Nilai-nilai keadilan di dalam pancasila memiliki makna

nilai-nilai keadilan di dalam pancasila memiliki makna

• Tebar Hikmah Ramadan • Life Hack • Ekonomi • Ekonomi • Bisnis • Finansial • Fiksiana • Fiksiana • Cerpen • Novel • Puisi • Gaya Hidup • Gaya Hidup • Fesyen • Hobi • Karir • Kesehatan • Hiburan • Hiburan • Film • Humor • Media • Musik • Humaniora • Humaniora • Bahasa • Edukasi • Filsafat • Sosbud • Kotak Suara • Analisis • Kandidat • Lyfe • Lyfe • Diary • Entrepreneur • Foodie • Love • Viral • Worklife • Olahraga • Olahraga nilai-nilai keadilan di dalam pancasila memiliki makna Atletik • Balap • Bola • Bulutangkis • E-Sport • Politik • Politik • Birokrasi • Hukum • Keamanan • Pemerintahan • Ruang Kelas • Ruang Kelas • Ilmu Alam & Teknologi • Ilmu Sosbud & Agama • Teknologi • Teknologi • Digital • Lingkungan • Otomotif • Transportasi • Video • Wisata • Wisata • Kuliner • Travel • Pulih Bersama • Pulih Bersama • Indonesia Hi-Tech • Indonesia Lestari • Indonesia Sehat • New World • Nilai-nilai keadilan di dalam pancasila memiliki makna World • Cryptocurrency • Metaverse • NFT • Halo Lokal • Halo Lokal • Bandung • Joglosemar • Makassar • Medan • Palembang • Surabaya • SEMUA RUBRIK • TERPOPULER • TERBARU • PILIHAN EDITOR • TOPIK PILIHAN • K-REWARDS • KLASMITING NEW • EVENT Today social justice as one of the values of Pancasila is very much needed among the community and also the young generation today.

This is needed so that the younger generation will know how to implement these values and can also apply them in everyday life.

This article aims to explain the implementation of social justice values contained in the Pancasila precepts. This research was studied using qualitative methods or descriptive approaches. Then after in-depth study and analysis, it was found that the value of justice whose current is very strong and unavoidable brings various impacts on human life.

In this case, the value of Pancasila plays a role in strengthening the foundation of the nation and the nationalist spirit in each individual. Pancasila values should also be used as motivation in behavior so that it can be used as a filter from the impact of globalization. It is also important to instill Pancasila values in order to strengthen the nation's identity. And it is hoped that all aspects and circles of society can implement it in everyday life.

Keywords : value of social justice, implementation. ABSTRAK Dewasa ini keadilan sosial sebagai salah satu nilai Pancasila sangat dibutuhkan dikalangan masyarakat dan juga generasi muda saat ini. Hal ini diperlukan agar generasi muda mengetahui bagaimana menerapkan nilai-nilai tersebut dan juga dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi nilai-nilai keadilan sosial yang terkandung dalam sila Pancasila. Penelitian ini dikaji dengan menggunakan metode kualitatif atau pendekatan deskriptif. Kemudian setelah dikaji dan dianalisa secara mendalam, ditemukan bahwa nilai keadilan yang arusnya sangat kuat dan tak terhindarkan membawa berbagai dampak bagi kehidupan manusia.

Dalam hal ini, nilai Pancasila berperan dalam memperkuat fondasi bangsa dan jiwa nasionalis pada setiap individu.

Nilai-nilai pancasila juga harus dijadikan sebagai motivasi dalam berperilaku sehingga dapat dijadikan sebagai penyaring dari dampak globalisasi. Penanaman nilai-nilai Pancasila juga penting untuk memperkuat jati diri bangsa. Dan diharapkan semua aspek dan kalangan masyarakat dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kata kunci : nilai keadilan sosial, implementasi PENDAHULUAN Indonesia merupakan negara yang menggunakan Pancasila sebagai landasan sekaligus sumber hukum dalam berbangsa dan bernegara.

Pancasila memiliki lima prinsip yang saling berkaitan satu sama lain. Salah satu bunyi dari Pancasila yaitu "Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia". Salah satu bentuk implementasi sila ke lima Pancasila tersebut adalah bahwa Indonesia merupakan negara hukum, yang mana segala sesuatu yang dilakukan oleh seseorang harus berlandaskan oleh peraturan dan perundang-undangan yang berlaku dan juga tidak menyimpang dari lima prinsip Pancasila.

