Perilaku yang mencerminkan sikap patuh terhadap hukum dalam lingkungan bermasyarakat adalah

perilaku yang mencerminkan sikap patuh terhadap hukum dalam lingkungan bermasyarakat adalah

• memahami dan menggunakan peraturan perundangan yang berlaku; • mempertahankan tertib hukum yang ada; • menegakkan kepastian hukum. Adapun ciri-ciri seseorang yang berperilaku sesuai dengan hukum yang berlaku dapat dilihat dari perilaku yang diperbuatnya: • disenangi oleh masyarakat pada umumnya; • tidak menimbulkan kerugian bagi diri sendiri dan orang lain; • tidak menyinggung perasaan orang lain; • menciptakan keselarasan; • mencerminkan sikap sadar hukum; • mencerminkan kepatuhan terhadap hukum.

Perilaku yang mencerminkan sikap patuh terhadap hukum harus kita tampilkan dalam kehidupan sehari baik di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, bangsa dan negara. Berikut ini contoh perilaku yang mencerminkan kepatuhan terhadap hukum yang berlaku.

Dalam kehidupan di lingkungan keluarga, diantaranya: • mematuhi perintah orang tua; • ibadah tepat waktu; • menghormati anggota keluarga yang lain seperti ayah, ibu, kakak, adik dan sebagainya; • melaksanakan aturan yang dibuat dan disepakati keluarga. Dalam kehidupan di lingkungan sekolah, diantaranya: • menghormati kepala sekolah, guru dan karyawan lainnya; • memakai pakaian seragam yang telah ditentukan; • tidak mencontek ketika sedang ulangan; • memperhatikan penjelasan guru; • mengikuti pelajaran sesuai dengan jadwal yang berlaku.

perilaku yang mencerminkan sikap patuh terhadap hukum dalam lingkungan bermasyarakat adalah

Dalam kehidupan di lingkungan masyarakat, diantaranya: • melaksanakan setiap norma yang berlaku di masyarakat; • melaksanakan tugas ronda. • ikut serta dalam kegiatan kerja bakti; • menghormati keberadaan tetangga disekitar rumah; • tidak melakukan perbuatan yang menyebabkan kekacauan di masyarakat seperti tawuran, judi, mabuk-mabukan dan sebagainya; • membayar iuran warga.

Dalam kehidupan di lingkungan bangsa dan negara, diantaranya: • bersikap tertib ketika berlalu lintas di jalan raya; • memiliki KTP; • memiliki SIM; • ikut serta dalam kegiatan pemilihan umum; • membayar pajak; • membayar retribusi parkir. Sumber: PPKn SMA/MA Kelas XI Kemdikbud 2014 Salah satu ciri warga negara yang baik adalah patuh terhadap hukum di lingkungan manapun ia berada baik itu dalam lingkungan masyarakat, sekolah ataupun keluarga.

Ada banyak perilaku yang mencerminkan sikap patuh terhadap norma hukum ini, pada bagian berikut disebutkan beberapa di antaranya. » Pembahasan Berikut adalah contoh perilaku patuh terhadap hukum: • MASYARAKAT: Menghormati orang lain dan tidak mencemarkan nama baiknya, patuh pada rambu-rambu lalu lintas, tidak mengganggu peribadatan kepercayaan lain, menggunakan uang asli ketika bertransaksi dan lain sebagainya.

• SEKOLAH: Tidak menyetir kendaraan sendiri ke sekolah karena belum cukup usia menurut undang-undang, tidak merusak fasilitas di sekolah dengan sengaja sebab termasuk aksi kriminalitas, tidak mencermarkan nama baik guru atau sekolah dengan sengaja untuk tujuan buruk dan lain sebagainya.

• KELUARGA: Tidak melakukan aksi kekerasan utamanya fisik pada sesama anggota keluarga (ini termasuk tindakan pidana), memenuhi hak anak-anak seperti pendidikan, konsumsi dan sebagainya, patuh membayar pajak dan lain-lain.

» Pelajari Lebih Lanjut: • Materi tentang alasan mengapa kita harus patuh pada hukum brainly.co.id/tugas/1631435 • Materi tentang pengertian kepatuhan kepada hukum brainly.co.id/tugas/17893579 • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • » Detil Jawaban Kode : 10.9.2 Kelas : 1 SMA Mapel : PPKN Bab : Bab 2 - Sistem Hukum dan Peradilan Nasional Kata Kunci : Patuh, Hukum, Norma, Masyarakat, Keluarga Ketika keluarga sering ribut atau sering terjadi KDRT, maka anak akan merasa bahwa kekerasan adalah bagian dari dirinya.

Maka wajar jika anak-anak yan … g sudah biasa hidup di lingkungan yang penuh dengan kekerasan akan juga melakukan kekerasan seperti contohnya tawuran. Ia akan merasa bahwa kekerasan adalah hal yang wajar dilakukan oleh seseorang. Maka dalam teori belajar dan moral, anak tersebut adalah hasil belajar dari…. a. trial and error learning, b. Imitation dan modeling. c.

identification d. Jawaban a, b dan c salah Suruh analisis, PT Intan Pariwara didirikan pada tahun 1984 dan merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang penerbitan buku-buku pelajaran … mulai tingkat Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama atau Madrasah Tsanawiyah, Sekolah Menengah Atas atau Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Negeri, dan buku-buku umum, seperti buku-buku cerita, buku olahraga, buku kesenian, dan lain sebagainya.Dalam menjalankan proses bisnisnya, PT Intan Pariwara tidak lepas dari visi dan misinya.

