Surah yasin ayat 1 sampai 83

surah yasin ayat 1 sampai 83

KETAHUI bacaan Surat Yasin Ayat 1–83. Selengkapnya bisa dibuka di layanan Alquran Digital Okezone; terdapat bacaan Arab, latin, hingga artinya terjemahan bahasa Indonesia. Dilansir laman Abusyuja, penamaan Surat Yasin karena merujuk perkataan Fatir yang terdapat pada ayat pertama. Seperti arti huruf-huruf abjad yang terletak di surah yasin ayat 1 sampai 83 beberapa surat Alquran, maka demikian pula arti Yasin yang terdapat pada permulaan surat ini.

Artinya Allah Subhanahu wa ta'ala mengisyaratkan bahwa sesudah huruf tersebut akan disebutkan hal-hal yang penting antara lain, Allah bersumpah dengan Alquran bahwa Muhammad benar-benar rasul yang diutus-Nya kepada kaum yang belum pernah diutus rasul-rasul kepadanya. Berikut isi Surat Yasin Ayat 1–83 lengkap dengan tulisan Arab, terjemahan latin, beserta artinya; sebagaimana terdapat dalam Alquran Digital Okezone. Baca juga: Hadis Puasa Syawal Beserta Keutamaannya yang Luar Biasa Besar يٰسٓ 1.

Yaa-Seeen Yasin وَالۡقُرۡاٰنِ الۡحَكِيۡمِ 2. Wal-Qur-aanil-Hakeem Demi Al-Qur'an yang penuh hikmah, اِنَّكَ لَمِنَ الۡمُرۡسَلِيۡنَۙ 3. Innaka laminal mursaleen sungguh, engkau (Muhammad) adalah salah seorang dari rasul-rasul, عَلٰى صِرَاطٍ مُّسۡتَقِيۡمٍؕ‏ 4. 'Alaa Siraatim Mustaqeem (yang berada) di atas jalan yang lurus, تَنۡزِيۡلَ الۡعَزِيۡزِ الرَّحِيۡمِ 5.

Tanzeelal 'Azeezir Raheem (sebagai wahyu) yang diturunkan oleh (Allah) Yang Surah yasin ayat 1 sampai 83, Maha Penyayang, لِتُنۡذِرَ قَوۡمًا مَّاۤ اُنۡذِرَ اٰبَآؤُهُمۡ فَهُمۡ غٰفِلُوۡنَ 6. Litunzira qawmam maaa unzira aabaaa'uhum fahum ghaafiloon agar engkau memberi peringatan kepada suatu kaum yang nenek moyangnya belum pernah diberi peringatan, karena itu mereka lalai. لَقَدۡ حَقَّ الۡقَوۡلُ عَلٰٓى اَكۡثَرِهِمۡ فَهُمۡ لَا يُؤۡمِنُوۡنَ 7.

Laqad haqqal qawlu 'alaaa aksarihim fahum laa yu'minoon Sungguh, pasti berlaku perkataan (hukuman) terhadap kebanyakan mereka, karena mereka tidak beriman.

اِنَّا جَعَلۡنَا فِىۡۤ اَعۡنَاقِهِمۡ اَغۡلٰلًا فَهِىَ اِلَى الۡاَ ذۡقَانِ فَهُمۡ مُّقۡمَحُوۡنَ 8. Innaa ja'alnaa feee a'naaqihim aghlaalan fahiya ilal azqaani fahum muqmahoon Sungguh, Kami telah memasang belenggu di leher mereka, lalu tangan mereka (diangkat) ke dagu, karena itu mereka tertengadah. وَجَعَلۡنَا مِنۡۢ بَيۡنِ اَيۡدِيۡهِمۡ سَدًّا وَّمِنۡ خَلۡفِهِمۡ سَدًّا فَاَغۡشَيۡنٰهُمۡ فَهُمۡ لَا يُبۡصِرُوۡنَ 9.

Wa ja'alnaa mim baini aydeehim saddanw-wa min khalfihim saddan fa aghshai naahum fahum laa yubsiroon Dan Kami jadikan di hadapan mereka sekat (dinding) dan di belakang mereka juga sekat, dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat.

Baca juga: 4 Manfaat Puasa Syawal, Sangat Sayang Dilewatkan! وَسَوَآءٌ عَلَيۡهِمۡ ءَاَنۡذَرۡتَهُمۡ اَمۡ لَمۡ تُنۡذِرۡهُمۡ لَا يُؤۡمِنُوۡنَ 10. Wa sawaaa'un 'alaihim 'a-anzartahum am lam tunzirhum laa yu'minoon Dan sama saja bagi mereka, apakah engkau memberi peringatan kepada mereka atau engkau tidak memberi peringatan kepada mereka, mereka tidak akan beriman juga.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran اِنَّمَا تُنۡذِرُ مَنِ اتَّبَعَ الذِّكۡرَ وَخَشِىَ الرَّحۡمٰنَ بِالۡغَيۡبِۚ فَبَشِّرۡهُ بِمَغۡفِرَةٍ وَّاَجۡرٍ كَرِيۡمٍ 11. Innamaa tunziru manit taba 'az-Zikra wa khashiyar Rahmaana bilghaib, fabashshirhu bimaghfiratinw-wa ajrin kareem Sesungguhnya engkau hanya memberi peringatan kepada orang-orang yang mau mengikuti peringatan dan yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pengasih, walaupun mereka tidak melihat-Nya.

Maka berilah mereka kabar gembira dengan ampunan dan pahala yang mulia. اِنَّا نَحۡنُ نُحۡىِ الۡمَوۡتٰى وَنَكۡتُبُ مَا قَدَّمُوۡا وَاٰثَارَهُمۡؕؔ وَكُلَّ شَىۡءٍ اَحۡصَيۡنٰهُ فِىۡۤ اِمَامٍ مُّبِيۡنٍ 12.

Innaa Nahnu nuhyil mawtaa wa naktubu maa qaddamoo wa aasaarahum; wa kulla shai'in ahsainaahu feee Imaamim Mubeen Sungguh, Kamilah yang menghidupkan orang-orang yang mati, dan Kamilah yang mencatat apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka (tinggalkan). Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab yang jelas (Lauh Mahfuzh). وَاضۡرِبۡ لَهُمۡ مَّثَلًا اَصۡحٰبَ الۡقَرۡيَةِ ۘ اِذۡ جَآءَهَا الۡمُرۡسَلُوۡنَۚ 13. Wadrib lahum masalan Ashaabal Qaryatih; iz jaaa'ahal mursaloon Dan buatlah suatu perumpamaan bagi mereka, yaitu penduduk suatu negeri, ketika utusan-utusan datang kepada mereka; اِذۡ اَرۡسَلۡنَاۤ اِلَيۡهِمُ اثۡنَيۡنِ فَكَذَّبُوۡهُمَا فَعَزَّزۡنَا بِثَالِثٍ فَقَالُـوۡۤا اِنَّاۤ اِلَيۡكُمۡ مُّرۡسَلُوۡنَ 14.

Iz arsalnaaa ilaihimusnaini fakazzaboohumaa fa'azzaznaa bisaalisin faqaalooo innaaa ilaikum mursaloon (yaitu) ketika Kami mengutus kepada mereka dua orang utusan, lalu mereka mendustakan keduanya; kemudian Kami kuatkan dengan (utusan) yang ketiga, maka ketiga (utusan itu) berkata, “Sungguh, kami adalah orang-orang yang diutus kepadamu." قَالُوۡا مَاۤ اَنۡـتُمۡ اِلَّا بَشَرٌ مِّثۡلُـنَا ۙ وَمَاۤ اَنۡزَلَ الرَّحۡمٰنُ مِنۡ شَىۡءٍۙ اِنۡ اَنۡـتُمۡ اِلَّا تَكۡذِبُوۡنَ 15.

Qaaloo maaa antum illaa basharum mislunaa wa maaa anzalar Rahmaanu min shai'in in antum illaa takziboon Mereka (penduduk negeri) menjawab, “Kamu ini hanyalah manusia seperti kami, dan (Allah) Yang Maha Pengasih tidak menurunkan sesuatu apa pun; kamu hanyalah pendusta belaka." قَالُوۡا رَبُّنَا يَعۡلَمُ اِنَّاۤ اِلَيۡكُمۡ لَمُرۡسَلُوۡنَ 16. Qaaloo Rabbunaa ya'lamu innaaa ilaikum lamursaloon Mereka berkata, “Tuhan kami mengetahui sesungguhnya kami adalah utusan-utusan(-Nya) kepada kamu.

وَمَا عَلَيۡنَاۤ اِلَّا الۡبَلٰغُ الۡمُبِيۡنُ 17. Wa maa 'alainaaa illal balaaghul mubeen Dan kewajiban kami hanyalah menyampaikan (perintah Allah) dengan jelas." قَالُـوۡۤا اِنَّا تَطَيَّرۡنَا بِكُمۡۚ لَٮِٕنۡ لَّمۡ تَنۡتَهُوۡا لَنَرۡجُمَنَّكُمۡ وَلَيَمَسَّنَّكُمۡ مِّنَّا عَذَابٌ اَلِيۡمٌ 18. Qaaloo innaa tataiyarnaa bikum la'il-lam tantahoo lanar jumannakum wa la-yamassan nakum minnaa 'azaabun aleem Mereka menjawab, “Sesungguhnya kami bernasib malang karena kamu. Sungguh, jika kamu tidak berhenti (menyeru kami), niscaya kami rajam kamu dan kamu pasti akan merasakan siksaan yang pedih dari kami." قَالُوۡا طٰۤٮِٕـرُكُمۡ مَّعَكُمۡؕ اَٮِٕنۡ ذُكِّرۡتُمۡ ؕ بَلۡ اَنۡـتُمۡ قَوۡمٌ مُّسۡرِفُوۡنَ 19.

Qaaloo taaa'irukum ma'akum; a'in zukkirtum; bal antum qawmum musrifoon Mereka (utusan-utusan) itu berkata, “Kemalangan kamu itu adalah karena kamu sendiri.

Apakah karena kamu diberi peringatan? Sebenarnya kamu adalah kaum yang melampaui batas." وَجَآءَ مِنۡ اَقۡصَا الۡمَدِيۡنَةِ رَجُلٌ يَّسۡعٰى قَالَ يٰقَوۡمِ اتَّبِعُوا الۡمُرۡسَلِيۡنَۙ‏ 20.

Wa jaaa'a min aqsal madeenati rajuluny yas'aa qaala yaa qawmit tabi'ul mursaleen Dan datanglah dari ujung kota, seorang laki-laki dengan bergegas dia berkata, “Wahai kaumku! Ikutilah utusan-utusan itu. Ayat-ayat selanjutnya dari Surat Yasin bisa selengkapnya dibaca dengan mengeklik tautan berikut ini: Alquran Digital Okezone.

Allahu a'lam bishawab. Surat Yasin Lengkap Ayat 23 Surat yasin ayat 1 sampai 83 lengkap dengan tafsirnya : ثم قال حبيب (أأتخذ من دونه آلهة) استفهام بمعنى الانكار.

أى لا أتخذ من دونه آلهة (ان يردن الرحمن بضر لا تغن عني شفاعتهم شيأ) أى لا تدفع عنى شفاعتهم شيأ من السوء Ùˆ المكروه لانه لا شفاعة لهم (Ùˆ لا ينقذون) اى لا يخلصونى من ذلك المكروه. Kemudian Habib An Najar berkata lagi, “Apakah kalian menyembah selain Allah?.” Pertanyaan yang bermakna ingkar. Yaitu bermakna, “Aku tidak menyembah selain Allah.” Hanya Allah yang Bisa Menolong dari Bencana “Jika Allah Yang Maha Pengasih menghendaki bencana terhadap ku, pasti pertolongan mereka (tuhan-tuhan yang mereka sembah selain Allah) tidak berguna sama surah yasin ayat 1 sampai 83 bagi diriku.” Yaitu, mereka tidak bisa menolak bencana itu dariku sedikitpun.

Baik itu bencana berupa kejelekan maupun perkara yang dibenci.

surah yasin ayat 1 sampai 83

Karena mereka tidak bisa memberi pertolongan. “Dan mereka (tuhan-tuhan yang mereka sembah selain Allah) tidak dapat menyelamatkanku.” Yaitu, tidak dapat menyelamatkanku dari perkara yang dibenci itu.

surah yasin ayat 1 sampai 83

Surat Yasin Lengkap Ayat 24 Surat yasin ayat 1 sampai 83 lengkap dengan tafsirnya : فلما سمع القوم كلام حبيب.

قالوا ان هؤلاء الرسل صدوك عن دين آبائك فارجع عن دين الرسل و الا نقتلك بأشد العذاب. قال حبيب جوابا لهم (انى اذا لفى ضلال مبين) أى ان رجعت الى دينكم بعد الاسلام لقد كنت فى ضلال مبين.

لان دينكم باطل. Setelah kaum Antakya mendengar perkataan Habib An Najar. Kaum Antakya berkata, “Sesungguhnya kamu telah dicegah oleh utusan-utusan itu supaya tidak mengikuti agama orang tuamu. Tinggalkanlah agama utusan-utusan itu. Kalau tidak engkau tinggalkan, maka kami akan membunuhmu dengan siksaan yang sangat pedih. Habib An Najar menjawab, “Sesungguhnya jika aku berbuat begitu (meninggalkan agama utusan-utusan Nabi Isa ‘alaihissalam itu), pasti aku berada dalam kesesatan yang nyata.

