Tindakan manusia yang dapat merusak lingkungan diantaranya

tindakan manusia yang dapat merusak lingkungan diantaranya

Merdeka.com - Tidak semua sumber daya alam dapat diperbarui dan akan habis di suatu saat nanti. Namun ada beberapa kebiasaan manusia yang justru dapat menghancurkan alam sekitar. Manusia memang selalu berkembang seiring dengan pertumbuhan penduduk serta kemajuan zaman. Memang ada sisi positifnya, namun segi negatifnya adalah alam menjadi imbas dari keserakahan manusia itu sendiri.

Ulah manusia yang sebabkan tindakan manusia yang dapat merusak lingkungan diantaranya alam. ©2014 Merdeka.com Manusia memiliki banyak kebiasaan buruk yang mengarah kepada perusakan lingkungan sekitar. Kebiasaan tersebut, baik besar maupun kecil menjadi kontribusi akan rusak dan menyusutnya sumber daya alam. Contoh kecil saja seperti meninggalkan komputer di sepanjang malam, menghidupkan lampu pada saat Anda tidak berada dalam ruangan dan banyak lainnya.

Ulah manusia yang sebabkan kerusakan alam. ©2014 Merdeka.com Memang ada negara-negara yang dianugerahi oleh Tuhan berupa limpahan air bersih yang sangat banyak, namun ada pula negara-negara yang untuk mendapatkan air bersih saja harus berjalan puluhan kilometer atau melakukan sesuatu yang sangat berat. Untuk sekarang ini, memang air bersih masih dapat dan banyak ditemui, namun bukan berarti sampai kapanpun air bersih akan terus ada.

Contoh-contoh kebiasaan buruk yang berhubungan dengan air bersih antara lain, membiarkan air mengalir pada saat menyikat gigi atau mencuci piring, penyiraman rumput terlalu banyak ketika tidak diperlukan dan banyak lagi lainnya. Ulah manusia yang sebabkan kerusakan alam. ©2014 Merdeka.com Sampah adalah salah satu masalah bagi manusia, khususnya di era modern ini. Banyak kategori sampah yang menjadi tugas penting dari setiap negara di dunia.

Namun dari kategori sampah tersebut, ada sampah yang tidak dapat diuraikan dan dapat mengakibatkan pencemaran serta kotornya lingkungan hidup, contohnya plastik, karet dan lainnya. Pembuangan sampah secara sembarangan selain dapat mengakibatkan banjir, wabah penyakit dan kotor, sampah-sampah yang tidak dapat diurai tersebut juga akan menjadi permasalahan besar bagi lingkungan apabila jumlahnya sudah tidak dapat ditangani lagi.

Ulah manusia yang sebabkan kerusakan alam. ©2014 Merdeka.com Penyebab polusi udara ada berbagai macam, dua di antaranya adalah karena pembuangan asap pabrik dan juga dari kendaraan bermotor. Saat ini, jumlah kendaraan bermotor di dunia sangatlah banyak dan tidak sedikit orang yang memilikinya. Walaupun dari segi strata sosial, orang yang memiliki mobil akan terlihat status sosialnya, namun secara tidak sadar mereka menyumbang emisi karbon di udara karena pembakaran bahan bakar di dalam mesin yang menjadikan polusi.

Seperti contohnya saja di China. Ulah manusia yang sebabkan kerusakan alam. ©2014 Merdeka.com Kertas memang sangat diperlukan di era sekarang ini, walaupun teknologi nirkabel yang didukung perangkat portable juga sudah ada. Namun di sisi lain, pembuatan kertas setidaknya membutuhkan bagian dari pohon sebagai seratnya. Oleh karenanya, dibutuhkan banyak pohon ketika kertas diproduksi dalam jumlah besar. Ulah manusia yang sebabkan kerusakan alam.

©2014 Merdeka.com Ketika era sudah berubah dan zaman berganti, tentu saja hal itu diikuti dengan perubahan benda-benda elektronik yang sebelumnya banyak digunakan. Ketika banyaknya inovasi dan munculnya produk elektronik baru, secara otomatis barang-barang elektronik lama menjadi tidak terpakai.

Dari hal tersebut, banyak orang yang membuat benda-benda elektronik mereka karena tidak terpakai. Sayangnya, dengan pembuangan benda-benda elektronik tersebut, ada beberapa hal yang mengakibatkan lingkungan rusak, salah satu contohnya adalah komponen di dalam produk tersebut dapat mencemari tanah dan air karena korosi.

Ulah manusia yang sebabkan kerusakan alam. ©2014 Merdeka.com Penebangan pohon secara liar juga merupakan salah satu bentuk dari ulah manusia dalam menghancurkan diri sendiri sekaligus alam. Karena dengan menebang pohon tanpa menanaminya kembali, imbas dari aksi tersebut juga akan mengenai manusia sendiri, contohnya banjir.

[das] 1 Kisah Kehidupan Seks Tentara Belanda di Indonesia 2 6 Potret Terbaru Aisyahrani Hamil Anak Ketiga, Penampilannya Mencuri Perhatian 3 Tak Terima Rekayasa Lalu Lintas, Pengguna Mobil Mewah Ini Berkata Kasar Kepada Polisi 4 6 Gaya Lucu Rayyanza Anak Raffi Ahmad & Nagita Liburan di Bali, Bikin Gemas 5 Misteri Penembak Arief Rahman Hakim: Pengawal Presiden atau Polisi Militer Jakarta?

Selengkapnya Seiring bertambahnya jumlah populasi manusia di dunia, semakin banyak pula kegiatan yang merusak lingkungan. Berita buruknya adalah tidak semua sumber daya alam yang selama ini kita eksploitasi dapat diperbaharui.

Imbasnya berakibat pada pencemaran lingkungan yang setiap tahunnya semakin menjadikan bumi ini rusak dan hancur. Akibat ulah dari keserakahan manusia, kini bumi terasa lebih panas, berpolusi, hingga timbul wabah yang menyerang seluruh dunia.

Sudah banyak tanda-tanda dari rusaknya ekosistem kehidupan di bumi, seperti sulitnya mendapatkan air bersih, udara segar, sampai punahnya beberapa jenis hewan dan tumbuhan. Manusia seakan tidak kapok untuk membangun relasi yang buruk dengan alam lewat kegiatan-kegiatan mereka yang merusak. 6 Kegiatan Manusia yang Dapat Merusak Lingkungan 1. Pembakaran dan Penebangan Hutan Banyak alasan yang menyertai manusia merusak hutan, di antaranya seperti mengambil kayu pohon dan membuka lahan baru, tapi tindakan ini justru malah menghancurkan alam itu sendiri.

Menebang pohon secara masif dan tidak dibarengi dengan reboisasi, justru dapat mengakibatkan rendahnya kualitas udara, kekeringan, punahnya beberapa fauna dan flora, global warminghingga bencana alam yang semakin sering terjadi. Pembakaran hutan yang dilakukan manusia juga tidak kalah buruk tindakan manusia yang dapat merusak lingkungan diantaranya bagi lingkungan.

