Isi cerita dalam komik biasanya bersifat

isi cerita dalam komik biasanya bersifat

KOMPAS.com - Komik termasuk dalam seni gambar tidak bergerak. Komik berisi gambar dan tulisan yang jika disusun akan membentuk jalinan cerita. Pada umumnya komik dibuat di atas selembar kertas. Namun, saat ini sudah banyak komik yang diunggah dalam bentuk digital, sehingga bisa dibaca melalui komputer atau gadget.

Pengertian komik Menurut Setiawan G sasongko dalam buku Tips Menggambar Komik, kata komik berasal dari Bahasa Yunani, yakni komikos yang bisa diartikan sebagai bercanda atau bersukacita. Komik bisa dikaitkan dengan komedi, karena masih memiliki keterkaitan. Walau memiliki hubungan dengan komedi, kini komik tidak selalu membahas hal yang lucu. Banyak komik dengan topik serius yang sering dibuat dan dibaca oleh masyarakat. Mengutip dari buku Komik (Dari Wayang Beber sampai Komik Digital) karya Indiria Maharsi, komik merupakan kumpulan gambar atau lambang yang memiliki urutan tertentu, tujuannya untuk memberi informasi dan mencapai kesan estetis dari pembaca.

Para pembuat komik atau komikus akan memanfaatkan segala ruang yang ada untuk meletakkan gambar demi gambar secara berurutan, sehingga membentuk alur cerita yang diinginkan. Baca juga: Contoh Teks Ulasan Novel dan Strukturnya Jenis komik Dalam buku Pengembangan Media Pembelajaran (2020) karya Cecep Kustandi dan Daddy Darmawan, komik bisa dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu: • Kartun Komik kartun berisikan satu tampilan yang membuat gambar dan tulisan, biasanya memuat unsur kritik, sindiran serta humor.

• Komik potongan (comic strip) Komik ini memuat penggalan gambar yang disatukan sehingga membentuk alur cerita pendek. Komik potongan ini umumnya dibuat bersambung atau isi cerita dalam komik biasanya bersifat bersambung.

• Komik tahunan (comic annual) Komik ini diterbitkan setiap satu bulan sekali atau satu tahun sekali. Komik ini memuat gambar dan tulisan yang membentuk alur cerita.

• Komik online (web comic) Sama seperti komik lainnya yang memuat gambar dan tulisan, komik online juga berisikan dua hal tersebut. Perbedaannya terletak pada jenis media yang digunakan. Web comic menggunakan media internet untuk mempublikasikan komiknya, karena dianggap lebih mudah menjangkau berbagai kalangan. • Komik ringan (comic simple) Hampir sama seperti komik lainnya, komik ringan juga berisikan gambar dan tulisan. Hanya saja comic simple merupakan hasil karya sendiri yang difotokopi dan dijilid seperti komik pada umumnya.

• Buku komik (comic book) Comic book berisikan gambar dan tulisan yang membentuk cerita, kemudian dikemas menjadi sebuah buku. Baca juga: Contoh Kerangka Novel Sejarah Ciri ciri komik Menurut Ricky W. Putra dalam buku Pengantar Desain Komunikasi Visual dalam Penerapan (2020), komik memiliki lima ciri utama, yakni: • Sifatnya proporsional Ciri-ciri komik salah satu di antaranya adalah mempunyai sifat proporsional yang mempunyai arti bahwa komik bisa membuat pembacanya terlibat secara emosional saat membaca komik.

Pembaca merasa seperti menjadi bagian dari alur cerita komik. • Adanya bahasa percakapan Artinya komik cenderung menggunakan bahasa percakapan sehari-hari yang mudah dimengerti oleh pembaca. • Muncul sikap kepahlawanan Artinya komik bisa menimbulkan rasa kepahlawanan (merasa seperti pahlawan) bagi para pembacanya. • Penggambaran watak Artinya watak dalam komik cenderung digambar semudah dan sesederhana mungkin isi cerita dalam komik biasanya bersifat pembacanya lebih mudah mengerti tokoh dan wataknya.

• Mengandung humor Artinya dalam komik juga memuat rasa humor, sehingga ceritanya terkesan ringan dan mudah dipahami pembacanya. Baca juga: Contoh Analisis Unsur Intrinsik dan Kaidah Kebahasaan Novel Contoh komik Berikut lima contoh komik: • Komik Mahabharata Komik Mahabharata yang dibuat oleh R.A.

Kosasih. Secara garis besar, komik ini mengangkat kisah Mahabharata yang melibatkan Pandhawa Lima dengan Kurawa. Komik ini berhasil membawa kisah perwayangan ke dalam bentuk buku komik. • Komik Si Buta dari Gua Hantu Komik Si Buta dari Gua Hantu, karya komikus Ganeh TH. Komik ini mengandung kisah silat nusantara yang membuat para pembacanya terpukau. Hingga akhirnya pada 1970, komik ini diangkat menjadi sebuah film bergenre laga dengan judul yang sama. • Komik Benny & Mice Komik Benny & Mice yang merupakan comic strip atau komik potongan.

Komik ini diterbitkan di koran Harian Kompas, setiap minggunya. Secara garis besar, komik ini menceritakan kondisi Jakarta sebagai kota metropolitan. Benny & Mice dibuat oleh Benny Rachmadi dan Muhammad “Mice” Misrad. • Komik Gundala Komik Gundala karya Hasmi atau yang dikenal Harya Suraminata. Tokoh Gundala pertama kali hadir dalam komik Gundala Putra Petir. Nama Gundala diambil dari Bahasa Jawa, yakni Gundolo yang berarti petir.

Gundala termasuk dalam komik superhero atau kepahlawanan. • Komik Put On Komik Put On karya Kho Wang Gie, termasuk dalam comic strip jenaka atau komedi. Komik ini pertama kali dirilis di Koran Sin Po pada 1931, tepatnya era pendudukan kolonial Belanda.

Dulunya komik ini diterbitkan dua kali dalam seminggu, hari Jumat dan Sabtu. Bahasa yang digunakan ialah Bahasa Melayu. Halo sobat kesayangan, pernahkah kalian membaca komik ? Cerita bergenre apa yang kalian suka ? Tentu bagi pecinta komik sudah sangat faham mengenai hal ini. Bagi yang belum mari bersama-sama belajar tentang pengertian komik strip, ciri-ciri komik, fungsi komik dan lain sebagainya !

Pengertian Komik Secara Umum Penegrtian Komik adalah cerita bergambar yang sifatnya mudah dicerna dan lucu (biasanya terdapat di majalah surat kabar atau dibuat berbentuk buku). Selain pengertian diatas komik juga dapat diartikan sebagai sebuah karya sastra berbentuk cerita yang ditampilkan berupa gambar, yang didalam kisah ceritanya terdapat satu tokoh yang diunggulkan.

Komik pada umumnya berisi tentang cerita fiksi atau tidak nyata. Kemudian dapat kita simpulkan bahwa komik adalah salah satu media yang berfungsi untuk menyampaikan cerita melalui ilustrasi gambar untuk pendeskripsian cerita. Pengertian Komik Menurut Para Ahli Setelah kita membahas tentang definisi komik secara umum, mari kita simak pendapat para ahli tentang hal ini.

isi cerita dalam komik biasanya bersifat

Franz & Meier (1994:55) Definisi komik menurut Franz & Meie adalah suatu cerita yang bertekanan pada gerak dan tindakan yang ditampilkan lewat urutan gambar yang dibuat secara khas dengan paduan kata-kata. Scott McCloud (2002:9) Pengetian komik menurut Scott McCloud adalah kumpulan gambar yang berfungsi unutk menyampaikan informasi atau menghasilkan respon estetik bagi yang melihatnya.

Seluruh teks cerita dalam komik tersusun secara rapi dan saling berhubungan antara gambar (lambang visual) dengan kata-kata (lambang verbal). Gambar di dalam sebuah komik diartikan sebgai gambar-gambar statis yang tersusun secarata berurutan dan saling berkaitan antara gamabar yang satu dengan gambar yang lain sehingga membentuk sebuah cerita.

Hurlock (1978) Hurlock berpendapat bahwa komik merupakan sebuah media yang dapat memberikan model yang dapat digunakan untuk meningkatkan dan mengembangkan kepribadian anak. Komik juga dapat dijadikan sebagai sarana komunikasi, sarana untuk menyampaikan cerita, pesan, dan bahkan sampai pada hal-hal yang berbau ilmiah sekalipun seperti halnya genre sastra anak yang lainnya.

Sudjana dan Rifai (2011) Sudjana dan Rifai menjelaskan bahwa komik dapat dipergunakan sebagai bahan ajar berupa komik. Komik dapat dijadikan bahan ajar karena dapat mengefektifkan proses belajar mengajar, meningkatkan minat belajar siswa, dan menimbulkan minat apresiasi siswa. Ciri-Ciri Komik Untuk dapat membedakan komik dengan karya sastra lainnya simaklah ciri-ciri komik berikut ini : Komik hadir untuk menyampaikan cerita melalui gambar dan tulisan.

Bersifat Proposional Komik dapat membuat pembaca terlibat langsung secara emosional ketika membaca komik. Para pembaca seperti ikut berperan dan terlibat dalam komik dan menjadi pelaku utamanya. Bahasa Percakapan Untuk Komik selalu isi cerita dalam komik biasanya bersifat bahasa yang mudah dipahami oleh pembaca.

Dan biasanya bahasa yang digunakan adalah bahasa yang digunakan untuk percakapan sehari-hari sehingga pembaca mudah mengerti dan memahami isi komik tersebut. Bersifat Kepahlawanan Pada umumnya isi cerita yang terdapat di dalam sebuah komik akan membuat pembacanya mempunyai rasa isi cerita dalam komik biasanya bersifat sikap kepahlawanan.

Penggambaran Watak Penggambaran watak dalam komik biasanya digambarkan secara sederhana sehingga pembaca lebih mudah mengerti karakteristik tokoh-tokoh yang terlibat dalam komik tersebut. Menyediakan Humor Humor yang tersaji dalam komik akan sangat mudah dipahami oleh pembaca komik karena humor yang disajikan tersebut sering terjadi dalam masyarakat.

Jenis-Jenis Komik Komik memiliki beberapa jenis yakni : Berdasarkan segi bentuk penampilan atau kemasan, komik dibedakan menjadi 4 jenis sebagai berikut: Komik Strip (Comic Strip) Pengertian komik strip adalaj jenis komik yang hanya terdiri dari beberapa panel gambar saja. Akan tetapi jika dilihat dari segi isinya komik ini telah mengungkapkan gagasan isi yang utuh. Karena gambarnya yang hanya sedikit sehingga gagasan yang disampaikan juga tidak terlalu banyak, biasanya hanya melibatkan satu fokus pembicaraan saja seperti tanggapan terhadap berbagai peristiwa-peristiwa atau isu-isu yang sedang terjadi.

Komik strip biasanya sering ditemukan dalam berbagai majalah anak dan surat kabar seperti majalah Bobo.

Komik Buku Definisi komik buku adalah jenis komik yang dikemas dalam bentuk buku dan biasanya dalam satu buku hanya menampilkan sebuah cerita yang utuh.

Komik buku biasanya berbentuk seri dan satu judul buku komik sering muncul isi cerita dalam komik biasanya bersifat seri dan seperti tidak ada habisnya. Komik-komik tersebut ada yang memang menampilkan cerita yang berkelanjutan, tetapi ada juga yang tidak. Komik humor dan Petualangan Komik humor dan petualangan adalah komik yang paling banyak digemari oleh anak-anak. Komik humor adalah komik yang isinya menampilkan sesuatu yang lucu dan mengundang pembaca untuk tertawa ketika pembaca sedang menikmati komik tersebut.

Aspek humoris tersebut dapat diperoleh melalui berbagai cara baik melalui gambar maupun melalui kata-kata. Untuk komik petualangan merupakan komik yang isinya berupa petualangan dalam seperti pencarian, pembelaan, perjuangan perkelahian atau pun aksi yang lain yang termasuk jenis petualangan.

Biasanya komik ini menceritakan dua kelompok tokoh yaitu protagonis dan antagonis. Kelompok protagonis merupakan kelompok yang baik dan antagonis merupakan kelompok yang jahat. Biasanya antar kedua kelompok tersebut memperebutkan sesuatu atau pun mempertahankan sesuatu dan biasanya cerita dalam komik jenis ini selalu berakhir dengan kelompok protagonislah yang memenangkan cerita walaupun pada awalnya kelompok protagonis inilah yang memiliki banyak kesulitan. Komik biografi dan komik ilmiah Komik biografi biasanya menceritakan kisah kehidupan seorang tokoh sejarah yang ditampilkan dalam bentuk komik.

