Contoh kalimat aktif dan pasif

contoh kalimat aktif dan pasif

Pengertian dan Ciri-ciri Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif – Kalimat merupakan satuan bahasa yang berbentuk kata atau suatu rangkaian kata yang dapat menyatakan arti yang lengkap dan dapat berdiri sendiri.

Selain contoh kalimat aktif dan pasif, kalimat juga dapat diartikan sebagai satuan bahasa paling terkecil yang menyatakan isi pikiran yang disampaikan dengan cara tertulis atau lisan.

Ketika diungkapkan dengan cara lisan, kalimat dapat di sampai dengan keras atau lembut, suara yang naik atau turun, dan lain sebagainya. Sedangkan jika diungkapkan secara tertulis, kalimat disampaikan dalam bentuk tulisan latin, menggunakan huruf kapital, dan menggunakan titik di bagian akhir.

Berdasarkan hubungan antara subjek, predikat, dan nilai arti, kalimat digolongkan menjadi dua yaitu kalimat aktif dan kalimat pasif. Kalimat aktif dan pasif berlaku untuk semua bahasa di dunia yang digunakan oleh semua orang di belahan dunia manapun termasuk Indonesia. Keberadaan kalimat penting adanya mengingat fungsinya sebagai pembangun struktur arti bahasa secara lebih lengkap. Kamu dapat menemukan kalimat ketika kamu membaca tulisan entah itu dimuat dalam media cetak atau dalam media massa seperti internet atau media sosial.

Dari banyaknya kalimat yang dibaca, contoh kalimat aktif dan pasif dapat menemukan mana yang termasuk kalimat aktif dan mana yang termasuk kalimat pasif. Lalu bagaimana definisi dari kalimat aktif contoh kalimat aktif dan pasif kalimat pasif serta bagaimana penggolongan keduanya dalam tata bahasa Indonesia? Berikut penjelasannya. Daftar Isi • Pengertian Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif • Ciri-ciri Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif • 1. Imbuhan Me- atau Ber- pada Predikat • Anda Mungkin Juga Menyukai • 2.

Subjek Melakukan Tindakan Secara Langsung • 3. Memiliki Pola SPOK (Subjek-Predikat-Objek-Keterangan) atau SPK (Subjek-Predikat-Keterangan) • 1. Imbuhan ter- di- ter- an, ter- ke- an pada Predikat • 2. Subjek Tidak Melakukan Tindakan Secara Langsung • 3. Memiliki Kata Ganti yang Dapat Menunjukkan Suatu Kepunyaan • Jenis-Jenis Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif • 1. Kalimat Aktif Transitif • 2.

Kalimat Aktif Intransitif • 3. Kalimat Aktif Semitransitif • 4. Kalimat Aktif Dwitransitif • 1. Kalimat Pasif Transitif • 2. Kalimat Pasif Intransitif • 3. Kalimat Pasif Tindakan • 4. Kalimat Pasif Keadaan • Perbedaan Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif • Contoh Kalimat Aktif dan Pasif • 1.

Kalimat Aktif Transitif • 2. Kalimat Aktif Intransitif • 3. Kalimat Aktif Semitransitif • 5. Kalimat Aktif Dwitransitif • 1. Kalimat Pasif Transitif • 2. Kalimat Pasif Intransitif • 3. Kalimat Pasif Tindakan • 4. Kalimat Pasif Keadaan • Rekomendasi Buku & Artikel Terkait • • Kategori Ilmu Bahasa Indonesia • Materi Terkait Pengertian Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif Sebelum mengenal lebih jauh mengenai kalimat aktif dan kalimat pasif dalam tata bahasa Indonesia, apa pengertian dari keduanya?

Kalimat aktif dapat diartikan sebagai kalimat yang subjeknya melakukan aktivitas atau tindakan dan menggunakan kata kerja tertentu dalam aktivitas atau tindaknnya tersebut.

Kalimat ini sangat mudah untuk dipahami karena sebagian besar dapat ditemukan dalam teks bacaan yang sehari-hari dinikmati.

Keberadaannya sangat berguna mengingat kalimat ini dapat menyampaikan pesan atau informasi dengan lebih jelas dan lebih tepat kepada penerimanya. Disebut sebagai kalimat aktif karena subjek dalam kalimat ini hanya dapat melakukan sesuatu terhadap objek karena adanya sebuah perantara. Kalimat aktif berfungsi untuk memberikan penjelasan mengenai aktivitas atau tindakan yang dilakukan oleh seseorang baik sedang atau telah melakukan sesuatu.

Keberadaan subjek, predikat, dan biasanya ditambahkan dengan keterangan menjadi hal yang ditekankan dalam penggunaannya dalam percakapan atau dalam tulisan. Kalimat ini perlu dimaksimalkan dalam penggunaannya terutama bagi yang sedang belajar atau mendalami bahasa Indonesia, baik itu penulisan atau penyampaiannya. Sedangkan kalimat pasif merupakan kalimat yang subjeknya mendapatkan perlakuan, tindakan, atau pemberian kata kerja tertentu dalam aktivitas atau tindakannya.

Dengan kata lain, kalimat pasif menunjukkan bahwa subjek merupakan bagian yang menjadi tujuan dari adanya suatu tindakan yang sedang atau telah dilakukan. Dalam struktur kalimat pasif, maka subjek menjadi bagian yang dikenakan suatu tindakan atau aktivitas. Subjek dalam kalimat pasif tidak berposisi sebagai pelaku, melainkan peran pelaku dipegang oleh objek. Pada dasarnya, kedua kalimat bertolak belakang dalam penggunaannya. Namun, keduanya memiliki hubungan dimana kalimat aktif dapat diubah menjadi kalimat pasif dan sebaliknya.

Sebuah kalimat pasif juga dapat diubah menjadi kalimat pasif. Baik kalimat aktif dan kalimat pasif, keduanya sama-sama saling terhubung satu sama lain. Rp 50.000 1. Imbuhan Me- atau Ber- pada Predikat Imbuhan me- atau ber- dalam kalimat aktif memiliki peranan yang penting karena dapat membedakannya dengan kalimat yang lainnya termasuk kalimat pasif.

contoh kalimat aktif dan pasif

Imbuhan ini terletak pada predikat kalimat yang menjelaskan atau menerangkan suatu tindakan yang dilakukan oleh subjek. Predikat dalam kalimat aktif merupakan kata kerja yang menunjukkan suatu aktivitas yang dilakukan oleh subjek. Adanya imbuhan membuat predikat berubah menjadi kata kerja aus. Maksud dari kata kerja aus adalah kata yang tidak memerlukan imbuhan karena jika diberi imbuhan maka akan menjadi ambigu dan maknanya tidak ada.

Imbuhan pada predikat juga membuat kalimat yang akan disampaikan akan menjadi tidak jelas dan tidak sesuai dengan tujuan yang akan disampaikan. Beberapa kata kerja contoh kalimat aktif dan pasif yaitu makan, tidur, mandi, pulang, dan sebagainya. Kata-kata tersebut jika diberi imbuhan, maka maknanya akan berbeda sangat jauh.

Apabila menemukan kata aus dalam sebuah kalimat atau dalam rangkaian kalimat, hampir bisa dipastikan itu merupakan kalimat aktif. 2. Subjek Melakukan Tindakan Secara Langsung Kalimat aktif menunjukkan bahwa subjek sedang atau telah melakukan tindakan langsung yang memberikan kemudahan bagi pembaca karena dapat memahami maksud dari penulis. Dengan hal tersebut, makna yang terkadang dalam tulisan penulis dapat lebih sempurna disampaikan kepada penerima sehingga dapat mengurangi perbedaan persepsi.

3.

contoh kalimat aktif dan pasif

Memiliki Pola SPOK (Subjek-Predikat-Objek-Keterangan) atau SPK (Subjek-Predikat-Keterangan) Pola subjek diikuti predikat dan objek ditambah dengan keterangan mungkin tidak asing untuk dikenal karena materi ini dipelajari dalam bahasa Indonesia.

Dalam menulis atau menyampaikan kalimat aktif, tata urutan pola tersebut harus diikuti agar dapat memberikan informasi yang jelas dan benar. Kalimat aktif dapat berupa SPOK atau juga berupa SPK, tergantung bagaimana cara penulis atau penyampaian ingin menyampaikan dalam kalimat tertentu. Beberapa hal yang harus diperhatikan ketika mengidentifikasi keberadaan kalimat pasif yaitu sebagai berikut: 1. Imbuhan ter- di- ter- an, ter- ke- an pada Predikat Kata imbuhan dalam kalimat pasif menunjukkan subjek dalam kalimat tersebut berperan sebagai pihak yang dikenai pekerjaan atau berperan sebagai korban.

Jika imbuhan di atas dalam predikat ditemui pada contoh kalimat aktif dan pasif kalimat, maka kalimat tersebut termasuk dalam kalimat pasif. 2. Subjek Tidak Melakukan Tindakan Secara Langsung Jika dalam kalimat aktif subjek merupakan pihak yang melakukan tindakan secara langsung, lain halnya dengan kalimat pasif. Di dalam kalimat ini, subjeknya berubah menjadi pihak yang dikenakan suatu tindakan.

Posisi subjek dalam kalimat pasif merupakan objek dalam kalimat aktif dan sebaliknya. 3. Memiliki Kata Ganti yang Dapat Menunjukkan Suatu Kepunyaan Kata ganti yang menunjukkan kepunyaan baik itu orang pertama, kedua, atau ketiga disebut dengan pronomina persona.

