Pregabalin 75 mg obat apa

pregabalin 75 mg obat apa

Pregabalin adalah obat nyeri saraf yang telah disetujui untuk penggunaan medis di Amerika Serikat pada 2004. Obat ini masih satu keluarga dengan gabapentin yang lebih umum digunakan sebagai obat saraf. Berikut adalah beberapa informasi mendalam mengenai obat pregabalin, manfaat, dosis, serta cara penggunaannya.

Untuk apa obat pregabalin? Pregabalin adalah obat yang digunakan untuk mengobati epilepsi, nyeri saraf (neuropatik), fibromyalgia, dan gangguan kecemasan.

Obat ini digunakan sebagai terapi tambahan untuk mengatasi kejang parsial pada penderita epilepsi. Obat ini juga digunakan sebelum operasi untuk mengurangi rasa sakit, tetapi dapat menyebabkan efek mengantuk yang lebih besar serta kemungkinan muncul gangguan penglihatan. Apa fungsi dan manfaat pregabalin?

Pregabalin berfungsi untuk mengobati nyeri akibat fibromyalgia, nyeri saraf pada penderita diabetes (neuropati diabetik), dan neuralgia pasca herpes, atau cedera tulang belakang. Obat ini bekerja dengan cara memperlambat impuls di otak yang menyebabkan kejang.

Pregabalin juga memengaruhi bahan kimia di otak yang mengirimkan sinyal rasa sakit ke seluruh sistem saraf. Pregabalin juga digunakan dengan obat lain untuk mengobati kejang parsial pada orang dewasa dan anak-anak yang berusia minimal 1 bulan. Dalam dunia medis, secara spesifik obat ini digunakan untuk mengatasi masalah kesehatan berikut: Nyeri neuropatik perifer Pregabalin diizinkan untuk digunakan pregabalin 75 mg obat apa pengobatan pregabalin 75 mg obat apa neuropatik perifer atau sentral pada orang dewasa.

National Institute for Health and Care Excellence (NICE) merekomendasikan pregabalin sebagai pilihan pengobatan lini pertama untuk orang dewasa dengan semua nyeri neuropatik (kecuali trigeminal neuralgia). Bukti menunjukkan bahwa pregabalin oral dengan dosis 300mg atau 600mg setiap hari memiliki efek terapi yang baik untuk mengobati nyeri pada beberapa orang dengan nyeri neuropatik sedang atau berat.

Namun, pregabalin tidak efektif untuk nyeri neuropatik yang terkait dengan HIV. Terapi tambahan untuk kejang parsial pada epilepsi Pregabalin memiliki struktur yang mirip dengan salah satu neurotransmitter kimia utama di otak manusia, GABA (asam gamma aminobutyric). GABA adalah neurotransmitter untuk mencegah sel-sel saraf di otak bekerja terlalu cepat, seperti yang terjadi pada kasus kejang. Beberapa ahli medis telah memelajari seberapa baik pregabalin dalam mengontrol kejang pada sejumlah besar penderita epilepsi.

Ketika pregabalin digunakan sebagai obat penunjang yang dikombinasikan dengan obat kejang lain, sejumlah orang mengalami penurunan kejang yang signifikan dengan efek samping tidak terlalu merepotkan. Namun, pregabalin bukanlah obat kejang tambahan terbaik untuk semua orang. Terkadang, serangkaian obat kombinasi harus diberikan sebelum menemukan alternatif yang terbaik untuk individu.

Pregabalin memang memiliki keunggulan dibandingkan beberapa obat lain yang digunakan untuk terapi tambahan.

pregabalin 75 mg obat apa

Dengan kombinasi obat ini pula dokter tidak perlu mengubah berapa banyak obat pertama yang diresepkan. Minimnya interaksi juga membuat pregabalin menjadi pilihan yang baik bagi orang yang membutuhkan obat untuk gangguan lain. Fibromyalgia Fibromyalgia (FM) adalah penyebab paling umum dari nyeri tubuh kronis pada manusia secara luas. Gejala yang dapat diamati termasuk gangguan tidur, kelelahan, gangguan fungsi fisik, perubahan suasana hati dan efek negatif pada kualitas hidup yang berhubungan dengan kesehatan.

Dalam mengatasi masalah ini, pregabalin dapat diberikan secara oral dengan dosis bertahap. Pregabalin bekerja dengan cara menghambat pelepasan pronociceptive neurotransmitter di sistem saraf pusat.

Hal inilah yang mendasari manfaat terapeutiknya pada pregabalin 75 mg obat apa FM. Pada dosis yang telah disetujui, pregabalin oral memiliki banyak manfaat terapeutik dengan efek samping yang dapat ditoleransi.

Daya pereda nyeri pregabalin secara klinis telah dibuktikan setidaknya selama 6 bulan, tetapi penelitian jangka panjang masih pregabalin 75 mg obat apa karena kebanyakan pasien memiliki gejala selama beberapa dekade. Gangguan kecemasan Pregabalin telah disetujui European Union (UE) untuk pengobatan gangguan kecemasan umum (GAD) pada orang dewasa.

Obat ini memiliki mekanisme kerja relatif berbeda terhadap agen anti-kecemasan lainnya. Obat ini dapat mengikat saluran kalsium yang bergantung pada tegangan sel pengirim sinyal di otak (presinaptik) yang mengarah ke penghambatan rangsang neurotransmisi.

Efek yang terjadi sangat cepat dengan aktivitas spektrum luas terhadap kondisi psikis dan gejala somatik GAD. Dalam studi jangka panjang, pregabalin dapat memperbaiki gejala kecemasan yang terjadi sebagai respons terhadap pengobatan jangka pendek dan menunda waktu kekambuhan GAD. Gejala umum GAD, seperti insomnia, gejala gastrointestinal dan depresi subsindromal secara khusus dapat diatasi oleh pregabalin. Pengobatan dengan pregabalin umumnya dapat ditoleransi dengan baik, profil efek samping yang tidak terlalu berisiko, serta potensi penyalahgunaan obat ini cukup rendah.

Obat ini dianggap sebagai agen lini pertama untuk pengobatan GAD jangka panjang oleh Federasi Dunia Masyarakat Psikiatri Biologis. Akan tetapi, harus ditekankan bahwa penelitian yang membandingkan pregabalin dengan inhibitor reuptake serotonin selektif (SSRI) atau norepinefrin reuptake inhibitor (SNRI) saat ini masih kurang memadai.

