Persyaratan mudik lebaran 2022

persyaratan mudik lebaran 2022

Lebaran 2022 ini spesial karena pemerintah sudah memperbolehkan mudik. Pastinya disambut antusias, tapi tentu tetap ada persyaratan mudik Lebaran 2022, karena penularan COVID-19 belum selesai.

Yuk simak apa saja aturan yang harus kita patuhi. Syarat Mudik 2022 untuk Mudik dengan Kendaraan Pribadi Tercantum dalam Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 38 Tahun 2022 tentang Pelaksanaan Perjalanan Dalam Negeri dengan Transportasi Darat di Masa Pandemi COVID-19. Aturan ini persyaratan mudik lebaran 2022 sejak tanggal 5 April 2022. Syarat untuk pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi adalah: 1. Wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat melakukan perjalanan dalam negeri.

2. Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) yang telah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga (vaksin booster) tidak diwajibkan untuk menunjukkan hasil negatif tes Rapid Test Antigen (RT-PCR). 3. PPDN dengan status vaksinasi dosis kedua, tetap diwajibkan melakukan tes COVID-19, baik hasil negatif rapid tes antigen maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan, atau rapid tes RT-PCR maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan.

4. PPDN dengan status vaksinasi dosis pertama juga tetap diwajibkan menunjukkan hasil negatif rapid tes RT-PCR maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan. 5.

persyaratan mudik lebaran 2022

PPDN dengan kondisi kesehatan khusus atau komorbid diwajibkan: • Menunjukkan hasil negatif rapid tes RT-PCR maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan. • Melampirkan surat keterangan dokter dari Rumah Sakit Pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi COVID-19. 6.Anak di bawah 6 tahun berlaku ketentuan: • Wajib didampingi pendamping perjalanan yang telah memenuhi ketentuan vaksinasi dan pemeriksaan COVID-19.

• Dikecualikan terkait ketentuan vaksinasi COVID-19. • Tidak wajib menunjukkan hasil negatif rapid tes RT-PCR atau antigen.

persyaratan mudik lebaran 2022

7. PPDN usia 6-17 tahun dan telah divaksin dosis kedua dikecualikan terhadap kewajiban menunjukkan hasil negatif rapid tes antigen. Namun wajib melampirkan kartu/sertifikat vaksin dosis kedua.

persyaratan mudik lebaran 2022

Protokol Kesehatan Mudik Lebaran 2022 Selama perjalanan mudik dan di kampung halaman, tetap ada protokol kesehatan yang harus ditaati, yaitu: • Menggunakan masker kain 3 persyaratan mudik lebaran 2022 atau masker medis yang menutupi hidung, mulut dan dagu.

Ganti masker secara berkala tiap 4 jam, dan buang limbah masker di tempat yang disediakan. • Mencuci tangan secara berkala menggunakan air dan sabun atau hand sanitizer, terutama setelah menyentuh benda yang disentuh orang lain.

• Menjaga jarak minimal 1.5 meter dengan orang lain dan menghindari kerumunan. • Tidak diperkenankan berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon atau secara langsung sepanjang perjalanan. • Tidak diperkenankan untuk makan dan minum sepanjang perjalanan jika jarak tempuhnya kurang dari 2 jam. Terkecuali bagi individu yang wajib mengonsumsi obat untuk pengobatan yang jika tidak dilakukan akan membahayakan keselamatan dan kesehatannya.

Temukan Kebutuhan Mudik di Promo JSM Alfamart Karena Lebaran sudah menghitung hari, Alfamart hadir dengan Promo Jumat Sabtu Minggu (JSM) Alfamart Spesial THR yang berlaku mulai 22-24 April 2022.

persyaratan mudik lebaran 2022

Anda bisa mendapatkan berbagai kebutuhan untuk berbuka puasa dan sahur, atau untuk Lebaran. Seperti sirup dan kurma. Bisa juga beli berbagai jenis kue kering untuk persiapan Lebaran. Jangan lupa bersih-bersih rumah untuk menyambut tamu di hari Lebaran dengan berbagai alat kebersihan di Promo JSM. Tentunya ada juga produk perawatan diri untuk remaja, pria dan wanita, biar pas Lebaran bisa tampil fresh!

Kementerian Perhubungan akan menyelenggarakan mudik gratis tahun 2022 dengan kuota 10.500 orang ke 14 kota tujuan persyaratan mudik lebaran 2022 waktu dekat. Terdiri dari 350 unit bus yang akan disediakan, di antaranya 270 unit bus akan dioperasikan untuk angkutan mudik untuk 8.100 penumpang.