Selain dapat merusak kualitas udara, pembakaran hutan juga mengakibatkan hilangnya habitat makhluk hidup, merusak kesehatan, memperburuk kualitas tanah, hingga dapat mengganggu aktivitas penerbangan.

Apakah ini sepadan dengan hasil yang ditimbulkan dalam jangka panjang? Rasanya sangat tidak bijak jika manusia terus mengeksploitasi hutan tanpa memikirkan keseimbangan alam. 2. Polusi Udara Ada dua penyebab yang membuat kualitas udara semakin menurun, yaitu asap dari kegiatan pabrik dan penggunaan kendaraan bermotor. Polusi yang diakibatkan dari pabrik memang sudah menjadi rahasia umum bagaimana selain dapat membantu perekonomian masyarakat, kemunculan pabrik juga turut andil dalam pencemaran udara.

Contoh nyata yang dapat kita lihat adalah negara Pakistan yang memiliki kualitas udara terburuk di dunia, sehingga menyebabkan kematian yang tinggi akibat polusi udara. Penggunaan kendaraan bermotor juga menjadi penyumbang yang tinggi dalam merusak kualitas udara. Semakin murah dan mudahnya memiliki kendaraan bermotor, malah semakin mempercepat kerusakan kualitas udara.

Akan tindakan manusia yang dapat merusak lingkungan diantaranya bijak jika kita dapat memilih menggunakan transportasi publik, alih-alih kendaraan pribadi untuk sedikit membantu mengurangi pencemaran udara.

3. Membuang Sampah Sembarangan Kebiasaan yang sudah tertanam dengan cukup kuat dalam diri manusia adalah membuang sampah dan limbah secara seenaknya. Manusia tidak berpikir panjang akan kegiatan mereka yang mungkin dianggap kecil, tapi memiliki dampak buruk yang besar bagi lingkungan hidup.

Salah satu contoh nyata yang masih kita pergunakan adalah kantong plastik karena alasan ekonomis dan praktis, penggunaan kantong plastik yang berlebihan ternyata kini telah merusak bumi. Bayangkan saja, kantong plastik yang sulit terurai dan berserakan di mana-mana bisa mengancam keberlangsungan hidup di muka bumi.

Dampak nyata yang sering kita jumpai dari membuang sampah sembarangan, yaitu mulai dari banjir hingga rusaknya ekosistem kehidupan di laut.

tindakan manusia yang dapat merusak lingkungan diantaranya

Baca buku sepuasnya di Gramedia Digital Premium Mengurangi penggunaan kantong plastik dan membiasakan diri untuk membuang sampah pada tempatnya, akan sangat membantu untuk tetap menjaga bumi menjadi lebih sehat.

4. Perburuan Liar Perburuan liar yang kerap dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab, ternyata memiliki dampak yang serius dan nyata dalam merusak lingkungan. Selain bisa mengakibatkan beberapa tindakan manusia yang dapat merusak lingkungan diantaranya hewan punah, perburuan liar pun berdampak pada terganggunya ekosistem alam, sehingga dapat mengganggu rantai makanan. Perburuan liar juga berdampak pada penyempitan hutan, karena semakin sering hutan tersebut didatangi, semakin banyak jejak transportasi dari manusia yang merusak hutan tersebut.

Menghentikan perburuan liar memang bukan hal yang mudah, tapi kita dapat membantu mengurangi perburuan liar dengan cara tidak membeli hewan-hewan liar untuk dipelihara, atau menginginkan bagian tubuh dari hewan tersebut. 5. Penggunaan Bahan Kimia Tidak dapat dipungkiri, penggunaan bahan kimia dalam aktivitas sehari-hari memang tidak bisa dihindari. Mulai dari mencuci pakaian, mengepel lantai, hingga menggunakan pestisida untuk tanaman, merupakan beberapa kegiatan manusia yang menggunakan bahan kimia.

Selain bisa mengganggu kesehatan kita, penggunaan bahan kimia secara berlebihan pun dapat merusak ekosistem alam. Kepedulian kita pada apa yang kita makan dan pergunakan amat penting, agar penggunaan bahan kimia ini bisa diminimalisir atau bahkan dihilangkan sama sekali. 6. Eksploitasi Sumber Daya Laut Secara Berlebihan Laut atau bahari memiliki kekayaan yang luar biasa banyak dan bermanfaat bagi kehidupan makhluk hidup di bumi.

Selain dapat memberikan sumber pangan untuk manusia, laut juga menyimpan kekayaan alam yang amat berharga, yaitu minyak bumi. Namun, eksploitasi yang berlebihan ternyata mengakibatkan kerusakan yang serius terhadap ekosistem makhluk hidup yang ada di laut.

Pengeboran laut untuk mendapatkan minyak bumi sering kali malah mencemari lingkungan akibat kebocoran, sehingga minyak bumi yang mengambang di atas laut dapat mengganggu keberlangsungan kehidupan makhluk hidup yang ada di dalamnya. Sudah saatnya, kita sebagai manusia untuk lebih meredam hawa nafsu agar tidak terus menerus menggerus kekayaan laut tanpa memikirkan pengaruhnya terhadap lingkungan. Sadar atau tidak, interaksi manusia dengan alam ternyata tidak seharmonis seperti yang kita bayangkan.

Banyak perlakuan buruk yang kita berikan pada alam akan membahayakan keberlangsungan kehidupan bumi. Sudah saatnya bagi kita untuk lebih peduli terhadap lingkungan, agar bisa menciptakan interaksi yang lebih baik lagi dengan alam. Ada satu referensi buku yang dapat kamu baca untuk lebih peduli lagi dengan kondisi alam, khususnya lautan, yaitu buku To Save the Sea yang ditulis oleh Alberthiene Endah. Buku ini berisi tentang usaha dan pengalaman seorang Bayu Satya, pendiri BAYU SATYA TO SAVE THE SEA OSCT Indonesia, yang didirikan atas dasar kepedulian pada tragedi tumpahnya minyak bumi di lautan.

Bayu Satya sendiri memang sudah menggeluti industri manufacturing peralatan penanggulangan tumpahan minyak dengan merek Slickbar Indonesia. Selain berisi pengalaman dan dedikasi Bayu Satya terhadap kelestarian lautan Indonesia, buku ini juga dilengkapi dengan beberapa foto yang memperlihatkan aktivitas Bayu Satya selama melakukan dedikasinya.

Buku ini seakan menjadi catatan yang berharga untuk dibagikan kepada pembaca agar bisa lebih peduli lagi terhadap kelestarian lingkungan, khususnya laut. To Save the Sea bisa kamu dapatkan di Gramedia.com dan temukan lebih banyak buku-buku tentang melestarikan alam di sana.
• mengolah limbah industri agar tidak berbahaya • menciptakan alat-alat yang mencemari lingkungan • memupuk tanaman dengan kompos • menggunakan teknik terasering saat bercocok tanam di lahan yang miring • Semua jawaban benar Jawaban: B.

menciptakan alat-alat yang mencemari lingkungan Dilansir dari Encyclopedia Britannica, tindakan manusia yang dapat merusak lingkungan di antaranya menciptakan alat-alat yang mencemari lingkungan.

