Pim tra kol dosis

pim tra kol dosis

• Ringkasan • Dosis & Aturan pakai • Cara Kerja • Efek Samping • Kegunaan • Peringatan • Kontraindikasi • Hamil & Menyusui Pimtrakol obat apa? Pimtrakol adalah obat dalam bentuk sirup yang digunakan untuk meredakan gejala-gejala influenza seperti pusing, demam, hidung tersumbat, hidung meler, bersin-bersin dan batuk yang biasa menyertai flu. Obat ini aman dikonsumsi anak-anak hingga dewasa asalkan sesuai dosis anjuran. Pimtrakol sirup terdiri dari 3 varian rasa, cherry, lemon dan melon yang disukai anak-anak.

Pimtrakol sirup mengandung 4 bahan aktif utama berupa paracetamol yang berguna sebagai analgesik (pereda nyeri) dan antipiretik (pereda demam), pim tra kol dosis guaikolat/ guaifenesin bermanfaat sebagai ekspektoran untuk memudahkan keluaran dahak, efedrin HCl yang bersifat dekongestan dan bronkodilator serta chlorfeniramin maleate (CTM) yang bersifat antihistamin.

Ringkasan Obat Pimtrakol Kandungan Sirup tiap 5 ml: paracetamol 125 mg, gliseril guaikolat 50 mg, efedrin HCl 2 mg, klorfeniramin maleat 1 mg Jenis obat Analgetik, antipiretik, antihistamin Kategori Obat bebas terbatas Kegunaan Meringankan gejala flu seperti demam, sakit kepala, bersin-bersin, hidung tersumbat, yang disertai batuk Konsumen Dewasa dan anak-anak Kehamilan Kategori C (boleh dengan syarat) Produsen PIM Pharmaceutical Harga Rp. 14.500 – 16.000 per botol isi 60 ml Cara Kerja dan Fungsi Obat Pimtrakol Pimtrakol berfungsi meredakan berbagai gejala yang timbul akibat influenza seperti demam, sakit kepala, bersin-bersin, hidung meler, hidung tersumbat serta batuk.

Manfaat itu didapat dari 4 bahan aktif Pimtrakol seperti dijelaskan berikut ini: • Paracetamol, adalah obat jenis pereda nyeri (analgetik) dan demam (antipiretik) yang bekerja mengurangi produksi prostaglandin yang merupakan senyawa mediator pemicu rasa nyeri dan peradangan. • Gliseril guaikolat/guaifenesin, adalah ekspektoran yang meningkatkan hidrasi di saluran pernapasan. Akibatnya terejadi penurunan kekentalan dahak di saluran pernapasan. Dengan begitu dahak ini akan lebih mudah di keluarkan bersamaan dengan batuk.

• Efedrin HCl, adalah obat yang dapat menstimulasi reseptor alpha-adrenergik dan beta-adrenergik, kemudian memicu bronkodilatasi, vasokonstriksi pembuluh darah pheriferal serta menstimulasi susunan saraf pusat. Sehingga jalur napas menjadi lebih lega. • Chlorpheniramin maleate, antihistamin yang dikenal sebagai CTM ini merupakan antihistamin yang menghambat secara kompetitif reseptro histamin H1 di saluran pencernaan, saluran pernapasan dan pim tra kol dosis darah.

pim tra kol dosis

CTM dapat membantu mengurangi reaksi alergi yang ditimbulkan oleh influenza. Indikasi dan Kegunaan Pimtrakol Pimtrakol digunakan untuk meredakan gejala-gejala influenza seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat atau meler, serta batuk yang biasanya menyertai flu. Kontraindikasi Tidak semua orang boleh menggunakan obat ini, penderita yang diketahui memiliki kondisi di bawah ini tidak boleh menggunakan: • Orang dengan riwayat hipersensitivitas/alergi terahadap bahan aktif Pimtrakol atau jenis obat analgesik lainnya.

• Penderita gangguan fungsi hati dan ginjal berat. • Penderita gangguan fungsi jantung. • Penderita diabetes mellitus. • Orang yang peka terhadap obat jenis simpatomimetik seperti fenileprin, pim tra kol dosis, fenilpropanolamin. • Penderita tekanan darah tinggi serta yang mendapat terapi obat penghambat monoamine oksidase (MAOI).

Dosis Pimtrakol dan Aturan Pakai Peringatan! Pastikan dosis yang Anda gunakan sesuai dengan instruksi dokter dengan mempertimbangkan keparahan penyakit, usia, berat badan, dsb. Dosis yang tertera di sini adalah dosis umum.

Dosis Pimtrakol untuk meredakan gejala flu • Dosis dewasa: 3 sendok takar (15 ml) 3 – 4 kali sehari. • Dosis anak-anak: • Umur 6 bulan – 1 tahun: 2,5 ml 3 – 4 kali sehari. • Umur 1 – 6 tahun: 5 ml atau satu sendok takar, 3 – 4 kali sehari.

• Umur 6 – 12 tahun: 10 ml (2 sendok takar 5 l), 3 – 4 kali sehari. Aturan pakai: • Gunakanlah obat ini setelah setelah atau bersamaan dengan makanan. • Kocok dahulu botol obat ini sebelum digunakan agar suspensinya tercampur merata. • Selalu ikuti anjuran dokter atau petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan sebelum mulai mengonsumsinya. • Gunakanlah antara satu dosis dengan dosis lainnya pada jarak jam yang sama, misalkan dua kali sehari berarti per 12 jam, tiga kali sehari berarti per 8 jam.

Oleh sebab itu, untuk memudahkan usahakan untuk mengonsumsinya pada jam yang sama setiap hari. • Apabila ada dosis yang terlewat akibat lupa, maka begitu ingat dianjurkan untuk segera meminumnya apabila dosis berikutnya masih lama sekitar 5 jam atau lebih.

Tidak boleh menggandakan dosis Pimtrakol pada jadwal minum berikutnya sebagai ganti untuk dosis yang terlewat. Efek Samping Pimtrakol Pimtrakol umumnya ditoleransi baik oleh anak-anak maupun dewasa. Namun demikian, beberapa efek samping mungkin muncul dan perlu diperhatikan. Efek samping Pimtrakol meliputi: • Mual dan muntah. • Mengantuk. • Mulut kering. • Retensi urin. Efek Overdosis Pimtrakol Penggunaan dosis tinggi melebihi anjuran dapat menyebabkan overdosis.

Gejala overdosis Pimtrakol dapat mual dan muntah, nyeri perut parah, bercak darah pada feses, toksisitas ginjal, serta kejang. Jika kondisi ini terjadi segera konsultasikan dengan dokter Anda.

Peringatan dan Perhatian Sebelum dan selama menggunakan obat ini, harap perhatikan hal-hal dibawah ini: • Sampaikan pada dokter atau apoteker Anda jika memiliki riwayat alergi terhadap salah satu bahan aktif obat ini • Pim tra kol dosis selama 3 hari penggunaan obat ini flu tidak juga reda, sebaiknya segera hubungi dokter atau layanan kesehatan terdekat.

• Hentikan penggunaan obat jika terjadi susah tidur jantung berdebar dan pusing. • Hindari mengendarai kendaraan atau menggunakan alat berat yang membutuhkan konsentrasi tinggi.

Kehamilan dan Menyusui Bolehkah Pimtrakol untuk ibu hamil? Bahan aktif Pimtrakol berupa guaifenesine dan ephedrine digolongkan sebagai obat kategori C untuk ibu hamil. Dimana hal itu berarti studi pada hewan percobaan memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embriosidal atau efek samping lainnya) dan belum ada studi terkontrol pada wanita, atau studi terhadap wanita dan hewan percobaan tidak dapat dilakukan.