Dalam pembentukan suatu kalimat, pronomina persona bisa bergabung dengan subjek atau objek dan predikat dengan objek. Apabila pronomina persona bergabung dengan predikat dan objek, maka bisa dipastikan kalimat tersebut termasuk dalam kalimat pasif. Selain itu, pada bagian objek contoh kalimat aktif dan pasif ditandai dengan adanya kata “oleh” atau “dengan”, namun hal ini tidak begitu berpengaruh.

Sebab, ada tidaknya kata tersebut tidak merubah makna dari kalimat pasif tersebut. Jenis-Jenis Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif Dalam susunannya, kalimat aktif dapat dibedakan menjadi empat yaitu transitif, intransitif, semitransitif, dan dwitransitif. 1. Kalimat Aktif Transitif Kalimat ini merupakan kalimat yang memerlukan objek dalam susunan kalimatnya agar dapat melengkapi rangkaiannya.

Dalam penggunaannya, transitif dapat diubah menjadi pasif dengan cara mengubah kata kerjanya menjadi bentuk pasif dengan imbuhan. Selain itu, untuk mengubahnya menjadi pasif maka posisi subjek dengan objek harus ditukar agar susunannya menjadi lebih tepat. Susunan kalimatnya menjadi subjek-predikat-objek. 2. Kalimat Aktif Intransitif Kalimat aktif intransitif merupakan kalimat yang merupakan kebalikan dari transitif, dimana objek merupakan unsur yang tidak diperlukan dalam susunannya.

Sebagai ganti dari hilangnya peran objek, maka kata keterangan atau kata pelengkap ditambahkan di dalamnya. Kalimatnya dapat dirangkai menjadi subjek-predikat-keterangan atau pelengkap. Hilangnya posisi objek membuat kalimat ini tidak dapat diubah menjadi pasif. 3.

contoh kalimat aktif dan pasif

Kalimat Aktif Semitransitif Kalimat ini merupakan kalimat yang tidak memerlukan objek dalam rangkaian kalimat dan hanya bisa diikuti oleh unsur pelengkap saja. Kalimat aktif semitransitif tidak dapat diubah menjadi kalimat pasif karena tidak adanya objek di dalamnya. 4. Kalimat Aktif Dwitransitif Kalimat aktif yang terakhir adalah dwitransitif dimana kalimat ini terbentuk dari tambahan objek dan pelengkap dalam kalimatnya.

Karena adanya objek di dalamnya, maka dapat diubah menjadi bentuk pasif. Kalimat pasif berdasarkan predikat dan objeknya contoh kalimat aktif dan pasif digolongkan menjadi empat.

Adapun keempat jenis kalimat tersebut adalah sebagai berikut. 1. Kalimat Pasif Transitif Kalimat pasif transitif merupakan kalimat yang tersusun dari rangkaian antara subjek-predikat-objek diikuti oleh kata keterangan atau kata pelengkap. Jika tidak diikuti oleh kata keterangan atau kata pelengkap hal itu tidak terlalu bermasalah karena sudah bisa terangkai menjadi kalimat utuh.

2. Kalimat Pasif Intransitif 3. Kalimat Pasif Tindakan Kalimat pasif tindakan merupakan kalimat yang posisi predikat berperan sebagai bentuk aktivitas atau tindakan tertentu. Imbuhan dapat ditambahkan pada predikatnya dalam bentuk di atau dalam bentuk di-kan tergantung konteks kalimat yang akan dirangkai.

contoh kalimat aktif dan pasif

4. Kalimat Pasif Keadaan Sedangkan kalimat pasif keadaan merupakan kondisi dimana predikat berperan dalam bentuk keadaan. Imbuhan pada predikat yang disusun dalam sebuah rangkaian kalimat bisa berupa ke-an. Perbedaan Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif Kalimat aktif dan kalimat pasif dalam bahasa contoh kalimat aktif dan pasif dasarnya tidak memiliki banyak perbedaan yang mencolok dalam penggunaannya.

Tetapi, penggunaan dengan kalimat lain yang menyertai merupakan hal yang membedakan keduanya baik itu contoh kalimat aktif dan pasif bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan yang lainnya.

Sebagai contoh penggunaan kalimat aktif dan kalimat pasif di bahasa Inggris harus mengikuti bentuk struktur tata bahasa Inggris yang cukup rumit.

Bentuk keduanya harus mengikuti aturan seperti dalam bentuk simple present tense, past tense, perfect tense, past continuous, dan lain sebagainya. Sedangkan dalam bahasa Indonesia, aturan penggunaan keduanya tidak terlalu rumit seperti dalam bahasa Inggris. Secara garis besar, kalimat aktif dan kalimat pasif memiliki 3 perbedaan yang mendasar dilihat dari struktur kalimatnya. Adapun ketiga perbedaan tersebut adalah sebagai berikut: a. Subjek dalam kalimat aktif merupakan pihak yang melakukan suatu pekerjaan, sedangkan subjek dalam kalimat pasif merupakan pihak yang dikenai suatu pekerjaan.

b. Predikat pada kalimat aktif biasanya memiliki imbuhan ber- atau me, sementara pada kalimat pasif berupa ter- di- ter- an, ter- ke- an. c. Kalimat aktif biasanya tidak memerlukan frasa oleh atau dengan, berbeda dengan kalimat pasif yang biasanya memerlukan frasa oleh atau dengan.

Contoh Kalimat Aktif dan Pasif Berikut ini beberapa contoh kalimat aktif menurut penggolongannya. 1. Kalimat Aktif Transitif a. Petani Mencangkul Sawah Petani berposisi sebagai subjek, mencangkul adalah predikat sebagai kata kerja, sedangkan sawah adalah objek yang dicangkul oleh petani. b. Monyet makan pisang Kata monyet merupakan subjek, makan merupakan predikat dan termasuk kata aus karena tidak memerlukan imbuhan, dan pisang merupakan objek dalam kalimat di atas.

2. Kalimat Aktif Intransitif a. Kerbau berendam di lumpur Kerbau merupakan subjek, berendam merupakan predikat, dan di lumpur merupakan kata keterangan yang menunjukkan letak suatu tempat. b. Atlet itu bertanding contoh kalimat aktif dan pasif semangat Kata atlet itu merupakan subjek, bertanding merupakan kata predikat, dan dengan semangat merupakan kata pelengkap.

3. Kalimat Aktif Semitransitif a. Anak-anak bermain dengan gembira Kata anak-anak merupakan subjek, bermain merupakan predikat, sedangkan dengan gembira merupakan pelengkap. b. Para buruh bekerja sangat giat Para buruh berposisi sebagai subjek, kata bekerja merupakan kata yang berposisi sebagai predikat, dan sangat giat merupakan pelengkap.

5. Kalimat Aktif Dwitransitif a. Ayah membelikan adik sepeda yang baru Kata ayah menunjukkan subjek, membelikan merupakan predikat, kata sepeda menunjukkan objek, sedangkan kata yang baru merupakan pelengkap.

b. Ibu berbelanja sayur dan daging untuk makan malam Ibu merupakan kata yang menunjukkan subjek, berbelanja merupakan kata yang menunjukkan predikat, sayur dan daging merupakan objek, sementara untuk makan malam merupakan kata pelengkap. Sedangkan di bawah ini merupakan beberapa contoh kalimat pasif berdasarkan objek dan predikatnya. 1. Kalimat Pasif Transitif a. Mobil telah diperbaiki oleh Ayah Mobil merupakan subjek, telah diperbaiki merupakan predikat, dan kata oleh Ayah merupakan objek.

b. Pisang itu dimakan monyet yang kelaparan Pisang itu menunjukkan subjek, dimakan merupakan kata predikat, monyet merujuk pada objek, dan yang kelaparan merupakan contoh kalimat aktif dan pasif pelengkap. 2. Kalimat Pasif Intransitif a. Baju itu terkena tinta kemarin sore Kata itu baju merupakan subjek, terkena merupakan predikat, dan kata kemarin sore menunjukkan kata pelengkap. b. Kucing itu terkurung di dalam kandang Kucing itu merupakan subjek, terkurung merupakan predikat, sedangkan di dalam kandang merupakan kata keterangan yang menunjukkan suatu tempat.

3. Kalimat Pasif Tindakan a. Hasil prakaryaku dibuatkan oleh kakak Kata hasil prakaryaku menunjukkan subjek, dibuatkan merupakan predikat dengan imbuhan di- yang merupakan bentuk tindakan, dan oleh kakak merupakan objek. b. Bangunan itu dirobohkan pemerintah Bangunan itu merujuk pada subjek, dirobohkan merupakan predikat dengan imbuhan di- yang menunjukkan suatu bentuk tindakan, sementara pemerintah merupakan objek.

4. Kalimat Pasif Keadaan a. Orang itu kecelakaan karena mengantuk Orang itu merujuk pada subjek, kecelakaan merupakan predikat yang menunjukkan suatu keadaan dengan imbuhan ke-an, dan karena mengantuk merupakan kata pelengkap. b. Rumahnya kebanjiran bulan lalu Rumahnya merupakan subjek, kebanjiran merupakan predikat yang menunjukkan keadaan dengan imbuhan ke-an, sedangkan bulan lalu menunjukkan kata pelengkap.

