Pengeroyokan kakek

pengeroyokan kakek

• Senin, 9 Mei 2022 • Network • Pikiran Rakyat • Gowapos.com • PR Cirebon • PR Cianjur • PR Tasikmalaya • Pedoman Tangerang • PR Bogor • PR Depok • PR Pangandaran • PR Indramayu • PR Bekasi • PRFM News • Seputar Tangsel • Portal Jember • Ringtimes Banyuwangi • Zona Jakarta • Kabar Besuki • Mantra Sukabumi • Lensa Purbalingga • Zona Banten • Lihat Semua • • • DEKSJABAR - Pengeroyokan kakek telah menangkap terduga dalang provokator pengeroyokan Ade Armando, kemarin.

Ada 6 tersangka yang telah diidentifikasi oleh polisi, Rabu 13 April 2022.

pengeroyokan kakek

Saat ini polisi masih memburu 3 orang lagi yang masih buron. "Di samping enam pelaku utama pemukulan dan pengeroyokan ada juga satu pelaku lain yang di luar dari enam ini telah ditangkap atas nama Arif Pardiani, kita tangkap di Jakarta," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Pengeroyokan kakek Zulpan kepada wartawan, Rabu (13/4/2022). Baca Juga: BIKIN KAGET, Saksi Ini Bilang Yosep dan Danu Bersekongkol Sebelum Polisi Tiba di TKP Kasus Pembunuhan Subang?

Kata Zulpan, Arif Pardiani ini diduga ikut berperan dalam memprovokasi massa dengan kata-kata kasar untuk mengeroyok Ade Armando. Hal tersebut diketahui dari video pengeroyokan yang viral di media sosial. "Ini yang kalau terlihat di video yang beredar di media sosial, yang bersangkutan ini melakukan provokasi diantaranya mengeluarkan kata-kata ' Ade Armando sudah mati' dan 'turun semua yang ada di Jakarta'," sambungnya.

Arif Pardiani saat ini tengah menjalani pemeriksaan secara intensif bersama penyidik. Zulpan berharap, dengan ditangkap Arif, ketiga tersangka lainnya yang berstatus buron bisa segera menyerahkan diri. Baca Juga: BUKAN MAHASISWA, Ade Armando Digebuki oleh 6 OrangSalah satunya Ditangkap di Tempat Ini "Saat ini masih ada tiga orang lagi yang sedang kita pengeroyokan kakek pengejaran," pungkas Zulpan. Seperti diketahui, Ade Armando menjadi salah satu korban pengeroyokan dalam aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Senin, 11 April 2022 kemarin.

Ade mengalami luka di bagian wajah dan kepala akibat pengeroyokan tersebut. • Senin, 9 Mei 2022 • Network • Pikiran Rakyat • Pengeroyokan kakek • PR Cirebon • PR Cianjur • PR Tasikmalaya • Pedoman Tangerang • PR Bogor • PR Depok • PR Pangandaran • PR Indramayu • PR Bekasi • PRFM News • Seputar Tangsel • Portal Jember • Ringtimes Banyuwangi • Zona Jakarta • Kabar Besuki • Mantra Sukabumi • Lensa Purbalingga • Zona Banten • Lihat Semua • • • MEDIA BLITAR – Bos PS Store, Putra Siregar ditangkap polisi, setelah pulang umrah bersama keluarga ke tanah suci Mekah.

pengeroyokan kakek

Putra Siregar baru saja melakukan perjalanan umroh ke tanah suci Mekah selama 14 hari, kegiatan ini juga diikuti oleh beberapa rekan artis dan sahabat. Penangkapan ini dilakukan terkait dengan kejadian penganiayaan oleh Putra Siregar dan Rico Valentino terhadap korban N pada 2 Maret 2022.

Baca Juga: Biodata Putra Siregar Bos PS Store Ditangkap Polisi Terkait Kasus Dugaan Penganiayaan Kala itu korban N melaporkan kejadian penganiayaan tersebut ke Polres Jakarta Selatan tepat setelah mengalami tindakan pengeroyokan di café kawasan Senopati.