Visi PT Intan Pariwara adalah ikut mencerdaskan kehidupan bangsa dengan menyediakan sarana pendidikan yang bermutu. Misi PT Intan Pariwara adalah menciptakan sarana ilmu pengetahuan dengan harga terjangkau.

PT Intan Pariwara juga memiliki kredo atau slogan ”Mari Bersama Intan Pariwara Mencerdaskan Bangsa”. Di dalam menjalankan bisnisnya, PT Intan Pariwara dipimpin oleh seorang Direktur. Direktur membawahi Manajer. Di dalam struktur organisasi terdapat tiga macam unsur bisnis yaitu bisnis support, bisnis akselerasi dan bisnis operasional. Yang terlibat pada bisnis operasional antara lain nasional sales manajer, regional manajer, sales manajer, pimpinan perwakilan, staf finance, koordinator pos, staf gudang dan kepala seksi jenjang TK hingga SMA.

Yang terlibat pada bisnis akselerasi antara lain bagian finance, pembukuan, pajak dan IT. Sedangkan yang terlibat pada bisnis support antara lain bagian HRD, General Affair dan PR. Analisislah lingkungan umum dan lingkungan khusus dari organisasi atau perusahaan tersebut di atas! Reog adalah salah satu budaya asli Indonesia. Akhir akhir ini reog diklaim oleh negara lain. Negara tersebut beranggapan bahwa reog merupakan kebudaya … an asli negara mereka sedangkan Indonesia hanya mengadopsi saja.

Terjadi banyak demonstrasi yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Khususnya daerah daerah pulau Jawa. Berdasarkan wacana tersebut, apakah pengakuan budaya reog oleh negara lain merupakan ancaman bagi bangsa Indonesia? Jelaskan!bantuin jawab dong kakk makasiiii​ politik etis adalah kebijakan balas Budi yang dibuat untuk mengganti kerugian masyarakat Hindia Belanda (Indonesia) atas eksploitasi yang dilakukan pe … merintah Belanda.

Ada tiga program yang jadi fokus utama politik etis. Sebutkan dan jelaskan tiga program politik etis!bantu jawab perilaku yang mencerminkan sikap patuh terhadap hukum dalam lingkungan bermasyarakat adalah yang bisaa pliss mau dikumpulin, mksiii​
• Aplikasi Pendidikan Daftar Aplikasi Pendidikan Bermanfaat • Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi negara kita • Biologi Biologi adalah ilmu mengenai kehidupan • Ekonomi Ekonomi adalah platform dimana sektor industri melekat diatasnya • Fisika Fisika adalah ilmu mengenai alam • Geografi Geografi adalah ilmu yang mempelajari tentang Bumi • Inggris Bahasa Inggris adalah bahasa yang paling banyak digunakan • IPS IPS adalah penyederhanaan dari disiplin ilmu-ilmu sosial • Matematika Matematika adalah ilmu tentang logika • PAI PAI adalah pendidikan mengenai agama Islam • Penjasorkes Penjasorkes adalah Pendidikan Jasmani dan Kesehatan • PKN PKN adalah pendidikan agar menjadi warga negara yang baik • Sejarah Sejarah adalah ilmu yang mempelajari masa lampau • Seni Budaya Seni budaya adalah keahlian dalam mengekspresikan ide • Sosiologi Sosiologi adalah ilmu yang tentang perilaku sosial • TIK TIK adalah berbagai aspek yang melibatkan teknologi Advertisement Setiap anggota keluarga mesti bisa mengembangkan kesadaran diri dengan cara membiasakan sikap atau berperilaku diantaranya seperti: • Patuh terhadap orang tua.

• Menjaga nama baik keluarga. • Menghormati anggota keluarga. • Menaati aturan yang telah diputuskan bersama. • Mendengar nasihat terutama dari orang tua. • Melaksanakan ibadah tepat waktu. B. Dalam Lingkungan Sekolah Lingkungan sekolah menjadi tempat penting dalam memulai pembelajaran mengenai pembentukan pribadi seseorang. Adapun contoh sikap taat terhadap hukum di sekolah yaitu: • Memakai seragam sekolah sesuai jadwal/hari.

• Datang dan pulang tepat waktu. • Memperhatikan guru ketika mengajar/menjelaskan. • Belajar dengan tertib di kelas. • Mengerjakan pekerjaan rumah/tugas-tugas yang diberikan. • Mematuhi tata tertib yang berlaku. Dengan mematuhi hukum di masyarakat, ternyata bisa menciptakan suasana yang nyaman dan tenteram bagi setiap warga masyarakat, contoh perilaku taat terhadap hukum: • Ikut serta dalam kegiatan di masyarakat, misalnya kerja bakti, siskamling, dll.

