Puisi natal terbaik

puisi natal terbaik

Sainspuisi.com, Guardian– Salah satu kebiasaan yang dilakukan oleh para pegiat puisi yaitu mereka senantiasa memeriahkan sebuah hari besar atau momen-momen khusus ke dalam berbagai penggubahan puisi.

Bagi mereka, menggubah puisi mungkin lebih menyenangkan ketimbang menyalakan kembang api. Tak terkecuali di momen Natal tahun ini, belum genap tiba pada tanggalnya, sudah banyak sekali kita melihat orang-orang menulis puisi tentang Natal sebagai peringatan atas kelahiran Yesus.

Nah, dari sekian banyak puisi itu, Guardian merilis 10 puisi Natal terbaik versinya. Yuk, Baca Alasan dan Terjemahnya! Berikut: 1. In Memorian AHH by Alfred, Lord Tennyson Puisi In Memorian AHH ini, jika kita baca, tidak secara langsung menggambarkan Natal secara eksplisit. Namun dipilih oleh Guardian sebab dikatakan sebagai puisi yang sangat menyedihkan sebab merekam perasaan liris Tennyson kehilangan teman baiknya sehingga ia tenggelam dalam kesedihan mendalam di malam Natal.

Namun, dalam puisinya ia mengatakan, “lebih baik mencintai dan kehilangan, daripada tidak mencintai sama-sekali.” Konon, dalam kesepiannya itu, suara lonceng Natal yang berdentang dijadikan oleh Alfred L. Tennyson sebagai momen pengharapan. Puisi dan terjemah Indonesianya -> klik baca 2. Talking Turkeys by Benjamin Zephaniah Menurut Guardian, puisi Talking Turkeys dikatakan menarik sebab ia mengangkat Natal bukan sebagai momen yang bahagia sebagaimana banyak orang menggambarkannya.

Benjamin Zephaniah menggambarkan bahwa Natal adalah momen yang begitu menyedihkan bagi seekor Kalkun. Namun, dalam puisi ini, Benjamin menyampaikannya dengan cara humor dan kritik kemanusiaan yang menyenangkan. Puisi dan terjemah Indonesianya-> klik baca 3. A Visit from St Nicholas by Clement Clarke Moore Puisi A Visit From St Nicholas adalah puisi Moore yang dituliskan untuk menghibur anak-anaknya di momen Natal.

Puisi ini dikatakan pernah menjadi terkenal karena cara puisi natal terbaik yang modern tentang Sinterklas yang tengah meluncur di atas kereta yang dikendarai oleh rusa kutub. Puisi dan terjemah Indonesianya-> klik baca 4. The Oxen by Thomas Hardy Puisi The Oxen ini dipilih sebab pengambarannya yang melukiskan tentang bagaimana sifat-sifat keimanan seorang puisi natal terbaik.

Apa yang digambarkan puisi natal terbaik puisi ini sebagai simbol adalah berlututnya seekor lembu di depan bayi Kristus yang baru saja terlahir. Puisi dan terjemah Indonesianya-> klik baca 5. Christmas by John Betjeman Puisi Christmas karya John Betjeman ini dikatakan menarik sebab caranya dalam menggambarkan momen perayaan Natal dengan skeptis.

Namun, dalam puisi ini, skeptisisme kemudian dibalik menjadi sebuah perasaan yang terpesona akan sebuah keajaiban. Puisi dan terjemah Indonesianya-> klik baca 6. Christmas Carol by Paul L Dunbar Puisi Christmas Carol berisi tentang nasihat untuk sebuah penyambutan Natal dengan perasaan menggembirakan. Dunbar memberi sugesti bahwa untuk merayakannya dengan gembira kita perlu mengerahkan seluruh kekuatan kita lewat bernyanyi.

Puisi dan terjemah Indonesianya-> klik baca 7. The Christmas Rose by Cecil Day Lewis Puisi The Chrismas Rose ini begitu mengharukan. Puisi ini dipilih oleh Guardian sebab konon menggambarkan harapan dan cahaya yang diasosiasikan dengan momen Natal.