Diantara sekian banyak aktivitas manusia yang dilakukan secara langsung dengan alam, dapat kita ketahui juga ternyata manusia juga dapat melakukan perusakan terhadap alam yang menjadi tempat manusia berinteraksi sehari-hari. Di antara aktivitas-aktivitas manusia yang merusak alam tadi juga masih dapat dibagi lagi menjadi tiga, yaitu kegiatan manusia merusak alam dalam kategori ringan, kegiatan manusia merusak alam dalam kategori sedang, dan kegiatan merusak alam dalam kategori berat.

Dalam bab pertama ini akan dibahas mengenai kegiatan-kegiatan manusia yang merusak alam. Baik yang ringan, sedang, maupun yang berat. Karena perlu diketahui, selama ini masih segelintir orang saja yang menyadari bahayanya perbuatan manusia yang dilakukan kepada alam. Sehingga efeknya baru dirasakan sekarang ini. Oleh karena itu, disini kami akan berusaha menguraikan kegiatan-kegiatan manusia yang merusak serta faktor-faktornya yang mendorong manusia melakukan hal tersebut.

• Kegiatan Manusia Merusak Lingkungan Kategori Ringan. Yang dimaksud kegiatan manusia merusak lingkungan tindakan manusia yang dapat merusak lingkungan diantaranya ringan adalah semua kegiatan kecil yang dilakukan manusia dengan sadar atau tanpa sadar telah menyumbangkan sedikit kerusakan pada alam.

Dalam arti lain, kegiatan perusakan manusia yang satu ini kadang masih dapat ditolerir oleh manusia yang lain. Oleh karena itu, untuk kegiatan manusia yang satu ini kita juga sering melakukannya.

Bahkan secara tidak sadar pasti kita melakukannya. Sedangkan faktor-faktor yang mendorong manusia melakukan hal tersebut tidak lain dan tak bukan adalah kebiasaan sehari-hari.

Mengapa dapat dikatakan demikian?. Dari beberapa penelitian yang dilakukan, kebiasaan manusia yang seringkali tidak hidup dengan bersih dan sehat dapat membawa pengaruh buruk pada kebiasaan yang mereka lakukan.

Contoh kegiatan perusakan alam ringan yang dikarenakan oleh kebiasaan antara lain: • Membuang sampah sembarangan • Merokok di tempat umum • Membuang sampah plastik yang tidak dapat diuraikan tanah • Dsb.

Sebenarnya, masih banyak sekali kegiatan-kegiatan manusia yang dianggap sebagai faktor perusak lingkungan ringan. Namun karena hal tersebut merupakan kebiasaan manusia yang sulit sekali untuk dirubah, maka secara tidak sadar, kita semua juga sudah pernah bahkan hingga saat ini masih suka merusak alam walaupun dalam taraf yang ringan.

• Kegiatan Manusia Merusak Lingkungan Kategori Sedang Untuk kegiatan manusia yang satu ini pada zaman sekarang ini sudah bisa dikatakan telah melebihi ambang batas. Mengapa dapat dikatakan demikian? Karena, sesuai dengan definisinya bahwa kegiatan manusia merusak lingkungan kategori ringan dapat diartikan semua kegiatan manusia yang sengaja dilakukan karena kebutuhan tindakan manusia yang dapat merusak lingkungan diantaranya itu sendiri meskipun secara sadar atau tidak sadar telah memiliki efek langsung kepada alam.

Dari pengertian tersebut dapat kita uraikan bahwa, manusia dalam melakukan perusakan lingkungan dalam kategori ringan disebabkan oleh faktor kebutuhan hidup yang harus dipenuhi. Apabila hal ini tidak dilakukan, maka manusia tidak dapa hidup di dunia ini.

Pada saat ini, menurut para ahli yang telah melakukan penelitian bahwa kegiatan manusia merusak alam yang dianggap sedang ini ternyata telah menyumbangkan sekitar 80% dari seluruh total kerusakan di alam. Hal ini dapat terjadi karena setiap manusia pasti memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Dan setiap manusia melakukan suatu aktivitas dalam pemenuhan kebutuhannya pasti selalu melakukan satu aktivitas yang dapat dinilai sebagai perusakan alam.

Dari fakta tersebut, para ahli kemudian membuat daftar ranking urutan dari macam-macam aktvitas manusia yang merusak lingkungan dalam kategori sedang. Urutan tersebut: • Penggunaan kendaraan bermotor yang berlebihan • Penggunaan Air Conditioner di kantor-kantor • Polusi industri • Penggunaan minyak wangi atau pewangi ruangan • Pembangkit Listrik tenaga Nuklir • Menangkap ikan dengan menggunakan jarring pukat harimau, bahan peledak, maupun racun • Membuang sampah di sungai • Membuang dan membakar sampah plastik • Dsb.

Dari daftar rangking di atas dapat diketahui bahwa penggunaan kendaraan pribadi yang berlebihan telah menjadi penyumbang terbesar kerusakan alam. Namun dapat kita lihat juga, penggunaan parfum atau pewangi ruangan juga menduduki posisi lima besar. Mengapa hal itu dapat terjadi?. Ternyata parfum atau pewangi ruangan yang kita gunakan sebagai salah satu antisipator pencegah bau badan mengandung suatu zat yang apabila terurai di udara dapat melubangi lapisan ozon.

Menjadikan sangat berbahaya. Oleh karena itu, sebagai langkah pencegahan agar kerusakan alam tidak semakin menjadi-jadi ada beberapa cara untuk mengurangi dampak kerusakan alam tersebut.

• Pada kendaraan pribadi, cobalah menggunakan biofuel yang ramah lingkungan • Hidupkan AC seperlunya saja dan usahakan jendela, ventilasi, dan pintu di ruangan yang dipasangi AC tertutup rapat.

Hal ini dilakukan supaya Freon tidak keluar dari ruangan tersebut. • Pada mesin industri diganti dengan yang menggunakan listrik, selain ramah lingkungan resiko terjadinya ledakan karena bahan bakar juga kecil.

Atau alternative lain menggunakan bahan bakar nabati pengganti bahan bakar fosil. • Kurangi penggunaan parfum. Kalau bisa gunakan deodorant saja yang sudah cukup membantu mengurangi efek dari bau keringat. Serta gantilah pewangi ruangan semprot dengan pewangi ruangan padat yang tidak mudah menguap. • Membangun jaringan pembangkit tenaga listrik tenaga air tindakan manusia yang dapat merusak lingkungan diantaranya lebih besar. Sehingga teknologi nuklir yang lebih besar resiko dari radiasinya tidak usah digunakan.

• Menangkap ikan dengan jaring biasa, atau jika dapat dilakukan melakukan penangkaran ikan sendiri di kolam.

tindakan manusia yang dapat merusak lingkungan diantaranya

• Membuat satu lubang besar di tanah sebagai tempat sampah. Apabila sudah penuh dapat ditimbun dan dapat dijadikan pupuk kompos.

