Logo merupakan sebuah visi penyampaian citra positif melalui sebuah tampilan sederhana dalam bentuk

logo merupakan sebuah visi penyampaian citra positif melalui sebuah tampilan sederhana dalam bentuk

Logo dan Brand (merek) adalah suatu unsur yang sangat berpengaruh dalam sebuah perusahaan. Keduanya berfungsi sebagai identitas yang mereprentasikan citra sebuah perusahaan dimata konsumen. Kali ini kita akan membahas mengenai pengertian, perbedaan dan cara membuatnya dari keduanya. Pembaca juga bisa sharing untuk memberikan kontribusi dan masukan positif guna menambah pengetahuan kita bersama dalam memahami logo dan brand serta aplikasinya pada sebuah perusahaan.

• LOGO Logo adalah lambang atau simbol khusus yang mewakili suatu perusahaan atau organisasi. Sebuah logo bisa berupa nama, lambang atau elemen grafis lain yang ditampilkan secara visual. Sebuah logo diciptakan sebagai identitas agar unik dan mudah dibedakan dengan perusahaan kompetitor/pesaing. Logo bisa diibaratkan dengan wajah. Setiap orang bisa dengan mudah dikenali antara satu dengan yang lain hanya dengan melihat wajah, Begitu juga halnya dengan logo.

Logo merupakan sebuah visi penyampaian citra positif melalui sebuah tampilan sederhana dalam bentuk simbol. Cara membuat desain logo merupakan sebuah proses kreatif yang tercipta dari ide dan konsep suatu produk / jasa badan usaha, hal ini tentu membutuhkan sumber ide, referensi, daya imajinasi serta kreativitas yang kuat. • BRAND Brand Sama halnya dengan logo, Brand (merek) berfungsi sebagai identitas suatu perusahaan atau organisasi. Namun brand logo merupakan sebuah visi penyampaian citra positif melalui sebuah tampilan sederhana dalam bentuk hanya digambarkan dalam sebuah simbol (seperti logo), brand bersifat menyeluruh.

Brand bisa berupa Nama, simbol/logo, bentuk, iklan, slogan, maupun penggunaan kombinasi warna. Â Langkah yang harus diperhatikan dalam proses membuat logo adalah : • Pahami detai produk / usaha / jasa yang akan kita buat logonya. Mulai dari visi dan misi serta pasar konsumen seperti apa yang akan dibidik oleh perusahaan ataupun produk yang akan kita buatkan logo.

Hal ini untuk menentukan konsep logo • Membuat sketsa desain awal ataupun dasar sesuai dengan konsep, Mulai dari pemilihan huruf ( font ) yang tepat, pemilihan variasi warna yang serasi serta symbol yang benar-benar tepat mewakili nama produk ataupun perusahaan. • Gunakan Software dalam proses pembuatan desain logo antara lain, Corel Draw, Adobe Illustrator. Format dari desain logo haruslah berupa vector, hal ini akan menjadikan logo yang telah kita buat memiliki resolusi tinggi dan tidak pecah ketika masuk dalam proses produksi cetak.

Tips Lain seputar Logo • Hindari pembuatan desain logo yang generic ( overused )karena hal ini tentu saja akan merugikan produk secara citra. • hindari juga pembuatan desain logo dengan menjiplak ( plagiat ) desain produk lain yang sudah ada.

• Orisinalitas adalah hal utama dan mendasar dalam pembuatan desain logo.

logo merupakan sebuah visi penyampaian citra positif melalui sebuah tampilan sederhana dalam bentuk

• Kreativitas dan orisinalitas merupakan point penting yang harus dimiliki oleh para desainer logo. Web site sekolahdesain.com ialah media belajar desain grafis gratis. Bagi Anda yang ingin berkontribusi dapat mengirim artikel mengenai desain grafis dan ditambahkan satu paragraph untuk promosi jasa atau produk Anda. Artikel yang ada di web site saat ini ialah tugas dari peserta belajar gratis disebuah lembaga sosial dan jika ada artikel yg tidak semestinya tayang disini dapat informasikan ke kami melalui email.

Maaf atas kekurangannya. Logo adalah lambang atau simbol khusus yang mewakili suatu brand (bisa produk, perusahaan, pemerintah, wilayah, organisasi, personal, dan sebagainya). Sebuah logo bisa berupa nama, lambang atau elemen grafis lain yang ditampilkan secara visual. Sebuah logo diciptakan sebagai identitas agar unik dan mudah dibedakan dengan perusahaan kompetitor/pesaing.

Logo bisa diibaratkan dengan wajah. Setiap orang bisa dengan mudah dikenali antara satu dengan yang lain hanya dengan melihat wajah. Begitu juga halnya dengan logo. Logo merupakan sebuah visi penyampaian citra positif melalui sebuah tampilan sederhana dalam bentuk simbol. Karena fungsi dasarnya sebagai identitas, logo haruslah unik dan mudah diingat.

Selain itu, logo juga harus divisualisasikan seimbang dan enak dipandang, serta relefan sehingga mampu memberikan penjelasan mengenai apa yang ditawarkan perusahaan pemilik logo.

Latest Posts. • 5 Strategi Brand Indonesia Agar Dapat Bersaing Secara Global • 10 Brand Lokal Indonesia yang Dapat Menjadi Inspirasi Anda! • Sedang Merintis Usaha? Berikut 5 Fungsi Branding yang Wajib Diketahui! • 7 Cara Membuat Nama Brand Bisnis Agar Lebih Menarik!

• 5 Cara Meningkatkan Personal Branding untuk Bisnis
Kiriman : Hendra Cipta Harianto (Mahasiswa Jurusan Desain Komunikasi Visual) ABSTRAK Warna adalah spectrum tertentu yang terdapat di dalam suatu cahaya sempurna berwarna putih. Pada awalnya warna ditemukan oleh Iscac Newton pada tahun 1660 dengan prisma kaca. Warna-warna itu bukanlah suatu gejala yang hanya dapat dilihat dan diamati saja, warna itu mempengaruhi kelakuan, memegang peranan penting dalam penilaian estetis dan turut menentukan suka tidaknya kita akan bermacam-macam desain.

Oleh karena itu selain hanya dapat dilihat dengan mata ternyata warna mampu mempengaruhi perilaku seseorang, mempengaruhi penilaian estetis dan turut menentukan suka maupun kagum terhadap desain tersebut.

Warna merupakan sebuah unsur desain yang sangat penting dalam pembuatan logo perusahaan. Warna memiliki unsur – unsur yaitu : warna primer, warna skunder, warna tersier, warna netral, warna panas, warna dingin dan warna komplementer. Dengan logo merupakan sebuah visi penyampaian citra positif melalui sebuah tampilan sederhana dalam bentuk unsur warna ini kita dapat dengan mudah menggabungkan warna, agar warna tersebut serasi dan cocok dilihat.

