Ustad arifin ilham

ustad arifin ilham

Suara.com - Hakim Pengadilan Agama Cibinong mengabulkan permohonan Ibunda almarhum Ustaz Arifin Ilham, Nurhayati, terkait penetapan ahli waris. Ada 10 orang yang disebutkan sebagai ahli waris Arifin Ilham. Mereka adalah ibunda Arifin, Nurhayati; istri pertama Arifin, Wahyuniati Al-Waly; dan istri kedua Arifin, Rania Bawazier. Tujuh orang lainnya adalah anak-anak dari istri pertama dan kedua, termasuk Alvin Faiz. Arifin Ilham bersama ketiga istrinya.

[Instagram @yuni_syahla_aceh] "Jadi sudah dikabulkan, ditetapkan ahli awaris dari almarhum Ustaz Arifin Ilham," kata Humas Pengadilan Agama Cibinong Dede Supriadi dikutip dari kanal YouTube Cumicumi, Rabu (22/9/2021). Sementara publik selama ini tahu kalau ustaz Arifin Ilham memiliki istri ketiga bernama Femma atau akrab disapa Umi Femma. Tapi dia tak tercantum sebagai ahli waris sang ustaz. Baca Juga: Ditanya Pindah Agama Usai Cerai Dengan Alvin Faiz, Larissa Chou Beri Tanggapan Menohok Istri ketiga Ustaz Arifin Ilham ini memang paling jarang disorot media.

Soal putusan majelis hakim, Femma belum buka suara. Anak Ustad arifin ilham Arifin Ilham, Muhammad Amer Adzikro (kedua dari kiri) dan Muhammad Alvin Faiz (ketiga dari kiri) [Suara.com/Revi Cofans Rantung] Sementara, ustad arifin ilham penetapan ini tak menyinggung harta warisan Ustaz Arifin Ilham. Dede menjelaskan bahwa permohonan yang diajukan Nurhayati hanya terkait penetapan mereka yang berhak mendapat warisan secara hukum.

ustad arifin ilham

"Kalo penerapan waris itu tidak menyangkut objek, jadi hanya menyangkut siapa-siapa ahli waris secara hukum dari almarhum Arifin Ilham," katanya. Rania Bawazier dan Larissa Chou. [Instagram] Ustaz Arifin Ilham meninggal dunia di rumah sakit di Malaysia pada 22 Mei 2019. Dia tutup usia setelah berjuang cukup lama melawan kanker getah bening yang diidapnya. Semasa hidup, sang ustaz dikenal sebagai pelaku poligami yang bisa membuat ketiga istrinya hidup harmonis. Daftar Isi • Biodata Ustadz Arifin Ilham • Biografi Ustadz Arifin Ilham Singkat • Masa Kecil • Sering Ustad arifin ilham • Titik Balik Kehidupan Ustadz Arifin Ilham • Pengalaman Spiritual • Menjadi Penceramah • Ustadz Arifin Ilham Menikah • Kebiasaan Ustadz Arifin Ilham • Ustadz Arifin Ilham Meninggal Dunia Biodata Ustadz Arifin Ilham Nama : K.H.

Muhammad Arifin Ilham Lahir : Banjarmasin, 8 Juni 1969 Wafat : Malaysia, 22 Mei 2019 Orang tua : Nurhayati (ibu), Ismail Marzuki (ayah) Saudara kandung : Mursidah, Fitriani, Qomariah, Siti Hajar Istri : Rania Bawazier, Wahyuniati Al-Waly, Umi Akhtar Anak: Amtaza Syahla Arifin, Alaa Hifzhiyah Arifin, Muhammad Alvin Faiz, Muhammad Amer Azzikra, Muhammad Azka Najhan Biografi Ustadz Arifin Ilham Singkat KH Muhammad Arifin Ilham ustad arifin ilham di Banjarmasin, 8 Juni 1969.

