Berikan contoh atas 6 sumber daya pendukung pembuatan kerajinan dengan inspirasi budaya non benda

berikan contoh atas 6 sumber daya pendukung pembuatan kerajinan dengan inspirasi budaya non benda

Materi Wirausaha Kerajinan Dengan Inspirasi Budaya Non Benda - Pada kesempatan yang sama berharga ini, admin akan membagikan artikel yang membuat anda semakin berjiwa kewirausahaan dan memiliki karya-karya cipta yang bernilai tinggi. Baiklah, langsung saja anda menyimak penjelasan poin-poin berikut ini : A.

Karakteristik Kewirausahaan Pengertian wirausaha, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesiaadalah orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun kegiatan untuk mengadakan produk baru, mengatur permodalan operasinya serta memasarkannya. Pelaku wirausaha, dikenal juga dengan sebutan wirausahawan atau entrepreneur, adalah seseorang yang memiliki kualitas jiwa kepemimpinan dan inovator pemikiran dalam melakukan usaha.

Entrepreneur dapat diartikan juga sebagai seseorang yang mampu mewujudkan ide ke dalam sebuah inovasi yang sukses. Kewirausahaan, atau entrepreneurship, memiliki pengertian yang lebih luas lagi. Kewirausahaan, seperti tercantum dalam lampiran Keputusan Menteri Koperasi dan Pembinaan Pengusahan Kecil Nomor 961/KEP/M/XI/1995, adalah semangat, sikap, perilaku dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan serta menerapkan cara kerja, teknologi, dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan atau memperoleh keuntungan yang lebih besar.

Entrepreneurship adalah sikap dan perilaku yang melibatkan keberanian mengambil risiko, kemampuan berpikir kreatif dan inovatif. Kepercayaan diri merupakan paduan sikap dan keyakinan seseorang dalam menghadapi tugas atau pekerjaan, yang bersifat internal, sangat relatif dan dinamis dan banyak ditentukan oleh kemampuannya untuk memulai, melaksanakan dan menyelesaikan suatu pekerjaan.

Kepercayaan diri akan memengaruhi gagasan, karsa, inisiatif, kreativitas, keberanian, ketekunan, semangat kerja, kegairahan berkarya.

Kunci keberhasilan dalam bisnis adalah untuk memahami diri sendiri. Oleh karena itu, wirausaha yang sukses adalah wirausaha yang mandiri dan percaya diri.

2. Berorientasikan Tugas dan Hasil Seseorang yang selalu mengutamakan tugas dan hasil adalah orang yang selalu mengutamakan nilai-nilai motif berprestasi, berorientasi pada laba, ketekunan, dan kerja keras. Dalam kewirausahaan, peluang hanya diperoleh apabila ada inisiatif.

Perilaku inisiatif biasanya diperoleh melalui pengalaman dan pengembangannya diperoleh dengan caradisiplin diri, berpikir kritis, tanggap, bergairah, dan semangat berprestasi. 3. Berani Mengambil Risiko Salah satu hal penting dalam memulai berbuat sesuatu yang baru adalah berani mengambil risiko untuk melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Inovasi atau kebaruan tidak akan muncul jika kita melakukan hal-hal yang sudah dilakukan oleh orang lain, dan tidak berani melakukan hal-hal yang belum pernah kita lakukan.

Wirausahawan adalah orang yang lebih menyukai usaha-usaha yang lebih menantang untuk mencapai kesuksesan atau kegagalan daripada usaha yang kurang menantang.

Wirausahawan menghindari situasi risiko yang rendah karena tidak ada tantangan dan menjauhi situasi risiko yang tinggi karena ingin berhasil.

berikan contoh atas 6 sumber daya pendukung pembuatan kerajinan dengan inspirasi budaya non benda

Pada situasi ini, ada dua alternatif yang harus dipilih, yaitu alternatif yang menanggung risiko dan alternatif yang konservatif.

4. Kepemimpinan Kepemimpinan adalah sikap yang dimiliki oleh seorang pemimpin di antaranya memiliki visi yang jelas, memiliki integritas dan kejujuran, mampu berkomunikasi dengan baik, menjadi teladan, rendah hati, mau mendengar, mampu memotivasi orang lain untuk melakukan tugasnya dan berlaku adil. Seorang wirausahawan harus memiliki sifat kepemimpinan, kepeloporan, keteladanan. Ia selalu menampilkan produk dan jasa-jasa baru dan berikan contoh atas 6 sumber daya pendukung pembuatan kerajinan dengan inspirasi budaya non benda sehingga ia menjadi pelopor baik dalam proses produksi maupun pemasaran dan selalu memanfaatkan perbedaan sebagai suatu yang menambah nilai.

5. Keorisinalitas/Keaslian Keaslian ide, gagasan, pemikiran dan keputusan dapat diperoleh dengan keluasan wawasan dan kemampuan berpikir kreatif, serta melihat peluang yang ada. Orisinalitas muncul dari kemampuan untuk selalu menuangkan imajinasi dalam pekerjaannya, keinginan tampil berbeda atau selalu memanfaatkan perbedaan, memiliki sikap mental yang positif dan daya pikir kreatif.

Karya orisinal juga hanya dapat dihasilkan oleh wirausahawan yang memiliki keahlian di bidangnya serta rajin mencoba hal-hal baru yang inovatif. 6. Berorientasi ke Masa Depan Masa depan memiliki berbagai peluang dan tantangan yang berbeda dengan saat ini. Seorang dengan kewirausahaan berani melihat peluang dan tantangan tidak hanya di saat ini, melainkan juga di masa depan.

Salah satu indikator atau tanda seseorang memiliki entrepreneurship atau jiwa kewirusahaan adalah mampu membuat usaha bisnis sendiri, menjadi wirausahawan. Wirausaha dalam bidang teknologi transportasi dan logistik, dapat menjadi wirausahawan yang menghasilkan produk, wirausahawan penjual produk ataupun wirausaha yang memberikan jasa perbaikan produk teknologi transportasi dan logistik.

Keberhasilan wirausahawan adalah saat usahanya dapat menghasilkan keuntungan atau laba, mampu mempekerjakan banyak orang, memberikan bagi lingkungan sekitarnya, serta dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa dan negaranya. Faktor Penyebab Keberhasilan dan Kegagalan Berwirausaha Memulai sesuatu yang baru pasti tidak mudah. Oleh karena itu, seorang wirausahawan harus berani mencoba dan mengambil risiko. Gagal dalam melakukan suatu hal adalah bagian dari proses untuk menuju kesuksesan.

Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Jika kamu mencoba wirausaha dalam suatu bidang, lalu gagal, kamu tidak perlu berkecil hati dan putus asa, cobalah kembali! Tentu sebelum memulai berwirausaha, buatlah perhitungan dan perencanaan yang matang.

Carilah dari berbagai sumber kisah-kisah para pengusaha yang sukses dalam menjalankan usahanya. Bacalah dengan saksama, lalu ambil pelajaran dari kisah mereka dalam memulai wirausaha sehingga kamu dapat mengetahui kegagalan dan kesuksesan mereka. B. Perencanaan Usaha Kerajinan dengan Inspirasi Budaya Non Benda Budaya Tradisional sebagai Sumber Inspirasi Indonesia sangat kaya dengan budaya tradisional yang merupakan adat istiadat yang berlaku pada setiap kelompok etnik atau suku bangsa.

berikan contoh atas 6 sumber daya pendukung pembuatan kerajinan dengan inspirasi budaya non benda

Terdapat lebih dari 300 kelompok etnik atau suku bangsa di Indonesia atau tepatnya 1.340 suku bangsa menurut sensus Badan Pusat Statistik tahun 2010. Indonesia memiliki jumlah suku bangsa terbanyak di Asia Tenggara. Artinya, Indonesia memiliki keragaman budaya tradisional yang merupakan potensi luar biasa untuk menjadi sumber inspirasi.