Surat Yasin Lengkap Ayat 25 Surat yasin ayat 1 sampai 83 lengkap dengan tafsirnya : وبعد ذلك توجه الى الرسل فقال انى آمنت بربكم فاسمعون Kemudian Habib An Najar menghadapkan wajahnya kepada utusan-utusan Nabi Isa ‘alaihis salam seraya berkata, “Sesungguhnya aku telah beriman kepada Tuhanmu, maka dengarkanlah pengakuan keimananku.” Surat Yasin Lengkap Ayat 26 Surat yasin ayat 1 sampai 83 lengkap surah yasin ayat 1 sampai 83 tafsirnya : Dikatakan kepadanya, “Masuklah ke surga.” Setelah Habib An Najar mengatakan, “Sesungguhnya aku telah beriman kepada Tuhanmu, maka dengarkanlah pengakuan keimananku.” Kaum Antakya marah dan menangkap Habib An Najar.

Lehernya dibelenggu dengan rantai. Kemudian disalib di gerbang kota mereka. Tradisi Wali-wali Allah وقال السدى وكانوا يرمونه Syaikh As Sada berkata, “Kaum Antakya melempari Habib An Najar dengan batu-batu.

Dan ketika itu, Habib An Najar berdo’a kepada Allah, “Wahai Allah, berilah petunjuk kepada kaumku.” Karena Wali-wali Allah Ta’ala memiliki sebuah tradisi, yaitu mendo’akan orang lain dengan kebaikan.

Tidak melampiaskan amarah. Karena orang yang memiliki karakter pemarah dan karakter senang permusuhan bukanlah orang yang memiliki karakter yang condong pada kebenaran. Bagaimana mungkin orang yang pemarah dan senang permusuhan bisa menjadi Wali?” “Telah dijelaskan dalam sebuah hadist.

Bahwasannya ketika kaum Quraisy memecahkan gigi Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam dengan lemparan batu. Rasulullah, tidak marah tapi mendo’akan kaum Quraisy, “Wahai Allah, berilah petunjuk kepada kaumku. Sesungguhnya mereka tidak mengerti.” Dan karena do’a itu, akhirnya banyak kaum Quraisy yang mau beriman.

Menjadi Ahli Surga ‏و قال الحسن جعلوا اربا اربا فجعلوا فى سوق المدينة. Ùˆ قبره بأنطاكية. Ùˆ ادخله الله الجنة حتى يرزق فيها Syaikh Al Hasan berkata, “Kaum Antakya kemudian memotong-motong tubuh Habib An Najar. Dan menguburnya di kota Antakya. Dan Allah memasukkan Habib An Najar ke dalam surga sehingga Allah memberinya rezeki di surga itu.

‏و قيل فلما عذبه قومه و صار مختضرا. كشف الله تعالى عن بصره الغطاء. و رأى الجنة.

Ùˆ قيل يا صاحب النفس المطمئنة ادخل الجنة. Ùˆ كن آمنا من عذاب الله تعالى Diceritakan tentang tafsir surat yasin ayat 26 ini bahwa ketika kaum Antakya menyiksa Habib An Najar. Dan Habib An Najar dalam keadaan sakaratul maut. Ada suara yang memanggilnya, “Wahai orang yang memiliki jiwa yang tenang, masuklah ke dalam surga.

Dan jadilah orang yang aman dari siksaan Allah Ta’ala. Diampuni dan Termasuk Orang-orang yang Mulia Ketika Habib An Najar melihat surga, ia berkata, “Alangkah baiknya sekiranya kaumku mengetahui. Surat Yasin Lengkap Ayat 27 Surat yasin ayat 1 sampai 83 lengkap dengan tafsirnya : “Apa yang menyebabkan Tuhanku memberi ampun kepadaku dan menjadikan aku termasuk golongan orang-orang yang telah dimuliakan.” Ia berandai-andai bahwa kaumnya bisa mengetahui.

Apa yang menyebabkan Allah memberi ampunan kepadanya dan menjadikannya mulia supaya mereka senang kepada agama Islam. Turunnya Surah yasin ayat 1 sampai 83 Allah untuk Kaum Antakya فلما قتل حبيب غضب الله تعالى عليهم و عجل لهم النقمة.

وأمر الله جبرائيل عليه السلام أن يهلكهم فجاء جبرائيل عليه الصلاة و السلام بأمر الله تعالى الى باب المدينة و أخذ مصراعيه و حرك المدينة و صاح صيحة عظيمة فماتوا جميعا Setelah Habib An Najar dibunuh oleh kaum Antakya.

surah yasin ayat 1 sampai 83

Allah murka kepada mereka dengan menyegerakan adzab kepada mereka. Dan Allah memerintahkan Malaikat Jibril alaihis salam supaya memusnahkan kaum Antakya pada waktu itu. Kemudian Malaikat Jibril alaihis salam dengan perintah Allah.

Mendatangi pintu kota Antakya dan memegang dua pinggiran pintu kota. Dan mengoncang-goncangkan kota, sehingga terjadi gempa bumi. Selain itu, Malaikat Jibril alaihis salam berteriak dengan suara yang sangat memekikkan telinga. Dan akhirnya semua orang dari golongan kaum Antakya pada waktu itu mati semua dengan adzab dari Allah.

Penyebab dari Karunia dan Adzab Allah Dari tafsir ini kita bisa mengambil pelajaran. Bahwasanya kejadian alam baik itu gempa bumi, tsunami atau yang lainnya. Itu pasti ada sebabnya, dan bisa juga itu adalah adzab dari Allah.

surah yasin ayat 1 sampai 83

Karena Allah tidak pernah mendzalimi sedikitpun terhadap hamba-hambanya. Sehingga kita lebih berhati-hati supaya kita selamat dan mendapatkan karunia dari Allah. Seperti kisah Habib An Surah yasin ayat 1 sampai 83 ini yang telah mendapat karunia berupa ampunan dan menjadi termasuk orang-orang yang mulia.

Penyebabnya ialah karena keimanan yang kuat kepada Allah. Silahkan bisa di flashback lagi kisahnya di artikel ini. Dengan demikian, karunia Allah juga ada sebabnya. Salah satu sebab mendapat karunia dari Allah adalah membaca artikel yang bermanfaat seperti ini. Jadi, semangat terus ya untuk menyimak kelanjutannya! Jamaah remaja Islami Kabupaten OKU Selatan sum-Sel siap menunggu tafsir surat yasin ayat berikutnya, mohon lebih teliti utk tulisan arabnya pernah ketemu ada satu kata belum tertulis, surah yasin ayat 1 sampai 83 lebih teliti lagi ya, trimakasih atas hasil surah yasin ayat 1 sampai 83 kerasnya kami siap menyebarkan ke jamaah dan belajar bersama
ERROR: The request could not be satisfied 403 ERROR The request could not be satisfied.

Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront (CloudFront) Request ID: 5Rz_vGPHPV2NvlAkMrpkSIsXqjK7PI5cNl_IVwZCzteQ_uZGcK6KIw== TRIBUNNEWS.COM - Inilah bacaan surat Yasin ayat 1-83 dalam tulisan Arab dan latin, dilengkapi terjemahannya.

Yasin merupakan surat ke-36 dalam Alquran yang terdiri dari 83 ayat. Surat Yasin termasuk golongan surat Makkiyah dan diturunkan sesudah surat Al Jinn.

Baca juga: Bacaan Ayat Kursi Surat ke-255 Al Baqarah: Tulisan Arab, Latin, Terjemahan dan Keutamaannya Baca juga: Bacaan Doa Nabi Surah yasin ayat 1 sampai 83 dalam Surat Al Anbiya Ayat 87, Dilengkapi Tata Cara Berdoa Bacaan Surat Yasin Berikut bacaan surat Yasin ayat 1-83, dikutip dari quran.kemenag.go.id: بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ يٰسۤ ۚ 1 yā sīn Ya Sin 2.

وَالْقُرْاٰنِ الْحَكِيْمِۙ wal-qur`ānil-ḥakīm Denial of responsibility! The World News is a platform for publishing news. Any user can add any publication. In each material the author and a hyperlink to the primary source are specified. All trademarks belong to their rightful owners, all materials to their authors. If you are the owner of the content and do not want us to publish your materials, please contact us by email abuse@theworldnews.net.

The content will be deleted within 24 hours. Prokes Arus Mudik-Balik Wilayah DKI Jakarta Terpantau Kondusif 0:0 Comments Yunani Didesak Bangun Pemakaman Muslim 0:0 Comments Taiwan Batasi Ekspor ke Belarusia karena Perang di Ukraina 0:0 Comments Dihajar 0-5 oleh Man City, Pelatih Newcastle Akui Lawan Sangat Kuat 0:0 Comments Jangan Konsumsi 4 Makanan Sehat Ini Setelah Melakukan Olahraga, Bahaya Lho 0:0 Comments Seluncuran di Kenjeran Ambrol, Menteri Muhadjir: Tak Boleh Terulang di Tempat Lain 0:0 Comments BNPB: Kepatuhan Prokes Pemudik Sangat Baik di Jatim 0:0 Comments Asal-usul Malam Lailatul Qadar 0:0 Comments Merek-Merek Besar Diminta Tarik Mobil dari Pasar China, Kenapa?

0:0 Comments Kulit Jeruk Keprok Jangan Dibuang, Ini 3 Manfaatnya yang Tidak Terduga untuk Wanita 0:0 Comments Pendaki Hilang di Gunung Ijen Ditemukan Selamat, Evakuasi Berjalan Sulit 0:0 Comments Raih 2 Juta Penonton, Film KKN di Desa Penari Mampu Bersaing dengan Doctor Strange 2 0:0 Comments Hasil Lengkap Piala Thomas dan Surah yasin ayat 1 sampai 83 2022 Hari Pertama: Tim Putra dan Putri Indonesia Kompak Menang 0:0 Comments Suzuki Cabut dari MotoGP?

Dorna Sports Mengingatkan Hal Ini 0:0 Comments Rumah Indonesia Dibuka di Paris, Tampilkan Warung Kopi hingga Galeri Nusantara 0:0 Comments Inggris Laporkan Kasus Virus Cacar Monyet Langka 0:0 Comments Elizabeth Olsen: Scarlet Witch Bukan Panutan Anak-Anak 0:0 Comments Cantik Klasik Khas Sageuk, 10 Aktris Korea Ini Jadi Sering Main Drama Sejarah 0:0 Comments Pembalap Indonesia Sean Gelael Girang Bawa WRT Racing Juara di Belgia 0:0 Comments Penerbangan Balon Udara Liar Meresahkan, AirNav Geram 0:0 Comments Bom Hantam Sekolah di Ukraina Timur, Dua Tewas 0:0 Comments Man City Kandaskan Newcastle 5-0, Guardiola Mulai Endus Aroma Juara Liga 0:0 Comments Polisi normalkan jalur Tol Semarang-Jakarta pada pukul 02.30 WIB 0:0 Comments Kemenhub Dukung Polri Menindak Oknum ASN yang Terlibat Pungli 0:0 Comments Makan Sushi, Anastasya Khosasih Seksi Pakai Tanktop Hitam Bikin Salfok!

0:0 Comments Jangan Konsumsi 7 Makanan Ini Sebelum Bermain Cinta, Bikin Gairah Suami Langsung Ambyar 0:0 Comments Malaysia pimpin perolehan medali SEA Games Vietnam 0:0 Comments Detik-detik Kompol Hairul Efendi Meninggal Dunia Saat Menjalankan Tugas 0:0 Comments Shanghai Perpanjang Lockdown Covid-19 Hingga Akhir Mei 0:0 Comments Cedera Parah, Peluang Sandy Walsh Bela Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2023 Tertutup?

0:0 Comments Atletico Madrid vs Real Madrid: Link Live Streaming, Susunan Pemain dan Waktu Kick-off 0:0 Comments Arsenal akan Hadapi Spurs untuk Penentuan Empat Besar, Ini Ungkapan Semangat Arteta 0:0 Comments Pecahkan Rekor, Sherpa Nepal Mendaki Gunung Everest 26 Kali 0:0 Comments Jadwal Play-off NBA, Senin (9/5/2022): Sixers vs Miami Heat 0:0 Comments Antisipasi Malaria dan DBD di Papua Barat, Prajurit TNI Melakukan Pengasapan 0:0 Comments Sadis!