Ia adalah anak kedua dari lima bersaudara, dan dia satu-satunya anak lelaki. Ayah Arifin Ilham masih keturunan ketujuh Syeh Al-Banjar, ulama besar di Kalimantan, sementara ibunya, Hj. Nurhayati, kelahiran Haruyan, Barabay, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Setahun setelah menikah, pasangan ini melahirkan putri pertama mereka tahun 1967. Karena anak pertama mereka perempuan, betapa bahagianya mereka ketika anak keduanya adalah laki-laki. Ibunya yang bernama Nurhayati mengatakan bahwa saat hamil anak keduanya itu, ia merasa biasa-biasa saja, tidak ada tanda-tanda khusus. Hanya, berbeda dengan keempat putrinya, saat dalam kandungan, bayi yang satu ini sangat aktif.

Tendangan kakinya pun sangat kuat, sehingga sang ibu acapkali meringis menahan rasa sakit. Bayi yang lahir tanggal 8 Juni 1969 itu kemudian diberi nama Muhammad Arifin Ilham. Masa Kecil Berbeda dengan keempat saudaranya yang lain, yang saat ustad arifin ilham berat mereka rata-rata 3 kilogram lebih, bayi yang satu ini beratnya 4,3 kilogram dengan panjang 50 sentimeter. “Anehnya, bayi itu sejak lahir sudah bergigi, yaitu di rahang bagian atasnya,” kenang Nurhayati.

Bayi itu selanjutnya tumbuh sehat. Usia setahun sudah bisa berjalan dan tak lama setelah itu ia mulai bisa berbicara. Setelah Siti Hajar, satu demi satu adik Arifin Ilham pun lahir. Yaitu, Qomariah yang lahir tanggal 17 Mei 1972 dan si bungsu Fitriani yang lahir tanggal 24 Oktober 1973.

ustad arifin ilham

BACA JUGA : Biografi Ibnu Sina - Bapak Kedokteran Modern Saat berusia lima tahun, Arifin Ilham dimasukkan oleh ibunya ke TK Aisyiah dan setelah itu langsung ke SD Muhammadiyah tidak jauh dari rumahnya di Banjarmasin. Arifin Ilham mengaku, saat masih di Ustad arifin ilham itu ia tergolong pemalas dan bodoh. “Kata orang Banjarmasin, ia itu orangnya itu babal. Ia baru bisa baca-tulis huruf Latin setelah kelas 3,” kenang Arifin Ilham yang setiap kali berbicara tentang dirinya selalu menyebut namanya sendiri.

Sering Berkelahi Dalam biografi Ustadz Arifin Ilham diketahui bahwa saat bersekolah di SD Muhammadiyah, ia hanya bersekolah disana sampai kelas 3 dan dikeluarkan karena berkelahi melawan teman sekelasnya. Masalahnya, dia tidak rela ada salah seorang temannya yang berbadan kecil diganggu oleh teman sekelasnya yang berbadan cukup besar.

Ia kalah berkelahi karena lawannya jagoan karate.

ustad arifin ilham

Wajahnya babak belur dan bibirnya sobek. Agar tidak berkelahi lagi, oleh ayahnya, ia kemudian dipindahkan ke SD Rajawali. Rumah tempat tinggal orang tua Arifin Ilham terletak di Simpang Kertak Baru RT 7/RW 9, kota Banjarmasin, tepat di sebelah rumah neneknya, ibu dari ibunda.

Sebagai pegawai Bank BNI 46, ayahnya sering kali bertugas ke luar kota Banjarmasin, kadang-kadang sampai dua-tiga bulan. Ayahnya mengakui bahwa ia tidak banyak berperan mendidik kelima anaknya, sehingga akhirnya yang banyak berperan mendidik Arifin Ilham adalah istri dan ibu mertuanya. Ia mengungkapkan bahwa cara mendidik kedua orang tua itu keras sekali. “Baik Mama maupun Nenek kalau ustad arifin ilham sukanya mencubit atau memukul.