Peta Suku Bangsa di Indonesia Budaya tradisi dapat dikelompokkan menjadi budaya nonbenda dan artefak/objek budaya. Budaya nonbenda di antaranya pantun, cerita rakyat, tarian, dan upacara adat. Sedangkan artefak/objek budaya diantaranya pakaian daerah, wadah tradisional, senjata dan rumah adat.

Pada kehidupan seharihari, produk budaya tradisional nonbenda maupun artefak tidak dipisahpisahkan melainkan menjadi satu kesatuan dan saling melengkapi. Sebuah tarian tradisional bisa saja membawakan cerita tradisional, dengan menggunakan pakaian tradisional dan ditarikan pada sebuah upacara yang merupakan ritual tradisional. Contohnya tarian Burung Enggang dari suku Dayak, menceritakan tentang seekor burung enggang. Burung enggang bagi masyarakat Dayak merupakan simbol dewata.

Burung enggang merupakan wujud nenek moyang yang turun ke bumi. Penari Burung Enggang menggunakan pakaian tradisional Dayak, dan diiringi musik tradisional yang dimainkan dengan alat musik tradisional. Setiap jenis budaya tradisi baik nonbenda maupun artefak/objek budaya dapat menjadi sumber inspirasi untuk dikembangkan menjadi produk kerajinan.

Hingga saat ini, tercatat 4.156 warisan budaya nonbenda yang terdapat di seluruh Indonesia. Setiap daerah dapat mengembangkan kerajinan khas daerah yang mengambil inspirasi dari budaya tradisi daerahnya masingmasing. Kekayaan berikan contoh atas 6 sumber daya pendukung pembuatan kerajinan dengan inspirasi budaya non benda tradisi Indonesia adalah kearifan lokal ( local genius) yang dapat menjadi sumber inspirasi yang berikan contoh atas 6 sumber daya pendukung pembuatan kerajinan dengan inspirasi budaya non benda ada habisnya.

Jenis Produk Budaya Tradisional Benda dan Nonbenda Sumber Daya, Material, Teknik dan Ide Kerajinan dengan Inspirasi Budaya Nonbenda Kegiatan wirausaha didukung oleh ketersediaan sumber daya manusia, material, peralatan, cara kerja, pasar, dan pendanaan.

Sumber daya yang dikelola dalam sebuah wirausaha dikenal dengan sebutan 6 M, yakni Man (manusia), Money (uang), Material (bahan), Machine (peralatan), Method (cara kerja), dan Market (pasar). Wirausaha kerajinan dengan inspirasi budaya non benda dapat dimulai dengan melihat potensi bahan baku (Material), keterampilan produksi (Man & Machine) dan budaya lokal yang ada di daerah setempat.

Wirausaha kerajinan dengan inspirasi budaya akan menawarkan karya-karya kerajinan inovatif kepada pasaran. Pasar sasaran (Market) dari produk kerajinan ini adalah orang-orang yang menghargai dan mencintai kebudayaan tradisional. Kemampuan mengatur keuangan (Money) dalam kegiatan usaha akan menjamin keberlangsungan dan pengembangan usaha. C. Perancangan dan Produksi Kerajinan dengan Inspirasi Budaya Nonbenda Perancangan dan produksi didasari oleh data yang telah diperoleh melalui Tugas 2 tentang Ragam Budaya Nonbenda dan Tugas 3 tentang Identifikasi Ragam Material dan Teknik produksi di lingkungan sekitar.

Budaya tradisional daerah dan material serta teknik khas daerah merupakan potensi yang harus dikembangkan sehingga lestari dan menjadi manfaat bagi daerah. Setiap daerah di Indonesia memiliki budaya tradisional yang berbeda-beda. Pengembangan dari setiap budaya tradisional tersebut akan menjadi kekayaan bersama yang luar biasa, yang akan memberikan warna bagi kemajuan bangsa Indonesia di masa depan.

Salah satu kekayaan pengembangan budaya tradisi adalah melalui pengembangan kerajinan. Potensi budaya nonbenda dan potensi material serta teknik produksi khas daerah sebagai dasar pengembangan kerajinan Proses perancangan kerajinan diawali dengan pemilihan sumber inspirasi dan pencarian ide produk kerajinan, pembuatan sketsa ide, pembuatan studi model kerajinan, dilanjutkan dengan pembuatan petunjuk produksi. Ide kerajinan dengan inspirasi budaya lokal akan dikembangkan menjadi produk kerajinan yang akan diproduksi dan siap dijual.

Dengan demikian produk yang dihasilkan harus memiliki nilai estetik dan inovasi agar diminati pasar. Perancangan kerajinan dengan inspirasi budaya nonbenda akan menerjemahkan sesuatu yang abstrak (tak berbenda) menjadi benda (berwujud). Misalnya, inspirasi diambil dari sebuah cerita rakyat (tak berbenda) menjadi sebuah diorama mini yang menggambarkan salah satu adegan dalam cerita rakyat tersebut. Contoh lain adalah mengambil inspirasi dari kepercayaan simbolis (tak berbenda), burung enggang untuk dibuat menjadi ide untuk tekstil atau busana (benda).

Tahapan penerjemahan meliputi: pemahaman terhadap makna simbol; mencari kata kunci yang dapat menjadi dasar dari pengembangan ide produk; mencari ide-ide fungsi dan bentuk kerajinan. Contoh tahapan penerjemahan budaya nonbenda menjadi ide benda kerajinan 1. Pencarian Ide Produk Kita telah mengenali berbagai kekayaan budaya non benda di daerah setempat, tokoh-tokoh cerita rakyat, filosofi dari pantun, simbolsimbol, cerita rakyat dan tarian tradisional.

Pengetahuan dan apresiasi kita terhadap hal-hal tersebut dapat mendorong munculnya ide untuk pembuatan produk kerajinan. Ide bisa muncul secara tidak berurutan, dan tidak lengkap, tetapi dapat juga muncul secara utuh. Salah satu dari kita bisa saja memiliki ide tentang suatu bentuk unik yang akan dibuat.

Ide bentuk tersebut akan menuntut kita untuk memikirkan teknik apa yang tepat digunakan dan produk apa yang tepat untuk bentuk tersebut. Salah satu dari kita juga bisa saja mendapatkan ide atau bayangan tentang sebuah produk yang ingin dibuatnya, material, proses dan alat yang akan digunakan secara utuh. Untuk memudahkan pencarian ide atau gagasan untuk rancangan kerajinan dengan inspirasi budaya non benda, mulailah dengan memikirkan hal-hal di bawah ini.

• Budaya nonbenda apa yang akan menjadi inspirasi? • Produk kerajinan apa yang akan dibuat? • Mengapa produk kerajinan tersebut dibuat? • Siapa yang akan menggunakan produk kerajinan tersebut? • Bahan/material apa yang apa saja yang akan dipakai? • Warna dan/atau motif apa yang akan digunakan? • Adakah teknik warna tertentu yang akan digunakan?

• Bagaimana proses pembuatan produk tersebut? • Alat apa yang dibutuhkan? Beri kesempatan juga untuk munculnya ide-ide yang tidak masuk akal sekalipun. Tuangkan ide-ide tersebut ke dalam bentuk tulisan atau sketsa. Kunci sukses dari tahap brainstorming dalam kelompok adalah jangan ada perasaan takut salah, setiap orang berhak mengeluarkan pendapat, saling menghargai pendapat teman, boleh memberikan ide yang merupakan perkembangan dari ide sebelumnya, dan jangan lupa mencatat setiap ide yang muncul.

Curah pendapat dilakukan dengan semangat untuk menemukan ide baru dan inovasi. Semangat dan keberanian kita untuk mencoba membuat inovasi baru akan menjadi bekal kita berkarya di masa depan. Contoh sketsa ide dari Burung Enggang menjadi selendang pelindung Ide-ide produk, rencana atau rancangan dari produk kerajinan digambarkan atau dibuatkan sketsanya agar ide yang abstrak menjadi berwujud.

berikan contoh atas 6 sumber daya pendukung pembuatan kerajinan dengan inspirasi budaya non benda

Ide-ide rancangan dapat digambarkan pada sebuah buku atau lembaran kertas, dengan menggunakan pinsil, spidol atau bolpoin dan sebaiknya hidari penggunaan penghapus. Tariklah garis tipis-tipis dahulu. sebanyak-banyaknya, dapat berupa variasi produk, satu produk yang memiliki fungsi sama, tetapi dengan bentuk yang berbeda, produk dengan bentuk yang sama dengan warna dan motif yang berbeda.

