Gothic archs mempunyai makna

gothic archs mempunyai makna

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar! 1. bentuk yang meniru wujud yang berasal dari alam seperti manusia, hewan, tumbuhan dan benda. Bentuk ragam hias figuratif berupa objek manusia yang digambarkan dengan mendapatkan pengayaan bentuk adalah … a. Bentuk figurative b. Bentuk Abstraktif c. Bentuk Abstrak d. Karya Abstrak e. Karya puspa 2. suatu gambar yang sifatnya menerangkan atau visualisasi dari suatu uraian, baik berupa cerita, berita, karangan, maupun naskah adalah.

a. Ilustrasi b. Bentuk Abstraktif c. Bentuk Abstrak d. Karya Abstrak e. Karya puspa 3. Gambar di bawah ini dibuat dengan Teknik a. hand drawing b. Fotografi c. Tipografi d. Roman e. Sans Serif 4. Makna garis pyramide adalah . a. perluasan, gerakan, mengembang dan kegembiraan b. malas, dan ketenangan yang menyenangkan c.

stabil, megah, kuat atau kekuatan yang masif d. pertumbuhan, spontanitas, dan idealis e. lemah gemulai dan keriangan 5. Sebagai pembatas gothic archs mempunyai makna bidang atau objek untuk memberikan representasi atau citra struktur, bentuk dan bidang adalah. a. Fungsi Garis b. Bentuk Abstrak c. Jenis Garis d. Karya Gothic archs mempunyai makna e. Karya puspa 6. Pada pembuatan desain garis menggunakan software berbasis vector yaitu dengan. a. Corel draw b. Microsoft word c. Adobe Potoshop d. Microsoft Excel e.

Powerpoint 7. Garis yang dibuat secara resmi menggunakan alat gambar dan alat ukur disebut garis a. informal b. horizontal c. diagonal d. formal e. vertikal 8. Gothic archs mempunyai makna . a. kepercayaan dan religius b. lemah gemulai, dan keriangan c.

lengkung bulat mengesankan kekokohan d. stabilitas dan kekuatan atau kemegahan e. grace atau keanggunan 9. Memberikan representasi atau citra struktur, bentuk dan bidang merupakan konsep .

gothic archs mempunyai makna

a. pengertian garis d. makna garis b. fungsi garis e. kombinasi garis c. jenis garis 10. Pemilihan warna sangat penting dalam menghasilkan karya yang berkualitas karena harus mengetahui apa yang ingin dilakukan dan warna apa yang cocok sesuai tujuan.

Warna yang cocok untuk menimbulkan kesan semangat, dan kerja keras adalah . a. hijau b. kuning c. merah muda d. merah e. biru Setiap garis mempunyai gothic archs mempunyai makna dan arti.

Setiap ketebalan, orientasi, hingga jumlah lengkungannya semua mempunyai kegunaan masing-masing dan harus disesuaikan dengan kebutuhan desain Anda. Oleh karena itu, sangat penting mengetahui jenis dan makna garis dalam desain grafis, untuk menciptakan sebuah karya desain yang komunikatif dan memiliki arti di dalamnya. Pengertian Jenis Garis Dalam Desain Grafis Beserta Gambarnya Ada 6 jenis garis dasar desain grafis yang harus Anda ketahui artinya.

Keenam garis ini memiliki arti berdasarkan arah garisnya. Keenam jenis garis dasar ini juga selalu dipakai untuk mengerjakan karya desain grafis. Berikut ini adalah 6 makna garis dalam desain garfis beserta gambarnya : 1. Makna Garis Horisontal Garis horisantal merupakan garis lurus sejajar yang mampu menciptakan kesan tenang, relaksasi, diam, atau statis dan tak bergerak. 2. Makna Garis Vertikal Garis vertikal merupakan garis lurus sejajar yang mampu memberi kesan stabil, memberi kekuatan, dan memberi kesan kemegahan.

3. Makna Garis Diagonal Garis yang memberi kesan tidak stabil, sesuatu yang bergerak atau dinamis. Garis ini juga memberi kesan menunjukkan gerakan. 4. Makna Garis Kurva atau Garis Lengkung Garis kurva atau garis lengkung ini mampu memberi kesan keanggunan, halus dan luwes.

Garis kurva menampilkan ketidakpastian dan lebih tidak dapat diprediksi daripada garis lurus. Garis sprial memberikan kesan kelahiran atau generasi penerus, hipnotis dan bersifat menerangkan.

Selain itu garis spiral juga memiliki arti lentur, mengalir dan dinamis. Baca juga : 5 Unsur Dalam Desain Grafis Fungsi Garis Dalam Desain Grafis Itulah beberapa pembahasan penting tentang kegunaan garis dalam desain grafis yang wajib Anda ketahui.

Semoga artikel ini bisa menambah pengetahuan Anda tentang dunia desain grafis dan ruang lingkupnya. Recent Gothic archs mempunyai makna • Tips Membuat Video Promosi Untuk Menarik Perhatian Gothic archs mempunyai makna • 5 Keuntungan Berbisnis Kuliner Dengan Konsep Food Truck • Mengupas Makna Desain Logo Baru Halal Indonesia • 5 Cara Meningkatkan Komunikasi Kepemimpinan Dalam Perusahaan • 10 Merek Suplemen Penumbuh Rambut Untuk Mengatasi Kebotakan 2021 Recent Posts • Tips Membuat Video Promosi Untuk Menarik Perhatian Konsumen • 5 Keuntungan Berbisnis Kuliner Dengan Konsep Food Truck • Mengupas Makna Desain Logo Baru Halal Indonesia • 5 Cara Meningkatkan Komunikasi Kepemimpinan Dalam Perusahaan • 10 Merek Suplemen Penumbuh Rambut Untuk Mengatasi Kebotakan 2021
Breaking News • Perusahaan Belanda Jual Alat deposisi Lapisan Atom untuk Sel Perovskit • Pemanas Air Fotovoltaik dari Jerman Memiliki Fitur Cerdas • Biaya Pasang Listrik Baru 450VA-3500VA Prabayar & Pasca Bayar • Daftar Harga Kompor Listrik Induksi Terbaru dan Terlengkap • Pelapisan Nikel Pada PCB, Apa Tujuan dan Manfaatnya?

• Harga Mixer Audio 2 Chanel Berbagai Merek dan Tipe • Harga Running Text 2022 Berbagai Tipe Mulai 1 Warna, 3 Warna, dan 12 Warna • Jenis Transistor, Fungsi dan Cara Mengukur Transistor • Jenis Dioda, Fungsi dan Cara Menentukan Ukuran Dioda • Tack Welding, Kelebihan dan Kelemahan Pengelasan Tack • Home • News • Konstruksi • Tech • Skill • Kayu & Woodworking • Bangunan & Konstruksi • Cat & Finishing • Las & Welding • Teknik Otomotif • Kelistrikan dan Elektronika • Know • Arsitektur • Interior • Eksterior • Beton dan Semen • Wood • Review • Mesin dan Power Tools • Peralatan Rumah Tangga • Produk Cat dan Finishing • Produk Bahan Bangunan • Alat Berat • PLTS • Event • Harga • Harga Bahan Bangunan • Harga Jasa • Harga Powertools • Harga Produk Elektronika • Harga Sparepart • Video Arsitektur Gotik, Mengenal Arsitektur Gotik yang Sempat Merajai Eropa.

Arsitektur gotik menjadi satu hasil seni yang paling spektakuler dalam perkembangan arsitektur eropa occidental, hal ini tidak diragukan oleh para ahli sejarah seni dan arsitektur. Arsitektur Gotic telah menjadi sebuah tanpa kejayaan eropa dengan menonjolkan bangunan yang tinggi, atap runcing, dan kubah lengkung yang megah.

Lebih detil berikut ini adalh ciri-ciri arsitektur gotic. Arsitektur Gotik: Atap Lancip Bangungan yang tinggi, megah, dan menara dengan ujung yang lancip pada gereja identik dengan arsitektur Gotic. Dekorasi pada tampilan façade dibuat dengan sangat detail.

Karakteristik ini sangat bertolak belakang dengan gaya arsitektur Romanesque yang datar dan bangunan yang tidak terlalu tinggi. Arsitektur Gotik: Flying buttress Flying buttress merupakan contoh karakteristik paling penting dalam dekorasi bagian luar bangunan gaya Gotik. Arsitektur Gotik menerapkan solusi untuk menyangga bangunan-bangunannya yang memiliki struktur tinggi dengan sistem flying buttress. Flying buttress tidak hanya berfungsi sebagai penyangga struktur bangunan tapi juga terlihat sangat dekoratif dengan desainnya yang memberikan efek kemegahan.

Baca Juga: Kamar Mandi Outdoor, Bikin Semangat Mandi Lagi dan Lagi interior arsitektur gotik Arsitektur Gotik: Lengkungan runcing Lengkungan runcing merupakan karakteristik yang paling penting dalam interior bangunan gaya Gotik. Lengkungan yang runcing berfungsi menahan beban dari desain langit-langit bangunan yang sangat berat dan tebal.

Lengkungan ini juga menjadi dekorasi tersendiri untuk interior bangunan. Desain lengkungan yang runcing seperti ini sebenarnya meminjam gaya arsitektur Islam yang saat itu gothic archs mempunyai makna digunakan gothic archs mempunyai makna Spanyol. Arsitektur ini juga memungkinkan ukuran pilar penyangga di bawahnya menjadi lebih ramping Arsitektur Gotik: Vault Vault. Gothic archs mempunyai makna merupakan istilah arsitektur untuk bagian atap melengkung yang digunakan dalam arsitektur Gotik.

Sistem vault pada atap bangunan menjadi salah satu ciri khas dari gaya Gotik. Vault memiliki fungsi yang sama dengan lengkungan runcing untuk menahan beban dari lantai diatasnya. Desain melengkung memberikan kesan tinggi dan kemegahan, sedangkan vault memberikan kesan keagungan dan keanggunan. Jajaran pilar yang tergabung dengan vault menjadi unsur utama dari konstruksi bangunan. Arsitektur Gotik: Pencahayaan dan Interior Luas Sebelum berkembangnya arsitektur Gotic, istana dan berbagai bangunan pada awal abad pertengahan bukan tempat yang menyenangkan untuk ditinggali atau untuk beribadah.

Khususnya bangunan istana yang tidak memiliki fondasi yang kuat untuk menopang beban dari atap batu, sehingga istana biasanya menggunakan gothic archs mempunyai makna kayu yang membuat air hujan masuk ke dalam.

Pencahayaan yang digunakan juga sangat sedikit sehingga terkesan gelap dan lusuh. Arsitektur Gotik menekankan kepada pencahayaan, jendela-jendela yang besar, dan interior yang luas, mengubah istana dan gereja terlihat lebih megah dan menyenangkan untuk ditempati.

Arsitektur Gotik: Gargoyle Gargoyle merupakan sebuah monster kecil yang biasanya diletakkan di sepanjang atap atau benteng bangunan dan istana. Gargoyle digunakan sebagai sistem drainase air hujan yang jatuh dari atap bangunan dan kemudian keluar dari mulut mereka. Tujuan lain dari penggunaan Gargoyle adalah menakut-nakuti petani jahat pada abad pertengahan Baca Juga: Ini 5 Kesalahan Menata Kamar Tidur Anak Gargoyle Gargoyle biasanya berbentuk menyeramkan, seperti iblis atau monster dan diletakkan menghadap ke bawah.

Pada masa itu manusia dipenuhi dengan ketakutan dan takhyul. Bentuk dari makhluk yang mengerikan ini membuat banyak orang mencari perlindungan dan pertolongan kepada gereja atau katedral dari iblis dan hantu yang berkeliaran. Gargoyle merupakan salah satu karakteristik dari arsitektur Gotic yang sangat membekas dalam ingatan orang sampai sekarang. Arsitektur Gotic merupakan gaya arsitektur pertama yang menggabungkan unsur keindahan dan estetik pada desain bangunan.

Arsitektur tidak lagi hanya bersifat fungsional, tapi juga mempunyai makna dan arti tersendiri. Semakin bertumbuhnya ambisi dari para arsitek pada masa itu dalam pembuatan ornamen pada katedral dan istana, membuat terjadinya persaingan dan kompetisi antar kelompok untuk membuat konstruksi yang lebih megah. Kata Kunci:gothic romanesque perbedaan,perbedaan gothic romanesque,arsitektur eropa,perbedaan arsitektur gothic dan romanesque,ujung yang lancip pada bangunan arsitektur gotik Builder ID, Platform Online terdepan tentang teknologi konstruksi.

Teknik perkayuan, teknik bangunan, Teknik pengelasan, Teknik Kelistrikan, teknik konstruksi, teknik finishing dan pengecatan.Review produk bangunan, review Alat pertukangan, informasi teknologi bahan bangunan, inovasi teknologi konstruksi This website uses cookies to improve your experience while you navigate through the website.

Out of these cookies, the cookies that are categorized as necessary are stored on your browser as they are essential for the working of basic functionalities of the website. We also use third-party cookies that help us analyze and understand how you use this website.

These cookies will be stored in your browser only with your consent. You also have the option to opt-out of these cookies.

But opting out of some of these cookies may have an effect on your browsing experience. Any cookies that may not be particularly necessary for the website to function and is used specifically to collect user personal data via analytics, ads, other embedded contents are termed as non-necessary cookies.

It is mandatory to procure user consent prior to running these cookies on your website. 1. Memberikan representasi atau citra struktur, bentuk dan bidang merupakan konsep. a. pengertian garis d. makna garis b. fungsi garis e. kombinasi garis c. jenis garis 2. Jenis huruf tidak memiliki sirip pada ujung hurufnya dan memiliki ketebalan gothic archs mempunyai makna yang sama atau hampir sama.

Kesan yang ditimbulkan oleh huruf jenis ini adalah modern, kontemporer dan efisien, jenis huruf tersebut merupakan jenis huruf . (Menggunakan HOTS) a. Sans Serif b. Roman c. Comic sans d. Arial e. Script 3. Pemilihan warna sangat penting dalam menghasilkan karya yang berkualitas karena harus mengetahui apa yang ingin dilakukan dan warna apa yang cocok sesuai tujuan. Warna yang cocok untuk menimbulkan kesan semangat, dan kerja keras adalah . (Menggunakan HOTS) a.

hijau b. kuning c. merah muda d. merah e. biru 4. Garis yang dibuat secara resmi menggunakan alat gambar dan alat ukur disebut garis a. informal b. horizontal c. diagonal d. formal e. vertikal 5. Di dalam karya seni terdapat unsur yang dapat bersifat semu maupun nyata. Unsur tersebut dalam karya seni 3 dimensi bisa dirasakan sensasi berada di dalamnya, merupakan unsur . (Menggunakan HOTS) a. unsur ruang b.

gothic archs mempunyai makna

unsur estetika c. unsur garis d. 9 e. 8 6. Gothic archs mempunyai makna . a. kepercayaan dan religius b.

gothic archs mempunyai makna

lemah gemulai, dan keriangan c. lengkung bulat mengesankan kekokohan d. stabilitas dan kekuatan atau kemegahan e. grace atau keanggunan 7.

