Jenis protein struktural yang berperan dalam kontraksi sel otot adalah

jenis protein struktural yang berperan dalam kontraksi sel otot adalah jenis protein struktural yang berperan dalam kontraksi sel otot adalah

However, timedependent changes of various markers of differentiation would add further validity to our observations and unequivocally clarify whether APOE expression is indeed correlated with the differentiation state of the cells.Another limitation of this study jenis protein struktural yang berperan dalam kontraksi sel otot adalah that the exact locus of APOE expression could not be examined in detail using a standard epifluorescence microscope in this study.Highresolution microscopy techniques would have been more ideal to identify the accurate loci of APOE expression and overcome the challenges of imaging densely packed cells at the earliest stages of neural induction.

The authors would like to thank the reviewer for this comment.In the updated manuscript, these images are shown in a separate figure. The PDF buy Anti-obesity Compound Library version should enable sufficient magnification to view the composite panels and clearly demonstrate more intracellular localisation on D cells.However, no data is available on the expression pattern of APOE in human neural stem cells.They report a Targetmol’s Inhibitor Library dramatic reduction in APOE mRNA levels during differentiation, as well as a change in the cellular distribution of APOE protein.However, while the QPCR data is convincing and very robust, the immunocytochemistry studies should be further analysedimproved in order to draw any strong conclusions.The images presented are not of very good quality, and if judging by them, APOE expression rather seems to increase globally during differentiation, with few cells expressing high levels at D and most cells expressing moderate levels at D.If this is not possible, the conclusions should be toned down and further experiments suggested in the discussion for example, protein quantification by WB and cellular fractionation and quantification of protein in the media to assess intracellular protein localization and secretion, respectively.It would be very informative to see ifhow these two markers change over the course of the differentiation protocol.Either in the introduction or the discussion, it could be noted that astrocytes express very high levels of APOE in the brain.If possible, provide higher magnificationhigher quality images of APOE stainings, including also the other time points during differentiation.Day would be particularly important to include, since it displays the highest levels of expression by QPCR.The authors would like to thank the reviewer for this comment.In the updated manuscript, these images are shown in a separate figure.

The PDF version should enable sufficient magnification to view the composite panels and clearly demonstrate more intracellular localisation on D cells.While the authors confirm that the ICC experiments were conducted for APOE on D cells, the data were not included in the manuscript due to the following reasons.According to the differentiation protocol, the cells were maintained at high density approaching near confluence from D to D.We observed that this inadvertently diminishes the quality of immunocytochemistry images for D cells, since clear boundaries of nuclei could not be easily identified with epifluorescence microscopy and further complicated the downstream quantification process.The possibility of dissociating D cells and plating them on to a different surface for better image quality and quantification was considered briefly.However, such additional handling was not done to the cells so that any potential source of artefacts that could mask the true state of D cells can be ruled out in our experiments.

admin Kontraksi otot adalah keadaan saat otot menegang dan memendek sehingga kemudian dapat menggerakkan tulang atau rangka tubuhmu. Unit fungsional dari otot rangka disebut dengan sarkomer, yang tersusun oleh aktin dan miosin. Aktin adalah protein pembentuk filamen halus dan miosin adalah protein pembentuk filamen tebal yang bertugas menarik aktin ketika kontraksi otot terjadi Jadi, jawaban yang benar adalah C
Advertisement Dalam sistem gerak manusia, otot tidak hanya berperan sebagai pembentuk organ.

Akan tetapi, juga berfungsi dalam membantu Anda untuk bisa bergerak secara leluasa. Cara kerjanya adalah dengan mekanisme kontraksi otot dalam membantu pergerakan dan kinerja dari organ-organ tubuh.

jenis protein struktural yang berperan dalam kontraksi sel otot adalah

Apakah Anda sudah mengetahui mekanisme kontraksi otot? Berikut adalah penjelasan lengkapnya. Berbagai jenis otot manusia Mekanisme kerja otot berbeda-beda, tergantung dari jenis ototnya. Berikut adalah berbagai jenis otot dalam anatomi tubuh manusia, di antaranya: 1. Otot lurik Tak afdol rasanya jika membahas mekanisme kerja otot tanpa menyinggung jenis otot ini.