• Menghormati tetangga sekitar. • Membayar iuran yang telah disepakati. • Tidak atau menghindari perbuatan yang bisa membuat warga resah, misalnya mabuk. • Menjaga nama baik lingkungan masyarakat. • Taat dan patuh terhadap aturan yang ada. • Tidak bertindak diluar norma Agama. • Selalu berusaha menjaga ketertiban, keamanan, dan ketenteraman.

D. Dalam Kehidupan Berbangsa/Negara Baca juga: 4 Unsur LENGKAP Terbentuknya Negara (+Penjelasan) • Menjaga kelestarian alam sekitar. • Menjaga kebersihan lingkungan, misalnya membuang sampauh pada tempatnya. • Menjaga nama baik Bangsa dan Negara. • Membuat/memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) jika sudah cukup umur. • Mempunyai Surat Ijin Mengemudi (SIM) ketika mengendarai kendaraan.

• Membayar pajak. • Taat dan patuh kepada aturan yang telah ditetapkan. • Menghormati antara sesama warga Negara. E. Dalam Kehidupan Sehari-hari • Mematuhi peraturan lalu lintas, misalnya tidak menerobos lampu merah, memakai peralatan berkendara secara lengkap. • Tidak mencuri, tidak menganiaya, tidak memeras orang lain.

Perlu kita ketahui bahwa hukum dibuat bukan untuk dilanggar, serta hukum dibuat bukan untuk menghukum pelaku, melainkan untuk kebaikan kita bersama. Itulah Yuksinau.id paparkan 30 contoh sikap taat kepada hukum. Perilaku yang mencerminkan sikap patuh terhadap hukum harus kita tampilkan dalam kehidupan sehari baik di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, bangsa dan negara. Berikut ini contoh perilaku yang mencerminkan kepatuhan terhadap hukum yang berlaku. a.

Dalam kehidupan di lingkungan keluarga, diantaranya: 1). mematuhi perintah orang tua 2). ibadah tepat waktu 3). menghormati anggota keluarga yang lain seperti ayah, ibu, kakak, adik dan sebagainya 4).

melaksanakan aturan yang dibuat dan disepakati keluarga b. Dalam kehidupan di lingkungan sekolah, diantaranya: 1).

menghormati kepala sekolah, guru dan karyawan lainnya. 2). memakai pakaian seragam yang telah ditentukan 3). tidak mencontek ketika sedang ulangan 4). memperhatikan penjelasan guru 5). mengikuti pelajaran sesuai dengan jadwal yang berlaku 6). tidak kesiangan c. Dalam kehidupan di lingkungan masyarakat, diantaranya: 1). melaksanakan setiap norma yang berlaku di masyarakat. 2). melaksanakan tugas ronda 3). ikut serta dalam kegiatan kerja bakti 4). menghormati keberadaan tetangga disekitar rumah 5).

tidak melakukan perbuatan yang menyebabkan kekacauan di masyarakat seperti tawuran, judi, mabuk-mabukan dan sebagainya. 6). membayar iuran warga d. Dalam kehidupan di lingkungan bangsa dan negara, diantaranya: 1). bersikap tertib ketika berlalu lintas di jalan raya. 2).

memiliki KTP 3). memili SIM 4). ikut serta dalam kegiatan Pemilihan Umum 5). membayar pajak 6). membayar retribusi parkir 7). membuang sampah pada tempatnya
Kepatuhan terhadap Hukum dalam Kehidupan Bermasyarakat dan Bernegara, Setiap anggota masyarakat mempunyai berbagai kepentingan, baik kepentingan yang sama maupun berbeda.

Tidak jarang di masyarakat perbedaan kepentingan sering menimbulkan pertentangan yang menyebabkab timbulnya suasana yang tidak tertib dan tidak teratur. Dengan demikian perilaku yang mencerminkan sikap patuh terhadap hukum dalam lingkungan bermasyarakat adalah mencegah timbulnya ketidaktertiban dan ketidakteraturan dalam masyarakat diperlukan sikap positif untuk menaati setiap norma atau hukum yang berlaku di masyarakat.

Kepatuhan terhadap Hukum dalam Kehidupan Bermasyarakat dan Bernegara, pada bagian ini kalian akan diajak untuk mempelajari materi tentang kepatuhan terhadap hukum. Setelah mempelajari bagian ini, diharapkan kalian mampu menunjukkan contoh perilaku taat terhadap hukum; menganalisis macam-macam perbuatan yang bertentangan dengan hukum; dan menganalisis macam-macam sanksi yang sesuai dengan hukum yang berlaku.

Perilaku yang Sesuai dengan Hukum Setelah kalian mengetahui makna hukum dan peranan dari lembaga peradilan, sudah saatnya kalian mengaktualisasikan pengetahuan kalian tentang hal tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Sambil kalian mengaktualisasikan pengetahuan kalian tersebut, melalui buku ini kalian akan dibimbing dan di ajak untuk mengidentifikasi perbuatan-perbuatan yang sesuai dengan hukum yang berlaku.

