Obat panas anak bayi

obat panas anak bayi

Advertisement Suhu tubuh Si Kecil yang naik mungkin dapat membuat Anda panik dan bingung. Untuk mengatasinya, tidak sedikit orang tua yang memutuskan untuk memberikan obat demam bayi. Di balik penggunaan obat demam bayi ini, ada risiko yang malah bisa membahayakan Si Kecil. Sebelum Anda memutuskannya, berikut penjelasan mengenai obat panas bayi yang perlu Anda simak.

Demam pada bayi Bayi demam yang tidak ditandai dengan gejala penyakit bayi lain, umumnya merupakan kondisi yang normal. Meski begitu, jika bayi Anda berusia di bawah 3 bulan dan mengalami demam lebih dari 38 derajat Celcius, maka Anda sebaiknya segera memeriksakan Si Kecil ke dokter. Jangan menunggu hingga esok harinya, segeralah bawa anak Anda ke rumah sakit atau klinik terdekat.

Hindari pula memberikan Si Kecil obat demam bayi tanpa ada pemeriksaan dari dokter karena bisa berbahaya bagi mereka. Pasalnya, lapisan pelindung sel antara sistem obat panas anak bayi pusat dan aliran darah sangat tipis pada bayi di bawah 3 bulan.

Dengan begini, jika ada infeksi bakteri, maka bakteri dapat dengan mudah menyebabkan kerusakan pada tubuh Si Kecil.  Pertimbangan pemberian obat demam bayi Sebelum Anda memutuskan untuk memberikan obat demam untuk bayi, cobalah untuk menurunkan suhunya dengan mandi menggunakan spons yang agak hangat. Gunakan spons yang dicelupkan ke dalam air yang sedikit hangat untuk menyeka tubuhnya, terutama di bagian dahi dan ketiak. Selain itu, jangan kenakan pakaian yang terlalu tebal pada Si Kecil guna membuatnya merasa sejuk dan nyaman.

Pastikan juga ia tetap terhidrasi dengan memberikan cukup susu. Baca Juga • 7 Fakta Tentang Obat Generik yang Sama Baiknya dengan Obat Paten • Obat Nyeri dan Demam yang Baik untuk Keluarga • Berbagai Buah Penurun Panas yang Baik untuk Demam Jika cara-cara di atas kurang efektif, opsi pemberian obat demam bayi dapat Anda ambil.

Obat yang bisa Anda berikan adalah acetaminophen ( paracetamol) dan ibuprofen. Obat yang bisa Anda berikan adalah acetaminophen dan ibuprofen. Untuk bayi berusia 3-6 bulan, Anda bisa memberikan acetaminophen. Sedangkan untuk bayi 6 bulan ke atas, Anda bisa memberikan ibuprofen.

Sebagai catatan, jangan pernah memberikan ibuprofen pada bayi di bawah usia enam bulan. Menurut penelitian yang diterbitkan pada jurnal Plos One, pemberian ibuprofen pada bayi di bawah 6 bulan berisiko menimbulkan gagal ginjal maupun masalah pencernaan pada bayi. Selain itu, jangan berikan anak Anda aspirin karena pemberian obat ini berhubungan dengan sindrom Reye, yaitu sindrom langka yang dapat menjadi fatal. Khusus untuk demam pada bayi usia di bawah 3 bulan, segera bawa mereka dokter untuk mendapatkankan penanganan yang tepat.

Obat panas bayi baru dapat diberikan jika usia anak Anda 3 bulan ke atas. Cara alternatif selain obat panas anak bayi obat demam bayi Selain dengan memberikannya obat, ada beberapa cara lain yang bisa Anda lakukan untuk membantu menurunkan panas Si Kecil.

1. Pastikan ruangan tetap sejuk Sebelum beri obat demam bayi, pastikan suhu ruangan sejuk Saat Si Kecil demam, mungkin Anda pernah berpikir untuk menjadikan suhu ruangan menjadi lebih hangat. Hal ini justru dapat membuat suhu tubuhnya semakin panas. Sebaliknya, cobalah untuk membuat ruangan tetap sejuk.

Jika Anda tidak memiliki AC, Anda bisa menggunakan kipas angin untuk mengalirkan udara ke sekitarnya. Pastikan volume kipas angin tetap rendah dan jangan mengarahkannya langsung ke arah bayi Anda. 2. Jangan memberikannya pakaian yang tebal Beri baju tipis sebelum berikan obat demam bayi agar nyaman Mengenakan pakaian yang tebal obat panas anak bayi mengganggu metode pendinginan alami tubuh Si Kecil.

Jadi, berikan ia pakaian yang tipis atau ringan, dan gunakan sprei atau selimut tipis untuk menutupi tubuhnya agar tetap nyaman. 3. Mandikan Si Kecil dengan air suam-suam kuku Mandikan bayi dengan air hangat sebelum beri obat demam bayi Pastikan tubuh Si Kecil tetap bersih dengan memandikan bayi menggunakan air suhu suam-suam kuku (tidak panas atau dingin, tetapi dengan suhu yang cukup hangat).

Hindari menggunakan air dingin untuk memandikannya karena dapat membuat suhu tubuhnya naik dan membuat Si Kecil menggigil. Jangan lupa untuk segera mengeringkan tubuhnya usai mandi dan kenakan pakaian yang tipis. 4. Pastikan Si Kecil terhidrasi dengan baik Susui bayi agar terhidrasi sehingga tidak memerlukan obat demam bayi Memberikan Si Kecil cukup air dapat membantu tubuhnya tetap terhidrasi dengan baik.

Selain itu, dehidrasi pada bayi berpotensi menimbulkan komplikasi akibat demam yang berbahaya pada bayi. 5. Beri kompres suam kuku Beri kompres hangat sebelum obat demam bayi agar suhu turun Selain mandi, salah satu obat bayi demam yang bisa dilakukan di rumah adalah dengan menggunakan kompres. Namun, seringkali, Anda kebingungan untuk memilih suhu kompres apa yang cocok.

Riset yang terbit pada jurnal Enfermería Clínica memaparkan, alih-alih kompres dingin, kompres yang cocok sebagai obat panas bayi adalah kompres hangat atau suam kuku. Riset ini menemukan, kompres hangat efektif untuk menurunkan suhu saat demam pada anak di bawah 5 tahun. Penelitian ini menunjukkan, suhu hangat membuat pembuluh darah melebar ( vasodilatasi). Hal ini membuat pori-pori kulit melebar, kekentalan darah berkurang, dan obat panas anak bayi meningkat.

Selain itu, suhu hangat merangsang otak agar memerintah kulit untuk menurunkan suhu tubuh dengan cara mengeluarkan keringat. Saat Si Kecil mengalami panas karena demam, sebaiknya pertimbangkan beberapa metode-metode di atas sebelum memutuskan untuk memberikan obat panas bayi. Baca Juga • Paracetamol untuk Ibu Menyusui Boleh Saja, tapi Ada Aturannya • Penyebab Kejang pada Anak yang Tak Terlalu Berbahaya • Dosis Ibuprofen untuk Anak Berdasarkan Usia yang Perlu Orangtua Ketahui Catatan dari SehatQ Obat demam bayi diberikan setelah perawatan di rumah, seperti pemberian ASI terus-menerus maupun menjaga suhu ruangan tidak efektif.

Obat demam untuk bayi biasanya berupa acetaminophen dan ibuprofen. Acetaminophen biasa diberikan pada usia 3 hingga 6 bulan. Sementara, ibuprofen hanya bisa diberikan pada bayi usia 6 bulan ke atas.

Memberikan ibuprofen pada anak di bawah 6 bulan berisiko timbulkan gagal ginjal maupun masalah pencernaan. Jika Anda ingin memberikan obat demam bayi, tetap konsultasikan dengan dokter anak melalui chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.

Apabila Anda ingin mendapatkan obat demam bayi setelah berkonsultasi, kunjungi Toko SehatQ untuk mendapatkan penawaran menarik. Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store. Medical news today https://www.medicalnewstoday.com/articles/324660#care-tips Diakses 18 Mei Babycenter https://www.babycenter.com/0_fever-in-babies-7-things-you-might-not-know_10373598.bc#articlesection5 https://www.babycenter.com/0_fever-in-babies_84.bc#articlesection2 Diakses 18 Mei Webmd https://www.webmd.com/parenting/baby/fever-in-babies#1-2 Diakses 18 Mei Healthline https://www.healthline.com/health/parenting/how-to-bring-down-baby-fever#treatment Diakses 18 Mei Enfermería Clínica.

https://www.elsevier.es/es-revista-enfermeria-clinica-35-articulo-effect-tepid-sponge-on-changes-S1130862119300294 Diakses pada 23 November 2020 Plos One. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6023220/ Diakses pada 23 November 2020 Parenting Penyebab Meriang pada Anak yang Bisa Diantisipasi, Ini Caranya Penyebab meriang pada anak penting diketahui oleh orangtua.

Berdasarkan catatan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) meriang atau demam pada anak merupakan alasan tersering yang membuat orangtua mendatangi dokter anak atau dokter umum, yakni sebesar 30%. Jika anak mengalami demam atau panas, tandanya tubuh anak sedang melawan penyakit lain di dalam tubuh. Menurut National Health Service UK, suhu normal pada bayi dan anak-anak adalah sekitar 36,4-37 derajat celcius.

Tetapi hal ini dapat obat panas anak bayi berbeda pada setiap anak. Anak dapat dikatakan demam apabila suhu tubuhnya 37 derajat celcius ke atas. Selain dengan mengompres si Kecil dengan air hangat, FarmaFriends juga dapat mengatasinya dengan memberikan obat penurun panas anak yang dijual bebas di apotek. Lantas, apa saja merek obat penurun panas yang aman dan menyembuhkan untuk anak? Berikut, Farmaku telah merangkum rekomendasi obat penurun panas untuk anak dengan harga terjangkau.

Jangan lupa dicatat ya Farmafiends! Obat Penurun Panas Untuk Anak Pengobatan adalah salah satu tindakan cepat yang bisa orang tua lakukan agar panas tubuh anak tidak semakin tinggi dan membuatnya justru semakin tidak nyaman sehingga berisiko menyebabkan hal-hal yang lebih buruk. Beberapa jenis obat penurun panas anak yang aman dikonsumsi umumnya mengandung zat aktif seperti ibuprofen, naproxen, dan aspirin. 1. Hufagripp TMP Salah satu merek obat demam anak terbaik adalah Hufagripp TMP.

Dalam tiap sendok dengan takaran 5 ml obat ini mengandung ibuprofen yang ampuh menurunkan panas pada anak. Selain sangat mudah didapatkan di apotek terdekat atau apotek online, obat juga mampu meredakan nyeri ringan hingga sedang seperti nyeri gigi atau sakit kepala.

