Tribun bantul

tribun bantul

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Spanduk berwarna merah yang dipasang di pinggir jalan Pasar VII Beringin, Desa Tembung, Kecamatan Percut Seituan sempat mengundang perhatian warga dan pengguna jalan. Pasalnya, spanduk tersebut bertuliskan permintaan tolong kepada Polsek Percut Seituan, agar memberantas judi dan narkoba yang ada di Gang Puyuh, Pasar VII Beringin.

Adapun tulisan pada tribun bantul itu ' Kepada Bapak Kapolsek Percut Sei Tuan, Tolong Berantas Judi Jackpot - Judi Dong Dong, Sabu - sabu' Setelah spanduk terpasang, fotonya pun ramai dibagikan di media sosial sejak Minggu (8/5/2022) kemarin. Baca juga: Spanduk Ditempelkan di Sebuah Masjid di Aceh Barat Dilarang Menggelar Salat Jumat Terkait hal tersebut, Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan, Iptu Bambang Nurmiono menjelaskan pihaknya telah mendapatkan informasi tersebut.

Setelah beredar luas di Medsos, petugas langsung menindaklanjuti laporan dari warga tentang adanya aktivitas perjudian dan peredaran narkoba. "Kita menindaklanjuti, dan langsung menuju ke lokasi melakukan pemeriksaan," kata Bambang kepada Tribun-medan, Senin (9/5/2022). Ia mengatakan, sesampainya di sana petugas menemukan sejumlah mesin judi dan langsung mengamankannya.

tribun bantul

Baca juga: Spanduk Tolak Permenaker JHT Terpajang di Depan Kantor Disnaker Sumut, Aliansi Buruh Tuntut Hal Ini "Petugas melakukan penindakan dengan cara mengamankan mesin judi tembak ikan dan menurunkan sepanduk tersebut," sebutnya.

Bambang menambahkan, di lokasi petugas tidak menemukan seorang pun pemain ataupun pemilik yang berada di lokasi. Saat ini, sejumlah barang bukti mesin judi tersebut telah digelandang ke Polsek Percut Sei Tuan. "Tidak ada yang diamankan. Mesin judi tembak ikan beserta spanduk tersebut dibawa ke Polsek Percut Sei Tuan untuk penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya.(cr11/tribun-medan.com) TRIBUNNEWS.COM, BANTUL - Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul dan Polres Bantul mengimbau agar wisatawan tidak melewati jalur Cinomati.

Cinomati merupakan jalur alternatif untuk menuju tribun bantul berbagai lokasi wisata di Kapanewon Dlingo, namun jalur ini memiliki karakteristik terjal berupa jalan naik dan menikung. Baca juga: Xenia dan Pajero Adu Banteng di Jalan Raya Puncak Bogor, Seorang Tewas, Polisi Jelaskan Kronologinya Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bantul Tribun bantul Riyadi memaparkan, seluruh wisatawan terkhusus bus wisata diimbau untuk tidak melalui jalur Cinomati karena kerawanannya.

"Jalur yang diimbau untuk tidak dilewati adalah jalur Cinomati, itu paling utama," ungkapnya Selasa (3/5/2022). Namun demikian, pihaknya mengizinkan wisatawan untuk menggunakan jalan Imogiri-Mangunan.

tribun bantul

Di jalur tersebut pihaknya juga telah melengkapi dengan rambu peringatan yang berisi agar kendaraan melintas dengan gigi rendah. Baca juga: Lalu Lintas Mudik Lebaran 2022 Tercatat Sebagai Rekor Tertinggi "Kalau cinomati medannya curam, kemudian lebar jalan juga tidak mendukung untuk dua arah, banyak kelokan dan kalau malam hari belum dilengkapi secara lengkap sarana lampu penerangan jalan.

tribun bantul

Sehingga sangat rawan terjadi kecelakaan ketika bus besar melewati di sana," ungkapnya. Sebagai bentuk antisipasinya, pihaknya menempatkan petugas di sana selama libur Lebaran. Dishub Bantul akan mengerahkan dan jalur alternatif selain melewati Cinomati.

tribun bantul

Wisatawan akan diarahkan lewat jalan Imogiri timur kemudian mengambil arah Imogiri-Mangunan untuk menuju destinasi wisata di kapanewon Dlingo. Sebagaimana diketahui di Kapanewon Dlingo banyak berdiri wisata hutan pinus, seperti Puncak Becici, Hutan Pinus Pengger dan Pinus Sari.