Pengeroyokan kakek pelaporan tersebut, pihak Polres Jakarta Selatan telah melakukan penangkapan terhadap tersangka Putra Siregar.

pengeroyokan kakek

Hal ini sesuai dengan pernyataan yang diberikan oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto. Baca Juga: Bukti Penyebab Putra Siregar Ditangkap Polisi, Kasus Penganiayaan Bersama Rico Valentino "Iya (ditangkap) sudah kita proses," Jelas Budhi kepada wartawan, Selasa 12 April 2022.
• Senin, 9 Mei 2022 • Network • Pikiran Rakyat • Gowapos.com • PR Cirebon • PR Cianjur • PR Tasikmalaya • Pedoman Tangerang • PR Bogor • PR Depok • PR Pangandaran • PR Indramayu • PR Bekasi • PRFM News • Seputar Tangsel • Portal Jember • Ringtimes Banyuwangi • Zona Jakarta • Kabar Besuki • Mantra Sukabumi • Lensa Purbalingga • Zona Banten • Lihat Semua • • • Jurnal Makassar – Ade Armando yang juga merupakan Dosen tetap Departemen Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Indonesia menjadi salah satu korban pemukulan massa aksi unjuk rasa didepan pengeroyokan kakek DPR RI, Jakarta Pusat pada 11 April 2022.

Pemukulan yang dialami oleh Ade Armando dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan. “Iya kena pukulan dalam kegiatan demo tadi. Pengeroyokan kakek dari video yang beredar, itu dilakukan oleh massa aksi,” kata Zulpan dalam keterangannya dikutip dari PMJNews. Baca Juga: Ade Armando Sebut BEM SI Terpecah Sebelum Pengeroyokan Terjadi Hingga Babak Belur Muka Berdarah Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan bahwa Ade Armando mengalami luka dibagian kepala dan telah dievakuasi serta dilarikan ke Rumah Sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, pelaku yang diduga melakukan pemukulan terhadap Ade Armando telah berhasil diamankan polisi.

Akan tetapi Kombes Pol Endra Zulpan enggan merinci lebih lanjut total terduga pelaku dan motif dibalik pemukulan tersebut. “Sudah beberapa diamankan, tapi saya belum bisa sampaikan secara detail,” ujarnya. Sebelum babak belur, Ade Armando sempat pengeroyokan kakek keterangan kepada wartawan dengan mengatakan bahwa dia tidak ikut demo, hanya memantau.

Baca Juga: Ade Armando Babak Belur di Hajar Massa Saat Demo 11 April, Dekan Fisip UI Angkat Bicara “Saya tidak ikut demo, saya ikut memantau, saya menyatakan saya mendukung.” Kata Ade Armando.

pengeroyokan kakek

JAKARTA - Pengusaha pemilik gerai penjualan handphone, Putra Siregar bersama artis Rico Valentino ditangkap terkait dugaan kasus pengeroyokan terhadap Nuralamsyah, warga Jakarta Selatan, di sebuah kafe di kawasan Senopati, Jakarta Selatan pada 2 Maret 2022. Putra Siregar bersama artis Rico Valentino dikabarkan ditangkap sepulang umrah 14 hari, dan sempat dilindungi oleh pejabat negara.

Putra Siregar bersama artis Rico Valentino sebelumnya dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan.

pengeroyokan kakek

Sebelumnya, Putra Pengeroyokan kakek bersama Rico Valentino mengeroyok Nuralamsyah di sebuah kafe di kawasan, Senopati, Jakarta Selatan, pada 2 Maret 2022 lalu. "Kira-kira Jam 2 pagi itu pokoknya klien kita dikeroyok lah tanpa sebab, saya gak tau pelaku terpengaruh alkohol atau tidak," kata kuasa hukum korban, Ahmad Ali Fahmi saat dikonfirmasi, Selasa (12/4/2022). Menurut dia, pihaknya telah memberikan tenggat waktu terhadap Putra Siregar dan Rico Valentino untuk melayangkan permintaan maaf atas kejadian tersebut.

