Obat flu untuk ibu hamil di apotik

obat flu untuk ibu hamil di apotik

Selama 9 bulan kehamilan, bunda harus sangat berhati-hati dalam menjaga kesehatan tubuh. Ada banyak kuman yang siap menyerang, misalnya saja virus penyebab flu dan batuk.

Lantas, bagaimana jika ibu sampai terserang batuk? Tentu harus mengobatinya, salah satunya dengan obat batuk untuk ibu hamil yang terbukti manjur dan aman. Ya, memang tidak semua obat batuk yang ada di apotek atau toko obat aman untuk ibu hamil.

Itulah mengapa informasi ini penulis anggap sangat penting. Jangan sampai Anda dan janin terkena dampak buruk akibat menggunakan obat batuk yang salah, bahkan menyebabkan kecacatan janin atau mungkin keguguran. Alih-alih mengobati batuk yang tak seberapa, Anda malah menderita kerugian karenanya.

duh! Oleh sebab itu, simak baik-baik ya penjelasan mengenai obat batuk untuk ibu hamil yang aman dikonsumsi berikut ini. Seberapa Aman Penggunaan Obat Batuk untuk Ibu Hamil? Karena kehamilan adalah keadaan yang sangat rumit, kita dapat mengatakan bahwa tidak ada obat yang aman 100 persen untuk semua ibu hamil. Bunda harus berhati-hati dengan obat apapun, bahkan dengan obat bebas atau obat resep sekalipun.

Hal terbaik dalam memilih obat batuk untuk ibu hamil yang aman yaitu meminta saran dari dokter. Dokter pasti mengerti situasi kesehatan pasiennya sehingga dapat merekomendasikan apa yang terbaik untuk Bunda.

Bisa jadi, kondisi batuk bunda alami tergolong ringan saja dan tidak memerlukan pengobatan apapun. Apalagi bagi ibu hamil muda (trimester pertama), umumnya harus lebih banyak menghindari obat karena masa-masa ini yang paling rentan.

Semua itu tentu dapat diputuskan setelah Anda memeriksakan diri ke dokter. Toh, ketika obat batuk diperlukan bagi Anda, maka Andapun harus mengikuti aturan minum yang aman. Jangan mengambil lebih dari dosis yang ditentukan! Ada sejumlah obat batuk yang obat flu untuk ibu hamil di apotik oleh pakar.

Adapun obat batuk yang 'aman' untuk ibu hamil meliputi: • Guaifenesin (GG). Dikenal juga sebagai glyceril guaiacolat (GG) yang berfungsi untuk mengencerkan dahak agar lebih mudah dikeluarkan atau diserap oleh tubuh. Oleh sebab itu, diindikasikan untuk meringankan batuk berdahak.

Kategori C. • Dextromethorphan (DMP). Obat ini berguna menekan refleks batuk sehingga tepat digunakan untuk batuk kering alias tidak berdahak. Kategori C. • Kombinasi Guaifenesin dan Dextromethorphan. Biasanya diperlukan pada kasus-kasus pilek yang disertai batuk dimana hanya ada sedikit lendir atau dahak akan tetapi dorongan batuk begitu kerap dirasakan. • Obat flu untuk ibu hamil di apotik VapoRub. Salep atau balsam yang dapat dioleskan pada leher untuk melegakan tenggorokan sehingga meringankan batuk dan merelaksasikan otot.

Kategori C artinya: Obat tersebut telah diteliti pada hewan dan menunjukkan risiko pada janin hewan, namun tidak ada penelitian terkontrol pada manusia, atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat ini boleh digunakan manakala manfaatnya sangat dibutuhkan dan lebih kecil dari resikonya. Peringatan dan Perhatian Selain obat-obatan yang boleh digunakan untuk ibu hamil di atas, ada juga obat-obatan yang harus dihindari selama kehamilan.

( ! ) Hindari obat-obatan yang mengandung alkohol dan juga dekongestan pseudoephedrine dan phenylephrine yang dapat mempengaruhi aliran darah ke plasenta. Ibu hamil harus menghubungi dokter kandungannya jika mengalami demam dengan suhu tubuh di atas 100 derajat Fahrenheit atau 38° C.

Gejala lain yang mengharuskan ke dokter yaitu bila keluar dahak berwarna hijau atau berdarah saat batuk. Jika batuk disertai dengan pilek, bacalah Obat Batuk Pilek yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui Adakah Obat Alami untuk Batuk pada Ibu Hamil? Selain mengandalkan obat batuk untuk ibu hamil yang bersifat kimiawi, ada beberapa cara alami yang lebih sehat agar batuk ataupun pilek cepat membaik.

Pilihan yang satu ini tentu lebih aman tanpa perlu khawatir akan efeknya terhadap janin. Berikut obat alami untuk meredakan batuk selama kehamilan: 1. Minum Banyak Air Putih atau Jus Air putih berfungsi menghidrasi tubuh dan membersihkan racun. Minum air putih yang banyak disarankan untuk kondisi fisik apapun.

Cairan berharga ini memiliki manfaat lebih besar pada ibu hamil ketimbang obat kimiawi. Air akan membantu mengencerkan dahak, membuatnya lebih cair, sehingga dahak atau lendir akan lebih mudah dikeluarkan atau diserap oleh tubuh.

Batuk pun akan lebih cepat sembuh. Jika Anda tidak terbiasa minum air putih atau jika merasa enek, tak perlu memaksakan diri, Anda pun bisa beralih ke minuman lain. Jus buah atau sayuran segar jauh bisa menjadi pilihan yang enak dan menyehatkan.

Kurang apa coba? ( ! ) Sebaiknya hindari minuman kopi atau soda yang mengandung terlalu banyak gula atau pemanis buatan. Baca Juga: Obat Batuk untuk Bayi Efektif dan Aman 2. Madu Terbukti secara ilmiah, madu lebih ampuh meredakan batuk ketimbang obat kimiawi seperti DMP.

Dalam hal ini madu diperuntukkan bagi yang mengalami batuk kering. Bagaimana untuk batuk berdahak? Solusi no.1 lah pilihannya, banyak minum!

Konsumsilah madu sebanyak 2 sendok setiap minum secara langsung atau obat flu untuk ibu hamil di apotik dengan air. Minumlah 2-3 kali sehari, terutama salah satunta dikonsumsi sebelum tidur. Baca juga: Obat Batuk Tradisional Terbukti Ampuh 3. Berkumur-kumur Berkumur adalah cara yang baik untuk meringankan sakit tenggorokan dan batuk. Berkumur dengan air hangat ditambah beberapa butir garam dapur bisa menjadi obat batuk untuk ibu hamil yang alami dan aman.

--> Setengah gelas air hangat + ½ sendok teh garam dapur. Meskipun sederhana larutan ini akan membersihkan kuman dan menstimulasi pertumbuhan sel-sel baru pada daerah mulut dan pangkal tenggorokan. Seringkali batuk disebabkan oleh masalah tenggorokan, bukan? 4. Konsumsi Vitamin Prenatal dan Makanan Sehat Daripada meminum obat batuk untuk ibu hamil yang bersifat kimiawi, mendingan mengonsumsi vitamin prenatal. Vitamin prenatal atau vitamin ibu hamil mengandung vitamin C dan seng yang meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan melawan bakteri.

Di samping itu, para pakar merekomendasikan agar Bunda mengonsumsi ikan atau makanan laut setidaknya dua kali sepekan agar memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat.

• Asam lemak omega-3. Zat ini dikenal sebagai penguat sistem kekebalan tubuh, juga mengurangi proses infeksi dalam tubuh dan meningkatkan aktivitas sel darah putih yang melawan bakteri jahat.

• Makan lebih banyak protein. Protein banyak ditemukan pada telur, ayam dan ikan. Konsumsilah sayuran berdaun hijau setiap hari. Karena juga mengandung vitamin D yang sering disebut "penjaga" sistem kekebalan tubuh.

• Last but not least, makan bawang putih. Sayuran ini adalah musuh nomor satu virus dan bakteri jahat. 5. Mandi Air Hangat dan Gunakan Humidifier Mandi air hangat berguna untuk mengendurkan sekresi di hidung dan mengurangi batuk.

Mandi air hangat juga bisa mengobati batuk akibat alergi atau asma. Selain mandi air hangat, menggunakan humidifier ( pelembab ruangan) juga bisa meredakan batuk. Bila udara di dalam ruangan kering, akan berakibat mengeringkan sekresi hidung dan menimbulkan ketidaknyamanan. Jika Bunda menaruh humidifier di ruangan tersebut, Bunda bisa meringankan kondisi itu. Tapi ingat sebaiknya Anda tidak terlalu melembabkan ruangannya agar tidak memicu tumbuhnya jamur.

Sangat penting menjaga kondisi ruangan ketika Bunda tidur. Jika hidung terasa mampet, disarankan untuk tidur telentang.

obat flu untuk ibu hamil di apotik

Posisikan kepala miring karena dapat membantu drainase sinus dan menjamin tidur lebih nyenyak. Demikianlah ulasan mengenai obat batuk yang aman dikonsumsi untuk ibu hamil. Semoga dapat menambah wawasan para pembaca untuk bijak dalam memilih obat-obatan saat sedang dalam masa kehamilan.