Adil dalam sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia merupakan adil terhadap sesama manusia, adil terhadap diri sendiri serta adil terhadap Tuhan.

nilai-nilai keadilan di dalam pancasila memiliki makna

Pelaksanaan keadilan sangat berkaitan dengan kehidupan bersama dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai keadilan memiliki makna bahwa seluruh rakyat Indonesia harus mendapatkan perlakuan yang adil dalam bidang hukum, politik, ekonomi, kebudayaan sehingga tercipta masyarakat yang adil dan makmur. Dan juga adanya persamaan manusia didalam kehidupan bermasyarakat tanpa ada perbedaan kedudukan didalamnya.

nilai-nilai keadilan di dalam pancasila memiliki makna

Dapat juga diuraikan sebagai suatu tatanan masyarakat adil dan makmur sejahtera yang setiap warga mendapatkan segala sesuatu yang telah menjadi haknya sesuai dengan hakikat manusia yang adil dan beradab. Keadilan sosial ini harus menutup tumbuhnya sistem eksploitasi dari yang kuat terhadap yang lemah dan juga harus mempersempit kesenjangan sosial ekonomi ditengah tengah masyarakat, ini dimaksudkan supaya bisa membangun kemakmuran dan juga kesejahteraan dalam masyarakat.

Keadilan sosial menjadi muara dari semua sila dalam pancasila, adanya globalisasi telah menciptakan jarak dan kesenjangan dalam masyarakat. Dalam berbahasa sila keadilan juga dapat di implementasikan dengan menjunjung tinggi bahasa persatuan dan memberikan hak yang sama bagi setiap warga yang berbahasa. Hal tersebut tidak berarti melarang penggunaan bahasa asing, namun penggunaan nya yang harus disesuaikan dengan fungsi dan kedudukannya. Globalisasi yang membawa imperialisme dan kolonialisme dalam ranah bahasa membuat kedaulatan bahasa di Indonesia menjadi goyah.

Untuk mengukuhkan kembali kedaulatan bahasa Indonesia tersebut maka perlu adanya revitalisasi atau menghidupkan kembali nilai-nilai dari Pancasila. Sebagai negara hukum tentunya harus menerapkan dan mengimplementasikan hukum tersebut dengan adil artinya selalu berpihak kepada yang benar serta harus seimbang dalam memberikan hak dan kewajiban tanpa ada pihak yang diberatkan.

Namun, asas tersebut belum sempurna diterapkan pada sistem hukum di Indonesia. Penegakan hukum di Indonesia masih terdapat unsur pembeda atau diskriminasi dalam menangani kasus. Hukum tersebut dapat dikatakan bahwa hukum tersebut tumpul ke atas runcing ke bawah.

Tumpul ke atas runcing ke bawah ini adalah istilah hukum yang diberikan kepada golongan atau kelompok dalam masyarakat. Misalnya Keadilan hukum pada masyarakat kelas bawah atau biasa saja yang melakukan kasus yang bisa dibilang ringan, dibuat seolah melakukan kasus atau kejahatan besar dan dipersulit ketika berada di persidangan dan diberikan hukuman yang berat pada kasusnya.

Lain halnya dengan kelompok masyarakat nilai-nilai keadilan di dalam pancasila memiliki makna misal pejabat yang melakukan kasus suap atau penggelapan dana yang hanya mendapat hukuman ringan. Ini menjadikan keadilan di negeri ini lebih tajam menghukum masyarakat bawah daripada pejabat tinggi. Sementara, pejabat tinggi menikmati uang rakyat yang di salah gunakan untuk hal yang bersifat pribadi.

Istilah seperti itu tidak adil bagi kelompok masyarakat bawah dan hal tersebut malah menguntungkan kelompok atas, untuk itu perlu adanya keadilan yang rata dalam hukum di seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang perbedaan. Pengetahuan mengenai proses hukum juga sangat penting, maka pemerintah wajib memberikan pengarahan kepada masyarakat tentang langkah-langkah dalam memperoleh keadilan dalam proses hukum. Lembaga hukum yang bersangkutan juga harus berpartisipasi dalam memberikan layanan dalam melakukan proses hukum kepada masyarakat.

Dengan adanya kesadaran pada diri masing-masing, maka upaya yang dilakukan sangat membantu dalam upaya menegakkan keadilan di Indonesia. Walaupun pemerintah memiliki peran yang dominan dalam proses hukum, namun harus melihat batasan yang ada, dan masyarakat juga memiliki kebebasan dalam memberikan kritikan kepada pemerintah. Nilai-nilai keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia mengandung makna sebagai dasar sekaligus nilai-nilai keadilan di dalam pancasila memiliki makna.