Merek dan harga obat pregabalin Obat ini telah dipasarkan dengan nama generik dan nama paten yang disetujui oleh BPOM Indonesia. Berikut beberapa nama generik dan paten yang umum beredar di pasaran: Nama generik • Pregabalin kapsul 75mg, diproduksi oleh Novell Pharma yang biasa dijual dengan harga Rp7.818/kapsul. • Pregabalin kapsul 150mg, diproduksi oleh Novell Pharma yang biasa dijual dengan harga Rp12.039/kapsul. • Pregabalin 75mg, sediaan kapsul yang diproduksi Dexa Medica, bisa kamu dapatkan dengan harga Rp10.163/kapsul.

• Pregabalin 150mg, sediaan kapsul mengandung pregabalin 150mg yang bisa kamu dapatkan dengan harga Rp14.245/kapsul. • Pregabalin 75mg, sediaan kapsul yang diproduksi PT Mahakam Beta Farma. Obat ini bisa kamu dapatkan denga harga Rp8.781/kapsul.

Nama dagang/paten • Provelyn 50mg, sediaan berupa kapsul yang bisa kamu dapatkan dengan harga Rp8.598/kapsul. • Labalin 150mg, sediaan kapsul ini bisa kamu dapatkan dengan harga sekitar Rp17.131/kapsul.

• Provelyn 75mg, sediaan kapsul yang bisa kamu dapatkan dengan harga Rp14.727/kapsul. • Nomathic 75mg, sediaan kapsul ini bisa kamu dapatkan dengan harga Rp9.279/kapsul. • Lyrica tablet, mengandung pregabalin 150mg yang biasa dijual dengan harga Rp30.241/tablet. • Leptica kapsul, mengandung pregabalin 75mg yang bisa kamu dapatkan dengan harga Rp12.134/kapsul. • Aprion kapsul, mengandung pregabalin 150mg.

Obat ini bisa kamu dapatkan dengan harga Rp14.918/kapsul. Bagaimana cara minum pregabalin? Ikuti petunjuk cara pakai serta dosis yang tertera dalam label resep obat.

pregabalin 75 mg obat apa

Terkadang dokter mengubah dosis penggunaan obat. Ikuti apa yang diarahkan dokter. Obat bisa diminum dengan atau tanpa makanan. Minum obat di waktu yang sama setiap hari.

Biasanya obat diminum malam hari sebelum pregabalin 75 mg obat apa. Takar obat cair dengan hati-hati. Gunakan jarum suntik yang disediakan, atau gunakan alat pengukur dosis obat (bukan sendok makan). Jangan menghentikan konsumsi obat ini secara tiba-tiba, meskipun gejala penyakit telah hilang. Berhenti tiba-tiba dapat menyebabkan peningkatan kejang atau gejala adiksi. Ikuti instruksi dokter tentang pengurangan dosis setidaknya selama satu minggu sebelum berhenti sepenuhnya.

Simpan obat pada suhu kamar jauh dari kelembaban, panas, dan cahaya matahari apabila telah selesai digunakan. Berapa dosis obat pregabalin? Dosis dewasa Terapi tambahan pada kejang parsial dan epilepsi • Dosis awal diberikan 150mg per hari dan dapat ditingkatkan sampai dengan 300mg per hari setelah 1 minggu. • Dosis maksimal 600mg diminum setiap hari setelah satu minggu. Semua dosis diberikan dalam 2 atau 3 dosis terbagi. • Sesuaikan dosis sesuai dengan respons efek terapi pengobatan dan toleransi pasien.

Fibromyalgia • Dosis awal diberikan 150mg per hari. Dosis dapat ditingkatkan menjadi 300mg per hari setelah 1 minggu. • Dosis maksimal yang dapat diberikan adalah 450 mg setiap hari. • Semua dosis diberikan dalam 2 atau 3 dosis terbagi.

Sesuaikan dosis dengan respons dan toleransi pasien. Nyeri neuropatik • Dosis awal diberikan 150mg per hari, dapat ditingkatkan hingga 300mg per hari setelah interval 3-7 hari. • Dosis maksimal yang bisa diberikan adalah 600mg setiap hari setelah interval 7 hari. • Semua dosis diberikan dalam 2 pregabalin 75 mg obat apa 3 dosis terbagi. Sesuaikan dosis sesuai dengan respons dan toleransi pasien. Gangguan kecemasan • Dosis awal yang dapat diberikan adalah 150mg per hari.

Dosis dapat ditingkatkan dengan peningkatan 150mg per minggu. • Dosis maksimal 600mg setiap hari. • Semua dosis diberikan dalam 2 atau 3 dosis terbagi. Sesuaikan dosis sesuai dengan respons dan toleransi pasien. Apakah pregabalin aman untuk ibu hamil dan menyusui? U.S. Food and Drug Administration (FDA) memasukkan obat ini dalam kategori C, yakni penelitian pada hewan menunjukkan efek samping pada janin (teratogenik). Namun, belum ada penelitian yang memadai pada wanita hamil.

Penggunaan obat pada wanita hamil hanya dapat dilakukan dengan pertimbangan manfaat yang didapat lebih besar dari risiko yang ditimbulkan.

Obat ini juga masih belum diketahui apakah dapat terserap dalam ASI. Penggunaan obat ini, baik untuk ibu hamil atau menyusui harus berdasarkan arahan dari dokter.

Apa efek samping obat pregabalin yang mungkin terjadi? Obat ini dapat menyebabkan reaksi alergi yang parah. Hentikan konsumsi jika muncul gejala berikut: • Gatal-gatal atau lecet pada kulit, sulit bernapas, pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

• Perubahan suasana hati atau perilaku, depresi, kecemasan, serangan panik, kesulitan tidur, mudah tersinggung, gelisah, agresif, hiperaktif (mental atau fisik), berpikir tentang bunuh diri atau menyakiti diri sendiri.

• Susah bernapas • Kulit, bibir, jari tangan, dan jari kaki membiru • Kebingungan, kantuk atau kelemahan ekstrem • Gangguan penglihatan • Luka pada kulit (Jika kamu menderita diabetes) • Mudah memar • Muncul pendarahan yang tidak biasa • Penambahan berat badan yang cepat (terutama jika menderita diabetes atau masalah jantung) • Nyeri otot atau nyeri tekan (terutama jika mengalami demam atau tidak enak badan).

