Jepara merupakan pusat seni kerajinan

jepara merupakan pusat seni kerajinan

Daftar Isi • Ukuran Tebal Kaca Standar • Ukuran Kaca • Kaca Polos • Kaca Cermin • Kaca Es • Kaca Warna • Kaca Tempered • Kaca Laminated • Kaca Patri Ukuran Tebal Kaca Standar Ukuran kaca standar. Sangat penting untuk Anda ketahui bahwa di dalam pembuatan kaca tentu saja membutuhkan berbagai jenis kaca yang dapat disesuaikan.

Ukuran kaca juga sangat beragam tergantung jenis kaca tersebut. Pada kesempatan ini akan di bahas secara lengkap ukuran kaca standar dan juga ketebalan dari kaca tersebut supaya Jepara merupakan pusat seni kerajinan mengetahui produk kaca tersebut berguna untuk apa dan paling tepat digunakan pada saat apa.

Kaca sendiri memiliki peranan tersendiri di dalam konstruksi bangunan. Untuk Anda yang belum berpengalaman tentu saja Anda akan bingung membedakan mana produk kaca yang dapat Anda pilih. Dan Anda terapkan untuk produk kaca di dalam membuat konstruksi bangunan. Pengrajin kaca hias: kaca patri, kaca inlay, kaca tempered Jogjakarta. Pengrajin Kaca Hias Kami sendiri sebagai salah satu pengrajin kaca hias ternama sering kali di tanya terkait ukuran dan jenis kaca serta ketebalan dari kaca itu sendiri.

Sehingga kami mengerti betul untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut seperti halnya yang telah banyak di tanyakan kepada kami.

jepara merupakan pusat seni kerajinan

Berbagai macam produk kami telah kami sendiakan yang mana dapat Anda sesuaikan dengan kebutuhan Anda akan produk kaca. Sebagai salah satu pengrajin kaca ternama, Gudang Art Design menyediakan berbagai macam produk kaca dengan mutu dan kualitas terbaik.

Mau pesan kerajinan kaca? atau tanya-tanya seputar kaca? bisa langsung chat dengan jepara merupakan pusat seni kerajinan tombol dibawah ini: Purwo Supriyatno / Konsultan /Arsitek /Owner GUDANG ART Klik untuk Telp /Chat via WhatsApp Pada kesempatan ini kami akan memberikan ulasan secara lengkap dan juga akurat mengenai ukuran kaca yang sangat beragam.

Satu hal yang perlu Anda tahu bahwa di dalam menentukan ukuran akca tergantung dengan jenis kaca yang di gunakan. Berbagai macam jenis kaca tentus aja memiliki ukuran kaca dan ketebalan kaca yang berbeda-beda tergantung dari jenis kaca tersebut. Berbagai macam jenis kaca dapat Anda pilih dan Anda gunakan dari pengrajin Gudang Art Design yang menyediakan ragam kaca terlengkap dengan harga bersaing. Harga jual kaca dapat dilihat dari jenis akca dan juga cara membuatnya karena semakin rumit tingkat pembuatan kaca hias akan membuat harga jual menjadi lebih mahal.

Informasi dan pemesanan bisa langsung klik dibawah ini: Purwo Supriyatno / Konsultan /Arsitek /Owner GUDANG ART Klik untuk Telp /Chat via WhatsApp Ukuran Kaca Ukuran kaca yang sangat tebal dapat digunakan untuk berbagai macam konstruksi.

Dan sebelum membuat berbagai macam obyek konstruksi seperti pembatas kamar mandi, pegangan balkon dan juga konstruksi lainya. Maka Anda akan sangat membutuhkan benda yang bernama kaca sehingga sangat penting untuk Anda mengetahui ukuran kaca. Dan tentunya juga jenis kaca yang akan di gunakan untuk pembuatan konstruksi tersebut. Di dalam pembuatan kaca untuk berbagai macam kebutuhan seperti konstruksi ataupun untuk kebutuhan yang lainnya.

Maka Anda akan membutuhkan berbagai macam jenis kaca dan juga ukurannya. Berbeda ukuran kaca tersebut tentu saja berbeda pula harga jualnya. Di dalam pemberian harga jual kaca tentu saja melihat berbagai aspek seperti tingkat keurmitan pada saat membuat kaca tersebut hingga melihat dari ukuran kaca itu sendiri.

Semakin besar ukuran kaca yang dibutuhkan maka akan semakin mahal harga jual kaca tersebut. Perbedaan ukuran kaca dan juga jenis ketebalan kaca tersebut tidak hanya mempengaruhi harga jualnya saja. Namun juga akan berpengaruh di dalam pengerjaan kaca hias seperti kaca patri. Semakin besar dan semakin tebal kaca yang digunakan tentu saja akan membuat pengerjaan menjadi lebih terasa lama karena banyak ruang yang akan di terapkan pada obyek.

Untuk itu kita bisa melihat berapa saja ukuran dari berbagai macam kaca yang di jual atau di tawarkan di pasaran. kaca polos – jenis ukuran tebal Kaca Polos Apa yang ada di benak kalian apabila melihat kaca polos.

Kaca ini merupakan sebuah kaca polos atau bening dimana tidak ada perubahan atau corak bahkan motif yang terdapat pada kaca tersebut. jenis kaca yang satu ini memiliki ukuran yang sangat beragam. Selain ukuran juga tingkat ketebalan dari kaca polos juga sangat beragam sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan sehari-hari seperti pembuatan jendelapembuatan pintu kaca atau bahkan yang lainnya.

Kaca polos ini juga memikliki sebutan lain selain sebutannya sebagai kaca bening yaitu kaca transparan, clear glass ataupun float glass/floating glass.di lihat dari jenisnya, kaca ini terbagi kedalam beberapa ukuran kaca yang dapat Anda lihat. Jenis Kaca Tebal Kaca Ukuran Kaca (inci) Ukuran Kaca (cm) Kaca Polos 2 mm 48″ x 20″ 122cm x 50,8cm Kaca Polos 3 mm 60″ x 48″ 153cm x 122cm Kaca Polos 5 mm 60″ x 48″ 153cm x 122cm Kaca Polos 5 mm 72″ x 48″ 183cm x 122cm Kaca Polos 5 mm 72″ x 52″ 183cm x 132cm Kaca Polos 5 mm 80″ jepara merupakan pusat seni kerajinan 36″ 203cm x 91,5cm Kaca Polos 5 mm 80″ x 40″ 203cm x 102cm Kaca Polos 5 mm 80″ x 60″ 203cm x 153cm Kaca Polos 5 mm 96″ x 72″ 244cm x 183cm Kaca Polos 5 mm 120″ x 84″ 305cm x 214cm Kaca Polos 8 mm 120″ x 84″ 305cm x 214cm Kaca Polos 10 mm 120″ x 84″ 305cm x 214cm Kaca Polos 12 mm 120″ x 84″ 305cm x 214cm kaca cermin – jenis, ukuran, tebal Kaca Cermin Materi selanjutnya adalah kaca cermin, kaca cermin ini memiliki perbedaan yang sangat mencolok apabila di bandingkan dengan kaca bening yang tadi sudah di bahas yakni kaca yang dapat memantulkan objek.

Pada saat Anda melihat kaca yang satu ini maka Anda akan langsung mengetahui bahwa kaca tersebut adalah jenis kaca cermin yang dapat memantulkan objek kembali. Seperti kaca polos, kaca cermin ini juga memiliki berbagai macam sebutan yang unik, Ada yang menyebut kaca ini dengan istilah kaca reflektif, mirror glass ataupun kaca stropsol dan masih banyak jepara merupakan pusat seni kerajinan sebutan untuk kaca yang satu ini.

Kaca cermin biasanya diigunakan atau diterapkan pada pintu, kaca jendela ataupun pada pembuatan curtain wall. Untuk jenis ketebalan dan juga ukuran, kace cermin hanya memiliki jenis ukuran dan tingkat ketebalan yang tidaklah sebanyak kaca polos. Berikut inmerupakan tabel ukuran dan ketebalan yang dapat Anda jadikan sebagai refernsi. Jenis Kaca Tebal Kaca Ukuran Kaca (inci) Ukuran Kaca (cm) Kaca Cermin 3 mm 60″ x 48″ 153cm x 122cm Kaca Cermin 5 mm 60″ x 48″ 153cm x 122cm Kaca Cermin 5 mm 72″ x 48″ 183cm x 122cm Kaca Cermin 5 mm 96″ x 72″ 244cm x 183cm Kaca Cermin 5 mm 120″x84″ 305cm x 213cm Banyak sekali manfaat yang nantinya akan Anda peroleh setelah Anda menerapkan produk kaca yang satu inis elain dapat Anda manfaatkan untuk bercermin, akca ini juga akan memperindah tampilan rumah Anda dari sisi eksterior maupun interior.

Memang tidak banyak ukuran, dan tingkat ketebalan dari produk kaca cermin namun sekai saja di dalam penerapan kaca cermin akan membuat obyek tersebut menjadi pusat perhatian. kaca es – jenis, ukuran, tebal Kaca Es Pada pembahasan yang ketiga adalah kaca es. Kaca yangs atu ini di sebut dengan kaca es bukan kaeran kacanya yang memiliki suhu di bawah 0 deerajat celcius, namun bentuknya yang buram seperti bongkahan es yang beku.

Kemiripan tersebut yang membuat kaca ini disebut dengan kaca es bukan karena suhu udaranya yang dingin. Banyak sekali kegunaan dari penggunaan kaca es yang mana akan membuat interior menjadi lebih bagus dan indah. Penerapan pada interior dapat diterapkan di berbagai macam tempat seperti untuk jendela, untuk pintu dan juga berbagai macam perabotan yang lainnya. dengan penggunaannya yang sangat banyak dimanfatkan tentu saja memiliki ukuran yang beragam.

Jenis, ketebalan dan ukuran yang ditawarkan oleh kaca es juga sangat beragam sehingga Anda dapat memilih dan menyesuaikan dengan kebutuhan Anda saast ini Kaca es ini juga sering kali disebut dengan frosted glass yang mana kaca tersebut lebih cenderung digunakan atau dipakai sebagai bahan dekorasi.

Mengapa kaca ini dgunakan untuk dekorasi sedangkan jenis kaca yang satu ini bukanlah jenis kaca hias. Hal tersebutb di karenakan kaca ini adalah salah satu jenis kaca yang sangat unik, cahaya yang masuk kedalam rumah ketika melewati kaca ini Kaca es ini memiliki jenis dan ukuran dengan pilihan yang dapat dikatakan terbatas mengingat jenis kaca ini memang sangat nyaman untuk di pandang dalam ukuran yang besar. Jenis Kaca Tebal Kaca Ukuran Kaca (inci) Ukuran Kaca (cm) Kaca Es 3 mm 60″ x 48″ 153cm x 122cm Kaca Es 5 mm 84″ x 48″ 213cm x 122cm kaca warna – jenis, ukuran, tebal Kaca Warna Pembahasan yang keempat adalah kaca warna, kaca warna ini sangat memiliki macam warna yang sangat beragam sehingga akan menarik minat pembeli apabila di terapkan pada usaha pertokoan ataupun perkantoran.

Di dalam kantor, kaca ini akan terlihat bagus unik dan mempesona apabila di letakkan ditempat yang benar dan di buat dengan benar dan baik. Kaca warna juga memiliki bahasa lain atau nama lain seperti yang lainnya. Kaca ini bisa disebut dengan tinted glass atau kaca penasap.

Kaca ini banyak sekali diterapkan di digunakan di perkantoran bukan hanya dengan satu alasan mempercantik tampilan kantor, namun kaca ini berguna sebagai pelindung dari sinar matahaari. Kaca ini bersifat menyerap panas sehingga sangat cocok apabila di terapkan untuk dinding kaca. Atau sebagai jendela di dalam ukuran yang besar. Namun apabila Anda ingin menerapkannya di dalam ruangan juga boleh-boleh saja. Semakin tebal tingkat warna yang di gunakan maka akan semakin gelap pula ruangan yang diterapkan menggunakan kaca ini karena cahaya yang dapat amsuh hanyas ebagian atau bahkan tidak masuk sama sekali karena tidak mampu menembus kaca warna tersebut.

Berikut ini jenis dan juga ukuran dari kaca warna yang dapat Anda sesuaikan dengan kebutuhan Anda Jenis Kaca Warna Tebal Kaca Ukuran Kaca (inci) Ukuran Kaca (cm) Dark Grey 3 mm 60″ x 48″ 153cm x 122cm Dark Grey 5 mm 60″ x 48″ 153cm x 122cm Dark Grey 5 mm 72″ x 48″ 183cm x 122cm Dark Grey 5 mm 80″ x 36″ 203cm x 91,5cm Dark Grey 5 mm 80″ x 40″ 203cm x 102cm Dark Grey 5 mm 96″ x 72″ 244cm x 183cm Dark Grey 5 mm 120″x84″ 305cm x 213cm Dark Grey 6 mm 120″x84″ 305cm x 213cm Dark Grey 8 mm 120″x84″ 305cm x 213cm Green 5 mm 84″ x 48″ 213cm x 153cm Green 5 mm 96″ x 60″ 244cm x 153cm Green 5 mm 120″ x 84″ 305cm x 214cm Dark Blue 5 mm 60″ x 48″ 153cm x 122cm kaca tempered – jenis, tebal, ukuran Kaca Tempered Masih ada lagi jenis kaca yang dapat biasa digunakan dan juga di terapkan pada bebagai macam jenis konsytruksi.

Kaca yang satu ini adalah kaca tempered. Apabila dibandingkan dengan jenis kaca yang lain, kaca tempered memiliki tingkat ketebalan yang paling maksimal. Tingkat ketebalan akca tempered sangat tinggi hingga 19mm. Bisa Anda bayangkan tingkat ketebalan kaca tempered apabila Anda melihatnya langsung.

Seperti itulah sifat kaca tempered, kaca yang satu ini sering kali di terapkan sebagai konstruksi eksterior. Banyak yang menggunakan kaca ini sebagai kanopi kaca, pintu kaca gantung hingga kaca mobil. Hal jepara merupakan pusat seni kerajinan di karenakan jenis kaca yang satu ini memiliki tingkat ketebalan yang jauh lebih besar apabila di bandingkan dengan jenis kaca yang lainnya. Kelebihan yang dimiliki kaca ini sangat banyak mulai dari jenis kaca yang tebal dan kuatrisiko tertancap pecahan kca juga jepara merupakan pusat seni kerajinan minimal.

Mengapa demikian, jenis kaca yang satu ini apabila pecah tidak akan setajam seperti kaca pada umumnya yang dapat melukai tangan Anda. Hal tersebut yang patut untuk Anda jadikan sebagai bahan pertimbangan pada saat Anda akan memilih kaca. Untuk ukuran kaca tempered, ada banyak mulai dari yang paling tipis hingga yang paling tebal sekalipun. Jenis Kaca Tebal Kaca Ukuran Standar Kaca (milimeter) Kaca Tempered 5 mm 2130cm x 3045cm Kaca Tempered 6 mm 2130cm x 3045cm Kaca Tempered 8 mm 2130cm x 3045cm Kaca Tempered 10 mm 2130cm x 3045cm Kaca Tempered 12 mm 2130cm x 3045cm Kaca Tempered 15 mm 2130cm x 3045cm Kaca Tempered 19 mm 2130cm x 3045cm kaca laminated – jenis, ukuran, tebal Kaca Laminated Kaca laminated atau kaca laminasi adalahs ebuah kaca yang di bauts secara khusus.

Dengan menggunakan teknik laminasi. Dari namanya saja sudah terlihat bahwa pembuatan kaca yang satu ini dengan cara laminasi. Atau menggbungkan satu kaca dengan kaca yang lainnya sehingga memiliki tingkat ketebalan yang sangat baik. Teknik ini biasa digunakan untuk membuat jepara merupakan pusat seni kerajinan laminasi pada kolam, atap rumah atau untuk kanopi.

Tingkat ketebalan yang konsisten menjadi kaca yang satu ini menjadi banyak pilihan masyarakat. Untuk di jadikan sebagai bahan dasar untuk membuat atap kaca dan ornamen kaca yang lainnya. Informasi & pemesanan kaca laminated: BACA JUGA: Pengrajin Kaca Patri GUDANG ART Purwo Supriyatno / Konsultan /Arsitek /Owner GUDANG ART Klik untuk Telp /Chat via WhatsApp Berikut ini adalah ukuran kaca laminasi Jenis Kaca Tebal Kaca Komposisi (Kaca+PVB+Kaca) Ukuran Standar Kaca (milimeter) Kaca Laminated 6.38 mm 3 jepara merupakan pusat seni kerajinan + 0.38 mm + 3 mm 2130cm x 3045cm Kaca Laminated 8.38 mm 5 mm + 0.38 mm + 3 mm 2130cm x 3045cm Kaca Laminated 8.38 mm 4 mm + 0.38 mm + 4 mm jepara merupakan pusat seni kerajinan x 3045cm Kaca Laminated 10.38 mm 5 mm + 0.38 mm + 5 mm 2130cm x 3045cm Kaca Laminated 10.38 mm 6 mm + 0.38 mm + 4 mm 2130cm x 3045cm Kaca Laminated 11.38 mm 6 mm + 0.38 mm + 5 mm 2130cm x 3045cm Kaca Laminated 12.38 mm 6 mm + 0.38 mm + 6 mm 2130cm x 3045cm Kaca Laminated 14.76 mm 6 mm + 0.76 mm + 8 mm 2130cm x 3045cm Kaca Laminated 16.76 mm 8 mm + 0.76 mm + 8mm 2130cm x 3045cm Kaca Laminated 18.76 mm 10 mm + 0.76 mm + 8 mm 2130cm x 3045cm Kaca Laminated 20.76 mm 10 mm + 0.76 mm + 10 jepara merupakan pusat seni kerajinan 2130cm x 3045cm Kaca Laminated 22.76 mm 12 mm + 0.76 mm + 10 mm 2130cm x 3045cm Kaca Laminated 24.76 mm 12 mm + 0.76 mm + 12 mm 2130cm x 3045cm Kaca Laminated 25.76 mm 15 mm + 0.76 mm + 10 mm 2130cm x 3045cm Kaca Laminated 27.76 mm 15 mm + 0.76 mm + 12 mm 2130cm x 3045cm Kaca Laminated 30.76 mm 15 mm + 0.76 mm + 15 mm 2130cm x 3045cm Kaca Laminated 35.14 mm 19 mm + 1.14 mm + 15 mm 2130cm x 3045cm Kaca Laminated 39.14 mm 19 mm + 1.14 mm + 19 mm 2130cm x 3045cm Motif Kaca Hias /Kaca Patri Jogja Kaca Patri Bahasan yang terakhir adalah kaca patri, kaca patri merupakansalsah satu jenis kaca hias yang digunakan untuk mempercantik tampilan ruangan.

Dengan menerapkan kaca patri maka bangunan akan terlihat bagus dai sisi eksterior maupun dari sisi interior. Kaca ini terbuat dari bahan logam atau kuningan. Yang mana di olah secara khusus oleh pemgrajin kaca patri Gudang Art Design.

Di dalam penentuan harga jual dari kaca patri dapat di lihat dari tingkat kerumitan pada saat membuat kaca patri tersebut. Karena dengan tingkat kerumitan yang lebih tinggi tentu saja memiliki harga jual yang lebih tinggi. Daripada pembuatan kaca patri dalam kuantitas kecil. Harga dapat di terapkan tidak hanya melihat dari sisi tingkat keurmitan saja.

Namun juga dapat dilihat dari bahan yang digunakan. Untuk membuat kaca patri ini juga menggunakan 2 bahan yaitu logam dan juga kuningan. Sehingga harga jual yang di tawarkan juga berbeda tentunya. Demikianlah artikel lengkap tentang Jenis, Tebal dan Ukuran Kaca Standar yang bisa kami berikan. KacaPatri.ID dibawah naungan GUDANG ART DESIGN memberikan layanan servis dari pasar domestik dan pasar luar negeri (international market).

Pada dasar nya KacaPatri.ID memberikan layanan pemesanan kerajinan kaca hias seperti kaca patri, kaca inlay, kaca bevel dan kaca tempered ke seluruh wilayah Indonesia dan Luar Negeri jika memungkinkan.