Penjaga Makam di Palabuhanratu Bacok 2 Rekannya Gegara Tak Puas Pembagian Kotak Amal 0:0 Comments Ekonomi Belum Pulih, Arus Mudik dan Balik di Terminal Kampung Rambutan Sepi 0:0 Comments SEA Games 2021: Media Vietnam Soroti Optimisme Marc Klok Usai Timnas Indonesia U-23 Kena Bantai 0-3 0:0 Comments Tengah Malam, Kemacetan Parah Sempat Terjadi di Jalan Pantura Indramayu Menuju Cirebon 0:0 Comments Gempa dangkal kembali guncang Lampung pada Senin dini hari 0:0 Comments Gilas Newcastle Lima Gol Tanpa Balas, Manchester City Mantap di Puncak Klasemen Liga Inggris 0:0 Comments Dukung Saran Kapolri, Tito Mengizinkan ASN Kemendagri dan BNPP Memberlakukan BDR 50 Persen 0:0 Comments SEA Games 2021: Kickboxer Putri Amanda Loupatty Ukir Debut Manis 0:0 Comments Amalan Malam Nuzulul Quran Sesuai Sunah 0:0 Comments Aturan Taliban Wajibkan Burqa Bagi Perempuan Tuai Kecaman 0:0 Comments Live Streaming dan Susunan Pemain Laga Verona Vs AC Milan, Kick-Off Pukul 01.45 WIB 0:0 Comments KKN Di Desa Penari, Film Lokal Pesaing Doctor Strange 2 0:0 Comments Hasil Liga Jerman Bayern Muenchen vs Stuttgart: Sang Juara Tertahan 0:0 Comments 2 Member SF9 Positif Covid-19, Siapa Saja?

0:0 Comments Link Live Streaming Atletico Madrid vs Real Madrid, Derby Liga Spanyol di Metropolitano 0:0 Comments Bantai Newcastle 5-0, Manchester City Kini Unggul Tiga Poin dari Liverpool 0:0 Comments Seorang Waria Tiba-tiba Tersungkur dan Meninggal Dunia, ini Penyebabnya 0:0 Comments Manchester City jauhi kejaran Liverpool usai pesta gol lawan Newcastle 0:0 Comments Tabrak Tiang Listrik PLN, Truk BBM Terguling di Jalur Balik Sukabumi 0:0 Comments Meta Buat Metaverse Lebih Sederhana 0:0 Comments Pantauan Terkini, Tol Jakarta-Cikampek Ramai Lancar 0:0 Comments WhatsApp Tangguhkan Peluncuran Fitur Terbaru di Brasil 0:0 Comments Kemenhub Dukung Polri Tindak ASN Lakukan Pungli di Menara Suar Anyer 0:0 Comments Hasil Bayern Munich vs Stuttgart di Liga Jerman 2021-2022: Die Roten Ditahan Tamunya 2-2 0:0 Comments Hasil Liga Inggris Man City vs Newcastle: Pesta Gol, The Citizens Jauhi Liverpool 0:0 Comments Viral Aksi Rombongan Pesepatu Roda Melintas Sampai ke Tengah Jalan, Polda Metro akan Berikan Teguran 0:0 Comments Jeddah Art Promenade Disulap Jadi Panggung Fotografi Interaktif yang Besar 0:0 Comments Banjir Landa Gunungguruh Sukabumi, Belasan Rumah Warga Terdampak 0:0 Comments Everton Jauhi Zona Merah, West Ham Terus Pepet Manchester United 0:0 Comments SEA Games 2021: Kontingen Indonesia Dikukuhkan, Boling Incar 3 Emas 0:0 Comments Libur Lebaran 2022 jadi Berkah Pedagang Manisan di Cianjur, Omzetnya Fantastis 0:0 Comments Hasil Liga Inggris: Ngamuk di Kandang Sendiri, Manchester City Bikin Liverpool Was-was 0:0 Comments Penumpang arus balik di Bandara Kualanamu membludak 0:0 Comments Keistimewaan Surah An-Nur Menurut UAH 0:0 Comments Malam Lailalatur Qadar Diungkap dalam Surah Al-Qadar 0:0 Comments Polisi yang Tindak Ambulans Terobos One Way di Puncak Adalah Iptu Danny Sutarman, Putra Eks Kapolri 0:0 Comments Waspada hujan berangin di dua wilayah Jakarta Senin sore hingga malam 0:0 Comments Tafsir Alquran Pertama di Nusantara 0:0 Comments Hasil Manchester City vs Newcastle United di Liga Inggris 2021-2022: Menang 5-0, The Citizens Kudeta Liverpool 0:0 Comments Hadis Sahih Landasan Hukum 0:0 Comments Jonatan Christie Peras Keringat Kalahkan Tunggal Singapura: Ini Faktor Angin!

0:0 Comments BNPB Pantau Prokes di Bandara Soekarno Hatta dan Pelabuhan Merak 0:0 Comments Hadis Palsu, Sekilas Pengertian dan Latarnya 0:0 Comments Politikus Hindu Nasionalis India Desak Masjid Kecilkan Volume Adzan 0:0 Comments Rusia Serang Rumah Sakit, WHO Berang, Surah yasin ayat 1 sampai 83 Bukti Kejahatan Perang 0:0 Comments Apa Maksud Hadis 'Setan Dibelenggu' saat Ramadhan? 0:0 Comments PBB Serukan Pendekatan Strategis untuk Atasi Krisis Ekonomi Palestina 0:0 Comments Vaquita: Mamalia laut paling terancam di dunia, masih dapat diselamatkan, menurut studi genetika 0:0 Comments Penumpang di Terminal Pulogebang Hari Ini Alami Peningkatan, Sebegini Jumlahnya 0:0 Comments Ukraina: 41 Orang Dibebaskan dalam Pertukaran Tahanan dengan Rusia 0:0 Comments Arteta tak sabar jalani laga penentuan empat besar lawan Tottenham 0:0 Comments Euforia Lebaran, Trafik Data XL Axiata di Jawa Timur Naik 29% 0:0 Comments Pemudik tiba larut malam dapat gunakan AMARI gratis ke 6 jurusan 0:0 Comments Polda Metro berlakukan kembali ganjil genap pada Senin besok 0:0 Comments Wisatawan Gunung Ijen Hilang Ditemukan Selamat, Evakuasi Berjalan Sulit 0:0 Comments Jadwal Sholat Hari Ini Senin 9 Mei 2022M/8 Syawal 1443H 0:0 Comments Wali Kota Evaluasi Tempat Wisata Usai Ambrolnya Seluncuran Air di Kenjeran Park 0:0 Comments Samsung Galaxy Z Fold 4 dan Flip 4 Akan Dibekali Baterai Besar, Ini Bocorannya 0:0 Comments Minggu Malam, Ribuan Pemudik Sepeda Motor Padati Arus Balik di Jalan Pantura Karawang 0:0 Comments APPKSI Duga Larangan Ekspor CPO Berumur Pendek 0:0 Comments Kemenag Finalisasi Data Jamaah Haji Reguler 0:0 Comments AS Kecam Proyek Permukiman Baru Israel di Tepi Barat 0:0 Comments Puluhan Warga Palestina Terluka dalam Serangan Tentara Israel 0:0 Comments Medina Zein Tak Lagi Jadi Direktur, Stefan William Dikabarkan Meninggal Dunia 0:0 Comments Sapu Bersih Prancis di Piala Uber 2022, Tim Bulu Tangkis Indonesia Ternyata Sempat Gugup 0:0 Comments
Berikut ini adalah surat yasin ayat 1 sampai 83 lengkap dengan tafsirnya.

Surat yasin ayat 1 sampai 83 ini akan tulis secara lengkap dengan tafsir yang mengambil referensi atau rujukan langsung dari kitab tafsir yasin Syaikh Hamami Zadah. Kitab tafsir yasin karya Syaikh Hamami Zadah ini merupakan salah satu kitab ahlus sunnah wal jama’ah yang sangat populer dikalangan muslimin maupun muslimat. Apalagi di pondok pesantren kitab ini sudah sangat familiar. Kitab ini menafsirkan dengan sangat lengkap beserta seluk beluknya.

Mungkin para pembaca sudah mencari kemana-mana tafsir yasin dan terjemah Tafsir Yasin Syaikh Hamami Zadah ini. Disini akan diterjemahkan bertahap dengan tetap menuliskan naskah asli dari tafsir yasin yang terdapat pada Tafsir Yasin Syaikh Hamami Zadah. Selamat membaca, semoga bermanfaat dan bisa mendatangkan keberkahan bagi kita semua. Terjemah Kitab Tafsir Yasin Syaikh Hamami Zadah Pendahuluan Tafsir Yasin ini dimulai dengan disebutkannya Surat An-Nahl ayat ke 44 yaitu: وَأَنْزَلْنَآ إِلَيْكَ الذِّكْرَ لِتُبَيِّنَ للنَّاسِ مَا نُزِّلَ إِلَيْهِمْ Artinya: Dan Kami turunkan Adz-Dzikr (Al-Qur’an) kepadamu, agar engkau menerangkan kepada manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka.

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ Surat Yasin Lengkap Ayat 1 يٰسٓ Yaasiin Surah yasin ayat 1 sampai 83 Yasin Lengkap Ayat 2 ÙˆÙŽ الْقُرْءَانِ الْحَكِيْمِ Demi Al-Qur’an yang penuh dengan hikmah, Surat Yasin Lengkap Ayat 3 إِنَّكَ لَمِنَ الْمُرْسَلِيْنَ sesungguhnya engkau (Muhammad) adalah salah seorang dari para utusan.

Surat yasin ayat 1 sampai 83 lengkap dengan tafsirnya : Asbabun Nuzul هذه السورة مكية Surat Yasin ini termasuk kelompok Makkiyah (diturunkan di Mekkah). وسبب نزولها ان الكفار قالوا ان محمدا ليس بنبي ولا مرسل بل هو يتيم ابى طالب وما ذهب الى المكتب وما تعلم العلم من معلم.

فكيف يصير نبيا؟ فكان الكفار مصرين في انكارهم Asbabun Nuzul atau sebab dari diturukannya surat yasin ini adalah bahwasannya orang-orang kafir berkata : “Sesungguhnya Muhammad itu bukanlah seorang Nabi, bukan juga seorang utusan. Tapi dia adalah anak yatim dari Abu Tholib. Dia tidak pernah pergi ke madrasah, tidak pernah belajar dari guru.

Bagaimana mungkin dia menjadi seorang nabi?”. Karena perkataan itulah maka orang-orang kafir tidak henti-hentinya dalam keingkaran mereka. فرد الله تعالى قول الكفار Ùˆ انزل هذه السورة. وشهد بذاته الجليل على رسالته ونبوته. فقال يا محمد، ان انكر الكفار رسالتك فلا تغتم بذالك.

انا اشهد انك لمن المرسلين Maka Allah menolak perkataan orang-orang kafir itu dengan menurunkan surat yasin ini. Dan Allah bersaksi dengan Dzat-Nya yang Mulia terhadap kedudukan Nabi Muhammad Saw.

sebagai seorang utusan dan sekaligus seorang nabi. Allah berfirman : “Wahai Muhammad, jika orang-orang kafir ingkar dengan diutusnya dirimu maka janganlah bersedih.

Aku bersaksi bahwa engkau adalah termasuk dari golongan para utusan.” Surat Yasin adalah Hati Al Qur’an فلما كانت هذه السورة دالة وشهادة على رسالته. فلا جرم انها صارت قلب القران Karena adanya surat yasin ini menunjukkan dan sebagai bukti atas diutusnya Nabi Muhammad Saw. maka sudah selayaknya surat yasin ini menjadi hati Al Qur’an.

كماقال عليه السلام : ان لكل شيء قلبا Surah yasin ayat 1 sampai 83 القران يس. ومن قرأها كتب الله له قراءة القران عشر مرة Seperti sabda Rasulullah Saw. : “Setiap sesuatu itu memiliki hati. Dan hati Al Qur’an adalah surat yasin. Barang siapa membacanya maka Allah menulisnya seperti membaca Al Qur’an seluruhnya sebanyak 10 kali khataman.” وكما قال عليه السلام : ان الله قرأ سورة يس وطه قبل ان يخلق السموات والارض بالفي عام.

Surah yasin ayat 1 sampai 83 سمعت الملائكة قالوا : طوبى لأمة محمد، نزل عليهم هاتان السورتان، وطوبى لمن تحمل بهما، وطوبى لألسنة تتكلم بهما Dan sebagaimana sabda Rasulullah Saw.

: “Sesungguhnya Allah membaca surat yasin dan surat thoha 2000 tahun sebelum menciptakan langit dan bumi. Kemudian para malaikat yang mendengarnya berkata : Sangat beruntung umat Muhammad, diturunkan untuk mereka 2 surat ini, sangat beruntung bagi mereka yang menghafalnya dan sangat beruntung bagi lisan-lisan yang mau membacanya.” وكما قال عليه السلام : ان اهل الجنةلا يقرؤن شيأ من القرآن الا طه Ùˆ يس وسورة الرحمن Dan sebagaimana juga sabda Rasulullah Saw.

: “Sesungguhnya ahli surga tidak membaca Al Qur’an kecuali surat yasin, surat thoha dan surat ar rahman.” وكما قال عليه السلام : ايما مسلم Ùˆ مسلمة قرئ عند هما سورة يس، وهما في سكرات الموت نزل عليهما بعدد كل حرف عشرة املاك يقومون Surah yasin ayat 1 sampai 83 ايديهما صفوفا يصلوان عليهما ويستغفرون لهما ويشهدون غسلهما Ùˆ يتبعون جنازتهما Dan sebagaimana sabda Rasulullah Saw.

: “Seorang muslim laki-laki maupun perempuan yang dibacakan surat yasin disampingnya sedangkan dia dalam keadaan sakaratul maut, maka akan diturunkan malaikat untuk keduanya, setiap 1 huruf dari surat yasin diturunkan sebanyak 10 malaikat.