• Pernapasan lambat dengan jeda yang lama, bibir berwarna biru, atau kesulitan untuk bangun. Masalah pernapasan mungkin lebih sering dijumpai pada lansia. Efek samping umum yang mungkin terjadi: • Pusing • Mengantuk • Bengkak di tangan dan kaki • Kesulitan berkonsentrasi • Nafsu makan meningkat • Penambahan berat badan • Mulut kering • Penglihatan kabur Peringatan dan perhatian Pregabalin tidak digunakan oleh siapapun yang berusia di bawah 18 tahun untuk mengobati nyeri saraf yang disebabkan oleh fibromyalgia, diabetes, herpes zoster, atau cedera tulang belakang.

Beritahu dokter mengenai obat apa saja yang kamu konsumsi, terutama obat antidepresan (oxycodone), benzodiazepine (seperti lorazepam), dan obat golongan ACE Inhibitor.

Obat-obatan ACE Inhibitor dapat meningkatkan risiko angioedema. Pregabalin tidak disetujui untuk mengobati kejang pada siapapun yang berusia di bawah 1 bulan. Pada beberapa orang yang memiliki kecenderungan bunuh diri atau depresi, penggunaan obat ini harus dengan pengawasan ketat dari dokter. Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7.

Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini! Pregabalin adalah obat untuk mengatasi nyeri saraf (nyeri neuropati) akibat diabetes (neuropati diabetik), herpes zoster ( neuralgia postherpetic), cedera tulang belakang, atau fibromyalgia.

Selain itu, pregabalin juga bisa digunakan untuk mengatasi kejang dan gangguan kecemasan. Pregabalin termasuk ke dalam golongan obat antikonvulsan. Obat ini bekerja dengan mengurangi aktivitas listrik yang abnormal di sistem saraf.

Dengan begitu, nyeri dan kejang bisa mereda. Perlu diketahui bahwa obat ini hanya digunakan untuk meredakan keluhan dan tidak bisa menyembuhkan kejang atau penyakit yang menyebabkan nyeri saraf. Obat ini tersedia dalam bentuk kapsul dan hanya boleh digunakan dengan resep dokter. Merek dagang pregabalin: Aprion, Glinov, Leptica, Lyrica, Neufar, Nomathic, PGB, Pregabalin, Prelin, Pregex, Provelyn Apa Itu Pregabalin Golongan Obat resep Kategori Antikonvulsan Manfaat Meredakan nyeri akibat neuropati diabetik, herpes zoster, fibromyalgia, atau meredakan kejang serta gangguan kecemasan Dikonsumsi oleh Dewasa Pregabalin untuk ibu hamil dan menyusui Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, namun belum ada studi terkontrol pada wanita hamil.

Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin. Pregabalin belum diketahui terserap ke dalam ASI atau tidak. Bila Anda sedang menyusui, jangan menggunakan obat ini tanpa berkonsultasi dulu dengan dokter.

Bentuk obat Kapsul Peringatan Sebelum Mengonsumsi Preganalin Pregabalin tidak boleh dikonsumsi sembarangan. Berikut ini adalah hal yang perlu Anda perhatikan sebelum mengonsumsi pregabalin: • Jangan mengonsumsi pregabalin jika Anda alergi terhadap obat ini.

• Beri tahu dokter jika Anda pernah atau sedang mengalami penyakit ginjal, penyakit jantung, diabetes, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), trombositopenia, gangguan mood, keinginan bunuh diri, atau depresi.

• Beri tahu dokter jika Anda pernah mengalami penyalahgunaan NAPZA atau kecanduan alkohol. • Jangan mengemudikan kendaraan atau mengoperasikan alat yang membutuhkan kewaspadaan, selama menjalani pengobatan dengan pregabalin, karena obat ini dapat menyebabkan pusing dan mengantuk. • Beri tahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan lain, termasuk suplemen atau produk herbal.

• Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan. • Beri tahu dokter bahwa Anda sedang mengonsumsi pregabalin, terutama jika sedang merencanakan operasi, termasuk operasi gigi. • Segera temui dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat, efek samping yang serius, atau overdosis, setelah mengonsumsi pregabalin.

Dosis dan Aturan Pakai Pregabalin Dokter akan memberikan dosis dan menentukan lama pengobatan sesuai dengan kondisi yang dialami pasien. Berikut ini adalah dosis pregabalin untuk orang dewasa berdasarkan kondisi yang ditangani: • Kondisi: Nyeri saraf (nyeri neuropati) Dosis 150 mg per hari, dibagi ke dalam 2–3 jadwal konsumsi. Dosis dapat ditingkatkan menjadi 300 mg per hari setelah 3–7 hari.

Dosis maksimal 600 mg per hari. • Kondisi: Fibromyalgia Dosis 150 mg per hari, dibagi ke dalam 2–3 jadwal konsumsi. Dosis dapat ditingkatkan menjadi 300 mg per hari setelah 1 minggu. Dosis maksimal 450 mg per hari. • Kondisi: Nyeri pascainfeksi herpes zoster atau postherpetic neuralgia Dosis 75–150 mg per hari 2 kali sehari.

Dosis maksimal 600 mg per hari. • Kondisi: Kejang parsial Dosis 150 mg per hari, dibagi ke dalam 2–3 jadwal konsumsi. Dosis dapat ditingkatkan menjadi 300 mg per hari setelah 1 minggu. Dosis maksimal 600 mg per hari. • Kondisi: Gangguan kecemasan Dosis 150 mg per hari, dibagi ke dalam 2–3 jadwal konsumsi. Dosis dapat ditingkatkan menjadi 150 mg per minggu. Dosis maksimal 600 mg tiap hari. Cara Mengonsumsi Pregabalin dengan Benar Pastikan untuk mengikuti anjuran dokter dan membaca petunjuk pada kemasan obat dalam mengonsumsi pregabalin.

Jangan menambahkan atau mengurangi dosis, serta jangan menggunakan obat melebihi jangka waktu yang dianjurkan. Pregabalin dapat dikonsumsi sebelum atau setelah makan. Minumlah pregabalin kapsul dengan segelas air putih untuk menelan tablet pregabalin. Pastikan ada jarak waktu yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya. Usahakan untuk mengonsumsi pregabalin pada jam yang sama setiap harinya agar pengobatan maksimal.