Contoh gambar kerajinan tekstil dengan ide simbol Burung Enggang Contoh gambar kerajinan kotak berhias terinspirasi dari cerita Si Tanduk Panjang 3. Pilih Ide Terbaik Sketsa ide yang dibuat pada tahap-tahap sebelumnya adalah format dua dimensi.

Artinya hanya digambarkan pada bidang datar. Kerajinan yang akan dibuat berbentuk tiga dimensi. Maka, studi bentuk selanjutnya dilakukan dalam format tiga dimensi, yaitu dengan studi model. Studi model dapat dilakukan dengan material sebenarnya maupun bukan material sebenarnya. 5. Perencanaan Produksi Kegiatan produksi diawali dengan persiapan produksi. Persiapan produksi dapatberupa pembuatan gambar teknik (gambar kerja) atau gambar pola. Gambar kerja atau pola akan menjadi patokan untuk kebutuhan pembelian dan persiapan bahan.

Tahap selanjutnya adalah pengerjaan. Kerjakan setiap tahap sesuai dengan perencanaan produksi yang sudah dibuat sebelumnya. Tahapan produksi secara umum terbagi atas pembahanan, pembentukan, perakitan, dan finishing.

Tahap pembahanan adalah mempersiapkan bahan atau material agar siap dibentuk. Tahapan proses pembahanan dilanjutkan dengan proses pembentukan. Pembentukan bahan baku bergantung pada jenis material, bentuk dasar material dan bentuk produk yang akan dibuat.

Material kertas dibentuk dengan cara dilipat. Kayu, bambu dan rotan lainnya dapat dibentuk dengan cara dipotong atau dipahat. Pemotongan bahan dibuat sesuai dengan bentuk yang direncanakan.

Pemotongan dan pemahatan juga biasanya digunakan berikan contoh atas 6 sumber daya pendukung pembuatan kerajinan dengan inspirasi budaya non benda membuat sambungan bahan, seperti menyambungkan bilahbilah papan atau dua batang bambu. Pembentukan besi dan rotan, selain dengan pemotongan, dapat menggunakan teknik pembengkokan. Pembentukan besi juga dapat menggunakan teknik las. Logam lempengan dapat dibentuk dengan cara pengetokan.

Tahap terakhir adalah finishing. Finishing dilakukan sebagai tahap terakhir sebelum produk tersebut dimasukan ke dalam kemasan. Finishing dapat berupa penghalusan dan/atau pelapisan permukaan. Penghalusan yang dilakukan diantaranya penghalusan permukaan kayu dengan amplas atau menghilangkan lem yang tersisa pada permukaan produk. Finishing dapat juga berupa pelapisan permukaan atau pewarnaan agar produk yang dibuat lebih awet dan lebih menarik. Kelancaran produksi juga ditentukan oleh cara kerja yang memperhatikan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja).

Upaya menjaga kesehatan dan keselamatan kerja bergantung pada bahan, alat dan proses produksi yang digunakan pada proses produksi. Proses pembahanan dan pembentukan material solid seringkali menghasilkan sisa potongan atau debu yang dapat melukai bagian tubuh pekerjanya.

Maka, dibutuhkan alat keselamatan kerja berupa kacamata melindung dan masker antidebu. Proses pembahanan dan finishing, apabila menggunakan bahan kimia yang dapat berbahaya bagi kulit dan pernafasan, pekerja harus menggunakan sarung tangan dan masker dengan filter untuk bahan kimia.

Selain alat keselamatan kerja, hal yang tak kalah penting adalah sikap kerja yang rapi, hati-hati, teliti dan penuh konsentrasi. Sikap tersebut akan mendukung kesehatan dan keselamatan kerja. Pembuatan kerajinan diakhiri dengan evaluasi terhadap produk kerajinan yang telah dibuat, apakah produk tersebut dapat berfungsi dengan baik? Apakah sudah sesuai dengan ide, bayangan dan harapan kita? Apabila belum, perbaikan apa yang harus kita lakukan agar produk kerajinan yang dihasilkan lebih berkualitas?

Kemasan Kerajinan dengan Inspirasi Budaya Nonbenda Kemasan untuk kerajinan berfungsi untuk melindungi produk dari kerusakan serta memberikan kemudahan membawa dari tempat produksi hingga sampai ke konsumen. Kemasan juga berfungsi untuk menambah daya tarik dan sebagai identitas atau brand dari produk tersebut. Fungsi kemasan didukung oleh pemilihan material, bentuk, warna, teks dan grafis yang tepat.

berikan contoh atas 6 sumber daya pendukung pembuatan kerajinan dengan inspirasi budaya non benda

Material yang digunakan untuk membuat kemasan beragam bergantung pada produk yang akan dikemas. Produk yang mudah rusak harus menggunakan kemasan yang memiliki material berstruktur. Berikan contoh atas 6 sumber daya pendukung pembuatan kerajinan dengan inspirasi budaya non benda material juga disesuaikan dengan identitas atau brand dari produk tersebut. Daya tarik dan identitas, selain ditampilkan oleh material kemasan, juga dapat ditampilkan melalui bentuk, warna, teks dan grafis. Pengemasan dapat dilengkapi dengan label yang memberikan informasi teknis maupun memperkuat identitas atau brand.

Kemasan dapat dibagi menjadi 3 (tiga): kemasan primer, kemasan sekunder dan kemasan tersier. Kemasan yang melekat pada produk disebut sebagai kemasan primer. Kemasan sekunder berisi beberapa kemasan primer yang berisi produk. Kemasan untuk distribusi disebut kemasan tersier. Kemasan primer produk melindungi produk dari benturan dan kotoran, berfungsi menampilkan daya tarik dari produk serta memberikan kemudahan untuk distribusi dari tempat produksi ke tempat penjualan.

Perlindungan bisa diperoleh dari kemasan tersier yang membuat kemasan beragam bergantung pada produk yang akan dikemas. Kemasan produk sebaiknya memberikan identitas atau brand dari produk tersebut atau dari produsennya. Material kemasan untuk melindungi dari kotoran dapat berupa lembaran kertas atau plastik. Tidak semua produk membutuhkan kemasan primer, tetapi setiap produk membutuhkan identitas. Identitas dapat berupa stiker atau selubung karton yang berisi nama dan keterangan.

Pada kemasan kerajinan dengan inspirasi budaya, dapat ditambahkan label atau lembaran keterangan yang berisi informasi tentang budaya nonbenda yang menjadi inspirasi.

Kemasan kerajinan yang memiliki jendela transparan (kiri) dan tertutup (kanan) Add captionKemasan kerajinan inovatif menyesuaikan dengan kerajinan yang dikemas Biaya produksi adalah biaya-biaya yang harus dikeluarkan untuk terjadinya produksi barang.

Unsur biaya produksi adalah biaya bahan baku, biaya tenaga kerja dan biaya overhead. Biaya yang termasuk ke dalam overhead adalah biaya listrik, bahan bakar minyak, dan biaya-biaya lain yang dikeluarkan untuk mendukung proses produksi.

Biaya pembelian bahan bakar minyak, sabun pembersih untuk membersihkan bahan baku, benang, jarum, lem dan bahan-bahan lainnya dapat dimasukan ke dalam biaya overhead. E. Pemasaran Langsung Kerajinan dengan Inspirasi Budaya Nonbenda Pemasaran langsung adalah promosi dan penjualan yang dilakukan langsung kepada konsumen tanpa melalui toko.

Penjualan langsung merupakan hasil dari promosi langsung yang dilakukan oleh penjual terhadap pembeli. Pemasaran dapat dilakukan dengan promosi dan demo penggunaan produk kepada calon konsumen.