Malaikat-malaikat tersebut berdiri berbaris disampingnya, mensholati keduanya, memohonkan ampunan untuk keduanya, menyaksikan saat memandikan mayitnya dan mengantarkan jenazahnya ke pemakaman.” 8 Keutamaman Membaca Surat Yasin وكما قال عليه السلام : أكثروا قراءة هذه السورة، فان فيها خصائص كثيرة Sebagaimana juga sabda Rasulullah Saw.

: “Perbanyaklah membaca surat yasin, karena surat ini memiliki banyak keutamaan.” حتى قيل في شرح هذا الحديث : ان الجائع اذا قرأها بحضور القلب أشبعه الله من فضله، وان قرأها خائف أذهب الله تعالى حزنه وخوفه، وان قرأها الفقير خلص من دينه، وان قرأها ذو الحاجة قضى الله تعالى حاجته، ومن قرأها في الصبح يكون في امان الله تعالى الى المساء، وفي أي بلدة اذا تليت او فسرت رفع الله تعالى عنهم البلاء والقحط والغلاء والطعون والوباء والمرض بحرمتها.

ومن قرأها في الليل يكون اهله في امان الله تعالى الى الصبح. واذا قرئت على الميت خففت عنه عذاب القبر ان كان من اهل العذاب والا فتكون في روحة و روحته زيادة، لان القبر روضة من رياض الجنان أو حفرة من حفر النيران Berikut ini adalah 8 keutamaan membaca surat yasin yang tertulis pada kitab tafsir yasin karya Syaikh Hamami Zadah : 1.

Jika dibaca dengan hati yang khudur oleh orang yang lapar maka Allah akan menjadikannya kenyang dengan anugerah Allah. 2. Jika dibaca oleh orang yang ketakutan maka Allah akan menghilangkan kesedihan dan ketakutannya. 3. Jika dibaca oleh orang yang fakir maka Allah akan melunasi hutangnya. 4. Jika dibaca oleh orang yang mempunyai hajat maka Allah akan mengabulkan hajatnya. 5. Jika dibaca diwaktu pagi maka dia akan dijadikan aman sampai waktu sore.

6. Jika di suatu daerah dibacakan surat yasin atau dijelaskan tentang surat yasin maka daerah tersebut akan diselamatkan dari berbagai macam musibah dan bencana. 7. Jika dibaca di malam hari maka dia dan keluarganya akan dijadikan aman sampai pagi hari. 8. Jika surat yasin dibacakan untuk orang yang sudah meninggal maka : jika ia termasuk mendapatkan siksa kubur maka siksanya akan diringankan, namun jika ia termasuk orang yang yang tidak mendapatkan siksa kubur maka ia akan diberi keikmatan tambahan.

Karena alam kubur itu adalah taman dari taman surga atau jurang dari jurang neraka. 5 Versi dalam Pengertian Lafadz Yasin وفي لفظ يس خمسة اقوال Ada 5 perbedaan pendapat ulama’ dalam mengartikan lafadz yasin : قال بعض المفسرين : يس يا انسان، Ùˆ عادة العرب انهم يأخذون من كل كلمة حرفا ثم يتلفظون به ويأخذون من ياء النداء يا ومن الانسان سينا فركبوهما فصار يس.

والمراد منه : يا محمد عليه السلام Pendapat pertama : Yasin adalah singkatan dari yaa yang berarti wahai dan siin dari kata insan yang berarti manusia. Jadi, maknanya ialah wahai manusia, yang dimaksud disini adalah wahai Muhammad Saw. وقال بعض المفسرين : المراد منه يا سيد المىسلين Surah yasin ayat 1 sampai 83 kedua : Yasin maksudnya adalah yaa sayyidal mursaliin yang berarti wahai pemimpin para utusan. وقال بعضهم : يس اسم من اسماء القرآن Pendapat ketiga : Yasin adalah nama lain dari Al Qur’an.

وقال بعضهم : يس اسم من اسماء الله تعالى Pendapat keempat : Yasin adalah salah satu nama dari nama Allah. وقال بعضهم : يس اسم السورة Pendapat kelima : Yasin adalah salah satu nama surat didalam Al Qur’an.

وذكر في تفسير الاستراباذي : ان الله تعالى أربعة آلاف اسم، الف منها لايعرفه غير الله تعالى Ùˆ ألف منها لا يعرفه غير الملائكةو ألف في لوح المحفوظ وثلثمائة في التورة وثلثمائة في الانجيل وثلثمائة في الزبور ومائة منها في القرآن، تسع وتسعون ظاهرة، وواحد منها خفي وهو اسم الاعظام لا يعرغفه الا الانبياء والمرسلون Disebutkan dalam kitab Tafsir Al Istirobadzi : Bahwasannya Allah Ta’ala memiliki nama sebanyak 4000 nama, 1000 nama yang mengetahui hanya Allah, kemudian 1000 nama yang lain hanya Allah dan malaikat yang tahu, kemudian 1000 nama yang lain tertulis di lauhul mahfudz, kemudian 300 nama yang lain tertulis di kitab taurat, kemudian 300 nama yang lain tertulis di kitab injil, kemudian 300 nama yang lain tertulis dikitab zabur, kemudian 99 nama yang lain tertulis di Al Qur’an, sedangkan yang terakhir yaitu 1 nama yang lain adalah ismul a’dzom yang mengetahuinya hanya para nabi dan para rasul.

Jamaah remaja Islami Kabupaten OKU Selatan sum-Sel siap menunggu tafsir surat yasin ayat berikutnya, mohon lebih teliti utk tulisan arabnya pernah ketemu ada satu kata belum tertulis, semoga lebih teliti lagi ya, trimakasih atas hasil kerja kerasnya kami siap menyebarkan ke jamaah dan belajar bersama
Berikut adalah bacaan Surah Yasin ayat 1 - 83 dengan tulisan arab, latin hingga terjemahan Bahasa Indonesia.

TRIBUNNEWS.COM - Berikut adalah bacaan Surah Yasin ayat 1 - 83 dengan tulisan arab, latin hingga terjemahan Bahasa Indonesia. Surah Yasin merupakan salah satu surat yang ada di dalam Al Quran, terletak di juz 22-23. Membaca surah Yasin dapat dilakukan kapan saja. Umat Muslim boleh membaca surah Yasin setelah salat, malam hari atau malam Jumat.

Selain mendapatkan pahala, membaca surah Yasin juga akan mendapatkan kebaikan-kebaikan lainnya. Keutamaan membaca surah Yasin ada di akhir artikel ini. xxx Berikut bacaan Surat Yasin Ayat 1-83beserta tulisan latin dan tulisan arab, dikutip dari Tribunnews.com: [بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ Bismillahirrahmaanirrahiim(i) يسٓ 1. Yaa siin وَٱلۡقُرۡءَانِ ٱلۡحَكِيمِ 2. Wal Qur-aanil hakiim(i) إِنَّكَ لَمِنَ ٱلۡمُرۡسَلِينَ 3.

Innaka laminal mursaliin(a) عَلَىٰ صِرَٰطٍ مُّسۡتَقِيمٍ 4. ‘Alaa shiraathim mustaqiim(i) تَنزِيلَ ٱلۡعَزِيزِ ٱلرَّحِيمِ 5. Tanziilal ‘aziizir rahiim(i) لِتُنذِرَ قَوۡمٗا مَّآ أُنذِرَ ءَابَآؤُهُمۡ فَهُمۡ غَٰفِلُونَ 6. Li tundzira qauman maa undzira aabaauhum fahum ghaafiluun(a) لَقَدۡ حَقَّ ٱلۡقَوۡلُ عَلَىٰٓ أَكۡثَرِهِمۡ فَهُمۡ لَا يُؤۡمِنُونَ 7.

Laqad haqqal qaulu 'alaa aktsarihim fahum laa yu`minuun(a) إِنَّا جَعَلۡنَا فِيٓ أَعۡنَٰقِهِمۡ أَغۡلَٰلٗا فَهِيَ إِلَى ٱلۡأَذۡقَانِ فَهُم مُّقۡمَحُونَ 8. Inna Ja’alnaa fii a’naaqihim aghlaalan fahiya ilal adzqaani fahum muqmahuun(a) وَجَعَلۡنَا مِنۢ بَيۡنِ أَيۡدِيهِمۡ سَدّٗا وَمِنۡ خَلۡفِهِمۡ سَدّٗا فَأَغۡشَيۡنَٰهُمۡ فَهُمۡ لَا يُبۡصِرُونَ 9. Waja 'alnaa min baini aidiihim saddan wa min khalfihim saddan fa aghsyainaahum fahum laa yubshirrun(a) وَسَوَآءٌ عَلَيۡهِمۡ ءَأَنذَرۡتَهُمۡ أَمۡ لَمۡ تُنذِرۡهُمۡ لَا يُؤۡمِنُونَ 10.

Wa sawaa-un 'alaihim a-andzartahum amlam tundzirhum laa yu`minuun(a) إِنَّمَا تُنذِرُ مَنِ ٱتَّبَعَ ٱلذِّكۡرَ وَخَشِيَ ٱلرَّحۡمَٰنَ بِٱلۡغَيۡبِۖ فَبَشِّرۡهُ بِمَغۡفِرَةٖ وَأَجۡرٍ كَرِيمٍ 11.

Innamaa tundziru manittaba'adz dzikra wa khasyiyar rahmaana bil-ghaib(i), fabasy-syirhu bi magfiratin wa ajrin kariim(in) إِنَّا نَحۡنُ نُحۡيِ ٱلۡمَوۡتَىٰ وَنَكۡتُبُ مَا قَدَّمُواْ وَءَاثَٰرَهُمۡۚ وَكُلَّ شَيۡءٍ أَحۡصَيۡنَٰهُ فِيٓ إِمَامٍ مُّبِينٍ 12. Innaa nahnu nuhyil mautaa wanaktubu maa qaddamuu wa aatsaarahum, wa kulla syai-in ahshainaahu fii imaamim mubiin(in) وَٱضۡرِبۡ لَهُم مَّثَلًا أَصۡحَٰبَ ٱلۡقَرۡيَةِ إِذۡ جَآءَهَا ٱلۡمُرۡسَلُونَ 13.

Wadhrib lahum matsalan ash-haabal qaryati idz jaa-ahal mursaluun(a) إِذۡ أَرۡسَلۡنَآ إِلَيۡهِمُ ٱثۡنَيۡنِ فَكَذَّبُوهُمَا فَعَزَّزۡنَا بِثَالِثٍ فَقَالُوٓاْ إِنَّآ إِلَيۡكُم مُّرۡسَلُونَ 14. Idz arsalnaa ilaihimuts naini fakadz dzabuuhumaa fa'azzaznaa bi tsaalitsin faqaaluu innaa ilaikum mursaluun(a) قَالُواْ مَآ أَنتُمۡ إِلَّا بَشَرٞ مِّثۡلُنَا وَمَآ أَنزَلَ ٱلرَّحۡمَٰنُ مِن شَيۡءٍ إِنۡ أَنتُمۡ إِلَّا تَكۡذِبُونَ 15.

Qaaluu ma antum illaa basyarum mitslunaa wa maa anzalarrahmaanu min syai-in in antum illaa takdzibuun(a) قَالُواْ رَبُّنَا يَعۡلَمُ إِنَّآ إِلَيۡكُمۡ لَمُرۡسَلُونَ 16. Qaaluu rabbunaa ya'lamu innaa ilaikum lamursaluun(a) وَمَا عَلَيۡنَآ إِلَّا ٱلۡبَلَٰغُ ٱلۡمُبِينُ 17.

Wa maa 'alainaa illal balaghul mubiin(a) قَالُوٓاْ إِنَّا تَطَيَّرۡنَا بِكُمۡۖ لَئِن لَّمۡ تَنتَهُواْ لَنَرۡجُمَنَّكُمۡ وَلَيَمَسَّنَّكُم مِّنَّا عَذَابٌ أَلِيمٌ 18. Qaaluu innaa tathayyarnaa bikum la-in lam tantahuu lanarjumannakum walayamassannakum minnaa 'adzaabun aliim(un) قَالُواْ طَٰٓئِرُكُم مَّعَكُمۡ أَئِن ذُكِّرۡتُمۚ بَلۡ أَنتُمۡ قَوۡمٞ مُّسۡرِفُونَ 19.

Qaaluu thaa`irukum ma'akum, a-in dzukkirtum, bal antum qaumum musrifuun(a) وَجَآءَ مِنۡ أَقۡصَا ٱلۡمَدِينَةِ رَجُلٞ يَسۡعَىٰ قَالَ يَٰقَوۡمِ ٱتَّبِعُواْ ٱلۡمُرۡسَلِينَ 20. Wa jaa-a min aqshal madiinati rajuluy yas-'aa qaala yaa qaumit tabi'ul mursaliin(a) ٱتَّبِعُواْ مَن لَّا يَسۡ‍َٔلُكُمۡ أَجۡرٗا وَهُم مُّهۡتَدُونَ 21.