Layanan Pembuatan Kaca Patri di Jakarta, Jawa Barat, Kalimantan, Sulawesi, Papua, NTT, NTB, dan semua lokasi di Indonesia. Layanan Pembuatan Kaca Patri di Jawa Timur meliputi: Kabupaten Bangkalan, Banyuwangi, Blitar, Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Jember, Jombang, Kediri, Lamongan, Lumajang, Madiun, Magetan, Malang, Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Pamekasan, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Sampang, Sidoarjo, Situbondo, Sumenep, Trenggalek, Tuban, Tulungagung, Batu, Blitar, Kediri, Madiun, Malang, Mojokerto, Pasuruan, Probolinggo dan Kota Surabaya Layanan Pembuatan Kaca Patri Jawa Tengah meliputi: Kabupaten Banjarnegara, Banyumas, Batang, Blora, Boyolali, Brebes, Cilacap, Demak, Grobogan, Jepara, Karanganyar, Kebumen, Kendal, Klaten, Kudus, Magelang, Pati, Pekalongan, Pemalang, Purbalingga, Purworejo, Rembang, Jepara merupakan pusat seni kerajinan Semarang, Sragen, Sukoharjo, Tegal, Temanggung, Wonogiri, Wonosobo, Magelang, Pekalongan, Salatiga, Surakarta, Tegal dan Kota Semarang Layanan Pembuatan Kaca Patri Daerah Istimewa Yogyakarta meliputi: Kabupaten Sleman, Kota Jogja, Bantul, Gunungkidul dan Kulon Progo Untuk konsultasi Anda bisa langsung melakukannya melalui fasilitas Call/WA di nomor yang sudah di sediakan di website ini atau langsung datang ke workshop KacaPatri.ID di Gudang Art Design.

Lihat detailnya di Kontak Kaca Patri Informasi pemesanan kerajinan kaca hias seperti kaca patri, kaca lukis, kaca inlay, kaca bevel, kaca grafir dan kaca tempered bisa langsung menghubungi GUDANG ART DESIGN. Telp ke: 0812 6632 1414 Datang langsung ke workshop GUDANG ART DESIGN di Yogyakarta. Jalan Kaliurang KM 12, Candi Sari, Candi Karang, Sardonoharjo, Sleman, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55581 atau langsung chat menggunakan WhatsApp dibawah ini: Purwo Supriyatno / Konsultan /Arsitek /Owner GUDANG ART Klik untuk Telp /Chat via WhatsApp 4.4/5 - (49 votes) Penggunaan kayu tidak dapat dilepaskan dari kehidupan manusia.

jepara merupakan pusat seni kerajinan

Beberapa manfaat kayu yang sering kita jumpai adalah sebagai bahan konstruksi rumah dan bangunan, peralatan rumah tangga, karya seni, kertas dan lain sebagainya. Pemilihan kayu yang digunakan untuk berbagai keperluan tersebut tentu berdasarkan berbagai pertimbangan, seperti kekuatan dan keawetan kayu, harga kayu, tekstur serat, dan sifat-sifat dari kayu lainnya.

Karena kayu yang dihasilkan oleh setiap pohon memiliki karakteristik berbeda-beda. Daftar Isi • Mengenal Kayu • Bagian Kayu • 1. Empulur • 2. Cincin Pertumbuhan • 3. Kayu Teras • 4. Sapwood / Alburnum • 5. Mata Kayu • Kayu Lunak dan Kayu Keras • Sifat Fisik Kayu • Sifat Mekanik Kayu • Sifat Kimia Kayu • Manfaat Kayu Mengenal Kayu Kayu adalah bagian batang / cabang / ranting tumbuhan yang mengeras akibat proses lignifikasi atau pengayuan secara alami.

Kayu terbentuk akibat akumulasi selulosa dan lignin pada bagian dinding sel berbagai jaringan pada batang pohon. Tumbuhan berkayu mulai muncul sekitar 400 juta tahun lalu dan telah digunakan oleh manusia sejak ribuan tahun yang lalu.

Melalui kayu, kita jepara merupakan pusat seni kerajinan dapat mengetahui kondisi iklim dan cuaca pada masa lalu dengan cara mempelajari cincin pertumbuhan dari sebuah kayu.

Bagian Kayu Kayu merupakan hasil hutan berupa bagian batang pohon. Bagian-bagian kayu dapat diketahui dengan cara melakukan pemotongan melintang batang pohon, antara lain empulur yang bersifat lunak, kemudian cincin pertumbuhan, kayu teras, kayu gubal dan pada bagian luar adalah pepagan atau kulit kayu.

Pixabay Pada bagian percabangan akan terdapat pola khusus yang biasa disebut “mata kayu”. Berikut ini adalah penjelasan mengenai bagian-bagian kayu: 1. Empulur Empulur adalah bagian terdalam dari batang kayu.

jepara merupakan pusat seni kerajinan

Bagian ini berupa jaringan lunak yang agak kering, dan terkadang berongga kecil. Empulur tersusun dai sel-sel parenkima dan merupakan pusat dari batang tumbuhan berkayu.

Sel-sel jaringan empulur aktif yang dinamakan perimedular kebanyakan terdapat di bagian terluar dengan bentuk yang berbeda-beda. Pada pohon (tumbuhan berkayu) dapat pula ditemukan sisa-sisa empulur yang disebut jari-jari empulur dan nampak sebagai noktah pada penampang tangensial batang yang menembus kayu.

Jaringan empulur muda biasanya berwarna putih atau coklat pucat dan berubah menjadi gelap ketika tumbuhan telah dewasa. 2. Cincin Pertumbuhan Cincin pertumbuhan adalah pola-pola konsentrik yang berbentuk lingkaran melintang kayu. Cincin pada batang pohon terbentuk karena adanya perbedaan musim yang dialami pohon ketika tumbuh. Pohon akan tumbuh dengan cepat dan lambat pada periode tertentu, sehingga berpengaruh terhadap diameter pohon.

Pada bagian tengah cincin pertumbuhan kayu adalah tahap awal pohon yang masih mengalami pertumbuhan yang cukup cepat, sehingga pada bagian tengah kayu tersebut memiliki massa jenis atau kekerasan yang rendah dibanding cincin kayu terluar. 3. Kayu Teras Kayu teras adalah kayu yang terbentuk lebih awal, telah mati dan tidak mengalami perkembangan. Heartwood atau kayu teras tidak memiliki jaringan.

Meski dianggap kau mati, kayu teras masih memberikan respon terhadap organisme yang menyerang kayu. Bagian kayu ini dianggap bukan merupakan komponen utama kayu, sebab jika kayu teras telah membusuk seringkali pohon tetap dapat tumbuh. 4. Sapwood / Alburnum Sapwood atau alburnum merupakan nama lain dari kayu gubal. Kayu gubal terletak pada bagian tepi luar pohon dan masih tumbuh / hidup. Pada mulanya semua kayu adalah kayu gubal yang mati dan membentuk kayu teras.

Pada bagian kayu ini terdapat pembuluh yang menyimpan air dan mengankut air dari akar ke daun. Pada pohon yang memiliki banyak daun, maka volume kayu besar semakin besar. Bagian kayu ini lebih tebal pada bagian atas pohon namun volumenya tetap sama dengan bagian bawah. 5. Mata Kayu Jepara merupakan pusat seni kerajinan kayu atau knot merupakan bagian kayu yang menjadi awal percabangan atau kuncup yang dorman.

Terdapatnya mata kayu pada sebuah pohon memengaruhi kualitas kayu, baik positif maupun negatif. Kayu yang memiliki mata kayu, tidak cocok untuk konstruksi karena kekuatan kayu akan menuurun. Namun dari sudut pandang seni, mata kayu dapat meningkatkan nilai seni. Kayu Lunak dan Kayu Keras Setiap spesies pohon yang menghasilkan kayu memiliki sifat-sifat tersendiri.

jepara merupakan pusat seni kerajinan

Kerapatan atau densitas kayu adalah hal yang menentukan kekuatan atau kekerasan sebuah kayu. Misalnya, kayu mahoni dan jati yang memiliki kerapatan sedang hingga tinggi, sehingga tepat untuk digunakan sebagai bahan furniture dan konstruksi bangunan.

Namun berbeda dengan kayu dadap dan kapuk atau randu yang memiliki kerapatan rendah, sehingga hanya cocok untuk keperluan ringan seperti begisting yang tidak memerlukan kekuatan tinggi dan keawetan yang tahan lama.

jepara merupakan pusat seni kerajinan

carbonbrief.org Akan tetapi pengertian kayu keras (hardwood) dan kayu lunak (softwood) lebih dikaitkan kepada kelompok jenus tanaman yang menghasilkan kayu. • Kayu Keras, dihasilkan oleh jenis-jenis pohon yang memiliki daun lebar atau dikotil • Kayu Keras, dihasilkan dari jenis-jenis pohon yang memiliki daun jarum atau konifer baca juga: Infografis - Prediksi Jumlah Sampah Elektronik Dunia Jika berdasarkan teori tersebut, maka pada kenyataanya terkadang ditemukan jenis-jenis kayu keras dari pohon tertentu yang memiliki kerapatan rendah akan lebih lunak dibandingkan jenis-jenis kayu lunak yang memiliki kerapatan tinggi.

Sifat Fisik Kayu Masing-masing kayu mempunyai sifat fisik yang berbeda-beda. Sifat-sifat ini pada akhirnya akan menentukan kualitas, fungsi dan nilai jual kayu tersebut. Misalnya, kayu yang masuk kategori lunak akan lebih cocok digunakan untuk bahan kertas karena mudah untuk diolah atau dihancurkan.

Sedangkan, kayu yang bersifat keras cocok digunakan untuk tiang bangunan. Selain itu, terdapatnya mata kayu, warna dan serat kayu juga berpengaruh terhadap nilai jual atau nilai seni kayu. cookwoods.com Setiap kayu dari pohon yang sama spesiesnya pun memiliki sifat fisik yang berbeda, hal itu dipengaruhi oleh lokasi pohon tumbuh, kandungan nutrisi dalam tanah, cuaca atau iklim daerah, dan lain sebagainya.

• Berat dan Berat Jenis – Berat sebuah kayu dipengaruhi oleh jumlah zat kayu, rongga sel, kadar air dan zat ekstratif pada kayu tersebut. Berat kayu berbanding lurus dengan Berat Jenisnya. Contohnya pada kayu pohon balsa memiliki Berat Jenis 0,2 dan kayu nani memiliki Berat Jenis 1,28. Semakin tinggi Berat Jenis jepara merupakan pusat seni kerajinan maka bobot kayu juga akan semakin berat. • Keawetan Kayu – Ketahanan kayu terhadap lingkungan dan serangan perusak kayu seperi jamur, jepara merupakan pusat seni kerajinan, dan rayap dipengaruhi oleh zat ekstratif yang terkandung dalam kayu.

Zat ekstraktif pada kayu tersebut merupakan racun bagi hama kayu. Zat-zat tersebut terbentuk ketika kayu gubal berubah jepara merupakan pusat seni kerajinan kayu teras, oleh karena itu kayu teras lebih awet dan keras dibanding kayu gubal. • Warna Kayu – Masing-masing kayu memiliki warna dan corak tersendiri, warna tersebut dihasilkan oleh zat pengisi warna kayu. • Tekstur Kayu – Serat atau tekstur kayu adalah ukuran relatif sel-sel kayu.

Berdasarkan teksturnya, kayu digolongkan menjadi beberapa tekstur antara lain tekstur halus seperti kayu giam dan kulim, tekstur sedang seperti jati dan sonokeling, dan tekstur kasar seperti kempas dan meranti. • Arah Serat – Arah sel-sel kayu terhadap sumbu batang menentukan arah serat kayu. Arah serat kayu dibagi menjadi serat lurus, serat berpadu, serat berombak, serat berpilin dan serat diagonal atau miring.

• Kesan Raba, merupakan kesan atau rasa raba yang didapat ketika kayu disentuh. Kesan yang ditimbulkan dari jenis-jenis kayu berbeda-beda, seperti kasar, halus, licin, dingin, berminyak dan lainnya. Kesan raba dipengaruhi oleh tekstur kayu, kadar air, kadar zat ekstraktif pada sebuah kayu.

• Bau dan Rasa Kayu – Kayu memiliki aroma serta rasa yang berbeda-beda dan dapat segera hilang jika terlalu lama disimpan di udara terbuka. Misalnya kayu jati yang memiliki bau zat penyamak, kayu kulim yang berbau bawang, dan kayu kamper berbau seperti kapur barus. • Nilai Dekoratif – Pemilihan kayu untuk fungsi dekoratif dipengaruhi oleh warna, arah serat, tekstur dan pemunculan riap-riap tumbuh dan pola-pola tertentu.

• Higroskopis – Setiap kayu memiliki pori-pori yang dapat menyerap dan melepaskan air. Semakin lembab udara sekitar maka makin tinggi kelembapan kayu hingga mencapai keseimbangan dengan lingkungannya. Ketika kayu memiliki kelembapan yang sama dengan kelembapan udara lingkungannya, maka hal ini disebut kandungan air keseimbangan (EMC = Equilibrium Moisture Content).

• Sifat Kayu Terhadap Suara – Ternyata kayu memiliki respon tertentu terhadap suara, yaitu sifat akustik yang merupakan kemampuan kayu untuk meneruskan suara dan berkaitan dengan elastisitas kayu.

Sifat resonansi, yaitu sifat kayu yang ikut bergetar ketika terkena gelombang suara. Jenis kayu ini banyak digunakan untuk pembuatan alat musik seperti gitar dan biola karena menghasilkan kualitas nada yang baik. • Daya Hantar Panas – Secara umum kayu memiliki sifat isolator atau sulit untuk mengantarkan panas.

Pemilihan kayu dengan daya hantar panas yang rendah diperlukan dalam pembuatan barang-barang yang berhubungan dengan panas secara langsung. • Daya Hantar Listrik – Kayu merupakan penghantar listrik yang buruk karena daya hantar kayu tersebut dipengaruhi oleh kadar air kayu. Kayu yang memiliki kadar air 0% adalah kayu yang baik sebagai sekat listrik.

Namun semakin tinggi kadar air dalam kayu atau kayu basah, maka dapat mengantarkan daya listrik akibat air yang dikandungnya.

jepara merupakan pusat seni kerajinan

baca juga: 4 Iklim Dunia - Tropis, Subtropis, Sedang dan Dingin Sifat Mekanik Kayu Sifat mekanik adalah kemampuan kayu untuk menahan muatan atau gaya dari luar, atau disebut kekuatan kayu.

Muatan dari luar yang dimaksud adalah gaya-gaya dilaur benda yang cenderung mengubah bentuk dan besar benda tersebut. Dekoruma Kekuatan kayu merupakan hal penting dalam pemilihan kayu untuk konstruksi bangunan, perkakas, dan lainnya.

Berikut ini adalah sifat-sifat mekanik kayu: • Kekuatan Tarik – Keteguhan atau kekuatan tarik adalah kemampuan kayu kayu untuk menahan gaya-gaya yang menarik kayu, antara lain kekuatan tarik sejajar arah serat dan kekuatan tarik tegal lurus arah serat. Kekuatan tarik terbesar kayu adalah kekuatan tarik sejajar arah serat, sedangkan kekuatan tarik tegak lurus arah serat memiliki kekuatan yang lebih kecil.

jepara merupakan pusat seni kerajinan

• Kekuatan Tekan / Kompresi – Keteguhan atau kekuatan tekan adalah kemampuan kayu untuk menahan beban atau muatan, antara lain kekuatan tekan sejajar arah serat dan kekuatan tekan tegal lurus arah serat. Semua kayu memiliki kekuatan tekan sejajar arah serat lebih tinggi jepara merupakan pusat seni kerajinan kekuatan tekan tegal lurus arah serat.

• Kekuatan Geser – Kekuatan geser merupakan kemampuan kayu untuk menahan gaya yang membuat bagian kayu bergeser, antara lain kekuatan geser sejajar arah serat, kekuatan geser tegak lurus arah serat, kekuatan geser miring.

Kekuatan geser tegak lurus arah serat memiliki kekuatan lebih besar daripada kekuatan geser sejajar arah serat.

• Kekuatan Lengkung / Kelenturan – Kekuatan lengkung atau kelenturan kayu merupakan kekuatan kayu untuk menahan gaya-gaya yang akan membuat kayu melengkung atau untuk menahan beban mati atau hidup beban pukulan, antara lain kekuatan lengkung statik yaitu kekuatan kayu menahan gaya yang mengenai secara perlahan, serta kekuatan lengkung pukul yaitu kekuatan kayu menahan gaya yang mengenai secara tiba-tiba. • Kekakuan Kayu – Kekakuan yang dimaksud adalah kemampuan kayu untuk menahan perubahan bentuk atau lengkungan, biasa disebut dengan modulus elastisitas.

• Keuletan Kayu – Keuletan kayu adalah kemampuan kayu untuk menyerap tenaga yang relatif besar / kejutan / tegangan yang berulang yang melewati batas proporsional serta mengakibatkan bentuk permanen dan kerusakan sebagian pada bagian kayu.

• Kekerasan Kayu – Kekerasan kayu adalah kemampuan kayu untuk menahan gaya yang membuat takik / kikisan / abrasi / keausan kayu. • Kekuatan Belah – Kekautan belah merupakan kemampuan kayu untuk menahan gaya-gaya yang berusaha membelah kayu. Kayu yang memiliki kekuatan belah rendah sangat baik untuk kayu bakar.

Sedangkan kayu dengan kekuatan belah tinggi sangat baik untuk bahan ukiran atau patung. Pada umumnya kayu mudah dibelah sepanjang jari-jari atau arah radial daripada arah tangensial. Untuk mengukur sifat mekanik kayu diatas maka digunakan satuan kg / cm2.

Berikut ini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi sifat mekanik kayu: • Faktor luar atau eksternal, yaitu pengawetan kayu, kelembaban lingkungan, pembebanan dan cacat oleh jamur atau serangga perusak kayu.

• Faktor dalam atau internal, yaitu berat jenis, mata kayu, serat miring, dan sebagainya. Sifat Kimia Kayu Selain air, kayu juga mengandung komponen kimia seperti selulosa, hemiselulosa, lignin dan zat ekstraktif. Ketiga senyawa tersebut jika bergabung, dinamakan lignoselulosa. PERHUTANI Komponen kimia yang terdapat dalam kayu memiliki peranan penting karena akan menentukan kegunaan jenis kayu, menentukan ketahanan kayu terhadap jamur dan serangga ( rayap), dan menentukan teknik pengerjaan kayu.

Kayu memiliki komposisi unsur kimia sebagai berikut: • Karbon 50% • Hidrogen 6% • Nitrogen 0,04% – 0,10% • Abu 0,20% – 0,50% • dan sisanya adalah Oksigen Selulosa adalah bahan kristalin yang berguna untuk membangun dinding sel. Sedangkan jepara merupakan pusat seni kerajinan adalah unsur kayu non karbohidrat yang tidak berstruktur, letaknya berada pada lamela tengah dan dinging primer. Kadar lignin pada kayu gubal lebih tinggi daripada kayu teras.

Namun sebaliknya, kadar selulosa kayu gubal lebih rendah daripada kayu teras. Hemiselulosa adalah pentosa yang terhbung tidak beraturan dan terdapat pada tumbuhan berdaun lebar sebesar 20%, serta 30% di kornifer.

Zat ini juga sebagai bahan terbentuknya dinding sel serta menjadi zat cadangan. Dalam kayu juga terdapat senyawa ekstraktif yang jenis dan jumlahnya tergantung spesies pohon. Senyawa ini berupa asam lemak, resin, lilin dan terpena.

Fungsinya adalah melindungi barang kayu dari hama seperti jamur dan serangga kayu, sehingga mempengaruhi keawetan, warna, bau dan rasa setiap kayu.

Manfaat Kayu Penggunaan kayu yang tepat adalah dengan mengetahui sifat-sifat kayu yang akan digunakan. Pixabay Berikut ini adalah manfaat kayu berdasarkan syarat teknis dan jenis kayu apa yang dapat digunakan: • Kayu Konstruksi Bangunan – Kayu untuk keperluan konstruksi dan bangunan tentu harus memiliki kekuatan, kekerasan dan keawetan yang baik.

Selain itu, ukuran besar kayu juga menjadi pertimbangan. Jenis kayu yang cocok untuk bahan konstruksi bangunan adalah bangkirai, jati, balau, belangeran, cengal, giam, kapur, kempas, lara, keruing dan rasamala. • Kayu Veneer Biasa – Kayu untuk keperluan ini umumnya harus memenuhi kriteria seperti diameter besar, bulat, bebas cacar dan beratnya sedang.

Kayu jenis ini dapat ditemukan pada meranti merah dan putih, nyatoh, ramin, benuang, dan agathis. • Kayu Veneer Mewah – Kayu untuk venner mewah harus memiliki syarat-syarat yang dimiliki veneer biasa dengan tambahan memiliki nilai dekoratif, seperti kayu jati, sonokeling, eboni, kuku, bongin, dahu, lasi, sungkai, wetu, sonokembang, dan lasi. • Kayu Furniture / Mebel – Kayu untuk bahan baku mebel atau furniture biasanya memiliki berat sedang, dimensi stabil, memiliki nilai dekoratif, mudah dikerjakan (dipaku, dibubut, dilem, dipotong, dll).