Puisi dan terjemah Indonesianya-> klik baca 8. I Saw a Stable by Mary Coleridge Puisi I Saw A Stable ini memberi perhatian mengenai asal-usul dari makna Natal itu sendiri. Menurut penilaian Guardian, puisi natal terbaik puisinya pendek, dikatakan bahwa Mary C. berhasil menggambarkannya dengan baik dan cemerlang. Puisi dan terjemah Indonesianya-> klik baca 9.

Journey of the Magi by TS Eliot Puisi natal terbaik puisi Journey of The Magi Eliot mengcapture momen yang terjadi 12 hari setelah Natal. Pada puisi ini Eliot menceritakan Natal dengan cara yang tidak biasa. Eliot menggambarkan perjalanan yang sulit yang dialami oleh 3 orang yang mengalami epifani setelah kelahiran Kristus.

Puisi dan terjemah Indonesianya-> klik baca 10. A Christmas Poem by Wendy Cope Puisi A Christmas Poem karya Wendy Cope ini salah satu puisi yang juga tidak menggambarkan kebahagiaan.

Dalam puisi ini justru dikedepankan gambaran yang bisa membuat pembaca merasakan ironi akan sebuah momen. Puisi puisi natal terbaik terjemah Indonesianya-> klik baca *** #beritapuisi (3) Asal Usul; dalam Sastra (9) Avant Garde Discuss & Zine (5) Flash course (3) Nahdy M (1) Rina's (1) Terjemah Puisi (34) ✧ Abd Samad (13) ✧ Agniar Anisa (5) ✧ Aliya Bintang (3) ✧ Anis Ceha (1) ✧ Annur Aliyyu (19) ✧ Bangkit I. Darojad (12) ✧ Bima Yuswa (2) ✧ Erna Rasendriya (1) ✧ Fauzi Uzi (3) ✧ Haji Misbach (2) ✧ Hana (1) ✧ Imron Tohari (5) ✧ Indra Intisa (5) ✧ Patricia Pawestri (2) ✧ Rafiquarius (1) ✧ Sarmina Mina (4) ✧ Schima Wallichi (1) ✧ Shiny.ane el'poesya (128) ✧ Sri K (4) • #RAMADAN • #COVID-19 • Community • Pregnancy • Getting Pregnant • First Trimester ( 1 - 13 weeks ) • Second Trimester ( 14 - 27 weeks ) • Third Trimester ( 28 - 41 weeks ) • Birth • Baby • 0-6 months • 7-12 months • Kid • 1-3 years old • 4-5 years old • Big Kid • 6-9 years old • 10-12 years old • Life • Relationship • Health and Lifestyle • Home and Living • Fashion and Beauty •  Natal merupakan hari raya umat Kristiani yang akan dirayakan dengan penuh suka cita bersama para keluarga atau kerabat.

Mereka akan melakukan kebaktian dengan berdoa dan melantunkan pujian-pujian bersama untuk Tuhan Puisi natal terbaik. Puji-pujian yang dilantunkan dapat berupa lagu maupun puisi-puisi yang menyentuh hati tentang hari Natal dan Tuhan Yesus. Dengan demikian, perayaan Natal akan terasa lebih hikmad. Namun, selain untuk pujian kepada Tuhan, puisi tentang ini pun dapat dibagikan kepada kerabat sebagai ucapan selamat Natal.

Untuk itu, kali ini Popmama.com akan menyuguhkan beberapa puisi untuk menemani perayaan Natal 2021 Mama dan keluarga. Simak dan baca bersama yuk, puisi Natal di bawah ini! Freepik/user15285612 Pendar lampu kecil-kecil tampak beradu jadi satu Bertautan erat berlomba memancarkan cahaya Pohon Natal yang sama dengan tahun-tahun lalu Mengingatkan sang Juru Selamat telah tiba Bersama sukacita yang lebih mendalam Pada sebuah kisah gembira, aku tenggelam Kepada Anak Manusia yang pernah mendiam Ditunjukkan oleh bintang malam Yesus, akhirnya Kau datang jua Kabar lahir-Mu membawa bahagia di dunia Katanya, kelahiran-Mu sangat sederhana Tetapi membawa sukacita luar biasa Bagi yang mau percaya, Dia datang untuk-Mu Untuk setiap dosamu dan dosaku Datanglah pada-Nya, jangan hanya duduk terpaku Yesus lahir untuk menerimamu Natal adalah hari paling bahagia di dunia Gema sukacita pasti mengudara Hidupkan sukacita di setiap lampu kecil yang menyala Sambutlah Dia!