Sedangkan, komik ilmiah biasanya berisi campuran antara komik dan arasi. Contoh komik yang berisi campuran dari komik dan narasi antara lain penemuan listrik, penemuan lampu, penemuan telepon dan lain sebagainya. Sedangkan, jika dilihat dari jenis ceritanya komik dapat dibagi kedalam 4 jenis yaitu: Komik Edukasi Komik edukasi bisanya berfungsi sebagai hiburan dan sebagai media edukatif Komik Promosi (Iklan) Komik jenis ini digunakan dibuat untuk keperluan promosi sebuah produk.

Komik Wayang Komik wayang merupakan komik yang isi ceritanya tentang cerita perwayangan seperti Mahabharata, Ramayana, dan lain sebagainya. Komik Silat Komik silat merupakan komik yang sangat popular, karena tema yang disajikan dalam komik berupa adegan laga atau pertarungan yang hingga saat ini tetap menjadi idola.

Misalkan komik Naruto, One Piece, Dragon Ball dan lain sebagainya. Unsur-unsur Komik Unsur-unsur dalam komik oleh Berger dirincikan sebagai berikut: • Cara yang digunakan untuk menggambarkan karakter. • Ekspresi wajah yang digunakan untuk menunjukkan perasaan atau pernyataan emosidari berbagai karakter.

• Balon kata digunakan untuk menujukkan dialog tokoh, kadangkala kata-kata tertentu diberi tekanan dengan dicetak tebal atau dengan bentuk tipografi khusus. • Garis gerak yang digunakan untuk menunjukkan gerakan dan kecepatan. • Latar yang dimaksudkan untuk menuntun pembaca pada konteks wacana yang sedang diceritakan.

• Aksi dalam kartun yang terdapat dalam panel • Panel di bawah atau di atas bingkai. Panel digunakan untuk menjaga kontinuitas dan menjelaskan apa yang diharapakan atau apa kelanjutan sekuen berikutnya. Jenis-jenispanel dibagi dalam tiga kelompok: (1) beberapa panel dalam satu halaman, (2) satu panel dalam satu halaman penuh tanpa garis bingkai (dapat berupagambar, bahasa, atau keduanya) dan (3) satu panel dalam dua halaman (sebuahgambar terpotong menjadi dua halaman).

Fungsi Komik Berikut ini beberapa fungsi atau manfaat komik : • Sebagai isi cerita dalam komik biasanya bersifat untuk menyampaikan informasi dan edukasi. • Menumbuhkan niat baca anak. • Menghibur pembaca. • Pengungkapan pesan penulis kepada khayalak ramai. Baca juga : • Pengertian Jujur • Pengertian Teks Proklamasi Demikian informasi tentang pengertian komik, ciri-ciri, contoh dan lain-lain. Semoga artikel yang kami bagikan ini dapat bermanfaat untuk kita semua.

Sampai jumpa pada artikel esok hari di Sumberpengertian.id. Post Terbaru • Pengertian Iman Kepada Kitab Allah Menurut Bahasa dan Istilah • Pengertian Koordinasi Menurut Para Ahli • Pengertian Sepak Bola, Sejarah, Teknik, Ukuran Lapangan dan Lama Permainan • Pengertian Musik Tradisional, Ciri-ciri, Fungsi dan Contohnya • Pengertian Atletik, Sejarah dan Cabang-cabangnya
Pelayananpublik.id- Apa itu komik? Mungkin sebagian Anda sudah familir dengan kata komik, cerita bergambar yang digandrungi anak-anak hingga orang dewasa.

Komik berisikan cerita yang dijabarkan lewat gambar. Sehingga orang yang membacanya seperti menonton film kartun atau animasi. Karena berbentuk animasi itu, orang sering berfikir bahwa komik hanyalah bacaan untuk anak-anak.

Padahal komik banyak sekali jenisnya, mulai cerita untuk anak di bawah umur hingga cerita dewasa. Menarik bukan? Nah, sebelum membahas lebih jauh, silakan simak dulu pengertian komik berikut ini. Pengertian Komik Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), komik adalah sebagai suatu cerita bergambar yang sifatnya mudah dicerna dan lucu (biasanya terdapat di majalah surat kabar atau dibuat berbentuk buku).

Secara umum komik dapat diartikan sebagi salah satu media yang berfungsi untuk menyampaikan cerita melalui ilustrasi gambar untuk pendeskripsian cerita. Selain itu, komik juga dapat diartikan sebagai karya sastra berbentuk cerita yang ditampilkan berupa gambar, yang didalam kisah ceritanya terdapat satu tokoh yang diunggulkan. Komik pada umumnya berisi tentang cerita fiksi, sama seperti dengan karya sastra yang lain.

Menurut Franz & Meier (1994:55), komik adalah suatu cerita yang bertekanan pada gerak dan tindakan yang ditampilkan lewat urutan gambar yang dibuat secara khas dengan paduan kata-kata. Sedangkan menurut Hurlock (1978), komik merupakan sebuah media yang dapat memberikan model yang dapat digunakan untuk meningkatkan dan mengembangkan kepribadian anak.

Komik juga dapat dijadikan sebagai sarana komunikasi, sarana untuk menyampaikan cerita, pesan, dan bahkan sampai pada hal-hal yang berbau ilmiah sekalipun seperti halnya genre sastra anak yang lainnya. Sudjana dan Rifai (2011) menyebut komik dapat dipergunakan sebagai bahan ajar berupa komik. Komik dapat dijadikan bahan ajar karena dapat mengefektifkan proses belajar mengajar, meningkatkan minat belajar siswa, dan menimbulkan minat apresiasi siswa.

Menurut Scott McCloud (2002:9), komik adalah kumpulan gambar yang berfungsi unutk menyampaikan informasi atau menghasilkan respon estetik bagi yang melihatnya. Seluruh teks cerita dalam komik tersusun secara rapi dan saling berhubungan antara gambar (lambang visual) dengan kata-kata (lambang verbal). Gambar di dalam sebuah komik diartikan sebgai gambar-gambar statis yang tersusun secarata berurutan dan saling berkaitan antara gamabar yang satu dengan gambar yang lain sehingga membentuk sebuah cerita.

Selain istilah komik, ada pula komikus yang berarti si pembuat komik atau cerita bergambar. Namun sekarang ada pula istilah komika. Komika ini merupakan sebutan untuk orang yang membawakan cerita lucu di hadapan banyak orang. Komik adalah bacaan yang sangat popular, sekarang ini komik merupakan salah satu bacaan yang paling di gemari di kalangan anak-anak, namun bukan hanya anak-anak yang menjadi penggemar komik, orang dewasa juga menggemari bacaan tersebut.

Komik memang bacaan yang dibutuhkan isi cerita dalam komik biasanya bersifat usia anak-anak dan usia remaja, selain ceritanya yang asik untuk dibaca di dalam komik juga terdapat gambar-gambar yang menarik sebagai penunjang untuk memikat hati si pembaca khususnya anak-anak. Selain itu, di samping untuk menyajikan cerita, komik juga mampu untuk mengekspresikan berbagai gagasan, pemikiran atau maksud-maksud tertentu sebagaimana halnya dengan karya sastra.

Gagasan yang diungkapkan juga dapat bervariasi seperti cerita fiksi, cerita isi cerita dalam komik biasanya bersifat, cerita faktual dan historis, biografi serta ide-ide faktual untuk menyindir atau menampilkan cerita lucu.

Layaknya karya sastra lain, komik juga menyampaikan pesan ceritanya dengan baik. Kelebihannya ialah gambar yang bisa membuat pembaca melihat langsung kejadian yang diceritakan. Ciri-ciri Komik Sebagaimana halnya dengan buku bacaan fiksi dan nonfiksi, komik memiliki beberapa ciri-ciri tersendiri sehingga dapat dibedakan dengan karya sastra yang lain.

Adapun ciri-ciri komik antara lain sebagai berikut: 1. Menyampaikan cerita melalui gambar dan bahasa. Hal ini tentu berbeda dengan karya fiksi dan nonfiksi yang lain yang menyampaikan cerita dengan terks verbal.

2.

isi cerita dalam komik biasanya bersifat

Bersifat Proposional Komik dapat membuat pembaca terlibat langsung secara emosional ketika membaca komik. Pembaca seperti ikut berperan dan terlibat dalam komik dan menjadi pelaku utamanya. 3. Bahasa Percakapan Komik tidak pernah menggunakan bahasa yang sulit untuk dipahami oleh pembaca.

Dalam komik, bahasa yang digunakan biasanya adalah bahasa yang digunakan untuk percakapan sehari-hari sehingga pembaca mudah mengerti dan memahami isi komik tersebut. 4. Bersifat Kepahlawanan Pada umumnya isi cerita yang terdapat di dalam sebuah komik akan membuat pembacanya mempunyai rasa ataupun sikap kepahlawanan. 5.

Penggambaran Watak Penggambaran watak dalam komik biasanya digambarkan secara sederhanasehingga pembaca lebih mudah mengerti karakteristik tokoh-tokoh yang terlibat dalam komik tersebut.

6. Menyediakan Humor Humor yang tersaji dalam komik akan sangat mudah dipahami oleh pembaca komik karena humor yang disajikan tersebut sering terjadi dalam masyarakat. Jenis-Jenis Komik Sama seperti halnya dengan berbagai jenis genre sastra anak yang lain, komik juga terbagi kedalam beberapa kategori-kategori.

Berdasarkan Medianya 1. Komik Strip (Comic Strip) Komik stripm merupakan jenis komik yang hanya terdiri dari beberapa panel gambar saja. Akan tetapi jika dilihat dari segi isinya komik ini telah mengungkapkan gagasan isi yang utuh.

Karena gambarnya yang hanya sedikit sehingga gagasan yang disampaikan juga tidak terlalu banyak, biasanya hanya melibatkan satu fokus pembicaraan saja seperti tanggapan terhadap berbagai peristiwa-peristiwa atau isu-isu yang sedang terjadi.

Komik strip biasanya sering ditemukan dalam berbagai majalah anak dan surat kabar seperti majalah Bobo. 3. Komik buku Komik buku merupakan jenis komik yang dikemas dalam bentuk buku dan biasanya dalam satu buku hanya menampilkan sebuah cerita yang utuh. Komik buku biasanya berbentuk seri dan satu judul buku komik sering muncul berpuluh seri dan seperti tidak ada habisnya. Komik-komik tersebut ada yang memang menampilkan cerita yang berkelanjutan, tetapi ada juga yang tidak. Contoh komik populer pada masanya adalah Elex Media Komputindo.

4. Komik Online Internet yang menyerbu dunia membuat segalanya bisa dilakukan secara online termasuk baca komik. Bahkan situs komik online sangat banyak pengunjung dan penggemarnya. Para komikus yang berbakat pun bisa mengembangkan diri di sana.

Salahsatu situs komik online yang populer adalah Webtoon Line. Aplikasi komik asal Korea ini memuat ratusan komik setiap harinya. Komikusnya pun dari berbagai negara seperti Korea, Jepang, Thailand dan Indonesia. Berdasarkan Genre 1. Komik Anak Komik yang berisikan cerita-cerita sederhana tentang hewan, buah dan kehidupan sehari-hari 2. Komik humor dan petualangan Komik humor dan petualangan ini merupakan komik yang paling banyak digemari oleh anak-anak.

Komik humor merupakan komik yang isinya menampilkan sesuatu yang lucu dan mengundang pembaca untuk tertawa ketika pembaca sedang menikmati komik tersebut. Aspek humoris tersebut dapat diperoleh melalui berbagai cara baik melalui gambar maupun melalui kata-kata.

Sedangkan komik petualangan ialah komik isi ceritanya berupa petualangan dalam seperti pencarian, pembelaan, perjuangan perkelahian atau pun aksi yang lain yang termasuk jenis petualangan. Biasanya komik ini menceritakan dua kelompok tokoh yaitu protagonis dan antagonis.

Kelompok protagonis merupakan kelompok yang baik dan antagonis merupakan kelompok yang jahat. Biasanya antar kedua kelompok tersebut memperebutkan sesuatu atau pun mempertahankan sesuatu dan biasanya cerita dalam komik jenis ini selalu berakhir dengan kelompok protagonislah yang memenangkan cerita walaupun pada awalnya kelompok protagonis inilah yang memiliki banyak kesulitan.

3. Komik biografi dan komik ilmiah Komik biografi biasanya menceritakan kisah kehidupan seorang tokoh sejarah yang ditampilkan dalam bentuk komik. Sedangkan, komik ilmiah biasanya berisi campuran antara komik dan arasi.

Contoh komik yang berisi campuran dari komik dan narasi antara lain penemuan listrik, penemuan lampu, penemuan telepon dan lain sebagainya. 4. Komik Misteri dan Horor Komik ini isi cerita dalam komik biasanya bersifat untuk usia dewasa, karena ada taampilan gambar yang tidak pantas serta mengerikan untuk dilihat anak-anak.

Jalan ceritanya pun dibuat berliku dan rumit sehingga pembaca semakin penasaran. 5. Drama dan Romantis Nah, bagi anak-anak baru gede, genre ini pasti yang paling ditunggu-tunggu. Kisah-kisah percintaan manis ABG dengan keajaiban-keajaiban ala komik pasti memikat para remaja. Kisahnya dibuat sangat manis, lalu dibumbui kisah sedih yang membuat mata berkaca-kaca.