Untuk keperluan ini kayu yang digunakan antara lain eboni, jati, kuku, mahoni, rengas, meranti, sonokeling, ramin dan sonokembang. • Kayu Lantai – Kayu juga dapat digunakan sebagai bahan lantai, oleh karena itu harus memiliki spesifikasi kayu keras, daya abrasi tinggi, tahan asam, mudah dipaku, dan memiliki kekuatan dan keawetan yang baik, seperti kayu bangkirai, balai, belangeran, bintangur, bongin, bungur dan jati.

• Kayu Bantalan Kereta Api – Penggunaan kayu sebagai bantalan kereta api telah digunakan sejak kereta api pertama kali ditemukan. Karena menahan bobot yang berat, maka kayu bantalan harus bersifat kuat, keras, kaku dan awet. Jenisnya sepeti kayu balau, bangkirai, belangeran, bedaru, bintangur, kempas dan ulin. • Kayu Untuk Alat Olahraga – Jepara merupakan pusat seni kerajinan juga dapat diolah dan menjadi alat olahraga seperti pemukul baseball dan busur panah.

Kayu yang dibutuhkan adalah kayu yang kuat, tidak mudah patah, ringan, halus, kaku dan awet, seperti jenis kayu bedaru, agathis, melur, merawan, nyatoh, sonokeling, salimuli, dan teraling. • Kayu Untuk Alat Musik – Gitar, biola dan piano adalah beberapa contoh alat musik yang menggunakan kayu sebagai bahan baku.

Dalam penggunaan kayu sebagai alat musik maka kayu sebaiknya memiliki tekstur halus, serat lurus, tidak mudah belah dan yang terpenting memiliki daya resonansi yang baik. Kayu-kayu ini antara lain merawan, cempaka, jati, nyatoh, lasi dan eboni.

• Kayu Alat Tulis dan Gambar – Manfaat kayu berikutnya adalah untuk pembuatan pensil tulis dan lukis. Kayu ini harus ringan, tekstur halus dan bersih seperti kayu melur, pulai, jelutung dan pinus. • Tong Kayu – Kayu yang dibentuk sedemikian rupa menjadi tong masih banyak digunakan di Eropa untuk menyimpan anggur.

Kayu ini biasanya bersifat tidak tembus cairan dan tidak menghasilkan bau, seperti kayu balau, bangkirai, jati dan pasang. • Tiang Listrik dan Telepon – Kayu untuk keperluan ini jepara merupakan pusat seni kerajinan kuat menahan angin atau tidak mudah patah, ringan dan bentuknya lurus.

Jenis kayu yang tepat digunakan seperti balau, jati, lara, kulim, ulim, merbau dan tembesu. • Kerajinan Patung dan Ukiran – Jepara merupakan kota yang memiliki julukan sebagai kota ukir.

Di kota ini banyak pengrajin menggunakan kayu jati, sonokeling, salimuli, melu, eboni dan cempaka sebagai bahan ukiran karena memiliki sifat keras, halus, liat, serat lurus dan tidak mudah patah.

• Korek Api – Penggunaan korek api dari kayu saat ini masih dapat ditemukan. Umumnya kayu-kayu yang digunakan seperti kemiri, jambu, agathis, benuang, sengon, perupuk, pulai, terentang dan pinus. Kayu korek api harus cukup kuat, elastis dan tidak mudah pecah.

• Kayu Moulding – Manfaat kayu untuk moulding sebaiknya memiliki karakter ringan, serat lurus, halus, mudah dikerjakan dan dekoratif. Seperti kayu jeletung, pulai, ramin dan meranti. • Pembuatan Kapal – Sebagai negara kepulauan dengan lautan yang luas, Indonesia terkenal sebagai negara maritim. Penggunaan kayu dalam pembuatan kapal telah diterapkan sejak nenek moyang untuk mengarungi samudera, seperti kayu ulin dan kapur.

Kayu tersebut digunakan karena tidak mudah pecah dan tahan terhadap air laut. • Persenjataan – Popor pistol dan senapan hingga saat ini masih mengunakan bagan kayu yang bersifat ringan, liat, kuat keras dan dimensi stabil seperti pada kayu jati, waru, salimuli. • Kayu Arang – Arang jepara merupakan pusat seni kerajinan hasil pembakaran kayu yang berwarna hitam. Pembuatan arang umumnya dari kayu bakau, kesambi, walikukun, cemara, gelam, johar, nyirih, puspa, rasamala dan simpur karena memiliki berat jenis tinggi.
• Afrikaans • العربية • Asturianu • Azərbaycanca • Basa Bali • Беларуская • Български • Català • Čeština • Deutsch • Emiliàn e rumagnòl • English • Esperanto • Español • Eesti • Euskara • فارسی • Suomi • Français • עברית • Hrvatski • Magyar • Հայերեն • Italiano • 日本語 • Jawa • Қазақша • 한국어 • Lombard • Madhurâ • Basa Banyumasan • Minangkabau • मराठी • Bahasa Melayu • Plattdüütsch • Nederlands • Norsk nynorsk • Polski • Jepara merupakan pusat seni kerajinan • Română • Русский • Srpskohrvatski / српскохрватски • Simple English • Slovenščina • Српски / srpski • Sunda • Svenska • Kiswahili • Тоҷикӣ • ไทย • Tagalog • Türkçe • Українська • Tiếng Việt • Bân-lâm-gú • l • b • s Batik adalah kain Indonesia bergambar yang pembuatannya secara khusus dengan menuliskan atau menerakan malam pada kain itu, kemudian pengolahannya diproses dengan cara tertentu yang memiliki kekhasan.

[1] sebagai keseluruhan teknik, teknologi, serta pengembangan motif dan budaya yang terkait, oleh UNESCO telah ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi ( Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) sejak 2 Oktober 2009.

[2] Sejak saat itu, 2 Oktober ditetapkan sebagai Hari Batik Nasional. Teknik seni kain yang mirip batik dapat ditemukan pada berbagai kebudayaan di dunia seperti di Nigeria, Tiongkok, India, Malaysia, Sri Lanka dan daerah-daerah lain di Indonesia.

Batik pesisir Indonesia dari pulau Jawa memiliki sejarah akulturasi yang panjang, dengan corak beragam yang dipengaruhi oleh berbagai budaya, serta paling berkembang dalam hal pola, teknik, dan kualitas pengerjaan dibandingkan batik dari daerah lain. Batik dianggap sebagai ikon budaya penting di Indonesia. Masyarakat Indonesia mengenakan batik sebagai busana kasual dan formal yang dapat digunakan dalam beragam acara.

Daftar isi • 1 Etimologi • 2 Sejarah teknik batik • 3 Budaya batik • 3.1 Corak batik • 4 Cara pembuatan • 5 Jenis batik • 5.1 Menurut teknik • 5.2 Menurut asal pembuatan • 5.3 Berdasarkan daerah asal • 5.4 Berdasarkan corak • 6 Galeri • 7 Lihat pula • 7.1 Merk • 7.2 Tokoh • 7.3 Pameran • 7.4 Sentra • 7.5 Museum • 7.6 Seniman • 7.7 Busana khas terbuat dari batik • 7.8 Peralatan batik • 8 Referensi • 9 Daftar pustaka • 10 Bacaan lanjutan • 11 Pranala luar Etimologi Secara etimologi, istilah "batik" berasal dari bahasa Jawa: ꦲꦩ꧀ꦧꦛꦶꦏ꧀, translit.

ambathik yang dihasilkan dari lakuran kata ꦲꦩ꧀ꦧ ( amba) yang berarti "lebar" atau "luas" (merujuk kepada kain), dan ꦤꦶꦛꦶꦏ꧀ ( nithik) yang berarti "membuat titik" dan kemudian berkembang menjadi istilah bahasa Jawa: ꦧꦛꦶꦏ꧀, translit. bathik, yang berarti menghubungkan titik-titik menjadi gambar tertentu pada kain yang luas atau lebar. Kata dalam bahasa Jawa: ꦧꦛꦶꦏꦤ꧀, translit. bathikan juga dapat bermakna sebagai "menggambar" atau "menulis". [3] Istilah bathik kemudian diserap kedalam bahasa Indonesia menjadi "batik" dengan menggantikan bunyi huruf "-th" sebagai "-t" dikarenakan orang non- Jawa tidak bisa melafalkannya dengan mudah.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, "batik" didefinisikan sebagai kain bergambar yang pembuatannya secara khusus dengan menuliskan atau menerakan lilin (atau dalam bahasa Jawa: ꦩꦭꦩ꧀, translit. malam) pada kain itu, yang kemudian pengolahannya melalui proses tertentu. [4] Jadi, dapat disimpulkan bahwa "batik" dapat merujuk kepada sebuah proses maupun hasil jadi (bersifat bendawi) dari proses tersebut.

Sejarah teknik batik Detail ukiran kain yang dikenakan Prajnaparamita, arca yang berasal dari Jawa Timur abad ke-13. Ukiran pola lingkaran dipenuhi kembang dan sulur tanaman yang rumit ini mirip dengan pola batik tradisional Jawa.

Seni pewarnaan kain dengan teknik perintang pewarnaan menggunakan malam atau lilin adalah salah satu bentuk seni kuno.

jepara merupakan pusat seni kerajinan

Penemuan di Mesir menunjukkan bahwa teknik ini telah dikenal semenjak abad ke-4 SM, dengan diketemukannya kain pembungkus mumi yang juga dilapisi malam untuk membentuk pola. Di Asia, teknik serupa batik juga diterapkan di Tiongkok semasa Dinasti T'ang (618-907) serta di India dan Jepang semasa Periode Nara (645-794).

Di Afrika, teknik yang mirip dengan batik dikenal oleh Suku Yoruba di Nigeria, serta Suku Soninke dan Wolof di Senegal. [5] Di Indonesia, batik dipercaya sudah ada semenjak zaman Majapahit, dan menjadi sangat populer akhir abad XVIII atau awal abad XIX. Batik yang dihasilkan ialah semuanya batik tulis sampai awal abad XX dan batik cap baru dikenal setelah Perang Dunia I atau sekitar tahun 1920-an. [6] Walaupun kata "batik" berasal dari bahasa Jawa, kehadiran batik di Jawa sendiri tidaklah tercatat.

G.P. Rouffaer berpendapat bahwa tehnik batik ini kemungkinan diperkenalkan dari India atau Srilangka pada abad ke-6 atau ke-7. [5] Di sisi lain, J.L.A. Brandes (arkeolog Belanda) dan F.A.

Sutjipto (sejarawan Indonesia) percaya bahwa tradisi batik adalah asli dari daerah seperti Toraja, Flores, Halmahera, dan Papua.

Perlu dicatat bahwa wilayah tersebut bukanlah area yang dipengaruhi oleh Hinduisme tetapi diketahui memiliki tradisi kuno membuat batik. [7] G.P. Rouffaer juga melaporkan bahwa pola gringsing sudah dikenal sejak abad ke-12 di Kediri, Jawa Timur.

Dia menyimpulkan bahwa pola seperti ini hanya bisa dibentuk dengan menggunakan alat canting, sehingga ia berpendapat bahwa canting ditemukan di Jawa pada masa sekitar itu.

[7] Detail ukiran kain yang menyerupai pola batik jepara merupakan pusat seni kerajinan oleh Prajnaparamita, arca dewi kebijaksanaan buddhis dari Jawa Timur abad ke-13. Detail pakaian menampilkan pola sulur tumbuhan dan kembang-kembang rumit yang mirip dengan pola batik tradisional Jawa yang dapat ditemukan kini.

Hal ini menunjukkan bahwa membuat pola batik yang rumit yang hanya dapat dibuat dengan canting telah dikenal di Jawa sejak abad ke-13 atau bahkan lebih awal. [8] Pada perempat terakhir abad ke-13, kain batik dari Jawa telah diekspor ke kepulauan Karimata, Siam, bahkan sampai ke Mosul.

[9] Legenda dalam literatur Melayu abad ke-17, Sulalatus Salatin menceritakan Laksamana Hang Nadim yang diperintahkan oleh Sultan Mahmud untuk berlayar ke India agar mendapatkan 140 lembar kain serasah dengan pola 40 jenis bunga pada setiap lembarnya. Karena tidak mampu memenuhi perintah itu, dia membuat sendiri kain-kain itu. Namun sayangnya kapalnya karam dalam perjalanan pulang dan hanya mampu membawa empat lembar sehingga membuat sang Sultan kecewa. [10] Oleh beberapa penafsir, who?

serasah itu ditafsirkan sebagai batik. Dalam literatur Eropa, teknik batik ini pertama kali diceritakan dalam buku History of Java (London, 1817) tulisan Sir Thomas Stamford Raffles. Ia pernah menjadi Gubernur Jenderal Inggris di Jawa.

Pada 1873 seorang saudagar Belanda Van Rijekevorsel memberikan selembar batik yang diperolehnya saat berkunjung ke Indonesia ke Museum Etnik di Rotterdam dan pada awal abad ke-19 itulah batik mulai mencapai masa keemasannya.

Sewaktu dipamerkan di Exposition Universelle di Paris pada tahun 1900, batik Indonesia memukau publik dan seniman. [5] Semenjak industrialisasi dan globalisasi, yang memperkenalkan teknik otomatisasi, batik jenis baru muncul, dikenal sebagai batik cap dan batik cetak, sementara batik tradisional yang diproduksi dengan teknik tulisan tangan menggunakan canting dan malam disebut batik tulis.

Pada saat yang sama imigran dari Indonesia ke Wilayah Persekutuan Malaysia juga membawa batik bersama mereka. Sekarang batik sudah berkembang di beberapa tempat di luar Jawa, bahkan hingga ke manca negara. Di Indonesia batik sudah pula dikembangkan di Aceh dengan batik Aceh, batik Cual di Riau, Batik Papua, batik Sasirangan Kalimantan Timur, dan batik Minahasa. Budaya batik Batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia (khususnya Jawa) sejak lama.

Perempuan-perempuan Jawa pada masa lampau menjadikan keterampilan mereka dalam membatik sebagai mata pencaharian, sehingga pada masa lalu pekerjaan membatik adalah pekerjaan eksklusif perempuan sampai ditemukannya "Batik Cap" yang memungkinkan masuknya laki-laki ke dalam bidang ini. Ada beberapa pengecualian bagi fenomena ini, yaitu batik pesisir yang memiliki garis maskulin seperti yang bisa dilihat pada corak "Mega Mendung", di mana di beberapa daerah pesisir pekerjaan membatik adalah lazim bagi kaum lelaki.

Tradisi membatik pada mulanya merupakan tradisi yang turun temurun, sehingga kadang kala suatu motif dapat dikenali berasal dari batik keluarga tertentu. Beberapa motif batik dapat menunjukkan status seseorang. Bahkan sampai saat ini, beberapa motif batik tadisional hanya dipakai oleh keluarga keraton Yogyakarta dan Surakarta.

Batik dipakai untuk membungkus seluruh tubuh oleh penari Tari Bedhoyo Ketawang di keraton Jawa. Corak batik Ragam corak dan warna batik dipengaruhi oleh berbagai pengaruh budaya lokal dan asing.

Awalnya, batik memiliki ragam corak dan warna yang terbatas, dan beberapa corak hanya boleh dipakai oleh kalangan tertentu, misalnya kalangan keraton. Namun batik pesisir menyerap berbagai pengaruh luar, seperti para pedagang asing dan para penjajah.

Jepara merupakan pusat seni kerajinan cerah seperti merah dipopulerkan oleh etnis Tionghoa, yang juga memopulerkan corak phoenix. Bangsa penjajah Eropa juga mengambil minat kepada batik dan hasilnya adalah corak bebungaan yang sebelumnya tidak dikenal (seperti bunga tulip), benda-benda yang dibawa penjajah (gedung atau kereta kuda), dan warna-warna kesukaan mereka seperti warna biru. Batik tradisonal tetap mempertahankan coraknya dan masih dipakai dalam upacara-upacara adat karena biasanya masing-masing corak memiliki arti atau lambang masing-masing.

Cara pembuatan Semula batik dibuat di atas bahan dengan jepara merupakan pusat seni kerajinan putih yang jepara merupakan pusat seni kerajinan dari kapas yang dinamakan kain mori. Dewasa ini batik juga dibuat di atas bahan lain seperti sutera, poliester, rayon dan bahan sintetis lainnya. Motif batik dibentuk dengan cairan lilin dengan menggunakan alat yang dinamakan canting untuk motif halus, atau kuas untuk motif berukuran besar, sehingga cairan lilin meresap ke dalam serat kain.

Kain yang telah dilukis dengan lilin kemudian dicelup dengan warna yang diinginkan, biasanya dimulai dari warna-warna muda. Pencelupan kemudian dilakukan untuk motif lain dengan jepara merupakan pusat seni kerajinan lebih tua atau gelap.

Setelah beberapa kali proses pewarnaan, kain yang telah dibatik dicelupkan ke dalam bahan kimia untuk melarutkan lilin. Jenis batik Pembuatan batik tulis. Menurut teknik • Batik tulis adalah kain yang dihias dengan tekstur dan corak batik menggunakan tangan.

Pembuatan batik jenis ini memakan waktu kurang lebih 2-3 bulan. • Batik cap adalah kain yang dihias dengan tekstur dan corak batik yang dibentuk dengan cap ( biasanya terbuat dari tembaga).

Proses pembuatan batik jenis ini membutuhkan waktu kurang lebih 2-3 hari. • Batik lukis adalah proses pembuatan batik dengan cara langsung melukis pada kain putih. Menurut asal pembuatan Batik Jawa Sebuah warisan kesenian budaya orang Indonesia, khususnya daerah Jawa yang dikuasai orang Jawa dari turun temurun. Batik Jawa mempunyai motif-motif yang berbeda-beda. Perbedaan motif ini biasa terjadi dikarnakan motif-motif itu mempunyai makna, maksudnya bukan hanya sebuah gambar akan tetapi mengandung makna yang mereka dapat dari leluhur mereka, yaitu penganut agama animisme, dinamisme atau Hindu dan Buddha.

Batik Jawa banyak berkembang di daerah Solo atau yang biasa disebut dengan batik Solo, Yogyakarta atau biasa disebut Batik Jogja dan Kota Pekalongan atau yang biasa disebut Batik Pekalongan. Berdasarkan daerah asal • Batik Aceh • Batik Bali • Batik Banyumas • Batik Banten • Batik Belanda • Batik Betawi • Batik Cianjur • Batik Cirebon • Batik Jambi • Batik Jepara / Batik Kartini • Batik Jepang • Batik Jombang • Batik Kalimantan • Batik Kebumen • Batik Kediri • Batik Kudus • Batik Madura • Batik Malang • Batik Maluku • Batik Minangkabau • Batik Minahasa • Batik Nusa Tenggara • Batik Papua • Batik Pekalongan • Batik Sumatra • Batik Solo • Batik Tasik • Batik Tegal (Tegalan) • Batik Tulungagung • Batik Yogyakarta Berdasarkan corak Merk • Batik Keris • Batik Arjuna Weda • Batik Kendil Tokoh • Iwan Tirta • K.R.T.

Hardjonagoro • Bagong Kussudiardjo • Eman Suparman • Ibu Sud • Tuty Cholid • Edward Hutabarat Pameran • Karnaval Batik Solo • Solo Batik Fashion • Putra Putri Batik Nusantara Sentra • Kampung batik Laweyan • Kampung Batik Trusmi • Pasar Beringharjo • Pasar Kliwon, Surakarta • Kampung Batik Pesindon, Pekalongan • Pasar Grosir Setono, Pekalongan Museum • Museum Batik Yogyakarta • Museum Batik Danar Hadi • Museum Ullen Sentalu • Museum Batik Pekalongan Seniman • Amri Yahya • Harris Riadi Busana khas terbuat dari batik • Blangkon • Kebaya • Iket • Samping • Kemeja • Gamis • Gaun • Daster Peralatan batik • Soga • Lerak • Canting jepara merupakan pusat seni kerajinan Malam • Akar wangi Referensi • ^ "Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring".

Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-03-29. Diakses tanggal 04 Oktober 2016. Periksa nilai tanggal di: -accessdate= ( bantuan) • ^ UNESCO: Indonesian Batik • ^ Poerwadharminta, WJS. Bausastra. • ^ "Batik". kbbi.kemdikbud.go.id. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

• ^ a b c Nadia Nava, Il batik - Ulissedizioni - 1991 ISBN 88-414-1016-7 • ^ Sejarah Batik [ pranala nonaktif permanen] • ^ a b Iwan Tirta, Gareth L. Steen, Deborah M. Urso, Mario Alisjahbana, 'Batik: a play of lights and shades, Volume 1', By Gaya Favorit Press, 1996, ISBN 979-515-313-7, 9789795153139 • ^ "Prajnaparamita and other Buddhist deities".

Volkenkunde Rijksmuseum. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2 May 2014. Diakses tanggal 1 May 2014. Parameter -url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) • ^ Jung-pang, Lo (2013).