Hufagripp TMP dianjurkan untuk dikonsumsoi 3-4 kali dalam sehari. Dengan aturan dosis yang disesuaikan dengan masing-masing usia. Anak 1-2 tahun bisa mengonsumsi obat ini dengan takaran 1/2 sendok teh atau setara dengan 2,5 ml. Anak 3-7 tahun sebaiknya minum obat ini 1 takaran sendok teh atau 5 ml, Sedangkan untuk anak 8-12 tahun dianjurkan minum sebanyak 2 sendok teh atau 10 ml.

Beli Obat Hufagripp TMP di Sini! 2. Termorex Sirup 30 ml Obat penurun panas Termorex Sirup merupakan rekomendasi obat dengan harga terjangkau yang bisa Anda dapatkan di apotik tanpa resep dokter. Mengandung paracetamol, bebas alkohol, dan memiliki rasa jeruk yang disukai anak-anak. Obat ini bisa digunakan oleh anak usia 1-2 tahun dengan dosis 1 sendok takar setiap kali minum.

Namun, jika si Kecil alergi terhadap parasetamol sebaiknya hindari penggunaan obat ini ya. Beli Obat Termorex Sirup Harga Terbaik di Sini! 3. Proris Ibuprofen Kandungan ibuprofen dalam proris suspensi dapat bekerja lebih cepat menurunkan demam pada anak Anda.

Obat Proris Ibuprofen juga dapat berfungsi sebagai pereda nyeri sekaligus sebagai antiinflamasi untuk anak. Tergolong obat bebas terbatas, sehingga Anda dapat mendapatkannya secara bebas di apotek terdekat.

Namun, pastikan Anda memberikan dosis dan aturan pakai yang tepat. Beli Proris Ibuprofen Ibuprofen Harga Terbaik di Sini! 4. Sanmol Sirup 60 ml Sanmol paracetamol dapat dikonsumsi oleh anak usia 1-5 tahun. Tidak jarang, beberapa dokter anak menyarankan obat ini untuk diberikan pada anak pascaimunisasi.

Cukup dengan memberikan obat ini 3-4 kali sehari tentu dosisnya pun harus disesuaikan dengan tepat. Beli Sanmol Sirup Harga Terbaik Di Sini!

5. Tempra Paracetamol Tempra Paracetamol Sirup adalah obat anak yang memiliki kandungan zat aktif paracetamol yang dapat menurunkan suhu panas saat demam.

Selain itu, Tempra juga cocok untuk meredakan nyeri anak karena masa pertumbuhan gigi. Direkomendasikan untuk anak usia 1-2 tahun. Sebaiknya tempra diminum sesudah makan dan tidak lebih dari 5 kali dalam sehari. Paracetamol dalam dosis berlebih dapat menimbulkan efek samping seperti keracunan hati bagi beberapa penderita. Jika hal itu terjadi, segera temui dokter. Dapatkan Obat Tempra Paracetamol di Sini! 6. Pamol Syrup 60 ml Obat ini aman dikonsumsi anak usia 1-5 tahun yang sedang mengalami demam.

Sebaiknya digunakan sesudah makan atau saat panas anak tinggi. Hindari penggunaan obat ini secara berlebihan karena dapat menyebabkan efek samping seperti mual, muntah diare, hingga nyeri perut.

Ikuti aturan pakai dan takaran dosis sesuai dengan usia obat panas anak bayi. Dapatkan Pamol Syrup di Sini! 7.

obat panas anak bayi

Bufect Sirup Buffect sirup tersedia dalam kemasan botol 60 ml. Merek obat penurun demam Bufect dianjurkan bagi si Kecil yang berusia 3-12 tahun. Terkandung 100 mg ibuprofen dalam tiap 5 ml takaran obat ini. Penggunaannya cukup diberikan pada anak 3-4 kali sehari sesudah makan. Selain dikonsumsi untuk anak, Bufect juga bisa dikonsumsi orang dewasa dengan jumlah dosis 5 ml. Dapatkan Bufect Sirup Di Sini! 8.

Panadol Anak Panadol Anak digunakan sebagai obat penurun panas, pereda nyeri, sakit kepala, dan sakit gigi secara efektif bagi anak usia 1-6 tahun. Cocok untuk anak yang mengalami demam saat masa pertumbuhan gigi yang terkadang menimbulkan rasa tidak nyaman bagi anak. Kelebihan obat ini yaitu tidak mengandung alkohol dan dilengkapi rasa raspberry.

Pemakaiannya cukup diberikan 5 ml atau 1 sendok takar, tidak lebih dari 5 kali sehari, dengan jeda 4 jam. Beli Panadol Anak di Sini! Aturan Penggunaan Obat Penurun Panas yang Tepat • Hindari memakai pakaian tebal dan berlapis saat sedang proses penyembuhan demam.

obat panas anak bayi

Penggunaan pakaian yang tebal dapat menyebabkan kenaikan suhu tubuh sehingga dapat menghambat proses penyembuhan demam. • Harap berhati-hati, jika anak Anda memiliki riwayat penyakit lain seperti diabetes, penyakit jantung, AIDS, atau penyakit berat lainnya.

Penggunaan obat demam sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu kepada dokter untuk menghindari interaksi obat. • Sebaiknya gunakan obat penurun panas saat subuh tubuh anak mencapai 37 obat panas anak bayi celcius atau lebih. Apabila demam tidak kunjung mereda, segera temui dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Baca juga: 7 Obat Demam Alami yang Aman dan Obat Demam di Apotek Itulah beberapa obat penurun panas untuk anak yang bisa Anda dapatkan secara bebas di apotek dengan harga yang cukup terjangkau beserta aturan penggunaan yang bisa Anda terapkan pada si Kecil.

Semoga bermanfaat! NHS UK. 2020. High temperature (fever) in children. https://www.nhs.uk/conditions/fever-in-children/. (Diakses pada 13 September 2021) O'Connell, Krista. Everything You Need to Know About Fever. https://www.healthline.com/health/fever. (Diakses pada 13 September 2021). WebMD. 2021. Drugs & Medication. Ibuprofen. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-5166-9368/ibuprofen-oral/ibuprofen-oral/. (Diakses pada 13 September 2021).

Sumber
Bayi panas sudah merupakan cerita yang dihadapi oleh seluruh orang tua. Biarpun sudah jadi makanan sehari-hari, kadang bayi demam bikin orang tua panik dan khawatir. Kalau kamu tahu rekomendasi obat penurun panas yang aman untuk bayi, seharusnya masalah ini bisa diatasi dengan lebih mudah.

Demam bisa dirasakan oleh si kecil karena beberapa hal. Biasanya, badan si kecil panas setelah mendapatkan vaksin. Namun, bukan tidak mungkin juga ada infeksi virus atau bakteri di tubuhnya hingga mereka menjadi rongseng karena tidak nyaman.

Pertolongan Pertama untuk Menurunkan Panas Bayi Obat panas anak bayi selamanya, sakit harus diberikan obat. Kamu bisa memberikan pertolongan pertama untuk bayi yang mendadak mengalami demam.

Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan! - Mengompres Memberikan sebuah usapan lembut dengan lap basah sebenarnya sudah cukup untuk membuat bayi terasa nyaman.

obat panas anak bayi

Gunakan air hangat atau suhu ruang untuk bayi kamu. Usapkan bagian dahi, leher, ketiak, dan pangkal paha. - Memberikan ASI Obat terbaik dan paling manjur saat bayi demam adalah ASI. Biarkan si kecil meminum ASI lebih banyak dalam dekapan ibu. Bukan hanya bisa menurunkan panas, bersentuhan dengan ibu juga memberikan ketenangan tiada banding. - Memberikan pakaian tipis Pakaian tebal dan selimut hanya akan membuat si kecil semakin tidak nyaman saat tubuhnya sedang panas.

Berikan pakaian yang lebih tipis untuk memberikan napas bagi kulitnya sehingga bisa menyesuaikan dengan suhu ruang.

- Membuat ruangan sejuk Hindari ruangan panas untuk bayi yang sedang demam. Jika bisa, bawa si kecil ke dalam ruangan ber-AC yang diset dengan suhu sejuk. Bisa juga gunakan kipas angin supaya udara bergerak di dalam ruangan tersebut. Merek Obat Penurun Panas untuk Bayi Pemberian obat penurun panas hanya disarankan jika benar-benar dibutuhkan.

Pastikan kamu sudah berkonsultasi dengan dokter sebelum memberikan salah satunya. Berikut rekomendasi obat penurun panas untuk bayi di bawah 1 tahun: 1. Tempra Drops Obat penurun panas yang satu ini wajib ada di setiap rumah yang memiliki bayi. Obat ini merupakan penurun panas yang aman diberikan setelah bayi mendapatkan imunisasi.

Tempra Drops bisa digunakan oleh anak berusia 0 – 2 tahun. Anjuran dosis tertera pada kemasan, tapi sebaiknya ikuti saran dokter untuk anak yang memiliki riwayat kesehatan tertentu. Untuk anak di bawah tiga bulan, pemberian obat ini harus benar-benar sesuai dengan anjuran dokter.

Obat ini bisa diberikan sebanyak 3 – 4 kali dalam satu hari saat si kecil benar-benar membutuhkannya. Di dalam kemasan, kamu akan mendapatkan pipet untuk memudahkan pemberian kepada si kecil. Pastikan kamu memberikannya sesuai takaran, ya! 2. Sanmol Drops Obat ini bisa meredakan banyak masalah dari si kecil. Selain demam, Sanmol juga bisa diberikan saat si kecil sakit kepala atau sakit gigi.

Sanmol obat panas anak bayi bisa diberikan untuk bayi berusia 0 – 2 tahun. Namun, bayi di bawah satu tahun perlu berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter soal dosisnya. Untuk bayi di atas satu tahun, pemberiannya harus dilakukan setelah makan. Obat ini pun tetap bisa diberikan untuk si kecil yang masih mendapatkan ASI. 3. Panadol Anak Drop Merek obat Panadol sudah populer sejak lama. Merek ini pun memiliki varian obat demam untuk bayi.

Obat ini sangat aman untuk anak berusia 0 – 3 tahun. Namun, bayi di bawah 3 bulan perlu petunjuk dokter sebelum diberikan kepada si kecil. Panadol Anak Drops bisa diberikan untuk meredakan sakit kepala, nyeri karena tumbuh gigi, demam akibat pilek, serta demam setelah imunisasi. Pemberiannya pun hanya disarankan jika si kecil benar-benar membutuhkan. Sebaiknya tidak memberikan obat ini lebih dari empat kali dosis dan rentang waktu pemberiannya pun harus lebih dari empat jam.

4. Pamol Drops Pamol juga bisa diandalkan saat si kecil mengalami demam. Malah, obat ini bisa diberikan untuk anak berusia 0 – 12 tahun. Dosis untuk bayi di obat panas anak bayi 1 tahun adalah 2,5 – 5 ml untuk pemberian tiga kali sehari obat panas anak bayi saat benar-benar dibutuhkan.