• Diserahkan kepada pusat pengolahan limbah plastik yang mampu mengolah sampah plastik secara professional. • Dll Dari uraian di atas, sebenarnya masih banyak lagi langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga alam ini tidak makin rusak karena perbuatan manusia yang merusak alam kategori sedang.

• Kegiatan Manusia Merusak Alam Kategori Berat Untuk yang satu ini, sudah tidak dapat ditolerir lagi oleh alam. Bahkan manusia yang lain juga tidak dapat mentoleransinya lagi.

Mengapa hal ini dapat terjadi?. Karena sesuai definisinya bahwa kegiatan manusia merusak alam kategori berat dapat diartikan sebagai semua kegiatan manusia yang dilakukan dengan sengaja karena hanya ingin memperoleh keuntungan pribadi maupun kelompoknya tanpa memperhatikan faktor-faktor lain di sekitarnya.

Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan manusia yang satu ini semata-mata hanya untuk mencari atau mendapatkan keuntungan pribadi. Sedangkan hal yang lain tidak diperhatikan sama sekali. Dari sumber-sumber yang kami dapatkan, kegiatan-kegiatan manusia yang merusak alam dan tergolong kategori berat antara lain: • Penggunaan nuklir sebagai bahan peledak.

• Pembuangan sampah kimia hasil industri ke laut. • Menebangi hutan • Membuka hutan dengan cara membakar hutan. • Dll dari contoh-contoh di atas, ada satu yang termasuk pencemaran berat namun hal ini terjadi buka karena mencari keuntungan. Melainkan sebuah kecelakaan. Yang satu tersebut adalah tumpahnya minyak bumi ke laut karena karamnya atau rusaknya kapal tanker pengangkut minyak bumi.

Sedangkan yang telah diurutkan di atas merupakan pelanggaran-pelanggaran manusia terhadap alam dan tidak dapat ditolerir lagi. Dari kategori-kategori di atas, kami juga masih dapat membaginya menjadi beberapa bagian yang merupakan tindakan manusia yang dapat merusak lingkungan diantaranya manusia merusak alam namun dipandang dari segi masa kini.

Dalam arti yang sedang terjadi saat ini. Perusakan-perusakan itu antara lain: • Polusi Polusi adalah masuk atau dimasukkannya bahan-bahan berupa makhluk hidup beserta bahan yang dihasilkan makhluk hidup, bahan kimia, debu, sedimen, panas, suara, atau radiasi ke dalam lingkungan sehingga kualitas lingkungan tersebut menurun sampai ke tingkat tertentu. Dan hal tersebut mengakibatkan lingkungan menjadi kurang atau tidak berfungsi sesuai dengan peruntukkannya dan berakibat merugikan makhluk hidup penghuni lingkungan tersebut serta terancamnya kelestarian lingkungan tersebut.

Macam-macam bahan polutan yang dihasilkan manusia dan merusak lingkungan: • CO 2 ( Carbon Dioxyde) Pembakaran bahan bakar fosil, seperti batu bara, minyak bumi, dan gas alam telah lama dilakukan untuk memenuhi semua kebutuhan manusia.

Ketika pembakaran dilakukan, hasil pembakaran yang berupa gas karbon dioksida dilepaskan ke udara. Dari hasil penelitian akhir-akhir ini didapatkan bahwa jumlah gas karbon dioksida di udara telah melesat cepat. • CO ( Carbon Monoxyde) HB manusia memiliki daya ikat yang tinggi terhadap CO daripada O 2 yang dibutuhkan manusia.

Peningkatan kadar CO dapat menyebakan berkurang kemampuan darah untuk membawa oksigen ke jaringan tubuh. Dan orang akan menderita defisiensi oksigen. • SO 2 ( Sulfure Dioxyde) Sulfur Dioksida dilepaskan ke udara ketika terjadi pembakaran bahan bakar fosil dan peleburan biji logam. Peningkatan konsentrasi Sulfur dioksida di udara dapat menyebabkan terganggunya kesehatan tindakan manusia yang dapat merusak lingkungan diantaranya terutama penyakit bronchitis, pneumonia, dan gagal jantung.

• NO 2 ( Nitrogen Dioxyde) Nitrogen Dioksida ini dapat merusak tumbuhan. • Limbah rumanh tangga Kita bisa mengetahui jika sehari-hari kita menggunakan air sebagai kebutuhan utama rumah tangga. Jika kita sudah menggunakannya untuk sesuatu kita sering membuangnya begitu saja. Padahal dalam air yang kotor tadi 95-99% mengandung bahan sampah organik. • Limbah Industri Limbah industry dapat membunuh organisme air. Akan tetapi, beberapa pabrik tidak mampu menetralkan kandungan racun yang teradapat pada limbah mereka.

Inilah yang menyebabkan pencemaran air.

tindakan manusia yang dapat merusak lingkungan diantaranya

• Logam berat Logam berat dapat terakumulasi di dalam tubuh makhluk hidup dan pada konsentrasi tertentu dapat menghambat aktivitas enzim. • Hujan Asam Hujan asam terjadi karena adanya oksida sulfur dan oksida nitrogen di atmosfer. Senyawa yang berbentuk gas tersebut bereaksi dengan air di udara dan menghasilkan asam yang jatuh ke bumi bersamaan dengan turunnya hujan dan salju. Penyebab utama munculnya oksida nitrogen dan olsida sulfur di atmosfer karena adanya pembakaran bahan bakar fosil yang berlebihan.

Sebenarnya, hujan asam adalah efek samping kedua setelah oksida sulfur dan oksida nitrogen yang tindakan manusia yang dapat merusak lingkungan diantaranya. Dan celakanya lagi, hal ini terjadi sudah berpuluh-puluh kali bahkan ratusan kali meskipun dengan kadar yang kecil. Walaupun dengan kadar yang kecil, namun asam yang terkandung dalam air huja tersebut sangat merusak.

Karena hal ini bisa menyebabkan terlepasnya mineral-mineral tanah yang dikandung dalam tanah. Dalam hal lain, asam juga memiliki pengaruh besar terhadap tumbuhan. Tumbuhan bisa rusak, mati, bahkan hancur. • Senyawa DDT dan Biological Magnification Manusia telah mengembangkan berbagai macam obat anti hama.

Salah satunya adalah DDT ( dichloro-diphenyltrichloroethan), yaitu senyawa organik yang mengandung senyawa organic hidrokarbon klorin. Pada mulanya DDT dinilai sangat efektif dalam mematikan hama khusus. Namun, setelah diadakan penelitian khusus, baru diketahui bahwa DDT memiliki dampak negatif yang jauh lebih besar. Diantaranya terjadinya Biological Magnification. Yaitu peristiwa perubahan bentuk tubuh suatu mahkluk hidup karena pewarisan gen-gen induk yang telah terkontaminasi atau rusak yang disebabkan oleh DDT yang masuk ke rantai makanan.

Dan sejak saat itu DDT dilarang dipergunakan di Amerika. Demikianlah, uraian yang cukup singkat mengenai aktivitas manusia yang berpotensi merusak alam. Jika manusia bisa merusak alam, sudah kewajibannya untuk membenahinya kembali.