Ittabi'uu man laa yas-alukum ajran wa hum muhtaduun(a) وَمَا لِيَ لَآ أَعۡبُدُ ٱلَّذِي فَطَرَنِي وَإِلَيۡهِ تُرۡجَعُونَ 22. Wa maa liya laa a'budul ladzi fatharanii wa ilaihi turja'uun(a) ءَأَتَّخِذُ مِن دُونِهِۦٓ ءَالِهَةً إِن يُرِدۡنِ ٱلرَّحۡمَٰنُ بِضُرٍّ لَّا تُغۡنِ عَنِّي شَفَٰعَتُهُمۡ شَيۡ‍ٔٗا وَلَا يُنقِذُونِ 23. A-attakhidzu minduunihii aalihatan in yuridnirrahmaanu bidhurril laa tughnii 'annii syafaa 'atuhum syai-aw wa laa yunqidzun(i) إِنِّيٓ إِذٗا لَّفِي ضَلَٰلٍ مُّبِينٍ 24.

Innii idzal lafii dhalaalim mubiin(in) إِنِّيٓ ءَامَنتُ بِرَبِّكُمۡ فَٱسۡمَعُونِ 25. Innii aamantu birabbikum fasma’uun(i) قِيلَ ٱدۡخُلِ ٱلۡجَنَّةَۖ قَالَ يَٰلَيۡتَ قَوۡمِي يَعۡلَمُونَ 26. Qiilad khulil jannata qaala yaa laita qaumii ya'lamuun(a) بِمَا غَفَرَ لِي رَبِّي وَجَعَلَنِي مِنَ ٱلۡمُكۡرَمِينَ 27. Bimaa ghafaralii rabbii wa ja-'alnii minal mukramiin(a) وَمَآ أَنزَلۡنَا عَلَىٰ قَوۡمِهِۦ مِنۢ بَعۡدِهِۦ مِن جُندٍ مِّنَ ٱلسَّمَآءِ وَمَا كُنَّا مُنزِلِينَ 28.

Wa maa anzalnaa 'alaa qaumihii min ba'dihii min jundim minas sama-i wa maa kunnaa munziliin(a) إِن كَانَتۡ إِلَّا صَيۡحَةٗ وَٰحِدَةٗ فَإِذَا هُمۡ خَٰمِدُونَ 29. In kaanat illaa shaihataw wahidatan faidzaa hum khaamiduun(a) يَٰحَسۡرَةً عَلَى ٱلۡعِبَادِۚ مَا يَأۡتِيهِم مِّن رَّسُولٍ إِلَّا كَانُواْ بِهِۦ يَسۡتَهۡزِءُونَ 30.

Yaa hasratan 'alal-'ibaadi ma ya`tiihim mir rasuulin illaa kaanuu bihii yastahziuun(a) أَلَمۡ يَرَوۡاْ كَمۡ أَهۡلَكۡنَا قَبۡلَهُم مِّنَ ٱلۡقُرُونِ أَنَّهُمۡ إِلَيۡهِمۡ لَا يَرۡجِعُونَ 31. Alam yarau kam ahlaknaa qablahum minalquruuni annahum ilaihim laa yarji'uun(a) وَإِن كُلّٞ لَّمَّا جَمِيعٞ لَّدَيۡنَا مُحۡضَرُونَ 32. Wa in kullul lammaa jamii'ul ladainaa mukhdharuun(a) وَءَايَةٞ لَّهُمُ ٱلۡأَرۡضُ ٱلۡمَيۡتَةُ أَحۡيَيۡنَٰهَا وَأَخۡرَجۡنَا مِنۡهَا حَبّٗا فَمِنۡهُ يَأۡكُلُونَ 33.

Wa aayatul lahumul ardhul-maitatu ahyainaahaa wa akhrajnaa habban faminhu ya`kuluun(a) وَجَعَلۡنَا فِيهَا جَنَّٰتٍ مِّن نَّخِيلٍ وَأَعۡنَٰبٍ وَفَجَّرۡنَا فِيهَا مِنَ ٱلۡعُيُونِ 34. Waja-'alnaa fiihaa jannaatim min nakhiilin wa a'naabin wa fajjarnaa fiihaa minal 'uyuun(i) لِيَأۡكُلُواْ مِن ثَمَرِهِۦ وَمَا عَمِلَتۡهُ أَيۡدِيهِمۡۚ أَفَلَا يَشۡكُرُونَ 35. Liya` kuluu min tsamarihii wa maa 'amilathu aidiihim afalaa yasykuruun(a) سُبۡحَٰنَ ٱلَّذِي خَلَقَ ٱلۡأَزۡوَٰجَ كُلَّهَا مِمَّا تُنۢبِتُ ٱلۡأَرۡضُ وَمِنۡ أَنفُسِهِمۡ وَمِمَّا لَا يَعۡلَمُونَ 36.

Subhaanalladzii khalaqal azwaaja kullahaa mimmaa tunbitul ardhu wa min anfusihim wa mimmaa laa ya’lamuun(a) وَءَايَةٌ لَّهُمُ ٱلَّيۡلُ نَسۡلَخُ مِنۡهُ ٱلنَّهَارَ surah yasin ayat 1 sampai 83 هُم مُّظۡلِمُونَ 37. Wa aayatul lahumul lailu naslakhu minhun nahaara faidzaahum muzhlimuun(a) وَٱلشَّمۡسُ تَجۡرِي لِمُسۡتَقَرٍّ لَّهَاۚ ذَٰلِكَ تَقۡدِيرُ ٱلۡعَزِيزِ ٱلۡعَلِيمِ 38. Wasy-sayamsu tajrii limustaqarril lahaa dzaalika taqdiirul 'aziizil 'alim(i) وَٱلۡقَمَرَ قَدَّرۡنَٰهُ مَنَازِلَ حَتَّىٰ عَادَ كَٱلۡعُرۡجُونِ ٱلۡقَدِيمِ 39.

Wal qamara qaddarnaahu manaazila hattaa 'aada kal'urjuunil qadiim(i) لَا ٱلشَّمۡسُ يَنۢبَغِي لَهَآ أَن تُدۡرِكَ ٱلۡقَمَرَ وَلَا ٱلَّيۡلُ سَابِقُ ٱلنَّهَارِۚ وَكُلٌّ فِي فَلَكٍ يَسۡبَحُونَ 40.

Lasy-syamsu yanbaghii lahaa an tudrikal qamara wa lallailu saabiqunnahaar(i), wa kullun fii falakin yasbahuun(a) وَءَايَةٞ لَّهُمۡ أَنَّا حَمَلۡنَا ذُرِّيَّتَهُمۡ فِي ٱلۡفُلۡكِ ٱلۡمَشۡحُونِ 41.

Wa aayatul lahum annaa hamalnaa dzurriyyatahum filfulkil masyhuun(i) وَخَلَقۡنَا لَهُم مِّن مِّثۡلِهِۦ مَا يَرۡكَبُونَ 42.

Wa khalaqnaa lahum mim mitslihii maa yarkabuun(a) وَإِن نَّشَأۡ نُغۡرِقۡهُمۡ فَلَا صَرِيخَ لَهُمۡ وَلَا هُمۡ يُنقَذُونَ 43.

Wa in nasya` nughriq-hum falaa shariikhalahum wa laa hum yunqadzuun(a) إِلَّا رَحۡمَةٗ مِّنَّا وَمَتَٰعًا إِلَىٰ حِينٍ 44.

surah yasin ayat 1 sampai 83

Illaa rahmatan minna wa mataa'an ilaaihiin(in) وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ ٱتَّقُواْ مَا بَيۡنَ أَيۡدِيكُمۡ وَمَا خَلۡفَكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تُرۡحَمُونَ 45. Wa idzaa qiilla lahumuttaquu maa baina aidiikum wa maa khalfakum la'alakum turhamuun(a) وَمَا تَأۡتِيهِم مِّنۡ ءَايَةٍ مِّنۡ ءَايَٰتِ رَبِّهِمۡ إِلَّا كَانُواْ عَنۡهَا مُعۡرِضِينَ 46. Wa maa ta`tiihim min ayatin min aayaati rabbihim illaa kaanuu 'anhaa mu'ridhiin(a) وَإِذَا قِيلَ لَهُمۡ أَنفِقُواْ مِمَّا رَزَقَكُمُ ٱللَّهُ قَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ لِلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ أَنُطۡعِمُ مَن لَّوۡ يَشَآءُ ٱللَّهُ أَطۡعَمَهُۥٓ إِنۡ أَنتُمۡ إِلَّا فِي ضَلَٰلٍ مُّبِينٍ 47.

Wa idzaa qiila lahum anfiquu mimmaa razaqakumullaahu, qaalal ladziina kafaruu lilladzina aamanuu, anuth-'imu mal lau yasyaa-ullaahu ath-'amahuu, in an tum illaa fii dhalaalim mubiin(in) وَيَقُولُونَ مَتَىٰ هَٰذَا ٱلۡوَعۡدُ إِن كُنتُمۡ صَٰدِقِينَ 48. Wa yaquuluuna mataa haadzal wa'du in kuntum shaadiqiin(a) مَا يَنظُرُونَ إِلَّا صَيۡحَةٗ وَٰحِدَةٗ تَأۡخُذُهُمۡ وَهُمۡ يَخِصِّمُونَ 49.

Maa yanzhuruuna illaa shaihataw waahidatan ta`khudzuhum wahum yakhish shimuun(a) فَلَا يَسۡتَطِيعُونَ تَوۡصِيَةٗ وَلَآ إِلَىٰٓ أَهۡلِهِمۡ يَرۡجِعُونَ 50.

Falaa yastathii-'uuna taushiyatan wa laa ilaa ahlihim yarji'uun(a) وَنُفِخَ فِي ٱلصُّورِ فَإِذَا هُم مِّنَ ٱلۡأَجۡدَاثِ إِلَىٰ رَبِّهِمۡ يَنسِلُونَ 51.

surah yasin ayat 1 sampai 83

Wa nufikha fish-shuuri fa idzaa hum minal aj-daatsi ilaa rabbihim yansiluun(a) قَالُواْ يَٰوَيۡلَنَا مَنۢ بَعَثَنَا مِن مَّرۡقَدِنَاۜۗ هَٰذَا مَا وَعَدَ ٱلرَّحۡمَٰنُ وَصَدَقَ ٱلۡمُرۡسَلُونَ 52. Qaaluu yaa wailanaa man ba'atsanaa min marqadinaa haadzaa maa wa-'adar-rahmaanu wa shadaqal-mursaluun(a) إِن كَانَتۡ إِلَّا صَيۡحَةٗ وَٰحِدَةٗ فَإِذَا هُمۡ جَمِيعٌ لَّدَيۡنَا مُحۡضَرُونَ 53.

In kaanat illaa shaihataw waahidatan fa idzaahum jamii'ul ladainaa muhdharuun(a) فَٱلۡيَوۡمَ لَا تُظۡلَمُ نَفۡسٌ شَيۡ‍ٔٗا وَلَا تُجۡزَوۡنَ إِلَّا مَا كُنتُمۡ تَعۡمَلُونَ 54. Falyauma laa tuzhlamu nafsun syai-aw wa laa tuj-zauna illaa maa kuntum ta`maluun(a) إِنَّ أَصۡحَٰبَ ٱلۡجَنَّةِ ٱلۡيَوۡمَ فِي شُغُلٍ فَٰكِهُونَ 55. Inna ash-haabal jannatil yauma fii syughulin faakihuun(a) هُمۡ وَأَزۡوَٰجُهُمۡ فِي ظِلَٰلٍ عَلَى ٱلۡأَرَآئِكِ مُتَّكِ‍ُٔونَ 56. Hum wa azwaajuhum fii zhilaalin 'alal araa-iki muttakiuun(a) لَهُمۡ فِيهَا فَٰكِهَةٌ وَلَهُم مَّا يَدَّعُونَ 57.

Lahum fiihaa faakihatuw wa lahum maa yadda’uun(a) سَلَٰمٌ قَوۡلٗا مِّن رَّبٍّ رَّحِيمٍ 58. Salaamun qaulam mir rabbir rahiim(in) وَٱمۡتَٰزُواْ ٱلۡيَوۡمَ أَيُّهَا ٱلۡمُجۡرِمُونَ 59. Wamtaazul yauma ayyuhal mujrimuun(a) أَلَمۡ أَعۡهَدۡ إِلَيۡكُمۡ يَٰبَنِيٓ ءَادَمَ أَن لَّا تَعۡبُدُواْ ٱلشَّيۡطَٰنَۖ إِنَّهُۥ لَكُمۡ عَدُوٌّ مُّبِينٌ 60.

Alam a'had ilaikum yaa banii aadama anlaa ta'budusysyaithaana innahuu lakum 'aduwwum mubiin(un) وَأَنِ ٱعۡبُدُونِيۚ هَٰذَا صِرَٰطٌ مُّسۡتَقِيمٌ 61. Wa ani'buuduunii, haadzaa shiraathum mustaqiim(un) وَلَقَدۡ أَضَلَّ مِنكُمۡ جِبِلّٗا كَثِيرًاۖ أَفَلَمۡ تَكُونُواْ تَعۡقِلُونَ 62.