Kombinasi garis horizontal dan vertikal memberikan kesan .

gothic archs mempunyai makna

a. konflik, perang dan larangan b. kelahiran atau generasi, dan penurus c. kekokohan d. adanya jarak, kejauhan, fokus, dan meledak e. formal, kokoh, dan tegas 8. Berdasarkan cara membuatnya garis dibedakan menjadi dua, yaitu . a.

garis formal dan informal b. garis lengkung dan garis lingkar c. garis zig-zag dan garis lengkung d. garis bergerigi dan garis berombak e. garis bersengkelit dan garis lengkung 9.

Makna garis pyramide adalah . a. perluasan, gerakan, mengembang dan kegembiraan b. malas, dan ketenangan yang menyenangkan c. stabil, megah, kuat atau kekuatan yang masif d. pertumbuhan, spontanitas, dan idealis e. lemah gemulai dan keriangan 10. Berikut nama pengemuka tentang garis adalah . a. Leksikon Grafika b. Konrad Zuse c. Johann Philipp Reis d. Ray Tomlinson e. Edwin Land
BAB 1 UNSUR – UNSUR TATA LETAK A. Kompetensi Dasar 3.1 Mendiskusikan unsur – unsur tata letak berupa garis, ilustrasi, tipografi, warna, gelap – terang, tekstur dan ruang.

4.1 Menempatkan unsur – unsur tata letak berupa garis, ilustrasi, tipografi, warna, gelap – terang, tekstur dan ruang. B. Indikator Pencapaian Kompetensi 3.1.1 Menjelaskan unsur – unsur tata letak garis.

3.1.2 Menguraikan unsur – unsur warna. 3.1.3 Mendeskripsikan tekstur dan ruang. 4.1.1 Menetapkan tata letak unsur – unsur garis. 4.1.2 Menetapkan tata letak unsur – unsur warna.

C. Alokasi Waktu 5 Pertemuan D. Petunjuk  Awali setiap aktivitas dengan berdoa, semoga mendapatkan berkah dan kemudahan dalam segala kebaikan.  Selalu utamakan kesehatan dan keselamatan diri dan sekitar.  Pahami tujuan, dasar teori dan latihan dengan baik dan benar.  Kerjakan tugas-tugas dengan baik, sabar dan jujur.  Selalu bersyukur dan semangat untuk belajar. E. Dasar Teori 1.1. Pertemuan ke- 1 : Unsur – unsur Tata Letak, Garis Sebuah karya desain yang bagus harus memenuhi beberapa kriteria dan komponen penting.

Selain itu juga harus mengandung originalitas dari desain itu sendiri. Ketika menciptakan sebuah karya desain harus memperhatikan unsur- unsur desain, minimal harus sesuai dengan standar ketentuan yang ditetapkan.

Salah satu komponen penting dalam desain adalah unsur tata letak. Tata letak dalam desain terdiri atas beberapa bagian yang tidak boleh terpisahkan dan mengandung arti yang sangat dalam, sebagai contoh unsur yang lain adalah unsur garis, unsur garis tebal maupun tipis sangat memengaruhi pesan yang disampaikan, garis tebal mengandung arti tegas dan jelas, sedangkan garis tipis mengandung kesan halus atau samar-samar.

Berikut unsur-unsur penunjang dalam desain grafis. Elemen pertama dan paling dasar dari desain adalah garis.

Dalam menggambar, garis adalah goresan pena atau pensil tapi dalam desain grafis, ada dua titik yang saling terhubung. Garis berguna untuk membagi ruang dan mengarahkan pandangan ke lokasi tertentu. Misalnya, bagaimana caranya majalah menggunakan garis untuk memisahkan konten, judul dan panel samping. Garis memiliki sifat memanjang dan memiliki arah tertentu. Walaupun garis memiliki sifat ketebalan, garis tetap mempunyai sifat dimensi panjangnya, sehingga garis sering disebut sebagai unsur satu dimensi.

Garis dimaknai sebagai batas limit dari bidang dan warna. Terbentuknya sebuah garis merupakan gerakan dari suatu titik yang membekas jejaknya sehingga terbentuk suatu goresan, untuk menimbulkan goresan biasanya menggunakan pensil, pena kuas bahkan dengan gerakan tangan kosong pun bisa dimaknai sebagai garis. Bentuk garis sangat bervariasi dari garis lurus yang bersifat formal, garis lengkung yang bersifat informal atau santai, dan garis patah (zig-zag) yang terkesan kaku, garis tipis dan garis tebal, dan gothic archs mempunyai makna spiral yang terkesan lentur.

• Company About Us Scholarships Sitemap Q&A Archive Standardized Tests Education Summit • Get Course Hero iOS Android Chrome Extension Educators Tutors • Careers Leadership Careers Campus Rep Program • Help Contact Us FAQ Feedback • Legal Copyright Policy Academic Integrity Our Honor Code Privacy Policy Terms of Use Attributions • Connect with Us College Life Facebook Gothic archs mempunyai makna LinkedIn YouTube Instagram
Pengertian garis adalah sekumpulan titik yang letaknya sejajar dan sama besar.

Apabila titik-titik tersebut dideretkan atau diurutkan, maka akan terbentuk dimensi memanjang yang menonjol dan memiliki arah. Dimensi ini akan menghasilkan bentuk yang bermacam-macam berupa lurus, melengkung, pendek, panjang, halus, tebal, dan lain sebagainya. Garis lurus adalah sebuah garis yang mempunyai arah dari ujung yang satu ke ujung yang lainnya atau dari pangkal ke ujung.

Macam-macam garis lurus yaitu : • Garis Vertikal Garis vertikal adalah jenis garis lurus yang pangkal ke ujungnya tegak dan berdiri. Garis vertikal ini mempunyai kesan stabilitas, kemegahan ataupun kekuatan dari sebuah objek.

• Garis Gothic archs mempunyai makna Garis horizontal merupakan jenis garis lurus yang posisi pangkal ke ujungnya mendatar. Jenis garis horizontal ini digambarkan gothic archs mempunyai makna makna atau sugesti ketenangan atau hal-hal yang tak bergerak.

• Garis Diagonal Garis diagonal yaitu sejenis garis lurus yang posisinya miring, baik ke arah kanan maupun ke arah kiri. Garis diagonal ini memiliki kesan gothic archs mempunyai makna yang tidak stabil serta sesuatu yang dinamis atau bergerak.

2. Garis Lengkung Garis majemuk yaitu suatu garis yang mempunyai beberapa arah yang teratur atau bersifat majemuk. Garis majemuk ini terbagi menjadi dua macam, diantaranya yaitu : • Garis Zig-Zag (bentuk gergaji) Garis zig-zag adalah jenis garis majemuk yang polanya berkelok-kelok pada arah yang berlawanan. Pada awalnya, garis zig-zag ini merupakan garis lurus yang memiliki arah berbeda dan kemudian bersambung. • Garis Berombak Garis berombak adalah jenis garis majemuk berupa garis lengkung yang berkesinambungan.

Jenis garis brombak juga disebut dengan garis lengkung S yang menggambarkan pergerakan dan irama. 4. Garis Gabungan Berdasarkan ketebalannya, macam-macam garis gambar teknik terbagi menjadi dua, yaitu garis tebal dan garis tipis. Untuk perbandingan garis tebal dan garis tipis yaitu 1 : 2. Ukuran tebal tipisnya ini sesuai dengan besar kecilnya suatu gambar teknik.

Namun, ketebalan garis yang sering digunakan yaitu 0,18, 0.25, 0.35, 0.5, 0.7, 1.14, dan 2 mm. Sedangkan untuk garis paralel seperti garis celah atau ruang antar garis dan garis arsiran memiliki jarak yang tidak kurang dari 0,7. Makna dari Jenis-Jenis GarisSetelah sobat memahami apa saja macam-macam garis, sekarang dapat disimpulkan bahwa gothic archs mempunyai makna mempunyai makna dan peranan penting serta sangat dominan dalam suatu objek atau gambar.

Dalam seni, setiap garis memiliki makna dan kegunaan yang berbeda. Berikut makna garis yang perlu untuk dipahami. • Garis horizontal, mempunyai karakter yang damai, tenang, kemantapan, dan suatu hal yang tidak bisa bergerak. • Garis vertikal, mempunyai makna atau kesan yang stabil, mampu berdiri kuat dan tegak, dan menggambarkan sebuah kemegahan. • Garis diagonal, mempunyai makna sesuatu yang dinamis atau bergerak, keadaan yang tidak stabil.

• Garis berombak (lengkung S), mempunyai jarakter dengan keanggunan (grace). • Garis zig-zag, garis ini memiliki makna semangat, berghairah, gerak cepat, dan dinamis. • Garis spiral, mempunyai makna suatu kekuatan spiral atau seatu kelahiran. • Garis water fall (air terjun), garis ini bermakna penurunan yang berirama dan menggambarkan gaya berat. • Garis phyramide, bermakna stabil, kekuatan massif, dan kemegahan.

• Garis conflicting diagonal, mempunyai makna kebencian, kebingungan, dan peperangan. • Garis concentric arcs, garis ini memiliki makna gerakan mengembang, kegembiraan, dan perluasan. • Garis rhythmic horizontal, memiliki makna untuk menyatakan ketenangan yang menyenangkan. • Garis upward swirls, mempunyai makna jiwa yang tumbuh dan semangat yang membara. • Garis diminishing perspective, memiliki adanya kerinduann, batas kejauhan, dan adanya jarak pemisah. • Garis upward spray, garis ini mempunyai makna idealisme dan pertumbuhan.

• Garis inverted perspective, memiliki makna kebebasan yang mutlak, keleluasan tak terbatas, dan perluasan yang tak terbendung. • Garis rounded archs, yaitu garis berupa lengkungan bulat yang memiliki kesan kekokohan.

• Garis rhythmic curves, mempunyai makna yang periang dan lemah gemulaiaris gothic archs, yaitu garis yang memiliki makna di bidang religius, kepercayaan, pemusatan, dan letusan.mengartikan sebuah logo Elemen Estetis Pembentuk Logo Sebagai bagian dari perencanaan corporate identity design, logo ibarat bagian tubuh yang mampu mengutarakan isi hati produk atau perusahaan.

Dari sisi pemasaran, logo mempunyai fungsi identitas yang membedakan sebuah sebuah produk dengan produk lainnya. Kesemuanya itu tak lepas dari hakikat logo itu sendiri, sebagai sebuah karya seni rupa yang biasa berupa dwi matra (dua dimensi) atau tri matra (tiga dimensi). Sebagai karya seni rupa, sebuah logo tidak bisa lepas dari elemen-elemen senirupa dasar yang membentuknya seperti gothic archs mempunyai makna, bentuk, warna, ruang, tipografi dll. Seperti yang dikemukakan oleh John Murphy : The successful designer of trademarks and logos needs to have basic intellectual and draftsmanship skills in addition to a sensitivity to the aesthetic elements of design.

Yang berarti, seorang perancang logo dan cap dagang yang sukses, perlu memiliki kepandaian dasar dan keterampilan dalam menggambar dalam hubungannya dengan kepekaan terhadap elemen estetika disain. Pada bagian ini kami menyajikan secara ringkas elemen-elemen pembentuk logo, antara lain sebagai berikut : 1. GARIS 2. BENTUK 3. WARNA 4. TIPOGRAFI 1. GARIS Pengertian garis menurut Leksikon Grafika adalah benda dua dimensi tipis memanjang. Sedangkan Lillian Gareth mendefinisikan garis sebagai sekumpulan titik yang bila dideretkan maka dimensi panjangnya akan tampak menonjol dan sosoknya disebut dengan garis.

Terbentuknya garis merupakan gerakan dari suatu titik yang membekaskan jejaknya sehingga terbentuk suatu goresan. Untuk menimbulkan bekas, biasa mempergunakan pensil, pena, kuas dan lain-lain.

gothic archs mempunyai makna

Bagi senirupa garis memiliki fungsi yang fundamental, sehingga diibaratkan jantungnya senirupa. Garis sering pula disebut gothic archs mempunyai makna kontur, sebuah kata yang samar dan jarang dipergunakan. Pentingnya garis sebagai elemen senirupa, sudah terlihat sejak dahulu kala.

Nenek moyang manusia jaman dulu, menggunakan garis ini sebagai media ekspresi senirupa di gua-gua. Mereka menggunakan garis ini untuk membentuk obyek-obyek ritual mereka. Sebagai contoh adalah lukisan di dinding gua Lascaux di Prancis, Leang-leang di Sulawesi, Altamira di Spanyol dan masih banyak lainnya.

Selain berupa lukisan, nenek moyang manusia juga menggunakan garis sebagai media komunikasi, seperti huruf paku peninggalan bangsa Phoenicia (abad 12 – 10 SM) yang berupa goresan-goresan.Disamping potensi garis sebagai pembentuk kontur, garis merupakan elemen gothic archs mempunyai makna mengungkapkan gerak dan bentuk.

Baik bentuk dua dimensi maupun tiga dimensi. Suasana dalam garis Dalam hubungannya sebagai elemen senirupa, garis memiliki kemampuan untuk mengungkapkan suasana.

Suasana yang tercipta dari sebuah garis terjadi karena proses stimulasi dari bentuk-bentuk sederhana yang sering kita lihat di sekitar kita, yang terwakili dari bentuk garis tersebut.

Sebagai contoh adalah bila kita melihat garis berbentuk ‘S’, atau yang sering disebut ‘line of beauty’ maka kita akan merasakan sesuatu yang lembut, halus dan gemulai. Perasaan ini terjadi karena ingatan kita mengasosiasikannya dengan bentuk-bentuk yang dominan dengan bentuk lengkung seperti penari atau gerak ombak di laut. Beberapa jenis garis beserta suasana yang ditimbulkannya seperti, garis lurus mengesankan kekuatan, arah dan perlawanan.