Dua-duanya turunan, kalau nyubit maupun memukul keras dan sakit sekali,” Titik Balik Kehidupan Ustadz Arifin Ustad arifin ilham Ustadz Arifin Ilham termasuk seorang penyayang binatang. Di rumah ibu angkatnya di Jakarta, ia banyak memelihara binatamg, antara lain burung hantu, kera, dan ayam kate. Awal April 1997, ia diberi seekor ular hasil tangkapan warga kampung yang ditemukan di semak belukar.

Karena kurang hati-hati ustadz kondang ini pernah digigit binatang melata. Namun, ia tidak menyadari kalau dirinya keracunan. Sewaktu dalam perjalanan dengan mengendari mobil, ia pun merasakan sesuatu yang tidak biasa, tubuhnya terasa panas, meradang, dan membiru. BACA JUGA : Biografi Sultan Agung Mataram Bahkan sejumlah dokter di beberapa rumah sakit tersebut memvonis, umurnya tinggal satu persen. Karena sulitnya mendapatkan pertolongan selama 11 jam, keadaannya makin gawat.

Detak jantungnya melemah. Melihat kondisi anak angkatnya yang makin parah, Ny Cut mencoba mendatangi RS Saint Carolus (Jakarta Pusat).

ustad arifin ilham

Alhmadulilah pihak rumah sakit menerimanya. Arifin Ilham langsung ditempatkan di ruang ICU. Infus pun dipasang di tubuhnya.

Untuk membantu tugas paru-paru, jantung, dan hatinya yang telah ustad arifin ilham lemah, dokter memasukkan beberapa batang selang ke mulutnya. Dengan pertolongan Allah, setelah satu bulan lima hari pihak rumah sakit menyatakan ia telah melewati masa kritis dan memasuki masa penyembuhan. Walaupun kondisinya telah jauh lebih baik, Arifin Ilham mengalami perubahan pada suaranya. Menurut analisa dokter, hal ini disebabkan oleh pemasangan beberapa selang sekaligus dalam mulutnya untuk waktu yang cukup lama.

Tapi tidak ada yang mengetahui rencana Allah, justru dengan suaranya itu, Arifin Ilham menjadi lebih mudah dikenal para jamaah hanya dengan mendengar suaranya.

Pengalaman Spiritual Seperti diceritakan Arifin Ilham, selama masa kritis, ia mendapatkan pengalaman spiritual yang sangat luar biasa. Di alam bawah sadarnya ia merasa berada di sebuah kampung yang sangat sunyi dan sepi. Setelah berjalan-jalan sekeliling kampung, ditemuinya sebuah masjid, yang kemudian dimasukinya. Di dalam masjid ternyata sudah menunggu tiga shaf jamaah dengan mengenakan pakaian putih.

Salah satu jamaah kemudian memintanya memimpin mereka berzikir, mengingat Allah SWT. Keesokan harinya ia kembali bermimpi. Hanya saja sedikit berbeda.

Kali ini ia merasa berada di tengah kampung yang penduduknya berlarian ketakutan karena kedatangan beberapa orang yang dianggap sebagai jelmaan setan. Melihat kehadirannya, para penduduk pun berteriak dan meminta dirinya menjadi penolong mereka mengusir setan-setan tersebut. Hari berikutnya ia kembali bermimpi. Kali ini ia diminta oleh seorang bapak untuk mengobati istrinya yang sedang kesurupan. Mendengar permintaan bapak tersebut, Arifin Ilham bergegas, tapi Allah berkehendak lain. Istrinya ternyata telah meninggal sebelum sempat ditolong Arifin Ilham.

Berbekal pengalaman-pengalaman gaib yang ia alami, Arifin Ilham pun memantapkan hatinya untuk menjadi ustad arifin ilham manusia agar tidak lupa berzikir. Menjadi Penceramah Banyak kegiatan yang dilakukannya. Salah satu yang paling berkesan adalah memimpin zikir untuk para narapidana di Cipinang. Menurut Arifin Ilham, kegiatan ini memberikan dampak yang sangat dalam sehingga banyak di antara narapidana tidak sanggup membendung air matanya, menyesali dosa-dosanya.