Kho, Jey & Siew Siang, Chua & Dallumal, Rita & Omar, Siti. (2017). MEDICATIONS USED BY PREGNANT WOMEN: ANY SAFETY CONCERNS?. Obat flu untuk ibu hamil di apotik Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences. 9. 100. 10.22159/ijpps.2017v9i5.16057. ResearchGate. ( https://www.researchgate.net/publication/316742299_MEDICATIONS_USED_BY_PREGNANT_WOMEN_ANY_SAFETY_CONCERNS) Ajukan pertanyaan dengan promosi dan dapatkan jawabannya dalam 60 menit 40.000 HealthCoins Pertanyaan Anda akan dijawab dalam waktu 60 menit dan Anda akan menerima pemberitahuan secepatnya melalui email Jika pertanyaan Anda tidak terjawab dalam waktu 60 menit, kami akan mengembalikan 20.000 HealthCoins dan pertanyaan Anda akan diturunkan ke Pertanyaan Reguler.

Pertanyaan Anda akan dijawab dalam waktu 24 jam sebagai gantinya. Jika pertanyaan Anda tidak terjawab dalam 24 jam, kami akan mengembalikan semua HealthCoins. (gratis) Pertanyaan Anda akan diprioritaskan bagi dokter, perawat, dan apoteker yang terverifikasi dalam waktu 2 hari agar Anda bisa mendapatkan jawaban yang lebih banyak Standar Pemeriksaan Konten HonestDocs Konten ini ditulis atau ditinjau oleh praktisi kesehatan dan didukung oleh setidaknya tiga referensi dan sumber yang dapat dipercaya.

Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk mengirimkan konten yang akurat, komprehensif, mudah dipahami, terbaru, dan dapat ditindaklanjuti. Anda dapat membaca proses editorial lengkap di sini.

obat flu untuk ibu hamil di apotik

Jika Anda memiliki pertanyaan atau komentar tentang artikel kami, Anda dapat memberi tahu kami melalui WhatsApp di 0821-2425-5233 atau email di [email protected] Buka di app Izin bertnya dokter. Anak saya umur 1 tahun mengalami bapil sudah 3 hari. Saya membeli obat di apotik dikasih obat rhinos drop. Saya baca lgi ktrngan cara dosisny, tertulis dibwah 1 tahun konsulatasi dgn dokter.

Prtnyaan saya untuk usia anak saya yg 1 tahun bolehkah di kasih rhinos drop dok? Jika boleh brp dosis yg harus saya berikan ? - HonestDocs • Pertanyaan populer dari pengguna lain • Maaf dok…saya ada kejadian jari saya terkena sperma lalu saya lap smp kering dan saya diamkan sebentar, lalu saya masukkan jari saya tsb ke miss V, yg jadi prtnyaan apakah sprmanya msh aktif /tidak? Klo begitu bisa hamil gak dok?

Tks\ • Dok, umur 17 tahun apakah masih bisa bertambah tinggi badannya? Mohon sarannya dok untuk olahraga dan obat flu untuk ibu hamil di apotik ataupun obat yang tepat untuk meninggikan badan? • Maaf dok saya yg barusan tanya mengenai telinga sakit akibat headset. Kalo boleh tau, apakah pendengaran saya bisa normal kembali?

Perlukah saya mengonsumsi obat-obatan? Dan kira-kira obat jenis apa yg bisa saya konsumsi? Terima kasih • Siang dok, saat ini saya lagi hamil 6 bulan dan sudah 3 hari nie saya mencret-mencret lebih dari 3x sehari, trus mual dan muntah, pusing trus keluar keringet dingin.

Klo tidur ato duduk perut saya sakit. Apakah kondisi ini bisa berpengaruh sama kehamilan saya dok? ada apa dengan diri saya ya dok? Terima kasih dok • Salam dokter, waktu buang air kecil saya merasakan sakit dan gatal didalam saluran kencingnya, lalu keluar lendir kuning.

Gejala penyakit apa ya dok, dan bagaimana cara mengobatinya? Terimakasih sebelumnya. • Halo dok, resep untuk gejala tipes apa saja ya dok? • Bagi pasien anak hipertiroid yg dalam pengawasan konsultasi dokter, kandungan obat apa yg sebaiknya dihindari saat batuk dan pilek? • Dokter, selamat sore…!! Saya dpt info dari internet (//goo.gl/cCSVhT) klo obat-obatan herbal efektif buat pengobatan diabetes melitus.

Mohon penjelasannya ya dok…soalnya buat orang tua saya, beliau kena diabetes melitus. • Dok, saya sudah bertahun2 mengalami gatal di selangkangan dan kelamin, kalo digaruk seperti ada ngeres2nya kaya serbuk gitu, apakah ini penyakit dok? Kalo iya obatnya apa ya dok? Tolong diinfo ya dok. Terima kasih • Sore, sy mau nanya dok.bulan kemarin sya tdk haid, pdhl biasanya haid sya normal.bgmn ya dok biar bisa normal lg biar bulan ini bs haid lg?

mohon solusinya ya Dok. thx • Pertanyaan Terkait • gejala • muntah • sekolah • olahraga • obat • napas • penyakit • minggu • dahak • batuk HonestDocs User 16176 Izin bertnya dokter. Anak saya umur 1 tahun mengalami bapil sudah 3 hari. Saya membeli obat di apotik dikasih obat rhinos drop. Saya baca lgi ktrngan cara dosisny, tertulis dibwah 1 tahun konsulatasi dgn dokter.

Prtnyaan saya untuk usia anak saya yg 1 tahun bolehkah di kasih rhinos drop dok? Jika boleh brp dosis yg harus saya berikan ?

Izin bertnya dokter. Anak saya umur 1 tahun mengalami bapil sudah 3 hari. Saya membeli obat di apotik dikasih obat rhinos drop. Saya baca lgi ktrngan cara dosisny, tertulis dibwah 1 tahun konsulatasi dgn dokter.

Prtnyaan saya untuk usia anak saya yg 1 tahun bolehkah di kasih rhinos drop dok? Jika boleh brp dosis yg harus saya berikan ? Dijawab oleh Vivi Kadarusman Tom (dr., Dipl.CIBTAC, CHt) Halo bu selamat malam terima kasih sudah menghubungi honestdocs Sebelumnya ada beberapa hal yang perlu diketahui - apakah batuh berdahak?

- apakah disertai demam atau keluhan lainnya? Batuk pilek pada anak di bawah 2 tahun pada umumnya merupakan infeksi virus, yang akan sembuh dengan sendirinya (self limiting disease) sehingga tidak disarankan untuk menggunakan pengobatan tertentu, kecuali batuk dan pilek tersebut disebabkan oleh bakteri.

Beberapa cara yang dapat di lakukan di rumah untuk membantu mengatasi batuk 1. Gunakan humidifier, Gunakan terapi uap / essential oil, dengan minyak kayu putih atau peppermint 2.

Banyak minum 3. Berjemur terutama di bagian dada di bawah sinar matahari pagi, jam 6.30-7.00 selama lebih kurang 10-15 menit. 4. Usapkan vaporub di punggung, dada dan telapak kaki 5. Pastikan kamar terbebas dari debu atau benda yang dapat menumpuk debu (selimut atau boneka) Rhinos drop mengandung pseudoephedrine HCL yang digunakan untuk meredakan hidung tersumbat.

Dan penggunaan obat ini untuk anak di bawah 2 tahun harus menggunakan resep dokter Untuk anak obat flu untuk ibu hamil di apotik bawah 2 tahu, hindari penggunaan obat tanpa pengawasan dokter untuk mencegah kesalahan dosis, dan efek samping obat Semoga informasi ini membantu, silahkan tanyakan kembali bila kurang jelas Semoga lekas sembuh Halo bu selamat malam terima kasih sudah menghubungi honestdocs Sebelumnya ada beberapa hal yang perlu diketahui - apakah batuh berdahak?

- apakah disertai demam atau keluhan lainnya? Batuk pilek pada anak di bawah 2 tahun pada umumnya merupakan infeksi virus, yang akan sembuh dengan sendirinya (self limiting disease) sehingga tidak disarankan untuk menggunakan pengobatan tertentu, kecuali batuk dan pilek tersebut disebabkan oleh bakteri.

Beberapa cara yang dapat di lakukan di rumah untuk membantu mengatasi batuk 1. Gunakan humidifier, Gunakan terapi uap / essential oil, dengan minyak kayu putih atau peppermint 2. Banyak minum 3.

Berjemur terutama di bagian dada di bawah sinar matahari pagi, jam 6.30-7.00 selama lebih kurang 10-15 menit. 4. Usapkan vaporub di punggung, dada dan telapak kaki 5. Pastikan kamar terbebas dari debu atau benda yang dapat menumpuk debu (selimut atau boneka) Rhinos drop mengandung pseudoephedrine HCL yang digunakan untuk meredakan hidung tersumbat.

Dan penggunaan obat ini untuk anak di bawah 2 tahun harus menggunakan resep dokter Untuk anak di bawah 2 tahu, hindari penggunaan obat tanpa pengawasan dokter untuk mencegah kesalahan dosis, dan efek samping obat Semoga informasi ini membantu, silahkan tanyakan kembali bila kurang jelas Semoga lekas sembuh Dijawab oleh Vivi Kadarusman Tom (dr., Dipl.CIBTAC, CHt) Halo bu, terima kasih jawabannya Betul bu, karena batuk dan pilek pada anak di bawah dua tahun dapat terjadi setiap bulan, biasanya dengan penanganan yang tepat di rumah, batuk pilek dapat sembuh dengan cepat.

obat flu untuk ibu hamil di apotik

Hindari penggunaan obat tanpa pengawasan dokter anak ya. Ajarkan anak untuk mencuci tangan dan menjaga kebersihan agar tidak mudah terkena penyakit Dicoba saran di atas. Bila batuk pilek disertai sesak nafas dan demam tinggi, periksakan ke dokter anak Semoga informasi ini membantu, silahkan tanyakan kembali bila kurang jelas Semoga lekas sembuh Halo bu, terima kasih jawabannya Betul bu, karena batuk dan pilek pada anak di bawah dua tahun dapat terjadi setiap bulan, biasanya dengan penanganan yang tepat di rumah, batuk pilek dapat sembuh dengan cepat.