China as a Sea Power, 1127-1368. Flipside Digital Content Company Inc. ISBN 9789971697136. • ^ Dewan sastera, Volume 31, Issues 1-6 By Dewan Bahasa dan Pustaka Daftar pustaka • Doellah, H.Santosa.

(2003). Batik: The Impact of Time and Environment, Solo: Danar Hadi. ISBN 979-97173-1-0 • Elliott, Inger McCabe. (1984) Batik: fabled cloth of Java photographs, Brian Brake ; contributions, Paramita Abdurachman, Susan Blum, Iwan Tirta ; design, Kiyoshi Kanai. New York: Clarkson N. Potter Inc., ISBN 0-517-55155-1 • Fraser-Lu, Sylvia.(1986) Indonesian batik: processes, patterns, and places Singapore: Oxford University Press.

ISBN 0-19-582661-2 • Gillow, John; Dawson, Barry. (1995) Traditional Indonesian Textiles. Thames and Hudson. ISBN 0-500-27820-2 • QuaChee & eM.K. (2005) Batik Inspirations: Featuring Top Batik Designers. ISBN 981-05-4447-2 • Raffles, Sir Thomas Stamford.

(1817) History of Java, Black, Parbury & Allen, London. • Sumarsono, Hartono; Ishwara, Helen; Yahya, L.R. Supriyapto; Moeis, Xenia (2013). Benang Raja: Menyimpul Keelokan Batik Pesisir. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia. ISBN 978-979-9106-01-8. • Tirta, Iwan; Steen, Gareth L.; Urso, Deborah M.; Alisjahbana, Mario. (1996) "Batik: a play of lights and shades, Volume 1", Indonesia: Gaya Favorit.

ISBN 979-515-313-7, ISBN 978-979-515-313-9 • Nadia Nava, Il batik - Ulissedizioni - 1991 ISBN 88-414-1016-7 Bacaan lanjutan • Pogadaev, Victor (2002). "The Magic of Batik" in "Vostochnaya Kollektsiya" (Oriental Collection), Spring 2002, p. 71-74. Pranala luar • (Indonesia) Batik Fraktal Kontemporer • (Indonesia) Batik Banten: Seni budaya lokal yang mendunia Kategori tersembunyi: • Galat CS1: tanggal • Artikel dengan pranala luar nonaktif • Artikel dengan pranala luar nonaktif permanen • Halaman dengan rujukan yang menggunakan parameter yang tidak didukung • Halaman yang menggunakan pranala magis ISBN • Artikel mengandung bahasa Jawa • Artikel Wikipedia dengan penanda GND • Artikel Wikipedia dengan penanda BNE • Artikel Wikipedia dengan penanda BNF • Artikel Wikipedia dengan penanda LCCN • Artikel Wikipedia dengan penanda NDL • Artikel Wikipedia dengan penanda SUDOC • Halaman ini terakhir diubah pada 2 April 2022, pukul 03.20.

• Teks tersedia di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa; ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. • Kebijakan privasi jepara merupakan pusat seni kerajinan Tentang Wikipedia • Penyangkalan • Tampilan seluler • Pengembang • Statistik • Pernyataan kuki • • 59400 Kode area telepon 0291 (daratan) 0297 (Karimunjawa) Pelat kendaraan K xxxx C**/L*/Q*/V* Kode Kemendagri 33.20 Kode SNI 7657-2010 JPA DAU Rp 1.052.629.221.000,- ( 2020) [5] Flora resmi Durian petruk Fauna resmi Elang laut dada putih Situs web jepara .go .id Jepara ( bahasa Jawa: ꦗꦼꦥꦫ, pengucapan bahasa Jawa: [d͡ʒəpɔrɔ]) adalah salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Tengah, Indonesia.

Beribu kota dengan nama yang sama. Kabupaten ini berbatasan dengan Laut Jawa di barat dan utara, Kabupaten Pati dan Kabupaten Kudus di timur, serta Kabupaten Demak di selatan.

Wilayah Kabupaten Jepara juga meliputi Kepulauan Karimunjawa, yang berada di Laut Jawa. Daftar isi • 1 Etimologi • 2 Geografis • 2.1 Batas Jepara merupakan pusat seni kerajinan • 2.2 Topografi • 2.3 Hidrologi • 2.4 Geologi • 2.5 Iklim • 3 Sejarah • 3.1 Kerajaan • 4 Pemerintahan • 4.1 Daftar Bupati • 4.2 Bupati • 4.3 Wakil Bupati • 4.4 Dewan Perwakilan • 4.5 Kecamatan • 5 Pariwisata • 5.1 Jepara merupakan pusat seni kerajinan alam • 5.2 Wisata Sejarah • 5.3 Wisata Cagar Alam • 5.4 Wisata Cagar Budaya • 5.5 Wisata Desa • 5.6 Wisata Keluarga • 5.7 Wisata Air • 5.8 Wisata Kuliner • 5.9 Wisata Malam • 5.10 Wisata Religi • 5.11 Wisata belanja • 5.12 Perayaan • 5.12.1 Perayaan Tradisional • 5.12.2 Perayaan Modern • 6 Seni budaya • 7 Kuliner khas • 7.1 Masakan • 7.2 Sambal • 7.3 Salad • 7.4 Minuman • 7.5 Jajan Pasar • 7.6 Oleh-oleh • 7.7 Cendera mata • 7.8 Souvenir • 7.9 Aksesoris • 8 Buah-buahan • 9 Potensi Ekonomi • 10 Kesehatan • 10.1 Puskesmas • 10.2 Klinik • 10.3 Rumah Sakit • 11 Pendidikan • 11.1 Pendidikan Anak Usia Dini • 11.2 Taman Kanak-Kanak Negeri • 11.3 Taman Kanak-Kanak Swasta • 11.4 Sekolah Dasar Negeri • 11.5 Sekolah Dasar Swasta • 11.6 Madrasah Ibtidaiyah • 11.7 SMP Negeri • 11.8 SMP Swasta • 11.9 Madrasah Tsanawiyah • 11.10 SMA Negeri • 11.11 SMA Swasta • 11.12 SMK Negeri • 11.13 SMK Swasta • 11.14 Madrasah Aliyah Negeri • 11.15 Madrasah Aliyah Swasta • 11.16 Pondok Pesantren • 11.17 Perguruan Tinggi • 11.18 Pelatihan Kerja • 12 Media Massa • 12.1 Televisi • 12.2 Radio • 12.3 Majalah & Koran • 12.4 Media Online • 13 Transportasi • 13.1 Jalur udara • 13.2 Jalur laut • 13.3 Jalur darat • 14 Olahraga • 14.1 Fasilitas • 14.2 Tim • 14.3 Kompetisi • 15 Kota Kembar • 16 Nomor Telepon Tanggap Darurat Jepara • 17 Tokoh Jepara • 17.1 Tokoh politik • 17.2 Tokoh agama • 17.3 Tokoh wanita • 17.4 Tokoh selebriti • 17.5 Tokoh olahraga • 18 Legenda • 19 Referensi • 19.1 Buku • 19.2 Catatan • 20 Pranala luar Etimologi [ sunting - sunting sumber ] Menurut sejarahwan Hindia Belanda Cornelis Lekkerkerker, nama Jepara berasal dari kata Ujungpara yang kemudian berubah menjadi kata Ujung Mara, Jumpara, dan akhirnya Jepara atau Japara.

Kata Ujungpara berasal dari bahasa Jawa yang terdiri atas dua kata, yaitu Ujung dan Para. Kata Ujung berarti “bagian darat yang menjorok jauh ke laut”, sedangkan kata Para, berarti "menunjukkan arah”. Dengan demikian, kata Ujungpara berarti “suatu daerah yang letaknya menjorok jauh ke laut”.

Dalam sumber lain, kata Para merupakan kependekan dari Pepara, yang artinya "bebakulan mrono mrene" (berdagang ke sana ke mari). Dengan artian ini, maka kata Ujungpara juga berarti "sebuah ujung tempat bermukimnya para pedagang dari berbagai daerah". [6] Geografis [ sunting - sunting sumber ] Secara geografis Kabupaten Jepara terletak pada posisi 110°9'48,02" sampai 110°58'37,40" Bujur Timur dan 5°43'20,67" sampai 6°47'25,83" Lintang Selatan, sehingga merupakan daerah paling ujung sebelah utara dari Provinsi Jawa Tengah.

Kabupaten Jepara terletak di Pantura Timur Jawa Tengah yang bagian barat dan utaranya dibatasi oleh laut. Bagian timur wilayah kabupaten ini merupakan daerah pegunungan.

Luas wilayah daratan Kabupaten Jepara 1.004,132 km2 dengan panjang garis pantai 72 km. Wilayah tersempit adalah Kecamatan Kalinyamatan (24,179 km²) sedangkan wilayah terluas adalah Kecamatan Keling (231,758 km²).

[7] Wilayah Kabupaten Jepara juga meliputi Kepulauan Karimunjawa, yakni gugusan pulau-pulau di Laut Jawa. Dua pulau terbesarnya adalah Pulau Karimunjawa dan Pulau Kemujan.

Sebagian besar wilayah Karimunjawa dilindungi dalam Cagar Alam Laut Karimunjawa. Batas Wilayah [ sunting - sunting sumber ] Batas wilayah administrasi Kabupaten Jepara meliputi: Utara Laut Jawa Timur Kabupaten Pati dan Kabupaten Kudus Selatan Kabupaten Demak Barat Laut Jawa Topografi [ sunting - sunting sumber ] Secara topografi, Kabupaten Jepara dapat dibagi dalam empat wilayah yaitu wilayah pantai di jepara merupakan pusat seni kerajinan pesisir Barat dan Utara, wilayah dataran rendah di bagian tengah dan Selatan, wilayah pegunungan di bagian Timur yang merupakan lereng Barat dari Gunung Muria dan wilayah perairan atau kepulauan di bagian utara merupakan serangkaian Kepulauan Karimunjawa.

Dengan kondisi topografi demikian, Kabupaten Jepara memiliki variasi ketinggian antara 0 m sampai dengan 1.301 m dpl (dari permukaan laut), daerah terendah adalah Kecamatan Kedung antara 0 - 2 mdpl yang merupakan dataran pantai, sedangkan daerah yang tertinggi adalah Kecamatan Keling antara 0-1.301 mdpl merupakan perbukitan.

Variasi ketinggian tersebut menyebabkan Kabupaten Jepara terbagai dalam empat kemiringan lahan, yaitu datar 41.327,060 Ha, bergelombang 37.689,917 Ha, curam 10.776 Ha dan sangat curam 10.620,212 Ha. [7] Hidrologi [ sunting - sunting sumber ] Daratan utama Kabupaten Jepara berdasarkan sistem hidrologi merupakan kawasan yang berada pada lereng Gunung Muria bagian barat yang mengalir sungai-sungai besar yang memiliki beberapa anak sungai. Sungai-sungai besar tersebut antara lain Sungai Gelis, Keling, Jarakan, Jinggotan, Banjaran, Mlonggo, Gung, Wiso, Pecangaan, Bakalan, Mayong dan Tunggul.

Berdasarkan karakteristik topografi wilayah, aliran sungai relatif dari daerah hulu di bagian timur (Gunung Muria) ke arah jepara merupakan pusat seni kerajinan (barat daya, barat, dan barat laut) yaitu daerah hilir (laut Jawa). [7] Geologi [ sunting - sunting sumber ] Daratan utama Kabupaten Jepara memiliki beberapa jenis tanah, yang dapat diklasifikasikan menjadi 4 jenis tanah berikut Andosol coklat, terdapat diperbukitan bagian utara dan puncak Gunung Muria seluas 3.525,469 Ha, Regosol terdapat dibagian utara seluas 2.700,857 Ha, Alluvial terdapat di sepanjang pantai utara seluas 9.126,433 Ha, Asosiasi Mediterian terdapat di pantai barat seluas 19.400,458 Ha dan Latosol yang merupakan jenis tanah paling dominan di Kabupaten Jepara terdapat di perbukitan Gunung Muria seluas 65.659,972 Ha.

[7] Iklim [ sunting - sunting sumber ] Suhu udara di wilayah Jepara bervariasi antara 21°–34°C dengan kelembapan nisbi sebesar ±81%. Iklim di wilayah Jepara adalah iklim tropis dengan tipe muson tropis ( Am) yang memiliki dua musim yang dipengaruhi oleh pergerakan angin muson, yakni musim penghujan dan musim kemarau.

Musim kemarau di wilayah Jepara berlangsung saat angin muson timur–tenggara yang bersifat kering dan dingin bertiup, yakni pada periode Mei– Oktober dengan bulan terkering adalah Agustus yang curah hujan bulanannya kurang dari 25 mm per bulan.

Sementara itu, musim penghujan di Jepara berlangsung ketika periode bertiupnya angin muson barat daya–barat laut yang bersifat basah dan lembab, angin muson ini berlangsung pada periode November– April dengan bulan terbasah adalah Januari yang curah hujan bulanannya lebih dari 500 mm per bulan.

Curah hujan tahunan di wilayah Jepara berkisar antara 2.200–2.800 mm per tahun dengan jumlah hari hujan berkisar antara 100–150 hari hujan per tahun. Data iklim Jepara, Jawa Tengah, Indonesia Bulan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des Tahun Rata-rata tertinggi °C (°F) 30.6 (87.1) 31.5 (88.7) 31.9 (89.4) 32.8 (91) 32.9 (91.2) 32.1 (89.8) 32.5 (90.5) 33.3 (91.9) 34.3 (93.7) 34.7 (94.5) 33.1 (91.6) 31.7 (89.1) 32.62 (90.71) Rata-rata harian °C (°F) 26.4 (79.5) 26.9 (80.4) 27.5 (81.5) 27.2 (81) 27.1 (80.8) 26.8 (80.2) 26.5 (79.7) 26.9 (80.4) 27.7 (81.9) 28.5 (83.3) 27.8 (82) 26.9 (80.4) 27.18 (80.93) Rata-rata terendah °C (°F) 22.2 (72) 22.3 (72.1) 23 (73) 22.6 (72.7) 22.4 (72.3) 21.5 (70.7) 20.6 (69.1) 20.6 (69.1) 21.3 (70.3) 22.2 (72) 22.6 (72.7) 22.2 (72) 21.96 (71.5) Presipitasi mm (inci) 646 (25.43) 481 (18.94) 363 (14.29) 170 (6.69) 93 (3.66) 55 (2.17) 27 (1.06) 20 (0.79) 41 (1.61) 86 (3.39) 219 (8.62) 442 (17.4) 2.643 (104,05) Rata-rata hari hujan 20 19 16 12 9 5 2 2 4 8 14 18 129 % kelembapan 85 85 84 82 81 79 75 74 75 78 80 84 80.2 Rata-rata sinar matahari bulanan 165 163 195 216 239 245 272 294 273 264 226 191 2.743 Sumber #1: Climate-Data.org [8] Sumber #2: Weatherbase [9] Sejarah [ sunting - sunting sumber ] Bab atau bagian ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan.

Bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Bab atau bagian ini akan dihapus bila tidak tersedia referensi ke sumber tepercaya dalam bentuk catatan kaki atau pranala luar. Rumah warga Jepara era Hindia Belanda. Jauh sebelum adanya kerajaan-kerajaan di tanah jawa. Di ujung sebelah utara pulau Jawa sudah ada sekelompok penduduk yang diyakini orang-orang itu berasal dari daerah Yunnan Selatan yang kala itu melakukan migrasi ke arah selatan.

Jepara saat itu masih terpisah oleh selat Juwana. Asal nama Jepara berasal dari perkataan Ujung Para, Ujung Mara dan Jumpara yang kemudian menjadi Jepara, yang berarti sebuah tempat permukiman para pedagang yang berniaga ke berbagai daerah. Menurut buku “Sejarah Baru Dinasti Tang (618-906 M)” mencatat bahwa pada tahun 674 M seorang musafir Jepara merupakan pusat seni kerajinan bernama I-Tsing pernah mengunjungi negeri Holing atau Kaling atau Kalingga yang juga disebut Jawa atau Japa dan diyakini berlokasi di Keling, kawasan timur Jepara sekarang ini, serta dipimpin oleh jepara merupakan pusat seni kerajinan raja wanita bernama Ratu Shima yang dikenal sangat tegas.

Menurut seorang penulis Portugis bernama Tomé Pires dalam bukunya “ Suma Oriental”, Jepara baru dikenal pada abad ke-XV (1470 M) sebagai bandar perdagangan yang kecil yang baru dihuni oleh 90-100 orang dan dipimpin oleh Aryo Timur dan berada di bawah pemerintahan Demak.

Kemudian Aryo Timur digantikan oleh putranya yang bernama Pati Unus (1507-1521). Pati Unus mencoba untuk membangun Jepara menjadi kota niaga. Pati Unus dikenal sangat gigih melawan penjajahan Portugis di Malaka yang menjadi mata rantai perdagangan nusantara. Setelah Pati Unus wafat digantikan oleh ipar Faletehan /Fatahillah yang berkuasa (1521-1536).

Kemudian pada tahun 1536 oleh penguasa Demak yaitu Sultan Trenggono, Jepara diserahkan kepada anak dan menantunya yaitu Ratu Retno Kencono dan Pangeran Hadirin, suaminya.

Namun setelah tewasnya Sultan Trenggono dalam Ekspedisi Militer di Panarukan Jawa Timur pada tahun 1546, timbulnya geger perebutan tahta kerajaan Demak yang berakhir dengan tewasnya Pangeran Hadiri oleh Aryo Penangsang pada tahun 1549.

Kematian orang-orang yang dikasihi membuat Ratu Retno Kencono sangat berduka dan meninggalkan kehidupan istana untuk bertapa di Bukit Danaraja.

Setelah terbunuhnya Aryo Penangsang oleh Sutowijoyo, Ratu Retno Kencono bersedia turun dari pertapaan dan dilantik menjadi penguasa Jepara dengan gelar Nimas Ratu Kalinyamat.

Pada masa pemerintahan Ratu Kalinyamat (1549-1579), Jepara berkembang pesat menjadi Bandar Niaga utama di Pulau Jawa, yang melayani eksport import. Disamping itu juga menjadi Pangkalan Angkatan Laut yang telah dirintis sejak masa Kerajaan Demak. Sebagai seorang penguasa Jepara, yang gemah ripah loh jinawi karena keberadaan Jepara kala itu sebagai Bandar Niaga yang ramai, Ratu Kalinyamat dikenal mempunyai jiwa patriotisme anti penjajahan.

Hal ini dibuktikan dengan pengiriman armada perangnya ke Malaka guna menggempur Portugis pada tahun 1551 dan tahun 1574. Adalah tidak berlebihan jika orang Portugis saat itu menyebut sang Ratu sebagai Rainha de Jepara Senora de Rica, yang artinya Raja Jepara seorang wanita yang sangat berkuasa dan kaya raya. Serangan sang Ratu yang gagah berani ini melibatkan hampir 40 buah kapal yang berisikan lebih kurang 5.000 orang prajurit.

Namun serangan ini gagal, ketika prajurit Kalinyamat ini melakukan serangan darat dalam upaya mengepung benteng jepara merupakan pusat seni kerajinan Portugis di Malaka, tentara Portugis dengan persenjataan lengkap berhasil mematahkan kepungan tentara Kalinyamat. Namun semangat Patriotisme sang Ratu tidak pernah luntur dan gentar menghadapi penjajah bangsa Portugis, yang pada abad 16 itu sedang dalam puncak kejayaan dan diakui sebagai bangsa pemberani di Dunia.

Dua puluh empat tahun kemudian atau tepatnya Oktober 1574, sang Ratu Kalinyamat mengirimkan armada militernya yang lebih besar di Malaka.

jepara merupakan pusat seni kerajinan

Ekspedisi militer kedua ini melibatkan 300 buah kapal di antaranya 80 buah kapal jung besar berawak 15.000 orang prajurit pilihan. Pengiriman armada militer kedua ini di pimpin oleh panglima terpenting dalam kerajaan yang disebut orang Portugis sebagai Quilimo.

Walaupun akhirnya perang kedua ini yang berlangsung berbulan-bulan tentara Kalinyamat juga tidak berhasil mengusir Portugis dari Malaka, namun telah membuat Portugis takut dan jera berhadapan dengan Raja Jepara ini, terbukti dengan bebasnya Pulau Jawa dari Penjajahan Portugis pada abad 16 itu.

Sebagai peninggalan sejarah dari perang besar antara Jepara dan Portugis, sampai sekarang masih terdapat di Malaka komplek kuburan yang disebut sebagai Makam Tentara Jawa.