Sementara bahan aktif lainnya berupa paracetamol dan CTM masing masing masuk kategori A dan B. Oleh karena itu penggunaan obat ini pada ibu hamil sebaiknya dihindari atau jika sangat dibutuhkan saja. Pim tra kol dosis Pimtrakol untuk ibu menyusui?

pim tra kol dosis

Bahan aktif Pimtrakol berupa guaifenesin diketahui dapat masuk dan mengontaminasi ASI ibu menyusui sehingga berisiko mengganggu kesehatan bayi yang menyusu. Oleh karena itu penggunaan obat ini selama masa menyusui sebaiknya dihindari. Interaksi Obat Hati-hati saat menggunakan Pimtrakol bersamaan dengan obat lain. Interaksi dapat terjadi antara Pimtrakol dengan obat-obat berikut: • Warfarin, meningkatkan efek antikoagulan dari warfarin.

• Obat jenis hypnotic, anxyolitic, analgesik opioid, neuroleptik, meningkatkan efek sedatif. • Obat jenis MAOI, meningkatkan efek antikolinergik dari obat MAOI yang dapat berakibat fatal. • Phenytoin, meningkatkan risiko toksisitas phenytoin.

• Theophylline, meningkatkan kejadian muntah, nervous dan insomnia. 10 referensi • PIM Pharmaceutical. Pim tra kol dosis Syrup Cherry. Diakses Juli 2019.

• PIM Pharmaceutical. Pimtrakol Syrup Lemon. Diakses Juli 2019. • MIMS Indonesia. Paracetamol. Diakses Juli 2019. • MIMS Indonesia.

Guaifenesin. Diakses Juli 2019. • MIMS Indonesia. Ephedrine. Diakses Juli 2019. • MIMS Indonesia. Chlorphenamine. Diakses Juli 2019. • Kaci Durbin, MD. Drugs. 2018.

Acetaminophen. Diakses Juli 2019. • Drugs. Ephedrine. Diakses Juli 2019. • Cerner Multum. Drugs. 2019. Chlorpheniramine. Diakses Juli 2019. • Kaci Durbin, MD. Drugs. 2019. Guaifenesine. Diakses Juli 2019. Buka Tutup • Pimtrakol adalah obat untuk meredakan gejala flu seperti bersin-bersin, demam, sakit kepala, hidung tersumbat yang disertai batuk • Obat Pimtrakol dapat dikonsumsi anak-anak hingga orang dewasa dan merupakan jenis obat bebas terbatas yang penggunaannya sebaiknya dengan resep dokter • Pimtrakol mengandung Paracetamol, Gliseril guaikolat, Efedrin HCl, dan Klorfeniramin maleat.

Tersedia dalam kemasan Pimtrakol syrup, Pimtrakol plus, Pimtrakol Neo • Pimtrakol mungkin menimbulkan efek samping seperti mengantuk, gangguan pencernaan, mulut kering, ataupun palpitasi (jantung berdebar-debar) • Kandungan paracetamol pada Pimtrakol dapat berinteraksi dengan obat antikoagulan oral serta hormon antidiuretik sehingga harus dihindari penggunaannya secara bersamaan • Klik untuk mendapatkan Pimtrakol atau obat flu lainnya ke rumah Anda di HDmall.

*Gratis ongkir ke seluruh Indonesia & bisa COD Pimtrakol obat apa? Pimtrakol adalah obat untuk meredakan gejala flu seperti bersin-bersin, demam, sakit kepala, hidung tersumbat yang disertai batuk. Obat ini dapat dikonsumsi anak-anak hingga orang dewasa. Obat yang diproduksi oleh PT. PIM Pharmaceutical ini merupakan jenis obat bebas terbatas yang penggunaannya sebaiknya dengan resep dokter atau perhatikan anjuran pakai pada kemasan obat ini.

Berikut ini kami ulas kegunaan Pimtrakol, efek samping, kontraindikasi, cara penggunaan, serta keamanannya untuk ibu hamil dan menyusui. Ikhtisar Obat Pimtrakol Jenis obat Pereda flu dan batuk Kandungan Pim tra kol dosis, Gliseril guaikolat, Efedrin HCl, Klorfeniramin maleat Kegunaan Meringankan gejala flu seperti bersin-bersin, demam, sakit kepal, hidung tersumbat serta batuk Kategori Obat Resep Konsumen Dewasa dan Anak Kehamilan Kategori B Sediaan Pimtrakol syrup, Pimtrakol plus, Pimtrakol Neo Mekanisme Kerja Cara kerja Pimtrakol dapat dicermati dari kandungan bahan aktifnya yang berupa: • Paracetamol, merupakan salah satu obat dari golongan obat pereda nyeri dan demam (analgetik dan antipiretik).

Obat ini digunakan untuk meredakan rasa sakit ringan hingga menengah. Paracetamol bekerja menurunkan rasa sakit dengan menghambat produksi prostaglandin yang merupakan senyawa yang dilepas tubuh sebagai respon atas adanya kerusakan jaringan atau infeksi yang memicu peradangan. • Gliseril guaikolat, merupakan obat pengencer dahak di saluran pernapasan.

Cara kerja obat ini dengan meningkatkan volume dan viskositas (kekentalan) dahak sehingga lebih mudah dikeluarkan dalam bentuk batuk. • Efedrin HCl, merupakan obat pereda hidung tersumbat, serta fungsi lain seperti sebagai stimulan dan penekan nafsu makan. Obat ini bekerja dengan meningkatkan aktivitas noradrenalin dan reseptor adrenergik.

• Klorfeniramin maleat, adalah obat jenis antihistamin yang dapat meredakan reaksi alergi seperti pada penyakit rinithis dan urtikaria. Obat ini bekerja dengan mengikat reseptor H1 histamin sehingga menghambat pembentukan histamin yang merupakan senyawa alami tubuh yang menyebabkan munculnya gejala alergi. Manfaat Pimtrakol Pimtrakol digunakan untuk meredakan gejala flu atau pilek seperti bersin-bersin, demam, sakit kepala, hidung tersumbat serta batuk yang menyertainya.

Kontraindikasi Meskipun pim tra kol dosis aman, tidak semua orang boleh menggunakan obat ini, penderita yang diketahui memiliki kondisi di bawah ini tidak boleh menggunakan: • Orang yang diketahui memiliki riwayat hipersensitivitas atau alergi terhadap kandungan obat ini.

• Penderita dengan gangguan fungsi jantung serta penderita diabetes militus. • Penderita gangguan fungsi hati berat.

pim tra kol dosis

Efek Samping Pimtrakol Pimtrakol umumnya ditoleransi dengan baik. Namun demikian, ada efek samping yang perlu diperhatikan, antara lain sebagai berikut: • Mengantuk • Gangguan pencernaan pim tra kol dosis Mulut kering • Palpitasi ( jantung berdebar-debar) Efek Overdosis Pimtrakol Belum ada data yang menunjukkan efek overdosis penggunaan normal Pimtrakol. Namun penggunaan dosis tinggi tanpa resep dokter dalam jangka waktu lama mungkin menyebabkan efek overdosis yang dapat menyebabkan kerusakan hati.

Untuk itu selalu cermati petunjuk penggunaan atau patuhi resep dari dokter. Dosis Pimtrakol Pimtrakol tersedia dalam bentuk sediaan syrup dengan kekuatan dosis per sendok takar (5 ml) adalah: • Paracetamol: 125 mg.