Karena rentang usia anak yang panjang, Pamol Drops merupakan salah satu obat yang harus tersedia di rumah. Pasalnya, si kecil akan rutin mendapatkan imunisasi pada 2 tahun pertama. Setelah itu, anak akan mulai aktif dan mulai mencoba banyak hal. Masa-masa inilah si kecil bisa terinfeksi bakteri dan kuman. Pamol Drops juga memberikan pipet untuk memudahkan pemberian kepada bayi. Namun, kamu harus membaca tanggal kedaluwarsa obat ini dan jangan menyimpannya terlalu lama.

5. Alphamol Drops Obat ini merupakan pilihan terjangkau untuk para orang tua. Terlebih lagi, obat ini tersedia di banyak apotek atau toko obat lainnya. Enaknya lagi, obat ini bisa diberikan sebelum atau sesudah makan. Jadi, kamu bisa langsung memberikannya saat si kecil membutuhkan.

Alphamol Drops bisa meringankan demam, sakit kepala, sakit gigi, dan nyeri lainnya. Pastikan kamu membaca anjuran dosis dalam kemasan. Obat ini bisa diberikan untuk bayi di bawah satu tahun sampai dengan anak berusia 12 tahun. Jika ditemukan alergi, segera hentikan pemakaian.

Kunjungi dokter jika sakit si kecil tidak kunjung mereda setelah minum obat ini. 6. Praxion Drop Obat yang satu ini juga bisa meredakan sakit kepala, sakit gigi, dan nyeri pada anak. Praxion Drops juga bisa diandalkan saat si kecil demam setelah imunisasi. Kandungan paracetamolnya berfungsi untuk analgesik untuk meredakan rasa tidak nyaman saan sakit. Dosisnya pun tidak jauh berbeda dengan obat penurun panas bayi lainnya.

Kamu hanya perlu membaca kemasannya baik-baik sebelum memberikannya kepada si kecil. Obat ini tidak boleh diberikan lebih dari 4 kali dalam satu hari. Konsultasikan dulu kepada dokter untuk anak di bawah tiga bulan. Jika memiliki gangguan fungsi hati, Praxion Drop tidak disarankan untuk diberikan. Itu dia beberapa cara untuk menurunkan panas di kecil dan obat yang bisa diberikan saat demam.

Masing-masing obat memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Pastikan kamu memberikannya sesuai dengan dosis dan aturan pakainya, ya! Ketika si kecil sakit demam atau panas, sebagai orang tua pastinya memiliki rasa khawatir. Badan si kecil yang terserang demam biasanya membuatnya kurang nyaman sehingga mereka menjadi rewel.

Hal pertama yang dapat dilakukan yaitu dengan mengopres si kecil dengan air hangat. Selain itu, untuk mencegah panas tubuhnya semakin tinggi, orang tua juga dapat memberikan merk obat panas / demam anak yang bisa dibeli di Apotek.

Ada banyak sekali merk obat panas / demam yang dijual, setiap produk tentunya mengklaim bahwa mereka memiliki manfaat yang ampuh untuk menurunkan demam. Tak jarang kita sebagai orang tua merasa bingung harus memilih yang mana. Nah dari sekian banyak obat demam anak, ada beberapa obat demam yang sudah merekbagus rangkum.

Berikut daftar merk obat demam untuk anak yang bagus Table of Contents • Waktu Yang Tepat Memberikan Obat Penurun Panas • Rekomendasi Merk Obat Panas / Demam Anak Yang Bagus • 1. Alphamol Paracetamol Sirup • 2.

Bodrexin Demam Paracetamol • 3. Bufect Ibuprofen Suspensi • 4. Cupanol Sirup • 5. Farsifen Ibuprofen • 6. Hufagripp TMP • 7. Mirasic Paracetamol Sirup • 8. Panadol Paracetamol Anak • 9. Pamol Paracetamol Syrup • 10. Paracetine Syrup • 11.

obat panas anak bayi

Proris Suspensi Ibuprofen • 12. Praxion Paracetamol Micronized Syrup • 13. Sanmol Paracetamol • 14. Tempra Paracetamol • 15. Termorex Paracetamol Sirup • Kesimpulan • Related posts: Waktu Yang Tepat Memberikan Obat Penurun Panas Dikutip dari honestdocs.id berikut ini waktu yang tepat memberikan obat penurun panas pada anak berdasarkan kelompok usia dan derajat tingginya demam.

Berikut ulasannya • Umur 0-3 bulan : Suhu rektal 38°C atau lebih tinggi, maka sebaiknya langsung hubungi dokter meskipun tidak ada tanda atau gejala lainnya pada bayi. • Umur 3-6 bulan : Suhu rektal sampai 38°C, maka biarkan bayi istirahat dan beri banyak minum (ASI).

Tidak perlu memberikan obat penurun panas, namun hubungi dokter jika si kecil rewel seperti tidak biasanya atau gelisah dan hanya ingin tidur. • Umur 6-24 bulan : Suhu rektal > 38°C, maka perlu diberi obat demam parasetamol sesuai dengan dosis berat obat panas anak bayi untuk anak jika bingung kalian dapat melihatnya pada kemasan obat. Jika usia anak > 6 bulan, ibuprofen juga dapat diberikan tetapi harus disesuaikan dengan takaran dosis yang sesuai usia atau berat badan.

Jangan pernah memberikan obat demam yang mengandung aspirin (asam asetil salisilat) pada anak usia < 18 tahun. Hubungi dokter jika demam tidak kunjung turun atau setelah lebih dari sehari panasnya tidak turun juga.

• Usia 2-17 tahun : Suhu tubuh hingga 38,5°C yang diambil secara rektal untuk anak di bawah usia 3 tahun atau suhu oral untuk anak di atas 3 tahun maka biarkan anak beristirahat dan minum air putih lebih banyak. Obat demam atau penurun panas diberikan bila memang perlu dan hubungi dokter jika anak rewel tidak seperti biasanya, terlihat gelisah, atau mengeluh sakit yang signifikan • Usia 2-17 tahun : Suhu tubuh > 38,5°C yang diambil secara rektal untuk anak di bawah 3 tahun atau suhu oral untuk anak di atas 3 tahun maka berikan obat demam acetaminophen (paracetamol) atau ibuprofen.

Sebelum memberikan obat, bacalah takaran dosisnya sesuai umur atau berat badan. Jangan memberikan obat demam yang dikombinasikan dengan obat batuk dan pilek. Selain itu, jangan pernah memberikan obat demam yang mengandung aspirin (asam asetil salisilat) pada anak usia < 18 tahun. Hubungi dokter jika demam tidak kunjung turun atau setelah lebih dari sehari Rekomendasi Merk Obat Panas / Demam Anak Yang Bagus 1. Alphamol Paracetamol Sirup photo via goapotik.com Rekomendasi merk obat panas / demam anak yang pertama adalah Alphamol Paracetamol Sirup.

Obat ini mengandung zat aktif paracetamol 60 mg yang dapat digunakan untuk menurunkan demam dan meringankan sakit kepala dan sakit gigi. Alphamol ini dapat diberikan kepada si kecil sebelum atau sesudah makan. Selain itu, obat ini termasuk dalam golongan obat bebas sehingga tidak memerlukan resep dokter untuk membelinya. Dosis Yang Dianjurkan • Dewasa : 3-4 x sehari 2 sendok makan, • Anak 7-12 tahun : 3-4 x sehari 1 sendok makan, • Anak 1-6 tahun : 3-4 x sehari 2 sendok teh, • Anak 6 bulan-1 tahun : 3-4 x sehari 1 sendok teh, • Bayi 0-6 bulan : 3-4 x sehari 0.5 sendok teh.

2. Bodrexin Demam Paracetamol photo via bodrexin.com Obat satu ini tentunya sudah sangat populer di kalangan masyarakat, dimana obat ini ampuh menurunkan panas si kecil. Selain memiliki obat bentuk tablet, Bodrexin juga memiliki bentuk sirup yang akan memudahkan orang tua dalam memberikan obat pada si kecil.

Tak perlu takut tentang rasanya karena obat ini memiliki rasa jeruk yang pastinya disukai anak. Dalam obat ini mengandung paracetamol yang berfungsi untuk menurunkan demam dan meredakan nyeri ringan hingga sedang. Obat ini golongan obat bebas sehingga dapat dibeli secara bebas tanpa menggunakan resep dokter. Dosis Yang Dianjurkan • Anak usia 0-3 bulan: ¼ sendok takar (1.25 ml), diminum 3-4 kali sehari. • Anak usia 4-11 bulan: ½ sendok takar (2.5 ml), diminum 3-4 kali sehari.

• Anak usia 12-23 bulan: 3⁄4 sendok takar (3.75 ml), diminum 3-4 kali sehari. • Anak usia 2-3 tahun: 1 sendok takar (5 mL), diminum 3-4 kali sehari • Anak usia 4-5 tahun: 1½ sendok takar (7.5 mL), diminum 3-4 kali sehari • Anak usia 6-8 tahun: 2 sendok takar obat panas anak bayi mL), diminum 3-4 kali sehari.

• Anak usia 9-10 tahun: 2 ½ sendok takar (12.5 mL), diminum 3-4 kali sehari. • Anak usia 11-12 tahun: 3 sendok takar (15 mL), diminum 3-4 kali sehari. 3. Bufect Ibuprofen Suspensi photo via halodoc.com Bufect Ibuprofen adalah obat yang dapat digunakan untuk meredakan demam, mengurangi rasa sakit seperti sakit kepala, sakit gigi, nyeri perut dan nyeri otot.

Obat ini bekerja dengan menghalangi produksi zat alami tertentu didalam tubuh yang dapat menyebabkan peradangan sehingga mampu mengurangi pembengkakan.

Meskipun obat ini tergolong obat bebas terbatas yang dapat dibeli tanpa menggunakan resep dokter. Tetap saja kamu harus memperhatikan aturan pakai serta efek sampingnya yang tertera di dalam kemasan. Obat demam ini dapat dikonsumsi setelah makan dengan dosis yang tertera di kemasan. Ketika mengkonsumsi obat ini kemungkinan ada efek samping yang terjadi seperti mual, muntah, diare dan sembelit.

Dosis Yang Dianjurkan • Dewasa dan anak-anak usia > 8 tahun: 2 sendok takar (10 mL), diminum 3-4 kali sehari. • Anak-anak 3-7 tahun: 1 sendok takar (5 mL), diminum 3-4 kali sehari. 4. Cupanol Sirup photo via hdmall.id Sebagai orang tua tentunya merasa khawatir jika si kecil sedang sakit seperti demam. Jika si kecil sedang demam, orang tua dapat memberikan obat satu ini yaitu Cupanol Sirup.

Bentuknya yang berupa sirup ini pastinya sangat memudahkan kalian dalam pemberian obat untuk anak. Obat ini termasuk obat bebas yang mengandung zat aktif paracetamol.