Selain itu tokoh Ratu Kalinyamat ini juga sangat berjasa dalam membudayakan SENI UKIR yang sekarang ini jadi andalan utama ekonomi Jepara yaitu perpaduan seni ukir Majapahit dengan seni ukir Patih Badarduwung yang berasal dari Negeri Cina. Menurut catatan sejarah Ratu Kalinyamat wafat pada tahun 1579 jepara merupakan pusat seni kerajinan dimakamkan di Desa Mantingan Jepara, di sebelah makam suaminya Pangeran Hadirin. Mengacu pada semua aspek positif yang telah dibuktikan oleh Ratu Kalinyamat sehingga Jepara menjadi negeri yang makmur, kuat dan mashur maka penetapan Hari Jadi Jepara yang mengambil waktu dia dinobatkan sebagai penguasa Jepara atau yang bertepatan dengan tanggal 10 April 1549 ini telah ditandai dengan Candra Sengkala Trus Karya Tataning Bumi atau terus bekerja keras membangun daerah.

Untuk Tahun 2010 ini, Jepara telah mendapatkan sertifikasi Indikasi Geografis terhadap produk Ukirnya yang sangat khas. [10] Kerajaan [ sunting - sunting sumber ] di Jepara terdapat beberapa Kerajaan pada masanya, yaitu: • Kerajaan Kalingga • Kerajaan Kalinyamat Pemerintahan [ sunting - sunting sumber ] Daftar Bupati [ sunting - sunting sumber ] Artikel utama: Daftar Bupati Jepara Daftar ini dimulai dari tahun 1950, yaitu tahun ditetapkannya Jepara sebagai kabupaten dalam Jawa Tengah.

[11] [12] Bupati [ sunting - sunting sumber ] No Foto Nama Mulai Jabatan Akhir Jabatan Keterangan 1 Soyoto Sastro Wardoyo 1950 1954 2 Daniel H Jacob 1954 1957 3 H. Sahlan Ridwan 1957 1961 4 H.Zaiqas Adya S.Pdi 1961 1965 5 H. Zubaidi Ali 1965 1967 6 Moehadi S.H. 1967 1973 7 Soewarno Djojo Mardowo S.H. 1973 1976 8 Soedikto S.H. 1976 1981 9 H.

Hisom Prasetyo S.H. 1981 1991 10 Drs. Bambang Poerwadi 1991 1996 11 Drs. Soenarto 1997 2002 12 Drs. H. Hendro Martojo M.M. 2002 2012 13 K. H. Ahmad Marzuqi S.E. 2012 2019 14 Berkas:Dian Kristiandi 2016.jpg Dian Kristiandi S.Sos 2019 Petahana [Ket. 1] Wakil Bupati [ sunting - sunting sumber ] No Foto Nama Mulai Jabatan Akhir Jabatan 1 K.H.

Ali Irfan Muhtar 2002 2007 2 K.H. Ahmad Marzuqi S.E. 2007 2012 3 Dr. H. Subroto S.E., M.M. 2012 2017 4 Dian Kristiandi S.Sos. 2017 2019 Dewan Perwakilan [ sunting - sunting sumber ] Artikel utama: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Jepara Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Jepara dalam tiga periode terakhir. Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode 2009–2014 2014–2019 2019–2024 PPP 10 9 10 PDI-P 9 10 8 NasDem (baru) 5 7 PKB 4 5 6 Gerindra (baru) 6 8 5 Golkar 6 5 4 PAN 3 3 2 Demokrat 5 2 2 PKS 2 2 2 Perindo (baru) 2 Hanura (baru) 3 1 1 Berkarya (baru) 1 PKNU 1 Barnas 1 Jumlah Anggota 50 50 50 Jumlah Partai 11 10 12 Kecamatan [ sunting - sunting sumber ] • Brantaksekarjati • Bugo • Gedangan • Gidangelo • Guwosobokerto • Kalipucang Kulon • Kalipucang Wetan • Karanganyar • Kedungsarimulyo • Kendengsidialit • Ketilengsingolelo • Sidigede • Telukwetan • Ujungpandan • Welahan TOTAL 11 184 Pariwisata [ sunting - sunting sumber ] Wisata alam [ sunting - sunting sumber ] • Gunung Genuk, di Clering • Gunung Muria, di Keling • Gunung Gede, di Karimunjawa • Gunung Maming, di Karimunjawa • Kepulauan Karimunjawa di Karimunjawa • Pulau Panjang • Pulau Mandalika, di Ujungwatu • Pantai Kartini, di Bulu • Pantai Tirto Samodra, di Bandengan • Pantai Empu Rancak, di Karanggondang • Pantai Blebak, di Sekuro • Pantai Pecatu, di Banyumanis • Pantai Bondo, di Bondo • Pantai Ombak Mati, di Bondo • Pantai Pailus, di Karanggondang • Pantai Tegalsambi, di Tegalsambi • Pantai Teluk Awur, di Telukawur • Pantai Semat, di Semat • Pantai Metawar, di Ujungwatu • Pantai Pungkruk, di Mororejo • Pantai Suweru, di Balong • Pantai Bayuran, di Tubanan • Pantai Beringin, di Bumiharjo • Pantai Sekembu, di Mulyoharjo • Pantai Mbah Sirah, di Semat • Pantai Lemah Abang, di Balong • Pantai Ketepeng, di Bandungharjo • Pantai Ujung Piring, di Sekuro • Pantai Tanjung Njelamun, di Balong • Pantai Pelayaran, di Karangkebagusan • Belik Bidadari dan Jaka Tarub, di Daren • Shenden, di Mulyoharjo • Kedung Plumpang, di Tanjung • Kedung Gong, di Plajan • Ngembes Putri Cina, di Banyumanis • Bongpes, di Gerdu • Waduk Punden, di Gemulung • Waduk Klebut, di Jerukwangi • Telaga Sejuta Akar, di Bondo • Danau Blingoh, di Blingoh • Goa Tritip, di Ujungwatu • Goa Tratak, di Blingoh • Goa Blorong, di Damarwulan • Goa Manik, di Sumanding • Goa Sakti, di Plajan • Sumanding Pinus Indah, di Sumanding • Wono Pinus Setro, di Batealit • Sreni Indah, di Bategede • Air Terjun Songgo Langit, di Bucu • Air Terjun Jurang Manten, di Blingoh • Air Terjun Jurang Nganten, di Tanjung • Air Terjun Kalen Wates, di Tanjung • Air Terjun Kemiren, di di Bategede • Air Terjun Suroloyo, di Bungu • Air Terjun Sumenep, di Batealit • Air Terjun Undak Manuk, di Blingoh • Air Terjun Nglumprit, di Dudakawu • Air Terjun Grinjingan Dowo,di Dudakawu • Air Terjun Nglamer, di Dudakawu • Air Terjun Kedung Pancur Telu, di Damarwulan • Air Terjun Kedung Ombo, di Papasan • Air Terjun Nggembong, di Srikandang • Air Terjun Gantungan, di Tanjung • Air Terjun Nyamplungan, di Karimunjawa • Air Terjun Pancuran, di Somosari • Air Terjun Watu Bantal Susun, di Somosari • Air Terjun Nongko Pace, di Somosari • Air Terjun Banyu Anjlok, di Somosari • Air Terjun Dung Paso, di Somosari • Air Terjun Segorolebu, di Somosari • Air Terjun Curug Kemiri, di Damarwulan • Air Terjun Curug Kyai Buku, di Damarwulan • Air Terjun Karang Nongko, di Banyumanis • Air Terjun Grenjengan, di Banyumanis • Air Terjun Statah, di Batealit • Air Terjun Cabe, di Batealit • Air Terjun Seberuk, di Batealit • Air Terjun Jenggureng, di Sumanding • Air Terjun Mloso Indah, di Sukodono • Air Terjun Ngipik Indah, di Langon • Air Terjun Grojokan Wergol, di Reguklampitan Wisata Sejarah [ sunting - sunting sumber ] • Benteng Portugis, di Banyumanis • Benteng VOC, [15] di Ujungbatu • Museum R.A Kartini, di Panggang • Museum Gong Perdamaian Dunia, di Plajan • Museum Ukir Nusantara, di Panggang • Pendapa Jepara, di Kauman • Monumen Plasenta R.A.

Kartini, di Pelemkerep • Gapura Robayan di Robayan • Masjid Astana Mantingan, di Mantingan • Masjid Agung Baitul Makmur Jepara, di Kauman • Kelenteng Hian Thian Siang Tee, di Welahan • Candi Bubrah, di Tempur • Candi Angin, di Tempur Wisata Cagar Alam [ sunting - sunting sumber ] • Cagar Alam Clering, di Clering • Cagar Alam Keling, di Bumiharjo • Cagar Alam Kembang, di Jinggotan Wisata Cagar Budaya [ sunting - sunting sumber ] • Gapura Masjid Jami' Baiturrahman I Robayan, di Robayan • Siti Inggil Keraton Kalinyamat, di Kriyan • Taman Pertapaan Sonder, di Tulakan • Kutha Bedah, di Robayan • Reruntuhan Tembok Benteng Kalinyamat, di Robayan dan Bakalan Wisata Desa [ sunting - sunting sumber ] • Desa Wisata Plajan, di Plajan • Desa Wisata Tempur, di Tempur • Desa Wisata Banyumanis, di Banyumanis • Desa Wisata Dudakawu, di Dudakawu • Desa Wisata Batealit, di Batealit • Desa Wisata Batukali, di Batukali Wisata Keluarga [ sunting - sunting sumber ] • Kura-Kura Ocean Park, di Bulu • Jepara Ourland Park, di Mororejo • Tiara Park Waterboom and 3D Theater, di Purwogondo • Mitra Waterboom & Toys, di Bangsri • Alamoya Waterboom, di Bapangan • Waterboom Rikan’s, di Dongos • Shinta Pool Pecangaan, di Pecangaan Kulon • Kebonan Kampoeng Maen, di Bapangan • Sentral Park, di Balong • Bioskop Indie Cineto, di Pengkol Wisata Air [ sunting - sunting sumber ] • Pemancingan Cemoro Kembar, di Ngabul • Kolam Pemancingan dan Warung Makan Kalinyamatan, di Batukali Wisata Kuliner [ sunting - sunting sumber ] • Pasar Payung (Pusat Kuliner), di Plajan • Belum Ada Nama Resmi dari Pemkab(mungkin bisa diberi nama Jepara Culinary Centre), di Jobokuto (Belakang SCJ) • Belum Ada Nama Resmi dari Pemkab(mungkin bisa diberi nama Karimunjawa Culinary Centre), di Karimunjawa (Dekat Alun-Alun Kota Karimunjawa) • Belum Ada Nama Resmi dari Pemkab(mungkin bisa diberi nama Pecangaan Culinary Centre), di Pecangaan Jepara merupakan pusat seni kerajinan (Sebelah Utara PT Dasaplast) Wisata Malam [ sunting - sunting sumber ] Kabupaten Jepara terdapat beberapa tempat wisata malam yang positif bagi anak-anak hingga dewasa, yaitu: • Alun-Alun 1 Jepara, di Kauman • Alun-Alun 2 Jepara, di Kauman • Shopping Centre Jepara (S.C.J), di Jobokuto • Pasar Kalinyamatan, di Purwogondo • Tugu Tiga Puteri Jepara, di Ngabul Wisata Religi [ sunting - sunting sumber ] • Jepara merupakan pusat seni kerajinan Syekh Siti Jenar ( Sunan Jepara), di Balong • Makam Mbah Roboyo, di Robayan • Makam Datuk Gunardi, di Singorojo • Makam Habib Ali, di Mayong • Makam Syeh Abu Bakar, di Pulau Panjang • Makam Ki Gede, di Bangsri • Makam Syeh Amir Hasan (Sunan Nyamplungan), di Karimunjawa • Makam Mbah Pakisaji, di Potroyudan • Makam Ronggo Kusumo, di Manyargading • Makam Mbah Datuk Subuh, di Sidigede • Makam Habib Sodiq (Yek Nde) dan KH Noor Ahmad SS, di Kriyan • Makam Assayyid Thoyyib Thohir dan Syaikh Syamsuri, di (Penagon, Nalumsari, Jepara) • Makam Pangeran Syarif dan Mbah Jenggolo, di Saripan • Makam Sunan Hadirin dan Ratu Kalinyamat serta Raden Abdul Jalil, di Mantingan • Citrosomo (Makam Para Adipati/Bupati yang pernah memimpin Jepara dan keluarga besar R.A Kartini), di Sendang • Makam KH.

Ahmad Cholil, di Bakalan Wisata belanja [ sunting - sunting sumber ] • Shopping Centre Jepara (S.C.J), di Panggang • Pasar Karangrandu (Pasar Jajanan khas Jepara), di Karangrandu • Pasar Sejajar, di Margoyoso • Pasar Apung, di Demaan • Pasar Buah Ngabul (Pasar Durian Jepara), di Ngabul • Saudara Swalayan, [16] di Ngabul • K Pasar Swalayan, di Ngabul • Jepara Trade and Tourism Center (JTTC), di Rengging • Jepara Galeria Mall Entertainment Centre, di Kauman Perayaan [ sunting - sunting sumber ] Perayaan Tradisional [ sunting - sunting sumber ] • Hari Jadi Jepara, di Mantingan • Jembul Tulakan, di Tulakan • Jembul Bedekah, di Banyumanis • Pesta Baratan, di Kalinyamatan • Pesta Lomban, di seluruh Pantai Kabupaten Jepara • Tawur Bubur, di Jinggotan • Perang Obor, di Tegalsambi • Festival Oncor, di Bandungrejo • Festival Memeden Gadu Jepara, di Kepuk • Festival Jondang, di Kawak • Barikan Apem, di Langon • Festival Barikan, di Karimunjawa • Eder, di Robayan • Seni & Budaya Ukir Jepara Festival, di Mulyoharjo • Chambeng, di Welahan • Jepara Thongtek Carnival, di Alun-Alun Jepara 1 Kauman • Jepara Bedug Festival, di Alun-Alun Jepara 1 Kauman • Gebyar Ki Aji Tunggal, jepara merupakan pusat seni kerajinan Karangaji Perayaan Modern [ sunting - sunting sumber ] • Festival Kartini, di Kauman • Gebyar Mayong, di Pelemkerep • Sail Karimunjava, di Karimunjawa • Jepara Fashion On The Street, di Jalan Kartini Kauman • Jepara Expo, di Rengging • Bumi Kartini Expo, di Kauman • Jepara Fair (Pekan Raya Jepara), di Rengging • Jepara Triathlon, di Mororejo • Jepara Culinary Expo, di Karangrandu • Jepara Cultural Festival, di Alun-Alun Jepara 1 Kauman Seni budaya [ sunting - sunting sumber ] Di Kabupaten Jepara terdapat berbagai jenis kesenian, yaitu: • Barongan Dencong • Wayang Golek Langkung • Tari Kridhajati • Tari Tenun Troso • Tari Tayub • Tari Emprak • Samroh • Prasah • Angguk • Dagelan • Kentrung • Ludruk • Ketropak • Keroncong • Gambus Jenis kesenian tradisional Samroh, Gambus, dan Angguk, semuanya bernapaskan Islam.

Jenis kesenian tradisional lainnya adalah dagelan, emprak, ketropak, ludruk, kentrung, keroncong,dan prasah. Melalui beberapa kesenian tradisional ini, pemerintah menggunakannya untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat misalnya mengenai pembangunan dan keluarga berencana. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jepara meluncurkan program “Gelar Aksi Melestarikan dan Mengembangkan Seni Tradisional Berbasis Masyarakat (Gamelan Selaras).

Gerakan tersebut sebagai bentuk upaya melestarikan kesenian tradisional dan kebudayaan di Bumi Kartini. Gamelan Selaras tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbup) Jepara No 57 tahun 2021 tentang Pelestarian dan Pengembangan Seni Budaya Tradisional di Kabupaten Jepara. Kuliner khas [ sunting - sunting sumber ] Masakan [ sunting - sunting sumber ] Bakso Karimunjawa di alun-alun Karimunjawa.

Kabupaten Jepara mempunyai bermacam-macam masakan khas Jepara, di antaranya: • Pindang Serani Bahan utamanya ikan (diusahakan ikan segar) ditambah bumbu-bumbu: bawang merah, bawang putih, kemiri, kunyit, sereh, jahe, terasi (sedikit), gula merah, garam, merica / lada, daun salam, dan lengkuas. Semua bumbu diracik dan direbus, setelah air mendidih ikan dimasukkan sampai masak. Diusahakan jangan terlalu lama supaya lebih fresh dan protein ikan tidak banyak yang hilang.

• Soto Jepara Soto Ayam Jepara rasanya berbeda dengan Soto Ayam Kudus, Semarang, di karenakan adanya Kucai di dalam Soto Jepara.

• Soto Bumbu Soto Bumbu adalah soto dari Jepara rasanya sangat berbeda dengan Soto yang lain, karena pada umumnya soto menggunakan daging ayam. Sedangkan Soto Bumbu menggunakan daging sapi, usus sapi, jepara merupakan pusat seni kerajinan babat sapi.

• Sop Udang (Sop Jepara) Sop udang sama dengan sop pada umumnya, hanya saja sop ini memakai kaldu udang dan di tambah udang goreng serta cabe mentah yang ditumbuk (digeprek).

Sop ini akan lebih nikmat dimakan selagi masih panas atau hangat. • Sup Pangsit Jepara Sup ini termasuk dalam masakan fusion, adalah paduan kuliner lokal dan asing, yaitu perpaduan Kuliner Belanda, Cina, dan Jawa. Salah satu contoh yang tersaji di sini adalah “pangsit” yang tidak tampak seperti pangsit yang kita kenal, tetapi justru berupa sup bening dengan dadar gulung udang yang cantik. Sup ini hampir serupa dengan pangsit pengantin yang berbahan utama pangsit goreng. Sup Pangsit Jepara adalah salah satu masakan kesukaan R.A.

Kartini. • Opor Panggang Opor Panggang adalah opor khas Jepara. Opor ini hampir mirip dengan Opor Bakar yaitu opor khas Kudus, tetapi rasanya lebih nikmat Opor Panggang.

Karena proses pembuatannya ayam di masak dalam kuali yang terbuat dari tanah liat, sehingga daging ayam dan bumbu opornya memiliki cita rasa yang khas.

• Bongko Mento Bongko mento adalah salah satu jepara merupakan pusat seni kerajinan asal keraton Jepara. Sajian yang dibungkus dengan daun pisang ini berisi dadar yang telah diisi dengan tumisan suwiran dada ayam yang dicampur dengan jamur kuping, soun, dan santan.

Kudapan ini bisa menjadi pilihan snack gurih untuk arisan atau pesta kecil di rumah anda. • Lontong Krubyuk Lontong Krubyuk seperti lontong pada umumnya, lontong krubyuk disajikan dengan campuran tauge setengah matang.

Lengkap dengan irisan daun seledri. Yang membedakan dengan makanan lontong lainnya, Lontong Krubyuk diberi suwiran daging ayam semur disiram dengan kuah bakso. • Singit Singit terbuat dari daging sapi sekel, santan kelapa, kecap manis, garam, cabai merah, bawang putih, bawang merah, gula merah, kemudian campur daging, bumbu halus, santan, kecap, dan garam, lalu masak di atas api dengan panas sedang sampai matang dan kuah mengental.

• Semur Jepara Terbuat dari daging sekel, garam, merica bubuk, pala bubuk, kecap manis, minyak untuk menumis, dan lain-lain. • Sayur Pepaya Jepara Masakan ini biasanya disajikan di waktu siang hari, Sayur Pepaya Jepara terbuat dengan bahan utamanya adalah pepaya muda yang diracik dengan santan, kluwek, dan lain-lain.

• Sayur Asem Jepara Sayur asem asal Jepara merupakan pusat seni kerajinan ini memang mirip dengan sayur asem asal Jakarta, tidak seperti sayur asem asal Jawa Tengah yang cenderung bening. • Sayur Betik Jepara adalah salah satu kota yang ada di Jawa Tengah ini memiliki sajian yang bisa menjadi pilihan untuk menu sehari-hari. Namanya sayur betik asal Jepara ini menggunakan pepaya muda dan daging tetelan sebagai bahan utamanya. • Kelan Antep Terbuat dari daging tanpa lemak, lengkuas, daun salam, bawang merah, bawang putih, cabai merah, asam jawa, gula pasir, dan lain-lain.

• Gule Petih Jepara Terbuat dari daging kambing yang lembut dan campuran rempah-rempah membuat Gule Petih Jepara ini cocok untuk teman makan nasi pada Hari Raya Lebaran maupun Idul Adha.

• Laksa Jepara Terbuat dari Ayam fillet, udang jerbung, kaldu ayam, santan, serai, daun jeruk, garam, gula pasir, minyak untuk jepara merupakan pusat seni kerajinan, dan lain-lain.