Wa laqad adhalla minkum jibillan katsiiran afalam takuunuu ta'qiluun(a) هَٰذِهِۦ جَهَنَّمُ ٱلَّتِي كُنتُمۡ تُوعَدُونَ 63. Haadzihi jahannamul latii kuntum tuu'aduun(a) ٱصۡلَوۡهَا ٱلۡيَوۡمَ بِمَا كُنتُمۡ تَكۡفُرُونَ 64. Ishlauhal yauma bimaa kuntum takfuruun(a) ٱلۡيَوۡمَ نَخۡتِمُ عَلَىٰٓ أَفۡوَٰهِهِمۡ وَتُكَلِّمُنَآ أَيۡدِيهِمۡ وَتَشۡهَدُ أَرۡجُلُهُم بِمَا كَانُواْ يَكۡسِبُونَ 65.

Alyauma nakhtimu 'alaa afwaahihim wa tukallimunaa aidiihim surah yasin ayat 1 sampai 83 tasyhadu arjuluhum bimaa kaanuu yaksibuun(a) وَلَوۡ نَشَآءُ لَطَمَسۡنَا عَلَىٰٓ أَعۡيُنِهِمۡ فَٱسۡتَبَقُواْ ٱلصِّرَٰطَ فَأَنَّىٰ يُبۡصِرُونَ 66.

surah yasin ayat 1 sampai 83

Walau nasyaa-u lathamasnaa 'alaa a'yunihim fas-tabaqush-shiraata fa-annaa yubshiruun(a) وَلَوۡ نَشَآءُ لَمَسَخۡنَٰهُمۡ عَلَىٰ مَكَانَتِهِمۡ فَمَا ٱسۡتَطَٰعُواْ مُضِيّٗا وَلَا يَرۡجِعُونَ 67. Walau nasyaa-u lamasakhnaahum 'alaa makaanatihim famastathaa'uu mudhiyyaw walaa yarji'uun(a) وَمَن نُّعَمِّرۡهُ نُنَكِّسۡهُ فِي ٱلۡخَلۡقِۚ أَفَلَا يَعۡقِلُونَ 68.

Wa man nu'ammirhu nunakkis-hu filkhalqi afalaa ya'qiluun(a) وَمَا عَلَّمۡنَٰهُ ٱلشِّعۡرَ وَمَا يَنۢبَغِي لَهُۥٓۚ إِنۡ هُوَ إِلَّا ذِكۡرٌ وَقُرۡءَانٌ مُّبِينٌ 69.

Wa maa 'allamnaahusy-syi'ra wa maa yanbaghii lah(u) in huwa illaa dzikruw wa Qur-aanum mubiin(un) لِّيُنذِرَ مَن كَانَ حَيّٗا وَيَحِقَّ ٱلۡقَوۡلُ عَلَى ٱلۡكَٰفِرِينَ 70.

Liyundzira man kaana hayyan wa yahiqqal qaulu 'alal kaafiriin(a) أَوَ لَمۡ يَرَوۡاْ أَنَّا خَلَقۡنَا لَهُم مِّمَّا عَمِلَتۡ أَيۡدِينَآ أَنۡعَٰمٗا فَهُمۡ لَهَا مَٰلِكُونَ 71.

Awalam yarau annaa khalaqnaa lahum mimmaa 'amilat aidiinaa an'aaman fahum lahaa maalikuunI(a) وَذَلَّلۡنَٰهَا لَهُمۡ فَمِنۡهَا رَكُوبُهُمۡ وَمِنۡهَا يَأۡكُلُونَ 72. Wadzallalnaaha lahum faminhaa rakuubuhum wa minhaa ya`kuluun(a) وَلَهُمۡ فِيهَا مَنَٰفِعُ وَمَشَارِبُۚ أَفَلَا يَشۡكُرُونَ 73. Walahum fiiha manaafi'u wa masyaaribu afalaa yasykuruun(a) وَٱتَّخَذُواْ مِن دُونِ ٱللَّهِ ءَالِهَةٗ لَّعَلَّهُمۡ يُنصَرُونَ 74.

Wattakhadzu min duunillaahi aalihatan la'allahum yunsaruun(a) لَا يَسۡتَطِيعُونَ نَصۡرَهُمۡ وَهُمۡ لَهُمۡ جُندٌ مُّحۡضَرُونَ 75. Laa yas-tathii'uuna nashrahum wahum lahum jundum muhdlaruun(a) فَلَا يَحۡزُنكَ قَوۡلُهُمۡۘ إِنَّا نَعۡلَمُ مَا يُسِرُّونَ وَمَا يُعۡلِنُونَ 76.

Falaa yahzunka qauluhum inna na'lamu maa yusirruuna wa maa yu'linuun(a) أَوَ لَمۡ يَرَ ٱلۡإِنسَٰنُ أَنَّا خَلَقۡنَٰهُ مِن نُّطۡفَةٍ فَإِذَا هُوَ خَصِيمٌ مُّبِينٌ 77. Awalam yaral insaanu annaa khalaqnaahu min nuth-fatin fa idza huwa khasiimum mubiin(un) وَضَرَبَ لَنَا مَثَلٗا وَنَسِيَ خَلۡقَهُۥۖ قَالَ مَن يُحۡيِ ٱلۡعِظَٰمَ وَهِيَ رَمِيمٌ 78.

Wa dharaba lanaa matsalaw wanasiya khalqahu qaala man yuhyil 'izhaama wahiya ramiim(un) قُلۡ يُحۡيِيهَا ٱلَّذِيٓ أَنشَأَهَآ أَوَّلَ مَرَّةٖۖ وَهُوَ بِكُلِّ خَلۡقٍ عَلِيمٌ 79.

Qul yuhyiihal ladzi ansya-ahaa awwala marratin wa huwa bikulli khalqin 'aliim(un) ٱلَّذِي جَعَلَ لَكُم مِّنَ ٱلشَّجَرِ ٱلۡأَخۡضَرِ نَارٗا فَإِذَآ أَنتُم مِّنۡهُ تُوقِدُونَ 80.

Al ladzii ja'ala lakum minasy syajaril-akhdhari naaran fa idzaa antum minhu tuuqiduun(a) أَوَ لَيۡسَ ٱلَّذِي خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضَ بِقَٰدِرٍ عَلَىٰٓ أَن يَخۡلُقَ مِثۡلَهُمۚ بَلَىٰ وَهُوَ ٱلۡخَلَّٰقُ ٱلۡعَلِيمُ 81. Awalaisal ladzii khalaqas samaawaati wal-ardha biqaadirin 'alaa ayyakhluqa mitslahum, balaa wahuwal khallaaqul 'alim(u) إِنَّمَآ أَمۡرُهُۥٓ إِذَآ أَرَادَ شَيۡ‍ًٔا أَن يَقُولَ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ 82.

Innamaa amruhuu idzaa araada syai-an an yaquula lahuu kun fa yakun(u) فَسُبۡحَٰنَ ٱلَّذِي بِيَدِهِۦ مَلَكُوتُ كُلِّ شَيۡءٍ وَإِلَيۡهِ تُرۡجَعُونَ 83. Fasub-haanal ladzii bi yadihii malakuutu kulli syai-in wa ilaihi turja'uun(a) Berikut ini doa setelah baca surat yasin yang dikutip dari Buku Tahlilan Hadiyuawan: Doa Sesudah Membaca Surat Yasin Latin : Bismillahirrahmaanirrahiim. Allahumma inna nastahfidzhuka wa nastaudi’uka diinana wa anfusanaa wa ahlanaa wa aulaadanaa wa amwaalanaa wa kulla syai’in a’thaitanaa.

Allahummaj’alnaa fii kanafika wa amaanika wa jiwaarika wa ‘iyaadzika min kulli syaithaanim mariid wa jabbaarin‘ aniid wa dzii ‘ainin wa dzii baghyin wa min syarri kulli dzii syarrin innaka ‘alaa kulli syai’in qadiir. Allahumma jamilnaa bil’aafiyati was salaaati wa haqqiqnaa bit taqwaa wal istiqaamati wa a’idznaa min muujibaatin nadaamati innaka samii’ud du’aa’i. Allahummaghfirlanaa wa li waalidiina wa li aulaadinaa wa li masyaa-yikhinaa wa li ikhwaaniaa fiddiini wa li ashhaabinaa wa ahbaabinaa wa liman ahabbanaa fiika wa liman ahsana ilainaa wa lil mukminiina wal mukminaati wal musliminiina wal muslimaati ya rabbal ‘aalamiin.

Wasallalhumma alaabdika warasu likasaiyadinaa wamailanaa muhammadin wa ala lihi wasabihi wasallam Warzuqnaa kamaalal mutaaba’ati lahu zaahiran wa baathinan fii ‘aafiyatin wa salaamatin birahmatika yaa arhamar raahimiin. Wa shallilaahumma ‘alaa ‘abdika wa rasuulika sayyidinaa muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa sallim. Artinya : “Ya Allah, kami memohon penjagaan-Mu dan surah yasin ayat 1 sampai 83 kepada-Mu agama kami, dari kami, keluarga kami, anak-anak kami, harta benda kami, dan apa saja yang telah engkau berikan kepada kami.” “Ya Allah, semoga engkau menjadikan kami dalam penjagaan, tanggungan, kedekatan dan perlindungan-Mu dari godaan setan yang menggoda, orang yang kejam, zalim dan durhaka, dan dari kejahatan penjahat, sesungguhnya engkau adalah maha kuasa atas segala sesuatu.” “Ya Allah, baguskanlah kami dengan kesehatan dan keselamatan, surah yasin ayat 1 sampai 83 sejatikanlah kami dengan takwa dan istiqamah, jagalah kami dari penyesalah, karena sesungguhnya Engkau maha mendengarkan doa.” “Ya Allah ampunilah kami, kedua orang tua kami, anak-anak kami, guru-guru kami, saudara-saudara kami seagama, sahabat-sahabat kami, kekasih-kekasih kami, orang yang mengasihi kami karena Engkau, dan kepada siapa saja yang berbuat baik kepada surah yasin ayat 1 sampai 83, orang-orang yang beriman laki-laki dan perempuan dan orang-orang yang beragama Islam laki-laki dan perempuan, wahai Tuhan semesta alam.” “Dan limpahkan kepada kami kesempurnaan mengikutinya lahir dan batin, dalam keadaan sehat dan selamat dengan rahmat-Mu wahai sebaik-baik Penyayang dari para penyayang.” “Ya Allah limpahkanlah rahmat dan keselamatan kepada hamba dan utusan-Mu.

Yaitu junjungan kami Nabi Muhammad saw. beserta para keluarga dan sahabatnya.” Keutamaan Surah Yasin ](https://www.tribunnews.com/nasional/2021/02/18/bacaan-surat-yasin-83-ayat-tulisan-arab-dan-latin-beserta-doa-setelah-baca-surat-yasin?page=4) Dikutip dari Bangksapos.com, berikut keutamaan membaca Surat Yasin: [1.

Diampuni dosa-dosa Fadhilah Surat Yasin yang pertama dijelaskan dalam hadist riwayat At Thabrani, dimana disebutkan bahwa seseorang yang membaca Surat Yasin di malam hari maka keesokan paginya dosa-dosa orang tersebut akan diampuni. “Siapa yang membaca (surat) Yasin pada malam hari dengan mengharap keridoan Allah maka diampuni dosa-dosanya.”(HR. At Thabrani dan Al-Bayhaqi,dari Abu hurairah ra). 2. Dianggap mati syahid Dalam riwayat At-Thabrani juga dijelaskan bahwa seseorang yang rutin membaca surat yasin setiap malam maka ia akan dipermudah ajalnya.

Dan ia meninggal dalam keadaan syahid. “Barang siapa yang membiasakan membaca yasin setiap malam maka tanpa terduga dia menemui ajalnya, maka matinya dalam keadaan syahid.” (HR.At- thobroni, dari pernyataan Anas bin malik). 3. Mempermudah segala urusan Membaca surat yasin juga dipercaya dapat mempermudah berbagai masalah hidup, misalnya masalah hutang piutang, pertikaian, dan sebagainya.

“Barang siapa yang membaca surat yasin dari pagi hai, maka pekerjaan dihari itu dimudahkan dengan keberhasilan, dan jika membacanya diakhir suatu hari maka tugasnya hingga pagi hari surah yasin ayat 1 sampai 83 akan dimudahkan juga.” (Sunaan daarimi juz 2 halaman 549). 4. Mendapatkan ketenangan hati Membaca Al-quran sama halnya dengan berdizikir. Dan seseorang yang memperbanyak dizikir maka hatinya akan tenang. Begitulah keutamaan orang-orang yang rajin membaca surat Yasin atau surat lainnya.

Allah Ta’ala berfirman: “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Ar-ra’ad :28).

“Orang orang yang beriman hati mereka akan tenteram dengan mengingat allah SWT. ingatlah hanya dengan mengingatnya maka hati menjadi tenteram.”(QS. Ar-ra’du :28)… 5. Terhindar dari siksa kubur Siapa sih yang tidak takut akan siksa kubur? Hanya membayangkan saja sudah bisa membuat bulu kuduk merinding. Nah, fadhilah surat yasin yang luar biasa diyakini bisa meringankan kita dari siksa kubur yang mengerikan. “Barang siap yang mengunjungi makam seseorang dan membacakan surat yasin maka pada hari itu allah SWT meringankan siksa kubur mereka dan diberikannya kebaikan bagi sejumlah penghuni kubur diperkuburan itu.” (Tafsir Nur ats-tsagalayn 4/373).