Mengetahui unsur dari warna belum bisa membuat logo tersebut, maka pentingnya mengetahui arti dari setiap warna, agar sesuai terhadap filosofi dan misi perusahaan tersebut. Setelah anda memahami arti warna, anda dapat dengan mudah menggunakan warna pada desain logo perusahaan anda agar menjadi logo yang bagus dan mempunyai arti yang sangat berkualitas. Kata Kunci : Desain, Warna, Arti, Logo, Perusahaan PENDAHULUAN Setiap warna mempunyai arti yang berbeda-beda, dengan memahami karakteristik mengenai warna tersebut yang akan memudahkan kita untuk mendapatkan keindahan arti dari masing – masing warna.

Keindahan sebuah warna tidak akan ada artinya apabila hadir sendiri tanpa kehadiran warna-warna lain disekitarnya. Karena warna-warna tersebut akan saling mempengaruhi. Warna merupakan unsur yang sangat penting dalam desain, karena dengan warna, suatu karya desain akan mempunyai arti atau nilai yang lebih dari utilitas karya tersebut.

Warna ditemukan pertama kali oleh Isaac Newton dengan menggunakan sumber cahaya matahari dan prisma sebagai alat pemantul cahaya, yang mendapatkan hasil warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu yang kemudian dikenal sebagai susunan spektrum dalam cahaya. Dengan mengetahui warna tersebut belum bisa dikatakan dalam pembuatan desain logo karena logo bukanlah hanya menyangkut visual saja, melainkan sebuah logo haruslah memiliki arti dan tujuan yang terkandung didalamnya.

Logo adalah lambang atau simbol khusus yang mewakili suatu perusahaan atau organisasi. Sebuah logo bisa berupa nama, lambang atau elemen grafis lain yang ditampilkan secara visual.

Logo bisa diibaratkan dengan wajah. Setiap orang bisa dengan mudah mengenali antara satu dengan yang lainnya hanya dengan melihat wajah. Begitu juga halnya dengan logo. Logo merupakan sebuah visi penyampaian citra positif melalui sebuah tampilan sederhana dalam bentuk simbol. Logo haruslah unik dan mudah diingat. Selain itu, logo juga harus divisualisasikan seimbang dan enak dipandang, serta relefan sehingga mampu memberikan penjelasan mengenai apa yang ditawarkan perusahaan pemilik logo.

Sebuah desain logo merupakan identitas dari sebuah perusahaan. Didalam desain logo yang bagus, akan terlihat dari filosofi dan misi perusahaan tersebut.

logo merupakan sebuah visi penyampaian citra positif melalui sebuah tampilan sederhana dalam bentuk

Atau dengan kata lain, logo melambangkan perusahaan dan merupakan unsur penting dari bisnis perusahaan. Dalam pembuatan desain logo anda harus mengenal tentang perusahaan tersebut, agar logo yang anda buat memiliki arti sesuai misi dan visi perusahaan, karena itu anda harus mengenal unsur-unsur warna dalam desain.

logo merupakan sebuah visi penyampaian citra positif melalui sebuah tampilan sederhana dalam bentuk

Dalam dunia desain warna dibagi menjadi 6 unsur yaitu : • Warna primer Merupakan warna – warna dasar yang meliputi warna merah, biru, dan kuning.

Warna Ini kemudian dikenal sebagai warna pigmen primer yang dipakai dalam dunia Desain. • Warna Skunder Merupakan hasil pencampuran warna-warna primer dengan proporsi 1:1. Misalnya warna jingga merupakan hasil campuran warna merah dengan kuning, hijau adalah campuran biru dan kuning, dan ungu adalah campuran merah dan biru.

• Warna tersier Merupakan campuran salah satu warna primer dengan salah satu warna sekunder. Misalnya warna jingga kekuningan didapat dari pencampuran warna kuning dan jingga. • Warna netral Merupakan merupakan hasil campuran ketiga warna dasar dalam proporsi 1:1:1. Warna ini sering muncul sebagai penyeimbang warna-warna kontras di alam. Biasanya hasil campuran yang tepat akan menuju hitam.

Warna – warna netral adalah hitam,putih, coklat, dan abu-abu. • Warna panas Merupakan warna hangat yang mencerminkan gairah, kebahagiaan, antusiasme, dan energi, yang termasuk warna panas adalah merah, oranye, kuning, dan variasi dari tiga warna tersebut. • Warna dingin Merupakan warna yang memberikan perasaan tenang atau profesionalisme dan biasanya membawa ketenangan dan rileks. • Warna komplementer Merupakan dari dua warna yang saling berseberangan (memiliki sudut 180°) di lingkaran warna.

Dua warna dengan posisi kontras komplementer menghasilkan hubungan kontras paling kuat, lebih terang, dan lebih hidup. Dengan demikian identitas perusahaan menampilkan warna yang mencerminkan citra atau image yang hendak disampaikan suatu perusahaan, yang dapat diciptakan dan dibentuk untuk mempengaruhi citra perusahaan. Warna tersebut dapat memperindah dan melengkapi arti dalam pembuatan desain logo perusahaan tersebut.

PEMBAHASAN Setiap warna dalam penggunaan desain logo mempunyai arti masing – masing yang menciri khaskan perusahaannya. Arti dari warna tersebut adalah : • Hitam Merupakan warna yang terkuat dari warna-warna netral.

Pada umumnya warna tersebut terkait dengan unsur kekuatan, keanggunan, dan formalitas. Di sisi lainnya hal itu dapat dikaitkan dengan kejahatan, kematian, dan misteri. Hitam sering digunakan dalam edgier desain, dan juga di desain sangat elegan. Ini dapat dilakukan secara konservatif atau modern, tradisional atau konvensional, tergantung pada warna-warna yang digabungkan dengannya.

Dalam desain, hitam umumnya digunakan untuk tipografi dan bagian-bagian fungsional lainnya, karena hal itu netral. Hitam membuat kita lebih mudah untuk menyampaikan rasa canggih dan misteri dalam desain. • Putih Putih sering dikaitkan dengan kesucian, kebersihan, dan kebajikan. Putih dalam desain umumnya dianggap netral. Menjadi latar belakang yang memungkinkan warna lain dalam desain memiliki suara yang lebih besar. Ini dapat membantu untuk menyampaikan kebersihan dan kesederhanaan, meskipun, lebih populer di desain minimalis.

Putih dalam desain dapat juga menggambarkan baik musim dingin atau musim panas, tergantung pada desain lainnya serta motif dan warna lainnya.

logo merupakan sebuah visi penyampaian citra positif melalui sebuah tampilan sederhana dalam bentuk

• Abu-abu Abu-abu adalah warna netral, warna abu-abu dapat digunakan sebagai pengganti dalam beberapa desain putih, dan abu-abu gelap dapat digunakan di tempat hitam. Abu-abu umumnya konservatif dan formal, tetapi dapat juga menjadi modern. Warna Ini sering digunakan di perusahaan desain, di mana formalitas dan profesionalisme adalah kuncinya. • Coklat Coklat berhubungan dengan bumi, kayu, dan batu. Ini benar-benar warna alami dan netral yang hangat.

Cokelat dapat dikaitkan dengan ketergantungan dan kehandalan, dengan ketabahan, dan juga membumi. Dapat juga dianggap membosankan. Penerapan pada desain, cokelat biasanya digunakan sebagai warna latar belakang. Ini juga terlihat pada tekstur kayu dan kadang-kadang dalam tekstur batu. Ini membantu membawa perasaan hangat dan beberapa logo merupakan sebuah visi penyampaian citra positif melalui sebuah tampilan sederhana dalam bentuk lain pada desain.