Ya, otot lurik atau otot rangka adalah otot yang bisa dikendalikan secara sadar dan merupakan otot yang berfungsi untuk bergerak. Otot-otot lurik menempel pada tulang dan diikat dengan jaringan keras yang dikenal sebagai tendon.

jenis protein struktural yang berperan dalam kontraksi sel otot adalah

Saat otot lurik berkontraksi, tendon ikut bergerak dan menggerakan tulang. 2. Otot polos Berbeda dengan otot lurik, otot polos adalah otot yang tidak bisa digerakkan secara sadar. Otot polos dapat ditemukan di organ-organ tubuh, seperti organ pencernaan. Mekanisme kontraksi otot polos bekerja secara otomatis, sehingga tidak dapat diatur dan bekerja secara bertahap dibandingkan dengan otot lurik. Sebagai contoh, pergerakan otot pencernaan lebih pelan dan teratur saat makanan masuk ke organ sistem pencernaan daripada pergerakan otot tangan yang cepat.

3. Otot jantung Otot jantung berbeda dengan otot lurik ataupun polos.

jenis protein struktural yang berperan dalam kontraksi sel otot adalah

Meskipun serupa dengan otot polos, Anda tidak dapat mengendalikan otot jantung secara sadar. Mekanisme kontraksinya membuat otot jantung mampu memompa darah ke seluruh tubuh dan mengubah kecepatan mekanisme kerja otot sesuai dengan kebutuhan tubuh. Contohnya, otot jantung akan memompa lebih pelan ketika Anda sedang beristirahat dan memompa lebih cepat ketika Anda sedang beraktivitas. Baca Juga • Cara Kerja Innate Immunity, Kekebalan Tubuh Bekal dari Lahir • Berapa Kebutuhan Vitamin C Per Hari?

Pahami Juga Efek Sampingnya Jika Berlebihan • Mengulik Khasiat Kunyit dan Madu untuk Lambung Mekanisme kontraksi otot dalam tubuh manusia Mekanisme kontraksi otot Mekanisme kontraksi otot sebenarnya merupakan bagian dari mekanisme kerja otot.

jenis protein struktural yang berperan dalam kontraksi sel otot adalah

Otot-otot berkontraksi dan melemas untuk dapat menggerakan tubuh. Perlu Anda ketahui pula bahwa mekanisme gerak otot yang berperan untuk kontraksi otot adalah sliding filamen. Yaitu, ketika filamen titpis bergeser melewati filamen tebal. Lalu, setiap proses kontraksi dan pelemasan yang timbul merupakan respon dari sistem saraf. Kunci dari mekanisme kontraksi otot adalah adanya sinyal dari otak dan energi dari makanan. Mengutip dari Visible Body, mekanisme kontraksi otot dapat dijabarkan menjadi beberapa tahapan, yaitu: 1.

Sinyal dari sistem saraf Mekanisme kontraksi otot dimulai ketika adanya sinyal dari sistem saraf atau yang dikenal sebagai potensial aksi ke sel-sel dalam otot. Sinyal potensial aksi tersebut berjalan melalui neuron motorik hingga neuromuskular.

2. Reaksi kimia dalam otot Sinyal dari sistem saraf akan diterima oleh sebuah zat kimia bernama asetilkolin yang akan memicu berbagai reaksi kimia. Reaksi kimia tersebut memicu keluarnya kalsium dalam otot dan merangsang kinerja senyawa aktin (tipis) dan myosin (tebal). Ini adalah jenis senyawa protein struktural yang dapat memendekkan otot atau kontraksi.

Jadi, peranan kalsium dalam kontraksi otot adalah untuk mengikat troponin (keloompok protein) dan mengubah bentuknya. Tak hanya itu saja, selama kontraksi otot berlangsung juga akan terjadi pengurangan karbohidrat yang menjadi sumber energi.

3. Melemasnya otot Saat sinyal dari sistem saraf sudah berhenti, reaksi kimia dalam otot akan kembali seperti semula dan membuat otot memanjang atau melemas.

Ini membalikkan mekanisme kontraksi otot. Bagaimana menjaga kesehatan otot?

jenis protein struktural yang berperan dalam kontraksi sel otot adalah

Menjaga kesehatan otot penting agar mekanisme gerak kontraksi otot tetap berjalan dengan baik. Apabila mekanisme kontraksi tidak sesuai, Anda akan mengalami kesulitan dalam bergerak ataupun terjasi masalah di organ-organ tertentu. Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan otot, seperti: 1.