6. Mempermudah sakaratul maut Membaca surat yasin juga dipercaya dapat membantu sakaratul maut agar lebih mudah. Sebagaimana dijelaskan dalam tafsir Al-Quran Al azhim: “Membaca surat yasin disisinya mayat akan surah yasin ayat 1 sampai 83 banyak rahmat dan berkah dan memudahkan keluarnya ruh .” (Tafsir alqur’an Al-azhim 6/562 daran nassyr wat tauzi ). “Disunnahkan membaca surat yasin disamping seseorang yang sedang menghadapi kematian.” (Al – Majmu’syaih Al muhadzdzab 5 /76 Dar’alim alkitab).

7. Meningkatkan keimanan Apabila kita membaca surat Yasin dengan memahami artinya, maka kita akan memahami betapa besar keagungan Allah. Betapa mengerikannya kematian, dan bagaimana perjuangan para pendakwah di masa lalu demi membela islam. Tentunya hal ini bisa membuat keimanan kita semakin bertambah. 8. Segala hajat dikabulkan Apabila ada keinginan atau hajat yang dikehendaki maka dengan membaca surat yasin diyakni urusan akan dikabulkan oleh Allah Ta’ala.

Sebagaimana dijelaskan dalam hadist: “Barang siapa yang membaca surat yasin sepenuhnya dan saat mencapai pada ayat 58 surat yasin tersebut diulang sebanyak 7 kali maka allah SWT akan mempermudah dan mengabulkan hajatnya.” 9.

Membantu pengampunan agar diterima Allah Ta’ala “Barang siapa yang membaca surah yasin untuk memohon ridho Allah, maka akan diampuni dosanya yang telah lalu.” (Al-baihagy dalam sy’abil iman serta mu’qil bin yasar rabersanma kanzul aumal Juz 112629). 10. Memperoleh pahala berlipat ganda Dalam riwayat At-Tirmidzi dan Ad-Darimi, mereka menjelaskan bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan bahwa surat yasin adalah jantung Al-quran.

Dan siapa yang membaca Al-Quran akan diberikan pahala sama seperti 10 kali membaca Al-Quran. 11. Mendapatkan kemuliaan Pada dasarnya setiap surat di Al-Quran itu baik. Dengan membaca Al-Quran secara rutin, termasuk surat yasin maka kita akan dimuliakan oleh Allah Ta’ala. Sebagaimana dijelaskan dalam hadist: “Siapa yang membaca Al-Qur’an dan beramal dengan isi kandungannya, dianugerahkan kedua ibu bapaknya mahkota di hari kiamat.

Cahayanya (mahkota) lebih baik dari cahaya matahari di rumah-rumah dunia. Kalaulah demikian itu matahari berada di rumahmu (dipenuhi dengan sinarnya), maka apa sangkaan kamu terhadap yang beramal dengan ini (al-Qur’an).” (HR. Abu Daud). 12. Dianggap sebagai keluarga oleh Allah Taala Rajin membaca Al-quran, termasuk surat yasin memiliki keistimewaan yang luar biasa. Salah satunya akan dianggap keluarga oleh Allah Ta’ala. Sebagaimana pemaparan dalam hadist shahih: ”Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga dari kalangan manusia.’ Beliau saw ditanya,’Siapa mereka wahai Rasulullah.’ Beliau saw menjawab,’mereka adalah Ahlul Qur’an, mereka adalah keluarga Allah dan orang-orang khusus-Nya.” (HR.

Ahmad dan Ibnu Majah). 13. Pemberi syafaat di akhirat kelak Dari shahabat Surah yasin ayat 1 sampai 83 Umamah Al-Bahili radhiallahu ‘anhusaya mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Bacalah oleh kalian Al-Qur an.

Karena ia \(Al\-Quran) akan datang pada Hari Kiamat kelak sebagai pemberi syafa’at bagi orang-orang yang rajin membacanya.” (HR. Muslim). 14. Jiwa akan bersih Rutin membaca Al-Quran dapat membuat jiwa kita jadi bersih. Ini bisa diibaratkan laksana bunga yang beraroma harum. Tentunya keistimewaan ini berlaku untuk semua surat dalam Al-Quran, termasuk yasin.

Dari shahabat Abu Musa Al-Asy’ari radhiallahu ‘anhu berkata, bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Perumpaan seorang mu min yang rajin membaca Al\-Quran adalah seperti buah Al-Atrujah yang aromanya wangi dan rasanya enak. Perumpamaan seorang mu min yang tidak membaca Al\-Quran adalah seperti buah tamr (kurma) tidak ada aromanya namun rasanya manis.

Perumpamaan seorang munafiq namun ia rajin membaca Al-Qur an adalah seperti buah Raihanah yang aromanya wangi namun rasanya pahit. Sedangkan perumpaan seorang munafiq yang tidak rajin membaca Al\-Quran adalah seperti buah Hanzhalah yang tidak memiliki aroma dan rasanya pun pahit.” (Al-Bukhari dan Muslim). 15. Memberi cahaya di kegelapan “Aku wasiatkan kepada kalian agar bertakwa kepada Allah dan Al Qur’an sesungguhnya ia adalah cahaya kegelapan, petunjuk di siang hari maka bacalah dengan sungguh-sungguh.” (HR.

Baihaqi). Memperoleh pahala seperti orang bersedekah “Orang yang membaca Al-Qur’an terang-terangan seperti orang yang bersedekah terang-terangan, orang yang membaca Al-Qur’an secara tersembunyi seperti orang yang bersedekah secara sembunyi.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi dan Nasa’i). 16. Memperoleh cahaya di hari kiamat Dari Abu Hurairah ra berkata: “Bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Siapa yang medengar satu ayat daripada Kitab Allah Ta’ala (al-Qur’an) ditulis baginya satu kebaikan yang berlipat ganda.

Siapa yang membacanya pula, baginya cahanya di hari kiamat.” Berita Terkait >Doa-Doa (Tribunnews.com/Widya/Suci) (BangkaPos.com/M Zulkodri) ](https://bangka.tribunnews.com/2020/07/23/sering-membaca-surah-yasin-ini-16-keutamaan-manfaat-yang-didapatkan-menurut-ustadz-abdul-somad?page=all&_ga=2.239942535.529110755.1616916695-1438658257.1605684530) Artikel AsliTRIBUNNEWS.COM - Inilah bacaan surat Yasin ayat 1-83 dalam tulisan Arab dan latin, dilengkapi terjemahannya.

Yasin merupakan surah yasin ayat 1 sampai 83 ke-36 dalam Alquran yang terdiri dari 83 ayat. Surat Yasin termasuk golongan surat Makkiyah dan diturunkan sesudah surat Al Jinn. Baca juga: Bacaan Ayat Kursi Surat ke-255 Al Baqarah: Tulisan Arab, Latin, Terjemahan dan Keutamaannya Baca juga: Surah yasin ayat 1 sampai 83 Doa Nabi Yunus dalam Surat Al Anbiya Ayat 87, Dilengkapi Tata Cara Berdoa
Bacaan Surah Yasin merupakan surah yang sangat mahsyur bagi masyarakat Muslim di Indonesia.

Kebanyakan masyarakat Indonesia mengamalkan Surah Surah yasin ayat 1 sampai 83 pada malam Jumat diperuntukkan untuk orang-orang yang telah meninggal. Selain itu dengan membaca Surah Yasin berharap agar dosa-dosa terdahulu diampunni dan mendapatkan ridha Allah SWT. Artinya: Dan apabila dikatakan kepada mereka, “Infakkanlah sebagian rezeki yang diberikan Allah kepadamu,” orang-orang yang kafir itu berkata kepada orang-orang yang beriman, “Apakah pantas kami memberi makan kepada orang-orang yang jika Allah menghendaki Dia akan memberinya makan?

Kamu benar-benar dalam kesesatan yang nyata.”
إِنَّ لِكُلِّ شَىْءٍ قَلْبًا وَقَلْبُ الْقُرْآنِ يس َمَنْ قَرَأَ يس كَتَبَ اللَّهُ لَهُ بِقِرَاءَتِهَا قِرَاءَةَ الْقُرْآنِ عَشْرَ مَرَّاتٍ Artinya "Setiap sesuatu ada jantungnya. Jantungnya Al-Quran adalah surat Yasin. Siapa yang membaca surat Yasin, Allah menulis baginya pahala seolah-olah ia telah mengkhatamkan sepuluh kali Al Quran." (HR.

Darimi dan Tirmidzi). Selain itu, membaca surat Yasin juga mendatangkan kebaikan untuk orang yang mendekati ajalnya. Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, diceritakan Ma'qil bin Yasar: قَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم ‏ "‏ اقْرَءُوا ‏{‏ يس ‏}‏ عَلَى مَوْتَاكُمْ ‏ Artinya: "Rasulullah SAW berkata, "Bacakanlah Surat Yasin pada orang yang akan meninggal." (HR.

Abu Dawud) Surat yang ke-36 dalam Al Quran ini tergolong surat Makiyyah. Bagi masyarakat Indonesia khususnya, surat Yasin biasa dibaca pada malam Jumat. Namun surat Yasin bisa dibaca kapan saja. Adapun bacaan surat Yasin lengkap beserta artinya adalah sebagai berikut: يسٓ 1. yā sīn. Yaa siin وَالْقُرْآنِ الْحَكِيمِ 2.

wal-qur`ānil-ḥakīm. Demi Al Quran yang penuh hikmah, إِنَّكَ لَمِنَ الْمُرْسَلِينَ 3. innaka laminal-mursalīn. Sesungguhnya kamu salah seorang dari rasul-rasul, عَلَىٰ صِرَٰطٍ مُّسْتَقِيمٍ 4. 'alā ṣirāṭim mustaqīm. (yang berada) diatas jalan yang lurus, تَنْزِيلَ الْعَزِيزِ الرَّحِيمِ 5.

tanzīlal-'azīzir-raḥīm. (sebagai wahyu) yang diturunkan oleh Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang, لِتُنذِرَ قَوْمًا مَّآ أُنذِرَ ءَابَآؤُهُمْ فَهُمْ غَٰفِلُونَ 6. litunżira qaumam mā unżira ābā`uhum fa hum gāfilụn. Agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang bapak-bapak mereka belum pernah diberi peringatan, karena itu mereka lalai. لَقَدْ حَقَّ ٱلْقَوْلُ عَلَىٰٓ أَكْثَرِهِمْ فَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ 7.

laqad ḥaqqal-qaulu 'alā akṡarihim fa hum lā yu`minụn. Sesungguhnya telah pasti berlaku perkataan (ketentuan Allah) terhadap kebanyakan mereka, kerena mereka tidak beriman. إِنَّا جَعَلْنَا فِىٓ أَعْنَٰقِهِمْ أَغْلَٰلًا فَهِىَ إِلَى ٱلْأَذْقَانِ فَهُم مُّقْمَحُونَ 8. innā ja'alnā fī a'nāqihim aglālan fa hiya ilal-ażqāni fa hum muqmaḥụn. Sesungguhnya Kami telah memasang belenggu dileher mereka, lalu tangan mereka (diangkat) ke dagu, maka karena itu mereka tertengadah.

وَجَعَلْنَا مِنۢ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ سَدًّا وَمِنْ خَلْفِهِمْ سَدًّا فَأَغْشَيْنَٰهُمْ فَهُمْ لَا يُبْصِرُونَ 9. wa ja'alnā mim baini aidīhim saddaw wa min khalfihim saddan fa agsyaināhum fa hum lā yubṣirụn. Dan Kami adakan di hadapan mereka dinding dan di belakang mereka dinding (pula), dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat. وَسَوَآءٌ عَلَيْهِمْ ءَأَنذَرْتَهُمْ أَمْ لَمْ تُنذِرْهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ 10.

wa sawā`un 'alaihim a anżartahum am lam tunżir-hum lā yu`minụn. Sama saja bagi mereka apakah kamu memberi peringatan kepada mereka ataukah kamu tidak memberi peringatan kepada mereka, mereka tidak akan beriman. إِنَّمَا تُنذِرُ مَنِ ٱتَّبَعَ ٱلذِّكْرَ وَخَشِىَ ٱلرَّحْمَٰنَ بِٱلْغَيْبِ ۖ فَبَشِّرْهُ بِمَغْفِرَةٍ وَأَجْرٍ كَرِيمٍ 11.

innamā tunżiru manittaba'aż-żikra wa khasyiyar-raḥmāna bil-gaīb, fa basysyir-hu bimagfiratiw wa ajring karīm 11. Sesungguhnya kamu hanya memberi peringatan kepada orang-orang yang mau mengikuti peringatan dan yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pemurah walaupun dia tidak melihatnya.

Maka berilah mereka kabar gembira dengan ampunan dan pahala yang mulia. إِنَّا نَحْنُ نُحْىِ ٱلْمَوْتَىٰ وَنَكْتُبُ مَا قَدَّمُوا۟ وَءَاثَٰرَهُمْ ۚ وَكُلَّ شَىْءٍ أَحْصَيْنَٰهُ فِىٓ إِمَامٍ مُّبِينٍ 12. innā naḥnu nuḥyil-mautā wa naktubu mā qaddamụ wa āṡārahum, wa kulla syai`in aḥṣaināhu fī imāmim mubīn. Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati dan Kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan. Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab Induk yang nyata (Lauh Mahfuzh).