BACA JUGA : Biografi Michael Faraday - Penemu Dinamo dan Kelistrikan Meskipun banyak hujatan, pendiri majelis dzikir az-zikra ini juga telah melakukan zikir di LP Nusakambangan, yang antara lain juga diikuti oleh Tommy Suharto. Ustadz Arifin Ilham Menikah Di sinilah ia bertemu ustad arifin ilham Wahyuniati Al-Waly, seorang muslimah yang taat, yang kemudian menjadi pendampingnya. Tidak berapa lama setelah pertemuan itu, ia bermimpin di depan Ka’bah dengan Yuni berdiri disampingnya dengan menggunakan baju putih bersih.

Dengan penasaran, pagi harinya ia menelpon Abah (panggilan Arifin Ilham untuk ayahnya), menanyakan perihal mimpinya. Abahnya mengartikan bahwa Yuni adalah jodoh yang diberikan Allah kepadanya. Maka keduanya pun naik ke pelaminan pada 28 April 1998.

ustad arifin ilham

Dalam Biografi Ustadz Arifin Ilham, diketahui bahwa Yuni yang ternyata adik kelasnya di Fisipol Unas menilai sosok suaminya sebagai seorang yang ustad arifin ilham, romantis, penyayang, pintar, dan kuat landasan agamanya.

Kemudian pada tahun 2010, beliau menikah lagi dengan wanita bernama Rania Bawazier pada tahun 2010. Di tahun 2017, Ustadz Arifin Ilham menikah untuk ketiga kalinya.

Istri ketiganya bernama Umi Akhtar yang diketahui merupakan seorang janda beranak dua. Kebiasaan Ustadz Arifin Ilham Dalam kesehariannya, Ustadz Arifin Ilham diketahui terbiasa bangun shalat tahajud tiap pukul tiga pagi hingga subuh.

Sekalipun ia tidur hanya sekitar tiga jam, tapi saat berada di kendaraan menuju tempat acara zikir ia menyempatkan diri untuk tidur di mobil. Setiap acara zikir yang dipimpinnya selalu dipadati jamaah dari berbagai kalangan dan status. Minimal, pemandangan ini tampak ketika ia memimpin zikir di Masjid Al-Amr Bittaqwa di Perumahan Mampang Indah II, Depok.

ustad arifin ilham

Ustadz Arifin Ilham Meninggal Dunia Pendiri majelis dzikir Az-Zikra ini diketahui menderita penyakit kanker kelenjar getah bening. Ia diketahui beberapa kali masuk rumah ustad arifin ilham karena penyakit kankernya di Rumah Sakit di Malaysia.

Ustadz Arifin Ilham meninggal dunia di rumah sakiit Penang, malaysia pada tanggal 22 Mei 2019 pada pukul 23.20 waktu Malaysia. Sebelum meninggal, Ustadz Arifin Ilham sempat menuliskan wasiat yang menyebutkan bahwa ketika wafat, ia ingin dimakamkan di dekat sebuah masjid di wilyah Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat serta ingin dishalatkan sebanyak dua kali di dua masjid yang ustad arifin ilham /> Ustaz Muhammad Arifin Ilham punya khas tersendiri dalam berdakwah.

Suara dan tema yang disampaikannya menggetarkan jiwa dan menenangkan hati. Suaranya serak-serak basah dan bertenaga menyentakkan semua orang yang mendengarnya. Kalimat tauhid, takbir, tahmid bagian dari zikir yang merupakan tema-tema yang dibawakan Arifin Ilham.

Setiap ia menyampaikan persoalan apapun, ia tak jauh mengingatkan akan ustad arifin ilham kepada Allah dengan lantunan kalimat-kalimat baik tersebut. Ustaz Arifin Ilham lahir di Banjarmasin 8 Juni 1969. Ia merupakan anak kedua dari lima bersaudara dan menjadi satu-satunya anak laki-laki dari pasangan Ismail Marzuki-Nurhayati.

Ayahnya merupakan keturunan ketujuh dari Syeh Al-Banjar, seorang ulama besar di tanah Kalimantan. Arifin memiliki dua istri; Wahyuniati Al-Waly dan Rania Bawazier. Sejak ustad arifin ilham, Arifin dikenal sebagai anak nakal.

