Gerakan menengadah merupakan gerakan tari yang dilakukan anggota tubuh bagian

gerakan menengadah merupakan gerakan tari yang dilakukan anggota tubuh bagian

Tubuh memiliki sendi synovial yang memungkinkan kita melakukan berbagai macam gerakan dan memiliki sebutan tersendiri yaitu fleksi, ekstensi, sirkumduksi, dan lain-lain. Gerakan-gerakan ini dapat dikelompokkan berdasarkan bidang tubuh (body planes).

Artikel ini akan menjelaskan gerakan-gerakan pada sendi synovial yang mengacu pada bidang tubuh. Bidang tubuh adalah pembagian tubuh secara anatomi. Hal ini bertujuan untuk menggambarkan lokasi struktur atau arah gerakan dalam anatomi tubuh manusia. Bidang tubuh dibedakan menjadi menjadi 3, yaitu: • Sagital: membedakan bidang tubuh menjadi kiri dan kanan.

• Frontal: membedakan bidang tubuh menjadi depan (anterior) dan belakang (posterior) • Transversal: membedakan bidang tubuh menjadi atas (superior) dan bawah (inferior) Dengan mengetahui bidang tubuh, Anda gerakan menengadah merupakan gerakan tari yang dilakukan anggota tubuh bagian lebih mudah mengkategorikan gerakan-gerakan sendi synovial sebagai berikut: 1. Gerakan sendi pada bidang sagital: Fleksi, merupakan gerakan menekuk sendi atau memperkecil sudut antar dua tulang.

Ekstensi, merupakan kebalikan dari fleksi yaitu memperbesar sudut antar dua tulang. Dorsofleksi, menggerakan telapak kaki ke arah depan atau atas. Plantarfleksi, kebalikan dari dorsofleksi yaitu menggerakkan telapak kaki ke bawah atau belakang. 2.

Gerakan sendi pada bidang frontal: Adduksi, menggerakkan anggota gerak mendekati bagian tengah tubuh (medial). Abduksi, menggerakkan anggota gerak menjauhi bagian tengah tubuh (lateral). Elevasi, menggerakan tulang belikat ke atas (superior). Depresi, menggerakan tulang belikat ke bawah (inferior). Inversi, menggerakkan sendi kaki ke arah dalam. Eversi, menggerakan sendi ke arah luar. Protraksi, menggerakkan tulang belikat ke depan (anterior) menjauhi tubuh. Retraksi, menggerakkan tulang belikat ke belakang (posterior) mendekati tubuh.

3. Gerakan sendi pada bidang transverse: Rotasi, menggerakkan sendi dengan cara memutar pada sumbu vertikal tulang. Gerakan rotasi dapat bergerak ke dalam (internal) maupun ke luar (eksternal). Pronasi, memutar lengan sehingga telapak tangan menghadap posterior (ke belakang) ketika tangan diluruskan. Apabila siku ditekuk 90 derajat, maka gerakan pronasi akan membuat telapak tangan menghadap ke bawah (inferior). Supinasi, memutar lengan sehingga telapak tangan menghadap anterior (ke depan) ketika tangan diluruskan.

Apabila siku ditekuk 90 derajat, maka gerakan supinasi akan membuat telapak tangan menghadap ke atas (superior). 4. Gerakan sendi pada bidang tubuh gabungan (multiplanar): Sirkumduksi, gabungan fleksi, abduksi, ektensi, dan adduksi yang menciptakan gerakan melingkar.

Oposisi, gerakan melingkar pada ibu jari. Kesimpulan: Secara anatomi tubuh dibagi menjadi 3 bagian, sagital, frontal, dan transverse.

Gerakkan yang dapat dilakukan oleh sendi synovial dapat dikelompokkan berdasarkan bidang tubuhnya yaitu: • Sagital: fleksi, ekstensi, dorsofleksi, dan plantarfleksi. • Frontal: Abduksi, adduksi, elevasi, depresi, inversi, eversi, protraksi, dan retraksi. • Transversal: Rotasi, pronasi, supinasi, dan sirkumduksi. • Multiplanar: Sirkumduksi dan oposisi. Kontri butor : Jansen Ongko Wah, selamat pagi, Squad! Apa kabarnya hari ini? Biasanya, setelah bangun tidur, kalian melakukan kegiatan apa saja, sih?

Apakah kalian sering berolahraga pagi?

gerakan menengadah merupakan gerakan tari yang dilakukan anggota tubuh bagian

Berolahraga pagi merupakan salah satu cara yang paling mudah untuk membuat tubuhmu terus bergerak. Selain itu, dengan rajin berolahraga pagi, kamu juga bisa lebih fit dalam menjalani hari-hari ke depan. Tahukah kamu, ternyata gerakan-gerakan yang dilakukan tubuh kita itu ada banyak macamnya, lho! Jadi, namanya nggak cuma gerakan tangan ke atas dan gerakan tangan ke bawah aja, ya! Sekarang kita mulai yuk, perkenalan dengan gerakan tubuh!

Macam-Macam Gerakan Gerakan menengadah merupakan gerakan tari yang dilakukan anggota tubuh bagian Ada 10 jenis gerakan tubuh yang harus kamu ketahui. Jangan-jangan, gerakannya familiar tapi kamu nggak tau namanya, ya? Nah, sekarang kita kenalan satu-satu, ya! Ekstensi dan Fleksi Gerakan ekstensi merupakan gerakan meluruskan tangan. Biasanya, kalau sebelum olahraga di sekolah kamu akan diminta melakukan pemanasan dulu, kan?

Nah, merentangkan tangan sering menjadi salah satu kegiatannya. Kegiatan merentangkan tangan tersebut merupakan salah satu gerakan ekstensi. Lalu, gerakan fleksi itu apa, dong?

Gerakan fleksi adalah gerakan menekuk tangan. Contohnya adalah posisi tangan ketika kamu memberikan semangat untuk temanmu. Gerak siku, lutut, ruas jari juga termasuk ke dalam gerakan fleksi. Baca Juga: Kupas Tuntas Keluarga Berencana (KB) Abduksi dan Adduksi Gerakan selanjutnya adalah gerakan abduksi dan gerakan adduksi. Gerakan abduksi adalah gerakan yang menjauhi badan, contohnya gerakan merentangkan tangan.

Sedangkan gerakan adduksi adalah gerakan yang mendekati badan, misalnya mengembalikan tangan ke posisi semula setelah merentangkan tangan. Depresi dan Elevasi Wah, kok namanya serem banget sih, depresi gitu? Eh, jangan serem-serem dulu. Gerakan depresi ini adalah gerakan menurunkan anggota tubuh, sedangkan gerakan elevasi adalah gerakan menaikkan anggota tubuh. Contohnya adalah gerakan mengarahkan kepala ke atas dan gerakan menurunkan kepala ketika sedang berolahraga.

Supinasi dan Pronasi Yang dimaksud dengan gerakan supinasi adalah gerakan menengadahkan tangan. Sedangkan, gerakan pronasi adalah gerakan menelungkupkan tangan. Hayo, siapa di sini yang suka minta uang jajan ke mama atau papa? Pasti menengadahkan tangan, kan? Wah, itu tandanya, kamu sedang melakukan gerakan supinasi, tuh! Inversi dan Eversi Gerakan selanjutnya bernama gerakan inversi dan gerakan eversi.

Gerakan inversi adalah gerak memiringkan telapak kaki ke arah dalam tubuh, sedangkan gerak eversi adalah gerakan memiringkan telapak kaki ke arah luar. Gerak Antar Otot Selain macam-macam gerakan tubuh yang sudah dibahas sebelumnya, ada juga nih yang namanya gerak antar otot! Gerak antar otot dibagi menjadi gerak sinergis dan gerak antagonis. Gerak Sinergis Gerak sinergis adalah gerakan 2 buah otot yang sama arahnya.

Contohnya adalah gerakan otot pronator teres dan kuadratus, yang bekerja sama untuk menghasilkan gerakan supinasi dan pronasi. Gerak Antagonis Wah, kayaknya sering deh liat tokoh antagonis di serial televisi. Eits, tapi gerak antagonis ini beda dong sama tokoh antagonis yang sering kamu liat di serial televisi.