Namun, lantaran permintaan maaf tak kunjung dilakukan, Fahmi kemudian, melayangkan laporan ke Polres Metro Jakarta Selatan pada 11 Maret 2022. Dalam laporan ke pihak polisi, Fahmi menyertakan sejumlah bukti seperti hasil visum, rekaman CCTV di lokasi kejadian, dan menghadirkan saksi-saksi yang bahkan turut menjadi korban pengeroyokan tersebut.

"Karena kita nunggu itikad baiknya minta maaf gak mau minta maaf. Oleh karena itu, kita laporkan ke polisi," ujar Fahmi. Akibat aksi pengeroyokan tersebut, kata Fahmi, kliennya mengalami luka di bagian rahang kanan. Luka tersebut diduga akibat pukulan benda tumpul. "Luka dalam di bagian rahang kanan, ada bekas pukulan benda tumpul," terang Fahmi. Sementara itu, Kapolres Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto saat dikonfirmasi membenarkan laporan tersebut. Ia menegaskan, pihaknya sudah memproses dan menindaklanjuti laporan tersebut.

"Sudah, laporan sudah pengeroyokan kakek kami terima. Dan sudah kami proses dan tindaklanjuti," kata dia.
• Senin, 9 Mei 2022 • Network • Pikiran Rakyat • Gowapos.com • PR Cirebon • PR Cianjur • PR Tasikmalaya • Pedoman Tangerang • PR Bogor • PR Depok • PR Pangandaran • PR Indramayu • PR Bekasi • PRFM News • Seputar Tangsel • Portal Jember • Ringtimes Banyuwangi • Zona Jakarta • Kabar Besuki • Mantra Sukabumi • Lensa Purbalingga • Zona Banten • Lihat Semua • • • SEMARANGKU- Buntut kasus Ade Armando yang dikeroyok saat aksi 11 April 2022 lalu mulai menemui titik terang.

Telah terungkap sosok pelaku yang menjadi tersangka pemukulan Ade Armando saat aksi 11 April 2022 lalu. Mirisnya, Ade Armando bahkan sudah tidak berdaya dan nyaris ditelanjangi dalam peristiwa tersebut. Kini sosok yang menjadi biang rusuh atas pengeroyokan Ade Armando telah menemui titik terang.

Dikabarkan Polisi telah mengetahui dan kini mendekam di tahanan kepolisian. Polisi menemukan fakta baru dari dua tersangka pengeroyokan pegiat media sosial Ade Armando yang telah berhasil ditangkap. Keduanya bukanlah bagian dari mahasiswa yang melakukan unjuk rasa. "Dari data yang sudah kami himpun untuk dua orang yang sudah diamankan ini statusnya wiraswasta, bukan mahasiswa," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Pengeroyokan kakek Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat kepada wartawan.

Baca Juga: Download Video TikTok Tanpa Watermark Pakai Apa Sih Agar Gratis? Jawabannya Bisa Ditemukan di Sini
• Senin, 9 Mei 2022 • Network • Pikiran Pengeroyokan kakek • Gowapos.com • PR Cirebon • PR Cianjur • PR Tasikmalaya • Pedoman Tangerang • PR Bogor • PR Depok • PR Pangandaran • PR Indramayu • PR Bekasi • PRFM News • Seputar Tangsel • Portal Jember • Ringtimes Banyuwangi • Zona Jakarta • Kabar Besuki • Mantra Sukabumi • Lensa Purbalingga • Zona Banten • Lihat Semua • • • GALAMEDIA - Pengusaha gerai penjualan handphone (HP) PS Store, Putra Siregar bersama selebgram Rico Valentino menjadi tersangka dalam kasus pengeroyokan terhadap Nuralamsyah.

