Anggrek termasuk tanaman bunga yang tergolong epifit maksud istilah tersebut adalah

anggrek termasuk tanaman bunga yang tergolong epifit maksud istilah tersebut adalah

• Afrikaans • አማርኛ • Aragonés • العربية • مصرى • অসমীয়া • Asturianu • Azərbaycanca • Bikol Central • Беларуская • Беларуская (тарашкевіца) • Български • বাংলা • བོད་ཡིག • Brezhoneg • Bosanski • Català • Mìng-dĕ̤ng-ngṳ̄ • Cebuano • Corsu • Čeština • Чӑвашла • Cymraeg • Dansk • Deutsch • Ελληνικά • English • Esperanto • Español • Eesti • Euskara • فارسی • Suomi • Français • Nordfriisk • Gaeilge • Galego • Avañe'ẽ • 客家語/Hak-kâ-ngî • עברית • हिन्दी • Hrvatski • Hornjoserbsce • Kreyòl ayisyen • Magyar • Ido • Italiano • 日本語 • Jawa • ქართული • Қазақша • ಕನ್ನಡ • 한국어 • Перем коми • Коми • Кыргызча • Latina • Lëtzebuergesch • Лезги • Limburgs • Lietuvių • Latviešu • Мокшень • Malagasy • Олык марий • Македонски • മലയാളം • ꯃꯤꯇꯩ ꯂꯣꯟ • ဘာသာ မန် • मराठी • Кырык мары • Bahasa Melayu • မြန်မာဘာသာ • नेपाली • Nederlands • Norsk nynorsk • Norsk bokmål • Occitan • Polski • پنجابی • Português • Runa Simi • Română • Русский • Scots • سنڌي • Srpskohrvatski / српскохрватски • සිංහල • Simple English • Slovenčina • Slovenščina • Shqip • Српски / srpski • Sunda • Svenska • தமிழ் • తెలుగు • Тоҷикӣ • ไทย • Tagalog • Lea faka-Tonga • Türkçe • Удмурт • Українська • اردو • Tiếng Việt • Winaray • 吴语 • 中文 • Bân-lâm-gú • 粵語 Artikel ini sudah memiliki daftar referensi, bacaan terkait, atau pranala luar, tetapi sumbernya belum jelas karena belum menyertakan kutipan pada kalimat.

Mohon tingkatkan kualitas artikel ini dengan memasukkan rujukan yang lebih mendetail bila perlu. ( Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini) Juss. Subfamilia Lima anaksuku: • Apostasioideae • Cypripedioideae • Epidendroideae • Orchidoideae • Vanilloideae Lihat pula: Daftar marga anggota Orchidaceae Suku anggrek-anggrekan ( bahasa Latin: Orchidaceae) merupakan satu suku tumbuhan berbunga dengan anggota jenis terbanyak. Jenis-jenisnya tersebar luas dari daerah tropika basah hingga wilayah sirkumpolar, meskipun sebagian besar anggotanya ditemukan di daerah tropika.

Kebanyakan anggota suku ini hidup sebagai epifit, terutama yang berasal dari daerah tropika. Anggrek di daerah beriklim sedang biasanya hidup di tanah dan membentuk umbi sebagai cara beradaptasi terhadap musim dingin.

Organ-organnya yang cenderung tebal dan "berdaging" ( sukulen) membuatnya tahan menghadapi tekanan ketersediaan air. Anggrek epifit dapat hidup dari embun dan udara lembap.

Orchidaceae adalah sumber inspirasi dari nama kereta api Argo Anggrek, kereta api eksekutif yang melayani Surabaya Pasar Turi-Gambir. Anggota pentingnya yang dikenal baik manusia adalah anggrek hias serta vanili.berkelopak bunga indah dan berwarna-warni Daftar isi • 1 Ciri-ciri botani • 1.1 Akar • 1.2 Batang • 1.3 Daun • 1.4 Organ reproduksi seksual • 2 Kekerabatan antar anggrek spesies berdasarkan sifat morfologi tanaman dan bunga • 3 Anggrek Berdasarkan Tipe Pertumbuhan • 4 Anggrek Berdasarkan Tempat Tumbuh • 5 Pemanfaatan • 5.1 Jenis-jenis anggrek hias • 6 Galeri • 7 Pranala luar • 8 Rujukan Ciri-ciri botani [ sunting - sunting sumber ] Anggota suku ini cenderung memiliki organ-organ yang sukulen atau "berdaging": tebal dengan kandungan air yang tinggi, karena banyak yang tumbuh sebagai epifit.

Dengan cara adaptasi itu, ia dapat anggrek termasuk tanaman bunga yang tergolong epifit maksud istilah tersebut adalah pada kondisi ketersediaan air yang rendah. Air diperoleh dari hujan, tetesan, embun, atau uap air di udara. Anggrek termasuk tanaman bunga yang tergolong epifit maksud istilah tersebut adalah, anggrek tidak ditemukan di daerah gurun karena perakarannya tidak intensif dan tidak tahan terhadap sinar matahari terik yang panjang.

Anggrek menyukai cahaya matahari tetapi tidak langsung sehingga ia biasa ditemukan di alam sebagai tumbuhan lantai hutan ( anggrek tanah) atau di bawah naungan ( anggrek epifit). Sebagai tanaman hias, anggrek tahan di dalam ruang. Akar [ sunting - sunting sumber ] Akar serabut, tidak dalam. Jenis-jenis epifit yaitu mengembangkan akar sukulen dan melekat pada batang pohon tempatnya tumbuh,namun tidak merugikan pohon inang.

Ada pula yang tumbuh geofitis,dengan istilah lain terrestria artinya tumbuh di tanah dengan akar-akar di dalam tanah. Ada pula yang bersifat saprofit, tumbuh pada media daun-daun kering dan kayu-kayu lapuk yang telah membusuk menjadi humus. [1] Pada permukaan akar sering kali ditemukan jamur akar ( mikoriza) yang ber simbiosis dengan anggrek. Batang [ sunting - sunting sumber ] Batang anggrek beruas-ruas.

Anggrek yang hidup di tanah ("anggrek tanah") batangnya pendek dan cenderung menyerupai umbi. Sementara itu, anggrek epifit batangnya tumbuh baik, sering kali menebal dan terlindungi lapisan lilin untuk mencegah penguapan berlebihan. Pertumbuhan batang dapat bersifat memanjang / meninggi ( monopodial) atau melebar / menyamping ( sympodial), tergantung marganya.

Anggrek m onopodial (berarti "satu kaki") hanya memiliki satu batang dan satu titik tumbuh saja. Ia akan membentuk tangkai bunga dari samping batangnya yang pendek. Anakan sulit tumbuh pada kondisi sehat tetapi suatu individu dapat memunculkan anakan kecil ( keiki) dari tangkai bunganya. Anggrek ini dapat diperbanyak dengan stek batang dan biji. Contoh anggrek tipe ini adalah Vanda dan Phalaenopsis. Anggrek sympodial (berarti "banyak kaki") memiliki lebih dari satu titik tumbuh.

Tunas baru muncul dari sekitar batang utama dan menjalar. Bunga bisa muncul di pucuk atau ruas batang. Batangnya dapat menjadi umbi semu dan sanggup menyimpan air cadangan makanan sebagai alat bertahan hidup. Anggrek ini dapat diperbanyak dengan mudah melalui pemisahan anakan, keiki, maupun melalui biji. Contoh anggrek populer tipe ini adalah Dendrobium dan Cattleya.

Daun [ sunting - sunting sumber ] Daun anggrek biasanya oval memanjang dengan tulang daun memanjang pula, khas daun monokotil. Daun dapat pula menebal dan berfungsi sebagai penyimpn air. Organ reproduksi seksual [ sunting - sunting sumber ] Bunga anggrek berbentuk khas dan menjadi penciri yang membedakannya dari anggota suku lain. Bunga-bunga anggrek tersusun majemuk, muncul dari tangkai bunga yang memanjang, muncul dari ketiak daun. Bunganya simetri bilateral.

Helaian k elopak bunga (sepal) biasanya berwarna mirip dengan mahkota bunga (petal), sehingga keduanya disebut sebagai tepal). Satu helai mahkota bunga termodifikasi membentuk semacam "lidah" yang melindungi suatu struktur aksesoris yang membawa benang sari dan putik.

Benang sari memiliki tangkai sangat pendek dengan dua kepala sari berbentuk cakram kecil (disebut "pollinia") dan terlindung oleh struktur kecil yang harus dibuka oleh serangga penyerbuk (atau manusia untuk vanili) dan membawa serbuk sari ke mulut putik.

Tanpa bantuan organisme penyerbuk, tidak akan terjadi penyerbukan. Kebanyakan bunga anggrek mengalami resupinasi ketika berkembang dari calon bunga menjadi bunga. [2] Posisi bunga pada tangkai berputar 180° pada saat berkembang ketika masih kuncup yang berakibat bagian lidah yang sebenarnya adalah helai mahkota teratas menjadi berada di bawah.

Hanya beberapa jenis, misalnya anggota marga Calopogon, yang tidak mengalami gejala ini. Buah anggrek berbentuk kapsul yang berwarna hijau dan jika masak mengering dan terbuka dari samping. Bijinya sangat kecil dan ringan, sehingga mudah terbawa angin. Biji anggrek tidak memiliki jaringan penyimpan cadangan makanan; bahkan embrionya belum mencapai kematangan sempurna. Perkecambahan baru terjadi jika biji jatuh pada medium yang sesuai dan melanjutkan perkembangannya hingga kemasakan.

Kekerabatan antar anggrek spesies berdasarkan sifat morfologi tanaman dan bunga [ sunting - sunting sumber ] Berdasarkan hasil analisis varian untuk karakter tinggi tanaman, panjang daun, lebar daun, perbandingan antara panjang daun dengan lebar daun, jumlah kuntum bunga, panjang tangkai bunga, diameter bunga dan panjang kelopak bunga dari keenambelas anggrek spesies yang diuji menunjukkan adanya perbedaan pengaruh yang nyata.

Tampak bahwa G. scriptum mempunyai panjang daun, lebar daun dan panjang tangkai bunga nyata paling tinggi di antara keenambelas anggrek spesies yang diuji. Namun, nilai diameter bunga (6,24 cm) spesies ini nyata lebih kecil dari D.

stratiotes. Bunga D. stratiotes memiliki diameter yang nyata paling besar di antara spesies yang diuji, yaitu 9,27 cm. Demikian juga jumlah kuntum bunga yang dihasilkan oleh G. scriptum nyata lebih sedikit daripada D. secundum, masing-masing 27,75 dan 50. Hal ini menunjukkan bahwa panjang anggrek termasuk tanaman bunga yang tergolong epifit maksud istilah tersebut adalah lebar daun yang besar tidak menjamin akan menghasilkan bunga yang besar dan banyak jumlahnya.

Tinggi tanaman D. anosmum memiliki nilai tertinggi, yaitu 118,40 cm, yang nyata berbeda dengan tinggi tanaman ke lima belas anggrek spesies lainnya.