Itulah ulasan mengenai kalimat aktif dan kalimat pasif dalam bahasa Indonesia. Mempelajari kedua kalimat ini dapat menambah kemampuanmu dalam berbahasa Indonesia dan secara tidak langsung kamu ikut melestarikannya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu kamu juga harus menggunakannya dengan baik dan benar sebagai wujud kecintaan kepada bahasa serta maksud dan pesan didalamnya dapat tersampaikan dengan sempurna.

Sebenarnya, mempelajari bahasa ibu adalah salah satu hal yang sangat menyenangkan. Rekomendasi Buku & Contoh kalimat aktif dan pasif Terkait Kategori • Administrasi 5 • Agama Islam 127 • Akuntansi 37 • Bahasa Indonesia 95 • Bahasa Inggris 59 • Bahasa Jawa 1 • Biografi 31 • Biologi 101 • Blog 23 • Business 22 • CPNS 8 • Desain 14 • Design / Branding 2 • Ekonomi 152 • Environment 10 • Event 15 • Feature 12 • Fisika 30 • Food 3 • Geografi 62 • Hubungan Internasional 9 • Hukum 20 • IPA 82 • Kesehatan 18 • Kesenian 10 • Kewirausahaan 9 • Kimia 19 • Komunikasi 5 • Kuliah 21 • Lifestyle 10 • Manajemen 29 • Marketing 19 • Matematika 20 • Music 9 • Opini 3 • Pendidikan 35 • Pendidikan Jasmani 32 • Penelitian 5 • Pkn 69 • Politik Ekonomi 15 • Profesi 12 • Psikologi 31 • Sains dan Teknologi 30 • Sastra 32 • SBMPTN 1 • Sejarah 84 • Sosial Budaya 98 • Sosiologi 53 • Statistik 6 • Technology 26 • Teori 6 • Tips dan Trik 57 • Tokoh 59 • Uncategorized 31 • UTBK 1 Kalimat aktif menjelaskan kalimat di mana subjek melakukan tindakan yang dinyatakan oleh kata kerja.

Ini mengikuti subjek + kata kerja + konstruksi objek yang jelas yang mudah dibaca. Faktanya, kalimat yang dibangun dengan suara aktif menambah dampak pada tulisan Anda. Dengan suara pasif, subjek ditindaklanjuti oleh kata kerja. Itu membuat kalimat yang tidak jelas dan berputar-putar; Anda bisa lebih lugas dengan suara aktif. Karena itu, ada banyak cara untuk mengubah kalimat pasif menjadi kalimat aktif.

Seiring waktu, menulis dengan suara aktif akan menjadi kebiasaan. Contoh Kalimat Aktif dan Pasif Perubahan Subjek di Setiap Suara Sebelum kita menjelajahi banyak contoh, mari kita tinjau beberapa tip menulis aktif. Anda akan melihat bahwa, dalam contoh kalimat pasif di bawah ini, ada beberapa kata kunci. Contohnya meliputi: • adalah – dijelajahi; dilihat • adalah – diubah; dijalankan • adalah – dimakan; terkorosi Berikan perhatian khusus pada subjek dalam setiap kalimat.

Apakah subjek yang melakukan tindakan dilambangkan dengan kata kerja? Jika demikian, kemungkinan Anda memiliki kalimat yang bagus dan jelas, ditulis dengan suara aktif.

Dalam kalimat pasif, bagaimanapun, subjek tidak lagi melakukan tindakan kata kerja. Sebaliknya, itu sedang ditindaklanjuti oleh kata kerja. Dengan kata lain, subjek kalimat dalam kalimat pasif bukan lagi “pelaku” tindakan, tetapi penerima tindakan. Sementara itu, apa yang menjadi subjek kalimat dalam kalimat aktif (“pelaku”) menjadi “agen” dalam kalimat kalimat pasif yang setara. Lihat & Unduh PDF Perbandingan Suara Aktif dan Pasif Saat Anda membaca contoh kalimat berikut, Anda akan mulai menjadi ahli suara yang aktif.

Suara aktif Suara Pasif Harry makan enam udang saat makan malam. Saat makan malam, enam udang dimakan oleh Harry. Jerapah cantik berkeliaran di sabana. Sabana dijelajahi oleh jerapah yang cantik. Sue mengganti ban kempes. Ban kempes diganti oleh Sue. Kita akan menonton film malam ini. Sebuah film akan kita tonton malam ini. Aku berlari rintangan dalam waktu singkat. Jalur rintangan dijalankan oleh saya dalam waktu singkat.

Para kru mengaspal seluruh bentangan jalan raya. Seluruh bentangan jalan raya diaspal oleh kru. Ibu membaca novel dalam satu hari. Novel itu dibaca oleh Ibu dalam satu hari. Saya akan membersihkan rumah setiap hari Sabtu. Rumah akan dibersihkan oleh saya setiap hari Sabtu. Perusahaan mengharuskan staf untuk menonton video keselamatan setiap tahun. Staf diwajibkan oleh perusahaan untuk menonton video keselamatan setiap tahun. Tom mengecat seluruh rumah. Seluruh rumah dicat oleh Tom.

Guru contoh kalimat aktif dan pasif menjawab pertanyaan siswa. Pertanyaan siswa selalu dijawab oleh guru. Paduan suara sangat menikmati bagian itu. Karya itu sangat dinikmati oleh paduan suara. Kebakaran hutan menghancurkan seluruh pinggiran kota. Seluruh pinggiran kota dihancurkan oleh kebakaran hutan.

Kedua raja menandatangani perjanjian. Perjanjian itu ditandatangani oleh kedua raja. Kru pembersih menyedot debu dan membersihkan kantor setiap malam. Setiap malam, kantor disedot dan dibersihkan oleh petugas kebersihan. Larry dengan murah hati menyumbangkan uang ke tempat penampungan tunawisma.

Contoh kalimat aktif dan pasif dengan murah hati disumbangkan ke tempat penampungan tunawisma oleh Larry. Perencana pernikahan membuat semua reservasi. Semua reservasi sedang dilakukan oleh perencana pernikahan. Susan akan memanggang dua lusin kue mangkuk untuk obral kue. Dua lusin kue akan dipanggang oleh Susan untuk obral kue.

Kelas sains melihat komet. Komet itu dilihat oleh kelas sains. Direktur akan memberi Anda instruksi. Instruksi akan diberikan kepada Contoh kalimat aktif dan pasif oleh direktur. Ribuan turis mengunjungi Grand Canyon setiap tahun. Grand Canyon dikunjungi oleh ribuan wisatawan setiap tahun.

Pemilik rumah merombak rumah untuk membantu menjualnya. Rumah itu direnovasi oleh pemilik rumah untuk membantu menjualnya. Air asin merusak balok logam. Balok logam terkorosi oleh air asin. Kanguru itu menggendong bayinya di kantongnya. Bayi itu digendong oleh kanguru di dalam kantongnya. Tetap aktif Apakah Anda melihat bagaimana ide yang sama dapat ditulis dengan cara contoh kalimat aktif dan pasif sangat berbeda? Bergantian antara suara aktif dan pasif cukup ampuh untuk mengubah subjek kalimat dan menggeser bentuk kata kerja.

Meskipun suara pasif tidak salah, biasanya kurang jelas dibandingkan suara aktif. Setelah Anda merasa nyaman dengan perbedaan di antara keduanya, lihat Ubah Suara Pasif menjadi Suara Aktif untuk memastikan tulisan Anda tetap jernih dan menyenangkan bagi pembaca Anda.
Contoh Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif Kali ini saya akan coba membahas tentang pembagian kalimat berdasarkan subjeknya, yaitu kalimat aktif dan kalimat pasif beserta contoh kalimatnya.

Dimana nanti akan di bagi menjadi bebebrapa bagian mulai dari Kalimat Aktif Transitif, Kalimat Contoh kalimat aktif dan pasif Intransitif, dan ada kalimat pasif yang dibagi menjadi Kalimat Pasif Transitif dan Kalimat Pasif Intransitif yang bisa sahabat baca dan pahami sampai mahir.

Sebelumnya sahabat bisa baca juga, Contoh kalimat definisi yang akan memberikan tambahan wawasan sahabat semua. Daftar Isi • 1 Contoh Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif • 1.1 Kalimat Aktif • 1.2 Kalimat Pasif • 1.2.1 Kalimat Pasif Transitif • 1.2.2 Kalimat Pasif Intransitif Contoh Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif Contoh Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif Kalimat Aktif Secara singkat, pengertian kalimat aktif adalah kalimat yang subjeknya melakukan pekerjaan (predikat).

Berdasarkan keberadaan objeknya, kalimat ini dibagi menjadi dua jenis, yaitu kalimat aktif transitif dan intransitif. Contoh kalimat aktif: – Ayah membawa koper.

– Ibu melipat baju. – Umar membaca koran. – Risma menyapu halaman. – Dudung sedang menunggu Pak Somad. – Jarwo memarahi Sopo. – Deni membeli buku. – Ani menaruh tas di ruang tamu. Kalimat Aktif Transitif Dalam suatu kalimat, ada yang mengharuskan adanya objek, ada juga yang tidak.

Kalimat aktif yang harus ada objeknya disebut kalimat aktif transitif. – Ibu memasak kangkung. – Azmi memainkan layang-layang. – Desi melihat kereta api. – Rendi menduduki sebuah batu. – Dian sedang mengerjakan tugas. – Komar sedang memperbaiki sepeda. – Asep menangkap bola.

