-kegiatan yang tidak benar, ini akan kita lakukan penindakan,” tegas Kombes Zulpan.

Kombes Zulpan menjelaskan, mereka yang melawan aparat hukum akan dipidana dengan sangkaan Pasal 170 KUHP. Kamis, 14 April 2022 21:00 WIB TBNews PMJ – Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya kembali menangkap dua orang yang terlupakan dalam mengeroyok pegiat media sosial Ade Armando. Dua orang tersebut di luar enam pelaku pengeroyokan yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

“Ada orang lain yang juga ikut melakukan aksi kekerasan. Diamankan dua orang,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan, Kamis (14/4/2022). Dua orang tersebut yakni Markos Iswan ditangkap Kamis (14/4/2022) pada pukul 01.25 WIB di Sawangan, Depok dan Alfikri Hidayatullah ditangkap di Jagakarsa, Jakarta Selatan.

“Markos Iswan berperan dalam aksi kekerasan melakukan pemukulan. Kemudian pelaku lain adalah Alfikri Hidayatullah juga berperan dalam melakukan pemukulan,” ujar Kombes Zulpan. Sebelum menangkap Markos dan Alfikri, polisi telah menangkap lima pelaku pengeroyokan yakni Mohammad Bagja, Komar, Dia Ul Haq, Arief Pardiani, dan Abdul Latip. Sementara, satu pelaku lain masih buron yakni Ade Purnama. Kamis, 14 April 2022 11:25 WIB TBNews PMJ – Polda Metro Jaya menangkap seorang pria bernama Arief Pardiani pada Rabu (13/4/2022), karena menyebar video hoaks dengan narasi ‘Ade Armando Sudah Mati’.

“Kami juga menambahkan ada juga satu pelaku lain di luar dari enam yang kita tetapkan sebagai tersangka. Dia atas nama Arief Pardiani. Kita tangkap di Jakarta,” kata Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol E. Zulpan kepada wartawan, Rabu (13/4/2022). Kombes Zulpan mengatakan, pelaku Arief dalam video pengeroyokan dosen Universitas Indonesia Ade Armando, yang tersebar di media sosial, berperan sebagai provokator. “Kalau terlihat di video medsos yang bersangkutan ini melakukan provokasi.

Dengan kata-kata ‘Ade Armando sudah mati kemudian turun semua yang ada di Jakarta’. Yang bersangkutan juga sudah kita amankan dan sedang kita lakukan pemeriksaan,” kata Kombes Zulpan.

21 anggota ormas pemuda pancasila pengeroyok polisi ditangkap dan ditemukan 2 peluru

Untuk diketahui, para pengeroyok Ade Armando yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Para tersangka ialah M Bagja, Komar, Dhia Ul Haq, Ade Purnama, dan Abdul Latip.

Tiga di antaranya, yaitu Muhamad Bagja, Komar, dan Dhia Ul Haq, merupakan pemukul pertama. Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat sebelumnya mengungkapkan, para pelaku ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan hasil identifikasi dan kajian saintifik tim gabungan penyidik. Sebagai informasi, mahasiswa yang tergabung dalam aliansi BEM SI menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Senin kemarin. Aksi tersebut berujung ricuh.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengatakan, ada oknum-oknum yang memanfaatkan aksi demonstrasi aliansi BEM UI untuk berbuat rusuh. “Kami sangat sayangkan ada sekelompok yang memancing di air keruh, yang tujuannya bukan untuk menyampaikan pendapat, tapi memang niatnya membuat kerusuhan,” kata Kapolda Irjen Fadil dalam konferensi pers, Senin malam.

Irjen Fadil menjelaskan, setelah massa BEM SI membubarkan diri, ada sekelompok orang yang berbuat rusuh. Sekelompok orang itu kemudian mengeroyok Ade Armando hingga babak belur. Fadil memastikan bahwa pengeroyok Ade Armando bukan mahasiswa. “Setelah (aspirasi) diterima dan mahasiswa kembali (bubar), ada kelompok massa dan kami sudah identifikasi melakukan pengeroyokan dan penganiayaan kepada saudara Ade Armando,” ujar Irjen Fadil.