Yang harus diperhatikan para orang tua, obat ini kemungkinan memiliki efek samping setelah pemberian. Dimana efek samping tersebut anatara lain ruam kulit, sakit tenggorokan, sariawan, nyeri punggung, tubuh terasa lemah, kulit atau mata berwarna kekuningan, urine berwarna keruh atau berdarah hingga tinja berwarna gelap atau BAB berdarah.

Selain itu, obat ini juga bisa menyebabkan kerusakan hati terutama jika penggunaanya melebihi dosis yang dianjurkan. Dosis Yang Dianjurkan • Anak < 1 tahun : 3-4 x sehari 2.5 ml suspensi. • Anak 1-3 tahun : 3-4 x sehari 2.5 ml suspensi. • Anak 3-6 tahun : 3-4 x sehari 5 ml suspensi. • Anak 6-12 tahun : 3-4 x sehari 5-10 ml suspensi. • Di atas 12 tahun : 3-4 x sehari 15-20 ml suspensi.

5. Farsifen Ibuprofen photo via shopee.co.id Obat anti-inflamasi ini bekerja dengan menghalangi produksi tubuh dari zat alami tertentu yang menyebabkan peradangan.

Efek ini membantu untuk mengurangi pembengkakan, nyeri dan demam. Ketika memberikan obat ini kepada anak perhatikan juga efek samping yang terjadi. Efek samping yang dapat ditimbulkan setelah mengkonsumsi obat ini yaitu sakit perut, mual, muntah, sakit kepala, diare, sembelit, pusing dan mengantuk. Aturan pakai obat ini yaitu harus dikonsumsi sesudah makan.

Dosis Yang Dianjurkan • 1-2 tahun: ½ sendok takar (50 mg) sebanyak 3-4 kali/hari. • 3-7 tahun: 1 sendok takar (100 mg) sebanyak 3-4 kali/hari. • 8-12 tahun: 2 sendok takar (200 mg) sebanyak 3-4 kali/hari. 6. Hufagripp TMP photo via hufagripp.hufa.co.id Hufagripp TMP adalah salah satu merk obat penurun panas yang bagus, obat ini mengandung zat aktif Ibuprofen. Kandungan obat ini termasuk Nonsteroidal anti Inflamatory Drug (NSAID).

Selain dapat obat panas anak bayi untuk menurunkan demam, obat ini juga dapat digunakan untuk meredakan sakit kepala, sakit gigi, sakit pada telinga dan nyeri ringan lainnya. Obat ini juga kemungkinan memiliki efek samping setelah mengkonsumsinya seperti mual, muntah, diare, nyeri lambung, ruam kulit, sesak napas, batuk dan infeksi saluran pernapasan. Dosis Yang Dianjurkan • Dewasa: 2 sendok takar (10 ml), diminum 3-4 kali sehari.

• Anak usia 8-12 tahun: 2 sendok takar (10 ml), diminum 3-4 kali sehari. • Anak usia 3-7 tahun: 1 sendok takar (5 ml), obat panas anak bayi 3-4 kali sehari. • Anak usia 1-2 tahun: ½ sendok takar, diminum 3-4 kali sehari.

7. Mirasic Paracetamol Sirup photo via goapotik.com Obat penurun panas ini dapat diberikan kepada anak usia diatas 6 bulan hingga 12 tahun. Seperti namanya, obat ini mengandung aktif Paracetamol. Obat ini juga termasuk dalam golongan obat analgetik (pereda nyeri) dan antipiretik (penurun demam).

Mirasic Paracetamol Sirup ini dapat juga digunakan untuk meringankan rasa sakit seperti sakit kepala, gigi, perut setelah pasca kecelakaan dan mengatasi peradangan. Jika mengalami alergi pada kulit si kecil setelah mengkonsumsinya segera hentikan pemakaian.

Dosis Yang Dianjurkan • Anak < 1 tahun : 3-4 x sehari 2.5 ml sirup. • Anak 1-3 tahun : 3-4 x sehari 2.5 ml sirup. • Anak 3-6 tahun : 3-4 x sehari 5 ml sirup. • Anak 6-12 tahun : 3-4 x sehari 5-10 ml sirup. • Di atas 12 tahun : 3-4 x sehari 15-20 ml sirup.

8. Panadol Paracetamol Anak photo via panadol.co.id Tidak hanya memiliki varian obat untuk orang dewasa saja, Panadol juga memiliki varian obat penurun panas anak dalam bentuk sirup yang rasanya sangat disukai sabng buah hati.

Panadol anak ini dapat meredakan demam secara efektif bagi anak berusia 1 hingga 6 tahun. Selain demam obat ini juga dapat digunakan untuk meredakan rasa sakit dan nyeri ringan seperti sakit kepala dan sakit gigi. Jika rasa sakit bertahan lebih dari 3 hari dan demam tidak menurun selama 2 hari atau ada kemerahan pada kulit, segera hubungi dokter.

Penggunaan dosis tinggi juga dapat menyebabkan kerusakan pada hati. Dosis Yang Dianjurkan • Anak usia 1-2 tahun: 3.75 ml, diberikan 3-4 kali sehari. • Anak usia 2-3 tahun: 1 sendok takar (5 ml), diberikan 3-4 kali sehari. • Anak usia 4-5 tahun: 1.5 sendok takar (7.5 ml), diberikan 3-4 kali sehari. • Anak usia 6 tahun: 2 sendok takar (10 ml), diberikan 3-4 kali sehari. 9. Pamol Paracetamol Syrup photo via bukalapak.com Merk obat penurun panas / demam untuk anak ini mengandung paracetamol yang memiliki fungsi sebagai antipiretik dan analgesik.

Pamol Paracetamol Syrup ini dapat meredakan nyeri atau sakit seperti sakit kepala, sakit gigi, sakit paska pencabutan gigi, nyeri otot dan demam setelah imunisasi. Pamol Paracetamol Syrup ini dapat diberikan untuk anak berusia kurang dari 1 tahun hingga 12 tahun. Obat ini dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan, agar lebih jelas bisa lihat pada kemasan. Hentikan penggunaan jika terjadi alergi, serta hati-hati pada pasien yang memiliki penyakit asma, gangguan fungsi hati dan ginjal.

Dosis Yang Dianjurkan • 0-1 tahun: ½ sendok takar 5 ml (2,5 ml) sebanyak 3-4 kali/hari. • 1-2 tahun: 1 sendok takar 5 ml sebanyak 3-4 kali/hari. • 2-6 tahun: 1-2 sendok takar 5 ml (5-10 ml) obat panas anak bayi 3-4 kali/hari. • 6-9 tahun: 2-3 sendok takar 5 ml (10-15 ml) sebanyak 3-4 kali/hari. • 9-12 tahun: 3-4 obat panas anak bayi takar 5 ml (15-20 ml) sebanyak 3-4 kali/hari. 10. Paracetine Syrup photo via erela.co.id Untuk meringankan gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat, bersin-bersin disertai batuk tidak berdahak, berikan si kecil obat Paracetine Syrup ini.

Jangan menggunakan obat ini melebihi dosis yang dianjurkan dan hentikan penggunaan apabila terjadi pusing, gelisah, sulit tidur dan jantung berdebar. Selain itu, hati-hati penggunaan bersamaan obat yang menekan sistem saluran pernafasan.

Penggunaan dosis yang besar juga dapat menyebabkan kerusakan hati dan dapat juga menyebabkan gangguan obat panas anak bayi, gangguan psikomotor, takikardi, aritmia, mulut kering dan retensi urin. Dosis Yang Dianjurkan • Dewasa : 3-4 kali sehari 3-4 sendok takar(teh) • Anak 6-12 tahun : 3-4 kali 2 sendok takar(teh) • Anak 2-6 tahun : 3-4 kali 1 sendok takar(teh) 11.

Proris Suspensi Ibuprofen photo via goapotik.com Proris Suspensi Ibuprofen adalah salah satu merk obat yang dapat digunakan untuk menurunkan demam dan meredakan nyeri ringan seperti sakit gigi, sakit kepala, nyeri otot da nyeri paska cabut gigi.

Obat yang mengandung zat aktif Ibuprofen ini termasuk dalam golongan obat bebas terbatas. Sehingga dapat dibeli tanpa menggunakan resep dokter, namun aturan pakai serta efek sampingnya perlu diperhatikan. Dosis Yang Dianjurkan • 1-2 tahun: ½ sendok takar 5 ml (2,5 ml) sebanyak 3-4 kali/hari. • 3-7 tahun: 1 sendok takar 5ml sebanyak 3-4 kali/hari.

• 8-12 tahun: 2 sendok takar 5 ml (10 ml) sebanyak 3-4 kali/hari. 12. Praxion Paracetamol Micronized Syrup photo via halodoc.com Seperti namanya, obat ini mengandung paracetamol yang berfungsi sebagai analgesik dan antipiretik.

Obat ini digunakan untuk menurunkan demam serta meringankan rasa sakit kepala dan obat panas anak bayi. Obat ini dapat diberikan pada sikecil sebelum atau sesudah makan. Dan bila setelah 2 hari demam tidak menurun atau setelah 5 hari nyeri tidak menghilang segera hubungi dokter.

Dosis Yang Dianjurkan • Anak usia 0-1 tahun : 0.5 sendok takar (2.5 ml), diberikan 3-4 kali sehari. • Anak usia 1-2 tahun : 1 sendok takar (5 ml), diberikan 3-4 kali sehari. • Anak usia 2-6 tahun : 1-2 sendok takar (5-10 ml), diberikan 3-4 kali sehari. • Anak usia 6-9 tahun : 2-3 sendok takar (10-15 ml), diberikan 3-4 kali sehari. • Anak usia 9-12 tahun : 3-4 sendok takar (15- 20 ml), diberikan 3-4 kali sehari. 13. Sanmol Paracetamol photo via halodoc.com Sanmol merupakan salah satu merk obat panas atau demam anak yang sangat bagus untuk menurunkan panas si kecil.

Obat ini juga dijual tanpa resep dokter. Sanmol ini mengandung bahan aktif paracetamol yang mampu mengatasi demam obat panas anak bayi rasa sakit seperti sakit kepala, sakit gigi dan nyeri otot. Sanmol bekerja sebagai analgesik dengan meningkatkan ambang rasa sakit serta sebagai antipiretik yang bekerja langsung pada pusat pengatur panas di hipotalamus. Dosis Yang Dianjurkan • Anak (9-12 tahun) : 15-20 ml, diberikan 3-4 kali sehari. • Anak (6 – 9 tahun) : 10 ml – 15 ml, diberikan 3-4 kali per hari.

• Anak (2 – 6 tahun) : 5 ml – 10 ml, diberikan 3-4 kali per hari. • Bayi (1 – 2 tahun) : 5 mldiberikan 3-4 kali per hari. • Bayi (0-1 tahun) : 2.5 ml, diberikan 3-4 kali per hari. 14. Tempra Paracetamol photo via blibli.com Tempra Paracetamol merupakan salah satu merk obat penurun panas / demam anak yang wajib ada dirumah. Obat ini dapat digunakan untuk anak usia 0 – 2 tahun dan 2 – 6 tahun.