Hindari penggunaan obat tanpa pengawasan dokter anak ya.

obat flu untuk ibu hamil di apotik

Ajarkan anak untuk mencuci tangan dan menjaga kebersihan agar tidak mudah terkena penyakit Dicoba saran di atas. Bila batuk pilek disertai sesak nafas dan demam tinggi, periksakan ke dokter anak Semoga informasi ini membantu, silahkan tanyakan kembali bila kurang jelas Semoga lekas sembuh Ajukan pertanyaan dengan promosi dan dapatkan jawabannya dalam 60 menit 40.000 HealthCoins Pertanyaan Anda akan dijawab dalam waktu 60 menit dan Anda akan menerima pemberitahuan secepatnya melalui email Jika pertanyaan Anda tidak terjawab dalam waktu 60 menit, kami akan mengembalikan 20.000 HealthCoins dan pertanyaan Anda akan diturunkan ke Pertanyaan Reguler.

Pertanyaan Anda akan dijawab dalam waktu 24 jam sebagai gantinya. Jika pertanyaan Anda tidak terjawab dalam 24 jam, kami akan mengembalikan semua HealthCoins. (gratis) Pertanyaan Anda akan diprioritaskan bagi dokter, perawat, dan apoteker yang terverifikasi dalam waktu 2 hari agar Anda bisa mendapatkan jawaban yang lebih banyak Artikel Terkait • Obat Batuk itu Diperlukan Atau Tidak sih?

• Perbedaan Batuk Alergi dengan Batuk Akibat Flu dan Pilek • Cara Mengobati Batuk Pada Bayi Dan Anak • Obat Batuk yang Aman Untuk Ibu Hamil dan Menyusui • Kenapa Penderita TBC Harus Punya Pengawas Minum Obat (PMO) • Menangani Batuk pada Balita dan Bayi secara Alami
Buka Tutup • Berhati-hatilah dalam memilih obat batuk pilek karena ada beberapa kandungan yang dapat masuk ke plasenta atau ASI sehingga berpotensi memengaruhi kesehatan bayi; • Obat batuk pilek yang aman untuk ibu hamil adalah paracetamol, antihistamin, kafein, pseudoephedrine, dan dextromethorphan; • Obat batuk pilek yang aman untuk ibu menyusui adalah paracetamol, ibuprofen, antihistamin, dan kafein; • Konsultasikan lebih lanjut dengan dokter mengenai obat obat flu untuk ibu hamil di apotik pilek yang aman untuk ibu hamil dan menyusui; • Klik untuk mendapatkan obat batuk dan flu ke rumah Anda melalui HDmall.

*Gratis ongkir ke seluruh Indonesia & bisa COD. Jika Anda sedang hamil atau menyusui, Anda tidak boleh sembarang minum obat.

obat flu untuk ibu hamil di apotik

Pasalnya, ada beberapa obat yang bisa masuk ke plasenta atau ASI sehingga bisa memengaruhi kesehatan bayi. Lantas, apa saja obat batuk pilek yang aman untuk ibu hamil dan menyusui? Simak daftarnya berikut ini.

obat flu untuk ibu hamil di apotik

Kandungan obat batuk pilek Secara umum, obat batuk pilek mengandung kombinasi bahan-bahan berikut: • Antihistamin: Berfungsi untuk meringankan hidung gatal, bersin, dan hidung meler.

Contohnya brompheniramine, chlorpheniramine, dexchlorpheniramine, diphenhydramine, doksilamin, loratadin, pheniramine, phenyltoloxamine, pyrilamine, prometazin, dan triprolidin; • Dekongestan: Berfungsi untuk melegakan hidung tersumbat, namun memiliki efek meningkatkan tekanan darah.

Contohnya ephedrine, phenylephrine, pseudoephedrine, dan phenilpropanolamin (PPA); • Antitusif: Meringankan atau menekan reflek batuk sehingga cocok untuk mengatasi batuk kering. Namun, hati-hati, ada beberapa antitusif mengandung narkotika, yaitu codein, dihydrocodeine, hydrocodone, dan hidromorfon. Contoh antitusif non-narkotika adalah carbetapentane, caramiphen, dan dekstrometorfan (DMP).

Lebih lanjut: Pilihan Obat Batuk Kering Paling Ampuh; • Ekspektoran: Mengencerkan dahak di paru-paru sehingga cocok untuk mengatasi batuk berdahak. Contohnya guaifenesin, amonium klorida, kalsium iodida, gliserol iodinasi, Ipecac, kalium guaiacolsulfonate, kalium iodida, dan natrium sitrat.

Lebih lanjut: Obat Batuk Berdahak; • Analgesik: Meringankan rasa sakit dan nyeri yang mungkin terjadi saat flu. Contohnya parasetamol, aspirin atau asam salisilat lain seperti salisilamid dan sodium salisilat. Obat batuk pilek yang aman untuk ibu hamil Penggunaan obat flu atau batuk pilek hanya sesekali sebetulnya tidak menyebabkan masalah pada janin atau bayi. Namun, jika digunakan pada dosis tinggi atau untuk jangka panjang, risiko terjadinya efek buruk bisa meningkat.

Agar tidak salah pilih, berikut daftar obat batuk pilek untuk ibu hamil yang aman, antara lain: • Parasetamol: Aman karena tidak terbukti mengakibatkan cacat lahir; • Antihistamin: Aman karena tidak terbukti dapat menyebabkan masalah pada manusia. Antihistamin generasi pertama aman untuk digunakan selama kehamilan; • Kafein: Aman.

Studi pada manusia tidak menyebabkan cacat lahir. Namun, studi pada hewan telah menunjukkan bahwa kafein dapat menyebabkan cacat lahir jika diberikan dalam dosis yang sangat besar lebih dari 2 gelas sehari (dosis yang diperbolehkan 150-300 mg); • Pseudoephedrine: Boleh digunakan dalam waktu singkat pada trimester 2 dan trimester 3. Studi mengenai cacat lahir dengan pseudoefedrin belum dilakukan pada manusia. Namun, studi pada hewan melaporkan bahwa pseudoephedrine tidak menyebabkan cacat lahir tetapi menyebabkan gastrochisis, tidak terbentuknya usus halus (atresia duodenum), usus terburai keluar (gastrochisis), pada janin hewan jika diberikan dalam dosis tinggi.

Obat ini tidak disarankan penggunaanya pada trimester pertama; • Dextrometrophan: Boleh digunakan dalam waktu singkat. Penelitian pada hewan telah menunjukkan bukti efek teratogenik (cacat obat flu untuk ibu hamil di apotik, namun belum ada penelitian pada kehamilan manusia. Maka itu, obat ini hanya direkomendasikan ketika manfaatnya melebihi risiko yang ditimbulkan.

Jika Anda sedang hamil dan mengalami batuk pilek atau flu, hindari obat-obatan yang mengandung bahan berikut: • Phenylephrine: Studi pada cacat lahir dengan phenylephrine belum dilakukan, baik pada manusia atau hewan; • Iodida (misalnya, kalsium iodida dan gliserol iodinasi): Iodida telah terbukti menyebabkan pembesaran kelenjar tiroid pada janin dan mengakibatkan masalah pernapasan pada bayi baru lahir yang ibunya mengambil iodida dalam dosis besar untuk jangka waktu yang panjang; • Salisilat (misalnya aspirin): Sebaiknya jangan.

Sudah ada penelitian yang menemukan adanya risiko cacat lahir pada manusia akibat penggunaan aspirin, tapi belum dengan salisilamid atau natrium salisilat. Salisilat belum terbukti dapat menyebabkan cacat lahir pada manusia. Namun, salisilat telah terbukti menyebabkan cacat lahir pada hewan; • Alkohol: Terlalu banyak penggunaan alkohol selama kehamilan dapat menyebabkan cacat lahir; • Kodein: Sebaiknya jangan.

obat flu untuk ibu hamil di apotik

Meskipun studi tentang cacat lahir dengan kodein belum dilakukan pada manusia, belum ada laporan mengenai temuan kodein menyebabkan cacat lahir pada manusia. Kodein belum terbukti dapat menyebabkan cacat lahir pada hewan percobaan, tetapi menyebabkan efek yang tidak diinginkan lainnya. Selain itu, penggunaan narkotika selama kehamilan dapat menyebabkan bayi menjadi ketergantungan obat. Obat batuk pilek yang aman untuk ibu menyusui Meskipun bayinya sudah lahir, Anda tetap perlu berhati-hati saat memilih obat batuk pilek saat menyusui.

Ingat, ada beberapa kandungan obat yang bisa mengalir ke ASI dan memengaruhi kesehatan bayi dalam dosis tertentu. Berikut ini daftar obat batuk pilek yang aman untuk ibu menyusui: • Obat flu untuk ibu hamil di apotik ada laporan kalau obat ini menyebabkan masalah pada bayi. Dosis maksimal 3000 mg/hari; • Ibuprofen: Dosis maksimal 600 mg tiap 6 jam; • Antihistamin: Antihistamin masuk ke dalam ASI, namun jumlahnya hanya sedikit.