Berdasarkan Jenis Cerita 1.Komik Edukasi Komik edukasi bisanya berfungsi sebagai hiburan dan sebagai media edukatif 2. Komik Promosi (Iklan) Komik jenis ini digunakan dibuat untuk keperluan promosi sebuah produk. 3. Komik Wayang Komik wayang merupakan komik yang isi ceritanya tentang cerita perwayangan seperti Mahabharata, Ramayana, dan lain sebagainya.

4. Komik Silat Komik silat merupakan komik yang sangat popular, karena tema yang disajikan dalam komik berupa adegan laga atau pertarungan yang hingga saat ini tetap menjadi idola. Misalkan komik Naruto, One Piece, Dragon Ball dan lain sebagainya. Itulah ulasan mengenai pengetian komik, ciri, hingga jenisnya. Semoga bermanfaat. (*) Ciri-ciri Komik – Setiap komik pasti memiliki ciri-cirinya tersendiri, komik sebenarnya adalah sebuah hasil dari perpaduan seni dengan sastra.

Hal itulah yang sering kali bikin komik disebut sebagai sebuah karya sastra bergambar yang berisi kata dan gambar. Komik sering dijumpai di berbagai platform seperti surat kabar, majalah, sosial media, hingga bentuk buku. Nah, untuk membedakan komik dengan karya seni yang lain, berikut ini kita akan membahas tentang ciri-ciri dari komik beserta penjelasannya.

Namun, sebelum itu, Kita bahas terlebih dahulu penjelasan mengenai pengertian dari komik. Daftar Isi • A. Apa itu Komik? • B. Ciri-Ciri Komik • 1. Bersifat Proporsional • 2. Adanya Bahasa Percakapan • Anda Mungkin Juga Menyukai • 3.

Muncul Sikap Kepahlawanan • 4. Penggambaran Watak • 5. Mengandung Humor • C. Jenis-Jenis Komik • 1. Komik Strip • 2. Komik Buku • 3. Komik Isi cerita dalam komik biasanya bersifat • D. Genre Komik Dan Contohnya • 1. Komik Non-Fiksi • 2. Komik Fiksi Ilmiah • 3. Komik Superhero • 4.

Komik Misteri • E. Contoh Komik Indonesia • 1. Komik Mahabharata • 2. Komik Si Buta dari Gua Hantu • 3. Komik Benny & Mice • 4. Komik Gundala • 5. Komik Put On • Rekomendasi Buku & Artikel Terkait • • Buku Terkait • Materi Terkait Fisika A. Apa itu Komik? Seperti yang sudah dijelaskan pengantar di atas, dalam buku Tips Menggambar Komik karangan Setiawan G Sasongko, komik adalah kata yang berasal dari Bahasa Yunani, yaitu komikos.

Komikos sendiri bisa dimaksudkan sebagai candaan atau suka cita. Komik awalnya memang memiliki karakteristik komedi dan bertujuan untuk sebagai hiburan. Pendapat tersebut juga sama dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), KBBI mengungkapkan bahwa komik merupakan sebuah cerita bergambar yang memiliki sifat yang mudah dicerna dan lucu atau menghibur. Sifatnya yang mudah dipahami dan lucu tersebut menjadikan komik sangat mudah berkembang dari waktu ke waktu.

Di era modern sekarang ini, komik menjelma menjadi sebuah karya seni gambar yang memiliki banyak peminat. Hal itu dapat dibuktikan dengan banyaknya komik yang sudah dibukukan dan terbit hingga ratusan episode serta melimpahnya berbagai aplikasi yang menyediakan komik. Komik menjadi sarana hiburan yang tepat karena memudahkan pembaca untuk menyimak sebuah cerita sekaligus menghibur pembaca dengan gambar dan kata-kata yang ada didalamnya.

Selain memiliki fungsi hiburan, akhir-akhir ini komik merambah di berbagai platform dengan berbagai jenis maksud. Tak jarang juga banyak komik yang membahas topik-topik serius seperti politik, hukum, hingga sosial masyarakat. Komik juga sering digunakan sebagai bentuk pesan sindiran kepada pihak tertentu. Namun, banyak juga yang menjadi komik sebagai media pembelajaran yang menyenangkan. Berdasarkan buku komik yang berjudul Dari Wayang Beber sampai Komik Digital buah karya Indiria Maharsi, komik adalah kumpulan gambar atau lambang yang mempunyai urutan cerita tertentu.

Menurutnya, bentuk komik dibuat seperti itu karena memiliki tujuan untuk memberi informasi dan memuaskan kesan estetik dari para pembaca. Para komikus atau seniman pembuat komik dapat mengekspresikan gambar demi gambar dengan menggunakan segala ruang atau media yang ada untuk membentuk sebuah alur cerita tertentu. Komikus yang berhasil biasanya merupakan seseorang yang memiliki dua skill sekaligus agar dapat memadukan antara menggambar dan mengarang sebuah alur cerita.

B. Ciri-Ciri Komik Nah, setelah memahami tentang pengertian dari komik, berikut ini adalah penjelasan dari ciri-ciri komik dari Ricky W. Putra dan Ricky W. Putra mengungkapkan dalam karyanya yang berjudul Pengantar Desain Komunikasi Visual dalam Penerapan yang diterbitkan tahun 2020 lalu, komik memiliki lima ciri-ciri utama, di antaranya yaitu: 1. Bersifat Proporsional Pertama, salah satu ciri utama dari komik yaitu memiliki sifat yang proporsional.

Sifat proporsional memiliki maksud bahwa komik dapat menggugah perasaan atau rasa emosional dari pembaca. SIfat ini akan membuat pembaca masuk ke dalam cerita dan merasa terlibat sebagai salah tokoh komik yang sedang dibaca. Rp 45.000 2. Adanya Bahasa Percakapan Kedua, salah satu ciri komik selanjutnya adalah adanya bahasa percakapan. Sebagai karya seni yang memiliki alur cerita, komik sangat sering menggunakan percakapan untuk lebih menguatkan cerita sekaligus sebagai cara untuk memudahkan pembaca untuk memahami gambar.

Selain itu, komik juga lebih sering menggunakan bahasa percakapan sehari-hari sehingga sangat mudah dipahami oleh pembaca. 3. Muncul Sikap Kepahlawanan Ketiga, salah satu karakteristik komik yaitu munculnya sikap kepahlawanan dari salah satu tokoh atau tokoh utama. Hal itulah yang sering membangkitkan perasaan atau sikap menjadi pahlawan dari para pembacanya.

4. Penggambaran Watak Keempat, salah satu ciri-ciri komik adalah penggambaran watak. Tokoh yang digunakan dalam komik mayoritas memiliki watak yang sederhana. Penggambaran watak yang mudah dan sederhana ini memiliki tujuan untuk memudahkan pembaca dalam memahami tokoh dan wataknya. 5. Mengandung Humor Terakhir, mengandung humor adalah salah satu ciri-ciri utama dari komik. Sebagai salah satu karya seni yang sangat banyak penggemarnya, komik disukai karena mengandung banyak humor.

Hal itulah yang membuat banyak pembaca menjadi terhibur dan senang melakukan aktivitas membaca komik. Selain pendapat di atas, dilansir dari lama Viki.si, komik juga memiliki enam ciri-ciri atau karakteristik. Berikut ini adalah ciri-ciri komik yang perlu diperhatikan, yaitu: C. Jenis-Jenis Komik Setelah memahami pengertian dan ciri-ciri atau karakteristik dari komik, berikut ini adalah jeni-jenis berdasarkan bentuk dari komik, yaitu: 1.

Komik Strip Komik strip atau biasa disebut dengan komik potongan merupakan jenis komik yang hanya terdiri dari beberapa panel sebuah gambar. Namun, komik strip tetap mengungkapkan gagasan isi dan alur ceritanya secara utuh. Komik strip mudah sekali ditemukan dalam berbagai surat kabar atau majalah anak seperti Majalah Bobo atau Harian Kompas. Komik strip dibuat tidak dengan gambar yang banyak, melainkan hanya dibuat dengan gambar yang sedikit.

Hal itu menyebabkan komik jeni ini tidak terlalu banyak dalam menyampaikan gagasan atau pesannya. Komik strip lebih fokus kepada satu isu saja, misal tanggapan dari sebuah peristiwa atau isu-isu yang sedang ramai dibicarakan publik. 2. Komik Buku Salah satu jenis komik yang paling banyak diminati yaitu komik buku. Sesuai namanya, komik buku adalah jenis komik yang dibuat dalam bentuk buku. Ditambah lagi, dalam satu buku komik hanya memuat satu isi cerita dalam komik biasanya bersifat yang utuh.

Komik buku umumnya diterbitkan dalam bentuk seri buku, dalam satu buku komik bisa jadi memiliki puluhan hingga ratusan seri bahkan ada yang masih belum tamat. Adapun komik yang menampilkan cerita yang berkelanjutan, namun ada juga yang hanya untuk beberapa seri saja. 3. Komik Online Komik online bisa dikatakan sebagai komik yang paling sering dibaca orang di era digital sekarang. Internet telah membuat perubahan terhadap ekosistem komik, di mana dahulu komik hanya bisa dibaca dengan cara membeli buku komiknya.

Namun, sekarang banyak komik online bertebaran di internet yang dapat dibaca. Biaya yang murah dan ringkas membuat orang-orang isi cerita dalam komik biasanya bersifat berpindah dari membaca komik buku menjadi komik online. Banyaknya minat pembaca komik online, akhirnya membuat para komikus yang berbakat pun terjun untuk mengembangkan diri untuk menggambar komik online. Beberapa platform untuk membaca komik secara online pun bermunculanseperti Webtoon Line.

Webtoon dari Line ini merupakan salah satu platform baca komik terpopuler saat ini. Aplikasi komik asal Korea Selatan ini memuat ratusan komik setiap harinya, bahkan tercatat ada banyak sekali komikus dari berbagai negara yang ada di dalamnya, seperti Korea Selatan, Jepang, Thailand, hingga Indonesia. D. Genre Komik Dan Contohnya Setelah memahami pengertian, ciri-ciri, hingga jenis-jenis berdasarkan bentuk dari komik. Selanjutnya akan dibahas jenis-jenis komik berdasar genre dari komik.

Adapun beberapa di antaranya yaitu komik non fiksi, komik fiksi ilmiah, komik superhero, hingga komik misteri. Nah, berikut ini adalah empat jenis komik berdasarkan genrenya, diantaranya yaitu: 1. Komik Non-Fiksi Salah satu jenis komik yang paling banyak diproduksi selama ini adalah komik dengan genre non-fiksi.

Komik jenis ini sebenarnya hampir sama seperti buku non-fiksi lainnya, hanya saja komik non-fiksi menggunakan gambar untuk menceritakan ceritanya. Dalam komik non-fiksi juga mengandung cerita tentang pengalaman hidup atau peristiwa dalam keseharian yang bersumber dari kisah nyata.

Walaupun begitu, komik dengan genre non-fiksi ini tidak isi cerita dalam komik biasanya bersifat dengan gaya bercerita yang ada pada buku biografi yang sangat detail dan lengkap.

Komik non-fiksi biasanya malah dapat jauh lebih dalam dan juga berkesan, karena ada gambar sekaligus teks yang mempermudah pembaca untuk terlibat dalam cerita.

Beberapa contoh judul komik dengan genre non-fiksi yaitu seperti The Complete Persepolis, Fun Home, Maus: A Survivor’s Tale, dan lain sebagainya. 2. Komik Fiksi Ilmiah Komik fiksi ilmiah merupakan komik yang memiliki genre tentang masa depan atau menggunakan teknik membangun dunia yang akan datang.

Cerita yang dibangun dalam komik fiksi ilmiah kebanyakan menekankan pada sebuah kemajuan teknologi yang canggih, perjalanan antar waktu, hingga eksplorasi antar galaksi atau ruang angkasa serta para aliennya. Tidak hanya itu, isu yang diangkat dalam komik dengan genre fiksi ilmiah adalah tentang masa depan umat manusia. Isu masa depan yang paling sering meliputi dua hal, yaitu tentang masa depan dunia manusia yang sangat berkembang dan menjadi lebih baik, atau malah masa depan dunia manusia yang runtuh dan kemudian terancam punah.

Beberapa judul komik dengan genre fiksi ilmiah yang sangat populer dan bagus dapat dengan mudah ditemukan di banyak tempat. Beberapa judul komik fiksi ilmiah yaitu seperti Paper Girls, Saga, The Incal, dan lain sebagainya. 3. Komik Superhero Selanjutnya, salah satu jenis komik yang memiliki penjualan tertinggi di pasar adalah komik dengan genre superhero.

Alasan jenis komik dengan genre superhero begitu banyak diminati oleh para pembaca adalah visual yang sangat menarik. Komik superhero hampir pasti memiliki kekuatan atau senjata utama pada cerita yang heroik dan ilustrasi gambar yang sangat apik.