• Sayur Keluak Ayam Sayur Keluak Ayam adalah makan khas Jepara. • Kagape kambing Kagape kambing mudah di jumpai ketika hari raya Idul Adha. • Bakso Ikan Ekor Kuning (Bakso Karimunjawa) Bakso biasanya menggunakan daging Kambing, Kerbau, ataupun Sapi. Di Jepara Bakso menggunakan daging ikan ekor kuning. • Siomay Tongkol Bahan-bahanya adalah tepung, daging ikan tongkol, air, dan lain-lain. • Tongseng Cumi Tongseng biasanya yang menggunakan daging Kambing, Kerbau, ataupun Sapi.

Kalau di Jepara bukan dari bahan tersebut melainkan dari daging Cumi-cumi maka dinamakan Tongseng Cumi atau Tongseng Cumi-Cumi.

• Rempah Jepara Rempah terbuat dari kelapa parut dan ikan dan lain-lain. • Bontosan Daging ikan kerapu/tengiri yang dihaluskan dicampur dengan tepung beras dan dibentuk gelondongan seperti kapsul lalu dibungkus daun pisang/plastik kemudian dikukus, kemudian di iris agak tebal-tebal, maka siap di sajikan bersama sambal maupun saus.

di Jepara ada kebiasaan menyantap gulungan bakal kerupuk itu ketika masih kenyal. Cukup diiris agak tebal, Anda akan jepara merupakan pusat seni kerajinan rasa gurih gulungan tersebut.

Rasanya tergantung campurannya, apakah ikan atau udang. Kalau merasa agak kurang nyaman memakan langsung, bisa menggorengnya. Cukup hanya garing di luar, kemudian angkat. Paling nikmat disantap ketika masih panas dengan colekan saus sambal. Rasanya tidak kalah gurih dibanding Empek-empek. • Horok-Horok Horok-horok adalah tepung sagu yang dikukus.

Setelah masak dituang dalam tempayan dan diaduk dengan sisir. Sehingga walaupun kenyal dan liat,namun bentuknya menjadi butiran-butiran kecil menyerupai sterofoam.

Untuk menambah rasa, bisa ditambahkan sedikit garam dan dimakan sebagai campuran bakso, gado-gado, pecel, atau sate kikil. • Hoyok-Hoyok Hoyok-hoyok atau disebut juga Oyol-Oyol terbuat dari tepung tetapioka di campur dengan air dan kelapa, setelah jadi di hidangkan dengan tambahan parutan kelapa.

Hoyok-hoyok adalah versi manis dari Horok-Horok. • Sate Sapi Jepara Adalah sate yang menggunakan daging Sapi yang dipadukan dengan bumbu-bumbu khas Jepara. • Sate Kikil Sate kikil atau disebut sate cecek adalah sate kulit sapi yang diberi bumbu kacang biasanya disantap untuk lauk makan horok-horok.

• Pecel Ikan Laut Panggang Adalah ikan laut yang dipanggang (dibakar) dan disajikan bersama sambal santan. • Tempong Ikan teri mentah yang dikeringkan dan diberi garam, bentuknya seperti bakwan. Sambal [ sunting - sunting sumber ] Kabupaten Jepara memiliki sambal khas Jepara, diantaranya: • Sambal Samtis Bahan utamanya adalah Petis Udang atau Cumi-cumi, yang di campur dengan garam, gula, kecap, bawang putih goreng dan uleg kembali. Tuang air dan uleg sampai merata. Taburkan bawang goreng untuk menyedapkannya.

• Sambal Raden Bahan untuk membuat Sambal Raden khas Jepara, yaitu: Minyak Goreng, Cabai Keriting, Cabai Rawit, Tomat, Terasi, dan garam. Proses pembuatan Sambal Raden, Digoreng semua bahan sampai layu, kemudian diuleg semua bahan, masukan sedikit garam, dan sedikit moto, uleg sampai halus. Setelah sudah cukup halus, siap dihidangkan. Sambal Raden sangat nikmat dimakan dengan lauk tempe goreng ataupun ayam goreng dan nasi putih panas. • Sambal Poyah Bahan dasarnya adalah parutan kelapa.

• Sambal Jambu Mete Bahan utamanya adalah Jambu Mete, yang di campur dengan cabai merah, cabai rawit, terasi, kacang mete goreng, gula, dan garam. Haluskan semua bahan menjadi sampai halus. Setelah halus, Sajikan Sambal Jambu Monyet dengan lalapan mentah dan nasi putih panas. Salad [ sunting - sunting sumber ] Brayo di Pasar Karangrandu Kabupaten Jepara mempunyai bermacam-macam salad khas Jepara, di antaranya: • Kuluban Sajian yang terdiri dari berbagai macam sayuran dan disajikan dengan bumbu kelapa ini biasanya kita sebut dengan Urap.

Tapi di Jepara hidangan ini disebut kuluban yang sedikit membedakan Kuluban dengan Urap adalah Kuluban terdapat nangka muda rebus dan taoge yang disajikan mentah. • Brayo Brayo adalah buah dari mangrove jenis si api-api. Cara penyajian adalah Brayo di rendam dalam air kapur selama seharian, lalu di masak selama seharian, setelah matang di sajikan dengan parutan Kelapa. • Lato Sejenis rumput laut yang bentuknya bulat-bulat kecil, enak dimakan dalam keadaan segar, dan konon bisa menyembuhkan radang tenggorok, amandel.

• Kerayanan Sajian yang terdiri dari berbagai macam sayur mayur dengan bumbu kunyit cabai merah dan serutan kelapa. Minuman [ sunting - sunting sumber ] Sajian Es Gempol Kabupaten Jepara mempunyai bermacam-macam minuman khas Jepara, di antaranya: • Sutet Sutet adalah Susu Telur Tegangan Tinggi.

Cara membuatnya susu cair dipanaskan ke dalam panci, setelah susu mulai matang, pecah kan telur, Masukan telur ke mangkuk, Lalu ambil sedikt air susu yang sudah mendidih ke mangkuk (agar telur tidak kaget), Lalu aduk sampai rata (karena jika telur langsung ditaruh ke panci akan menjadi telur rebus), Lalu masukan telur kedalam panci yang berisi susu, Lalu campur dengan perasan gingseng rebus, Lalu masukan ke gelas, diberi gula sesuai selera, siap disajikan.

• Wedang Horok-Horok Horok-Horok banyak dijajakan diwarung bersama bakso atau janganan, horok-horok tersebut sebagai pengganti nasi atau lontong. Yang paling diminati adalah horok-horok dimakan dengan lauk sate cecek. Horok-horok juga dapat menjadi minuman, yaitu Wedang Horok-Horok bisa disajikan hangat ketika cuaca dingin dan juga bisa disajikan dengan es batu di cuaca yang panas.

• Kopi Dapur Kuwat Kopi Dapur Kuwat mudah ditemukan di warung kopi daerah kecamatan Keling. Kopi dapur Kuwat adalah gabungan Kopi dari daerah kopi unggul yaitu Damarwulan, Tempur, Kunir, Watuaji. Sehingga kopi yang dihasilkan jepara merupakan pusat seni kerajinan racikan tersebut begitu nikmat dan istimewa. • Kopi Tempur Kopi Tempur adalah kopi yang sudah tersohor di Jepara bahkan sudah di ekspor ke luar negeri.

Kopi Tempur kini sudah masuk salah satu hotel di Jepara yaitu BayFront Villa di Pantai Teluk Awur. Kopi Tempur berasal dari desa Tempur Kecamatan Keling. • Kopi Damarwulan Kopi Damarwulan adalah kopi yang sudah tersohor di Jepara bahkan sudah di ekspor ke luar negeri.

Kopi Damarwulan kini sudah masuk hotel dan kafe di Jepara. Kopi Damarwulan berasal dari desa Damarwulan Kecamatan Keling. • Adon-Adon Coro Adon-adon coro merupakan minuman tradisional dengan bahan: jahe, gula merah, santan, potongan kelapa muda (dibakar), dan jamu (rempah-rempah). Cara pembuatannya adalah: jahe, gula merah, santan, dan potongan kelapa direbus dengan air secukupnua sampai mendidih. Sedangkan rempah-rempah sebagai jamu penolak masuk angin diracik (dicampur) tersendiri.

Cara penyajiannya: satu sendok jamu ditaruh di dalam mangkuk, lalu disiram jepara merupakan pusat seni kerajinan wedang jahe dan diminum selagi masih panas / hangat. Pada sore dan malam hari penjaja minuman Adon-adon coro banyak kita jumpai di pelataran sekitar Shopping Centre Jepara (SCJ) di sebelah utara Alun-alun Jepara.

Harganya cukup murah dan dijamin dapat menghangatkan badan. • Es Gempol / Pleret Bahan-bahannya terdiri dari gempol/pleret, santan, dan gula cair. Gempol/pleret berasal dari tepung beras yang dibuat adonan, dibentuk dan diberi warna lalu dikukus. Gempol berbentuk bulat sebesar kelereng sedangkan pleret berbentuk seperti kantong kecil.

Jepara merupakan pusat seni kerajinan penyajiannya sangat sederhana, gempol/pleret dimasukkan gelas/mangkuk lalu disiram santan dan gula. Gempol dan pleret dapat disajikan sendiri-sendiri atau secara bersamaan. Bagi yang suka minuman segar, dapat ditambah es secukupnya. • Es Dawet Jepara Bahan minuman ini adalah cendol dari tepung sagu/aren, gula merah, dan santan. Semua bahan dicampur jadi satu dalam gelas/mangkuk, bila diperlukan ditambah aroma/rasa buah tertentu, paling nikmat bila dicampur buah durian dan bila diperlukan ditambah es secukupnya.

• Rujak Degan Minuman ini bahan utamanya adalah degan (kelapa muda). Jajan Pasar [ sunting - sunting sumber ] Moto Belong di Pasar tradisional Jepara.

Kabupaten Jepara mempunyai bermacam-macam jajanan pasar khas Jepara, di antaranya: • Turuk Bintol Makanan khas dari desa Pendosawalan yang bahanya dari ketan yang di campur dengan kacang tolo, kemudian direbus sampai matang, siap disajikan. • Kintelan Makanan yang berbentuk menyerupai Klepon namun tidak ada parutan kelapa. Kintelan biasanya disajikan dengan kuah santan kental. • Tawur atau kawur Jajanan pasar khas Jepara yang berbahan dasar Jagung, mudah di temui di Pasar Anggur, Pasar Kalinyamatan, Pasar Karangrandu, dll.

• Kicak Makanan sejenis gethuk, yang berasal dari Jepara. Bahan-bahanya berasal dari ketela pohon yang direbus sampai matang hingga lembek lalu dibentuk dan diberi taburan kelapa parut dan gula merah.

• Lapis Pati Bodin Jepara Makanan yang bahan-bahannya tepung kanji, tepung beras, garam, gula pasir, daun suji, pewarna makanan.

• Rondho Royal / Monyos Tapai jepara merupakan pusat seni kerajinan dibungkus adonan tepung terigu ditambah gula & garam secukupnya (bila diperlukan) digoreng. • Putu sagu Putu yang terbuat dari sagu dan kelapa parut. • Gethuk Pero Gethuk dengan rasanya yang khas Jepara. • Madu Mongso Madu mongso sangat mudah ditemukan di Jepara teutama saat Hari raya Idul Fitri. Selain di Jepara, Madu Mongso juga dapat ditemukan di Kudus.

• Poci Poci terbuat dari adonan tepung ketan dan santan kemudian dibentuk kerucut dan dibungkus daun pisang. Didalamnya diisi campuran parutan kelapa & gula merah lalu dikukus. • Talam Sejenis kue lapis terdiri dari + 5 lapisan. Bahan pembuatnya: tepung beras, tepung tetapioka, tepung maizena, gula merah, santan, garam, dan daun pandan (sebagai aroma). Tepung beras, tetapioka, dan gula merah dubuat adonan dan direbus lalu dicurahkan sehingga membentuk 4 lapisan.

Kemudian tepung maizena & santan direbus dan dicurah pada lapisan paling atas. Sedangkan garam & daun pandan merupakan pelengkap dalam setiap adonan. • Moka Sejenis kue lapis yang tersusun lebih dari 5 lapisan. Bahan pembuatnya: tepung beras, tepung tetapioka, gula merah, gula pasir, santan, garam, pala, dan daun pandan (sebagai aroma).

Tepung beras, tetapioka, gula pasir, dan santan dibuat adonan dan direbus lalu dicurahkan sehingga membentuk 3 lapisan.

jepara merupakan pusat seni kerajinan

Kemudian tepung beras, tetapioka, gula merah dansantan direbus dan dicurah pada 2 lapisan atas. Pada permukaan paling atas ditaburi pala yang ditumbuk (dihaliskan). Sedangkan jepara merupakan pusat seni kerajinan & daun pandan merupakan pelengkap dalam setiap adonan. • Sengkolon Bahan pembuatnya terdiri: tepung ketan, tepung tetapioka, santan, gula pasir, air jahe, dan pewarna. Semua bahan (kecuali warna) dibuat menjadi satu adonan lalu dikukus.

Jepara merupakan pusat seni kerajinan bagian atas kue diberikan warna sesuai selera supaya lebih menarik. • Klenyem / Lempok Klenyem terbuat dari singkong (ketela pohon) yang diparut dan diperas (untuk mengurangi patinya) kemudian dibentuk gepeng dan oval di dalamnya diisi gula merah lalu digoreng. • Kenyol / Gantilut Untuk membuat kenyol, singkong/ketela pohon diparut dan diperas, kemudian diisi gula merah dan dibungkus daun pisang lalu dikukus.

• Nogosari Nogosari terbuat dari tepung beras yang dibuat adonan, diisi pisang masak, dibungkus daun pisang, lalu dikukus. • Moto Belong Cara membuat moto belong adalah singkong diparut dan diperas lalu diisi pisang masak dan dibentuk seperti kapsul (bila perlu diberi warna).

Setelah itu dibungkus daun pisang dan dikukus. Penyajiannya dengan cara dipotong/diiris tipis-tipis (sehingga berbentuk menyerupai bola mata) dan dicampur dengan parutan kelapan yang ditambah sedikit gula dan garam. Oleh-oleh [ sunting - sunting sumber ] Kabupaten Jepara mempunyai bermacam-macam oleh-oleh khas Jepara, di antaranya: • Kacang Jepara (Kacang Gosong) Kacang tanah yang masih ada kulitnya alias belum di kupas kulitnya, di sangrai dengan pasir putih sampai warna kulit kacang menjadi kehitaman atau sampai gosong.

• Kacang listrik / kacang oven Biji kacang yang masih terbungkus kulit ari diberi bumbu bawang putih dan garam lalu dikeringkan (diangin-angin). Kemudian digoreng dengan pasir putih sampai masak.

Jangan lupa, kacang dituang ke pasir setelah pasir dalam keadaan panas. • Kerupuk tengiri Bahan baku kerupuk tengiri adalah bontosan (Bontosan merupakan bahan baku kerupuk tengiri. Daging ikan tengiri yang dihaluskan dicampur dengan tepung beras dan dibentuk gelondongan seperti kapsul lalu dibungkus daun pisang/plastik kemudian dikukus) yang diiris tipis lalu dijemur di bawah sinar matahari sampai benar-benar kering.

Setelah kering digoreng dengan minyak goreng atau dengan pasir putih (istilahnya kerupuk bakar). • Kerupuk Kerapu Bahan baku kerupuk kerapu adalah bontosan (Bontosan merupakan bahan baku kerupuk kerapu. Daging ikan kerapu yang dihaluskan dicampur dengan tepung beras dan dibentuk gelondongan seperti kapsul lalu dibungkus daun pisang/plastik kemudian dikukus) yang diiris tipis lalu dijemur di bawah sinar matahari sampai benar-benar kering.

Setelah kering digoreng dengan minyak goreng atau dengan pasir putih (istilahnya kerupuk bakar). • Carang madu Bahan pembuat carang madu adalah tepung beras, gula merah, dan bumbu (garam dan lain-lain.). Cara pembuatannya: tepung dibuat adonan agak encer dan dibentuk seperti sarang/jaring laba-laba (dengan media plastik yang diberi lubang kecil di sudutnya) lalu dijemur hingga kering.

Setelah itu digoreng, selagi masih panas diberi siraman adonan gula pasir yang diberi pewarna makanan yang berwarna merah. • Durian Petruk Asal mula durian ini adalah dari Dukuh Randusari Desa Tahunan – Jepara. Bentuk buahnya bulat telur terbalik (ujungnya agak runcing), kulit buahnya tipis (+ 3 mm), dan warnanya hijau kekuningan.

Daging buah berwarna kuning, berserat halus, agak lembek, dan rasanya sangat manis, namun aromanya tidak begitu tajam / menyengat. Jumlah pongge per buah berkisar antara 5-10 biji sempurna.

Ukuran bijinya kecil dan berbentuk lonjong. Kemampuan produksi antara 50 – 150 buah per pohon dengan berat buah masing-masing antara 1 kg. – 1,5 kg. Durian Petruk sekarang sudah dilepas sebagai varietas unggul nasional dan terus diteliti untuk dikembangkan. Setiap tahun, di Jepara selalu diadakan Lomba Buah-Buahan dengan durian sebagai kontestan utamanya.

Event ini berlangsung jepara merupakan pusat seni kerajinan bulan Desember, saat musim durian mencapai puncaknya. Sentra penjualan durian di Jepara adalah Pasar Ngabul (7 km sebelum masuk kota Jepara dari arah Kudus). Tapi jika anda ingin menikmati buah durian sambil menikmati suasana pedesan, anda dapat membeli langsung kepada pemilik pohon yang tersebar hampir disemua desa di Kecamatan Tahunan dan Kecamatan Jepara, dan biasanya harganya lebih murah.

• Jeruk Jepara (Limnocitrus littoralis (Mig) Swing) Jeruk Jepara alias jeruk swing (Limnocitrus littoralis (Mig) Swing), tanaman ini memiliki kekuatan yang luar biasa. Antara lain tahan penyakit dan mampu hidup di tanah berpasir yang berkadar garam tinggi.

Juga banyak terdapat di daerah rawa-rawa di pinggir pantai dan tepian sungai dekat pantai. Sifat pertumbuhan tanaman mirip sekali dengan pohon bakau.

Ketika hampir seluruh tanaman jeruk di pantai utara Jawa Tengah terserang penyakit, ternyata jeruk jepara masih tetap bertahan, sehat dan tidak terkena pengaruh apa-apa. Ini membuktikan bahwa jeruk jepara cukup ampuh dan dapat dipergunakan sebagai batang bawah jeruk komersial yang mudah terserang penyakit.

Sebagai batang bawah kemungkinan besar jeruk jepara dapat digunakan sebagai ‘anti’ penyakit CVPD. Cendera mata [ sunting - sunting sumber ] Kabupaten Jepara mempunyai bermacam-macam Cenderamata khas Jepara, di antaranya: • Macan Kurung Mini Macan Kurung ukuran mini atau Macan Kurung dalam bentuk gantungan kunci, Merupakan kerajinan miniatur Macan Kurung yang sangat cocok menjadi cenderamata bagi sanak-saudara, karena selain untuk mempermanis ruangan atau meja, hal tersebut juga dikarenakan kerajinan Macan Kurung merupakan kerajinan tingkat tinggi disebabkan cara pembuatannya yang spesial juga mempunyai nilai sejarah dan nasionalis.

• Tugu Kartini Mini Tugu identitas khas Jepara salah satunya adalah Tugu Kartini. Miniatur Tugu Kartini sangat cocok menjadi menjadi cenderamata bagi sanak-saudara, selain karena Tugu Kartini sebagai Tugu bahwa Jepara tempat Kartini dilahirkan, tugu tersebut juga sebagai tugu selamat datang di Kabupaten Jepara.

• Patung Mini Patung kecil atau patung mini merupakan cendera fovorit para wisatawan yang ke Jepara. Souvenir [ sunting - sunting sumber ] Kabupaten Jepara mempunyai bermacam-macam Souvenir khas Jepara, di antaranya: • Tenun Ikat Troso Jepara terkenal dengan kain Tenun Ikat Trosonya yang kini menjadi oleh-oleh favorit bagi wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Jepara.

• Batik Jepara Batik Jepara mengunakan motif khas Jepara yaitu ukiran kayu Jepara. Tetapi juga terdapat motif lainnya yaitu Motif Parang Poro, Motif Lung-Lungan, Motif Kembang Setaman, Motif Elung Bimo Kurdo, Motif Sido Arum, Motif Sekar Jagat Bumi Kartini, dan lain-lain.