Batang anggrek ini berupa pseudobulb atau batang semu yang tumbuh menggantung ke bawah. Hanya pada saat tumbuhnya tunas baru saja, pertumbuhan pseudobulb dari anggrek ini ke arah atas. Pertumbuhan batang selanjutnya menggantung ke arah bawah, seiring dengan bertambah panjangnya pseudobulb.Tanaman anggrek yang terpendek adalah B. lobii (5,00 cm). Berbeda dengan D. anosmum, B.

lobii memiliki batang berupa bulb. Nilai tinggi tanaman anggrek jenis ini tidak nyata berbeda dengan D. bracteosum (17,77 cm), D. capra (12,15 cm), D. johannis (34,48 cm), D. macrophyllum (31,12 cm), D. phalaenopsis (20,02 cm), P. amboinensis, P. violaceae, A. miniatum dan G.

scriptum. G. scriptum memiliki daun terpanjang dan terlebar.

anggrek termasuk tanaman bunga yang tergolong epifit maksud istilah tersebut adalah

Lebar daun G. scriptum sama dengan lebar daun P. violaceae, P. amboinensis dan D. macrophyllum. Lebar daun terkecil dimiliki D. capra (1,09 cm) yang sama dengan D. bracteosum (1,56 cm), D.

johannis (1,76 cm), D. phalaenopsis (2,36 cm) dan A. miniatum (1,52 cm). Nilai perbandingan panjang dengan lebar daun terbesar dimiliki oleh V. tricolor, sebesar 10,48; yang tidak berbeda nyata dengan D. capra (9,55). Nilai perbandingan panjang dengan lebar daun terkecil dimiliki oleh D. stratiotes (2,20) yang tidak berbeda nyata dengan D. macrophyllum, D. secundum, D. undulatum, D. veratrifolium, P. amboinensis dan P. violaceae (masing-masing dengan nilai 3,05; 2,75; 2,25; 2,48; 2,73 dan 2,68).

Jumlah kuntum bunga yang terbanyak dimiliki oleh D. secundum (50 buah) dan paling sedikit dimiliki oleh B. lobii (1 buah) yang tidak nyata berbeda dengan D.

anosmum, D. bracteosum, D. capra, D. johannis, D. phalaenopsis, D. stratiotes, P. amboinensis, P. violaceae dan A. miniatum. Karakteristik bunga B. lobii terletak pada labellumnya yang dapat bergoyang apabila ditiup angin. Dengan adanya ciri khas bunga yang seperti ini, anggrek B.

lobii memiliki sebutan anggrek lidah bergoyang atau kembang goyang. G. scriptum memiliki tangkai bunga yang paling panjang di antara keenam belas anggrek spesies yang diuji, yaitu 92,27 cm. Panjang tangkai bunga terpendek dimiliki oleh anggrek D. anosmum (1,36 cm) yang sama dengan panjang tangkai bunga anggrek D. bracteosum, D.

secundum, P. amboinensis, P. violaceae, A. miniatum dan B. lobii. Diameter bunga anggrek yang paling besar, yaitu 9,27 cm dimiliki oleh D. stratiotes. D. stratiotes ini memiliki mahkota bunga (petala) yang panjang terpelintir tegak ke atas. Besarnya diameter bunga anggrek tersebut sama dengan besarnya diameter bunga D. anosmum. Diameter bunga terkecil dimiliki oleh anggrek D. secundum (0,74 cm). Ukuran diameter anggrek ini paling kecil disebabkan oleh bunga ini tidak dapat membuka atau mekar dengan maksimal.

Ukuran bunga yang mini, tersusun sangat rapat, dan dalam satu tangkai bunga terdiri atas kuntum bunga yang banyak, merupakan ciri khas yang membuat D.

secundum diberi sebutan sebagai anggrek sikat. Ukuran diameter bunga anggrek ini sama besarnya dengan anggrek A. miniatum (1,13 cm). Kelopak bunga (sepala) terpanjang dimiliki oleh anggrek B. lobii (6 cm) yang nyata berbeda dengan kelima belas anggrek spesies lainnya. Anggrek ini memiliki sepala dorsale atau kelopak bunga bagian atas tegak, berwarna kuning dan panjang.

anggrek termasuk tanaman bunga yang tergolong epifit maksud istilah tersebut adalah

Sepala paling pendek dimiliki oleh anggrek jenis A. miniatum (0,63 cm) yang sama ukurannya dengan anggrek D. secundum (0,92 cm). Dari keenambelas jenis anggrek yang diuji, hanya ada empat jenis yang mempunyai tipe pertumbuhan batang monopodial, yaitu P. amboinensis, P. violaceae, Vanda tricolor dan A. miniatum. Kedua belas jenis anggrek lainnya tipe pertumbuhan batangnya tergolong simpodial. Dari segi aroma bunga, terdapat keanekaragaman aroma bunga mulai dari tidak beraroma sampai sangat beraroma.

Demikian pula dengan warna kehijauan daun, hanya Vanda tricolor yang warna daunnya berbeda dengan kelima belas jenis anggrek lainnya.

Masing-masing jenis memperlihatkan karakter yang berbeda satu dengan yang lainnya. Perbedaan tersebut dikarenakan perbedaan habitat asal diambilnya tanaman anggrek yang bersangkutan.

Habitat asal tanaman anggrek memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan anggrek melalui pengaruh sinar matahari, cuaca atau keadaan iklim, suhu udara, kelembapan udara serta tersedianya unsur hara yang dapat diserap oleh tanaman anggrek untuk mendukung pertumbuhan tanaman anggrek, yang pada akhirnya berpengaruh terhadap kualitas dan kuantitas bunga yang dihasilkannya.

Meskipun terdapat keragaman karakter dari masing-masing jenis anggrek yang diuji, terdapat pula kesamaan karakter. Anggrek Berdasarkan Tipe Pertumbuhan [ sunting - sunting sumber ] Anggrek Berdasarkan Tempat Tumbuh [ sunting - sunting sumber ] Anggrek Epifit Anggrek yang tumbuh menumpang pada pohon lain tanpa merugikan tanaman inangnya dan membutuhkan naungan dari cahaya matahari.

Akar anggrek menyerap makanan dari air hujan, kabut dan udara sekitar. Contoh: Cattleya sp., Dendrobium sp., Vanda sp. Phalaenopsis sp. Anggrek Terestial Anggrek yang tumbuh di tanah dan membutuhkan cahaya matahari langsung.

akarnya mengambil makanan dari tanah. Contoh: Phaius sp.

anggrek termasuk tanaman bunga yang tergolong epifit maksud istilah tersebut adalah

Anggrek Saprofit. Anggrek yang tumbuh pada media yang mengandung humus atau daun-daun kering, serta menbutuhkan sedikit cahaya matahari. Jenis ini tidak memiliki daun dan klorofil. [3] Contoh: Goodyera sp. Anggrek Litofit. Anggrek yang tumbuh pada batu-batuan atau tanah berbatu, dan tahan terhadap cahaya matahari penuh. Anggek ini mengambil makanan dari hujan, udara, humus. Contoh: Paphiopedilum sp. Pemanfaatan [ sunting - sunting sumber ] Anggrek dikenal sebagai tanaman hias populer yang dimanfaatkan bunganya.

Bunga anggrek sangat indah dan variasinya hampir tidak terbatas. Anggrek biasa dijual sebagai tanaman pot maupun sebagai bunga potong. Indonesia memiliki kekayaan jenis anggrek yang sangat tinggi, terutama anggrek epifit yang hidup di pohon-pohon hutan, dari Sumatra hingga Papua. Anggrek bulan adalah bunga pesona bangsa Indonesia. Anggrek juga menjadi bunga nasional Singapura dan Thailand. Bunga anggrek Anggrek sering dipergunakan sebagai simbol dari rasa cinta, kemewahan, dan keindahan selama berabad-abad.

Bangsa Yunani menggunakan anggrek sebagai simbol kejantanan, sementara bangsa Tiongkok pada zaman dahulu kala mempercayai bahwa anggrek sebagai tanaman yang mengeluarkan aroma harum dari tubuh Kaisar Tiongkok.

Pada pertengahan zaman, anggrek mempunyai peran penting dalam pengembangan tehnik pengobatan menggunakan tumbuh-tumbuhan. Penggunaannya pun meluas sampai menjadi bahan ramu-ramuan dan bahkan sempat dipercaya sebagai bahan baku utama pembuatan ramuan ramuan cinta pada masa tertentu. Ketika anggrek muncul dalam mimpi seseorang, hal ini dipercaya sebagai simbol representasi dari kebutuhan yang mendalam akan kelembuatan, romantisme, dan kesetiaan dalam suatu hubungan.

Akhirnya, pada permulaan abad ke-18, kegiatan mengkoleksi anggrek mulai menjadi kegiatan yang banyak dilakukan di segala penjuru dunia, terutama karena keindahan tanaman ini.

Vanili ( Vanilla planifolia) juga merupakan anggota suku anggrek-anggrekan.

anggrek termasuk tanaman bunga yang tergolong epifit maksud istilah tersebut adalah

Tumbuhan ini dimanfaatkan buahnya. Untuk menghasilkan buah, vanili harus "dikawinkan" oleh manusia, karena serangga penyerbuknya tidak mampu hidup di luar daerah asalnya, meskipun sekarang usaha-usaha ke arah pemanfaatan serangga mulai dilakukan.

Jenis-jenis anggrek hias [ sunting - sunting sumber ] Penyebutan jenis anggrek hias biasa disebutkan dengan nama genusnya saja karena banyak sekali hibrida antarspesies dan antargenus yang telah dibuat. Akibatnya, penamaan anggrek memiliki semacam aturan khusus yang agak "menyimpang" dari aturan penamaan botani biasa.

Berikut adalah nama-nama genus anggrek hias populer: • Cattleya, bunganya besar dan spektakuler, namun sulit dipelihara • Dendrobium, tanaman hias paling populer dari antara jenis-jenis anggrek • Grammatophylum, anggotanya termasuk Grammatophyllum scriptum yang dikenal juga dengan nama lokal anggrek Papua raksasa • Oncidium, termasuk di dalamnya anggrek "golden shower" • Phalaenopsis, kepopulerannya mendekati Dendrobium.

Anggrek bulan adalah salah satu jenisnya • Spathyphyllum, anggrek tanah • Vanda, biasanya sebagai bunga potong Galeri [ sunting - sunting sumber ] • Pranala luar [ sunting - sunting sumber ] Wikimedia Commons memiliki media mengenai Orchidaceae.

• (Inggris) Galeri foto • (Melayu) Anggrek Malaysia Diarsipkan 2005-03-09 di Wayback Machine. • (Indonesia) Sejarah Diarsipkan 2007-10-31 di Wayback Machine. • (Indonesia) Orchid Forum in Indonesia [ pranala nonaktif permanen] • (Indonesia) Article From emirgarden.com • anggrek termasuk tanaman bunga yang tergolong epifit maksud istilah tersebut adalah Foto2 anggrek species Indonesia Diarsipkan 2015-01-27 di Wayback Machine. Rujukan [ sunting - sunting sumber ] • Wikidata: Q25308 • Wikispecies: Orchidaceae • APNI: 54444 • ATRF: Orchidaceae • EoL: 8156 • EPPO: 1ORCF • FloraBase: 22787 • FNA: 10638 • FoAO2: Orchidaceae • FoC: 10638 • FoIO: orchidaceae • Fossilworks: 55864 • GBIF: 7689 • GRIN: 798 • iNaturalist: 47217 • IPNI: 30000046-2 • IRMNG: 114451 • ITIS: 43397 • NBN: NBNSYS0000160580 • NCBI: 4747 • NZOR: f0c1993e-e036-4074-bdae-936c9854ef2b • Plazi: FE514B44-9E44-C00B-FEF3-F9BC6F23EBAD • POWO: urn:lsid:ipni.org:names:30000046-2 • Tropicos: 42000388 • VASCAN: 181 • VicFlora: 8b0d8fd4-1b56-449f-a2de-2b153e84399c • Watson & Dallwitz: orchidac • WFO: wfo-7000000429 • WoRMS: 414854 • ^ Meliala, Enos Marchell Ernest (2006).