Kadang-kadang digunakan dalam bentuk paling gelap sebagai pengganti hitam, baik dalam latar belakang atau tipografi. • Merah Merupakan warna yang sangat panas. Ini berhubungan dengan api, kekerasan, peperangan dan semangat. Ini juga diasosiasikan dengan cinta dan gairah. Merah dapat juga dikaitkan dengan kemarahan dan bahaya. Didalam desain, kita bisa menggunakan warna merah sebagai aksen karena sifatnya yang kuat. Misalnya, pada logo hitam putih di berikan aksen warna merah sedikit saja sudah bisa membuat logo tersebut menjadi terlihat berbeda.

• Orange Warna jeruk yang sangat bersemangat dan energik. Dapat dikaitkan dengan bumi atau dengan musim gugur. Karena hubungannya dengan perubahan musim, jeruk dapat mewakili perubahan dan gerakan. Karena jeruk dikaitkan dengan buah dengan nama yang sama, dapat dikaitkan dengan kesehatan dan vitalitas.

Dalam desain, oranye memberikan perhatian tanpa basa-basi sebagai pengganti warna merah. Hal ini sering dianggap lebih ramah dan mengundang. • Kuning Kuning sering dianggap paling terang dan energi warna yang paling hangat.

Ini berhubungan dengan kebahagiaan dan sinar matahari. Kuning juga dapat dikaitkan dengan penipuan dan pengecut. Kuning juga terkait dengan harapan. Warna kuning terang dalam desain meminjamkan rasa kebahagiaan dan kegembiraan. Kuning lembut biasanya digunakan sebagai warna netral gender untuk bayi dan anak-anak.

Cahaya kuning juga memberikan perasaan yang lebih tenang dibandingkan kuning cerah. Kuning gelap dan kuning emas-warna-warni kadang-kadang dapat terlihat antik dan dapat digunakan dalam desain di mana rasa keabadian yang ingin ditonjolkan. • Biru Biru sering dikaitkan dengan kesedihan. Biru juga digunakan secara ekstensif untuk mewakili ketenangan dan tanggung jawab. Cahaya biru dapat menyegarkan dan ramah. Biru gelap lebih kuat dan dapat diandalkan. Biru juga berhubungan dengan perdamaian, dan mempunyai konotasi spiritual dan agama dalam banyak budaya dan tradisi.

Dalam desain, Cahaya kebiruan sering santai dan menenangkan. Biru terang dapat memberikan energi dan menyegarkan. Biru gelap sangat baik untuk situs perusahaan atau desain di mana kekuatan dan kehandalan adalah penting. • Ungu Warna Ini kombinasi dari merah dan biru. Ini juga terkait dengan kreativitas dan imajinasi. Ungu gelap secara tradisional dikaitkan dengan kekayaan dan royaliti, sementara ungu terang lebih romantis.

Desain, ungu gelap dapat memberikan rasa kekayaan dan kemewahan. • Hijau Hijau dikaitkan dengan dunia alam. Karena hubungannya dengan alam, hijau dianggap sebagai warna menenangkan dan santai. Warna ini dapat membantu orang yang sering merasa tegang.

Hijau akan menyeimbangkan emosi, menciptakan keterbukaan antara Anda dan orang lain. Di dalam desain, kita bisa menggunakan warna hijau untuk memberikan kesan segar. Dan dengan mudah kita bisa memberikan nuansa membumi dengan kombinasi warna hijau dan coklat gelap.

Setelah anda mengetahui setiap arti warna tersebut anda dapat mudah menggunakan warna untuk mencirikhaskan logo terhadap perusahaan tersebut. PENUTUP Dari artikel diatas semoga cukup menjelaskan bagaimana arti dari warna dan unsur – unsur warna dalam sebuah desain logo perusahaan. Dengan demikian anda dapat mudah memilih warna yang sesuai bagi perusahaan tersebut. Anda juga dapat menggabungkan warna satu dengan warna lainnya agar terlihat serasi dan indah.

Saya berharap artikel ini bisa membantu dan berguna bagi anda dalam proses pemilihan warna, mohon maaf apabila terjadi salah kata dan artikel ini tidak berkenan bagi anda. Saya mohon maaf sebesar – besarnya.

DAFTAR RUNJUKAN Aditama, Taufik M. Pemilihan Warna Untuk Logo Dan Kemasan bisnis Anda Menurut Psikologi. 17 Agustus 2013. http://mediabisnisonline.com/pemilihan-warna-untuk-logo-dan-kemasan-bisnis-anda-menurut-psikologi/Lupita,Putri. Sejarah, Teori, dan Fungsi Warna. 30 Oktober 2010. http://putrilupita.blogspot.com/2011/10/sejarah-teori-dan-fungsi-warna.html Akarapi.

Arti Warna Pada Logo Perusahaan Dan Pengaruh Emosionalnya Pada Konsumen. 24 September 2013. http://desainlogodesign.com/arti-warna-pada-logo-perusahaan-dan-pengaruh-emosionalnya-pada-konsumen Felisitas, Johan. Pengertian Arti Warna. 14 june 2014.

http://www.ilmugrafis.com/artikel.php?page=pengertian-arti-warna Vanaga. Sejarah Warna. 01 Januari 2013. https://warnadkv.wordpress.com/2013/01/01/sejarah-warna/ Hilmi, Alfa Sutardi and Ida Bagus Ketut, Trinawindu and Arya Pageh, Wibawa (2022) DESAIN KOMUNIKASI VISUAL SEBAGAI MEDIA DALAM UPAYA MEMBANGUN SINERGISITAS DI YAYASAN BUNGA BALI DENGAN MASYARAKAT LUAS.

Working Paper. ISI Denpasar, Denpasar, Bali. • Perancangan Font dan Desain Preview Font Two Hand di Alit Desain Studio Ni Nyoman, Puspa Dewi and A.A Gde Bagus, Udayana and Cokorda Gde, Raka Swendra (2022) Perancangan Font dan Desain Preview Font Two Hand di Alit Desain Studio. Working Paper. ISI Denpasar, Denpasar, Bali. • Metode Pembelajaran Anak Usia Dini pada Happy Kidz Early Learning Centre (Early Children's Learning Methods in Happy Kidz Early Learning Center) Dewa Ayu, Lingga Saridewi and I Nyoman, Artayasa and A.A Gde Bagus, Udayana (2022) Metode Pembelajaran Anak Usia Dini pada Happy Kidz Early Learning Centre (Early Children's Learning Methods in Happy Kidz Early Learning Center).