• Gliseril guaikolat: 50 mg. • Efedrin HCl: 2 mg. • Klorfeniramin maleat: 1 mg. Ingat! Dosis yang tepat sesuai dengan anjuran dokter berdasarkan berat ringannya penyakit, berat badan, usia, dan lain-lain. Adapun dosis yang lazim digunakan adalah sebagai berikut: Dosis Pimtrakol untuk meredakan flu • Dosis dewasa: 3 - 4 kali sehari 15 ml atau 3 sendok takar. • Dosis anak-anak: • Umur 1/2 - 1 tahun: 3 - 4 kali pim tra kol dosis 2,5 ml. • Umur 1 - 6 tahun: 3 - 4 kali sehari 5 ml (1 sendok takar).

• Umur 6 - 12 tahun: 3 - 4 kali sehari 10 ml (2 sendok takar). Petunjuk Penggunaan: • Gunakanlah obat ini setelah makan dan cukupi asupan air tubuh. • Selalu ikuti anjuran dokter atau petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan sebelum mulai mengonsumsinya. • Gunakanlah antara satu dosis dengan dosis lainnya pada jarak jam yang sama, misalkan dua kali sehari berarti per 12 jam, tiga kali sehari berarti per 6 - 8 jam. Oleh sebab itu, untuk memudahkan usahakan untuk mengonsumsinya pada jam yang sama setiap hari.

• Apabila ada dosis yang terlewat akibat lupa, maka begitu ingat dianjurkan pim tra kol dosis segera meminumnya apabila dosis berikutnya masih lama sekitar 5 jam atau lebih. Tidak boleh menggandakan dosis Pimtrakol pada jadwal minum berikutnya sebagai ganti untuk dosis yang terlewat.

Interaksi Obat Potensi interaksi obat terjadi ketika digunakan bersamaan dengan obat lain sehingga dapat mengubah cara kerja obat. Sebagai akibatnya, risiko efek samping dapat meningkat, obat tidak bekerja, atau bahkan menimbulkan efek beracun yang membahayakan tubuh. Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui obat apa saja yang Anda konsumsi dan beritahukan kepada dokter.

Beberapa jenis obat dapat berinteraksi dengan Pimtrakol, yaitu: • Hindari konsumsi obat ini bersamaan dengan alkohol karena dapat meningkatkan risiko kerusakan hati. • Hindari konsumsi bersamaan dengan obat-obatan penekan susunan saraf pusat karena dapat meningkatkan efek samping sedasinya.

• Kandungan paracetamol dari obat ini dapat berinteraksi dengan obat antikoagulan oral serta hormon antidiuretik sehingga harus dihindari penggunaannya secara bersamaan. Peringatan dan Perhatian Sebelum dan selama menggunakan obat ini, harap perhatikan hal-hal dibawah ini: • Sampaikan pada dokter atau apoteker Anda jika memiliki riwayat alergi terhadap kandungan obat ini. • Hati-hati penggunaan obat ini untuk penderita gangguan fungsi hati, ginjal, glaukoma, hipertrofi prostat, retensi urin dan hipertiroid.

• Hati-hati penggunaan bersamaan dengan obat-obatan yang menekan susunan saraf pusat (SSP). • Obat ini dapat menyebabkan kantuk, karena itu hindari berkendara atau menjalankan mesin yang menuntut konsentrasi tinggi. • Pecandu alkohol sebaiknya berhati-hati mengonsumsi obat ini karena dapat meningkatkan risiko kerusakan hati. Bolehkah Pimtrakol untuk ibu hamil dan menyusui? • Bahan aktif Pimtrakol seperti paracetamol digolongkan dalam kategori A untuk ibu hamil menurut FDA.

Hal itu berarti studi kontrol pada wanita tidak pim tra kol dosis adanya resiko terhadap janin pada kehamilan trimester I (dan tidak ada bukti mengenai resiko pada trimester selanjutnya), dan sangat rendah kemungkinannya untuk membahayakan janin. Namun beberapa bahan aktif Pimtrakol seperti klorfeniramin belum diketahui efeknya untuk ibu hamil. Oleh karena itu sebaiknya konsultasikan dengan dokter Anda sebelum mengonsumsi obat selama hamil.

• Beberapa bahan aktif obat ini dapat terekstraksi ke dalam ASI ibu menyusui dan mungkin mempengaruhi kesehatan bayi yang disusui. Oleh karena itu sebaiknya menghindari penggunaan obat ini kecuali atas saran dari dokter.

Artikel terkait: • Ketahui 9 Tips Untuk Mencegah Terjadinya Flu • Cara Mengobati Batuk Pada Bayi dan Anak • Gejala Pilek pada Anak yang Perlu Penanganan Dokter Espinosa Bosch, María & Sánchez, A.J. & Rojas, F. & Bosch-Ojeda, Catalina. (2006). Determination of paracetamol: Historical evolution. Journal of pharmaceutical and biomedical analysis. 42. 291-321. 10.1016/j.jpba.2006.04.007. ResearchGate. ( https://www.researchgate.net/publication/7064369_Determination_of_paracetamol_Historical_evolution) Moore, Nicholas & Vanganse, Eric & Leparc, Jean-Marie & Wall, Richard & Farhan, Mahdi.

(1999). The PAIN Study: Paracetamol, Aspirin and Ibuprofen New Tolerability Study. Clinical Drug Investigation - CLIN DRUG INVEST. 18. 89-98. 10.2165/00044011-199918020-00001. ResearchGate. ( https://www.researchgate.net/publication/238225654_The_PAIN_Study_Paracetamol_Aspirin_and_Ibuprofen_New_Tolerability_Study) Ajukan pertanyaan dengan promosi dan dapatkan jawabannya dalam 60 menit 40.000 HealthCoins Pertanyaan Anda akan dijawab dalam waktu 60 menit dan Anda akan menerima pemberitahuan secepatnya melalui email Jika pertanyaan Anda tidak terjawab dalam waktu 60 menit, kami akan mengembalikan 20.000 HealthCoins dan pertanyaan Anda akan diturunkan ke Pertanyaan Reguler.

pim tra kol dosis

Pertanyaan Anda akan dijawab dalam waktu 24 jam sebagai gantinya. Jika pertanyaan Anda tidak terjawab dalam 24 jam, kami akan mengembalikan semua HealthCoins. (gratis) Pertanyaan Anda akan diprioritaskan bagi dokter, perawat, dan pim tra kol dosis yang terverifikasi dalam waktu 2 hari agar Anda bisa mendapatkan jawaban yang lebih banyak Pesan Pengiriman Obat Ini Ingin beli obat ini?

Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung.

Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum. Chat di WhatsApp Standar Pemeriksaan Konten HonestDocs Konten ini ditulis atau ditinjau oleh praktisi kesehatan dan didukung oleh setidaknya tiga referensi dan sumber yang dapat dipercaya.

Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk mengirimkan konten yang akurat, komprehensif, mudah dipahami, terbaru, dan dapat ditindaklanjuti. Anda dapat membaca proses editorial lengkap di sini. Jika Anda memiliki pertanyaan atau komentar tentang artikel kami, Anda dapat memberi tahu kami melalui WhatsApp di 0821-2425-5233 atau email di [email protected] Buka di app
Pengertian Pim-Tra-Kol Pim-Tra-Kol adalah obat yang diproduksi oleh PIM Pharmaceuticals dalam bentuk sediaan sirup.