Lakukan kontrol sesuai dengan jadwal yang diberikan oleh dokter, sehingga kondisi dan respons terapi dapat terpantau. Simpan pregabalin dalam suhu ruangan dan hindarkan dari paparan sinar matahari langsung. Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak. Interaksi Pregabalin dengan Obat Lain Berikut ini adalah interaksi antarobat yang dapat terjadi jika menggunakan pregabalin bersamaan dengan obat lain: • Peningkatan risiko terjadinya angioedema jika digunakan bersama obat golongan Pregabalin 75 mg obat apa inhibitor • Peningkatan risiko terjadinya efek samping yang fatal, seperti koma atau gangguan pernapasan, jika digunakan bersama obat golongan opioid, seperti codein, hydrocodone, atau oxycodone • Peningkatan risiko terjadinya efek samping, seperti pusing, kantuk, bingung, atau sulit berkonsentrasi, jika digunakan bersama lorazepam, metoclopramide, atau alprazolam Efek S amping dan Bahaya Pregabalin Penggunaan pregabalin menimbulkan efek samping yang bervariasi pada setiap pasien.

Efek samping yang mungkin muncul adalah: • Kantuk • Pusing • Sakit kepala • Mulut kering • Mual • Rasa lelah • Muntah • Sembelit • Berat badan bertambah • Perubahan mood • Gangguan keseimbangan • Tremor Lakukan pemeriksaan ke dokter jika efek samping di atas tidak kunjung mereda. Segera ke dokter jika muncul reaksi alergi obat yang bisa pregabalin 75 mg obat apa dengan munculnya ruam yang gatal dan bengkak, mata dan bibir yang membengkak, atau kesulitan bernapas.

Selain itu, Anda juga harus segera ke dokter jika mengalami efek samping yang lebih serius, seperti: • Gangguan penglihatan • Bengkak di tangan, lengan, atau kaki • Nyeri dada • Mengi atau sesak napas • Nyeri otot • Mudah memar • Muncul keinginan bunuh diri • Halusinasi
Pengertian Lyrica Lyrica adalah obat yang diproduksi oleh Pfizer Indonesia, yang memiliki kandungan Pregabalin.

Lyrica (Pregabalin) digunakan untuk: • Mengobati Nyeri neuropatik perifer & sentral pada orang dewasa • Mengobati rasa sakit yang disebabkan oleh kerusakan saraf akibat diabetes atau infeksi herpes zoster. • Mengobati nyeri saraf yang disebabkan oleh cedera tulang belakang. • Sebagai terapi tambahan pada orang dewasa dengan kejang parsial dengan atau tanpa generalisasi sekunder. • Pregabalin juga bisa digunakan untuk mengatasi kejang pada penderita epilepsi. • Generalized Anxiety Disorder (GAD)/kecemasan kronis yang ditandai dengan rasa khawatir dan tegang yang berlebihan.pada orang dewasa.

• Mengurangi rasa sakit dalam pengelolaan fibromyalgia/gangguan yang mempengaruhi otak dalam memproses sinyal rasa sakit. Mekanisme kerja obat ini Obat ini bekerja dengan mengurangi zat kimia di sel saraf yang memicu timbulnya nyeri atau kejang. Keterangan Lyrica • Golongan: Obat Keras • Kelas Terapi: Anti Konvulsan • Kandungan: Pregabalin 50 mg, 75 mg, 150 mg • Bentuk: Kapsul • Satuan Penjualan: Strip • Kemasan: Dus, 1 Strip @ 14 Kapsul • Farmasi: Pfzer Indonesia • Harga: Rp. 15.000 - Rp.

32.000/ Tablet Kegunaan Lyrica Lyrica digunakan untuk mengobati nyeri neuropatik perifer, terapi tambahan untuk seizure parsial dengan atau tanpa generalisasi sekunder. Dosis & Cara Penggunaan Lyrica Lyrica termasuk dalam golongan obat keras,sehingga penggunaannya harus berdasarkan resep Dokter.

• Dosis secara umum: 150-600 mg / hari dalam 2 atau 3 dosis terbagi. • Nyeri neuropatik Awalnya 75 mg dua kali sehari. Dapat ditingkatkan menjadi 150 mg dua kali sehari setelah interval 3 hingga 7 hari.

Maksimal: 300 mg dua kali sehari setelah minggu tambahan. • Pregabalin 75 mg obat apa Awalnya 75 mg dua kali sehari. Dapat ditingkatkan menjadi 150 mg dua kali sehari setelah 1 minggu. Maksimal: 300 mg dua kali sehari setelah minggu tambahan. • GAD (General Anxiety Disorder) dosis 150-600 mg / hari 2-3 dosis terbagi.

Pengobatan dapat dimulai dengan 150 mg / hari.

pregabalin 75 mg obat apa

Dapat ditingkatkan menjadi 300 mg / hari setelah 1 minggu. Setelah minggu tambahan, dosis dapat ditingkatkan menjadi 450 mg / hari. Dosis maksimum: 600 mg / hari dapat dicapai setelah minggu tambahan. • Fibromyalgia Dosis yang dianjurkan: 300-450 mg / hari diberikan dalam 2 dosis terbagi.

Awalnya 75 mg dua kali sehari (150 mg / hari), dapat ditingkatkan menjadi 150 mg dua kali sehari (300 mg / hari) dg dalam 1 minggu. Pasien yang tidak mengalami manfaat cukup dengan 300 mg / hari dapat ditingkatkan menjadi 225 mg dua kali sehari (450 mg / hari). • Lansia (> 65 tahun) Mungkin memerlukan pengurangan dosis karena penurunan fungsi ginjal. Lyrica Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Cara Penyimpanan Simpan pada suhu dibawah 30 derajat Celcius. Efek Samping Lyrica Efek samping yang mungkin terjadi adalah: • Pusing • Mengantuk • Nasofaringitis (infeksi yang menyerang nasofaring dan hidung) • Faringitis (peradangan dinding faring yang diakibatkan oleh bakteri atau virus) • Rhinitis (kelainan pada hidung dengan gejala sering mengalami bersin-bersin) • Nafsu makan meningkat • Suasana hati gembira • Disorientasi/kebingungan • Insomnia (susah tidur) • Penurunan libido • Ataksia (gangguan saraf) • Tremor (gemetar) • Disartria (kelainan pada sistem saraf sehingga mempengaruhi otot yang berfungsi untuk berbicara) • Amnesia (lupa ingatan) • Gangguan memori.

Kontraindikasi Tidak boleh digunakan pada pasien yang hipersensitif/memiliki alergi pada obat ini. Interaksi Obat • Aditif penurunan fungsi motorik kognitif & kasar yang disebabkan oleh oksikodon dengan pregabalin. • Dapat meningkatkan efek etanol & lorazepam. • Peningkatan Fungsi saluran pencernaan bawah dengan analgesik opioid. Kategori Kehamilan Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Lyrica ke dalam Kategori C: Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia.

Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin. Perhatian Menyusui Pregabalin diekskresikan dalam ASI. Karena keamanan pregabalin pada bayi belum diketahui, menyusui tidak dianjurkan selama pengobatan dengan pregabalin. Keputusan harus dibuat apakah akan menghentikan menyusui atau menghentikan terapi pregabalin dengan mempertimbangkan manfaat menyusui untuk anak dan manfaat terapi untuk wanita.

Tidak banyak dari kita yang pernah mendengar tentang obat yang satu ini. Lyrica (Pregabalin) adalah obat yang sangat bermanfaat dalam penanganan berbagai kasus penyakit yang berkaitan dengan saraf, baik diberikan tersendiri maupun dalam kombinasi dengan obat lainnya. Mari kita telaah lebih lanjut mengenai obat yang satu ini. Mengenai Lyrica Golongan: Obat resep Kemasan: Kapsul Kandungan: Pregabalin ( antikonvulsan) Apa itu Lyrica?

Lyrica atau Pregabalin ( nama generik) adalah obat yang dapat mengurangi hantaran signal nyeri dari saraf yang rusak sehingga digunakan dalam pengobatan nyeri saraf (neuralgia), epilepsi, fibromialgia dan gangguan cemas menyeluruh. Selain itu, Lyrica juga dapat diresepkan oleh dokter dalam penanganan kasus Restless Leg Syndrome, pencegahan serangan migraine, dan gejala putus alkohol.

Pada penanganan nyeri saraf, Lyrica (Pregabalin) direkomendasikan sebagai pengobatan lini pertama untuk nyeri yang dikarenakan neuropati diabetes (kerusakan saraf karena kencing manis), post herpetic neuralgia (nyeri yang timbul setelah infeksi Herpes Zoster), nyeri karena Spinal Cord Injury (cedera sumsum tulang belakang) dan Central Neuropathic Pain (nyeri dikarenakan adanya kerusakan atau gangguan pada sistem saraf pusat, yaitu pada otak ataupun batang otak).

Lyrica (Pregabalin)adalah termasuk salah satu obat lini pertama yang digunakan dalam terapi gangguan cemas menyeluruh dan memiliki efek anti cemas yang setara dengan obat-obat golongan benzodiazepam tetapi memiliki resiko lebih rendah untuk terjadinya ketergantungan terhadap obat. Efek Lyrica (Pregabalin) ini umumnya timbul setelah penggunaan kurang lebih 1 minggu dan menurut pengamatan jangka panjang obat ini menunjukkan efektivitas terapi yang baik tanpa adanya pembentukan toleransi dosis (kebutuhan menaikkan dosis).

Lebih lanjut, Lyrica (Pregabalin) juga memiliki efek positif terhadap pola tidur dan menimbulkan gangguan kognitif dan psikomotorik yang lebih rendah daripada obat-obat golongan benzodiazepam sehingga pasien diharapkan masih dapat mengambil keputusan, menyetir kendaraan sendiri dan bekerja seperti orang lain pada umumnya. Sebagai anti kejang pada epilepsi, Lyrica (Pregabalin) biasa diberikan dalam kombinasi bersama obat lain dan ketika diberikan tersendiri kurang terlihat manfaatnya pregabalin 75 mg obat apa dibandingkan dengan golongan anti kejang lainnya.

Dosis dan Cara Pemakaian Lyrica (Pregabalin) Lyrica (Pregabalin) adalah obat yang diresepkan dokter dan tersedia dalam sediaan kapsul berbagai dosis antara 25-300mg. Dosis terapi umumnya adalah pregabalin 75 mg obat apa mg per hari, dibagi dalam 2-3 kali pemberian.

Dosis maksimum adalah 450 mg per hari untuk penanganan fibromialgia dan 600mg per hari untuk nyeri saraf dan penanganan kejang. Lyrica (Pregabalin) sebaiknya diminum pada saat yang sama setiap harinya, sebelum ataupun sesudah makan. Dokter yang merawatmu akan menentukan dosis Lyrica (Pregabalin) yang sesuai dengan keluhan dan kondisi penyakitmu.

Umumnya pada tahap awal, kamu akan diresepkan dosis Lyrica (Pregabalin) yang rendah dan akan dinaikkan setiap 1 minggu sampai mencapai dosis optimal. Lyrica (pregabalin) dianjurkan untuk diminum secara teratur setiap hari dan bila ada kali pemberian yang terlewat, segeralah minum ketika teringat. Bila beberapa jam sudah berlalu ketika kamu teringat, kamu tidak perlu meminum dosis yang terlewat tetapi jangan lupa meminum dosis berikutnya sesuai jadwal.

Sangat tidak dianjurkan untuk meminum 2 dosis di saat bersamaan ketika ada kali pemberian yang terlewat. Bila doktermu merasa perlu menghentikan pemberian Lyrica (pregabalin), penghentiannya akan dilakukan secara bertahap dengan pengurangan dosis. Jangan lupa untuk selalu berkonsultasi dengan dokter yang merawat untuk memulai, menyesuaikan dosis ataupun menghentikan obat. Beritahukanlah pada dokter yang merawatmu bila kamu sedang hamil ataupun menyusui. Karena Lyrica (Pregabalin) adalh obat yang relatif baru, sampai saat ini belum diketahui secara pasti efeknya pada kehamilan dan menyusui.

Efek obat ini pada mereka yang berusia di bawah 18 tahun pun pregabalin 75 mg obat apa jelas. Penggunaan Lyrica (Pregabalin) pada kelompok-kelompok tersebut di atas sangat individual dan sangat memerlukan pertimbangan dokter yang merawat.

pregabalin 75 mg obat apa

Efek samping Lyrica (Pregabalin) Semua bahan obat tentunya memiliki efek samping yang tidak kita harapkan. Perlu diingat bahwa efek samping ini tidak selalu terjadi tapi sangat penting untuk diketahui. Berikut adalah efek samping yang umum ditemui saat kita mengkonsumsi Lyrica (Pregabalin).

• Rasa lelah • Pusing • Nyeri kepala • Mulut kering • Rasa mual dan muntah • Sulit buang air besar • Perut terasa penuh • Gangguan mood (rasa senang yang berlebihan) • Gangguan bicara • Gangguan konsentrasi • Perasaan bingung • Gangguan ingatan • Kecemasan • Gangguan koordinasi • Gangguan keseimbangan • Otot berkedut • Rasa lemah • Peningkatan nafsu makan • Kenaikan berat badan • Pembengkakan pada lengan, tangan, kaki, pergelangan kaki dan betis • Nyeri punggung Terkadang dapat pula dijumpai efek samping yang lebih serius.