Freepik/gpoinstudio Kado Natalku ialah cinta kasih Allah Karunia Pengampunan Pendamaian Keselamatan Akankah Natalku menjadi redup? Natalku penuh sukacita akan kelahiran Mesias Akankah Natalku menjadi hampa? Natalku bersekutu dengan Tuhan menjadi ranting-ranting-Nya Akankah hidupku tak berkelimpahan?

puisi natal terbaik

Natalku terus bertumbuh berbuah dan memberkati Dekat Jauh Bersama Berpisah Natal memang tak lagi sama tanpamu Namun cinta kasih Allah selalu sama dan berlimpah setiap saat Freepik/stockking malam sudah larut meninggalkan jejak siang yang panjang di padang rumput di lembah sepi meringkuk dalam selimut malam yang dingin beberapa gembala dan domba gembalaannya sayup-sayup ada suara pujian turun membelah langit malam alam yang hening menjadi terbangun segala yang hidup menatap angkasa yang penuh tentara surgawi dan terang surgawi membuka KASIH BAPA "SEGALA PUJI Puisi natal terbaik ALLAH DI TEMPAT MAHA TINGGI DAN DAMAI SEJAHTERA ATAS BUMI DI ANTARA ORANG YANG BERKENAN PADANYA" Tuhan Yesus selamat datang di dunia selamat datang di bumi Selamat datang di antara manusia Selamat datang di hati papa selamat datang di hati mama selamat datang di hatiku lifesitenews.com Pada malam paling kudus Tanah tandus tak lagi terbayang, terus menyusuri injil suci hingga memuji Yesus Kristus sang juru selamat, Pembawa kedamaian, di dunia yang sesak dan pelan-pelan menjadi tua Juga pada malam-malam penuh duka Memeluk kami dalam keagungan yang Nyata Meski detak waktu bakal berhenti, memanggil orang-orang karena pandemi Pujian-pujian indah akan terus bergema Pada sang juru selamat Freepik Bahagia itu .

Bisa bersyukur dan juga menikmati kasih Tuhan Bahagia itu . Bisa melihat saudara-saudari kita dapat bersatu dalam kasih Bahagia itu .

Bisa hidup di dalam kasih Tuhan dan juga dapat menceritakannya Bahagia itu . Bisa berbagi kasih Tuhan kepada sesama Bahagia itu .

Dapat memaknai Natal dengan benar dan uga terus merindukan Yesus tinggal di dalam hati kita Sudahkah Puisi natal terbaik merasa bahagia?

puisi natal terbaik

Freepik/senivpetro Haleluya, bersorak-soraklah menjelang Kedatangan Yesus Almasih, Sang Penebus dosa dunia. Terima kasih Sang Bayi Mungil yang berbaring di palungan, di kandang yang hina, Engkau telah datang menebus segala dosaku, Puisi natal terbaik pada-Mu TUHAN .

Hosana Hosana Hosana bagi Tuhan!!! Sambutlah Dia. familyholiday.net Bernyanyi suci di malam hari Mengalun setinggi sesela hati Adik mengapa di kau sendiri Bersama abang mari ziarah ke gereja suci Sunyi hati di gelap hari Serangga mati di nyala api Kristus janganlah pergi sertai kami dalam sepi jalan sendiri Dan bulan, kerinduan yang dalam menikam nurani pengembara di perlawatan Tuhan di palungan betapa pun kebesaran Manusia nikmat tertidur di peristirahatan Nyanyi suci di malam sepi Mengalun hati diayun setanggi Adik mari berlutut di sini Tuhan hadir bagi insani Sunyi suci di gelap dini Berayun hati digetar nyanyi Dan adik mari bukakan diri Kristus istirahatlah di hati kami Kristus!