Oleh karena itu, semua antihistamin dinyatakan aman untuk digunakan selama menyusui dan tidak akan menimbulkan efek buruk pada bayi yang disusui; • Kafein: Kafein dalam dosis yang dianjurkan biasanya tidak menyebabkan masalah pada bayi menyusui .Dosis maksimal harian yang diperbolehkan 150-300 mg.

Sebelum minum obat batuk pilek saat menyusui, perhatikan kandungan obatnya secara saksama. Jika Anda menemukan bahan-bahan berikut, ada baiknya hindari: • Dekongestan (misalnya ephedrine, phenylephrine, pseudoephedrine): Phenylephrine belum dilaporkan menyebabkan masalah pada bayi menyusui. Ephedrine dan pseudoephedrine masuk ke dalam ASI dan dapat menyebabkan efek yang tidak diinginkan pada bayi menyusui, terutama pada bayi baru lahir dan prematur.

Namun, The American Academy of Pediatrics menganggap pseudoephedrine kompatibel (aman) pada ibu menyusui; • Iodida (misalnya kalsium iodida dan gliserol iodinasi): Obat ini masuk ke dalam ASI dan dapat menyebabkan efek yang tidak diinginkan, seperti tiroid kurang aktif pada bayi; • Salisilat (misalnya aspirin): Salisilat masuk ke dalam ASI.

Meskipun salisilat belum dilaporkan menyebabkan masalah pada bayi menyusui, efek buruk dapat terjadi jika dikonsumsi dalam dosis besar secara terus-menerus; • Kodein dan obat batuk narkotika lainnya (misalnya dihydrocodeine, hydrocodone, dan hydromorphone): Tidak aman; • Dextrometrophan: Tidak ada data bahwa obat ini diekskresi ke dalam ASI. Namun, penggunaan dextrometorfan yang dapat mengurangi produksi air susu.

• Guaifenesin: Dapat mengurangi produksi air susu. Apa pun keluhan yang Anda alami, terutama jika sedang hamil atau menyusui, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter sebelum memutuskan minum obat.

Ingat, ada beberapa kandungan yang berpotensi masuk ke plasenta atau ASI hingga dapat memengaruhi kesehatan bayi. Jika masih bingung, tanyakan lebih lanjut pada dokter mengenai obat batuk pilek yang aman untuk ibu hamil dan menyusui. Kho, Jey & Siew Siang, Chua & Dallumal, Rita & Omar, Siti. (2017). MEDICATIONS USED BY PREGNANT WOMEN: ANY SAFETY CONCERNS?.

International Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences. 9. 100. 10.22159/ijpps.2017v9i5.16057. ResearchGate. ( https://www.researchgate.net/publication/316742299_MEDICATIONS_USED_BY_PREGNANT_WOMEN_ANY_SAFETY_CONCERNS) Ajukan pertanyaan dengan promosi dan dapatkan jawabannya dalam 60 menit 40.000 HealthCoins Pertanyaan Anda akan dijawab dalam waktu 60 menit dan Anda akan menerima obat flu untuk ibu hamil di apotik secepatnya melalui email Jika pertanyaan Anda tidak terjawab dalam waktu 60 menit, kami akan mengembalikan 20.000 HealthCoins dan pertanyaan Anda akan diturunkan ke Pertanyaan Reguler.

Pertanyaan Anda akan dijawab dalam waktu 24 jam sebagai gantinya. Jika pertanyaan Anda tidak terjawab dalam 24 jam, kami akan mengembalikan semua HealthCoins.

(gratis) Pertanyaan Anda akan diprioritaskan bagi dokter, perawat, dan apoteker yang terverifikasi dalam waktu 2 hari agar Anda bisa mendapatkan jawaban yang lebih banyak Standar Pemeriksaan Konten HonestDocs Konten ini ditulis atau ditinjau oleh praktisi kesehatan dan didukung oleh setidaknya tiga referensi dan sumber yang dapat dipercaya. Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk mengirimkan konten yang akurat, komprehensif, mudah dipahami, terbaru, dan dapat ditindaklanjuti.

Anda dapat membaca proses editorial lengkap di sini. Jika Anda memiliki pertanyaan atau komentar tentang artikel kami, Anda dapat memberi tahu kami melalui WhatsApp di 0821-2425-5233 atau email di [email protected] Buka di app Pilihan obat flu paling ampuh di apotek Banyak orang tidak langsung mengobati gejala flu karena berpikir penyakit tersebut bisa sembuh sendiri.

Meski terlihat ringan, flu sebenarnya membutuhkan penanganan yang tepat. Jika tidak, flu bisa semakin parah dan membuat Anda tidak bisa sekolah, bekerja, atau melakukan berbagai aktivitas sehari-hari. Bahkan, beberapa jenis flu berpotensi menimbulkan bahaya jika tidak ditangani dengan tepat.

Untungnya, ada banyak pilihan obat flu di apotek tanpa resep dokter yang dapat membantu Anda cepat sembuh. Obat-obatan di bawah ini mungkin juga bisa Anda temukan juga di toko obat atau supermarket terdekat dari rumah. 1. Paracetamol Paracetamol bukan obat flu paling ampuh, tapi mampu membantu meringankan gejala penyerta flu.

Biasanya, orang yang sakit flu akan mengalami serangkaian gejala, seperti demam, sakit kepala, serta badan nyeri atau pegal-pegal. Paracetamol dapat membantu meredakan berbagai gejala tersebut.

Obat ini cenderung aman dan ampuh untuk semua kalangan, termasuk anak-anak, orang dewasa, wanita hamil, serta ibu menyusui. Namun, jika Anda sedang minum obat lain, ada baiknya untuk berkonsultasi ke dokter terlebih dulu. 2. Ibuprofen Sama seperti paracetamol, ibuprofen juga merupakan salah satu obat paling ampuh untuk menurunkan demam dan meredakan nyeri ringan hingga sedang akibat flu. Anda bisa membeli obat ini tanpa resep dokter.

Ibuprofen adalah obat golongan nonsteroid anti-inflamasi (NSAID). Obat ini bekerja dengan dua cara. Pertama, ibuprofen bertugas untuk menghambat produksi senyawa kimia tertentu yang menyebabkan peradangan dan nyeri. Kedua, obat ini mengurangi peradangan di tubuh sehingga mempercepat proses penyembuhan. 3. Obat antihistamin Obat flu lain yang bisa Anda beli di apotek adalah antihistamin. Antihistamin adalah obat flu paling ampuh jika gejala flu yang muncul juga diperparah oleh alergi.

Antihistamin berguna untuk meredakan hidung meler, tenggorokan gatal, mata berair atau, bersin-bersin. Chlorpheniramine dan brompheniramine adalah dua contoh obat flu jenis antihistamin di apotek. Penting untuk diketahui kedua obat antihitamin ini dapat menyebabkan kantuk.

Pastikan Anda tidak mengoperasikan mesn atau mengemudikan obat flu untuk ibu hamil di apotik setelah minum obat ini sampai efek samping mengantuknya hilang. Alternatifnya, Anda bisa minum obat antihistamin jenis lainnya, seperti fexofenadine, loratadine, dan cetrizine yang tidak membuat ngantuk.

Beberapa obat antihistamin bisa berinteraksi dengan obat tertentu. Itu sebabnya, konsultasikan terlebih dahulu ke dokter sebelum beli obat flu ini di apotek apabila memiliki riwayat penyakit ginjal, hati, dan asma. 4. Dekongestan Hidung tersumbat karena flu memang bikin sulit bernapas lega. Hidung tersumbat karena flu disebabkan oleh pembuluh darah di sinus yang meradang hingga membengkak. Ditambah dengan produksi lendir yang berlebihan, inilah yang semakin membuat Anda sulit bernapas.

Kabar baiknya, Anda bisa membeli obat flu dekongestan di apotek tanpa resep dokter. Obat flu ini bekerja meredakan pembengkakan pada saluran hidung serta mengurangi produksi lendir agar Obat flu untuk ibu hamil di apotik bisa bernapas lebih lega.

Obat flu di apotek ini tersedia dalam berbagai sediaan yang meliputi pil, tablet, sirup, serta semprot hidung. Pseudoephedrine dan phenylephrine adalah jenis dekongestan yang bisa dijadikan obat flu paling ampuh.

Namun, hati-hati. Sama seperti obat lainnya, dekongestan juga menyimpan efek samping yang harus diwaspadai. Efek samping dekongestan berkisar obat flu untuk ibu hamil di apotik ringan hingga berat. Mengantuk, pusing, mulut dan tenggorokan terasa kering, sakit perut, sembelit, dan kesulitan untuk tidur adalah beberapa efek samping dekongestan yang ringan. 5. Ekspektoran Selain hidung tersumbat, flu juga bisa memicu batuk berdahak. Maka, obat flu yang paling ampuh untuk mengatasi gejala batuk dan pilek adalah ekspektoran.

Obat ekspektoran berfungsi untuk mencairkan lendir di tenggorokan ketika flu dan batuk menyerang. Selain itu, obat ini dapat mengencerkan dahak yang menyelimuti paru-paru supaya bisa lebih mudah untuk dikeluarkan. Obat ekspektoran mengandung guaifenesin yang bertugas untuk meningkatkan kadar air di dalam lendir dan mengencerkannya. Guaifenesin juga bertugas untuk membuat Anda batuk-batuk supaya bisa mudah mengeluarkan dahak.