Bahkan, ia pernah kecebur di sungai. Beruntung, dalam laman pribadinya, ibunya berhasil menolongnya. Bahkan saat SD pun predikat nakal dan pemalas masih bertengger di dirinya hingga baru bisa baca tulis huruf latin waktu kelas 3 SD. Ia sekolah di SD Muhammadiyah. Namun sayang, ia harus pindah sekolah karena berkelahi sampai bonyok dengan temannya. Akhirnya Arifin melanjutkan sekolahnya di SD Rajawali. Saat menginjak masa SMP pun kenakalannya justru bertambah. Ia terpengaruh berbagai macam kenakalan remaja seperti merokok, berjudi dengan kelereng, mencuri uang ayahnya.

Bahkan ia pernah mengancam akan membakar rumahnya gara-gara minta dibelikan motor trail tidak dipenuhi ayahnya. Hingga tiba saatnya orang tuanya pergi haji pada tahun 1982. Pikirannya mulai tidak tenang dan mencoba membenahi diri. Betapa terkejut kedua orang tuanya saat mereka kembali dari tanah suci melihat perubahan sikap anaknya yang drastis.

Arifin minta dimasukan ke pesantren. Padahal ia baru kelas 1 SMP. Pada tahun 1983, ia pun dimasukkan ke Pesantren Darunnajah Ulujami, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Di sini ia hanya sampai kelas dua aliyah. Pada 1987, ia meneruskan kelas dua aliyah hingga kelas 3 di Pesantren Assyafi’iyah di Bali Matraman, Tebet, Jakarta Selatan.

Sejak di pesantren, ia sudah berceramah. Baik ceramah di kampung halamannya maupun di Jakarta dan sekitarnya. Setelah lulus dari pesantren, ia melanjutkan ke perguruan tinggi.

Ia masuk FISIP, Jurusan Hubungan Internasional, Universitas Nasional (Unas), Jakarta. Ia lulus pada tahun 1994 kala usia 25 tahun. Berbekal gelar sarjana, ia mengajar di Universitas Borobudur. Di sisi kehidupan lainnya, Ustaz Arifin dikenal sebagai seorang penyayang binatang.

Ia memelihara burung hantu, ayam kate, bahkan kera. Pada awal April 1997, Ia diberi ular hasil tangkapan warga kampung di semak belukar. Namun, hal nahas pun terjadi, ular tersebut menggigitnya hingga keadaanya kritis. Ia pun dilarikan ke rumah sakit.

Namun, beberapa rumah sakit yang dikunjungi tidak menerimanya karena alasan perlengkapan medis sementara kondisi Arifin makin kritis. Sampai akhirnya, ia dibawa oleh Cut Tursina, ibu angkatnya, ke RS St. Carolus, Jakarta. Di sini Arifin dapat pertolongan dan pengobatan.

ustad arifin ilham

Tapi, keajaiban terjadi. Setelah 1 bulan melalui masa kritis. Akhirnya Arifin memasuki masa penyembuhan. Selama kritis, ia mendapatkan pengalaman spiritual dari alam bawah sadarnya. Hal tersebut semakin mengkukuhkan hatinya untuk jadi pengingat manusia agar selalu berzikir kepada Allah.

Sejak itu, ia mulai kembali mendalami dan berkonsentrasi di bidang agama. Yang tadinya dosen, ia beralih menjadi penceramah. Ia mulai hadir ustad arifin ilham penceramah pengganti bila ustaz utamanya tidak hadir. Mulai dari sana, namanya mulai dikenal jemaah pengajian. Bahkan jamaah langsung meminta Arifin mengisi ustad arifin ilham sebagai penceramah utama. Pada tahun 1999, ia pindah ke depok dan mulai memimpin zikir di Masjid Al-Amr Bittaqwa di Perumahan Mampang Indah II, Depok.