– Ferdi mengendarai mobil. Kalimat Aktif Intransitif Kalimat aktif intransitif tidak bisa diubah menjadi kalimat pasif. Hal ini karena keberadaan objek dalam kalimat ini tidak diperlukan. Dengan kata lain, kalimat ini bisa berdiri tanpa adanya objek.

See also 18 Macam dan Contoh Kata Penghubung (Konjungsi) dalam Bahasa Indonesia, Ulasan Lengkap – Orang itu sedang mengamen. – Ia sedang tidur di kamarnya. – Adi bermain kelereng. – Ia menangis tersedu-sedu.

– Ia berkelahi dengan temannya. – Udin bertanya kepada Pak Usman. – Agus berlari. Kalimat Pasif Kalimat pasif merupakan kalimat yang subjeknya dikenai pekerjaan. Seperti halnya kalimat aktif, kalimat pasif juga dibagi menjadi dua jenis, yakni kalimat pasif transitif dan intransitif. Contoh kalimat pasif: – Buku itu sedang dibaca oleh Rani. – Kangkung dimasak Sari.

– Para murid diberi tugas. – Mobil yang rusak itu telah diperbaiki oleh karyawan Pak Ali. – Kursi itu diduduki oleh Pak Usman. – Pak Joko sedang ditunggu Kepala Sekolah. – Ia dipecat dari kantornya. Kalimat Pasif Transitif Kalimat pasif transitif merupakan kalimat pasif yang mempunyai objek.

– Buku itu dibawa Tini. – Ruangan kelas sedang dibersihkan para siswa. – Sepeda milik Adi sudah diperbaiki ayahnya. – Ia terkena malaria. – Ruangan itu sedang mereka bersihkan. Kalimat Pasif Intransitif Kalimat Pasif intransitif merupakan kalimat pasif yang tidak mempunyai objek. – Joko Widido telah dilantik menjadi presiden. – Bangunan itu telah lama dibangun. – Ia terlena akan kekayaanya. – Rumah itu sedang diperbaiki.

– Hewan itu terdampar di tepi sungai. Demikian pembahasan mengenai kalimat aktif dan pasif. Leave a Reply Cancel reply Your email address will not be published. Required fields are marked * Comment * Name * Email * Website Δ • 85 Percakapan Bahasa Indonesia Singkat 2 Orang • 12 Contoh Proposal Kegiatan Pameran, Sekolah, Pramuka Dll • Contoh Soal dan Jawaban Vektor Terbaru dan Lengkap • 7 Contoh Surat Permintaan Barang yang Baik dan Benar • Cara Menghitung Luas Gabungan Bangun Datar • Contoh Surat Perjanjian Adopsi Anak Yang Baik Dan Benar Sesuai UUD • 45 Contoh soal Pembahasan program linier Plus Jawaban, Kupas Tuntas Tags MENU • Home • SMP • Matematika • Agama • Bahasa Indonesia • Pancasila • Biologi • Kewarganegaraan • IPS • IPA • Penjas • SMA • Matematika • Agama • Bahasa Indonesia • Pancasila • Biologi • Akuntansi • Matematika • Kewarganegaraan • IPA • Fisika • Biologi • Kimia • IPS • Sejarah • Geografi • Ekonomi • Sosiologi • Penjas • SMK • Penjas • S1 • Agama • IMK • Pengantar Teknologi Informasi • Uji Kualitas Perangkat Lunak • Sistem Operasi • E-Bisnis • Database • Pancasila • Kewarganegaraan • Akuntansi • Bahasa Indonesia • S2 • Umum • About Me Pengertian Kalimat Pasif Kalimat pasif ialah kalimat dimana subjeknya dikenai suatu tindakan berupa predikat oleh objeknya.

Contohnya: Permen dibeli oleh Andi. Jadi kalimat aktif dan kalimat pasif saling bertolak belakang satu sama lain, tetapi umumnya kalimat aktif dapat dipastikan demikian pula sebaliknya. Ciri-Ciri Kalimat Aktif Dan Kalimat Pasif Adapun ciri-ciri kalimat aktif dan kalimat pasif yang diantaranya yaitu: Baca Juga: Majas Klimaks • Ciri-ciri kalimat aktif: • Pada kalimat aktif subjek melakukan suatu tindakan yang langsung mengenai objeknya.

• Predikat kalimat aktif selalu diawali dengan imbuhan Me- atau Ber- • Ada kalimat aktif yang memerlukan objek • Ada kalimat aktif yang tidak memerlukan objek.

Setelah mendapat predikat subjek ditambah pelengkap contoh kalimat aktif dan pasif keterangan. • Kalimat Aktif memiliki pola S-P-O-K atau S-P-K Jenis-Jenis Kalimat Aktif • Kalimat aktif Intransitive Kalimat aktif intransitive adalah kalimat aktif yang memerlukan sebuah objek yang mendapatkan tindakan dari subjeknya. • Contoh: Ayahku memberi Andi uang saku sebesar Rp. 10.000,- Ayahku= Subjek Memberiku= Predikat Objek= Andi Pada kalimat diatas, “Ayah” yang merupakan subjek melakukan tindakan kepada “Andi” yang merupakan objek.

• Kalimat aktif ekatransitive Kalimat ini memerlukan objek namun tidak memiliki pelengkap. Dengan kata lain, Kalimat ini hanya memiliki 3 unsur yaitu Subjek, Predikat dan Objek. • Contoh: Andi membaca sebuah majalah Ayah memperbaiki motor Ibu menanak nasi. • Kalimat aktif Intransitive Kalimat ini objeknya tidak dimunculkan sebagai penerima perbuatan subjek.

Namun biasanya kalimat ini diikuti oleh pelengkap dan keterngan. Kalimat ini biasanya memiliki Pola S-P atau S-P-K • Contohnya: Iwan sedang menulis di dalam kamar. Nenek sedang menjahit dengan sangat hati-hati. Ani belajar dengan giat. Baca Juga: Majas Simile • Kalimat aktif dwitransitif Kalimat ini memiliki satu predikat dan mengharuskan kehadiran objek dan pelengkap. kalimat aktif dwitransitif mempunyai empat unsur Subjek (S), Predikat (P), Objek (O), dan Pelengkap (Pel). Jika salah satu dari ke empat unsur ini tidak terenuhi, maka kalimat menjadi rancu atau kehilangan makna.

• Contoh: Ayah mengirimi uang kepada neneak setiap bulan. Budi selalau mengunjungi ibunya yang ada di luar negeri. Kakakku menguras bak air seminggu sekali. Merubah kalimat aktif menjadi kalimat pasif • Subjek pada kalimat aktif berubah menjadi objek pada kalimat pasif.

Andi Menabrak Contoh kalimat aktif dan pasif di depan ruang kelas.(Aktif) Budi ditabrak oleh Andi di depan ruang kelas. (Pasif) • Predikat yang berawalan me- berubah menjadi berawalan di-/ter- Ani contoh kalimat aktif dan pasif kebun bunga yang cantik itu.(Aktif) Kebun bunga yang cantik itu terabaikan oleh Ani. (Pasif) • Kalimat aktif tidak berobjek tidak bisa diubah menjadi kalimat pasif. Subjek dalam kalimat aktif merupakan pelaku suatu tindakan. • Contoh: • Saya menjual buku ( saya=subjek, menjual=tindakan” • Rani meminjam pulpen “rani=subjek, meminjam=tindakan” Biasanya predikat dalam kalimat aktif berimbuhan Me- atau ber.

• Contoh: • Ibu memasak nasi • Andi bermain bola Pola kalimatnya adalah subjek-predikat-objek-keterangan “SPOK atau SPO” atau ada juga kalimat yang tidak memerlukan objek yang berpola subjek-predikat-keterangan. • Contoh: • Adik membaca buku di kamar “adik=subjek, membaca=predikat, buku=objek” • Ibu memasak di dapur “ibu=subjek, memasak=predikat, di dapur=keterangan” Baca Juga: “Kalimat Denotasi” Pengertian & ( Cara Membedakan – Contoh ) • Kalimat Aktif Kalimat aktif adalah suatu kalimat yang subjeknya (S) melakukan tindakan yang diungkapkan dalam predikat (P) terhadap objeknya (O).

• Ciri – ciri kalimat aktif • Subjek kalimat ini melakukan tindakan langsung terhadap objeknya. • Predikatnya selalu diawali dengan imbuhan me- atau ber. • Memiliki pola S P O K, S P O atau S P K Contoh : Ibu menyiram bunga di taman. S P K Ayah membaca koran. S P O Polisi menangkap buronan narkoba kemarin malam.

S P O K Kalimat aktif dikelompokkan menjadi beberapa jenis berdasarkan objeknya. • Kalimat Aktif Intransitif Kalimat ini adalah kalimat yang predikat atau verbanya selalu membutuhkan objek untuk dikenai tindakan.

Kalimat ini selalu memiliki kata kerja yang selalu memerlukan objek, dan biasanya kata kerjanya memiliki imbuhan me- menye- atau menge- Contoh: memukul, memberi, menyeberangkan, mengelompokkan, dan lain – lain. Contoh : Joni memukul anjing itu hingga kesakitan. S P O K Paman memberi adik sebuah mainan. S P O pel Anak kecil itu menyebrangkan nenek yang berdiri di pinggir jalan. S P O pel Guru mengelompokan anak muridnya ke dalam beberapa kelompok.