Garis lengkung mengesankan keanggunan, gerakan, pertumbuhan. Berikut kami saijkan beberapa jenis garis beserta asosiasi yang ditimbulkannya : • Horizontal : Memberi sugesti ketenangan atau hal yang tak bergerak.

• Vertikal : Stabilitas, kekuatan atau kemegahan. • Diagional : Tidak stabil, sesuatu yang bergerak atau dinamika. • Lengkung S : Grace, keanggunan. • Zig-zag : Bergairah, semangat, dinamika atau gerak cepat. • Bending up right : Sedih, lesu atau kedukaan. • Diminishing Perspective : Adanya jarak, kejauhan, kerinduan dan sebagainya. • Concentric Arcs : Perluasan, gerakan mengembang, kegembiraan dsb. • Pyramide : Stabil, megah, kuat atau kekuatan yang masif. • Conflicting Diagonal : Peperangan, konflik, kebencian dan kebingungan.

• Spiral : Kelahiran atau generative forces. • Rhytmic horizontals : Malas, ketenangan yang menyenangkan. • Upward Swirls : Semangat menyala, berkobar-kobar, hasrat yang tumbuh. • Upward Spray : Pertumbuhan, spontanitas, idealisme.

• Inverted Perspective : Keluasan tak terbatas, kebebasan mutlak, pelebaran tak terhalang. • Water Fall : Air terjun, penurunan yang berirama, gaya berat.

• Rounded Archs : Gothic archs mempunyai makna bulat mengesankan kekokohan. • Rhytmic Curves : Lemah gemulai, keriangan. • Gothic Archs : Kepercayaan dan religius. • Radiation Lines : Pemusatan, peletupan atau letusan. Lebih jauh lagi, garis sesuai fungsinya yang khas, yang mampu membentuk symbol yang memiliki pengertian khusus, sangat menunjang penggunaannya sebagai elemen symbol.

Penggunaan garis sebegai elemen symbol, pertama kali diperkenalkan oleh Otto Neurath (1882 – 1945) seorang pengajar dan ilmuwan sosial, yang menamakan symbol tersebut sebagai Isotype. Kemudian bahasa Isotype ini berkembang dan menjadi salah satu bahasa gambar yang mampu mewakili berbagai bentuk komunikasi. Dalam perkembangan selanjutnya bentuk-bentuk simbol ini banyak dipergunakan dalam perancangan logo dalam upayanya agar mudah diingat dan mempunyai daya komunikasi yang baik.

2. BENTUK Pengertian bentuk menurut Leksikon Grafika adalah macam rupa atau wujud sesuatu, seperti bundar elips, bulat segi empat dan lain sebagainya. Dari definisi tersebut dapat diuraikan bahwa bentuk merupakan wujud rupa sesuatu, biasa berupa segi empat, segi tiga, bundar, elip dsb. Pada proses perancangan logo, bentuk menempati posisi yang tidak kalah penting dibanding elemen-elemen lainnya, mengingat bentuk-bentuk geometris biasa merupakan simbol yang membawa nilai emosional tertentu.

Hal tersebut biasa dipahami, karena pada bentuk atau rupa mempunyai muatan kesan yang kasat mata. Seperti yang diungkapkan Plato, bahwa rupa atau bentuk merupakan bahasa dunia yang tidak dirintangi oleh perbedaan-perbedaan seperti terdapat dalam bahasa kata-kata.

Namun teori Plato tersebut tidaklah mesti berlaku semestinya. Ada aspek lain yang mengakibatkan bahasa bentuk tidak selalu efektif. Seperti penerapan bentuk-bentuk internasional dengan target sasaran tradisional atau sebaliknya. Dengan kata lain, bila target sasaran tidak terbiasa dengan bahasa kasat mata tradisional, pergunakan bahasa kasat mata internasional demikian pula sebaliknya.

Sebagai contoh adalah bila kita merancang logo armada angkatan bersenjata republik Tanzania misalnya, kurang lazim bila kita memilih bentuk keris atau mandau sebagai elemen penunjang dalam logo tersebut, karena bentuk keris dan mandau kurang atau bahkan tidak dikenal oleh rakyat Tanzania. Dari contoh diatas, kemudian muncul teori tentang frame of reference (kerangka referensi) dan field of reference (lapangan pengalaman) yang menjelaskan bahwa penerimaaan suatu bentuk pesan, dipengaruhi oleh beberapa aspek yakni panca indra, pikiran serta ingatan.

gothic archs mempunyai makna

Jadi seperti contoh masalah diatas, bentuk logo tersebut akan lebih efektif dan komunikatif bila ditujukan pada angkatan bersenjata Republik Indonesia, dan tidak dengan Republik Dominika karena mereka tidak memiliki frame of reference dan field of reference tentang keris atau mandau dalam ingatan mereka.

Berikut kami sajikan beberapa contoh bentuk dan asosiasi yang ditimbulkannya berdasarkan buku Handbook of Design & Devices tulisan Clarence P. Hornung. 1. Segitiga, merupakan lambang dari konsep Trinitas. Sebuah konsep religius yang mendasarkan pada tiga unsur alam semesta, yaitu Tuhan, manusia dan alam. Selain itu segitiga merupakan perwujudan dari konsep keluarga yakni ayah, ibu dan anak. Dalam dunia metafisika segitiga merupakan lambing dari raga, pikran dan jiwa.

Sedangkan pada kebudayaan Mesir, segitiga digunakan sebagai simbol feminitas dan dalam huruf Hieroglyps segitiga menggambarkan bulan. 2. Yin Yang, merupakan bentuk yang termasuk dalam jenis Monad, yakni bentuk yang terdiri dari figure geometris bulat yang terbagi oleh dua bentuk bersinggungan dengan masing-masing titik pusat yang berhadapan.

Di China bentuk seperti ini disebut Yin Yang, di Jeapng disebut Futatsu Tomoe sedangkan orang Korea menyebutnya Tah Gook. Yin Yang merupakan gambaran dua prinsip alam, Yang melambangkan kecerahan � Yin melambangkan kegelapan, Yang melambangkan nirwana � Yin melambangkan dunia, Yang sebagai matahari � Yin sebagai bulan, Yang memiliki posisi aktif, maskulin � Yin pasif, feminin.

Kesemuanya itu melambangkan prinsip dasar kehidupan, yakni keseimbangan. 3. WARNA Pemahaman tentang warna dibagi dalam dua bagian berdasarkan sifat warna antara lain sebagai berikut : 1. Warna menurut ilmu Fisika. Adalah sifat cahaya yang bergantung dari panjang gelombang yang dipantulkan benda tersebut. Benda yang memantulkan gothic archs mempunyai makna panjang gelombang terlihat putih, benda yang sama sekali tidak memantulkan terlihat hitam. Dispersi terjadi apabila sinar matahari melalui prisma kaca yang berbentuk spektrum dan kecepatan menjalarnya tergantung pada panjang gelombangnya.

Warna utama dari cahaya atau spektrum adalah biru, kuning dan merah dengan kombinasi-kombinasi yang dapat membentuk segala warna. 2. Warna menurut ilmu Bahan. Adalah sembarang zat tertentu yang memberikan warna. Pigmen memberikan warna pada tumbuh-tumbuhan, hewan, juga pada cat, plastik dan barang produksi lainnya kecuali pada tekstil yang menggunakan istilah zat celup untuk mewarnainya.

Suatu pigmen berwarna khas karena menghisap beberapa panjang gelombang sinar dan memantulkan yang lain. Pigmen banyak digunakan dalam industri, misalnya plastik, tinta karet dan lenolum. Sebagai bagian dari elemen logo, warna memegang peran sebagai sarana untuk lebih mempertegas dan memperkuat kesan atau tujuan dari logo tersebut.

Dalam perencanaan corporate identity, warna mempunyai fungsi untuk memperkuat aspek identitas. Lebih lanjut dikatakan oleh Henry Dreyfuss, bahwa warna digunakan dalam simbol-simbol grafis untuk mempertegas maksud dari simbol-simbol tersebut.

Sebagai contoh adalah penggunaan warna merah pada segitiga pengaman, warna-warna yang digunakan untuk traffic light merah untuk berhenti, kuning untuk bersiap-siap dan hijau untuk jalan. Dari contoh tersebut ternyata pengaruh warna mampu memberikan impresi yang cepat dan kuat.

Kemampuan warna menciptakan impresi, mampu menimbulkan efek-efek tertentu. Secara psikologis diuraikan oleh J. Linschoten dan Drs. Mansyur tentang warna sbb: Warna-warna itu bukanlah suatu gejala yang hanya dapat diamati saja, warna itu mempengaruhi kelakuan, memegang peranan penting dalam penilaian estetis dan turut menentukan suka tidaknya kita akan bermacam-macam benda.

Dari pemahaman diatas dapat dijelaskan bahwa warna, selain hanya dapat dilihat dengan mata ternyata mampu mempengaruhi perilaku seseorang, mempengaruhi penilaian estetis dan turut menentukan suka tidaknya seseorang pada suatu benda.

Berikut kami sajikan potensi karakter warna yang mampu memberikan kesan pada seseorang sbb : a. Hitam, sebagai warna yang tertua (gelap) dengan sendirinya menjadi lambang untuk sifat gulita dan kegelapan (juga dalam hal emosi).

b. Putih, sebagai warna yang paling terang, melambangkan cahaya, kesulitan dsb. c. Abu-abu, merupakan warna yang paling netral dengan tidak adanya sifat atau kehidupan spesifik. d. Merah, bersifat menaklukkan, ekspansif (meluas), dominan (berkuasa), aktif dan vital (hidup).

e. Kuning, dengan sinarnya yang bersifat kurang dalam, merupakan wakil dari hal-hal atau benda yang bersifat cahaya, momentum dan mengesankan sesuatu.

f. Biru, sebagai warna yang menimbulkan kesan dalamnya sesuatu (dediepte), sifat yang tak terhingga dan transenden, disamping itu memiliki sifat tantangan. g. Hijau, mempunyai sifat keseimbangan dan selaras, membangkitkan ketenangan dan tempat mengumpulkan daya-daya baru.

Dari sekian banyak warna, dapat dibagi dalam beberapa bagian yang sering dinamakan dengan sistem warna Prang System yang ditemukan oleh Louis Prang pada 1876 meliputi : 1. Hue, adalah istilah yang digunakan untuk menunjukkan nama dari suatu warna, seperti merah, biru, hijau dsb.

2. Value, adalah dimensi kedua atau mengenai terang gelapnya warna. Contohnya adalah tingkatan warna dari putih hingga hitam. 3. Intensity, seringkali disebut dengan chroma, adalah dimensi yang berhubungan dengan cerah atau suramnya warna.

Selain Prang System terdapat beberapa sistem warna lain yakni, CMYK atau Process Color System, Munsell Color System, Ostwald Color System, Schopenhauer/Goethe Weighted Color System, Substractive Color System serta Additive Color/RGB Color System. Diantara bermacam sistem warna diatas, kini yang banyak dipergunakan dalam industri media visual cetak adalah CMYK atau Process Color System yang membagi warna dasarnya menjadi Cyan, Magenta, Yellow dan Black.

Sedangkan RGB Color System dipergunakan dalam industri gothic archs mempunyai makna visual elektronika. 4. TIPOGRAFI Pengertian tipografi menurut buku Manuale Typographicum adalah : Typography can defined a art of selected right type printing in accordance with specific purpose ; of so arranging the letter, distributing the space and controlling the type as to aid maximum the reader’s. Dari pengertian diatas, memberikan penjelasan bahwa tipografi merupakan seni memilih dan menata huruf dengan pengaturan penyebarannya pada ruang-ruang yang tersedia, untuk menciptakan kesan khusus, sehingga akan menolong pembaca untuk mendapatkan kenyamanan membaca semaksimal mungkin.

Sebagai bagian dari gothic archs mempunyai makna manusia, huruf tak pernah lepas dari kehidupan keseharian. Hampir setiap bangsa di dunia menggunakannya sebagai sarana komunikasi. Sejarah perkembangan tipografi dimulai dari penggunaan pictograph.

Bentuk bahasa ini antara lain dipergunakan oleh bangsa Viking Norwegia dan Indian Sioux. Di Mesir berkembang jenis huruf Hieratia, yang gothic archs mempunyai makna dengan nama Hieroglyphe pada sekitar abad 1300 SM. Bentuk tipografi ini merupakan akar dari bentuk Demotia, yang mulai ditulis gothic archs mempunyai makna menggunakan pena khusus. Bentuk tipografi tersebut akhirnya berkembang sampai di Kreta, lalu menjalar ke Yunani dan akhirnya menyebar keseluruh Eropa.

Puncak perkembangan tipografi, terjadi kurang lebih pada abad ke-8 SM di Roma saat orang Romawi mulai membentuk kekuasaannya. Karena bangsa Romawi tidak memiliki sistem tulisan sendiri, mereka mempelajari sistem tulisan Etruska yang merupakan penduduk asli Italia serta menyempurnakannya sehingga terbentuk huruf-huruf Romawi. Perkembangan tipgrafi saat ini mengalami perkembangan dari fase penciptaan dengan tangan (hand drawn) hingga mengalami komputerisasi.

Fase komputerisasi membuat penggunaan tipografi menjadi lebih mudah dan dalam waktu yang lebih cepat dengan jenis pilihan huruf yang ratusan jumlahnya. Berikut kami sajikan beberapa jenis huruf berdasarkan klasifikasi yang dilakukan oleh James Craig, antara lain sbb : 1. Roman Ciri dari huruf ini adalah memiliki sirip/kaki/serif yang berbentuk lancip pada ujungnya. Huruf Roman memiliki ketebalan dan ketipisan yang kontras pada garis-garis hurufnya.

Kesan yang ditimbulkan adalah klasik, anggun, lemah gemulai dan feminin. 2. Egyptian Adalah jenis huruf yang memiliki ciri kaki/sirip/serif yang berbentuk persegi seperti papan dengan ketebalan yang sama atau hampir sama. Kesan yang ditimbulakn adalah kokh, kuat, kekar dan stabil. 3. Sans Serif Pengertian San Serif adalah tanpa sirip/serif, jadi huruf jenis ini tidak memiliki sirip pada ujung hurufnya dan memiliki ketebalan huruf yang sama atau hampir sama.

