Bagian permukaan bumi yang memiliki ketinggian antara 0 sampai 200 meter diatas permukaan laut dinamakan

bagian permukaan bumi yang memiliki ketinggian antara 0 sampai 200 meter diatas permukaan laut dinamakan

Bumi adalah sebuah planet yang sangat istimewa, dimana planet ini dapat dihuni oleh makhluk hidup. Planet Bumi mempunyai banyak sekali sumber daya alam baik yang dapat diperbaharui maupun tidak. Kita sebagai manusia dalam hidup selalu memanfaatkan sumber daya alam yang ada di Bumi. Hal ini membuat kita perlu untuk mengenal Bumi lebih dalam, termasuk juga mengenai bentuk- bentuk permukaan Bumi. Hal ini akan sangat bermanfaat bagi kita untuk mengetahui apa saja bentuk dari permukaan Bumi atau Kerak Bumi.

Bentuk- bentuk Permukaan Bumi Permukaan Bumi pada dasarnya dibagi menjadi dua bentuk yang berbeda. Bentuk atau rupa permukaan Bumi adalah berupa daratan dan perairan.

Hal ini juga bisa kita lihat dari warna permukaan Bumi, yang mana terdiri dari warna biru serta putih. Warna biru yang dominan ada di permukaan Bumi menggambarkan perairan dan selebihnya adalah daratan (baca: ekosistem darat). Bentuk dari perairan bisa bermacam- macam seperti samudera, macam-macam laut, sungai (baca: ekosistem sungai), macam-macam danau dan lain sebagainya. Namun siapa sangka ternyata ada pula bentuk perairan yang tidak selamanya berupa kubangan air, namun berbentuk padatan, yakni berupa salju atau es (baca: hujan es).

Selain perairan, ternyata daratan pun juga berbeda- beda bentuknya. Kita mengetahui bahwa bentuk daratan di Bumi ini beraneka ragam, baik tinggi rendahnya maupun yang lainnya. Dari rupa- rupa bentuk permukaan Bumi inilah kita akan mengupasnya lebih detail, agar kita lebih mengetahui lebih dalam mengenai bentuk permukaan Bumi. Bentuk Permukaan Bumi Daratan Daratan merupakan bentuk permukaan Bumi yang paling akrab dengan manusia.

bagaimana tidak?

bagian permukaan bumi yang memiliki ketinggian antara 0 sampai 200 meter diatas permukaan laut dinamakan

Daratan merupakan temoat tingal manusia, tempat manusia tidur dan menjalankan aktivitasnya sehari- hari. Bahkan tidak hanya manusia saja, namun juga sebagian besar jenis binatang dan juga tumbuh- tumbuhan.

Jadi jika tidak ada daratan, sepertinya mustahil makhluk hidup akan bertahan hidup lama. Daratan di Bumi berupa pulau- pulau. Pulau- pulau yang besar atau yang berdekatan, dijadikan satu kelompok yang disebut benua.

Ada setidaknya 6 benua di dunia ini, yakni Benua Asia, Afrika (baca: negara-negara di Afrika dan ibukotanya), Amerika, Eropa, Australia dan Antartika. Namun diantara 6 benua tersebut, benua Antartika masih belum dijadikan tempat hunian manusia dan makhluk hidup lainnya karena disana hanya terdiri atas es dan mempunyai suhu yang sangat dingin. Nah, daratan mempunyai bentuk permukaan yang berbeda- beda. Tentu kita sudah mengetahui sebelumnya jika di daratan kita dapat menjumpai dataran rendah, dataran tinggi, gunung, bukit, jurang, dan sebagainya.

Itu semua termasuk dalam keanekaragaman bentuk permukaan Bumi. Untuk lebih jelasnya kita akan bahas sebagai berikut: • Dataran Tinggi Bentuk permukaan daratan yang pertama adalah dataran tinggi.

Sesuai dengan namanya, yang dimaksud datanran tinggi adalah bagian daratan yang mempunyai ketinggian lebih daripada daerah di sekitarnya. Ketinggian yang dimiliki oleh dataran tinggi sekitar ratusan hingga ribuan meter di atas permukaan air laut (baca: ekosistem air laut). Dataran tinggi di dunia ini banyak sekali, bahkan di Indonesia pun juga banyak.

Beberapa contoh dataran tinggi di dunia adalah Dataran Tinggi Dieng di Indonesia, Dataran Tinggi Deken di India, Dataran Tinggi Patagonia, Dataran Tinggi Guyana, dan lain sebagainya. • Plato Selain dataran tinggi, ada juga bentuk permukaan Bumi yang disebut dengan Plato. Plato merupakan daerah yang menjorok ke atas lebih tinggi dari daerah sekitarnya yang dipuncaknya bersifat datar disebut.

Plato ini bisa berada di dataran tinggi maupun berada di dataran rendah. Sehingga plato yang tinggi dan mempunyai puncak berbentuk datar ini akan sangat baik apabila digunakan sebagai altar atau panggung apabila ada sebuah pertunjukkan.

Plato yang mempunyai puncak datar ini terlihat unik apabila dibandingkan dengan kenampakan alam lainnya yang ada di permukaan Bumi. • Dataran rendah Apabila kita mengenal dataran tinggi maka ada pula yang disebut dengan dataran rendah.

Dataran rendah merupakan bagian permukaan Bumi yang mempunyai ketinggian yang lebih rendah daripada aderah yang ada di sekitarnya. Ketinggian dataran rendah ini antara 0 hingga 200 meter di atas permukaan air laut.

Dataran rendah seringkali dipih untuk digunakan sebagai tempat pemukiman manusia, karena dataran rendah ini sangat cocok.

Selain karena kontur tanahnya yang datar, dataran rendah sebagian besar wilayahnya memiliki tanah yang subur, sehingga cocok digunakan untuk bercocok tanam. Dataran rendah yang berada di Indonesia diantaranya adalah Dataran Rendah Solo dan Dataran Rendah Pantai Utara Jawa. bagian permukaan bumi yang memiliki ketinggian antara 0 sampai 200 meter diatas permukaan laut dinamakan Depresi Kontinental Mirip seperti dataran rendah, selanjutnya kita menemui sebuah depresi kontinental.

Apabila dataran rendah mempunyai ketinggian minimum 0 meter diatas permukaan air laut, justru depresi kontinental ini ketinggiannya dibawah permukaan air laut. Sehingga dapat dikatakan bahwa depresi kontinental merupakan bagian dari daratan yang ketinggiannya dibawah permukaan air laut.