Memiliki rasa yang enak tentunya si kecil akan menyukainya. Obat yang digunakan sebagai analgetik untuk meredakan nyeri ringan hingga sedang dan sebagai antipiretik ini dapat digunakan untuk mengurangi demam sesudah imunisasi. Jika obat panas anak bayi mengkonsumsi obat ini masih demam lebih dari 2 hari atau bila masih merasa nyeri lebih dari 5 hari, segera hubungi dokter.

Yang perlu diperhatikan juga, obat ini jangan diberikan pada penderita kerusakan hatu dan alergi terhadap paracetamol. Dosis Yang Dianjurkan • Anak 6 – 8 tahun : 2 sendok takar (10 ml). • Anak 4 – 5 tahun : 1.5 sendok takar (7.5 ml). • Anak 2-3 tahun : 1 sendok takar (5 ml).

Diberikan tiap 4 jam, tapi tidak lebih dari 5 x sehari. 15. Termorex Paracetamol Sirup photo via shopee.co.id Obat berbentuk sirup ini tanpa alkohol dengan kandungan paracetamol dan memiliki rasa yang sangat disukai anak-anak.

Termorex Paracetamol Sirup merupakan obat panas / demam anak yang efektif membantu meredakan demam pada bayi dan anak setelah imunisasi, sakit kepala dan sakit gigi. Efek obat panas anak bayi yang mungkin terjadi ketika mengkonsumsi obat ini antara lain mengantuk, mual dan muntah. Selain itu jika obat panas anak bayi dosis besar dapat menyebabkan kerusakan hati. Dosis Yang Dianjurkan • 0 – 1 tahun : ½ sendok takar • 1 – 2 tahun : 1 sendok takar • 2 – 6 tahun : 1 – 1½ sendok takar • 6 – 9 tahun : 2 sendok takar • 9 – 12 tahun : 3 sendok takar • Dosis 3-4x sehari atau sesuai petunjuk dokter.

Kesimpulan Itulah beberapa rekomendasi merk obat panas atau demam anak terbaik yang bisa orang tua berikan kepada sang buah hati. Mohon perhatikan dosis dan petunjuk pemakaian dari masing-masing obat. Apabila diperlukan, silahkan melakukan konsultasi dan pemeriksaan ke dokter anak terdekat.

Buat sang buah hati yang lagi batuk, ada beberapa rekomendasi merk obat batuk anak yang bisa diberikan yang sudah pernah MerekBagus.com ulas sebelumnya. • 15 Merk Obat Batuk Anak Yang Bagus • 15 Merk Obat Tetes Mata Yang Bagus Untuk Mata Merah,… • 15 Rekomendasi Merk Termos Air Panas Paling Bagus • 15 Merk Dispenser Bagus Dengan Kualitas Terbaik • 15 Merk Baju Anak Terbaik Agar Tampil Makin Gaya • 15 Merk Sepatu Anak Laki-laki Yang Bagus Dan Awet • 15 Merk Botol Minum Anak Yang Bagus (BPA-Free) • 15 Merk Vitamin Terbaik Untuk Imun Anak
Anak-anak memang memiliki sistem kesehatan yang belum terlalu kuat dibandingkan pada orang dewasa.

Hal ini yang sering menyebabkan anak-anak sering terkena demam. Demam bisa disebabkan oleh penyakit infeksi ringan atau berat. Penyakit yang umum seperti pilek, campak, atau penyakit lain bisa menyebabkan panas sebagai gejala pertama. Panas pada anak harus segera ditangani untuk menghindari terjadinya penyebab step pada anak dan kejang demam pada anak. Jika anak sudah demam sebaiknya orang tua melakukan cara menurunkan panas pada anak atau cara mengatasi demam pada bayi.

Baca: obat campak pada anak – campak pada anak – gejala campak pada bayi Dibawah obat panas anak bayi adalah daftar obat penurun panas anak yang sangat aman digunakan untuk anak-anak. Ingat meskipun aman maka Anda tetap harus mengikuti aturan penggunaan dan cara yang sudah direkomendasikan. • Acetaminophen dan Ibuprofen Acetaminophen dan ibuprofen adalah jenis obat yang sangat baik untuk mengatasi panas pada anak dan juga obat sariawan untuk balita.

Obat ini juga bisa mengatasi gejala tidak nyaman lain pada anak seperti demam, sakit kepala, kelelahan dan cara mengatasi demam pada bayi. Namun kedua obat ini sebaiknya hanya diberikan kepada anak yang sudah berusia obat panas anak bayi dari 6 bulan. Berikut ini beberapa tips untuk memberikan obat acetaminophen dan ibuprofen yang aman untuk anak. • Jangan pernah memberikan acetaminiphen dan ibuprofen pada anak-anak yang berumur kurang dari 6 bulan.

Hal ini karena bisa menyebabkan anak dibawah umur terkena masalah kesehatan lain yang lebih berat. • Jangan memberikan obat acetaminiphen dan ibuprofen pada anak yang juga mengalami mual dan muntah berlebihan. Hal ini bisa menyebabkan anak terkena dehidrasi. • Jangan menambahkan aspirin atau menggunakan aspirin untuk merawat anak yang panas. Aspirin bisa menyebabkan anak mengalami efek samping berat seperti sakit perut berlebihan, pendarahan pada bagian usus dan juga resiko sindrom reye.

• Selalu memberikan obat acetaminophen dan ibuprofen dalam jumlah yang tepat sesuai dengan berat badan dan umur anak. • Jangan memberikan obat yang mengandung acetaminophen secara bersamaan dalam satu waktu.

Anda harus melihat kandungan obat ketika akan diberikan pada anak. • Jika Anda memberikan obat dalam bentu cair maka selalu gunakan sendok takar agar tidak melebihi dosis. • Selalu melihat efek pemberian obat pada anak-anak. Jika terjadi alergi atau reaksi yang cukup berat maka segera hentikan pemberian obat dan segera bawa anak ke dokter. • Paracetamol anak Paracetamol adalah obat medis yang bisa didapatkan secara bebas di apotik. Obat ini akan bekerja untuk mengurangi demam dengan memerangi infeksi secara tuntas.

Termasuk mengatasi sakit kepala, flu dan juga sakit pada persendian ketika demam. Namun Anda harus memilih jenis paracetamol khusus untuk anak dengan dosis yang sudah diatur.

obat panas anak bayi

Jangan berlebihan memberikan paracetamol karena bisa menyebabkan efek samping untuk anak. • Oleskan minyak lavender Jika anak Anda obat panas anak bayi gejala demam dengan panas tubuh yang sedikit naik maka Anda bisa menggunakan minyak lavender. Minyak lavender bisa membuat panas tubuh cepat pergi dan menyenangkan untuk anak karena aroma yang bisa membuat mereka tidur lebih nyenyak. Anda bisa mencoba untuk mencampurkan beberapa sendok teh minyak lavender dengan air dingin.

Kemudian kompres atau lap tubuh anak dengan kain yang sudah dimasukkan ke dalam campuran bahan ini. Anda juga mengompres pada bagian dahi anak agar mereka bisa berkeringat dan panas tubuh cepat turun. Minyak lavender juga bisa mengatasi penyebab anak susah tidur malam dan cara mengatasi anak susah tidur.

• Kompres dengan minyak serai Minyak serai yang dibuat dari bagian minyak atsiri pada tanaman serai sangat baik untuk menurunkan panas tubuh anak. Minyak ini sangat baik untuk melawan panas tubuh karena bisa mengurangi efek peradangan akibat infeksi dan juga membuat nyeri otot dan sendi bisa berkurang. Nyeri otot dan sendi biasanya dialami oleh anak-anak yang panas karena flu atau pilek yang berat. Anda bisa mencoba untuk mencampurkan minyak serai pada air dingin lalu gunakan air ini untuk mengompres atau mengelap tubuh anak.

• Kompres dengan minyak mint atau peppermint Minyak peppermint sangat baik untuk menjaga agar tubuh anak cepat sehat saat demam. Minyak ini mengandung bahan utama yang sangat alami yaitu menthol yang akan bekerja untuk membuat saluran pernafasan menjadi lebih longgar. Ini sangat baik untuk anak yang panas akibat flu yang berat atau cuaca musim penghujan. Anak-anak yang terkena penyakit sinusitis dan bronkitis juga bisa diberikan minyak ini. Caranya adalah dengan mencampurkan minyak ini dengan air dingin lalu gunakan untuk mengompres.

Ketika anak tidak ingin mandi maka Anda bisa menggunakan campuran air ini untuk membersihkan badan agar tubuh anak lebih segar.

Sementara daun mint sangat baik untuk obat sakit perut anak dan obat tradisional muntah pada anak. • Minyak chamomile Anda juga bisa mencoba menggunakan minyak chamomile untuk menyembuhkan panas pada anak. Minyak ini sangat baik untuk anak karena akan membantu anak mengeluarkan keringat lebih banyak, membantu semua racun dalam tubuh anak pergi dan juga mengatasi infeksi berbahaya untuk tubuh anak.

Anda bisa menggunakan minyak chamomile untuk mengurangi suhu tubuh anak secara langsung tanpa obat panas anak bayi efek samping berbahaya. Anda bisa mencoba minyak chamomile dengan menyerap menggunakan spon atau kain yang lembut. Kemudian terapkan pada tubuh anak mulai dari leher ke bawah.

obat panas anak bayi

Manfaat lain teh chamomile: • cara mengobati kista • obat ambeien untuk ibu menyusui • obat flu untuk ibu menyusui • Gunakan bawang putih dan minyak zaitun Anda juga bisa menggunakan bawang putih dan minyak zaitun sebagai obat penurun panas anak. Obat ini sudah dikenal sejak jaman nenek moyang dan sangat efektif digunakan untuk mengatasi kelelahan pada tubuh anak. Anda bisa mencoba untuk menghancurkan beberapa bawang putih lalu campur dengan minyak zaitun.

Oleskan pada bagian telapak kaki anak atau membungkus campuran bahan ini dan menempelkan pada telapak kaki anak. Biarkan selama beberapa jam dan panas anak bisa cepat turun. Informasi manfaat bawang putih: • makanan untuk memperbanyak ASI • obat batuk saat hamil • makanan sehat untuk penderita kista • makanan yang dilarang ketika datang bulan • cara mengatasi keputihan gatal • cara mengobati miom • Olesi tubuh dengan minyak kayu putih Minyak kayu putih adalah jenis minyak atsiri yang dihasilkan dari pohon kayu putih.

Bagian daun bisa menghasilkan minyak dengan proses pengolahan secara destilasi. Ini adalah obat yang sangat dikenal karena bisa digunakan untuk anak-anak segala usia.