Lindungilah dan berkati Ajar kami berendah-hati Dan biarlah tanganmu sesuci dahi kami tersilang aman abadi Freepik/Ansiia Mereka semua mencari seorang raja Membantai musuh mereka dan mengangkat mereka. Engkau datang, seorang bayi kecil Kedatangan-Mu membuat seorang perempuan menangis.

O, Anak manusia, luruskan hidup saya yang sia-sia Kehadiran-Mu memberi arti. Bukan karena roda-roda-Mu di jalan, Juga bukan karena lautan yang Kau arungi ! Engkau tidak peduli bagaimana atau siapa saya. Bahkan Engkau turun ke dunia Puisi natal terbaik menjawab semua kebutuhan saya, Ya, setia doa yang telah dipanjatkan Freepik/Jakkapan21 Dentang lonceng bergema di hati menyambut lahirnya Sang Juru Selamat, Ungkapan gembira tak dapat mewakilkan syukur yang tak terkira. Damai natal, damaikan hati.

Terima kasih, Tuhanku. Itulah puisi natal yang menyentuh hati, baca bersama si Kecil yuk Ma! Baca juga: • Tata Cara Perayaan Natal 2021 Menurut Aturan Kementerian Agama • 9 Inspirasi Kostum Natal Anak, Pasti Hari Raya Jadi Semakin Seru • 10 Rekomendasi Baju Natal Anak Perempuan
Kumpulan Puisi Natal TerbaikSepanjang Masa. Selamat pagi salam damai dan sejahtera, Natal sebentar lagi tiba. nah untuk anda yang kali ini sedang membutuhkan bahan untuk membuat puisi Natal, pada postingan ini admin akan membagikan kumpulan puisi Natal terbaik yang dapat kalian simpan dan miliki sebagai referensi untuk membuat puisi.

Puisi yang admin berikan dibawah ini adalah puisi Natal terbaik yang telah kami pilihkan untuk anda pengunjung setia situs ini. Kumpulan puisi Natal ini kami dapatkan dari beberapa sumber seperti media online dan sosial media yang tidak dapat admin sebutkan satu persatu.

Baiklah bagi anda yang saat ini sudah tidak sabar ingin memilikinya silahkan lihat selengkapnya berikut ini: Kumpulan Puisi Natal TerbaikSepanjang Masa. Puisi yang menyentuh hati diatas dapat anda bagikan terutama pada keluarga anda dan selanjutnya dapat anda bagiakan kepada teman teman anda yang menurut anda terbaik bagi anda.

Semoga puisi natal diatas dapat bermanfaat untuk sahabat sekalian, sekian dan terima kasih. Puisi Natal, natal tanpa puisi sama seperti makan tanpa garam, indahnya natal bisa lebih berasa jika ada puisi natal yang di layangkan di ibadah-ibadah natal. Sudah tidak lama lagi natal tiba pastinya banyak acara ibadah natal yang akan kita hadiri, bahkan kita sendiri juga pastinya membuat ibadah Natal dan tidak lengkap kalau tidak ada lagu natal, puisi natal yang menghiasi natal tersebut, bahkan drama natal juga ikut melengkapi, serunya acara natal pasti sangat dinanti-nanti apalagi drama natal dan puisi natal yang dibawakan oleh anak-anak sekolah minggu membuat kita yang menyaksikan terkesima kagum dan membuat natal semakin indah.

Berikut saya kumpulkan kumpulan puisi natal terbaik yang bisa di pakai di acara natal di tempat kalian masing-masing. semoga ini bisa menambah indah suasana natal bersama keluarga dan kerabat dekat.