Putra Siregar bersama Rico Valentino selain sudah ditetapkan sebagai tersangka, juga kini telah ditangkap oleh pengeroyokan kakek kepolisian. Kasus yang menimpa Putra Siregar dan Rico Valentino ini bermula dari laporan korban di Polres Jakarta Selatan. Baca Juga: Contoh Ceramah Singkat Kultum Ramadhan tentang Pentingngnya Ikhlas di Bulan Ramadhan Nuralamsyah disebut mengalami penganiayaan di sebuah cafe di kawasan Senopati, Jakarta Selatan pada Sabtu, 2 Maret 2022 yang lalu.

Sebelumnya, kedua tersangka sempat diberi kesempatan untuk melayangkan pengeroyokan kakek maaf kepada korban namun tak dilakukan pengeroyokan kakek akhirnya ditangkap.

Terkait kasus yang menjerat bos PS Store ini, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budhi Herdi Susianto menyebut sejauh ini baru ada dua tersangka. Baca Juga: Sosok Ryutaro Karube, Gelandang Jepang Dambaan Bobotoh yang Tak Kunjung Direkrut Persib Budhi tak menampik jika dalam pengembangan kasus ini akan menambah tersangka lain.Yahoo is part of the Yahoo family of brands.

By clicking " Accept all" you agree that Yahoo and our partners will store and/or access information on your device through the use of cookies and similar technologies and process your personal data, to display personalised ads and content, for ad and content measurement, audience insights and product development.

Your personal data that may be used • Information about your device and Internet connection, including your IP address • Browsing and search activity while using Yahoo websites and apps • Precise location You can select ' Manage settings' for more information and to manage your choices. You can change your choices at any time by visiting Your Privacy Controls. Find out more about how we use your information in our Privacy Policy and Cookie Policy.

Click here to find out more about our partners.
Hari ini Pengadilan Negeri Jakarta Timur menggelar sidang perdana kasus pengeroyokan kakek Wiyanto Halim yang sempat viral. Kuasa hukum keluarga Wiyanto Halim, Marloncius Sihaloho menilai persidangan secara online memiliki banyak kendala, terutama soal jaringan.

pengeroyokan kakek

Dia berharap sidang ini dilaksanakan secara offline. Kronologi kasus pengeroyokan lansia ini, berawal saat korban mengendarai mobil Toyota Rush sendirian dan menyerempet moto r di kawasan Cipinang Muara, Jakarta Timur, pada 23 Januari 2022. Namun, saat itu Wiyanto tidak pengeroyokan kakek dan lanjut berjalan. Hal itu memancing amarah korban penyerempetan dan mengejar mobil tersebut hingga ke Pulogadung.

pengeroyokan kakek

Dia meneriaki Wiyanto sebagai maling untuk memancing warga dan membantunya menghentikan kendaraan korban. Setelah mobil berhenti, warga langsung menghajar kakek 98 tahun itu hingga tewas. Mereka juga merusak mobil HM sampai ringsek. Bryana Halim, anak Wiyanto, menceritakan ayahnya mengalami luka parah akibat pengeroyokan itu.

pengeroyokan kakek

Ia menduga ayahnya dihajar menggunakan senjata tumpul. "Kepalanya robek, mukanya penyok gitu, tulang belakang hancur, dadanya mungkin hancur juga, kupingnya bengkak ada pendarahan, ya sampai segitunya. Pokoknya tulang belakangnya hancur. Itu diinjak-injak kayaknya," ujar Bryana. Dalam sidang hari ini, enam dari 9 terdakwa dihadirkan secara onlinei. Keenam terdakwa itu atas nama Reinaldi, Muhammad Amar, Zulfikar, Tria Julian, Muhammad Yohan Prasetyo, dan Muhammad Faisal.

Polisi menangkap 9 orang tersangka atas kasus lansia diteriaki maling itu. Selain pengeroyok, polisi juga menangkap pelaku perusakan mobil pengeroyokan kakek. Para tersangka pengeroyokan lansia itu dijerat dengan Pasal 170 ayat 1 dan 2 juncto Pasal 55 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Ancaman hukumannya di atas 12 tahun penjara.

pengeroyokan kakek

Baca juga: Dugaan Pembunuhan Berencana di Balik Pengeroyokan Lansia, Ini Kata Polisi
VIVA – Diduga termakan rayuan manis mama muda untuk tinggal bersama, kakek 67 tahun di Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan, tertipu hingga mencapai Rp170 juta. Hal tersebut terungkap setelah AB (67 Tahun) yang merupakan pensiunan PNS melaporkan peristiwa yang dialami ke pihak kepolisian Polres Tana Toraja.