Oleh karena itu, permasalahan tersebut akan dibahas pada bab 2. —–***—–
Selama ini, kita cenderung berpikir bahwa hanya hal-hal besar yang memiliki kemungkinan untuk merusak bumi. Contohnya, pencemaran udara oleh asap-asap yang bergumul pekat dari cerobong pabrik, limbah tekstil yang dibuang begitu saja ke sungai, efek rumah kaca yang mengakibatkan es di kutub mencair dan lain sebagainya.

Namun, tahu gak sih? Ternyata ada hal-hal kecil yang biasa kita lakukan, tapi punya potensi besar untuk merusak lingkungan. Kita gak bakal nyangka seberapa berbahaya hal-hal berikut, apalagi jika dilakukan secara massal.

Apa sajakah? eco-business.com Coba pikirkan, berapa banyak plastik yang kita gunakan setiap harinya? Beli sayur di pasar, dibungkus pakai plastik. Siang-siang mendadak kehausan?

tindakan manusia yang dapat merusak lingkungan diantaranya

Beli es teh yang dibungkus pakai plastik. Belanja bulanan di supermarket? Lagi-lagi plastik-lah yang jadi pembungkusnya. Begitu terbiasanya kita dengan plastik, hingga segala hal yang ada di sekitar kita pun menggunakan plastik. Dan kita menganggap tidak ada yang salah dari hal tersebut. Padahal, plastik membutuhkan waktu hingga 1000 tahun untuk terurai.

Sudah berapa banyak generasi manusia yang tercipta dalam kurun waktu tersebut, sementara plastik itu sendiri tak kunjung terurai? Memang, tidak mudah untuk mengubah kebiasaan yang sudah sedemikian mendarah daging, namun kita tetap bisa membiasakan diri untuk hidup tanpa plastik.

Sesimpel menggunakan tote bag ketika belanja, memakai sedotan stainless atau menggunakan botol air yang bisa digunakan berulang kali pun memiliki efek bagi lingkungan.

Apalagi, jika kita melakukan effort lebih dengan mengajak keluarga serta teman untuk melakukan hal yang sama. One action is better than nothing at all, right?

fao.org Sedih nggak sih begitu tau bahwa Indonesia berada di urutan kedua dalam daftar negara yang menyumbang food waste terbesar? Padahal, kita semua diajarkan sedari kecil untuk tidak membuang-buang tindakan manusia yang dapat merusak lingkungan diantaranya.

Di belahan dunia yang lain, masih ada orang-orang yang kelaparan dan mengalami malnutrisi akibat kurangnya makanan yang layak. Menurut laman Food and Agriculture Organization of United Nations (FAO), diperkirakan sekitar 1/3 tindakan manusia yang dapat merusak lingkungan diantaranya yang masih layak berujung menjadi limbah.

Bukan hanya tidak etis, food waste juga menjadi polemik global sebab dianggap menyia-nyiakan tanah, air, energi, tenaga kerja serta sumber daya alam lain yang digunakan untuk memproduksi makanan. FAO juga mencatat bahwa ada 1,3 triliun ton makanan yang hilang setiap tahunnya, dengan rincian 10 persen kehilangan saat produksi, 7 persen saat pengolahan pasca panen & distribusi, 1 persen kehilangan saat proses pengolahan, 6 persen kehilangan saat pemasaran dan 9 persen saat tahap konsumsi.

Miris ya? abc.net.au Kita mungkin pernah diajari cara mendaur ulang sampah kertas atau plastik, namun rasanya sangat jarang mendapat edukasi terkait cara membuang limbah berbahaya.

Sebut saja sampah baterai yang tidak lagi terpakai, apakah harus kita buang begitu saja di tempat sampah biasa? Jawabannya: tidak. Limbah baterai mengandung merkuri, timbal dan bahan kimia berbahaya lainnya yang berbahaya bagi makhluk hidup, terlebih bagi satwa liar maupun biota laut. Begitu pula dengan sampah elektronik lain, seperti kabel, gadget yang tak terpakai, televisi dan lain sebagainya.

Idealnya, limbah elektronik diolah di tempat pengolahan khusus limbah berbahaya. Namun, di Indonesia sendiri pengolahan limbah elektronik belum begitu diperhatikan. Di seluruh dunia, hanya ada 41 negara yang memiliki pengolahan limbah elektronik. Padahal, setiap tahunnya, ada 20-50 juta ton sampah elektronik yang berakhir di tempat pembuangan akhir dan hanya 10-18 persen yang didaur ulang.

Baca Juga: 7 Benda yang Paling Mencemari Laut, Yuk Segera Kurangi Penggunaannya! tpr.org Pernah menjumpai bulir-bulir kecil pada produk face wash atau scrub yang kita pakai? Benda itu merupakan microbeads, sejenis plastik berukuran mikro yang biasa ditemukan di berbagai produk kecantikan. Microbeads berukuran antara 5μm hingga 1mm dan terbuat dari polimer sintetik seperti polyethylene, polylactic acid (PLA), polypropylene, polystyrene atau polyethylene terephthalate.

Meski berukuran mini, nyatanya dampak negatif dari microbeads cukup berbahaya, lho! Terlebih, bagi biota laut seperti ikan, karena microbeads tidak mudah hancur dan terurai. Ketika microbeads tak sengaja tertelan oleh biota laut, ia akan merusak sistem pencernaan hewan tersebut. Ikan-ikan berukuran kecil akan salah menduga bahwa microbeads adalah makanannya dan akan menimbulkan kerusakan organ dan kematian dalam jangka panjang. philmaffetone.com Merupakan hal yang wajar jika manusia mengonsumsi daging hewan.

Nutrisi di dalamnya pun sangat dibutuhkan oleh tubuh. Namun, tahukah kamu bahwa industri peternakan menyumbang gas metana dalam jumlah yang cukup besar?

Gas metana sendiri merupakan gas rumah kaca yang paling banyak diproduksi di dunia dan menyebabkan pemanasan global. Gas metana dihasilkan dari kotoran hewan dan fermentasi enternik. Semakin banyak kebutuhan akan daging hewan, maka semakin banyak pula hewan yang dipelihara dan menyebabkan jumlah gas metana kian meningkat.

Gas metana dari sapi mencapai 14,5 persen dari total emisi gas rumah kaca di dunia. Padahal, metana mempertipis lapisan ozon yang melindungi bumi, sehingga suhu bumi perlahan-lahan meningkat. Ngeri ya?

accreditedinvestornews.com Ketika sudah memasuki usia 17 tahun, biasanya orangtua kita akan menawarkan kendaraan pribadi, baik motor atau mobil, untuk dipakai sehari-hari.

Bagi kita, mengendarai kendaraan pribadi merupakan prestise. Namun, semakin banyak kendaraan pribadi ternyata berbahaya bagi bumi, lho. Nyatanya, gas buangan dari kendaraan pribadi mengandung hidrokarbon dan nitrogen oksida yang bereaksi bersama sinar matahari untuk meningkatkan ozon.