LONCENG NATAL Saya mendengar lonceng berdentang pada hari Natal Lagu-lagu Natal yang sudah dikenal, Betapa nyaring dan merdunya kata-kata yang terdengar lagi Damai sejahtera di bumi, Di antara manusia yang berkenan kepada-Nya! Saya berpikir, seandainya pada hari Natal, Semua lonceng yang tergantung di menara gereja Memainkan lagu tanpa hentinya Damai sejahtera di bumi, Di antara manusia yang berkenan kepada-Nya!

Dan dalam keputusasaan saya menundukkan kepala; “Tidak ada damai di bumi,” kataku; “Karena kebencian ada di mana-mana dan mengejek lagu tentang Damai sejahtera di bumi, Di antara manusia yang berkenan kepada-Nya!

Tetapi suara lonceng yang berdentang bergema semakin kuat; “Tuhan tidak mati atau tertidur! Yang jahat akan jatuh, yang benar akan menang, Damai sejahtera di bumi, Di antara manusia yang berkenan kepada-Nya!” Puisi natal terbaik terus berbunyi, berdentang, Bumi berputar dari malam hingga pagi, Suara lonceng, nyanyian agung, terdengar merdu, Damai sejahtera di bumi, Di antara manusia yang berkenan kepada-Nya!

Amin NATAL YANG TEDUH natal telah menjadi puisi alam raya hiruk-pikuk pekik sorak hura-hura apalagi cuma gegap gempita iklan agaknya sudah tidak diperlukan mohon jangan gaduh sang bayi penebus bumi masih tertidur nyenak dalam dekapan bunda terkasih semua ilalang, seisi kandang adalah segala yang teduh dalam syukur dan simpuh ya, natal itu puisi alam raya karena itu jangan gaduh bumi kita telah ditebus perlu istirahat dan tidur ia sudah amat lelah bekerja keras menata nasib beri kesempatan ia bermimpi biarkan ia merindu dan mencinta merdeka dari segala tetek bengek yang makin menjauhkan bumi kita dari sang keabadian sendiri Amin SUKACITA NATAL Pohon cemara menghiasi rumah kami, Memancarkan semerbak harumnya nuansa Natal, Setiap hati diselimuti suasana syahdu, Menandakan Natal t’lah tiba.

Kue-kue, kalkun panggang, Meja yang dipenuhi makanan-makanan manis, Wajah-wajah kecil bercahaya penuh sukacita, Semua orang bergembira. Pesta perayaan, lagu-lagu yang mengalun, hadiah-hadiah yang indah, Lonceng perak yang bergemirincing, Pohon Natal dan pernak-pernik yang cantik, Lampu berwarna-warni yang berkerlap-kerlip.

Sanak keluarga menanti dengan hati gembira Menyambut dengan senyuman manis, pelukan hangat, dan kecupan sayang, Inilah sukacita yang luar biasa Yang hadir saat Natal tiba. Amin Senandung Natal Oleh: Suparwata Wiraatmadja Nyanyi suci di malam hari Mengalun setanggi sesela hati Adik mengapa dikau sendiri Bersama abang mari ziarah ke gereja suciSunyi hati di gelap hariSerangga mati di nyala apiKristus janganlah pergi sertai kamidalam sepi jalan sendiri Dan bulan, kerinduan yang dalammenikam puisi natal terbaik pengembara di perlawatanTuhan di palungan betapa pun kebesaran Manusia nikmat tertidur di puisi natal terbaik Nyanyi suci di malam sepi Mengalun hati diayun setanggi Adik mari berlutut di siniTuhan hadir bagi insaniSunyi suci di gelap dini Berayun hati digetar nyanyi Dan adik mari bukakan diriKristus istirahlah di hati kamiKristus!

Lindungilah dan berkati Ajar kami berendah-hati Dan biarlah tanganmu sucidi dahi kami tersilang aman abadi Puisi Natal Oleh: Leengnalty Suara lonceng mulai terdengar hingga ke sudut-sudut kota mengalun lembut selimuti jelang hari.”sepertinya hujan tak jadi turun malam ini” Dinginnya angin di bawah bulan penuhserukan kedamaian di hari berbahagia.Pujian dan syukur puisi natal terbaik dari dalam gereja,menerangi malam yang syahdu.