Maknanya adalah mengajak masyarakat agar aktif ikut serta dalam kehidupan bernegara. Sila kelima ini juga menunjukkan bahwa keadilan sosial semestinya menjadi hak dan milik seluruh rakyat Indonesia.
Jakarta - Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. Nilai-nilai Pancasila harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam pergaulan dengan sesama manusia maupun dengan mengelola lingkungan hidup.

Apa saja contoh penerapan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari pada setiap sila? Nah, sebelum mengetahui dan nengamalkan contoh penerapan nilai-nilai pancasila, detikers perlu paham dulu apa pengertian nilai. Pengertian Nilai Nilai adalah sifat atau kualitas yang melekat pada suatu objek.

Nilai mengandung cita-cita, harapan, dambaan, dan keharusan. Nilai terdiri atas nilai material, nilai vital, dan nilai kerohanian, seperti dilansir dari buku Pasti Bisa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan untuk SD/MI Kelas VI oleh Tim Tunas Karya Guru.

nilai-nilai keadilan di dalam pancasila memiliki makna

Nilai material adalah semua yang berguna bagi kehidupan jasmani atau ragawi manusia. Nilai vital adalah semua yang berguna bagi manusia untuk dapat mengadakan kegiatan atau aktivitas. Nilai kerohanian adalah semua yang beguna bagi rohani manusia.

Nilai kerohanian terdiri atas: 1. Nilai kebenaran yang bersumber pada akal (rasio, budi, dan cipta) manusia 2. Nilai keindahan atau nilai estetis yang bersumber pada unsur perasaan manusia 3. Nilai kebaikan atau nilai moral yang bersumber pada unsur kehendak (karsa) manusia 4. Nilai religius merupakan nilai kerohanian tertinggi dan mutlak, serta bersumber pada kepercayaan atau keyakinan manusia Nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara Nilai-nilai yang terkadung dalam Pancasila yakni sebagai berikut.

1. Sila pertama Pancasila, Ketuhanan Yang Maha Esa mengandung nilai ketuhanan 2. Sila kedua Pancasila, Kemanusiaan yang adil dan beradab mengandung nilai kemanusiaan 3.

Sila ketiga Pancasila, Persatuan Indonesia mengandung nilai persatuan 4.

nilai-nilai keadilan di dalam pancasila memiliki makna

Sila keempat Pancasila, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan mengandung nilai kerakyatan 5. Sila kelima Pancasila, Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia mengandung nilai keadilan Baca juga: 5 Urutan Lambang Pancasila Sila 1-5 dan Maknanya Contoh nilai-nilai Pancasila dari sila 1 sampai 5 Contoh penerapan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari yakni sebagai berikut.

nilai-nilai keadilan di dalam pancasila memiliki makna

• Nilai ketuhanan pada sila pertama Pancasila Sila pertama Pancasila berbunyi Ketuhanan Yang Maha Esa. Sila pertama Pancasila memiliki lambang bintang emas dengan latar hitam. Sila pertama Pancasila mengandung nilai ketuhanan.

Contoh-contoh penerapan nilai-nilai ketuhanan dalam kehidupan sehari-hari adalah: 1. Membina kerukunan hidup antara sesama manusia. 2. Tidak melakukan penistaan agama. Penistaan terhadap agama adalah perilaku menghina atau merendahkan agama, seperti melakukan pembakaran rumah ibadah. 3. Mengembangkan siap saling menghormati dan menjaga kebebasan orang dalam beribadah sesuai agama dan kepercayaannya.

4. Menjalankan kehidupan sehari-hari sesuai kebaikan yang diajarkan tuhan dalam agama dan keyakinan. 5. Tidak memaksakan sebuah agama atau kepercayaan pada orang lain. 6. Mengembangkan sikap saling menghormati, bekerja sama, dan tolong-menolong tanpa mendiskriminasi karena agama atau kepercayaan yang dianutnya.

7. Bersikap toleran kepada umat beragama atau berkeyakinan lain. 8. Mempersilakan dan memudahkan umat beragama lain menyelenggarakan hari raya agama atau keyakinannya. • Nilai kemanusiaan dalam sila kedua Pancasila Sila kedua Pancasila berbunyi Kemanusiaan yang adil dan beradab. Sila kedua Pancasila memiliki lambang rantai emas bermata persegi dan bulat yang berkaitan satu sama lain dengan latar warna merah.

nilai-nilai keadilan di dalam pancasila memiliki makna

Sila kedua Pancasila mengandung nilai kemanusiaan. Contoh penerapan nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari adalah: 1. Mengakui persamaan derajat, hak, dan kewajiban asasi setiap manusia tanpa membedakan suku, keturunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, warna kulit, kedudukan sosial, dan lainnya.

