Obat pereda nyeri badan

obat pereda nyeri badan

Dosis aman berbagai obat pereda nyeri Berikut adalah beberapa jenis obat pereda nyeri yang paling umum serta anjuran penggunaannya : 1. Paracetamol Paracetamol digunakan untuk meredakan demam, sakit kepala, nyeri haid, migrain, serta rasa nyeri pada tubuh akibat pilek. Obat ini tersedia dalam bentuk tablet dengan dosis 500 atau 665 miligram. Dosis sekali minum bagi orang dewasa berkisar antara 500-1.000 miligram atau sebanyak 1-2 tablet.

Obat pereda nyeri ini dapat dikonsumsi secara rutin atau hanya saat nyeri muncul, tergantung penyebab nyeri dan anjuran dosis dari obat pereda nyeri badan. Jangan meminum lebih dari 4.000 miligram paracetamol dalam jangka waktu 24 jam. Jika Anda perlu mengonsumsi paracetamol secara rutin atau rasa nyeri belum mereda, tunggulah selama 4-6 jam dari waktu minum paracetamol sebelumnya.

2. Ibuprofen Ibuprofen adalah obat pereda nyeri yang termasuk dalam golongan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID). Fungsinya untuk mengatasi nyeri yang disebabkan oleh peradangan, seperti pada penderita radang sendi atau orang yang mengalami cedera. Obat pereda nyeri ini memiliki dosis sekali minum sebesar 200-400 miligram atau setara dengan 1-2 tablet. Konsumsi dalam sehari tidak boleh melebihi 1.200 miligram.

Seperti paracetamol, Anda juga harus memberi jeda setiap meminum ibuprofen. Jika Anda meminum ibuprofen sebanyak 3 kali sehari, berikan jeda selama 6 jam sebelum dosis selanjutnya. Jika Anda perlu mengonsumsi 4 butir tablet ibuprofen, berikan jeda selama 4 jam antara tiap butir.

3. Naproxen Seperti ibuprofen, naproxen juga termasuk dalam golongan NSAID. Obat ini digunakan untuk mengatasi berbagai jenis nyeri, termasuk nyeri otot, sakit gigi, migrain, dan nyeri haid. Selain itu, naproxen juga bisa meredakan kemerahan dan bengkak akibat cedera. Dosis aman obat pereda nyeri ini bervariasi pada setiap orang.

Secara umum, ketentuannya adalah sebagai berikut: • Nyeri jangka pendek seperti keseleo atau nyeri otot diberikan dosis sebanyak 250 miligram sekali minum. Minum obat ini 3-4 kali sehari jika dibutuhkan. • Nyeri jangka panjang seperti rematik diberikan dosis sebanyak 500 miligram dalam sehari. Anda bisa meminumnya dalam satu dosis sekaligus atau membaginya menjadi 2 dosis, masing-masing sebanyak 250 miligram.

• Bagi penderita asam urat, dosis pertama sebesar 750 miligram. Kemudian, pemberian obat dilanjutkan kembali dengan dosis 250 miligram setiap 8 jam hingga nyeri mereda. • Bagi wanita yang mengalami nyeri haid, dosis sekali minum sebesar 250 miligram. Minum obat ini 3 kali sehari hingga nyeri mereda. 4. Asam mefenamat Asam mefenamat digunakan untuk mengatasi berbagai jenis rasa nyeri, terutama nyeri saat haid dan sakit gigi.

Obat yang termasuk dalam golongan NSAID ini juga dapat mengatasi perdarahan berlebih selama menstruasi. Seperti obat pereda nyeri pada umumnya, obat pereda nyeri badan mefenamat bisa diminum secara rutin dengan dosis tertentu atau hanya ketika nyeri muncul. Dosis sekali minum bagi orang dewasa adalah 500 miligram, dengan batas aman tak lebih dari 1.500 miligram sehari.

Asam mefenamat bisa meningkatkan risiko masalah lambung bila dikonsumsi secara berlebihan. Maka dari itu, jangan menambah dosis tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat ini tidak boleh dikonsumsi lebih dari 7 hari berturut-turut.

5. Codeine Codeine digunakan untuk mengatasi nyeri berat akibat cedera atau operasi.

obat pereda nyeri badan

Obat ini biasanya dikombinasikan dengan paracetamol atau ibuprofen agar menjadi lebih ampuh. Codeine termasuk dalam golongan obat opioid, atau disebut juga narkotik. Dosis sekali minum bagi orang dewasa berkisar antara 15-60 miligram. Batas aman konsumsi codeine dalam sehari tidak boleh melebihi 360 miligram. Obat pereda nyeri golongan narkotik harus dikonsumsi berdasarkan anjuran dosis dari dokter. Pasalnya, obat-obatan ini bisa menimbulkan efek kecanduan bila dikonsumsi secara keliru. Rasa nyeri akibat cedera, penyakit, menstruasi, dan sebab lainnya dapat menurunkan produktivitas sehari-hari.

Obat pereda nyeri akan membantu Anda mencegah hal ini dengan mengatasi nyeri yang melanda. Akan tetapi, Anda tetap harus bijak dalam mengonsumsinya untuk menghindari efek samping. Ketahui dosis tepat dari obat pereda nyeri yang Anda konsumsi dan jangan menggunakannya melebihi anjuran.

Jika Anda telah meminumnya selama beberapa waktu dan nyeri tak kunjung menghilang segera kunjungi dokter untuk mendapatkan pengobatan yang lebih tepat.

Paracetamol – adults. https://www.healthnavigator.org.nz/medicines/p/paracetamol/ Diakses pada 9 Juli 2019. Ibuprofen for adults. https://www.nhs.uk/medicines/ibuprofen-for-adults/ Diakses pada 9 Juli 2019. Naproxen. https://www.healthnavigator.org.nz/medicines/n/naproxen/ Diakses pada 10 Juli 2019. Pain Relievers: Understanding Your OTC Options.

https://familydoctor.org/pain-relievers-understanding-your-otc-options/?adfree=true Diakses pada 9 Juli 2019. InformedHealth.org. Cologne, Germany: Institute for Quality and Efficiency in Health Care (IQWiG); 2006.

Using medication: The safe use of over-the-counter painkillers. Diakses pada 10 Juli 2019. Which painkiller? https://www.nhs.uk/live-well/healthy-body/which-painkiller-to-use/ Diakses pada obat pereda nyeri badan Juli 2019.

Mefenamic Acid. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-11586/mefenamic-acid-oral/details Diakses pada 10 Juli 2019. Mefenamic acid. https://www.healthnavigator.org.nz/medicines/m/mefenamic-acid/ Diakses pada 10 Juli 2019. Codeine. https://www.healthnavigator.org.nz/medicines/c/codeine/ Diakses pada 10 Juli 2019.

Codeine Sulfate. https://www.rxlist.com/codeine-sulfate-drug.htm#description Diakses pada 10 Juli 2019. Nyeri otot atau myalgia dapat disebabkan oleh cedera pada otot, melakukan gerakan ekstrem yang berlebihan dan berulang, atau penyakit terkait gangguan muskuloskeletal. Agar tidak berlarut sampai mengganggu keseharian, tidak ada salahnya untuk coba mengonsumsi obat pereda nyeri otot. Apa saja pilihannya? Pilihan obat untuk meredakan nyeri otot Nyeri otot biasanya hanya memengaruhi area tubuh dalam lingkup terbatas.

Sakit yang dirasakan pun berawal dari yang terasa ringan dan hanya dirasakan setelah melakukan aktivitas tertentu. Namun, ketika rasa sakitnya sudah tidak bisa tertahankan, ada beberapa pilihan obat pereda nyeri otot yang perlu diketahui dan bisa Anda gunakan, seperti berikut: 1.

Paracetamol Paracetamol, atau bisa juga disebut dengan acetaminophen, merupakan salah satu obat pereda nyeri dan penurun panas yang dapat digunakan untuk meredakan obat pereda nyeri badan otot. Meski begitu, jika Anda ingin menggunakan obat pereda nyeri untuk mengatasi sakit dan nyeri otot, perhatikan dosis yang harus dikonsumsi.

Biasanya, obat ini dikonsumsi maksimum sebanyak 4000 miligram (mg) oleh orang dewasa, dan tidak boleh dikonsumsi lebih dari 1000 mg dalam rentang waktu 4 jam. 2. Ibuprofen Pada dasarnya, ibuprofen adalah obat antiperadangan, tapi juga bisa digunakan untuk meredakan demam dan rasa sakit atau nyeri, seperti nyeri pada otot.

Salah satu penyebab nyeri otot adalah cedera, dan ibuprofen biasa digunakan sebagai obat pereda nyeri otot yang terjadi akibat kondisi tersebut. Meski begitu, obat ini harus digunakan dengan hati-hati dan tidak disarankan untuk dikonsumsi jangka panjang. Selain itu, penggunaan obat ini harus dikonsultasikan terlebih dahulu pada dokter. Hal ini disebabkan, tidak semua orang bisa mengonsumsi obat-obatan non-steroidal anti-inflammatory drugs (NSAID), seperti Ibuprofen.

obat pereda nyeri badan

3. COX-2 inhibitor COX-2 inhibitor adalah salah satu jenis obat NSAID yang dapat membantu meringankan rasa sakit dan peradangan dengan menghambat enzim yang dikenal sebagai cyclooxygenase-2 (COX-2). Sebuah penelitian yang dimuat di dalam Scandinavian Journal of Medicine in Science & Sport menyatakan bahwa obat ini mampu mengurangi rasa nyeri pada otot.

Meski begitu, obat pereda nyeri otot ini disebut-sebut hanya meredakan rasa nyeri tanpa memberikan pengaruh terhadap fungsi otot yang melemah akibat aktivitas olahraga yang terlalu berat. 4. Kortikosteroid Anda mungkin bisa menggunakan kortikosteroid sebagai obat pereda rasa sakit untuk nyeri otot. Namun, kortikosteroid sebaiknya dikonsumsi untuk penggunaan dalam waktu singkat, dan tentu saja hanya atas resep dokter.

Obat ini membutuhkan aturan pakai yang ketat dan diawasi dokter karena risiko efek sampingnya dapat berupa kenaikan berat badan, sakit perut, sakit kepala, perubahan mood, dan kesulitan tidur.

Penggunaan kortikosteroid sembarangan juga obat pereda nyeri badan melemahkan sistem kekebalan tubuh dan menipiskan tulang Anda. Itu sebabnya kortikosteroid tidak boleh digunakan sebagai obat pereda nyeri otot dalam jangka panjang. 5. Relaksan otot Relaksan otot biasanya digunakan sebagai kombinasi dengan obat lain sebagai pereda nyeri otot yang berhubungan dengan otot tegang, otot kaku, hingga otot kejang.

Obat pelemas otot ini bekerja dengan cara memerintahkan otak untuk mengendurkan otot-otot yang bermasalah, khususnya pada tubuh bagian belakang seperti punggung.

obat pereda nyeri badan

Jenis obat yang dapat digunakan sebagai pelemas otot ini biasanya diberikan untuk mengatasi nyeri atau rasa sakit otot yang bersifat akut, bukan kronis. Obat ini juga bisa menjadi pilihan Anda apabila sakit yang dirasakan membuat jadi sulit tidur. 6. Opioid Opioid biasanya digunakan sebagai obat pereda nyeri otot pada tingkatan yang sudah cukup parah. Obat ini digunakan saat rasa nyeri otot yang dirasakan sudah tidak bisa diatasi dengan obat-obatan lainnya. Namun, mengingat obat ini termasuk golongan narkotika, penggunaannya membutuhkan resep dari dokter dan pemantauan ketat secara berkala.

Beberapa contoh obat opioid antara lain: • Morfin • Fentanyl • Oksikodon • Kodein 7. Antidepresan Antidepresan biasanya digunakan untuk mengobati depresi atau gangguan kejiwaan lainnya. Namun, obat ini juga dapat digunakan sebagai pereda nyeri otot. Perlu diketahui, antidepresan bekerja dengan mengubah kadar serotonin dan norepinefrin dalam otak untuk meredakan nyeri dan menciptakan perasaan tenang.

Orang dengan kondisi nyeri kronis yang tidak merespon pengobatan lain dapat menggunakan obat pereda nyeri otot ini untuk mengontrol rasa sakit.

Antidepresan trisiklik, contohnya, terkadang diresepkan untuk menangani nyeri otot akibat sindroma nyeri myofasial, fibromyalgia, atau sindrom kelelahan kronis ( chronic fatigue syndrome). Bahan alami sebagai alternatif obat pereda nyeri otot Selain obat-obatan kimia yang diresepkan oleh dokter, Anda juga bisa menggunakan bahan alami sebagai obat yang dapat membantu meredakan rasa nyeri. Beberapa di antaranya adalah: 1.

Chamomile Bahan alami yang satu ini juga bisa digunakan sebagai obat tradisional untuk pereda nyeri otot. Hal ini disebabkan chamomile memiliki kandungan flavonoid yang bersifat antiperadangan, sehingga dapat menyembuhkan peradangan yang juga bisa menjadi penyebab dari nyeri otot.

Anda bisa menggunakannya dengan cara menyeduh bunga Chamomile kering dan menjadikannya minuman layaknya teh. Namun, Anda juga bisa mengoleskan minyak esensial dari bunga Chamomile langsung di area otot yang terasa kaku agar lebih cepat rileks. 2. Peppermint Sama halnya dengan Chamomile, daun Peppermint juga bisa digunakan sebagai obat alami pereda nyeri otot.

Minyak ini dapat membantu melemaskan otot yang kaku. Maka itu, Anda bisa menggunakannya dengan cara mengoleskan minyak esensial dari Peppermint di area otot kram, tegang, atau terasa kencang. Menggunakan minyak Peppermint dapat memberikan efek dingin karena kandungan menthol di dalamnya.

Selain itu, minyak ini juga akan menghilangkan rasa sakit dan melemaskan otot. 3. Makanan kaya vitamin D Selain menggunakan minyak esensial sebagai obat pereda nyeri otot secara alami, Anda juga bisa meningkatkan asupan vitamin D untuk meredakan nyeri otot. Asupan vitamin D bisa Anda dapatkan dari sinar matahari di pagi hari dan juga makanan tertentu. Vitamin D bisa didapatkan pada beberapa jenis makanan obat pereda nyeri badan ini: • Telur. • Ikan. • Susu yang telah difortifikasi.

4. Kurkumin Kurkumin merupakan salah satu senyawa aktif yang terdapat di dalam kunyit, kayu manis, dan juga jahe. Senyawa yang satu ini memiliki sifat antiperadangan, sehingga mampu menurunkan tanda peradangan pada otot setelah melakukan olahraga yang berat. Selain itu, bahan alami yang disebut dapat menjadi obat pereda nyeri otot ini juga mampu mengendurkan otot-otot yang kencang dan mengembalikannya ke kondisi semula.

Pilihan cara lain untuk mengatasi nyeri otot Selain menjaga kesehatan otot dan mengonsumsi obat pereda nyeri baik yang alami atau diresepkan oleh dokter, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi rasa nyeri. Apa saja, ya? 1. Kompres dingin atau hangat Jika Anda obat pereda nyeri badan ingin mengonsumsi obat pereda nyeri otot, Anda bisa mengompres menggunakan air dingin untuk mengatasi rasa nyeri otot akibat cedera.

Cara ini bisa mengecilkan pembengkakan serta mengurangi nyeri dan peradangan yang terjadi pada otot Anda yang cedera atau terluka. Namun, jangan langsung mengompres bagian otot yang terluka dengan es batu. Lebih baik, balut es batu dengan handuk supaya kulit tidak mengalami iritasi. Cukup untuk diaplikasikan selama 15-20 menit pada bagian tubuh yag nyeri.

Apabila ingin diulangi, berikan jeda sebelum melakukan kompres kembali. Bila nyeri otot yang dirasakan sudah terjadi obat pereda nyeri badan jangka panjang, Anda dapat menggunakan kompres hangat untuk melemaskan otot yang tegang.

2. Rutin berolahraga Anda mungkin mengira bahwa saat sedang mengalami nyeri otot, aktivitas fisik seperti berolahraga sebaiknya dihentikan terlebih dahulu. Namun, itu bukan cara yang tepat untuk mengatasi nyeri otot. Selain penggunaan obat pereda nyeri otot, Anda justru harus tetap rutin berolahraga untuk mengurangi rasa nyeri. Ini karena olahraga menuntut seluruh bagian tubuh untuk bergerak, yang pada akhirnya dapat membantu mempertahankan kekuatan otot dan kelenturan sendi.

Dengan otot yang kuat serta sendi yang lentur, tentu akan semakin memudahkan Anda dalam melakukan berbagai aktivitas, dan mengurangi risiko cedera yang menjadi penyebab munculnya rasa nyeri pada otot.