Contoh depresi kontinental yang ada di dunia adalah di Amsterdam, Belanda yang dibangun di bawah permukaan air laut untuk membendung teluk. Terkadang depresi kontinental ini tidak terlihat dari daratan karena tertutup oleh air laut. • Gunung Bentuk permukaan Bumi di daratan yang selanjutnya adalah gunung. Mengenai gunung, pasti kita sudah pernah mengenalnya lebih dulu. Gunung juga banyak kita temui di sekitar kita, yakni di Indonesia.

Indonesia mempunyai banyak sekali gunung, sehingga tidak sulit untuk menemukannya. Gunung merupakan tonjolan yang ada di permukaan Bumi. Karena gunung merupakan tonjolan, maka gunung mempunyai ketinggian yang lebih tinggi daripada wilayah daratan yang ada di sekitarnya.

Ketinggian gunung ini antara ratusan hingga ribuan meter di atas permukaan air laut. Gunung memiliki tiga bagian pokok, yakni : • Puncak gunung, yakni bagian atas dari gunung • Lereng gunung, yakni bagian tengah dari gunung yang berupa sisi miring • Kaki gunung, yakni bagian bawah gunung yang biasanya sudah dijadikan tempat pemukiman masyarakat.

Menurut aktivitasnya, gunung dibagi menjadi dua macam, yakni gunung yang bisa mengalami erupsi atau gunung aktif dan juga gunung yang tidak mengalami erupsi atau gunung pasif.

Adapun penjelasan dari masing- masing gunung tersebut adalah sebagai berikut: • Gunung aktif Gunung aktif kita kenal sebagai gunung berapi, yakni gunung yang masih bisa mengalami erupsi. Erupsi (baca: erupsi linear) sendiri merupakan proses pengeluaran material- material yang terkandung di dalam perut bumi melalui sebuah saluran yang menyerupai pipa yang ada di perut gunung.

Erupsi (baca: erupsi sentral) pada gunung berapi ini bisa terjadi dalam suatu periode, misalnya gunung berapi yang mengalami erupsi empat tahun sekali. Dalam periode erupsi ini, setian gunung berapi mempunyai periode yang berbeda- beda. Dalam peristiwa erupsi ini akan banyak dampak yang ditimbulkan, baik dampak positif maupun negatif.

bagian permukaan bumi yang memiliki ketinggian antara 0 sampai 200 meter diatas permukaan laut dinamakan

Namun kebanyakan dampak yang terjadi adalah dampak negatif. Beberapa erupsi (baca: erupsi eksplosif dan efusif) menjadi sebuah bencana alam yang dasyat dan bahkan menghilangkan nyawa banyak orang, namun beberapa erupsi tidak terlalu berbahaya.

Hal ini tergantung pada besar kecilnya erupsi yang terjadi. Indonesia sendiri sudah terlalu sering mengalami erupsi gunung berapi, sehingga bukan merupakan hal yang baru lagi. Beberapa gunung aktif dan sering mengalami erupsi di Indonesia antara lain Gunung Merapi, Gunung Kelud, Gunung Sinabung, Gunung Bromo dan lain sebagainya. • Gunung Tidak Aktif Gunung tidak aktif adalah oposisi dari gunung aktif.

Gunung tidak aktif ini juga sering disebut sebagai gunung mati. Gunung tidak aktif adalah gunung yang sudah tidak mengalami erupsi lagi, sehingga tidak mengeluarkan material- material vulkanik yang ada di dalamnya. Gunung menjadi tidak aktif karena disebabkan oleh beberapa faktor. Gunung yang tidak aktif pada awalnya ada yang merupakan gunung aktif dan kemudian mati, maupun memang merupakan gunung mati pada awal kemunculannya. Contoh gunung yang tidak aktif yang ada di Indonesia adalah Gunung Merbabu, dan Gunung Tangkuban Perahu.

• Pegunungan Bentuk permukaan Bumi di daratan yang selanjutnya adalah pegunungan. Pegunungan mempunyai nama yang mirip dengan gunung bukan? Hal ini memang pegunungan merupakan kumpulan dari beberapa gunung yang menyambung menjadi satu.

Sehingga di pegunungan ini kita akan menjumpai banyak gunung. Namun di pegunungan, kita tidak akan menjumpai gunung aktif, karena pegunungan tidak mengalami erupsi.

Pegunungan bisa terbentang panjang hingga ke wilayah lain. Pegunungan dibagi menjadi dua jenis, yakni pegunungan tinggi dan juga pegunungan rendah. Untuk penjelasan masing- maisng pegunungan adalah sebagai berikut: • Pegunungan tinggi Jenis pegunungan yang pertama adalah pegunungan tinggi. pegunungan tinggi merupakan pegunungan yang memiliki ketinggian hingga mencapai lebih dari 1.500 meter di atas permukaan air laut. Ada contoh pegunungan tinggi di Benua Asia yang sangat terkenal, yakni Pegunungan Alpen.

• Pegunungan rendah Selain pegunungan tinggi, ada jenis pegunungan yang lainnya yakni pegunungan rendah. Sesuai dengan namanya, pegunungan rendah dan pegungan tinggi yang membedakan keduanya adalah ketinggian yang dimilikinya. Pegunungan rendah mempunyai ketinggian antara 500 meter hingga 1.500 meter di atas permukaan air laut. • Bukit dan Perbukitan Relief dari permukaan Bumi atau daratan yang selanjutnya adalah bukit atau perbukitan.

Sama seperti gunung dan pegunungan, bukit juga merupakan tonjolan yang ada di permukaan daratan, sehingga bukit mempunyai ketinggian yang lebih tinggi daripada daerah yang ada di sekitarnya. Perbedaan bukit/ perbukitan dengan gunung/ pegunungan adalah ketinggiannya dan juga statusnya. Perbukitan atau bukit tidak setinggi gunung, dan biasanya tidak terlalu besar juga. Kemudian, bukit juga tidak bisa mengalami erupsi seperti gunung.

Bukit- bukit yang berjumlah lebih dari satu dan berjajar disebut dengan perbukitan. Bagian permukaan bumi yang memiliki ketinggian antara 0 sampai 200 meter diatas permukaan laut dinamakan bukit mempunyai ketinggian antara 200 hingga 500 meter di atas permukaan air laut.

Bukit biasanya mempunyai udara yang sejuk dan juga pemandangan yang indah, sehingga wilayah perbukitan banyak difungsikan sebagai tempat pariwisata. • Lembah Selain berupa tonjolan, selanjutnya bentuk relief permukaan daratan berupa bagian permukaan bumi yang memiliki ketinggian antara 0 sampai 200 meter diatas permukaan laut dinamakan atau dataran yang rendah, salah satunya adalah lembah.