Dalm kondisi seperti ini, segera hentikan penggunaan Lyrica (Pregabalin) dan hubungi dokter yang merawatmu. • Reaksi alergi • Pandangan kabur • Ruam • Gatal • Kulit melepuh • Pembengkakan pada daerah sekitar mata, tenggorokan, mulut, bibir, gusi, lidah, kepala dan leher pregabalin 75 mg obat apa Rasa sesak dan mengi • Nyeri otot • Nyeri dada Selain itu, Lyrica (Pregabalin) juga dapat mempengaruhi kejiwaan kita. Segera hubungi doktermu bila kamu mengalami serangan panik, resah, iritabilitas yang bertambah parah, cemas, depresi, agresif, mania (rasa senang berlebihan dan hiperaktivitas), memiliki pikiran bunuh diri dan perubahan mood dan perilaku lainnya.

Interaksi Lyrica (Pregabalin) dengan Obat dan Senyawa Lain Lyrica (Pregabalin) dapat berinteraksi dengan obat-obatan sebagai berikut • ACE Inhibitor (contoh : Captopril, Ramipril, Enalapril) • Antidepresan • Antihistamin • Anti cemas (termasuk Lorazepam) • Obat-obatan untuk penanganan gangguan kejiwaan dan kejang • Pioglitazone dan Rosiglitazone • Obat golongan narkotika untuk penanganan nyeri (termasuk Oksikodon) • Obat tidur Salah satu efek samping Lyrica (Pregabalin) adalah timbulnya rasa kantuk dan pusing.

Alkohol dapat meningkatkan rasa kantuk ini sehingga sangat tidak disarankan untuk mengkonsumsi Lyrica (Pregabalin) bersamaan dengan alkohol. Lyrica (Pregabalin) adalah obat yang sangat bermanfaat dalam penanganan berbagai kasus terutama yang disebabkan oleh kerusakan saraf. Sekilas kita sudah mempelajari manfaat obat yang satu ini. Jangan lupa untuk berkonsultasi dengan doktermu ketika kamu menggunakan obat satu ini. Perhatian • Beritahukan dokter bila sedang mengkonsumsi obat-obatan lain termasuk obat herbal dan suplemen.

• Beritahukan dokter bila memiliki riwayat gangguan ginjal, gangguan jantung dan lainnya. • Hindari mengemudi atau mengoperasikan alat berat setelah mengkonsumsi obat ini karena dapat menyebabkan rasa kantuk. • Hindari mengkonsumsi alkohol • Obat ini dapat menyebabkan perubahan pada kesehatan mental pasien, bahkan hingga muncul keinginan bunuh diri.

• Bila terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera periksakan diri ke dokter untuk penanganan lebih lanjut. Ajukan pertanyaan dengan promosi dan dapatkan jawabannya dalam 60 menit 40.000 HealthCoins Pertanyaan Anda akan dijawab dalam waktu 60 menit dan Anda akan menerima pemberitahuan secepatnya melalui email Jika pertanyaan Anda tidak terjawab dalam waktu 60 menit, kami akan mengembalikan 20.000 HealthCoins dan pertanyaan Anda akan diturunkan ke Pertanyaan Reguler.

Pertanyaan Anda akan dijawab pregabalin 75 mg obat apa waktu 24 jam sebagai gantinya. Jika pertanyaan Anda tidak terjawab dalam 24 jam, kami akan mengembalikan semua HealthCoins. (gratis) Pertanyaan Pregabalin 75 mg obat apa akan diprioritaskan bagi dokter, perawat, dan apoteker yang terverifikasi dalam waktu 2 hari agar Anda bisa mendapatkan jawaban yang lebih banyak Pesan Pengiriman Obat Ini Ingin beli obat ini?

Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek.

Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum. Chat di WhatsApp Standar Pemeriksaan Konten HonestDocs Konten ini ditulis atau ditinjau oleh praktisi kesehatan dan didukung oleh setidaknya tiga referensi dan sumber yang dapat dipercaya.

Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk mengirimkan konten yang akurat, komprehensif, mudah dipahami, terbaru, dan dapat ditindaklanjuti. Anda dapat membaca proses editorial lengkap di sini. Jika Anda memiliki pertanyaan atau komentar tentang artikel kami, Anda dapat memberi tahu kami melalui WhatsApp di 0821-2425-5233 atau email di [email protected] Buka di app
Pengertian Pregabalin Pregabalin adalah sediaan obat generik dalam bentuk kapsul yang diproduksi oleh beberapa perusahaan farmasi.

Pregabalin digunakan untuk mengobati rasa sakit dan nyeri pada saraf akibat kerusakan saraf akibat diabetes atau infeksi herpes zoster dan cedera tulang belakang. Pregabalin juga dapat mengurangi rasa sakit pada pasien dengan fibromyalgia (gangguan yang mempengaruhi otak dalam memproses sinyal rasa sakit) dan mengobati jenis kejang tertentu (kejang parsial).

Keterangan Pregabalin • Golongan: Obat Keras • Kelas Terapi: Obat untuk Nyeri Neuropatik • Kandungan: Pregabalin 75 mg; Pregabalin 150 mg • Bentuk: Kapsul • Satuan Penjualan: Strip • Kemasan: Box, 1 Strip @ 14 Kapsul • Farmasi: Novell Pharmaceutical Lab Indonesia; Nulab Pharmaceutical; Ikapharmindo Putramas; Phapros; Hexpharm Jaya; Amarox Pharma; Tropica Mas; Dexa Medica; Kimia Farma; Lapi Laboratories; Darya Varia; Pratapa Nirmala; Mahakam Beta.

• Merk dagang yang beredar di Indonesia: Nulyn, Lyrigad, Noleptic, Lyrica, Leptica, Provelyn, Pregex, Pregamax Kegunaan Pregabalin Pregabalin digunakan untuk mengurangi rasa sakit pada pasien dengan fibromyalgia (gangguan yang mempengaruhi otak dalam memproses sinyal rasa sakit) dan mengobati jenis kejang tertentu (kejang parsial).

Dosis & Cara Penggunaan Pregabalin Pregabalin merupakan golongan obat keras, sehingga penggunaanya harus sesuai dengan resep Dokter.