Yang dimaksud dengan gerakan antagonis adalah gerak 2 buah otot yang saling berlawanan, misalnya otot trisep dan bisep yang saling membantu ketika kita sedang membengkokkan tangan dan meluruskan tangan. Wah, ternyata banyak banget, ya gerakan yang bisa dilakukan tubuh kita! Kamu mau belajar lebih lanjut mengenai gerakan tubuh?

Yuk, belajar bersama ruangbelajar! Kamu bisa nonton video belajar, mengerjakan soal, dan melihat rangkuman hanya melalui 1 aplikasi.

Download sekarang, yuk! Referensi: Irnaningtyas, Istiadi Y. (2016). Biologi untuk SMA/MA Kelas XI Kurikulum 2013 yang Disempurnakan Edisi Revisi. Erlangga: Jakarta. Artikel ini diperbarui pada 15 Desember 2020.
Tari adalah gerakan tubuh sesuai dengan irama yang menyertainya.

Tari juga berarti ekspresi jiwa manusia melalui gerakan ritmis sehingga dapat memicu rangsangan. Yang dimaksud dengan ekspresi jiwa adalah rangsangan emosional dancetusan rasa disertai dengan kemauan. Menurut dr. Soedarsono, tarian adalah ekspresi jiwa manusia melalui gerakan ritmis yang indah. Gerakan tarian disertai dengan musik untuk mengatur gerakan para penari dan untuk menyampaikan pesan yang diinginkan.

Tarian memiliki gerakan yang berbeda dari gerakan sehari-hari seperti berjalan. Gerakan-gerakan pada tarian adalah penggemar estetika yang tidak realistis tetapi ekspresif. Agar tarian bisa harmonis, ia harus memiliki unsur-unsur tersebut. Gerakan tarian mempengaruhi anggota tubuh.

Elemen anggota tubuh dalam pembentukan gerakan tarian dapat berdiri sendiri, terhubung atau bersambung. Daftar Isi : • Pengertian Tari Menurut Para Ahli • 1. Soedarsono • 2. Yulianti Parani • 3. Corrie Hartong • 4. Aristoteles • Jeni-jenis Tari • 1. Tari Tradisional • 2. Tari Kontemporer • 3. Tari Kreasi Baru • Unsur-unsur Tari • 1. Ragam Gerak • 2. Pakaian • 3. Iringan • Fungsi Tari • 1.

Sarana Keagamaan • 2. Sarana Pergaulan • 3. Sarana Tontonan • Jenis Gerakan Tari • 1. Gerak Murni • 2. Gerak Maknawi • Bentuk Gerak Tari Berdasarkan Jumlah Penari • Gerak Dasar Tari • 1. Gerak Kepala • 2. Gerak Tangan • 3. Gerak Kaki • Contoh Seni Tari • Share this: • Related posts: Pengertian Tari Menurut Para Ahli Tari adalah seni menggunakan gerakan tubuh secara ritmis dan pada saat-saat tertentu untuk mengekspresikan perasaan, niat, dan pikiran.

Dan itu merupakan kombinasi antara tubuh, ritme dan rasa. Ada juga konsep tari secara harfiah yaitu proses pembentukan gerakan tubuh yang memiliki ritme dan presentasi disertai dengan upaya berdasarkan selera dan niat. Berikut ini adalah pengertian tari menurut para ahli: 1. Soedarsono Ia menyatakan bahwa pengertian tari adalah bentuk implementasi dari ekspresi jiwa manusia.

Dan disajikan dalam bentuk gerakan tubuh yang ritmis dan mempesona. Sementara gerakan ritmis yang indah adalah gerakan tubuh yang sesuai dengan irama iringan dan mengandung daya tarik muncul bagi mereka yang melihatnya. 2. Yulianti Parani Gerakan menengadah merupakan gerakan tari yang dilakukan anggota tubuh bagian tari menurut Yulianti Parani adalah bagian atau semua gerakan ritmis tubuh yang dilakukan baik secara individu maupun kelompok.

Dan dalam penyajiannya disertai dengan beberapa ekspresi tertentu. 3. Corrie Hartong Ia menyatakan bahwa tari adalah desakan dorongan manusia yang ada pada manusia. Yang mendorongnya untuk mencari ekspresi dalam bentuk gerakan berirama. Suatu gerakan dikatakan menari ketika gerakannya berirama. 4. Aristoteles Menurut Aristoteles, tari adalah gerakan ritmis yang bertujuan memvisualisasikan karakter dan kehidupan orang saat mereka bertingkah laku.

Jeni-jenis Tari Jenis tari yang ada di indonesia terbagi menjadi 3 (tiga) yaitu tari tradisional, tari kontemporer dan tari kreasi baru. Berikut adalah penjelasanya 1. Tari Tradisional Definisi tari tradisional adalah tarian yang berasal dari suatu daerah dan diturunkan dari generasi ke generasi, sehingga menjadi budaya daerah ini. Tarian daerah biasanya memiliki nilai filosofis seperti agama, kepahlawanan dan sebagainya. Tari tradisional dibagi menjadi tari klasik dan tari rakyat.

Tari rakyat adalah tarian yang telah berkembang di masyarakat dan sebagai simbol kebahagiaan dan kegembiraan. Pada umumnya tidak ada aturan baku untuk tarian rakyat ini, jadi tariannya sangat bervariasi. Untuk tari klasik adalah tarian yang berasal dari istana atau kaum bangsawan. Tarian ini berkembang di lingkungan atas karena anak-anak kecil dilarang untuk menari. Berbeda dengan tarian rakyat, tarian klasik memiliki aturan standar dan aturan tertulis.

2. Tari Kontemporer Tari kontemporer adalah tarian yang dikembangkan di Indonesia dan tidak dipengaruhi oleh unsur-unsur seni tradisional. Jenis tarian ini menggunakan iringan yang lebih modern dan koreografinya sangat signifikan dan unik. 3. Tari Kreasi Baru Definisi tari kreasi baru adalah pembagian dari seni tradisional. Gerakan menengadah merupakan gerakan tari yang dilakukan anggota tubuh bagian untuk tarian ini umumnya digabungkan atau dikolaborasikan dengan jenis tarian lainnya.

Sebagai aturan, tari kreasi baru ini digunakan sebagai ritual untuk upacara keagamaan dan lainnya. Dengan jenis tari ini, kreasi baru dapat dibagi menjadi dua, yaitu kreasi tari non-tradisional dan kreasi tarian tradisional. Kreasi baru dari tarian non-tradisional adalah tarian yang tidak dibimbing oleh tarian tradisional.

Namun tari ini menggunakan pedoman aturan tarian yang disesuaikan dengan tema tarian yang akan ditampilkan. Sedangkan kreasi tradisional dari pola tari adalah tarian berdasarkan aturan tarian tradisional. Unsur-unsur Tari Di dalam seni tari tentunya terdapat unsur-unsur nya.

Berikut adalah unsur-unsur tari yang haru anda ketahui: 1. Ragam Gerak Elemen yang paling penting dalam tari adalah ragam gerakan. Karena apa yang Anda lihat dalam tarian adalah gerakan penari. Gerakan dalam tarian harus memiliki nilai estetika, keindahan, dibumbui dengan ekspresi, emosi jiwa manusia dan harus membangkitkan minat para pecinta tari. Bagian tubuh yang sering digunakan adalah bagian atas, tengah dan bawah. Bagian atas terdiri atas mata, alis, kepala dan sebagainya.

Dan bagian bawah adalah bahu, lengan, pinggul dan lainnya. Sedangkan di bagian bawah terdiri dari kaki, lutut dan lainnya. 2. Pakaian Tampilan penari sangat penting dalam setiap aspek penari. Ini karena rasanya aneh ketika seorang penari memakai kostum yang tidak sesuai dengan tema nya.

Pakaian si penari harus mengandung estetika untuk mendukung tarian yang akan mereka kenakan.

gerakan menengadah merupakan gerakan tari yang dilakukan anggota tubuh bagian

3. Iringan Iringan yang menyertai tarian tidak kalah penting dari elemen-elemen di atas. Iringan yang menyertainya adalah musik yang mengiringi tarian di setiap pertunjukan. Iringan ini sangat membantu dalam segala hal dan membantu para penari untuk menyampaikan pesan yang ingin disampaikan. Ini juga menambah nilai keindahan dan estetika untuk menarik minat pecinta tarian. Fungsi Tari Salah satu fungsi tari adalah sebagai ekspresi dan ungkapan penari. Ini karena manusia adalah makhluk sosial yang perlu berkomunikasi dengan makhluk lainnya.