Kesan yang ditimbulkan oleh huruf jenis ini adalah modern, kontemporer dan efisien. 4. Script Huruf Script menyerupai goresan tangan yang dikerjakan dengan pena, kuas atau pensil tajam dan biasanya miring ke kanan. Kesan yang ditimbulkannya adalah sifast pribadi dan akrab. 5. Miscellaneous Huruf jenis ini merupakan pengembangan dari bentuk-bentuk yang sudah ada.

Ditambah hiasan dan ornamen, gothic archs mempunyai makna garis-garis dekoratif. Kesan yang dimiliki adalah dekoratif dan ornamental. Dalam pemilihan jenis huruf, yang senantiasa harus diperhatikan adalah karakter produk yang akan ditonjolkan dan juga karakter segmen pasarnya.

Seperti misalnya pada produk minyak wangi untuk wanita jarang yang menggunakan jenis huruf Egyptian karena berkesan kuat dan keras dan biasanya mempergunakan jenis huruf Roman yang bernuansa klasik dan lembut sehingga cocok dengan karakter minyak wangi dan wanita. Sumber : Murphy, John and Michael Rowe. How to Design Trademarks and Logos. Ohio : North Light Book, 1998. ( Indra Darmawan)
Daftar Isi Kata Pengantar . v vi Prakata . 1 Bab 1 Unsur Tata Letak Garis, Ilustrasi, Tipografi, Warna, Gothic archs mempunyai makna, 2 12 Tekstur, dan Ruang.

A. Memahami Unsur–Unsur Tata Letak . Uji Kompetensi. Bab 2 Menempatkan Berbagai Fungsi dan Unsur Warna . 17 A. Memahami Konsep warna .

18 B. Memahami Jenis-Jenis Warna. 21 24 C. Memahami Kombinasi Warna. 29 Uji Kompetensi. Bab 3 Menerapkan Hasil Prinsip-Prinsip Tata Letak atau Layout . 33 A. Memahami Unsur Tata Letak (Layout) . 34 B. Prinsip Tata Letak (Layout) . 34 45 C. Memahami Konsep Grid System . 47 Uji Kompetensi. Bab 4 Menempatkan Berbagi Format Gambar .

53 A. Memahami Format Gambar . 54 B. Format Gambar Berbasis Bitmap. 55 C. Format Gambar Berbasis Vektor . 58 60 D. Memahami Format File Multimedia . 61 E. Jenis -Jenis Format File . 64 Uji Kompetensi. Bab 5 Melakukan Proses Scanning Gambar/Ilustrasi/Teks dengan Scanner. 69 A. Memahami Scanner . 70 71 B. Cara Kerja Scanner . 71 C. Jenis-Jenis Scanner . 77 D. Langkah-Langkah Scanning dokumen . 79 E. Melakukan Pemindahan Dokumen Teks atau Gambar .

82 F. Melakukan Scanning dengan OCR . 84 Uji Kompetensi. Bab 6 Menggunakan Perangkat Lunak Pengolah Gambar Vektor . 89 A. MemahamiKonsep Perangkat Lunak Grafis BerbasisVektor. 90 B. Jeniss-JenisPerangkat LunakBerbasisVektor. 91 C. Pengenalan Tool Perangkat Lunak Berbasis Vektor . 94 D. Membuat Logo dan Objek Sederhana dengan Tool–Tool CorelDraw. 104 Uji Kompetensi. 109 iii Bab 7 Memanipulasi Gambar Vektor dengan Fitur Efek .

115 A. JenisToolEfekpadaCorelDraw . 116 B. Menyimpan Hasil Manipulasi Gambar Vektor dan Mengonversi ke dalam Format Bitmap. 122 UjiKompetensi. 123 Bab 8 Membuat Desain Berbasis Gambar Vektor . 129 A. Produk-Produk Desain Grafis .130 B. Membuat Desain Poster . 135 C. Desain CD/DVD Label. 137 D. Mencetak Hasil DesainLabelCD/DVD . 141 UjiKompetensi. 142 Bab 9 Menggunakan Perangkat Lunak Pengolah Gambar Bitmap gothic archs mempunyai makna .

147 A. Menjelaskan Perangkat Lunak Berbasis Bitmap .148 B. Manipulasi Gambar Berbasis Bitmap (Membuat Gambar Siluet).164 C. Menyimpan ManipulasiGambar BerbasisBitmap. 167 UjiKompetensi. 168 Bab 10 Memanipulasi Gambar Bitmap dengan Menggunakan Fitur Efek .

173 A. PengenalanTool Efek pada Adobe Photoshop . 174 B. Jenis-Jenis Efek pada Teks. 185 UjiKompetensi. 194 Bab 11 Membuat Desain Berbasis Gambar Bitmap (Raster). 199 A. RetouchingGambar Bitmap. 200 B. Membuat Desain Foto Kolase .

205 UjiKompetensi. 211 Bab 12 Membuat Desain Penggabungan Gambar Vector dan Bitmap (Raster) . 215 A. Memahami Poster sebagai Media Promosi .

216 B. Anatomi Poster . 216 C. Proses Pembuatan Logo Produk denganCorelDraw X7. 217 D. Proses Pembuatan Poster dengan Adobe Photoshop CS6 . 219 UjiKompetensi. 224 Glosarium . 229 Daftar Pustaka. 230 Biodata Penulis. 233 Biodata Konsultan . 234 Tim Kreatif. 235 iv Kata Pengantar Puji dan syukur kami panjatkan kepada Tuhan yang Maha Esa sehingga buku-buku bahan ajar terbitan PT Gothic archs mempunyai makna Buku Sejahtera dapat tersusun untuk memenuhi kebutuhan dunia pendidikan khususnya Sekolah Menengah Kejuruan di Indonesia untuk bekal menuju dunia industri, usaha, maupun akademik.

Kualitas pendidikan erat kaitannya dengan buku sebagai media pengajaran dan pembelajaran bagi pendidik untuk menyampaikan ilmu pengetahuan kepada peserta didik sebelum terjun ke dunia industri, usaha, maupun akademik. Buku berperan penting agar peserta didik mudah memahami mata pelajaran yang sedang ditempuh. Selain itu, buku merupakan salah satu faktor untuk mengoptimalkan penyampaian informasi kepada peserta didik.

Peran pendidik sangat penting untuk meningkatkan dan menyesuaikan daya serap siswa dengan ketersediaan kegiatan pada buku ini yang sudah terintegrasi ke dunia usaha maupun industri. Para pendidik pun dapat lebih kreatif dalam mengajarkan ilmu yang akan disampaikan ke peserta didik.Implementasi pengajaran disesuaikan dengan kurikulum 2013 yang dirancang untuk meningkatkan kualitas peserta didik dari sisi ilmu pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan kebutuhan dunia industri maupun dunia usaha serta penyikapan permasalahan yang akan mereka hadapi di dunia kerja.

Proses penyusunan buku ini telah dikaji mendalam oleh tim ahli yang kompeten di bidangnya dan sudah terintegrasi ke dunia industri maupun dunia usaha, karena PT Kuantum Buku Sejahtera telah bekerja sama dengan banyak perusahaan untuk pengembangan ilmu pengetahuan.

Namun buku ini memerlukan saran dan kritik untuk perbaikan edisi selanjutnya, sehingga dapat terus dimanfaatkan sebagai peningkatan kualitas pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan. Kami PT Wonokoyo Group mengucapkan terima kasih atas kerja sama berbagai pihak mulai dari penulis naskah, tim editor serta tim-tim yang berkontribusi untuk kesempurnaan isi buku. Harapan kami buku ini dapat ikut serta memajukan dunia pendidikan serta dapat membentuk generasi yang berkualitas. PT Wonokoyo Group mendukung dan bekerja sama dengan PT Kuantum Buku Sejahtera untuk memajukan pendidikan di Indonesia terutama dalam pengembangan skill di SMK Seluruh Indonesia.

Semoga buku ini bermanfaat. Malang, Februari 2020 PT Wonokoyo Group v Prakata Syukur Alhamdulillah penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan petunjuk, kekuatan, dan rahmat-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan buku yang berjudul “DASAR DESAIN GRAFIS”.

Salah satu tujuan dari penulisan Buku ini adalah sebagai bahan referensi untuk siswa dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran dibidang Desain Grafis, siswa dapat memahami teori desain grafis dan dapat mempraktikan dalam membuat karya desain grafis, selain itu siswa dapat mencoba mengerjakan soal yang disediakan pada setiap babnya.

Adapun materi–materi yang disampaikan dalam buku ini tersaji pada sistematika berikut: BAB 1 Menempatkan Unsur Tata Letak Garis, Ilustrasi, Tipografi, Warna, Gelap-terang, Tekstur, dan Ruang BAB 2 Menempatkan Berbagai Fungsi dan Unsur Warna BAB 3 Menerapkan Hasil Prinsip–Prinsip Tata Letak atau Layout BAB 4 Menempatkan Berbagi Format Gambar BAB 5 Melakukan Proses Scanning Gambar/Ilustrasi/Teks dengan Scanner BAB 6 Menggunakan Perangkat Lunak Pengolah Gambar Vector BAB 7 Memanipulasi Gambar Vector dengan Fitur Efek BAB 8 Membuat Desain Berbasis Gambar Vector BAB 9 Membuat Desain Berbasis Gambar Bitmap BAB10Memanipulasi Gambar Bitmap denganMenggunakan FiturEfek BAB 11 Membuat Desain Berbasis Gambar Bitmap (Raster) BAB 12 Membuat Desain Penggabungan Gambar Vector dan Bitmap (Raster) Dalam menyongsong revolusi industri 4.0 buku Dasar Desain Grafis ini sudah menerapkan pendekatan pembelajaran STEM, soal berbasis HOTS.

Penulis menyadari mendapatkan dorongan, moril dari awal sampai akhir penyusunan buku ini, oleh karena itu pada kesempatan ini penulis mengucapkan banyak terima kasih yang tak terhingga kepada semua fihak yang terlibat secara langsung dan tidak langsung dalam penyusunan buku ini. Trenggalek, Januari 2020 Penulis vi A 1 Unsur Tata Letak Garis, Ilustrasi, Tipografi, Warna, Gelap-Terang, Tekstur, dan Ruang Kompetensi Dasar 3.1 Mendiskusikan unsur-unsur tataletak berupagaris, ilustrasi, tipografi, warna, gelap-terang,tekstur, dan ruang 4.1 Gothic archs mempunyai makna unsur-unsurtata letak berupa garis, ilustrasi, tipografi, warna, gelap-terang,tekstur, dan ruang Tujuan Pembelajaran 1.

siswa dapat menjelaskan unsur-unsur dasar tata letak atau layout; 2. siswa dapat menjelaskan unsur-unsur berupagaris, ilustrasi, tipografi,warna, gelap terang,tekstur, dan ruang; 3. siswa dapat merancang unsur-unsur dasar tata letak atau layout; dan 4. siswa dapat merancang unsur-unsur berupa garis, ilustrasi, tipografi, warna, gelap terang, tekstur, dan ruang.

UnsurTataLetakGaris,Ilustrasi,Tipografi,Warna,Gelap-Terang,Tekstur,danRuang 1 Untuk membuat sebuah karya desain grafis yang bagus wajib memenuhi beberapa kriteria dan komponen penting yang tidak boleh dilewatkan. Selain itu, harus mengandung originalitas pada hasil karya desainnya. Dalam menciptakan sebuah karya desain grafis harus memperhatikan unsur-unsur desain yang minimal harus sesuai dengan ketentuan yangditetapkan. Jikasalahdalammenentukansatukomponendapat berakibat pada kualitas pada desain itu sendiri.

Hal yang penting dalam desain adalah unsur tata letak yang harus sesuai dan lengkap karena unsur-unsur tata letak tidak boleh terpisahkan dan mengandung arti yang sangat dalam. A. Memahami Unsur-Unsur Tata Letak Unsur tata letak adalah bagian-bagian unsur yang terpisah yang selanjutnya ditata dan diletakkan pada suatu ruang untuk menjadi kesatuan yang memiliki makna dalam pembuatan sebuah karya desain.

Sebagai contohnya adalah unsur garis, unsur garis tebal maupun tipis sangat memengaruhi dari pesan yang disampaikan. Garis tebal mengandung artitegasdanjelas,sedangkangaristipismengandung kesanhalusatau samar-samar.

Berikut merupakan unsur-unsur tata letak dalam menunjang desain grafis. 1. Unsur Garis Elemen garis merupakan elemen yang pertama dan yang paling dasar dalam unsur tataletak. Dalam menggambar, garis adalah goresan pena atau pensil. Dalam desain grafis, ada dua titik yang saling terhubung. Garis berguna untuk membagi ruang dan mengarahkan pandangan ke lokasi tertentu. Misalnya, bagaimana caranya majalah menggunakan garis untuk memisahkan konten, judul, dan panel samping.

Garis memiliki sifat memanjang dan memiliki arah tertentu.Walaupun garismemiliki sifat ketebalan, garis tetap mempunyai sifat dimensi panjangnya sehingga garis sering disebut sebagai unsur satu dimensi.

Garis dimaknai sebagai batas limit dari bidang dan warna. Terbentuknya sebuah garis merupakan gerakan dari suatu titik yang jejaknya membekas sehingga terbentuk suatu goresan. Untuk menimbulkan goresan atau bekas biasanya menggunakan pensil, pena, kuas, bahkan dengan gerakan tangan kosong pun dapat dimaknai sebagai garis. Bentuk jenis garis sangat bervariasi, seperti garis lurus yang bersifat formal, garis lengkung yang bersifat informal atau santai, garis patah (zig -zag) yang terkesan kaku, garis tipis dan garis tebal, dan garis spiral yang terkesan lentur.

Gambar1.1 Garisdatar,tegak,miring, lengkung,bersilangan, sejajar,zigzag,spiral,gelombang Sumber: Endik Kuswantoro 10 Dasar DesainGrafis a.

Fungsi Garis Dalam teori tata letak, garis memiliki beberapa fungsi sebagai berikut. 1) Sebagai pembatas tepi bidang atau objek untuk memberikan representasi atau citra struktur, bentuk, dan bidang. 2) Menciptakan nilai ekspresi seperti nilai gerak atau dinamika, nilai irama, dan nilai arah.

3) Memberikankesanpadavisualdesainsepertitegas,luwes,dandinamis. b. Jenis garis Garis dalam konsep tata letak gothic archs mempunyai makna pengaruh secara visual.