Sistem penjualan langsung dapat berupa penjualan satu tingkat ( single-level marketing) atau multitingkat ( multi-level marketing). Penjualan satu tingkat merupakan cara yang paling sederhana untuk menjual produk secara langsung.

Wirausahawan langsung memasarkan dan menjual kepada konsumen tanpa membutuhkan toko atau pramuniaga. Pemasaran produk kerajinan dapat dilakukan dengan cara pemesanan. Konsumen dapat melihat langsung produk ataupun melalui gambar dari produk kerajinan, dan kemudian memesannya. Produsen kerajinan selain menjual produknya sendiri, dapat membentuk kelompok penjual yang akan memasarkan dan menjualkan produknya secara langsung kepada konsumen. Kelompok penjual dapat terdiri atas beberapa tingkatan.

Sistem dengan beberapa tingkat kelompok penjual disebut multi-level marketing Produk perusahaan memiliki usaha di bidang penjualan langsung ( direct selling) baik yang menggunakan single level maupun multi-level marketing wajib memiliki Surat Izin Usaha Penjualan Langsung yang dikeluarkan oleh BKPM sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan No. 32 Tahun 2008. Contoh penataan kerajinan pada penjualan di bazar F. Evaluasi Kegiatan Pembelajaran Wirausaha Kerajinan dengan Inspirasi Budaya Nonbenda Evaluasi Diri Semester 1 Evaluasi diri pada akhir semester 1 terdiri atas evaluasi individu dan evaluasi kelompok.

Evaluasi individu dibuat untuk mengetahui sejauh mana efektivitas pembelajaran terhadap setiap peserta didik. Evaluasi individu meliputi evaluasi sikap, pengetahuan dan keterampilan. Evaluasi kelompok untuk mengetahui interaksi dalam kelompok yang terjadi dalam kelompok, kaitannya dengan pencapaian tujuan pembelajaran. Evaluasi Diri (individu) Jangan salah Blogger juga dapat dikategorikan sebagai wirausahawan.

berikan contoh atas 6 sumber daya pendukung pembuatan kerajinan dengan inspirasi budaya non benda

Baca juga: Karakteristik Blogger yang sukses Apabila seorang wirausahawan sudah menentukan produk kerajinan berdasarkan analisis peluang usaha, wirausahawan dapat menentukan sumber daya yang dibutuhkan dalam menjalankan usaha tersebut. Dalam perencanaan proses produksi diperlukan pengelolaan yang baik untuk mencapai tujuan perusahaan.

Sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan dapat dikategorikan atas enam tipe sumber daya (6M), sebagai berikut. 1. Man (Manusia) Dalam pendekatan ekonomi, sumber daya manusia adalah salah satu faktor produksi selain tanah, modal, dan keterampilan. Pandangan yang menyamakan manusia dengan faktor-faktor produksi lainnya dianggap tidak tepat, baik dilihat dari konsepsi, filsafat, maupun moral.

berikan contoh atas 6 sumber daya pendukung pembuatan kerajinan dengan inspirasi budaya non benda

Manusia merupakan unsur manajemen yang penting dalam mencapai tujuan perusahaan 2. Money (Uang) Money atau uang merupakan salah satu unsur yang tidak dapat diabaikan. Uang merupakan alat tukar dan alat pengukur nilai. Besar-kecilnya hasil kegiatan dapat diukur dari jumlah uang yang beredar dalam perusahaan.

Oleh karena itu, uang merupakan unsur yang penting untuk mencapai tujuan perusahaan karena segala sesuatu harus diperhitungkan secara rasional.

Hal ini akan berhubungan dengan berapa uang yang harus disediakan untuk membiayai gaji tenaga kerja, alat-alat yang dibutuhkan dan harus dibeli, serta berapa hasil yang akan dicapai oleh perusahaan. 3. Material (Fisik) Perusahaan umumnya tidak menghasilkan sendiri bahan mentah yang dibutuhkan, tetapi membeli dari pihak lain.

Untuk itu manajer perusahaan berusaha untuk memperoleh bahan mentah dengan harga paling murah, menggunakan cara pengangkutan yang murah dan membuat proses pengolahan seefisien mungkin.

4. Machine (Teknologi) Mesin memiliki peranan penting dalam proses produksi. Setelah revolusi industri, banyak pekerjaan manusia yang digantikan oleh mesin. Perkembangan teknologi yang begitu pesat menyebabkan penggunaan mesin semakin meningkat.

Banyaknya mesin baru yang ditemukan oleh para ahli memungkinkan peningkatan produksi sangat tinggi. 5. Method (Metode) Metode sangat dibutuhkan agar mekanisme kerja berjalan efektif dan efisien. Metode kerja yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan, baik yang menyangkut proses produksi maupun administrasi tidak terjadi begitu saja melainkan memerlukan waktu yang lama.

6. Market (Pasar) Jika barang yang diproduksi tidak laku, proses produksi barang akan berhenti. Oleh sebab itu, penguasaan pasar dalam arti menyebarkan hasil produksi merupakan faktor menentukan dalam perusahaan.

Agar pasar dapat dikuasai, kualitas barang harus sesuai dengan selera konsumen dan harga terjangkau oleh daya beli konsumen. Demikian artikel 6 Sumber Daya yang Dimiliki Perusahaan semoga bisa bermanfaat.
Materi Wirausaha Kerajinan Dengan Inspirasi Budaya Non Benda Materi Wirausaha Kerajinan Dengan Inspirasi Budaya Non Benda - Pada kesempatan yang sama berharga ini, admin akan membagikan artikel yang membuat anda semakin berjiwa kewirausahaan dan memiliki karya-karya cipta yang bernilai tinggi.

Baiklah, langsung saja anda menyimak penjelasan poin-poin berikut ini : A. Karakteristik Kewirausahaan Wirausaha, menurut asal katanya, terdiri atas kata wira dan usaha. Wira, berarti pejuang, pahlawan, manusia unggul, teladan, berbudi luhur, gagah berani dan berwatak agung. Usaha, berikan contoh atas 6 sumber daya pendukung pembuatan kerajinan dengan inspirasi budaya non benda perbuatan amal, bekerja, berbuat sesuatu.

Materi Wirausaha Kerajinan Dengan Inspirasi Budaya Non Benda Pengertian wirausahamenurut Kamus Besar Bahasa Indonesiaadalah orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun kegiatan untuk mengadakan produk baru, mengatur permodalan operasinya serta memasarkannya. Pelaku wirausaha, dikenal juga dengan sebutan wirausahawan atau entrepreneur, adalah seseorang yang memiliki kualitas jiwa kepemimpinan dan inovator pemikiran dalam melakukan usaha.

Entrepreneur dapat diartikan juga sebagai seseorang yang mampu mewujudkan ide ke dalam sebuah inovasi yang sukses. Kewirausahaan, atau entrepreneurship, memiliki pengertian yang lebih luas lagi. Kewirausahaan, seperti tercantum dalam lampiran Keputusan Menteri Koperasi dan Pembinaan Pengusahan Kecil Nomor 961/KEP/M/XI/1995, adalah semangat, sikap, perilaku dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan serta menerapkan cara kerja, teknologi, dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan atau memperoleh keuntungan yang lebih besar.

Entrepreneurship adalah sikap dan perilaku yang melibatkan keberanian mengambil risiko, kemampuan berpikir kreatif dan inovatif. Sifat-sifat seorang wirausahawan seperti berikut. 1. Percaya Diri Kepercayaan diri merupakan paduan sikap dan keyakinan seseorang dalam menghadapi tugas atau pekerjaan, yang bersifat internal, sangat relatif dan dinamis dan banyak ditentukan oleh kemampuannya untuk memulai, melaksanakan dan menyelesaikan suatu pekerjaan.

Kepercayaan diri akan memengaruhi gagasan, karsa, inisiatif, kreativitas, keberanian, ketekunan, semangat kerja, kegairahan berkarya. Kunci keberhasilan dalam bisnis adalah untuk memahami diri sendiri. Oleh karena itu, wirausaha yang sukses adalah wirausaha yang mandiri dan percaya diri.