Working Paper. ISI Denpasar, Denpasar, Bali. • Perancangan Motion Graphic Cerita Rakyat Sumatera Utara Putri Naga Putih Di Tantraz Comic Denpasar, 27 April 2022 – Program Studi Seni Program Magister Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar menyelenggarakan acara seremoni Hari Ulang Tahun ke-11 di Gedung Vicon, Citta Kelangen, Kampus ISI Denpasar, Jalan Nusa Indah.

logo merupakan sebuah visi penyampaian citra positif melalui sebuah tampilan sederhana dalam bentuk

Acara ini dihadiri oleh Rektor ISI. Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar Prof.Dr. I Wayan “Kun” Adnyana menyerahkan Penghargaan kepada 122 Mitra MBKM Berdedikasi pada acara Pasamuan Widya Kanti (Temu Mitra Merdeka Belajar-Kampus Merdeka) ISI Denpasar Apr 30, 2022 - Berita Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar Prof.Dr.

I Wayan “Kun” Adnyana menyerahkan Penghargaan kepada 122 Mitra MBKM Berdedikasi pada acara Pasamuan Widya Kanti (Temu Mitra Merdeka Belajar-Kampus Merdeka) ISI Denpasar serangkaian Penganugerahan Sewaka Kerthi. Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar Prof. Dr. I Wayan “Kun” Adnyana, didampingi Koordinator Program Studi Seni Program Magister Dr.

Ni Wayan Ardini, menghadiri dan membuka perayaan HUT ke-11 Program Studi Seni Program Magister ISI Denpasar Apr 30, 2022 - Berita Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar Prof.

Dr. I Wayan “Kun” Adnyana, didampingi Koordinator Program Studi Seni Program Magister Dr. Ni Wayan Ardini, menghadiri dan membuka perayaan HUT ke-11 Program Studi Seni Program Magister ISI Denpasar, dengan mengusung. Rektor ISI Denpasar Prof.

logo merupakan sebuah visi penyampaian citra positif melalui sebuah tampilan sederhana dalam bentuk

Dr. Wayan ‘Kun’ Adnyana mengapresiasi pameran topeng seniman Singapadu di Puri Anyar Art Space Apr 25, 2022 - Berita Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. Wayan ‘Kun’ Adnyana mengapresiasi pameran topeng seniman Singapadu di Puri Anyar Art Space (24/4/2022), bersama sineas Nicolas Saputra, penggerak budaya Cok Bayu, dan perupa yang juga dosen ISI Denpasar Cok Alit Artawan.

Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. Wayan ‘Kun’ Adnyana tampil sebagai Pembicara Kunci dalam Seminar Nasional serangkaian Musyawarah Daerah VII Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) Bali Apr 25, 2022 - Berita 20. sudut B sehadap dengan sudut?21. sudut a bertolak belakang dengan sudut?22. pasangan sudut luar berseberangan pada gambar tersebut adalah ___ dan … ____ ; serta ____ dan ____23.

besar sudut G adalah ?24. sudut d adalah ?25. jumlah besar sudut b dan c adalah ? tolong bantu jawab y temen" lagi butuh banget soal ny​
Pengertian logo design menurut para ahli dan juga contohnya. Bagi yang masih awam atau masih awal awal dalam dunia desain grafis. Salah satu hal yang wajib diketahui dan juga dimengerti yakni mengenai makna, arti, jenis, dan juga definisi dari lambang atau logo. Selain unsur unsur desain dan juga prinsip prinsip desain, logo juga termasuk salah satu macam macam desain yang sangatlah penting untuk dimengerti.

Karena logo merupakan sebuah karya seni graphic design yang akhir akhir ini sering dicari dan juga memiliki fungsi serta kegunaan yang sangat penting. Sudah sepantasnya sebuah perusahaan atau komunitas memiliki sebuah logo yang memiliki makna atau menggambarkan perusahaan itu sendiri.

Dengan adanya logo maka akan mempermudah bagi orang lain untuk menghafal ataupun untuk mengenali sebuah perusahaan ataupun sesuatu yang memiliki logo. Di dunia digital maupun nyata, sudah banyak contoh logo yang dapat kita jadikan sebagai bahan atau inspirasi ketika membuat design logo. Setiap perusahaan dan komunitas pastinya memiliki tujuan atau visi misi sendiri. Oleh karena itu banyak macam macam logo dan juga tujuan logo itu sendiri yang sudah ada di era sekarang.

Tidak hanya di era millenial sekarang ini, sejak zaman pra-sejarah logo sudah dikenal dan juga digunakan. Tetapi sejak zaman itu dikenal dengan istilah lain, yakni simbol. Lukisan lukisan yang berbentuk simbol pada saaat itu digunakan untuk melakukan komunikasi atau tanda dan biasanya di letakan di bebatuan ataupun tebing.

Oleh karena itu pada artikel kali ini saya akan membahas mengenai definisi logo secara lengkap dan mudah dimengerti. Pengertian Logo Design Secara garis besar logo adalah tanda, simbol, ataupun lambang yang memiliki makna dan juga digunakan sebagai sebuah identitas suatu organisasi, komunitas, prusahaan ataupun individu yang bertujuan agar mudah diingat oleh orang lain. Selain itu logo juga bisa mengambarkan atau memberikan ciri sebuah prusahaan atau komunitas.

Sehingga logo bisa juga dikatakan sebuah lambang yang akan nantinya akan mendeskripsikan visi misi sebuah perusahaan. Baca juga : Pengertian Desain Grafis Menurut Sularko, DKK (2008) di dalam bukunya yang berjudul “How to They Think” logo atau bisa disebut dengan corporate identity atau brand identity adalah sebuah tanda yang dimana secara langsung tidak menjual, melainkan memberi suatu identitas yang logo merupakan sebuah visi penyampaian citra positif melalui sebuah tampilan sederhana dalam bentuk akhirnya akan menjadi sebuah alat pemasaran yang signifikan, dan logo nantinya akan mampu dan juga membantu membedakan suatu produk atau jasa dari pesaingnya.

Sularko, DKK (2008) Pada dasarnya sebuah logo dapat menggunakan berbagai elemen yang ada seperti gambar, tulisan, ilustrasi dan lain lain. Macam macam logo juga ada banyak yang intinya sama sama sebagai identitas. Dalam proses pembuatan logo harus memperhatikan sebuah makna atau filosofi dan juga kerangka dasar yang memiliki tujuan agar melahirkan sifat yang beridi sendiri atau mandiri.

Setiap desain logo yang dibuat harus memliki ciri khas masing masing. Dalam dunia perusahaan, logo dapat diibaratkan seperti bagian tubuh yang dapat mempresentasikan citra suatu perusahaan. Meski logo terlihat sangat sederhana tetapi untuk menunjang atau meningkatkan kualitas dan juga harga jual, maka logo sangat berperan penting demi mewujudkan itu semua.

Oleh karena itu logo sangat memiliki banyak manfaat dalam desain grafis. Selain itu logo bisa kita ibaratkan juga seperti wajah. Setiap orang pasti memliki wajah yang berbeda beda, dan setiap orang dapat membedakan dengan mudah antara dua muka orang dengan melihat wajah.

Begitu juga dengan sebuah logo yang mewakili sebuah visi penyampaian citra positif melalui tampilan sederhana dalam bentuk simbol. Jika kita mencari mengenai definisi logo design pasti setiap pendapat dan juga artikel berbeda beda jawabannya. Oleh karena itu tidak ada jawaban yang pasti mengenai topik ini, tetapi semua jawaban hampir sama. Contoh Logo Design Dalam pembuatan atau ketika awal awal ingin membuat sebuah logo.