Lembah merupakan dataran rendah yang berada di sekitar perbukitan atau pegunungan. Sela- sela yang ada di kaki perbukitan atau pegunungan ini disebut dengan lembah. Dengan kata lain lembah merupakan dataran rendah yang dikelilingi oleh perbukitan/ pegunungan atau kaki perbukitan/ pegunungan. Lembah banyak digunakan sebagai tempat pemukiman masyarakat, oleh karena mempunyai ketinggian yang rendah, maka udara (baca: polusi udara) yang ada di lembah ini bersifat lebih hangat daripada di perbukitan yang wilayahnya lebih tinggi.

• Jurang Selain lembah, bentuk permukaan daratan berupa cekungan adalah jurang. Tidak seperti lembah yang biasanya landai dan luas, jurang bersifat lebih cekung, sempit, dan diapit oleh tebing- tebing yang sangat terjal. Jurang mempunyai kedalam yang sangat dalam. Dasar jurang biasanya berupa sungai (baca: manfaat sungai) atau hutan (baca: jenis hutan berdasar tinggi tempatnya). Jurang merupakan salah satu relief Bumi yang berbahaya, karena apabila ada kecelakaan dam masuk jurang maka kebanyakan akan meninggal.

Itulah beberapa bentuk permukaan Bumi yang berupa daratan. Daratan yang menjadi tempat hidup manusia dan sebagian besar binatang juga tumbuh- tumbuhan mempunyai banyak bentuk yang berbeda. Hal ini akan membuat keadaanya berbeda- beda pula. Oleh karena karekatristik (misalnya suhu udara dan kecukupan sinar matahari) juga berbeda, maka binatang dan tumbuh- tumbuhan yang cocok juga berbeda. Misalnya tumbuhan yang bisa tumbuh di dataran tinggi akan berbeda dengan tumbuhan yang bisa tumbuh di dataran rendah.

Bentuk Permukaan Bumi Perairan Perairan meliputi sebagian besar dari permukaan Bumi. Maka dari itulah Bumi menjadi planet (baca: planet di tata surya) yang ideal sebagai tempat atau hunian makhluk hidup. Hal ini karena sifat air yang sangat penting bagi kehidupan makhluk hidup.

Perairan meliputi 2/3 dari permukaan Bumi. Meski manusia hidup di daratan, namun kenyataan mengatakan bahwa Bumi lebih banyak berupa perairan daripada daratan. Adapun bentuk- bentuk permukaan Bumi yang berupa perairan terbagi- bagi atas beberapa macam rupa, antara lain adalah: • Dangkalan atau Paparan Benua Bentuk permukaan Bumi yang berupa perairan, yang pertama adalah dangkalan atau paparan benua.

Yang dimaksud dengan dangkalan atau paparan Benua adalah permukaan laut yang luas dan juga memiliki kedalaman kurang dari 200 meter.

Bentuk permukaan Bumi berupa perairan yang satu ini merupakan kepanjangan dari daratan pulau maupun benua. Oleh karena kedalamannya yang hanya sedikit, maka wilayah dangkalan ini sangat pas untuk sekedar berenang atau snorkeling.

Di wilayah Indonesia sendiri kita dapat menemui jenis permukaan yang seperti ini, yakni dangkalan Sunda (paparan Sunda) dan dangkalan Sahul.

• Punggung Laut Bentuk perairan yang selanjutnya adalah punggung laut. Punggung laut juga merupakan bagian dari perairan. Punggung laut merupakan bentuk permukaan laut yang menyerupai sebuah bukit. Bukit sendiri merupakan bagian yang menonjol lebih tinggi daripada bagian yang lainnya.

Sehingga punggung laut merupakan bukit yang berada di dalam laut. Meski demikian punggung laut ini tidak sampai muncul di permukaan laut, dan kita tidak bisa melihatnya dari daratan.

• Ambang Laut Selain dangkalan dan juga punggung laut, selanjutnya ada ambang laut. Ambang laut merupakan bagian dari bentuk permukaan Bumi berupa perairan. Yang dimaksud dengan ambang laut adalah permukaan daratan laut dangkal dan juga sebagai pemisah dua buah lautan yang dalam. Ada ambang laut yang terkenal di dunia ini, yakni ambang laut Sulu dan juga ambang laut Gibraltar.

• Gunung Laut Setelah kita membicarakan mengenai punggung laut dan juga ambang laut, masih ada bentukan lain dari permukaan Bumi berupa perairan, yakni gunung laut. Sama seperti punggung laut, bahwa gunung laut ini mirip gunung yang ada di daratan, namun letaknya ada di bawah laut. Sama seperti gunung yang ada di daratan, gunung laut ini ada yang aktif dan ada juga yang tidak aktif. Gunung laut (baca: bahaya gunung api bawah laut) yang aktif, artinya gunung laut ini dapat mengalami erupsi sewaktu- waktu.

Gunung laut yang masih aktif ada juga di wilayah Indonesia. Gunung laut yang masih aktif di Indonesia adalah Anak Gunung Krakatau yang ada di selat Sunda, yang memisahkan antara Pulau Jawa dan Juga Pulau Sumatera.

Dahulu Gunung Karakatau yang juga ada di Selat Sunda mengalami erupsi atau letusan dan telah mengakibatkan banyak kerusakan yang terjadi. Gunung Krakatau ketika mengalami erupsi telah menyebabkan tsunami yang terjadi di wilayah lautan tersebut. • Palung Laut Selanjutnya ada palung laut. Palung laut juga merupakan relief yang ada di daratan, namun letaknya ada di dalam lautan.

Apabila kita di dataran mengenal yang namanya jurang, maka dilautan pun kita mengenal palung laut. Palung laut menyerupai sebuah jurang (baca: jurang terdalam di dunia) yang ada di dalam laut. Seperti halnya jurang yang ada di daratan, palung laut adalah lubang yang sangat dalam dan diapit oleh dinding yang sempit dan curam. Palung laut memanjang ke bawah dan menyerupai huruf V. Selain itu palung laut juga merupakan titik yang paling dalam yang ada di Bumi. Titik- titik paling rendah yang ada di Bumi ini berada di palung- palung Samudera.

Ada banyak sekali palung yang ada di dunia ini, dan palung terdalam sekaligus menjadi titik terendah di Bumi ini terletak di Palung Mariana yang ada di wilayah samudera Pasifik. • Lubuk Laut atau Beken Lubuk laut juga dikenal dengan nama beken.