Sementara itu, sebanyak 80 bus akan dikerahkan untuk 2.400 penumpang arus balik. Pemerintah juga telah menyediakan 34 truk untuk mengangkut 1.020 sepeda motor untuk penumpang mudik gratis pada tahun 2022. Lima lokasi pendaftaran mudik gratis 2022 telah ditetapkan di lima kota, yakni Jakarta, Tangerang, Bogor, Bekasi, dan Depok. Berikut cara daftar mudik gratis 2022 yang dijadwalkan berangkat Kamis, 28-30 April 2022: 1. Calon pemudik dapat mendaftar secara online melalui laman www.mudikhubdat2022.com 2.

Kemudian login dan isi data diri dengan lengkap. 3. Kemudian tunggu verifikasi dan validasi sistem.

persyaratan mudik lebaran 2022

4. Unduh dan cetak e-tiket QR untuk pelancong. 5.

persyaratan mudik lebaran 2022

Daftarkan nomor bus dengan membawa QR e-ticket beserta data pendukung lainnya (KTP, Keluarga/KK Card, bukti vaksin) 6. Terakhir, calon pemudik dapat melakukan perjalanan sesuai lokasi keberangkatan menuju kota tujuan sesuai dengan nomor bus. Syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi oleh calon traveller adalah sebagai berikut: 1. Bawa KTP dan bukti vaksin Booster. 2. Tes Antigen/PCR • Wajib membawa 1 vaksin dosis baru untuk tes PCR maksimal 3x24 jam.

• Vaksin dosis 2 membawa hasil tes antigen maksimal 1x24 jam. • Khusus bagi pemudik yang memiliki kesehatan khusus dapat membawa hasil PCR 3x24 dan surat keterangan rumah sakit pemerintah.

persyaratan mudik lebaran 2022

• Anak wajib menyerahkan Kartu Keluarga (KK). 3. Download aplikasi PeduliLindung. 4. Kandidat yang tidak memiliki Smartphone dapat membawa bukti lengkap dan dosis booster vaksin. Demikian informasi cara daftar dan syarat mudik gratis Lebaran 2022 di Kementerian Perhubungan. Disclaimers Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal.

Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah beberapa waktu lalu telah menerbitkan aturan terbaru para pelaku perjalanan dalam negeri di masa mudik dan libur lebaran 2022.

Ketentuan tersebut dituangkan dalam Addendum Surat Edaran (SE) Satuan Tugas Penanganan Covid-19 16/2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri dalam Masa Pandemi. Dalam aturan teranyar ini, ada sejumlah tambahan persyaratan bagi pemudik yang masuk dalam kategori anak-anak. Mereka wajib melakukan tes PCR atau antigen persyaratan mudik lebaran 2022 yang belum divaksinasi. Adapun ketentuan ini diberlakukan untuk semua moda transportasi baik laut, darat (kendaraan pribadi atau umum), penyebrangan, hingga transportasi menggunakan kereta api.

persyaratan mudik lebaran 2022

Berikut Aturan Terbaru Mudik Lebaran 2022: • PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga (booster) tidak wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen. • PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1 x 24 jam atau hasil negatif tes RTPCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan.

• PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan • PPDN dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan pelaku perjalanan tidak dapat menerima vaksinasi wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan, dan persyaratan wajib melampirkan surat keterangan dokter persyaratan mudik lebaran 2022 rumahsakit pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.

• PPDN dengan usia di bawah 6 tahun dikecualikan terhadap ketentuan vaksinasi dan tidak wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen, namun wajib melakukan perjalanan dengan pendamping perjalanan yang telah memenuhi ketentuan vaksinasi dan pemeriksaan Covid-19 serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

• PPDN dengan usia 6-17 tahun dan telah menerima vaksin dosis kedua dikecualikan terhadap kewajiban menunjukkan hasil negatif rapid test antigen, namun wajib melampirkan kartu/sertifikat vaksin dosis kedua.

persyaratan mudik lebaran 2022

Sebagai informasi, puncak arus mudik lebaran diperkirakan akan terjadi pada 28 - 30 April 2022 mendatang. Pemerintah mengimbau kepada masyarakat agar mudik sebelum periode tersebut.

persyaratan mudik lebaran 2022

JAKARTA, KOMPAS.com – Setelah sempat dilarang karena pandemi Covid-19, pemerintah memperbolehkan kegiatan mudik pada tahun ini. Meski begitu, masyarakat yang melakukan perjalanan mudik wajib mematuhi syarat dan ketentuan yang berlaku. "Pemerintah telah menetapkan hari raya Idul Fitri pada 2 dan 3 Mei 2022 dan tetapkan cuti bersama, yaitu pada 29 April, 4, 5, dan 6 Mei 2022," ujar Presiden Joko Widodo, dalam siaran Youtube Sekretariat Presiden (6/4/2022). "Segeralah vaksin booster, jalankan protokol kesehatan yang disiplin, dan gunakan masker di tempat umum," kata Jokowi.