3. Temukan posisi yang nyaman Posisi yang nyaman juga merupakan salah satu cara yang bisa membantu Anda untuk mengurangi rasa nyeri pada otot.

Hindari posisi berdiri, duduk, atau berbaring yang membuat nyeri otot semakin obat pereda nyeri badan. Jangan memaksakan diri jika memang posisi tertentu terasa tidak nyaman pada otot yang terasa sakit. Selain itu, selalu praktekkan postur tubuh yang baik setiap saat demi menjaga kesehatan otot dan menghindari timbulnya nyeri dan berbagai masalah otot lainnya. Pasalnya, kebiasaan mempraktekkan postur tubuh yang buruk memicu timbulnya nyeri otot.

4. Lakukan peregangan Selain mengonsumsi obat pereda nyeri otot baik herbal maupun kimia, Anda juga bisa melakukan peregangan demi mengurangi rasa nyeri pada otot. Salah satu kegiatan peregangan yang bisa dilakukan adalah yoga. Olahraga ini dapat membantu Anda meregangkan dan menguatkan otot.

Bahkan, jika dilakukan dengan tepat, olahraga ini juga dapat membantu mencegah terjadinya cedera. Akan tapi pastikan Anda tidak melakukannya secara berlebihan, karena justru dapat memperparah rasa sakit dan nyeri otot. Coba lakukan olahraga ini rutin setidaknya seminggu sekali supaya otot terus terlatih.

Menjaga tubuh tetap bergerak juga akan membuat rangka otot bersirkulasi sehingga membantu kerusakan otot. Bila cara tersebut tak kunjung bisa mengatasi nyeri, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. 5. Istirahat yang cukup Meski disarankan untuk tetap aktif bergerak, bukan berarti Anda harus memforsir tubuh.

Istirahat yang cukup tetap penting untuk membantu Anda pulih dari nyeri otot. Baik sudah atau belum mengonsumsi obat pereda nyeri otot, sebaiknya dapatkan istirahat yang cukup.

obat pereda nyeri badan

Hindari pula aktivitas fisik atau olahraga yang berlebihan. Pastikan aktivitas fisik yang Anda lakukan masih di dalam batas wajar dan tidak memperparah rasa sakit atau nyeri pada otot. Pasalnya, olahraga yang terlalu berat mungkin dapat membuat otot menjadi lemah atau berbagai masalah otot lainnya. 6. Pijat Jika Anda suka dipijat, mungkin ini adalah pilihan yang tepat untuk membantu mengatasi rasa nyeri pada otot. Akan tetapi, lebih efektif jika Anda dipijat oleh ahli terapis yang sudah berpengalaman dalam mengatasi nyeri otot.

Dengan pijatan yang tepat, otot-otot yang tadinya tegang akan melemas, sehingga rasa sakit dan nyeri pada otot pun mereda.

Pijat juga diduga mampu membantu mengatasi obat pereda nyeri badan pada tulang. Setelah dipijat, Anda biasanya akan merasa otot lebih rileks, khususnya setelah mendapatkan pijatan secara teratur.

Setelah dipijat, lebih baik Anda beristirahat terlebih dahulu hingga tubuh kembali segar dan otot yang kencang tak lagi terasa mengganggu. Dengan begitu, Anda akan lebih cepat beraktivitas seperti biasa tanpa rasa sakit dan nyeri pada otot. Muscle pain. (2020). Retrieved 12 March 2020, from https://www.mayoclinic.org/symptoms/muscle-pain/basics/definition/sym-20050866 Paulsen G, e. (2020). A COX-2 inhibitor reduces muscle soreness, but does not influence recovery and adaptation after eccentric exercise.

– PubMed – NCBI. Retrieved 12 March 2020, from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/19522751 Muscle Pain (Myalgia). Retrieved 11 September 2020, from https://www.breastcancer.org/treatment/side_effects/muscle_pain Muscle Pain. Retrieved 11 September 2020, from https://intermountainhealthcare.org/services/pain-management/conditions/muscle-pain/ Antidepressant: Another weapon against chronic pain. Retrieved 11 September 2020, from https://www.mayoclinic.org/pain-medications/art-20045647 Vitamin D.

Retrieved 11 September 2020, from https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements-vitamin-d/art-20363792 Srivastava, J. K., Shankar, E., & Gupta, S. (2010). Chamomile: A herbal medicine of the past with bright future. Molecular medicine reports, 3(6), 895–901. https://doi.org/10.3892/mmr.2010.377 Medicines for Back Pain. Retrieved 11 September 2020, from https://medlineplus.gov/ency/article/007486.htm Abdel Shaheed, C., Maher, C. G., Williams, K.

A., & McLachlan, A. J. (2017). Efficacy and tolerability of muscle relaxants for low back pain: Systematic review and meta-analysis. European journal of pain (London, England), 21(2), 228–237.

https://doi.org/10.1002/ejp.907 Corticosteroids. Retrieved 11 September 2020, from https://my.clevelandclinic.org/health/drugs/4812-corticosteroids Acetaminophen vs. Ibuprofen: What to Take When. Retrieved 11 September 2020, from https://www.unitypoint.org/livewell/article.aspx?id=915d8982-a92e-411e-b5dc-c40e0f43f352 Uritu, C. M., Mihai, C. T., Stanciu, G. D., Dodi, G., Alexa-Stratulat, T., Luca, A., Leon-Constantin, M. M., Stefanescu, R., Bild, V., Melnic, S., & Tamba, B.

I. (2018). Medicinal Plants of the Family Lamiaceae in Pain Therapy: A Review. Pain research & management, 2018, 7801543. https://doi.org/10.1155/2018/7801543 Paulsen, G., Egner, I. M., Drange, M., Langberg, H., Benestad, H. B., Fjeld, J. G., Hallén, J., & Raastad, T. (2010). A COX-2 inhibitor reduces muscle soreness, but does not influence recovery and adaptation after eccentric exercise. Scandinavian journal of medicine & science in sports, 20(1), e195–e207.

https://doi.org/10.1111/j.1600-0838.2009.00947.x
Rasa nyeri, baik nyeri otot, sendi, ataupun karena penyebab lainnya akan membuat kita menjadi tidak nyaman dalam beraktivitas.

Dalam kondisi yang akut, nyeri pada tubuh membuat kita hanya bisa beristirahat hingga nyeri tersebut reda. Untuk mengatasinya lebih cepat, kamu bisa menggunakan obat pereda nyeri, obat pereda nyeri badan obat luar ataupun obat dalam.

Saat ini memang sudah banyak obat nyeri yang dapat dibeli tanpa harus menggunakan resep dokter. Namun, Anda tetap harus selektif memilih obat pereda nyeri terbaik agar tidak memberikan efek samping pada tubuh Anda.

Oleh karena itu, simak ulasan 10 Obat Pereda Nyeri Terbaik di Indonesia 2022 ini, untuk rekomendasi yang aman dan sesuai dengan kebutuhan! Artikel ini terakhir diperbarui pada 23 Januari 2022 Daftar isi • 10 Obat Pereda Nyeri Terbaik di Indonesia 2022 • Untuk nyeri sendi akibat peradangan: Nature’s Plus Ultra RX-Joint Triple Strength • Hilangkan sakit kram haid tanpa konsumsi obat: Blood MenstruHeat Period Pain Relief • Pereda nyeri ringan sedang dan demam: Rodemol Paracetamol 500mg • Obat penurun panas untuk anak-anak: Proris Suspensi Ibuprofen • Meredakan nyeri haid dengan kandungan herbal: Dismeno 100 Mg • Redakan nyeri otot dalam sekejap: Counterpain Cool • Meredakan nyeri otot dengan kandungan herbal tradisional: Herbana Balance Madia Muscle Ease Blister • Meredakan panas dan demam pada bayi dan anak-anak: Sanmol Drops • Pereda nyeri otot akibat inflamasi: Neo Rheumacyl • Pereda nyeri haid dengan harga bersahabat: Feminax Strip obat pereda nyeri badan FAQ Exclusive Sephora Malaysia Promo for TWV Readers!

For new e-commerce customers: 15% Off for new e-commerce customers ( *To feature only NC cashback) Valid from 13 to 17 April 2022. Click here to shop now!

obat pereda nyeri badan

10 Obat Pereda Nyeri Terbaik di Indonesia 2022 1. Nature’s Plus Ultra RX-Joint Triple Strength Untuk nyeri sendi akibat peradangan Untuk nyeri sendi yang disebabkan oleh peradangan, Nature’s Plus Ultra RX-Joint Triple Strength adalah juaranya. Ia mengandung kombinasi terbaik dari Glucosamine Sulfat, Chondroitin, dan MSM yang tidak hanya dapat mengurangi rasa sakit pada sendi, tetapi juga memberikan manfaat 3x lebih kuat dalam menjaga kesehatan sendi, memperbaiki jaringan sendi yang rusak, menghasilkan cairan sendi, dan membentuk tulang rawan.

Selain itu, ada tambahan ekstrak Black Cherry yang bermanfaat sebagai anti radang dan analgetik yang kuat. Bahan alami yang aman tanpa efek samping Berkat racikan dari ekstrak bahan-bahan alami, suplemen ini aman, sehat, dan tidak memberikan efek samping.

obat pereda nyeri badan

Harganya memang cukup mahal, namun tentu saja sangat ampuh untuk menyehatkan sendi Anda! Apalagi, 1 paket pembelian sudah termasuk 120 butir suplemen yang dapat Anda konsumsi selama sekitar 1 bulan.

Keunggulan: • Pereda nyeri untuk sendi yang disebabkan peradangan • Memperbaiki jaringan sendi yang rusak • Pelumasan dan mobilitas sendi • Menghilangkan sakit sendi • Black Cherry bermanfaat sebagai anti radang dan analgetik yang kuat Cek harga di Shopee > Cek harga di Lazada> 2.

Blood MenstruHeat Period Pain Relief Hilangkan sakit kram haid tanpa konsumsi obat Sakit kram yang disebabkan oleh obat pereda nyeri badan memang sering bikin tidak nyaman. Bahkan terkadang, sampai bikin gak sanggup gerak seharian! Daripada makan obat yang dapat menyebabkan efek samping atau tidak sehat jika dikonsumsi dalam jangka panjang, Blod MenstruHeat Period Pain Relief menawarkan solusi pereda nyeri haid tanpa harus makan obat.

Hadir dalam bentuk plester yang hangat, kamu hanya perlu menempelkan plester MenstruHeat pada perut dan rasa sakit akan berkurang dalam 5 menit. Ia terbuat dari bahan alami sehingga tidak memiliki efek samping pada kulit. Desainnya pun ergonomis dan dapat menyesuaikan segala jenis dan ukuran perut. Terlebih lagi, plester MenstruHeat ini dapat dipakai hingga 12 jam lo! Keunggulan: • Obat luar, tak perlu makan obat • Menghilangkan kram menstruasi • Tahan hingga 12 jam • Desain ergonomis, pas untuk segala jenis perut Cek harga di Shopee > 3.

Rodemol Paracetamol 500mg Pereda nyeri ringan sedang dan demam Paracetamol telah dikenal umum sebagai kandungan pereda nyeri yang efektif. Rekomendasi untuk obat pereda nyeri terbaik yang mengandung paracetamol adalah produk dari Rodemol ini. Harganya memang sedikit lebih mahal dibandingkan obat paracetamol lainnya, namun keampuhannya tidak perlu diragukan lagi. Ia bekerja dengan menghambat sintesis prostaglandin pada tubuh, sehingga rasa nyeri yang dirasakan pun segera berkurang.

Kamu dapat menggunakan obat ini untuk nyeri ringan hingga sedang, termasuk sakit kepala, nyeri otot, sakit gigi, hingga untuk menurunkan suhu tubuh saat demam. Keunggulan: • Untuk nyeri ringan hingga sedang dan demam • Kandungan parasetamol untuk dewasa Cek harga di Shopee > 4. Proris Suspensi Ibuprofen Obat penurun panas untuk anak-anak Anak-anak membutuhkan obat yang memiliki dosis lebih ringan dibandingkan orang dewasa karena daya tahan tubuhnya yang masih dalam pertumbuhan.

Jika anak Anda mengalami demam, Proris Suspensi Ibuprofen ini adalah solusi yang tepat. Ia mengandung zat ibuprofen yang dikenal sebagai zat yang efektif menurunkan panas. Meskipun diracik dengan dosis yang aman untuk anak-anak, obat ibuprofen ini juga dapat dikonsumsi oleh orang dewasa untuk meredakan sakit kepala, sakit gigi, sakit menstruasi, hingga nyeri otot akibat aktivitas berat. Hadir dalam bentuk obat sirup suspensi, obat ini juga dilengkapi dengan tutup plastik tambahan yang dapat digunakan sebagai takaran saji.

Ia juga cocok untuk dibawa saat bepergian dengan anak-anak karena Anda tak harus repot membawa sendok terpisah. Keunggulan: • Obat penurun panas untuk anak-anak • Zat aktif ibuprofen • Tutup plastik tambahan sebagai untuk takaran saji • Cocok untuk bepergian Cek harga di Shopee > 5. Dismeno 100 Mg Meredakan nyeri haid dengan kandungan herbal Jika obat luar dirasa tak mempan untuk meredakan nyeri saat haid, Dismeno 100Mg ini bisa menjadi solusi.

Tak perlu khawatir akan efek samping, Dismeno adalah obat herbal yang terbuat dari ekstrak Phaleria Macrocarpa yang telah melewati uji farmakologi sebagai pereda nyeri haid yang efektif – dan tanpa efek samping apapun! Harganya pun cukup mahal dibandingkan obat nyeri generik lainnya. Gunakan hingga 3x sehari jika rasa nyeri sedang tinggi. Keunggulan: • Terbukti uji farmakologi • Obat herbal ekstrak Phaleria macrocarpa • 3 x kapsul dalam sehari Cek harga di Shopee > Cek harga di Lazada > 6.

Counterpain Cool Redakan nyeri otot dalam sekejap Tak hanya disebabkan oleh aktivitas olahraga berat. Duduk di depan laptop seharian juga bisa mengakibatkan nyeri otot. Baik di area bahu, leher, punggung, ataupun pinggang. Keluhan nyeri otot serupa memang meningkat sejak wabah pandemi dimulai. Agar tidak perlu mengkonsumsi obat, Counterpain Cool ini bisa menjadi solusi untuk meredakan nyeri otot Anda.

Nyeri otot dan sendi akan segera hilang berkat kombinasi kandungan Methyl Salicylate dan Menthol telah dikenal sejak lama sebagai zat penghilang rasa sakit yang ampuh. Selain itu, kandungan Menthol juga memberikan dingin lalu hangat yang dapat menenangkan area nyeri.

Keunggulan: • Redakan nyeri otot dengan cepat • Memberikan efek sejuk Obat pereda nyeri badan harga di Shopee > Cek harga di Lazada > 7. Herbana Balance Madia Muscle Ease Blister Meredakan nyeri otot dengan kandungan herbal tradisional Jika nyeri otot Anda cukup akut dan tak berkurang meskipun sudah menggunakan berbagai krim pereda nyeri, mengkonsumsi Herbana Balance Madia Muscle Ease Blister bisa menjadi solusi yang ampuh.

Ia termasuk kategori obat herbal, sehingga aman untuk dikonsumsi dan tidak menimbulkan efek samping. Kandungannya mencakup temulawak, lempuyang gajah, ginseng, dan cabai jawa yang jika dikombinasikan dapat meredakan rasa letih dan mengendurkan otot yang tegang dari dalam.

Konsumsi 2 tablet sebelum tidur selama 3 hari berturut-turut untuk hasil maksimal. Keunggulan: • Obat dalam untuk nyeri otot • Ekstrak herbal berkhasiat • Temulawak, Lempuyang Gajah, dan Ginseng Cek harga di Shopee > Cek harga di Lazada > 8.

Sanmol Drops Meredakan panas dan demam pada bayi dan anak-anak Sanmol Drops adalah obat penurun panas dan demam yang dibuat khusus untuk bayi dan anak-anak. Obat ini aman dikonsumsi bayi karena ia hadir dalam bentuk ‘obat tetes’ sehingga tak perlu takut kelebihan dosis. Setiap tetesnya mengandung Paracetamol yang berperan sebagai antiseptik dan penghambat pembentukan prostaglandin di dalam tubuh yang dapat memicu demam dan peningkatan suhu badan.

Namun, tetap harus konsultasikan ke dokter dulu ya jika bayi Anda sakit! Keunggulan: • Kemasan ‘tetes’ dengan dosis aman untuk bayi • Kandungan paracetamol • Pastikan konsultasi dokter terlebih dahulu Cek harga di Shopee > 9.