Lubuk laut juga merupakan bentuk permukaan Bumi yang berupa perairan.Yang dimaksud dengan lubuk laut adalah permukaan laut yang memiliki bentuk sebagai cekungan besar dan juga lebar. Lubuk laut atau beken ini juga mempunyai kedalaman yang sangat dalam. Lubuk laut atau beken ini juga menyerupai salah satu bentuk relief permukaan Bumi di daratan, yakni yang kita kenal sebagai lembah.

Sehingga yang dimaksud dengan lubuk laut adalah lembah yang terdapat di dalam laut. • Pulau Karang Bentuk permukaan Bumi berupa perairan yang selanjutnya adalah pulau karang. Pulau karang adalah bentuk permukaan laut yang berbentuk seperti halnya pulau yang terdiri atas batuan dan juga karang yang berjumlah sangat banyak. Batuan- batuan karang ini terbentuk atas binatang- binatang yang sudah mati dan bertumpuk menjadi satu.

Karena jasad binatang- binatang ini sangat banyak, akibat peran waktu yang sangat lama, pada akhirnya jasad binatang ini mengeras dan berubah menjadi karang.

bagian permukaan bumi yang memiliki ketinggian antara 0 sampai 200 meter diatas permukaan laut dinamakan

Itulah beberapa contoh permukaan Bumi yang berupa perairan. Ada banyak bagian permukaan bumi yang memiliki ketinggian antara 0 sampai 200 meter diatas permukaan laut dinamakan bukan? Dengan membaca penjelasan yang telah dipaparkan, kita bisa mengetahui bahwa yang ada di dalam laut ini ada bentuknya bermacam-macam, dengan kedalaman dan dinding yang berbeda- beda. Di dalam lautan kita juga dapat menemukan relief yang sama seperti yang ada di daratan. Namun yang telah kita paparkan di atas adalah bentuk perairan yang berupa air (baca: jenis air).

Selain bentuk kubangan air dan apa- apa saja yang ada di dalamnya kita juga harus mengetahui bahwa perairan juga mempunyai bentuk padatan, yakni berupa salju maupun es. Salju atau es ini merupakan air yang telah membeku karena suhu dingin yang ada di sekitarnya.

Salju ini dapat turun di daerah yang mempunyai iklim sub tropis (baca: iklim di Indonesia). Untuk salju yang ada setiap hari, kita dapat menemukannya di puncak- puncak gunung tertinggi, dan juga di kutub- kutub Bumi. Bumi mempunyai kutub utara dan kutub salatan.

Kedua kutub ini diliputi oleh saju dan juga es dari lautan yang membeku. Oleh karena itulah daerah kutub ini tidak digunakan sebagai pemukiman manusia karena suhunya yang sangat dingin. Dan di kitub ini hanya ada beberapa jenis tumbuhan dan binatang yang bisa bertahan hidup. Bapak A adalah seorang kontraktor yang sukses. Beliau ingin menjalankan syariah Islam secara sempurna termasuk dalam kegiatan bisnisnya.

Beliau bertan … ya kepada Saudara sebagai mahasiswa yang mendalami akuntansi syariah, apakah mungkin usaha kontraktornya yang biasanya pembayarannya jangka panjang dan dicicil tersebut dilakukan dengan ketentuan syariah Islam.

Beri saran kepada bapak A, akuntansi apa yang seharusnya digunakan dalam menjalankan bisnisnya dan jelaskan tentang akuntansi syariah yang Saudara sarankan. 1. dalam mempelajari perilaku konsumen, dapat kita gunakan 2 pendekatan, yaitu pendekatan secara tradisional dan pendekatan modern. sebutkan dan jelas … kan klasifikasi pendekatan tradisional terhadap perilaku konsumen!

2. setiap orang berusaha untuk memaksimalkan kepuasan dari mengkonsumsi barang. untuk konsumsi jenis barang, maka kepuasan maksimum dicapai pada saat nilai guna total (tu) mencapai maksimum. coba sebutkan faktor apa saja yang dapat merubah permintaan suatu barang oleh konsumen! 3. kurva indifference ialah kurva yang menghubungkan titik-titik berbagai kombinasi antara dua barang yang dapat memberikan kepuasan yang sama bagi konsumen yang bersangkutan. sebutkan sifat-sifat yang mencirikan kurva indifference
Dilansir dari Encyclopedia Britannica, bagian permukaan bumi yang memiliki ketinggian antara 0 – 200 meter di atas permukaan laut dinamakan dataran rendah.

Kemudian, saya sangat menyarankan anda untuk membaca pertanyaan selanjutnya yaitu Kegiatan ekonomi yang sesuai dengan gambar tersebut adalah? beserta jawaban penjelasan dan pembahasan lengkap. Contents • 1 Disebut apakah daratan yang luas dan memiliki ketinggian 0 sampai 200 meter diatas permukaan laut? • 2 Disebut Apa daratan yang terletak pada ketinggian lebih dari 500 m dari permukaan air laut?

bagian permukaan bumi yang memiliki ketinggian antara 0 sampai 200 meter diatas permukaan laut dinamakan

• 3 Kenapa kan alam daratan yang ketinggian lebih dari 200 m diatas permukaan laut disebut? • 4 Bagaimana permukaan bumi berupa tanah yang luas dan datar dengan ketinggian antara 0 sampai 200 meter disebut? • 5 Bagaimana dari permukaan bumi yang tidak digenangi air dan berbentuk padat disebut? • 6 Apa nama lain dari dataran tinggi? • 7 Bagian daratan yang menjorok ke laut disebut apa? • 8 Gunung memiliki ketinggian berapa?

bagian permukaan bumi yang memiliki ketinggian antara 0 sampai 200 meter diatas permukaan laut dinamakan

• 9 Kenampakan alam wilayah daratan apa? • 10 Kenampakan alam daratan apa saja? • 11 Kenampakan alam wilayah daratan apa aja? • 12 Disebut apakah wilayah dengan ketinggian kurang dari 200 m dpl?

• 13 Apa saja nama dataran rendah di Pulau Jawa? • 14 Apa contoh dataran tinggi? Disebut apakah daratan yang luas dan memiliki ketinggian 0 sampai 200 meter diatas permukaan laut? Dataran rendah merupakan daerah yang memiliki ketinggian 0 – 200 meter dari permukaan laut. Dataran rendah pada umumnya terletak di daerah pantai. Disebut Apa daratan yang terletak pada ketinggian lebih dari 500 m dari permukaan air laut? 1. Dataran Tinggi. Daerah ini berbentuk dataran di permukaan bumi yang mempunyai ketinggian lebih dari 500 meter di atas permukaan laut.