Polisi kemudian mengevakuasi Ade Armando. Namun, sejumlah anggota kepolisian malah diserang hingga terluka. “Pada saat anggota melakukan evakuasi, massa non-mahasiswa bertambah beringas menyerang anggota, sehingga enam anggota kami yang melakukan evakuasi, terluka,” ucap Irjen Fadil.

Irjen Fadil pun mengultimatum para pengeroyok Ade Armando untuk menyerahkan diri. “Kami akan mengumumkan identitas pelaku dan jika tidak menyerahkan diri akan kami lakukan penangkapan!” tegas Kapolda. Rabu, 13 April 2022 12:45 WIB TBNews PMJ – Polda Metro Jaya telah merilis identitas enam tersangka kasus pengeroyokan dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando. Dari enam tersangka itu, dua orang telah ditangkap.

Terkini, petugas Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil menangkap tersangka Dhia Ul Haq. Dhia Ul Haq adalah orang yang terekam kamera pertama kali melakukan pemukulan kepada Ade Armando. “Sudah, sudah diamankan. Nanti kita rilis,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (13/4/2022).

Kombes Tubagus membenarkan saat ditanya apakah Dhia Ul Haq sudah ditangkap. Tersangka Dhia Ul Haq ditangkap di sebuah pondok pesantren di Serpong, Tangerang Selatan, pada Rabu (13/4/2022) dini hari tadi. Saat ini Dhia Ul Haq masih diperiksa di Polda Metro Jaya. Sebelumnya, Dir Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengatakan pihaknya telah menetapkan 6 orang tersangka pengeroyokan Ade Armando.

Dua di antaranya telah 21 anggota ormas pemuda pancasila pengeroyok polisi ditangkap dan ditemukan 2 peluru “Hasil penyelidikan dari ini kita rumuskan bersama dan tetapkan enam tersangka dengan korban Ade Armando. Dua tersangka baru saja berhasil diamankan di Jonggol dan Bekasi,” kata Kombes Tubagus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (12/4/2022) kemarin. Enam orang yang teridentifikasi: 1. Muhammad Bagja (sudah ditangkap) 2.

Komar (sudah ditangkap) 3. Dhia Ul Haq 4. Ade Purnama 5. Abdul Latip 6. Abdul Manaf Polisi enggan berspekulasi terkait motif pengeroyokan. Kepolisian masih akan mendalami tiap keterangan dua orang yang telah diamankan hari ini. “Apa motifnya? Belum bisa dijawab karena yang bersangkutan masih diamankan dan masih dalam pendalaman motivasinya apa,” tutur Kombes Tubagus Ade. Dua orang yang sudah diamankan bernama Muhammad Bagja dan Komar bukan berstatus mahasiswa.

Keduanya ditangkap di daerah Jakarta dan Bogor. “Dari data yang kami himpun dua orang ini statusnya sebagai wiraswasta, bukan mahasiswa,” kata Kombes Tubagus Ade Hidayat. • BERANDA • INFORMASI PUBLIK • 1. Informasi Berkala • 2. Informasi Serta Merta • 3. Informasi Setiap Saat • 4. Informasi Dikecualikan • 5.

21 anggota ormas pemuda pancasila pengeroyok polisi ditangkap dan ditemukan 2 peluru

UU & Peraturan • 6. Penerangan Satuan • 7. Majalah Tribrata • 8. Penerimaan Polri • PELAYANAN MASYARAKAT • 1. Pengaduan Masyarakat • 2. Pengaduan Polda Metro Jaya • 3. Tata Cara Memperoleh Informasi • 4. Layanan Informasi • 5. Formulir Permohonan Informasi • 6. Formulir Keberatan Informasi • 7. Pelayanan SIM • 8. Pelayanan BPKB & STNK • 9. Pelayanan SKCK • 10. Pengamanan Obyek Khusus • 11. Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) • 12. Ijin Keramaian • 13. Pengawalan Jalan • BERITA • 1.

Berita Terkini • 2. Kriminalitas • 3. Humanis • 4. Kegiatan Polri • 5. Infografis • PROFIL • 1. Tentang PPID • 2. Kontak • 3. Profil Pimpinan POLRI • 5. Visi dan Misi • 6. Tugas dan Fungsi • 7. Logo • 8. Call Centre • 9. Alamat Email • 10. Whatsapp Chat • 11. SMS Centre • 12. Live Chat • SATKER • 1. ITWASDA • 2. BIRO OPERASIONAL • 3.