"Kultur Anther Tanaman Anggrek (Phalaenopsis sp) pada Berbagai Konsentrasi NAA dan 2,4 D" (dalam bahasa Inggris). Universitas Medan Area. • ^ Candeias, Matt (17 Oktober 2018). "The Upside Down World of Orchid Flowers". In Defense of Plants (blog). Diakses tanggal 1 Juni 2021. • ^ Turnip, Mauli (2004). "Kultur Tunas Anggrek Dendrobium sp dalam Media Murashige and Skoog dengan Berbagai Konsentrasi BAP" (dalam bahasa Inggris).

Universitas Medan Area. Kategori tersembunyi: • Artikel yang perlu diperbaiki • Artikel dengan format mikro 'spesies' • Semua regnum plantae • Semua divisi magnoliophyta • Artikel mengandung aksara Latin • Pranala Commons dari Wikidata • Templat webarchive tautan wayback • Artikel dengan pranala luar nonaktif • Artikel dengan pranala luar nonaktif permanen • Taxonbar dengan 25–29 ID takson • CS1 sumber berbahasa Inggris (en) • Halaman ini terakhir diubah pada 28 Agustus 2021, pukul 18.19.

• Teks tersedia di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa; ketentuan tambahan mungkin berlaku.

anggrek termasuk tanaman bunga yang tergolong epifit maksud istilah tersebut adalah

Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. • Kebijakan privasi • Tentang Wikipedia • Penyangkalan • Tampilan seluler • Pengembang • Statistik • Pernyataan kuki • • Tumbuhan Bunga Anggrek. Tanaman anggrek anggrek memiliki nama latin orchidaceae, yaitu merupakan satu suku tumbuhan berbunga yang memiki anggota atau jenis terbanyak.

Tanaman anggrek perlu disiram secara rutin. " Singhasari Orchid" Morfologi tanaman Anggrek from so354.blogspot.com Tak hanya sebagai hiasan, bunga anggrek juga sering dijadikan sebagai. Anggrek epifit, yaitu anggrek yang tumbuh menumpang pada pohon lain tanpa merugikan tanaman inangnya dan membutuhkan naungan dari cahaya matahari, misalnya cattleya sp.

anggrek termasuk tanaman bunga yang tergolong epifit maksud istilah tersebut adalah

Berdasarkan pada klasifikasi ilmiah, bunga anggrek bulan termasuk kedalam kerajaan plantae dengan ordo asparagales dan family orchidaceae. Source: rumus.co.id Tanaman anggrek ini memiliki nama latin orchidaceae.bunga anggrek ini adalah salah satu dari tanaman yang memiliki banyak jenis.

Pemasaran anggrek bisa dalam bentuk compot, tanaman individu atau tanaman remaja, tanaman dewasa dan bunga potong. Source: bunganyaindah.blogspot.com Ciri khusus bunga anggrek meliputi bentuk, strukutur dan kelopak. Tanaman anggrek perlu disiram secara rutin. Source: www.khasiat.co.id Tanaman anggrek merupakan salah satu jenis tanaman hias yang dinikmati keindahan bunganya karena setiap jenis bunga anggrek memiliki bentuk, corak, warna dan wangi yang khas sehingga semua orang tidak jenuh untuk menikmatinya.

Bunga anggrek ini terdiri atas daun kelopak, mahkota, benang sari, putik dan calon buah serta daun kelopak dari tanaman anggrek ini biasanya memiliki jumlah tiga buah. Source: ananda-maulana.blogspot.com Tanaman anggrek merupakan salah satu jenis tanaman hias yang dinikmati keindahan bunganya karena setiap jenis bunga anggrek memiliki bentuk, corak, warna dan wangi yang khas sehingga semua orang tidak jenuh untuk menikmatinya.

Kondisi ini menyulitkan tanaman menerima nutrisi dan air yang tepat sehingga dedaunan menjadi kuning. Source: satujam.com Walaupun harga bunga anggrek umumnya terbilang jauh lebih mahal dibandingkan bunga mawar, tetap tidak mengurangi eksistensinya dalam menghiasi ruangan, halaman, kebun, dan tempat lain di sekitar rumah.

Umumnya anggota suku ini hidup sebagai epifit, terlebih yang. Source: www.abahtani.com Anggrek merupakan salah satu jenis tanaman hias bunga yang memiliki pesona sangat indah. Anggrek epifit, anggrek semi epifit, anggrek terestrial, anggrek litofitanggrek saprofitdll.

Source: www.pinterest.com Anggrek bulan memiliki nama latin phalaenopsis amabilis atau puspa pesona. Tanaman anggrek, atau dalam bahasa latin orchidaceae adalah tanaman hias yang memiliki banyak jenis. Source: seputar-tanaman.blogspot.com Tumbuhan anggrek hidup sebagai tumbuhan epifit atau tumbuhan yang hidup dengan cara menumpang pada tumbuhan lain. Tanaman anggrek anggrek memiliki nama latin orchidaceae, yaitu merupakan satu suku tumbuhan berbunga yang memiki anggota atau jenis terbanyak.

Source: gim-bi.com Pertama adalah untuk anggrek yang belum berbunga. Kondisi ini menyulitkan tanaman menerima nutrisi dan air yang tepat sehingga dedaunan menjadi kuning. Source: bunganyaindah.blogspot.com Memilih bibit yang sudah matang atau tua.

Ciri khusus bunga anggrek ini menjadikan anggrek begitu istimewa sebagai tanaman hias. Source: kuyahejo.com Anggrek epifit, yaitu anggrek yang tumbuh menumpang pada pohon lain tanpa merugikan tanaman inangnya dan membutuhkan naungan dari cahaya matahari, misalnya cattleya sp. Bahkan, tingginya pun bisa mencapai tiga meter, loh. Source: tokobungafloristjkt.blogspot.com Tanaman anggrek perlu disiram secara rutin. Umumnya, tanaman ini lebih menyukai lokasi teduh, seperti di bawah pohon.

Source: rosewans.blogspot.com Anggrek sudah dikenal sejak 200 tahun lalu dan sejak 50 tahun terakhir mulai dibudidayakan secara luas di indonesia. Para ahli tumbuh tumbuhan berkeyakinan bahwa anda memiliki lebih dari 25 ribu jenis yang tersebar diseluruh dunia tetapi karena kerusakan hutan kita banyak kehilangan spesies yang belum dikenali dan tidak tahu. Source: gambar-foto-wallpaper.blogspot.com Bunga yang memiliki nama latin grammatophyllum speciosum ini mempunyai batang yang menyerupai tebu.

Tanaman anggrek merupakan salah satu jenis tanaman hias yang dinikmati keindahan bunganya karena setiap jenis bunga anggrek memiliki bentuk, corak, warna dan wangi yang khas sehingga semua orang tidak jenuh untuk menikmatinya. Source: leeseonyeon.blogspot.com Warna cerah dan bentuk mirip serangga ini fungsinya untuk menarik perhatian serangga sehingga dapat membantu penyerbukan.

Oleh sebab itu, anggrek ini disebut. Source: www.infastpedia.net Dengan kelopak bunga berwarna cerah dan menjuntai menjadi daya tarik bagi banyak orang.

Tanaman anggrek memiliki banyak jenis yang bisa ditemukan di indonesia, membuatnya sering dijadikan tanaman penghias rumah. Source: pxhere.com Ciri khusus bunga anggrek meliputi bentuk, strukutur dan kelopak. Anggrek termasuk dalam keluarga tanaman bunga bungaan yang memiliki lebih banyak jenisnya daripada keluarga tanaman bunga bungaan lainnya. Source: kumpulanbunga.blogspot.com Anggrek bulan memiliki nama latin phalaenopsis amabilis atau puspa pesona.

Karena iklim tropis, tanaman ini dapat tumbuh subur di indonesia. Source: so354.blogspot.com Anggrek bulan memiliki nama latin phalaenopsis amabilis atau puspa pesona. Salah satu jenis tanaman anggrek yang banyak digemari oleh pecinta tanaman adalah anggrek bulan. Source: gamasalah9.blogspot.com Tanaman anggrek, atau dalam bahasa latin orchidaceae adalah tanaman hias yang memiliki banyak jenis. Banyak pecinta tanaman melambangkan anggrek sebagai bunga cinta, keindahan, dan kemewahan.

Source: berbagaiteks.blogspot.com Selain memiliki warna bunga yang cerah dan indah, beberapa bunga anggrek juga bentuknya menyerupai serangga penyerbuk.

Anggrek sudah dikenal sejak 200 tahun lalu dan sejak 50 tahun terakhir mulai dibudidayakan secara luas di indonesia. Source: kumpulanbunga.blogspot.com Semprotkan campuran tersebut ke seluruh tanaman anggrek. Tanaman hias anggrek merupakan tanaman hias bunga populer lainnya selain bunga mawar. Source: gambar-gambar-tumbuhan.blogspot.com Tanaman hias anggrek merupakan tanaman hias bunga populer lainnya selain bunga mawar. Walau beberapa besar anggotanya ditemukan di wilayah tropika. Source: tanaman–herbal.blogspot.com Oleh sebab itu, anggrek ini disebut.

Anggrek adalah keluarga terbesar tanaman berbunga, yang sebagian besar mendiami daerah tropis. Source: deweezz.com Memerlukan cahaya +40%, dendrobium sp. Para ahli tumbuh tumbuhan berkeyakinan bahwa anda memiliki lebih dari 25 ribu jenis yang tersebar diseluruh dunia tetapi karena kerusakan hutan kita banyak kehilangan spesies yang belum dikenali dan tidak tahu.

Anggrek termasuk tanaman bunga yang tergolong epifit maksud istilah tersebut adalah Itu Sendiri Memiliki Nama Latin Orchidaceae. Anggrek termasuk dalam keluarga tanaman bunga bungaan yang memiliki lebih banyak jenisnya daripada keluarga tanaman bunga bungaan lainnya. Memiliki daun yang cukup banyak.5) 1) redaksi argomedia,2006.cara cepat merawat anggrek.depok:argomedia pustaka,hlm 21.16 januari 2017. Habitat tanaman anggrek dibedakan menjadi 4 kelompok sebagai berikut : Banyak Pecinta Tanaman Melambangkan Anggrek Sebagai Bunga Cinta, Keindahan, Dan Kemewahan.

Anggrek bulan memiliki nama latin phalaenopsis amabilis atau puspa pesona. 5 februari 2022 oleh rolif refo. Ciri khusus bunga anggrek ini menjadikan anggrek begitu istimewa sebagai tanaman hias. 1 Budidaya Tanaman Anggrek Anggrek Merupakan Tanaman Bunga Hias Berupa Benalu Yang Bunganya Indah. Sejarah singkat anggrek merupakan tanaman bunga hias berupa benalu yang bunganya indah. Kondisi ini menyulitkan tanaman menerima nutrisi dan air yang tepat sehingga dedaunan menjadi kuning.

Jenis bunga anggrek tebu mungkin bisa menjadi salah satu jenis tanaman anggrek yang memiliki bobot terberat, yakni hampir mencapai satu ton. Anggrek Merupakan Tanaman Hias Berbunga Tergolong Indah Dan Menarik. Umumnya anggota suku ini hidup sebagai epifit, terlebih yang.