Neo Rheumacyl Pereda nyeri otot akibat inflamasi Telah dipercaya sejak 1972, Neo Rheumacyl adalah salah satu obat pereda nyeri otot terbaik di Indonesia. Dengan Formula Aktif Plus yang mengandung kombinasi ibuprofen dan paracetamol, nyeri otot dan sendi reda sesaat setelah mengkonsumsi obat. Tanpa harus menunggu seharian! Selain itu, ia juga cocok untuk meredakan nyeri yang diakibatkan oleh inflamasi seperti sakit gigi, radang sendi, cedera otot, dan masih banyak lagi.

Tapi ingat, hanya konsumsi setelah makan ya! Keunggulan: • Meredakan nyeri yang berhubungan dengan proses inflamasi • Kombinasi ibuprofen dan paracetamol • Konsumsi setelah makan Cek harga di Shopee > 10. Feminax Strip Pereda nyeri haid dengan harga bersahabat Feminax Strip adalah obat pereda nyeri menstruasi dengan harga yang cukup bersahabat.

Kandungan utamanya adalah paracetamol dan Hyosyaml Extract yang aman dikonsumsi dan dapat meredakan nyeri dan kram menstruasi dalam waktu yang cepat.

Setiap 1 strip dilengkapi dengan 4 tablet Feminax yang dapat dikonsumsi setelah makan hingga 3x sehari. Hindari mengkonumsi obat untuk Anda yang memiliki resiko sakit ginjal dan gangguan hati. Keunggulan: • Obat nyeri haid • Paracetamol dan Hyosyaml Extract • Satu strip 4 tablet Cek harga di Shopee > Cek harga di Lazada > Artikel terkait: • 10 Kipas Angin Terbaik • 10 Kipas Angin Gantung Terbaik • 10 Air Cooler dan Kipas Angin AC Terbaik FAQ Apa saja merk obat pereda nyeri terbaik di Indonesia?

Pada dasarnya, ada banyak obat pereda nyeri terbaik yang ada di Indonesia, mulai dari Nature’s Plus, Counterpain, hingga Rodemol. Obat pereda nyeri yang paling umum digunakan adalah yang mengandung paracetamol atau ibuprofen berkat keampuhannya yang terbukti mengurangi atau bahkan menghilangkan rasa sakit.

Bagaimana cara mengatasi nyeri otot? Jika kamu sering merasakan nyeri otot padahal tidak banyak bergerak, kamu bisa mengatasinya dengan istirahat tidur yang cukup serta berolahraga lebih sering agar otot menjadi lebih kuat.

Otot yang kuat akan mengurangi resiko nyeri otot terutama saat bekerja duduk dalam waktu yang lama. Namun, jika nyeri tersebut terasa tidak kuat ditahan lagi, kamu bisa menggunakan obat pereda nyeri otot untuk obat pereda nyeri badan rasa sakit sementara. Dimana tempat berbelanja obat pereda nyeri terbaik di Indonesia? Kita terbiasa membeli perlengkapan rumah tangga di toko secara langsung, padahal harga obat pereda obat pereda nyeri badan terbaik di toko online jauh lebih murah obat pereda nyeri badan toko offline.

obat pereda nyeri badan

Dari semua marketplace online di Indonesia, Shopee adalah rekomendasi kami untuk membeli alat elektronik rumah tangga. Selain harga yang lebih murah, pilihan di Shopee juga jauh lebih banyak! Semoga rekomendasi 10 Obat Pereda Nyeri Terbaik di Indonesia ini dapat membantu kamu untuk menemukan pilihan obat pereda nyeri terbaik yang tepat sesuai kebutuhanmu.

Baca juga rekomendasi produk rumah tangga lainnya di webite kami. Jika kamu menganggap tulisan ini berguna, silahkan bagikan terhadap teman dan kerabat kamu ya. Tunggu rekomendasi-rekomendasi lainnya! This post was brought to you by The Wedding Vow. Disclosure: All opinions remain the writer’s own. There may be paid or sponsored mentions in the above article, but we believe in honesty of relationship, opinion, and identity.

We will only recommend services that we have tried and tested ourselves or have done extensive research and find them to be useful recommendations. For more information, kindly refer to our copyright & disclosure policy. To get featured on The Wedding Vow, email [email protected] for advertising, [email protected] for media content.

Obat nyeri otot paling ampuh yang bisa ditemukan di apotik. Nyeri pun reda dan hilang seketika, badan terasa nyaman kembali.

Nyeri otot bisa terjadi kapan saja misalnya setelah melakukan aktivitas olahraga, mengangkat beban yang berat, atau setelah seharian duduk bekerja dengan postur tubuh yang salah. Kondisi ini dapat dirasakan tubuh dalam bentuk otot kaku, kram, tertarik, berat, atau lelah.

Rasa sakit ini dapat dirasakan pada berbagai bagian tubuh. Biasanya, masalah otot terjadi di bagian sekitar lengan, betis, pinggang, punggung, bahkan dapat dirasakan pada seluruh tubuh. Baca Juga: Manfaat Minyak Kutus-kutus: Atasi Nyeri, Tidur Nyenyak Obat Pereda/Pengilang Nyeri Otot di Apotik Tentunya tak nyaman saat nyeri otot berlama-lama terasa di tubuh.

Cobalah menggunakan beberapa obat pereda nyeri otot berikut ini sebagai pertolongan pertama: 1. Oskadon SP Obat nyeri otot yang satu ini sangat terjangkau dan mudah didapatkan di mana saja. Kamu juga tak membutuhkan resep dokter untuk membeli obat ini. Oskadon SP mengandung Ibuprofen 200 mg dan paracetamol 350 mg yang dapat mengurangi rasa sakit atau pegal pada tubuh khususnya pinggang dan punggung.

Namun, kamu perlu menghindari konsumsi obat ini jika kamu adalah penderita tukak lambung, asma, atau wanita hamil khususnya di trimester ketiga. Rentang Harga: Rp1.500 – Rp2.500 Tak harus selalu dengan obat, kamu dapat mengobati nyeri otot dengan ramuan jamu.

Salah satu jamu untuk mengobati nyeri otot yang dapat kamu coba adalah Sido Muncul Jamu Pegal Linu. Jamu ini merupakan ramuan jamu tradisional siap seduh yang praktis. Kandungan beras kencur, pil ginseng, madu, jeruk nipis, ginseng dan jahe wangi. Perpaduan bahan tersebut dapat mengatasi tubuh lelah, pegal linu, dan nyeri otot sehabis beraktivitas berat.

Rentang Harga: Rp9.500 – Rp15.000 Rekomendasi obat nyeri otot kali ini tidak dikonsumsi dengan cara diminum tetapi dioleskan pada bagian tubuh yang nyeri. Counterpain dapat digunakan pada nyeri otot yang berhubungan dengan tertarik atau robeknya ligamen otot sendi, atau memar.

Obat pereda nyeri otot ini berupa krim yang bekerja dengan memberikan rasa hangat, sehingga mengurangi rasa sakit. Kamu dapat mengaplikasikan cream ini hingga tiga kali sehari. Pastikan untuk menghindari pengolesan produk ini pada luka yang terbuka. Rentang Harga: Rp43.120 – Rp112.500 Jika kamu kurang nyaman menggunakan produk bertekstur krim, kamu perlu mencoba produk yang satu ini. Sesuai namanya, Jointace merupakan obat oles berbentuk gel. Obat oles yang diperkaya dengan eucalyptus oil dan minyak lavender ini dapat menghilangkan rasa nyeri pada sendi dan otot, serta dapat membantu merehabilitasi tulang rawan yang rusak.

Tak hanya itu, Jointace dapat menjaga kesehatan sendi secara alami. Rentang Harga: Rp112.000 – Rp125.000 Salah satu penyebab nyeri otot adalah kekurangan beberapa jenis vitamin seperti vitamin B, vitamin E, dan mineral dalam tubuh. Artinya, kamu tidak hanya dapat mengatasi nyeri otot dengan obat tetapi juga dengan multivitamin, Toppers!

Fatigon memiliki kandungan vitamin B1, vitamin B6, vitamin B12, vitamin E, kalium L-aspartate, dan magnesium L-aspartate yang dapat mengurangi rasa nyeri pada otot.

Multivitamin ini dijual bebas dan dapat kamu beli tanpa perlu menggunakan resep dokter. Rentang Harga: Rp4.000 – Rp7.000 Obat nyeri otot yang ampuh berikutnya adalah Neo Rheumacyl. Ia merupakan obat anti nyeri dengan kandungan yang menggabungkan ibuprofen dan paracetamol. Obat pereda nyeri otot yang ampuh ini dapat dibeli bebas tanpa menggunakan resep dokter. Meskipun begitu, obat ini tidak dianjurkan untuk ibu hamil di trimester akhir, penderita tukak lambung, dan penderita bronkospastik terhadap acetoral.

Kamu dapat mengonsumsi obat ini tiga sampai empat kali sesudah makan. Rentang Harga: Rp8.000 – Rp15.000 Jika obat atau multivitamin saja tidak cukup untuk menyembuhkan nyeri otot, bagaimana jika kamu mencoba pengobatan yang menggabungkan keduanya? Dolo Scanneuron adalah obat yang mengandung methampyrone, vitamin B1, vitamin B6, dan vitamin B12.

Dengan kandungan tersebut, obat ini dapat digunakan untuk mengatasi nyeri otot, neuralgia (nyeri pada saraf), serta nyeri ringan lainnya. Penghilang nyeri otot ini termasuk ke dalam golongan obat keras, sehingga pembelian harus disertai dengan resep dokter.

Rentang Harga: Rp12.000 – Rp19.000 Praktis dan nyaman digunakan, koyo menjadi andalan banyak orang saat merasakan nyeri otot. Salah satu koyo yang dapat jadi pilihan ketika nyeri otot adalah Salonpas Pain Relief Patch. Setiap lembarnya mengandung metil salisilat dan mentol yang dapat membantu mengurangi nyeri otot seperti gejala radang sendi dan arthritis.

Kamu dapat menempelkan lembaran koyo pada bagian yang mengalami rasa nyeri dan melepaskannya jika sudah digunakan selama delapan jam. Rentang Harga: Rp17.500 – Rp34.000 Salah satu cara untuk meredakan nyeri otot adalah dengan balsem.

Salah satu balsem yang dapat kamu gunakan adalah Rheumason. Kandungan methyl salicylate, eucalyptus oil, menthol, dan camphor dalam produk ini dapat memberikan rasa hangat dan mengurangi rasa nyeri. Kamu dapat mengoleskan Rheumason pada bagian yang nyeri. Jangan lupa untuk menghindari pengolesan produk pada luka yang terbuka. Tak hanya dalam bentuk balsem, terdapat pilihan Rheumason lain berupa gel dan minyak angin.

Rentang Harga: Rp8.000 – Rp13.000 Beli Rheumason di Sini Baca Juga: Obat Sakit Pinggang: Efektif dan Tersedia di Apotik Itulah rekomendasi obat nyeri otot yang dapat bisa kamu dapatkan di apotik.

Selagi mengonsumsi obat pereda nyeri, jaga kesehatan dengan tidur yang cukup dan mengistirahatkan bagian tubuh yang nyeri, Toppers! Temukan berbagai kebutuhan produk kesehatan terjamin yang aman dan lengkap di sini!

Penulis: Nabila Khaerunnisa
Secara umum, nyeri otot atau myalgia terjadi di satu otot tertentu, namun kemungkinan menjalar ke seluruh bagian tubuh tetap ada. Selain melakukan pemijatan, nyeri otot yang menyiksa bisa diredakan dengan konsumsi obat. Walau tidak dianggap suatu penyakit, Anda tetap dianjurkan meminum obat pereda nyeri badan pereda nyeri otot sebagai pemulih kondisi.

Pada kesempatan ini, kami memperkenalkan obat pereda nyeri otot terbaik dan cara memilihnya. Dua obat pereda nyeri badan konsumsi obat, yakni topikal dan oral, tersedia dalam bermacam merek, seperti Salonpas, Counterpain, dan Panadol. Pastikan Anda memilih obat penghilang nyeri otot yang ampuh meredakan rasa sakit. Yuk, cari tahu dulu penyebab terjadinya nyeri otot di bagian berikut.

Selamat membaca! Daftar Isi • Kenapa Nyeri Otot Terjadi? • Cara Memilih Obat Pereda Nyeri Otot • 10 Rekomendasi Obat Penghilang Nyeri Terbaik • Kesimpulan Kenapa Nyeri Otot Terjadi? Nyeri otot ditandai dengan rasa kaku, berat, kram, tertarik, berat, atau lemah pada otot. Pada umumnya, nyeri otot terjadi dikarenakan penggunaan otot secara berlebihan, atau terjadi cedera di bagian otot tertentu.

Tegang otot di satu atau beberapa bagian tubuh menjadi pemicu lain terjadinya nyeri otot. Adapun kondisi-kondisi yang mengakibatkan munculnya nyeri otot antara lain: • Melakukan gerakan berulang sewaktu olahraga atau aktivitas lain. • Melakukan olahraga dengan teknik yang salah, atau dengan ritme terlalu cepat dan terlalu lama pada suatu gerakan. • Posisi badan yang buruk, misalnya duduk tidak tegak atau salah posisi ketika mengangkat beban berat.

• Tidak melakukan pemanasan sebelum berolahraga dan pendinginan setelahnya. • Terjatuh, terbentur, atau akibat kecelakaan. • Stres, mengakibatkan terciptanya hormon yang menyulitkan tubuh melawan penyakit.

• Tubuh mengalami dehidrasi (tak jarang disertai sakit kepala dan kelelahan). • Kurang nutrisi dan waktu tidur. Selain dikarenakan aktivitas fisik berlebihan, nyeri otot dapat juga terjadi akibat sejumlah penyakit atau kondisi, contohnya: • Rheumatoid arthritis. • Fibromyalgia, adalah penyakit yang ditandai nyeri di seluruh tubuh. • Sindrom kelelahan kronis ( chronic fatigue syndrome). • Penyakit tiroid, seperti hipotiroidisme dan hipertiroidisme.

• Penyakit autoimun, seperti lupus, polimiositis, dan dermatomiositis. • Kerusakan pada otot ( rhabdomyolisis). • Kontraksi otot yang tidak terkontrol ( dystonia). • Infeksi virus, semisal polio dan flu. • Infeksi bakteri, seperti pada penyakit Lyme. • Gangguan elektrolit, misalnya hipokalemia (kekurangan kalium). • Terjadi penyumbatan aliran darah ke tungkai akibat penyakit arteri perifer.

Nyeri otot ringan dapat ditangani dengan bantuan obat. Namun, ketika sewaktu nyeri otot Anda mengalami demam, muncul kemerahan di area nyeri, dan nyeri tidak hilang setelah beberapa hari, menemui dokter adalah langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan. Cara Memilih Obat Pereda Nyeri Otot Obat nyeri otot dibedakan menjadi beberapa jenis dan cara mengonsumsinya.

Setiap macam obat mempunyai mekanisme kerja yang berbeda dalam hal menekan rasa nyeri pada otot. Kemudian, jika Anda lebih menyukai pengobatan herbal, dewasa ini tidak sulit mendapatkan obat-obatan herbal dengan resep otentik dari tumbuh-tumbuhan di Cina.

Apa pun pilihan Anda, pastikan memilih obat pereda nyeri otot yang sesuai kebutuhan. Jangan lupa menentukan obat berdasarkan kemudahan pemakaiannya, ya! Untuk lebih jelasnya, mari kita bahas poin-poin penting apa saja yang perlu diperhatikan saat mencari obat pereda nyeri otot. Check obat pereda nyeri badan out! Pilihlah Berdasarkan Cara Mengonsumsi Obat, Oral atau Topikal? Pertama-tama, tentukan dulu bagaimana kenyamanan Anda dalam menggunakan obat.

Pasalnya, obat untuk meredakan nyeri otot dibedakan menjadi dua bentuk utama, yakni oral (diminum) dan topikal (dioles). Setiap wujud memiliki karakteristik dan tingkat kemudahan yang berbeda. Simak lebih jauh di bagian berikut ini, yuk! Untuk Obat Oral, Carilah yang Mampu Menghilangkan Nyeri dengan Efek Samping Minimal Obat oral merupakan kategori obat yang dikonsumsi dengan cara diminum.

Yang tergolong obat oral umumnya berwujud tablet, pil atau kapsul, dan sirop, namun ada pula bentuk bubuk atau puyer yang diseduh bersama air hangat.