BIRO PERENCANAAN ANGGARAN • 4. BIRO SUMBER DAYA MANUSIA • 5. BIRO LOGISTIK • 6. BIDANG PROPAM • 7. BIDANG HUMAS • 8. BIDANG HUKUM • 9. BIDANG TEKNOLOGI DAN INFORMASI • 10. BIDANG KEDOKTERAN DAN KESEHATAN • 11. BIDANG KEUANGAN • 12. SPN PMJ • 13. SPKT • 14. SPRIPIM • 15. DITINTELKAM • 16. DITRESKRIMUM • 17. DITRESKRIMSUS • 18. DITRESNARKOBA • 19. DITRESNARKOBA • 20. DITSAMAPTA • 21. DITLANTAS • 22. DITPAMOBVIT • 23. DITPOLAIR • 24. DITTAHTI • 25. SAT BRIMOB • 26. YANMA • 27. SETUM • POLRES • 1.

POLRES METRO JAKARTA PUSAT • 2. POLRES METRO JAKARTA UTARA • 3. POLRES METRO JAKARTA BARAT • 4. POLRES METRO JAKARTA SELATAN • 5. POLRES METRO JAKARTA TIMUR • 6. POLRES METRO TANGERANG KOTA • 7. POLRES METRO BEKASI KOTA • 8. POLRES METRO BEKASI • 9. POLRES KOTA DEPOK • 10. POLRES KOTA BANDARA SOEKARNO HATTA • 11. POLRES PELABUHAN TANJUNG PRIOK • 12. POLRES KEPULAUAN SERIBU • 13.

21 anggota ormas pemuda pancasila pengeroyok polisi ditangkap dan ditemukan 2 peluru

POLRES TANGERANG SELATAN • TV RADIO POLRI
JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh organisasi masyarakat (ormas) Pemuda Pancasila di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, pada Kamis (26/11/2021), berakhir ricuh. Hal itu ditengarai oleh tindakan massa aksi yang berusaha menerobos masuk ke area kompleks parlemen. Petugas kepolisian pun mengadang dan menahan para pedemo di depan gerbang.

Namun, sejumlah anggota ormas Pemuda Pancasila justru melakukan tindakan anarkistis.

21 anggota ormas pemuda pancasila pengeroyok polisi ditangkap dan ditemukan 2 peluru

Beberapa di antaranya bahkan mengeroyok seorang perwira menengah kepolisian berpangkat AKBP. Baca juga: Kapolres Jakpus Ultimatum Pemuda Pancasila: Serahkan Pengeroyok Polisi atau Kami Kejar! Kepolisian akhirnya melakukan tindakan tegas dengan membubarkan aksi demonstrasi itu. Sebanyak 20 orang yang terlibat aksi anarkistis ditangkap dan diperiksa di Mapolda Metro Jaya. Selain itu, petugas juga menangkap seorang anggota ormas Pemuda Pancasila yang diduga mengeroyok anggota kepolisian hingga terluka parah di kepala.

21 anggota ormas pemuda pancasila pengeroyok polisi ditangkap dan ditemukan 2 peluru

15 orang ditetapkan jadi tersangka Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menjelaskan, terdapat 15 anggota Pemuda Pancasila yang langsung ditetapkan sebagai tersangka.

"Dalam kegiatan demo tadi, kami mengamankan sebanyak 15 orang yang saat ini sudah ada di belakang. Mereka ini sudah ditetapkan sebagai tersangka," ujar Zulpan kepada wartawan, Kamis. Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan pemeriksaan awal terhadap puluhan orang yang diamankan.

Baca juga: Polisi yang Dikeroyok Saat Amankan Demo Ormas di Gedung DPR Alami Hematoma dan Perutnya Robek Sebanyak 15 orang di antaranya terbukti membawa senjata tajam dalam aksi demonstrasi tersebut. Selanjutnya, kata Zulpan, penyidik akan melakukan pemeriksaan lanjutan sekaligus menahan para tersangka. "Sudah dilakukan pemeriksaan awal bahwa mereka semuanya membawa sajam. Tentunya terhadap mereka semua ini akan kami lakukan tindakan hukum," kata Zulpan.