Berikut adalah fungsi dari tari: 1. Sarana Keagamaan Gerakan menengadah merupakan gerakan tari yang dilakukan anggota tubuh bagian selalu digunakan dalam upacara keagamaan manusia sebagai sarana berkomunikasi dengan Tuhan dan sebagian besar tari digunakan sebagai media keagamaan yang sakral. Masih ada tarian religius di pulau Bali yang biasanya dilakukan sebagai sarana komunikasi dengan para dewa dan leluhur mereka.

Di kuil-kuil misalnya tarian Kecak, Sang Hyang, Keris dan Rajang. 2. Sarana Pergaulan Tarian pergaulan adalah tarian yang dimaksudkan untuk mengekspresikan keharmonisan masyarakat.

Ini karena manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan interaksi dengan orang lain untuk menciptakan keakraban.

Keintiman ini akan muncul ketika ada cara untuk menyambut salah satu tariannya. Contoh dari tari pergaulan ini adalah tari Jaipongan, tari Tayub, tari Adu Jago dan tari Manduda.

3. Sarana Tontonan Tari adalah jenis sarana yang murni menyenangkan. Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki jenis tarian. Harapanya adalah setiap orang yang melihat tarian ini akan terhibur. Jenis Gerakan Tari Berikut ini adalah jenis-jenis gerakan dalam tari: 1. Gerak Murni Gerakan murni tujuannya adalah untuk memperindah tarian tanpa maksud melambangkan apa pun. Contohnya adalah gerakan memutar pergelangan kaki dan menginjak kaki tanpa tujuan tertentu atau gerakan menggulung syal di akhir tarian, dll.

2. Gerak Maknawi Selain fungsi estetika, gerak tarian juga mengutamakan niat atau simbol tertentu yang ingin disampaikan kepada penonton tari. Misalnya, dalam tarian burung merak, ada gerakan untuk memperbesar syal saat bergerak di panggung yang mewakili gerakan burung merak, dll.

Bentuk Gerak Tari Berdasarkan Jumlah Penari berdasarkan jumlah penari, gerak tarian dibagi menjadi tiga bagian, yaitu Gerak tunggal, gerak berpasangan, dan gerak kelompok. Berikut penjelasanya: • Gerak Tunggal, adalah gerakan tarian yang dilakukan oleh seorang penari, baik pria maupun wanita. Para penari harus lebih berani, lebih percaya diri dan mampu menguasai gerakan tarian yang akan dilakukan.

Variasi gerakan tari individu adalah gerakan tempat, gerakan tempat bergerak, gerakan lantai dan gerakan lompat. Contoh gerakan individu adalah tarian Bondan, tarian Anom Gambier, tarian Rahwana, tarian Golek, tarian Srikandi dan tarian Sekar Putri. • Gerak berpasangan, biasanya dilakukan oleh dua penari yaitu seorang penari atau bisa juga dipasangkan dengan putra dan putri.

Saat berpasangan, gerakan dengan pasangan dansa belum tentu sama. Gerakan ini biasanya dilakukan dalam arah yang berlawanan atau diputar ke arah lain. Ketika gerakan tarian ini dilakukan dengan baik dan kompak, tarian menjadi lebih indah. • Gerak kelompok dilakukan oleh tiga atau lebih penari, ketika melakukan gerak kelompok masing-masing penari tidak dapat disorot karena ia terikat oleh aturan.

Aturan harus dihormati oleh semua penari untuk menciptakan keharmonian. Gerakan-gerakan tarian yang dilakukan dalam kelompok memberikan prioritas pada kohesi sehingga memiliki komposisi yang baik dan seimbang dalam pembentukan informasi. Gerak Dasar Tari Berikut adalah gerak dasar tari: 1. Gerak Kepala • Kedet atau gerakan kepala seolah menarik dagu. • Gedug atau kepala tegak dengan gerakan lateral kiri dan kanan.

gerakan menengadah merupakan gerakan tari yang dilakukan anggota tubuh bagian

• Gedug angka delapan atau gerakan kepala yang memfokuskan rotasi dagu seolah-olah ia telah menulis nomor delapan dengan ujung Hedot. • Gilek adalah gerakan kepala untuk membuat kurva di sudut kiri dan kanan bawah.

• Godeg cangreud atau gerakan Gilek diakhiri oleh gerakan kecil. • Galieur dan gerakan reguler di kepala yang dimulai dengan dagu menarik mundur ke arah tengah dan berakhir dengan penutup. 2. Gerak Tangan • Lontang Lontang kiri / kanan (gerakan tangan yang menggunakan dua tangan dan bergerak bergantian).

• Tumpang Tali Tumpang Tali adalah gerakan tarian yang menggunakan kedua tangan Nangreu dan karenanya disilangkan. • Menyembah adalah tanda hormat. Ketika dia mencintai seseorang, dia dengan sungguh-sungguh menempelkan telapak tangannya seolah dia sedang berdoa. • Ukeul adalah salah satu gerakan dasar tarian, seperti pergerakan pergelangan tangan yang berputar ke dalam dan ke luar.

• Kiri / Kanan Capang adalah gerakan penari Jaipong yang menggerakkan tangannya dengan melipat salah satu tangan, baik tangan kanan dan kiri penari. • Lontang Kiri / Kanan adalah gerakan tarian Jaipong di mana tangan digerakkan secara bergantian dengan dua tangan. 3. Gerak Kaki • Duduk deku. Deku adalah gerakan di mana kedua kaki dilipat ke dalam.

• Seser adalah gerakan tarian jaipong di mana kaki digeser ke kanan atau kiri. • Sirig adalah gerakan kaki-kaki penari Jaipong yang menggoyangkan kedua kaki pada saat bersamaan. • Mincid adalah gerakan gabungan dari gerakan kepala, tangan dan kaki yang bergerak secara bersamaan, gerakan menengadah merupakan gerakan tari yang dilakukan anggota tubuh bagian antara gerakan dan gerakan kaki dalam arah yang berbeda seperti tangan kanan yang bergerak bersama dengan kaki kiri dan sebaliknya.

Contoh Seni Tari Ada begitu banyak contoh tarian di Indonesia, dan masing-masing daerah memiliki tariannya sendiri. Tarian Legong berasal dari Bali, tarian Jangger dari Bali, tarian Reog dari Ponorogo dan tarian Saman dari Aceh, tarian piringan dari Minangkabau, tarian pendet dari Bali, tarian Nguri dari Sumbawa dan banyak lainnya. Sekian artikel tentang tari ini semoga bisa memberi manfaat bagi kita semua, Terimakasih.

Baca Juga Artikel Lainnya >>> • Fosil Adalah • Aransemen Adalah • Energi Potensial Adalah Related posts: • Termometer Adalah • Senam Irama Adalah • Typography Adalah Posted in Pendidikan Tagged Aristoteles, Bentuk Gerak Tari Berdasarkan Jumlah Penari, Contoh Seni Tari, Corrie Hartong, Fungsi Tari, Gerak Dasar Tari, Gerak Kaki, Gerak Kepala, Gerak Maknawi, Gerak Murni, Gerak Tangan, Iringan, Jeni-Jenis Tari, Jenis Gerakan Tari, Pakaian, Pengertian tari, Pengertian Tari Menurut Para Ahli, properti tari adalah, Ragam Gerak, Sarana Keagamaan, Sarana Pergaulan, Sarana Tontonan, sejarah seni tari di dunia, seni tari tradisional, Soedarsono, tari, tari adalah, tari kontemporer, Tari Kreasi Baru, Tari Tradisional, Unsur-Unsur Tari, Yulianti Parani Post navigation Artikel Terbaru • Ensefalopati Adalah • Ekonomi Makro Adalah • Miconazole Adalah • Hidroponik Adalah • Termometer Adalah • Senam Irama Adalah • Typography Adalah • Teks Eksplanasi Adalah • Combivent Adalah • Antalgin Adalah • Pelanggan Adalah • Gutasi Adalah • Epidermis Adalah • Tunjangan Adalah • Teller Adalah Gerak dasar tari merupakan hal penting yang harus dipelajari dan dikuasai oleh penari.