Baca juga: Bayar Pajak Kendaraan Pakai Aplikasi Signal Tak Perlu Stiker Pengesahan JASA MARGA Ilustrasi lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek jelang Tahun Baru 2021 Cuti bersama itu, sebut Jokowi, bisa dimanfaatkan untuk bertemu keluarga.

persyaratan mudik lebaran 2022

Namun, Jokowi menekankan bahwa pandemi Covid-19 belum usai. Oleh karena itu, dia meminta masyarakat tetap disiplin. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 pun telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 16 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang dalam Negeri pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Surat edaran inilah yang digunakan sebagai acuan syarat dan aturan mudik.

Dilansir dari laman covid19.go.id, berikut adalah aturan mudik lebaran 2022: Baca juga: Kredit Honda Vario 160 di IIMS 2022, Cicilan Mulai Rp 900.000 Kompas.com/MITA AMALIA HAPSARI Sejumlah karyawan PO Bus di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, meyakini jumlah penumpang bus antar kota antar provinsi (AKAP) akan bertambah seiring dicabutnya persyaratan perjalanan dengan tes Covid-19.

Protokol Kesehatan Mudik Lebaran 2022 1. Setiap individu yang melaksanakan perjalanan orang wajib menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan (prokes) 3M, yaitu: memakai masker, persyaratan mudik lebaran 2022 jarak dan menghindari kerumunan, serta mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer. 2. Pengetatan prokes dalam perjalanan orang berupa: a. Menggunakan masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutup hidung, mulut dan dagu; Motor Adu Banteng dengan Pikap, Ingat Lagi Bahaya Menyalip Sembarangan https://otomotif.kompas.com/read/2022/04/07/094200215/motor-adu-banteng-dengan-pikap-ingat-lagi-bahaya-menyalip-sembarangan https://asset.kompas.com/crops/H7qTSQSv32nAtrFkv8Mm-KrDPAg=/0x0:0x0/195x98/data/photo/2022/04/06/624d83e97b744.jpg
Jakarta, CNBC Indonesia - Persyaratan mudik lebaran 2022 kembali mengeluarkan aturan terbaru mengenai syarat perjalanan dalam negeri untuk periode mudik lebaran 2022.

Dalam aturan baru ini, ada kewajiban antigen dan PCR bagi sejumlah kriteria masyarakat. Ketentuan tersebut dituangkan dalam Addendum Surat Edaran (SE) Satuan Tugas Penanganan Covid-19 16/2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri dalam Masa Pandemi, seperti dikutip Jumat (22/4/2022). Aturan baru ini akan diberlakukan persyaratan mudik lebaran 2022 semua moda transportasi baik laut, darat (kendaraan pribadi atau umum), penyebrangan, hingga transportasi menggunakan kereta api.

Berikut Aturan Terbaru Mudik Lebaran 2022: • PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga (booster) tidak wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen. • PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1 x 24 jam atau hasil negatif tes RTPCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan. • PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan • PPDN dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan pelaku perjalanan tidak dapat menerima vaksinasi wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan, dan persyaratan wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumahsakit pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.

• PPDN dengan usia di bawah 6 tahun dikecualikan terhadap ketentuan vaksinasi dan tidak wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen, namun wajib melakukan perjalanan dengan pendamping perjalanan yang telah memenuhi ketentuan vaksinasi dan pemeriksaan Covid-19 serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

• PPDN dengan usia 6-17 tahun dan telah menerima vaksin dosis kedua dikecualikan terhadap kewajiban menunjukkan hasil negatif rapid test antigen, namun wajib melampirkan kartu/sertifikat vaksin dosis kedua.
VIVA – Wajib PCR Menjadi Syarat Mudik Lebaran, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 menerbitkan Surat Edaran (SE) No. 16 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi COVID-19. Surat Edaran (SE) mengatur syarat mengenai syarat bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN), termasuk pemudik di dalamnya!