Dosis dan Cara Penggunaan Pregabalin : • Terapi tambahan kejang parsial Dewasa: Dosis awalnya: 150 mg / hari, dosis dapat di tingkatkan hingga 300 mg / hari setelah minggu. Maksimal: 600 mg / hari. Semua dosis diberikan dalam 2 atau 3 dosis terbagi. • Kegelisahan Dewasa: Dosis awalnya: 150 mg / hari, dosis dapat di tingkatkan 150 mg setiap minggu. Maksimal: 600 mg / hari. Semua pregabalin 75 mg obat apa diberikan dalam 2 atau 3 dosis terbagi. • Nyeri neuropatik (Gangguan Saraf) Dewasa: Dosis awalnya: 150 mg / hari, dosis dapat di tingkatkan menjadi 300 mg / hari setelah 3-7 hari.

Maksimal: 600 mg / hari setelah interval 7 hari. Semua dosis diberikan dalam 2 atau 3 dosis terbagi. • Fibromyalgia (Nyeri diseluruh tubuh) Dewasa: Dosis awalnya: 150 mg / hari, dosis dapat di tingkatkan hingga 300 mg / hari setelah minggu. Maksimal: 450 mg / hari, jika perlu. Semua dosis diberikan dalam 2 atau 3 dosis terbagi.

pregabalin 75 mg obat apa

Cara Penyimpanan Simpan pada suhu antara 15-30 derajat Celcius. Efek Samping Pregabalin Efek samping yang mungkin terjadi adalah: • Pusing, sakit kepala • Penglihatan kabur • Vertigo • Kelelahan • Lekas marah • Nyeri otot, kram otot • Nyeri punggung dan tungkai • Insomnia • Amnesia • Pembengkakan • Mulut kering • Sembelit, diare • Muntah, mual, perut kembung • Peningkatan nafsu makan • Peningkatan berat badan • Kebingungan • Berkurangnya libido (gairah seksual) Overdosis • Gejala: Mengantuk, keadaan bingung, gelisah, dan kejang.

Jarang terjadi: koma. Kontraindikasi Tidak boleh digunakan oleh pasien yang telah diketahui memiliki alergi terhadap kandungan obat Pregabalin. Interaksi Obat • Dapat mempotensiasi efek lorazepam. • Efek depresan sistem saraf pusat aditif jika di gunakan bersamaan dengan opiat dan benzodiazepin.

• Dapat meningkatkan risiko angioedema jika di gunakan bersamaan dengan penghambat angiotensin-converting enzyme (ACE). • Dapat meningkatkan risiko peningkatan berat badan dan edema perifer jika di gunakan bersamaan dengan thiazolidinediones. • Dapat meningkatkan efek alkohol. Kategori Kehamilan FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Pregabalin dalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut: Kategori C: Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia.

Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin. Perhatian Pregabalin 75 mg obat apa Pregabalin telah terdeteksi didalam ASI. Karena potensi risiko tumorigenisitas, menyusui tidak dianjurkan selama pengobatan.
Golongan obat: antikovulsan Merek dagang: Aprion, Provelyn, Lyrica Apa itu obat pregabalin? Pregabalin adalah obat untuk mengatasi nyeri saraf yang disebabkan oleh kerusakan saraf akibat diabetes, infeksi herpes zoster, fibromyalgia, atau cedera tulang belakang.

Pregabalin juga kerap digunakan untuk membantu mengatasi kejang parsial pada pasien yang memiliki pregabalin 75 mg obat apa. Pada penyakit ini, obat tidak akan menyembuhkan epilepsi dan hanya bekerja untuk mengendalikan gejala selama pasien meminum obat dengan teratur. Ada kalanya, dokter memberikan obat ini untuk mengendalikan gejala kecemasan pada pasien yang memiliki generalized anxiety disorder (GAD).

Obat bekerja pada sistem saraf pusat yang memicu rasa nyeri (neuropatik) dan mengendalikan kejang (antikonvulsan). Dosis obat pregabalin Dosis obat tergantung pada kondisi yang ingin ditangani. Namun, biasanya dosis obat akan bertambah secara bertahap seiring dengan tingkat toleransi pasien. Berikut merupakan dosis obat oral yang umum diberikan untuk orang dewasa berdasarkan penyakitnya.

Fibromyalgia • Diberikan sebanyak 150 mg per hari, bisa dibagi menjadi 2–3 dosis. Setelah 1 minggu, dosis bisa ditingkatkan menjadi 300 mg setiap hari. Dosis maksimal adalah 450 mg. Epilepsi (kejang parsial) • Diberikan sebanyak 150 mg per hari yang dibagi dalam 2–3 dosis, dikonsumsi setiap hari selama 1 minggu. Setelah 1 minggu, dosis bisa ditingkatkan hingga 300 mg. Dosis maksimal adalah 600 mg setiap hari.

Nyeri neuropatik • Dosis awal sebanyak 150 mg setiap hari, dibagi dalam 2–3 dosis. Dosis bisa ditingkatkan hingga 300 mg setelah interval 3–7 hari.

pregabalin 75 mg obat apa

Seminggu setelahnya, dosis dapat ditingkatkan kembali hingga maksimal 600 mg. Gangguan kecemasan umum • Dosis awal sebanyak 150 mg setiap hari, dibagi menjadi 2–3 dosis. Lalu, tingkatkan dosis sebanyak 150 mg setiap minggu. Dosis maksimal adalah 600 mg. Aturan pakai obat pregabalin Obat harus dikonsumsi sesuai aturan dan dosis yang dianjurkan dokter. Jangan menghentikan pengobatan atau minum obat melebihi dosis tanpa seizin dokter karena ini dapat memperburuk gejala serta meningkatkan risiko efek samping.

Guna mengurangi efek pada pencernaan, Anda bisa mengonsumsi obat setelah makan. Langsung telan obat tanpa dipotong, dikunyah, atau dihancurkan. Usahakan untuk minum obat pada waktu yang sama setiap harinya demi mendapatkan khasiat yang optimal.

Obat pregabalin mungkin akan membutuhkan waktu beberapa minggu atau lebih lama untuk mulai menunjukkan efeknya. Maka dari itu, obat tetap harus diminum sesuai anjuran meski Anda sudah merasa sehat. Anda perlu menyimpan obat ini di tempat yang kering. Jauhkan dari paparan cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan menyimpan obat di kamar mandi pregabalin 75 mg obat apa jangan membekukannya. Efek samping obat pregabalin Berbagai efek samping yang umum terjadi di antaranya: • pusing, • mengantuk, • bengkak pada tangan dan kaki, • kesulitan berkonsentrasi, • peningkatan nafsu makan, • penambahan berat badan, • mulut kering, dan • penglihatan kabur.