Batik yang ada di Jepara ini aromanya telah menyebar ke seluruh penjuru negeri. • Kaos "I Love Jepara" Merupakan Kaos dengan gambar ataupun tulisan berbentuk I Love Jepara. Aksesoris [ sunting - sunting sumber ] Kabupaten Jepara mempunyai bermacam-macam Aksesoris khas Jepara, di antaranya: • Perhiasan Monel Desa Kriyan merupakan pusat dari penjualan Perhiasan dari bahan Monel.

jepara merupakan pusat seni kerajinan

Perhiasan tersebut berupa gelang, cincin, liontin, kalung, anting - anting, dan lain-lain. • Pernak Jepara merupakan pusat seni kerajinan Kayu Aneka macam pernak-pernik yang terbuat dari kayu khas Jepara (Karimunjawa) yaitu Kayu Bertuah Setigi, Dewadaru, Kalimosodo. Juga tersedia dalam bentuk kacamata bingkai kayu, jam tangan kayu, tasbih, gelang, cincin, kalung, dan gantungan kunci yang terbuat dari kayu.

Juga terdapat berbentuk patung ataupun miniatur yang terbuat dari kayu diantaranya miniatur mobil, miniatur motor, lampu hias, rekal, dan lain-lain. Pernak-pernik dari kayu tersebut sangat cocok menjadi aksesoris khas Jepara yang diberikan untuk sanak-saudara. Buah-buahan [ sunting - sunting sumber ] Jepara terdapat beberapa buah khas, yaitu: • Durian Petruk • Jeruk Jepara • Parijoto [17] • Jeruk Bategede • Rambutan Jepara • Mangga Krasak • Pisang Gedangan • Belimbing Welahan Potensi Ekonomi [ sunting - sunting sumber ] Jepara dikenal sebagai kota ukir, karena terdapat sentra kerajinan ukiran kayu ketenarannya hingga ke luar negeri.

Kerajinan mebel dan ukir ini tersebar merata hampir di seluruh kecamatan dengan keahlian masing-masing. Namun sentra perdagangannya terlekat di wilayah Ngabul, Senenan, Tahunan, Pekeng, Kalongan dan Pemuda. Selain itu, Jepara merupakan kota kelahiran pahlawan wanita Indonesia R.A. Kartini. Potensi Kabupaten Jepara: • Potensi Wisata Karimunjawa • Industri Mebel Ukir Jepara.

Industri ini tersebar luas di hampir semua kecamatan Jepara, kecuali Kecamatan Karimunjawa • Sentra Kerajinan Ukir Patung Macan Kurung, di Mulyoharjo • Sentra Kerajinan Ukir Seni Relief, di Senenan • Sentra Kerajinan Ukir Meubel Minimalis, di Petekeyan • Sentra Kerajinan Ukir Gebyok, di Blimbingrejo • Sentra Kerajinan Ukir Bambu, di Suwawal Timur • Sentra Kerajinan Ukir Lemari, di Bulungan • Sentra Kerajinan Perhiasan Emas, di Margoyoso • Sentra Kerajinan Monel, di Kriyan • Sentra Kerajinan Besi (Pande Besi), di Purwogondo • Sentra Kerajinan Batik Jepara, di Slagi • Sentra Kerajinan Tenun Ikat Troso, di Troso • Sentra Kerajinan Mainan Anak-anak, di Karanganyar • Sentra Kerajinan Kreneng, di Gidangelo • Sentra Kerajinan Anyaman Pandan, di Bantrung • Sentra Kerajinan Anyaman Bambu, di Kendengsidialit dan Sidigede • Sentra Kerajian Rotan, di Telukwetan • Sentra Kerajinan Gerabah, di Mayong Lor • Sentra Kerajinan Genteng, di Mayong Kidul • Sentra Kerajinan Payung Kertas, di Brantaksekarjati • Sentra Konveksi Baju, di Sendang • Sentra Konveksi Jeans, di Jebol • Sentra Konveksi Kerudung, di Pendosawalan • Sentra Konveksi Celana Kolor, di Bandungrejo • Sentra Industri Benang Sutra, di Damarwulan • Sentra Industri Bordir, di Nalumsari • Sentra Industri Rokok, di Robayan • Sentra Industri Roti, di Bugo • Sentra Industri Kerupuk, di Pengkol • Sentra Industri Telur Asin, di Gerdu • Sentra Industri Ikan Kering, di Kedungmalang • Sentra Industri Horok-Horok, di Bugel • Sentra Industri Batu Bata, di Kalipucang Kulon • Sentra Pemerahan Susu Kambing, di Banyuputih • Sentra Peternakan Sapi, di Blingoh • Sentra Peternakan Kerbau, di Guwosobokerto • Sentra Peternakan Itik, di Gerdu • Sentra Pertanian Minyak Nilam, di Sumanding • Sentra Pertanian Durian, di Kecapi • Jepara merupakan pusat seni kerajinan Pertanian Pisang Gedangan, di Gedangan • Sentra Pertanian Kacang Tanah, di Kawak • Sentra Pertanian Jeruk, di Bategede • Sentra Pertanian Mangga Krasak, di Krasak • Sentra Pertanian Blimbing Jingga Welahan, di Welahan Komoditas Ekspor: • Kerajinan Mainan Anak-anak, di Karanganyar • Kerajinan Tenun Ikat Troso, di Troso • Industri Mebel Ukir Jepara.

Industri ini tersebar luas di hampir semua kecamatan Jepara, kecuali Kecamatan Karimunjawa • Seni Relief, di Senenan • Kerajinan Patung Macan Kurung, di Mulyoharjo • Kerajinan Anyaman Bambu, di Kendengsidialit dan Sidigede • Kerajian Rotan, di Telukwetan • Kerajinan Gerabah, di Mayong Lor Kesehatan [ sunting - sunting sumber ] Puskesmas [ sunting - sunting sumber ] Kabupaten Jepara memiliki beberapa Puskesmas, di antaranya: • Puskesmas Jepara, di Panggang • Puskesmas Tahunan, di Ngabul • Puskesmas Mlonggo, di Sinanggul • Puskesmas Pakis Aji, di Lebak • Puskesmas Kembang, di Jinggotan • Puskesmas Bangsri 1, di Bangsri • Puskesmas Bangsri 2, di Guyangan • Puskesmas Keling 1, di Kelet • Puskesmas Keling 2, di Keling • Puskesmas Kedung 1, di Bugel • Puskesmas Kedung 2, di Karangaji • Puskesmas Mayong 1, di Pancur • Puskesmas Mayong 2, di Jebol • Puskesmas Nalumsari, di Pringtulis • Puskesmas Batealit, di Mindahan • Puskesmas Donorojo, di Banyumanis • Puskesmas Pecangaan, di Pecangaan Kulon • Puskesmas Welahan 1, di Welahan • Puskesmas Welahan 2, di Karanganyar • Puskesmas Kalinyamatan, di Bakalan • Puskesmas Karimunjawa, di Karimunjawa Klinik [ sunting - sunting sumber ] Kabupaten Jepara terdapat beberapa Klinik, di antaranya: • Klinik Jagat Medika, di Robayan • Balai Pengobatan Armina, di Robayan • Klinik Ibnu Sina 24, di Bakalan • Klinik Sentra Husada, di Margoyoso • Klinik Tirta Medica, di Bandengan Rumah Sakit [ sunting - sunting sumber ] Kabupaten Jepara memiliki beberapa Rumah Sakit, di antaranya: • RSUD Kelet, di Kelet • RSUD R.A.

Kartini, di Jl. Soekarno-Hatta Bapangan • RSI Sultan Hadlirin, di Kuwasen • RS Graha Husada, di Panggang • RS PKU Muhammadiyah, di Mayong Lor • RS Kusta Donorojo, di Banyumanis • RS Aulia Medica, di Ngabul • RSIA Kumala Siwi, di Pecangaan Kulon • RSIA Siti Khadijah Jepara, di Pengkol Pendidikan [ sunting - sunting sumber ] Pendidikan Anak Usia Dini [ sunting - sunting sumber ] PAUD Terfavorit di Kabupaten Jepara, yaitu: • PAUD Baitul Mustaqim, di Robayan • PAUD Bintang, di Kedungcino • PAUD Matahari, di Bandengan • PAUD Assalam, di Karanggondang • PAUD Jenggala Kidz, di Panggang Taman Kanak-Kanak Negeri [ sunting - sunting sumber ] TK Negeri Terfavorit di Kabupaten Jepara, yaitu: • TK Negeri Gedangan, di Gedangan Taman Kanak-Kanak Swasta [ sunting - sunting sumber ] TK Swasta Terfavorit di Kabupaten Jepara, yaitu: • TK Baitul Mustaqim, di Robayan • TK Al-Fatah, di Robayan • TK Muslimat Nahdlaul Ulama Robayan, di Robayan • TK Pertiwi Demaan, di Demaan Sekolah Dasar Negeri [ sunting - sunting sumber ] SD Negeri di Kabupaten Jepara, yaitu: • SD Negeri 1 Panggang, di Panggang • SD Negeri 2 Panggang, di Panggang • SD Negeri 4 Panggang, di Panggang • SD Negeri 1-2 Robayan ( SD Rosadu), di Robayan • SD Negeri 1-3 Kriyan, di Kriyan • SD Negeri Demaan, di Demaan Sekolah Dasar Swasta [ sunting - sunting sumber ] SD Swasta di Kabupaten Jepara, yaitu: • SDIT Sultan Agung 05 Kalinyamatan, di Kriyan • SDUT Bumi Kartini, Kuwasen Madrasah Ibtidaiyah [ sunting - sunting sumber ] MI Swasta terfavorit di Kabupaten Jepara, yaitu: • MI Tasywiqush Shogirin, di Robayan • MI Terpadu Al-Falah, di Bakalan • MI Miftahul Huda Sinanggul 01, di Sinanggul • MI Mathalibul Huda Mlonggo, di Jambu • MI Darul Huda 2, di Mlonggo SMP Negeri [ sunting - sunting sumber ] SMP Negeri di Kabupaten Jepara, yaitu: • SMP Negeri 1 Jepara, di Jl.

Sersan Sumirat No. 3, Jepara • SMP Negeri 2 Jepara, di Jl. Brigjen Katamso No. 15, Jepara • SMP Negeri 3 Jepara, di Jl. Sunan Mantingan, Jepara • SMP Negeri 4 Jepara, di Jl. Raya Jepara – Kuwasen Km 3, Jepara • SMP Negeri 5 Jepara, di Jl. Kartini No. 42, Jepara • SMP Negeri 6 Jepara, di Jl. Kartini No. 40, Jepara • SMP Negeri 1 Tahunan, di Jl. Amarta III, Tahunan • SMP Negeri 1 Pecangaan, di Jl. Raya Krasak Km 16,5, Pecangaan Kulon • SMP Negeri 2 Pecangaan, di Jl.

Raya Kudus – Jepara, Pecangaan Kulon • SMP Negeri 1 Batealit, di Jl. Raya Mindahan 280, Mindahan • SMP Negeri 2 Batealit, di Jl. Setro Gondo Lumayu, Batealit • SMP Negeri 3 Batealit, di Jl.

Raya Batealit – Tanjung KM. 04, Bringin • SMP Negeri 1 Kedung, di Sowan Lor Kab. Jepara • SMP Negeri 2 Kedung, di Jl.

Bulak Baru, Bugel • SMP Negeri 3 Kedung, di Jl. Lapangan Bola Dukuh Njaten Rt.30 Rw.08, Sukosono • SMP Negeri 1 Kalinyamatan, di Bandungrejo • SMP Negeri 2 Kalinyamatan, di Jl. Damarjati Kalinyamatan, Damarjati • SMP Negeri 1 Welahan, di Jl.Gotri – Kalipucang, Kalipucang Kulon • SMP Negeri 2 Welahan, di Jl.Gotri – Kalipucang Km 5, Kalipucang, Welahan, Jepara-Kalipucang]] • SMP Negeri 3 Welahan, di Jl. Purwogondo Km.5, Karanganyar • SMP Negeri 1 Mayong, di Jl. Raya Mayong Jepara, Mayong Lor • SMP Negeri 2 Mayong, di Jl.

Raya Pancur Mayong, Datar • SMP Negeri 1 Nalumsari, di Jl. Sreni Indah, Ngetuk • SMP Negeri 2 Nalumsari, di Gemiring Lor • SMP Negeri 1 Mlonggo, di Jl. Raya Jepara - Bangsri Km 7, Suwawal • SMP Negeri 1 Pakis Aji, di Jl. Raya Jepara - Lebak Km. 11, Lebak • SMP Negeri 2 Pakis Aji, di Tanjung • SMP Negeri 1 Bangsri, di Jl. Wijaya Kusuma 79, Bangsri • SMP Negeri 2 Bangsri, di Jl. Raya Guyangan – Bangsri Km. 5, Guyangan • SMP Negeri 1 Kembang, di Tubanan • SMP Negeri 2 Kembang, di Jl.

Raya Cepogo - Kembang, Cepogo • SMP Negeri 3 Kembang, di Kaliaman • SMP Negeri 4 Kembang, di Jl. Sendang Sinatah No. 02 Km. 09 Dudakawu-Kembang, Dudakawu • SMP Negeri 1 Keling, di Jl. Keling – Jepara Km 32, Jlegong • SMP Negeri 2 Keling, di Jl.

Raya Tunahan – Keling Km. 35 Tunahan • SMP Negeri 1 Donorojo, di Jl. Benteng Portugis Km. 36, Tulakan • SMP Negeri 2 Donorojo, di Jl. Raya Blingoh, Blingoh • SMP Negeri 1 Karimun Jawa, di Jl. Ki Hajar Dewantoro No. 4, Karimunjawa • SMP Negeri 2 Karimunjawa, di Parang Rt 01 Rw 01, Parang SMP Swasta [ sunting - sunting sumber ] SMP Swasta terfavorit di Kabupaten Jepara, yaitu: • SMP Islam Al-Hikmah, di Pelemkerep • SMP Islam Sultan Agung 3 Kalinyamatan, di Kriyan Madrasah Tsanawiyah [ sunting - sunting sumber ] MTS Swasta di Kabupaten Jepara, yaitu: • MTs Mathalibul Huda, di Jambu Ngemplak • MTs Tasywiqul Banat Robayan, di Robayan • MTs Hasyim Asy'ari, di Bangsri • MTs Darul Hikmah, di Menganti • MTs Mafatihul Akhlaq, di Demangan • MTs Al Khidmah, di Pendosawalan • Mts Sabilul Ulum, di Jepara-Mayong Lor SMA Negeri [ sunting - sunting sumber ] SMA Negeri di Kabupaten Jepara, yaitu: • SMA Negeri 1 Jepara, di Jl.

Cs. Tubun Jepara • SMA Negeri 1 Tahunan, di Jl. Amarta III, Tahunan, Jepara • SMA Negeri 1 Pecangaan, di Jl. Raya Pecangaan Jepara • SMA Negeri 1 Bangsri, di Jl. Jeruk wangi, Bangsri, Jepara • SMA Negeri 1 Mlonggo di Jl. Jepara - Bangsri Km. 7 Suwawal, Mlonggo, Jepara • SMA Negeri 1 Welahan, di Jl. Gotri Welahan Kalipucang Kulon • SMA Negeri 1 Nalumsari, di Jl. Raya Nalumsari No. 2 Jepara • SMA Negeri 1 Mayong, di Jl. Raya Kudus Jepara Km.

20, Jepara • SMA Negeri 1 Kembang, di Jl. Raya Bangsri - Keling • SMA Negeri 1 Donorojo, di Jl. Raya Tulakan, Keling, Jepara SMA Swasta [ sunting - sunting sumber ] SMA Swasta di Kabupaten Jepara, yaitu: • SMA Islam Sultan Agung 2 Jepara, di Jl.

Raya Gotri-Welahan, Jepara • SMA PGRI Jepara, di Jl. Ratu Kalinyamat, Jepara • SMA Islam Jepara, di Jl. Ratu Kalinyamat No. 1, Jepara • SMA Masehi Jepara, di Jl. Yos Sudarso, Jepara • SMA Walisongo Pecangaan, di Jl.

Raya Jepara-Kudus Gg. Kemantren No. 9, Pecangaan Kulon, Jepara • SMA Islam Al-Hikmah Mayong, di Jl. Pancur Gg. 1 Pelengkerep, Mayong • SMA BOPKRI 02 Kelet, di Jl. Raya Keling-Kelet, Jepara • SMA Islam Keling, di Tulakan • SMA Muhammadiyah 1 Bangsri, di Jl. Seroja No. 2 Kauman, Bangsri • SMA Muhammadiyah 2 Mayong, di Jl. Pegadaian, Mayong • SMA Muhammadiyah 3 Jepara, di Jl. K. H. Moeliki 3, Jepara • SMA NU Kedung, di Jl.

Raya Bugel – Pecangaan KM. 0,3, Kedung • SMA Nurul Muslim Batealit, di Jl. Mindahan Batealit, Jepara SMK Negeri [ sunting - sunting sumber ] SMK Negeri di Kabupaten Jepara, yaitu: • SMK Negeri jepara merupakan pusat seni kerajinan Jepara, di Jl.

Gudang Sawo KM. 1,5, Jepara • SMK Negeri 2 Jepara (SMIK), di Jl. RMP. Sosrokartono, Jepara • SMK Negeri 3 Jepara, di Jl. CS. Tubun No. 3, Jepara • SMK Negeri 1 Kalinyamatan, di Jl.Purwogondo-Batukali Km.4 Sendang, Kalinyamatan • SMK Negeri 1 Kedung, jepara merupakan pusat seni kerajinan Bulakbaru • SMK Negeri 1 Bangsri, di Jl. KH. Achmad Fauzan No. 17, Bangsri • SMK Negeri 1 Batealit fi Jl. Raya Batealit – Bangsri KM 1 Bringin, Batealit • SMK Negeri 1 Karimunjawa, di Jl.

A. Yani No 1 Jepara merupakan pusat seni kerajinan, Jepara • SMK Negeri 1 Pakisaji, di Suwawal SMK Swasta [ sunting - sunting sumber ] SMK Swasta di Kabupaten Jepara, yaitu: • SMK Islam Sultan Agung 1 Kalinyamatan, di Kriyan • SMK Islam Al-Hikmah, di Jl.

Branang-Singorojo, Mayong • SMK Nawa Kartika, Jl. Jepara - bangsri Km 9, Sekuro, Jepara • SMK Bhakti Praja Jepara, di Jl.Hos Cokroaminoto, Jepara • SMK Walisongo Pecangaan, di Jl. Kauman No. 1 Pecangaan Kauman, Pecangaan • SMK 17 Agustus Bangsri, di Jl. Wijaya Kusuma No. 77, Bangsri • SMK Islam Amtsilati, di Jl. Kenanga II Sidorejo, Bangsri • SMK Darul Musyawaroh, di Banjaragung, Bangsri, Jepara-Banjaragung]] • SMK Kholiliyah, di Wedelan • SMK Nurul Hikmah, di Tengguli • SMK Sadammiyah, di Guyangan • SMK Al Munir, di Jl.

K. H. Abdullah Mathori No. 234 Bandungharjo, Donorojo • SMK Terpadu Darul Ulum, di Bandungharjo, Donorojo, Jepara-Bandungharjo]] • SMK Muhammadiyah Jepara, di Jl. Moeliki, Pangang, Jepara. • SMK Muhammadiyah Keling, di Jl. Raya Keling-Kelet, Jepara • SMK Datuk Singaraja, di Jl. Bugel – Jepara, Kerso, Jepara • SMK Wikrama 1, di Jl. Raya Kelet Ploso Km 37 Keling, Kelet • SMK Hasan Kafrawi, di Pancur • SMK Manbaul Ulum, di Buaran • SMK Az Zahra Mlonggo, di Jl.

Jepara-Bangsri KM. 12 Mlonggo, Jepara • SMK Roudlotul Mubtadiin, di Gemiringlor • SMK Terpadu Hadziqiyah, di Gemiringlor • SMK Al Hakim Al Fitroh, di Lebak • SMK Jepara merupakan pusat seni kerajinan Tahunan, di Jl. Ratu Kalinyamat, Krapyak • SMK Islam Tsamrotul Huda, di Kecapi • SMK Muhammadiyah 3 Mayong, di Jl. Pegadaian, Mayong lor, Mayong, Jepara-Mayong Madrasah Aliyah Negeri [ sunting - sunting sumber ] MA Negeri terfavorit di Kabupaten Jepara, yaitu: • MAN 1 Jepara, Jl.Raya Bawu, Jepara • MAN 2 Jepara, Jl.Raya Kelet - Jepara, Jepara Madrasah Aliyah Swasta [ sunting - sunting sumber ] MA Swasta terfavorit di Kabupaten Jepara, yaitu: • MA Tasywiqul Banat Robayan, di Robayan • MA Nurul Islam, di Kriyan • MA Darul Ulum, di Purwogondo • MA Al Falah Margoyoso, di Margoyoso • MA Sultan Fattah Jepara, di Sukosono • MA Darul Hikmah Menganti, di menganti • MA Mafatihul Akhlaq Demangan, di Demangan • MA Matholi'ul Huda Bugel, di Bugel • MA Satu Atap PP Roudlotut Tholibin, di Bandungharjo • MA Al-Maarif Jepara, di Jepara • MA Masalikil Huda Tahunan, di Tahunan • MA Maftahul Falah, Jl.