Alangkah baiknya kita mencari sebuah inspirasi dahulu melalui internet mengenai sebuah logo yang ingin kalian buat. Misalkan kita ingin membuat sebuah desain logo makanan, olshop, organisasi, kelas atau lainnya. Dan kita juga menginginkan sebuah logo simpel, keren, unik, kreatif, 3d, huruf, atau untuk stempel. Pasti kita harus mencari contoh logo tersebut. Oleh karena itu berikut beberapa contoh logo yang nantinya dapat menjadi sebuah inspirasi ketika pembuatan desain.

• • • • Penutup dan Kesimpulan Itu dia mengenai pengertian logo design menurut para ahli dan beserta contohnya. Jika anda sudah mengerti apa yang saya sampaikan alangkah baiknya anda mempelajari hal lain mengenai logo. Misalkan anda mencari tentang fungsijenis, macam macam, manfaat, ciri ciri, sejarah, dan juga tujuan sebuah logo.

Itu nantinya akan menambah wawasan anda mengenai topik logo. Karena pada era sekarang logo sangat dibutuhkan dan para desainer banyak kebanjiran order logo. Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa membaca artikel lainnya yang tidak kalah bermanfaat juga.

logo merupakan sebuah visi penyampaian citra positif melalui sebuah tampilan sederhana dalam bentuk

Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan tinggalkan komentar pada kolom yang sudah kami sediakan. Terima kasih.
BAB 4 KONSEP DESAIN 4.1 Landasan Teori 4.1.1 Identitas Visual 4.1.1.1 Pengertian Logo dan Brand Logo adalah lambang atau simbol khusus yang mewakili suatu perusahaan atau organisasi. Sebuah logo bisa berupa nama, lambang atau elemen grafis lain yang ditampilkan secara visual.

Sebuah logo diciptakan sebagai identitas agar unik dan mudah dibedakan dengan perusahaan kompetitor/pesaing. Logo bisa diibaratkan dengan wajah. Setiap orang bisa dengan mudah dikenali antara satu dengan yang lain hanya dengan melihat wajah. Begitu juga halnya dengan logo. Logo merupakan sebuah visi penyampaian citra positif melalui sebuah tampilan sederhana dalam bentuk simbol. Karena fungsi dasarnya sebagai identitas, logo haruslah unik dan mudah diingat.

Selain itu, logo juga harus divisualisasikan seimbang dan enak dipandang, serta relefan sehingga mampu memberikan penjelasan mengenai apa yang ditawarkan perusahaan pemilik logo. Sama halnya dengan logo, Brand (merek) berfungsi sebagai identitas suatu perusahaan atau organisasi.

Namun brand tidak hanya digambarkan dalam sebuah simbol (seperti logo), brand bersifat menyeluruh. Brand bisa berupa Nama, simbol/logo, bentuk, iklan, slogan, maupun penggunaan kombinasi warna. Sebuah brand yang baik diciptakan dengan menggulangi penggunaan unsur-unsur tersebut secara konsisten untuk menggambarkan identitas yang jelas dari sebuah perusahaan. Kita mengenal slogan "just do it" sebagai salah satu bagian dari branding Nike.

Nike konsisten menyisipkan slogan tersebut dalam berbagai bentuk promosi baik dalam media cetak maupun iklan televisi. Konsistensi tersebut lambat laun menggugah ingatan konsumen terhadap produk Nike yang secara perlahan akan berujung membentuk prilaku konsumen yang responsif terhadap layanan yang ditawarkan dalam promosi.

12 4.1.1.2 Tujuan Dibuatnya Logo Tujuan dibuatnya logo adalah untuk membangun image yang ingin disampaikan dan mempermudah khalayak mengingat tentang program promosi ini, oleh sebab itu logo harus dibuat sesederhana mungkin dan jelas terlihat walaupun diperkecil, namun tetap menonjolkan citra yang ingin ditampilkan.

Menurut John Murphy dan Michael Rowe mengklasifikasikan logo dalam beberapa jenis, antara lain : 1. Name only logo Yaitu logo yang hanya menggunakan nama produk atau lembaga tanpa efek tambahan elemen visual. Namun logo jenis ini hanya dapat diterapkan pada perusahaan, produk, lembaga yang namanya tidak panjang dan mudah diadaptasi. 2. Name Symbol logo Yaitu logo yang logo merupakan sebuah visi penyampaian citra positif melalui sebuah tampilan sederhana dalam bentuk nama produk yang dibuat dengan jenis huruf yang berkarakteristik sesuai dengan produk dan tambahan symbol yang sederhana seperti (lingkaran, oval, persegi empat).

Menurut Alina Wheeler dalam bukunya Designing Brand Identity, sebuah brand identity menjadi ideal dan efektif bila: 1. Dapat mencerminkan visi dan misi perusahaannya. 2. Memiliki sebuah arti, tegas dan mudah dikenali 3. Merupakan bentuk asli ekspresi dari sebuah perusahaan (apa keunikan, nilai, visi serta tujuannya) 4. Memiliki diferensiasi dan unik dibandingkan yang lain.

5. Identitas mampu bertahan lama didalam sebuah lingkungan yang selalu mengalami perubahan. 6. Memberikan image yang jelas dan konsisten dari sebuah perusahaan. 4.1.2 Kemasan 4.1.2.1 Sejarah Kemasan Sejarah awal desain kemasan dimulai dari kebutuhan manusia untuk memiliki barang, dan sejak 8000 SM materialmaterial alam seperti anyaman rumput dan kain, kulit pohon, 13 daun, kerang, kerajinan tanah liat, dan peralatan kaca yang kasar digunakan sebagai perti kemas untuk menyimpan barang.

Prinsip litografi, ditemukan oleh Alois Senefelder pada tahun 1798, yang merupakan titik signifikan dalam sejarah desain kemasan, dan semakin maju dengan berkembangnya produksi massal.

Karena semua kemasan mulai dari kotak kardus, peti kayu, botol dan kaleng memiliki label kertas, proses litografi label cetakan menjadi salah satu perkembangan yang patut dicatat pada masa itu. 4.1.2.2 Definisi Kemasan Kemasan adalah teknik industri dan pemasaran yang digunakan untuk melindungi isi dari suatu produk, mengidentifikasi dan menyegel produk yang akan di distribusikan atau dipasarkan.

4.1.2.3 Daya Tarik Kemasan Kemasaan memiliki 2 daya tarik, yaitu 1. Daya tarik visual mengarah pada penampilan kemasan produk yang mencakup berbagai unsur grafis antara lain warna, ilustrasi, teks dan layout.

2. Daya tarik praktis Hal ini merupakasn efektifitas dan efisiensi suatu kemasan yang ditujukan kepada konsumen, distributor, meliputi penyimpanan dan display. Ada beberapa daya tarik praktis kemasan: 1.

kemasan harus menjamin dapat meliindungi produk 2. kemasan mudah dibuka / ditutup kembali untuk disimpan 3. kemasan dapat digunakan kembali 4. kemasan mudah dibawa / dipegang 4.1.3 Desain Kemasan 4.1.3.1 Definisi Desain Kemasan 1. Desain kemasan sebagai alat komunikasi 14 Desain kemasan berlaku sebagai pemasaran produk dengan mengkomunikasikan kepribadian atau fungsi produk konsumsi secara unik. 4.1.3.2 2. Desain kemasan sebagai alat identifikasi dalam pemasaran Desain kemasan berfungsi untuk mengkomunikasikan perbedaan produk secara visual.