Obat ini tersedia dalam tiga varian rasa, yakni melon, ceri, dan lemon. Obat Pim-Tra-Kol mengandung zat aktif paracetamol, gliceryl guaikolat, efedrin HCl, dan chlorfeniramin maleat. Obat ini digunakan untuk mengatasi flu yang disertai dengan batuk.

Artikel Lainnya: Sudah Sembuh dari Flu, tapi Kok Masih Saja Batuk, Ya? Keterangan Pim-Tra-Kol Berikut adalah keterangan obat Pim-Tra-Kol: • Golongan: Obat Bebas Terbatas.

• Kelas Terapi: Obat Batuk dan Pilek. • Kandungan: Paracetamol 125 mg, Gliceryl Guaikolat 50 mg, Efedrin HCl 2 mg, Chlorfeniramin maleat 1 mg. • Bentuk: Sirup. • Satuan Penjualan: Botol. • Kemasan: Box, 1 Botol @ 60 ml. • Farmasi: PIM Pharmaceuticals. • Harga: Rp. 11.600 - Rp. 20.000/ Botol. Kegunaan Pim-Tra-Kol Pim-Tra-Kol digunakan untuk mengatasi flu yang disertai dengan batuk.

Artikel Lainnya: Minyak Oregano untuk Atasi Pilek dan Flu, Efektifkah? Dosis & Cara Penggunaan Pim-Tra-Kol Pim-Tra-Kol merupakan obat bebas terbatas yang bisa didapat di apotek tanpa resep dokter. Adapun dosis penggunaan obat Pim-Tra-Kol secara umum adalah sebagai berikut: • Anak usia ½–1 tahun: ½ sendok takar (2.5 ml), diminum 3-4 kali sehari.

• Anak usia 1–6 tahun: 1 sendok teh (5 ml), diminum 3-4 kali sehari. • Anak usia 6–12 tahun: 2 sendok teh (10 ml), diminum 3-4 kali sehari. • Dewasa: 3 sendok takar (15 ml), diminum 3-4 kali sehari. Cara Penyimpanan Pim-Tra-Kol Di bawah 30 °C. Artikel Lainnya: Waspada, 7 Kebiasaan Ini Bikin Anda Rentan Kena Flu Efek Samping Pim-Tra-Kol Efek samping yang bisa muncul pim tra kol dosis penggunaan Pim-Tra-Kol adalah: • Mengantuk.

• Mual. • Muntah. • Diare. • Sembelit. • Gatal. Kontraindikasi Tidak boleh diberikan kepada pasien yang hipersensitif terhadap kandungan dalam obat ini. Daftar Isi • Apa Kandungan dan Komposisi Pim-Tra-Kol Plus? • Pim-Tra-Kol Plus Obat Apa? • Apa Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Pim-Tra-Kol Plus? • Berapa Dosis dan Bagaimana Aturan Pakai Pim-Tra-Kol Plus? • Apa Saja Kontraindikasi Pim-Tra-Kol Plus? • Apa saja Peringatan dan Perhatian Penggunaan Pim-Tra-Kol Plus?

• Bagaimana Kemasan dan Sediaan Pim-Tra-Kol Plus? • Berapa Nomor Izin BPOM Pim-Tra-Kol Plus? • Apa Nama Perusahaan Produsen Pim-Tra-Kol Plus? Apa Kandungan dan Komposisi Pim-Tra-Kol Pim tra kol dosis Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif.

Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja.

Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Pim-Tra-Kol Plus adalah: Tiap 5 ml sirup mengandung : • Paracetamol 125 mg • Gliseril Guaikolat 50 mg • Efedrin HCl 2 mg • Klorfeniramin maleat 1 mg Sekilas Tentang Guaifenesin (Glyceryl Guaiacolate) Pada Pim-Tra-Kol Plus Guaifenesin (glyceryl guaiacolate) adalah suatu obat yang memiliki fungsi sebagai ekspektoran atau peluruh dahak, pengencer lendir saluran napas.

Obat ini telah digunakan oleh dunia medis sejak tahun 1933 dan cara kerjanya yaitu dengan meningkatkan volume dan mengurangi viskositas sekresi di trakea dan bronkus sehingga membantu aliran sekresi di saluran pernapasan dan membuat pergerakan siliaris membawa sekresi menuju ke faring.

Pada akhirnya meningkatkan efisiensi refleks batuk dan membantu pembuangan sekresi. Sifat guaifenesin selain sebagai ekspektoran juga sebagai relaksan otot dan antikonvulsan serta sebagai antagonis reseptor NMDA. Asal-usul obat ini kemungkinan dimulai saat orang Spanyol menaklukkan Santo Domingo pada abad ke-16 dan menemukan kayu Guaiacum kemudian membawanya ke Eropa kemudian ternyata didalamnya memiliki pim tra kol dosis sebagai obat sifilis dan obat lainnya.

Kayu Guaiacum ternyata juga memiliki kandungan stimulan untuk sakit tenggorokan. Guaifenesin adalah glyceryl guaiacolate dengan efek ekspektoran. Guaifenesin meningkatkan sekresi lendir saluran pernapasan, bertindak sebagai iritasi pada reseptor vagal lambung dan merekrut refleks parasimpatis eferen yang menyebabkan eksositosis kelenjar.

Agen ini mengurangi viskositas sekresi lendir dengan mengurangi daya rekat dan tegangan permukaan serta meningkatkan hidrasi lendir. Guaifenesin meningkatkan efisiensi mekanisme mukosiliar yang penting dalam menghilangkan akumulasi sekresi dari saluran napas atas dan bawah.

Guaifenesin memiliki sejarah yang panjang, yang awalnya secara resmi disetujui oleh FDA AS pada tahun 1952 dan terus menjadi salah satu dari sangat sedikit - jika bukan mungkin satu-satunya obat yang tersedia dan digunakan sebagai ekspektoran. Sejak saat itu agen telah menjadi komponen kombinasi dari berbagai resep dan non-resep obat batuk dan pilek over-the-counter dan saat ini obat generik over-the-counter tersedia secara luas.

Meskipun pada prinsipnya diyakini bahwa guaifenesin menimbulkan tindakan untuk memfasilitasi batuk produktif untuk mengatasi kemacetan dada, tidak diketahui apakah agen tersebut dapat diandalkan untuk mengurangi batuk. Terlepas dari itu, pada 1 Maret 2007, FDA menerima petisi yang meminta FDA untuk memberi tahu publik bahwa beberapa antitusif, ekspektoran, dekongestan, antihistamin, dan kombinasi batuk/pilek tidak diketahui aman dan efektif pada anak di bawah usia 6 tahun.

bertahun-tahun. Setelah negosiasi antara FDA dan produsen besar, transisi sukarela label untuk tidak menggunakan guaifenesin pada anak di bawah usia 4 tahun disahkan oleh FDA pada tahun 2008.

Selain itu, ada juga penelitian kontemporer yang menunjukkan bahwa guaifenesin memiliki dan mampu menunjukkan efek antikonvulsan dan relaksan otot sampai tingkat tertentu mungkin dengan bertindak sebagai antagonis reseptor NMDA. Guaifenesin dikategorikan sebagai ekspektoran yang bekerja dengan meningkatkan keluaran dahak (sputum) dan sekresi bronkial melalui penurunan daya rekat dan tegangan permukaan bahan tersebut.

Selanjutnya, guaifenesin menimbulkan peningkatan aliran sekresi lambung yang kurang kental yang kemudian meningkatkan aksi silia - semua tindakan yang pada akhirnya mengubah batuk kering dan tidak produktif menjadi batuk yang lebih produktif dan lebih jarang.