Jadi, tidak heran apabila banyak orang sangat menyukai komik genre ini. Sudah menjadi hal yang umum bahwa mayoritas orang selalu ingin menjadi pahlawan yang memberantas segala kejahatan. Karakter yang disajikan di dalam komik dengan genre superhero hampir selalu bisa membuat pembaca ingin menjadi seorang pahlawan. Komik superhero menyajikan manusia super yang bisa terbang, berlari dengan kecepatan cahaya, hingga manusia yang bisa menembakkan jaring laba-laba. Dalam cerita komik superhero digambarkan bahwa semua orang ingin menjadi pahlawan super untuk melawan orang jahat dan menyelamatkan kota.

Plot tersebut adalah jenis alur cerita yang paling banyak digunakan komik genre superhero. Judul komik superhero sudah sangat terkenal dan mudah ditemukan, di antaranya seperti Superman, Flash, Spiderman, Batman, dan lain sebagainya 4.

Komik Misteri Terakhir, salah satu jenis komik yang sudah tidak asing dan cukup banyak penggemarnya adalah komik dengan genre misteri. Komik genre ini hampir selalu berhasil membuat pembaca tertarik dan sangat penasaran. Hal itu dikarenakan tokoh dan dialog yang digunakan di dalamnya akan membuat pembaca menjadi selalu penasaran untuk memecahkan pertanyaan yang sebenarnya dalam cerita.

Ketika membaca komik dengan genre misteri ini, pembaca juga akan terlibat untuk mengartikan sekaligus mencoba memecahkan kejahatan atau kejanggalan yang disajikan dalam cerita.

Ada banyak judul komik dengan genre misteri yang bisa dengan mudah ditemukan di pasaran, misalnya seperti Blacksad, The Fade Out, My Favorite Thing Is Monsters, dan masih banyak lagi. tiga judul komik misteri tersebut juga menjadi bacaan wajib bagi penggemar cerita dengan genre misteri.

E. Contoh Komik Indonesia Setelah mengetahui pengertian, ciri-ciri, hingga jenis-jenis berdasarkan bentuk dan berdasarkan genre dari komik. Selanjutnya akan dibahas contoh komik yang pernah dibuat di Indonesia.

Adapun beberapa di antaranya yaitu komik tentang kisah legenda seperti Si Buta dari Gua Hantu, Mahabarat hingga kisah superhero asal Indonesia seperti Gundala, dan lain sebagainya. Nah, berikut ini adalah lima contoh komik asli Indonesia yang sangat populer di masanya, diantaranya adalah: 1. Komik Mahabharata Komik Mahabharata merupakan komik yang bercerita tentang kisah terbesar dari India kuno.

Komik dibuat oleh salah satu seniman legendaris asal Indonesia yaitu R.A. Kosasih. Secara garis besar, komik mahabharata ini mengangkat kisah yang melibatkan Pandawa Lima melawan Kurawa untuk memperebutkan tahta Hastinapura.

Komik ini telah berhasil mengubah kisah pewayangan menjadi sebuah buku komik yang sangat ramah untuk dibaca anak-anak hingga orang dewasa. 2. Komik Si Buta dari Gua Hantu Komik Si Buta dari Gua Hantu merupakan karya dari salah satu komikus terkenal asal Indonesia yaitu Ganeh TH. Komik ini menceritakan kisah dari seorang pesilat nusantara yang berhasil membuat para pembacanya berdecak kagum karena aksinya.

Pada akhir tahun 1970, komik Si Buta dari Gua Hantu telah diangkat ke isi cerita dalam komik biasanya bersifat kaca untuk menjadi sebuah film dengan genre laga dengan judul yang sama. 3. Komik Benny & Mice Komik Benny and Mice awalnya memiliki bentuk sebagai komik strip atau komik potongan. Nama komik Benny & Mice ini merupakan nama dari kedua komikus pembuatnya yaitu Benny Rachmadi dan Muhammad “Mice” Misrad. Surat Kabar Harian Kompas merupakan koran yang setiap minggu menerbitkan komik Benny and Mice ini.

Komik Benny and Mice merupakan sebuah komik yang menceritakan kondisi Jakarta sebagai kota metropolitan. 4. Komik Gundala Komik Gundala merupakan komik dengan genre superhero asli Indonesia. Komik ini adalah salah satu karya dari komikus yang bernama Hasmi atau yang lebih dikenal sebagai Harya Suraminata. Tokoh Gundala sendiri pertama kali hadir dalam komik Gundala Putra Petir. Nama Gundala merupakan kata yang diambil dari Bahasa Jawa, yaitu Gundolo yang memiliki arti sebagai petir.

5. Komik Put On Terakhir, komik Put On karya Kho Wang Gie merupakan salah satu komik tertua dalam sejarah bangsa Indonesia. Komik yang pertama kali dirilis di Koran Sin Po pada 1931 ini merupakan komik yang dibuat pada era pendudukan kolonial Belanda. Komik Put On ini terbit dua kali dalam seminggu, yaitu pada hari Jumat dan hari sabtu.

Bahasa yang digunakan dalam komik ini juga masih dengan Bahasa Melayu. Komik legendaris ini termasuk ke dalam jenis komik strip bergenre jenaka atau komedi. Rekomendasi Buku & Artikel Terkait Kategori • Administrasi 5 • Agama Islam 126 • Akuntansi 37 • Bahasa Indonesia 95 • Bahasa Inggris 59 • Bahasa Jawa 1 • Biografi 31 • Biologi 101 • Blog 23 • Business 20 • CPNS 8 • Desain 14 • Design / Branding 2 • Ekonomi 152 • Environment 10 • Event 15 • Feature 12 • Fisika 30 • Food 3 • Geografi 62 • Hubungan Internasional 9 • Hukum 20 • IPA 82 • Kesehatan 18 • Kesenian 10 • Kewirausahaan 9 • Kimia 19 • Komunikasi 5 • Kuliah 21 • Lifestyle 9 • Manajemen 29 • Marketing 17 • Matematika 20 • Music 9 • Opini 3 • Pendidikan 35 • Pendidikan Jasmani 32 • Penelitian 5 • Pkn 69 • Politik Ekonomi 15 • Profesi 12 • Psikologi 31 • Sains dan Teknologi 30 • Sastra 32 • SBMPTN 1 • Sejarah 84 • Sosial Budaya 98 • Sosiologi 53 • Statistik 6 • Technology 26 • Teori 6 • Tips dan Trik 57 • Tokoh 59 • Uncategorized 31 • UTBK 1
Pengertian Komik – Pada pembahasan kali ini Ayoksinau.com akan membahas tentang komik.

Apakah kalian sudah tahu apa itu komik, ciri-ciri komik dan jenis-jenis komik? Nah, jika kalian belum mengetahuinya mari kita bahas bersama-sama apa itu komik. Pegertian Komik Menurut Para Ahli, Ciri-Ciri dan Jenis-Jenis Komik Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), komik diartikan sebagai suatu cerita bergambar yang sifatnya mudah dicerna dan lucu (biasanya terdapat di majalah surat kabar atau dibuat berbentuk buku).

Secara umum komik dapat diartikan sebagi salah satu media yang berfungsi untuk menyampaikan cerita melalui ilustrasi isi cerita dalam komik biasanya bersifat untuk pendeskripsian cerita.

Selain itu, komik juga dapat diartikan sebagai karya sastra berbentuk cerita yang ditampilkan berupa gambar, yang didalam kisah ceritanya terdapat satu tokoh yang diunggulkan. Komik pada umumnya berisi tentang cerita fiksi, sama seperti dengan karya sastra yang lain. Daftar Isi • Pengertian Komik Menurut Para Ahli • Ciri-Ciri Komik • Jenis-Jenis Komik Adapun pengetian komik menurut para ahli adalah sebagai berikut: • Menurut Franz & Meier (1994:55), komik adalah suatu cerita yang bertekanan pada gerak dan tindakan yang ditampilkan lewat urutan gambar yang dibuat secara khas dengan paduan kata-kata.

• Menurut Scott McCloud (2002:9), komik adalah kumpulan gambar yang berfungsi unutk menyampaikan informasi atau menghasilkan respon estetik bagi yang melihatnya. Seluruh teks cerita dalam komik tersusun secara rapi dan saling berhubungan antara gambar (lambang visual) dengan kata-kata (lambang verbal).

Gambar di dalam sebuah komik diartikan sebgai gambar-gambar statis yang tersusun secarata berurutan dan saling berkaitan antara gamabar yang satu dengan gambar yang lain sehingga membentuk sebuah cerita. • Menurut Hurlock (1978), komik merupakan sebuah media yang dapat memberikan model yang dapat digunakan untuk meningkatkan dan mengembangkan kepribadian anak.

Komik juga dapat dijadikan sebagai sarana komunikasi, sarana untuk menyampaikan cerita, pesan, dan bahkan sampai pada hal-hal yang berbau ilmiah sekalipun seperti halnya genre sastra anak yang lainnya. • Menurut Sudjana dan Rifai (2011), komik dapat dipergunakan sebagai bahan ajar berupa komik. Komik dapat dijadikan bahan ajar karena dapat mengefektifkan proses belajar mengajar, meningkatkan minat belajar siswa, dan menimbulkan minat apresiasi siswa.

Dari berbagai pendapat tentang komik menurut para ahli yang telah dibahas diatas, dapat disimpulkan bahwa komik merupakan suatu cerita yang berupa kumpulan-kumpulan gambar yang diberi keterangan teks untuk penjelasan ceritanya. Dalam bidang Pendidikan komik dapat digunakan sebagai bahan ajar atau media pembelajaran. Adapun bahan ajar yang jalan ceritanya seperti komik yang menuangkan cerita tentang potensi lokal daerah disebut dengan local wisdom education.

Bagi Sobat yang mencari aplikasi bermanfaat, kami sarankan untuk mencoba mengakses situs malavida.co.id untuk download aplikasi sepuasnya secara gratis di sana.

Ciri-Ciri Komik Sebagaimana halnya dengan buku bacaan fiksi dan nonfiksi, komik memiliki beberapa ciri-ciri tersendiri sehingga dapat dibedakan dengan karya sastra yang lain. Adapun ciri-ciri komik antara lain sebagai berikut: 1) Komik hadir untuk menyampaikan cerita melalui gambar dan bahasa. Hal ini tentu berbeda dengan karya fiksi dan nonfiksi yang lain yang menyampaikan cerita dengan terks verbal.

2) Bersifat Proposional Komik dapat membuat pembaca terlibat langsung secara emosional ketika membaca komik. Pembaca seperti ikut berperan dan terlibat dalam komik dan menjadi pelaku utamanya. 3) Bahasa Percakapan Komik tidak pernah menggunakan bahasa yang sulit untuk dipahami oleh pembaca. Dalam komik, bahasa yang digunakan biasanya adalah bahasa yang digunakan untuk percakapan sehari-hari sehingga pembaca mudah mengerti dan memahami isi komik tersebut.

4) Bersifat Kepahlawanan Pada umumnya isi cerita yang terdapat di dalam sebuah komik akan membuat pembacanya mempunyai rasa ataupun sikap kepahlawanan. 5) Penggambaran Watak Penggambaran watak dalam komik biasanya digambarkan secara sederhanasehingga pembaca lebih mudah mengerti karakteristik tokoh-tokoh yang terlibat dalam komik tersebut.

6) Menyediakan Humor Humor yang tersaji dalam komik akan sangat mudah dipahami oleh pembaca komik karena humor yang disajikan tersebut sering terjadi dalam masyarakat. Jenis-Jenis Komik Sama seperti halnya dengan berbagai jenis genre sastra anak yang lain, komik juga terbagi kedalam beberapa kategori-kategori.

Berdasarkan segi bentuk penampilan atau kemasan, komik dibedakan menjadi 4 jenis sebagai berikut: 1) Komik Strip ( Comic Strip) Komik stripm merupakan jenis komik yang hanya terdiri dari beberapa panel gambar saja. Akan tetapi jika dilihat dari segi isinya komik ini telah mengungkapkan gagasan isi yang utuh. Karena gambarnya yang hanya sedikit sehingga gagasan yang disampaikan juga tidak terlalu banyak, biasanya hanya melibatkan satu fokus pembicaraan saja isi cerita dalam komik biasanya bersifat tanggapan terhadap berbagai peristiwa-peristiwa atau isu-isu yang sedang terjadi.

Komik strip biasanya sering ditemukan dalam berbagai majalah anak dan surat kabar seperti majalah Bobo. 2) Komik buku Komik buku merupakan jenis komik yang dikemas dalam bentuk buku dan biasanya dalam satu buku hanya menampilkan sebuah cerita yang utuh.

Komik buku biasanya berbentuk seri dan satu judul buku komik sering muncul berpuluh seri dan seperti tidak ada habisnya.