Memiliki umbi berwarna hijau kecoklatan. Anggrek sudah dikenal sejak 200 tahun lalu dan sejak 50 tahun terakhir mulai dibudidayakan secara luas di indonesia. Larutkan 50 Ml Pupuk Ini Ke Dalam Campuran Liter Air. Akan tetapi pengetahuan tentang tanaman bunga anggrek masih sangat minim. Tanaman anggrek memiliki banyak jenis yang bisa ditemukan di indonesia, membuatnya sering dijadikan tanaman penghias rumah. Tanaman hias anggrek merupakan tanaman hias bunga populer lainnya selain bunga mawar.

Category: Anggrek Tags: anggrek, bunga, tumbuhan Archives • April 2022 • March 2022 • February 2022 • January 2022 • December 2021 Categories • Anggrek • Gelombang Cinta • Kamboja • Lidah Buaya • Mangga • Mawar • Melati • Tulip Tags anggrek arti bagian berbunga buaya bunga cara cinta contoh deskripsi foto gambar gelombang habitat harga jakarta jenis jepang kamboja karakteristik kartun kelopak kuning laporan lidah manfaat mangga mawar melati menanam menggambar merah mewarnai observasi pohon putih setangkai sketsa tanah tanaman teks tulip untuk warna yang
Dalam Kingdom Plantae atau dunia tumbuhan, ada lebih dari jutaan tumbuhan telah teridentifikasi oleh para ahli.

Dari semua jenis tumbuhan tersebut beberapa diantaranya telah dikelompokkan ke dalam suatu kelompok tertentu salah satunya masuk sebagai tumbuhan epifit.

Mungkin banyak orang yang belum mengetahui apa itu tumbuhan epifit serta ciri-ciri yang dimilikinya, apakah sama atau berbeda dengan tumbuhan lainnya. Untuk mengetahui hal tersebut mari anggrek termasuk tanaman bunga yang tergolong epifit maksud istilah tersebut adalah penjelasannya di bawah ini.

Pengertian Tumbuhan Epifit Istilah epifit berasal dari bahasa Yunani yakni “Epi ” yang berarti tutup atau permukaan, serta “phyton” yaitu pohon atau tumbuhan. Sehingga pengertian dari tumbuhan epifit adalah tumbuhan yang hidup pada tumbuhan lainnya. Dengan kata lain tumbuhan epifit merupakan tumbuhan yang hidup dan tumbuh dengan menempel atau menumpang pada tumbuhan lain.

Umumnya ukuran dari tumbuhan epifit lebih kecil daripada tumbuhan penopang, akan tetapi tidak merugikan tumbuhan inang (penopang). Berbeda dengan tumbuhan parasit, tumbuhan epifit termasuk tumbuhan mandiri sebab masih membuat makanan sendiri meskipun tidak membutuhkan media tanah. Dalam proses pengambilan air, tumbuhan epifit dapat melakukannya dengan beberapa cara, salah satunya menggunakan daun khusus untuk menampung atau menyerap air, dan proses penyerapan zat hara diserap dari hasil sisa tumbuhan lain yang mati atau debu.

Di daerah kering, sistem perakaran tumbuhan epifit memiliki akar nafas atau alat khusus sehingga dapat menempel pada tumbuhan inang. Sedangkan di kawasan lembab, cukup menggunakan sistem perakaran yang sederhana. Terdapat pula jenis epifit yang memiliki sistem perakaran berklorofil.

Dalam hal ini proses fotosintesis terjadi di akar. Meskipun dapat membuat makanan sendiri, namun keberadaan tumbuhan epifit memberikan kerugian terhadap tumbuhan yang ditempelinya. Mulai dari terhalangnya intensitas sinar matahari yang diterima tanaman induk akibat tertutup tanaman epifit, hingga akar tumbuhan epifit yang terus membesar dan memanjang akan berakibat merusak batang tumbuhan inang. Ciri-Ciri Tumbuhan Epifit Sekilas tumbuhan epifit tidak jauh berbeda dengan tumbuhan parasit, namun keduanya tidaklah sama.

Untuk mengetahui perbedaannya, berikut ciri-ciri dari tumbuhan epifit, antara lain: • Meskipun menempel pada tumbuhan atau batang pohon, tumbuhan epifit masih dapat menyerap sinar matahari untuk melakukan fotosintesis sehingga tidak merugikan pohon yang ditempelnya. • Memperoleh hara dari debu, tanah yang di bawah oleh rayap atau semut, detritus, kotoran burung dan lainnya. • Tumbuhan epifit memperoleh air dari embun, uap air, dan hujan. • Banyak ditemukan pada kawasan dengan tingkat curah huan cukup tinggi, sekitar sumber mata air (sungai, air terjun).

• Hidup dengan cara menempel pada tumbuhan inang namun tidak merugikan. • Hidup pada batang pohon yang tinggi sekitar 30 meter atau lebih, untuk mempermudah dalam proses penyerapan sinar matahari. Contoh Tumbuhan Epifit Contoh tumbuhan epifit tingkat rendah Lumut Lumut masuk sebagai tumbuhan sederhana dengan ciri berukuran kecil dan memiliki bagian tubuh yang mirip akar, batang, dan daun.

Akarnya sangat sederhana yang dikenal dengan nama rizoid, berfungsi untuk menyerap air serta garam mineral, dan juga untuk melekat pada batang pohon ataupun batuan. Ada beberapa jenis lumut yang telah teridentifikasi, mulai dari lumut hati, bryopsida (lumut daun), dan lumut tanduk.

Lumut memiliki peran yang amat penting bagi manusia mulai dari bahan baku obat, bahan pembalut, hingga bahan bakar. Beberapa jenis lumut dapat berfungsi sebagai penahan erosi, penghias tanaman (bonsai dan aquascape), menyerap air, hingga sumber air ketika musim kemarau tiba.

Ganggang Ganggang juga termasuk sebagai tumbuhan epifit sebab beberapa jenis diantaranya hidup dengan cara menempel pada tumbuhan dan bebatuan seperti ganggang coklat dan ganggang hijau biru. Ganggan juga telah banyak memberikan manfaat bagi kehidupan manusia mulai dari obat-obatan, bahan bakar, hingga pupuk.

Paku-pakuan Ada lebih dari 10.000 jenis tumbuhan paku yang telah teridentifikasi oleh para ahli. Beberapa diantaranya dapat hidup dengan cara menempel pada tumbuhan lain atau epifit. Jenis paku-pakuan yang hidup dengan cara menempel atau termasuk sebagai tumbuhan epifit yakni Pteropsida (paku sawah, paku tanduk rusa, semanggi, paku sarang burung), Lycopsida (paku rane, pinus tanah, paku kawat), paku tanah ( Bolbitis heteroclita, Lindsaya macracana), Hymenophyllaceae, Asplenium tenerum.

Paku-pakuan juga banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku obat-obatan (antibiotik) dan juga tanaman hias. Contoh tumbuhan epifit tingkat tinggi Keluarga Anggrek Anggrek dari marga Dendrobium menjadi salah satu jenis anggrek yang hidup dengan cara menempel.

anggrek termasuk tanaman bunga yang tergolong epifit maksud istilah tersebut adalah

Jenis anggrek ini hidup dengan menempel pada tumbuhan lain namun tidak bersifat parasit. Anggrek ini hanya menempel agar mendapatkan sinar matahari terbaik untuk dapat tumbuh. Selain itu, hampir sebagian besar tumbuhan anggrek banyak ditemukan di kawasan tropis. Tidak heran jika anggrek sangat menyukai tempat dengan tingkat intensitas cahaya matahari tinggi. Saat ini orang lebih banyak menjadikan tanaman anggrek sebagai tanaman hias.

Bahkan beberapa di antara anggrek yang telah ditemukan termasuk sebagai anggrek langka salah satunya yakni anggrek hitam. • Afrikaans • العربية • Azərbaycanca • Беларуская • Български • বাংলা • Bosanski • Català • Čeština • Чӑвашла • Dansk • Deutsch • English • Esperanto • Español • Eesti • Euskara • فارسی • Suomi • Français • Gaeilge • Galego • עברית • Hrvatski • Magyar • Հայերեն • Արեւմտահայերէն • Italiano • 日本語 • Jawa • ქართული • Қазақша • 한국어 • Кыргызча • Latina • Lietuvių • Македонски • മലയാളം • Bahasa Melayu • Nederlands • Norsk nynorsk • Norsk bokmål • Polski • Português • Română • Русский • Scots • Srpskohrvatski / српскохрватски • Simple English • Slovenčina • Slovenščina • Српски / srpski • Sunda • Svenska • தமிழ் • Türkçe • Українська • Oʻzbekcha/ўзбекча • Tiếng Việt • 吴语 • 中文 Tumbuhan epifit adalah tumbuhan yang tumbuh dengan cara menumpang pada tumbuhan lain sebagai tempat hidupnya.

Namanya dibentuk dari bahasa Yunani: epi- permukaan atau tutup, dan phyton, tumbuhan atau pohon. Berbeda dengan parasit, epifit dapat sepenuhnya mandiri, lepas dari tanah sebagai penyangga dan penyedia hara bagi kehidupannya, maupun dari hara yang disediakan tumbuhan lain. Air diperoleh dari hujan, embun, atau uap air. Hara mineral diperoleh dari debu atau hasil dekomposisi batang serta sisa-sisa bagian tumbuhan lain yang terurai.

Meskipun tidak "mencuri" hara dari tumbuhan yang ditumpanginya, epifit dapat menjadi pesaing terhadap ketersediaan cahaya. Akar epifit kadang-kadang juga menutupi dan menembus batang pohon yang ditumpangi sehingga merusak keseimbangan fisiologi tumbuhan inangnya.

Contoh epifit yang populer adalah berbagai macam anggrek, nanas-nanasan ( bromeliad), serta paku-pakuan. • Halaman ini terakhir diubah pada 21 Januari 2022, pukul 01.29. • Teks tersedia di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa; ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya.

• Kebijakan privasi • Tentang Wikipedia • Penyangkalan • Tampilan seluler • Pengembang • Statistik • Pernyataan kuki • •
Anggrek adalah salah satu tumbuhan di dunia yang memiliki banyak jenis.

Namun, kebanyakan orang hanya mengetahui jenis-jenis bunga anggrek yang biasanya dijadikan sebagai tanaman hias. Padahal masih banyak jenis lainnya dari tumbuhan ini yang tentunya tidak kalah menarik untuk diketahui. Kamu penyuka anggrek dan ingin memperdalam pengetahuanmu tentang bunga cantik ini? Jangan khawatir karena kamu sudah berada di tempat yang tepat.

Artikel ini akan memberi informasi tentang jenis-jenis anggrek yang ada di dunia. Anggrek merupakan tumbuhan yang banyak ditemukan di alam liar. Meskipun begitu, ada juga jenis-jenis anggrek yang diperoleh dari hasil rekayasa manusia di laboratorium.

Tidak heran kalau jenis baru dari tumbuhan ini semakin banyak bermunculan seiring kemajuan teknologi. Dalam artikel ini, kami telah merangkumkan informasi seputar jenis-jenis bunga anggrek yang mungkin belum diketahui banyak orang. Ada yang dibedakan berdasarkan tempat tumbuh, yang hanya ditemukan di Indonesia, sampai yang jumlahnya langka. Informasi jenis-jenis anggrek tersebut disajikan menggunakan bahasa yang sederhana agar mudah untuk dipahami.