Perhatikan jika digunakan untuk bayi maka jangan terlalu banyak sebab kulit bayi masih sensitif dan bisa terasa lebih panas. Olesi tubuh anak dengan minyak kayu putih kemudian biarkan anak tidur. Informasi manfaat minyak kayu putih: • cara obat panas anak bayi morning sickness • obat batuk saat hamil • obat perut kembung pada bayi • terapi asma pada anak • cara mengecilkan perut buncit setelah melahirkan normal • Gunakan bawang merah dan minyak kelapa Jika Anda memiliki bawang merah dan minyak kelapa, maka kedua bahan ini bisa menjadi obat penurun panas anak yang sangat ampuh.

Caranya dengan menghancurkan bawang merah hingga halus lalu campur dengan minyak kelapa. Kemudian terapkan atau oleskan pada bagian tubuh anak hingga merata.

Jangan terlalu banyak menggunakan bawang merah sebab bisa membuat tubuh anak terasa pedas dan panas. Juga jangan menerapkan pada bagian wajah karena mata anak bisa sakit.

Kemudian biarkan anak tidur dan Anda bisa memeriksa suhu panas anak ketika sudah bangun. Informasi manfaat minyak kelapa: • cara menghilangkan strecth mark saat hamil • cara mengatasi kolik pada bayi • cara mengobati puting lecet saat menyusui • cara mengobati sariawan pada bayi • cara mengatasi pilek pada bayi • Berikan pakaian yang tipis Jika suhu tubuh anak sangat tinggi dan panas maka Anda harus mencoba untuk mengurangi lapisan pakaian anak.

Berikan pakaian yang tipis sehingga anak bisa menjadi lebih nyaman. Pakaian tebal bisa membuat udara dalam tubuh anak terperangkap sehingga anak semakin panas.

Jika anak masih mengeluh dingin maka atur suhu ruangan agar anak tidak kedinginan. • Mandikan dengan air hangat Jika Anda mencoba untuk menurunkan panas anak maka bisa membantu anak dengan mengeluarkan keringat dari tubuh.

Caranya adalah dengan memandikan anak dengan air hangat namun tidak membuat anak berendam dengan air hangat ini. Cara ini bisa membantu mengurangi nyeri otot yang berlebihan dan juga rasa tubuh tidak nyaman akibat demam. Kemudian biarkan anak tidur agar bisa istirahat dengan baik. (baca: cara memandikan bayi baru lahir) • Berikan air putih obat panas anak bayi cukup Ketika anak demam maka mereka juga mudah kehilangan cairan yang berlebihan.

Terutama jika demam disertai dengan muntah dan mual. Hal ini bisa membuat tubuh anak menjadi kurang sehat karena efek dehidrasi yang sangat berat dan anak bisa semakin lemah. Karena itu Anda bisa memberikan air putih sebagai pengganti cairan dan juga membuat anak bisa lebih obat panas anak bayi. Jika anak tidak bisa minum air putih maka berikan lewat sendok sehingga anak bisa minum sedikit demi sedikit.

Air putih akan mengurangi panas tubuh dengan cepat dan bisa membuat anak lebih bertenaga.(baca juga: manfaat susu formula untuk bayi – bahaya pemberian air obat panas anak bayi pada bayi usia 0-6 bulan) • Kompres dengan air dingin Kompres dengan air dingin akan menjadi obat penurun panas anak yang sangat alami.

Anda bisa mencoba menggunakan handuk atau lap tubuh yang sudah dibasahi dengan air dingin. Kemudian kompreskan pada bagian kening atau ketiak anak. Anda juga bisa membungkus es batu dengan handuk kemudian biarkan anak mengenggam handuk ini. Jika cara ini membuat tubuh anak menggigil maka hentikan perawatan. Air dingin juga bisa menjadi obat tradisional gondongan pada anak dan obat sakit mata untuk bayi.

obat panas anak bayi

• Berikan es batu Ketika anak sangat panas maka Anda bisa memberikan es batu atau es lain untuk anak. Yang terpenting adalah es ini diolah dari air yang sudah dimasak, tidak obat panas anak bayi bahan pemanis atau gula tambahan. Pastikan es memiliki rasa yang lebih tawar agar anak tidak batuk. Kemudian minta anak menahan es dalam mulut mereka atau mengunyah es.

Cara ini juga sangat baik untuk mencegah kejang demam pada anak akibat panas tubuh yang sangat tinggi. Informasi manfaat es batu: • obat sakit gigi untuk ibu hamil • obat bintik merah pada kulit bayi • obat tradisional gondongan pada anak • obat sariawan untuk ibu hamil • obat panas anak bayi biduran pada bayi • Gunakan kaus kaki dingin Kaus kaki dingin bisa membantu anak yang sedang demam cepat turun dan sembuh seperti semula. Anda bisa mencoba cara ini khusus untuk anak yang sudah berusia diatas 1 tahun.

Caranya adalah dengan memasukkan kaus kaki anak ke air biasa, lalu air dingin. Pakaian saat anak tidur lalu bungkus kaki anak dengan handuk yang obat panas anak bayi tebal. Cara ini akan membantu anak bisa mengeluarkan keringat yang lebih banyak sehingga panas anak cepat turun.

• Makanan tinggi kalsium Ketika anak mengalami panas maka mereka sering mengeluh otot dan tulang yang sakit dan tidak nyaman saat disentuh. Hal ini sebenarnya disebabkan karena ketika tubuh demam maka efek penarikan kalsium dari tulang berjalan dengan cepat.

Ini adalah mekanisme alami untuk mencegah infeksi dan tubuh melawan infeksi sehingga menjadi demam. Karena itu memberikan makanan yang mengandung kalsium tinggi sangat baik untuk anak-anak. Anda bisa mencoba memberikan makanan seperti brokoli, kale, bayam, buncis,ikan salmon atau minuman seperti susu.

Cara ini akan membantu menurunkan panas dengan cepat dan anak bisa makan dengan baik. Cara ini juga bisa mencegah akibat kekurangan kalsium pada bayi. • Berikan sup tulang rawan ayam Untuk membantu anak memulihkan tenaga saat demam, maka Anda bisa memberikan sup tulang rawan ayam. Tulang rawan terutama dari jenis ayam kampung bisa membuat anak mendapatkan energi untuk tubuh. Nutrisi yang terdapat dalam sup ini banyak mengandung protein yang akan membantu melawan infeksi dan peradangan pada tubuh.

Dan sup ayam juga mengandung kalsium sehingga bisa menurunkan panas dengan cepat. Anda bisa mencampur sup dengan sayuran seperti bawang putih, kembang kol,brokoli dan wortel untuk membantu anak mendapatkan mineral dan vitamin yang lebih lengkap. • Kompres dengan cuka sari apel Anda juga bisa menurunkan panas anak dengan menggunakan cuka sari apel.

Namun bahan asam ini tidak bisa diberikan secara langsung pada anak. Anda hanya bisa menggunakan bahan ini sebagai campuran alami untuk mengompres dahi anak. Campurkan beberapa sendok teh cuka sari apel dengan air dingin atau air hangat. kemudian gunakan airnya untuk mengompres sehingga panas anak bisa turun dengan cepat. • Berikan air jahe Air jahe obat panas anak bayi lama digunakan sebagai obat penurun panas anak yang sangat alami.

Jahe bisa membantu mencegah infeksi berlebihan dan melawan sumber penyakit seperti bakteri dan virus. Ini juga sangat baik untuk melawan panas akibat flu dan kelelahan pada anak. Anda bisa mencampurkan beberapa potong jahe dengan air hangat. Kemudian tambahkan madu agar rasa teh jahe ini lebih manis untuk anak-anak.

Setelah minum air jahe biasanya anak-anak akan merasa lebih mengantuk. (baca: manfaat jahe untuk ibu menyusui – manfaat jahe untuk ibu hamil) • Teh catnip Teh yang dibuat dari bahan catnip sangat baik untuk menyembuhkan panas pada anak. Ini adalah teh alami yang sangat baik untuk menyembuhkan pilek dan batuk yang parah pada anak-anak.

Anda bisa mencampurkan teh ini dengan madu agar anak-anak suka dengan rasanya. Efek dari teh ini bisa membuat syaraf menjadi lebih tenang, menurunkan panas dan membuat anak bisa tidur dengan nyenyak.

Kapan harus membawa anak ke dokter? Ketika anak demam dan orang tua biasanya memang melakukan perawatan di rumah. Namun orang tua juga harus memantau kondisi anak, terutama jika demam memburuk dan membuat kesehatan obat panas anak bayi menjadi lebih buruk. Berikut ini tanda-tanda anak yang panas segera membutuhkan bantuan dokter. • Anak Anda terus menangis tapi tidak mengeluarkan air mata sama sekali.

(baca: penyebab kolik pada bayi) • Bagian bibir anak sangat kering karena kehilangan banyak cairan. • Tubuh semakin panas diikuti mual dan muntah berlebihan. • Mata anak menjadi terlihat lebih cekung dan sangat layu. • Anak menjadi semakin lemah dan tidak tertarik untuk melakukan aktifitas seperti bermain. • Anak Anda tidak buang air kecil obat panas anak bayi waktu yang lama atau hanya sekitar dua sampai tiga kali dalam sehari. • Suhu tubuh anak lebih dari 39 derajat Celcius. • Anak menjadi lemah dan tidak mau bangun dari tempat tidur.

• Anak tidak mau makan atau minum. • Anak mengalami sesak nafas. Anda bisa mencoba memilih beberapa obat penurun panas anak baik itu obat alami atau obat medis. Kemudian lihat apakah obat ini efektif atau tidak.

Jika gejala panas anak menjadi lebih buruk maka segera minta bantuan dokter anak terdekat. Related Posts • 9 Penyebab Kejang pada Anak dan Cara Mengatasinya Paling Tepat • Infeksi Telinga pada Anak : Gejala – Penyebab – Perawatan dan Pencegahan • 15 Langkah Pertolongan Pertama pada Anak Step – Sangat Penting • 7 Ciri Fisik Anak Epilepsi Paling Terlihat • 3 Gejala Anak Panas Yang Paling Berbahaya
Anak demam pasti jadi cerita yang menegangkan untuk orang tua.

Rasa khawatir bercampur panik akan menyelimuti kamu saat mengetahui suhu tubuh si kecil lebih dari 37 derajat Celcius. Selain mengompresnya dengan air hangat, kamu juga bisa memberikan obat demam untuk menurunkan panasnya. Sebagai pertolongan pertama, kamu bisa langsung pergi ke apotek dan membeli obat demam anak di sana. Obat-obatan anak yang obat panas anak bayi di apotek memiliki dosis aman untuk dikonsumsi langsung tanpa resep dokter.

Obat Demam Anak Terbaik yang Dijual di Apotek Beberapa jenis obat penurun panas anak yang aman untuk dikonsumsi adalah ibuprofen, naproxen, dan aspirin. Obat-obatan tersebut berjenis antiinflamasi nonsteroidal (AINS) yang sangat penting terkandung dalam obat penurun demam atau panas. Simak merek obat-obatan penurun demam anak yang bisa kamu beli di apotek. 1. Hufagripp TMP Hufagripp Obat panas anak bayi adalah salah satu merk obat demam anak terbaik yang mengandung ibuprofen dalam tiap sendok dengan takaran 5ml.