2. Berorientasikan Tugas dan Hasil Seseorang yang selalu mengutamakan tugas dan hasil adalah orang yang selalu mengutamakan nilai-nilai motif berprestasi, berorientasi pada laba, ketekunan, dan kerja keras.

Dalam kewirausahaan, peluang hanya diperoleh apabila ada inisiatif. Perilaku inisiatif biasanya diperoleh melalui pengalaman dan pengembangannya diperoleh dengan caradisiplin diri, berpikir kritis, tanggap, bergairah, dan semangat berprestasi.

• Company About Us Scholarships Sitemap Q&A Archive Standardized Tests Education Summit • Get Course Hero iOS Android Chrome Extension Educators Tutors • Careers Leadership Careers Campus Rep Program • Help Contact Us FAQ Feedback • Legal Copyright Policy Academic Integrity Our Honor Code Privacy Policy Terms of Use Attributions • Connect with Us College Life Facebook Twitter LinkedIn YouTube Instagram Made Sukses mendapatkan data biaya untuk memproduksi 1.000 unit kerajinan sebagai berikut :- Biaya Bahan Baku Rp 20.000.000- Biaya Tenaga Kerja Langsu … ng Rp 10.000.000- Biaya Overhead Rp 2.000.000- Biaya Marketing Rp.

3.000.000.Apabila made sukses mengharapkat profit margin sebesar 20%, hitunglah harga jual/unit.​ Berikut ini merupakan informasi pada PT Mitra Karya pada tahun 202X : 1.

Sediaan produk dalam proses, 1 Jan 202X Rp 40.000.000 2. Sediaan produk dalam … proses, 31 Des 202X Rp 15.000.000 3. Kos bahan baku Rp 125.000.000 4. Kos tenaga kerja langsung Rp 140.000.000 5. Kos overhead pabrik Rp 75.000.000 6. Sediaan produk jadi, 1 Jan 202X Rp 25.000.000 7. Sediaan produk jadi, 31 Des 202X Rp 70.000.000 8. Penjualan Rp 500.000.000 9. Biaya pemasaran dan administrasi Rp 20.000.000 Berapakah total kos produksi (buat dalam format laporan kos produksi)??​ Setelah mempelajari materi di sesi ini, kita dapat memahami pentingnya proses komunikasi bagi perusahaan bisnis dalam upaya mencapai tujuannya.

Oleh k … arenanya, pebisnis perlu tahu cara berkomunikasi yang tepat dan efektif kepada target pasar, melalui berbagai sarana atau alat yang digunakan. Apabila kita mengamati apa yang berkembang dewasa ini, komunikasi dengan menggunakan teknologi internet semakin populer, bahkan mendominasi dalam kegiatan bisnis.

Menurut Anda, apakah proses komunikasi melalui internet dapat menggantikan secara penuh proses komunikasi secara konvensional di suatu perusahaan bisnis?

Ungkapkan pandangan anda beserta alasannya di forum ini! Catatan: Jangan lupa ya teman-teman….dalam berdiskusi perhatikan hal-hal berikut: Hindari plagiasi, karena pendapat atau ulasan yang sifatnya plagiasi tidak akan kami beri nilai dalam memberikan pendapat jangan hanya menyampaikan kata "saya setuju dengan pendapat …." tanpa diberi penjelasan mengapa setuju, karena pendapat seperti itu tidak akan kami nilai forum diskusi adalah tempat untuk berdiskusi antar peserta tuton, oleh karena itu jangan menyampaikan pendapat dalam file tersendiri, karena akan mengurangi nilai Anda bila mengutip dari buku atau sumber lain, tulis sumber kutipan, kemudian aplikasikan tulisan yang Anda kutip dalam kegiatan nyata yang telah Anda lakukan atau pernah Anda saksikan, tidak semata-mata hanya mengutip dari sumber lain, karena bila hanya semata-mata mengutip maka nilai tidak bisa maksimal SOAL KASUS A: Catatkan Pengiriman Lebih dari 1 Juta Paket Per Hari Berdiri sejak tahun 2014, SiCepat Ekspres sebagai perusahaan ekspedisi Tanah Air te … lah memasuki usianya yang ke-7 tahun.

Di momen pertambahan usia kali ini, SiCepat Ekspres telah mencatatkan berikan contoh atas 6 sumber daya pendukung pembuatan kerajinan dengan inspirasi budaya non benda baik selama tahun 2020 dengan pengiriman paket lebih dari 1 juta paket per hari dan kenaikan transaksi lebih dari Rp 3,5 triliun atau tumbuh sekitar 194% dari tahun sebelumnya.

Pertanyaan Soal Kasus A: Jelaskan manfaat dilakukannya perencanaan pemasaran SiCepat Ekspres, kaitkan dengan teori/konsep relevan! Terdapat perbedaan antara perencanaan pemasaran dengan perencanan perusahaan. Berdasarkan kasus A di atas, identifikasi mana data di kasus tersebut yang mencerminkan perencanan pemasaran SiCepatEkspres! (Dalam menjawab harap mendasarkan pada konsep/teori relevan)! SOAL KASUS B: PUMA Running: Segmen Perempuan Adalah Masa Depan Olahraga Lari Banyak cara yang bisa dilakukan oleh para merek untuk menjaga dan memperpanjang daur hidup produk mereka.

Salah satu cara yang paling umum adalah melakukan diversifikasi atau meremajakan produk yang sudah ada. Melakukan segmentasi pun juga penting. Termasuk memetakan ulang target segmen yang dituju. Pertanyaan Soal Kasus B: Berdasarkan kasus B di atas, berikan analisis lingkungan dari target pasar Puma Running berdasar aspek demografi.

Jelaskan juga aspek kebutuhan dan keinginan target pasar! Berdasarkan kasus di atas, jelaskan dasar segmentasi pasar Puma Runnning dengan mengidentifikasi siapa yang membeli (berdasar aspek demografi, gaya hidup) dan mengapa mereka membeli (berdasar aspek manfaat yang diinginkan)!

READY Jwbn EKMA4569 only 40k. InsyaAllah amanah, jwbn gak ngasal. Cuss WA nol dlapan lima satu - enam tiga satu sembilan - sembilan tiga empat sembilan (Ora Saru) 100% Terpercaya.
Soal Essay • Apa yang dimaksud dengan kerajinan dengan inspirasi budaya lokal non benda? • Berikan contoh budaya lokal yang dapat menginspirasi kerajinan usaha! • Berikan contoh kerajinan yang terinspirasi dari budaya lokal non benda?

• Bagaimana cara memulai sebuah ide atau gagasan usaha? • Berikan contoh menganalisa kerajinan usaha yang terinspirasi budaya lokal? • Tuliskan sember daya yang dimiliki oleh seorang wirausaha?

• Tuliskan mengapa manusia dikatakan menjadi sumber utama dari 6 sumber yang ada? • Berikan contoh atas 6 sumber daya pendukung pembuatan kerajinan gantungan kunci ! • Tuliskan pengertian administrasi menurut beberapa karyawan !

• Tuliskan kegiatan yang diperlukan administrasi yang kerajinan ! • Jelaskan yang dimaksud dengan desain bisnis ? • Apakah yang dimaksud dengan strategi usaha ? • Tuliskan alasan sebuah strategi dibutuhkan dalam sebuah usaha ? • Tuliskan kegiatan produksi yang masuk dalam daftar perencanaan biaya ? • Tuliskan macam – macam laporan keuangan yang dibuat perusahaan untuk penilaian keberhasilan sebuah usaha ?

• Tari tarian tradisional, • seni pertunjukan dan panggung • ondel ondel, • wayang • lagu daerah, musik angklung • puisi, pantun, bahasa, isyarat kentongan tanda bahaya • cerita rakyat, dongeng, mitos, simbol / lambang tertentu • upacara adat, ritual, festival daerah, tradisi • teknik / kecakapan / keahlian khusus seperti pengrajin keris • Strenght kekuatan atau kelebihan yang dimiliki perusahaan, Contohnya adalah Bahan pakaian terbuat dari bahan berkualitas baik, Motif bervariasi dll.