Karena dari sudut pandang penampilan, tanpa desain kemasan yang berbeda untuk semua merek produk, masing-masing produk akan terlihat sama. 3. Desain kemasan sebagai alat penjualan Ketika orang-orang pemasaran telah menentukan suatu kelas pangsa pasar tertentu untuk dibidik atau kelas konsumen khusus sebagai target, peran desain kemasan sebagai alat penjualan akan sangat efektif. Tujuan Desain Kemasan 1. 2. 3.

logo merupakan sebuah visi penyampaian citra positif melalui sebuah tampilan sederhana dalam bentuk

4. 5. 6. 4.1.4 Menampilkan atribut unik sebuah produk Memperkuat penampilan estetika dan nilai produk Mempertahankan keseragaman dalam kesatuan merek produk Memperkuat perbedaan antara ragam produk dan lini produk Mengembangkan bentuk kemasan berbeda yang sesuai dengan kategori Menggunakan material baru dan mengembangkan struktur inovatif untuk mengurangi biaya, lebih ramah lingkungan atau meningkatkan fungsionalitas Perencanaan Kemasan Produk yang bagus tanpa kemasan yang bagus pula tidak ada gunanya.

Sebelum konsumen memutuskan untuk tertarik dengan suatu produk, perlu ada efek yang menarik perhatian mata konsumen. Kemasan yang menarik adalah kuncinya. Kondisi kompetisi produk yang semakin ketat seperti sekarang ini, faktor desain kemasan begitu menentukan peningkatan penjualan suatu produk.

Dalam mendesain kemasan, ada hal-hal yang perlu diperhatikan agar pesan yang ingin disampaikan dapat tertanam di benak calon konsumen, dan mereka meyakini bahwa produk ini layak untuk dimiliki, antara lain : 15 1. Lakukan riset mengenai desain kompetitor ataupun produk yang mirip fungsinya. Hal ini perlu dilakukan untuk mengetahui perkembangan desain kemasan produk sejenis dan menghindari ketidaksengajaan desain yang mirip.

2. Target yang dituju Faktor-faktor seperti jenis kelamin, usia, psikografi dan tingkat ekonomi perlu diperhatikan dalam mendesain kemasan. Ini akan membantu anda dalam menentukan image produk yang akan didesain. 3. Perhatikan ukuran bidang kemasan Ukuran bidang desain harus proporsional dengan kemasan yang akan dipakai. Bila ruang yang tersedia cukup luas, maka penonjolan merk dengan ukuran yang besar akan lebih baik dilihat. 4. Gunakan CMYK, bukan RGB CMYK (cyan, magenta, yellow, black) adalah warna standar yang dipakai oleh mesin cetak separasi.

Sedangkan RGB adalah warna yang digunakan oleh monitor kita. Tak jarang warna CMYK pada suatu program tidak sesuai dengan logo merupakan sebuah visi penyampaian citra positif melalui sebuah tampilan sederhana dalam bentuk cetak. 5. Warna Proses & Warna Khusus o Warna cetak offset umumnya menggunakan 4 warna, C, M, Y dan K. Hal ini disebut juga sebagai warna proses (process color).

karena untuk menentukan suatu campuran warna melalui proses pencampuran di antara keempat warna tersebut. percampuran ini tergantung dari berapa warna yang dipakai.

o Warna khusus (special color) adalah warna yang sudah menjadi standar di dunia. Umumnya yang digunakan adalah merk Pantone. 6. Pilih paduan warna yang menarik, serasi dan seimbang Warna adalah faktor vital dalam mendesain kemasan.

Seringkali kita menemukan produk bagus yang warna kemasannya norak karena warna-warna yang ’saling bertabrakan’. Desain kemasan makanan, umumnya menggunakan warna-warna yang mencolok, seperti merah, orange dan kuning.

secara psikologis, warna-warna tersebut bisa menimbulkan rasa lapar, bayangan kenikmatan dan lainnya. 7. Tonjolkan merk Merk adalah nyawa dari suatu produk. Identitas yang digunakan untuk membedakan dengan produk-produk lain. Merk kemasan harus dibuat lebih menonjol dibanding unsur lain seperti slogan, ilustrasi, dan lainnya.

Gunakan slogan/tag line sebagai kata pendukung merk. 8. Cantumkan keunggulan produk (diferensiasi produk) 16 Ini penting sekali untuk membedakan produk kita dengan produk sejenis lain.

Dengan keunggulan yang dimiliki akan menarik konsumen untuk membeli. 9. 4.1.5 Finishing Ada beberapa jenis finishing, namun yang paling sering digunakan ialah o Emboss : membuat cetakan timbul o Laminasi : ada 2 jenis yaitu doff & gloss. Laminasi umumnya menutupi seluruh bidang kertas. Laminasi doff untuk plastik yang tidak mengkilap, dan gloss yang mengkilap. o Varnish : mengkilapkan permukaan kertas dengan memberikan cairan bening (semacam clear). Seringkali bagian lipatan kemasan terlihat pecah karena penggunaan varnish.

Biasanya terjadi pada permukaan yang warnanya solid dan penggunaan kertas tebal seperti duplex atau art carton. o Spot UV : pada prinsipnya penampakan spot UV dengan laminasi gloss adalah mirip. Namun spot UV hanya ditempatkan di sebagian bidang (tidak seluruh bidang cetak). Teori Tipografi Pemilihan tipografi, tata letak, dan penerapan huruf dan kata-kata mempengaruhi bagaimana cetakan dibaca.

Akhirnya tipografi pada desain kemasan menjadi salah satu elemen paling penting dari ekspresi visual produk. Tipografi untuk desain kemasan harus : 1.

logo merupakan sebuah visi penyampaian citra positif melalui sebuah tampilan sederhana dalam bentuk

2. 3. 4. Dapat dibaca dan mudah dibaca dari jarak beberpa kaki jauhnya. Didesain pada skala dan bentuk struktur tiga dimensi. Dapat dimengerti oleh sejumlah pengamat yang berbeda-beda latar belakangnya. Dapat dipercaya dan informatif dalam mengkonsumsi informasi produk. Pemilihan typeface yang dipakai dalam pembuatan logo dan implementasi desain lainnya sangatlah penting.

Suatu jenis typeface dapat merefleksikan identitas, karakter atau sikap tertentu. Huruf atau aksara bukan hanya sekedar dibaca, namun juga merupakan suatu fenomena visual yang dilihat sekaligus dirasakan. Ekspresi tipografi yang tepat dapat meningkatkan dan memperjelas komunikasi. Ada dua jenis typeface di dalam tipografi modern, yaitu serif dan sans serif.