Jadi, kamu tidak akan bingung saat membacanya. Tunggu apalagi? Yuk, simak uraian selengkapnya di bawah ini! Jenis-Jenis Bunga Anggrek Berdasarkan Tempat Tumbuhnya Berdasarkan tempat hidupnya, tumbuhan ini dibedakan menjadi empat kategori. Nah, informasi selengkapnya bisa kamu baca pada daftar berikut: 1. Epifit Secara etimologi, kata epifit berasal dari bahasa Yunaniyaitu epi (permukaan) dan phyton (tumbuhan atau pohon).

Sehingga, makna epifit adalah permukaan pohon. Maka dari ituanggrek yang tumbuh dengan cara menumpang pada pohon atau tanaman lain termasuk dalam kategori ini. Jenis tumbuhan ini biasanya menempel pada pohon-pohon besar rindang yang bisa melindungi dari cahaya matahari. Meski menumpang, anggrek epifit tidak akan merugikan tanaman yang ditumpanginya karena tumbuhan ini memiliki akar udara yang berfungsi sebagai alat pencari makanan. Berikut ini jenis-jenis bunga anggrek epifit: Dendrobium Dendrobium berasal dari kata dendron yang berarti pohon dan bios yang maknanya hidup.

Kalau kedua kata tersebut digabungkan, maka artinya adalah sesuatu yang hidup di pohon. Anggrek dendrobium memiliki warna mahkota yang beragam serta aroma yang khas. Sekali berbunga, kembang dendrobium dapat bertahan 2-4 minggu. Tumbuh secara epifit membuat dendrobium tidak perlu mencari nutrisi dari dalam tanah.

Tumbuhan ini juga mampu bertahan hidup hanya dengan mengandalkan kelembapan udara sekitar. Baca juga: Mengenal Bunga Edelweis & Bunga Edelweis Jawa, Simbol Keabadian yang Terancam Tak Abadi Cattleya Anggrek yang cantik ini berasal dari negara Kosta Rika. Namanya yang indah diambil dari seorang kolektor bunga anggrek dari Inggris, William Cattleya.

Jenis anggrek ini juga menjadi bunga nasional di beberapa negara Amerika Selatan, termasuk Kolombia. Cattleya memiliki dua jenis bentuk bunga, yakni besar dan kecil. Biasanya, cattleya yang bunganya kecil akan memiliki jumlah kembang yang banyak setiap batangnya dibandingkan dengan bunga yang berukuran besar.

Meski memiliki ukuran yang berbeda, bunga yang sudah mekar mempunyai daya tahan hidup sama, yakni 2-3 minggu. Phalaenopsis Tanaman ini lebih dikenal sebagai anggrek bulan oleh khalayak ramai. Hal ini dikarenakan bentuk mahkota bunganya yang besar dan bulat seperti rembulan.

Namun, jika dari asal bahasanya, yakni bahasa Yunani, kata phalania berarti ngengat dan opsis adalah menyerupai. Sehingga, makna dari anggrek termasuk tanaman bunga yang tergolong epifit maksud istilah tersebut adalah sebenarnya adalah seperti ngengat. Phalaenopsis memiliki bentuk bunga yang unik dan warna petal yang cantik.

Sayangnya, tumbuhan ini tidak tahan terhadap suhu dingin. Maka dari itu, persebaran tumbuhan ini biasanya banyak ditemukan di daerah dengan iklim tropis. 2. Terestrial Terestrial berasal dari bahasa Latin, terrestris yang memiliki akar kata terra yang artinya bumi. Bumi yang dimaksud di sini adalah merujuk pada tanah. Tumbuhan anggrek yang masuk dalam kategori ini merupakan tumbuhan yang tempat hidupnya berada di tanah. Dalam proses pertumbuhannya, anggrek terestrial membutuhkan cahaya matahari langsung sehingga tidak butuh dinaungi oleh tanaman lain.

Karena tumbuh di tanah, tumbuhan ini dapat dengan leluasa mendapatkan makanan melalui akarnya. Beda halnya dengan anggrek epifit yang bergantung pada akar udaranya. Berikut jenis-jenis anggrek tanah: Phaius Sumber: Instagram – orchids.gui Berdasarkan dari bahasa asalnya, yaitu bahasa Yunani, phaius mempunyai arti gelap. Kata tersebut juga biasa dieja menjadi phajus.

Pemberian nama ini didasarkan pada warna bunga jenis-jenis anggrek ini yang gelap dan mencolok. Sebagian besar phaius hidup secara terestrial, tapi ada juga beberapa jenisnya yang hidup secara epifit. Bukan hanya itu saja, beberapa ada yang suka hidup pada tempat yang terlindung, lainnya malah lebih suka hidup dengan sinar matahari secara langsung. Biasanya, phaius tumbuh pada ketinggian 800-1.800 m di atas permukaan laut. Phaius memiliki bunga dengan beragam ukuran, dari yang berukuran sedang sampai cukup besar (diameter >10 cm) tergantung jenisnya.

Bulan Juni merupakan waktu di mana pembungaan dimulai, sedangkan untuk panennya biasa dilakukan saat musim kemarau. Paphiopedilum Bentuk bunganya yang berkantong membuat tumbuhan ini disebut anggrek kantong semar. Sementara itu, kata paphiopedilum menurut bahasa asalnya, yaitu bahasa Yunani, merupakan gabungan dari kata phapos (sebuah nama kota di negara Siprus) dan pedilon (selop).

Sehingga kembang ini dalam dunia internasional lebih dikenal sebagai the Lady’s Slipper atau selop wanita. Selain dapat hidup secara terestrial, ada beberapa jenis dari paphiopedilum yang hidup secara epifit atau litofit. Tumbuhan ini hidup di dalam hutan yang memiliki kelembapan tinggi (pada ketinggian 600-1.000 m di atas permukaan laut). Meksi begitu, paphiopedilum akan mati bila terlalu banyak air di sekitar tempatnya tumbuh.

Ciri khas dari tumbuhan ini tentu saja bentuk mahkota bunganya yang seperti kantong. Bagian itu berguna sebagai perangkap serangga yang nantinya menjadi medium alami dalam proses penyerbukan. Kembang paphiopedilum terdiri dari beberapa warna, ada yang ungu, hijau, dan merah.

Arah tangkai perbungaan kadang tegak atau mendatar yang membentuk sudut antara 30°-45°. Masa berbunga tumbuhan ini dapat terjadi sepanjang tahun. 3. Saprofit Saprofit atau saprophyte merupakan gabungan dari kata sapros (busuk) dan phyte (tumbuhan).

Sehingga, maknanya menjadi tumbuhan yang busuk. Anggrek satu ini hidup pada media yang mengandung humus atau serasah dedaunan kering yang membusuk. Selain itu, tumbuhan ini juga tidak memiliki daun dan klorofil. Tumbuhan ini hanya membutuhkan sedikit cahaya matahari. Makanya, anggrek saprofit dapat bertahan hidup di daerah yang curah sinar mataharinya sedikit. Berikut ini contoh-contohnya: Didymoplexis Sumber: Instagram – anugerah_gunung Ciri khas dari didymoplexis yaitu bunganya langsung tumbuh di ujung batang yang tidak mempunyai daun.

Maka dari itu, tumbuhan ini bergantung pada serasah daun yang menjadi tempat hidupnya untuk mendapatkan nutrisi. Biasanya, anggrek ini tumbuh di awal musim hujan selama kurang lebih 2 bulan.

Selanjutnya, didymoplexis akan mengalami dormansi saat musim kemarau. Dormansi adalah proses di mana tumbuhan tidak bisa hidup secara normal karena dibatasi oleh perubahan lingkungan tempatnya tumbuh. Ketika bunga anggrek termasuk tanaman bunga yang tergolong epifit maksud istilah tersebut adalah mekar, lebarnya hanya sekitar 13 mm dengan panjang 16 mm. Sementara itu, panjang tangkai dapat tumbuh hingga 15 cm. Epipogium Sumber: Instagram – mad_itt Tumbuhan ini juga dikenal sebagai anggrek hantu.

Epipogium akan bisa dikenali ketika tumbuhan ini berbunga. Kalau belum berbunga, bagian yang terlihat hanyalah batang saja. Seperti didymoplexis, tumbuhan ini juga tidak memiliki klorofil maupun daun yang bisa difungsikan sebagai tempat fotosintesis. Oleh sebab itu, epipogium menggantungkan nutrisinya pada jamur mikroza melalui akar koralnya. Akar tersebut kemudian mengambil makanan dari dedaunan busuk dan humus. 4. Litofit Dalam bahasa Yunani, kata litofit merupakan gabungan dari litho (batu) dan phyte (tumbuhan).

Kategori ini ditujukan untuk tumbuhan anggrek yang tumbuh pada batu-batuan. Meski hidup di batu-batuan, tanaman ini bisa mendapatkan nutrisi dari humus, air hujan, dan udara. Seperti anggrek terestrial dan epifit, anggrek litofit juga tahan terhadap cahaya matahari secara langsung.

Tidak heran bila tumbuhan ini di alam liar kadang ditemukan hidup secara epifit maupun terestrial. Contoh dari anggrek litofit adalah: Eria Sumber: Instagram – arco_cf Pemberian nama eria pertama kali dilakukan oleh Dr. John Lindley pada tahun 1825.

Kata eria berasal dari bahasa Yunani, tepatnya dari kata erion yang memiliki arti benang wol. Makna nama dari tumbuhan ini merujuk pada tampilan bentuk bunga. Ketika mekar, ukuran bunga eria memang tidak terlalu besar. Tapi, bunga akan bermunculan dalam jumlah yang lumayan banyak. Sayangnya, kembang hanya memiliki kelangsungan hidup yang singkat, yaitu hanya beberapa hari. Baca juga: Informasi Menarik Seputar Bunga Tulip serta Teknik Penanamannya Jenis-Jenis Bunga Anggrek yang Mahal dan Langka di Dunia Jenis-jenis bunga anggrek ada yang berasal dari alam liar, lainnya ada yang berasal dari hasil penelitian.

Kecantikannya membuat tumbuhan ini banyak dibeli sebagai koleksi, tapi akhirnya malah membuat beberapa jenis dari tumbuhan ini menjadi langka. Contohnya ada pada daftar berikut: 1.

Anggrek Emas Kinabalu Sumber: Instagram – mainelyseedlings Berasal dari Sabah, Malaysia, tumbuhan ini dikenal oleh masyarakat setempat sebagai anggrek Sumazau. Hal ini dikarenakan bentuk kelopaknya yang terentang seperti gerakan tarian khas daerah tersebut, Tari Sumazau. Bunga ini juga merupakan tumbuhan yang dilindungi di Taman Nasional Kinabalu.

Alasannya, anggrek ini membutuhkan waktu setidaknya sampai 15 tahun untuk dapat berbunga. Biasanya, bunga akan mekar pada bulan April sampai Mei. Ketika kembang tumbuhan ini mekar, kelopaknya akan mengembang secara horizontal. Jumlah bunga yang muncul bisa sampai enam bunga dan memiliki corak bintik hijau dan merah untuk menarik serangga.

Emas Kinabalu termasuk dalam golongan tumbuhan terestrial, tapi juga bisa tumbuh secara litofit, biasanya di dekat sungai. Tumbuhan ini hanya tumbuh di daerah Gunung Kinabalu pada ketinggian 500-1.200 m di atas permukaan laut.