Di remang jiwa yang percayahingga tiada ganti akan kasihnya.”semoga kita bertemu malam nanti” Mari Datang Kepada-Nya Sarlen Julfree Manurung Satu hari di bulan Desember Dentang lonceng Gereja riuh bersahutan Memanggil, mengundang anak-anak Tuhan untuk datang “Mari masuk, mari semuanya masuk…” Pintu Rumah Tuhan telah terbukaTerbuka untukku, untuk kamu, untuk mereka, untuk kita semua,Sehingga kita bisa larung dalam sukacita, Bersama-sama merayakan, lahirnya bayi Yesus di Bethlehem Raja di atas segala raja, Tuhan, Juru Selamat manusia Doa Natal Ya Tuhan,Terang sudah tiba, Lilin di Betlehem menyala.Tolonglah saya untuk bersukacita dalam terangdan dalam cahaya itu melihat sesama saya apa adanya.Tolonglah saya untuk tetap mengenal diasementara Natal tiba, dan cakrawala malam,sekali lagi dipenuhi dengan terang kelahiran-Mu.

Amin! Selamat Datang di Hatiku Oleh: C. Mouwlaka malam sudah larut meninggalkan jejak siang yang panjangdi padang rumput di lembah sepi meringkuk dalam selimut malam yang dinginbeberapa gembala dan domba gembalaannyasayup-sayup ada suara pujianturun membelah langit malamalam yang hening menjadi terbangunsegala yang hidupmenatap angkasa yang penuh tentara surgawidan terang surgawi puisi natal terbaik KASIH BAPA”SEGALA PUJI BAGI ALLAH DI TEMPAT MAHA TINGGI DAN DAMAI SEJAHTERA ATAS BUMI DI ANTARA ORANG YANG BERKENAN PADANYA” Tuhan Yesusselamat datang di duniaselamat datang di bumiSelamat datang di antara manusiaSelamat datang di hati papaselamat datang di hati mamaselamat datang di hatiku Yang Kudus Oleh: George MacDonald Mereka semua mencari seorang raja Membantai musuh mereka dan mengangkat mereka; Engkau datang, seorang bayi kecilKedatangan-Mu membuat seorang perempuan menangis.O, Anak manusia, luruskan hidup saya yang sia-siaKehadiran-Mu memberi arti; Bukan karena roda-roda-Mu di jalan, Juga bukan karena lautan yang Kau arungi!

Engkau tidak peduli bagaimana atau siapa saya, Bahkan Engkau turun ke duniaUntuk menjawab semua kebutuhan saya,Ya, setia doa yang telah dipanjatkan YANG KUDUS Membantai musuh mereka dan mengangkat mereka; Engkau datang, seorang bayi kecil Kedatangan-Mu membuat seorang perempuan menangis.

O, Anak manusia, luruskan hidup saya yang sia-sia Kehadiran-Mu memberi arti; Bukan karena roda-roda-Mu di jalan, Juga bukan karena lautan yang Kau arungi! Engkau tidak peduli bagaimana atau siapa saya, Bahkan Engkau turun ke dunia Untuk menjawab semua kebutuhan saya, Ya, setia doa yang telah dipanjatkan.

By: George MacDonald SENANDUNG NATAL Nyanyi suci di malam hari Mengalun setanggi sesela hati Adik mengapa dikau sendiri Bersama abang mari ziarah ke gereja suci Sunyi hati di gelap hari Serangga mati di nyala api Kristus janganlah pergi sertai kami dalam sepi jalan sendiri Dan bulan, kerinduan yang dalam menikam nurani pengembara di perlawatan Tuhan di palungan betapa pun kebesaran Manusia nikmat tertidur di peristirahatan Nyanyi suci di malam sepi Mengalun hati diayun setanggi Adik mari berlutut di sini Tuhan hadir bagi insane Sunyi suci di gelap dini Berayun hati digetar nyanyi Dan adik mari bukakan diri Kristus istirahlah di hati kami Kristus!