وَاضْرِبْ لَهُمْ مَثَلًا أَصْحَابَ الْقَرْيَةِ إِذْ جَاءَهَا الْمُرْسَلُونَ 13. waḍrib lahum maṡalan aṣ-ḥābal-qaryah, iż jā`ahal-mursalụn. Dan buatlah bagi mereka suatu perumpamaan, yaitu penduduk suatu negeri ketika utusan-utusan datang kepada mereka. إِذْ أَرْسَلْنَا إِلَيْهِمُ اثْنَيْنِ فَكَذَّبُوهُمَا فَعَزَّزْنَا بِثَالِثٍ فَقَالُوا إِنَّا إِلَيْكُمْ مُرْسَلُونَ 14.

iż arsalnā ilaihimuṡnaini fa każżabụhumā fa 'azzaznā biṡāliṡin fa qālū innā ilaikum mursalụn. (yaitu) ketika Kami mengutus kepada mereka dua orang utusan, lalu mereka mendustakan keduanya; kemudian Kami kuatkan dengan (utusan) yang surah yasin ayat 1 sampai 83, maka ketiga utusan itu berkata: "Sesungguhnya kami adalah orang-orang di utus kepadamu". قَالُوا مَا أَنْتُمْ إِلَّا بَشَرٌ مِثْلُنَا وَمَا أَنْزَلَ الرَّحْمَٰنُ مِنْ شَيْءٍ إِنْ أَنْتُمْ إِلَّا تَكْذِبُونَ 15. qālụ mā antum illā basyarum miṡlunā wa mā anzalar-raḥmānu min syai`in in antum illā takżibụn.

Mereka menjawab: "Kamu tidak lain hanyalah manusia seperti kami dan Allah Yang Maha Pemurah tidak menurunkan sesuatupun, kamu tidak lain hanyalah pendusta belaka". قَالُوا رَبُّنَا يَعْلَمُ إِنَّا إِلَيْكُمْ لَمُرْسَلُونَ 16. qālụ rabbunā ya'lamu innā ilaikum lamursalụn. Mereka berkata: "Tuhan kami mengetahui bahwa sesungguhnya kami adalah orang yang diutus kepada kamu". وَمَا عَلَيْنَا إِلَّا الْبَلَاغُ الْمُبِينُ 17. wa mā 'alainā illal-balāgul-mubīn.

Dan kewajiban kami tidak lain hanyalah menyampaikan (perintah Allah) dengan jelas". قَالُوا إِنَّا تَطَيَّرْنَا بِكُمْ ۖ لَئِنْ لَمْ تَنْتَهُوا لَنَرْجُمَنَّكُمْ وَلَيَمَسَّنَّكُمْ مِنَّا عَذَابٌ أَلِيمٌ 18. qālū innā taṭayyarnā bikum, la`il lam tantahụ lanarjumannakum wa layamassannakum minnā 'ażābun alīm. Mereka menjawab: "Sesungguhnya kami bernasib malang karena kamu, sesungguhnya jika kamu tidak berhenti (menyeru kami), niscaya kami akan merajam kamu dan kamu pasti akan mendapat siksa yang pedih dari kami".

قَالُوا۟ طَٰٓئِرُكُم مَّعَكُمْ ۚ أَئِن ذُكِّرْتُم ۚ بَلْ أَنتُمْ قَوْمٌ مُّسْرِفُونَ 19. qālụ ṭā`irukum ma'akum, a in żukkirtum, bal antum qaumum musrifụn. Utusan-utusan itu berkata: "Kemalangan kamu adalah karena kamu sendiri. Apakah jika kamu diberi peringatan (kamu bernasib malang)? Sebenarnya kamu adalah kaum yang melampui batas". وَجَاءَ مِنْ أَقْصَى الْمَدِينَةِ رَجُلٌ يَسْعَىٰ قَالَ يَا قَوْمِ اتَّبِعُوا الْمُرْسَلِينَ 20.

wa jā`a min aqṣal-madīnati rajuluy yas'ā qāla yā qaumittabi'ul-mursalīn. Dan datanglah dari ujung kota, seorang laki-laki dengan bergegas-gegas ia berkata: "Hai kaumku, ikutilah utusan-utusan itu". اتَّبِعُوا مَنْ لَا يَسْأَلُكُمْ أَجْرًا وَهُمْ مُهْتَدُونَ 21. ittabi'ụ mal lā yas`alukum ajraw wa hum muhtadụn.

Ikutilah orang yang tiada minta balasan kepadamu; dan mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk. وَمَا لِىَ لَآ أَعْبُدُ ٱلَّذِى فَطَرَنِى وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ 22. wa mā liya lā a'budullażī faṭaranī wa ilaihi turja'ụn. Mengapa aku tidak menyembah (Tuhan) yang telah menciptakanku dan yang hanya kepada-Nya-lah kamu (semua) akan dikembalikan?

surah yasin ayat 1 sampai 83

ءَأَتَّخِذُ مِن دُونِهِۦٓ ءَالِهَةً إِن يُرِدْنِ ٱلرَّحْمَٰنُ بِضُرٍّ لَّا تُغْنِ عَنِّى شَفَٰعَتُهُمْ شَيْـًٔا وَلَا يُنقِذُونِ 23.

a attakhiżu min dụnihī ālihatan iy yuridnir-raḥmānu biḍurril lā tugni 'annī syafā'atuhum syai`aw wa lā yungqiżụn 23. Mengapa aku akan menyembah tuhan-tuhan selain-Nya jika (Allah) Yang Maha Pemurah menghendaki kemudharatan terhadapku, niscaya syafa'at mereka tidak surah yasin ayat 1 sampai 83 manfaat sedikitpun bagi diriku dan mereka tidak (pula) dapat menyelamatkanku?

إِنِّىٓ إِذًا لَّفِى ضَلَٰلٍ مُّبِينٍ 24. innī iżal lafī ḍalālim mubīn. Sesungguhnya aku kalau begitu pasti berada dalam kesesatan yang nyata. إِنِّىٓ ءَامَنتُ بِرَبِّكُمْ فَٱسْمَعُونِ 25. innī āmantu birabbikum fasma'ụn 25. Sesungguhnya aku telah beriman kepada Tuhanmu; maka dengarkanlah (pengakuan keimanan)ku. قِيلَ ٱدْخُلِ ٱلْجَنَّةَ ۖ قَالَ يَٰلَيْتَ قَوْمِى يَعْلَمُونَ 26.

qīladkhulil-jannah, qāla yā laita qaumī ya'lamụn. Dikatakan (kepadanya): "Masuklah ke surga". Ia berkata: "Alangkah baiknya sekiranya kamumku mengetahui. بِمَا غَفَرَ لِي رَبِّي وَجَعَلَنِي مِنَ الْمُكْرَمِينَ 27. bimā gafara lī rabbī wa ja'alanī minal-mukramīn. Apa yang menyebabkan Tuhanku memberi ampun kepadaku dan menjadikan aku termasuk orang-orang yang dimuliakan" وَمَآ أَنزَلْنَا عَلَىٰ قَوْمِهِۦ مِنۢ بَعْدِهِۦ مِن جُندٍ مِّنَ ٱلسَّمَآءِ وَمَا كُنَّا مُنزِلِينَ 28.

wa mā anzalnā 'alā qaumihī mim ba'dihī min jundim minas-samā`i wa mā kunnā munzilīn. Dan kami tidak menurunkan kepada kaumnya sesudah dia (meninggal) suatu pasukanpun dari langit dan tidak layak Kami menurunkannya.

إِن كَانَتْ إِلَّا صَيْحَةً وَٰحِدَةً فَإِذَا هُمْ خَٰمِدُونَ 29. ing kānat illā ṣaiḥataw wāḥidatan fa iżā hum khāmidụn. Tidak ada siksaan atas mereka melainkan satu teriakan suara saja; maka tiba-tiba mereka semuanya mati.

يَٰحَسْرَةً عَلَى ٱلْعِبَادِ ۚ مَا يَأْتِيهِم مِّن رَّسُولٍ إِلَّا كَانُوا۟ بِهِۦ يَسْتَهْزِءُونَ 30. yā ḥasratan 'alal-'ibād, mā ya`tīhim mir rasụlin illā kānụ bihī yastahzi`ụn. Alangkah besarnya penyesalan terhadap hamba-hamba itu, tiada datang seorang rasulpun kepada mereka melainkan mereka selalu memperolok-olokkannya.

أَلَمْ يَرَوْا كَمْ أَهْلَكْنَا قَبْلَهُمْ مِنَ الْقُرُونِ أَنَّهُمْ surah yasin ayat 1 sampai 83 لَا يَرْجِعُونَ 31. a lam yarau kam ahlaknā qablahum minal-qurụni annahum ilaihim lā yarji'ụn.

Tidakkah mereka mengetahui berapa banyaknya umat-umat sebelum mereka yang telah Kami binasakan, bahwasanya orang-orang (yang telah Kami binasakan) itu tiada kembali kepada mereka.

وَإِن كُلٌّ لَّمَّا جَمِيعٌ لَّدَيْنَا مُحْضَرُونَ 32. wa ing kullul lammā jamī'ul ladainā muḥḍarụn. Dan setiap mereka semuanya akan dikumpulkan lagi kepada Kami.

surah yasin ayat 1 sampai 83

وَءَايَةٌ لَّهُمُ ٱلْأَرْضُ ٱلْمَيْتَةُ أَحْيَيْنَٰهَا وَأَخْرَجْنَا مِنْهَا حَبًّا فَمِنْهُ يَأْكُلُونَ 33. wa āyatul lahumul-arḍul-maitatu aḥyaināhā wa akhrajnā min-hā ḥabban fa min-hu ya`kulụn. Dan suatu tanda (kekuasaan Allah yang besar) bagi mereka adalah bumi yang mati. Kami hidupkan bumi itu dan Kami keluarkan dari padanya biji-bijian, maka daripadanya mereka makan.

surah yasin ayat 1 sampai 83

وَجَعَلْنَا فِيهَا جَنَّاتٍ مِنْ نَخِيلٍ وَأَعْنَابٍ وَفَجَّرْنَا فِيهَا مِنَ الْعُيُونِ 34. wa ja'alnā fīhā jannātim min nakhīliw wa a'nābiw wa fajjarnā fīhā minal-'uyụn.

surah yasin ayat 1 sampai 83

Dan Kami jadikan padanya kebun-kebun kurma dan anggur dan Kami pancarkan padanya beberapa mata air, لِيَأْكُلُوا۟ مِن ثَمَرِهِۦ وَمَا عَمِلَتْهُ أَيْدِيهِمْ ۖ أَفَلَا يَشْكُرُونَ 35. liya`kulụ min ṡamarihī wa mā 'amilat-hu aidīhim, a fa lā yasykurụn.

supaya mereka dapat makan dari buahnya, dan dari apa yang diusahakan oleh tangan mereka. Maka mengapakah mereka tidak bersyukur? سُبْحَٰنَ ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلْأَزْوَٰجَ كُلَّهَا مِمَّا تُنۢبِتُ ٱلْأَرْضُ وَمِنْ أَنفُسِهِمْ وَمِمَّا لَا يَعْلَمُونَ 36. sub-ḥānallażī khalaqal-azwāja kullahā mimmā tumbitul-arḍu wa min anfusihim wa mimmā lā ya'lamụn.

Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui. وَءَايَةٌ لَّهُمُ ٱلَّيْلُ نَسْلَخُ مِنْهُ ٱلنَّهَارَ فَإِذَا هُم مُّظْلِمُونَ 37. wa āyatul lahumul-lailu naslakhu min-hun-nahāra fa iżā hum muẓlimụn.

Dan suatu tanda (kekuasaan Allah yang besar) bagi mereka adalah malam; Kami tanggalkan siang dari malam itu, maka dengan serta merta mereka berada dalam kegelapan.

وَالشَّمْسُ تَجْرِي لِمُسْتَقَرٍّ لَهَا ۚ ذَٰلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ 38. wasy-syamsu surah yasin ayat 1 sampai 83 limustaqarril lahā, żālika taqdīrul-'azīzil-'alīm.

dan matahari berjalan ditempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui. وَالْقَمَرَ قَدَّرْنَاهُ مَنَازِلَ حَتَّىٰ عَادَ كَالْعُرْجُونِ الْقَدِيمِ 39.

wal-qamara qaddarnāhu manāzila ḥattā 'āda kal-'urjụnil-qadīm. Dan telah Kami tetapkan bagi bulan manzilah-manzilah, sehingga (setelah dia sampai ke manzilah yang terakhir) kembalilah dia sebagai bentuk tandan yang tua. لَا ٱلشَّمْسُ يَنۢبَغِى لَهَآ أَن تُدْرِكَ ٱلْقَمَرَ وَلَا ٱلَّيْلُ سَابِقُ ٱلنَّهَارِ ۚ وَكُلٌّ فِى فَلَكٍ يَسْبَحُونَ 40. lasy-syamsu yambagī lahā an tudrikal-qamara wa lal-lailu sābiqun-nahār, wa kullun fī falakiy yasbaḥụn.

Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya.

surah yasin ayat 1 sampai 83

Surat Yaasin Lengkap Ayat 1-83




2022 www.videocon.com