Tersedia dalam kemasan botol 60 ml, obat ini sangat mudah didapatkan di apotek-apotek terdekat. Obat penurun demam ini juga mampu meringankan nyeri ringan sampai sedang seperti masalah sakit gigi dan sakit kepala.

Dianjurkan untuk dikonsumsi sesudah makan, Hufagripp TMP bisa diminum oleh anak berusia 1-12 tahun. Anak 1-2 tahun bisa mengonsumsi obat ini 3-4 kali sehari dengan takaran 1/2 sendok teh (2,5 ml). Anak 3-7 tahun sebaiknya minum obat Hufagripp TMP 3-4 kali sehari dengan takaran 1 sendok teh (5 ml).

Untuk anak 8-12 tahun dianjurkan untuk konsumsi obat demam ini 3-4 kali sehari sebanyak 2 sendok teh (10 ml). Untuk anak berusia 1-12 tahun dengan suhu tubuh lebih dari 39 derajat celsius perlu mengonsumsi 3-4 kali per hari dengan dosis 5 mg. Sedangkan untuk yang suhu tubuhnya kurang dari 39 derajat celsius bisa menambahkan dosis menjadi 10 mg dengan pemakaian 3-4 kali dalam sehari.

2. Proris Kandungan antiradang ibuprofen juga ada dalam merek obat demam anak Proris. Setidaknya tiap 5 ml takaran Proris mengandung 100mg formula ibuprofen yang berperan aktif dalam menurunkan demam pada anak.

Selain itu, obat Proris bisa meringankan nyeri seperti pencabutan sampai sakit gigi serta sakit kepala. Untuk si kecil yang berusia 1-2 tahun bisa mengonsumsi obat Proris sebanyak 3-4 kali sehari dengan takaran 1/2 sendok teh (2,5 ml). Anak usia 3-7 tahun cukup minum Proris 3-4 kali sehari dengan takaran 1 sendok teh (5 ml). Anak 8-12 tahun dianjurkan untuk minum obat ini sebanyak 3-4 kali sehari dengan dosis 2 sendok teh (10 ml). Anak 1-12 tahun dengan suhu tubuh lebih dari 39 derajat celsius perlu mengonsumsi obat Proris sebanyak 3-4 kali sehari dengan dosis 5 mg.

Sedangkan anak dengan rentang usia yang sama tapi memiliki suhu tubuh kurang dari 39 derajat celcius perlu menambah dosis sebanyak 10 mg. Baca juga: Bu, Ketahui Dulu 5 Hal Ini Sebelum Memberikan Anak Obat Demam 3.

Bufect Tersedia dalam kemasan botol 60 ml, merek obat penurun demam Bufect dianjurkan bagi si kecil yang berusia 3-12 tahun. Setiap 5 ml takaran obat ini mengandung 100 mg ibuprofen yang bisa membantu meringankan gejala demam pada anak.

Selain dikonsumsi untuk anak, obat demam Bufect juga bisa dikonsumsi oleh orang dewasa dengan dosis 5 ml. Sedangkan untuk meringankan nyeri dan menurunkan demam pada anak, sebaiknya minum obat demam Bufect sebanyak 20 mg per kg dalam dosis yang terbagi menjadi 2 yaitu 2,5 ml dengan jumlah penggunaan 3-4 kali sehari untuk anak berusia 3-7 tahun. Lalu, untuk anak 8-12 tahun bisa konsumsi sebanyak 3-4 kali sehari dengan takaran 5 ml.

4. Tempra Paracetamol Bisa dibilang, Tempra merupakan obat penurun panas yang wajib ada di rumah kamu. Obat yang satu dibagi lagi dalam kategori usianya, mulai dari 0 – 2 tahun dan 2 – 6 tahun. Pastinya dosis pemakaiannya sudah disesuaikan. Rasa yang diberikan juga cukup enak dan pastinya akan disukai oleh si kecil. Tempra Paracetamol juga jadi senjata ampuh untuk menurunkan panas setelah si kecil imunisasi. Namun, tetap ikuti anjuran pemakaian yang sudah tertera pada kemasannya, ya.

obat panas anak bayi

Kalau panas anak tidak turun dalam lebih dari 2 hari, segera hubungi dokter anak. 5. Panadol Anak-anak Untuk anak usia 1 – 6 tahun, kamu bisa memberikan si kecil Panadol Anak-anak sirup saat dia mengalami demam. Pemakaiannya bisa langsung diberikan atau dilarutkan dulu dalam air hangat.

Pemberiannya pun harus berselang kurang-lebih empat jam. Selain meredakan demam, Panadol Anak sirup ini juga bisa meringankan nyeri dan membuatnya lebih mudah beristirahat. Obat ini tidak mengandung alkohol dan pastinya aman untuk dikonsumsi oleh anak dengan tetap berpegangan pada anjuran pemakainnya. 6. Termorex Paracetamol Obat penurun panas ini merupakan rekomendasi obat terjangkau yang bisa kamu dapatkan di apotek.

Termorex tidak mengandung alkohol dan memiliki rasa jeruk yang disukai oleh anak. Harganya berkisar antara Rp12.000 – Rp20.000. Obat ini bisa digunakan oleh anak usia 1 – 2 tahun dengan obat panas anak bayi pemakaiannya 1 sendok takar setiap kali minum. Ajak si kecil untuk beristirahat setelah minum obat untuk mendapatkan khasiat yang lebih ampuh dari obatnya. 7. Pamol Paracetamol Obat ini aman dikonsumsi oleh anak usia 1 – 5 tahun saat mengalami demam.

Pamol juga obat panas anak bayi digunakan untuk si kecil yang mengalami sakit kepala, sakit gigi, dan nyeri ringan akibat alergi atau tumbuh gigi. Sebaiknya digunakan setelah makan atau saat panas anak tinggi. Ikuti anjuran pemakaian yang tertera di kemasan obat dan sebaiknya hentikan pemakaian saat ditemukan reaksi pada si kecil. Obat penurun demam ini pun termasuk salah satu yang terjangkau dengan banderol Rp30.000 – Rp35.000 untuk ukuran 60 ml.

8. Praxion Paracetamol Selain untuk meredakan demam, sakit kepala, dan sakit gigi. Praxion memang dikhususkan untuk anak-anak usia 1 – 6 tahun. Namun, pemberikannya pun harus disesuaikan dengan usianya. Anak dengan usia 1 – 2 tahun diberikan dosis 5 ml dan 2 – 6 tahun diberikan dosis tidak lebih dari 10 ml.

Praxion juga memiliki dua varian dengan kadar paracetamol yang berbeda. Praxion Syrum memiliki kandungan paracetamol micronized sebanyak 120 mg. Praxion Forte Syrup memiliki kandungan paracetamol sebanyak 250 mg. 9. Sanmol Paracetamol Beberapa dokter anak menyarankan Sanmol untuk diberikan kepada anak saat demam setelah imunisasi. Obat ini pun bisa digunakan untuk meredakan sakit kepala dan sakit gigi. Sanmol juga bisa diberikan kepada anak usia 1 – 5 tahun.

Dosisnya pun harus disesuaikan. Anak usia 1 – 2 tahun hanya diberikan 2,5 – 5 ml untuk 3 – 4 kali per hari. Sedangkan, usia 2 – 5 tahun boleh diberikan antara 5 – 10 ml per harinya. 10. Mirasic Sirup Paracetamol Obat bebas ini juga bisa kamu dapatkan di apotek. Harganya pun sangat terjangkau mulai dari Rp8.000 – Rp10.000 untuk ukuran 60 ml.

Mirasic Sirup Paracetamol juga bisa diberikan kepada anak usia di atas 6 bulan sampai dengan usia 12 tahun. Mirasic bisa meredakan demam, sakit kepala, sakit gigi, dan nyeri pada anak.

Langsung hentikan pemakaian saat ditemukan alergi kulit pada si kecil. 11. Alphamol Parasetamol Sirup Obat yang mengandung paracetamol lain yang bisa diberikan kepada si kecil adalah Alphamol sirup. Obat ini pun bisa didapatkan di apotek tanpa resep obat. Pemberikannya pun hanya dilakukan sebelum dan setelah makan saat si kecil demam, sakit gigi, dan sakit kepala. Alphamol sirup bisa diberikan kepada anak usia lebih dari 6 bulan sampai 12 tahun.

Di dalam kemasannya pun, terdapat sendok takar untuk mempermudah pemberian kepada anak. 12. Farsifen Ibuprofen Obat ini masih aman dikonsumsi oleh anak usia di atas 1 tahun sampai dengan usia 12 tahun. Kegunaannya untuk meringankan demam, nyeri, dan sakit gigi pada anak. Namun, anak-anak dengan berat badan di bawah obat panas anak bayi tidak disarankan untuk menggunakan obat ini. Farsifen sebaiknya dikonsumsi setelah makan saat demam anak sedang tinggi.

Obat ini memberikan efek samping sakit perut, mual, pusing, dan mengantuk. Kalau ditemukan alergi saat mengonsumsinya, segera hentikan pemakaian.

Itulah beberapa rekomendasi obat penurun demam anak yang bisa didapatkan bebas di apotek. Kalau panas tidak kunjung turun dalam waktu 2 – 5 hari, segera periksakan anak kamu ke dokter anak, ya! (Ade K. Irawan)• #RAMADAN • #COVID-19 • Community • Pregnancy • Getting Pregnant • First Trimester ( 1 - 13 weeks ) • Second Trimester ( 14 - 27 weeks ) • Third Trimester ( 28 - 41 weeks ) • Birth • Baby • 0-6 months • 7-12 months • Kid • 1-3 years old • 4-5 years old • Big Kid • 6-9 years old • 10-12 years old • Life • Relationship • Health and Lifestyle • Home and Living obat panas anak bayi Fashion and Beauty •  Panas dalam yang menyerang bayi berusia di bawah satu tahun memang mengganggu.

Gejala yang timbul biasanya si Kecil tidak mau makan dan minum ASI seperti hari-hari sebelumnya. Pada dasarnya, memang tidak ada istilah medis pada penyakit panas dalam.

obat panas anak bayi

Namun, ada beberapa penyakit yang datang bersamaan dan berhubungan dengan gejala panas dalam seperti tenggorokan sakit, demam, dan bibir pecah-pecah. Penanganan panas dalam terhadap bayi berusia di bawah satu tahun pun berbeda dengan penanganan untuk anak-anak pada umumnya.

Berikut Popmama.com akan mengulas obat panas dalam untuk bayi yang alami agar bayi bisa segera terbebas dari rasa sakit. Freepik Mama tidak perlu khawatir jika si Kecil mengalami panas dalam. Pasalnya, bayi berusia di bawah satu tahun tentu masih minum ASI. Nah, Mama bisa memanfaatkan momen tersebut untuk memberikan ASI lebih banyak kepada si Kecil. Keluhan bayi saat mengalami panas dalam umumnya adalah demam. Oleh sebab itu, Mama bisa tetap memandikan bayi menggunakan air hangat atau menyusui si Kecil di ruangan sejuk.