Surat edaran yang diunggah di laman covid19.go.id, sebagai berikut isinya: PPDN dengan moda transportasi udara, laut, darat menggunakan kendaraan pribadi atau umum, penyeberangan, dan kereta api antar-kota dari dan ke daerah di seluruh Indonesia berlaku ketentuan sebagai berikut: • PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga ( booster) tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen; • PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang sampel nya diambil dalam kurun waktu 1 x 24 jam atau hasil negatif tes RTPCR yang sampel nya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan; • PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR yang sampel nya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan; • PPDN dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan pelaku perjalanan tidak dapat menerima vaksinasi wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR yang sampel nya diambil dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan persyaratan wajib surat keterangan dokter dari Rumah Sakit Pemerintah yang menyatakan bahwa terkait belum dan/atau tidak dapat mengikuti program vaksinasi COVID-19; atau • PPDN dengan usia 6-17 tahun dan telah menerima vaksin dosis kedua dikecualikan terhadap kewajiban menunjukkan hasil negatif antigen tes cepat, namun vaksin wajib kartu/sertifikat dosis kedua.Menurut survei yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan, terdapat 79,4 juta orang yang akan mudik pada tahun ini.

Sebanyak 40 juta orang memilih mudik menggunakan kendaraan pribadi, baik motor atau mobil, 26,7 juta orang memilih menggunakan angkutan jalan, 8.9 juta orang memilih menggunakan pesawat udara, 8,2 juta orang memilih menggunakan kereta api, dan 1,4 juta orang menggunakan kapal.
Jakarta - Pemerintah telah mengeluarkan Aturan Lengkap Syarat Perjalanan untuk Mudik Lebaran 2022.

Simak poin-poinnya ya traveler! Penting nih dibaca sebelum mudik. Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan COVID-19 telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandem Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Surat Edaran yang diterbitkan pada Sabtu (2/4) itu akan menjadi acuan syarat perjalanan untuk mudik Lebaran 2022. Dalam surat edaran itu disebutkan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) harus mengikuti ketentuan sebagai berikut: a. Setiap orang yang melaksanakan perjalanan dengan kendaraan pribadi maupun umum bertanggung jawab atas kesehatannya masing-masing, serta tunduk dan patuh pada syarat dan ketentuan yang berlaku; b.

Setiap PPDN wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat melakukan perjalanan dalam negeri. Baca juga: Syarat Mudik Naik Angkutan Persyaratan mudik lebaran 2022 Dilarang Ngobrol dan Terima Telepon c. PPDN dengan moda transportasi udara, laut, darat menggunakan kendaraan pribadi atau umum, penyeberangan, dan kereta persyaratan mudik lebaran 2022 antarkota dari dan ke daerah di seluruh Indonesia berlaku ketentuan sebagai berikut: 1) PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga (booster) tidak wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen; 2) PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1 x 24 jam atau hasil negatif tes RT- PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan; persyaratan mudik lebaran 2022 PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama wajib persyaratan mudik lebaran 2022 hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan; 4) PPDN dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan pelaku perjalanan tidak dapat menerima vaksinasi wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil persyaratan mudik lebaran 2022 kurun waktu maksimal 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan persyaratan wajib melampirkan surat keterangan dokter dari Rumah Sakit Pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi COVID-19; atau 5) PPDN dengan usia dibawah 6 tahun dikecualikan terhadap ketentuan vaksinasi dan tidak wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen, namun wajib melakukan perjalanan dengan pendamping perjalanan yang telah memenuhi ketentuan vaksinasi dan pemeriksaan COVID-19 serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

d. Khusus perjalanan rutin dengan moda transportasi darat menggunakan kendaraan pribadi atau umum, dan kereta api dalam satu wilayah/kawasan aglomerasi perkotaan dikecualikan dari persyaratan perjalanan sebagaimana diatur dalam huruf c. Baca juga: Simak Lagi, Syarat Mudik Lebaran 4.

Ketentuan sebagaimana dimaksud pada angka 3 dikecualikan untuk moda transportasi perintis termasuk di wilayah perbatasan, daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar), dan pelayaran terbatas sesuai dengan kondisi daerah masing-masing. 5. Setiap operator moda transportasi diwajibkan menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk memeriksa persyaratan perjalanan pada setiap PPDN. 6. Kementerian/Lembaga, Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota yang akan memberlakukan kriteria dan persyaratan khusus terkait pelaku perjalanan di daerahnya, dapat menindaklanjuti dengan mengeluarkan instrumen hukum lain yang selaras persyaratan mudik lebaran 2022 tidak bertentangan dengan Surat Edaran ini.