Dalam kehidupan bermasyarakat Berbangsa dan bernegara, kita tidak akan bisa mengabaikan semua aturan atau hukum yang berlaku.

Sebagai makhluk sosial yang selalu berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya, kita senantiasa akan membentuk suatu komunitas bersama guna menciptakan lingkungan yang aman, tertib dan damai. Untuk menuju hal tersebut, diperlukan suatu kebersamaan dalam hidup dengan menaati peraturan atau hukum yang tertulis maupun tidak tertulis.

Ketaatan atau kepatuhan terhadap hukum yang berlaku merupakan konsep nyata dalam diri seseorang yang diwujudkan dalam perilaku yang sesuai dengan sistem hukum yang berlaku. Tingkat kepatuhan hukum yang diperlihatkan oleh seorang warga negara, secara langsung menunjukkan tingkat kesadaran hukum yang dimilikinya. Kepatuhan hukum mengandung arti bahwa seseorang memiliki kesadaran untuk: • memahami dan menggunakan peraturan perundangan yang berlaku; • mempertahankan tertib hukum yang ada • menegakkan kepastian hukum.

Adapun ciri-ciri seseorang yang berperilaku sesuai dengan hukum yang berlaku dapat dilihat dari perilaku yang diperbuatnya: • disenangi oleh masyarakt pada umumnya. • tidak menimbulkan kerugian bagi diri sendiri dan orang lain. • tidak menyinggung perasaan orang lain d. menciptakan keselarasan • mencerminkan sikap sadar hukum • mencerminkan kepatuhan terhadap hukum Perilaku yang mencerminkan sikap patuh terhadap hukum harus kita tampilkan dalam kehidupan sehari baik di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, bangsa dan negara.

Berikut ini contoh perilaku yang mencerminkan kepatuhan terhadap hukum yang berlaku. Baca juga Hakikat Pokok Pikiran Pembukaan Undang-Undang Perilaku yang mencerminkan sikap patuh terhadap hukum dalam lingkungan bermasyarakat adalah Negara Republik Indonesia Tahun 1945 • Dalam kehidupan di lingkungan keluarga, diantaranya: 1).

mematuhi perintah orang tua 2).

perilaku yang mencerminkan sikap patuh terhadap hukum dalam lingkungan bermasyarakat adalah

ibadah tepat waktu 3). menghormati anggota keluarga yang lain seperti ayah, ibu, kakak, adik dan sebagainya 4). melaksanakan aturan yang dibuat dan disepakati keluarga • Dalam kehidupan di lingkungan sekolah, diantaranya: 1).

menghormati kepala sekolah, guru dan karyawan lainnya. 2). memakai pakaian seragam yang telah ditentukan 3). tidak mencontek ketika sedang ulangan 4). memperhatikan penjelasan guru 5). mengikuti pelajaran sesuai dengan jadwal yang berlaku 6). tidak kesiangan • Dalam kehidupan di lingkungan masyarakat, diantaranya: 1). melaksanakan setiap norma yang berlaku di masyarakat. 2). melaksanakan tugas ronda 3). ikut serta dalam kegiatan kerja bakti 4).

menghormati keberadaan tetangga disekitar rumah 5). tidak melakukan perbuatan yang menyebabkan kekacauan di masyarakat seperti tawuran, judi, mabuk-mabukan dan sebagainya. 6). membayar iuran warga • Dalam kehidupan di lingkungan bangsa dan negara, diantaranya: 1). bersikap tertib ketika berlalu lintas di jalan raya. 2). memiliki KTP 3).

memili SIM 4). ikut serta dalam kegiatan Pemilihan Umum 5). membayar pajak 6). membayar retribusi parkir 7). membuang sampah pada tempatnya.
Soal Dan Jawaban Uji Kompetensi Bab 2 Materi Perlindungan dan Penegakan Hukum Di Indonesia A. Pilihan Ganda 1.

Ciri-ciri pokok hukum yang harus ada dalam negara hukum adalah. a. benar dan salah b. perintah dan sanksi c. larangan dan ancaman d. perintah dan larangan e. hukuman dan perintah Jawaban: d.

perintah dan larangan 2. Berikut yang bukan termasuk unsur-unsur hukum adalah. a. bersifat lemah b. mengatur tingkah laku manusia dalam masyarakat.

perilaku yang mencerminkan sikap patuh terhadap hukum dalam lingkungan bermasyarakat adalah

c. diadakan oleh badan-badan resmi yang berwajib. d. bersifat memaksa. e. sanksi terhadap pelanggarannya bersifat tegas. Jawaban: a. bersifat lemah 3.

perilaku yang mencerminkan sikap patuh terhadap hukum dalam lingkungan bermasyarakat adalah

Sesuatu yang dirasakan seimbang dan pantas sehingga semua orang atau sebagian besar orang yang mengalami merasa pantas, nyaman, dan adil disebut. a. perlindungan b. penegakan c. keadilan d. kedamaian e. kesejahteraan Jawaban: a. perlindungan 4. Berikut yang termasuk landasan konstitusional perlindungan hukum di Indonesia adalah. a. Pancasila b. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 c.

peraturan Presiden d. Tap MPR e. undang-undang Jawaban: b. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 5. Negara Indonesia adalah negara hukum. Pernyataan tersebut tertuang dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal. a. 1 Ayat (1) b. 1 Ayat (2) c. 1 Ayat (3) d. 2 Ayat (1) e.