Obat ekspektoran tersedia dalam sediaan sirup atau tablet. Anda bisa mengonsumsi obat ini sebelum atau setelah makan sesuai dengan petunjuk pemakaian yang tertera di label kemasan. Setelah minum obat, Anda disarankan untuk banyak minum air putih. Asupan cairan yang cukup dapat membantu mengencerkan dahak dan melegakan saluran napas Anda.

Obat flu paling ampuh adalah antivirus Masih banyak orang yang mengira bahwa antivirus dan antibiotik untuk flu adalah dua jenis obat yang sama. Faktanya, keduanya berbeda. Antibiotik adalah obat untuk membunuh bakteri. Sementara antivirus adalah obat untuk membunuh virus. Penyebab flu adalah infeksi virus influenza.

Maka, obat flu paling ampuh sebenarnya antivirus atau antiviral, bukan antibiotik. Obat antivirus bekerja dengan cara menghambat perkembangan virus di dalam tubuh sehingga tidak menimbulkan gejala yang lebih parah. Obat antivirus membutuhkan resep dokter. Anda hanya bisa membelinya di apotek dengan menebus resep. Obat jenis ini tidak dijual bebas di warung, apotek, maupun supermarket besar. Ada berbagai jenis antivirus yang bisa diresepkan dokter untuk mengobati flu. Oseltamivir, peramivir, zanamivir, baloxavir, rimantadine, dan amantadine adalah beberapa pilihan antivirus yang sering diresepkan dokter sebagai obat flu paling ampuh.

Supaya obat bekerja lebih efektif, antivirus harus diberikan setidaknya 48 jam (2 hari) setelah kemunculan gejala flu. Apabila diberikan di waktu yang tepat, obat antivirus dapat mempercepat waktu pemulihan. Center for Disease Control and Prevention (CDC) dalam laman resminya mengatakan bahwa semakin cepat antivirus diberikan, akan semakin baik. Terutama bagi orang yang sudah mengalami flu parah dan berisiko tinggi terkena komplikasi flu serius.

Selain meresepkan obat antivirus, dokter mungkin akan meminta Anda untuk melakukan obat flu untuk ibu hamil di apotik flu. Gabungan dari kedua pengobatan ini dinilai efektif untuk membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh penderita terhadap infeksi. Yang harus diperhatikan sebelum menggunakan obat antivirus Walau dinobatkan sebagai cara pengobatan influenza atau flu paling ampuh, penting untuk dipahami bahwa berbagai antivirus tersebut tetap memiliki potensi efek samping.

Beberapa efek yang paling sering dikeluhkan adalah mual, muntah, sakit perut, dan diare. Selain itu, aturan minum serta dosis obat antivirus untuk mengatasi flu mungkin akan berbeda pada setiap orang.

Dokter akan meresepkan obat sesuai dengan usia serta kondisi pasien secara menyeluruh. Dengan kata lain, jenis obat yang akan digunakan pada fase pencegahan dan pengobatan penyakit flu mungkin saja berbeda. Pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter dan memahami dengan jelas cara pemberian obat sebelum meminum obat flu apa pun.

Bisakah flu diobati dengan bahan-bahan alami? Meski ada banyak pilihan obat flu yang dijual bebas di pasaran, beberapa orang lebih suka menggunakan obat flu dari bahan-bahan alami karena dinilai lebih aman dan minim efek samping. Pada dasarnya, bahan-bahan alami ini tidak secara langsung spesifik menyembuhkan flu. Sampai saat ini tidak ada bukti ilmiah kuat yang membuktikan bahan alami mampu melawan virus flu.

Namun, para ahli percaya bahwa zat-zat aktif yang terkandung dalam tanaman herbal tertentu dapat membantu meringankan gejala flu, seperti melegakan hidung dan tenggorokan. — Influenza (Flu): What are Flu Antiviral Drugs – CDC.(n.d.).

Retrieved June 25, 2020, from https://www.cdc.gov/flu/treatment/whatyoushould.htm Fever – MedlinePlus. (n.d.). Retrieved June 25, 2020, from https://medlineplus.gov/fever.html Influenza (Flu) – Mayo Clinic. (2019). Retrieved June 25, 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/flu/diagnosis-treatment/drc-20351725 Cold and Flu Medication – Health Direct. (2018). Retrieved June 25, 2020, from https://www.healthdirect.gov.au/colds-and-flu-medication How to Soothe Miserable Cold and Flu Symptoms – Consumer Reports.

(2017). Retrieved June 25, 2020, from https://www.consumerreports.org/drugs/how-to-soothe-miserable-cold-and-flu-symptoms/ Ernst E. (2002). A systematic review of systematic reviews of homeopathy. British journal of clinical pharmacology, 54(6), 577–582. https://doi.org/10.1046/j.1365-2125.2002.01699.x
Jakarta - Sakit flu saat hamil tentu mengganggu dan membuat tak nyaman.

Bunda pun kesulitan mengonsumsi obat flu karena khawatir akan berdampak buruk pada kandungan.

obat flu untuk ibu hamil di apotik

Jangan khawatir, ternyata ada obat yang aman digunakan untuk mengatasi flu pada ibu hamil. Lalu apa saja obat flu untuk ibu hamil yang aman Bunda konsumsi? Yuk simak terus penjelasannya. Baca Juga : Apakah CTM Aman untuk Ibu Hamil?

Bunda Perlu Tahu Melansir dari laman Healthline, Pusat Pengendalian dan Obat flu untuk ibu hamil di apotik Penyakit (CDC) menyatakan sekitar 9 dari 10 wanita minum obat selama masa kehamilan.

Para bumil itu menganggap beberapa obat aman dan minim risiko untuk digunakan selama kehamilan. Selain itu, manfaat minum obat diketahui melebihi risiko yang dapat terjadi berdasarkan dari penelitian pada hewan atau manusia Bunda. Obat flu sebagian besar baik untuk digunakan selama kehamilan. Beberapa dokter menyarankan untuk mencoba menunggu sampai minggu ke-12 Bunda untuk meminimalkan potensi risiko pada bayi Bunda.

Pilihan obat flu yang aman di antaranya: • Sirup obat batuk biasa yang dijual bebas. • Dekstrometorfan dan dekstrometorfan-guaifenesin sirup obat batuk. • Obat batuk ekspektoran di siang hari. • Obat batuk suppressant di malam hari. • Acetaminophen atau tylenol untuk menghilangkan rasa sakit dan demam. Banner Pasutri Pekalongan/ Foto: HaiBunda/Mia Bahan aktif dalam sudafed dan pseudoefedrin, dapat meningkatkan tekanan darah atau mempengaruhi aliran darah dari rahim ke janin.

Obat ini tidak direkomendasikan ya Bunda. Ini mungkin aman selama kehamilan, tetapi bicarakan dengan dokter, terlebih jika Bunda memiliki tekanan darah tinggi atau masalah lain. "Sebelum memutuskan untuk minum obat-obatan untuk flu biasa, pertimbangkan beberapa cara pengobatan alami di rumah. Karena tidak ada obat bebas yang benar-benar mengobati pilek atau membantu Bunda menjadi lebih baik, ini hanya mengontrol gejala," kata Elisa Ross, MD, seorang dokter kandungan dan ginekolog di Klinik Cleveland di Ohio dikutip dari laman Everyday Health.

Selain obat, ada beberapa cara alami yang bisa Bunda lakukan untuk meredakan gejala flu saat hamil. Klik halaman berikutnya untuk tahu cara-caranya ya Bunda.
Saat mengalami pusing, hal yang pertama dipikirkan tentunya bagaimana cara menghentikan pusing itu sesegera mungkin.

Pada sebagian orang beristirahat sejenak mungkin bisa meringankan keluhan. Namun, untuk pusing yang berulang dan parah sebaiknya melakukan pemeriksaan dan mintakan obat pusing dari dokter yang tersedia di apotik. Hal ini penting dilakukan karena ada banyak sekali kasus penggunaan obat pusing yang tidak tepat peruntukannya. Misalnya saja salah persepsi antara pasien dan apoteker dengan istilah pusing itu sendiri. Ada banyak orang yang mengatakan bahwa pusing sama dengan sakit kepala, namun di sisi medis yang dimaksud dengan pusing adalah dizzines, yaitu rasa hilang keseimbangan, kepala terasa melayang, seolah melihat objek sekitar goyang atau berputar.

Keluhan bisa diperparah dengan mual-mual bahkan muntah, kepala terasa berat atau merasa akan pingsan. inilah salah satu sensasi pusing Dengan terlebih dahulu memeriksakan diri ke dokter, maka persepsi yang keliru tadi bisa dihindari.

Seperti kita tahu bahwa ada tahap-tahapan yang harus dilakukan dokter sebelum mengeluarkan 'surat pamungkas' untuk menebus obat pusing di apotek. Termasuk menyamakan persepsi melalui anamnesis alias wawancara medis. Nah, sekarang kita sudah tahu maksud 'pusing' dalam bahasan kita kali ini. Hal penting yang perlu Anda tahu juga, pada kasus pusing yang ringan sering kali kondisinya membaik dengan sendirinya tanpa pengobatan.