2. Sigap membantu orang yang mengalami kesusahan tanpa pilih kasih. 3. Mengembangkan sikap saling mengasihi antara sesama manusia. 4. Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai harkat dan martabatnya sebagai makhluk ciptaan Tuhan. 5. Tidak bersikap semena-mena.

6. Mendukung dan aktif dalam kegiatan kemanusiaan seperti bakti sosial, membantu korban bencana alam, berbagi makanan pada yang membutuhkan, membantu panti asuhan dan panti jompo, dan lainnya. 7. Mengembangkan sikap tenggang rasa. 8. Menjunjung tinggi hak asasi manusia. 9.

nilai-nilai keadilan di dalam pancasila memiliki makna

Membela kebenaran. 10. Mengembangkan sikap saling menghormati dan bekerja sama dengan bangsa lain. • Nilai persatuan dalam sila ketiga Pancasila Sila ketiga Pancasila berbunyi Persatuan Indonesia. Sila ketiga Pancasila memiliki lambang pohon beringin dengan latar warna putih. Sila kedua Pancasila mengandung nilai persatuan.

Contoh pengamalan sila ke-3 dalam kehidupan sehari-hari: 1. Mengembangkan sikap saling menghargai keanekaragaman budaya. 2. Membina hubungan baik dengan semua unsur bangsa. 3. Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa. 4. Mengembangkan persatuan asal dasar Bhinneka. Tunggal Ika, yaitu 'berbeda-beda tetapi satu'. 5. Mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi atau golongan.

nilai-nilai keadilan di dalam pancasila memiliki makna

6. Mengembangkan sikap bangga dan cinta. terhadap tanah air dan bangsa. 7. Rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara apabila diperlukan. • Nilai kerakyatan dalam sila keempat Pancasila Sila keempat Pancasila berbunyi Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.

Sila keempat Pancasila memiliki lambang kepala banteng warna hitam dan putih dengan latar warna merah. Sila kedua Pancasila mengandung nilai kerakyatan. Contoh pengamalan sila ke-4 Pancasila dalam kehidupan sehari-hari yaitu: 1. Selalu mengutamakan musyawarah untuk mencapai kesepakatan dalam menyelesaikan permasalahan. 2. Menghargai hasil musyawarah. 3. Menjalankan hasil musyawarah dengan sungguh-sungguh dan bertanggung jawab.

4. Tidak memaksakan kehendak atau pendapat pada orang lain. 5. Menghargai masukan orang lain. 6. Berjiwa besar untuk menerima keputusan yang dihasilkan melalui musyawarah. 7. Bekerja sama untuk mempertanggungjawabkan keputusan musyawarah. 8. Ikut serta dalam pemilihan umum, pilpres, dan pilkada.

9. Memberikan kepercayaan pada wakil rakyat yang dipilih. 10. Wakil rakyat harus mampu membawa aspirasi rakyat. 11. Menghindari hasil walk out dalam musyawarah.

Baca juga: 20 Contoh Penerapan Nilai-Nilai Pancasila terhadap Hewan dan Tumbuhan • Nilai keadilan dalam sila kelima Pancasila Sila kelima Pancasila berbunyi Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Sila kelima Pancasila memiliki lambang padi dan kapas dengan latar warna putih.

Sila kelima Pancasila mengandung nilai keadilan. Contoh sikap yang mencerminkan sila kelima Pancasila dalam kehidupan sehari-hari yaitu: 1. Tidak bergaya hidup mewah 2. Tidak bersifat boros 3. Bekerja keras 4. Menghormati hak-hak orang lain 5. Peduli dan membantu mengurangi penderitaan yang dialami orang lain 6. Menjunjung tinggi semangat kekeluargaan dan gotong royong 7.

Tidak melakukan perbuatan yang merugikan kepentingan umum 8. Mendukung kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial, seperti membantu akses pendidikan bagi siapa saja, dan membantu akses sandang, pangan, dan papan yang merata. Nah, itu dia nilai-nilai Pancasila dan contohnya dalam kehidupan sehari-hari. Yuk lakukan, detikers! Keadilan berdasarkan nilai-nilai Pancasila (Manusia dan Keadilan) Juni 3, 2012 pebyword Tag: Manusia dan Keadilan Pancasila merupakan dasar Negara dan landasan idiologi Negara republik Indonesia.