Komik-komik tersebut ada yang memang menampilkan cerita yang berkelanjutan, tetapi ada juga yang tidak. 3) Komik humor dan petualangan Komik humor dan petualangan ini merupakan komik yang paling banyak digemari oleh anak-anak. Komik humor merupakan komik yang isinya menampilkan sesuatu yang lucu dan mengundang pembaca untuk tertawa ketika pembaca sedang menikmati komik tersebut. Aspek humoris tersebut dapat diperoleh melalui berbagai cara baik melalui gambar maupun melalui kata-kata.

Sedangkan komik petualangan ialah komik isi ceritanya berupa petualangan dalam seperti pencarian, pembelaan, perjuangan perkelahian atau pun aksi yang lain yang termasuk jenis petualangan. Biasanya komik ini menceritakan dua kelompok tokoh yaitu protagonis dan antagonis.

Kelompok protagonis merupakan kelompok yang baik dan antagonis merupakan kelompok yang jahat. Biasanya antar kedua kelompok tersebut memperebutkan sesuatu atau pun mempertahankan sesuatu dan biasanya cerita isi cerita dalam komik biasanya bersifat komik jenis ini selalu berakhir dengan kelompok protagonislah yang memenangkan cerita walaupun pada awalnya kelompok protagonis inilah yang memiliki banyak kesulitan. 4) Komik biografi dan komik ilmiah Komik biografi biasanya menceritakan kisah kehidupan seorang tokoh sejarah yang ditampilkan dalam bentuk komik.

Sedangkan, komik ilmiah biasanya berisi campuran antara komik dan arasi. Contoh komik yang berisi campuran dari komik dan narasi antara lain penemuan listrik, penemuan lampu, penemuan telepon dan lain sebagainya. Sedangkan, jika dilihat dari jenis ceritanya komik dapat dibagi kedalam 4 jenis yaitu: 1) Komik Edukasi Komik edukasi bisanya berfungsi sebagai hiburan dan sebagai media edukatif 2) Komik Promosi (Iklan) Komik jenis ini digunakan dibuat untuk keperluan promosi sebuah produk.

3) Komik Wayang Komik wayang merupakan komik yang isi ceritanya tentang cerita perwayangan seperti Mahabharata, Ramayana, dan lain sebagainya.

isi cerita dalam komik biasanya bersifat

4) Komik Silat Komik isi cerita dalam komik biasanya bersifat merupakan komik yang sangat popular, karena tema yang disajikan dalam komik berupa adegan laga atau pertarungan yang hingga saat ini tetap menjadi idola. Misalkan komik Naruto, One Piece, Dragon Ball dan lain sebagainya. Demikianlah ulasan Ayoksinau.com tentang pengertian komik menurut para ahli, ciri-ciri dan jenis-jenis komik.

Semoga bisa bermanfaat dan menambah wawasan anda. kunjungi terus Ayoksinau.com untuk informasi lainnya. Pos-pos Terbaru • Pengertian dan Analisis Kelayakan Pembiayaan Bank Syariah • Kumpulan Rumus Matematika Lengkap Dengan Keterangannya • Pengertian, Tujuan dan Jenis Algoritma Kriptografi Lengkap • Reorientasi UUD 1945 Sebagai Pandangan Tokoh Bangsa • Pengertian dan Sejarah Nuzulul Qur’an • Sejarah dan Biografi Singkat Abu Bakar As-Siddiq • Pengertian dan Ciri Pantun Teka-Teki beserta Contohnya • Pengertian dan Ciri-ciri Puisi • Pengertian dan Unsur Seni Rupa • Pengertian Perekonomian Syariah Beserta Tujuan dan Manfaatnya • 3 Macam Seni di Indonesia Dengan Contohnya • Menghitung Jasa Perantara, Harga Pokok, Jual dan Hasil Usaha • [SEJARAH] Isi Tindak Lanjut Dekrit Presiden 5 Juli 1959 Lengkap • 60 Soal Essay Biologi Tentang Tumbuhan Dengan Jawaban • 25 Istilah Dalam Internet Yang Perlu Diketahui • Pengertian dan Bentuk Negara Dari Teori Negara Modern • Pengertian Hak dan Kewajiban Warga Negara Beserta Contohnya • Cara dan Contoh Daftar Pustaka Yang Baik Dan Benar • Pengertian dan Konsep Dasar Pemrograman Berorientasi Objek • Sistem Bilangan Biner
Komik memang bacaan yang dibutuhkan pada usia anak-anak dan dan remaja, selain kisah indah yang bisa dibaca dalam komik, ada juga gambar-gambar menarik sebagai dukungan untuk memikat hati pembaca, terutama anak-anak.

Seperti yang kita tahu komik itu mudah ditemukan bahkan di toko buku ada banyak jenis komik dengan cerita yang berbeda. Di tempat-tempat yang mudah disewa komik, komik sangat diminati. Komik adalah cerita bergambar yang mudah ditelan dan menyenangkan (biasanya di majalah surat kabar atau dalam bentuk buku). Selain pemahaman komik yang disebutkan di atas, komik juga dapat diartikan sebagai karya sastra dalam bentuk cerita yang disajikan dalam bentuk gambar yang memiliki tokoh luar biasa dalam sejarah.

Komik umumnya mengandung cerita fiksi atau tidak nyata. Kemudian dapat kita simpulkan bahwa komik adalah salah satu media yang berfungsi untuk menyampaikan cerita melalui ilustrasi gambar untuk pendeskripsian cerita. • Pengertian Komik Menurut Isi cerita dalam komik biasanya bersifat Ahli • 1.

Menurut Franz & Meier (1994:55) • 2. Menurut Scott McCloud (2002:9) • 3. Menurut Hurlock (1978) • 4. Menurut Sudjana dan Rifai (2011) • Ciri-Ciri Komik • 1. Untuk Menyampaikan Cerita Melalui Gambar dan Bahasa • 2. Bersifat Proposional • 3. Bahasa Percakapan • 4. Bersifat Kepahlawanan • 5. Penggambaran Watak • 6.

isi cerita dalam komik biasanya bersifat

Menyediakan Humor • Jenis-jenis Komik • 1. Komik Strip (comic strip) • 2. Komik Buku • 3. Komik Humor dan Petualangan • 4. Komik Biografi dan Komik Ilmiah • Pembagian Komik Berdasarkan Jenis Cerita • 1. Komik Edukasi • 2. Komik Promosi (Iklan) • 3.

isi cerita dalam komik biasanya bersifat

Komik Wayang • 4. Komik Silat • Share this: • Isi cerita dalam komik biasanya bersifat posts: Pengertian Komik Menurut Para Ahli Adapun pengetian komik menurut para ahli adalah sebagai berikut: 1. Menurut Franz & Meier (1994:55) Komik adalah cerita yang menekankan gerakan dan aksi, diwakili oleh serangkaian gambar dengan kombinasi kata-kata yang unik.

2. Menurut Scott McCloud (2002:9) Komik adalah kumpulan gambar yang berfungsi untuk menyampaikan informasi atau untuk menghasilkan respons estetika bagi mereka yang melihatnya.

Semua teks dalam cerita yang terkandung dalam komik disusun dengan tertib dan terhubung antara gambar dan kata-kata. Gambar dalam komik ditafsirkan sebagai gambar statis, disusun satu demi satu dan berkorelasi di antara gambar untuk membentuk sebuah cerita. Baca Juga : Kampanye Adalah 3. Menurut Hurlock (1978) Komik adalah media yang menyediakan model yang meningkatkan dan isi cerita dalam komik biasanya bersifat kepribadian anak-anak serta genre sastra lainnya untuk anak-anak, dapat digunakan sebagai sarana komunikasi untuk menyampaikan cerita, pesan, dan bahkan pertanyaan yang bersifat ilmiah.

4. Menurut Sudjana dan Rifai (2011) Komik dapat digunakan sebagai materi pendidikan dalam bentuk komik. Komik dapat digunakan sebagai bahan pengajaran karena membuat pengajaran dan pembelajaran menjadi efektif, meningkatkan minat belajar siswa dan membangkitkan minat pada apresiasi siswa.

Dari berbagai pendapat tentang komik menurut para ahli yang dibahas di atas, dapat disimpulkan bahwa komik adalah cerita dalam bentuk koleksi gambar, di mana deskripsi dalam bentuk teks diberikan untuk menjelaskan cerita. Dalam dunia pendidikan, komik dapat digunakan sebagai bahan ajar atau bahan belajar. Sedangkan untuk bahan ajar, plotnya seperti komik yang menceritakan tentang potensi lokal di wilayah itu. Hal ini disebut pendidikan kearifan lokal.

Ciri-Ciri Komik Seperti dalam kasus fiksi dan non-fiksi, komik memiliki ciri-ciri berbeda yang berbeda dari karya sastra lainnya.

Adapun ciri-ciri komik antara lain sebagai berikut: 1. Untuk Menyampaikan Cerita Melalui Gambar dan Bahasa Ini tentu berbeda dengan karya-karya fiksi dan non-fiksi lainnya yang menceritakan kisah dalam bentuk verbal. 2. Bersifat Proposional Komik dapat secara langsung melibatkan pembaca secara emosional ketika mereka membaca komik.

Pembaca suka memainkan peran yang terlibat dalam komik dan menjadi aktor utama. 3. Bahasa Percakapan Komik tidak pernah menggunakan bahasa yang sulit dipahami pembaca. Komik biasanya menggunakan bahasa yang digunakan untuk percakapan sehari-hari sehingga pembaca dapat dengan mudah memahami isi komik.

4. Bersifat Kepahlawanan Secara umum, isi cerita yang terkandung dalam komik akan memberi pembaca rasa atau sikap heroik dan kepahlawanan. Baca Juga : Berpikir Kritis Adalah 5. Penggambaran Watak Penggambaran karakter dalam komik biasanya dijelaskan dengan cara yang sederhana sehingga pembaca dapat lebih memahami karakteristik yang terlibat dalam komik. 6. Menyediakan Humor Humor yang ditampilkan dalam komik mudah dipahami oleh pembaca komik, karena humor yang ditampilkan sering terjadi di komunitas.

Jenis-jenis Komik Sama halnya dengan berbagai genre sastra yang lain, komik juga dapat dibedakan kedalam beberapa kategori. Komik dapat dibedakan menjadi 3, yaitu: 1.

Komik Strip (comic strip) Komik strip merupakan komik yang hanya terdiri dari beberapa panel gambar saja, tetapi konten mengungkapkan keseluruhan gagasan. Karena hanya ada beberapa gambar dan ide-ide yang diajukan tidak terlalu banyak, biasanya hanya fokus diskusi dalam menanggapi berbagai peristiwa dan masalah saat ini.

Komik bergaris mudah ditemukan di majalah dan koran untuk anak-anak seperti Bobo dan Kids Fantasy. 2. Komik Buku Komik buku adalah komik yang terdiri dari buku-buku dan biasanya berisi cerita lengkap. Komik biasanya ditayangkan dan judul komik sering muncul dalam puluhan seri dan tampaknya tak ada habisnya. Benar-benar ada komik yang menyajikan kisah berkelanjutan, tetapi beberapa tidak.

Yaitu antara seri komik sebelum dan sesudah tidak ada hubungan antara peristiwa dan konflik yang memiliki sebab dan akibat.

3. Komik Humor dan Petualangan Komik ini adalah salah satu komik yang sangat disukai anak-anak. Dalam kontenya, komik adalah yang menghadirkan sesuatu yang lucu yang membuat pembaca tertawa ketika mereka menikmati komik.

Aspek humor atau humor dapat diperoleh dengan cara yang berbeda baik melalui gambar atau melalui kata-kata. Komik lucu biasanya menampilkan gambar-gambar lucu baik dari segi bagian, ukuran tubuh, penampilan, proporsi bagian tubuh dan bagian-bagian tubuh yang paling sering tampak aneh. Petualangan komik adalah komik yang menampilkan kisah petualangan karakter dalam konteks pelacakan, pencarian, pertempuran, pertahanan, atau tindakan lain yang termasuk dalam petualangan aksi.

Komik ini memiliki dua kelompok karakter yang baik dan yang buruk dan yang berjuang untuk sesuatu atau mempertahankan prinsip mereka masing-masing dan hampir pasti bahwa kelompok yang baik selalu memenangkan pertarungan meskipun banyak kesulitan sebelumnya.

4. Komik Biografi dan Komik Ilmiah Komik biografi adalah kisah hidup tokoh sejarah yang digambarkan dalam bentuk komik. Biografi tokoh-tokoh tersebut biasanya ditulis dalam bentuk buku-buku biografi yang hanya menggunakan simbol-simbol verbal. Komik ini selalu dikaitkan dengan aspek lain yang sesuai dengan karakter yang dipersonifikasikan, misalnya dengan aspek sejarah, seni, agama dan lain-lain.