S P O K Harimau menerkam rusa sebagai buruannya. S P O K • Kalimat Aktif Intransitif Kalimat aktif ini adalah kalimat yang predikat atau verbanya tidak memerlukan objek. Namun, biasanya kalimat ini selalu diikuti dengan pelengkap (pel), dan keterangan (K). Predikat pada kalimat ini biasanya kata kerja yang diberi imbuhan ber – dan ter. Contoh : bekerja, belajar, berlari, berterimakasih, tertawa, tertidur, dan lain – lain. Contoh : Ayahku bekerja di perusahaan nasional.

S P K Budi belajar dengan sangat giat. S P K Dena berterimakasih kepada orang itu. S P pel. Joni tertawa melihat orang itu. S P pel. Aku tertidur di sofa. S P K Baca Juga: “Kalimat Imperatif” Pengertian & ( Fungsi – Ciri – Macam – Contoh ) • Kalimat Aktif Ekatransitif Kalimat ini adalah kalimat aktif yang hanya memiliki 3 unsur kalimat yaitu, Subjek (S), Predikat (P), dan Objek (O).

Contoh : Aku membeli sebuah buku. S P O Burung jalak memakan cacing. S P O Ibu membangunkan kakak. S P O • Kalimat Aktif Dwitransitif Kalimat ini adalah kalimat aktif yang harus memiliki 4 unsur kalimat, yaitu Subjek (S), Predikat (P), Objek (O), da Pelengkap (pel.) Contoh : Aku melihat gadis yang berambut pirang itu S P O pel.

Kakak merawat kucing yang dia temui di jalanan. S P O pel. Ani menanam bunga mawar asli dari afrika. S P O pel. Ciri-Ciri Kalimat Pasif Adapun ciri-ciri dari kalimat pasif adalah: • Subjeknya sebagai penderita. • Predikatnya berimbuhan di- ter- atau ter-kan.

• Predikatnya berupa predikat persona (kata ganti orang, disusul oleh kata kerja yang kehilangan awalan). Kalimat pasif terdiri dari dua: • Kalimat pasif transitifadalah kalimat pasif yang memiliki objek. • Jambu dilempar Tono. • Ikan mas dimasak Bu Susi. • Ayam dipukul Udin. • Novel dibaca Andi di kamar. • Baju yang bersih telah disetrika Ibu. • Pameran itu akan dibuka oleh Pak Bupati. • Buku itu sudah kubeli. • Soal-soal itu sedang mereka kerjakan.

• Makalah ini harus kami tulis kembali.

contoh kalimat aktif dan pasif

• Pak Lurah dimintai pertanggung jawaban oleh Pak Camat. • Ali terkejut mendengar kematian sahabatnya. • Bunga anggrek hitam itu terinjak si Anita.

• Kalimat pasif intransitifadalah kalimat pasif yang tidak memiliki objek. • Buku dibeli. • Mobil sedang dicuci. • Mobil itu kemarin tertabrak. • Topi itu terlempar ke sungai. Objek pada kalimat pasif merupakan subjek pada kalimat aktif. • Contoh: • Nasi dimasak ibu • Bola dimainkan andi Biasanya unsur predikat pada kalimat pasif berimbuhan di- ter- di-kan, atau ter-kan. • Contoh: • Bunga disiram oleh adik • Nasi terinjak oleh Hadi Seringnya ditandai oleh kata oleh, tetapi jikalaupun kata oleh ini dihilangkan, tidak akan terjadi perubahan makna pada kalimat pasif.

Baca Contoh kalimat aktif dan pasif “Kalimat Diksi” Pengertian & ( Fungsi – Jenis – Contoh ) • Contoh: • Sapu dibawa oleh Ahmad • Arti contoh diatas masih sama jika kata “oleh” dihilangkan menjadi: sapu dibawa Ahmad • Kalimat Pasif Kalimat pasif adalah kalimat yang subjeknya (S) mendapat atau dikenai suatu tindakan yang dinyatakan dengan predikat (P) oleh objek (O).

Ciri – ciri kalimat pasif • Subjeknya dikenai tindakan oleh objek. • Kata kerjanya selalu berimbuhan di- ke – anatau ter. • Biasanya diikuti dengan kata oleh, dan dengan. Contoh: Tanaman itu disirami oleh ibu S P O Buronan narkoba tertangkap oleh polisi kemarin malam. S P O K Bukuku terinjak budi yang sedang berdiri di depanku. S P O pel.

K Mataku kemasukan debu – debu yang bertebrangan. S P O pel. Kamarku disapu oleh ibu hingga menjadi bersih. S P O K • Cara merubah kalimat aktif menjadi pasif • Pastikan dahulu bahwa kalimat aktif tersebut memiliki objek (aktif intransitif) • Ubah posisi subjek menjadi objek dan objek menjadi subjek.

• Ubah kata kerja menjadi berimbuhan di-atau ter. Contoh : Ibu membersihkan ruang tamu. (Aktif) Ruang tamu dibersihkan oleh ibu. (Pasif) • Cara merubah kalimat pasif menjadi aktif • Ubah posisi subjek menjadi objek dan sebaliknya.

• Ubah imbuhan di– atau ter– menjadi me- menge- atau ,menye. Contoh : • Buku itu dikembalikan oleh Andi di tempatnya. (Pasif) • Andi mengembalikan buku di tempatnya. (Aktif) Baca Juga: “Kalimat Konotasi” Pengertian & ( Cara Membedakan – Contoh ) Klasifikasi Kalimat Aktif Dan Pasif Adapun klasifikasi macam-macam jenis kalimat aktif dan kalimat pasif contoh kalimat aktif dan pasif contohnya yang diantaranya yaitu: Klasifikasi Macam-Macam Kalimat Aktif • Kalimat Akatif Transiftif Kalimat aktif transitif merupakan kalimat aktif yang membutuhkan objek dalam kalimatnya sehingga berpola S-P-O “Subjek-Predikat-Objek” atau S-P-O-K/Pel “Subjek-Predikat-Objek-Keterangan atau pelengkap”.

Contohnya: • Ilham mendengarkan radio • Adik menonton televisi di kamarnya Kalimat transitif ini dapat dibagi lagi menjadi dua kelompok yaitu: • Kalimat Aktif Ekatransitif Kalimat aktif ekatransitif merupakan kalimat aktif yang dilengkapi dengan objek tetapi tidak mempunyai pelengkap atau keterangan.

Jadi dapat dikatakan kalau kalimat ekatransitif ini merupakan bagian atau kelompok dari kalimat transitif yang tidak berpelengkap atau keterangan. Pola dari kalimat ini adalah S-P-O.

Contohnya: • Icha membuang sampah • Razi menjemur pakaian • Kalimat Aktif Dwitransitif Kalimat aktif ekatransitif merupakan kalimat aktif yang dilengkapi dengan objek dan dilengkapi dengan pelengkap atau keterangan. Jadi dapat dikatakan kalau kalimat Dwitransitif ini merupakan bagian atau kelompok dari kalimat transitif yang mempunyai objek dan pelengkap sekaligus.

Contohnya: • Silla menyusun buku dengan hati-hati • Ardi membeli baju di pasar malam • Kalimat Aktif Intransitif Kalimat aktif intransitif merupakan kalimat aktif yang tidak dilengkapi dengan objek kalimat, melainkan diikuti oleh kata keterangan atau pelengkap. Kalimat ini berpola S-P-K/Pel “Subjek-Predikat-Keterangan atau Pelengkap”. Contohnya: • Andi berlari sepanjang contoh kalimat aktif dan pasif • Adik menangis dikamarnya • Berdasarkan Objeknya • Kalimat Pasif Transitif Kalimat pasif transitif merupakan kalimat pasif yang dilengkapi dengan objek kalimat, baik objek tersebut dilengkapi dengan keterangan/pelengkap ataupun tidak.

Contohnya: • Nasi dimasak ibu • Mobil diperbaiki ayah kemarin • Kalimat Pasif Intransitif Kalimat pasif transitif merupakan kalimat pasif yang tidak dilengkapi dengan objek, melainkan hanya dilengkapi oleh keterangan atau pelengkap. Contohnya: • Pasar itu terbakar tadi siang • Burung dipelihara di dalam kandang • Berdasarkan Predikatnya • Kalimat Pasif Tindakan Kalimat pasif tindakan merupakan kalimat pasif yang predikatnya berupa tindakan, biasanya predikat tersebut berimbuhan di atau di-kan.

Contohnya: • Televisi dimatikan oleh ayah • Buku itu dipinjam Andi • Kalimat Pasif Keadaan Kalimat pasif keadaan merupakan kalimat pasif yang predikatnya berupa keadaan, biasanya predikat kalimat pasif ini berimbuhan ke-an. Baca Juga: Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Hikayat Contohnya: • Rumahnya kemalingan tadi malam • Kucing itu ketakutan saat ditinggal sendiri Demikianlah pembahasan mengenai Kalimat Aktif Dan Pasif – Pengertian, Ciri, Perbedaan, Contoh semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua, terima kasih banyak atas kunjungannya.