Berkat laporan korban, Polisi bergerak cepat dan mengejar terduga pelaku. Wanita dengan inisial ID alias GR yang mengaku sebagai warga Kecamatan Makale tersebut kemudian digelandang ke kantor Polres Tana Toraja pengeroyokan kakek barang bukti berupa 1 Gelang, 1 Kalung, Hp, Uang Tunai sebesar RP21,1 juta, 1 kartu ATM, buku rekening, 2 Tiket pesawat PP tujuan Yogyakarta, kwitansi pembelian mobil, 1 lembar baju dompet untuk kepentingan penyeledikan.

Kasat Reskrim Polres Tana Toraja AKP Syamsul Rijal yang dikonfirmasi mengatakan, pelaku diamankan Unit Resmob yang di pimpin oleh Aipda Sri Wahyu karena diduga melakukan tindak pidana penipuan.

“ID alias GR, di duga kuat telah melakukan penipuan terhadap seorang pria yang berinisial AB berumur 67 tahun, dengan kerugian material yang dialami oleh korban sebesar Rp170 juta," jelas Syamsul.
• Senin, 9 Mei 2022 • Network • Pikiran Rakyat • Gowapos.com • PR Cirebon • PR Cianjur • PR Tasikmalaya • Pedoman Tangerang • PR Bogor • PR Depok • PR Pangandaran • PR Indramayu • PR Bekasi • Seputar Tangsel • Portal Jember • Ringtimes Banyuwangi • Zona Jakarta • Kabar Besuki • Mantra Sukabumi • Lensa Purbalingga • Zona Banten • Lensa Banyumas • Lihat Semua • • • PRFMNEWS - Viral aksi kelompok bermotor mengeroyok seorang pemuda di Jalan Ambon, Kota Bandung terekam kamera warga.

Pengeroyokan itu diketahui terjadi pada Jumat 22 April 2022 malam. Kelompok motor itu mengenakan atribut putih, biru muda, biru tua yang diduga kuat milik XTC Indonesia.

Setelah dikonfirmasi, Ketua Dewan Pendiri XTC, Ivan Rivky Kabira membenarkan atribut yang nampak pada pengeroyokan kakek itu adalah atribut XTC. Baca Juga: Viral Video Pemuda Dikeroyok Kelompok Bermotor di Bandung pada Malam Hari, Pendiri XTC Merespons "Itu anggota kita, tapi saya belum cek siapa saja anak-anaknya (pelaku) itu, belum sampai tahap investigasi," kata Ivan saat on air di Radio 107,5 PRFM News Channel, Minggu 24 April 2022.

Ivan juga menuturkan kronologis pengeroyokan kepada pengeroyokan kakek jalan itu versi XTC. Kejadian pengeroyokan kakek bermula dari salah satu chapter XTC Kota Bandung yang sedang konvoi jalanan di Bandung.

pengeroyokan kakek

Saat itu, salah satu chapter XTC sedang merayakan ulang tahun, kemudian setelah acara selesai, mereka konvoi berkeliling Bandung. Padahal sang ketua sudah memerintahkan mereka untuk langsung pulang. Baca Juga: Klarifikasi XTC Indonesia Soal Pemuda Ugal-ugalan di Bandung yang Ditangkap Pakai Kaos XTC "Kita sudah kumandangkan sejak dulu, kita udah tidak ada budaya Kopdar, kemarin ada salah satu chapter yang sedang ulang tahun, pulang dari ulang tahun itu udah disampaikan ketuanya untuk pulang, jangan rolling keliling Kota Bandung," papar Ivan.

pengeroyokan kakek

Pengeroyokan Kakek Hingga Tewas di Cakung, Lima Tersangka Ditahan




2022 www.videocon.com