Pada dasarnya, dengan mengurangi viskositas dan kelengketan sekresi tersebut, guaifenesin meningkatkan efektivitas aktivitas mukosiliar dalam menghilangkan akumulasi sekresi dari saluran napas atas dan bawah. Penyerapan Penelitian telah menunjukkan bahwa guaifenesin diserap dengan baik dari dan di sepanjang saluran pencernaan setelah pemberian oral.

Rute Eliminasi Setelah pemberian, guaifenesin dimetabolisme dan kemudian sebagian besar diekskresikan dalam urin. Volume Distribusi Rata-rata geometrik volume distribusi guaifenesin yang ditentukan pada subjek dewasa sehat adalah 116L (CV=45,7%).

Pembersihan Rata-rata clearance yang tercatat untuk guaifenesin adalah sekitar 94,8 L/jam (CV=51,4%). Mudah diserap dari saluran pencernaan. Tidak diketahui apakah guaifenesin didistribusikan ke dalam ASI. Eliminasi di ginjal sebagai metabolit inaktif. Sekilas Tentang Ephedrine Pada Pim-Tra-Kol Plus Ephedrine adalah obat dan stimulan yang digunakan untuk mencegah turunnya tekanan darah selama anestesi spinal.

Selain itu ia juga digunakan sebagai bronkodilator pada penyakit asma untuk memperlebar luas permukaan bronkus dan bronkiolus paru-paru agar kapasitas serapan oksigen paru-paru meningkat. Walaupun bukan sebagai pengobatan yang disarankan, terkadang ephedrine digunakan untuk menurunkan lemak pada kasus obesitas. Hal tersebut dikarenakan ephedrine menstimulasi termogenesis yang mempengaruhi brown fat yang pada orang dewasa.

Proses termogenesis banyak terjadi di dalam otot. Selain itu ephedrine juga menurunkan tingkat pengosongan lambung, terlebih jika digunakan bersamaan dengan caffeine dan theophylline yang keduanya memiliki efek sinergitas dalam menurunkan lemak. Namun ephedrine tidak banyak digunakan dalam terapi obesitas karena tingkat efektifitasnya kurang. Ephedrine diketahui dihasilkan dari ekstraksi tanaman Ephedra yang telah diketahui khasiatnya sejak jaman Dinasti Han di China pada tahun 206 sebelum masehi.

Tanaman itu dikenal memiliki khasiat sebagai antiasma dan stimulan. Tahun 1885 tanaman itu diekstraksi dan disintesis oleh Nagai Nagayoshi, seorang ahli kimia asal Jepang. Ephedrine hydrochloride termasuk dalam kategori obat berikut ini: • Agen adrenergik Obat yang bekerja pada reseptor adrenergik atau mempengaruhi siklus hidup pemancar adrenergik.

Termasuk di sini adalah agonis dan antagonis adrenergik dan agen yang mempengaruhi sintesis, penyimpanan, penyerapan, metabolisme, atau pelepasan pemancar adrenergik. • Simpatomimetik Obat yang meniru efek stimulasi saraf simpatis adrenergik postganglionik. Termasuk di sini adalah obat yang secara langsung merangsang reseptor adrenergik dan obat yang bekerja secara tidak langsung dengan memprovokasi pelepasan pemancar adrenergik.

• Stimulan Sistem Saraf Pusat Sekelompok obat yang didefinisikan secara longgar yang cenderung meningkatkan kewaspadaan perilaku, agitasi, atau eksitasi. Mereka bekerja dengan berbagai mekanisme, tetapi pim tra kol dosis tidak dengan eksitasi langsung neuron.

pim tra kol dosis

Banyak obat yang memiliki efek samping untuk penggunaan terapeutik utamanya tidak termasuk di sini. • Agen Vasokonstriktor Obat-obatan yang digunakan untuk menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Sekilas Tentang Paracetamol Pada Pim-Tra-Kol Plus Paracetamol yang dikenal juga dengan nama acetaminophen pertama kali disintesa oleh Harmon Northrop Morse, seorang ahli kimia pada tahun 1877, namun baru pim tra kol dosis pada manusia pada tahun 1887 oleh ahli farmakologi klinis, Joseph von Mering.

Tahun 1893 von Mering mempublikasikannya dalam laporan klinis mengenai paracetamol. WHO menyatakan bahwa paracetamol masuk dalam daftar salah satu obat yang paling aman dan efektif dan sangat dibutuhkan dalam dunia medis. Paracetamol digunakan sebagai analgetic (pereda nyeri) dan antipiretik (penurun demam) yang bisa diperoleh tanpa resep dokter. Meskipun paracetamol memiliki efek anti inflamasi, obat ini tidak dimasukkan sebagai obat NSAID, karena efek anti inflamasinya dianggap tidak signifikan.

Cara kerja paracetamol yang diketahui sekarang adalah dengan cara menghambat kerja enzim cyclooxygenase (COX). Enzim ini berperan pada pembentukan prostaglandin yaitu senyawa penyebab nyeri.

Dengan dihambatnya kerja enzim COX, maka jumlah prostaglandin pada sistem saraf pusat menjadi berkurang sehingga respon tubuh terhadap nyeri berkurang. Paracetamol menurunkan suhu tubuh dengan cara menurunkan hipotalamus set-point di pusat pengendali suhu tubuh di otak. Dosis maksimal paracetamol adalah 3 hingga 4 gr dalam sehari. Jika lebih dari itu maka berpotensi menyebabkan kerusakan hati. Penderita gangguan hati disarankan untuk mengurangi dosis paracetamol.

Penyerapan Paracetamol (acetaminophen) memiliki 88% bioavailabilitas oral dan mencapai konsentrasi plasma tertinggi 90 menit setelah konsumsi. Kadar puncak paracetamol bebas dalam darah tidak tercapai sampai 3 jam setelah pemberian rektal bentuk supositoria paracetamol dan konsentrasi darah puncak kira-kira 50% dari konsentrasi yang diamati setelah konsumsi dosis oral yang setara (10-20 mcg/mL).

Persentase dosis acetaminophen yang diserap secara sistemik tidak konsisten, ditunjukkan oleh perbedaan besar dalam bioavailabilitas paracetamol setelah dosis diberikan secara rektal. Dosis rektal yang lebih tinggi atau frekuensi pemberian yang meningkat dapat digunakan untuk mencapai konsentrasi paracetamol dalam darah yang serupa dengan yang dicapai setelah pemberian paracetamol oral.

Rute Eliminasi Metabolit paracetamol terutama diekskresikan dalam urin. Kurang dari 5% diekskresikan pim tra kol dosis urin sebagai paracetamol bebas (tidak terkonjugasi) dan setidaknya 90% dari dosis yang diberikan diekskresikan dalam waktu 24 jam.

Volume Distribusi Volume distribusi sekitar 0,9L/kg. 10 sampai 20% obat terikat pada sel darah merah.

pim tra kol dosis

paracetamol tampaknya didistribusikan secara luas di sebagian besar jaringan tubuh kecuali dalam lemak. Pembersihan Dewasa: 0,27 L/jam/kg setelah dosis intravena (IV) 15 mg/kg.

Anak-anak: 0,34 L/jam/kg setelah 15 mg/kg intravena (dosis IV). Paracetamol cepat dan hampir sepenuhnya diserap dari saluran GI setelah pemberian oral. Pada pria sehat, bioavailabilitas oral kondisi mapan 1,3 g dosis tablet acetaminophen yang dilepaskan setiap 8 jam untuk total 7 dosis sama dengan dosis 1 g tablet paracetamol konvensional yang diberikan setiap 6 jam untuk total dari 7 dosis.