Karbon monoksida juga ikut diproduksi yang mengancam kesehatan manusia sekaligus berkontribusi signifikan pada pemanasan global. Idealnya, akan lebih baik jika kita menggunakan kendaraan umum atau transportasi massal, meskipun kendaraan umum sendiri masih belum terlalu memadai di negara kita. kandsac.com Siang lagi terik-teriknya? Gak usah khawatir!

Di zaman yang serba canggih ini, kamu hanya perlu menghidupkan AC dan dalam hitungan menit, ruangan akan dingin seketika. Meski praktis dan berguna, nyatanya AC menyimpan efek negatif juga, lho. AC dikenal sebagai peralatan elektronik yang mengonsumsi daya listrik yang cukup besar. AC berkapasitas 1 PK saja membutuhkan 800-900 watt listrik. Selain boros listrik, AC juga menyumbang pada peningkatan gas rumah kaca. Terlebih, senyawa hydroflourocarbons (HFC) yang berkontribusi pada global warming.

Menggunakan AC secara bijak dan mematikannya di saat tidak dibutuhkan adalah solusi kecil untuk peduli pada bumi. Itulah hal-hal kecil yang biasa kita lakukan namun berpotensi untuk merusak lingkungan. Gak nyangka kan? Oleh karena itu, merupakan tugas kita semua untuk turut serta menjaga bumi serta melakukan segala sesuatu dengan bijak.

Satu aksi kecil tentu lebih baik dibanding diam dan tak melakukan apapun, benar kan? Baca Juga: Tidak Kalah Mengancam Kita! Simak 7 Trivia Seputar Polusi Cahaya Ini Berita Terpopuler • Hamas Mulai Bangkit, Menkeu Israel: Ini Semua Kesalahan Netanyahu • 10 Potret Liburan Ayu Ting Ting dan Keluarga ke Jogja, Ayah Rozak Hits • 10 Fakta Elon Musk, Orang Terkaya di Dunia yang Baru Membeli Twitter • 10 Momen Nagita Slavina Masak Makan Malam buat Teman-teman Artisnya • [LINIMASA-5] Perkembangan Terkini Vaksinasi COVID-19 Indonesia • 10 Potret Menawan Arlova, Anak Bungsu Andre Taulany, Beranjak Remaja • Libur Lebaran Usai, Jakarta Kembali Terapkan Ganjil Genap Hari Ini • BMKG: Waspada, Suhu Panas Terik Terjadi hingga Pertengahan Mei • 10 Potret Baby Ameena dalam Berbagai Ekspresi, Gemasnya Kebangetan
MENU • Beranda • Geografi • Sejarah Geografi • Objek Studi Geografi • Cabang Ilmu • Konsep • Menurut Para Ahli • Contoh Geografi • Kajian Geografi • Atmosfer • Hidrologi • Geologi • Tanah • Penduduk • Hutan • Iklim • Lingkungan • litosfer • Lainnya • Budaya • Alam • Ilmu Sosial • Negara • Penelitian • Privacy Policy • Disclaimer • Daftar Isi • Manusia sebagai mahluk yang sempurna dengan diberi akal dan nafsu, tentusaja akan menjadi penguasa dalam segala element untuk mengambil secara penuh terkait dengan potensi yang ada di lingkungan hidup.

Peranan besar dalam menentukan kelestarian dari beragam permasalahan lingkungan sepenuhnya menjadi tangung jawab setiap insan yang beriman. Meskipun demikian, kadangkala terdapat beragam bentuk terjadinya kerusakan lingkungan akibat aktivitas manusia. Salah satu contoh kerusakan lingkungan seperti adanya pembakaran hutan yang pada akhirnya menyebabkan terjadinya arti bencana alam seperti banjir, tanah longsor, menipisnya lapisan ozon, dan lain sebagainya. Daftar Isi • Kerusakan Lingkungan • Bentuk Kerusakan Lingkungan • Terjadinya Pencemaran • Pemanasan Global • Penipisan Ozon • Penggundulan Hutan • Perburuan Liar • Merusak Hutan Bakau • Pembuangan Sampah di Sembarang Tempat • Pemanfaatan Sumber Daya Alam secara Berlebihan • Sebarkan ini: • Posting terkait: Kerusakan Lingkungan Kerusakan lingkungan bisa dikatakan sebagai proses deteriorasi terhadap beragam fungsi dan peranan lingkungan, terutama di dalam musnahnya fungsi kebaikan serta kebajikan dari sumber daya air, lapisan tanah, dan udara, sehingga menjadi acaman berarti bagi kehidupan saat ini dan masa mendatang.

Atas penyebab kerusakan lingkungan itulah secara sederhana dapat dikatakan berhubungan erat dengan manusia yang seringkali melakukan tindakan tanpa memikirkan tentang masa depan kehidupan, terutama bagi generasi berikutnya. Bentuk Kerusakan Lingkungan bentuk kerusakan lingkungan Beberapa bentuk terjadinya kerusakan lingkungan karena faktor manusia, antara lain; • Terjadinya Pencemaran Beragam jenis pencemaran menunjukan bahwa sikap manusia kurang memberikan penghargaan kepada alam.

Kondisi ini dilakukan dengan alasan keterdesakan segi ekonomi ataupun kemalasan yang tanpa disadari merusak kelestarian alam. Beberapa jenis pencemaran dan penyebabnya yang terjadi karena faktor ulah tangan manusia dalam kesehariannya, bisa dalam bentuk pencemaran di udara, daratan, sampai air.

Penjelasan pencemaran tersebut antara lain adalah sebagai berikut; • Tindakan manusia yang dapat merusak lingkungan diantaranya Udara Pencemaran udara adalah terjadinya zat yang dinggap sebagai pencemar atau polutan penyebab pencemaran udara antara lain sulfur dioksida (SO2), nitrogen oksida (NOx), karbon monoksida (CO), dan timbal (Pb) yang berasal dan industri dan alat-alat transportasi kendaraan bermotor.

Pencemaran udara secara langsung dan tidak langsung dapatlah merusak tanaman pertanian yang menjadi identik dengan ciri negara berkembang, hutan, sistem air, bangunan, dan juga menurunya kadar kesehatan yang ada di dalam tubuh manusia. • Pencemaran Laut Pencemaran laut adalah prosesi yang disebabkan oleh zat pencemar antara lain tumpahan minyak, limbah cair industry dalam ciri negara maju, sampah rumah tangga yang menumpuk, sampah laut, dan zat radioaktif yang tercecer di laut secacara sengaja.

• Pencemaran Air Tawar Pencemaran air tawar adalah prosesi pencemaran yang disebabkan adanya limbáh manusia dan rumah tangga, limbah cair industari, pestisida, pupuk kimia, serta sedimentasi hasil erosi yang menjadi satu dalam tempat tertentu. Pencemaran air ini tentusaja berdapat pada penyebaran jenis-jenis penyakit yang langkah, merusak organisme perairan, dan menyebarkan bahan kimia ke liñgkungan hidup sehingga berpengaruh pada manusia, hewan, dan kehidupan perairan.

tindakan manusia yang dapat merusak lingkungan diantaranya

• Pemanasan Global Pemanasan global adalah salah satu jenis kerusakan lingkungan hidup akibat ulah manusia yang bisa disebabkan oleh zat pencemar antara lain karbon dioksida (CO2) dan hasH pembakaran bahan bakarfosil dan kebakaran hutan, serta gas metana (CH4) dan kotoran ternak.