Serif mempunyai perbedaan ketebalan dan mempunyai lidah 17 pada ujung-ujungnya. Sans serif merupakan typeface yang sederhana, tidak mempunyai perbedaan ketebalan pada lidah ujung-ujungnya. Faktor-faktor penting yang perlu diperhatikan dalam tipografi adalah: Legibility : Huruf yang dipilih jelas bentuknya Readibility : Huruf yang dipilih mudah dibaca Visibility : Huruf yang dipilih mudah terlihat Clearity : Huruf harus memperlihatkan kejelasan Sumber: Danton Sihombing, Tipografi dalam desain grafis.

Legibilty adalah fungsi dari sebuah perancangan typeface, sebuah perhitungan informal tentang bagaimana mudahnya untuk membedakan satu huruf dengan yang lainnya dalam jenis huruf tertentu. Sedangkan readabilty merupakan standar ukuran bagaimana mudahnya kata, kalimat atau sebuah paragraf mudah dibaca. Sebuah tipografi yang baik menurut David E. Carson, harus mampu menyampaikan pesan sebelum dibaca.

Karena didalam tipografi itu terdapat rasa dari pesan yang akan dibaca. Dengan kata lain, tipografi yang baik mempunyai kemampuan untuk memperkuat pesan yang ingin disampaikan dan memperkuat arti dibalik kata itu sendiri. 4.1.6 Teori Layout Prinsip - prinsip layout dapat dianalogikan sebagai suatu formula untuk membuat suatu layout yang baik. Formula ini bekerja dan memberikan hasil yang maksimal bila diterapkan dengan seksama ditambah dengan latihan dan ekplorasi terus menerus. 1. 2. 3. 4. Sequence, urutan perhatian Emphasis, memberikan penekanan tertentu Balance, mengatur keseimbangan Unity, menciptakan kesatuan secara keseluruhan Menurut Frank.

F. Jefkin ada beberapa dasar yang dapat ditemukan dalam merancang sebuah layout, yaitu: a. The law of unity, harus dirancang sedemikian rupa dan headline, logo merupakan sebuah visi penyampaian citra positif melalui sebuah tampilan sederhana dalam bentuk, ilustrasi, teks, slogan, logo dan sebagainya. Sehingga menghasilkan sebuah kesatuan komposisi yang baik dan sedap di mata. b. The law of variety, untuk menghindari kesan monoton, harus dibuat beberapa variasi perancangan sebuah iklan.

Misalnya tipis tebalnya sebuah huruf, juga besar kecilnya huruf yang digunakan. c. The law of harmony, juga untuk menghilangkan kesan monoton, harus dirancang agar terkesan harmonis. Hal ini dapat diasosiasikan dengan wajah manusia, wajah akan terlihat aneh bila terdapat 3 mata dan 2 hidung.

18 d. The law of rhytm, sebaiknya mata pembaca dalam melihat sebuah iklan sebaiknya bergerak wajar. Disamping itu sebaiknya dimulai dengan Headline, subheadline, teks, ilustrasi hingga nama produk dan alamat. e. The law of proportion, buku, majalahkoran, katalog akan terlihat menarik apabila salah satu ukuran sisi satu lebih panjang. Jadi tidak terlihat kaku. f. The law of scale, perpaduan gelap terang pada warna akan menghasilkan sesuatu yang kontras. Dapat digunakan untuk memberikan penekanan pada layout agar terlihat lebih menarik.

g. The law of balance, suatu keseimbangan dapat dicapai bila unsurunsurnya diatur secara sepadan, serasi dan selaras. Terdapat 2 jenis keseimbangan, yaitu: • Formal balance (simetris) apabila unsur-unsur bentuknya sama persis pada kedua sisi dari garis poros tengah ruang layout. • Informal balance (asimetris) apabila unsur-unsur bentuknya sedikit tidak sama persis pada kedua sisi dari garis poros tengah ruang layout.

4.1.7 Teori Warna Warna adalah salah satu alat identitas visual terkuat untuk sebuah perusahaan. Warna secara efektif dapat mengungkapkan pesan, ide, atau gagasan tanpa menggunakan tulisan atau bahasa. Menurut Lestrice Eisseman dalam buku “Pantone: Guide to Communication With Color” (OhioGrafix Press, 2002), warna merupakan metode yang paling tepat dalam usaha penyampaian pesan dan tujuan. Warna adalah bagian dari proses perlengkapan identitas.

Warna juga mendorong dan bekerja secara bersamaan dengan seluruh arti, simbol dan konsep pemikiran yang abstrak. Warna mengekspresikan fantasi, mengingat kembali waktu, tempat dan memproduksi suatu keindahan/reaksi secara emosional. Prinsip warna menurut Robert B. Parker antara lain: 1. Pengunaan warna harus mempunya fungsi 2. Warna harus dapat memberikan cirri khas dari perusahaan/produk yang disampaikan 3. Penggunaan warna jangan hanya untuk memberikan kesan artistik, tetapi bertujuan untuk mengatakan bahwa warna memang demikian adanya, dan 4.

Hindari penggunaan warna yang tidak perlu 19 Karakteristik warna 1. Warna terang. Disukai oleh muda mudi, membuat kemasan menjadi lebih besar dan lebih dekat dengan mata, sehingga sangat disukai pada aplikasi pengemasan). 2. Warna keras / hangat. Termasuk didalamnya warna merah, orange, kuning, warna - warna ini memiliki daya tarik dan dampak yang sangat besar, terutama warna merah dan orange sehingga sangat tepat diaplikasikan pada media yang menuntut perhatian lebih).

3. Warna lembut / dingin. Termasuk didalamnya warna hijau dan biru, warna ini kurang dinamis bila dibandingkan dengan warna keras, namun cocok digunakan untuk produk - produk logo merupakan sebuah visi penyampaian citra positif melalui sebuah tampilan sederhana dalam bentuk.

4. Warna muda / pucat. Tampak ringan dan kurang berdaya bagi muda mudi jarang direkomendasikan untuk kemasan, kecuali untuk kondisi tertentu.

5. Warna medium. Sifatnya umum, dan sangat serasi bila dikomposisikan dengan warna yang memiliki nilai pantul tinggi. 6. Warna tua. Sifatnya memiliki nilai pantul paling rendah dan harus dikomposisikan dengan warna yang nilai pantulnya tinggi serta bila dipajang pada rak penjualan, harus dengan latar belakang yang kontras dan penerangan yang cukup agar mudah terlihat.

4.2 Identity Platform 4.2.1 Lingkup usaha Mochi-Mochi menjual makanan ringan dengan rasa yang lezat, kemasan yang menarik dan membawa kenangan manis yang selalu diingat. Penjualan melalui etalase counter di pusat perbelanjaan Jakarta dan sekitarnya. 4.2.2 Audience Geografis Wilayah : Jakarta, Tangerang, Bogor, Bekasi, Luar Jakarta Kepadatan : perkotaan, lingkungan perumahan Iklim : tropis 20 Demografi Usia : 16-24 tahun Kelamin : Pria dan Wanita Pekerjaan : Pelajar, Mahasiswa Pendidikan : SD, SMP, SMA, D3, S1, S2 Psikografis Kelas sosial : menengah atas Gaya hidup : branded, konsumtif 4.2.3 Aspirasi Audience Mochi-Mochi dapat menjadi makanan favorit yang mengisi hari-hari anda dengan pengalaman yang berbeda-beda melalui varian rasa yang beraneka ragam dan kemasan yang menarik.