Makanan dapat menunda sedikit penyerapan tablet acetaminophen yang rilis lama. Setelah pemberian oral preparat acetaminophen segera atau diperpanjang, konsentrasi plasma puncak dicapai dalam 10-60 atau 60-120 menit, masing-masing. Setelah pemberian oral tablet konvensional 500 mg tunggal atau tablet extended-release tunggal 650 mg, konsentrasi acetaminophen plasma rata-rata 2,1 atau 1,8 ug/mL, masing-masing, terjadi pada 6 atau 8 jam, masing-masing.

Selain itu, pembubaran tablet extended-release mungkin sedikit bergantung pada pH lambung atau usus. Pembubaran tampaknya sedikit lebih cepat pada pH basa usus dibandingkan dengan pH asam lambung; Namun, ini tidak penting secara klinis. Setelah pemberian acetaminophen konvensional, hanya sejumlah kecil obat yang terdeteksi dalam plasma setelah 8 jam. Tablet pelepasan acetaminophen yang diperpanjang melepaskan obat hingga 8 jam, tetapi data in vitro menunjukkan bahwa setidaknya 95% dari dosis dilepaskan dalam waktu 5 jam.

Setelah pemberian acetaminophen rektal, ada variasi yang cukup besar dalam konsentrasi plasma puncak yang dicapai, dan waktu untuk mencapai konsentrasi plasma puncak secara substansial lebih lama pim tra kol dosis setelah pemberian oral.

Pada 12 ibu menyusui (menyusui 2-22 bulan) yang diberikan dosis tunggal oral 650 mg, kadar puncak paracetamol terjadi pada 1-2 jam pada kisaran 10-15 ug/mL. Dengan asumsi 90 mL susu tertelan pada interval 3, 6, dan 9 jam setelah konsumsi, jumlah obat yang tersedia untuk bayi diperkirakan berkisar antara 0,04% hingga 0,23% dari dosis ibu.

Paracetamol dengan cepat dan merata didistribusikan ke sebagian besar jaringan tubuh. Sekitar 25% paracetamol dalam darah terikat pada protein plasma. Sekilas Tentang Chlorpheniramine Pada Pim-Tra-Kol Plus Chlorpheniramine adalah suatu antihistamin yang digunakan untuk pengobatan gejala alergi seperti rhinitis dan urtikaria. Obat ini pertama kali dipatenkan pada tahun 1948 dan mulai digunakan oleh dunia medis pada tahun 1949.

Chlorpheniramine sering dikombinasikan dengan phenylpropanolamine untuk membentuk suatu obat yang dapat mengatasi alergi sekaligus sebagai dekongestan, Chlorpheniramine terkadang juga dikombinasikan dengan obat hydrocodone yang kemudian menghasilkan obat yang diindikasikan untuk batuk dan gangguan pernapsan bagian atas yang ada hubungannya dengan alergi atau pilek pada dewasa dan anak berusia lebih dari 6 tahun.

Pim-Tra-Kol Plus Obat Apa? Apa Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Pim-Tra-Kol Plus? Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Pim-Tra-Kol Plus adalah suatu produk kesehatan yang pim tra kol dosis untuk: Untuk meringankan gejala gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat dan bersih bersih yang disertai batuk.

Sekilas tentang pilek Pilek, biasa juga dikenal sebagai nasofaringitis, rinofaringitis, koriza akut, atau selesma, merupakan penyakit menular yang disebabkan virus pada sistem pernapasan yang terutama menyerang hidung.Tenggorokan, sinus, dan kotak suara juga dapat terpengaruh. Tanda dan gejala mungkin muncul kurang dari dua hari setelah paparan.

Itu termasuk batuk, sakit tenggorokan, rhinorrhea, bersin, sakit kepala, dan demam. Orang biasanya sembuh dalam tujuh sampai sepuluh hari. Beberapa gejala dapat berlangsung hingga tiga minggu. Pada orang-orang dengan masalah kesehatan lainnya, pneumonia kadang-kadang berkembang. Ada lebih dari 200 strain virus yang terlibat dalam penyebab pilek; rhinovirus adalah yang paling umum. Mereka menyebar melalui udara selama kontak dekat dengan orang yang terinfeksi dan secara tidak langsung melalui kontak dengan benda-benda di lingkungan diikuti dengan transfer ke mulut atau hidung.

Faktor risiko termasuk pergi ke tempat penitipan anak, tidak tidur dengan baik, dan stres psikologis. Gejala sebagian besar karena respon kekebalan tubuh terhadap infeksi daripada kerusakan jaringan oleh virus sendiri. Penderita influenza sering menunjukkan gejala yang sama seperti penderita pilek, meskipun gejala biasanya lebih parah di influenza.

Tidak ada vaksin untuk pilek. Metode utama pencegahan adalah mencuci tangan; tidak menyentuh mata, hidung atau pim tra kol dosis dengan tangan yang belum dicuci; dan menjauh dari orang-orang yang sakit. Beberapa bukti mendukung penggunaan masker wajah.

Tidak ada obat untuk pilek, tetapi gejalanya dapat diobati.Obat anti-inflamasi nonsteroid (OAINS, nonsteroidal anti-inflammatory drug, NSAID) seperti ibuprofen dapat mengurangi rasa sakit.Antibiotik tidak boleh digunakan. Bukti tidak mendukung manfaat dari obat batuk.

pim tra kol dosis

Pilek adalah penyakit infeksi yang paling sering pada manusia. Rata-rata orang dewasa terkena pilek dua sampai empat kali pim tra kol dosis, sedangkan rata-rata anak bisa terkena enam sampai delapan kali. Pilek terjadi lebih sering pada musim dingin. Infeksi ini telah ada pada manusia sejak zaman kuno. Sekilas tentang batuk Batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh di saluran pernapasan dan merupakan gejala suatu penyakit atau reaksi tubuh terhadap iritasi di tenggorokan karena adanya lendir, makanan, debu, asap dan sebagainya.

Batuk terjadi karena rangsangan tertentu, misalnya debu di reseptor batuk (hidung, saluran pernapasan, bahkan telinga). Kemudian reseptor akan mengalirkan lewat saraf ke pusat batuk yang berada di otak. Di sini akan memberi sinyal kepada otot-otot tubuh untuk mengeluarkan benda asing tadi, hingga terjadilah batuk. Berapa Dosis dan Bagaimana Aturan Pakai Pim-Tra-Kol Plus? Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya.

Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Pim-Tra-Kol Plus: / Aturan Pakai Pimtrakol Dewasa : 3-4 x sehari 15 ml Anak 1/ 2 – 1 tahun : 3-4 x sehari 2,5 ml Anak 1 – 6 tahun : 3-4 x sehari 5 ml Anak 6 – 12 tahun : 3-4 x sehari 10 ml Apa Saja Kontraindikasi Pim-Tra-Kol Plus?

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan.