Komik ilmiah adalah campuran narasi dan komik. Dalam komik ilmiah, fokusnya adalah pada proses penemuan dan hasilnya. Contoh buku naratif dan komik dari seri penemuan yang disebutkan di atas termasuk penemuan telepon, penemuan televisi, penemuan pesawat terbang, penemuan mobil, penemuan film dan banyak lagi. Baca Juga : Komunikasi Interpersonal Adalah Buku komik, yang ditulis dengan kemasan komik Memahami Komik (Scott McCloud) yang disebutkan dalam artikel ini, tampaknya diklasifikasikan sebagai komik ilmiah murni karena berisi lebih banyak deskripsi konseptual tanpa unsur-unsur unsur biografis.

Pembagian Komik Berdasarkan Jenis Cerita 1. Komik Edukasi Komik edukasi memiliki 2 fungsi : • Yang pertama adalah fungsi hiburan • Yang kedua dapat digunakan baik secara langsung maupun tidak langsung untuk tujuan pendidikan.

Ini karena posisi komik semakin bergerak ke arah yang baik karena masyarakat telah mengakui nilai komersial dan pendidikan yang biasanya dibawa. 2. Komik Promosi (Iklan) Komik dapat mempromosikan imajinasi yang sejalan dengan dunia anak-anak, sehingga komik muncul yang digunakan untuk tujuan promosi pada suatu produk. Tampilan iklan iklan ini biasanya menggunakan sosok superhero.

3. Komik Wayang Komik wayang adalah komik yang menceritakan kisah boneka, seperti komik yang menceritakan komik tentang Mahabharata yang menjelaskan perang hebat antara Kurawa dan Pandawa dan Ramayana yang berbicara tentang penculikan dewi Shinta. Jenis komik di Indonesia muncul di tahun 60-an dan 70-an dengan sejumlah komik dari periode itu, terutama kelahiran Gatotkatja (Keng Po), Raden Palasara oleh Johnlo.

Kisah Mahabharata adalah karya RA Kosasih yang dikenal karena publikasi melodi oleh Bandung. 4. Komik Silat Komik Silat sangat populer karena tema silat yang didominasi oleh adegan aksi atau pertempuran masih menjadi panutan.

Misalnya Jepang dengan Ninja dan Samurai atau china dengan kungfunya, sebut saja naruto. Sekian artikel tentang komik ini semoga bisa memberi manfaat bagi kita semua, Terimakasih. Related posts: • Teller Adalah • Billboard Adalah • Pungli Adalah Posted in Umum Tagged apa saja ciri ciri komik, Bahasa Percakapan, Bersifat Kepahlawanan, Bersifat Proposional, ciri ciri komik adalah proporsional yang artinya keberadaan gambar dan teks, Ciri-Ciri Komik, fungsi komik, jelaskan fungsi teks dalam komik, Jenis-jenis Komik, komik, komik adalah, Komik Biografi dan Komik Ilmiah, Komik Buku, Komik Edukasi, komik edukasi adalah, Komik Humor dan Petualangan, Komik Promosi (Iklan), Komik Silat, Komik Strip (comic strip), Komik Wayang, Menurut Franz & Meier (1994:55), Menurut Hurlock (1978), Menurut Scott McCloud (2002:9), Menurut Sudjana dan Rifai (2011), Menyediakan Humor, Pembagian Komik Berdasarkan Jenis Cerita, Pengertian komik, Pengertian Komik Menurut Para Ahli, pengertian komik strip, Penggambaran Watak, tuliskan ciri ciri sebuah komik, Untuk Menyampaikan Cerita Melalui Gambar dan Bahasa Post navigation Artikel Terbaru • Ensefalopati Adalah • Ekonomi Makro Adalah • Miconazole Adalah • Hidroponik Adalah • Termometer Adalah • Senam Irama Adalah • Typography Isi cerita dalam komik biasanya bersifat • Teks Eksplanasi Adalah • Combivent Adalah • Antalgin Adalah • Pelanggan Adalah • Gutasi Adalah • Epidermis Adalah • Tunjangan Adalah • Teller AdalahKomik adalah salah satu bentuk seni ilustrasi yang diekspresikan melalui urutan gambar yang dibuat secara isi cerita dalam komik biasanya bersifat dengan alur cerita dalam paduan kata-kata disetiap halamannya dengan penggambaran karakter dan penokohan yang terstruktur.

Komik biasanya dicetak diatas kertas berisi cerita bergambar yang dilengkapi dengan teks yang diletakkan dalam gelembung-gelembung atau balon udara. Komik diterbitkan dalam berbagai bentuk, seperti komik strip (comic strip) yang biasanya dimuat di dalam koran atau majalah, maupun dalam bentuk buku tersendiri.

Pengertian Komik Menurut para Ahli Para ahli mendefinisikan pengertian komik antara lain sebagai berikut: 1. Pengertian Komik menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Menurut KBBI, komik adalah cerita bergambar (di majalah, surat kabar, atau berbentuk buku) yang umumnya mudah dicerna dan lucu.

Komik merupakan cerita yang bertekanan pada gerak dan tindakan yang disajikan dalam urutan gambar yang dibuat secara khas dengan paduan kata-kata. Secara umum komik adalah cerita bergambar yang ada gelembung-gelembungnya atau balon udara didalamnya ( Arsyad :2014). 2. Pengertian Komik menurut Scott McCloud Menurut Scott McCloud dalam buku " Understanding Comics"Komik merupakan gambar yang menyampaikan informasi atau menghasilkan respon estetik kepada yang melihatnya. Hampir seluruh teks komik tersusun dari hubungan antara gambar (lambang visual) dan kata-kata (lambang verbal).

Gambar dalam komik merupakan gambar-gambar statis yang berurutan dan saling berkaitan antara satu dengan dan yang lainnya dan membentuk sebuah cerita. Dalam hal ini McCloud (2002:9) memberikan pengertian tentang komik yaitu sebagai "gambar-gambar dan lambang-lambang lain yang terjukstaposisi dalam urutan tertentu untuk menyampaikan informasi atau mencapai tanggapan estetis dari pembaca".

isi cerita dalam komik biasanya bersifat

3. Pengertian komik menurut Franz & Meier Komik adalah suatu cerita yang bertekanan pada gerakan dan tindakan yang ditampilkan melalui urutan gambar yang dibuat secara khas dengan paduan kata-kata.

4. Pengertian komik menurut Nana Sudjana & Ahmad Rivai Nana Sudjana & Ahmad Rivai (2002: 64) mendefinisikan komik sebagai bentuk kartun yang mengungkapkan karakter dan memerankan suatu cerita dalam urutan yang erat dihubungkan dengan gambar dan dirancang untuk memberikan hiburan kepada para pembacanya.

Komik memiliki cerita yang ringkas dan menarik perhatian serta dilengkapi dengan berbagai aksi yang menarik. Bahkan, komik mampu membuat tokohnya seolah-olah hidup karena disertai dengan pewarnaan yang bebas. 5. Pengertian Komik menurut M.S.Gumelar M.S.Gumelar (2011: 7), komik adalah urutan-urutan gambar yang ditata sesuai tujuan & filosofi pembuatnya hingga pesan ceria tersampaikan, komik cenderung diberi lettering yang diperlukan sesuai dengan kebutuhan.

6. Pengertian Komik menurut Daryanto Daryanto (2010: 27) mengatakan komik sebagai suatu bentuk sajian cerita dengan seri gambar yang lucu. Komik menyediakan jalan ceritera yang sederhana, sangat mudah ditangkap dan dipahami isinya sehingga banyak digemari oleh anak-anak maupun orang dewasa. 7. Pengertian komik menurut Hurlock Menurut Hurlock (1978), komik merupakan sebuah media yang dapat memberikan model sehingga dapat digunakan untuk meningkatkan dan mengembangkan kepribadian anak.

Komik juga dapat dijadikan sebagai sarana komunikasi, sebagai sarana menyampaikan pesan, cerita, dan bahkan hingga pada hal-hal yang berbau ilmiah sekalipun seperti halnya genre sastra anak lainnya. Dari beberapa pengertian komik menurut para ahli di atas dapat disimpulkan bahwa komik merupakan kumpulan gambar-gambar yang berurutan dan saling berkaitan berisikan tokoh-tokoh yang memerankan sebuah cerita.

Komik juga disertai dengan teks pendukung untuk memperjelas alur cerita sehingga komik mudah dipahami isi ceritanya Ciri-Ciri Komik Karya seni gambar ilustrasi sangatlah beragam, salah satunya adalah komik. Selain komik ada pula jenis gambar ilustrasi lainnya yang hampir menyerupai komik, yaitu berupa gambar yang berisi cerita yang sering disebut sebagai cerita bergambar atau Cergam. Terkadang beberapa orang menganggap cergam adalah komik.

Hal ini tidaklah benar, cergam dan komik sangatlah berbeda. Untuk membedakan keduanya, mari kita lihat ciri-ciri komik yang tepat berikut ini. Ciri-Ciri Komik dan Penjelasannya Ciri-ciri komik secara umum terdiri dari beberapa aspek sebagai karakter atau ciri khas khusus yang terdapat dalam karya seni komik. Komik yang baik dan benar selayaknya memenuhi kriteria-kriteria sebagaimana ciri-ciri komik berikut ini: • Ciri-ciri komik yang paling utama adalah mempunyai sifat menarik perhatian mata, sehingga kehadiran berbagai tokoh dan karakter yang dikemas secara menarik dapat menarik perhatian pembaca.

• Isi cerita dalam komik biasanya bersifat untuk menyampaikan cerita melalui gambar dan bahasa. Hal ini berbeda dengan karya fiksi maupun non fiksi lainnya yang menceritakan kisah dalam bentuk verbal. • Bersifat proposional.

Komik sanggup membawa pembaca ikut terlibat secara emosional dengan pelaku utama dalam cerita yang dibawakan. Pembaca cenderung suka memainkan peran sebagai aktor utama yang terlibat dalam komik. Proporsional artinya komik harus mampu menarik pembaca dan membawanya ikut terlibat serta merasakan suasana emosional pelaku utama dalam komik tersebut.

• Kelihatan humor yang kasar. Humor yang ditampilkan mudah dipahami oleh pembaca, karena humor yang ditampilkan dalam komik sering terjadi di komunitas atau masyarakat pada umumnya. • Bahasa percakapan (bahasa pasaran). Dengan menggunakan bahasa percakapan sehari-hari bahasa komik akan lebih mengena bagi pembaca dalam mengikuti alur ceritanya.

• Penggambaran Watak. Penggambaran watak dan karakter dalam komik biasanya dijelaskan dengan cara yang sederhana sehingga pembaca dapat lebih memahami karakteristik tokoh yang terlibat dalam komik. • Bersifat kepahlawanan. Biasanya isi cerita yang terkandung dalam komik akan cenderung membawa pembaca untuk memiliki rasa atau sikap heroik dan kepahlawanan.

Ciri-Ciri Bahasa Komik • Komik menggunakan bahasa pasaran, yaitu bahasa percakapan sehari-hari. • Menggunakan susunan kata yang proposional, sehingga mudah membawa isi cerita dalam komik biasanya bersifat untuk hanyut dalam alur cerita yang dibawakan. • Menggunakan kalimat yang sederhana dalam menggambarkan sifat/karakter pelaku. • Menggunakan humor yang kasar, sebagaimana dalam percakapan sehari-hari.

Ciri-Ciri Komik Strip • Menyampaikan pesan • Menegangkan • Menggunakan bahasa percakapan • Biasanya bersifat kepahlawan • Menggunakan gambar watak cerita • Terdiri dari rangkaian gambar yang mengandung cerita • Gambar lebih dominan dibanding dengan teks • Bersifat komikal • Dirancang untuk dipublikasikan, dimuat dalam berbagai majalah anak dan surat kabar • Komik strip merupakan komik yang hanya terdiri atas beberapa panel gambar saja, biasanya terdiri dari 3-6 panel bahkan lebih isi cerita dalam komik biasanya bersifat Dari segi isi telah mengungkapkan sebuah gagasan yang utuh • Gambar dan gagasan pada komik strip tidak terlalu banyak atau hanya sedikit, biasanya hanya memuat satu fokus pembicaraan seperti tanggapan terhadap peristiwa dan isu-isu mutakhir.

• Isi ceritanya tidak harus selesai disitu, isi cerita bisa di buat bersambung secara bertahap atau episode dan bahkan bisa dibuat sambungan ceritanya lagi • Komik Strip ini biasanya disajikan dalam tampilan harian atau mingguan di dalam surat kabar, majalah ataupun tabloid/buletin.

• Komik strip ini ceritanya juga dapat berisi cerita humor maupun cerita serius yang asik untuk dibaca setiap epsisodenya hingga tamat ceritanya. Ciri-Ciri Komik Yang Bagus • Tidak mengarah kepada hal lain • Bahasa yg digunakan harus jelas • Proporsional watak • Bersifat humor • Bersifat proposional • Judul yg bagus Gaya Komik Komik berisikan desain karakter yang selalu mengandung rancangan visualisasinya.