Garis yang mempunyai ukuran besar atau kecil, tebal atau tipis, posisi horizontal maupun secara vertikal dapat menciptakan kesan yang berbeda beda. Berikut merupakan jenis garis dan kesan yang ditimbulkan. 1) Garis horizontal memberi sugesti ketenangan atau hal yang tak bergerak. 2) Garis vertikal berarti stabilitas, kekuatan, atau kemegahan. 3) Garisdiagonalberartitidak stabil,sesuatuyangbergerakataudinamis. 4) Garis lengkung S berarti grace, keanggunan.

5) Gariszig-zagberartibergairah,semangat,dinamis,ataugerakcepat. 6) Garis bending up right berarti sedih, lesu, atau duka. 7) Garis diminishing perspective berarti adanya jarak, kejauhan, kerinduan, dan sebagainya. 8) Garisconcentricarcsberarti perluasan,gerakan mengembang,kegembiraan dan sebagainya.

9) Garis pyramide berarti stabil, megah, kuat (bersifat masif). 10) Garis conflicting diagonal berarti peperangan, konflik, kebencian, dan kebingungan.

11) Garis upward swirls berarti semangat menyala, berkobar-kobar, hasrat yang tumbuh. 12) Garis upward spray berarti pertumbuhan, spontanitas, idealisme. 13) Garis inverted perspective berarti keluasan tak terbatas, kebebasan mutlak, pelebaran tak terhalang. UnsurTataLetakGaris,Ilustrasi,Tipografi,Warna,Gelap-Terang,Tekstur,danRuang 3 Sumber: Endik Kuswantoro Pada pembuatan desain garis menggunakan software berbasis vektor dengan CorelDrawX7 dapat menggunakan freehand tool atau dengan menekan F5, sedangkan tebal atau tipis garis menggunakan outline dengan klik tanda pen tool di pojok bawah.

Sumber: Endik Kuswantoro Untuk mengatur garis menjadi lengkung, zig-zag, lancip, atau lurus dengan menggunakan shape gothic archs mempunyai makna atau dengan menekan tombol F10.

2. Unsur Bidang Bidang adalah unsur tata letak berupa objek yang mempunyai dimensi panjang dan lebar (bersifat pipih), sedangkan yang mempunyai panjang, lebar, dan tinggi disebut bentuk (memiliki volume). Bidang bersifat dua dimensi, sedangkan bentuk bersifat tiga dimensi. Berdasarkan bentuknya, bidang maupun bentuk terdiri atas beberapa macam, yaitu bidang geometris, bidang biomorfis (organis), bidang bersudut, dan bidang tak beraturan.

Bidang dapat terbentuk karena titik, kedua ujung garis yang bertemu, atau terjadi karena sapuan warna. Bidang beraturan yang dikenal orang adalah kotak (rectangle), lingkaran (circle), dan segitiga (triangle). Penyusunan antara bidang-bidang tersebut akan mengasilkan suatu bentuk tata letak.

4 Dasar DesainGrafis Gambar 1.2 Gambar bidang Sumber: Endik Kuswantoro Bidang dapat tersusun dari komposisi huruf-huruf yang dirangkai secara kreatif sehingga dapat menyampaikan pesan tertentu.

Desain seperti Gambar 1.3 terlihat unik serta dapat membawa karakter yang jelas. Gambar 1.3 Gambar bidang typografi Sumber: Keynesgara, 2019 Untuk membuat bidang dengan berbagai macam bentuk menggunakan software CorelDrawX7 dengan cara klik pada shape tool atau dengan menekan tombol (F6). Sumber: Endik Kuswantoro Untuk memodifikasi bentuk dari objek yang dibuat menggunakan perintah- perintah seperti Weld, Intersect, atau Trim.

UnsurTataLetakGaris,Ilustrasi,Tipografi,Warna,Gelap-Terang,Tekstur,danRuang 5 Sumber: Endik kuswantoro Sifat atau karakter bidang sebagai unsur penyusunan tata letak dijabarkan sebagai berikut. a. Bidang horizontal dan vertikal memberikan kesan tenang, statis, stabil, dan teratur. b. Bidang bundar memberikan kesan santai, stabil, atau gerak.

c. Bidang segitiga memberikan kesan statis maupun dinamis. d. Bidang bergelombang memberikan kesan irama kehidupan dan gerak. 3. Unsur Ilustrasi Gambar ilustrasi adalah gambar yang menjelaskan suatu pengertian yang berfungsi menghiasi buku atau majalah dan surat kabar pada kolom-kolom tertentu. Ilustrasi berasal dari bahasa Inggris yaitu “Ilustrare” yang artinya menjelaskan.

Selain itu, gambar ilustrasi juga berasal dari kata ilusi yang artinya gambaran angan-angan yang menyerupai hiasan belaka. Gambar ilustrasi termasuk dalam seni rupa dua dimensi yang bertujuan memperjelas suatu pengertian. Fungsi khusus ilustrasi di antaranya: a. memberikan bayangan setiap karakter di dalam cerita; b. memberikanbayanganbentukalat-alatyangdigunakandidalamtulisanilmiah; c.

memberikan bayangan langkah kerja; d. mengomunikasikan cerita; e. menghubungkan tulisan dengan kreativitas dan individualitas manusia; f. memberikan humor-humor tertentu untuk mengurangi rasa bosan; dan g. dapat menerangkan konsep yang disampaikan. Gambar 1.4 Gambar Ilustrasi Sumber: Victoria, 2018 Ilustrasi dapat dihasilkan melalui beberapa teknik sebagai berikut. a. Teknik gambar tangan (hand drawing) Ilustrasi gambar tangan dibuat secara keseluruhan menggunakan tangan dengan memberikan ekspresi dan karakter tertentu untuk mendukung media komunikasi grafis yang dibuat.

Misalnya, iklan, poster, baliho, dan sebagainya. 6 Dasar DesainGrafis Gambar 1.5 Hand drawing Sumber: Jati, 2018 b. Teknik fotografi Ilustrasi berupa foto dihasilkan dengan teknik fotografi menggunakan kameramanualmaupundigital.

Fotoyangdihasilkan dengankameradigital memungkinkan adanya pengolahan lebih lanjut dan langsung tanpa scanning di komputer untuk memberikan ekspresi ataupun ilustrasi tertentu sesuai keinginan. Objek fotografi menjadi lebih realistis, ekslusif, dan persuasif. Dalam kenyataan teknik hand drawing dan teknik fotografi dapat digabung. Gambar 1.6 Fotografi Sumber: Sreenivasachar, 2017 4. UnsurTipografi Tipografimerupakan salahsatuelemendariduniadesaingrafisyangunik.Dalam hal ini, tipografi bukan hanya sekedar elemen bacaan, melainkan unsur seni yang luar biasa.

Tipografi dapat dapat dikatakan sebagai bahasa yang dapat dilihat. “Typography” (tipografi) me suatu ilmu dalam memilih dan menata huruf dengan pengaturan penyebarannya pada ruang-ruang yang tersedia dan untuk menciptakan kesan tertentu sehingga dapat menolong pembaca untuk mendapatkan kenyamanan membaca semaksimal mungkin. Seni tipografi merupakan karya atau desain yang menggunakan pengaturan huruf sebagai elemen utama. Menurut Surianto (2011) tipografi adalah bidang ilmu yang mempelajari seluk-beluk mengenai huruf yang mempunyai dua fungsi, yaitu sebagai fungsi estetis dan fungsi komunikasi.

Sebagai fungsi estetis, tipografi digunakan untuk menunjang penampilan sebuah pesan agar terlihat menarik,sedangkan sebagai fungsi komunikasi tipografi digunakan untuk menyampaikan pesan (informasi) berupa teks dengan jelas dan tepat. Tipografi atau typography menurut Roy Brewer (1971)dapatmemiliki gothic archs mempunyai makna atau setiap barang cetak. Dalam pengertian lebih sempit hanya meliputi pemilihan, penataan, dan berbagai hal berkaitan dengan pengaturan baris-baris susun huruf UnsurTataLetakGaris,Ilustrasi,Tipografi,Warna,Gelap-Terang,Tekstur,danRuang 7 (typeset), dan tidak termasuk ilustrasi dan unsur-unsur lain (bukan susun huruf pada halaman cetak).

Peran tipografi adalah mengomunikasikan ide atau informasi dari halaman tersebut ke pengamat. Secara tidak sadar, Anda selalu berhubungan dengan tipografi setiap hari dan setiap saat, seperti koran atau majalah yang Anda baca, label pakaian yang biasa Anda kenakan, dan masih banyak lagi contoh-contoh lainnya. Perkembangan tipografi saat ini sudah mengalami perkembangan dari fase penciptaan dengan tangan hingga menggunakan komputer.

a. Jenis dan karakteristik huruf Menurut Surianto (2011), huruf diklasifikasikan ke dalam beberapa jenis sebagai berikut. 1) Roman Ciri dari huruf ini adalah memiliki sirip/kaki/serif yang berbentuk lancip pada ujungnya. Huruf Roman memiliki ketebalan dan ketipisan yang kontras pada garis-garis hurufnya. Kesan yang ditimbulkan adalah klasik, anggun, lemah gemulai, dan feminin. Gambar 1.7 Typografi Roman Sumber: Endik Kuswantoro 2) Egyptian Jenis huruf yang memiliki gothic archs mempunyai makna kaki/sirip/serif yang berbentuk persegi seperti papan dengan ketebalan yang sama atau hampir sama.

Kesan yang ditimbulkan adalah kokoh, kuat, kekar, dan stabil. Gambar 1.8 Typografi Egyptian Sumber: Endik Kuswantoro 3) Sans Serif Pengertiansansserifadalah tanpa sirip/serif.Huruf jenisinitidakmemiliki sirip padaujung hurufnyadanmemilikiketebalanhurufyang samaatau hampir sama. Kesan yang ditimbulkan oleh huruf jenis ini adalah modern, kontemporer, dan efisien. Gambar 1.9 Typografi Sans Serif Sumber: Endik Kuswantoro 8 Dasar DesainGrafis 4) Script Huruf script menyerupai goresan tangan yang dikerjakan dengan pena, kuas, atau pensil tajam dan biasanya miring ke kanan.

Kesan yang ditimbulkannya adalah sifast pribadi dan akrab. Gambar 1.10 Typografi Egyptian Sumber: Endik Kuswantoro) 5) Miscellaneous Huruf jenis ini merupakan pengembangan dari bentuk-bentuk yang sudah ada.

Pada huruf ini ditambahkan dengan hiasan dan ornamen atau garis- garis dekoratif. Kesan yang dimiliki adalah dekoratif dan ornamental. Gambar 1.11 Typografi Miscellaneaous Sumber: Endik Kuswantoro 5. UnsurWarna Warna dalam layout dapat menyampaikan moods, membuat gambar, menarik perhatian, dan mengidentifikasi objek. Pemilihan warna itu sangat penting dalam menghasilkan karya yang berkualitas karena Anda harus mengetahui tentang apa yang ingin Anda lakukan dan warna apa yang cocok untuk tujuan Anda.

Warna dapat digunakan untuk: a. sorot elemen penting dan utama seperti subheads; b. menarik mata; c. sinyal yang melibatkan pembaca untuk melihat terlebih dahulu; d. membuat gambar atau moods; e. mengatur; f. bersama kelompok elemen atau mengisolasi mereka; dan g. memprovokasi emosi. 6. Unsur GelapTerang Gelap terang merupakan keadaan suatu bidang yang dibedakan dengan warna tua untuk gelap dan warna muda untuk terang yang disebabkan oleh perbedaan intensitas warna atau karena pengaruh cahaya.

UnsurTataLetakGaris,Ilustrasi,Tipografi,Warna,Gelap-Terang,Tekstur,danRuang 9 Gambar1.12Unsurgelap terang Sumber: Ahmad, 2019 Gelap terang merupakan keadaan suatu bidang yang dibedakan dengan warna tua untuk gelap dan warna muda untuk terang yang disebabkan oleh perbedaan intensitas warna atau karena pengaruh cahaya. Pengaturan gelap terang pada desain grafis dapat diciptakan dengan pengaturan intensitas warna, dapat pula diciptakan dengan menggunakan efek khusus.

Berikut cara pengaturan gelap terang pada software CorelDraw dan Adobe Photoshop. a. Carapengaturan gelap terang pada CorelDrawX7 dengancaraklik padaMenu > Bitmap > Image Adjustment Lab. Sumber: Endik Kuswantoro Kemudian muncul kotak dialog berikut: Sumber: Endik Kuswantoro Pada kotak dialog pengaturan Image Adjustment Lab, pengaturan pada brightness, contrast, dan saturation, geser ke kiri untuk mengurangi dan ke kanan untuk menambah intensitas terang.

b. Cara pengaturan gelap terang pada Adobe Photoshop CS6 dengan cara klik pada Menu Image > Adjustment > Brightness/Contrast. 10 Dasar DesainGrafis Sumber: Endik Kuswantoro Pada kotak dialog pengaturan pada Brightness dan contrast, geser ke kiri untuk mengurangi dan ke kanan untuk menambah intensitas terang. 7. Tekstur (Texture) Tekstur adalah tampilan permukaan (corak) dari suatu benda yang dapat dinilai dengan cara dilihat atau diraba.

Pada praktiknya, tekstur sering dikategorikan sebagai corak dari suatu permukaan benda, seperti permukaan karpet, baju, kulit kayu, dan lain sebagainya. Gambar 1.13 Teksture Sumber: Endik Kuswantoro 8. Ruang (Space) Ruang adalah unsur yang dapat bersifat semu atau nyata. Dalam karya seni tigadimensi, Anda dapat merasakan sensasi ruang ketika melihat atau pun berada di dalamnya.

Dalam karya dua dimensi, Anda hanya dapat berkhayal tentang ruang. Seniman dapat menghasilkan kesan ruang pada lukisannya dengan cara memberikan bayangan, membuat perspektif pada objeknya, memberikan perbedaan warna terang dan gelap, dan masih banyak lagi. Gambar 1.14 Ruang (space) Sumber: Endik Kuswantoro UnsurTataLetakGaris,Ilustrasi,Tipografi,Warna,Gelap-Terang,Tekstur,danRuang 11 Rangkuman Sebuah karya desain grafis yang baik harus memenuhi beberapa kriteria dan komponen penting.Selain itu, harus mengandung originalitasdari desain itu sendiri.

Berikut merupakan unsur-unsur penunjang dalam desain grafis. 1. Garis Elemen yang pertama dan yang paling dasar dalam unsur tata letak. 2. Bidang Tata letak berupa objek yang mempunyai dimensi panjang dan lebar (bersifat pipih). 3. Tipografi Salah satu elemen dari dunia desain grafis yang unik.