• Weakness yaitu kelemahan yang dimiliki oleh perusahaan, bahan dasar painting langka, Kondisi pada pasar lebih menginginkan kualitas barang. • Opportunity : Peluang atau kesempatan untuk mengembangkan usaha, Nyaman saat dipakai, karena bahan berkualitas baik Pemakai merasa percaya diri karena motif tidak pasaran.

• Threat: Ancaman, gangguan, hambatan, Ada perusahaan sejenis yang melakukan hal yang sama namun kualitas rendah. • Man (Manusia), sebagai pemilik ide dan gagasan, manusia yang memilih tema yang akan dituangkan atau diaplikasikan dalam kerajinan.

Manusia ini juga yang akan berfikir bagaimana mengelola 5 sumber daya yang lain. • Money (Uang) yaitu besarnya modal atau dana yang dibutuhkan dalam menjalankan usaha kerajinan • Material (Fisik), yaitu menentukan jenis bahan yang akan digunakan, diutamakan gunakan bahan yang berkualitas baik untuk kenyamanan pelanggan. • Machine (Teknologi), yaitu alat yang digunakan untuk memberi kemudahan manusia dalam produksi kerajinan agar lebih efisien waktu.

• Method (Metode), adalah cara atau metode untuk proses sebuah produksi agar lebih efektif bahan dan efesien waktu pemuatan. • Market (Pasar) adalah tempat yang dipakai untuk memasakkan barang, dibutuhkan kemampuan manusia hebat berikan contoh atas 6 sumber daya pendukung pembuatan kerajinan dengan inspirasi budaya non benda memasarkan barang dan banyak terjual kepada konsumen.

Dibutuhkan trik dan cara jitu dalam memasarkan produk. 12. Strategi bisnis adalah arah tindakan atau serangkaian keputusan yang membantu pengusaha dalam mencapai tujuan tertentu dan merupakan kombinasi dari semua keputusan yang diambil dari tindakan yang dilakukan oleh pengusaha untuk mencapai tujuan bisnis dan untuk mengamankan posisi kompetitif di pasar. • Juli 2021 21 • Juni 2021 30 • Mei 2021 29 • April 2021 32 • Maret 2021 8 • Februari 2021 1 • Januari 2021 193 • Desember 2020 614 • November 2020 616 • Oktober 2020 213 • Agustus 2020 14 • Juli 2020 1 • Juni 2020 145 • Mei 2020 73 • April 2020 3 • Maret 2020 192 • Februari 2020 64 • Januari 2020 45 • Desember 2019 8 • November 2019 23 • Oktober 2019 70 • September 2019 58 • Agustus 2019 18 • Juli 2019 29 • Juni 2019 16 • Mei 2019 6 Tampilkan selengkapnya Tampilkan lebih sedikit
Kerajinan dari inspirasi objek budaya dapat berupa miniatur objek budaya, benda hiasan, atau produk kerajinan dengan fungsi yang baru.

Berikut salah satu contohnya : Wirausaha Kerajinan Dengan Inspirasi Objek Budaya Lokal a. Pencarian ide produk kerajinan inspirasi objek budaya lokal. Objek budaya lokal seperti pakaian tradisional, senjata tradisional, rumah adat tradisional, alat musik tradisional dan lainnya dapat menjadi sumber yang mendorong munculnya ide untuk pembuatan produk kerajinan. Contoh Kerajinan Dari Bambu Gambar Lengkap. Disini.

Ide tersebut bisa muncul secara tidak berurutan, dan juga tidak lengkap namun dapat pula muncul secara utuh.

berikan contoh atas 6 sumber daya pendukung pembuatan kerajinan dengan inspirasi budaya non benda

Salah satu dari ide tersebut bisa mencakup bentuk yang unik yang dapat dibuat dan dari ide bentuk tersebut akan menjadi petunjuk tentang teknik apa yang tepat yang akan digunakan dan produk apa yang tepat untuk dibentuk tersebut.

Baca juga: 4 Ide Usaha Bisnis Kreatif yang Populer. • Objek budaya lokal apa yang akan menjadi inspirasi? • Produk kerajinan apa yang akan dibuat?

• Siapa pengguna produk kerajinan tersebut? • Bahan material apa yang akan dipakai? • Warna/motif apa yang hendak digunakan? • Adakah teknik warna tertentu yang akan digunakan? • Bagaimana proses proses pembuatannya? dan • Apakah alat yang dibutuhkan? Pertanyaan tersebut dapat digunakan serta di diskusikan dalam kelompok dalam bentuk curah pendapat (brainstorming).

saling menghargai pendapat dan bisa mengeluarkan ide yang bersal dari pengembangan ide sebelumnya, dan juga mencatat ide-ide yang telah muncul. b. Membuat gambar/sketsa kerajinan inspirasi objek budaya lokal. Ide-ide produk, rancangan atau rencana dari produk kerajinan tersebut digambarkan dalam bentuk sketsa agar ide yang abstrak menjadi berwujud.

Ide rancangan dapat digambarkan pada sebuah buku atau lembar kertas, dengan menggunakan pensil, spidol atau balpoin dan sebaiknya hindari penggunaan penghapus.

Baca juga: Belajar Bisnis Dropsopher dari Sini. Jika terdapat garis yang dirasakan kurang tepat, abaikan saja dan buatlah garis lain pada bidang kertas yang sama.

Demikian seterusnya hingga anda berani menrik garis hingga tebal dan tegas. mulailah mempertimbangkan ide mana dari semua ide-ide yang ada tersebut yang paling menyenangka, unik, inovatif, dan memungkinkan untuk dibuat.

d. Prototyping (studi model kerajinan inspirasi objek budaya lokal) Sketsa dari ide yang telah dibuat pada tahapan sebelumnya adalah masih dalam bentuk 2 dimensi yang artinya hanya sebatas gambar pada bidang datar.Sumber daya pendukung proses pembuatan kerajinan gantungan kunci yaitu : • Human (Manusia), Manusia adalah peran utama dalam mengolah bahan bahan bekas atau bahan mentah untuk dijadikan proses kerajinan seperti misalnya gantungan kunci.

• Material (Bahan), Alat atau bahan yang digunakan sebagai produksi dalam proses kerajinan gantungan kunci. Misalnya gantungan kunci terbuat dari kain Flanel atau plastik bekas. • Mechine (Mesin), Mesin adalah alat yang di gunakan didalam proses pembuatan gantungan kunci sebagai alat untuk menjahit. • Methods ( Cara), sebelum membuat suatu karya atau kerajinan maka kita harus mengetahui teknik atau metodenya agar kita lebih mudah dalam proses pembuatan tersebut.

berikan contoh atas 6 sumber daya pendukung pembuatan kerajinan dengan inspirasi budaya non benda

• Money (Uang), Uang juga terlibat di dalam pendukung pembuatan kerajianan gantungan kunci dimana uang akan di gunakan untuk membeli alat dan bahan misalnya, Bahan pokonya menggunakan kain maka uang diperlukan untuk membeli kain. • Market (pasar), Pasar sebagai tempat pengedar atau pendistribusian suatu barang atau jasa. Jadi pasar juga dilibatkan dalam pendukung pembuatan kerajinan karena di pasar inilah kerajinan kita akan di distribusikan Penjelasan: • Pengertian kerajinan tangan adalah suatu kegiatan yang di dalamnya terdapat proses pengolahan bahan baku yang sering di temukan di lingkungan sekitar menjadi benda atau barang yang memiliki nilai guna pakai.

• Teknik-teknik dalam proses pembuatan kerajinan : Teknik ukir, teknik anyam, teknik pahat, teknik tekan dan lain-lain. • Bahan-bahan dalam proses pembuatan kerajinan : • Rotan dapat di buat menjadi, meja, kusi, dan lain-lain • Kayu, dapat di buat menjadi, lemari, pintu, jendela dan lain-lain • Batu, dapat di buat menjadi, patung, hiasan tembok, hiasan kolam dan lain-lain • Logam, biasa di buat menjadi guci, vas bunga, bahan kendaraan dan lain-lain • Kaca, biasanya dibuat menjadi akuarium, piring, gelas dan lain-lain • Bambu, dapat di buat menjadi kentongan, ayaman dinding, pagar dan lain-lain.