Pasalnya, tubuh kita secara alami akan menyeimbangkan kembali segala bentuk perubahan yang menyebabkan pusing. Terutama untuk pusing yang disebabkan oleh faktor-faktor ringan dan bukan akibat penyakit serius. Umumnya dibutuhkan 2 hari hingga seminggu sampai pusing bisa hilang dengan sendirinya. Anda pun dapat meringankannya dengan Obat Pusing Tradisional yang Alami Lain halnya ketika pusing sampai membuat Anda tidak bisa melakukan antifitas sehari-hari, maka obat flu untuk ibu hamil di apotik ke dokter adalah pilihan paling bijak.

Beberapa terapi dan obat-obatan biasanya akan diresepkan oleh dokter setelah penyebab pusing teridentifikasi. Bahkan jika penyebabnya belum diketahui secara pasti, maka pemberian obat pusing dari dokter masih bisa dilakukan, dengan bertujuan meredakan gejalanya. Pengobatan untuk Meredakan Pusing Setelah menanyakan hal-hal yang mungkin menjadi penyebab pusing dan memeriksa fisik Anda, maka selanjutnya dokter akan menerapkan salah satu atau serangkaian pengobatan.

Tidak hanya obat pusing, tetapi juga terapi fisik, bahkan operasi. Agar dapat memahami bahasan tentang obat di bawah ini, maka Anda harus tahu dulu penyebab pusing.

Obat Pusing di Apotek Tujuan utama dari penggunaan obat pusing adalah untuk mengurangi meringankan gejala yang muncul serta mencegah kemungkinan terjadinya komplikasi. Obat-obatan yang umumnya diresepkan oleh dokter meliputi antihistamin, benzodiazepin, fenotiazin, monoaminergik dan antikolinergik.

1. Antihistamin Generasi Pertama Antihistamin cukup efektif untuk mengatasi pusing. Obat ini akan mencegah respon histamin pada ujung saraf sensorik dan pembuluh darah.

Beberapa jenis dari obat pusing ini yang biasa diresepkan oleh dokter seperti Meclizine dan Dimenhydrinate. • Meclizine. Obat ini bekerja dengan cara menurunkan rangsangan yang dapat terjadi pada labirin telinga bagian dalam dan menghalangi konduksi di jalur vestibular-cerebellar di telinga bagian dalam. Efeknya dapat mengurangi perasaan mual dan ingin muntah.

Meclizine paling efektif jika digunakan sesuai kebutuhan selama 2 - 3 hari pada penderita vertigo. • Dimenhydrinate. Merupakan gabungan dari jenis obat diphenydramine dan 8-chlorotheophylline, diyakini sangat berguna dalam pengobatan vertigo. Obat ini bekerja dengan cara mengurangi stimulasi vestibular dan menekan fungsi labirin, utamanya pada aktifitas antikolinergik pusatnya.

• Chlorpeniramin maleat/CTM. Cara kerjanya kurang lebih sama dengan obat-obatan di atas. 2. Ansiolitik dan Benzodiazepine Obat pusing ini bekerja pada sistem saraf pusat dengan memberikan efek sedatif yang dapat menenangkan.

Untuk tujuan ini, maka benzodiazepine mengikat reseptor spesifik yang dapat mempengaruhi GABA (gamma-aminobutyric acid) dan neurotransmiter lainnya. Efek ini diketahui dapat mencegah pusing yang disertai mual muntah. Diazepam adalah salah satu obat penenang dalam golongan ini yang bisa meredakan pusing, terutama untuk kasus yang sudah akut.

Obat ini menekan sistem saraf pusat, termasuk sistem obat flu untuk ibu hamil di apotik dan formasi retikular, dengan meningkatkan aktifitas GABA. Berhati-hatilah menggunakan obat ini, pastikan dosisnya tepat sesuai yang dianjurkan dokter agar terhindar dari efek sampingnya. 3. Fenotiazin dan turunannya Fenotiazin sangat efektif untuk mengatasi muntah-muntah dan juga pusing berputar. Obat pusing ini mempengaruhi sistem mesolimbik dopaminergik pada sistem saraf pusat.

Contoh obatnya yaitu: • Prometazin. Memiliki kemampuannya menghambat reseptor dopaminergik di otak dan mengurangi rangsangan ke sistem retensi batang otak. Promethazine juga ditoleransi dengan baik oleh pasien lanjut usia dan tidak berpotensi menyebabkan sindrom ekstrapiramidal yang umumnya terjadi pada obat-obatan antipsikotik lainnya. • Proklorperazin.

Merupakan salah satu obat antidopaminergik yang menghambat reseptor dopamin mesoplasma postsynaptic. Aktifitas antikolinergiknya dapat menekan pengaktifan sistem retikular yang efeknya dapat menghilangkan mual dan muntah. 4. Agonis Adrenergik Alfa/Beta Agen monoaminergik dapat digunakan untuk mengobati kepala pusing berputar.

Efeknya akan mempengaruhi modulasi sistem saraf simpatetik. Contoh obatnya yaitu Ephedrine. 5. Agen Antikolinergik Agen antikolinergik ini diketahui bekerja dengan menekan konduksi di jalur serebelum vestibular. Beberapa obat jenis ini diantaranya: • Glikopirolat. Obat jenis ini berikatan secara kompetitif dengan asetilkolin sehingga mencegahnya mengaktifasi reseptor parasimpatis.

• Scopolamine. Obat ini menghalangi aksi asetilkolin pada sistem parasimpatis di otot polos, kelenjar sekretori, dan sistem saraf pusat.

Zat ini bersifat antagonis terhadap histamin dan serotonin. Penggunaan scopolamine juga sangat efektif untuk mengatasi mabuk perjalanan.

Namun, obat ini tidak dianjurkan penggunaannya pada lansia karena efek sampingnya. Alternatif yang lebih aman untuk lansia yaitu Glikopirolat. ( ! ) Nama obat pusing di atas adalah nama generik, artinya ada berbagai merek yang mengandung obat-obatan tersebut. Ingat, hanya gunakan obat sesuai dengan anjurkan dokter. Terapi untuk Menghilangkan Pusing Selain menggunakan bantuan obat-obatan medis, beberapa terapi juga umum dilakukan oleh dokter untuk mengurangi gejala pusing, metode ini dirasa lebih cepat untuk kondisi-kondisi tertentu.

• Gerakan kepala. Sebuah metode yang disebut reposisi kanalit atau menuver epley bisa dilakukan untuk mengatasi pusing akibat BPPV. Cara ini cukup efektif mengusir pusing, namun mintalah bantuan dokter dan fisioterapis untuk metode gerakan kepala ini.

Sampaikan juga kepada dokter jika Anda memiliki masalah tertentu pada leher atau punggung, ablasi retina atau masalah pada pembuluh darah karena beberapa penyakit ini kemungkinan akan dipengaruhi oleh gerakan pada manuver epley ini.

• Terapi keseimbangan. Terapi ini bertujuan untuk melatih tubuh menjadi kurang peka terhadap gerakan. Metode ini biasa disebut rehabilitasi vestibular. Utamanya terapi ini ditujukan untuk penderita pusing akibat masalah pada telinga bagian dalam seperti neuritis vestibular.

• Psikoterapi. Terapi ini ditujukan untuk pusing yang disebabkan oleh gangguan kecemasan. Baca juga: Cara Menghilangkan Pusing Kepala dengan Tuntas Operasi Untuk kondisi khusus seperti masalah serius pada telinga yang menyebabkan pusing, dokter bisa saja melakukan operasi atau prosedur kesehatan lain yang mungkin untuk mengatasi masalah utama penyebab pusing ini dengan tuntas. • Suntikan.

Dokter mungkin juga melakukan prosedur penyuntikkan antibiotik gentamisin untuk menonaktifkan fungsi keseimbangan di salah satu telinga. Telinga lain yang sehat akan mengambil alih fungsi keseimbangan tubuh.

• Mengangkat organ indera telinga dalam. Teknik yang jarang dilakukan ini disebut lebirintektomi, dimana akan dilakukan pengangkatan labirin vestibular di telinga tengah yang mengalami masalah.

Metode ini umumnya dilakukan pada penderita masalah pendengaran yang serius dan pengobatan pusing jenis lainnya tidak direspon dengan baik oleh tubuh. Ajukan pertanyaan dengan promosi dan dapatkan jawabannya dalam 60 menit 40.000 HealthCoins Pertanyaan Anda akan dijawab dalam waktu 60 menit dan Anda akan menerima pemberitahuan secepatnya melalui email Jika pertanyaan Anda tidak terjawab dalam waktu 60 menit, kami akan mengembalikan 20.000 HealthCoins dan pertanyaan Anda akan diturunkan ke Pertanyaan Reguler.

Pertanyaan Anda akan dijawab dalam waktu 24 jam sebagai gantinya. Jika pertanyaan Anda tidak terjawab dalam 24 jam, kami akan mengembalikan semua HealthCoins.

(gratis) Pertanyaan Anda akan diprioritaskan bagi dokter, perawat, dan apoteker yang terverifikasi dalam waktu 2 hari agar Anda bisa mendapatkan jawaban yang lebih banyak Standar Pemeriksaan Konten HonestDocs Konten ini ditulis atau ditinjau oleh praktisi kesehatan dan didukung oleh setidaknya tiga referensi dan sumber yang dapat dipercaya.

Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk mengirimkan konten yang akurat, komprehensif, mudah dipahami, terbaru, dan dapat ditindaklanjuti. Anda dapat membaca proses editorial lengkap di sini. Jika Anda memiliki pertanyaan atau komentar tentang artikel kami, Anda dapat memberi tahu kami melalui WhatsApp di 0821-2425-5233 atau email di [email protected] Buka di appIbu hamil tidak boleh mengonsumsi sembarang obat.