Jepara-Mlonggo Km, 08 Mlonggo Jepara • MA Hasyim Asy'ari, Jl. Pramuka No.24 Bangsri, Jepara merupakan pusat seni kerajinan • MA Mathalibul Huda, di Mlonggo Jepara • MA Walisongo Pecangaan, Jl. Kauman no.1 Pecangaan Jepara • MA Nawa Kartika Sekuro, Jl. Jepara - Bangsri, Km 11 Sekuro Pondok Pesantren [ sunting - sunting sumber ] Pondok Pesantren di Jepara, yaitu: • Pondok Pesantren Al-Fatah, di Robayan • Pondok Pesantren Ash-Shiddqi, di Robayan • Pondok Pesantren Baiturrochim, di Robayan • Pondok Pesantren Miftahul Ulum, di Robayan • Pondok Pesantren Al-Quran Jepara merupakan pusat seni kerajinan, di Robayan • Pondok Pesantren Nailun Najah, di Kriyan • Pondok Pesantren Al-Falah, di Bakalan • Pondok Pesantren Al-Hidayah, di Purwogondo • Pondok Pesantren Rodlatul Huda, di Margoyoso • Pondok Pesantren Mamba'ul-Ulum, di Bandungrejo • Pondok Pesantren Miftahun Najah, di Tahunan • Pondok Pesantren Darussaadah, di Bugel • Pondok Pesantren Al-Qonitat Miftahu Najah, di Tahunan • Pondok Pesantren API Al-Hikmah, di Singorojo • Pondok Pesantren Al-Muna, di Mayong Lor • Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin, di Bandungharjo • Pondok Pesantren Ar-ridlwaniyyah 1 & 2, di G Kid • Pondok Pesantren Darul Qur an berlokasi di JL.

Sidodadi, Rt. 02/04, Pecangan Kulon, Rw. 2, di Pecangaan]] Perguruan Tinggi [ sunting - sunting sumber ] Jepara terdapat beberapa perguruan tinggi, yaitu: • Akademi Komunitas Balekambang, di Jl. Balekambang Gemiring Lor • Akademi Komunitas Negeri Jepara, di SMK 2 Jepara Jl. RMP. Sosrokartono No. 1 Pengkol • Akademi Perikanan Kalinyamat, di Jl. H.M. Sulchan Nomor 1 Kriyan • Akademi Kebidanan Islam Al-Hikmah, di Jl.

Raya Mayong Pelemkerep • Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin, di SMP Muhammadiyah Kalinyamatan Jl. Pasar Kalinyamatan, Purwogondo • Universitas 17 Agustus 1945, di SMK 3 Jepara Jl.

S.Tubun Demaan • Universitas Diponegoro, di Jl. Raya Teluk Awur Tahunan Telukawur • Universitas Islam Nahdlatul Ulama, di Jl. Taman Siswa No. 09 Pekeng Tahunan Pelatihan Kerja [ sunting - sunting sumber ] Jepara terdapat beberapa lembaga pelatihan kerja, yaitu: • BLK Jepara, di Desa Pecangaan Kulon • LPK Nissan, di Desa Panggang • LPK Jenggala, di Desa Panggang • LPK Sahara, di Desa Welahan • LPK Zeta, di Desa Bugo • PKBM Brilliantama, di Desa Sekuro dan Karanggondang • LPK MA Darul Ulum, di Desa Purwogondo Media Massa [ sunting - sunting sumber ] Televisi [ sunting - sunting sumber ] Jepara memiliki sejumlah televisi, di antaranya: Nama Buatan Frekuensi Situs web 3TV SMAN jepara merupakan pusat seni kerajinan Jepara XX UHF www .sman3jepara .com JSTV SMKN 3 Jepara XX UHF www .smkn3jepara .com Lingkar TV PT.

Lingkar Taqwa Vision Digital Streaming http://lingkartv.com Radio [ sunting - sunting sumber ] Jepara memiliki sejumlah radio, di antaranya: Nama Frekuensi Situs web R-lisa FM FM 94,7 www .rlisafmjepara .com Swara Jepara FM FM 100,9 www .swarajepara .com DNA Jepara FM FM 104,0 www .dnafm .net Kartini FM FM 94,2 --- Citra FM FM 50,0 --- Pop FM Jepara FM 97,3 --- Rawit FM Jepara FM 88,8 www .rawitfm .com Majalah & Koran [ sunting - sunting sumber ] Jepara memiliki sejumlah majalah, di antaranya: Nama Penerbit Majalah Gelora Pemkab Jepara Majalah Pena Swasta Klik Fakta Cv.

Klik Fakta Nusantara Majalah Shima LPM Bursa F. Syari'ah Unisnu Jepara Korang Lingkar PT. Lingkar Media Pers Media Online [ sunting - sunting sumber ] • Lingkarjateng.id ( Media Online Koran Lingkar ) Transportasi [ sunting - sunting sumber ] Terdapat beberapa jenis moda transportasi di Jepara, di antaranya: Jalur udara [ sunting - sunting sumber ] • Susi Air Pesawat Susi Air merupakan salah satu alat transportasi untuk ke Karimunjawa, dengan menggunakan pesawat ini perjalanan yang di tempuh 30-40 menit dari Bandara Ahmad Yani sampai Bandara Dewandaru.

• Airfast Indonesia Pesawat Airfast Indonesia yang digunakan adalah jenis perintis dari maskapai penerbangan Airfast Indonesia dengan kapasitas penumpang sebanyak 17 orang dan frekuensi penerbangan dua kali dalam seminggu. • Nam Air Pesawat Nam Air yang digunakan adalah jenis pesawat tipe ATR 72-60 dari maskapai penerbangan Nam Air dengan kapasitas penumpang sebanyak 72 orang dan frekuensi penerbangan tiga kali dalam seminggu. Jalur laut [ sunting - sunting sumber ] • KMC Kartini 1 Kapal Motor cepat Kartini 1 merupakan salah satu alat transportasi untuk ke Karimunjawa, dengan menggunakan KMC Kartini 1 perjalanan yang di tempuh 3-4 jam dari Pelabuhan Kartini sampai Pelabuhan Karimunjawa.

• KM Exspress Cantika 89 Kapal Express Cantika 89 merupakan salah satu alat transportasi untuk ke Karimunjawa, dengan menggunakan Kapal ini perjalanan yang di tempuh 1,5-2 jam dari Pelabuhan Kartini sampai Pelabuhan Karimunjawa. • KMP Muria Merupakan salah satu alat transportasi untuk ke Karimunjawa, dengan menggunakan Kapal ini perjalanan yang di tempuh 5-6 jam dari Pelabuhan Kartini sampai Pelabuhan Karimunjawa. Jalur darat [ sunting - sunting sumber ] • Kremon Kereta Motor atau di singkat menjadi Kremon adalah alat transportasi Khas Jepara yang dibuat oleh Pemkab Jepara dengan bekerja sama dengan PT.

Tossa Semarang, sistemnya seperti naik becak yaitu bisa naik di mana saja tidak harus ke terminal. • Angkudes Ada beberapa angkudes di Jepara dengan jurusan yang berbeda-beda sesuai dengan warna angkudes tersebut. Warna Biru Muda dengan jurusan Pasar Kalinyamatan - Ujung Pandan. • Dokar Adalah alat transportasi yang berbentuk seperti Delman. Dokar merupakan alat transportasi yang menghubungkan suatu pasar ke pasar yang lain.

Dokar bisa dijumpai di Pasar Tradisional seperti Pasar kalinyamatan, Pasar Welahan, Pasar Mayong, dan lain-lain. • Becak Becak bisa dijumpai di Pertigaan Gotri Kalinyamatan • Kereta Api Dulu, terdapat perusahaan kereta api dan trem Semarang Joana Stroomtram Maatschappij (SJS).

Perusahaan tersebut pada tahun 1885 membuka jalur Semarang-Genuk- Demak- Kudus- Pati- Joana (sekarang Juwana). Setelah itu, pada 5 Mei 1895 perusahaan tersebut menambah jalurnya ke timur yakni membuka jalur Kudus- Mayong- Gotri- Pecangaan. Pada 1 Mei 1900 juga menambah jalur kereta api ke barat hingga mencapai Rembang dan Lasem. Pada tahun itu juga, pada 10 November SJS membuka jalur baru lagi yang melayani rute Mayong- Welahan- Demak- Semarang • Taksi Terdapat taksi di Jepara, Kalau taksi di kota-kota di Indonesia menggunakan model sedan.

Berbeda dengan di Jepara taksinya dengan model mini bus. • Bus Banyak bus di Jepara dengan berbagai jurusan dari antar kota, antar provinsi, hingga antar pulau : • Jepara - Semarang • Jepara - Kudus • Jepara - Pati • Jepara - Cilacap • Jepara - Yogyakarta • Jepara - Jabodetabek • Jepara - Bandung • Jepara - Tasikmalaya • Jepara - Surabaya • Jepara - Denpasar • Jepara - Kediri (belum ada) • Jepara - Malang (belum ada) • Jepara - Solo (belum ada) • Jepara - Purwokerto (belum ada) Olahraga [ sunting - sunting sumber ] Fasilitas [ sunting - sunting sumber ] • Stadion Gelora Bumi Kartini, di Ujungbatu • Stadion Kamal Djunaedi, di Demaan • Jepara Olympic Pool, di Ujungbatu • GOR Sepak Takraw Jepara, di Gedangan • GOR Futsal Jepara, di Ujungbatu • Sirkut BMX Jepara, di Ujungbatu • Sirkuit Mbakalan Mewah, di Sukodono • Sirkuit Rakashima, di Suwawal Tim [ sunting - sunting sumber ] Jepara memiliki klub profesional dalam beberapa cabang olahraga yang mengikuti kompetisi nasional, yaitu: • Cabang Sepak bola: Persijap Jepara • Cabang Futsal: Macan Kurung FC • Cabang Renang: Gelora Tirta Swimming Club • Cabang Bulu Tangkis: PB.

Djarum Kudus • Cabang Tenis Lapangan: Pelita Harapan Kompetisi [ sunting - sunting sumber ] Jepara memiliki kompetisi untuk beberapa cabang olahraga, yaitu: • Cabang Sepak bola: Liga PSSI Pengcab Jepara (Yazztea Jepara League) • Cabang Memancing: Bupati Jepara Cup • Cabang Balap Sepeda: Jepara Open BMX dan MTB 4 Cross Kota Kembar [ sunting - sunting sumber ] Kota-kota lain yang menjadi bagian dari proyek kota kembar dari kota Jepara adalah: • Scheveningen, Belanda Nomor Jepara merupakan pusat seni kerajinan Tanggap Darurat Jepara [ sunting - sunting sumber ] Nomor penting dan darurat Kabupaten Jepara: • Mapolres Jepara: (0291) 591110 • Polisi Lantas Jepara: (0291) 591510 • Polisi Reskrim Jepara: (0291) 593632 • Polisi Intelkam Jepara: (0291) 598752 • Polisi Air Jepara: (0291) 598391 • Kantor Pos: (0291) 591011 • Pelabuhan Karimunjawa: (0297) 312121 • Pelabuhan Kartini: (0291) 595203 • Pusat Informasi Wisata Jepara: (0291) 591169 • Jepara Rescue: 085727721773 • SAR Jepara: (0291) 595941 • BPBD Jepara: • Telepon: (0291) 598216 • Emergency: (0291) 598291 jepara merupakan pusat seni kerajinan SMS: 08112766451 • Ambulans: 118 • PMI Jepara: (0291) 591342 • Gangguan Listrik: (0291) 591021 • Gangguan Telepon: 117 • Pemadam Kebakaran: (0291) 592113 • Pemadam Grista: (0291) 592706 • RSUD Kartini: (0291) 591175 • RSUP Kelet: (0291) 579002 • RS Islam Sultan Hadirin: (0291) 591507 • RS Graha Husada: (0291) 592067 • RS Aulia Medica: (0291) 593627 • RS PKU Muhammadiyah: (0291) 4256500 & (0291) 4256556 • RS Kusta Donorojo: (0291) 5792002 & (0291) 578161 • Apotek Lisa 24: (0291) 592051 (Depan Gedung NU Jl.

Pemuda 51 A Jepara) Tokoh Jepara [ sunting - sunting sumber ] Tokoh politik [ sunting - sunting sumber ] • Pati Unus • Sultan Hadlirin • R.M. Panji Sosrokartono • Pangeran Arya Jepara • Ali Mufiz • KH.

Ahmad Cholil • Yuli Nugroho • Ahmad Marzuki • Dian Kristiandi • Imam Yusdi Ghozali • Nuruddin Amin • Pratikno • Subroto • Ma'sun durri • Soelaiman Efendi • Aris Isnandar • Nur Hidayat • Mayadina rohma • Zakariyah Anshori • Syamsul Anwar • M Syaiful Abidin • Ali Shohib Tokoh agama [ sunting - sunting sumber ] • Sunan Hadirin • Sunan Nyamplungan • Sunan Jepara Tokoh wanita [ sunting - sunting sumber ] • Ratu Shima • Ratu Kalinyamat • R.A.

Kartini • Roro Ayu Mas Semangkin Tokoh selebriti [ sunting - sunting sumber ] • Jamal Mirdad • Alex Komang • Syamsul Gondo • Ndriaz Suzhy • Vico Rahman (Vico Bean - "Mr. Bean Indonesia") • Novita Sari Anggraeni Tokoh olahraga [ sunting - sunting sumber ] • Gunawan Dwi Cahyo • Agung Supriyanto • Noor Hadi • Ana Rovita • Anam Syahrul Fitrianto • Danang Wihatmoko • Ahmad Mahrus Bachtiar Legenda [ sunting - sunting sumber ] • Suronggotho • Patak Warak • Srayuda Referensi [ sunting - sunting sumber ] • ^ Setiawan, Wikha.

"Wahana Kura-kura Masih Jadi Daya Pikat Pantai Kartini Jepara". Detik.com. Diakses tanggal 2021-09-07. • ^ Jepara merupakan pusat seni kerajinan, Tagar (2017-12-23). "Ratu Kalinyamat, Pejuang Jepara Tak Sepopuler Kartini". TAGAR. Diakses tanggal 2022-01-12. • ^ a b "Kabupaten Jepara Dalam Angka 2021" (pdf). Badan Pusat Statistik Jepara. jepara merupakan pusat seni kerajinan. 5, 33, 92–94. Diakses tanggal 15 Juni 2021. • ^ "Metode Baru Indeks Pembangunan Manusia 2019-2020".

www.bps.go.id. Diakses tanggal 15 Juni 2021. • ^ "Rincian Alokasi Dana Alokasi Umum Provinsi/Kabupaten Kota Dalam APBN T.A 2020" (PDF). www.djpk.kemenkeu.go.id. (2020). Diakses tanggal 15 Juni 2021. Periksa nilai tanggal di: -date= ( bantuan) • ^ Supriyono, Agustinus (2013-01-15). "TINJAUAN HISTORIS JEPARA SEBAGAI KERAJAAN MARITIM DAN KOTA PELABUHAN". Paramita: Historical Studies Journal (dalam bahasa Inggris). 23 (1).

doi: 10.15294/paramita.v23i1.2494. ISSN 2407-5825. • ^ a b c d "Profil Jepara" (PDF). • ^ "Jepara, Jawa Tengah, Indonesia". Climate-Data.org. Diakses tanggal 16 September 2020. • ^ "Jepara, Indonesia". Weatherbase. Diakses tanggal 16 September 2020.

• ^ "Indikasi Geografis Jepara". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-04-24. Diakses tanggal 2021-06-11. • ^ "Kabupaten Jepara: "Bumi Kartini" di Jepara merupakan pusat seni kerajinan Jawa Tengah". Kompaspedia. 2021-04-26. Diakses tanggal 2021-05-24. • ^ Citra Daerah Kabupaten Jepara Dalam Arsip (PDF). Arsip Nasional Republik Indonesia. 2017. ISBN 978-602-6503-09-1. Ringkasan.

Parameter -url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) • ^ Amali, Zakki (2019-09-03). "Bupati Jepara Nonaktif Ahmad Marzuqi Divonis 3 Tahun Penjara". Tirto.id. Diakses tanggal 2021-05-23. • ^ "Lantik Bupati Jepara, Ini Pesan Ganjar".

Portal Resmi Provinsi Jawa Tengah. 2020-06-02. Diakses tanggal 2021-05-23. • ^ Javano • ^ "Saudara Swalayan". Diarsipkan dari versi asli jepara merupakan pusat seni kerajinan 2011-08-31. Diakses tanggal 2021-03-27.

• ^ https://www.gatra.com/detail/news/495519/ekonomi/jadi-rebutan-parijoto-resmi-menjadi-tanaman-lokal-jepara Buku [ sunting - sunting sumber ] • Citra Daerah Kabupaten Jepara Dalam Arsip (PDF).

Arsip Nasional Republik Indonesia. 2017. ISBN 978-602-6503-09-1. Ringkasan. Parameter -url-status= yang tidak diketahui akan diabaikan ( bantuan) Catatan [ sunting - sunting sumber ] • ^ Dian Kristiandi menjadi Pelaksana Tugas Bupati Jepara setelah Ahmad Marzuqi ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi atas kasus suap Hakim Pengadilan Negeri Semarang dan divonis tiga tahun penjara pada 2019.

[13] Setelah menjabat selama kurang lebih setahun, akhirnya ia dilantik sebagia Bupati Jepara pada 2 Juni 2020. [14] Pranala luar [ sunting - sunting sumber ] • (Indonesia) Situs web resmi Kategori tersembunyi: • Halaman dengan argumen formatnum non-numerik • Galat CS1: tanggal • CS1 sumber berbahasa Inggris (en) • Halaman dengan rujukan yang menggunakan parameter yang tidak didukung • Artikel mengandung bahasa Jawa • Artikel yang tidak memiliki referensi April 2022 • Semua artikel yang tidak memiliki referensi • Halaman dengan berkas rusak • Artikel Wikipedia dengan penanda VIAF • Artikel Wikipedia dengan penanda LCCN • Artikel Wikipedia dengan penanda NKC • Artikel Wikipedia dengan penanda MusicBrainz area • Artikel Wikipedia dengan penanda WORLDCATID • Halaman dengan peta • Halaman ini terakhir diubah pada 23 April 2022, pukul 16.18.

• Teks tersedia di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa; ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. • Kebijakan privasi • Tentang Wikipedia • Penyangkalan • Tampilan seluler • Pengembang • Statistik • Pernyataan kuki • •
• Senin, 9 Mei 2022 • Network • Suara Merdeka Muria • Suara Merdeka Banyumas • Suara Merdeka Pantura • Suara Merdeka Solo • Suara Merdeka Wawasan • Suara Merdeka Blora • Suara Merdeka Jepara • Suara Merdeka Jogja • Suara Merdeka Kedu • Suara Merdeka Purworejo • Suara Merdeka Wonogiri • Suara Merdeka Jakarta • Suara Merdeka Pekalongan • Diorama • • • SEMARANG, suaramerdeka.com - Sebanyak 52 UMKM mengikuti pameran Kadin Jateng - Indonesia Bangga yang diselenggarakan Kadin Jateng di Atrium Mal Ciputra Semarang, Jumat, 22 April 2022.

Pameran Kadin Jateng - Indonesia Bangga ini adalah gelaran ke-10 dan pertama setelah tiga tahun vakum akibat pandemi Covid-19. Pameran ini dimulai 22 -26 April 2022 dan didukung Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Tengah, Dekranasda Kota Semarang dan Pegadaian yang menjual berbagai produk UMKM mulai fashion, kerajinan, hingga olahan makanan dan minuman.

Ketua Umum Kadin Jateng, Harry Nuryanto, yang diwakili Wakil Ketua Umum Bidang UMKM Kadin Jateng, Natalia Sari mengatakan pameran ini sekaligus sebagai penyemangat UMKM untuk terus berkarya meskipun di tengah pandemi Covid-19.

Jadi, Kadin Jateng berkomitmen untuk memberikan fasilitasi UMKM agar tetap optimis dan bangkit untuk berpromosi dan memasarkan produk unggulannya agar bisa mempercepat pemulihan ekonomi. Kepala Disperindag Jawa Tengah, yang diwakili Kabid Industri Agro Disperindag Jawa Tengah, Sigid Adi Brata menambahkan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia adalah salah satu upaya membantu IKM dalam menghadapi pandemi Covid-19. Menurutnya IKM merupakan salah satu sektor yang dipacu pengembangnya dan menjadi komponen penting untuk memulihkan perekonomian nasional.

Baca Juga: Dapat Ancaman Bom, Begini Kondisi Bek Manchester United, Harry Maguire

Hiasan dinding patung burung.




2022 www.videocon.com