Sebarkan ini: • • • • • Posting pada Bahasa Indonesia Ditag 5 kalimat aktif, 50 contoh kalimat aktif, ciri ciri kalimat aktif dan pasif, ciri ciri kalimat aktif dan pasif beserta contohnya, ciri ciri kalimat aktif semitransitif, ciri ciri kalimat pasif, contoh kalimat aktif dan pasif, contoh kalimat aktif dan pasif tentang ekonomi, contoh kalimat aktif pasif langsung dan tidak langsung, contoh kalimat pasif bahasa inggris, contoh kalimat pasif dalam teks eksplanasi, contoh kalimat pasif keadaan, contoh kalimat pasif persona, contoh perbedaan kalimat aktif dan pasif, jenis jenis kalimat pasif, jenis kalimat aktif, kalimat aktif dalam pidato, kalimat aktif dan pasif bahasa inggris, kalimat aktif dan pasif merupakan bagian dari kalimat, kalimat aktif transitif dan intransitif, kalimat pasif bahasa inggris, kumpulan kalimat pasif, macam macam kalimat pasif bahasa inggris, pengertian kalimat aktif dan pasif, pengertian verba aktif dan pasif, perbedaan kalimat aktif dan pasif, perbedaan kalimat aktif dan pasif dalam bahasa inggris, struktur kalimat aktif dan pasif Navigasi pos • Contoh Teks Editorial • Contoh Teks Laporan Hasil Observasi • Teks Negosiasi • Teks Deskripsi • Contoh Kata Pengantar • Kinemaster Pro • WhatsApp GB • Contoh Diksi • Contoh Teks Eksplanasi • Contoh Teks Berita • Contoh Teks Negosiasi • Contoh Teks Ulasan • Contoh Teks Eksposisi • Alight Motion Pro • Contoh Alat Musik Ritmis • Contoh Alat Musik Melodis • Contoh Teks Cerita Ulang • Contoh Teks Prosedur Sederhana, Kompleks dan Protokol • Contoh Karangan Eksposisi • Contoh Pamflet • Pameran Seni Rupa • Contoh Seni Rupa Murni • Contoh Paragraf Campuran • Contoh Seni Rupa Terapan • Contoh Karangan Deskripsi • Contoh Paragraf Persuasi • Contoh Paragraf Eksposisi • Contoh Paragraf Narasi • Contoh Karangan Narasi • Teks Prosedur • Contoh Karangan Persuasi • Contoh Karangan Argumentasi • Proposal • Contoh Cerpen • Pantun Nasehat • Cerita Fantasi • Memphisthemusical.Com
Bentuk kalimat aktif dan pasif selalu ada dalam tatanan kalimat di semua bahasa, termasuk Bahasa Indonesia.

Yang membedakan keduanya adalah bentuk kata kerja atau predikat yang digunakan, apakah aktif atau pasif. Jika predikatnya aktif, maka sudah pasti itu merupakan kalimat aktif dan jika predikatnya pasif, maka kalimatnya pun menjadi pasif.

Secara susunan katanya, kalimat aktif adalah ketika predikat digunakan sebagai penjelasan tindakan yang dilakukan oleh subjek. Sementara itu, saat predikatnya menjelaskan tindakan yang dilakukan terhadap objek, maka disebut sebagai kalimat pasif. Seperti yang sudah disinggung, sebuah kalimat dinyatakan sebagai kalimat aktif ketika predikatnya berbentuk aktif dan menjelaskan tindakan dari subjek. Selain itu, ini karakteristik yang bisa dijumpai: • Kata kerja memiliki awalan me- atau ber.

• Predikat atau kata kerja merupakan penjelasan dari tindakan yang dilakukan oleh subjek. • Bentuk susunan kalimatnya adalah SPOK atau SPK. Sejalan dengan penjelasan kalimat aktif, pada kalimat pasif, predikat memiliki bentuk pasif. Di sini predikat digunakan untuk menjelaskan tindakan yang dilakukan terhadap subjek. Adapun ciri-ciri lengkapnya yaitu: • Awalan yang digunakan pada kata kerja yaitu di- ter- ter-kan, dan ke-an.

• Kata kerja digunakan untuk menjelaskan tindakan yang dilakukan pada subjek. • Ada kata ganti milik dalam kalimatnya. Contoh Kalimat Aktif dan Pasif Agar lebih mudah contoh kalimat aktif dan pasif bentuk kalimat aktif dan pasif, ada baiknya untuk menyimak contohnya terlebih dahulu.

contoh kalimat aktif dan pasif

Ada kalimat aktif yang bisa diubah menjadi pasif dan sebaliknya, namun ada pula yang tidak bisa diubah. Contoh berikut adalah kalimat yang dapat diubah dari bentuk aktif ke pasif: • Ibu membaca buku resep >> Buku resep dibaca oleh ibu. Ibu di sini berperan sebagai subjek, membaca dan dibaca adalah predikat, dan buku resep merupakan objek. • Kakak membuat prakarya untukku >> Prakarya untukku dibuatkan oleh kakak.

Kakak bertindak sebagai objek, membuat dan dibuat berkedudukan sebagai predikat, prakarya adalah objek, serta untukku menjadi keterangan tujuan. • Ibu membersihkan udang >> Udang dibersihkan oleh ibu. Ibu memiliki posisi sebagai predikat, udang adalah objek, sementara membersihkan dan dibersihkan adalah predikatnya. • Lukisan mural di dinding ini digambar oleh Budi >> Budi menggambar lukisan mural di dinding.

Budi merupakan subjek, lukisan mural menjadi objek, menggambar dan digambar adalah predikat, serta di dinding menjadi keterangan tempat. • Pintu dibukakan oleh satpam >> Satpam membukakan pintu. Pintu bertindak sebagai objek, dibukakan dan membukakan memiliki posisi sebagai predikat, dan satpam adalah subjeknya.

Selain contoh kalimat yang dapat bertransisi dari bentuk aktif ke pasif dan sebaliknya, ada pula bentuk kalimat yang sulit untuk diubah bentuknya. Misalnya antara lain: • Kalau sudah bermain, Firman pasti lupa waktu. Kalimat ini merupakan bentuk kalimat aktif. • Kakek senang bersenda-gurau dengan cucu-cucunya.

Bersenda gurau adalah kata kerja aktif, sehingga ini merupakan bentuk kalimat aktif. • Rok panjangku terciprat air di jalan.

Contoh ini merupakan bentuk kalimat pasif. • Banyak rumah yang kebanjiran di musim hujan ini. Kata kebanjiran merupakan kata kerja pasif, jadi kalimatnya menjadi kalimat pasif. Bentuk kalimat aktif dan pasif dalam tata kalimat Bahasa Indonesia bisa ditemukan di hampir semua jenis tulisan. Masing-masing memiliki fungsinya contoh kalimat aktif dan pasif dalam penyampaian informasi kepada orang lain.
Dalam Bahasa Indonesia ada dua kalimat yang paling sering ditemukan yakni kalimat pasif dan aktif.

Meskipun begitu banyak yang masih belum mengetahui perbedaan yang dimiliki keduanya, ataupun contoh dari kedua kalimat tersebut. Oleh karena itu ada baiknya untuk membedah kedua kalimat ini supaya dapat contoh kalimat aktif dan pasif memudahkan pembaca dalam memahami kedua kalimat ini.

Table of Contents • 1. Perhatikan Imbuhan yang Digunakan • 2. Tindakan yang Dilakukan Subjek • 3. Pola Kalimat • 4. Kata Ganti yang Digunakan 1. Perhatikan Imbuhan yang Digunakan Ada dua imbuhan berbeda yang digunakan yaitu me- untuk kalimat yang aktif, dan di- untuk kalimat yang pasif. Mungkin banyak yang berpikir, apakah hanya berbeda imbuhan memberikan pengaruh yang besar.

contoh kalimat aktif dan pasif

Jawabannya adalah iya, dapat pembaca lihat dicontoh kalau berbeda imbuhan, maka berbeda juga maknanya. Berikut ini adalah contoh kalimat pasif dan aktif dengan imbuhan. • Kalimat aktif: Ibu memasak sayur di dapur. • Kalimat pasif: Sayur dimasak oleh ibu di dapur. • Aktif: Ayah membawa mobil ke rumah sakit.

• Pasif: Mobil dibawa oleh ayah ke rumah sakit. • Kalimat aktif: Reza menanggung malu akibat perbuatan ayahnya. • Kalimat pasif: Malu ditanggung oleh Reza akibat perbuatan ayahnya. • Aktif: Aku memarahi contoh kalimat aktif dan pasif karena nakal.

• Pasif: Karena nakal, adik dimarahi olehku. 2. Tindakan yang Dilakukan Subjek Hal ini sering sekali dibahas oleh pegiat Bahasa Indonesia. Dimana kalimat aktif biasanya melakukan pekerjaan, sementara kalimat pasif biasanya dikenakan pekerjaan. Jadi dari tindakan ini saja sudah dapat dibedakan dengan jelas.

Oleh karena itu jangan sampai pengguna tertukar, padahal sebenarnya perbedaan yang dimiliki oleh keduanya lumayan jelas, dan di bawah ini contohnya. • Kalimat aktif: Aku membaca buku sejarah. • Kalimat pasif: Buku sejarah dibaca oleh aku. • Aktif: Delta membawa buku baru. • Pasif: Buku baru dibawa oleh Delta. • Kalimat aktif: Ayah membawa kucing adik ke petshop. • Kalimat pasif: Kucing adik dibawa oleh ayah ke petshop. • Aktif: Banyak orang menggunakan sosial media pada sekarang ini.