Hal ini dikarenakan gerak dasar merupakan unsur pokok dalam tari yang berfungsi membentuk kesatuan tarian utuh dan menciptakan keindahan. Perlu diketahui, setiap tarian memiliki gerak dasar tari yang beragam.

Hal inilah yang menyebabkan setiap tarian memiliki ciri khas dan keunikan dalam gerakannya. Wiraga atau raga berarti dalam sebuah kesenian tari, para penari harus menonjolkan gerak tubuh, dalam posisi berdiri dan atau duduk. Wiraga berarti para penari memiliki kemampuan serta keterampilan untuk menampilkan tiap gerakan. Wiraga juga berarti para penari harus menguasai berbagai teknik gerakan.

Contohnya seperti arah hadap dan arah gerak. Dalam wiraga, ketepatan waktu, ketepatan gerakan, tempo, dan perubahan gerak sangat penting untuk diperhatikan serta diperhitungkan.

gerakan menengadah merupakan gerakan tari yang dilakukan anggota tubuh bagian

Wirama atau irama berarti dalam sebuah kesenian tari, para penari harus memiliki gerakan tubuh yang sesuai dengan irama musik yang digunakan. Dalam kesenian tari, wirama meliputi irama dari gerakan tari dan iringan musik.

Antara penari serta pengiring musik, haruslah saling berkaitan agar pesan yang ingin disampaikan kepada penonton dapat tertangkap dengan baik.

gerakan menengadah merupakan gerakan tari yang dilakukan anggota tubuh bagian

Contohnya jika pesan yang ingin disampaikan adalah tentang rasa sedih, maka gerakan, ekspresi penari serta iringan musik harus menunjukkan rasa sedih. Wirama dalam seni tari sangat berkaitan dengan emosi. Karena melalui irama iringan musik serta gerakan tari dapat membangkitkan rasa atau emosi.

Wirasa atau rasa berarti dalam sebuah kesenian tari, para penari harus menyampaikan pesan melalui gerakan tari serta ekspresi dari para penari. Dalam kesenian tari, wirasa didapat dari gerakan tari serta iringan musik. Agar bisa mendapatkan wirasa tersebut, para penari serta pengiring musik haruslah sering berlatih agar bisa mendapatkan wirasa yang diharapkan.

Ada banyak unsur dalam tari, mulai dari musik, busana hingga tata panggung. Namun, ada satu unsur yang paling penting yakni gerakan dasar tari. Pasalnya, gerakan dasar tari melibatkan hampir semua bagian tubuh seperti kepala, mata, tangan, sampai kaki. Gerak dasar tari terbagi menjadi 4 gerak dasar, yaitu teknik gerak kepala, teknik gerak tangan, teknik gerak badan, dan teknik gerak kaki.

• Kedet adalah gerakan kepala seolah menarik dagu. • Gedug adalah kepala tegak digerakan kesamping kanan dan kiri. • Gedug angka delapan adalah memfokuskan putaran dagu seolah menulis angka delapan diakhiri gerak hedot.

• Gilek adalah gerakan membuat lengkungan kebawah kiri dan kanan. • Godeg cangreud adalah gerak gilek diakhiri dengan gerak kedet. • Galieur adalah gerak halus kepala dimulai dari menarik dagu, ditarik leher kembali kearah tengah diakhiri dengan kedet.

• Hedot adalah gerakan kepala membuat lengkungan kebawah kiri dan kanan. • Tolehan Kiri adalah gerakan kepala menengok ke kiri dan diikuti pandangan mata. • Lenggut adalah gerakan kepala dengan dagu dijulurkan kedepan kemudian ditarik dengan luwes kebelakang. • Ula Nglangi adalah gerakan kepala dengan leher digerak-gerakan ke kanan dan ke kiri. • Longgadhung adalah gerakan seperti ula nglangi tetapi bahunya geser ke kanan dan ke kiri. • Banyak slulup adalah gerak kepala dengan dagu tarik belakang kemudian dijulurkan ke depan.

• Pancak Jangga / Pancak Gulu adalah gerakan tolehan ke kanan kemudian tolehan ke kiri kemudian dilanjutkan menghadap depan. • Gebes / Geding adalah gerakan seperti tolehan tetapi dilakukan dengan cepat. • Tolehan Kanan adalah gerakan kepala menengok ke kanan dan diikuti pandangan mata.

• Geleng-Geleng adalah gerakan kepala bergoyang mengikuti tangan lambean. • Coklekan Kanan adalah gerakan menolehkan kepala ke kanan seperti mencolek. • Noleh Kiri adalah gerakan menolehkan kepala ke kiri. • Coklekan Kiri adalah gerakan menolehkan kepala ke kiri seperti mencolek.

• 20. Noleh Kanan adalah gerakan menolehkan kepala ke kanan. • Hoyog adalah gerakan badan dengan mencondongkan badan ke samping kanan / kiri. • Engkyek Kanan adalah gerakan badan dengan mencondongkan badan ke kanan dengan sikap tangan lurus ke samping.

gerakan menengadah merupakan gerakan tari yang dilakukan anggota tubuh bagian Polatan adalah gerakan badan sesuai dengan gerakan arah pandangan. • Oklak adalah gerakan badan dengan menggerakkan pundak ke depan dan ke belakang.

• Entrag adalah gerakan badan dengan menghentakkan badan ke bawah berkali-kali. • Ngelier adalah gerakan badan berputar 180 derajat terdapat pada topeng cirebon gaya losari. • Pinggul adalah gerakan badan dengan cara menggerakkan pinggul ke kiri, kanan, diputar-putar digerakkan atas/bawah.

• Lambung/Pinggang adalah gerakan badan dengan denan badan diputar ke kiri, kanan, ke belakang/depan. • Bahu adalah gerakan badan dengan gerak mengikuti pangkal lengan. • Engkyek Kiri adalah gerakan badan dengan mencondongkan badan ke kiri dengan sikap tangan lurus ke samping. • Galeong adalah gerakan badan dengan rongga dada diputar ke depan/belakang disertai gerakan bahu. • Keupat Enggal adalah gerakan badan dengan arah putar kebalikan dari galeong.

• Meliuk-liukkan badan adalah gerakan membelokkan badan ke kanan/kiri. • Membusungkan dada adalah gerakan badan dengan mengedepankan dada. • Ngotag Pola adalah gerakan badan dengan menggoyangkan pundak.

• Neregah adalah gerakan badan dengan badan didorong ke depan. • Lelok adalah gerakan badan dengan rebah kanan dan kiri bergantian. • Ngotag dada adalah gerakan badan dengan menggoyangkan dada.

• Megol Njenthit adalah gerakan badan dengan gerakan pinggul didorong ke belakang dengan salah satu kaki jinjit. • Megol Batavia adalah gerakan badan dengan menggoyang pinggul ke kanan dan ke kiri dengan gerakan patah-patah. • Ngithing adalah gerakan tangan dengan posisi tangan dengan ibu jari menempel jari tengah membentuk lingkaran.

• Ngrayung adalah gerakan tangan dengan posisi ibu jari menempel pada gerakan menengadah merupakan gerakan tari yang dilakukan anggota tubuh bagian tangan dan keempat jari. • Nyempurit adalah gerakan tangan dengan posisi jari tangan hampir sama ngithing. • Ukel adalah gerakan tangan dengan memutar pergelangan tangaan berlawanan arah jarum jam. • Kebyok adalah gerakan tangan dengan menggunakan selendang yang dihentakkan ke pergelangan tangan. • Kebyak adalah gerakan tangan dengan menggunakan selendang dibuang sehingga selendang lepas.

• Ulap-Ulap Kanan adalah gerakan tangan kanan menekuk didepan kening, tangan kiri di pinggang. • Ulap-Ulap Kiri adalah gerakan tangan kiri menekuk didepan kening, tangan kanan di pinggang. • Tawing Kanan adalah gerakan tangan yang dilakukan tangan kanan diletakkan didepan gerakan menengadah merupakan gerakan tari yang dilakukan anggota tubuh bagian kiri.

• Tawing Kiri adalah gerakan tangan yang dilakukan tangan kiri diletakkan didepan pundak kanan. • Mbaya mangap adalah gerakan tangan dengan posisi tangan sama seperti ngrayung.