2 Ayat (2) Jawaban: c. 1 Ayat (3) 6. Kepolisian Negara Republik Indonesia diatur dalam.

perilaku yang mencerminkan sikap patuh terhadap hukum dalam lingkungan bermasyarakat adalah

a. UU No. 1 Tahun 2003 b. UU No. 2 Tahun 2002 c. UU No. 3 Tahun 2003 d. UU No. 4 Tahun 2002 e.

perilaku yang mencerminkan sikap patuh terhadap hukum dalam lingkungan bermasyarakat adalah

UU No. 5 Tahun 2003 Jawaban: b. UU No. 2 Tahun 2002 7. Berikut yang bukan termasuk tujuan hukum adalah. a. mencapai keadilan b. memperoleh kekuasaan c. mencapai ketertiban d. mencapai perdamaian e. menjamin kepastian hukum Jawaban: b. memperoleh kekuasaan 8. Kekuasaan kehakiman di Indonesia diatur dalam. a. UU No.

2 Tahun 2002 b. UU No. 24 Tahun 2003 c. UU No. 16 Tahun 2004 d. UU No. 5 Tahun 2004 e. UU No. 48 Tahun 2009 Jawaban: e. UU No. 48 Tahun 2009 9. Berikut yang bukan termasuk ciri-ciri orang yang berperilaku sesuai dengan hukum adalah. a. tidak menyinggung perasaan orang lain b.

tidak disenangi masyarakat c. mencerminkan sikap patuh pada hukum d. menciptakan kesadaran hidup e. tidak menimbulkan kerugian, baik bagi diri sendiri maupun orang lain Jawaban: b.

tidak disenangi masyarakat 10. Kekuasaan kehakiman merupakan kekuasaan yang merdeka untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan. Pernyataan tersebut adalah bunyi Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal.

a. 23 Ayat (1) b. 23 Ayat (2) c. 23 Ayat (3) d. 24 Ayat (1) 3. 24 Ayat (2) Jawaban: d. 24 Ayat (1) 11. Berikut yang termasuk pelanggaran dalam kehidupan sehari-hari adalah. a. membeda-bedakan dalam pergaulan b. menolak melaksanakan ronda malam c. mengejek pendapat orang lain d. membuang sampa di sembarang tempat e. meninggalkan anak yang perlu dijaga sehingga membahayakan anak tersebut Jawaban: e.

meninggalkan anak yang perlu dijaga sehingga membahayakan anak tersebut 12. Perilaku yang mencerminkan sikap patuh terhadap hukum dalam lingkungan bermasyarakat adalah. a. Setiap keluarga memiliki kartu keluarga b. menaati undang-undang lalu lintas c. mematuhi pemerintahan yang sah d. mematuhi kebiasaan yang ada e. tidak merusak citra sekolah Jawaban: d.

perilaku yang mencerminkan sikap patuh terhadap hukum dalam lingkungan bermasyarakat adalah

mematuhi kebiasaan yang ada 13. Peran serta masyarakat dalam upaya perlindungan dan penegakan hukum dapat dilakukan dengan cara. a. menentang perintah yang berlaku b. berbuat main hakim sendiri c. membuat keresahan dalam masyarakat d. memantau pejabat pemerintahan e. melaporkan perbuatan korupsi pada pihak berwenang Jawaban: e. melaporkan perbuatan korupsi pada pihak berwenang 14. Setiap orang wajib tunduk dan taat untuk menerima akibat-akibat pelanggaran hukum tanpa kecuali, apabila seseorang dinyatakan bersalah setelah diputuskan oleh pihak peradilan.

Hal ini berarti hukum mempunyai sifat. a. adil dan benar b. tegas dan nyata c. mengikat d. memaksa e. mengatur Jawaban: d. memaksa 15. Pejabat yang melaksanakan kekuasaan negara di bidang penuntutan serta kewenangan lain berdasarkan undang-undang adalah. a. polisi b. hakim c. jaksa d. pengacara e. ABRI Jawaban: c. jaksa 16. Kejaksaan negeri merupakan alat pemerintah yang berada di daerah kabupaten/kota yang bertindak sebagai. a. penyidik perkara b. penyelidik perkara c.

pemutus perkara d. penuntut umum e. pengacara Jawaban: d. penuntut umum 17. Sesuai pasal 1 Ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 bahwa Indonesia adalah negara hukum.