7. Instrumen hukum lain yang mengatur mengenai kriteria dan persyaratan khusus sebagaimana dimaksud pada angka 6 merupakan bagian tidak terpisahkan dari surat edaran ini. Simak Video " Kenapa Booster Jadi Syarat Mudik, Tapi Tidak untuk Nonton MotoGP?" [Gambas:Video 20detik] (wsw/wsw)
Jakarta - Pemerintah memperbolehkan masyarakat yang ingin melaksanakan mudik lebaran tahun 2022.

Sejumlah ketentuan dan aturan perjalanan pun dikeluarkan supaya masyarakat tetap terhindar dari penularan virus Corona (COVID-19). Setelah dua tahun (2020-2021) dilarang akibat pandemi COVID-19, akhirnya kegiatan mudik tahun 2022 ini diizinkan oleh pemerintah. Pelonggaran mudik ini diberlakukan lantaran kasus COVID-19 sudah makin menurun dan masyarakat yang mendapatkan dosis vaksin sudah makin banyak.

Untuk memberi panduan kepada masyarakat saat melakukan perjalanan mudik lebaran 2022, pemerintah pun menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Corona Virus Diseasi 2019 (COVID-19).

Baca juga: Mudik ke Palembang Lewat Tol Trans Sumatera, Segini Tarif Tolnya Berikut aturan protokol kesehatan selama mudik lebaran 2022: 1. Setiap individu yang melaksanakan perjalanan orang wajib menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan 3M, yaitu: memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer. 2.

Pengetatan protokol kesehatan perjalanan orang yang perlu dilakukan berupa: a.) Menggunakan masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutup hidung, mulut dan dagu; b.) Mengganti masker secara berkala setiap empat jam, dan membuang limbah masker di tempat yang disediakan; c.) Mencuci tangan secara berkala menggunakan air dan sabun atau hand sanitizer, terutama setelah menyentuh benda yang disentuh orang lain; d.) Menjaga jarak minimal 1,5 meter dengan orang lain serta menghindari kerumunan; e.) Tidak diperkenankan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan dengan moda transportasi umum darat, perkeretaapian, laut, sungai, danau, penyeberangan, dan udara; f.) Tidak diperkenankan untuk makan dan minum sepanjang perjalanan penerbangan bagi perjalanan yang kurang dari 2 jam, terkecuali bagi individu yang wajib mengkonsumsi obat dalam rangka pengobatan yang jika tidak dilakukan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan orang tersebut.

Baca juga: Gerbang Tol Palimanan Tidak Difungsikan saat Arus Mudik 2022? Dan berikut syarat perjalanan mudik lebaran 2022. Setiap Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) harus mengikuti ketentuan: 1.

Setiap orang yang melaksanakan perjalanan dengan kendaraan pribadi maupun umum bertanggung jawab atas kesehatannya masing-masing, serta tunduk dan patuh pada syarat dan ketentuan yang berlaku; 2. Setiap PPDN wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat melakukan perjalanan dalam negeri; 3. PPDN dengan moda transportasi udara, laut, darat menggunakan kendaraan pribadi atau umum, penyeberangan, dan kereta api antar kota dari dan ke daerah di seluruh Indonesia berlaku ketentuan sebagai berikut: a.) PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga (booster) tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen; b.) PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1 x 24 jam atau hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan; c.) PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan; d.) PPDN dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan pelaku perjalanan tidak dapat menerima vaksinasi wajib untuk menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan persyaratan wajib melampirkan surat keterangan dokter dari Rumah Sakit Pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi COVID-19; atau e.) PPDN dengan usia dibawah 6 tahun dikecualikan terhadap ketentuan vaksinasi dan tidak wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen, namun wajib melakukan perjalanan dengan pendamping perjalanan yang telah memenuhi ketentuan vaksinasi dan pemeriksaan COVID-19 serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

4. Khusus perjalanan rutin dengan moda transportasi darat menggunakan kendaraan pribadi atau umum, dan kereta api dalam satu wilayah/kawasan aglomerasi perkotaan dikecualikan dari persyaratan perjalanan. (lua/din)

Wapres: Booster akan Menjadi Syarat Mudik Lebaran 2022




2022 www.videocon.com