• Nayung adalah gerakan tangan dengan tangan diletakkan didepan dada, berpasangan dengan mingkis. • Mingkis adalah gerakan tangan yang dilakukan tangan kiri telapak tangan menghadap atas. • Seblak adalah gerakan tangan dengan menyibak selendang/sampur dari pangkal ikatan selendang merentang lurus kesamping. • Ngepel adalah gerakan tangan dengan ibu jari menempel di depan jari telunjuk.

• Bapang adalah gerakan tangan dengan telapak tangan mbaya mangap tangan kiri posisi membuka menghadap atas, lengan tangan membuka ke samping.

• Kambeng adalah gerakan tangan membuka di depan dada dengan kedua tangan mengepal. • Meber adalah gerakan tangan dengan kedua tangan ke samping, telapak tangan menghadap ke belakang. • Nangreu adalah gerakan tangan dengan kedua tangan ke depan, 4 jari lurus ke atas ibu jari ditekuk. • Mereket adalah gerakan tangan dengan telapak tangan dikepalkan. • Rumbe adalah gerakan tangan dengan tangan ke samping, telapak tangan keluar lima jari lurus ke bawah. • Ngaplek adalah gerakan tangan dengan kedua tangan kesamping, telapak keluar 5 jari lurus ke bawah.

• Tumpang Tali adalah gerakan tangan dengan kedua tangan nangreu lalu disilangkan. • Mungkur adalah gerakan tangan dengan kedua tangan ke depan ditekuk kedua telapak tangan menghadap keluar punggung tangan disatukan. • Nyawang adalah gerakan tangan dengan tangan ditekuk tepat dimuka kepala (seperti hormat). • Sembah adalah gerakan tangan dengan telapak tangan dirapatkan tepat di depan hidung.

• Jiwir Soder adalah gerakan tangan dengan ibu jari dan jari tengah membuat lingkaran lalu disatukan. • Baplang adalah gerakan tangan dengan tangan kanan serong nangreu dan tangan kiri ke samping rumbe.

• Kepret Soder adalah gerakan tangan dengan kedua tangan sikap mungkur di depan perut lalu ke sampingkan dengan cara menggerakkan kelima jari. • Lontang adalah gerakan tangan dengan tangan kanan ke depan dengan posisi nangreu tangan kiri ke depan dengan posisi nyampurit. • Megar Manggar adalah gerakan tangan yang keempat jarinya megar danibu jarinya menutup.

• Pasaran Daplang adalah gerakan kedua tangan lengan menthang dengan kedua telapak tangan menengadah. Posisi kedua tangan bisa diatas maupun dibawah. • Uncal Jala adalah gerakan tangan seperti melempar jala.

Lengan kiri nekuk trap cethik dan lengan kanan menthang dengan telapak tangan menengadah. • Bapang Putri adalah gerakan tangan seperti gerak tangan bapangan namun diperhalus.

• Wolak-Walik Ayakan adalah gerakan kedua tangan seperti orang sedang mengayak ikan. • Tepak Banyu adalah gerakan kedua tangan seperti berenang. • Malang Kerik adalah kedua tangan bertolak pinggang dengan memegang sampur. • Ngruji Dahi Sikul adalah gerak tangan dengan jari-jari ngruji berada di depan dahi dan di samping siku. • Lambehan adalah gerakan tangan dengan kedua/salah satu tangan melakukan gerakan melambai ke depan dan ke belakang dengan bentuk jari nyempurit. • Ngruji Bapang Walik adalah gerakan salah satu tangan ngrayung dibawah telinga dan yang satu berada di atas kepala.

• Adeg-Adeg Masekon adalah gerakan kaki dengan kaki kanan dilangkahkan, serong kanan serong kiri kaki tetap diam. • Adeg-Adeg Serong adalah gerakan kaki dengan sikap kaki sama Adeg-Adeg Masekon hanya badan menjadi serong kanan. • Adeg-Adeg Kembar adalah gerakan kaki dengan sikap tumit kaki merapat telapak kaki dibuka. • Tengkoh adalah gerak kaki dengan kedua lutut ditekuk sikap badan merendah.

• Jangreng adalah gerakan kaki dengan sikap kaki lurus/tegak. • Sasag adalah gerak sikap posisi tumit sejajar dengan mata kaki. • Nggroda adalah gerak kaki dengan posisi telapak kaki saling merapat bagian tumit sedang bagian depan membuka 450. • Mendak adalah gerak kaki dengan posisi lutut kaki ditekuk (merendah).

• Tanjak Kanan adalah gerak kaki dengan posisi kaki letak telapak kaki kanan agak didepan telapak kaki kiri dan kaki kiri dibelakang kaki kanan. • Sila adalah gerak kaki dengan posisi duduk bersila, kaki kanan di depan kaki kiri. • Jengkeng adalah gerak kaki dengan posisi duduk diatas kaki. • Srisig adalah gerakan lari-lari kecil dengan posisi kaki jinjit dan mendak (lutut ditekuk).

• Jinjit adalah gerakan kaki berdiri dengan menggunakan ujung telapak kaki bagian depan. • Trecet adalah gerakan kaki gerakan seperti lari ditempat dengan posisi kaki membuka dan jinjit. • Kenser adalah gerakan kaki dengan berpindah posisi menggeserkan telapak kaki secara bersamaan. • Lumaksana adalah gerakan berjalan ke depan (maju) maupun ke belakang (mundur). • Enjeran adalah gerak jalan yang dilakukan jalan kepiting/jalan miring ke kanan dan ke kiri.

• Debeg Kanan adalah gerakan menghentakkan telapak kaki bagian depan ke kanan. • Debeg Kiri adalah gerakan menghentakkan telapak kaki bagian depan ke kiri. • Gejug adalah gerakan menghentakkan kaki bagian telapak kaki ke belakang kaki yang menjadi tumpuan. • Tanjak Kiri adalah gerak kaki dengan posisi kaki letak telapak kaki kiri agak didepan telapak kaki kanan dan kaki kanan dibelakang kaki kiri.

• Junjungan Betis adalah gerak kaki dengan kaki diangkat setinggi betis untuk tari putra gagah. • Junjungan Lutut adalah gerakan kaki dengan kaki diangkat setinggi lutut untuk tari putra gagah. • Seredan Pokok adalah gerakan kaki yang digunakan apabila akan melakukan gerak tanjak putra halus/lanyap. • Seredan Jempol adalah gerakan kaki yang digunakan apabila berjalan/lumaksana. • Kicat adalah gerakan mengangkat kaki setinggi betis di belakang kaki depan dengan arah telapak kaki serong.

• Seser adalah gerakan kaki menggeser ke kanan/ke kiri. • Nyregseg adalah gerakan kaki melangkah dengan cara bergeser ke depan. • Duduk Deku adalah gerakan kaki dengan melipat kedua kaki ke bagian dalam. • Nginder adalah gerakan memutar kaki. • Mundur Sindur adalah gerak kaki mundur, sedikit agak tranjal dan patah-patah. • Jinjit Mentul adalah gerakan kaki dengan gerakan kedua kaki jinjit dengan bergantian menghentak agar tampak jinjit mentul-mentul yang terkadang disertai tolehan.

• Jinjit Lengser adalah gerakan kedua kaki jinjit berjalan ke samping baik arah kanan/kiri. • Gedrug Tumit adalah gerak kaki tumit melakukan hentakan sedang kaki jinjit. • Ping Mlaku adalah gerak kaki silang, baik ke kanan/ ke kiri, ke depan/ ke belakang.
Gerak stilatif disebut sebagai proses pengolahan gerak tarian menjadi lebih halus dan lebih indah.

gerakan menengadah merupakan gerakan tari yang dilakukan anggota tubuh bagian

Sementara gerak distorsif adalah gerak tari yang diolah sebagaimana keaslinya dan kemudian dirombak atau disebut proses stilasi. Arti dari proses stilasi sendiri, yaitu di mana merubah gerak tanpa meningalkan gerakan aslinya.
Gerakan tari adalah gerak tubuh yang selaras dan berirama sehingga menghasilkan karya seni yang dilakukan di tempat dan waktu tertentu. Gerak tari menjadi unsur utama dalam seni tari karena gerak tari tidak bisa lepas dari unsur anggota badan manusia.