Pancasila adalah pandangan hidup yang berkembang dalam kehidupan sosial dan budaya Indonesia. Modernisasi mengharuskan masyrakat Indonesia harus lebih memahami nilai-nilai dari pancasila. Pancasila lahir pada tanggal 1 Juni, dan baru saja kita memperingati hari kelahiran pancasila. PANCASILA : Sila pertama dari pancasila adalah ketuhanan yang maha esa, kedua adalah kemanusiaan yang adil dan beradab, ketiga adalah persatuan Indonesia, keempat adalah kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, dan kelima adalah keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

masyrakat Indonesia sebenarnya menyadari akan pentingnya Pancasila sebagai dasar dan idiologi Negara Republik Indonesia, tetapi banyak juga yang belum memahami arti dari masing-masing sila yang ada di dalam pancasila.

Dalam penerapan keadilan di Indonesia, pancasila sangat berperan penting sebagai dasar keadilan seperti disebutkan pada sila kedua dan sila kelima.

Sila kedua yang berbunyi kemanusiaan yang adil dan beradab mengandung delapan makna yaitu : • Mengakui persamaan derajat persamaan hak dan persamaan kewajiban antara sesama manusia. • Saling mencintai sesama manusia. • Mengembangkan sikap tenggang rasa.

• Tidak semena-mena terhadap orang lain. • Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. • Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan. • Berani membela kebenaran dan keadilan. • Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia, karena itu dikembangkan sikap hormat-menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain.

Sila kelima yaitu keadilan social bagis seluruh rakyat Indonesia mengandung makna, anatra lain : • Mengembangkan perbuatan-perbuatan nilai-nilai keadilan di dalam pancasila memiliki makna luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan gotong-royong. • Bersikap adil.

nilai-nilai keadilan di dalam pancasila memiliki makna

• Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban. • Menghormati hak-hak orang lain. • Suka memberi pertolongan kepada orang lain.

nilai-nilai keadilan di dalam pancasila memiliki makna

• Menjauhi sikap pemerasan terhadap orang lain. • Tidak bersifat boros. • Tidak bergaya hidup mewah. • Tidak melakukan perbuatan yang merugikan kepentingan umum. • Suka bekerja keras. • Menghargai hasil karya orang lain. • Bersama-sama berusaha mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial. Kedua sila tersebut sudah sangat menjelaskan dan menjadi dasar dan arahan yang harus masyrakat pahami dan lakukan sebagai manusia yang bisa hidup saling berdampingan di Indonesia dan di muka bumi ini.

Sebagai nilai-nilai yang luhur sila-sila didalam pancasila akan menjadi warisan turun temurun bagi anak cucu kita kelak. Keadilan yang ada di Indonesia belum sepenuhnya mengikuti nilai-nilai luhur yang tertera pada pancasila khususnya sila kedua dan kelima, masih banyak kasus koeupsi yang tak terselesaikan, hakim dan jaksa yang bisa disuap dan memenangkan yang salah dan yang mempunyai harta.

Manusia sekrang memang tidak peduli lagi dengan nilai-nilai luhur karena dampak nilai-nilai keadilan di dalam pancasila memiliki makna dan globalisasi. Tetapi dengan kepribadian yang mempunyai prinsip harus kita yakini bahwa kita akan menjadi manusia yang beriman dan memiliki rasa keadilan antar sesama manusia.

Agar hidup tenang dan bahagia. sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Pancasila#Sila_kedua Blogroll • lya'sblog • WordPress.com • WordPress.org GUNADARMA • BAAK • Gunadarma • ilab • sap • staffsite Koneksi • Alim`s blog • allen'sblog • angger'sblog • Arie`s blog • bagus'sblog • dini'sblog • gina'sblog • jeich'sblog • leonardbrahmana'sblog • muflih'sblog • noni'sblog • Reza'sblog • toni'sblog chat with me.
• Tebar Hikmah Ramadan • Life Hack • Ekonomi • Nilai-nilai keadilan di dalam pancasila memiliki makna • Bisnis • Finansial • Fiksiana • Fiksiana • Cerpen • Novel • Puisi • Gaya Hidup • Gaya Hidup • Fesyen • Hobi • Karir • Kesehatan • Hiburan • Hiburan • Film • Humor • Media • Musik • Humaniora • Humaniora • Bahasa • Edukasi • Filsafat • Sosbud • Kotak Suara • Analisis • Kandidat • Lyfe • Lyfe • Diary • Entrepreneur • Foodie • Love • Viral • Worklife • Olahraga • Olahraga • Atletik • Balap • Bola • Bulutangkis • E-Sport • Politik • Politik • Birokrasi • Hukum • Keamanan • Pemerintahan • Ruang Kelas • Ruang Kelas • Ilmu Alam & Teknologi • Ilmu Sosbud & Agama • Teknologi • Teknologi • Digital • Lingkungan • Otomotif • Transportasi • Video • Wisata • Wisata • Kuliner • Travel • Pulih Bersama • Pulih Bersama • Indonesia Hi-Tech • Indonesia Lestari • Indonesia Sehat • New World • New World • Cryptocurrency • Metaverse • NFT • Halo Lokal • Halo Lokal • Bandung • Joglosemar • Makassar • Medan • Palembang • Surabaya • SEMUA RUBRIK • TERPOPULER • TERBARU • PILIHAN EDITOR • TOPIK PILIHAN • K-REWARDS • KLASMITING NEW • EVENT Pancasila merupakan ideologi negara Indonesia, sehingga kata ini tidak asing lagi dikalangan rakyat Indonesia karena pancasila sangatlah berperan penting dalam kehidupan mereka.