4.2.4 Keuntungan Keuntungan yang didapat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu 1. 2. Keuntungan secara emosional, dengan visual yang mendukung akan membangkitkan daya beli dan selera makan konsumen terhadap mochi. Keuntungan secara rasional, dengan membeli Mochi-Mochi, konsumen dapat menikmati rasa mochi yang enak.

4.2.5 Personality 4.2.5.1 Tone and Manner Fun, characteristic, communicative, illustrative. 4.2.5.2 Strategi Verbal Menggunakan bahasa informal tetapi tetap sopan.

21 4.2.6 Reason to Believe 1. 2. 3. 4. 4.2.7 Memiliki ciri khas mochi dari Taiwan yang terkenal dengan varian rasanya yang banyak. Memiliki rasa mochi yang enak dan porsinya yang cukup besar. Cemilan yang mengenyangkan. Telah membuka 30 counter di pusat-pusat perbelanjaan, sehingga mudah untuk dijumpai. USP Kemasan makanan ringan yang dapat digunakan langsung untuk display ataupun untuk keperluan yang lain.

4.2.8 Esensi 4.2.8.1 Positioning Satu-satunya perusahaan penjual mochi tradisional Taiwan di Indonesia. 4.2.8.2 Big Idea Mendesain kemasan Mochi-Mochi yang memberikan kesan fun, berkarakter dan atraktif. 4.2.8.3 Keyword Mochi, kemasan, makanan ringan, karakter.

4.3 Strategi Kreatif 1. 2. 3. 4. 4.4 Strategi Visual 4.4.1 Menciptakan karakter pendekar Asia yang di implementasikan ke setiap rasa mochi yang beraneka ragam. Mendesain kemasan yang unik dan atraktif. Kemasan dapat langsung berfungsi sebagai display makanan untuk acaraacara tertentu. Menggunakan pendekatan untuk anak-anak remaja dan dewasa yang bergaya fun.

Warna 22 Menggunakan warna-warna cerah yang disesuaikan dengan rasa tiap mochinya dengan tidak meninggalkan warna khas Asia. 4.4.2 Tipografi Menggunakan font Sans Serif dan Decorative agar tidak terkesan kaku. 4.4.3 Ilustrasi Ilustrasi menggunakan image dari bentuk mochi yang dimodifikasi sehingga menjadi ilustrasi yang berkarakter dengan stroke yang tebal.

4.5 Pemilihan Item 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Kemasan untuk 1 biji mochi (9 rasa) Kemasan untuk 2-3 biji mochi Kemasan untuk 6-9 biji mochi Kemasan untuk 12-15 biji mochi Kemasan untuk lebih dari 50 biji mochi Poster Brosur Paper bag Bantal 23Logo merupakan suatu unsur yang berpengaruh bagi perusahaan. Berikut ini adalah pengertian dari logo. Contoh Logo Menurut Wikipedia, logo merupakan suatu bentuk gambar atau sekedar sketsa dengan arti tertentu dan mewakili suatu arti dari perusahaan, daerah, perkumpulan, produk, negara, lambang, lembaga/organisasi dan hal-hal lainnya yang dianggap membutuhkan hal yang singkat dan mudah diingat sebagai pengganti nama sebenarnya.

Logo berfungsi sebagai identitas yang merepresentasikan citra sebuah perusahaan di mata konsumen. Sebuah logo bisa berupa nama, lambang atau elemen grafis lain yang ditampilkan secara visual. Sebuah logo diciptakan sebagai identitas agar unik dan mudah dibedakan dengan perusahaan kompetitor/pesaing. Logo bisa diibaratkan dengan wajah. Setiap orang bisa dengan mudah dikenali antara satu dengan yang lain hanya dengan melihat wajah. Begitu juga halnya dengan logo.

Logo merupakan sebuah visi penyampaian citra positif melalui sebuah tampilan sederhana dalam bentuk simbol. Karena fungsi dasarnya sebagai identitas, logo haruslah unik dan mudah diingat. Selain itu, logo juga harus divisualisasikan seimbang dan enak dipandang, serta relefan sehingga mampu memberikan penjelasan mengenai apa yang ditawarkan perusahaan pemilik logo. Pembuatan logo tidak boleh asal asalan. Logo merupakan awal keberhasilan organisasi berjalan.

Logo harus dibuat oleh profesional berpengalaman. Tata Warna mempunyai ahli dalam pembuatan logo. Segera kunjingi Tata Warna di www.tatawarna.com untuk informasi selengkapnya. Logo Tata Warna Tata Warna, Selalu Ada Desain!
Logo merupakan sebuah visi penyampaian citra positif melalui sebuah tampilan sederhana dalam bentuk gambar atau sketsa yang memiliki arti tertentu dan mewakili suatu arti dari sebuah perusahaan, organisasi, lembaga, daerah, negara, atau produk.

Dengan hanya melihat logo diharapkan masyarakat bisa tahu perusahaan, organisasi atau lembaga apa yang ada disitu. Logo harus memiliki filosofi dan tidak sama dengan yang lain atau belum pernah ada sebelumnya. Logo merupakan identitas perusahaan, organisasi, lembaga atau lainnya, sehingga wajib bagi karyawan atau anggota untuk mengetahui logo perusahaaan, organisasi atau lembaga mereka bernaung.

Setiap kegiatan atau event, publikasi baik melalui website, sosial media, spanduk, banner, video logo wajib dicantumkan. Untuk kebutuhan tersebut biasanya satuan komunikasi koorporat sudah membagi atau menyediakan logo tersebut kepada cabang perusahaan, organisasi atau lembaga. Namun bagi pihak lain yang melakukan kerjasama suatu event dan membutuhkan beberapa logo untuk dicantumkan pada alat peraga publikasi seperti website, sosial media, spanduk, banner, video atau yang lain biasanya mereka mencarinya di internet.

logo merupakan sebuah visi penyampaian citra positif melalui sebuah tampilan sederhana dalam bentuk

Untuk membantu pihak lain yang membutuhkan logo PLN untuk keperluan tersebut, berikut beberapa logo PLN yang kami kumpulkan dari beberapa sumber dan sudah kami rubah menjadi vector. Logo yang kami sediakan hanya logo yang paling banyak dicari sesuai hasil riset keyword. Logo PLN terbaru Logo PLN Pintar atau Logo Listrik Pintar logo pln corporate university Logo PLN Peduli Vector Satuan Komunikasi Koorporat PLN memerintahkan kepada semua unit untuk merubah logo PLN Peduli yang lama dengan yang baru.

Sekilas logo tersebut memang sama yang membedakan adalah ukuran bunga menjadi lebih kecil, Download logo PLN Peduli terbaru disini. Logo yayasan baitul maal pln, Logo YBM PLN

Citra-04 (2021): Image enhancement - Bagian 1 (Rekaman kuliah IF4073 dengan Google Meet)




2022 www.videocon.com