Berikut ini rekomendasi obat flu yang aman untuk ibu hamil dan janin yang dikandung. Saat musim pancaroba, penyakit influenza atau flu sering menyerang banyak orang, termasuk pada ibu hamil. Penyakit ini biasanya muncul karena suhu lingkungan yang berubah secara ekstrim daya tubuh melemah. Disaat daya tubuh mulai menurun inilah tubuh akan mudah terserang virus yang mengakibatkan influenza. Gejalanya ditandai dengan demam ringan, pilek, sakit kepala, dan sakit tenggorokan.

Untuk mengobatinya, ibu hamil tidak boleh asal minum obat karena ada hal-hal yang perlu diperhatikan agar tidak berisiko pada kesehatan janin di dalam kandungan. Maka, kami sudah rangkum daftar obat flu untuk obat flu untuk ibu hamil di apotik hamil yang aman untuk dikonsumsi. Dapatkan TokoPoints dengan bertransaksi menggunakan Kupon Cashback. Nikmati potongan dan diskon langsung untuk berbelanja lebih hemat!

Nama Obat Flu untuk Ibu Hamil Mengonsumsi obat flu yang tidak sesuai dengan anjuran dokter dapat berdampak buruk bagi perkembangan bayi dalam kandungan. Ini dia daftar rekomendasi obat flu untuk ibu hamil yang aman sesuai dan sesuai aturan. 1. Panadol Cold & Flu Untuk beberapa penyakit ringan seperti flu, paracetamol sering menjadi pilihan sebagai obat penolong pertama karena dapat meringankan gejala demam, sakit kepala, pegal-pegal dan pilek.

Panadol termasuk salah satu obat yang mengandung paracetamol dan berkhasiat untuk membantu meredakan gejala pilek, flu, dan batuk. Selain itu, juga dapat menurunkan panas akibat demam dan membantu melegakan pernapasan akibat flu.

obat flu untuk ibu hamil di apotik

Hal ini karena adanya kandungan pseudoephedrine dan dextromethorphan yang dapat melegakan hidung tersumbat sekaligus membantu mengencerkan ingus.

Obat ini aman dikonsumsi oleh ibu hamil, dan lebih baik konsultasikan pada dokter supaya tahu dosis yang tepat untuk diminum. Rentang Harga: Mulai dari Rp 9.900 Laserin merupakan obat herbal yang membantu untuk meredakan batuk, masuk angin, muntah, dan melegakan pernafasan.

Berbeda dari obat flu lainnya, Laserin tidak menggunakan bahan kimia. Obat flu ini terbuat dari bahan-bahan alami sehingga aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil dan tidak membahayakan janin dalam kandungan. Namun, apabila flu tak kunjung sembuh selama 7 hari setelah minum obat ini. Segera konsultasikan kondisimu ke dokter. Rentang Harga: Mulai dari Rp 10.000 Saat flu disertai dengan batuk, pasti akan terasa tidak nyaman dan berujung mengganggu aktivitas sehari-hari.

Termasuk kehilangan nafsu makan, padahal ibu hamil memerlukan banyak nutrisi untuk tumbuh kembang si kecil di dalam perut. Konsumsi Silex Sirup yang merupakan obat herbal untuk melegakan pernafasan, mencairkan lendir yang ada pada saluran nafas, hingga mengatasi batuk berdahak.

Kandungan ekstrak thyme, primulae, althaea, droserae, seroyli, eucalyptus oil, anise oil, menthol oil, dan saccharin inilah yang membantu untuk melegakan tenggorokan dan pernapasan.

Rentang Harga: Mulai dari Rp 59.500 Siladex Mucolytic & Expectorant mengandung zat aktif bromhexine yang dapat membantu mengencerkan ingus dan lendir. Berkat inilah akan pernapasan akan lebih lega dan flu yang dialami ibu hamil akan mereda. Obat ini juga ampuh untuk meredakan batuk berdahak karena berguna sebagai agen mukolitik dan ekspektoran. Pada ibu hamil dianjurkan konsumsi obat ini tiga kali dalam sehari, atau sebaiknya tanyakan langsung kepada dokter terkait dosis yang dianjurkan agar terhindar dari komplikasi penyakit lain.

Rentang Harga: Mulai dari Rp 14.600 Obat flu untuk ibu hamil selanjutnya adalah Bisolvon Extra. Obat yang digunakan untuk mengurangi dan mengencerkan dahak pada saluran pernapasan. Bisolvon Extra mengandung dual zat aktif Bromhexin HCl dan Guaifenesin yang bekerja sebagai iritan pada saluran pernapasan. Selain itu, juga berfungsi sebagai ekspektoran yang dapat mengencerkan dahak atau lendir pada saluran pernapasan sehingga lebih mudah dikeluarkan bersamaan dengan batuk.

Jadi, jika ibu hamil yang sedang sakit flu disertai batuk berdahak direkomendasikan untuk mengonsumsi obat Bisolvon Extra ini. Rentang Harga: Mulai dari Rp 39.888 Kandungan kombinasi dari loratadine dan pseudoephedrine dari Rhinos SR ini berguna untuk mengatasi gejala-gejala rhinitis alergi, seperti pilek, hidung tersumbat, bersin-bersin, hingga sesak napas.

Ibu hamil akan merasa nyaman saat mengonsumsinya karena semua gejala dapat teratasi. Setidaknya, ibu hamil bisa kembali beraktivitas seperti biasa dan kembali memenuhi kebutuhan nutrisinya dengan calon bayi. Penggunaan dosis yang tepat lebih baik dikonsultasikan pada dokter untuk menghindari risiko berbahaya bagi ibu hamil dan janin.

Rentang Harga: Mulai dari Rp 7.930 Berbeda dengan obat flu lainnya, kali ini obat flu untuk ibu hamil ini hadir dalam bentuk spray. Obat ini juga memiliki kandungan yang digunakan sebagai dekongestan yang bermanfaat untuk mengatasi hidung tersumbat. Iliadin Nasal Spray dapat melegakan hidung tersumbat dengan mula kerja kurang dari 10 menit dan bekerja efektif selama 5 hingga 8 jam.

Manfaat lain dari obat ini adalah dapat meringankan hidung tersumbat karena rhinitis akut, sinusitis akut dan kronik, dan juga rhinitis alergi. Rentang Harga: Mulai dari Rp 69.500 Biasanya flu terjadi karena terjadinya infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Alco Plus DMP bisa menjadi solusi bagi ibu hamil untuk mengobati flu yang dialaminya. Obat ini mengandung pseudophedrine yang dapat mencegah bakteri penyebab flu berkembang biak. Selain itu, juga dapat digunakan sebagai obat batuk, lho!

Pastikan kamu mengonsumsi obat ini dibarengi dengan pola makan yang teratur dan istirahat yang cukup agar cepat pulih dari batuk obat flu untuk ibu hamil di apotik pilek. Jika tidak kunjung membaik, kamu bisa segera periksakan ke dokter. Rentang Harga: Mulai dari Rp 38.000 Mengonsumsi obat berbahan kimia sering membuat para ibu hamil khawatir akan efek sampingnya.

Oleh sebab itu, ibu hamil bisa mencoba obat flu QnC Jelly Gamat ini. Obat ini merupakan obat herbal yang terbuat dari bahan-bahan alami pilihan, seperti ekstrak teripang emas yang diambil secara langsung dari peraian terbaik di Indonesia sehingga masih terjaga khasiat serta manfaatnya. Ampuh mengobati berbagai penyakit yang berhubungan dengan imunitas tubuh, seperti flu. Ibu hamil bisa mengonsumsi obat ini untuk mengobati flu dan juga aman untuk perkembangan janin, sebab terbuat dari bahan alami.

Rentang Harga: Mulai dari Rp 155.000 Nutrimax C&C (Cough and Cold) merupakan obat berbentuk sirup dengan kombinasi 4 herbal, yakni Lvy Leaf, Thyme, Licorice dan Elderberry Extract yang telah terbukti untuk mengatasi batuk, pilek, dan flu pada anak-anak dan orang dewasa.

Obat ini diperkaya dengan rasa madu, tidak mengandung alkohol dan tidak menyebabkan kantuk. Nutrimax C&C Syrup ini berfungsi sebagai antivirus, antibakteri alami, dan antiseptik saluran pernapasan yang bagus untuk menjaga kekebalan tubuh. Rentang Harga: Mulai dari Rp 43.000 BELI NUTRIMAX C&C DI SINI Baca Juga: Cara Minum Pil KB yang Benar untuk Mencegah Kehamilan Itulah daftar obat flu untuk ibu hamil yang aman untuk diminum dan sesuai dengan aturan dokter.

Ingat, jika setelah mengonsumsi obat tersebut kondisimu tak kunjung membaik, segeralah berkunjung ke dokter untuk konsultasi. Dapatkan obat flu pilihanmu beserta obat-obatan lainnya dengan harga termurah hanya di Tokopedia.

Cek Tokopedia Parents dan dapatkan semua solusi untuk kebutuhan keluarga-mu Penulis: Cindy Krisania
Paracetamol mampu membantu meringankan gejala penyakit batuk dan pilek. Biasanya, orang yang terserang batuk dan pilek akan mengalami serangkaian gejala lainnya, obat flu untuk ibu hamil di apotik demam, pusing, serta badan nyeri atau pegal-pegal. Nah, paracetamol mampu membantu meredakan berbagai gejala tersebut.