Pemanasan global membuat permukaan taut naik, suhu permukaan bumi meningkat, dan perubahan iklim. • Penipisan Ozon Penipisan yang terjadi pada lapisan ozon. Sebagai bagian darpada lapisan anmofer menjadi salah satu contoh nyata dalam kerusakan lingkungan hidup yang disebabkan oleh tingkah laku manusia dalam keseharian.

Misalnya saja contoh prilaku ini dengan memakai minyak wangi yang mengandung gas, dan tindakan lainnya. Dampak yang diakibatkan dari penipisan ozon ini salah satunya mengakibatkan sinar ultraviolet dan matahari mudah mengenai permukaan bumi secara langsung tanpa tindakan manusia yang dapat merusak lingkungan diantaranya perantara, sehingga atas kondisi inilah munculnya beberapa penyakit langkah yang menyerang manusia.

• Penggundulan Hutan Penggundulan hutan mengakibatkan kerusakan lingkungan yang amat sangat parah. Selain hilangnya habitat berbagai jenis flora dan fauna, penggundulan hutan dapat memicu terjadinya bencana banjir dan juga bisa berakibat pada tanah longsor. Penggundulan hutan yang dilakukan oleh kelompok-kelompok tidak bertanggung jawab menyebabkan kerugian lingkungan yang besar. Mereka hanya ingin mendapatkan keuntungan ekonomis sebesar-besarnya tanpa memikirkan dampak buruk dan perbuatan mereka.

• Perburuan Liar Berbagai jenis satwa liar adalah sasaran para pemburu liar yang ingin mendapatkan uang lebih banyak daripada biasanya, bahkan mungkin hanya untuk sekadar hobi. Satwa yang dilindungi diburu dan dijual oleh para pemburu untuk mendapatkan uang. Burung jalak bali, kura-kura hijau, orang utan, dan masih banyak satwa lain yang keberadaanya semakin sedikit akibat kerusakan lingkungan hidup yang dilakukan oleh manusia secara sengaja.

Untuk mengtasinya maka sangatlah diperlukan pengentasan yang baik serta sosialisasi terhadap warga negara. • Merusak Hutan Bakau Hutan bakau yang tumbuh secara akami ataupun tidak sangatlah memberikan manfaat yang banyak bagi lingkungan. Hutan bakau dapat mencegah intrusi dan gelombang air taut. Hutan bakau juga merupakan habitat berbagai jenis biota taut seperti kepiting, udang, dan ikan.

Kini, luas hutan bakau semakin sempit. Hutan bakau ditebang dan digunakan untuk usaha tambak maupun kegiatan perikanan lainnya. Kerusakan hutan bakau menyebabkan semakin terkikisnya daratan dan hilangnya habitat berbagai biota taut. • Pembuangan Sampah di Sembarang Tempat Sampah merupakan barang yang biasanya dihasilkan oleh manusia setiap hari, bahkan setiap menit. Perilaku yang sering dilakukan manusia adalah membuang sampah di sembarang tempat.

Perilaku ¡ni menyebabkan permasalahan lingkungan yang tidak bisa dianggap sepele. Bahkan untuk sampah plastik yang dibuang di sungai dapat mengakibatkan pencemaran air. Selain itu, sampah akan menghambat aliran air sehingga dapat menyebabkan banjir, terutama di musim hujan. Sampah memerlukan pengelolaan yang efektif agar tidak menyebabkan terjadinya permasalahan yang lebih besar.

tindakan manusia yang dapat merusak lingkungan diantaranya

• Pemanfaatan Sumber Daya Alam secara Berlebihan Kebutuhan manusiä sangat banyak. Kebutuhan hidup manusia dipenuhi dengan memanfaatkan sumber daya alam. Pemanfaatan sumber daya alam yang berlebihan menyebabkan ketersediaan sumber daya alam semakin menipis, bahkan bisa musnah.

Pemanfaatan yang berlebihan juga bisa menyebabkan kerusakan lingkungan. Misalnya, pemanfaatan kayu secara besar-besaran menyebabkan adanya perilaku penebangan liar yang memicu terjadinya bencana banjir maupun tanah longsor.

Dari serangkaian penjelasan, dapatlah dikatakan bahwa secara nyata tindakan-tindakan membuang sampah sembarangan, pemanfaatan sumber daya yang berlebihan sejatinya merugiakan. Sehingga prihal inilah harus senantiasa dihaindari semua orang, termasuk pemerintahan ataupun masyarakat.

Oleh karena itulah sejatinya setiap orang akan berusaha menjaga pelestarian lingkungan untuk kepentingan masa depan, bangsa, dan negara. Nah, demikinalah saja artikel yang bisa dibagikan pada semua kalangan berkenaan dengan bentuk aktivitas manusia yang bisa menjadi penyebab adanya kerusakan lingkungan beserta dengan contoh perilakunya.

Semoga saja bisa berguna bagi kalian semuanya. Posting terkait: • Pengertian Iklim Kutub, Ciri, Jenis, dan Contoh Flora Fauna • Pengertian Terasering, Jenis, Tujuan, Manfaat, dan Contohnya • 8 Ciri Sampah Organik dan Penjelasannya Posting pada Alam, Contoh Geografi, Lingkungan Ditag bentuk kerusakan lingkungan, contoh tindakan manusia yang dapat merusak lingkungan diantaranya lingkungan, dampak kerusakan lingkungan, jenis kerusakan lingkungan, kerusakan, kerusakan lingkungan, kerusakan lingkungan akibat manusia, kerusakan lingkungan hidup, lingkungan, macam kerusakan lingkungan, makalah kerusakan lingkungan, masalah kerusakan lingkungan, pengertian kerusakan lingkungan Navigasi pos Kategori • Alam • Atmosfer • Batuan • Benua • Cabang Ilmu • Ciri • Contoh Geografi • Dampak • Geografi • Geologi • Hidrologi • Hutan • Iklim • Ilmu Sosial • Jenis • Kajian Geografi • Klasifikasi • Konsep • Lainnya • Lingkungan • litosfer • Manfaat • Menurut Para Ahli • Negara • Objek Studi Geografi • Penduduk • Penelitian • Sejarah Geografi • Tanah • UnsurManusia dan lingkungan merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan.

Manusia membutuhkan lingkungan untuk memenuhi kebutuhannya. Sebagian besar aktivitas manusia melibatkan lingkungan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Hubungan atau interaksi antara manusia dengan lingkungan ini jika dilakukan dengan tidak bertanggung jawab akan mengganggu keseimbangan dan kelestarian alam.

Terganggunya keseimbangan dan kelestarian alam akan berdampak pada kehidupan manusia. Berikut beberapa contoh di antaranya. Tempat tinggal merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia. Seiring bertambahnya jumlah penduduk, kebutuhan akan tempat tinggal tentu semakin meningkat. Akibatnya, terjadi perubahan penggunaan lahan. Lahan tindakan manusia yang dapat merusak lingkungan diantaranya yang tadinya luas, sedikit demi sedikit berubah fungsi menjadi pemukiman.