Jenis-jenis obat yang biasa digunakan atau disarankan dokter untuk menghilangkan nyeri otot antara lain: • Paracetamol. Adalah obat pereda nyeri di banyak titik tubuh, salah satunya untuk otot. Paracetamol sangat obat pereda nyeri badan dijadikan obat untuk mengatasi sakit ringan dan sedang, seperti sakit kepala, keram menstruasi, sakit punggung, sakit gigi, radang sendi, dan bahkan sanggup meredakan demam.

• Obat Anti-Inflamasi Nonsteroid (OAINS). Disebut juga nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs), adalah obat nyeri otot dan sendi berupa aspirin, naproxen sodium, dan ibuprofen dengan tingkat penghilang nyeri sedang hingga berat. Obat jenis ini memiliki efek samping seperti penyakit mag sehingga pemakaiannya harus sesuai petunjuk dokter dan hanya dikonsumsi ketika timbul nyeri. • Obat Opioid. Obat tipe ini memiliki efek lebih kuat sehingga pengonsumsiannya harus didasari resep dokter.

Bagi Anda yang menderita nyeri otot atau nyeri sendi hebat, obat ini cukup ampuh meredakan nyeri. Namun ingat, obat golongan opioid memicu efek samping mual, penurunan kesadaran, dan kecanduan atau ketergantungan.

Selain 4 macam obat tersebut, nyeri otot bisa juga dibantu redakan oleh obat-obatan oral lain berupa relaksan otot ( baclofen, cyclobenzaprine, carisoprodol, eperison), antidepresan ( citalopram, fluoxetine, paroxetine, amtripyline, venlafaxine, duloxetine), dan antikonvulsan atau obat untuk meredakan nyeri neuroleptik seperti gabapentin, carbamazepine, dan pregabalin.

Untuk Obat Topikal, Carilah yang Efektif Meredakan Nyeri Otot tanpa Mengiritasi Kulit Obat topikal digunakan dengan cara dioles atau dibalurkan pada permukaan area kulit yang dibebani nyeri otot. Di Indonesia sendiri, kebanyakan obat pereda nyeri otot berbentuk topikal, entah itu krim, gel, plester (koyo), dan sebagainya. Oleh karena lebih praktis, masyarakat pun lebih tertarik menggunakan obat nyeri topikal.

Beberapa contoh obat topikal yang tergolong efektif mengurangi nyeri otot antara lain: • Obat Topikal yang Mengandung Capsaicin. Biasa berbentuk krim, kandungan capsaicin berfungsi menekan rasa nyeri pada otot maupun sendi. Capsaicin bekerja dengan mengirimkan sinyal rasa sakit untuk memicu pelepasan hormon endorfin yang berguna menahan rasa sakit.

Hanya saja, krim berkandungan capsaicin menimbulkan sensasi panasm perih, atau menyengat di area yang teroleskan krim. • Obat Topikal berupa Koyo Dingin.

Apabila Anda tidak nyaman dengan sensasi panas dari pemakaian krim berkandungan capsaicin, cobalah menempelkan koyo atau gel dingin pada otot yang nyeri. Obat jenis ini mengandung natrium diklofenak, unsur pereda nyeri yang tidak menimbulkan rasa panas menyengat, membuat Anda lebih nyaman sewaktu memakainya.

• Obat Topikal dengan Efek Analgesik. Umumnya berbentuk salep, gel, dan krim, obat tipe ini dioleskan langsung ke pusat otot yang nyeri. FOrmula utama berkandungan anti-inflamasi dan analgesik akan meresap ke dalam kulit, membantu meredakan sakit dengan menghangatkan area yang sakit dan melancarkan sirkulasi darah.

Obat oles umumnya mengandung wewangian menyegarkan. Pengonsumsian obat secara topikal memiliki efek samping berbeda-beda tergantung jenisnya. Namun yang cukup mencolok biasanya akibat penggunaan koyo, di mana membuat kulit terasa kasar setelahnya. Meski demikiann, obat oles, plester, atau koyo tempel dianggap lebih aman karena tidak menimbulkan efek samping seperti masalah lambung atau menurunkan kesadaran. Pilihlah Berdasarkan Cara Kerja Obat, untuk Melemaskan Otot atau Meredakan Nyeri?

Selain memilih berdasarkan bentuk dan cara konsumsi obat, sebaiknya Anda ketahui juga bagaimana obat pereda nyeri bekerja. Secara garis besar, obat untuk mengatasi nyeri otot bekerja dengan dua cara, yaitu mengendurkan otot yang tegang dan meredakan nyeri dengan mengurangi intensitas rasa sakit.

Obat Pelemas Otot: Efektif Mengurangi Gejala Nyeri, namun Menimbulkan Efek Kantuk Obat pereda nyeri dengan peranan melemaskan otot tegang cukup membantu Anda yang kerap mengalami nyeri berulang karena aktivitas fisik. Salah satu komponen dalam obat jenis ini adalah chlorzoxazone yang efektif meringankan gejala nyeri akut pada otot.

Meski efektif, chlorzoxazone dapat menimbulkan efek samping kantuk. Sebagai alternatif, Anda bisa meminum obat berkandungan methocarbamol yang mampu mengobati nyeri otot akibat reaksi saraf berlebihan, seperti kejang otot. Unsur tersebut bertindak langsung menekan reaksi saraf yang membuat rasa sakit perlahan mereda. Obat Pereda Nyeri: Bekerja Cepat Mengurangi Rasa Sakit, namun Tidak Bereaksi pada Sumber Nyeri Jika Anda tidak ingin merasakan kantuk setelah mengonsumsi obat, cobalah tipe obat yang diutamakan dengan fungsi meredakan nyeri, bukan melemaskan otot.

Obat pereda nyeri semacam ini contohnya adalah analgesik yang termasuk obat anti-inflamasi nonsteroid. Sama halnya dengan ibuprofen dan aspirin, analgesik bertindak mengurangi rasa sakit tanpa membuat kesadaran penggunanya menurun. Kendati demikian, obat analgesik tidak menyembuhkan sumber rasa nyeri, melainkan hanya mengurangi rasa nyeri yang timbul. Gunakanlah obat analgesik hanya saat nyeri otot menjadikan Anda tidak bisa bergerak banyak.

Alternatif Lain: Memilih Obat Herbal Tiongkok Bedanya obat herbal dengan obat sintetis terletak pada bahan baku penyusunnya. Apabila Anda sudah terbiasa meminum obat-obatan herbal, dalam tujuan meredakan nyeri Anda bisa mengonsumsi obat herbal Tiongkok sebagai alternatif dari obat on-the-counter yang umumnya mengandung bahan-bahan sintetis.

Obat herbal Tiongkok biasanya mengandalkan ekstrak daun, batang, dan bagian lain obat pereda nyeri badan tumbuhan, termasuk buah dengan efek kerja yang disesuaikan dengan kondisi.

Apabila Anda bermaksud membeli obat-obatan herbal Tiongkok atau obat Cina, pilihlah obat yang diproduksi oleh brand ternama agar lebih terjamin kualitasnya. 10 Rekomendasi Obat Penghilang Nyeri Terbaik Dengan mengikuti obat pereda nyeri badan pemilihan di atas, Anda pun bisa semakin yakin sewaktu menentukan produk.

Kabar baiknya lagi, kami telah me- review sepuluh kualitas obat pereda nyeri otot terbaik dari berbagai merek. Tertarik membeli salah satunya? Berikut kami telah siapkan list-nya. Selamat memilih! 1. Neo Rheumacyl Cek harga di Shopee Cek harga di Lazada Cek harga di Tokopedia Mengandung kombinasi properti pereda nyeri dan anti-inflamasi Disertai atau tanpa disertai demam, Neo Rheumacyl berperan aktif mengobati nyeri otot sekaligus meredakan demam.

Tablet obat berbahan utama paracetamol 350 mg dan ibuprofen 200 mg per tabletnya ini bertindak sebagai properti painkiller, sangat bermanfaat untuk mengurangi rasa nyeri pada otot dan sendi. Tidak hanya berfungsi meredakan nyeri otot dan sendi, obat yang aman dikonsumsi semua usia ini dapat pula mengatasi sakit gigi, nyeri haid, dan sakit kepala. Efek samping produk ini antara lain demam ringan, urine berwarna gelap, dan gangguan pencernaan.

Namun, Neo Rheumacyl tergolong tidak sering menimbulkan efek samping, membuatnya aman dikonsumsi banyak orang. Jenis Obat oral (tablet) Komposisi Ibuprofen, Paracetamol Dosis 1 tablet setiap 4-6 jam atau 3-4 x sehari bila diperlukan Kisaran harga Rp7.950 Isi 20 tablet Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Tokopedia 2. Tong Mai Dan Cek harga di Shopee Cek harga di Lazada Cek harga di Tokopedia Tanpa bahan kimia, ramuan tradisional ini dapat Anda konsumsi dengan tenang Tong Mai Dan adalah obat herbal Tiongkok untuk mengatasi nyeri otot produksi Tongsheng Pharmaceutical.

Berkomposisikan bahan 100% non-sintetik menjadikannya produk pilihan utama banyak orang. Berbagai keluhan mampu ditangani obat ini, mulai dari sakit urat, nyeri otot, dan sakit pinggang. Mengonsumsi ramuan herbal Cina ini ikut meningkatkan kesegaran dan kebugaran tubuh. Pasalnya, Tong Mai Dan bekerja pula melancarkan peredaran darah di dalam tubuh. Obat herbal berikut ini dapat menjadi solusi praktis untuk Anda yang ingin meredakan nyeri tak tertahankan sesegera mungkin.

Jenis Obat oral (kapsul) Tiongkok Komposisi Cordyceps, Ganoderma, Coinu Ceni Pantotrichum, Ginseng, Rhizoma gastrodiae, dll Dosis Dewasa 3 x per hari @3 kapsul Kisaran harga Rp33.000 Isi 48 obat pereda nyeri badan Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Tokopedia 3. Oskadon SP Cek harga di Shopee Cek harga di Lazada Cek harga di Tokopedia Kembalikan semangat Anda tanpa diganggu nyeri otot Merek obat pereda nyeri otot Oskadon SP dijual secara bebas karena jarang sekali menimbulkan efek samping penggunaan.

Dirancang khusus sebagai terapi komplementer untuk mengurangi nyeri dan peradangan, obat ini akan membantu Anda kembali bugar menjalani hari dengan penuh semangat.

Anda semakin tenang ketika hendak mengonsumsi obat produksi PT. Supra Ferbindo Farma ini. Alasannya, Oskadon SP telah teregistrasi dalam Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Walau minim efek samping, tetaplah mematuhi dosis dan aturan penggunaan agar terhindar dari risiko seperti kerusakan hati, gangguan saluran cerna, dan efek samping lainnya.

Jenis Obat oral (tablet) Komposisi Ibuprofen, Paracetamol Dosis Dewasa: 3-4 x per hari @1 tablet Kisaran harga Rp2.000 Isi 4 tablet Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Tokopedia 4. Counterpain Analgesic Balm Cream Cek harga di Shopee Cek harga di Lazada Cek harga di Tokopedia Krim oles yang tidak berminyak, tanpa noda, dan cepat menyerap Tidak bisa melakukan banyak aktivitas akibat otot sakit dan nyeri tak tertahankan?

Cobalah krim oles ini, Counterpain mengirimkan rasa hangat yang bekerja cepat meredakan nyeri otot. Tergolong obat pereda nyeri topikal, produk ini menjauhkan Anda dari risiko gangguan pencernaan atau masalah internal tubuh lainnya.

Counterpain Analgesic Balm Cream adalah salah satu produk yang laku keras di pasaran. Sudah banyak atlet profesional maupun pekerja aktif mengandalkan obat pereda nyeri badan berefek warm ini untuk mengatasi nyeri otot mereka. Untuk menambah kenyamanan, Taisho Pharmaceutical sebagai produsen memformulasi krim agar tidak berminyak dan meninggalkan noda di permukaan kulit.

Jenis Obat topikal (krim/ balm) Komposisi Methyl Salicylate, Menthol, Eugenol Dosis 1-3 x per hari Kisaran harga Rp123.500 Isi 120 gr Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Tokopedia 5. Salonpas Pain Relief Patch Cek harga di Shopee Cek harga di Lazada Cek harga di Tokopedia Koyo pereda nyeri yang tipis dan lentur. Nyaman dipakai! Hisamitsu Pharma Indonesia menawarkan banyak pilihan koyo untuk meredakan nyeri otot.

Apabila Anda menginginkan efek treatment yang bertahan hingga 8 jam, cobalah varian Pain Relief Patch. Koyo pereda nyeri merek Salonpas satu ini bertindak obat pereda nyeri badan aliran darah serta melemaskan otot-otot maupun sendi-sendi yang sakit. Punggung pegal atau encok lebih mudah teratasi melalui dukungan Salonpas Pain Relief Patch. Cukup ditempelkan ke area yang sakit, sensasi panasnya bekerja mengendurkan ketegangan pada jaringan otot dan sendi.

Setiap helai patch Salonpas dibuat tipis dan lentur untuk meningkatkan kenyamanan, bahkan Anda nyaris seperti tidak sedang menempelkan apapun di kulit.

Jenis Obat topikal (koyo) Komposisi Metilsalisilat, Menthol Dosis Dewasa dan anak > 12 tahun: 3-4 x per hari Anak < 12 tahun: konsultasikan ke dokter Kisaran harga Rp15.700 Isi obat pereda nyeri badan lembar Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Tokopedia 6. Balsem Otot Geliga Muscular Balm Cek harga di Shopee Cek harga di Lazada Cek harga di Tokopedia Balsem pereda nyeri yang ideal ‘diajak’ bepergian Balsem Otot Geliga Muscular Balm sudah sejak lama dipercaya masyrakat Indonesia sebagai balm untuk mengatasi berbagai keluhan nyeri akibat memar, keseleo, dan salah postur saat mengangkat beban.

Berhati-hatilah sewaktu mengaplikasikan obat pereda nyeri ini karena sensasi panasnya yang tergolong kuat. Saking efektifnya, banyak sekali olahragawan yang memanfaatkan balsam ini sebagai warming up balm. Ukurannya pun kecil, memungkinkan Anda membawa produk ini sebagai teman bepergian.

Ketika pegal-pegal menimpa sehabis menempuh perjalanan jauh, cukup oleskan Balsem Otot Geliga Muscular Balm, nyeri otot bakal mereda seketika! Jenis Obat topikal ( balm) Komposisi Methyl Salicylate, Peppermint Oil, White Camphor Oil Dosis Digunakan sesuai kebutuhan. Untuk anak-anak < 12 tahun konsultasi dengan dokter sebelum penggunaan Kisaran harga Rp8.800 Berat 20 gr Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Tokopedia 7.

Counterpain Cool Gel Cek harga di Shopee Cek harga di Lazada Cek harga di Tokopedia Gel transparan untuk meredakan nyeri tanpa sensasi panas Ingin mengobati nyeri otot tanpa harus merasakan sensasi panas? Taisho Pharmaceutical Indonesia merumuskan gel dingin obat pereda nyeri badan mekanisme analgesik yang bisa Anda jadikan pilihan.

Counterpain Cool Gel merupakan bentuk ‘oposisi’ dari seri sebelumnya, Counterpain Analgesic Balm Cream. Untuk menangkal sensasi panas yang muncul, produsen menambahkan formula menthol 4%. Berkat komponen tersebut, gel ini terasa sejuk dan dingin ketika dioleskan ke permukaan area kulit yang mengalami nyeri otot. Selain itu, Counterpain Cool Gel semakin nyaman karena gelnya tidak berwarna dan tidak lengket di kulit. Jenis Obat topikal (gel) Komposisi Eugenol, Methyl Salicylate, Menthol Dosis 3-4 x per hari Kisaran harga Rp72.500 Berat 60 gr Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Tokopedia 8.

Neuralgin Pain Analgesic Cream Cek harga di Shopee Cek harga di Lazada Cek harga di Tokopedia Sensasi hot yang terasa mijit-mijit Formulasi bahan alami lavender oil di dalam obat ini bertindak sebagai agen anxiolytic mood modulator pemberi efek relaksasi. Bila Anda ingin meringankan nyeri otot dengan cepat, Neuralgin Pain Analgesic Cream mengandalkan methyl salicylate, yakni turunan asam salisilat dengan fungsi anti-iritatif dan topical analgesic untuk memberikan efek pelemasan otot.

Kondisi memar, kaki terkilir, dan nyeri karena cedera olahraga dapat pula diredakan secara optimal dengan obat ini. Saat mengaplikasikan krim analgesik ini, pastikan untuk membiarkan permukaan kulit terpapar udara ruangan.