Adapun pancasila itu memiliki 5 sila dan salah satunya ialah "Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia" yang memiliki makna bahwasanya semua orang itu berhak mendapatkan perlakuan yang sama tanpa dibeda-bedakan entah itu dalam hal politik, hukum, sosial, ekonomi dan lain nilai-nilai keadilan di dalam pancasila memiliki makna Keadilan itu sangatlah dibutuhkan dalam bermasyarakat terlebih bagi seseorang pemimpin.

Seorang pemimpin itu dituntut untuk bersikap adil yakni tidak berat sebelah atau bisa dikatakan dengan menempatkan sesuatu pada tempatnya, dikarenakan pemimpin yang adil akan menciptakan masyarakat yang nyaman dah sejahtera. Akan tetapi sekarang ini negara Indonesia sedang berada di fase dimana seorang pemimpin tidak memperlakukan rakyatnya dengan seadil-adilnya, sehingga terkikislah yang namanya keadilan.

Seperti halnya membeda-bedakan antara rakyat jelata dengan rakyat yang bertahta, hal itulah yang menyebabkan turunnya kesejahteraan masyarakat. Adapun seorang pemimpin yang dapat di katakan adil ialah pemimpin yang memberikan dan melindungi hak seseorang yang memang menjadi haknya. Salah satu nilai yang terkandung dalam sila ke 5 pancasila ini ialah mengembangkan sikap adil serta menanamkan rasa saling menghargai, seperti halnya menghargai karya orang lain dalam arti tidak menghina, mengejek, ataupun memaki ciptaan/karya-karya orang lain. Keadilan itu sangatlah penting untuk di tanamkan, bahkan dalam Q.

S Al-Ma'idah itu dijelaskan bahwasanya perilaku adil itu lebih dekat terhadap takwa, sehingga memang harus benar-benar ditanamkan entah itu adil kepada diri sendiri, orang lain dan terpenting ialah berperilaku adil kepada Allah SWT (Hablumminallah dan Hablumminannas).Â
Awalnya ilmu pengetahuan yang dimiliki manusia masih ralatif sederhana.

Bangsa Indonesia tidak dapat dipisahkan dengan nilai-nilai pancasila, karena pancasila memiliki bermacam-macam fungsi dan kedudukan antara lain sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa,ideologi negara dan kepribadian bangsa. Oleh karena itu pancasila secara normatif dijadikan sebagai acuan atas tindakan baik dan secara filosofis dapat dijadikan perpektik kajian atas nilai dan norma yang berkembang di masyarakat.

Akal manusia telah mampu menjangkau hal-hal yang sebelumnya merupakan sesuatu yang tidak mungkin menjadi hal yang mungkin. Kemajuan cepat dunia dalam bidang informasi dan teknologi dalam dua dasawarsa terakhir telah berpengaruh pada peradaban manusia melebihi jangkauan pemikiran manusia sebelumnya.

Pengaruh ini terlihat pada pergeseran tatanan sosial, ekonomi dan politik yang memerlukan keseimbangan baru antara nilai-nilai, pemikiran dan cara-cara kehidupan yang berlaku pada konteks global dan lokal.

Selain itu, pada abad pengetahuan ini, diperlukan masyarakat cendekia yang yang tidak enggan untuk belajar sepanjang hayat dengan standar mutu yang tinggi. Sifat pengetahuan dan keterampilan yang harus dikuasai masyarakat sangat beragam dan canggih, sehingga diperlukan sumber nilai atau orientasi dasar yang disertai dengan kemampuan dalam mengakses, memilih dan menilai pengetahuan, serta mengatasi situasi yang ambigu dan antisipatif terhadap ketidakpastian.

Pancasila sebagai ideologi bangsa harus dapat dijadikan acuan yang mengakomodir dan mengantisipasi laju perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga setiap warga negara dapat mengimbangi sekaligus mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kemaslahatan dan kelangsungan hidup manusia.

Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral, mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang.