Paling sederhana, yaitu rancangan bentuk fisik dan kostum si toko yang dirancang. Tetapi, sebuah desain karakter dan premis cerita yang disajikan juga dapat berpengaruh terhadap penentuan gaya gambar yang dianggap paling cocok untuk sebuah komik. Ada beberapa gaya dalam komik yaitu: • Gaya Komik Kartun, Gaya kartun biasanya dipakai untuk komik-komik cerita humor, cerita petualangan untuk anak, atau fantasi anak-anak.

• Gaya Komik Realis, Gaya realis biasanya dipakai untuk komik-komik cerita drama, petualangan, sejarah, ataupun cerita-cerita untuk orang dewasa. • Gaya Komik Ekspresif, Gaya ekspresif biasanya dipakai dalam komik-komik cerita petualangan penuh aksi/pertempuran/laga, ataupun komik seni. • Gaya Komik Surealistik, Gaya surealistik dipakai pada komik-komik yang menggambarkan keadaan yang dekat dengan alam bawah sadar/ alam mimpi. Fungsi Komik Dilihat dari fungsinya komik dibedakan menjadi 2, yaitu komik komersial dan komik pendidikan.

Komik komersial secara personal bertujuan untuk mencari provit/ keuntungan. Namun, secara umum fungsi dari komik ini adalah untuk memenuhi kebutuhan hiburan bagi masyarakat, karena: menyediakan humor yang kasar, dikemas dengan bahasa percakapan dan bahasa pasaran, memiliki kesederhanaan jiwa dan moral, dan adanya kecenderungan manusiawi untuk pemujaan pahlawan.

Komik pendidikan berfungsi sebagai media untuk menyampaikan pesan yang sifatnya mendidik atau memberi contoh yang baik. Komik pendidikan banyak diterbitkan oleh industri, dinas kesehatan, dan lembaga-lembaga non profit. Pendekatan kritis sangat diperlukan agar pesan-pesan yang disampaikan dalam komik dapat berfungsi sebagai media pendidikan.

isi cerita dalam komik biasanya bersifat

Unsur-Unsur Komik Unsur-unsur komik terdiri dari (1) Panel, (2) Sudut pandang, (3) Parit, (4) Balon kata, (5) Efek visual, (6) Ilustrasi, (7) Ukuran gambar, (8) Cerita, (9) Splash, dan (10) Garis gerak. Penjelasan lebih lanjut dari unsur-unsur komik tersebut antara lain sebagi berikut. 1. Panel. Panel merupakan bidang gambar dalam komik yang mewakili adegan tertentu, memiliki ukuran yang bervariasi baik secara nyata maupun abstrak. Panel berfungsi sebagai petunjuk umum untuk ruang dan waktu yang berisi kejadian-kejadian utama yang disajikan dalam cerita komik tersebut.

Panel dapat berbentuk garis simetris atau garis eksprsif. Panel dalam komik terbagi menjadi dua jenis yaitu: • Panel terbuka, yaitu panel komik yang tidak menggunakan garis pembatas yang mengelilingi adegan. • Panel tertutup, yaitu panel komik yang menggunakan garis pembatas yang membatasi satu adegan gambar hingga tertutup, garis yang digunakan dapat berupa garis tebal, tipis, ekspersif maupun gambar langsung.

Transisi Panel Panel merupakan perpindahan adegan dalam gambar komik, setiap panel menunjukan sebuah aksi yang lengkap karena berasal dari sebuah plot adegan cerita komik yang berkaitan secara keseluruhan. Terdapat enam bentuk transisi dari panel ke panel (Mc.Cloud (2008)), antara lain sebagai berikut : a) Transisi momen ke momen.

Merupakan transisi yang menggambarkan aksi tunggal dalam sebuah rangkaian momen. Transisi ini berfungsi menunjukan aksi gerak lambat, menangkap perubahan kecil, meningkatkan ketegangan, dan membuat kesan seperti film dalam halaman komik. b) Transisi aksi ke aksi. Merupakan transisi tunggal dalam sebuah rangkaian aksi, dan sangat efisien, karena hanya menggunakan satu momen per-aksi, sehingga setiap panel membantu mengarahkan plot serta menjaga alur cerita tetap terjalin.

c) Transisi subjek ke subjek. Merupakan transisi dari serangkaian perubaan subjek dalam waktu yang sama. Sangat efisien untuk menciptakan alur cerita maju, sambil merubah sudut pandang pembaca. d) Transisi lokasi ke lokasi. Merupakan bentuk transisi yang melintasi jarak, ruang dan waktu yang sangat berbeda.

Membantu meringkas sebuah cerita sambil memberi jarak dan jangka waktu antar lokasi. e) Transisi aspek ke aspek. Merupakan transisi dari satu aspek sebuah tempat, susasana hati atau gagasan ke aspek yang lainnya. Berguna untuk merangkai sebuah narasi yang masih berada dalam satu rangkaian waktu namun juga menampilkan lompatan situasi untuk menciptakan penekanan suasana hati dan tempat yang kuat (Mc.Cloud, 2008). f) Non sequitur. Merupakan sebuah rangkaian citra atau kata yang tidak berkaitan.

Transisi ini tidak mengembangkan sebuah cerita. Transisi ini sering muncul dalam komik eksperimental, yang menyajikan potongan-potongan tak masuk akal yang terselip dalam sebuah cerita rasional. 2. Sudut Pandang (View). Dalam menggambar komik penggunaan sudut pandang sama dengan saat pembuatan storyboard pada film live atau film animasi, yaitu dengan mengarahkan mata penonton untuk melihat sebuah kejadian atau objek.

Sudut pandang yang populer dalam komik dan sering digunakan dalam menciptakan karya yang menampilkan adegan-adegan dalam panel antara lain: Bird eye view, High angle view, Low angle view, Eye level, dan Frog eye. a) Bird Eye View (Mata Burung). Pengambilan sudut pandang gambar diarahkan pada posisi ketinggian di atas objek, sehingga dapat menjelaskan lingkungan yang luas atau mendefinisikan situasi yang menceritakan kekuasaan serta rekonstruksi utuh kondisi sebuah lingkungan. b) High Angle View.

Pengambilan sudut pandang gambar diarahkan pada posisi mata di atas lebih tinggi dari objek. Sudut pandang High angle view dapat mencitrakan konteks rahasia ataupun kekalahan. c) Low Angle View. Pengambilan sudut pandang ini terlihat menyajikan secara distorsi yang menampilkan kondisi bawah lebih besar daripada konstruksi atas. Gambar lebih mengesankan semangat, keagungan, kebesaran, atau kondisi konstruksi bangunan yang megah.

d) Eye Level. Dalam menggambar sudut pandang ini dibuat sejajar dengan tatapan pandangan mata, agar pembaca dapat mengidentifikasi secara benar komposisi asli serta ketinggian bentuk ideal jika disejajarkan dengan objek yang terdapat pada gambar.

e) Worm's Eye. Dalam penggambaran sudut pandang worm's eye, mata akan dibawa untuk menyaksikan adegan atau objek dari sudut pandang mata terendah agar terlihat kesan estetis serta dimensi dan perbesaran dari sebuah objek. 3. Gutter (Parit) Gutter atau Parit merupakan bagian dari panel, yakni sebagai pemisah antara panel satu dan panel lain, sehingga memberikan rongga pada layout komposisi gambar komik yang berdampak pada ruang jeda untuk menumbuhkan ruang imajinasi pembaca.

Ruang jeda yang digubah melalui panel-panel yang terpisah dapat menimbulkan sebuah gagasan yang sesuai dengan interpretasi pembaca. Besaran gutter tentu saja bervariasi dan disesuaikan dengan kebutuhan gambar yang ada, serta menyesuaikan dengan kreativitas komikus. 4. Balon Kata Balon kata merupakan tempat untuk meletakkan teks komunikasi cerita antar tokoh.

Penggunaan balon kata merupakan fungsi bahasa dari komik. Fungsi bahasa dalam dialog yang replikanya ditempatkan dalam balon kata merupakan ungkapan sekaligus monolog batin dari sebuah kejadian yang diilustrasikan pada panel.

Secara garis besar balon kata digolongkan ke dalam 3 (tiga) bentuk, yaitu: Balon ucapan, Balon pikiran, dan Caption: a) Balon Ucapan. Merupakan representasi ucapan dalam balon gelembung, yang memiliki ekor meruncing dan mengarah pada mulut atau karakter tokoh yang mengatakan. Banyak isi cerita dalam komik biasanya bersifat dialog atau teks yang ingin ditampilkan dalam panel komik menyesuaikan balon kata yang digambarkan bersambung dengan mengarahkan kepada tokoh yang mengucapkan.

Gelembung kata dalam komik memiliki bentuk yang bervariasi, disesuaikan dengan konteks nada serta karakter dari tokoh yang mengucapkan. Ekspresi teriakan, jeritan, marah, untuk menajamkan emosi dibuat bergerigi. Sementara itu, untuk contoh bisikan, kata dimuat dalam balon kata dengan bentuk putus-putus. Dengan begitu, teks dalam balon kata terlihat lebih emosional dan irama bacanya dapat lebih teridentifikasi. b) Balon Pikiran. Merupakan representasi dari tokoh yang ingin mengungkapkan atau menyatakan pikiran perasaannya, tetapi isi cerita dalam komik biasanya bersifat harafiah tidak diungkapkan.

Dalam hal ini pembaca diminta untuk dapat memahaminya, sebagai ungkapan pernyataan yang tidak dituangkan secara verbal. Untuk itu, balon pikiran divisualisasikan dalam gelembung berbentuk rantai putus-putus yang saling menyambung.

c) Caption. Secara umum caption digunakan untuk mengisahkan atau menjelaskan naratif yang tidak menggunakan dialog, sehingga dalam caption sering kali dibedakan untuk menunjukkan fungsi dari gelembung kata.

Caption berfungsi untuk menjelaskan kondisi adegan, cerita, serta setting tanpa harus menggunakan ilustrasi namun tetap menjadi teks yang diperlukan sebagai bagian dari komunikasi. 5. Visual Effect (Efek Visual) Visual effect diperlukan untuk mendramatisir sebuah gambar agar lebih meyakinkan para pembaca tentang suara yang ingin diberikan kepada pembaca. Ucapan yang ingin dikeluarkan oleh objek diekspresikan secara visual dalam bentuk tipografi yang dibuat sedemikian rupa sehingga mencitrakan ekspresi maksimal.

Dengan tampilan visual isi cerita dalam komik biasanya bersifat yang yang sedemikian rupa pembaca dapat menikmatinya sebagai bagian dari kesatuan elemen komik. 6. Ilustrasi Ilustrasi adalah seni gambar yang bersifat sekaligus berfungsi untuk memberi penjelasan atas suatu tujuan atau maksud tertentu secara visual.

Komik merupakan kumpulan ilustrasi-ilustrasi yang disusun secara berurutan serta dapat menceritakan secara utuh sebuah rangkaian cerita. Ilustrasi dalam komik dibagi ke dalam 2 (dua) bentuk, yakni kartun dan realis.

Tujuan membuat ilustrasi realis adalah memberikan gambaran yang mirip dengan aslinya. Untuk menggambarkan keindahan dan kerumitan, serta detail yang jelas ilustrator dapat menggunakan aliran ini. 7. Ukuran Gambar Panel-panel yang terdapat dalam komik selama ini menampilkan gambar-gambar yang dikemas dalam berbagai ukuran sesuai kebutuhan adegan. Pada umumnya ukuran yang terdapat dalam panel terdiri dari beberapa jenis sesuai dengan arah pandang mata.

Ukuran gambar yang biasa digunakan dalam panel antara lain: Extreme long shoot, Long shoot, Medium shoot, Close up, dan Extreme close up.

a) Extreme Long Shoot. Ukuran gambar ini menampilkan objek dari jarak jauh, sehingga kondisi akan terlihat utuh dan luas.

Ukuran gambar extreme long shoot dipergunakan untuk menampilkan gambar, kejadian, lokasi, alam, atau untuk mengcover kejadian secara keseluruhan b) Long Shoot. Long shoot merupakan sudut pandang dalam menampilkan gambar objek secara utuh dari atas ke bawah sehingga dengan mudah pembaca dapat mengidentifikasi komposisi dan ukuran objek.

Untuk mengidentifikasi jumlah serta lokasi dan keberadaan tokoh dapat menggunakan ukuran gambar ini. c) Medium Shoot. Dalam medium shoot, gambar menampilkan ukuran objek setengah dari ukuran sesungguhnya. Medium shoot sangat efektif untuk mengidentifikasi gerakan serta detail atribut yang digunakan oleh tokoh manusia. Selain itu, ukuran gambar ini mampu menunjukkan background dan lokasi tokoh. d) Close Up.

Close up merupakan ukuran gambar dalam panel komik dengan perbesaran yang menampilkan detail-detail objek. Biasanya close up juga digunakan untuk menunjukkan ekspresi tokoh.

e) Extreme Close Up. Ukuran gambar pada extreme close up dibuat dengan sudut pandang perbesaran yang sangat besar dengan mengabaikan unsur-unsur lain, namun tetap memperkuat citra gambar dengan detail yang ditampilkan.