Terdapat pula dataran tinggi yang puncaknya datar dan cukup luas, yang biasa disebut plateau. Kenapa kan alam daratan yang ketinggian lebih dari 200 m diatas permukaan laut disebut? Dataran yang terletak pada ketinggian di atas 200 meter dari permukaan laut adalah dataran tinggi.

Dataran yang memiliki ketinggian 0- 200 m di atas permukaan laut disebut dataran rendah. Perbatasan antara daratan dan lautan disebut pantai. Rangkaian gunung yang sambung menyambung satu sama lain disebut pegunungan. You might be interested: Ikan Laut Yang Enak Dimakan? Bagaimana permukaan bumi berupa tanah yang luas dan datar dengan ketinggian antara 0 sampai 200 meter disebut? Dataran rendah adalah wilayah dataran yang luas, relative datar, dan terletak di ketinggian 0 – 200 meter di atas permukaan laut.

Bagaimana dari permukaan bumi yang tidak digenangi air dan berbentuk padat disebut? Daratan merupakan bagian dari permukaan bumi yang nggak digenangi air dan berbentuk padat. Apa nama lain dari dataran tinggi? Dataran tinggi (disebut juga plateau atau plato) adalah dataran yang terletak pada ketinggian di atas 700 m dpl.

Dataran tinggi terbentuk sebagai hasil erosi dan sedimentasi. Bagian daratan yang menjorok ke laut disebut apa? Tanjung adalah daratan yang menjorok ke laut, atau daratan yang dikelilingi oleh laut di ketiga sisinya.

Tanjung yang luas dinamakan semenanjung. Tanjung adalah kebalikan dari teluk, dan biasanya keduanya mampu ditemukan pada suatu garis pantai yang sama. Gunung memiliki ketinggian berapa? Gunung berbeda dari dataran tinggi karena memiliki daerah puncak yang terbatas, gunung lebih besar dari sebuah bukit, biasanya memiliki ketinggian setidaknya 300 meter (1.000 kaki) di atas tanah sekitarnya.

Kenampakan alam wilayah daratan apa?

bagian permukaan bumi yang memiliki ketinggian antara 0 sampai 200 meter diatas permukaan laut dinamakan

Kenampakan alam wilayah daratan terdiri dari dua jenis, yaitu dataran tinggi dan dataran rendah. Kenampakan alam daratan apa saja? Kenampakan alam daratan berupa pegunungan, gunung, dataran tinggi, dataran rendah, dan tanjung.

Kenampakan alam perairan berupa sungai, danau, laut, dan selat. Kenampakan alam wilayah daratan apa aja? Kenampakan alam di wilayah daratan merupakan bagian dari permukaan • Dataran tinggi.

bagian permukaan bumi yang memiliki ketinggian antara 0 sampai 200 meter diatas permukaan laut dinamakan

Dataran tinggi merupakan wilayah dataran yang luas, relatif datar dan terletak. • Dataran Rendah. Dataran rendah merupakan wilayah dataran yang relatif datar, luas dan. • Gunung. • Pegunungan. You might be interested: Jawaban Cepat: Hewan Yang Hidup Di Darat Dan Di Laut? Disebut apakah wilayah dengan ketinggian kurang dari 200 m dpl? Dataran rendah adalah suatu hamparan tanah lapang yang luas dengan tingkat ketinggian yang di ukur dari permukaan laut adalah relatif rendah yaitu tidak lebih dari 200 meter di atas permukaan laut.

Apa saja nama dataran rendah di Pulau Jawa? Untuk dataran rendah di Pulau Jawa yakni Dataran Rendah Semarang, Dataran Rendah Madiun, dan Dataran Rendah Surakarta. Apa contoh dataran tinggi? Berikut ini beberapa lokasi dataran tinggi di Indonesia: • Dataran Tinggi Dieng di Jawa Tengah. • Dataran Tinggi Alas dan Gayo di Aceh. • Dataran Tinggi Agam di Sumatera Barat. • Dataran Tinggi Bandung di Jawa Barat. • Dataran Tinggi Kerinci di Sumatera Barat.

Secara sederhana, semua makhluk yang hidup di dalam laut dapat disebut sebagai biota laut. Apa yang dimaksud dengan biota laut? Contents1 Apa arti istilah biota laut?2 Apa itu biota laut brainly?3 Apa kata arti biota?4 Apa saja yang bagian permukaan bumi yang memiliki ketinggian antara 0 sampai 200 meter diatas permukaan laut dinamakan biota laut berdasarkan sifatnya?5 Apa saja yg termasuk biota laut?6 Apakah plankton termasuk biota laut?7 Apa […] Beberapa ikan yang tinggi merkuri termasuk hiu, ikan todak, marlin, king mackerel, tilefish, tuna.

Pastikan untuk memilih berbagai ikan yang lebih rendah merkuri, seperti salmon, nila, udang, ikan cod, ikan lele, dan ikan patin. Contents1 Ikan apa saja yang mengandung merkuri?2 Ikan apa saja yang tidak mengandung merkuri?3 Ikan belanak apakah mengandung merkuri?4 Apakah ikan […]
Dataran rendah adalah bagian permukaan bumi yang memiliki ketinggian antarta 0 - 200 meter di atas permukaan air laut, contohnya dataran rendah surakarta, surakarta rendah madiun dan dataran rendah palembang Penjelasan • Dataran rendah adalah wilayah yang dijadikan sebagai tempat tinggal bagi masyarakat dengan suhu yang tidak terlalu dingin dan panas.

• Ciri-ciri dataran rendah adalah : • Terjadi akibat adanya proses sedimentasi • Tanahnya lebih subur • Memiliki tekanan udara yang lebih tinggi • Jenis tanaman yang cocok di dataram rendah adalah : • Padi • Kelapa • Pisang bagian permukaan bumi yang memiliki ketinggian antara 0 sampai 200 meter diatas permukaan laut dinamakan Jagung Pelajari lebih lanjut • Materi tentang dataran rendah : brainly.co.id/tugas/2239051 Detil Jawaban Kelas : V (SD) Mapel : Ilmu Sosial Bab : Keragaman kenampakan alam dan buatan di Indonesia Kode : 5.10.2 Kata kunci : Dataran rendah
★ SD Kelas 5 / Ujian Semester 1 Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) SD / MI Kelas 5 Bagian permukaan bumi yang memiliki ketinggian antara 0 – 200 meter di atas permukaan laut dinamakan ….

a. Jurang b. Palung c. Dataran rendah d. Dataran tinggi Pilih jawaban kamu: A B C D E Soal Selanjutnya > Soal / jawaban salah? klik disini untuk mengoreksi melalui kolom komentar Preview soal lainnya: Ujian Semester 2 Bahasa Inggris SD / MI Kelas 5 Riyan : “Hi Iqbal, do you know where I can find science books?” Iqbal : “No, I do not.