Ia mengenalkan zikir berjemaah. Pada awalnya dihadiri oleh tiga orang. Selanjutnya, jemaahnya terus bertambah. Alhasil, pengajian zikir yang digelar selalu dipenuhi jemaah dengan seragam baju warna putih. Sejak itu, tempat kegiatan Arifin Ilham dikenal sebagai Majelis Az-Zikra. Namanya pun makin populer sebagai ustaz dengan suara khas dengan lantunan lapaz-lapaz zikir kepada Allah.

Ia mulai tampil di acara-acara besar dan beberapa media televisi. Jemaahnya makin banyak. Ia pun mengembangkan majelis zikirnya ke luar daerah Depok. Pada 7 Juni 2009, majelis zikir secara resmi dipindahkan ke kawasan perumahan Bukit Az-Zikra, Sentul, Bogor, Jawa Barat. Setelah berjuang dengan penyakitnya dan dirawat di Penang, Malaysia, Ustaz Arifin Ilham menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit, Rabu (22/05/2019) malam.

Ia wafat pada usia 49 tahun. Jezahnya dibawa ke Indonesia dan dikuburkan di Kawasan Az-Zikra, Gunung Sindur, Bogor, Kamis (23/5). (DN) (Photo/Antara) KELUARGA Orangtua : Ismail Marzuki-Nurhayati Istri : Wahyuniati Al-Waly Rania Bawazier Anak : Amtaza Syahla Arifin Alaa Hifzhiyah Arifin Muhammad Alvin Faiz Muhammad Amer Azzikra Muhammad Azka Najhan PENDIDIKAN TK Aisyiah, Banjarmasin, selesai SD Muhammadiyah, Banjarmasin, tidak selesai SD Rajawali, Banjarmasin, selesai SMP Negeri 1, Banjarmasin, (sampai Kelas 1), 1984 Pesantren Darunnajah di Ulujami, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, sampai kelas 2 Aliyah Pesantren Assyafi’iyah di Bali Matraman, Tebet, Jakarta Selatan, sampai selesai S1, FISIP, Hubungan Internasional, Universitas Nasional, Jakarta,1994 KARIER Dosen, Universitas Nasional (Unas), Jakarta Penceramah Pendiri Majelis Az-Zikra Jakarta - Ustaz Arifin Ilham meninggal dunia pada Rabu malam (22/5) di Penang, Malaysia.

Kabar tersebut disebarkan oleh putra Arifin Ilham, Alvin Faiz, lewat akun Instagram-nya. "Innalillahiwainnailaihirojiun Telah wafat Abi kami tercinta Abi @kh_m_arifin_ilham," tulis Alvin. Selama setahun terakhir Arifin Ilham diketahui memang sempat berjuang melawan beberapa kondisi penyakit.

ustad arifin ilham

Karena itu berkali-kali juga muncul kabar hoaks menyebut Arifin Ilham meninggal dunia yang ditepis keluarga. Baca juga: Pesan Ustaz Arifin Ilham sebelum Wafat 1.

Kanker kelenjar getah bening Pada akhir Desember 2018 Arifin Ilham bercerita kalau dirinya sempat didiagnosis dengan penyakit kanker kelenjar getah bening. Saat itu Arifin Ilham mengatakan kalau dirinya sudah sembuh usai menjalani kemoterapi yang membuat kulit wajahnya menghitam. "Terima kasih doa kalian semua, Arifin sudah tidak dikemo lagi. Sudah selesai, sekarang ini sedang recovery dari pengobatan.

Sudah dinyatakan free cancer," buka ustad arifin ilham ustad di salah satu tayangan infotainment. Namun tidak berapa pada awal Januari 2019 Arifin Ilham kembali masuk ke rumah sakit hingga akhirnya diterbangkan ke malaysia.

ustad arifin ilham

2. Infeksi paru Saat tengah dirawat di Rumah Ustad arifin ilham Cipto Mangunkusumo (RSCM) beberapa tokoh bergantian menjemput Arifin Ilham. Menurut KH Agus Dermawan yang datang menjenguk ada informasi bahwa Arifin Ilham dirawat akibat penyakit infeksi paru-paru. "Khusus kepada Bapak Arifin Ilham, saya bersedia hati waktu tadi semoga Allah memberikan mukjizat yang amat sangat dahsyat buat beliau yang sudah terdeteksi barusan saja. Mohon izin dari stafnya Ustad arifin ilham Syukur ada juga di paru ada infeksi juga," kata Agus.