• Pasif: Sekarang ini, sosial media banyak digunakan oleh orang. 3. Pola Kalimat Selanjutnya yang juga menjadi pembeda antara kalimat pasif dan aktif adalah pola kalimat yang digunakan. Keduanya masih sama-sama menggunakan pola kalimat SPOK, namun ada perbedaan pada subjek dan objek yang digunakan. Untuk SPOK pada kalimat aktif, subjeknya yang melakukan pekerjaan. Sementara di kalimat pasif melakukan pekerjaan, dan berikut adalah contohnya: • Kalimat aktif: Ayah membenarkan handphone kakek yang rusak.

• Kalimat pasif: Handphone kakek yang rusak dibenarkan oleh ayah. • Aktif: Arhka menggandeng tangan Nina selama menyebrang jalan. • Pasif: Tangan Nina digandeng oleh Arhka selama menyebrang jalan.

• Kalimat aktif: Konate menendang bola ke gawang lawannya. • Kalimat pasif: Bola ditendang oleh Konate ke gawang lawannya. 4. Kata Ganti yang Digunakan Terakhir adalah kata ganti yang digunakan. Pada kalimat pasif pembaca dapat menyadari kalau kata ganti yang digunakan biasanya menunjukan kepemilikan dari seseorang.

Misalnya saja penggunaan oleh sebelum objek. Tidak hanya penggunaan kata oleh saja, tapi biasanya penggunaan kata dengan juga menjadi tanda kepemilikan. Bagi yang kurang memahami, berikut adalah contohnya: • Kalimat aktif: Adik membelikan boneka untuk temannya.

• Kalimat pasif: Boneka untuk temannya dibelikan oleh adik. • Aktif: Ibu menyajikan es buah untuk tamu. • Pasif: Es buah disajikan oleh ibu untuk tamu. • Kalimat aktif: Hendra mengendarai motor dengan perlahan. • Kalimat pasif: Motor dikendarai oleh Hendra dengan perlahan. Jadi sekarang sudah mengetahui contoh kalimat aktif dan pasif apabila dilihat dari beberapa ciri yang contoh kalimat aktif dan pasif.

Dari mulai imbuhan yang digunakan, sampai kata ganti yang dipakai. Contoh kalimat aktif dan pasif sudah dapat menemukan perbedaannya dengan jelas. Karena itu sudah tidak akan ada lagi kasus tertukar antara kalimat pasif dan aktif.Kedua kalimat tersebut tentu memiliki pola dan ciri-ciri tersendiri. Lalu, seperti apa sih contoh kalimat aktif dan pasif?

Langsung saja, simak penjelasan lengkapnya berikut ini. Daftar Isi: • Pengertian Kalimat Aktif • Contoh Kalimat Aktif • Kalimat Aktif Transitif • Kalimat Aktif Intransitif • Pengertian Kalimat Pasif • Contoh Kalimat Pasif • Cara Mengubah Kalimat Aktif Menjadi Pasif Pengertian Kalimat Aktif Kalimat aktif adalah sebuah kalimat yang subjeknya berperan sebagai pelaku yang melakukan suatu tindakan, pekerjaan, atau kejadian.

Ciri-Ciri Kalimat Aktif Kalimat aktif memiliki ciri-ciri sebagai berikut: • Subjek dalam kalimat adalah pelaku yang melakukan tindakan • Predikatnya cenderung berimbuhan me- atau ber- • Predikatnya dapat berupa kata kerja aus, yaitu kata kerja yang tidak perlu mendapat imbuhan (contoh: pergi, tidur, dll.) Contoh Kalimat Aktif Berikut adalah beberapa contoh kalimat aktif yang sederhana.

Contoh #1: Erika membaca majalah di ruang tamu. Pola: • Erika = Subjek • membaca = Predikat • majalah = Objek • di ruang tamu = Keterangan Pada kalimat di atas Erika adalah pelakunya, di mana ia sedang melakukan sebuah kegiatan yaitu membaca. Selain karena subjeknya adalah pelaku, kalimat di atas juga menggunakan predikat yang berimbuhan me.

Rina pergi ke perpustakaan. Pola: • Rina = Subjek • pergi = Predikat • ke perpustakaan = Keterangan Pada kalimat di atas, Rina adalah subjek yang berperan sebagai pelaku yang melakukan sebuah kegiatan yaitu pergi. Pergi merupakan predikat yang tergolong sebagai kata kerja aus karena tidak perlu diberi imbuhan lagi. Contoh #3: Andi berlangganan Netflix. Pola: • Andi = Subjek • berlangganan = Predikat • Netflix = Objek Kalimat di atas juga merupakan kalimat aktif karena subjeknya melakukan sebuah tindakan.

Selain itu, kata kerja atau predikatnya juga berimbuhan ber- di mana hal tersebut merupakan salah satu ciri-ciri kalimat aktif. ber + langgan + an = berlangganan Gimana? Sudah cukup paham dengan kalimat aktif? Kalimat aktif sebenarnya masih bisa dikelompokkan lagi menjadi beberapa jenis.

Secara umum, ada 2 jenis kalimat aktif yang sering digunakan, yaitu kalimat aktif transitif dan kalimat aktif intransitif. Kalimat Aktif Transitif Kalimat aktif transitif adalah jenis kalimat aktif yang kata kerja atau predikatnya memerlukan sebuah objek. Jadi, pola atau rumus dari kalimat aktif transitif adalah S-P-O atau S-P-O-K.

Kalimat aktif transitif memiliki ciri-ciri sebagai berikut: • Memiliki kata kerja yang memerlukan objek • Kata kerja atau predikatnya berimbuhan me- atau memper- • Kalimatnya bisa diubah menjadi kalimat pasif Contoh Kalimat Aktif Transitif Contoh #1: • Zahra = Subjek • membeli = Predikat • laptop = Objek • untuk adiknya = Keterangan Pada kalimat di atas, Zahra sebagai subjek melakukan sebuah tindakan yaitu membeli. Membeli merupakan kata kerja transitif karena memerlukan sebuah objek.

Coba kalau kamu hilangkan kata laptop, pasti kalimatnya akan menjadi aneh. Pemerintah mengumumkan kenaikan harga sembako. Pola: • Pemerintah = Subjek • mengumumkan = Predikat • kenaikan harga sembako = Objek Pada contoh di atas, Pemerintah sebagai subjek melakukan sebuah tindakan, yaitu “mengumumkan”.

contoh kalimat aktif dan pasif

Mengumumkan merupakan kata kerja transitif yang juga memerlukan objek. Jika objeknya dihilangkan, maka kalimat tersebut akan menjadi tidak jelas maknanya. Kalimat ini umumnya memiliki pola S-P-K atau S-P-Pelengkap. Kalimat aktif intransitif memiliki ciri-ciri sebagai berikut: • Kata kerja atau predikatnya tidak memerlukan objek • Kata kerja atau predikatnya biasanya berimbuhan ter- ke- ber- atau tanpa imbuhan • Kalimatnya tidak bisa diubah menjadi kalimat pasif Contoh Kalimat Aktif Intransitif Contoh #1: Doni belajar dengan giat.

Pola: • Doni = Subjek • belajar = Predikat • dengan giat = Keterangan Pada kalimat di atas, kata kerja atau predikat yang digunakan adalah belajar kemudian kata yang mengikutinya adalah keterangan. Bisa dilihat bahwa kalimat di atas tidak memiliki objek, namun tetap bisa menjadi kalimat yang bermakna. Bahkan kalimat di atas juga bisa diubah menjadi pola S-P contoh kalimat aktif dan pasif keterangan, sehingga menjadi: Risa pergi ke kampus.

Pola: • Risa = Subjek • pergi = Predikat • ke kampus = Keterangan Pada contoh di atas, predikat yang digunakan adalah kata pergi yang merupakan kata kerja aus (tidak berimbuhan). Kata pergi dalam kalimat di atas tidak memerlukan objek, sehingga kalimat di atas bisa dikategorikan sebagai kalimat aktif intransitif. Pelajari Juga: • Contoh Kalimat Utama • Contoh Kalimat Majemuk • Contoh Kalimat Efektif Pengertian Kalimat Pasif Kalimat pasif adalah kalimat yang subjeknya berperan sebagai sasaran dari objek.

Dengan kata lain, subjek dalam kalimat pasif terkena tindakan dari objeknya. Contoh kalimat aktif dan pasif Kalimat Pasif Kalimat pasif memiliki ciri-ciri sebagai berikut: • Subjek dalam kalimatnya menjadi sasaran dari objek (subjek terkena tindakan dari objek) • Biasanya menggunakan predikat dengan imbuhan di- ter- -an, atau ke-an • Memiliki kata ganti orang yang melekat di predikatnya Contoh Kalimat Pasif Berikut adalah beberapa contoh kalimat pasif yang sederhana.

Contoh #1: Kue itu dibuat oleh Erika. Pola: • Kue itu = Subjek • dibuat = Predikat • Erika = Objek Pada kalimat di atas, Kue merupakan subjek yang dikenai tindakan (dibuat) oleh objeknya, yaitu Erika. Kata kerja atau predikat yang digunakan juga menggunakan imbuhan di- yang merupakan salah satu ciri dari kalimat pasif.