8. Cerita Elemen narasi dalam komik merupakan bagian yang sangat penting karena unsur visual dan teks merupakan penyederhanaan serta perwujudan dari bentuk narasi berupa urutan cerita sehingga dapat dimaknai maksud yang ingin disampaikan. Komik dikatakan sebagai sastra gambar karena komik dapat merekonstruksi kejadian yang belum pernah dialami oleh pembaca sehingga menjadi sebuah nuansa baru dan pengalaman baru bagi para pembaca yang jenuh pada kehidupannya sendiri.

Narasi sastra menjadi sebuah media untuk menyelami pengalaman dan cerita orang lain. Oleh karena itu, elemen cerita merupakan titik awal penting dalam menceritakan sebuah komik yang berkualitas, berdampak, dan memiliki nilai fungsi hiburan. 9. Splash (Bentuk Gemercak) Dalam komik, splash terbagi ke dalam 3 (tiga) bagian, yaitu: Splash Halaman, Splash Panel, dan Splash Ganda.

a) Splash Halaman. Splash halaman merupakan bentuk tampilan ilustrasi yang mampu mendefinisikan isi komik. Pada bagian ini banyak memuat elemen-elemen serta berbagai penggabungan yang ada pada bentuk visual dan teks isi komik. Splash halaman dibuat secara detail agar menjadi point of interest komik. b) Splash Panel.

Panel terbesar dalam sebuah halaman komik disebut dengan splash panel. Splash panel hanya menampilkan 1 (satu) ilustrasi gambar dan teks dengan komposisi yang lebih besar daripada yang lain. Hal tersebut diperkuat dengan variasi ilustrasi yang tidak jarang bertabrak dengan konsep panel sebagai bagian dari estetika.

Konsep dari splash panel adalah menjadi inti dari halaman tersebut sehingga panel besar tersebut akan menjadi perhatian pembaca. c) Splash Ganda. Beberapa judul dalam komik menggunakan splash ganda untuk mendramatisasi pesan serta isi cerita dalam komik biasanya bersifat. Panel komik dalam splash ganda, terdiri dari ilustrasi panel dua halaman yang digabung menjadi satu sehingga ukurannya dapat melebihi dari panel-panel yang telah ada.

Oleh karena itu, pembaca akan disegarkan matanya dengan tampilan ilustrasi yang bervariasi, serta mendapat tekanan dalam memaksimalkan emosi dan psikologis dari cerita. 10. Garis Gerak Efek yang ditimbulkan dari gerakan tokoh komik disebut dengan garis gerak. Garis gerak divisualisasikan untuk mendramatisasi sebuah keadaan, ekspresi, ataupun pernyataan sikap, sehingga pembaca akan lebih memahami kondisi fisik emosional tokoh yang isi cerita dalam komik biasanya bersifat digambarkan serta membantu dalam mengekspresikan pemahaman kondisi si tokoh.

Biasanya garis gerak dapat lebih maksimal digunakan untuk menyatakan aksi tokoh dalam kondisi marah, takut, bergerak, berlari, serta emosi saat berkelahi, maupun adegan lainnya. Jenis-Jenis Komik Jenis-jenis komik berdasarkan bentuk ada empat, yaitu: Komik strip, Buku komik, Komik kompilasi, dan Komik web.

isi cerita dalam komik biasanya bersifat. Komik Strip Komik strip merupakan sebuah komik yang terdiri hanya beberapa panel dan biasanya mengisi ruang di majalah dan surat kabar.

a) Komik strip bersambung. Jenis komik ini hanya terdiri dari 3 atau 4 panel setiap edisinya dengan menghadirkan cerita yang bersambung. Karena ceritanya yang menarik membuat jenis komik ini selalu dinantikan kelanjutannya. b) Kartun strip. Kartun strip merupakan sebuah sajian gambar komik yang terdiri dari 3 atau 4 panel yang merupakan cerita dengan format humor, tetapi berceritakan sindiran-sindiran dengan konsep peristiwa yang aktual.

Tidak sedikit orang menyebutnya dengan komik intelektual. 2.

isi cerita dalam komik biasanya bersifat

Buku Komik Buku komik adalah rangkaian komik yang memiliki ikatan dengan penerbit atau majalah serta menghadirkan karya komik yang dapat dinikmati secara utuh dan kelanjutannya dapat terbit secara rutin. Buku komik diciptakan dalam beberapa volume, terdiri dari beberapa bagian topik cerita yang disebut chapter.

Buku komik dari luar negeri biasanya mengalami proses penerjemahan bahasa yang dilakukan oleh pihak editor dari penerbit yang berlisensi mencetak dan mendistribusikannya. 3. Komik Kompilasi Komik kompilasi merupakan kumpulan dari berbagai judul komik dan beberapa komikus dengan style berbeda dan disatukan dalam satu tema.

Tidak jarang penerbit akan memberikan kebebasan pada komikus untuk menentukan tema sendiri. 4. Komik Web Komik web merupakan salah satu media yang memanfaatkan kemajuan di bidang teknologi yang dapat diakses dengan mudah. Komik web ditampilkan pada layout di tampilan teknologi digital yang ada. Kelebihan dari komik web adalah tidak disibukkan dengan proses produksi cetak karena dapat diakses dengan murah dan relatif cepat.

Syarat Menggambar Komik Syarat utama dalam menggambar komik adalah memiliki kemampuan menggambar dan menyusun kata-kata dengan baik. Adapun langkah-langkah menggambar komik yang baik yaitu: 1. Menentukan Topik dan Tujuan Langkah pertama yang harus dilakukan sebelum menggambar komik adalah menentukan tema. Yang perlu dipikirkan ketika menentukan sebuah tema adalah bagaimana bentuk visualisasi dan kata yang akan digunakan sebagai penguat gambar visual tersebut. Pengembangan karakter tokoh komik sangatlah penting, karena berperan sebagai aktor dalam sebuah cerita komik.

2. Membuat Kalimat Singkat dan Mudah Diingat Pilihlah kata-kata yang singkat, mudah dicerna, jelas, dan menarik ketika membuat kalimat komik. Jika dilengkapi dengan gambar pendukung kalimat akan lebih berkesan, sehingga pembaca senantiasa mengingat pesan yang disampaikan. 3. Menggunakan Gambar Komik dibuat disertai dengan gambar, penggunaan gambar merupakan penyampaian pesan yang paling menarik. Proporsi gambar dan kata yang digunakan sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan cerita yang disampaikan dengan tetap memperhatikan tokoh karakter yang dibuat.

Gunakan warna-warna yang mencolok, sehingga mengundang perhatian banyak orang untuk membaca narasi komik. Media Menggambar Komik Media menggambar komik adalah alat, bahan, dan teknik yang digunakan dalam menggambar komik. Penggunaan media disesuaikan dengan apa yang akan dibuat, jika membuat komik buku kerjakan dalam beberapa lembaran kertas atau 1 buku gambar yang utuh selanjutnya susunlah dalam satu kesatuan cerita yang utuh, jika komik berupa cerita pendek dapat menggunakan selembar kertas.

Komik juga bisa dibuat secara digital, yaitu menggunakan alat bantu komputer. Menggambar komik dengan komputer dapat memudahkan pembuat komik dalam berekspresi, selain itu jika terjadi kesalahan dapat segera diganti.

1. Bahan Menggambar Komik Bahan menggambar adalah material yang digunakan dalam menggambar. Terdapat dua bahan yang digunakan dalam menggambar komik, yaitu bahan yang berupa bidang gambar dan bahan yang digunakan untuk menggambar. Kertas yang sering digunakan adalah kertas berwarna netral (putih, abu-abu, coklat), karena mudah menyerap media warna apa saja. Kertas yang dapat isi cerita dalam komik biasanya bersifat menggunakan berbagai alat gambar (kertas padalarang, HVS, kuarto, karton).

Kertas gambar seperti HVS atau kertas BC, kertas karton dan jenis-jenis kertas lainnya berfungsi sebagai bidang gambar. Pensil gambar, pensil warna, cat poster, cat air, dan tinta bak atau tinta cina merupakan macam-macam bahan yang digunakan untuk menggambar. Pensil tanda H besifat keras sangat cocok untuk membuat garis tipis. Pensil tanda B bersifat lunak sangat cocok untuk membuat garis tebal atau hitam pekat. Pensil warna sangat bervariasi, dengan pensil warna komik bisa dibuat dengan teknik gradasi, yaitu perjalanan warna dari arah warna tua/gelap isi cerita dalam komik biasanya bersifat warna muda/ terang.

2. Alat Menggambar Komik Alat menggambar adalah perkakas yang digunakan untuk menggambar. Alat bantu menggambar yang kita kenal saat ini sangatlah beragam, baik cara, bentuk, maupun penggunaannya.

Penguasaan kita terhadap alat sangat penting. Ada beberapa alat yang biasa digunakan sebagai alat bantu dalam menggambar komik seperti penggaris yang berfungsi untuk membentuk atau membuat strip-strip kolom pada komik, Penghapus juga diperlukan untuk memperbaiki atau menghapus gambar rancangan. 3. Teknik Menggambar Komik Teknik adalah cara yang digunakan seseorang untuk mengerjakan sesuatu. Teknik menggambar komik adalah cara yang digunakan seseorang dalam menggambar komik.

Isi cerita dalam komik biasanya bersifat menggambar komik dapat menggunakan beberapa cara, yaitu (a) linear, (b) blok, (c) arsir, (d) dusel, (e) akuarel, dan (f) plakat. Pembahasan mengenai bahan, alat, dan teknik menggambar telah dikupas pada artikel. Langkah-Langkah Menggambar Komik untuk Pemula Berikut ini langkah-langkah sederhana dalam menggambar komik bagi pemula yang baru belajar menggambar komik.

• Persiapan alat dan bahan yang dibutuhkan, seperti pensil, penghapus, kertas, spidol hitam, crayon, dan penggaris. • Menentukan tema komik sembari menuliskan cerita yang akan dibuat pada selembar kertas.

• Membuat sketsa karakter/tokoh utama dan tokoh pembantu dalam komik menggunakan pensil. • Menggambar sesuai alur cerita yang telah dibuat menggunakan pensil.

• Menggambar balon dialog yang ukurannya disesuaikan dengan teks yang diperlukan. • Koreksi kembali gambar yang telah dibuat, apakah sudah sesuai dengan alur cerita yang telah dibuat sebelumnya. • Jika sudah benar, tebalkan kotak panel dan gambar menggunakan spidol atau drawingpen. Setelah itu warnai cerita yang telah digambar menggunakan crayon, cat air, atau pewarna lain yang kalian sukai.

Adapun 8 prosedur atau langkah-langkah yang tepat dalam membuat komik yang perlu dilakukan antara lain sebagai berikut : • Langkah pertama adalah membuat plot. Plot berperan sebagai benang merah dari sebuah cerita dalam pembuatan komik. Plot sebenarnya memiliki kesamaan dengan outline dalam pembuatan buku fiksi dan non fiksi.

Sehingga di dalamnya akan ada watak, tokoh, dan jalan ceritanya. • Selanjutnya buatlah draft menggunakan pensil. Kenapa menggunakan pensil? Namanya juga manusia, kesalahan dalam menggambar pasti terjadi, untuk lebih mudah memperbaiki kesalahan gunakan pensil serta penghapus.

Komikus mahir pun juga masih menggunakan pensil dalam membuat komik.

isi cerita dalam komik biasanya bersifat

• Tahap selanjutnya adalah membentuk outline gambar. Setelah selesai membuat gambar dengan pensil dan sudah matang sesuai dengan konsep yang diinginkan, saatnya menggunakan drawing pen. Pertegas seluruh gambar dan hal lainnya yang perlu dilapisi dengan drawing pen. • Hapuslah bekas pensil. Agar gambar komik tidak bertumpuk dan berbayang hapuslah pensil bekas gambar yang sebelumnya kalian buat. • Buatlah detail gambar. Tahapan selanjutnya yang perlu dilakukan adalah memberikan detail-detail gambar agar semakin keren, misalnya mewarnai, membenarkan pose tokoh, dan sebagainya.

• Lakukan koreksi. Koreksi merupakan tahap penting ketika melakukan proses kreatif. Jangan sampai kualitas yang kita sajikan kepada penggemar atau penonton tidak baik. • Tambahkan screen tone pada komik. Screen tone adalah metode untuk membuat detail-detail gambar pada komik semakin tajam.

isi cerita dalam komik biasanya bersifat

Jika proses pembuatan menggunakan alat bantu komputer, kalian bisa menggunakan aplikasi photoshop dan lainnya untuk membuat komik yang kalian buat sesuai dengan plot dan semakin “hidup”. • langkah terakhir adalah membuat dialog. Buatlah dialog komikmu dalam bentuk tulisan yang sudah disiapkan sebelumnya. Kamu dapat melakukannya secara manual atau menggunakan alat bantu komputer.

Tahapan 2 - Menulis Skenario Cerita Lepas, Rahasia Mencari Ide Cerita




2022 www.videocon.com