Adapun jalur tersebut tidak terlalu ekstrem meski di sana juga banyak tanjakan dan tikungan.

tribun bantul

"Untuk antisipasi, dari mulai simpang tiga Imogiri menuju Dlingo kami siapkan peringatan agar memakai gigi rendah, kalau dari kelayakan jalan, itu layak, dan kemarin memang sudah uji coba dengan organda, bus besar melintas di jalur tersebut tidak masalah," terangnya.

Hanya saja menurutnya memang pengemudi perlu mengenal medan dan memastikan kendaraan untuk lain jalan. Selain itu pengemudi juga harus dipastikan sehat. Dengan demikian, jalur tersebut akan aman untuk dilalui.

tribun bantul

Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Wisatawan Diminta Tidak Lewat Jalur Cinomati Bantul DI Yogyakarta
TRIBUNNEWS.COM, BANTUL- Polres Bantul mengimbau agar masyarakat waspadai kasus pencurian saat bulan Ramadan.

Potensi peningkatan kejahatan diprediksi akan lebih tinggi karena para pelaku kejahatan akan lebih banyak mencari mangsa untuk menutupi kebutuhan Lebaran.

tribun bantul

Kapolres Bantul AKBP Ihsan memprediksi potensi kejahatan akan meningkat mendekati Idulfitri. Hal tersebut terjadi lantaran akan ada banyak kebutuhan lebaran yang harus dipenuhi oleh sebagian besar masyarakat.

tribun bantul

Baca juga: Polisi Gagalkan Pencurian 3 Sapi di Probolinggo Jatim: Satu Pelaku Ditembak Karena Melawan "Tidak terkecuali kebutuhan lebaran yang harus dicukupi oleh para pelaku kejahatan," ujarnya saat ditemui, Rabu (20/4/2022). Kapolres pun meminta agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan yang mungkin saja terjadi.

Dari hasil pemetaannya, kasus kejahatan yang bisa saja terjadi menjelang lebaran biasanya cenderung kepada tindak tribun bantul pencurian dan pencurian dengan pemberatan (curat). Seperti diantaranya pencurian barang berharga melalui modus pecah kaca, pecah ban, serta hipnotis. Terlebih saat nanti datang masa mudik Lebaran, akan dimungkinkan terjadi pencurian rumah karena ditinggal mudik pemiliknya.

Baca juga: Tahanan Kasus Pencurian di Mapolres Jeneponto Kabur, Penjaga Tertidur dan Lupa Simpan Kunci Sel Mereka terlihat menggunakan mobil bak terbuka hingga sepeda motor untuk berkeliling takbir. Masyarakat juga melakukan takbir keliling di sepanjang Jalan Parangtritis Yogyakarta. Baca juga: Berita Foto : Kegembiraan Malam Takbiran di Jakarta Yang menariknya juga takbir keliling di kawasan Bantul masyarakat menghiasi mobil mereka dengan sejumlah aksesori.

Seperti lampu kelap kelip, bedug raksasa hingga sound system berukuran besar. Tak hanya itu, mereka juga membawa sejumlah alat musik seperti gamelan untuk melantunkan takbir. Mereka sangat antusias menyambut hari raya Idul Fitri 1443 H.

Hijriyah.
TRIBUNNEWS.COM - Kecelakaan bus pariwisata terjadi di Bukit Bego, Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Imogiri, Bantul, DI Tribun bantul, Minggu (6/2/2022) kemarin. Sebanyak 13 orang meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal tersebut. Dikutip dari Tribun Jogja, korban meninggal termasuk sopir bus, Ferianto (35) warga Sukoharjo, Jawa Tengah. Sementara 34 penumpang mengalami luka-luka. Kecelakaan Bus Pariwisata di Bantul, Minggu (6/2/2022) (TribunJogja.com/Miftahul Huda) Baca juga: PT Jasa Raharja Pastikan Korban Kecelakaan Bus Pariwisata di Bantul Dapat Santunan Kronologi Kecelakaan Bus di Imogiri Kapolres Bantul AKBP Ihsan mengungkapkan bus yang mengalami kecelakaan membawa penumpang yang tengah mengikuti family gathering sebuah perusahaan di Tribun bantul.

tribun bantul

Destinasi family gathering ialah Tebing Breksi, Hutan Pinus, dan Pantai Parangtritis. Mereka menggunakan dua bus. Bus pertama telah jauh mendahului bus kedua yang mengalami kecelakaan.

tribun bantul

BREAKING NEWS - Kecelakaan Bus Pariwisata di Imogiri Bantul, Belasan Orang Tewas




2022 www.videocon.com