Dalam hal ini, tipografi bukan hanya sekedar elemen bacaan, melainkan unsur seni yang luar biasa. 4. Ilustrasi Gambar yang menjelaskan suatu pengertian yang berfungsi menghiasi buku atau majalah dan surat kabar pada kolom-kolom tertentu. 5. Warna Unsur gothic archs mempunyai makna menyampaikan moods, membuat gambar, menarik perhatian, dan mengidentifikasi objek.

6. Gelap terang Gelap terang merupakan keadaan suatu bidang yang dibedakan dengan warna tua untuk gelap dan warna muda untuk terang. 7. Tekstur Teksturadalah tampilanpermukaan (corak)dari suatubendayang dapat dinilai dengan cara dilihat atau diraba.

8. Ruang Kosong Ruang adalah unsur yang dapat bersifat semu maupun nyata. Uji Kompetensi A. Soal PilihanGanda Pilihlah jawaban yang paling tepat. 1. Memberikanrepresentasiataucitrastruktur,bentuk,danbidangmerupakankonsep . a. pengertian garis b. fungsi garis c. jenis garis d. makna garis e. kombinasi garis 2. Tanpasirip,huruf jenis ini tidakmemiliki sirip padaujung hurufnya danmemiliki ketebalan huruf yang sama atau hampir sama.

Kesan yang ditimbulkan oleh huruf jenis ini adalah modern, kontemporer, dan efisien. Huruf tersebut merupakan jenis huruf . 12 Dasar DesainGrafis a. sans serif b. roman c. comic sans d. arial e. script 3. Pemilihan warna sangat penting dalam menghasilkan karya yang berkualitas karena harus mengetahui tentang apa yang ingin dilakukan dan warna apa yang cocok untuk tujuan Anda.

Warna apa yang cocok untuk menimbulkan kesan semangat dan kerja keras adalah . a. hijau b. kuning c. merah muda d. merah e. biru 4. Garis yang dibuat secara resmi menggunakan alat gambar dan alat ukur disebut . a. garis informal b.

garis horizontal c. garis diagonal d. garis formal e. garis vertikal 5. Di dalam karya seni terdapat unsur yang bersifat semu maupun nyata. Dalam karya seni tiga dimensi, Anda dapat merasakan sensasi merasa berada di dalamnya. Hal tersebut merupakan unsur . a. unsur ruang b.

unsur estetika c. unsur bidang d. 9 e. 8 6. Gothic Archs mempunyai makna . a. kepercayaan dan religius b. lemah gemulai dan keriangan c. lengkung bulat mengesankan kekokohan d. stabilitas, kekuatan, atau kemegahan e. grace ataukeanggunan 7. Kombinasi garis horizontal dan vertikal memberikan kesan . a. konflik, perang, dan larangan b. kelahiran atau generasi penurus c. kekokohan d. adanya jarak, kejauhan, fokus, meledak e.

formal, kokoh, dan tegas 8. Berdasarkan cara membuatnya garis dibedakan menjadi dua yaitu . a. garis formal dan informal b. garis lengkung dangaris lingkar c. garis zig-zag dan garis lengkung d. garis bergerigi dan garis berombak e. garis bersengkelit dan garis lengkung UnsurTataLetakGaris,Ilustrasi,Tipografi,Warna,Gelap-Terang,Tekstur,danRuang 13 9.

Makna garis pyramide adalah . a. perluasan, gerakan, mengembang, dan kegembiraan b. malas dan ketenangan yang menyenangkan c. stabil, megah, kuat, atau kekuatan yang masif d.

pertumbuhan, spontanitas, dan idealism e. lemah gemulai dan keriangan 10. Berikut adalah nama pengemuka pengertian garis adalah . a. Leksikon Grafika b. Konrad Zuse c. Johann Philipp Reis d. Ray Tomlinson e.

Edwin Land 11. Berikut adalahtool padaCorelDraw untukmembuat desain berupa garis bebas . a. line tool d. free hand tool b. paint bucket tool e. shape tool c. transparancy tool 12. Jenishurufyangmemberikesanhiasan,ornamen,ataugaris-garisdekoratifadalah .

a. miscellaneous d. arial gothic archs mempunyai makna. sans serif e. script c. comic sans 13. Jenis huruf menyerupai goresantanganyang dikerjakan dengan pena,kuas atau pensil tajam adalah . gothic archs mempunyai makna. miscellaneous d. arial b. sans serif e. script c. comic sans 14. Jenis huruf menyerupai goresan tangan yang dikerjakan dengan pena, kuas, atau pensil tajam adalah .

a. miscellaneous d. arial b. sans serif e. script c. comic sans 15. Huruf jenis ini tidak memiliki sirip pada ujung hurufnya dan memiliki ketebalan huruf yang sama atau hampir sama. Kesan yang ditimbulkan adalah modern dan kontemporer. Jenis huruf ini adalah . a. miscellaneous d. arial b. sans serif e. script c. comic sans B. Soal Esai Jawablah dengan tepat dan benar. 1. Menciptakan nilai ekspresi seperti nilai gerak atau dinamika, nilai irama, dan nilai arah merupakan fungsi dari unsur . 2.

Memberi sugesti ketenangan atau hal yang takbergerak merupakan jenis garis . 3. Memberikan kesan tidak stabil, sesuatu yang bergerak, atau dinamis merupakan jenis garis . 14 Dasar DesainGrafis 4. Keadaan suatu bidang yang dibedakan dengan warna tua untuk gelap dan warna muda untuk terang yang disebabkan oleh perbedaan intensitas warna atau karena pengaruh cahaya merupakan unsur .

5. Tampilan permukaan (corak) dari suatu benda yang dapat dinilai dengan cara dilihat atau diraba merupakan unsur . 6. Sebagai pembatas tepi bidang atau objek untuk memberikan representasi atau citra struktur, bentuk, dan bidang merupakan fungsi dari unsur .

7. Padausurbidang . dan memberikan kesan tenang, statis, stabil, danteratur. 8. Teknik gambar diperlukan untuk proses praproduksi dalam membuat iklan, poster, baliho, dan lain sebagainya. 9. Memiliki sirip/kaki/serif yang berbentuk lancip pada ujungnya. Kesan yang ditimbulkan adalah klasik, anggun, lemah gemulai, dan feminim merupakan jenis font ….

10. Sebutkan jenis unsur ilustrasi dan jelaskan fungsi unsur tersebut! C. Soal Esai Uraian Jawablah dengan ringkas dan benar.

1. Jelaskan fungsi dari unsur garis! 2. Jelaskan jenis dan kesan-kesan dari unsur garis! 3. Jelaskan tool pada CorelDraw yang dipakai untuk membuat unsur garis.

Buatlah contoh garis dengan bentuk yang berbeda-beda! 4. Jelaskan fungsi dari unsur bidang! 5. Warna dalam layout dapat menyampaikan moods, membuat gambar, menarik perhatian, dan mengidentifikasi objek. Pemilihan warna sangat penting dalam menghasilkan karya yang berkualitas karena Anda harus mengetahui tentang apa yang ingin Anda lakukan dan warna apa yang cocok untuk tujuan Anda.

Apa yang menjadi pertimbangan dalam memilih warna yang cocok untuk Anda desain? Jelaskan! D. Uji Praktik JOB SHEET PRAKTIKUM Satuan Pendidikan : SMK Kelas/semester :X/1 Mata Pelajaran : Dasar desain grafis Alokasi Waktu : Kompetensi Dasar : 4.1 Menempatkan unsur-unsur tata letak berupa garis,ilustrasi, tipografi, warna, gelap- terang, tekstur, dan ruang Materi Dasar : 1.

Fungsi unsur-unsur tata letak berupa garis, ilustrasi,tipografi,warna, gelap-terang, tekstur, dan ruang. A. Petunjuk Praktik 1. Nyalakan komputer sesuai SOP UnsurTataLetakGaris,Ilustrasi,Tipografi,Warna,Gelap-Terang,Tekstur,danRuang 15 B. Tugas Peserta Didik Buatlah kelompok belajar yang setiap kelompok terdiri dari 2–3 anggota. Setiap kelompok mengerjakan latihan dengan komputer sesuai dengan petunjuk langkah- langkah kerja. Lakukan presentasi hasil dengan kelompok lain.

C. Tujuan Peserta didik dapat merancang desain objek sederhana dengan komposisi warna primer dan skunder. D. Alat dan Bahan 1. Komputer 2. Software CorelDrawX7 3. Drawing Pen 4. Pensil Dan Penghapus 5. Kertas HVS E. Langkah kerja 1. Buka Software CorelDraw atau software berbasis vektor.

2. Siapkan Lembar Kertas HVS ukuran A4 (21 cm x 29,7 cm). 3. Sketsa rancangan unsur yang akan dibuat (garis, bidang kotak, segitiga, lingkaran dan tekstur). 4. Gothic archs mempunyai makna. 5. Jalankan software grafis berbasis vektor (CorelDraw X7). 6. Buat lembar kerja baru dengan ukuran A4 (21 cm x 29,7 cm). 7. Desain sesuai sketsa unsur yang telah dibuat (garis, bidang, warna, dan tekstur). 8. Untuk pembuatan garis menggunakan Freehand Tool.

9. Mulailah membuat garis bebas, garis lurus, diagonal. 10. Melakukan editing garis (line) sebagai berikut. a. Buka outline pen tool atau F12. b. Atur warna, width, corners, stretch, dan angle. Kemudian klik OK. c. Apabilaperlumemberikanefek-efekkhususmenggunakanartisticmedia.

d. Selanjutnya untuk membuat bidang (shape) dapat menggunakan tool basic shape tool, rectangle tool, ellips tool, polygon tool. e. Melakukan editing objek shape 1) Untuk bidang kotak/ellipscaranya dengan klik kanan, convert gothic archs mempunyai makna curve terlebih dahulu, kemudian edit dengan shape tool (F10).

2) Untukobjekabstrakdangarisdenganmenggunakanshapetool(F10). f. Mengisi warna outline melalui outline pen atau tekan F12 atau dengan klik kanan pada palet warna. g. Mengisiwarnapadabidangobjekdenganuniformfill(F11)ataudengan klik pada palet warna. h. Mengisi tekstur pada bidang dapat dilakukan dengan klik pada bidang, kemudian klik texture fill atau pattern fill. i. Simpan hasil desain yang dibuat. j. Lakukan pengamatan. k. Mencatat laporan, presentasikan kepada kelompok lain dan jelaskan langkah-langkah pembuatannya.

F. Hasil Akhir 16 Dasar DesainGrafis
1. Memberikan representasi atau citra struktur, bentuk dan bidang merupakan konsep. a. pengertian garis d. makna garis b. fungsi garis e. kombinasi garis c. jenis garis 2.

Jenis huruf tidak memiliki sirip pada ujung hurufnya dan memiliki ketebalan huruf yang sama atau hampir sama. Kesan yang ditimbulkan oleh huruf jenis ini adalah modern, kontemporer dan efisien, jenis huruf tersebut merupakan jenis huruf . (Menggunakan HOTS) a. Sans Serif b. Roman c.

Comic sans d. Arial e. Script 3. Pemilihan warna sangat penting dalam menghasilkan karya gothic archs mempunyai makna berkualitas karena harus mengetahui apa yang ingin dilakukan gothic archs mempunyai makna warna apa yang cocok sesuai tujuan.

Warna yang cocok untuk menimbulkan kesan semangat, dan kerja keras adalah . (Menggunakan HOTS) a. hijau b. kuning c. merah muda d. merah e. biru 4. Garis yang dibuat secara resmi menggunakan alat gambar dan alat ukur disebut garis a.

informal b. horizontal c. diagonal d. formal e. vertikal 5. Di dalam karya seni terdapat unsur yang dapat bersifat semu maupun nyata. Unsur tersebut dalam karya seni 3 dimensi bisa dirasakan sensasi berada di dalamnya, merupakan unsur . (Menggunakan HOTS) a. unsur ruang b. unsur estetika c. unsur garis d.

9 e. 8 6. Gothic archs mempunyai makna . a. kepercayaan dan religius b. lemah gemulai, dan keriangan c. lengkung bulat mengesankan kekokohan d. stabilitas dan kekuatan atau kemegahan e.

grace atau keanggunan 7. Kombinasi gothic archs mempunyai makna horizontal dan vertikal memberikan kesan . a. konflik, perang dan larangan b. kelahiran atau generasi, dan penurus c. kekokohan d. adanya jarak, kejauhan, fokus, dan meledak e. formal, kokoh, dan tegas 8. Berdasarkan cara membuatnya garis dibedakan menjadi dua, yaitu . a. garis formal dan informal b. garis lengkung dan garis lingkar c.

garis zig-zag dan garis lengkung d. garis bergerigi dan garis berombak e. garis bersengkelit dan garis lengkung 9. Makna garis pyramide adalah . a. perluasan, gerakan, mengembang dan kegembiraan b. malas, dan ketenangan yang menyenangkan c. stabil, megah, kuat atau kekuatan yang masif d. pertumbuhan, spontanitas, dan idealis e. lemah gemulai dan keriangan 10. Gothic archs mempunyai makna nama pengemuka tentang garis adalah . a. Leksikon Grafika b. Konrad Zuse c.

Johann Philipp Reis d. Ray Tomlinson e. Edwin Land Sket (sketch) merupakan gambaran atau lukisan yang kasar, ringan, semata-mata garis besar atau belum selesai.

Kadang kala hanya digunakan sebagai pengingat-ingat saja. Sketsa atau sket (sketch) secara umum dikenal sebagai bagan atau rencana bagi sebuah lukisan. Dalam pengertian itu, sketsa lebih merupakan gothic archs mempunyai makna kasar, bersifat sementara, baik diatas kertas maupun diatas kanvas, dengan tujuan untuk dikerjakan lebih lanjut sebagai lukisan.

Manfaat sketsa adalah sebagai berikut : • Untuk memberikan gambaran tema • Meminimalisir kesalahan • Mempertajam pengamatan • Meningkatkan kemampuan mengkoordinasi hasil pengamatan dan ketrampilan tangan Ada beberapa aturan yang perlu diperhatikan dalam membuat gambar sketsa : • Membuat kerangka gambar yang terdiri dari garis-garis vertikal, horizontal, diagonal maupun garis melengkung secara tipis-tipis. • Menggambar garis sekundernya, misalnya melukis kerangka kotak/kubus dalam keadaan tipis.