Jangan arahkan AC atau kipas angin langsung pada tubuh bayi ya, Ma. Unsplash/Jen Johnsson Jika nafsu makan bayi mulai berkurang, maka Mama bisa memberikan lebih banyak air putih kepada si Kecil.

Panas dalam bisa disebabkan dehidrasi atau kekurangan cairan karena terlalu lama berada di luar ruangan yang terpapar sinar matahari. Mama bisa mengajak si Kecil untuk minum lebih banyak air putih dan berikan obat panas anak bayi tipis pada bayi.

obat panas anak bayi

Freepik/napatcha Bayi yang belum bisa berbicara tentu tidak dapat menyampaikan keluhannya ketika merasa panas dalam. Namun, Mama bisa melihat tingkah lakunya yang menunjukkan tanda-tanda panas dalam, misalnya si Kecil tiba-tiba suka memegang area sekitar tenggorokan. Untuk meredakan panas dalam itu, Mama bisa mengompres area tenggorokan si Kecil menggunakan handuk lembut yang telah dibasahi dengan air hangat. Unsplash/kazuend Terakhir, panas dalam juga bisa disembuhkan dengan memberikan MPASI yang kaya dengan kandungan air seperti melon, semangka, dan jeruk.

Apabila Mama ingin memberikan air kelapa, pastikan telah dikonsultasikan ke dokter. Penting juga menjauhkan bayi dari asap rokok untuk membantu tubuh si Kecil meningkatkan daya tahan tubuhnya. Hal ini bisa membantu si Kecil untuk penyembuhan panas dalam. Itulah obat panas dalam untuk bayi yang alami. Perlu diingat jika tanda-tanda panas dalam pada obat panas anak bayi berbeda-beda, sehingga penanganannya pun berbeda. Jika gejala penyakit panas dalam mulai meresahkan, ada baiknya Mama segera membawa si Kecil ke dokter untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut.

Baca juga : • 6 Rekomendasi Obat Demam untuk Bayi di Bawah 1 Tahun • Apakah Tetap Boleh Menyusui saat Sedang Demam? Cek Faktanya di Sini! • 5 Cara yang Wajib Dilakukan Ketika Anak Demam
Saat buah hati mengalami demam atau panas, tandanya tubuh sedang merespon infeksi yang terjadi. Walaupun menjadi kondisi yang umum terjadi, merupakan hal lumrah ketika orangtua merasa khawatir. Maka dari itu, Anda perlu mengetahui apa saja langkah yang bisa dilakukan.

Berikut beberapa jenis obat serta cara mengatasi demam atau panas pada anak yang ampuh! Obat obat panas anak bayi untuk menurunkan panas obat panas anak bayi Anda perlu mengetahui bahwa demam pada anak bukanlah penyakit.

Melainkan sebuah tanda bahwa tubuh anak sedang melawan penyakit lainnya di dalam tubuh. Namun, tidak menutup kemungkinan ia merasakan ketidaknyamanan karena suhu tubuh meningkat. Dikutip dari Stanford Children’s Hospital, saat kondisi itu terjadi, bayi atau anak sebaiknya harus segera diobati. Berikut beberapa obat medis untuk menurunkan demam atau panas anak yang bisa diberikan, seperti: 1. Parasetamol Obat demam atau penurun panas untuk anak maupun bayi yang bisa Anda berikan adalah parasetamol.

Ini merupakan jenis obat untuk mengurangi rasa sakit, tetapi bisa digunakan untuk mengurangi ketidaknyamanan anak saat demam. Perlu pula diperhatikan bahwa obat demam medis yang satu ini dapat dikonsumsi anak serta bayi di atas 3 bulan. Parasetamol tersedia dalam bentuk tablet serta sirup.

Berikut dosis yang direkomendasikan untuk anak: Bayi: • 10-15 mg/kg/dosis tiap 6 jam • Dosis minum maksimal harian: 90 mg/kg/hari Namun, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk memberikan obat kepada bayi baru lahir. Balita dan anak: • 10-15 mg/kg/ dosis tiap 4-6 jam saat diperlukan.

Jjngan melebihi 5 dosis dalam 24 jam. • Total dosis maksimal harian: 75 mg/kg/hari tidak melebihi 3750 mg/hari Anak di atas 12 tahun: • Oral (minum) atau rektal (anus): 325-650 mg tiap 4-6 jam atau 1000 mg 3-4 kali sehari. Dosis maksimal harian: 4000 mg/hari.

2. Ibuprofen Anda juga bisa memanfaatkan ibuprofen sebagai obat demam atau panas anak. Obat ini bekerja dengan menghalangi produksi zat alami dalam tubuh yang menyebabkan peradangan. Hal yang perlu diperhatikan adalah sebaiknya jangan memberikan obat ini pada anak di bawah usia 6 bulan kecuali atas saran dokter.

Berikut adalah dosis pemberian iburofen untuk anak saat demam: • Anak berusia 6 bulan hingga 12 tahun: 10 mg/kg/dosis minum setiap 6-8 jam sesuai kebutuhan Hal lainnya yang perlu diperhatikan orangtua adalah dengan tidak memberikan aspirin pada anak saat demam. Ini merupakan cara menghindari terjadinya sindrom Reye yang bisa berakibat fatal.

Dikutip dari Kids Health, bayi yang berusia kurang dari 2 bulan sebaiknya tidak diberikan obat demam atau penurun panas jika belum diperiksa dokter. Maka dari itu, berkonsultasi dengan dokter adalah hal yang paling penting dilakukan. Ini juga merupakan cara untuk mencegah orangtua salah memberikan obat untuk anak. Obat medis ini memang bisa menurunkan panas yang dialami anak. Akan tetapi, hanya bersifat sementara dan tidak mengobati penyebab utama terjadinya demam. Obat demam alami untuk penurun panas anak Selain memberikan obat medis yang sudah diresepkan dokter, ada cara lainnya yang bisa dilakukan orangtua untuk menurunkan panas anak.

Cara mengatasi demam pada bayi maupun anak di bawah ini merupakan obat alami atau perawatan rumahan. Maka dari itu, penting diketahui orangtua sebagai pertolongan pertama menurunkan demam atau panas anak. 1. Memakaikan baju yang nyaman Salah satu obat alami atau cara mengatasi demam pada anak yaitu Anda perlu mengupayakan agar ia merasa lebih nyaman dan tidak terlalu gelisah.

Anda dapat memakaikan baju yang lembut dan nyaman digunakan. Hindari untuk menyelimuti si kecil secara berlebihan ketika merasa kedinginan. Hal ini dapat menghambat panas dalam tubuh untuk keluar, sehingga menyebabkan suhu tubuh kembali naik. 2. Kompres handuk atau plester Sebetulnya kompres dilakukan untuk meredam suhu panas di permukaan kulit dan membuat anak lebih nyaman saat beristirahat.

Anda bisa mengompres anak dengan handuk yang dibasahi air biasa atau suam-suam kukur sekitar 32.2-35°C. Cara atau obat alami ini kerap membantu menurunkan demam anak. Hindari penggunaan air dingin karena dapat menyebabkan anak menjadi kedinginan yang membuat suhu tubuh pun naik. Ikatan Dokter Anak Indonesia merekomendasikan untuk mengompres anak di area lipatan selangkangan dan lipatan ketiak selama 10-15 menit. Cara ini bantu membuka pori-pori dan menurunkan panas anak melalui proses penguapan.

Selain kompres handuk, Anda juga bisa bantu meredakan panas anak dengan obat demam alami lainnya seperti kompres plester. Berdasarkan penelitian dari International Journal of Current Pharmaceutical Review and Research, cooling pads atau kompres plester mampu membantu menyamankan kondisi demam yang dialami anak.

Gel pada kompres plester membantu mendinginkan permukaan panas akibat demam selama 6-8 jam pemakaian per lembar. Bahan hydrogel yang terbuat dari polimer sintetik mengandung 99,9% air sehingga tergolong aman digunakan pada kulit anak tanpa membuat iritasi. 3. Mengatur suhu ruangan Selain mengonsumsi obat demam, pastikan suhu kamar tidur anak berada pada suhu yang nyaman, tidak panas dan tidak dingin.

Cara mengatasi demam yang satu ini adalah dengan membuka atau menutup jendela. Gunakan kipas angin atau menyalakan pendingin ruangan apabila ruangan terlalu panas. 4. Menjaga asupan cairan anak Mendorong untuk lebih banyak minum merupakan obat alami serta cara mengatasi demam pada anak yang sederhana tapi sangat penting untuk dilakukan. Ketika temperatur tubuh naik, si kecil dapat lebih cepat kehilangan cairan tubuh.

Jadi Anda perlu terus memberikan anak air mineral untuk mencegah terjadinya tanda dehidrasi. Selain air mineral, Anda juga bisa memberikan sup ayam, oralit, dan minuman rehidrasi lain yang tersedia di toko atau apotek. Jika demam tak kunjung reda, segera bawa anak ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut.

Fever in Infants & Children – Infant Fever Reducer - familydoctor.org. Retrieved 2 December 2020, from https://familydoctor.org/condition/fever-in-infants-and-children/ Fever and Your Baby. (2020). Retrieved 2 December 2020, from https://www.healthychildren.org/English/health-issues/conditions/fever/Pages/Fever-and-Your-Baby.aspx Penanganan Demam pada Anak. (2014). Retrieved obat panas anak bayi December 2020, from https://www.idai.or.id/artikel/klinik/keluhan-anak/penanganan-demam-pada-anak fever?, F.

(2019). Fever in children: How can you reduce a child’s fever?. Institute For Quality And Efficiency In Health Care (Iqwig). Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK279453/ Fever without Fear: Information for Parents. (2020). Retrieved 2 December 2020, from https://www.healthychildren.org/English/health-issues/conditions/fever/Pages/Fever-Without-Fear.aspx Melbourne, T. (2020). Kids Health Information : Fever in children. Retrieved 2 December 2020, from https://www.rch.org.au/kidsinfo/fact_sheets/Fever_in_children/ Ibuprofen Dosage Table for Fever and Pain.

(2020). Retrieved 2 December 2020, from https://www.healthychildren.org/English/safety-prevention/at-home/medication-safety/Pages/Ibuprofen-for-Fever-and-Pain.aspx Safe Use Of Paracetamol In Children. (2020). Retrieved 2 December 2020, from https://www.kidshealth.org.nz/safe-use-paracetamol-children Fevers (for Parents) – Nemours KidsHealth. (2020). Retrieved 2 December 2020, from https://kidshealth.org/en/parents/fever.html Fever in Children.

(2020). Retrieved 2 December 2020, from https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=fever-in-children-90-P02512

Cara mengobati demam tinggi pada anak dan bayi




2022 www.videocon.com