Dengan dibangunnya perumahan mengakibatkan berkurangnya hutan dan lahan pertanian.

tindakan manusia yang dapat merusak lingkungan diantaranya

Pepohonan sangat penting bagi kehidupan di Bumi. Jadi, penebangan pohon harus dilakukan secara hati-hati dan disertai dengan usaha pelestariannya. Penebangan hutan harus disertai dengan penanaman kembali benih-benih pohon yang telah ditebang. Benih-benih ini akan tumbuh dan dapat menggantikan pohon-pohon yang telah ditebang. Penebangan hutan liar mengurangi fungsi hutan sebagai penahan air. Akibatnya, daya dukung hutan menjadi berkurang.

Hilangnya habitat dan makhluk hidup serta musnahnya spesies hewan dan tumbuhan dapat terjadi akibat penebangan pohon yang tidak terkendali. Ada lagi masalah yang timbul, misalnya tanah longsor, banjir, dan kebakaran hutan. Kegiatan penambangan juga dapat mengubah permukaan bumi. Sebagian besar bahan tambang berada di dalam tanah. Pengambilan bahan tambang dengan cara digali atau ditambang. Selain penambangan terbuka dan penambangan bawah tanah, ada juga cara lainnya yaitu pengerukan.

Pengerukan merupakan cara lain yang digunakan untuk mengumpulkan logam-logam yang terendap di dalam batuan di dasar sungai atau sumber air lainnya. Kegiatan ini menyebabkan abrasi dan rusaknya pantai sehingga merusak ekosistem laut. Kegiatan ini juga dapat menenggelamkan pulau dan memengaruhi keseimbangan ekosistem ikan dan makhluk air lainnya. Polusi merupakan masuknya zat atau bahan-bahan berbahaya lainnya ke dalam lingkungan pada kadar membahayakan manusia. Polusi juga dapat menyebabkan menurunnya kualitas lingkungan sehingga membahayakan makhluk hidup yang ada di dalam lingkungan tersebut.

Zat-zat atau bahan yang menyebabkan terjadinya polusi dinamakan polutan. Sumber polutan penyebab polusi udara umumnya berasal dari sisa pembakaran bahan bakar, seperti pembakaran batu bara di pabrik dan pembakaran BBM dari kendaraan bermotor. Sumber lain polutan udara yaitu pembakaran lahan dan hutan.

Polusi udara dapat menyebabkan sesak napas, batuk, dan aneka penyakit mata. Sampah dapat menjadi polutan yang menyebabkan terjadinya polusi tanah. Bahan-bahan seperti plastik, kaca, logam, dan insektisida merupakan polutan yang sukar diuraikan oleh dekomposer.

Akibatnya, bahan-bahan tersebut akan menumpuk dan terbenam dalam tanah. Tanah seperti ini akan berkurang porositasnya. Insektisida dalam tanah juga dapat menyebabkan terbunuhnya makhluk hidup lain yang justru berguna bagi manusia.

Tanah yang tercemar logam berat pun dapat mengganggu organisme yang hidup di dalam tanah. Manusia melakukan penebangan dan pembakaran hutan secara liar demi membuka lahan pertanian dan pemukiman.

Penebangan hutan juga dilakukan untuk mengambil kayu sebagai bahan pembuatan tindakan manusia yang dapat merusak lingkungan diantaranya rumah tangga.

tindakan manusia yang dapat merusak lingkungan diantaranya

Kegiatan tersebut tentu saja membuat hutan menjadi gundul. Populasi beberapa tumbuhan berkurang bahkan punah. Hewanhewan hutan kehilangan tempat tinggal. Salah satu contoh penggunaan bahan kimia adalah penggunaan detergen sebagai bahan pembersih. Detergen menghasilkan busa yang dapat mencemari lingkungan. Busa detergen akan menutupi permukaan perairan sehingga sinar matahari tidak dapat menembus perairan.

Proses fotosintesis tumbuhan air menjadi terganggu. Akibatnya tumbuhan kekurangan makanan dan akhirnya mati. Contoh lainnya adalah penggunaan pestisida yang berlebihan untuk memberantas hama tanaman. Penggunaan pestisida berlebihan dapat membunuh hewan lain yang lebih menguntungkan.

tindakan manusia yang dapat merusak lingkungan diantaranya

Terumbu karang merupakan rumah bagi hewan-hewan laut. Warnanya yang indah membuat sebagian masyarakat mengambilnya untuk dijadikan hiasan. Pengambilan ini tentu mengancam keberadaan terumbu karang. Akibatnya, ikan-ikan kehilangan tempat tinggal. Ekosistem laut menjadi terganggu. Jika dibiarkan, lambat laun ikan-ikan akan punah. Perpindahan penduduk mengakibatkan daerah yang didatangi menjadi sangat padat karena jumlah pemukiman terbatas.

tindakan manusia yang dapat merusak lingkungan diantaranya

Kepadatan jumlah penduduk ini akan memicu terbentuknya pemukiman kumuh. Lingkungan kotor di pemukiman kumuh memengaruhi kualitas kesehatan manusia dan menyebabkan pencemaran lingkungan semakin meningkat. Kegiatan manusia seperti tersebut di atas dapat dicegah dengan cara sebagai berikut : No. Perilaku Manusia yang Menyebabkan Perubahan Alam Tindakan Pencegahan 1.

Penebangan dan pembakaran hutan • Membuat/menetapkan uu tentang pelarangan penebangan hutan secara liar • Melakukan penyuluhan kepada masyarakat tentang dampak dan akibat dri penebangan hutan secara liar • Melakukan sistem tebang-pilih-tanam 2. Penggunaan bahan-bahan kimia dan pestisida secara berlebihan • Menganjurkan penggunaan pupuk organik/pupuk kandang.

• Melakukan penyuluhan kepada masyarakat tentang dampak dan akibat penggunaan pestisida secara berlebihan 3. Eksploitasi sumber daya laut • Memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang bahaya pencemaran dan eksploitasi laut secara berlebihan, • Pengenalan cara penangkapan ikan yang aman dan berkelanjutan, 4.

Perpindahan penduduk • Memperbanyak lapangan kerja di daerah. • Memberikan pendidikan keterampilan. 5. Penggunaan kendaraan bermotor • Mengurangi atau menghentikan impor motor atau kendaraan bermotor (dibatasi). • Menganjurkan penggunaan bahan bakar ramah lingkungan 6. Perburuan liar • Membuat undang undang pelarangan perburuan liar • Membangun cagar alam • Membudidayakan hewan dan tumbuhan langka 7.

Perusakan terumbu karang • Membuat perundang-undangan pencegahan perusakan lingkungan dalam bentuk apapun. • Penanaman rasa cinta tanah air dan bangsa damaruta.blogspot.com dari sangpangemong.com

Animasi Bagaimana Manusia Merusak Alam Bumi dan Isinya




2022 www.videocon.com