Oleh karena itu, negara Indonesia menjunjung tinggi.

perilaku yang mencerminkan sikap patuh terhadap hukum dalam lingkungan bermasyarakat adalah

a. hukum dan keadilan b. kekuasaan dan partai politik c. kebebasan dan kekuasaan d. kekuatan modal pengusaha asing e. kepentingan para penguasa Jawaban: a. hukum dan keadilan 18. Berikut yang termasuk tugas hukum adalah. a. menjamin kepastian hukum b. memberikan petunjuk c. mengatur pergaulan d. memberi manfaat kepada masyarakat. e. mendatangkan kemakmuran rakyat Jawaban: e. mendatangkan kemakmuran rakyat 19. Fungsi hukum pada dasarnya adalah.

a. melindungi kepentingan manusia b. menciptakan keamanan c. menciptakan ketertiban d. menciptakan keadilan dan kemanfaatan e. menumbuhkan kesadaran umum Jawaban: c. menciptakan ketertiban 20. Berikut yang termasuk penegakan hukum dalam lingkungan sekolah adalah.

a. mendapatkan pendidikan yang layak b. membela dan mempertahankan negara c. mematuhi tata tertib sekolah d. memiliki sekolah untuk masa depan sendiri e. membedakan teman dan pergaulan Jawaban: c. mematuhi tata tertib sekolah 21. Berikut yang termasuk hukuman tambahan adalah.

a. denda b. kurungan c. hukuman mati d. hukuman penjara e. pencabutan hak-hak tertentu Jawaban: e. pencabutan hak-hak tertentu 22. Hukuman pidana yang terberat dari semua pidana yang dicantumkan terhadap berbagai kejahatan yang sangat berat adalah hukuman. a. mati b. penjara c. kurungan d. denda e. pengusiran Jawaban: a. mati 23. Masyarakat berpendapat hukum banyak merugikan mereka sehingga berusaha menghindarinya.

Hal ini merupakan akibat penyelewengan hukum dalam hal. a. rendahnya kesadaran hukum oleh masyarakat b. ketidakpercayaan masyarakat pada hukum c. penyelesaian konflik dengan kekerasan d. pemanfaatan inkonsistensi penegakan hukum untuk kepentingan pribadi e. penggunaan tekanan asing dalam proses peradilan Jawaban: a. rendahnya kesadaran hukum oleh masyarakat 24. Pentingnya perlindungan dari penegakan hukum adalah untuk menciptakan tatanan masyarakat yang adil, damai, dan sejahtera tanpa adanya pelanggaran hukum.

Penegakkan hukum di Indonesia saat ini dibutuhkan tidak hanya untuk membuktikan bahwa pemerintah peduli terhadap penegakan hukum, tetapi yang lebih penting adalah untuk. a. memahami arti dari makna hukum di Indonesia b. mengembangkan ilmu hukum di Indonesia c. menciptakan kepastian hukum di segala bidang d. menetapkan kesadaran berkonstitusi dalam masyarakat e.

menyelesaikan masalah kehidupan bermasyarakat Jawaban: e. menyelesaikan masalah kehidupan bermasyarakat 25. Seorang terdakwa kasus korupsi dijatuhi hukuman sepuluh tahun penjara oleh Pengadilan Negeri. Ia tidak terima atas putusan Pengadilan Negeri sehingga mengajukan banding pada Pengadilan Tinggi.

Akan tetapi, permohonannya ditolah oleh Pengadilan Tinggi. Ia terus berupaya agar hukumannya menjadi ringan dengan mengajukan kasasi. Terdakwa tersebut mengajukan kasasi kepada. a. Presiden selaku kepala negara b. Mahkamah Konstitusi sebagai lembaga negara baru c. Komisi Yudisial sebagai lembaga yang memegang amanat UUD d. DPR sebagai lembaga perwakilan rakyat e.

Mahkamah Agung sebagai lembaga yang memegang kekuasaan kehakiman Jawaban: e. Mahkamah Agung sebagai lembaga yang memegang kekuasaan kehakiman B. Uraian 1. Upaya untuk melaksanakan ketentuan-ketentuan hukum dalam berbagai macam bidang kehidupan disebut Penegakan hukum 2. Peran hakim dalam perlindungan dan penegakan hukum adalah sebagai pelaksana Memutus perkara pidana yang dapat memenuhi rasa keadilan masyarakat 3. Hukum mempunyai kekuasaan mutlak dalam mengatur pergaulan manusia dalam berbagai macam kehidupan disebut Supremasi hukum 4.

Penanganan terhadap kasus-kasus yang berkaitan dengan pelanggaran terhadap hak warga negara untuk mendapatkan rasa aman merupakan tugas hakim 5. Pengingkaran terhadap kewajiban-kewajiban yang telah ditetapkan oleh peraturan atau hukum yang berlaku disebut pelanggaran hukum 6.

Adanya aturan yang secara material telah ditetapkan kadar hukuman berdasarkan perilaku yang mencerminkan sikap patuh terhadap hukum dalam lingkungan bermasyarakat adalah yang dilanggarnya merupakan sanksi hukum yang bersifat sifat sanksi norma hukum yaitu memaksa 7. Setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama di hadapan hukum.

Pernyataan tersebut perilaku yang mencerminkan sikap patuh terhadap hukum dalam lingkungan bermasyarakat adalah di dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 28 D Ayat (1) 8. Membuat dan mengajukan gugatan, jawaban, tangkisan, sangkalan, memberi pembuktian dan mendesak segera disidangkan merupakan tugas pengacara 9. Barang siapa sengaja merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun".