Jangan ditutup dengan kain atau bantalan pemanas karena tindakan tersebut menyebabkan kulit rusak dan iritasi. Jenis Obat topikal (krim) Komposisi Metil Salisilat, Eugenol, Menthol, Lavender Oil Dosis 3-4 x per hari atau sesuai kebutuhan Kisaran harga Rp34.650 Berat 30 gr Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Tokopedia 9. Panadol Extend For Muscle & Joint Pain Cek harga di Shopee Cek harga di Lazada Cek harga di Tokopedia Meredakan nyeri secara cepat dan berkala hingga 8 jam Bagi yang belum tahu, Panadol mempunyai varian lain, Panadol Extend, untuk membantu menghilangkan nyeri otot, lho!

Obat yang aman untuk lambung ini dikhususkan sebagai penyembuh bermacam bentuk nyeri terkait osteoarthritis, sakit punggung ringan hingga sedang, dan nyeri sendi ataupun nyeri otot seperti keseleo. Panadol Extend For Muscle & Joint Paint tidak cuma berperan mengobati nyeri otot, tetapi juga sakit kepala dan migrain. Menariknya, kapsul obat ini berbentuk bilayer caplet alias terdiri dari dua lapis. Lapisan pertama bekerja langsng meredakan nyeri, lapisan kedua peranannya bertahap mencegah rasa nyeri muncul selama 8 jam ke depan.

Jenis Obat oral (tablet) Komposisi Paracetamol Dosis Dewasa dan anak > 12 tahun: 3 x per hari obat pereda nyeri badan tablet Kisaran harga Rp100.000 Isi 18 tablet Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Tokopedia 10. Paramex Nyeri Otot Cek harga di Shopee Cek harga di Lazada Cek harga di Tokopedia Mengobati ragam bentuk nyeri tanpa menimbulkan kantuk Produk ini bekerja tepat ke pusat nyeri tanpa menyebabkan kantuk.

Dengan kata lain, Obat pereda nyeri badan bisa tetap mengatasi nyeri otot yang mendadak muncul di tengah-tengah rutinitas. Di samping meredakan nyeri otot, nyeri sendi, sakit kepala karena demam dan pegal linu juga teratasi oleh Paramex Nyeri Otot. Paramex Nyeri Otot perlu sekali Anda sediakan di dalam tas atau dashboard mobil. Jadi, sewaktu-waktu nyeri menimpa, tak perlu lagi mencari warung atau pergi ke apotik hanya untuk membeli obat. Cukup mengambil obat yang telah disediakan, segala bentuk nyeri akan sirna, perjalanan ataupun aktivitas pun tetap aman terlaksana tanpa gangguan.

Jenis Obat oral (tablet) Komposisi Paracetamol, Ibuprofen Dosis 3 – 4 x per hari @1 tablet Kisaran harga Rp2.200 Isi 4 tablet Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Tokopedia Kesimpulan Nyeri otot adalah kondisi yang dapat terjadi kapan saja dan mengganggu siapa saja. Opsi tambahan untuk mengurangi rasa nyeri selain pemijatan bisa dengan meminum obat pereda nyeri otot.

Gunakanlah obat berdasarkan level nyeri yang Anda rasakan, serta perhatikan apakah obat tersebut berfokus kerja melemaskan otot yang bermasalah atau hanya sebatas menekan rasa nyeri yang timbul. Dengan mengikuti panduan yang telah kami berikan, kami berharap Anda tidak bingung lagi memilih obat penghilang nyeri otot. Waspadalah terhadap obat-obatan yang belum diuji lembaga resmi atau tidak diproduksi brand terpercaya.

Semoga nyeri otot Anda cepat teratasi dengan meminum obat rekomendasi kami sebelumnya. Good luck!
Nyeri sendi dan otot merupakan kondisi yang kerap dialami banyak orang. Untuk meredakannya, ada beragam pilihan obat nyeri sendi dan otot yang bisa Anda coba, baik dalam bentuk obat minum maupun obat oles.

Yuk, simak penjelasan lengkapnya di sini. Nyeri sendi dan otot sering kali dikeluhkan setelah menjalani aktivitas tertentu, misalnya berdiri terlalu lama, mengangkat beban berat, atau berolahraga secara berlebihan.

Selain itu, beberapa kondisi medis, seperti osteoarthritis, asam urat, atau rheumatoid arthritis, juga bisa menjadi penyebab nyeri sendi dan otot. Rasa kaku, pegal, atau sakit pada sendi dan otot ini biasanya dirasakan di bagian tangan, kaki, pinggul, lutut, atau tulang belakang.

Nyeri yang muncul terkadang bisa datang dan pergi, tetapi bisa juga bertahan cukup lama. Oleh karena itu, berbagai pilihan obat nyeri sendi dan otot dibutuhkan untuk meredakannya. Pilihan Obat Nyeri Sendi dan Otot Ada berbagai macam pilihan obat nyeri sendi dan otot yang bisa Anda coba, di antaranya: 1.

Paracetamol Paracetamol merupakan salah satu obat nyeri sendi dan otot yang paling banyak digunakan. Obat jenis ini efektif untuk meredakan nyeri sendi dan otot ringan tanpa pembengkakan. Tak hanya nyeri sendi dan otot, paracetamol juga bisa digunakan untuk mengobati rasa sakit akibat kondisi lain, seperti sakit kepala, kram menstruasi, sakit gigi, bahkan untuk meredakan demam.

Ada banyak merk paracetamol yang bisa Anda beli di apotek tanpa resep dokter. Namun, pastikan Anda mengonsumsinya sesuai petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan obat dan dosis yang dianjurkan. 2. Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) Obat nyeri sendi yang tergolong dalam obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), seperti aspirin, ibuprofen, dan naproxen, juga dapat digunakan untuk mengatasi nyeri sendi tingkat sedang hingga berat.

Meski umum digunakan, obat golongan OAINS disarankan hanya dikonsumsi sesuai petujuk apoteker atau dokter. Pasalnya, obat ini memiliki beberapa efek samping, terutama jika digunakan dalam jangka panjang.

Beberapa efek samping yang dapat muncul adalah sakit perut, mual, diare, sakit maag, sakit kepala, dan rasa kantuk. 3. Obat opioid Jika rasa nyeri sendi dan otot yang dirasakan sangat parah dan tidak bisa diatasi oleh obat paracetamol dan OAINS, dokter dapat meresepkan obat golongan opioid, seperti oxycodone, morphin, dan hydrocodone.

Obat ini tidak bisa dikonsumsi tanpa pengawasan dokter, karena berisiko meningkatkan penyalahgunaan obat dan ketergantungan.

Selain itu, ada efek samping lain yang juga dapat muncul, seperti rasa kantuk, sembelit, mual, dan muntah.

Obat golongan opioid lebih sering digunakan sebagai tambahan obat saat prosedur operasi, pereda nyeri setelah operasi, atau antinyeri setelah mengalami kecelakaan, misalnya pada kondisi patah tulang dan cedera kepala.

4. Obat golongan pelemas otot Selain beragam obat pereda nyeri sendi dan otot di atas, ada juga obat golongan pelemas otot yang spesifik untuk meredakan nyeri, kaku, dan tegang pada otot. Contoh obat jenis ini yang sering digunakan adalah eperisone. Tak jarang obat pelemas otot turut digunakan bersamaan dengan obat pereda nyeri lainnya. Meski begitu, dosis dan lama pengobatan tetap harus sesuai anjuran dari dokter. 5. Capsaicin Selain obat minum, obat oles dengan kandungan capsaicin juga dapat digunakan untuk mengurangi nyeri sendi dan otot yang diakibatkan oleh radang sendi.

Capsaicin bekerja dengan cara memblokir zat yang mengirim sinyal rasa sakit dan memicu pelepasan endorfin yang menahan rasa sakit. Namun, krim oles capsaicin bisa menimbulkan sensasi perih atau menyengat di obat pereda nyeri badan yang dioleskan. 6. Natrium diklofenak Obat oles dengan kandungan natrium diklofenak merupakan obat yang efektif dan aman meredakan nyeri sendi. Natrium diklofenak termasuk dalam kelompok obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) yang bekerja dengan cara menghentikan produksi zat penyebab rasa sakit dan peradangan.

Untuk menggunakannya, cukup oleskan gel natrium diklofenak di area kulit yang terasa nyeri, seperti lutut, pergelangan kaki, kaki, siku, pergelangan tangan, atau tangan.

Berbeda dari krim capsaicin yang menimbulkan rasa panas menyengat, gel natrium diklofenak tetap terasa nyaman di kulit. Efek samping yang muncul biasanya berupa kulit kering, kemerahan, gatal, atau mati rasa di bagian tubuh tempat krim dioles.

Penting untuk dipahami bahwa berbagai pilihan obat nyeri sendi dan otot di atas hanya digunakan untuk meredakan gejala, bukan penyebab yang mendasarinya. Bagi penderita radang sendi, penyakit sendi, atau tendinitis yang kerap mengalami nyeri sendi, dokter akan memberikan obat steroid dalam bentuk suntikan secara langsung ke sendi.

Peringatan Peggunaan Obat Nyeri Sendi dan Otot Meski umumnya aman, beberapa orang perlu berhati-hati dalam menggunakan obat nyeri sendi dan otot dan disarankan untuk berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu.

Beberapa kelompok orang tersebut adalah: • Lansia di atas 65 tahun • Ibu hamil atau wanita yang sedang menjalani program hamil • Ibu menyusui • Penderita asma • Alergi terhadap obat yang telah disebutkan di atas • Penderita sakit maag atau tukak lambung • Penderita gangguan jantung, hati, ginjal, tekanan darah, sirkulasi darah, atau usus • Anak-anak di bawah 16 tahun Jika Anda mengalami efek samping yang tak kunjung hilang akibat penggunaan berbagai obat nyeri sendi dan otot di atas atau mengalami iritasi setelah pemakaian krim atau gel pereda nyeri sendi, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.Rasa sakit banyak bentuknya, mulai dari sakit kepala, sakit gigi, sakit persendian, sakit akibat terbentur atau terjatuh, dan sebagainya.

Untuk menghilangkan sakit dan nyeri, Anda bisa mengandalkan obat penghilang rasa sakit. Analgesik misalnya, obat ini bekerja meredakan rasa sakit, nyeri ringan, dan demam. Secara bebas, analgesik atau golongan obat pereda nyeri lain dijual, berbagai merek pun mudah ditemukan dengan fungsi, cara kerja, dan harga variatif.

Untuk Anda yang membutuhkan obat penghilang rasa sakit, pada artikel ini kami telah siapkan sepuluh produk terbaik. Sejumlah merek seperti Bodrex, Panadol, Proris, dan Paramex, termasuk yang best seller di Indonesia. Sebelum menentukan, lebih baik Anda pahami dulu beberapa poin pemilihan obat penghilang rasa sakit berikut. Bacalah ulasan kali ini dengan saksama, ya! Daftar Isi • Cara Memilih Obat Penghilang Rasa Sakit • 10 Rekomendasi Obat Penghilang Rasa Sakit Terbaik dan Ampuh • Alternatif Lain apabila Obat Penghilang Rasa Sakit Tidak Mempan • Kesimpulan Cara Memilih Obat Penghilang Rasa Sakit Pada dasarnya, rasa sakit dan nyeri berkaitan dengan kerusakan jaringan maupun sistem saraf.

Penderita akan merasakan obat pereda nyeri badan nyaman pada beberapa bagian tubuh. Untuk mengurangi rasa sakit yang muncul, selain menjalan terapi non-obat, Anda bisa mengambil obat untuk menghilangkan rasa sakit. Ada banyak golongan obat penghilang rasa sakit, seperti obat analgesik golongan parasetamol, aspirin (asetilsalisilat), asam mefenamat, antalgin, dan ibuprofen yang merupakan turunan asam propionat.

Pemilihan obat harus mempertimbangkan kondisi dan gejala, penyakit lain yang diderta, dan obat lain yang dikonsumsi bersamaan. Selengkapnya akan kami bahas di section ini! Zat yang Biasa Terkandung dalam Obat Pereda Nyeri Obat-obatan yang dipergunakan untuk meredakan rasa sakit umumnya bersifat non-narkotik dan tidak memerlukan resep dokter.

Dari sekian banyak merek, secara umum obat penghilang rasa sakit mengandung beberapa komponen utama, yaitu aspirin, ibuprofen, paracetamol, naproxen, dan sebagainya.

Yuk, kita bahas satu per satu mekanisme dan fungsi kerja unsur-unsur tersebut! Aspirin: Obat Tertua di Dunia yang Pertama Kali Digunakan Bangsa Sumeria dan Mesir Tercatat bahwa aspirin menjadi salah satu obat tertua di dunia yang kali pertama dipakai oleh bangsa Sumeria dan Mesir untuk pengobatan sehari-hari, terutama menghilangkan rasa sakit.

Dalam dunia farmasi, obat aspirin disebut juga asam asetilsalisilat, senyawa yang terdapat di banyak tumbuhan dengan mekanisme kerja menghambat produksi prostaglandin, yaitu zat dalam tubuh yang diproduksi tatkala terjadi peradangan. Fungsi obat aspirin selain sebagai penghilang rasa sakit (analgesik) yang meredakan nyeri, juga mempunyai efek antipiretik, anti-inflamasi, dan anti-platelet.

Aspirin mampu menurunkan panas demam, mengatasi sakit kepala termasuk migrain dengan memblokir prostaglandin, dan apabila diterapkan secara topikal (penggunaan luar), aspirin obat pereda nyeri badan menghilangkan jerawat dan bekas gigitan serangga pada kulit. Ibuprofen: Salah Satu Zat Penting yang Menjadi Obat Dasar dalam Bidang Medis Obat golongan turunan asam propionat ini merupakan salah satu unsur penting obat dasar dalam dunia farmasi.

Dikelompokkan sebagai non-steroidal anti-inflammatory drug (NSAID), ibuprofen umum dijumpai pada obat penghilang rasa sakit dan nyeri pada tubuh, seperti sakit gigi, sakit punggung, arthritis, nyeri haid, sakit dari luka ringan, influenza, dan demam. Satu hal yang membuat ibuprofen banyak dipilih orang atau diresepkan dokter karena tidak mengakibatkan hilangnya kesadaran seperti kantuk.

Cara kerja ibuprofen juga berbeda dengan obat analgesik lain semacam paracetamol. Kendati termasuk obat yang dapat dibeli secara bebas, Anda yang menderita asma, hipertensi, gangguan ginjal atau hati, stroke, lupus, dan penyakit Chron’s memerlukan pengawasan dokter dalam mengonsumsi ibuprofen.

Paracetamol ( Acetaminophen): Obat Analgesik yang Tidak Memiliki Sifat Antiradang Parasetamol atau asetaminofen populer digunakan untuk melegakan sakit kepala, sengal-sengal, dan sakit ringan, termasuk demam.

Walau bersifat analgesik dan antipiretik, paracetamol tidak mempunyai sifat antiradang layaknya aspirin dan ibuprofen, menajdikannya tidak terkelompok dalam obat jenis non-steroidal anti-inflammatory drug (NSAID). Parasetamol cenderung aman dalam dosis standar, namun karena mudah didapat, kasus overdosis baik sengaja ataupun tidak kerap terjadi. Pada dosis terukur (normal), paracetamol tidak menyakiti permukaan dalam perut atau mengiritasi lambung, memengaruhi koagulasi darah, dan tidak juga memengaruhi fungsi ginjal.

Naproxen: Obat yang Sering Diresepkan Dokter untuk Meredakan Gejala Arthritis Tergolong keluarga obat anti-inflamasi nonsteroid, naproxen lebih sering dianjurkan untuk untuk meringankan gejala arthritis (entah itu rheumatoid arthritis, osteoarthritis, ataupun arthritis pada anak-anak) seperti peadangan, nyeri sendi, dan bengkak kaku.

Naproxen juga membantu meredakan peradangan yang memengaruhi sendi di tulang belakang. Meski dikelompokkan sebagai NSAID, naproxen tidak menyembuhkan arthritis, melainkan hanya meringankan gejala selama terus digunakan.

Untuk mengobati nyeri ringan sampai sedang, obat penghilang rasa sakit yang mengandung naproxen dapat pula digunakan, misalnya untuk meredakan encok akut, nyeri haid atau kram menstruasi, dan kondisi menyakit lain semacam bursitis dan tendonitis. Walau digolongkan dalam obat bebas, sebaiknya Anda berjumpa dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya, baik dalam sediaan tablet ataupun larutan. Golongan Obat yang Penggunaannya Membutuhkan Resep Dokter Keluhan nyeri saat sakit gigi, pusing, dan badan pegal-pegal memang praktis diatasi oleh obat penghilang rasa sakit.