• Menebalkan garis-garis sketsa yang sudah benar. Ketebalan sesuai dengan karakter jenis garis yang diinginkan Terdapat beberapa peralatan yang dibutuhkan untuk membuat gambar sketsa : • Media gambar : kertas gambar (kertas HVS, kertas manila, kertas padalarang, kertas roti, kertas kalkir, kertas sketsa).

• Alat gambar manual : pensil, rapido. • Alat gambar digital : komputer dengan program Computer Aided Design (CAD), digital pen, software design grafis. • Alat bantu gambar : light box, scanner, meja gambar, mesin gambar, mistar gambar segitiga, busur derajat, mal, sablon, dan gothic archs mempunyai makna. Kekuatan garis bergantung pada kertas yang dipergunakan.

Makin kasarkertas yang digunakan, makin gelap goresan pensil yang diperoleh. Sebaliknya makin licin kertas, makin abu-abu goresan itu. Pensil adalah salah satu media gambar yang murah, mudah ditemukan, mudah digunakan dan bisa dibawa kemana saja. Banyak sekali macam dan jenis potlot/pensil sesuai dengan penggunaannya, antara lain : 1) Pensil biasa Pensil biasa dengan batang kayu relatif murah, dapat dipakai untuk membuat berbagai macam goresan, dan dapat digunakan untuk menutup bidang gambar dan membuat bayangan.

Walaupun pensil biasa sudah cukup cocok untuk dipergunakan menggambar, namun dalam pengunaannya harus diperhatikan mutu dan jenis pensilnya. 2) Pensil keras (Hard/H) Pensil jenis ini memiliki tingkat dan kwalitas kekerasan mulai dari 9 H (sangat keras) kemudian F.

Pensil jenis ini biasanya banyak dipakai untuk menggambar mistar, karena jenisnya yang keras tersebut. Semakin keras tingkatan isi pensil, semakin dapat digunakan untuk menghasilkan garis-garis yang padat, halus dan tipis. 3) Pensil sedang (Medium/HB) Isi pensil yang lunak dapat menghasilkan garis-garis yang padat, gelap dan nada gelap terang.

Untuk hampir semua gambar tangan bebas, pensil jenis B merupakan jenis pensil yang banyak manfaatnya. Jenis pensil ini banyak dipakai untuk menggambar potret, benda atau pemandangan alam dalam warna hitam putih 5) Konte Memberi tekanan yang berbeda ketika gothic archs mempunyai makna pensil juga menghasilkan arsir yang berbeda.

Semakin kuat tekanan maka arsir yang dihasilkan tebal sebaliknya jika tekanan lemah maka arsir yang dihasilkan tipis. Jika Anda memang baru pertama kali mulai menggambar dengan pensil, kemungkinan garis yang Anda hasilkan pun terlihat kaku dan garis terputus-putus. Masalah ini dapat menghilang secara perlahan jika Anda sering berlatih dan tangan Anda pun terasa lemas dalam menghasilkan garis.

Kesalahan seorang pemula biasanya terlalu mengkhawatirkan apakah gambar itu bagus atau tidak dan apakah gambar nya salah atau benar. Biasanya pemula takut untuk membuat garis berulang-ulang dan selalu ingin menggunakan penghapus. Sebaiknya hilangkan perasaan takut untuk membuat kesalahan dan jangan gunakan penghapus terlebih dahulu.

MENGGAMBAR SKETSA MANUSIA Menggambar manusia memerlukan keterampilan dan ketekunan yang lebih dibanding menggambar obyek lainnya. Hal ini disebabkan karena bentuk tubuh manusia memiliki anatomi tubuh dan plastisitas yang kompleks dan sekaligus indah.

Untuk dapat menguasainya dibutuhkan pengetahuan tentang anatomi plastis tubuh manusia, yaitu tentang fenomena permukaan bentuk tubuh manusia. Seniman Yunani Kuno sangat tertarik pada keindahan tubuh, mereka mendapatkan proporsi ideal tinggi manusia adalah tujuh setengah kali panjang kepalanya, sedangkan Leonardo Da Vinci mematok proporsi ideal tinggi manusia adalah delapan kali tinggi kepalanya.

Anatomi tubuh manusia memang rumit, namun demikian, untuk memudahkan memahami dan menggambarnya perlu diketahui terlebih dahulu bentuk dasarnya.

Bahwa bentuk dasar tubuh manusia jika dikembalikan ke bentuk esensinya dapat menjadi rangkaian bentuk silinder bervolume serta terbentuk oleh otot-otot utama sebagai gambar berikut : Sebagaimana yang dijelaskan sebelumnya, bahwa tinggi tubuh manusia dewasa normal tingginya 7, 5 – 8 tinggi kepalanya, namun menjadi berbeda pada tinggi tubuh remaja, anak dan bayi.

Selain ukuran tinggi tubuh, adapula ciri khusus pada bentuk tubuh wanita maupun laki-laki. Hal yang paling menonjol pada perbedaan tubuh wanita dan laki-laki, wanita pinggulnya lebih lebar dibanding bahunya sedang laki-laki sebaliknya. Berikut ini adalah contoh urutan yang dapat dilakukan jika ingin menggambar wajah manusia : Tema sketsa lebih banyak dikaitkan dengan subyek yang diangkat dari penggarapan obyek-obyek outdoor.

Dalam hal ini, pemandangan diluar seperti kebun, ladang, perkampungan padat, keramaian kota, gedung-gedung dan kesibukan orang dipasar merupakan obyek menarik yang menggugah pelukis untuk membuat sketsa melalui pengalaman langsung.

Kontak langsung melalui pengamatan untuk mendapatkan impresi dan mengembangkan imajinasi menjadi bagian penting dari proses penciptaan dan pemilihan tema dalam sketsa. Dalam proses kerja seperti ini tentulah banyak diperoleh keuntungan, antara lain mempertajam pengamatan, meningkatkan kepekaan dan kemampuan koordinasi mata dan ketrampilan tangan.

Terdapat dua pendekatan dalam menggunakan garis sebagai media ungkapan sketsa, yaitu pendekatan kontur dan pendekatan gestur. Pada pendekatan kontur, sketsa dihadirkan dengan garis-garis tunggal seakan tak terputus, sebagai batas yang mengelilingi bentuk subyek-subyeknya tanpa harus kehilangan spontanitasnya.

Garis-garis yang dibentuk secara free-hand ini tampak eksplisit, tajam dan presisi. Tak ada garis yang salah. Tak ada garis yang diulang dan berlebihan, apalagi arsir. Pada pendekatan gestur, sketsa dibentuk oleh garis-garis yang dihadirkan dengan gesekan tangan secara kontinyu sepanjang proses penciptaan.

Dengan cara ini, bentuk sketsa lebih merupakan impresi namun menjadi mengabur, karena banyak garis yang saling menumpuk.Dalam menggambar gothic archs mempunyai makna keramaian, gambarlah secara keseluruhan, hindarkan keinginan untuk menggambar secara detail. Pertimbangkan obyek-obyek gambar yang akan ditampilkan dalam gambar sketsa maupun yang hendak dihilangkan.

Ada banyak jenis pohon, bukit, rumah, sungai, sawah dan lain-lain. Semuanya dapat menjadi obyek gambar yang menarik. Ilustrasi berasal dari bahasa latin ilustrare yang artinya penampakan,kemuliaan, cahaya, penerangan dan penggambaran secara hidup-hidup.

Ilustrasi merupakan seni membuat gambar yang berfungsi memperjelas dan menerangkan naskah. Ilustrasi dipergunakan untuk memperjelas pesan. Ilustrasi dapat membantu retensi. yaitu memudahkan pembaca untuk mengingat konsep atau gagasan yang disampaikan melalui ilustrasi.

Ilustrasi menghemat tempat penyajian sebab ilustrasi dapat menyajikan suatu konsep yang rumit dan luas dalam ruang/tempat yang terbatas. Ditinjau dari fungsinya, ilustrasi memiliki tiga fungsi yaitu deskriptif, ekspresif dan analitis.

Ilustrasi berfungsi deskriptif,yaitu menggantikan uraian tentang sesuatu secara verbal dan naratif dengan menggunakan kalimat yang panjang. Uraian verbal dan naratif tersebut tidak efisien karena memerlukan ruang yang cukup banyak dan kurang efektif karena menyita perhatian pembaca pada bagian itu saja. Seringkali deskripsi verbal dan naratif yang panjang dapat menimbulkan salah persepsi bagi pembaca. Ilustrasi dapat dimanfaatkan untuk melukiskan sesuatu sehingga lebih cepat dipahami.

Ilustrasi berfungsi ekspresif, yaitu memperlihatkan dan menyatakan suatu maksud, gagasan, perasaan, situasi atau konsep yang abstrak menjadi nyata secara tepat dan mengena sehingga mudah dipahami. Suasana, proses, mimik seseorang dapat diperlihatkan melalui ilustrasi.

Ilustrasi berfungsi analitis, yaitu dapat menunjukkan rincian bagian demi bagian dari suatu benda, sistem atau proses secara detail, sehingga lebih mudah untuk dipahami. Ilustrasi tidak hanya berupa gambar melainkan dapat juga berupa media lain.

Berikut ini adalah bentuk ilustrasi dalam arti luas : • Ilustrasi berupa gambar tangan atau digital atau kombinasi dari keduanya (desain grafis) • Ilustrasi dalam bentuk musik (suara atau bunyi-bunyian) yang sering digunakan sebagai ilustrasi dalam pertunjukan, misalnya ketoprak, drama, film • Ilustrasi dalam bentuk gerak, misalnya penari latar, pantomine.

Ilmu Grafis Tutorial Desain Prinsip-Prinsip dalam Tata Rupa & Desain Grafis berkaitan dengan Nirmana. Meski nirmana dipahami sebagai sebuah bentuk yg tak berbentuk. Dalam konteks desain komunikasi visual, nirmana memegang peranan penting perihal bagaimana gothic archs mempunyai makna dan menyusun elemen dasar desain komunikasi visual.

Komposisi dari bentuk-bentuk menjadi satu susunan yang baik. Ada beberapa aturan yang perlu digunakan untuk menyusun bentuk-bentuk tersebut. Walaupun penerapan prinsip-prinsip penyusunan tidak bersifat mutlak, namun karya seni yang tercipta harus layak disebut karya yang baik. Perlu diketahui bahwa prinsip-prinsip ini bersifat subyektif terhadap penciptanya. Kesatuan merupakan salah satu prinsip dasar tata rupa yang sangat penting. Tidak adanya kesatuan dalam sebuah karya rupa akan membuat karya tersebut terlihat cerai-berai, kacau-balau yang mengakibatkan karya tersebut tidak nyaman dipandang.

Prinsip ini sesungguhnya adalah prinsip hubungan.

gothic archs mempunyai makna

Jika salah satu atau beberapa unsur rupa mempunyai hubungan (warna, raut, arah, dll), maka kesatuan telah tercapai Karya seni dan desain harus memiliki keseimbangan agar nyaman dipandang dan tidak membuat gelisah.

Seperti halnya jika kita melihat pohon atau bangunan yang akan roboh, kita measa tidak nyaman dan cenderung gelisah. Keseimbangan adalah keadaan yang dialami oleh suatu benda jika semua dayan yang bekerja saling meniadakan. Dalam bidang seni keseimbangan ini tidak dapat diukur tapi dapat dirasakan, yaitu suatu keadaan dimana semua bagian dalam sebuah karya tidak ada yang saling membebani. Proporsi termasuk prinsip dasar tata rupa untuk memperoleh keserasian.

Untuk memperoleh keserasian dalam sebuah karya diperlukan perbandingan – perbandingan yang tepat. Pada dasarnya proporsi adalah perbandingan matematis dalam sebuah bidang.

Proporsi Agung (The Golden Mean) adalah proporsi yang paling populer dan dipakai hingga saat ini dalam karya seni rupa hingga karya arsitektur. Proporsi ini menggunakan deret bilangan Fibonacci yang mempunyai perbandingan 1:1,618, sering juga dipakai 8 : 13. Konon proporsi ini adalah perbandingan yang ditemukan di benda-benda alam termasuk struktur ukuran tubuh manusia sehingga dianggap proporsi yang diturunkan oleh Tuhan sendiri.

Dominasi merupakan salah satu prinsip dasar tatarupa yang harus ada dalam karya seni dan desain. Dominasi berasal dari kata Dominance yang berarti keunggulan. Sifat unggul dan istimewa ini akan menjadikan suatu unsure sebagai penarik dan pusat perhatian. Dalam dunia desain, dominasi sering juga disebut Center of Interest, Focal Point dan Eye Catcher. Memang dengan mempelajari melalui tutorial parsial kita bisa menghasilkan karya bahkan menghasilkan uang. Namun sayang, cara ini hanya bersifat sementara, yah, Anda mungkin sedikit bingung kenapa dengan hanya mempelajari tutorial desain dan tutorial desain grafis Anda tidak bisa menjadi seorang profesional.

• Nirmana : nirmana atau dalam artinya tidak ada makna adalah unsur wajib dalam sebuah desain. Di dalam Nirmana terkandung dasar pemakaian warna, typografi, pelajaran bentuk, garis, bidang dan lain sebagainya. • Pewarnaan : Gothic archs mempunyai makna adalah elemen pasti dalam sebuah bidang, entah itu hitam putih atau warna lainnya.

Kesemuanya mewakili arti dan definisi tersendiri. Dengan warna, seseorang dapat melihat apakah sebuah desain tersebut mempunyai tujuan apa, arti apa, dan mewakili apa. • Typografi : Mempelajari typografi sangat penting terutama kepeada desainer yang akan memasukkan kata-kata atau tulisan dalam karyanya. Tipografi atau dalam bahasa inggris Typography adalah sebuah ilmu yang khusus mempelajari tentang tulisan, baik jenis, ukuran, cara mebuat font dan lain sebgainya.

• Software : Penggunaan perangkat lunak wajib dikuasai oleh seorang desainer grafis. Menggunakan sofrtware desain tentunya. Melalui penggunaan software desain grafis akan sangat menguntungkan dari segi waktu, biaya, dah banyaknya karya. • Sketsa : Kemampuan menggambar secara tradisional atau cara menggambar dengan pena di atas kertas akan berguna ketika kita akan membuatnya dalam bentuk digital melalui software desain grafis.