You must ask to shopkeeper.” Riyan : “Ok, thank you.” Dika : “Hi, I am Dika. I am the shopkeeper in this bookstore. Can I help you?” Riyan : “Yes, I wants to buy a science books. Where I can find it?” Dika : “The science books at there. You can find it between drawing books and enclycopedia books.

There are many science books there. Riyan : “Thank you for your informations” Dika : “Youre welcome.” —————- Dika is a …. a. Student b. Teacher c. Shopkeeper d.

Waiter Cara Menggunakan : Baca dan cermati soal baik-baik, lalu pilih salah satu jawaban yang kamu anggap benar dengan mengklik / tap pilihan yang tersedia. Materi Latihan Soal Lainnya: • Prakarya - SMP MTs Kelas 9 • Bahasa Sunda SD Kelas 5 • PTS Ekonomi SMA Kelas 12 • IPA Tema 9 SD Kelas 5 • Permintaan, Penawaran dan Pasar - IPS SMP Kelas 7 • Agree and Disagree - PTS Bahasa Inggris SMP Kelas 9 • Permainan Rounders - Penjas PJOK SD Kelas 5 • Seni Budaya Tema 8 SD Kelas 3 • Ulangan Seni Budaya SMA Kelas 10 • PTS Semester 2 Genap PPKn SD Kelas 6 Tentang LatihanSoalOnline.com Latihan Soal Online adalah website yang berisi tentang latihan soal mulai dari soal SD / MI Sederajat, SMP / MTs sederajat, SMA / MA Sederajat hingga umum.

Website ini hadir dalam rangka ikut berpartisipasi dalam misi mencerdaskan manusia Indonesia. Halaman Depan • Hubungi Kami • Kirim Soal • Privacy Policy • •Daratan (baca: ekosistem darat) adalah salah satu dari bentuk permukaan Bumi. Bumi mempunyai bentuk permukaan daratan dan juga perairan.

Daratan berupa pulau- pulau dan jika menyambung menjadi satu maka disebut dengan benua (baca: benua terbesar di dunia). Dan perairan berupa samudera (baca: daftar samudera di dunia) atau lautan.

Kali ini yang akan menjadi objek pembahasan kita adalah daratan. Daratan memang tidak mempunyai luas seluas perairan, namun percayalah ada segudang informasi yang dapat kita bahas mengenai daratan. Hal ini menjadi sangat penting karena kita sebagai manusia juga tinggal di daratan. Bentuk Daratan dilihat dari Ketinggian Bila sudah membahas mengenai daratan, kita akan menemukan berbagai macam topik yang menarik dan juga penting untuk dibahas.

Adapun pembicaraan mengenai daratan bisa berupa bentuk- bentuk daratan, sifat- sifat daratan menurut letak geografisnya, sifat tanah yang ada di suatu wilayah, kejadian atau peristiwa alam yang mungkin terjadi, hingga keindahan yang dapat kita lihat di suatu tempat di atas daratan. Itu semua merupakan hal- hal menarik yang bisa kita bicarakan agar kita lebih mengenal tentang daratan sebagai tempat tinggal kita.

dan benar saja pada kesempatan kali ini kita akan membicarakan mengenai bentuk- bentuk daratan apabila dilihat dari tinggi rendahnya. Hal ini sama saja menerangkan kepada kita bahwasannya Bumi sebagai tempat tinggal kita, daratannya tidak melulu datar membosankan.

Namun daratan di Bumi justru penuh dengan relief- relief seru degan ketinggian yang beraneka ragam.

bagian permukaan bumi yang memiliki ketinggian antara 0 sampai 200 meter diatas permukaan laut dinamakan

Keanekaragaman relief yang ada di Bumi ini melahirkan relief permukaan Bumi yang berbeda- beda juga. Ada berbagai macam bentuk permukaan Bumi yang berbeda- beda, salah satunya menurut ketinggian atau tinggi rendahnya. Adapun menurut tinggi rendahnya, bentuk- bentuk muka Bumi adalah sebagai berikut: • Gunung Bentuk permukaan Bumi yang pertama menurut tinggi rendahnya adalah gunung.

Gunung merupakan tempat di daratan yang mempunyai ketinggian paling tinggi. Dapat dikatakan bahwa gunung merupakan tempat paling tinggi di dunia. Ada banyak sekali gunung yang ada di dunia ini. meski demikian ketinggian antara satu gunung dengan yang lainnya berbeda- beda. Gunung merupakan tonjolan di daratan yang ketinggiannya bisa mencapai puluhan ribu meter. Gunung sendiri dapat kita temukan dengan mudah di Indonesia.

Hal ini karena Indonesia termasuk ke dalam wilayah atau kawasan cincin api. Gunung tertinggi di dunia merupakan Gunung Himalaya yang mempunyai puncak bernama Everest. Karena gunung Everest ini sangatlah tinggi, sehingga di puncaknya dituruni salju. Secara umum, gunung dibedakan menjadi dua macam, yakni gunung aktif dan juga gunung pasif.

Gunung aktif merupakan gunung yang masih bisa mengalami erupsi. Hal ini karena di dalam perut gunung terdapat material- material dari dala Bumi, sehingga suatu saat mendorong gunung tersebut memuntahkan isi yang dikandungnya.

Sementara gunung pasif juga disebut dengan gunung mati. Gunung mati merupakan gunung yang tidak melakukan aktivitas erupsi lagi. Gunung mempunyai medan yang menantang sehingga sering dijadikan sebagai objek olah raga oleh para pecinta alam yang ingin memuaskan keinginan mendaki mereka. • Pegunungan Selain gunung, bentuk permukaan Bumi menurut tinggi rendah selanjutnya adalah pegunungan.