Pelajari Lebih Lanjut : 1. Teknik pembuatan kerajinan tangan brainly.co.id/tugas/31359532 2. Alat dan bahan dalam pembuatan kerajinan tangan brainly.co.id/tugas/5854334 3.

barang bekas yang dapat di daur ulang untuk kerajinan brainly.co.id/tugas/7463248 Detail Jawaban : Kelas : 10 Mapel: Wirausaha Bab: 2 Kode: - #TingkatkanPrestasimu Made Sukses mendapatkan data biaya untuk memproduksi 1.000 unit kerajinan sebagai berikut :- Biaya Bahan Baku Rp 20.000.000- Biaya Tenaga Kerja Langsu … ng Rp 10.000.000- Biaya Overhead Rp 2.000.000- Biaya Marketing Rp.

3.000.000.Apabila made sukses mengharapkat profit margin sebesar 20%, hitunglah harga jual/unit.​ Berikut ini merupakan informasi pada PT Mitra Karya pada tahun 202X : 1. Sediaan produk dalam proses, 1 Jan 202X Rp 40.000.000 2. Sediaan produk dalam … proses, 31 Des 202X Rp 15.000.000 3. Kos bahan baku Rp 125.000.000 4. Kos tenaga kerja langsung Rp 140.000.000 5. Kos overhead pabrik Rp 75.000.000 6. Sediaan produk jadi, 1 Jan 202X Rp 25.000.000 7.

Sediaan produk jadi, 31 Des 202X Rp 70.000.000 8. Penjualan Rp 500.000.000 9.

berikan contoh atas 6 sumber daya pendukung pembuatan kerajinan dengan inspirasi budaya non benda

Biaya pemasaran dan administrasi Rp 20.000.000 Berapakah total kos produksi (buat dalam format laporan kos produksi)??​ Setelah mempelajari materi di sesi ini, kita dapat memahami pentingnya proses komunikasi bagi perusahaan bisnis dalam upaya mencapai tujuannya.

Oleh k … arenanya, pebisnis perlu tahu cara berkomunikasi yang tepat dan efektif kepada target pasar, melalui berbagai sarana atau alat yang digunakan. Apabila kita mengamati apa yang berkembang dewasa ini, komunikasi dengan menggunakan teknologi internet semakin populer, bahkan mendominasi dalam kegiatan bisnis.

Menurut Anda, apakah proses komunikasi melalui internet dapat menggantikan secara penuh proses komunikasi secara konvensional di suatu perusahaan bisnis?

Ungkapkan pandangan anda beserta alasannya di forum ini! Catatan: Jangan lupa ya teman-teman….dalam berdiskusi perhatikan hal-hal berikut: Hindari plagiasi, karena pendapat atau ulasan yang sifatnya plagiasi tidak akan kami beri nilai dalam memberikan pendapat jangan hanya menyampaikan kata "saya setuju dengan pendapat …." tanpa diberi penjelasan mengapa setuju, karena pendapat seperti itu tidak akan kami nilai forum diskusi adalah tempat untuk berdiskusi antar peserta tuton, oleh karena itu jangan menyampaikan pendapat dalam file tersendiri, karena akan mengurangi nilai Anda bila mengutip dari buku atau sumber lain, tulis sumber kutipan, kemudian aplikasikan tulisan yang Anda kutip dalam kegiatan nyata yang telah Anda lakukan atau pernah Anda saksikan, tidak semata-mata hanya mengutip dari sumber lain, karena bila hanya semata-mata mengutip maka nilai tidak bisa maksimal SOAL KASUS A: Catatkan Pengiriman Lebih dari 1 Juta Paket Per Hari Berdiri sejak tahun 2014, SiCepat Ekspres sebagai perusahaan ekspedisi Tanah Air te … lah memasuki usianya yang ke-7 tahun.

Di momen pertambahan usia kali ini, SiCepat Ekspres telah mencatatkan kinerja baik selama tahun 2020 dengan pengiriman paket lebih dari 1 juta paket per hari dan kenaikan transaksi lebih dari Rp 3,5 triliun atau tumbuh sekitar 194% dari tahun sebelumnya.

Pertanyaan Soal Kasus A: Jelaskan manfaat dilakukannya perencanaan pemasaran SiCepat Ekspres, kaitkan dengan teori/konsep relevan!

Terdapat perbedaan antara perencanaan pemasaran dengan perencanan perusahaan. Berdasarkan kasus A di atas, identifikasi mana data di kasus tersebut yang mencerminkan perencanan pemasaran SiCepatEkspres! (Dalam menjawab harap mendasarkan pada konsep/teori relevan)! SOAL KASUS B: PUMA Running: Segmen Perempuan Adalah Masa Depan Olahraga Lari Banyak cara yang bisa dilakukan oleh para merek untuk menjaga dan memperpanjang daur hidup produk mereka. Salah satu cara yang paling umum adalah melakukan diversifikasi atau meremajakan produk yang sudah ada.

Melakukan segmentasi pun juga penting. Termasuk memetakan ulang target segmen yang dituju. Pertanyaan Soal Kasus B: Berdasarkan kasus B di atas, berikan analisis lingkungan dari target pasar Puma Running berdasar aspek demografi. Jelaskan juga aspek kebutuhan dan keinginan target pasar!

Berdasarkan kasus di atas, jelaskan dasar segmentasi pasar Puma Runnning dengan mengidentifikasi siapa yang membeli (berdasar aspek demografi, gaya hidup) dan mengapa mereka membeli (berdasar aspek manfaat yang diinginkan)!

READY Jwbn EKMA4569 only 40k. InsyaAllah amanah, jwbn gak ngasal. Cuss WA nol dlapan lima satu - enam tiga satu sembilan - sembilan tiga empat sembilan (Ora Saru) 100% Terpercaya.
Perancangan Dan Produksi Kerajinan Dengan Inspirasi Budaya Nonbenda Perancangan berikan contoh atas 6 sumber daya pendukung pembuatan kerajinan dengan inspirasi budaya non benda produksi didasari oleh data yang telah diperoleh melalui Tugas 2 tentang Ragam Budaya Nonbenda dan Tugas 3 tentang Identifikasi Ragam Material dan Teknik produksi di lingkungan sekitar.

Budaya tradisional daerah dan material serta teknik khas daerah merupakan potensi yang harus dikembangkan sehingga lestari dan menjadi manfaat bagi daerah. Setiap daerah di Indonesia memiliki budaya tradisional yang berbeda-beda.

Pengembangan dari setiap budaya tradisional tersebut akan menjadi kekayaan bersama yang luar biasa, yang akan memberikan warna bagi kemajuan bangsa Indonesia di masa depan. Salah satu kekayaan pengembangan budaya tradisi adalah melalui pengembangan kerajinan.

berikan contoh atas 6 sumber daya pendukung pembuatan kerajinan dengan inspirasi budaya non benda

Proses Perancangan Dan Produksi Kerajinan Dengan Inspirasi Budaya diawali dengan pemilihan sumber inspirasi dan pencarian ide produk kerajinan, pembuatan sketsa ide, pembuatan studi model kerajinan, dilanjutkan dengan pembuatan petunjuk produksi. Ide kerajinan dengan inspirasi budaya lokal akan dikembangkan menjadi produk kerajinan yang akan diproduksi dan siap dijual.

Dengan demikian produk yang dihasilkan harus memiliki nilai estetik dan inovasi agar diminati pasar. Perancangan kerajinan dengan inspirasi budaya nonbenda akan menerjemahkan sesuatu yang abstrak (tak berbenda) menjadi benda (berwujud).