Paracetamol adalah obat pereda nyeri dan penurun demam yang dijual bebas tanpa resep dokter. Obat ini efektif untuk semua kalangan, termasuk orang dewasa. 2. Ibuprofen Sama seperti paracetamol, ibuprofen juga cukup manjur untuk menurunkan demam dan meredakan nyeri akibat batuk dan pilek.
Saat terserang flu, ibu menyusui tidak boleh sembarangan minum obat, terlebih obat yang dijual bebas di pasaran.

Akan tetapi bila tidak segera diobati, flu mungkin saja dapat menulari bayi, lho. Lalu, obat flu seperti apa yang aman dikonsumsi oleh ibu menyusui? Flu atau influenza adalah penyakit yang ditularkan oleh virus. Anda bisa saja tertular virus ini melalui percikan air liur di udara, yang dikeluarkan oleh penderita ketika bersin dan batuk, atau saat tidak sengaja menyentuh benda yang telah terpapar virus flu.

Bila mengalaminya, Anda akan merasakan gejala-gejala seperti demam, pilek, hidung tersumbat, dan sakit kepala. C ara M emilih O bat F lu yang A man untuk I bu M enyusui Sebenarnya, bila Anda istirahat yang cukup dan mencukupi asupan cairan harian, flu bisa sembuh dengan sendirinya.

Akan tetapi bila flu yang Anda alami sangat berat hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, Anda dianjurkan untuk minum obat agar gejala cepat mereda, sehingga Anda bisa mengurus bayi Anda lagi.

Berikut ini adalah beberapa pilihan obat flu untuk ibu menyusui yang aman dikonsumsi: 1.

obat flu untuk ibu hamil di apotik

Paracetamol Paracetamol aman dikonsumsi oleh ibu menyusui ketika flu karena tidak memengaruhi pasokan ASI. Obat ini bekerja dengan cara mengurangi produksi zat penyebab peradangan, yaitu prostaglandin. Dengan menurunnya kadar prostaglandin di dalam tubuh, maka akan membuat demam dan nyeri mereda. Namun bila Anda minum obat flu lainnya, maka pastikan bahwa obat yang diminum tidak mengandung paracetamol juga, ya, agar dosis yang Anda minum tidak berlebihan.

2. Dekongestan Obat dekongestan yang mengandung pseudoephedrine atau phenylephedrine digunakan untuk melegakan hidung yang tersumbat saat flu. Bagi ibu menyusui, obat dekongestan dalam bentuk tetes lebih dianjurkan karena dipercaya tidak berpengaruh pada pasokan ASI dan aman untuk bayi. 3. Ibuprofen Meskipun obat ini masuk ke dalam ASI, Anda tidak perlu khawatir karena obat ini tidak berbahaya untuk Anda dan juga bayi.

Ibuprofen tidak memberikan efek samping pada buah hati Anda. Obat ini bisa mengurangi gejala demam, nyeri otot, dan sakit kepala saat flu. 4. Antihistamin Bila flu yang Anda alami timbul karena reaksi alergi, Anda memerlukan obat flu yang mengandung antihistamin.

Akan tetapi, obat jenis ini cenderung memiliki efek samping mengantuk setelah diminum. Jika ingin minum obat antihistamin, pilihlah loratadine atau ceritizine karena kecil kemungkinannya untuk membuat Anda mengantuk. Selain dengan keempat obat flu untuk ibu hamil di apotik obat di atas, flu juga bisa segera sembuh bila Anda mengonsumsi makanan sehat, minum air yang banyak, melembapkan udara di rumah dengan menggunakan humidifier, serta beristirahat yang cukup.

Mengantisipasi Penularan Melalui Kontak Fisik dengan Bayi Meski sedang mengidap flu, bukan berarti Anda absen dari kewajiban obat flu untuk ibu hamil di apotik bayi, ya. Anda tidak perlu takut untuk tetap menyusui. Sebab ketika sakit, bayi akan mendapatkan antibodi atau zat kekebalan tubuh melalui ASI.

Hal ini sangat berguna untuk menangkal serangan penyakit yang sedang diderita oleh Anda. Agar Si Kecil tidak tertular flu yang sedang diderita oleh Anda, beberapa langkah berikut bisa dilakukan, di antaranya: • Janganlah bersin di hadapan bayi, dan gunakan masker selama Anda sakit.

• Cuci tangan dengan sabun setiap akan menyentuh atau memegang bayi. • Pakaikan selimut bersih pada bayi saat Anda memangkunya. • Jangan berbagi alat makan, seperti gelas, piring, dan mangkok bersama dengan bayi. • Bersihkan payudara Anda dengan air hangat dan sabun saat hendak menyusui. Itulah keempat obat flu untuk ibu menyusui yang boleh saja diminum ketika flu melanda. Akan tetapi bila Anda ragu, jangan sungkan untuk berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter terkait obat flu jenis apa yang sesuai dengan kondisi Anda.
Penanganan dan obat flu untuk ibu hamil tidak boleh sembarangan.

Pasalnya, ada beberapa obat yang bisa membahayakan janin dan kandungan. Penanganan yang salah, termasuk penggunaan obat herbal, juga bisa membuat flu bertambah parah, bahkan menimbulkan gangguan lain. Gejala flu pada ibu hamil biasanya serupa dengan orang lain pada umumnya, yakni batuk, sakit tenggorokan, pilek, sakit kepala, dan demam.

Kendati demikian, flu pada masa kehamilan memiliki risiko komplikasi yang lebih tinggi, seperti bronkitis dan pneumonia. Selain itu, beberapa penelitian juga menyebutkan bahwa flu berat pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko kematian janin, persalinan prematur, atau berat badan lahir bayi rendah jika tidak segera ditangani. Menangani Flu Saat Hamil dengan Cara Alami Flu yang gejalanya ringan bisa diatasi dengan beberapa cara alami.

Saat sedang flu, Bumil bisa mencoba beberapa cara berikut untuk mengatasinya: • Cukupi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih, jus buah, atau teh hangat. Bumil juga bisa mencoba minum teh jahe untuk meredakan gejala flu. • Konsumsi makanan hangat, seperti bubur atau sup ayam.

obat flu untuk ibu hamil di apotik

• Istirahat yang cukup. • Jaga kebersihan udara dengan menggunakan pelembab udara ( humidifier) dan jauhi asap rokok. Cara ini juga baik untuk meredakan hidung tersumbat. • Kumur dengan campuran air hangat dan garam, guna meringankan batuk dan sakit tenggorokan. Apabila cara-cara tersebut tidak berhasil meredakan gejala flu yang Bumil rasakan, Bumil bisa mengonsumsi obat-obatan.

Namun, sebelum mengonsumsi obat apa pun, ingatlah untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu, ya. Mengonsumsi Obat Flu untuk Ibu Hamil dengan Aman Konsumsi obat-obatan selama hamil, termasuk obat flu untuk ibu hamil, sebenarnya tidak disarankan, terutama pada trimester pertama kehamilan. Pasalnya, ini merupakan masa yang paling penting bagi perkembangan organ tubuh janin. Selain itu, di masa kehamilan ini, ibu hamil juga lebih rentan mengalami keguguran. Setelah usia kehamilan melewati minggu ke-12, bila Bumil merasa perlu minum obat flu, pilihlah obat yang aman untuk ibu hamil, misalnya paracetamol.

Obat ini bisa mengatasi sakit kepala dan meredakan demam saat hamil. Konsumsi obat-obatan untuk meringankan gejala flu lainnya, seperti bersin-bersin, hidung tersumbat, dan batuk, sebaiknya dikonsultasikan dulu dengan dengan dokter. Dengan begitu, dokter bisa memberikan obat flu untuk ibu hamil yang aman bagi kandungan dan janin. Untuk mengatasi flu yang berat, Bumil juga mungkin perlu mengonsumsi obat antivirus untuk membasmi virus Influenza.

Obat flu untuk ibu hamil di apotik, penggunaan obat ini harus berdasarkan resep dokter. Tips Mencegah Flu pada Ibu Hamil Flu pada ibu hamil bisa dicegah dengan beberapa cara. Berikut adalah beberapa hal yang bisa Bumil lakukan untuk mencegah flu saat hamil: • Jalani pola makan bergizi seimbang.

• Istirahat yang cukup, yakni dengan tidur selama 7–9 setiap hari. • Rutin olahraga. • Kelola stres dengan baik. • Sering cuci tangan dan hindari menyentuh mata, hidung, atau mulut saat tangan tidak bersih. • Batasi atau hindari kontak dengan orang yang sedang sakit. • Pakai masker saat bepergian atau sedang bertemu dengan orang lain. • Dapatkan vaksin influenza. Flu pada ibu hamil sebaiknya ditangani dengan hati-hati, terutama bila gejala flu tidak menunjukkan perbaikan atau mereda setelah 4 hari.

Begitu pula jika flu muncul beserta gejala lain, seperti sesak napas, demam tinggi, nyeri dada, muntah, dan batuk dengan dahak berwarna kuning kehijauan atau berdarah. Bila Bumil mengalami gejala flu yang berat atau tak kunjung sembuh, sebaiknya segera konsultasikan hal tersebut dengan dokter agar dapat diberikan penanganan dan obat flu untuk ibu hamil yang aman dan sesuai kondisi Bumil.

OBAT AMAN IBU HAMIL




2022 www.videocon.com