Gunung dan pegunungan mempunyai nama yang mirip sekali. Oleh karena itulah keduanya mempunyai persamaan. Persamaan gunung dan pegunungan adalah sama- sama berupa dataran yang sangat tinggi. dan perbedaan keduanya terletak pada jumlahnya. Jika gunung merupakan tonjolan yang jumlahnya satu, maka pegunungan jumlahnya ada banyak.

bagian permukaan bumi yang memiliki ketinggian antara 0 sampai 200 meter diatas permukaan laut dinamakan

Dapat dikatakan bahwa pegunungan merupakan kumpulan dari banyak gunung, baik yang bergandeng- gandeng maupun tidak. Perlu diketahui juga bahwa pegunungan tidak mengalami erupsi layaknya gunung aktif. • Bukit Bentuk permukaan Bumi menurut tinggi rendahnya selanjutnya adalah bukit. Bukit merupakan tiruan dari gunung, yakni permukaan Bumi yang tinggi dan berupa tonjolan.

Namun bukit tidak mempunyai ketinggian setinggi gunung. Ketinggian bukit tidaklah seberapa apabila dibandingkan dengan gunung. Bukit juga tidak mengalami erupsi seperti gunung aktif. Selain itu bukit juga tidak sebesar dan seluas gunung. Karena bukit ini seperti replika dari gunung, maka keberadaannya aman dan biasanya digunakan sebagai tempat wisata, terlebih ditunjang oleh pemandangan bukit yang biasanya sangat indah.

• Perbukitan Jika gunung mempunyai pegunungan, maka bukit juga mempunyai perbukitan. Hubungan bukit dengan perbukitan sama seperti gunung dan pegunungan. Perbukitan merupakan kumpulan dari beberapa bukit yang bergerombol atau berdekatan lokasi. • Lembah Kita telah membicarakan bentuk- bentuk permukaan Bumi yang mempunyai ketinggian di bagian permukaan bumi yang memiliki ketinggian antara 0 sampai 200 meter diatas permukaan laut dinamakan rata- rata.

Selanjutnya kita bertemu dengan bentuk permukaan Bumi yang mempunyai ketinggian rendah atau dibawah rata- rata. Yang pertama adalah lembah. Lembah merupakan daratan yang ada di sela- sela perbukitan. Perbukitan yang terdiri dari banyak bukit ini mempunyai celah antara satu bukit dan bukit lainnya. Celah ini berupa dataran redah yang disebut dengan lembah. Lembah biasanya dijadikan tempat tinggal oleh bayak makhluk hidup, baik manusia maupun berbagai binatang.

Hal ini karena lembah mempunyai suhu udara yang hangat apabila daerah disekelilingnya yang berupa bukit- bukit. • Jurang Selain lembah, bentuk permukaan Bumi yang berketinggian dibawah rata- rata selanjutnya adalah jurang. Jurang bahkan merupakan sebuah cekungan yang sangat dalam dan lebih rendah dari permukaan laut (baca: macam-macam laut).

Jurang merupakan cekungan yang sangat dalam yang diapit oleh tebing- tebing yang sangat curam. Dasar hutan biasanya berupa aliran sungai yang mengalir panjang. Selain sungai, dasar jurang bisa berupa hutan ataupun perairan lainnya. Oleh karena kecuramannya ini maka biasanya makhluk hidup yang jatuh ke dalamnya tidak selamat. Hal ini bisa dikarenakan oleh beberapa alasan seperti terbentur dinding jurang yang curam atau karena terjatuh dari ketinggian yang sangat tinggi.

• Dataran tinggi Dataran tinggi merupakan bentuk permukaan Bumi yang mempunyai ketingian diatas 700 meter di atas permukaan air laut. Dataran tinggi bentuknya bukan seperti gunung atau bukit yang berupa tonjolan, melainkan seperti wilayah pada umumnya, hanya saja ketinggiannya lebih dari daerah di sekitarnya. Dataran tinggi mempunyai udara yang sejuk sehingga lebih terasa dingin. Karena mempunyai karakteristik tertentu, maka dataran tinggi ini mempunyai ciri khas, salah satunya terletak pada tanaman yang dapat tumbuh.

Tidak semua tanaman dapat hidup di dataran tinggi. beberapa tanaman yang dapat tumbuh di dataran tinggi antara lain tembakau, apel, dan lain sebagainya. • Dataran rendah Jika ada dataran tinggi, maka akan ada dataran rendah. Dataran rendah merupakan wilayah permukaan Bumi yang memiliki ketinggian antara 0 – 200 meter di atas permukaan air laut. Karena dataran tinggi dan dataran rendah mempunyai nama yang berlainan, maka keduanya pun mempunyai karakteristik yang berlainan pula.

Salah satunya terletak pada kontur wilayahnya. Dataran tinggi berbentuk bergunung- gunung, sementara dataran rendah lebih datar. Oleh karena itulah dataran ini lebih banyak digunakan sebagai tempat pemukiman masyarakat. Dataran rendah juga mempunyai suhu yang lebih hangat dibandingkan dengan dataran tinggi. beberapa tanaman yang cocok hidup di dataran rendah antara lain padi dan tanaman palawija lainnya. Itulah beberapa bentuk permukaan Bumi yang ada di daratan berdasar pada tinggi rendahnya.

Oleh karena tinggi rendahnya yang berlainan, tentu saja tempat yang berada di ketinggian mempunyai karakter khusus yang berbeda dengan yang lebih rendah. Hal ini membuat kebudayaan masyarakat di kedua tempat pun menjadi berbeda.

Selain kebudayaan, adat istiadat serta gaya hidup masyarakatnya juga berbeda- beda. Indonesia sebagai negara yang berbentuk kepulauan mempunyai daerah- daerah tinggi dan juga rendah. Hal ini membuat Indonesia semakin beragam budayanya. Meski demikian perbedaan karakteristik tempat tinggal dan juga budaya haruslah dibarengi dengan toleransi berbudaya dan tidak menimbulkan perpecahan diantara masing- masing.
• Aplikasi Pendidikan Daftar Aplikasi Pendidikan Bermanfaat • Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi negara kita • Biologi Biologi adalah ilmu mengenai kehidupan • Ekonomi Ekonomi adalah platform dimana sektor industri melekat diatasnya • Fisika Fisika adalah ilmu mengenai alam • Geografi Geografi adalah ilmu yang mempelajari tentang Bumi • Inggris Bahasa Inggris adalah bahasa yang paling banyak digunakan • IPS IPS adalah penyederhanaan dari disiplin ilmu-ilmu sosial • Matematika Matematika adalah ilmu tentang logika • PAI PAI adalah pendidikan mengenai agama Islam • Penjasorkes Penjasorkes adalah Pendidikan Jasmani dan Kesehatan • PKN PKN adalah pendidikan agar menjadi warga negara yang baik • Sejarah Sejarah adalah ilmu yang mempelajari masa lampau • Seni Budaya Seni budaya adalah keahlian dalam mengekspresikan ide • Sosiologi Sosiologi adalah ilmu yang tentang perilaku sosial • TIK TIK adalah berbagai aspek yang melibatkan teknologi Bumi yang kita huni ini memang tidak sepenuhnya berbentuk bulat serta mempunyai permukaan yang tidak rata alias mempunyai bentuk muka bumi yang bermacam-macam.