Gerak dalam seni tari berfungsi untuk mengomunikasikan gerakan yang memiliki arti-arti tertentu dari koreografer tari. Hal ini berarti bahwa unsur gerak sangat penting dalam tari. • Pengertian seni tari • Unsur Utama Seni Tari • Jenis Gerakan Tari • Macam-Macam Gerakan Tari • Bentuk gerak tari berdasarkan jumlah penari Pengertian seni tari Berikut adalah pendapat para ahli mengenai pengertian seni tari, Menurut, Corie Hartong ahli tari dari Belanda, tari adalah gerak-gerak yang diberi bentuk dan ristmis dari anggota tubuh didalam ruang.

Curt Sachs tahun 1933, seorang ahli sejarah tari dan musik dari Jerman menyatakan bahwa tari adalah gerak yang ritmis.

gerakan menengadah merupakan gerakan tari yang dilakukan anggota tubuh bagian

Dua unsur utama tari terdiri dari gerak dan ritme (irama). Menurut Arestoteles, Tari adalah kumpulan gerakan tari yang indah bertujuan untuk mempertunjukan sebuah konsep visualisasi atau gambaran semua karakter manusia di dalam tingkah lakunya.

Unsur Utama Seni Tari Berikut adalah unsur-unsur utama yang terkandung dalam tari • Raga Unsur raga atau wiraga wajib untuk dipertunjukan dalam seni tari karena untuk menampilkan gerakan tubuh didalam posisi berdiri maupun duduk. • Irama Irama atau wirama wajib dimiliki dalam seni tari, tari bersifat ritmis sesuai alunan musik yang mana merupakan pengiring gerakan tari baik dari segi irama maupun temponya.

• Gerak stilatif Gerak stilatif adalah gerak yang telah mengalami proses pengolahan yang menghasilkan bentuk-bentuk tari yang indah • Gerak distorsif Gerak distorsif adalah pengolahan gerak melalui perombakan dari aslinya dan merupakan salah satu proses stilasi Nah, dari hasil pengolahan unsur gerakan gerakan menengadah merupakan gerakan tari yang dilakukan anggota tubuh bagian, melahirkan dua jenis gerak tari, diantaranya • Gerak murni Gerak murni adalah gerak yang tidak memilki makna khusus atau tujuan tertentu dalam gerakan tari.

Gerak murni hanya menonjolkan unsur keindahahan semata saja, tidak memuat makna dari tarian tersebut. Misalnya seperti gerak pinggul yang digoyang ataupun gerak kepala kekanan atau kekiri.

• Gerak Maknawi Gerak Maknawi adalah gerak yang memiliki maksud yang khusus, disampaikan dengan makna dan tujuan secara spesifik. Gerak maknawi biasanya ditemukan pada jenis tari klasik. Macam-Macam Gerakan Tari • Gerak tari klasik Gerak tari klasik adalah Gerak tari yang menggunakan gerak murni, gerak ekspresif dan gerak imitatif yang telah distilir dan diperhalus.

• Gerak tari kerakyatan Gerak tari kerakyatan adalah macam gerak tari yang banyak menggunakan gerak imitatif dan ekspresif.

• Gerak tari kreasi baru Gerak tari kreasi baru adalah macam gerak tari yang terdiri dari perpaduan beberapa ragam gerakan tari tradisional ditambah unsur baru. Gerakan tarian dengan kreatif melakukan kreasi sehingga bisa diterima secara umum. Bentuk gerak tari berdasarkan jumlah penari Bentuk gerakan tari dapat ditinjau dari jumlah penarinya, • Gerak tunggal Gerak ini hanya dilakukan oleh seorang penari saja, bisa pria ataupun wanita. • Gerak berpasangan Gerak berpasangan dilakukan oleh dua orang penari, dengan cara dipasangkan antara penari putra dan putri • Gerak kelompok Gerak kelompok terdiri dari tiga atau lebih jumlah penari.Gerakan Anggota Badan Gerakan anggota badan meliputi gerak kaki, tangan, dan leher serta gerak gabungan.

a. Gerak Kaki Berikut ini beberapa gerakan kaki pada tarian Nusantara. 1) Gejuk adalah gerakan menghentakkan ujung depan telapak kaki di belakang tungkai kaki lainnya yang menapak. 2) Enjer adalah gerakan melangkah ke samping kiri atau samping kanan. Pada gerakan menengadah merupakan gerakan tari yang dilakukan anggota tubuh bagian melangkah kesamping kanan, kaki kanan selalu berada di depan, sedangkan pada saat melangkah ke samping kiri, kaki kiri yang selalu berada di depan.

3) Kenser adalah gerakan kaki dengan cara geser buka-tutup telapak kaki ke arah kanan atau ke arah kiri. 4) Ngumbang adalah gerakan berjalan di tempat dengan gerakan yang yang lambat. 5) Ngider adalah gerakan berputar. b. Gerak Tangan Berikut ini beberapa gerakan tangan pada tarian Nusantara.

1) Kebyok adalah gerakan tangan dengan menggunakan selendang yang dihentakkan pada pegelangan tangan sehingga menyangkut. 2) Kebyak adalah gerakan menghentakkan tangan yang dilakukan setelah kebyok, yaitu melepaskan selendang sehingga terlepas dari sangkutannya padapergelangan tangan. 3) Ridhong adalah gerakan tangan dengan menggunakan selendang dengan disangkutkan pada salah satu tangan yang berkacak pinggang.

4) Seblak adalah gerakan tangan yang membuat selendang merentang lurus di samping kiri atau kanan atau kiri-kanan badan, kemudian selendang tersebut diarahkan ke belakang badan. 5) Rimong adalah gerakan tangan dengan menggunakan selendang, tangan yang satu merentang beserta selendang, tangan lainnya menyandarkan selendang di atas pundak.

6) Ulap-ulap adalah gerakan tangan kanan/kiri dengan cara menekukannya di depan kening (jemari melentik, pergelangan menekuk), tangan kiri/kanan menekuk di depan pinggang. 7) Tawing adalah gerakan setelah ulap-ulap, tangan menurun dari kening ke depan dada dengan posisi tangan menekuk. 8) Cerkop adalah gerakan kedua tangan secara berhimpit dan searah. 9) Cilok adalah gerakan ujung jari telunjuk seakan mengambil sebuah benda ringan. 10) Tepok adalah gerakan tangan yang bertepuk dalam beberapa posisi, misalnya horizontal atau berputar.

c. Gerak Leher Berikut ini beberapa gerakan leher dan kepala pada tarian Nusantara. 1) Gerak Menoleh adalah gerakan menoleh ke kanan atau ke kiri (setengah memutar) 2) Lung Sekar adalah gerakan tarikan dagu yang arahnya berlawanan dengan gerak badan, posisi menari badan merendah, perut dikecilkan, dada membusung, dan pantat nyedit. 3) Anguk adalah gerakan kepala seperti mangangguk dalam tempo lamban sampai cepat.

4) Girek adalah gerakan kepala berputar seperti baling-baling. 1) Gerak Sindet Gerak ini terdiri atas empat hitungan. Sindet kiri dimulai dari posisi badan tanjak kiri, yaitu kaki kiri menyerong di depan kaki kanan, tangan kiri menekuk di depan pinggang dengan posisi jemari ke atas, tangan kanan menekuk di atas pergelangan tangan kiri.

a) Gerak pada hitungan 1(5) Tangan kiri(kanan) di balik ke dalam menjadi di atas tangan kanan(kiri), posisi telapak tangan membuka, ujung jari ke arah bawah. b) Gerak pada hitungan 2(6) Tangan kiri(kanan) diputar ke atas dengan posisi jari-jari lurus ke atas. c) Gerak pada hitungan 3(7) Debeg kaki kiri(kanan) d) Gerak pada hitungan 4(8) Gejuk kaki kiri(kanan) 2) Gerak Ngigel Gerak ini terdiri atas delapan hitungan.

Posisi badan berdiri merendah, kedua kaki serong rapat, kedua tangan merentang sebatas pinggang. Pada hitungan satu sampai tiga, kedua tangan ditarik lurus ke depan perut.

Pada hitungan keempat, tangan diputar dari dalam ke luar. Pada hitungan kelima sampai keenam, kedua pergelangan tangan diputar penuh ke dalam.