Menurut sebagian besar teori, keadilan memiliki tingkat kepentingan yang besar. Keadilan adalah kelebihan (virtue) pertama dari institusi sosial, sebagaimana halnya kebenaran pada sistem pemikiran. Tapi, menurut kebanyakan teori, keadilan belum lagi tercapai: "Kita tidak hidup di dunia yang adil". Kebanyakan orang percaya bahwa ketidakadilan harus dilawan dan dihukum, dan banyak gerakan sosial dan politis di seluruh dunia yang berjuang menegakkan keadilan.

Tapi, banyaknya jumlah dan variasi teori keadilan memberikan pemikiran bahwa tidak jelas apa yang dituntut dari keadilan dan realita ketidakadilan.

Di samping itu, pada penerapanya, keadilan sendiri harus sesuai proporsionalitas. Sebagai contoh, akan tidak adil apabila tiga anak dengan tinggi yang berbeda diberikan satu kursi yang sama. Dengan demikian, keadilan haruslah media yang meletakkan segala sesuatunya pada tempatnya. Sila Kelima dalam Dasar Negara RI mengandung makna setiap manusia Indonesia menyadari hak dan kewajiban yang sama untuk menciptakan keadilan sosial dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

Untuk itu dikembangkan perbuatannya luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan gotong royong. Untuk itu diperlukan sikap adil terhadap sesama, menjaga kesinambungan antara hak dan kewajiban serta menghormati hak-hak orang lain.

Nilai-nilai keadilan haruslah merupakan suatu dasar yang harus diwujudkan dalam hidup bersama kenegaraan untuk mewujudkan tujuan negara yaitu mewujudkan kesejahteraan, mencerdaskan, dan melindungi seluruh warganya dan wilayahnya.

Demikian pula nilai-nilai keadilan tersebut sebagai dasar dalam pergaulan antara negara sesama bangsa didunia dan prinsip ingin menciptakan ketertiban hidup bersama dalam suatu pergaulan antar bangsa didunia dengan berdasarkan suatu prinsip kemerdekaan bagi setiap bangsa, perdamaian abadi serta keadilan dalam hidup bersama (keadilan sosial).

Dalam implementasi pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi, masyarakat harus menjaga keseimbangan kemanusiaan, yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri, manusia dengan Tuhannya, manusia dengan manusia lainnya, manusia dengan masyarakat bangsa dan negara serta manusia dengan alam lingkungannya.

Nilai-nilai Pancasila merupakan dasar pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi karena nilai-nilai ini mendorong dan mendasari perkembangan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keadilan di dalam pancasila memiliki makna yang baik dan terarah. Dengan nilai-nilai Pancasila tersebut, masyarakat perlu menyadari bahwa untuk meningkatakan IPTEK di Indonesia, masyarakat hendaknya memiliki dan memegang prinsip dan tekad yang kukuh serta berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila dimulai dari sejak dini.

Teori tanpa aplikasi pada hakikatnya merupakan suatu hal yang tidak patut dipelajari. Oleh sebab itu, penerapan aplikatif Pancasila dalam kehidupan sehari-hari adalah hal penting mengingat Pancasila sebagai paradigma pembangunan ilmu itu sendiri. “Keadilan Sosial” merupakan suatu masyarakat atau sifat suatu masyarakat yang adil dan makmur, berbahagia untuk semua orang, penempatan sesuai dengan proporsionalitas, dan tidak ada pencederaan terhadap Pancasila.

Nilai-nilai “Keadilan Sosial” sebagaimana tiga pilar keilmuan, Butir-Butir Pancasila, dan Pasal-Pasal dalam UUD 1945 sepatutnya menjadi pedoman penerapan nilai-nilai yang dimaksud dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan diikutsertakannya nilai keadilan dalam sila kelima Pancasila, masyarakat diharapkan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi berdasarkan asas tidak bebas nilai, namun terikat pada nilai Pancasila.

nilai-nilai keadilan di dalam pancasila memiliki makna

Akan tetapi, pada praktiknya, masih banyak fenomena yang mencederai pelaksaan sila “Keadilan Sosial” dalam konteks peningkatan kualitas ilmu bangsa ini. a. Mengembangkan perbuatan-perbuatan yang luhuryang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotong-royongan.

Agar setiap warga berbuat baik satu sama lain. Perbuatan luhur seperti yang telah diprintahkan Tuhan dan menjauhi apa yang dilarang. Perbuatan baik dan luhur dapat dilakukan pada setiap manusia dengan cara saling membantu bergotong-royong, dan c. Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban. Menghendaki bahwa manusia indonesia jangan hanya mendahulukan hak-haknya seperti hak hidup bebas, berserikat, perlakuan yang sama, kepemilikan dll, tetapi menjaga kewajiban yang harus dilakukan secara seimbang.