Jika dibuat menjadi kalimat aktif, maka kalimat di atas akan menjadi: Kakinya terinjak oleh Kakak. Pola: • Kakinya = Subjek • terinjak = Predikat • Kakak = Objek Pada contoh di atas, yang berperan sebagai subjek adalah Kakinya, dan terkena tindakan berupa terinjak oleh Kakak yang berperan sebagai objek.

Kata kerja atau predikat di atas menggunakan imbuhan ter- ( ter + injak = terinjak). Bentuk aktif dari kalimat di atas adalah: Jurnal itu sudah dibacanya berulang kali. Pola: • Jurnal itu = Subjek • sudah dibacanya = Predikat + Objek • berulang kali = Keterangan Kalimat di atas merupakan salah satu kalimat pasif yang memiliki objek yang melekat pada predikat.

Predikat pada kalimat di atas adalah dibaca. Sedangkan kata ganti orang yang juga berperan sebagai objek adalah nya ( nya = dia). Jika diubah dalam bentuk kalimat aktif, maka kalimat di atas akan berubah menjadi: Ia sudah membaca jurnal itu berulang kali. Baca Juga: Contoh Ungkapan Bahasa Indonesia Cara Mengubah Kalimat Aktif Menjadi Pasif dan Sebaliknya Untuk mengubah kalimat aktif menjadi pasif atau sebaliknya, kamu perlu memperhatikan predikat atau kata kerja yang digunakan.

Kuncinya ada pada cara mengubah imbuhan pada predikat tersebut. Contohnya adalah sebagai berikut: Kalimat aktif: Andi membaca buku. Pola: • Andi = Subjek • membaca = Predikat • buku = Objek Cara Mengubah: • Perhatikan predikat pada kalimat di atas, yaitu membaca.

contoh kalimat aktif dan pasif

• Kata dasar dari membaca adalah baca, karena diberi imbuhan me- maka jadi membaca. • Ubah predikatnya menjadi imbuhan di- atau ter- jadi: dibaca atau terbaca.

• Ubah subjeknya menjadi objek, kemudian ubah objek menjadi subjek.

contoh kalimat aktif dan pasif

Kalimat pasif yang akan terbentuk adalah: Buki itu terbaca oleh Andi. Dari kedua kalimat di atas mana yang harus dipakai? Keduanya sama-sama merupakan kalimat pasif, namun bisa memiliki konteks yang berbeda. Jika menggunakan kata dibaca, maka Andi sengaja membaca buku tersebut. Sedangkan jika menggunakan kata terbaca, maka buku tersebut tidak sengaja dibaca oleh Andi.

Lalu, bagaimana jika ingin mengubah kalimat pasif menjadi aktif? Caranya sama saja, kamu hanya perlu: • Mengubah imbuhan pada predikatnya menjadi me- • Membalik subjek dan objeknya (subjek menjadi objek, objek menjadi subjek) Contoh:
Daftar Isi • 1 Pengertian Kalimat Aktif • 2 Contoh Kalimat • 3 Ciri-ciri Kalimat Aktif • 4 Jenis-jenis Kalimat Aktif • 4.1 Kalimat aktif Intransitive • 4.2 Kalimat Aktif Ekatransitive • 4.3 Kalimat Aktif Intransitive • 4.4 Kalimat Aktif Dwitransitif contoh kalimat aktif dan pasif 4.5 Merubah Kalimat Aktif Menjadi Kalimat Pasif • 5 Definisi Kalimat Pasif • 6 Contoh Kalimat Pasif • 7 Ciri-ciri Kalimat Pasif • 7.1 Merubah Kalimat Pasif Menjadi Kalimat Aktif Pengertian Kalimat Aktif Kalimat aktif adalah sebuah kalimat yang subjek (S) berperan sebagai pelaku yang secara aktif melakukan suatu tindakan yang dikemukakan dalam predikat (P) kepada objek (O) Contoh Kalimat Ani menyirami bunga.

Ayah membeilkanku sebuah sepeda. John merusak bukunya Andi. Ciri-ciri Kalimat Aktif • Pada kalimat aktif subjek melakukan suatu tindakan yang langsung mengenai objeknya.

• Predikat kalimat aktif selalu diawali dengan imbuhan Me- atau Ber- • Ada kalimat aktif yang memerlukan objek • Ada kalimat aktif yang tidak memerlukan objek.

Setelah mendapat predikat subjek ditambah pelengkap atau keterangan. • Kalimat Aktif memiliki pola S-P-O-K atau S-P-K Jenis-jenis Kalimat Aktif • Kalimat aktif Intransitive Kalimat aktif intransitive adalah kalimat aktif yang memerlukan sebuah objek yang mendapatkan tindakan dari subjeknya. Contoh Ayahku contoh kalimat aktif dan pasif Andi uang saku sebesar Rp. 10.000,- Ayahku= Subjek Memberiku= Predikat Objek= Andi pada kalimat diatas, “Ayah” yang merupakan subjek melakukan tindakan kepada “Andi” yang merupakan objek.

• Kalimat Aktif Ekatransitive Kalimat ini memerlukan objek namun tidak memiliki pelengkap. Dengan kata lain, Kalimat ini hanya memiliki 3 unsur yaitu Subjek, Predikat dan Objek. Contoh: Andi membaca sebuah majalah Ayah memperbaiki motor Ibu menanak nasi. • Kalimat Aktif Intransitive Kalimat ini objeknya tidak dimunculkan sebagai penerima perbuatan subjek. Namun biasanya kalimat ini diikuti oleh pelengkap dan keterngan.

Kalimat ini biasanya memiliki Pola S-P atau S-P-K Baca juga: Apa itu Difusi Contohnya: Iwan sedang menulis di dalam kamar. Nenek sedang menjahit dengan sangat hati-hati. Ani belajar dengan giat. • Kalimat Aktif Dwitransitif Kalimat ini memiliki satu predikat dan mengharuskan kehadiran objek dan pelengkap.

kalimat aktif dwitransitif mempunyai empat unsur Subjek (S), Predikat (P), Objek (O), dan Pelengkap (Pel). Jika salah satu dari ke empat unsur ini tidak terenuhi, maka kalimat menjadi rancu atau kehilangan makna. Contoh: Ayah mengirimi uang kepada contoh kalimat aktif dan pasif setiap bulan. Budi selalau mengunjungi ibunya yang ada di luar negeri. Kakakku menguras bak air seminggu sekali.

Merubah Kalimat Aktif Menjadi Kalimat Pasif • Subjek pada kalimat aktif berubah menjadi objek pada kalimat pasif. Andi Menabrak Budi di depan ruang kelas.(Aktif) Budi ditabrak oleh Andi di depan ruang kelas.

(Pasif) • Predikat yang berawalan me- berubah menjadi berawalan di-/ter- Ani mengabaikan kebun bunga yang cantik itu.(Aktif) Kebun bunga yang cantik itu terabaikan oleh Ani. (Pasif) • Kalimat aktif tidak berobjek tidak bisa diubah menjadi kalimat pasif. Definisi Kalimat Pasif Kalimat pasif adalah kalimat yang subjeknya mendapat/dikenai suatu tindakan yang berupa predikat oleh objek.

Contoh Kalimat Pasif Tanaman disirami oleh ibu. Kakak dibelikan sebuah jam tangan oleh ayah Bajuku dicuci oleh ibu. Ciri-ciri Kalimat Pasif • Subjek pada kalimat aktif menjadi objek pada kalimat pasif. • Predikat menggunakan awalan di- ke-an atau ter- Contoh: Rumahnya terbakar oleh si jago merah. Ruangan kelas disapu oleh kami.

(aktif) Rumahku kemasukan Maling tadi malam. (pasif) Kata kerja yang memiliki awalan ter- mengandung unsur ketidaksengajaan. • Pada umumnya kata kerja didahului dengan kata ganti orang ku- dan kau. Contoh: Buku itu telah kurapikan. • Kata “oleh” dalam kalimat pasif dapat dihilangkan dan tidak merubah makna. Baca juga: Fungsi Jaringan Lemak : Pengertian, Ciri, Komposisi, Lokasi contoh: Andi ditegur oleh Ibu guru karena ribut. (aktif) Andi ditegur Ibu guru karena ribut.

(pasif) Merubah Kalimat Pasif Menjadi Kalimat Aktif • Subjek pada kalimat pasif diubah menjadi objek pada kalimat pasif. contoh: Kejuaraan itu dimenangkan oleh mereka. (aktif) Mereka memenangkan kejuaraan itu.

(pasif) • Awalan prediket di-/ter-/ke-an diubah menjadi ber- atau me- contoh: Bunga itu ditanam oleh ibuku. (aktif) Ibu menanam bunga itu.(pasif) • Kata ganti ku- dirubah menjadi Aku. contoh: Buah itu sudah kumakan.(aktif) aku sudah memakan buah itu.

(pasif) Demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai Kalimat Aktif dan Pasif : Contoh, Pengertian, Definisi, Ciri, Jenis, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya. Sumber Search for: Recent Posts • Pengertian, Tahap Penyebaran, Tipe, Faktor, Contoh • Higgs domino mod apk speeder tanpa iklan • Higgs domino mod apk speeder tanpa iklan • 10 Smartwatch Terbaik untuk Olahraga dan Kesehatan (Terbaru 2022) • 10 Smartwatch Terbaik untuk Olahraga dan Kesehatan (Terbaru 2022) Categories Categories

Contoh Kalimat Aktif dan Pasif Bahasa Inggris




2022 www.videocon.com