Jumlahnya yang terbatas membuat anggrek ini sering diburu oleh para kolektor. Tidak tanggung-tanggung, harga bunga setiap tangkainya dapat mencapai sebesar 77 juta rupiah. 2. Shenzhen Nongke Sumber: Instagram – melaniecgrant Tanaman ini merupakan hasil eksperimen sebuah perusahaan agrikultur di Tiongkok.

Penelitian yang memakan waktu 8 tahun itu akhirnya berhasil menghasilkan jenis bunga anggrek baru yang memiliki ciri khas warna mahkota kuning anggrek termasuk tanaman bunga yang tergolong epifit maksud istilah tersebut adalah ungu. Selain proses eksperimennya yang lama, kembang ini juga membutuhkan waktu 4-5 tahun untuk bisa mekar.

Tak hanya itu, keberadaannya yang tidak bisa ditemukan di alam liar dan proses penciptaan yang sulit membuat bunga ini menjadi langka. Pada tahun 2005, Shenzhen Nongke berhasil dijual dalam sebuah pelelangan bunga dengan harga 2,5 miliar rupiah. Hal itu menjadikannya sebagai jenis anggrek termahal di dunia. 3. Sandal Nona Kuning Tumbuhan yang memiliki nama ilmiah Cypripedium calceolus ini merupakan salah satu bunga cantik yang berasal dari Inggris.

Asal nama tanaman ini terinspirasi dari bentuk bunganya yang seperti sandal atau sepatu. Sandal Nona Kuning membutuhkan waktu 6-11 tahun untuk menjadi tanaman dewasa yang bisa memproduksi bunga. Karena jumlahnya yang terbatas, tak mengherankan jika tumbuhan ini rentan dicuri untuk bisa dijual kembali. Untuk melindungi kelangsungan hidup Sandal Nona Kuning, Pemerintah Inggris mengerahkan polisi sekaligus memasang CCTV untuk pengawasan 24 jam.

Jika ada yang berani merusak atau mencuri, si pelaku akan dikenakan denda kira-kira sebesar 100 juta rupiah. 4. Hochstetter’s Butterfly Sumber: OrchidRepublic Tumbuhan ini sudah ditemukan pada tahun 1838 oleh ahli botani berkebangsaan Jerman, Karl Hochstetter.

Namun, bunga ini baru secara resmi dikenal dan dipelajari pada tahun 2013. Awalnya, Profesor Richard Bateman beserta timnya dari Royal Botanic Garden Kew hanya mengamati tumbuhan-tumbuhan anggrek yang berada di lereng gunung Pulau Azores, Portugal pada saat itu.

Namun, tanpa disadari mereka malah menemukan kembali salah satu dari jenis-jenis bunga anggrek Eropa yang dikira telah punah. Tumbuhan yang tergolong jenis anggrek epifit ini memiliki ciri khas bunga kecil dengan jumlah yang banyak dalam satu tangkainya.

Daun Hochstetter’s Butterfly sendiri berbentuk lonjong memanjang yang terletak di bawah tangkai bunga. Jumlahnya yang terbatas di alam liar membuat Hochstetter’s Butterfly memiliki nilai jual yang tinggi di pasar gelap. Harga anggrek ini bisa mencapai 92 juta rupiah. Harganya yang fantastis membuat Hochstetter’s Butterfly rentan dicuri oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab. Maka dari itu, tumbuhan ini termasuk dalam salah satu jenis-jenis bunga anggrek yang dilindungi.

5. Ghost Orchid Sumber: Wikimedia Commons Memiliki nama ilmiah Dendrophylax lindenii, tumbuhan ini juga dikenal sebagai anggrek Hantu Amerika. Habitat aslinya berada di Kuba, Bahamas, dan Florida. Tumbuhan ini diberi nama anggrek Hantu karena tidak mempunyai klorofil serta daun.

Maka dari itu, bunga ini terlihat seperti tumbuh mengambang dalam gelap. Selain itu, bentuk kelopak bunganya yang seperti katak juga membuat tumbuhan ini dijuluki sebagai anggrek Katak Putih. Ghost Orchid sebenarnya tidak termasuk dalam jenis-jenis bunga anggrek yang langka. Akan tetapi, jumlahnya di alam anggrek termasuk tanaman bunga yang tergolong epifit maksud istilah tersebut adalah menjadi terbatas karena banyaknya kolektor yang menginginkan tumbuhan ini.

Bahkan di habitat aslinya, Florida, tanaman ini dilindungi oleh peraturan hukum yang ketat guna menjaga kelestariannya. Baca juga: Daripada Jauh-Jauh ke Jepang, Dapetin Ulasan tentang Bunga Sakura dan Fakta Menariknya di Sini Jenis-Jenis Bunga Anggrek Khas Indonesia Memiliki iklim tropis membuat Indonesia dianugerahi jenis-jenis bunga anggrek yang cantik. Bukan hanya itu saja, jenis-jenis tersebut ternyata juga hanya bisa ditemukan di negara ini.

Berikut ini daftarnya: 1. Hartinah Sumber: Instagram – pohanrindang Memiliki nama ilmiah Cymbidium hartinahianum, sapaan tumbuhan ini diambil dari nama Ibu Siti Hartinah. Beliau adalah istri dari presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto. Pemberian nama tersebut untuk mengingat jasa Siti Hartinah dalam upaya pengembangan bunga anggrek di Indonesia.

Anggrek Hartinah ditemukan pertama kali di Desa Baniara, Kec. Harian, Kab. Samosir, Sumatera Utara. Tumbuhan endemik ini ditemukan pertama kali oleh seorang peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bernama Rusdy E. Nasution pada tahun 1976. Hartinah adalah anggrek terestrial yang menyukai cahaya matahari langsung. Tumbuhan ini biasa tumbuh pada ketinggian 1.700 m di atas permukaan laut. Selain di Desa Baniara, tumbuhan ini juga bisa ditemukan di Kebun Raya Bogor.

Bunga Hartinah berukuran kecil dan berbentuk seperti bintang dengan warna merah kecokelatan. Sementara itu, daunnya berbentuk seperti pita dan mempunyai panjang 50-60 cm dengan ujungnya yang meruncing. 2. Kebutan Sumber: Instagram – lim.etie Anggrek yang dikenal sebagai Vanda mini ini memiliki nama ilmiah Ascocentrum miniatum.

Meski memiliki karakter pohon dan daun yang mirip seperti anggrek Vanda, panjang batangnya tergolong pendek, yaitu hanya 15-25 cm. Kebutan juga menjadi salah satu tanaman hias yang ramai diperjualbelikan seperti kopi. Kebutan memiliki jumlah kembang yang banyak (sampai 40 kuntum) setiap kali berbunga. Kelopak bunga tumbuhan ini berwarna cerah dan menyala, dari kuning, oranye, merah, hingga putih.

Kebutan dewasa yang mempunyai batang sempurna dapat menghasilkan 3-4 tangkai bunga sekali berbunga. Jika ingin menanam Kebutan, disarankan untuk menanamnya secara epifit karena persebaran spora akan terbantu oleh angin.

Selain itu, usahakan menanamnya secara bergerombol agar ketika bunganya mekar pada bulan Mei-Juni dapat memberikan pemandangan hamparan kembang yang indah di taman rumahmu. 3. Jamrud Sumber: Wikimedia Commons Tumbuhan yang memiliki nama ilmiah Dendrobium macrophyllum ini disebut sebagai anggrek Jamrud karena warna khas bunganya yang hijau.

Jamrud dapat hidup di daratan rendah hingga ketinggian 500 m di atas permukaan laut. Karakter fisik dari tumbuhan ini adalah memiliki tangkai bunga dengan panjang 30-40 cm. Dalam satu tangkainya, akan ada 25-30 kuntum bunga yang nantinya akan mekar selama kurang lebih 1 bulan. Kembang yang mekar memiliki diameter 2-5 cm. 4. Larat Tumbuhan yang bernama ilmiah Dendrobium phalaenopsis ini diberi nama larat karena pertama kali ditemukan di Pulau Larat, Maluku.

Larat kemudian menjadi bunga khas dari Maluku. Tangkai bunga anggrek Larat memiliki panjang kurang lebih 60 cm dengan jumlah kembang tiap tangkainya 6-24 kuntum. Bunga tumbuhan ini biasanya berwarna keunguan pucat hingga ungu tua. Ketika mekar, diameter kembang dapat mencapai 6 cm. Tumbuhan ini hidup di daerah yang agak kering dengan ketinggian 400 m di atas permukaan laut dengan suhu antara 10°-32°C.

Meski begitu, di habitat yang asli di Maluku, anggrek Larat dapat hidup pada kelembapan 50%-60%. 5. Callus Vanda Callus Vanda yang memiliki habitat di Jawa, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi ini memiliki nama ilmiah Vanda anggrek termasuk tanaman bunga yang tergolong epifit maksud istilah tersebut adalah. Warna bunganya bervariasi tergantung di mana habitat kembang ini tumbuh. Misalnya, di daerah Jawa dan Madura, Callus Vanda memiliki warna mahkota kuning pucat sampai kuning kecoklatan.

Sementara di Sulawesi dan Nusa Tenggara Timur, bunga ini mempunyai warna mahkota jingga tua kecoklatan sampai merah kecoklatan dengan bibir bunga berwarna merah muda keunguan atau putih kekuningan. Seperti mawar, Callus Vanda juga memiliki aroma kembang yang semerbak. Aromanya mirip dengan kayu manis dan akan tercium jelas saat pagi hari. Bunganya akan muncul di akhir musim kemarau. Apakah Wawasanmu tentang Jenis-Jenis Bunga Anggrek Sudah Bertambah?

Nah, pembahasan tentang jenis-jenis bunga anggrek sudah dijelaskan di atas.

anggrek termasuk tanaman bunga yang tergolong epifit maksud istilah tersebut adalah

Ternyata, banyak sekali jenis dari tumbuhan ini yang mungkin belum kamu ketahui, dari jenis anggrek berdasarkan tempat tumbuhnya, yang mahal dan langka, sampai jenis-jenis bunga anggrek khas Indonesia.

Jika kamu tertarik untuk menanam tumbuhan ini, sebaiknya berdiskusi dahulu dengan temanmu yang tahu tentang seluk beluk anggrek. Kamu bisa berbincang-bincang dengannya sembari minum es kopi susu yang menyegarkan.

Kalau bingung untuk perawatannya, tenang saja. Di KepoGaul juga ada artikel tentang cara merawat bunga anggrek yang tentunya bisa kamu jadikan sebagai referensi.

anggrek termasuk tanaman bunga yang tergolong epifit maksud istilah tersebut adalah

Selamat mencoba! Editor Elsa Dewinta Elsa Dewinta adalah seorang editor di Praktis Media. Wanita yang memiliki passion di dunia content writing ini merupakan lulusan Universitas Sebelas Maret jurusan Public Relations. Baginya, menulis bukanlah bakat, seseorang bisa menjadi penulis hebat karena terbiasa dan mau belajar. Artikel Tanaman Top • Jenis-Jenis Tanaman Hias yang Bisa Kamu Coba Tanam Sendiri di Rumah • Informasi Seputar Bunga Anggrek untuk Memperluas Pengetahuanmu • Cara Membuat Taman Rumah Sederhana yang Mudah untuk Dipraktikkan • Mengenal Bunga Edelweis & Bunga Edelweis Jawa, Simbol Keabadian yang Terancam Tak Abadi • Informasi Menarik Seputar Bunga Tulip serta Teknik Penanamannya • Aneka Cara Menanam Hidroponik dengan Media Air yang Bisa Kamu Coba di Rumah • Daripada Jauh-Jauh ke Jepang, Dapetin Ulasan tentang Bunga Sakura dan Fakta Menariknya di Sini • Kamu Pecinta Flora?