Kewajiban yang harus dilakukan adalah berhubungan baik dengan sesama manusia, membela yang teraniaya, memberikan nasihat yang benardan menghormati kebebasan beragama. Apabila kewajiban dan hak berjalan seiringan, maka hidup damai dan rukun akan tercipta. d. Menghormati hak-hak orang lain. Menghendaki setiap manusia untuk menghormatihak orang dan memberikan peluang orang lain dalam mencapai hak, dan tidak berusaha menghalang-halangi hak orang lain.

Misalnya : Perbuatan seperti mencuri harta orang lain, menyiksa, pelit bersedekah, merusak tempat beridah agama lain. e. Suka memberikan pertolongan kepada orang lain. Nilai-nilai keadilan di dalam pancasila memiliki makna sikap dan budaya bangsa yang saling tolong menolong seperti gotong royong dan menjauhkan diri dari sikap egoisdan individualisme. Contohnya seperti membantu orang buat menyebrang jalan, memberi makan anak yatim dan orang yang membutuhkan, membuang sampah pada tempatnya, tidak merokok di sembarang tempat.

f. Menjauhi sikap pemerasan terhadap orang lain. Manusia indonesia bukanlah homo hominilupus(manusia yang memakan manusia lain). Manusia indonesia tidak boleh memeras oarng lain demi kepentingan sendiri. Contoh perbuatan memeras ini seperti melakukan perampokan, memberikan bunga terlalu tinggi kepada peminjam terutama kalangan orang kecil, serta tidak memberikan upah yang layak kepada pkerja terutama buruh dan pembantu rumah tangga.

h. Tidak bergaya hidup mewah. Menghendaki manusia indonesia untuk tidak bergaya hidup mewah, tetapi secukupnyasesuai dengan kebutuhan.

Ukuran mewah memang relatif, namun dapat disejajarkan dengan tingkat kehidupan nilai-nilai keadilan di dalam pancasila memiliki makna keadilan pada setiap strata kebutuhan manusia. Perbuatan membuang makanan, makan berlebihan, memakai pakaian, perumahan, dan mobil yang berlebihan, juga wujud kehidupan mewah i. Tidak melakukan perbuatan yang merugikan kepentingan umum. Menghendaki warna indonesia menjaga kepentingan umum dan prasarana umum, sehingga sarana tersebut berguna bagi masyarakat luas.

perilaku yang merugikan kepentingan umum misalnya merusak telepone umum, rambu lalu lintas, mencuri kabel kereta apiatau berkelahi antarwarga. Penerapan aplikatif Pancasila dalam kehidupan sehari – hari adalah hal penting mengingat Pancasila sebagai paradigma pembangunan ilmu itu sendiri. Nilai – nilai “Keadilan Sosial” sebagaimana tiga pilar keilmuan. Pancasila dan pasal – pasal UUD 1945 sepatutnya menjadi pedoman penerapan nilai – nilai yang di maksud dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dengan diikutsertakannya nilai keadilan dalam sila kelima Pancasila masyarakat diharapkan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi berdasarkan asas tidak bebas nilai, namun terikat pada nilai Pancasila. Jadi Nilai Keadilan dalam Pancasila sebagai Dasar Pengembangan Ilmu yaitu nilai yang menekankan tentang hak dan hakikat untuk seluruh masyarakat Indonesia, yang tidak memihak atau sewenang-wenang untuk pemerataan keadilan pengembangan ilmu bagi seluruh rakyat Indonesia.Jawaban:.

Kekeluargaan dan kegotongroyongan b. bersikap adil c. menghormati hak orang lain dan selalu berusaha menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.

d. suka memberi pertolongan kepada orang lain. e. menjauhi sikap pemerasan terhadap orang lain. f. tidak melakukan perbuatan yang merugikan kepentingan orang lain. g. mengembangkan hidup sederhana tidak bergaya hidup mewah tidak bersikap boros dan suka bekerja keras. h. menghargai hasil karya orang lain SOAL 1 Pancasila sebagai dasar negara yang tercantum dalam pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 merupakan jiwa seluruh rakyat Indonesia.

… Jelaskan mengapa Pancasila disebut sebagai jiwa seluruh rakyat Indonesie: SOAL 2 Jelaskan sikap sikap yang harus dimiliki oleh masyarakat Indonesia agar dapat mempertahankan persatuan dalam keberagaman

NILAI YANG TERKANDUNG DALAM PANCASILA KELAS 5 TEMA 1 SUBTEMA 1 PEMBELAJARAN 3




2022 www.videocon.com