• Kemampuan umum : kemampuan umum juga menentukan hasil karya desain grafis. Kadang dalam membuat sebuah karya desai, kita dihadapkan pada situasi dan kondisi. Seperti membuah company profil sebuah perusahaan. Nah, kemampuan umumnya adalah dunianya perusahaan tersebut, target customer, logo, visi gothic archs mempunyai makna perusahaan, area atau wilayah pemasaran, budaya dan lain sebagainya.

gothic archs mempunyai makna

Desain Grafis, menurut definisi dari Wikipedia adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin.

Dalamdesain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbolsimbol yang bisa dibunyikan. Desain grafis diterapkan dalam desain komunikasi dan fine art. Seperti jenis desain lainnya,desain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (desain).

Kemampuan kognitif dan ketrampilan visual adalah 2 pilar penting di dalam desain grafis. Paduan Kemampuan kognitif dan ketrampilan visual ini berarti kita harus mampu mengolah gothic archs mempunyai makna dan informasi produk yang dikomunikasikan (brief klien) agar sesuai dengan karakter konsumen, pesan dapat diterima dan dipahami secara visual maupun verbal (image atau copy/naskah), menarik dan mudah dibaca, dan lain-lain. Kemampuan kognitif Kalau pakai bahasa sederhananya kognitif adalah berfikir, logika, nalar, dan sejenisnya.

Jadi kalau dikatakan seorang desainer grafis harus memiliki kemampuan kognitif berarti adalah desainer grafis harus memiliki gothic archs mempunyai makna wawasan yang luas + kreatifitas. Wawasan tidak cuma berkaitan dengan desain tapi juga banyak hal seperti budaya, teknologi, dan gaya hidup di masyarakat.

Seperti perkembangan teknologi digital sangat mempengaruhi teknik desain grafis. Kreatifitas tanpa wawasan seperti ngelamun di kamar mandi mencari inspirasi tanpa pernah membaca informasi dan perkembangan yang terjadi di luar rumah (Hehehe,…. Ini sih bukan desainer grafis tapi dasar tukang ngelamun mending jadi illusionist aja maksudnya tukang cari ilusi/ngemalun). Keterampilan visual Dengan kemampuan visual, si desainer grafis harus tahu bagaimana mengkomunikasikan pesan produk dengan tepat secara visual yaitu karakter lay out, bentuk, warna dan tipografi (baca artikeltone and manner), mengexplorasi bentuk visual baik 2D maupun 3D (bentuk nyata) menjadi suatu kesatuan desain yang menarik dan tepat sesuai dengan pesan komunikasi produk dan juga mengetahui implementasi materi/bahan desain seperti penggunaan jenis kertas, teknik cetak, ukuran, efektifitas bahan, dan sebagainya.
Arti dari Garis, Warna Bentuk pada Sebuah Logo Sebagai Bagian dari perencanaan corporate identity design, logo ibarat bagian tubuh yang mampu mengutarakan isi hati produk atau perusahaan.

Dari sisi pemasaran, logo mempunyai fungsi identitas yang membedakan sebuah produk dengan produk lainnya kesemuanya itu tak lepas dari hakikat logo itu sendiri, sebagai sebuah karya seni rupa yang biasanya berupa dwi matra (dua dimensi) atau tri matra (tiga dimensi).

Sebagai karya seni rupa, sebuah logo tidak bisa lepas dari elemen elemen senirupa dasar yang membentuknya seperti garis, bentuk, warna, ruang, tipografi dll. Seperti yang dikemukakan oleh John Murphy : The successful designer of trademarks and logos needs to have basic intellectual and draftsmanship skills in addition to a sensitivity to the aesthetic elements of design. Yang berarti : Seorang perancang logo dan cap dagang yang sukses, perlu memiliki kepandaian dasar dan ketrampilan dalam mengammbar dalam hubungannya dengan kepekaan terhadap elemen estetika disain.

Pada bagian ini kami menyajikan secara ringakas dan padat elemen elemen yang membentuk suatu logo. yaitu antara lain sebagai berikut : • Garis • Bentuk • Warna • Tipografi 1. Garis Pengertian garis sendiri ialah ?

menurut Leksikon Grafika adalah benda dua dimensi tipis memanjang. Sedangkan Lillian Gareth mendefinisikan garis sebagai sekumpulan titik yang bila dideretkan maka dimensi panjangnya akan tampak menonjol dan sosoknya disebut dengan garis.Terbentuknya garis merupakan Gerakan dari suatu titik yang membebaskan jejaknya sehingga terbentuk suatu goresan. Untuk menimbulkan Bekas Biasa menggunakan pensil, pena, kuas, dan lain lain. Bagi seni rupa garis memliki fundamental, sehingga diibaratkan jantungnya senirupa.

Garis Sering pula disebut KONTUR, sebuah kata yang samar dan jarang dipergunakan. Pentingnya garis sebagai elemen senirupa sudah terlihat sejak dahulu kala. Sebagai contoh adalah bila kita melihat garis berbentuk ‘S’, atau yang sering disebut ‘line of beauty’ maka kita akan merasakan sesuatu yang lembut, halus dan gemulai. Perasaan ini terjadi karena ingatan kita mengasosiasikannya dengan bentuk-bentuk yang dominan dengan bentuk lengkung seperti penari atau gerak ombak di laut.

Beberapa jenis garis beserta suasana yang ditimbulkannya seperti, garis lurus mengesankan kekuatan, arah dan perlawanan.

Garis lengkung mengesankan keanggunan, gerakan pertumbuhan. Berikut kami saijkan beberapa jenis garis beserta asosiasi yang ditimbulkannya : • Horizontal : Memberi sugesti gothic archs mempunyai makna atau hal yang tak bergerak. • Vertikal : Stabilitas, kekuatan atau kemegahan. • Diagional : Tidak stabil, sesuatu yang bergerak atau dinamika. • Lengkung S : Grace, keanggunan. • Zig-zag : Bergairah, semangat, dinamika atau gerak cepat. • Bending up right : Sedih, lesu atau kedukaan. gothic archs mempunyai makna Diminishing Perspective : Adanya jarak, kejauhan, kerinduan dan sebagainya.

• Concentric Arcs : Perluasan, gerakan mengembang, kegembiraan dsb. • Pyramide : Stabil, megah, kuat atau kekuatan yang masif. • Conflicting Diagonal : Peperangan, konflik, kebencian dan kebingungan. • Spiral : Kelahiran atau generative forces. • Rhytmic horizontals : Malas, ketenangan yang menyenangkan. • Upward Swirls gothic archs mempunyai makna Semangat menyala, berkobar-kobar, hasrat yang tumbuh. • Upward Spray : Pertumbuhan, spontanitas, idealisme. • Inverted Perspective : Keluasan tak terbatas, kebebasan mutlak, pelebaran tak terhalang.

• Water Fall : Air terjun, penurunan yang berirama, gaya berat. • Rounded Archs : Lengkung bulat mengesankan kekokohan. • Rhytmic Curves : Lemah gemulai, keriangan. • Gothic Archs : Kepercayaan dan religius.

• Radiation Lines : Pemusatan, peletupan atau letusan 2. Bentuk Pengertian bentuk menurut Leksikon Grafika adalah gothic archs mempunyai makna rupa atau wujud sesuatu, seperti bundar elips, bulat segi empat dan lain sebagainya. Dari definis tersebut dapat diuraikan bahwa bentuk merupakan wujud rupa sesuatu Biasa berupa Segi Empat, Segi Tiga, Bundar, Elips dll.

yang menjelaskan bahwa penerimaaan suatu bentuk pesan, dipengaruhi oleh beberapa aspek yakni panca indra, pikiran serta ingatan. Jadi seperti contoh masalah diatas, bentuk logo tersebut akan lebih efektif dan komunikatif bila ditujukan pada angkatan bersenjata Republik Indonesia, dan tidak dengan Republik Dominika karena mereka tidak memiliki frame of reference dan field of reference tentang keris atau mandau dalam ingatan mereka.

Berikut kami sajikan beberapa contoh bentuk dan asosiasi yang ditimbulkannya berdasarkan buku Handbook of Design & Devices tulisan Clarence P.

Hornung. • Segitiga, merupakan lambang dari konsep Trinitas. Sebuah konsep religius yang mendasarkan pada tiga unsur alam semesta, yaitu Tuhan, manusia dan alam. Selain itu segitiga merupakan perwujudan dari konsep keluarga yakni ayah, ibu dan anak. Dalam dunia metafisika segitiga merupakan lambing dari raga, pikran dan jiwa.

Sedangkan pada kebudayaan Mesir, segitiga digunakan sebagai simbol feminitas dan dalam huruf Hieroglyps segitiga menggambarkan bulan. • Yin Yang, merupakan bentuk yang termasuk gothic archs mempunyai makna jenis Monad, yakni bentuk yang terdiri dari figure geometris bulat yang terbagi oleh dua bentuk bersinggungan dengan masing-masing titik pusat yang berhadapan.

Di China bentuk seperti ini disebut Yin Yang, di Jepang disebut Futatsu Tomoe sedangkan orang Korea menyebutnya Tah Gook. Yin Yang merupakan gambaran dua prinsip alam, Yang melambangkan kecerahan Yin melambangkan kegelapan, Yang melambangkan nirwana Yin melambangkan dunia, Yang sebagai matahari Yin sebagai bulan, Yang memiliki posisi aktif, maskulin Yin pasif, feminin.

Kesemuanya itu melambangkan prinsip dasar kehidupan, yakni keseimbangan. 3. Warna Warna dibagi menjadi dua Bagian berdasarkan sifat warna antara lain sebagai berikut : • Warna menurut Ilmu Fisika yaitu sifat cahaya yang bergantung dari panjang gelombang yang dipantulkan benda tersebut. Benda yang memantulkan semua panjang gelombang terlihat putih.

• Warna Menurut Ilmu Bahan. yaitu sembarang zat tertentu yang memberikan warna, Pigmen memberikan warna pada tumbuh-tumbuhan, Hewan, juga pada cat, plastik dan barang produksi lainnya kecuali pada tekstil yang menggunakan istiliha zat celup untuk mewarnainya.Kemampuan warna menciptakan impresi, mampu menimbulkan efek-efek tertentu. Secara psikologis diuraikan oleh J. Linschoten dan Drs. Mansyur tentang warna sbb: Warna-warna itu bukanlah suatu gejala yang hanya dapat diamati saja, warna itu mempengaruhi kelakuan, memegang peranan penting dalam penilaian estetis dan turut menentukan suka tidaknya kita akan bermacam-macam benda Berikut kami sajikan potensi karakter warna yang mampu memberikan kesan pada seseorang sbb : • a.

Hitam, sebagai warna yang tertua (gelap) dengan sendirinya menjadi lambang untuk sifat gulita dan kegelapan (juga dalam hal emosi). • b. Putih, sebagai warna yang paling terang, melambangkan cahaya, kesulitan dsb.

• c. Abu-abu, merupakan warna yang paling netral dengan tidak adanya sifat atau kehidupan spesifik. • d. Merah, bersifat menaklukkan, ekspansif (meluas), dominan (berkuasa), aktif dan vital (hidup). • e. Kuning, dengan sinarnya yang bersifat kurang dalam, merupakan wakil dari hal-hal atau benda yang bersifat cahaya, momentum dan mengesankan sesuatu.

• f. Biru, sebagai warna yang menimbulkan kesan dalamnya sesuatu (dediepte), sifat yang tak terhingga dan transenden, disamping itu memiliki sifat tantangan. • g. Hijau, mempunyai sifat keseimbangan dan selaras, membangkitkan ketenangan dan tempat mengumpulkan daya-daya baru. Dari sekian banyak warna, dapat dibagi dalam beberapa bagian yang sering dinamakan dengan sistem warna Prang System yang ditemukan oleh Louis Prang pada 1876 meliputi : • Hue, adalah istilah yang digunakan untuk menunjukkan nama dari suatu warna, seperti merah, biru, hijau dsb.

• Value, adalah dimensi kedua atau mengenai terang gelapnya warna. Contohnya adalah tingkatan warna dari putih hingga hitam. • Intensity, seringkali disebut dengan chroma, adalah dimensi yang berhubungan dengan cerah atau suramnya warna.

4. Tipografi Tipografi menurut buku Manuale Typograhic adalah Typography can defined a art of seleted right type printing in accordance with specific pupose : of so arranging the letter, distributing the space and controling the type as to aid maximum the reader’s Pengertian diatas ialah memberikan penjelasan bahwa tipografi ialah seni memilih dan menata huruf dengan pengaturan penyebarannya pada ruang-ruang yang tersedia untuk menciptakan kesan khusus, sehingga menolong pembaca untuk mendapatkan kenyamanan membaca semaksimal mungkin.

Berikut kami sajikan beberapa jenis huruf berdasarkan klasifikasi yang dilakukan oleh James Craig, antara lain sbb : 1.

Roman Ciri dari huruf ini adalah memiliki sirip/kaki/serif yang berbentuk lancip pada ujungnya. Huruf Roman memiliki ketebalan dan ketipisan yang kontras pada garis-garis hurufnya. Kesan yang ditimbulkan adalah klasik, anggun, lemah gemulai dan feminin. 2. Egyptian Adalah jenis huruf yang memiliki ciri kaki/sirip/serif yang berbentuk persegi seperti papan dengan ketebalan yang sama atau hampir sama.

Kesan yang ditimbulakn adalah kokh, kuat, kekar dan stabil. 3. Sans Serif Pengertian San Serif adalah tanpa sirip/serif, jadi huruf jenis ini tidak memiliki sirip pada ujung hurufnya dan memiliki ketebalan huruf yang sama atau hampir sama. Kesan yang ditimbulkan oleh huruf jenis ini adalah modern, kontemporer dan efisien. 4. Script Huruf Script menyerupai goresan tangan yang dikerjakan dengan pena, kuas atau pensil tajam dan biasanya miring ke kanan.

Kesan yang ditimbulkannya adalah sifast pribadi dan akrab. 5. Miscellaneous Huruf jenis ini merupakan pengembangan dari bentuk-bentuk yang sudah ada. Ditambah hiasan dan ornamen, atau garis-garis dekoratif. Kesan yang dimiliki adalah dekoratif dan ornamental. Dalam pemilihan jenis huruf, yang senantiasa harus diperhatikan adalah karakter produk yang akan ditonjolkan dan juga karakter segmen pasarnya. Demikian Pembahasan Tentang Arti Logonya Ya semoga Bermanfaat.

gothic archs mempunyai makna

Introducing The Gothic Period




2022 www.videocon.com