Yuk, Kenalan sama Macam-Macam Bunga Cantik Ini! • Informasi Seputar Bunga Mawar yang Akan Menambah Wawasanmu
Sariagri - Bunga anggrek adalah salah satu tanaman hias yang sangat popular. Tanaman yang termasuk dalam family Orchidaceae ini, memiliki bunga yang cantik dan warna yang beragam, sehingga banyak orang yang jatuh cinta kepadanya.

Nama tanaman ini berasal dari bahasa Yunani, orchid, yang secara etimologis berasal dari kata orchis yang berarti “testicle” atau buah zakar. Istilah orchid sendiri diintroduksi pada 1845 oleh John Lindley sebagai kependekan dari orchidaceae.

Spesifikasi bunga anggrek Anggrek adalah tanaman tropis yang mudah beradaptasi dengan lingkungannya. Saking mudahnya, ia dapat tumbuh di daerah dataran rendah hingga dataran tinggi, mulai dari kawasan yang bersuhu dingin hingga bersuhu panas. Maka tak heran, jika tanaman ini sudah banyak dijumpai hampir di anggrek termasuk tanaman bunga yang tergolong epifit maksud istilah tersebut adalah bagian di dunia. Jika dilihat secara fisik, ciri-ciri bunga anggrek sebagai berikut : 1.

Berwarna cerah dan memiliki bentuk unik 2. Bunganya tersusun secara majemuk dan berbentuk simetri bilateral 3. Helaian kelopak bunga (sepal) biasanya berwarna mirip dengan mahkota bunga sehingga disebut tepal. 4. Memiliki struktur seperti tabung lilin yang dikenal sebagai kolom. 5. Memiliki satu bibir yang memanjang yang disebut labellum. Manfaat bunga anggrek 1. Meringankan masalah pernapasan Tanaman anggrek jenis gading ternyata bisa dimanfaatkan sebagai obat pernapasan seperti alergi, asma hingga disentri.

2. Meredakan demam Dilansir dari drhealthbenefits.com, manfaat lainnya adalah sebagai obat demam. Sebelum menggunakan obat-obatan, menggunakan tanaman ini bisa jadi alternatif lain dalam pengobatan herbal. 3. Mengobati masalah pencernaan Dilansir dari Homeopathy, daun dari tanaman ini juga bisa dimanfaatkan untuk masalah pencernaan seperti diare atau maag.

4. Mencegah penuaan dini Selain untuk kesehatan, tanaman ini juga bisa digunakan untuk mencegah penuaan dini. Namun penggunaannya harus diimbangi dengan konsumsi makanan sehat dan olahraga yang teratur.

5. Membersihkan udara Beberapa tanaman hias bisa digunakan sebagai pembersih udara, salah satunya adalah tanaman anggrek. Dengan memelihara anggrek di rumah, maka sirkulasi udara di rumah menjadi lebih bersih. 6.

anggrek termasuk tanaman bunga yang tergolong epifit maksud istilah tersebut adalah

Menyehatkan mata Selain itu, pemanfaatan tanaman anggrek juga bisa digunakan menyehatkan mata, seperti infeksi pada mata. Baca Juga: Aglaonema, Si 'Ratu Daun' yang Digandrungi Para Pecinta Tanaman Hias Fakta Bunga Mawar, Tanaman yang Sering Jadi Simbol Tanda Cinta Jenis-jenis bunga anggrek Secara umum tanaman ini digolongkan menjadi dua jenis, yaitu epifit dan terresterial.

Epifit merupakan jenis anggrek yang tumbuhnya menempel pada tanaman lain, namun tidak bersifat parasit atau merugikan tanaman yang ditumpanginya. Contoh anggrek jenis ini ialah genus Dendrobium, Bulbophyllum, dan Coelogyne. Sedangkan kategori terresterial adalah anggrek yang tumbuhnya di tanah, contohnya ialah genus Spathoglottis, Calanthe, dan Paphiope-dilum. Sejauh ini, tanaman anggrek teridentifikasi memiliki 750 famili dengan 43.000 spesies, dan 35.000 varietas hibrida anggrek dari seluruh penjuru dunia.

Untuk di Indonesia sendiri, setidaknya punya 5.000 spesies yang tersebar luas di hutan-hutan di Pulau Jawa sebanyak 986 spesies, di Pulau Sumatera sebanyak 971 spesies dan di Kepulauan Maluku sebanyak 113 spesies. Sisanya bisa ditemukan di beberapa wilayah seperti Sulawesi, Irian Jaya, Nusa Tenggara, dan Kalimantan. Jenis anggrek yang paling sering ditemui adalah anggrek bulan, anggrek hitam. Anggrek juga merupakan salah satu bunga termahal di dunia.

Bahkan ada satu jenis anggrek termahal yang mencapai miliaran rupiah, seperti anggrek shenzhen nongke, anggrek hitam Papua, anggrek emas Kinabalu, anggrek hitam Kalimantan.

Makna bunga anggrek Menurut feng shui, bunga cantik ini memiliki makna yang sangat penting bagi kehidupan. Ia merupakan empat tanaman yang dirayakan dalam budaya Tiongkok.

Bunga yang punya aroma khas ini biasanya dikaitkan dengan aroma manis yang dilepaskan ke udara. Dalam praktik feng shui, tanaman anggrek banyak digunakan untuk meningkatkan keberuntungan keluarga dan kesuburan.

Tanaman yang dilindungi Merujuk Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang dilindungi, terdapat 27 anggrek yang statusnya ditetapkan sebagai dilindungi dari ancaman kepunahan. Bahkan beberapa tanaman anggrek juga dianggap sangat langka sehingga jika dijual harganya bisa mencapai miliaran rupiah.Karena tanaman anggrek ini terdapat banyak sekali jenisnya yang dapat kita jumpai di Indonesia, khususnya jenis epifit yang ada di hutan Sumatra hingga anggrek termasuk tanaman bunga yang tergolong epifit maksud istilah tersebut adalah Papua.

Hal ini yang membuatnya sering dijadikan sebagai tanaman penghias rumah. Untuk kalian yang sudah menjadi pecinta Orchid Flower atau yang baru ingin menanam bunga ini sebagai penghias rumah Anda. Maka ada baiknya jika, kalian mengetahui seluk-beluk dari tanaman ini.

Yuk simak penjabaran dibawah ini untuk mengetahui seluk beluk dari Orchid Flower…. Daftar Isi : • Karakteristik Orchid Flower • 1. Batang (Stem) • 2. Daun (Folium) • 3. Bunga (Flower) • 4. Buah dan Biji • 5. Akar • Klasifikasi Orchid Flower • Macam – Macam Orchid Flower • 1. Moon Orchid • 2. Anggrek Cattleya • 3. Dendrobium Orchid • 4. Anggrek Tebu • 5. Anggrek Vanda • Share this: • Related posts: Karakteristik Orchid Flower Anggrek merupakan salah satu tanaman berbunga yang memiliki anggota terbanyak.

Kenapa begitu? Karena, jenisnya ini tersebar luas dari daerah tropis lembab hingga ke wilayah sirkumpolar, meskipun sebagian besar anggotanya ditemukan di daerah tropis. Setiap tanaman Anggrek pasti mempunyai ciri-ciri dan karakteristiknya masing-masing. Namun, untuk membedakan tanaman ini dengan jenis tanaman hias lainnya, terdapat ciri-ciri tertentu yang mendasarinya. Dibawah ini terdapat beberapa ciri-ciri maupun karakteristik dari Bunga Anggrek yang perlu kalian ketahui, yaitu sebagai berikut : 1.

Batang ( Stem) Batang yang dimiliki oleh tanaman anggrek ini beruas-ruas. Pada anggrek tanah, memiliki batang yang berukuran pendek serta berbentuk seperti umbi-umbian. Sedangkan, pada Anggrek Epifit, memiliki batang yang cukup tebal serta dilindungi oleh lapisan lilin guna mencegah terjadinya penguapan berlebihan, serta dapat tumbuh memanjang ataupun melebar sesuai dengan genusnya.

2. Daun ( Folium) Salah satu karakteristik yang paling terlihat dari anggrek yaitu bahwa berada di daunnya, yang mana daun anggrek ini memiliki bentuk oval memanjang dengan tulang daun memanjang. Hal ini merupakan ciri khas dari daun tanaman monokotil. Namun, tidak semua Anggrek memiliki ciri daun seperti diatas, sebab pada jenis tertentu, daunnya dapat berupa daun berair, sebab berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan air. 3. Bunga ( Flower) Bunga-bunga tanaman anggrek ini sangat unik karena diatur secara majemuk, yang berganti-ganti antara kelopak (sepal) dengan mahkota (petal).

Selain itu, tangkai bunga ini memanjang dari ketiak daun yang berbentuk simetri bilateral. 4. Buah dan Biji Buah yang dihasilkan oleh tanaman bunga anggrek berbentuk seperti kapsul yang berwarna hijau, apabila sudah matang buah tersebut akan mengering serta kulitnya terbuka dari pinggir. Sementara itu, biji dari tanaman anggrek berada di dalam buah dengan jumlah yang sangat banyak. Biji tersebut memiliki ukuran sangat kecil serta ringan, sehingga biji tersebut mudah terbang jika terkena angin.

Biji dari tanaman anggrek tidak mempunyai jaringan yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan makanan. Apabila, biji tersebut jatuh ke tempat yang tepat, maka proses perkecambahan akan terjadi. 5. Akar Bunga anggrek memiliki akar dalam bentuk akar serabut dan tidak menembus terlalu dalam ke dalam media pertumbuhan. Pada spesies epifit, akarnya adalah akar yang berair. Mikoriza sering dijumpai pada permukaan akarnya yang bersimbiosis dengan tanaman anggrek. Klasifikasi Orchid Flower Mengetahui klasifikasi tanaman adalah elemen yang sangat penting karena kita dapat menggunakan klasifikasi tersebut untuk mencari tahu dari keluarga mana tanaman itu berasal.

Berikut ini merupakan penjabaran dari klasifikasi Bunga Anggrek yang perlu untuk kalian ketahui, khususnya bagi kalian pecinta dari Orchid Flower, yaitu diantaranya adalah : • Kingdom : Plantae • Division : Spermatophyta • Subdivision : Angiosperms • Class : Monocotyledoneae • Ordo : Orchidales • Family : Orchidaceae • Sub-family : Epidendroideae • Tribe : Epidendreae • Sub-tribe : Dendrobiinae • Genus : Dendrobium • Species : Dendrobium Macrophyllum, Dendrobium Canaliculatum, Dendrobium Lineale, Dendrobium Bevale and Dendrobium Secundum.

Baca Juga : Fungsi Bunga Pada Tumbuhan Bunga Sempurna Bunga Melati Macam – Macam Orchid Flower Orchid Flower terdiri dari 20.00 spesies yang tersebar di berbagai belahan dunia, namun hanya sekitar 6.000 spesies saja yang dapat ditemukan di hutan – hutan Indonesia. Berikut merupakan macam-macam Bunga Anggrek, yaitu : 1. Moon Orchid Anggrek bulan adalah salah satu jenis dari tanaman anggrek yang paling banyak diminati oleh masyarakat Indonesia, karena jenis ini memiliki bentuk dan warna yang sangat cantik serta unik.