3. Kanker nasofaring Selain kanker kelenjar getah bening Arifin Ilham juga diketahui berjuang melawan kanker nasofaring. Dikutip dari Mayo Clinic, kanker nasofaring atau yang disebut nasopharyngeal carcinoma (NPC) merupakan bentuk kanker yang langka dari kanker leher dan kepala. Berita Terkait • Mengenal Pneumonia, Kondisi yang Diidap Ameer Azzikra Sebelum Meninggal • Pneumonia Disebut Jadi Penyebab Meninggalnya Ameer Azzikra, Kondisi Apa Itu?

• Mei: Efek Gas Air Mata di Rusuh 22 Mei Hingga Arifin Ilham Meninggal Dunia • 5 Hal Sederhana yang Bisa Kamu Lakukan Bagi Para Pejuang Kanker • 'Bom Waktu' di Balik Meninggalnya Arifin Ilham dan Ani Yudhoyono • Seputar Infeksi Paru, Penyakit yang Juga Diidap Arifin Ilham Sebelum Wafat • Ustad Arifin Ilham Lawan Kanker Nasofaring Sebelum Wafat, Kenali Gejalanya • Gejala Kanker Kelenjar Getah Bening yang Diidap Arifin Ilham Sebelum Wafat MOST POPULAR • 1 4 Anak RI Meninggal Diduga Hepatitis Misterius, Ini Status Vaksin COVID-nya • 2 Nasib PPKM RI Diumumkan Hari Ini, Begini Riwayat COVID-19 Sepekan Terakhir • 3 Anak di Jatim Meninggal Diduga karena Hepatitis Misterius, Ini Gejala Awalnya • 4 Ciri-ciri Hepatitis Akut pada Anak, Orangtua Wajib Tahu!

• 5 Hepatitis Misterius Menyerang Anak Usia Berapa Sih? Dokter Ungkap Faktanya • 6 Caisar Diduga Nyabu Saat Live TikTok, Begini Ciri-ciri Pemakai Sabu • 7 Pemerintah Pastikan Biaya Perawatan Pasien Hepatitis Ditanggung BPJS Kesehatan • 8 Kemenkes Buka Suara Kasus Anak Jatim Meninggal Diduga Hepatitis Misterius • 9 Eks Bos WHO Bicara soal Potensi Hepatitis 'Misterius' Jadi Pandemi • 10 Penyakit Mulut dan Kuku Mewabah di Jatim, Seperti Ini Ciri-cirinya • SELENGKAPNYA
​( m.

ustad arifin ilham

2017) ​ Anak Dari pernikahan Wahyuniati Syahla Djamaluddin Waly: Muhammad Alvin Faiz Muhammad Amer Azzikra (Alm.) Muhammad Azka Najhan Amtaza Syahla Arifin Dari pernikahan Rania Bawazier: Alaa Hifzhiyah Arifin Muhammad Ahya Fillah Akhsya Zakiya Arifin Dari pernikahan Femma "Umi Akhtar": Shofiya Dzikriya Arifin Orang tua H. Ilham Mardjuki Hj. Nurhayati K.H. Muhammad Arifin Ilham (8 Juni 1969 – 22 Mei 2019) adalah seorang pendakwah atau dai berkebangsaan Indonesia.

Ia mendirikan majelis taklim bernama "Adz-Dzikra" pada tahun 2000. Daftar isi • 1 Riwayat • 2 Pendidikan • 3 Filmografi • 3.1 Film • 4 Galeri foto • 5 Referensi • 6 Pranala luar Riwayat [ sunting - sunting sumber ] Arifin Ilham adalah anak kedua dari lima bersaudara, dan dia satu-satunya anak lelaki.