Pada hitungan ketujuh sampai delapan, debeg dan gejuk kaki kanan, kemudian seblak kedua tangan. 3) Trisig-Srisigan Gerak ini merupakan gerakan jalan berjinjit dengan cepat, memutar, serong, mundur, atau maju. Gerakan ini dapat dilakukan kapan saja (awal, tengah, dan akhir). Trisig kiri dimulai dengan memutar tangan kiri ke sebelah kanan, debeg kaki kiri, tekuk, tangan kanan merentang, letakan tangan kiri di depan telinga kanan, lakukan putaran ke kiri sambil berjinjit, maju, mundur, atau serong.

; • ► 2016 (18) • ► May (18) • ► 2015 (127) • ► May (6) • ► April (49) • ► March (53) • ► February (19) • ▼ 2014 (622) • ► December (3) • ► November (32) • ► October (82) • ► September (142) • ► August (41) • ▼ June (67) • Komisi Pemilihan Umum Adalah ?

• Jelaskan Karakteristik Bumi sebagai planet? • Penegertian Aktivitas Pada Matahari • Sistem Ekonomi Indonesia • Macam-Macam Sistem Ekonomi • Apa Saja Gerakan Anggota Badan Pada Seni Tari? • Tari Gambyong dan Tari Gatotkaca • Jelaskan asal usul Tari Ajat Temuai Datai? • jelaskan Sejarah Tari Reog dan Tari Jayengrana?

gerakan menengadah merupakan gerakan tari yang dilakukan anggota tubuh bagian

• Tari Topeng Klono Tunjung Seto Dari cirebon • sebutkan macam-macam planet? • Energi Matahari Dan Lapisan-Lapisan Matahari • Pengertian Komet dan Meteor • Apa Saja Faktor-Faktor yang Memengaruhi Penawaran . • Menanggapi Pembacaan Cerpen • tiga macam kata sifat gerakan menengadah merupakan gerakan tari yang dilakukan anggota tubuh bagian perbandingan • Menulis Puisi tentang Peristiwa yang Pernah Dialami • bagaimana menceritakan tokoh idola?

• Jelaskan Kewenangan KPK dalam melakukan penyelidik. • jelaskan tindakan-tindakan yang dikategorikan seba. • rumusan pasal 7 ayat (1) Undang-undang nomor 10 ta.

• Jelaskan Prinsip-prinsip dan Landasan Berlakunya . • jelaskan pengertian Sifat Kemagnetan Bumi? • Sebutkan Cara Pembuatan Magnet?

• jelaskan pengertian Kutub-Kutub Magnet dan juga B. • sebutkan bahan-bahan yang menhgantarkan arus list. • Sumber arus listrik sel Sekunder • sebutkan Sumber Arus Listrik Sel Primer? • sebutkan langkah-langkah program pemerintah mempe. • Persaingan Ideologis pada Masa Demokrasi Terpimpin • jelaskan Latar Belakang Dikeluarkannya Dekrit Pres. • Perkembangan Politik Indonesia pada Masa Demokrasi. • Latar Belakang Kembali Indonesia ke Negara Kesatua.

• jelaskan apa saja perlengkapan pribadi yangwajib d. • jelaskan Perencanan dan Persiapan apa saja sebelum. • Jelaskan Koordinasi Gerakan Mengambil Napas Dalam . • teknik renang gaya punggung • jelaskan Latihan Cardio Vascular Respiratory untu. • Menulis Karangan Deskripsi • kata tugas dibagi menjadi beberapa kelompok jelaskan? • jelaskan Ciri-ciri dan Bentuk-bentuk Kata Kerja (. • jelaskan Kata benda (nomina) dapat dibedakan menur. • Kata Dasar dan Kata Turunan • sebutkan Beberapa peristiwa penting dasar pendiri.

• sebutkan tiga bagian Kekebalan diplomatik yang te. • Jelaskan Pengertian Kekebalan dan Keistimewaan Di. • sebutkan tugas Perwakilan Konsuler? • sebutkan apa saja Tugas Perwakilan Diplomatik? • Sebutkan Macam-macam Perubahan Kimia? • Jelaskan Pengertian Perubahan Kimia? • Jelaskan Pengertian Perubahan Fisika dan Macam-mac. • Jelaskan Contoh Penerapan Metode Pemisahan Campur.

• jelaskan Pemisahkan Campuran Berdasarkan Karakteri. • Para tokoh semasa Kerajaan Aceh • sebutkan Para tokoh semasa Kerajaan Samudra Pasai ? gerakan menengadah merupakan gerakan tari yang dilakukan anggota tubuh bagian jelaskan Mutu sumber daya manusia pada suatu negara?

• Terbentuknya Kepulauan Indonesia • jelaskan masa Hasil pembagian zaman menurut para a. • sebutkan jenis jeruk yang dapat dimanfaatkan sebag. • sebutkan contoh Alat-Alat Dapur yang Kecil? • jelasakan peralatan-peralatn mesin untuk memasak? • jelaskan Peraturan khusus bermain tenis meja? • sebutkan peralatan dan lapangan untuk olahraga ten. • sebutkan Berbagai macam lemparan bola pada permain. • sebutkan Bentuk-bentuk latihan keterampilan bermai.

• jelaskan nilai-nilai Pancasila bersifat objektif d. • jelaskan pengertian Ideologi secara fungsional da. • ► May (26) • ► April (89) • ► March (32) • ► February (58) • ► January (50)
Selamat datang di Pakdosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan.

Kali ini PakDosen akan membahas tentang Gerak Tari? Mungkin anda pernah mendengar kata Gerak Tari? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang pengertian, unsur, jenis, macam, bentuk dan gerak dasar. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan. Gerak Stilatif adalah Gerak yang telah mengalami proses pengolahan yang mengarah kepada bentuk tari yang indah.

Sedangkan Gerak Distorsif yaitu pengolahan gerak yang telah melalui proses perombakan dari aslinya dan merupakan salah satu proses stilasi. Pengertian Seni Tari Menurut Para Ahli Berikut ini terdapat beberapa pendapat dari para ahli seni tari, yakni sebagai berikut: 1.

Corie Hartong Seni tari adalah suatu tarian dengan gerakan ritmis. Tari merupakan desakan perasaanyang ada di daam hatinya, yang mendorong untuk mengungkapkan dengan suatu gerak tubuh yang ritmis. 2. Arestoteles Seni tari adalah suatu gerakan ritmis yang memiliki tujuan untuk memberikan visuslisasi karakter dan tingkah laku manusia sebagai mana mereka menjalaninya. 3. Dr. Soedarsono Seni tari adalah ekspresi jiwa yang melalui gerak ritmis yany indah (estetis).

Ekspresi jiwa yang dimaksud adalah cetusan rasa dan emosional yang disertai kehendak diri. Dan gerak ritmis yang indah adalah gerakan tari yang mengikuti irama pengiringnya, sehingga menciptakan daya pesona bagi penikmatnya. Unsur Utama dalam Seni Tari Suatu gerakan tidak bisa dikatakan sebagai tarian bila tidak memenuhi tiga unsur.

Jika salah satu saja dari unsur tersebut tidak ada, maka gerakan tersebut tidak bisa dikatakan sebuah tari. Apa sajakah unsur tersebut? • Wiraga (Raga) : yaitu Sebuah tarian harus menampakkan gerakan badan, baik dengan posisi duduk ataupun berdiri. • Wirama (Irama) : yaitu Sebuah seni tari harus memiliki unsur irama yang menyatukan gerakan badan dengan musik pengiringnya, baik dari segi tempo maupun iramanya.

• Wirasa (rasa) : yaitu Sebuah Wirasa adalah tarian yang harus mampu untuk menyampaikan sebuah perasaan,pesan melalui gerakan sebuah tarian dan ekspresi si penarinya. Bagi Sobat yang mencari aplikasi bermanfaat, kami sarankan untuk mencoba mengakses situs technicaltalk.net untuk download aplikasi sepuasnya secara gratis di sana. Jenis Gerak Tari Berikut ini terdapat beberapa jenis-jenis gerak tari, yakni sebagai berikut: 1. Gerak murni Gerak tari yang tujuannya semata untuk fungsi estetis sehingga hanya untuk memperindah sebuah tarian tanpa ada maksud melambangkan sesuatu.