Ada beberapa jenis obat anti nyeri yang penggunaannya memerlukan resep dokter, baik itu golongan NSAID ataupun golongan obat opioid. Untuk obat opioid sendiri benar-benar perlu pengawasan dokter, karena memiliki efek sangat kuat dan dapat menyebabkan kecanduan jika dikonsumsi berlebihan.

Berikut ini beberapa contoh obat penghilang rasa sakit yang mana membutuhkan resep dokter dalam penggunaannya: • Morfin. Obat ini kerap diberikan untuk menghilangkan rasa sakit, sebelum dan sesudah prosedur bedah besar. • Oksikodon. Obat jenis ini sering diresepkan sebagai penghilang rasa sakit tingkat sedang hingga berat.

• Kodein. Obat ini biasa obat pereda nyeri badan sebagai campuran parasetamol atau golongan obat penghilang rasa sakit non-opioid lain. Kodein mampu meredakan nyeri ringan hingga sedang. • Hidrokodon. Serupa dengan kodein, hidrokodon umumnya diresepkan dokter untuk mengatasi rasa sakit tingkat sedang sampai berat, di mana penggunaannya dicampurkan bersama parasetamol atau golongan obat non-opioid lain. Anda perlu mengingat bahwa untuk mendapatkan obat golongan opioid tidaklah mudah.

Peraturan yang sangat ketat mengikat pendistribusian obat jenis ini, sehingga Anda hanya bisa memperoleh atau membelinya dengan menyertakan resep asli dalam bentuk fisik, bukan salinan resep atau foto resep.

Pilihlah Obat yang Kandungannya Sesuai dengan Jenis Nyeri Ingin nyeri cepat mereda dan bahkan hilang? Selain mengetahui apa saja kandungan utama dari sebuah obat, penting pula menyesuaikan obat penghilang rasa sakit dengan jenis nyeri yang mampu ditangani. Karena tidak semua rasa nyeri sama, tentu obat yang digunakan pun memiliki intensitas kerja yang berbeda. Untuk memudahkan Anda, kami sudah merangkum beberapa jenis nyeri dan obat yang cocok dikonsumsi untuk meringankannya.

Simak, yuk! Nyeri Nosiseptif, Kelompok Nyeri yang Tergolong Ringan Contoh dari kondisi tergolong nyeri nosiseptif adalah sakit kepala atau keseleo. Jenis nyeri ini disebabkan oleh kerusakan atau obat pereda nyeri badan cedera pada jaringan tubuh, dan memiliki level ringan.

Anda bisa menggunakan obat penghilang rasa sakit seperti paracetamol dan ibuprofen untuk meringankan rasa sakit pada nyeri nosiseptif. Di apotik dan toko obat semacamnya banyak obat pereda nyeri badan dagang obat pereda nyeri dengan dua kandungan tersebut.

Obat-obatan tersebut bekerja menghambat pengiriman sinyal rasa sakit menuju otak sekaligus menurunkan demam dan meredakan peradangan pada tubuh. Akan tetapi, untuk nyeri yang disebabkan cedera parah seperti patah tulang, diperlukan obat pereda nyeri lebih kuat seperti morfin (perlu resep dokter). Nyeri Neuropatik, Jenis Nyeri karena Adanya Kerusakan Sistem Saraf Untuk nyeri jenis ini muncul karena terjadi kerusakan pada sistem saraf.

obat pereda nyeri badan

Berdasarkan pemicunya, obat penghilang rasa sakit yang dirancang untuk nyeri nosiseptif dan peradangan tidak efektif mengatasi nyeri neuropatik. Obat yang tepat mengatasi nyeri neuropatik umumnya berasal dari keluarga antidepresan. Amitriptyline dan gabapentine adalah contoh obat golongan antidepresan yang bekerja meningkatkan kemampuan tubuh dalam menangkal rasa sakit, misalnya dengan ‘menciptakan benteng’ yang menghambat sinyal nyeri dari reseptor menuju sistem saraf pada tulang belakang.

Nyeri Migrain, Carilah Kandungan yang Bekerja Mempersempit Pembuluh Darah Apabila Anda membutuhkan obat untuk menghilangkan migrain, pilihlah obat yang di dalamnya tertera paracetamol, ibuprofen, aspirin, atau ergotamin. Komponen-komponen tersebut bekerja efektif menghilangkan rasa sakit pada migrain dengan mempersempit pembuluh darah dan mencegahnya melebar kembali.

Nyeri migrain sendiri ditandai dengan rasa sakit hanya pada salah satu sisi kepala. Kondisi ini bisa berlangsung selama beberapa jam, atau dalam kasus yang cukup parah hingga berhari-hari. Kebanyakan penderita migrain juga mengalami mual, muntah, dan lebih sensitif terhadap cahaya dan suara.

Walau obat penghilang rasa sakit untuk migrain umumnya tergolong bebas, beberapa perlu pantauan dokter. Nyeri Haid, Pastikan Mengandung Komponen Pereda Kram Perut Dismenore atau rasa nyeri saat haid tidak sedikit dialami wanita setiap bulannya.

Pada kasus yang lebih parah, nyeri haid bisa menyebabkan penderitanya pingsan. Agar aktivitas tidak terganggu, Anda yang mengalami hal ini dapat mengambil obat pereda nyeri haid yang aman dan ampuh meredakan gejala, seperti ibuprofen, naproxen, dan pil KB. Ibuprofen dan naproxen sodium bertindak mengurangi zat prostaglandin pemicu kram obat pereda nyeri badan saat haid, dan pil KB juga membantu menipiskan lapisan rahim serta menurunkan hormon prostaglandin di dalam tubuh.

Dengan demikian, menstruasi akan berjalan lebih lancar dan rasa nyeri pun ikut berkurang. Namun, tidak semua wanita diperkenankan mengonsumsi pil KB untuk menghilangkan nyeri haid, seperti penderita masalah koagulasi darah atau jenis kanker tertentu. Nyeri Sakit Gigi, Pilihlah yang Diperkaya Bahan Penenang dan Berefek Analgesik Tinggi Obat yang mengandung bahan penenang didukung efek analgesik tinggi akan membantu meringankan rasa sakit pada gigi yang berlubang atau sehabis dicabut.

Kandungan berupa loxoprofen dan ibuprofen memiliki efek pereda nyeri gigi yang kuat. Salah satu bahan penenang paling umum digunakan adalah allyl-isopropyl-acetyl urea. Kandungan tersebut berfungsi menekan rasa tidak nyaman yang obat pereda nyeri badan akibat nyeri berkelanjutan.

Oleh karena sakit gigi cenderung menimbulkan nyeri dalam waktu lebih lama, Anda bisa mempertimbangkan obat penghilang rasa sakit yang mengandung bahan penenang di dalamnya. Berapa Lama Reaksi Obat, dan Apakah Menyebabkan Kantuk? Masing-masing obat penghilang rasa sakit menciptakan efek kerja dalam durasi berbeda-beda. Dikatakan instan apabila efeknya langsung terasa dalam ½ jam pertama, di mana obat yang bereaksi cepat semacam ini cocok untuk Anda minum ketika aktivitas harian cukup padat dan memerlukan fokus lebih.

Selain memperhatikan waktu proses kandungan obat dalam meredakan rasa sakit, perlu juga mengetahui efek yang ditimbulkan setelah menggunakan obat, terutama kantuk. Bagi Anda yang hendak atau sedang berkendara maupun memerlukan konsentrasi penuh saat bekerja, hindarilah obat yang memicu kantuk.

Baca label dengan teliti untuk mengetahui informasi lebih lanjutnya, ya! 10 Rekomendasi Obat Penghilang Rasa Sakit Terbaik dan Ampuh Berikut kami akan memaparkan deskripsi dari masing-masing merek obat penghilang rasa sakit. Bandingkanlah produk secara saksama untuk mengetahui obat mana yang paling cocok dan aman untuk Anda.

obat pereda nyeri badan

Mari siapkan budget dan selamat memilih! 1. Dumin Paracetamol Syrup Cek harga di Shopee Cek harga di Lazada Cek harga di Bukalapak Efektif menurunkan suhu demam dan meringankan keluhan nyeri ringan pada anak Dumin adalah merek obat keluaran Actavis dengan kandungan utama paracetamol.

Untuk varian satu ini, Dumin Syrup bagus diberikan pada anak yang sedang mengalami demam. Suhu panas pada tubuh anak ketika demam mampu diturunkan dengan baik oleh obat ini. Dumin Paracetamol Syrup memiliki efek pengobatan lain, seperti penghilang rasa sakit di bagian gigi, kepala, dan meredakan keluhan nyeri ringan di bagian tubuh lain.

Obat ini ditujukan untuk anak mulai usia 7 tahun ke atas di mana pemberiannya bisa bersama atau tanpa makanan.

Fungsi Meredakan sakit kepala, sakit gigi, dan menurunkan demam pada anak Kandungan utama Paracetamol Bentuk Sirop Kisaran harga Rp29.000 per botol Isi 60 ml Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Bukalapak 2. Bodrex Migra Cek harga di Shopee Cek harga di Lazada Cek harga di Bukalapak Aman dikonsumsi saat beraktivitas karena tidak bikin kantuk Dikala migrain menyerang, rasa berdenyut di salah satu sisi kepala dapat menurunkan produktivitas Anda.

Obat pereda nyeri badan mengatasi hal tersebut, Bodrex Migra hasil produksi PT. Tempo Scan Pacific cocok Anda jadikan pertolongan pertama sebagai obat penghilang rasa sakit di kepala. Formulasi komposisi aktif paracetamol dan propifenazon bekerja mengatasi migrain dengan cepat. Menariknya lagi, Bodrex Migra disediakan dalam bentuk tablet yang bukan hanya praktis diminum, tetapi tidak menimbulkan kantuk sebab diperkaya caffeine. Fungsi Meredakan sakit kepala pada migrain Kandungan utama Paracetamol, Propyhenazone, Caffeine Bentuk Tablet Kisaran harga Rp2.200 per blister Isi 4 butir Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Bukalapak 3.

Dismeno Cek harga di Shopee Cek harga di Lazada Cek harga di Bukalapak Telah terbukti melalui uji farmakologi meredakan nyeri haid dan gejala PMS Kini, Dexa Medica membawa kabar baik untuk para wanita yang sedang memasuki fase datang bulan.

Apakah Anda sedang mengalaminya dan cukup tersiksa oleh kram perut yang ditimbulkan? Pilihlah Dismeno sebagai obat penghilang rasa sakit ketika haid atau menstruasi tiba. Mengandung DLBS1442 Phaleria macrocarpa, yaitu bahan hasil ekstraksi tanaman asli Indonesia yang efektivitas dan keamanannya telah teruji secara klinis mengurangi gejala dismenore (nyeri haid) primer. Dismeno juga aman dan ideal digunakan wanita dengan gejala pramenstruasi (PMS). Fungsi Meredakan nyeri haid Kandungan utama DLBS 1442 Phaleria macrocarpa Bentuk Kaplet Kisaran harga Rp35.200 per strip Isi 6 butir Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Bukalapak 4.

Panadol Regular Cek harga di Shopee Cek harga di Lazada Cek harga di Bukalapak Cepat meredakan sakit yang menerpa di sela-sela aktivitas Anda!

Baik sakit gigi dan sakit kepala, keduanya seringkali menghambat aktivitas sehari-hari. Supaya pekerjaan tetap beres, Obat pereda nyeri badan perlu mencari solusi untuk mengatasi keluhan tersebut. Cobalah Panadol Regular, kaplet obat penghilang rasa sakit varian biru keluar GSK, obat ini efektif meredakan nyeri dan sakit yang menimpa Anda. Pada satu blister tersedia 10 kaplet berwarna putih siap minum di mana setiap kapletnya mengandung paracetamol sebanyak 500 mg.

Obat ini bereaksi cukup cepat meringankan rasa sakit. Komposisi Panadol Regular tidak mengandung gluten, laktosa, dan gula. Demikian juga bebas ibuprofen, menjadikannya tidak memberikan efek kantuk. Fungsi Meredakan demam, sakit kepala, dan sakit gigi Kandungan utama Paracetamol Bentuk Kaplet Kisaran harga Rp8.000 per blister Isi 10 butir Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Bukalapak 5. Proris Ibuprofen Cek harga di Shopee Cek harga di Lazada Cek harga di Bukalapak Turunkan demam anak serta menekan nyeri orang dewasa Selain menyediakan kardus berdesain fun, Pharos Indonesia melengkapi produk ini dengan botol dan tutup plastik tambahan sebagai wadah saji.

Jika Anda hendak berkendara jauh sembari membawa anak, jangan lupa siapkan obat ini di dalam tas atau mobil Anda. Proris Ibuprofen dirancang khusus untuk meredam sakit kepala dan nyeri ringan lain saat anak terserang demam. Uniknya, konsentrasi komposisi obat penghilang rasa sakit ini juga efektif digunakan orang dewasa untuk mengatasi nyeri sendi akibat terkilir atau rematik. Fungsi Menurunkan sakit kepala karena demam pada anak Kandungan utama Ibuprofen Bentuk Sirop Kisaran harga Rp26.500 per botol Isi 60 ml Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Bukalapak 6.

Joint Max Cek harga di Shopee Cek harga di Lazada Cek harga di Bukalapak Meredakan dan mencegah keluhan sakit pada peradangan sendi Joint Max sangat ampuh digunakan untuk menyembuhkan sekaligus merawat kesehatan sendi. Produk ini cocok dikonsumsi oleh Anda yang sering mengalami kaku dan nyeri persendian.

Cukup konsumsi 3 kali per hari masing-masing 1 kaplet, obat penghilang rasa sakit ini akan meningkatkan kemampuan dan ketahanan tulang terhadap tekanan.

Komposisi vital di dalam Joint Max antara lain glucosamine dan chondroitin sulfat. Glucosamine yang berasal dari cangkang kerang, tulang hewan, sumsum tulang, dan jamur bertindak mendorong produksi proteoglikan serta memaksimalkan penyerapan sulfur di tulang rawan artikular. Lalu, chondroitin sulfat-nya akan mengembalikan kealamian tulang supaya lebih kuat menahan tekanan. Fungsi Meredakan nyeri pada sendi Kandungan utama Chondroitin sulfat, Glukosamine, Methyl sulfonil methan, Vitamin C, Vitamin E, Zinc, Mangan sulfat, Magnesium gliserofosfat Bentuk Kaplet Kisaran harga Rp42.500 per strip Isi 6 butir Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Bukalapak 7.

Cataflam Tablet Cek harga di Shopee Cek harga di Lazada Cek harga di Bukalapak Kurangi sakit gigi yang muncul akibat adanya lubang dan pembengkakan gusi Meskipun kecil, lubang pada gigi mendorong kemunculan infeksi bakteri yang berujung pada abses di gusi sekitar gigi berlubang sehingga timbullah rasa sakit yang menyiksa.

Gigi sensitif, tumbuh gigi bungsu, atau penyakit gusi menjadi penyebab lain sakit gigi. Menjadikan Cataflam Tablet obat penghilang rasa sakit gigi merupakan langkah yang perlu Anda pertimbangkan.

Efek analgesik kalium obat pereda nyeri badan pada obat ini cukup ampuh dan cepat meredakan rasa sakit. Sekali minum, komposisi tersebut akan bekerja menghilangkan sakit selang waktu 10 – 30 menit. Karena tergolong obat keras, sebaiknya Anda berhati-hati, atau mintalah saran dokter sebelum mengambilnya. Fungsi Meredakan nyeri dan kaku otot, nyeri punggung, osteoarthritis, rematik, sakit gigi, asam urat, dan nyeri haid Kandungan utama Obat pereda nyeri badan diklofenak Bentuk Kaplet Kisaran harga Rp7.555 per blister Isi 10 butir Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Bukalapak 8.

Paramex Nyeri Otot Cek harga di Shopee Cek harga di Lazada Cek harga di Bukalapak Mengantongi tiga peran dalam satu kali kerja Setiap kaplet obat ini tercantum parasetamol 350 mg dan ibuprofen 200 mg. Berperan analgesik, Paramex Nyeri Otot sangat membantu mengatasi keluhan nyeri yang dialami penderita nyeri otot. Apabila Anda membutuhkan obat nyeri otot yang bekerja cepat, andalkanlah obat produksi Konimex ini.

Di samping bekerja dengan efek analgesik, obat ini juga bersifat antipiretik (pereda demam) dan anti-inflamasi (pereda radang). Dianjurkan memakai 3 – 4 kali sehari 1 tablet setiap kali minum, sesudah atau sebelum makan sesuai aturan tertera.