Ayah Arifin masih keturunan ketujuh Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari, ulama besar di Kalimantan, sementara ibunya, Hj. Nurhayati, kelahiran Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Ia meninggal dunia pada 22 Mei 2019 setelah dirawat di rumah sakit di Penang, Malaysia, akibat kanker getah bening.

[1] [2] Almarhum dikebumikan di kompleks Pesantren Azzikra di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. [3] Pendidikan [ sunting - sunting sumber ] • Pondok Pesantren Darunnajah, Jakarta Selatan (1983—1987) • Pondok Pesantren As-Syafi'iyah, Jakarta Timur (1987—1989) • S1 Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial ustad arifin ilham Ilmu Politik Universitas Nasional (Fisipol Unas) Jakarta (lulus 1994) [4] [5] [6] [7] Filmografi [ sunting - sunting sumber ] Film [ sunting - sunting sumber ] Tahun Judul Peran Produksi 2017 Syaikh Abubakar Kameo Gita Bhakti Visiotama 2019 Suami yang Menangis Anak Bangsa Pictures Majelis Az-Zikra Galeri foto [ sunting - sunting sumber ] • • ^ "Arifin Ilham Meninggal, Media Sosial Banjir Ungkapan Duka".

KOMPAS.com. Diakses tanggal 23 Mei 2019. • ^ "Ustaz Arifin Ilham Meninggal Dunia di Malaysia". KOMPAS.com. Diakses tanggal 23 Mei 2019. • ^ "Ustaz Arifin Ilham Akan Dimakamkan di Gunung Sindur".

KOMPAS.com. Diakses tanggal 23 Mei 2019. • ^ Ular Bawa Berkah Bagi Ustadz Arifin Ilham. Republika. Diakses tanggal 23 Mei 2019. • ^ https://www.viva.co.id/siapa/read/30-muhammad-arifin-ilham • ^ ustad arifin ilham arsip". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-06-02. Diakses tanggal 2021-06-01. • ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-06-02.

Diakses tanggal 2021-06-01. Pranala luar [ sunting - sunting sumber ] • Muhammad Arifin Ilham di Ustad arifin ilham Kategori tersembunyi: • Pages using infobox person with unknown parameters • Articles with hCards • Semua orang yang sudah meninggal • Semua artikel biografi • Artikel biografi April 2022 • Semua artikel rintisan • Rintisan biografi Indonesia • Semua artikel rintisan April 2022 • Rintisan biografi Indonesia April 2022 • Halaman ini terakhir diubah pada 30 April 2022, pukul 08.33.

• Teks tersedia di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa; ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. • Kebijakan privasi • Tentang Wikipedia • Penyangkalan • Tampilan seluler • Pengembang • Statistik • Pernyataan kuki • •
Jakarta - Kabar duka datang dari keluarga Ustaz Arifin Ilham.

Pengasuh Pondok Pesantren Az-Zikra tersebut meninggal dunia malam ini. Kabar itu disampaikan oleh Abdullah Gymnastiar atau yang akrab disapa Aa Gym melalui pesan singkat. Arifin meninggal pada usia 49 tahun. "Innaalillahi wainnaa ilaihi roji'uun.

ustad arifin ilham

Telah wafat guru, sahabat kita, Ustad Arifin Ilham," kata Aa Gym dalam pesan singkat pukul 22.50 WIB, Rabu (22/5/2019). Baca juga: Alvin Siap Berangkat ke Malaysia, Ustaz Arifin Ilham Kritis Lagi Arifin meninggal dunia pukul 23.20 waktu Penang. "Semoga beliau berbahagia berjumpa dengan Alloh yang amat dicintai dan dirindukannya. Selamat jalan wahai mujahid Allohummaghfirlahuu Warhamhuu Wa'afiih Wa'fuanhuu," kata Aa Gym.

Simak Juga Pesan Ustaz Arifin Ilham sebelum Wafat: [Gambas:Video 20detik]

Ingin Sehat, Ustadz Arifin Ilham Terbang ke Malaysia untuk Berobat - Hot Issue Pagi




2022 www.videocon.com