Pada beberapa kasus, pregabalin juga bisa menimbulkan gejala yang serius. Anda harus segera menghubungi dokter bila mengalami efek samping berikut. • Pernapasan lemah. • Kulit, bibir, jari, dan kaki berwarna biru. • Merasa kebingungan atau kelemahan yang ekstrem.

• Muncul luka kulit (bila Anda menderita diabetes). • Kulit mudah memar. • Muncul perdarahan yang tidak biasa. • Berat badan bertambah drastis dan cepat. • Nyeri otot, terutama bila disertai demam. Anda juga tidak boleh mengonsumsi pregabalin bila memiliki alergi pada kandungan obat. Pasalnya, obat ini bisa menimbulkan reaksi alergi yang parah.

Segera hentikan penggunaan obat bila Anda mengalami gatal-gatal, sulit bernapas, serta pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan. Tidak semua orang mengalami efek samping tersebut. Mungkin ada pula beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas.

Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda. Peringatan dan perhatian saat pakai pregabalin Dalam memutuskan penggunaan obat, risiko efek samping tentu juga harus dipertimbangkan. Pastikan Anda memberitahu dokter bila Anda memiliki alergi terhadap obat pregabalin, obat-obatan lain, atau bahan lainnya yang terkandung dalam obat tersebut. Informasi yang juga tak kalah penting untuk diketahui dokter yakni ada-tidaknya pengobatan lain, konsumsi suplemen dan vitamin tertentu, kehamilan dan rencana kehamilan, serta apakah Anda hendak menjalani operasi.

Karena efeknya yang bisa membuat Anda mengantuk, jangan mengemudikan kendaraan, mengoperasikan mesin, atau melakukan aktivitas lainnya yang membutuhkan konsentrasi tinggi setelah Anda minum obat ini. Obat pregabalin mungkin dapat memengaruhi kondisi mental Anda. Segera hubungi dokter bila Anda merasa gelisah, cemas, ingin menyakiti diri sendiri, atau mengalami perubahan yang tidak biasa dalam perilaku dan suasana hati.

Apakah pregabalin aman untuk ibu hamil dan menyusui? Pregabalin hanya boleh diminum selama kehamilan ketika tidak ada alternatif obat lain. Tentunya, dokter akan mempertimbangkan risiko yang akan terjadi sebelum meresepkan obat ini. Pregabalin mungkin termasuk obat yang perlu dihindari saat hamil karena bisa menimbulkan risiko untuk janin Anda. Penggunaan obat juga biasanya tidak disarankan untuk ibu menyusui.

Namun, ini kembali lagi dengan kondisi Anda serta keputusan dokter. Interaksi obat pregabalin dengan obat lain Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Berikut merupakan beberapa jenis obat yang dapat menimbulkan interaksi bila diminum bersamaan dengan pregabalin.

• ACE inhibitor untuk mengatasi hipertensi dapat meningkatkan risiko angioedema. • Obat psikoaktif seperti benzodiazepin, dapat menimbulkan efek depresi aditif. • Rosiglitazone dan pioglitazone untuk diabetes pregabalin 75 mg obat apa menimbulkan peningkatan berat badan, pembengkakan tangan dan kaki, serta meningkatkan risiko gagal jantung Untuk memastikan keamanannya, konsultasikan kepada dokter atau ahli farmasi sebelum menggunakan obat pregabalin. Pregabalin: Indication, Dosage, Side Effect, Precaution.

(2019). MIMS Indonesia. Retrieved 13 January 2022, from https://www.mims.com/indonesia/drug/info/pregabalin?mtype=generic Pregabalin Uses, Side Effects Warnings. (2021). Drugs.com. Retrieved 13 January 2022, from https://www.drugs.com/mtm/pregabalin.html Pregabalin.

(2020). MedlinePlus Drug Information. Retrieved 13 January 2022, from https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a605045.html Pregabalin.

pregabalin 75 mg obat apa

(n.d.). Pusat Informasi Obat Nasional. Retrieved 22 January 2022, from http://pionas.pom.go.id/monografi/pregabalinPregabalin merupakan obat antikonvulsan yang diproduksi oleh PT Novell Pharmaceutical Lab dengan kekuatan 75 mg. Pregabalin digunakan untuk mengobati rasa nyeri di saraf yang disebabkan oleh beberapa kondisi tertentu seperti herpes zoster, masalah saraf diabetes, dan cedera tulang belakang.

Pregabalin juga dapat digunakan dengan kombinasi obat lain untuk mengobati jenis kejang tertentu. Pregabalin adalah agen nyeri antikonvulsan dan neuropatik. Mekanisme kerja Pregabalin secara jelasnya belum diketahui, Pregabalin diduga mengikat ke daerah-daerah tertentu di otak yang membantu mengurangi kejang, nyeri saraf, dan kecemasan 150-600 mg/hari terbagi dalam 2-3 dosis.

Nyeri neuropati awal 75 mg 2 x sehari, dapat ditingkatkan menjadi 150 mg 2 x sehari setelah interval 3-7 hari, maksimal 300 mg 2 x sehari setelah 1 minggu.

Epilepsi awal 75 mg 2 x sehari, dapat ditingkatkan menjadi 150 mg setelah 1 minggu, maksimal 300 mg 2 x sehari sesudah penambahan waktu.

pregabalin 75 mg obat apa

Gangguan anxietas generalisata 150-600 mg/hari dalam 2-3 dosis terbagi K24KLIK Salam sehat Bapak Raddytia, Harga produk Pregabalin sesuai dengan harga yang tertera pada website ataupun aplikasi K24Klik per 1 tablet. Silahkan lakukan pemesanan dengan klik "Beli" pada produk yang dibutuhkan dan ikuti langkah mudah selanjutnya.

Demikian yang dapat kami informasikan, semoga bermanfaat. Lihat Komentar Selanjutnya K24KLIK Salam sehat Bapak Sadiman, Untuk pembelian kedua produk yang disebutkan tadi, Bapak dapat mengunjungi link produk ini : GLINOV dan VOMETA FT. Klik "Beli" pada produk tersebut dan ikuti langkah mudah selanjutnya. Apabila Bapak mengalami kesulitan, silahkan hubungi Health Consultant kami melalui live chat yang tersedia.

Demikian info yang dapat kami sampaikan.

pregabalin 75 mg obat apa

Semoga bermanfaat. Lihat Komentar Selanjutnya

Lyrica (pregabalin): Side Effects and Dosing




2022 www.videocon.com