Misalnya, inspirasi diambil dari sebuah cerita rakyat (tak berbenda) menjadi sebuah diorama mini yang menggambarkan salah satu adegan dalam cerita rakyat tersebut. Contoh lain adalah mengambil inspirasi dari kepercayaan simbolis (tak berbenda), burung enggang untuk dibuat menjadi ide untuk tekstil atau busana (benda). Tahapan penerjemahan meliputi: pemahaman terhadap makna simbol; mencari kata kunci yang dapat menjadi dasar dari pengembangan ide produk; mencari ide-ide fungsi dan bentuk kerajinan.

1. Pencarian Ide Produk Kita telah mengenali berbagai kekayaan budaya non benda di daerah setempat, tokoh-tokoh cerita rakyat, filosofi dari pantun, simbolsimbol, cerita rakyat dan tarian tradisional. Pengetahuan dan apresiasi kita terhadap hal-hal tersebut dapat mendorong munculnya ide untuk berikan contoh atas 6 sumber daya pendukung pembuatan kerajinan dengan inspirasi budaya non benda produk kerajinan.

Ide bisa muncul secara tidak berurutan, dan tidak lengkap, tetapi dapat juga muncul secara utuh. Salah satu dari kita bisa saja memiliki ide tentang suatu bentuk unik yang akan dibuat. Ide bentuk tersebut akan menuntut kita untuk memikirkan teknik apa yang tepat digunakan dan produk apa yang tepat untuk bentuk tersebut.

Salah satu dari kita juga bisa saja mendapatkan ide atau bayangan tentang sebuah produk yang ingin dibuatnya, material, proses dan alat yang akan digunakan secara utuh. Untuk memudahkan pencarian ide atau gagasan untuk rancangan kerajinan dengan inspirasi budaya non benda, mulailah dengan memikirkan hal-hal di bawah ini.

• Budaya nonbenda apa yang akan menjadi inspirasi? • Produk kerajinan apa yang akan dibuat? • Mengapa produk kerajinan tersebut dibuat?

• Siapa yang akan menggunakan produk kerajinan tersebut? • Bahan/material apa yang apa saja yang akan dipakai? • Warna dan/atau motif apa yang akan digunakan? • Adakah teknik warna tertentu yang akan digunakan? • Bagaimana proses pembuatan produk tersebut? • Alat apa yang dibutuhkan? Pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat diungkapkan dan didiskusikan dalam kelompok dalam bentuk curah pendapat (brainstorming). Pada proses brainstorming ini, setiap anggota kelompok harus membebaskan diri untuk menghasilkan ide-ide yang beragam dan sebanyak-banyaknya.

Beri kesempatan juga untuk munculnya ide-ide yang tidak masuk akal sekalipun. Tuangkan ide-ide tersebut ke dalam bentuk tulisan atau sketsa. Kunci sukses dari tahap brainstorming dalam kelompok adalah jangan ada perasaan takut salah, setiap orang berhak mengeluarkan pendapat, saling menghargai pendapat teman, boleh memberikan ide yang merupakan perkembangan dari ide sebelumnya, dan jangan lupa mencatat setiap ide yang muncul.

Curah pendapat dilakukan dengan semangat untuk menemukan ide baru dan inovasi. Semangat dan keberanian kita untuk mencoba membuat inovasi baru akan menjadi bekal kita berkarya di masa depan.

2. Membuat Gambar/Sketsa Ide-ide produk Perancangan Dan Produksi Kerajinan Dengan Inspirasi Budaya, rencana atau rancangan dari produk kerajinan digambarkan atau dibuatkan sketsanya agar ide yang abstrak menjadi berwujud. Ide-ide rancangan dapat digambarkan pada sebuah buku atau lembaran kertas, dengan menggunakan pinsil, spidol atau bolpoin dan sebaiknya hidari penggunaan penghapus.

Tariklah garis tipis-tipis dahulu. Jika ada garis yang dirasa kurang tepat, abaikan saja, buatlah garis lain pada bidang kertas yang sama. Demikian seterusnya sehingga kamu berani menarik garis dengan tegas dan tebal. Gambarkan idemu sebanyak-banyaknya, dapat berupa variasi produk, satu produk yang memiliki fungsi sama, tetapi dengan bentuk yang berbeda, produk dengan bentuk yang sama dengan warna dan motif yang berbeda.

3. Pilih Ide Terbaik Setelah kamu menghasilkan banyak ide dan menggambarkannya dengan sketsa, mulai pertimbangkan ide mana yang paling baik, menyenangkan dan memungkinkan untuk dibuat.

4. Prototyping atau Membuat Studi Model Sketsa berikan contoh atas 6 sumber daya pendukung pembuatan kerajinan dengan inspirasi budaya non benda yang dibuat pada tahap-tahap sebelumnya adalah format dua dimensi. Artinya hanya digambarkan pada bidang datar. Kerajinan yang akan dibuat berbentuk tiga dimensi. Maka, studi bentuk selanjutnya dilakukan dalam format tiga dimensi, yaitu dengan studi model. Studi model dapat dilakukan dengan material sebenarnya maupun bukan material sebenarnya.

5. Perencanaan Produksi Tahap selanjutnya adalah membuat perencanaan untuk proses produksi atau proses pembuatan kerajinan tersebut. Prosedur dan langkahlangkah kerja dituliskan secara jelas dan detail agar pelaksanaan produksi dapat dilakukan dengan mudah dan terencana. Produksi Kerajinan dengan Inspirasi Budaya Nonbenda Proses produksi kerajinan dengan inspirasi budaya lokal nonbenda berdasarkan daya dukung yang dimiliki oleh daerah setempat.

• Bahan Baku • Teknik Produksi • Sumber Daya Manusia Kegiatan produksi diawali dengan persiapan produksi. Persiapan produksi dapat berupa pembuatan gambar teknik (gambar kerja) atau gambar pola. Gambar kerja atau pola akan menjadi patokan untuk kebutuhan pembelian dan persiapan bahan. Tahap selanjutnya adalah pengerjaan. Kerjakan setiap tahap sesuai dengan perencanaan produksi yang sudah dibuat sebelumnya.

Tahapan produksi secara umum terbagi atas pembahanan, pembentukan, perakitan, dan finishing. Tahap pembahanan adalah mempersiapkan bahan atau material agar siap dibentuk untuk Perancangan Dan Produksi Kerajinan Dengan Inspirasi Budaya.

Tahapan proses pembahanan dilanjutkan dengan proses pembentukan. Pembentukan bahan baku bergantung pada jenis material, bentuk dasar material dan bentuk produk yang akan dibuat. Material kertas dibentuk dengan cara dilipat. Kayu, bambu dan rotan lainnya dapat dibentuk dengan cara dipotong atau dipahat. Pemotongan bahan dibuat sesuai dengan bentuk yang direncanakan. Pemotongan dan pemahatan juga biasanya digunakan untuk membuat sambungan bahan, seperti menyambungkan bilahbilah papan atau dua batang bambu.

Pembentukan besi dan rotan, selain dengan pemotongan, dapat menggunakan teknik pembengkokan. Pembentukan besi juga dapat menggunakan teknik las. Logam lempengan dapat dibentuk dengan cara pengetokan.

Tahap terakhir adalah finishing. Finishing dilakukan sebagai tahap terakhir sebelum produk tersebut dimasukan ke dalam kemasan. Finishing dapat berupa penghalusan dan/atau pelapisan permukaan. Penghalusan yang dilakukan diantaranya penghalusan permukaan kayu dengan amplas atau menghilangkan lem yang tersisa pada permukaan produk. Finishing dapat juga berupa pelapisan permukaan atau pewarnaan agar produk yang dibuat lebih awet dan lebih menarik. Baca Juga • Perencanaan Usaha Dalam Kerajinan Dengan Inspirasi Budaya Nonbenda • Karakteristik Dalam Kewirausahaan Kerajinan Dengan Inspirasi Budaya Nonbenda • Menginterpretasi Dan Mendeskripsikan Dalam Naskah Lakon Teater Modern Indonesia Demikian Artikel Perancangan Dan Produksi Kerajinan Dengan Inspirasi Budaya Nonbenda Yang Saya Buat Semoga Bermanfaat Ya Mbloo:)

Contoh Kerajinan Inspirasi Budaya Non Benda




2022 www.videocon.com