Ketentuan tersebut terdapat dalam pasal 338 KUHP 10. Dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana hukuman dibedakan menjadi dua, yaitu pidana pokok dan pidana tambahan C.

Uraian 1. Jelaskan makna perlindungan hukum dan penegakan hukum Perlindungan hukum merupakan daya upaya yang dilakukan secara sadar oleh setiap orang maupun lembaga pemerintah yang bertujuan mengusahakan keamanan, penguasaan dan pemenuhan kesejahteraan hidup sesuai dengan hak asasi yang ada 2.

Sebutkan hal-hal untuk mengetahui suatu masyarakat memiliki kesadaran hukum tinggi atau rendah Kesadaran tinggi: • Kepatuhan dan ketaatan terhadap hukum atau peraturan yang ada • Rendahnya angka pelanggaran atas hukum dan peraturan yang ada • Memahami dengan baik hak dan kewajiban masing-masing • Tidak mematuhi peraturan yang ada • Berbuat seenaknya tanpa memikirkan akibatnya • Melakukan kejahatan 3. Sebutkan fungsi dan peranan advokat dalam upaya penegakan hukum • Memberikan bantuan hukum kepada orang yang membutuhkan • Menjunjung tinggi nilai keadilan dan moralitas serta kebenaran • Sebagai pengawal konstitusi dan hak asasi manusia 4.

Sebutkan contoh perilaku yang bertentangan dengan hukum dalam lingkungan masyarakat • Membuang sampah sembarangan • Tidak mengikuti kerja bakti di lingkungan • Tidak melaksanakan tugas ronda malam 5.

Kepolisian negara merupakan salah satu lembaga penegak hukum di Indonesia yang memiliki tugas dan wewenang sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, keberadaan kepolisian negara sangat dibutuhkan masyarakat Indonesia.

Bagaimana peran kepolisian negara dalam kehidupan masyarakat? Kepolisian negara berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka terpeliharanya keamanan dalam negeri Perbaikan A.

Uraian 1. Peraturan yang secara resmi dianggap mengikat dan dilakukan oleh penguasa atau pemerintah untuk mengatur pergaulan hidup masyarakat disebut hukum 2. Sikap kesadaran hukum harus dimulai dari lingkungan keluarga 3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun2003 mengatur tentang Advokat 4. Pejabat peradilan negara yang diberi wewenang oleh undang-undang untuk mengadili adalah Hakim 5. Lembaga negara yang melaksanakan kekuasaan negara di bidang penuntutan adalah Kejaksaan Republik Indonesia B.

Uraian 1. Sebutkan contoh perlindungan hukum • Perlindungan hukum terhadap konsumen • Perlindungan hukum tentang hak cipta 2. Sebutkan pentingnya perlindungan dan penegakan hukum Untuk menciptakan tatanan masyarakat yang adil, damai yang sejahtera dengan tanpa adanya pelanggaran HAM dan pelanggaran hukum lainnya seperti pembunuhan, pemerkosaan, dll 3. Sebutkan macam-macam hukuman tambahan • Pencabutan beberapa hak tertentu • Perampasan barang yang tertentu • Pengumuman keputusan hakim 4.

Sebutkan tugas pokok kepolisian Negara Republik Indonesia • Memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat • Menegakkan hukum dan memberikan perlindungan kepada masyarakat 5. Sebutkan tugas dan wewenang Kejaksaan RI dalam bidang pidana • Melakukan penuntutan • Melaksanakan penetapan hakim dan putusan pengadilan • Melakukan pengawasan terhadap pelaksana putusan pidana bersyarat, putusan pidana pengawasan, dan keputusan bersyaratBerikut adalah 5 contoh perbuatan yang patuh terhadap hukum dalam kehidupan berbangsa juga bernegara: • Menjadi warga negara yang taat pajak • Melengkapi identitas diri dengan KTP • Melengkapi izin kelayakan berkendara dengan mengurus SIM • Menjalankan usaha ekonomi sesuai dengan peraturan pemerintah yang berlaku • Tidak melakukan tindakan yang melawan hukum baik pidana atau perdata » Pembahasan Masyarakat negara yang maju adalah masyarakat yang tertib terhadap hukum.

Tertib hukum ini adalah sikap mental yang sangat baik dipelihara, bukan karena terancam oleh sanksi dari norma hukum namun karena lahir dari kesadaran diri sebagai manusia yang beradab. Hukum sendiri adalah norma yang dibuat pemerintah dengan tujuan untuk menjamin terlaksananya ketertiban di dalam masyarakat.

Norma hukum ini sifatnya memaksa sebab dilengkapi dengan sanksi yang bisa dipaksanakan oleh pihak berwenang. » Pelajari Lebih Lanjut: • Materi tentang pengertian norma hukum brainly.co.id/tugas/7446928 • Materi tentang alasan mengapa harus patuh pada hukum brainly.co.id/tugas/1631435 • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • » Detil Jawaban Kode : 7.9.2 Kelas : 1 SMP Mapel : PPKN Bab : Bab 2 - Pembelajaran Norma dan Keadilan Kata Kunci : Norma, Hukum, Patuh, Tertib, Pajak
Perilaku Terhadap Hukum Dalam Kehidupan Bermasyarakat Dan Bernegara Perilaku Terhadap Hukum Dalam Kehidupan Bermasyarakat Dan Bernegara mempunyai berbagai kepentingan, baik kepentingan yang sama maupun berbeda.