Obat ini tidak direkomendasikan bagi wnita hamil atau ibu menyusui. Fungsi Meredakan nyeri otot, nyeri sendi dan pegal linu Kandungan utama Paracetamol, Ibuprofen Bentuk Kaplet Kisaran harga Rp2.200 per strip Isi 4 butir Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Bukalapak 9.

Pamol Sirup Cek harga di Shopee Cek harga di Lazada Cek harga di Bukalapak Membuat anak tidak keberatan saat harus minum obat Selama mematuhi aturan penggunaan, Pamol Sirup aman dikonsumsi oleh anak mulai usia 1 tahun. Pada sediaan sirop ini, Pamol mempermudah pengguna dalam ‘memakan’ obat. Anak-anak yang biasanya susah bila diberikan obat tablet akan antusias jika diberikan obat ini.

Pamol Sirup mengandalkan parasetamol sebagai bahan baku utama untuk memperlambat produksi zat pemicu rasa sakit pada tubuh yaitu prostaglandin.

Obat penghilang rasa sakit ini tidak bertindak mengobati penyebab terjadinya sakit, melainkan hanya meringankan nyeri atau sakit, serta menurunkan sakit kepala akibat demam yang dialami anak.

Fungsi Meredakan sakit kepala, sakit gigi setelah pencabutan, nyeri otot, dan menurunkan demam setelah imunisasi Kandungan utama Paracetamol Bentuk Sirop Kisaran harga Rp34.273 per botol Isi 60 ml Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Bukalapak 10. Bodrex Herbal Sakit Kepala Cek harga di Shopee Cek harga di Lazada Cek harga di Bukalapak Tersusun dari 100% bahan herbal alami yang efektif mengatasi sakit kepala Bodrex Herbal Sakit Kepala direkomendasikan untuk Anda yang mengutamakan komponen alami pada sebuah obat paten.

Obat ini terbukti secara ilmiah optimal meredakan sakit kepala. Sifat analgesik yang dimiliki hadir berkat willow bark extract, feverfew extract, dan guarana extract yang tersedia dalam ingredients-nya.

Bilamana Anda mengutamakan produk berlabel halal, Bodrex Herbal Sakit Kepala sudah melalui proses uji halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Poin plus lain yang mungkin Anda suka dari obat penghilang rasa sakit ini adalah tidak menyebabkan kantuk. Fungsi Meredakan sakit kepala Kandungan utama Tanacetum parthenium ( Feverfew extract), Salix alba Cortex ( Willow Bark extract), Paulllina cupana fructus ( Guarana extract) Bentuk Kaplet Kisaran harga Rp9.300 per strip Isi 8 butir Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Bukalapak Alternatif Lain apabila Obat Penghilang Rasa Sakit Tidak Mempan Sudah meminum obat nyeri namun tidak mempan mengatasi rasa sakit yang Anda alami?

Sebelum mencari solusi di jalur lain, waspadalah terhadap kondisi penyakit kronis yang kemunculan gejalanya terus-menerus, sehingga memerlukan obat pereda nyeri khusus untuk menyembuhkan keberlangsungan kondisi tersebtu. Namun, untuk nyeri akut yang muncul tiba-tiba dan memerlukan waktu cukup singkat pengobatannya, Anda bisa menjadikan obat-obatan herbal atau topikal sebagai solusi alternatif.

Obat dan suplemen obat pereda nyeri badan cukup membantu, tetapi pilihlah yang telah dibuktikan secara klinis mampu mengurangi rasa nyeri, agar mengoptimalkan obat nyeri untuk melawan rasa sakit. • Obat Herbal. Bahan alami semisal jahe dan kunyit terbukti sanggup meringankan gejala peradangan. Jika Anda berpikiran meminum obat atau suplemen herbal sebagai perawatan tambahan, diskusikan rencana Anda pada dokter untuk mengetahui keterkaitan antara obat penghilang rasa sakit yang Anda konsumsi dengan obat herbal tambahan ini.

• Obat Topikal. Bagi Anda yang mengalami nyeri di bagian otot atau sendi, penggunaan obat-obatan topikal (dioles atau ditempel) bisa pula dijadikan obat pereda nyeri badan. Pengobatan topikal hanya diaplikasikan di bagian tubuh yang sakit saja, baik itu untuk sediaan krim, salep, gel, koyo, plester, dan sebagainya. Selain dua alternatif tersebut, masih tersedia opsi lain, yaitu melakukan akupunktur dan akupresur. Akupuntur dianggap mampu mengurangi rasa nyeri dan sakit yang dirasakan, sementara akupresur memanfaatkan stimulasi tekanan yang diberikan ke area tubuh yang bermasalah.

Untuk kedua alternatif terakhir ini masih banyak diperdebatkan apakah pseudoscience atau tidak, sehingga Anda sebaiknya menanyakan kepastiannya terlebih dahulu pada ahli yang terkait. Kesimpulan Well, demikianlah pilihan obat penghilang rasa sakit yang kami rekomendasikan untuk mengatasi berbagai bentuk nyeri Anda. Selain memilih produk terbaik berdasarkan merek terpercaya, cara kerja, dan harganya, upayakan pula agar obat pilihan Anda mampu meredakan rasa sakit sesuai gejala atau penyebabnya.

Produk obat penghilang obat pereda nyeri badan sakit di atas tidak susah dibeli di apotik atau bahkan warung-warung kecil dan minimarket. Dari kesepuluh merek tersebut, manakah yang hendak Anda beli dan gunakan? Konsumsilah obat sesuai dosis dan anjuran pakainya, ya, agar menghindarkan efek samping obat pereda nyeri badan mungkin muncul.

Semoga lekas sembuh!
Saat rasa sakit menghampiri, obat pereda nyeri ( painkiller) bisa dikonsumsi. Obat pereda nyeri dapat meringankan berbagai keluhan, seperti sakit kepala, nyeri haid, serta sakit gigi. Berbagai merek obat pereda nyeri di pasaran, seperti Panadol, Bodrex, hingga Bintang Toedjoe, bisa dengan mudah ditemukan.

Dokter umum lulusan universitas negeri di Bandung tahun 2015 ini mengabdi selama setahun di Kabupaten Bintan untuk mempraktikkan keahliannya. Saat ini dr. Flori sedang mengambil pendidikan spesialis Ilmu Penyakit Dalam di Obat pereda nyeri badan. dr. Flori telah menangani banyak kasus medis di rumah sakit rujukan Jawa Barat. Salah satunya adalah penyalahgunaan produk yang beredar di pasaran tanpa indikasi medis.

Hal tersebut membuat dr. Flori ingin memberi edukasi melalui tulisannya. dr. Flori dapat disapa melalui akun Instagram-nya. Baik loxoprofen maupun ibuprofen memiliki efek yang kuat. Keduanya juga berisiko menyebabkan gangguan pencernaan.

Jika memiliki pencernaan yang lemah, bisa saja Anda malah mengalami sakit perut. Sebagai solusinya, pilihlah produk yang mengandung antasida atau menyertakan keterangan aman bagi lambung. Loxoprofen dan ibuprofen merupakan golongan obat anti-inflamasi nonsteroid (OAINS). Menurut WHO, golongan obat ini digunakan sebagai obat pereda nyeri tambahan apabila parasetamol atau aspirin tidak meredakan nyeri. Sakit kepala merupakan gejala dengan berbagai penyebab mulai dari yang ringan seperti kelelahan, minum kafein, stres, dan yang serius seperti tumor.

Oleh karena itu, penggunaan obat antinyeri dapat diberikan untuk meredakan gejala. Selain itu, konsultasi ke dokter perlu dilakukan untuk mengetahui dan ditatalaksanakan penyebabnya. Nyeri haid, atau dalam bahasa medisnya dismenore, banyak dialami oleh wanita muda yang biasanya akan berkurang sesuai bertambahnya usia. Tata laksana utama nyeri haid adalah mengatur pola hidup.

Contohnya adalah istirahat yang cukup, mengonsumsi makanan kaya kalsium (susu, sayuran hijau, brokoli, ikan sarden), dan pemasangan kompres hangat pada area perut. Pemilihan obat utama yang digunakan adalah obat anti-inflamasi nonsteroid yang salah satunya dapat dipilih adalah ibuprofen. Obat sakit gigi tertentu mungkin menawarkan kandungan penenang. Namun, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat berbahan penenang. Hal ini penting diperhatikan untuk menghindari efek samping yang tak diinginkan.

Alternatif bahan pereda nyeri lain untuk sakit gigi adalah parasetamol (asetaminofen). Kandungan ini juga tak kalah populer daripada ibuprofen. Parasetamol dan ibuprofen bahkan bisa dikonsumsi untuk nyeri otot, punggung, hingga tulang. Aspirin merupakan salah satu obat dari golongan anti-inflamasi nonsteroid untuk menghilangkan nyeri.

Aspirin juga digunakan pada serangan jantung dan stroke. Penggunaan aspirin pada anak perlu pengawasan ketat karena dapat menyebabkan sindrom Reye. Aspirin tidak dapat dikonsumsi apabila Anda mempunyai alergi, riwayat perdarahan lambung, dan terdapat kelainan perdarahan seperti hemofilia. Parasetamol (asetaminofen) merupakan pereda nyeri yang populer dan aman untuk anak.

Menurut National Health Service, parasetamol dalam bentuk sirop bisa diberikan pada anak di atas usia 2 bulan. Untuk menyesuaikan dosisnya, tentu lebih baik jika parasetamol diberikan atas izin dokter. Meskipun aman, penggunaan parasetamol yang berlebihan pada anak tetap berbahaya. Berikanlah parasetamol pada anak sesuai anjuran pakai atau dosis yang diberikan dokter. Asetaminofen atau lebih dikenal dengan parasetamol merupakan obat yang paling aman untuk meredakan nyeri.

Obat ini dapat digunakan oleh anak-anak hingga dewasa dan usia lanjut secara aman. Walaupun aman, kita perlu waspada terhadap efek samping setiap obat yang kita konsumsi. Efek samping yang perlu diperhatikan adalah fungsi hati.

Periksa apakah terdapat nyeri perut kanan atas, mual, atau mata berwarna kuning (hepatitis karena obat). Bahan dalam obat pereda nyeri membutuhkan waktu yang berbeda-beda agar khasiatnya bisa dirasakan. Parasetamol, misalnya, memerlukan hampir satu jam setelah dikonsumsi agar efeknya terasa. Parasetamol kemudian bisa terus bekerja hingga lima jam. Anda bisa menghentikan penggunaan obat jika nyeri sudah hilang.

Bila rasa sakit masih muncul meski telah mengikuti anjuran cara pakai obat, Anda sebaiknya segera menemui dokter. Dokter dapat memeriksa kondisi Anda untuk mendiagnosis obat pereda nyeri badan nyeri yang dirasakan. Setiap obat memiliki waktu untuk dapat memberikan efek yang diinginkan. Tentunya Anda mengharapkan efek tersebut segera bekerja ketika nyeri sedang dirasakan. Asetaminofen memiliki efek hampir satu jam setelah diminum.

Ibuprofen memiliki efek 30–60 menit setelah diminum untuk meredakan nyeri. Obat nyeri bersifat sementara obat pereda nyeri badan bukan teratur. Apabila nyeri telah teratasi, baiknya penggunaan obat segera dihentikan. Hal yang paling utama adalah cari penyebab utama nyeri yang dirasakan untuk menghilangkan nyeri secara permanen.

Selanjutnya, kami akan merekomendasikan sepuluh produk obat pereda nyeri yang kami tentukan berdasarkan cara memilih di atas. Produk-produk ini dipilih secara teliti dengan mempertimbangkan kualitas produk, review pembeli, dan tingkat kepercayaan terhadap seller. Disclaimer: Sepuluh produk di bawah ini murni rekomendasi mybest dan bukan dari dr. Floriyani Indra. Tiada yang lebih menyiksa daripada sakit gigi. Untuk mengurangi rasa sakitnya, produk ini bisa dikonsumsi.

Obat tetes ini mengandung bahan aktif benzocaine, jenis zat anestesi lokal yang dapat mengurangi sakit gigi. Penting untuk diingat bahwa obat ini adalah obat bebas terbatas.

Artinya, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter gigi terlebih dahulu sebelum membeli produk ini. Benzocaine oles sebagai bahan aktifnya memiliki risiko efek samping, mulai dari rasa gatal hingga sensasi terbakar. Sediaan obat Cair (untuk dioleskan) Isi 10 ml Indikasi Meredakan sakit gigi, radang gusi, sariawan, dan sakit saat pertumbuhan gigi Bahan aktif Benzocaine 63 mg, obat pereda nyeri badan chloride 0,2 mg, camphor 0,85 mg, dan fenol 5% per 1 ml Kandungan lain Menthol Kategori obat Obat bebas terbatas Peruntukan usia Dewasa dan anak-anak di atas 6 tahun Seiring bertambahnya usia, nyeri saraf otot pun rentan terasa.

NEO Rheumacyl Neuro dapat diminum untuk mengatasi keluhan tersebut. Selain mengandung ibuprofen untuk menghalau nyeri, obat ini juga mengandung tiga jenis vitamin B. Tiga vitamin B dalam produk ini yakni vitamin B1, B6, dan B12. Menurut kajian baru dalam CNS Neuroscience & Therapeutics, tiga vitamin tersebut memang esensial dalam memelihara kesehatan saraf.

Jika Anda sering merasakan ngilu dan kebas, produk ini adalah pilihan pas! Sediaan obat Kaplet salut selaput Isi 10 butir per setrip Indikasi Meringankan rasa nyeri atau ngilu yang disertai kebas, kesemutan, dan kram Bahan aktif Ibuprofen 200 mg per kaplet Kandungan lain Vitamin B1, vitamin B6, dan vitamin B12 Kategori obat Obat bebas terbatas Peruntukan usia Dewasa Bodrexin telah lama menjadi obat andalan untuk menurunkan demam dan nyeri pada anak.

Tersedia dalam bentuk sirop, mengonsumsi obat menjadi lebih nyaman bagi si kecil. Rasa jeruknya yang enak juga dijamin disukai oleh anak-anak yang sering rewel karena demam. Selain demam, Anda juga bisa memberikan obat ini untuk keluhan lain yang dirasakan anak.

Saat si kecil mengalami sakit kepala maupun gigi, obat ini selalu setia menjadi solusi.

obat pereda nyeri badan

Sediaan obat Cair (sirop) Isi 60 ml per botol Indikasi Menurunkan panas demam, meredakan rasa nyeri dan demam setelah imunisasi, serta meredakan sakit kepala dan sakit gigi Bahan aktif Parasetamol 120 mg per sendok takar Kandungan lain - Kategori obat Obat bebas Peruntukan usia Bayi 0 bulan sampai anak-anak 12 tahun Puyer No. 16 merupakan produk yang sudah lama menemani masyarakat Indonesia.

Obat pereda nyeri badan tanggung-tanggung, obat puyer ini mengandung tiga agen sekaligus, yakni parasetamol, aspirin, dan kafeina. Meski lebih dikenal sebagai penghilang kantuk, kafeina ternyata juga berpotensi untuk meredakan nyeri. Sesuai namanya, obat ini memiliki sediaan berupa puyer atau bubuk. Beberapa orang mungkin tak tahan mengonsumsi obat bubuk karena rasanya yang pahit. Namun, dengan triple formula di dalamnya, produk ini tetap layak untuk dicoba.

Sediaan obat Bubuk Isi 1.000 mg per sachet Indikasi Meringankan sakit kepala, demam, sakit gigi, sakit telinga, nyeri haid, dan nyeri ringan lainnya Bahan aktif Parasetamol 400 mg, aspirin (acetosal) 250 mg, dan kafeina 50 mg per sachet Kandungan lain - Kategori obat Obat bebas Peruntukan usia Dewasa Sesuai namanya, produk ini menawarkan formula yang ekstra.

Parasetamol di dalamnya memiliki kadar 500 miligram per kapletnya. Jika Anda perhatikan, kadar ini cukup tinggi dibandingkan dengan beberapa produk lain.

Kafeina dalam obat ini juga membantu mengusir rasa nyeri lebih cepat. Produk ini juga diklaim aman dikonsumsi bagi orang dengan penyakit lambung. Namun, penggunaannya tentu harus sesuai dengan anjuran pakai.

Agar lebih aman, penderita gangguan lambung bisa berkonsultasi dengan dokter sebelum mencoba pereda nyeri apa pun. Sediaan obat Kaplet Isi 10 butir per setrip Indikasi Meredakan demam, sakit kepala, sakit gigi, dan nyeri lain Bahan aktif Parasetamol 500 mg dan kafeina 65 mg per kaplet Kandungan lain - Kategori obat Obat bebas Peruntukan usia Dewasa dan anak-anak di atas 12 tahun Jika ada kondisi pada wanita yang sungguh menyiksa, nyeri haid adalah salah satunya.