Terdapat dua alasan, mengapa pecinta Orchid banyak yang memilih jenis spesies ini sebagai tanaman untuk menghiasi rumahnya. Alasan Pertama, karena jenis ini sangat mudah untuk dirawat. Sedangkan yang Kedua, Moon Orchid merupakan salah satu jenis tanaman yang sangat mudah tumbuh dengan cara menempel pada bagian batang pohon.

2. Anggrek Cattleya Julukan sebagai ratu anggrek ini cocok untuk jenis anggrek ini. Karena anggrek Cattleya dikenal sebagai anggrek yang memiliki bunga indah. Tidak hanya itu, anggrek Cattleya ini juga memiliki periode berbunga yang berbeda dari bunga anggrek lainnya. Anggrek Cattleya, yang sering mekar, ditandai oleh daun pendek dan lebar.

Sementara itu, anggrek Cattleya yang berbunga langka, memiliki ciri daunnya panjang dan sempit. 3. Dendrobium Orchid Jenis dari anggrek ini adalah jenis Orchid yang banyak dipakai sebagai tanaman hias, karena memiliki warna bunga yang sangat cantik dan juga bervariasi.

Bunga anggrek Dendrobium umumnya mudah dirawat serta dapat mekar dengan mudah. Siklus hidup dari anggrek dendrobium ini yaitu bahwa bunga ini hidup dengan menempel pada tumbuhan lain.

4. Anggrek Tebu Bunga yang memiliki nama latin Grammatophyllum speciosum ini mempunyai batang yang menyerupai tebu. Oleh sebab itu, Anggrek ini disebut sebagai Tebu. Grammatophyllum Speciosum salah satu spesies yang paling besar, dengan panjang dapat mencapai 3 meter dengan berat mencapai 1 ton. Tak heran, anggrek ini sering dikatakan sebagai anggrek raksasa. 5. Anggrek Vanda Salah satu spesies anggrek yang tumbuh subur di Indonesia dan memiliki keindahan bunganya adalah anggrek Vanda.

Akan tetapi, tidak semua anggrek Vanda mempunyai bunga yang indah karena beberapa bunga ini tumbuh dengan tidak sehat. Karena itu, terdapat beberapa ciri yang bisa dilihat dari anggrek Vanda yang sehat. Pada bagian ujung batang anggrek jenis ini terus tumbuh ke atas. Memiliki daun yang berwarna hijau muda hingga tua dan juga berkilau.

Karakteristik tanaman yang dapat terlihat dengan jelas dari anggrek Vanda yaitu bunga ini tidak terinfeksi oleh hama atau penyakit lainnya, sehingga anggrek Vanda akan tetap sehat. F.A.Q Bagaimana cara menanam Bunga Anggrek di Pot? 1. Tempatkan kawat di bagian bawah pot. 2. Atur media tanam seperti arang, potongan pakis atau serabut kelapa tergantung pada jenis anggrek. 3. Jika Anda menanam dengan pot plastik, isilah dengan bata atau genting hingga sepertiga dari ketinggian pot sebagai filter untuk membuat pot terasa berat.

4. Masukkan biji anggrek ke dalam pot yang disediakan. 5. Kemudian sesuaikan akar sehingga tersebar merata di dalam pot. 6. Ikat batang bibit anggrek dengan kawat yang sudah disiapkan. 7. Pasang kembali media tanam untuk menutupi akar, tetapi jangan sampai ke batangnya. Bagaimana cara merawat Bunga Anggrek?

1. Pilihlah rumah lindung anggrek termasuk tanaman bunga yang tergolong epifit maksud istilah tersebut adalah sesuai untuk Orchid Flower. 2. Perhatikan cara menyusun Bunga yang tepat. 3. Kelembaban udara harus sangat diperhatikan. 4. Perhatikanlah cahaya matahari, agar Bunga Anggrek mendapatkan sinar matahari yang cukup untuk fotosintesis.

5. Perhatikan kandungan air yang terdapat pada media yang digunakan untuk menanam Orchid Flower. Demikianlah penjelasan dari seluk-beluk Orchid Flower yang perlu kalian perhatikan, semoga bermanfaat. Terimakasih Tulisan Terbaru • Iklim Koppen • Gangguan Pada Hati • Iklim Fisis • Sistem Sosial • Anggrek termasuk tanaman bunga yang tergolong epifit maksud istilah tersebut adalah Masalah Sosial • Kesenjangan Sosial • Gangguan Pada Usus Besar • Iklim Oldeman • Rumus Trapesium – Pengertian, Jenis, Keliling, Luas, Beserta Contohnya • Perbedaan Etika dan Moral • Perbedaan Debit Dan Kredit • Perbedaan CV dan PT • Bagian Bagian Pada Telinga Beserta Gambar dan Fungsinya • Konsep Adalah • Perbedaan Cuaca Dan Iklim
Bunga Anggrek termasuk kedalam bunga majemuk.

Bunga Anggrek terdiri dari lima bagian utama, yaitu sepal (daun kelopak), Petal (daun mahkota), Stamen (benang sari), Pistil (putik), dan ovari (bakal buah). Sepal adalah mahkota bunga yang terletak dibelakang sedangkan petal yang di depannya. Sepalnya berjumlah tiga, yang diatas bernama sepal dorsal dan dua yang disamping menjorok bawah dinamakan sepal lateral.

Pada beberapa jenis anggrek tertentu terdapat sepal lateral yang menjadi satu. Pada anggrek simpodial antara batangnya terdapat penghubung yang dinamakan dengan rhizome, umumnya yang berbatang simpodial memiliki tempat penyimpanan makanan yang dinamakan dengan pseudobulb. Ketika batang yang satu telah menua dan habis daunnya, pseudobulbnya tetap aktif dan apabila rhizome diantara tumbuhan tersebut tidak dipotong maka batang yang lebih muda dapat memanfaatkan sari makanan di pseudobulb disebelahnya.

Anggrek yang memiliki pseudoblb lebih tahan terhadap kekurangan air tetapi apabila pseudobulb tersebut tertanam dalam media tanamnya akan rentan terhadap kebusukan.

Akar anggrek umumnya lebih besar dibandingkan akar tanaman yang seukuran dengannya. Akar ini lunak, bersifat spongy karena memiliki lapisan velamen, dindingnya licin tetapi pada ujung akar biasanya sedikit lengket. Ujung akar juga bisanya berkedudukan lebih padat dan berwarna hijau cerah atau hijau gelap bergantung kepada bunganya. Biasanya bunga yang gelap akarnya juga sedikit gelap dan yang terang akarnya juga sedikit terang. Ujung akar akan mencari tempat yang lebih lembab atau berairdan ketika menyentuh media akan cepat menempel.

Akar yang mati atau sudah tua berwarna coklat dan ketika dipegang mudah terbawa, kecuali bagian dalam akar sedikit liat. Anggrek juga memiliki akar aerial atau akar yang keluar dari batang dan tidak berada di media, umumnya besar dan bias bercabang.

Daunnya berjenis monokotil yang biasanya tidak memiliki urat daun atau hanya tulang daun memanjang dari pangkal sampai ujung. Ada daun yang helaiannya tipis tapi sebagian besar berdaging atau sukulen, dilihat dari bentuknya ada bermacam-macam, hastate (mata tombak), sagittate (panah), triangular (segitiga), cordate (jantung), trullate (sekop), jarum (subulate), pita (linear) dsb.

Daun saling berhadapan setiap tumbuh daun di kanan akan disusul tumbuh daun di kiri. KLASIFIKASI Kingdom : Plantae (Tumbuhan) Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji) Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) Kelas : Liliopsida (berkeping satu / monokotil) Sub Kelas : Liliidae Ordo : Orchidales Famili : Orchidaceae (suku anggrek-anggrekan) Genus : Phaleonapsis Spesies : Phaleonapsis amabilis • ► 2022 (3) • ► April (1) • ► March (2) • ► 2021 (4) • ► May (1) • ► March (2) • ► January (1) • ► 2020 (14) • ► December (3) • ► November (2) • ► October (3) • ► September (6) • ► 2018 (1) • ► January (1) • ▼ 2017 (119) • ► November (2) • ► October (5) • ► September (5) • ► August (36) • ▼ July (50) • Tak mampu bayar utang ke China, Sri Lanka jual sa.

• Fotografer ini mengabadikan kejadian luar biasa in. • Pria asal Flores ini mengikrarkan dirinya untuk me. • Polisi Rampungkan dua sketsa wajah pelaku penyeran. • Dokter bercadar ini dihina di media sosial setelah. • Fisiologi Kelinci • Anatomi Kelinci • Morfologi Kelinci • DESKRIPSI ASOKA • DESKRIPSI KUMIS KUCING • Enam Hal yang Merusak Ukhuwah • DESKRIPSI TAPAK DARA • Keutamaan Ukhuwah dan Cinta Karena Allah • DESKRIPSI TERONG • DESKRIPSI NANGKA • DESKRIPSI BUNGA PUKUL EMPAT • DESKRIPSI AIR MATA PENGANTIN • DESKRIPSI SELEDRI • DESKRIPSI ENCENG GONDOK • FISIOLOGI KADAL (HASIL PENGAMATAN) • ANATOMI KADAL (HASIL PENGAMATAN) • MORFOLOGI KADAL (HASIL PENGAMATAN) • Beasiswa S2 studi hubungan internasional di Austra.

• ANATOMI IKAN BANDENG anggrek termasuk tanaman bunga yang tergolong epifit maksud istilah tersebut adalah FISIOLOGI IKAN BANDENG • MORFOLOGI IKAN BANDENG (HASIL PENGAMATAN) • Laporan Praktikum Merpati (Aves) • Apa itu Mesin Waktu.??? • Laporan Praktikum Kodok • Makalah Protozoa • Makalah Coelenterata • DESKRIPSI TALAS • Beasiswa 2018 di Singapura • Beasiswa Full di Inggris - University of Westminster • Beasiswa Kuliah S1 - S2 2018 - 2019 di SHU, UK • Beasiswa Nestlé di IMD Swiss Gelar MBA • DESKRIPSI DAN KLASIFIKASI LENGKUAS • DESKRIPSI DAN KLASIFIKASI ANGGREK • DESKRIPSI DAN KLASIFIKASI KELAPA • DESKRIPSI DAN KLASIFIKASI SIRSAK • DESKRIPSI DAN KLASIFIKASI JAGUNG • DESKRIPSI DAN KLASIFIKASI PEPAYA • Ummat yang Terbaik • Apa itu Problematika Ummat?

• Inilah Manfaat Membaca Al-Qur'an bagi Kesehatan • Viral, Rumah Kades Jujur Ini Dirobohkan Warganya S. • Kisah Nyata Sya'ban ra. • Heboh, Remaja di Enrekang Hamil Dua Jam, Melahirka. • KISAH NYATA SEORANG DOKTER SETELAH IKTIKAF DI MESJ. • Diperkosa Jin Selama 7 Tahun • ► June (21)

KESESUAIAN TEMPAT TUMBUH ANGGREK SPESIES (ALAM), EPIFIT DI HUTAN ALAM LIAR




2022 www.videocon.com