Tidak jarang di masyarakat perbedaan kepentingan sering menimbulkan pertentangan yang menyebabkab timbulnya suasana yang tidak tertib dan tidak teratur. Dengan demikian untuk mencegah timbulnya ketidaktertiban dan ketidakteraturan dalam masyarakat diperlukan sikap positif untuk menaati setiap norma atau hukum yang berlaku di masyarakat.

Setelah kalian mengetahui makna hukum dan peranan dari lembaga peradilan, sudah saatnya kalian mengaktualisasikan pengetahuan kalian tentang hal tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Sambil kalian mengaktualisasikan pengetahuan kalian tersebut, melalui buku ini kalian akan dibimbing. Dalam Perilaku Terhadap Hukum Dalam Kehidupan Bermasyarakat Dan Bernegara, kita tidak akan bisa mengabaikan semua aturan atau hukum yang berlaku. Sebagai makhluk sosial yang selalu berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya, kita senantiasa akan membentuk suatu komunitas bersama guna menciptakan lingkungan yang aman, tertib dan damai.

Untuk menuju hal tersebut, diperlukan suatu kebersamaan dalam hidup dengan menaati peraturan atau hukum yang tertulis maupun tidak tertulis. Ketaatan atau kepatuhan terhadap hukum yang berlaku merupakan konsep nyata dalam diri seseorang yang diwujudkan dalam perilaku yang sesuai dengan sistem hukum yang berlaku.

Tingkat kepatuhan hukum yang diperlihatkan oleh seorang warga negara, secara langsung menunjukkan tingkat kesadaran hukum yang dimilikinya. Kepatuhan hukum mengandung arti bahwa seseorang memiliki kesadaran untuk: a. memahami dan menggunakan peraturan perundangan yang berlaku; b. mempertahankan tertib hukum yang ada c. menegakkan kepastian hukum.

Adapun ciri-ciri seseorang yang berperilaku sesuai dengan hukum yang berlaku dapat dilihat dari perilaku yang diperbuatnya: a. disenangi oleh masyarakt pada umumnya. b. tidak menimbulkan kerugian bagi diri sendiri dan orang lain.

c. tidak menyinggung perasaan orang lain d. menciptakan keselarasan e. mencerminkan sikap sadar hukum f. mencerminkan kepatuhan terhadap hukum. Perilaku Terhadap Hukum Dalam Kehidupan Bermasyarakat Dan Bernegara yang mencerminkan sikap patuh terhadap hukum harus kita tampilkan dalam kehidupan sehari baik di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, bangsa dan negara.

Berikut ini contoh perilaku yang mencerminkan kepatuhan terhadap hukum yang berlaku.

perilaku yang mencerminkan sikap patuh terhadap hukum dalam lingkungan bermasyarakat adalah

a. Dalam kehidupan di lingkungan keluarga, diantaranya: 1). mematuhi perintah orang tua 2). ibadah tepat waktu 3).

perilaku yang mencerminkan sikap patuh terhadap hukum dalam lingkungan bermasyarakat adalah

menghormati anggota keluarga yang lain seperti ayah, ibu, kakak, adik dan sebagainya 4). melaksanakan aturan yang dibuat dan disepakati keluarga b. Dalam kehidupan di lingkungan sekolah, diantaranya: 1). menghormati kepala sekolah, guru dan karyawan lainnya. 2). memakai pakaian seragam yang telah ditentukan 3). tidak mencontek ketika sedang ulangan 4).

memperhatikan penjelasan guru 5). mengikuti pelajaran sesuai dengan jadwal yang berlaku 6). tidak kesiangan c. Dalam kehidupan di lingkungan masyarakat, diantaranya: 1). melaksanakan setiap norma yang berlaku di masyarakat. 2). melaksanakan tugas ronda 3). ikut serta dalam kegiatan kerja bakti 4). menghormati keberadaan tetangga disekitar rumah 5). tidak melakukan perbuatan yang menyebabkan kekacauan di masyarakat seperti tawuran, judi, mabuk-mabukan dan sebagainya. 6). membayar iuran warga d.

Dalam kehidupan di lingkungan bangsa dan negara, diantaranya: 1). bersikap tertib ketika berlalu lintas di jalan raya. 2). memiliki KTP 3). memili SIM 4). ikut serta dalam kegiatan Pemilihan Umum 5). membayar pajak 6). membayar retribusi parkir 7). membuang sampah pada tempatnya.

Baca Juga • Arti Penting Hukum Yang Berlaku Dalam Bermasyarakat Dan Bernegara • Hakikat Dari Sebuah Hukum Di Indonesia • Arti Penting Pokok Pikiran Dalam Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Demikian Artikel Perilaku Terhadap Hukum Dalam Kehidupan Bermasyarakat Dan Bernegara Yang Saya Buat Semoga Bermanfaat Ya Mbloo:)

perilaku sesuai norma




2022 www.videocon.com