Contohnya adalah gerakan memutar-mutarkan pergelangan kaki dan menghentakkan kaki tanpa maksud tertentu, atau gerak menggulung selendang ketika akhir tarian, dll. 2. Gerak maknawi Gerak tari yang selain fungsi estetis, juga lebih mengedepankan maksud atau lambang tertentu dari sesuatu yang ingin disampaikan ke penonton tarian. Misalnya dalam tari Merak terdapat gerakan melebarkan selendang sambil bergerak mengelilingi panggung yang menggambarkan gerak-gerik burung merak, dll Macam-Macam Ragam Gerak Tari Berikut ini terdapat beberapa macam-macam ragam gerak tari, yakni sebagai berikut: • Ragam Gerak Tari Klasik merupakan gerak tari yang banyak menggunakan gerak murni dan gerak ekspresif serta imitatif yang telah distilir atau diperhalus.

Tema gerakannya juga menirukan kegiatan manusia dan perangai hewan tetapi gerakannya sudah terpilih dan mempunyai nilai simbolik dengan patokan atau pola-pola gerak yang sudah ditentukan. • Ragam Gerak Tari Kerakyatan merupakan gerak tari yang banyak menggunakan imitatif dan ekspresif. Gerakannya menirukan kegiatan dan emosi manusia sampai menirukan perangai binatang.

gerakan menengadah merupakan gerakan tari yang dilakukan anggota tubuh bagian

• Ragam Gerak Tari Kreasi Baru merupakan gerak tari yang dibentuk dari paduan beberapa ragam gerak tari tradisional sehingga menjadi bentuk baru. Bentuk baru ini terasa lebih dinamis dan energik karena didukung oleh generasi muda dan ditata oleh koreografer yang kreatif • gerak Imitatif merupakan gerak tari yg dilakukan sebagai hasil dari eksplorasi gerak yang ada dalam alam selain gerak manusia.

• gerak Imajinatif merupakan gerak rekayasa manusia dalam membentuk suatu tarian. gerak ini terdiri dari gerak maknawi dan gerak murni • gerak maknawi merupakan gerak tari yang mengandung arti atau mempunyai maksud tertentu • gerak murni merupakan gerak yang tidajk mengdung artinamun masih mengadung unsur keindahan Gerak Tunggal, merupakan gerak tari yang dibawakan oleh seorang penaribaik putra maupun putri dalam membawakan tari seorang diri, penari harus lebih berani, percaya diriserta harus dapat menguasai gerak tari yang akan ditampilkan.

Ragam gerak tari tunggal adalah gerak tempat, gerak berpindah tempatgerak lantai dan gerak meloncat. Contoh gerak tunggal dapat kita lihat pada tari bondantari gambir anomtari rahwanatari golektari srikandi, dan tari sekar putri.

• Gerak Berpasangan, Biasanya dibawakan oleh dua orang penari, yaitu seorang penari putra dan seorang penari putriatau dapat juga berpasangan putra putri dan putra putra. Dalam melakukan gerak berpasangangerak kita dengan pasangan menari belum tentu sama. Gerak biasanya dilakukan kearah berlawanan atau menghadap ke arah yang berbeda. Jika gerakan tari dilakukan dengan baik dan kompaktarianya akan lebih indah.

• Gerak kelompok, dibawakan oleh tiga orang penari atau lebihdalam melakukan gerak kelompoksetiap penari tidak boleh menonjolkan dirinya sendiri karena terikat aturan yang ada. Aturan – aturan itu harus di patuhi oleh seluruh penari agar tercipta keserasian.

Gerak tari yang di lakukan secara kelompok mengutamakan kekompakan agar dalam pembentukan informasi memiliki komposisi yang baik dan seimbang. • Kedet, yaitu gerakan kepala seolah menarik dagu • Gedug, yaitu kepala tegak di gerakan kesamping kanan dan kiri • Gedug angka delapan, yaitu gerak kepala dengan memfokuskan putaran dagu seolah menulis angka angka delapan dengan diakhiri gerak hedot • Gilek, yaitu gerak kepala membuat lengkungan kebawah kiri dan kanan • Godeg cangreud, yaitu gerak gilek diakhiri gerak kedet • Galieur, yaitu gerak halus pada kepala yang dimulai dari menarik dagu, kemudian ditarik dengan leher kembali ke arah tengah diakhiri dengan kedet • Lontang Lontang kiri/kanan (merupakan gerakan tangan yang menggunakan dua tangan dan digerakkan saling bergantian).

• Tumpang Tali Tumpang tali merupakan suatu gerak tari yang menggunakan ke dua tangan nangreu lalu disilangkan • Sembah merupakan sebuah gerak untuk menunjukkan rasa hormat. Saat melakukan sembah, seseorang menempelkan kedua telapak tangan nya secara khidmat seperti sedang berdoa • Ukeul merupakan salasatu dasar gerak dalam tari, yaitu gerakan memutarkan Pergelangan tangan baik itu kedalam ataupun ke luar.

• Capang Kanan / Kiri merupakan gerakan penari Jaipong yaitu menggerakan tangan dengan membengkokan salah satu dari tangan, baik itu tangan kanan ataupun tangan kiri penari. • Lontang Kiri / Kanan merupakan sebuah gerakan Tari jaipong dengan menggerakan tangan yang menggunakan dua tangan dan digerakan secara bergantian.

• Duduk Deku Duduk Deku merupakan gerakan yang gerakan menengadah merupakan gerakan tari yang dilakukan anggota tubuh bagian dengan melipat kedua bagian kaki ke arah dalam. • Seser merupakan gerakan Tari Jaipong dengan menggerakan (menggeser) bagian kaki ke arah kanan atau kiri • Sirig merupakan gerakan kaki penari jaipong dengan menggoyang-goyangkan kedua kaki secara bersamaan.

• Mincid merupakan gerakan gabungan dari gerakan kepala, tangan, dan kaki yang di gerakan secara bersamaan akan tetapi antara gerakan dan gerakan kaki di gerakan ke arah yang berbeda misalnya tangan kanan di gerakan bersamaan dengan kaki kiri begitupun sebaliknya. Demikian Penjelasan Materi Tentang Gerak Tari: Pengertian, Unsur, Jenis, Macam, Bentuk, Gerak Dasar semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi Sebarkan ini: • Facebook • Twit • WhatsApp Posting pada SD, SMA, SMK, SMP, UMUM Ditag apa fungsi iringan dalam tari, apa tujuan diadakannya eksplorasi gerak tari, bagaimana ragam gerak tari klasik, bagaimanakah bentuk gerak dalam sebuah tarian, contoh gerak imitatif, contoh gerak tari, contoh gerakan tari sederhana, ekspresi tari adalah, fungsi tari dan contohnya, gambar gerak keupat, gerak dasar badan dalam tari, gerak dasar tangan dalam tari, gerak dasar tari beserta gambarnya, gerak murni adalah, gerak peniruan dari binatang dan alam disebut, jelaskan pengertian gerak tari, jelaskan yang dimaksud gerak tari berpasangan, jenis tari, klasifikasi ragam gerak tari, konsep ragam gerak tari, lumaksono adalah, makna pertunjukan tari, mengapa tari perlu dikembangkan, motif gerak tari, penata atau pencipta gerak tari disebut, pengertian gerak tari tradisional, pengertian stilasi pada tari, pengertian tari menurut para ahli, pola lantai gerak tari adalah, sebutkan ciri-ciri umum tari tradisional, sebutkan gerak dalam tari, sebutkan jenis tari kelompok di indonesia, sebutkan ragam gerak tari tradisional, sebutkan tiga gerakan kepala, sejarah perkembangan jenis tari, tahapan gerak tari, tanjak kanan merupakan salah satu ragam gerak, tujuan dari tari, unsur gerak tari Pos-pos Terbaru • Peradaban Awal Masyarakat Indonesia • Penyimpangan Sosial • Komunikasi Bisnis • Lembaga Keuangan • ISP adalah • Laut Adalah • Akhlak Adalah • Peramalan Adalah • Sedimentasi adalah • Sel Elektrolisis • Higgs domino mod apk speeder tanpa iklan • Dataran adalah • Good Governance • Kenakalan Remaja • Siklus Krebs

GERAK DAN LAGU/SENAM ANGGOTA TUBUH




2022 www.videocon.com