Permukaan bumi ada yang berbentuk cembung dan adapun yang cekung, permukaan bumi cembung diantaranya gunung, bukit, ataupun pegunungan. Permukaan bumi cekung diantaranya danau, lembah, ataupun lautan.

Ada dataran rendah adapun dataran tinggi, keadaan tersebut bukan hanya terdapat di daratan. Di lautan juga terdapat lembah yang dalam (palung laut), gunung laut, punggung laut, lubuk laut, dan lainnya.

Sehingga relief permukaan bumi bermacam-macam, relief merupakan perbedaan tinggi rendah di permukaan bumi. • dataran tinggi • jurang • ngarai • lembah • sungai • danau • dataran rendah • pegunungan • bukit 1. Dataran Tinggi (Plato) Dataran tinggi merupakan tanah datar yang tinggi dengan ketinggian ratusan – ribuan meter di atas permukaan air laut. Daerah yang menonjol ke atas lebih tinggi daripada daerah yang berada di sekitarnya dan di puncaknya datar maka disebut plato. Plato bisa saja berada di dataran tinggi atau dataran rendah.

2. Jurang Lembah yang dalam, sempit, dan mempunyai dinding yang curam disebut jurang. Tentunya Anda sudah mengetahui bagaimana bentuk jurang ketika sedang menaiki gunung atau lainnya.

3.

bagian permukaan bumi yang memiliki ketinggian antara 0 sampai 200 meter diatas permukaan laut dinamakan

Ngarai Ngarai merupakan lembah yang dalam dan luas terletak di antara dua dinding. Contohnya jika ada pernah ke Ngarai Sianok di Sumatra Barat, atau Ngarai Kalipanur di Jawa Tengah.

4. Lembah Lembah merupakan bentuk muka bumi yang ber relief cekung dan umumnya dikelilingi gunung atau pegunungan bahkan bisa berupa bagian tepi sungai. Lembah juga dikenal sebagai bagian kaki atau bawah gunung atau tepi sungai. 5. Sungai Sungai merupakan aliran air yang besar dan memanjang dan mengalir terus-menerus dari sumber (hulu) ke muara (hilir). Anda juga pasti sudah tahu dengan jelas apa itu sungai dan bagaimana bentuknya 6.

Danau Danau merupakan cekungan besar di permukaan bumi yang digenangi air, bisa air tawar maupun air asing. Dan disekitar cekungan itu dikelilingi oleh daratan. Kebanyakan danau digenangi oleh air tawar serta banyak berada di belahan bumi utara di ketinggian yang lebih atas.

Advertisement 7. Dataran Rendah Dataran rendah merupakan bagian dari permukaan bumi berbentuk datar dan rendah dengan ketinggian 0 sampai 200 meter di atas permukaan air laut. Dataran rendah menjadi pusat pemukiman penduduk dan biasanya mempunyai tanah yang subur. 8. Gunung Gunung merupakan bentuk muka bumi yang menonjol tinggi ke atas seperti bentuk kerucut. Ada gunung berapi aktif ada pula gunung berapi yang tidak aktif. Gunung tersusun dari 3 bagian, yaitu: • Puncak gunung (bagian atas) • Lereng gunung (bagian tengah) • Kaki gunung (bagian bawah) Ada bagian permukaan bumi yang memiliki ketinggian antara 0 sampai 200 meter diatas permukaan laut dinamakan dari gunung yang disebut lereng.

Berdasarkan kemiringan nya, lereng gunung digolongkan menjadi 3 bagian, yaitu: • Lereng landai (kemiringan nya < 45°) • Lereng curam (kemiringan nya > 45°) • Lereng tegak atau dinding (kemiringan nya = 90°) • 9. Pegunungan Pegunungan merupakan daerah yang terdiri dari rangkaian gunung yang memanjang dengan ketinggian 200 meter sampai ribuan meter di atas permukaan air laut.

Pegunungan timbul karena proses patahan dan lipatan karena pengaruh tenaga endogen. Berdasarkan ketinggian pegunungan digolongkan menjadi 3 bagian yaitu: • Pegunungan tinggi, ketinggian lebih dari 1500 m. • Pegunungan menengah, ketinggian antara 500-1500 m.

• Pegunungan rendah, ketinggian antara 200-300 m. 10. Perbukitan Perbukitan merupakan bentuk muka bumi yang tinggi memanjang tersusun dari bukit-bukit dengan ketinggian 20 – 300 meter.

Perbukitan mirip dengan pegunungan, hanya saja mempunyai ketinggian yang lebih rendah. 11. Depresi Kontinental Depresi Konstinental merupakan bagian tanah daratan yang mempunyai ketinggian di bawah permukaan air laut. Di Negara kita tidak terdapat depresi kontinental, salah satu contoh kotanya yaitu Amsterdam, Belanda. Bentuk Muka Bumi di Lautan Keterangan: • bukit laut • gunung laut • palung laut 1.

Punggung Laut Punggung laut merupakan bukit di dasar laut yang tidak sampai muncul ke permukaan laut. Punggung laut jika muncul ke permukaan laut maka akan menjadi pulau. 2. Gunung Laut Gunung laut merupakan gunung yang muncul ke permukaan laut dengan letak kaki gunung berada di dasar laut. 3.

Pulau Karang Pulau karang merupakan pulau yang tersusun atas batu karang baik sebagian atau sepenuhnya. Batu karang terbentuk dari binatang karang yang telah mati serta bertumpuk-tumpuk. 4. Dangkalan/Shelf/Paparan Benua Merupakan laut dangkal yang luas dengan kedalaman kurang dari 200 meter, kepanjangan dari benua atau daratan pulau.

5. Ambang Laut Ambang laut merupakan dasar laut yang dangkal dan memisahkan dua lautan dalam. 6. Lubuk Laut atau Beken Lubuk laut atau beken merupakan dasar laut yang membentuk cekungan besar, lebar, dan dalam.

Bentuknya mirip baskom. 7. Palung Laut atau Trog Palung laut atau trog merupakan dasar laut yang dalam, curam, sempit, dan memanjang, karena retakan di dasar laut.

Trog atau palung laut adalah bagian dasar laut yang paling dalam.

22 Oktober 2020




2022 www.videocon.com