Menerapkan pola makan yang sehat Selain menjaga kesehatan tubuh dan menurunkan berat badan, menerapkan pola makan bergizi imbang dapat memberikan nutrisi yang memadai untuk mekanisme kerja otot. Konsumsilah sayuran, buah-buahan, protein rendah lemak, dan biji-bijian utuh. Anda juga perlu mengonsumsi makanan tinggi zat besi, seperti bayam, ayam, dan sebagainya.

Selain itu, sebaiknya konsumsi protein dari makanan daripada suplemen, seperti protein dari daging ayam, tahu, telur, dan sebagainya. 2. Olahraga secara teratur Berolahraga memang bisa merusak otot, tetapi tubuh akan memperbaiki kerusakan tersebut dan membuat otot menjadi semakin kuat. Anda tidak perlu memaksakan diri untuk olahraga angkat beban yang berat. Aktivitas atau olahraga ringan, seperti bulutangkis, jalan cepat, berlari, berenang, dan sebagainya juga dapat melatih otot.

Sebaiknya, berolahraga selama kurang lebih 30 menit per harinya. Jangan lupa lakukan peregangan sebelumnya agar mekanisme kontraksi otot berkerja dengan baik.

Cara mencegah cedera otot Cedera otot tidak akan membantu meningkatkan kekuatan otot, tetapi justru dapat merugikan dan mengganggu mekanisme kontraksi otot.

Untuk itu, Anda bisa mencoba beberapa cara mencegah cedera otot di bawah ini, seperti: 1. Berhati-hati saat mengangkat benda berat Saat akan mengangkat benda yang berat, terapkan postur mengangkat yang benar, yaitu dengan membiarkan punggung tetap lurus dan menekuk lutut.

jenis protein struktural yang berperan dalam kontraksi sel otot adalah

Postur tersebut mencegah cedera pada otot punggung dengan menyalurkan berat benda ke otot paha yang lebih kuat. Jika Anda tidak mampu mengangkat sendirian, mintalah bantuan orang lain. 2. Gunakan alat pelindung Saat melakukan olahraga yang berpotensi menimbulkan cedera, gunakan alat pelindung. Sebagai contoh, helm khusus atau pelindung siku dan lutut, untuk mengurangi risiko cedera otot.

3. Jangan memaksakan diri Hentikan olahraga ketika Anda merasakan nyeri yang tidak dapat ditahan pada area tubuh tertentu. Sebaiknya, istirahatkan otot dan konsultasikan dengan dokter ketika cedera otot terjadi.

4. Lakukan pemanasan dan pendinginan Sebelum berolahraga, selalu lakukan pemanasan berupa peregangan atau jogging ringan. Seusai olahraga, lakukan pendinginan untuk melemaskan otot-otot yang menegang. Apabila Anda baru akan memulai atau sudah lama tidak berolahraga, lakukan olahraga secara perlahan untuk mencegah cedera pada mekanisme kontraksi otot.

jenis protein struktural yang berperan dalam kontraksi sel otot adalah

5. Jangan lupa minum air Saat berolahraga, jangan lupa untuk meminum air untuk menangkal dehidrasi yang dapat menyebabkan pusing dan meningkatkan peluang terjadinya cedera otot. Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/319322.php Diakses pada 03 Oktober 2019 NIH.

https://www.niams.nih.gov/health-topics/kids/healthy-muscles#tab-id-1 Diakses pada 03 Oktober 2019 Visible Body. https://www.visiblebody.com/learn/muscular/muscle-contractions Diakses pada 03 Oktober 2019 Jawaban yang tepat adalah C. Jenis protein struktural yang berperan dalam kontraksi sel otot adalah aktin dan miosin.

jenis protein struktural yang berperan dalam kontraksi sel otot adalah

Otot mengandung protein rangkap, yaitu miogen berupa larutan aktin dan miosin. Dengan bantuan energi ATP, aktin dan miosin dapat bereaksi membentuk aktomiosin yang menyebabkan otot berkontraksi. Sehingga pernyataan (2) dan (4) benar.

ILMU BIOMEDIK DASAR KEPERAWATAN




2022 www.videocon.com