Pemberian Pim-Tra-Kol Plus dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini: • Lihat kotak peringatan • Penderita degnan gangguan jantung • Penderita dengan gangguan fungsi hati yang berat Apa saja Peringatan dan Perhatian Penggunaan Pim-Tra-Kol Pim tra kol dosis • Lihat kotak peringatan • hati hati penggunaan pada penderita dengan gangguan fungsi hati dan ginjal, glaucoma, hipertrofi prostat, hipertiroid dan retensi urin • hati hati penggunaan bersamaan dengan obat obat lain yang menekan susunan saraf pusat • selama minum obat ini tidak boleh mengendarai kendaraan bermotor atau menjalankan mesin • penggunaan pada penderita yang mengkonsumsi alcohol dapat meningkatkan resiko kerusakan fungsi hati Kotak Peringatan • Tidak boleh diberikan kepada penderita yang peka terhadap simpatomimetik lain (misal eferin, fenilpropanolamin, pseudoefedrin), penderita tekanan darah tinggi berat dan yang mendapatkan terapi obat anti depresan tipe monoamine Oksidase ( MAO) • Tidak boleh melebihi dosis yang dianjurkan • Hati hati penggunaan pada penderita tekanan darah tinggi atau yang mempunyai potensi tekanan darah tinggi atau stroke, seperti pada penderita dengan berat badan berlebih (over wight) atau penderita usia lanjut • Bila dalam 3 hari gejala flu tidak berkurang segera hubungi dokter atau unit pelayanan kesehatan • Hentikan penggunaan obat ini jika susah tidur, jantung berdebar dan pusing • Dapat menyebabkan kantuk Penyimpanan Obat Simpan pada suhu kamar (250 – 300) dalam wadah tertutup baik dan terlindungi dari cahaya.

P.No1 Awas! Obat Keras Bacalah aturan memakaianya Bagaimana Kemasan dan Sediaan Pim-Tra-Kol Plus? Botol @ 60 mL Berapa Nomor Izin BPOM Pim-Tra-Kol Plus? Setiap produk obat, suplemen, makanan, dan minuman yang beredar di Indonesia harus mendapatkan izin edar dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) yaitu suatu Badan Negara yang memiliki fungsi melakukan pemeriksaan terhadap sarana dan prasarana produksi, melakukan pengambilan contoh produk, melakukan pengujian produk, dan memberikan sertifikasi terhadap produk.

pim tra kol dosis

BPOM juga melakukan pengawasan terhadap produk sebelum dan selama beredar, serta memberikan sanksi administratif seperti dilarang untuk diedarkan, ditarik dari peredaran, dicabut izin edar, disita untuk dimusnahkan, bagi pihak yang melakukan pelanggaran.

Berikut adalah izin edar dari BPOM yang dikeluarkan untuk produk Pim-Tra-Kol Plus: Reg.No. DTL1118906937A1 Apa Nama Perusahaan Produsen Pim-Tra-Kol Plus? Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi pim tra kol dosis.

Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, pim tra kol dosis campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan.

Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya.

Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Pim-Tra-Kol Plus: PIM Leave a Reply Cancel reply Email address will not be published. Required fields are marked * Comment * Name * Email * Δ Category: Obat Batuk & Pilek Tags: Chlorpheniramine Maleate, Ephedrine Hydrochloride, Glyceryl Guaiacolate, Paracetamol, PIM, W Tags: Chlorpheniramine Maleate, Ephedrine Hydrochloride, Glyceryl Guaiacolate, Paracetamol, PIM, W
K24KLIK Salam Sehat Sdr Bandung1234, PIMTRAKOL PLUS SYR CHERRY 60ML memiliki komposisi tiap 5 ml sirup mengandung : Paracetamol 125 mg, Gliseril Guaikolat 50 mg, Efedrin HCl 2 mg, Klorfeniramin maleat 1 mg.

Produk tersebut dapat diindikasikan untuk meringankan gejala gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat dan bersin - bersin yang disertai batuk. Sehingga produk tersebut dapat diberikan kepada buah hati Anda dengan dosis aturan pakai yang sesuai.

PIMTRAKOL PLUS SYR CHERRY 60ML tersedia dan dapat dipesan di K24Klik.com. Klik "Beli " pada pim tra kol dosis tersebut dan ikuti langkah mudah selanjutnya. Apabila Anda mengalami kesulitan, silahkan hubungi Health Consultant kami melalui live chat yang tersedia. Demikian info yang dapat kami sampaikan.

Semoga bermanfaat. Lihat Komentar Selanjutnya K24KLIK Salam sehat Bapak Aris, Produk Pimtrakol Plus Syr dapat digunakan untuk meringankan gejala gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat dan bersin - bersin yang disertai batuk. Produk ini dapat digunakan untuk dewasa dengan dosis 3-4 x sehari 15 ml.

Demikian yang dapat kami informasikan, semoga bermanfaat. Lihat Komentar Selanjutnya K24KLIK Salam sehat Ibu Widya, Ibu menyusui memerlukan perhatian khusus jika sedang sakit karena ibu menyusui tidak boleh sembarangan minum obat, termasuk obat flu. Flu, batuk, dan pilek pada umumnya disebabkan karena virus yang bisa membaik sendiri dalam waktu 3-14 hari.

Sebaiknya ibu tidak minum obat flu yang dijual bebas karena dikhawatirkan dapat berpengaruh terhadap produksi ASI. Untuk membantu penyembuhan, Ibu bisa melakukan beberapa tips berikut ini: 1. Perbanyak minum air putih hangat 2-3 liter/hari. 2. Makan makanan sehat dan bergizi yang bersuhu hangat. 3. Hindari makanan dan minuman dingin. 4. Istirahat cukup. 5. Oleskan balsem / minyak pijat tapi pastikan jangan mengoleskan balsem di bagian tubuh yang bersentuhan dengan bayi. 6.

Hirup uap air panas atau aroma balsem jika hidung mampet. 7. Gunakan masker saat menyusui bayi atau pompa ASI dan berikan ASI melalui botol oleh anggota keluarga lain yang sehat untuk mencegah bayi tertular. 8. Cuci tangan dengan sabun sebelum menyusui. 9.

pim tra kol dosis

Jangan berbagi alat makan. 10. Hindari mencium bayi hingga sembuh. Penggunaan produk Pim Tra Kol sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu karena dikhawatirkan akan berpengaruh pada ASI.

Demikian yang dapat kami informasikan, semoga bermanfaat. Lihat Komentar Selanjutnya
Pim-Tra-Kol sirup adalah obat untuk meringankan gejala flu, seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat dan pim tra kol dosis.

Obat ini mengandung zat aktif paracetamol, glyceryl guaiacolate, efedrin, dan chlorpheniramine maleate. Paracetamol adalah obat pereda nyeri dan penurun demam. Glyceryl guaiacolate atau guaifenesin digunakan untuk mengobati batuk berdahak (ekspektoran). Efedrin berfungsi untuk mengatasi hidung tersumbat.

Sementara, chlorpheniramine maleate adalah antihistamin yang digunakan untuk mengobati bersin, gatal, mata berair, dan pilek yang disebabkan oleh alergi atau flu. Obat ini merupakan obat bebas terbatas yang tidak memerlukan resep dokter. Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli! Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher Paracetamol adalah obat yang memiliki aktivitas antipiretik atau antidemam dan analgesik atau antinyeri.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, paracetamol diketahui memiliki status: • Absorpsi: Diserap dengan baik setelah pemberian oral atau melalui mulut. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) sekitar 10-60 menit. • Distribusi: Didistribusikan ke sebagian besar jaringan tubuh. Melintasi plasenta dan memasuki ASI. Ikatan protein plasma sekitar 10-25%.

• Metabolisme: Terutama dimetabolisme di hati melalui konjugasi asam glukoronat dan sulfat, selanjutnya dimetabolisme melalui konjugasi dengan glutation di hati dan ginjal.

pim tra kol dosis

• Ekskresi: Dikeluarkan terutama melalui urine. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 1-3 jam. Glyceril guaicolat atau guaiphenesine bertindak sebagai ekspektoran, yaitu obat untuk mengurangi kekentalan dahan dan merangsang pengeluarannya. Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, glyceril guaiacolat diketahui memiliki status: • Absorpsi: Diserap dengan baik dari saluran gastrointestinal atau pencernaan.

Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu untuk konsentrasi plasma puncak) kira-kira 15 menit. • Distribusi: Memasuki ASI dalam jumlah kecil. • Metabolisme: Dimetabolisme di pim tra kol dosis. • Ekskresi: Dikeluarkan terutama melalui urine. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 1 jam. Efedrin merupakan obat dekongestan, yaitu obat yang dapat mengatasi hidung tersumbat.

Obat ini juga berperan sebagai bronkodilator untuk melebarkan saluran pernapasan atau bronkus. Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, ephedrine diketahui memiliki status: • Absorpsi: Diserap dengan cepat dan sempurna setelah pemberian oral.

• Distribusi: Tersebar luas ke seluruh tubuh. • Metabolisme: Secara perlahan dimetabolisme di hati. • Ekskresi: Sebagian besar dikeluarkan dalam urine. Kecepatan pengeluaran tergantung pada pH urine. Chlorpheniramine maleate termasuk dalam kelompok obat antihistamin atau antialergi. Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, chlorpheniramine maleate diketahui memiliki status: • Absorpsi: Diserap dengan baik dari saluran cerna.

Makanan di perut menunda penyerapan, tetapi tidak mempengaruhi kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati). • Distribusi: Didistribusikan secara luas ke dalam tubuh; obat itu sekitar 72% terikat protein. • Metabolisme: Metabolisme sebagian besar di sel mukosa cerna dan hati (efek lintasan pertama).

• Ekskresi: Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh) adalah 12 hingga 43 jam pada orang dewasa dan 10 hingga 13 jam pada anak-anak.

Obat dan metabolit dikeluarkan dalam urine. • Membantu meringankan gejala flu yang ditandai dengan demam, sakit kepala, hidung tersumbat, dan bersin pim tra kol dosis disertai batuk Paracetamol pim tra kol dosis menghambat pembentukan senyawa kimia prostaglandin di sistem saraf pusat.

Rendahnya jumlah prostaglandin akan meningkatkan ambang nyeri, sehingga rasa sakit pun berkurang. Selain itu, obat ini juga dapat menurunkan demam melalui tindakan langsung pada pusat pengatur panas hipotalamus. Hal ini menyebabkan peningkatan pembuangan panas melalui keringat dan pelebaran pembuluh darah (vasodilatasi).

Glyceryl guaiacolate dapat meningkatkan cairan saluran pernapasan dengan mengurangi kelengketan dan kekentalan dahak (viskositas sekresi) agar mudah dikeluarkan. Ephedrine atau efedrin bekerja dengan cara mengurangi pembengkakan dan penyempitan pembuluh darah di saluran hidung dan memperlebar saluran udara paru-paru.

Dengan begitu, pasien akan lebih mudah bernapas. Chlorpheniramine maleate membantu mengurangi gejala alergi dengan cara mencegah efek zat histamin yang diproduksi tubuh sebagai respons terhadap zat asing yang membuat tubuh alergi.

• Mual atau muntah Minumlah sedikit air, tetapi dalam waktu yang sering. Jika mengalami buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat, hubungi dokter Anda. • Sakit kepala Pastikan Anda beristirahat dan minum banyak cairan. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Jika sakit kepala terjadi selama satu minggu lebih, mintalah rekomendasi obat penghilang rasa sakit kepada apoteker.

• Mengantuk Beristirahatlah dan jangan mengemudi kendaraan atau menjalankan mesin ketika mengantuk. • Mulut kering Cobalah mengonsumsi permen atau permen karet bebas gula. • Perdarahan pada lambung jika digunakan dalam dosis tinggi • Sakit kepala yang membuat penderita mengalami sensasi seperti berputar (vertigo) • Kerusakan hati jika digunakan jangka panjang • Gangguan gerakan yang disebabkan keadaan jiwa • Gangguan irama jantung (aritmia) • Jantung berdebar (palpitasi) • Kesulitan mengeluarkan urine (retensi urine) • Pasien penderita peningkatan tekanan bola mata (glaukoma) • Pasien dengan pembesaran kelenjar prostat (hipertrofi prostat) • Pasien dengan kondisi kelebihan hormon tiroid dalam tubuh (hipertiroid) • Pasien penderita tekanan darah tinggi (hipertensi) • Pasien penderita gangguan fungsi hati • Pasien penderita gangguan ginjal • Pasien lanjut usia Hindari mengemudi kendaraan bermotor atau menjalankan mesin saat mengonsumsi obat ini.

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Pim-Tra-Kol Plus Cherry Sirup pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin. Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.

Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

pim tra kol dosis

• Obat yang mengandung alkohol Penggunaan bersama obat yang mengandung alkohol dapat meningkatkan risiko terjadinya kerusakan hati. • Obat yang menekan susunan saraf pusat Penggunaan obat ini bersama obat penekan susunan saraf pusat dapat meningkatkan efek mengantuk (sedasi). • Obat yang menghambat pembekuan darah (antikoagulan) Penggunaan obat ini bersama antikoagulan dapat meningkatkan risiko terjadinya perdarahan.

• Masih dekat dengan jadwal sebelumnya Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat. • Sudah mendekati jadwal berikutnya Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai pim tra kol dosis berikutnya. • Jangan menggandakan dosis yang terlewat Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.

• Sering lupa mengonsumsi obat Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda. Drugs. https://www.drugs.com/ephedrine.html Diakses pada 14 Juni 2021 MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/guaifenesin?mtype=generic Diakses pada 14 Juni 2021 GLOWM.

https://www.glowm.com/resources/glowm/cd/pages/drugs/c049.html Diakses pada 14 Juni 2021 GLOWM. https://www.glowm.com/resources/glowm/cd/pages/drugs/e010.html Diakses pada 14 Juni 2021 GLOWM. https://www.glowm.com/resources/glowm/cd/pages/drugs/g020.html Diakses pada 14 Juni 2021 GLOWM. https://www.glowm.com/resources/glowm/cd/pages/drugs/a004.html Diakses pada 14 Juni 2021 Meringankan gejalan flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat dan bersin-bersin Merek: Pimtrakol Bentuk sediaan: sirup Principal/Distributor obat: Manufacture: Pim Pharmaceuticals Kemasan obat: botol isi 60 mL Indikasi/Manfaat Pim-Tra-Kol Plus Cherry Sirup 60 mL Meringankan gejalan flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat dan bersin-bersin Dosis Pim-Tra-Kol Plus Cherry Sirup 60 mL Dewasa : 15 mL sebanyak 3-4 kali sehari Cara Penggunaan Pim-Tra-Kol Plus Cherry Sirup 60 mL Diminum setiap hari Cara Menyimpan Pim-Tra-Kol Plus Cherry Sirup 60 mL Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Pim-Tra-Kol Plus Cherry Sirup 60 mL Jika: Gangguan fungsi hati dan ginjal, glaucoma, hipertrofi prostat, hipertiroid dan retensi urin.

penggunaan bersamaan dengan obat obat lain yang menekan susunan saraf pusat. Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Pim-Tra-Kol Plus Cherry Sirup 60 mL Wanita hamil jangan minum pim tra kol dosis ini Efek Samping Obat Pim-Tra-Kol Plus Cherry Sirup 60 mL Dapat menyebabkan ngantuk

Cara Tepat Memberikan Dosis Obat Penurun Panas Untuk Si Kecil




2022 www.videocon.com