Pertimbangkanlah produk ini yang dikemas khusus untuk kaum hawa. Zat aktif yang terkandung di dalamnya adalah parasetamol. Meski disebutkan kalah efektif daripada ibuprofen, parasetamol juga bisa dikonsumsi untuk meredakan nyeri haid.

Menariknya, produk ini juga menawarkan ekstrak tumbuhan yang disebut Hyoscyamus albus. Ekstrak tumbuhan ini dikatakan dapat merilekskan otot saluran pencernaan. Kombinasi parasetamol dan ekstrak tumbuhan ini dapat dicoba saat haid begitu mengganggu Anda. Sediaan obat Tablet Isi 4 tablet per setrip Indikasi Mengurangi rasa sakit saat haid dan saat kolik (kejang pada perut) Bahan aktif Paracetamol 500 mg obat pereda nyeri badan tablet Kandungan lain Ekstrak hyoscynami Kategori obat Obat bebas terbatas Peruntukan usia Dewasa dan anak-anak di atas 10 tahun Sakit kepala ternyata bisa dibedakan beberapa jenis.

Tipe yang awam bagi banyak orang adalah migrain dan sakit kepala tegang. Untuk meredakan nyeri migrain dan sakit kepala biasa, obat ini bisa diminum.

Produk ini memiliki formula yang menarik. Meski mengandung tiga bahan aktif sekaligus, sediaan obatnya adalah kaplet. Dalam satu kali minum dengan air putih, obat ini sudah mengandung parasetamol, aspirin, serta kafeina. Ketiganya efektif dalam meredakan sakit kepala yang menyerang.

Sediaan obat Kaplet Isi 4 butir per setrip Indikasi Meredakan sakit kepala biasa dan migrain Bahan aktif Parasetamol 400 mg, aspirin (acetosal) 250 mg, dan kafeina 65 mg per kaplet Kandungan lain - Kategori obat Obat bebas Peruntukan usia Dewasa dan anak-anak, namun anak-anak di bawah 12 tahun harus atas izin dokter Proris juga menjadi obat demam anak yang dapat diandalkan.

Produk ini tersedia dalam rasa buah favorit semua anak, yakni stroberi. Dengan begitu, memberikan obat pada anak tak lagi memusingkan.

Harga produk ini relatif lebih mahal dibandingkan dengan obat untuk anak lain. Namun, ibuprofen di obat pereda nyeri badan memiliki kadar yang mumpuni sehingga bisa bekerja lebih maksimal. Sediaan obat Suspensi Isi 50 ml Indikasi Meredakan demam, nyeri haid, sakit gigi hingga sakit kepala Bahan aktif Ibuprofen 200 mg per 5 ml Kandungan lain - Kategori obat Obat bebas terbatas Peruntukan usia Dewasa dan anak-anak di atas 3 tahun Sesuai nama produknya, obat ini memang dirancang khusus untuk meredakan migrain.

Obat ini memiliki komposisi berupa dua analgesik untuk meredakan nyeri, yakni parasetamol dan propyphenazone. Menurut kajian dalam ACS Medicinal Chemistry Letters, propyphenazone juga memiliki kemampuan analgesik yang baik. Obat ini juga mengandung kafeina, stimulan yang turut berpotensi untuk menurunkan rasa nyeri. Perpaduan tiga zat tersebut dapat menghalau migrain yang mengganggu.

Sediaan obat Kaplet Isi 4 butir per 1 setrip Indikasi Meredakan migrain Bahan aktif Paracetamol 350 mg, propyphenazone 150 mg, dan kafeina 50 mg per kaplet Kandungan lain - Kategori obat Obat bebas terbatas Peruntukan usia Dewasa Bicara soal obat pereda nyeri, Paramex tentu tak luput dari rekomendasi. Produk ini memang memiliki formula yang oke, yakni mengandung parasetamol dan ibuprofen dalam satu tablet.

Kombinasi painkiller populer ini tentu ampuh dalam mengatasi berbagai nyeri. Anda bisa meminumnya untuk meredakan nyeri otot. Selain itu, obat ini juga efektif obat pereda nyeri badan meredakan sakit kepala, sakit gigi, dan demam. Jika Anda mencari obat yang mengandung ibuprofen dan parasetamol, produk ini merupakan pilihan yang afdal. Sediaan obat Tablet Isi 4 butir Indikasi Meringankan nyeri otot, nyeri sendi, sakit kepala, sakit gigi, dan demam Bahan aktif Parasetamol 350 mg dan ibuprofen 200 mg per tablet Kandungan lain - Kategori obat Obat bebas terbatas Peruntukan usia Dewasa, tidak disarankan untuk bumil dan menyusui Bintang Toedjoe Nama produk Migra Proris Forte Poldan Mig Feminax Obat pereda nyeri badan Sirup Neuro Dentasol Panadol Extra Paramex Nyeri Otot Puyer No.

16 Keunggulan Kombo analgesik dengan kafeina untuk usir migrain Dengan rasa stroberi yang enak untuk redakan demam anak Bantu meredakan migrain dan sakit kepala biasa Sahabat terbaik wanita saat nyeri haid mendera Obat demam anak tepercaya dari masa ke masa Dilengkapi dengan tiga vitamin B untuk jaga kesehatan saraf Kandungannya bantu usir sakit gigi yang mengganggu Dosisnya ekstra agar nyeri segera reda! Pereda nyeri yang bagus dengan parasetamol dan ibuprofen sekaligus!

Obat legendaris dengan tiga bahan aktif di dalamnya Harga mulai dari Rp 2.000,00 Rp 31.800,00 Rp 2.590,00 Rp 2.500,00 Rp 9.500,00 Rp 10.000,00 Rp 7.000,00 Rp 12.320,00 Rp 1.799,00 Rp 26.400,00 Sediaan obat Kaplet Suspensi Kaplet Tablet Cair (sirop) Kaplet salut selaput Cair (untuk dioleskan) Kaplet Tablet Bubuk Isi 4 butir per 1 setrip 50 ml 4 butir per setrip 4 tablet per setrip 60 ml per botol 10 butir per setrip 10 ml 10 butir per setrip 4 butir 1.000 mg per sachet Indikasi Meredakan migrain Meredakan demam, nyeri haid, sakit gigi hingga sakit kepala Meredakan sakit kepala biasa dan migrain Mengurangi rasa sakit saat haid dan saat kolik (kejang pada perut) Menurunkan panas demam, meredakan rasa nyeri dan demam setelah imunisasi, serta meredakan sakit kepala dan sakit gigi Meringankan rasa nyeri atau ngilu yang disertai kebas, kesemutan, dan kram Meredakan sakit gigi, radang gusi, sariawan, dan sakit saat pertumbuhan gigi Meredakan demam, sakit kepala, sakit gigi, dan nyeri lain Meringankan nyeri otot, nyeri sendi, sakit kepala, sakit gigi, dan demam Meringankan sakit kepala, demam, sakit gigi, sakit telinga, nyeri haid, dan nyeri ringan lainnya Bahan aktif Paracetamol 350 mg, propyphenazone 150 mg, dan kafeina 50 mg per kaplet Ibuprofen 200 mg per obat pereda nyeri badan ml Parasetamol 400 mg, aspirin (acetosal) 250 mg, dan kafeina 65 mg per kaplet Paracetamol 500 mg per tablet Parasetamol 120 mg per sendok takar Ibuprofen 200 mg per kaplet Benzocaine 63 mg, cetylpyridinium chloride 0,2 mg, camphor 0,85 mg, dan fenol 5% per 1 ml Parasetamol 500 mg dan kafeina 65 mg per kaplet Parasetamol 350 mg dan ibuprofen 200 mg per tablet Parasetamol 400 mg, aspirin (acetosal) 250 mg, dan kafeina 50 mg per sachet Kandungan lain - - - Ekstrak hyoscynami - Vitamin B1, vitamin B6, dan vitamin B12 Menthol - - - Kategori obat Obat bebas terbatas Obat bebas terbatas Obat bebas Obat bebas terbatas Obat bebas Obat bebas terbatas Obat bebas terbatas Obat bebas Obat bebas terbatas Obat bebas Peruntukan usia Dewasa Dewasa dan anak-anak di atas 3 tahun Dewasa dan anak-anak, namun anak-anak di obat pereda nyeri badan 12 tahun harus atas izin dokter Dewasa dan anak-anak di atas 10 tahun Bayi 0 bulan sampai anak-anak 12 tahun Dewasa Dewasa dan anak-anak di atas 6 tahun Dewasa dan anak-anak di atas 12 tahun Dewasa, tidak disarankan untuk bumil dan menyusui Dewasa Tautan produk • Lihat di Shopee • Lihat di Lazada • Lihat di Bukalapak • Lihat di Shopee • Lihat di Lazada • Lihat di Bukalapak • Lihat di Shopee • Lihat di Lazada • Lihat di Bukalapak • Lihat di Shopee • Lihat di Lazada • Lihat di Bukalapak • Lihat di Shopee • Lihat di Lazada • Lihat di Bukalapak • Lihat di Shopee • Lihat di Lazada • Lihat di Bukalapak • Lihat di Shopee • Lihat di Lazada • Lihat di Bukalapak • Lihat di Shopee • Lihat di Lazada • Lihat di Bukalapak • Lihat di Shopee • Lihat di Lazada • Lihat di Bukalapak • Lihat di Shopee • Lihat di Lazada • Lihat di Bukalapak Tiap bahan aktif pereda nyeri memiliki dosis harian maksimal.

Berikut dosis harian untuk parasetamol dan ibuprofen sebagai kandungan yang paling populer: • Dosis untuk parasetamol: Untuk orang dewasa, 500–1.000 miligram per konsumsi atau sekitar 1–2 butir obat. Penggunaan maksimal per hari adalah 4.000 miligram. • Dosis untuk ibuprofen: Untuk orang dewasa, 200–400 miligram per konsumsi atau sekitar 1–2 butir obat.

Penggunaan maksimal per hari untuk obat bebas adalah 1.200 miligram. Selain dosis, berhati-hatilah dalam mencampur obat. Beberapa kandungan memang aman untuk dikombinasikan.

Namun, sebagian obat lain tidak demikian. Parasetamol dan ibuprofen (OAINS), misalnya, bisa diminum secara bersamaan. Bahkan, ada obat yang mengombinasikan kedua kandungan ini.

Sementara itu, sesama OAINS tidak disarankan dikonsumsi bersamaan. Artinya, hindari penggunaan bersama OAINS, seperti ibuprofen, loxoprofen, aspirin, serta naproxen.

Umumnya, efek obat pereda nyeri akan terlihat dalam 1–2 jam. Akan tetapi, bila Anda tidak merasakan efek apa pun, jangan langsung menambah konsumsi obat. Anda bisa beristirahat untuk meredakan nyeri. Jika tidak ada efek setelah mengonsumsi obat, bisa jadi rasa nyeri diakibatkan oleh gangguan medis tertentu.

Jangan ambil keputusan sendiri dan segera hubungi dokter untuk mengetahui lebih jelasnya. Menurut WHO, tata laksana nyeri dilakukan bertahap sesuai dengan intensitas nyeri yang dirasakan. Parasetamol dan aspirin dapat diberikan untuk nyeri ringan. Apabila nyeri tidak membaik atau nyeri memberat, dapat ditambah obat anti-inflamasi nonsteroid. Apabila sudah mengonsumsi obat tapi nyeri masih dirasakan, segera periksa ke dokter. Dengan demikian, Anda akan diberikan penanganan yang tepat untuk keluhan yang Anda rasakan.

Lotion calamine adalah obat oles yang bermanfaat untuk meredakan gatal dan biduran. Selain itu, calamine lotion juga ampuh mengatasi cacar air, scabies, hingga meringankan reaksi kulit terhadap racun tanaman. Obat pereda nyeri badan memiliki banyak manfaat, lotion calamine tak hanya digunakan orang dewasa, bayi dan ibu hamil juga dapat memakainya.Namun, tentu tak sembarang lotion calamine bisa digunakan, ya. Supaya Anda tidak salah pilih, kami akan memberikan tips memilih lotion calamine terbaik.

Delapan rekomendasi produk yang bagus dari berbagai merek, seperti Caladine, juga telah kami siapkan. Harganya pun bervariasi. Jadi, mari disimak! Kulit merupakan pelindung tubuh dari lingkungan sekitar sehingga rentan mengalami luka. Bila Anda menjalani operasi, proses operasi juga biasanya meninggalkan luka di kulit.

Berbagai cara dapat Anda lakukan untuk menghilangkan bekas luka. Langkah paling sederhana adalah dengan menggunakan salep penghilang bekas luka.Salep penghilang bekas luka memiliki berbagai bahan aktif untuk membuat kulit kembali mulus. Dalam artikel ini, kami akan mengulas tips memilih salep dengan bahan yang pas untuk Anda, serta memberi rekomendasi produk pilihan. Berbagai produk, seperti merk Dermatix, Mederma, dan Laderma, ada dalam rekomendasi kami.

Selamat membaca! Ketika musim kemarau tiba, tak jarang kondisi lingkungan menjadi kering serta berdebu sehingga menyebabkan mata gatal dan berair.

Pada saat seperti ini, obat tetes mata untuk mata gatal bisa menjadi penyelamat. Namun, karena penyebab mata gatal sebenarnya bermacam-macam, mungkin akan membingungkan untuk memilih obat tetes mata yang tepat.Untuk itu, kali ini kami akan memberikan informasi mengenai penyebab mata gatal, kandungan obat tetes mata yang tepat untuk mengobatinya, dan memberikan rekomendasi produknya.

Ada obat tetes mata yang bagus, seperti dari merk Visine, Insto, Rohto, dan lainnya. Simak pembahasannya berikut ini! Pernahkah Anda merasa mata memerah, kering, serta penglihatan menjadi kabur? Munculnya gejala-gejala tersebut bisa jadi karena Anda mengalami mata lelah. Mata lelah bisa diakibatkan terlalu lama menatap layar televisi, komputer, atau smartphone.

Untuk itu, gunakanlah obat tetes mata yang efektif mengatasi mata lelah.Namun, banyaknya obat tetes mata yang beredar di pasaran mungkin membuat Anda bingung saat memilih. Karena itu, kami akan menjelaskan cara memilih obat tetes mata untuk mata lelah sekaligus merekomendasikan produk pilihan.

Produk-produk dari merk ternama, seperti Insto, Rohto, serta Visine pun tak luput kami ulas. Cairan pembersih luka adalah cairan untuk mensterilkan serta membersihkan kotoran dari area luka. Cairan ini penting karena dapat membantu pemulihan luka Anda. Anda bisa menemukan berbagai produk cairan pembersih luka di pasaran. Namun, beberapa di antaranya justru bisa membuat luka Anda makin parah, lho!Agar Anda mendapatkan cairan pembersih luka yang bagus dan aman, simak cara memilihnya di bawah ini.

Kami juga akan membahas sepuluh cairan pembersih luka dari obat pereda nyeri badan merek, seperti Hansaplast, Betadine, Killbac, dan lainnya. Tentunya, artikel ini juga sudah ditinjau oleh dokter umum, dr. Afriyani Khusna. Obat sakit perut dikonsumsi untuk meredakan gangguan perut, seperti mules, nyeri, perut melilit, diare, dan sebagainya.

Untuk mengatasinya, banyak masyarakat memilih membeli obat herbal atau obat sakit perut di apotek. Tidak hanya orang dewasa saja, banyak juga anak-anak yang membutuhkan obat sakit perut khusus anak.Anda tentu saja tidak boleh sembarangan memilih obat sakit perut.

Bersama dengan dokter umum, Annisa, kali ini kami akan menjelaskan cara memilih obat sakit perut yang bagus. Kami juga akan memberikan rekomendasi merek obat sakit perut yang bagus, seperti Mylanta, Tay Pin San, dan Polysilane. Saat buah hati mengalami batuk, tentu Anda akan segera mencari obat batuk terbaik untuk meredakan batuknya. Di pasaran sendiri, banyak varian obat batuk anak yang dapat Anda temui, seperti merek Anakonidin, OBH Combi, obat pereda nyeri badan Hufagripp BP.Saat memilih obat batuk, Anda pastinya tidak ingin si kecil mengalami efek samping.

Untuk itu, kami akan memberikan rekomendasi merk obat batuk anak yang bagus dan dapat diberi secara online. Anda juga tak perlu khawatir karena artikel ini sudah ditinjau oleh dokter spesialis THT-KL kami, dr. Agustinus Purba.Â

RUQYAH UNTUK BADAN SAKIT-SAKIT..RUQYAH PENYEMBUH BADAN SAKIT




2022 www.videocon.com