"Proses hukum berjalan terhadap 15 orang tersangka ini mulai menjalani pemeriksaan lanjutan dan tentu ditahan," sambungnya. Baca juga: Polisi Temukan Senjata Tajam hingga Peluru dari Anggota Pemuda Pancasila yang Ditangkap Sementara itu, lima orang lain yang turut diamankan masih berstatus saksi dan sedang diperiksa petugas.

Muncul Varian Corona B.1.1.529 di Afrika, Pemerintah Diminta Waspada https://nasional.kompas.com/read/2021/11/26/09223371/muncul-varian-corona-b11529-di-afrika-pemerintah-diminta-waspada https://asset.kompas.com/crops/mGw9W8Lgz4Fmg4d3M7LmT8gWxQM=/0x0:0x0/195x98/data/photo/2021/07/19/60f5702fbe849.jpg
Penulis : Luthfan KOMPAS.TV - Aksi penyerangan terjadi kepada Perwira Menengah Polri dalam unjuk rasa ormas di depan gedung DPR MPR RI. Saat mencoba mengurai massa yang hendak menutup jalan, Perwira Menengah Polri diserang pendemo yang merupakan anggota ormas.

Korban adalah AKBP Dermawan Karosekali, yang menjabat sebagai 21 anggota ormas pemuda pancasila pengeroyok polisi ditangkap dan ditemukan 2 peluru Bagian Operasional Ditlantas Polda Metro Jaya.

Akibatnya, korban mengalami luka di kepala bagian belakang. Tak hanya terhadap anggota Polri, massa juga melakukan kekerasan terhadap pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan Gatot Subroto, Depan Gedung DPR, Jakarta Pusat. Buntut insiden pengeroyokan terhadap Perwira Polri ini sebanyak 21 anggota ormas pun ditangkap.

Baca Juga: Ormas Pemuda Pancasila Demo di DPR Tuntut Junimart Girsang Minta Maaf Dari hasil pemeriksaan, sejumlah pelaku membawa senjata tajam.

Selain itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, juga akan memeriksa penanggung jawab unjuk rasa. Dari 21 orang yang ditangkap, 15 orang ditetapkan sebagai tersangka, lantaran membawa senjata tajam saat demo berlangsung. Sementara sisanya masih dalam pemeriksaan. Selain senjata tajam, polisi turut menemukan 2 butir peluru kaliber 38 milimeter yang biasa digunakan senjata api jenis revolver dari para tersangka.

LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021 PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021 SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021 SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19Penulis : Luthfan KOMPAS.TV - Aksi penyerangan terjadi kepada Perwira Menengah Polri dalam unjuk rasa ormas di depan gedung DPR MPR RI.

Saat mencoba mengurai massa yang hendak menutup jalan, Perwira Menengah Polri diserang pendemo yang merupakan anggota ormas. Korban adalah AKBP Dermawan Karosekali, yang menjabat sebagai Kepala Bagian Operasional Ditlantas Polda Metro Jaya. Akibatnya, korban mengalami 21 anggota ormas pemuda pancasila pengeroyok polisi ditangkap dan ditemukan 2 peluru di kepala bagian belakang. Tak hanya terhadap anggota Polri, massa juga melakukan kekerasan terhadap pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan Gatot Subroto, Depan Gedung DPR, Jakarta Pusat.

Baca Juga: 21 Anggota Ormas Pemuda Pancasila Pengeroyok Polisi Ditangkap dan Ditemukan 2 Peluru Buntut insiden pengeroyokan terhadap Perwira Polri ini sebanyak 21 anggota ormas pun ditangkap.

Dari hasil pemeriksaan, sejumlah pelaku membawa senjata tajam. Selain itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, juga akan memeriksa penanggung jawab unjuk rasa. Dari 21 orang yang ditangkap, 15 orang ditetapkan sebagai tersangka, lantaran membawa senjata tajam saat demo berlangsung.

Sementara sisanya masih dalam pemeriksaan. Selain senjata tajam, polisi turut menemukan 2 butir peluru kaliber 38 milimeter yang biasa digunakan senjata api jenis revolver dari para tersangka. LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021 PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021 SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021 SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19

Detik-detik Ormas Pemuda Pancasila Pukul Perwira Polisi saat Jaga Unjuk Rasa di Gedung DPR




2022 www.videocon.com