Lindungilah dan berkati Ajar kami berendah-hati Dan biarlah tanganmu suci di dahi kami tersilang aman abadi By: Suparwata Wiraatmadja ULTAH-NYA Berlapis kemeja baru dengan kaki jeans biru aku datang ke ultahNya Padahal aku tak membawa secuilpun puisi natal terbaik tuk diberi tapi Ia terus terbuka ia terus memberkati Tanpa henti ku hanya bisa menyanyi memuja, memuja-memuji melakukan yang Ia hendaki sampai mati.

PUJILAH NAMA-NYA SELALU Saat malam tiba Ada terang bintang bersinar yang sangat indah Tidak seperti bintang biasa … Bintang itu memberikan tanda bahwa Sang Juru Selamat sudah hadir di bumi ini Untukku, kamu, dan kita semua Yang percaya pada Kristus… Sang Juru Selamat Kita patut berbangga dan bersukacita Karena kedatangan-Nya membawa anugerah bagi setiap orang yang mau menerima-Nya Nyanyikan pujian, penyembahan untuk kemuliaan Kristus Nyanyikan senantiasa dengan penuh ucapan syukur Pujilah nama-Nya selalu… SELAMAT DATANG DI HATIKU Malam sudah larut meninggalkan jejak siang yang panjang di padang rumput di lembah sepi meringkuk dalam selimut malam yang dingin beberapa gembala dan domba gembalaannya Sayup-sayup ada suara pujian turun membelah langit malam alam yang hening menjadi terbangun segala yang hidup menatap angkasa yang penuh tentara surgawi dan terang surgawi membuka KASIH BAPA “SEGALA PUJI BAGI ALLAH DI TEMPAT MAHA TINGGI DAN DAMAI SEJAHTERA ATAS BUMI DI ANTARA ORANG YANG BERKENAN PADANYA” Tuhan Yesus Selamat datang di dunia Selamat datang di bumi Selamat datang di antara manusia Selamat datang di hati papa Selamat datang di hati mama Selamat datang di hatiku By : C.

Mouwlaka MAUKAH ENGKAU.? “Maukah engkau menggendong bayi ini?” Maria yang lembut mungkin berkata begitu Kepada gembala-gembala yang sedang berlutut Di sisi tempat tidur bayi yang kudus. “Maukah engkau menggendong bayi ini?” Dia mungkin berkata begitu kepada orang-orang tua Kepada orang-orang majus yang mempersembahkan Emas, kemenyan, dan mur kepada-Nya.

“Maukah engkau menggendong bayi ini?” Ia mungkin berkata begitu kepada kita “Menyimpan semangat dan berkat Natal Jauh di lubuk hatimu?” LONCENG NATAL Saya mendengar lonceng berdentang pada hari Natal Lagu-lagu Natal yang sudah dikenal, Betapa nyaring dan merdunya kata-kata yang terdengar lagi Damai sejahtera di bumi, Di antara manusia yang berkenan kepada-Nya! Saya berpikir, seandainya pada hari Natal, semua lonceng yang tergantung di menara gereja Memainkan lagu tanpa hentinya Damai sejahtera di bumi, Di antara manusia yang berkenan kepada-Nya!

Dan dalam keputusasaan saya menundukkan kepala; “Tidak ada damai di bumi,” kataku; “Karena kebencian ada di mana-mana, dan mengejek lagu tentang Damai sejahtera di bumi, Di antara manusia yang berkenan kepada-Nya!” Tetapi suara lonceng yang berdentang bergema semakin kuat: “Tuhan tidak mati atau tertidur!

Yang jahat akan jatuh, yang benar akan menang, Damai sejahtera di bumi, Di antara manusia yang berkenan kepada-Nya!” Lonceng terus berbunyi, berdentang, Bumi berputar dari malam hingga pagi, Suara, lonceng, nyanyian agung, terdengar merdu, Damai sejahtera di bumi, Di antara manusia yang berkenan kepada-Nya!

MALAM YANG SUNYI INI Sst, Bayi itu tidur Dalam buaian ibu-Nya yang penuh kasih. Malam sunyi, Dan hewan ternak dalam kandang mendekam Diam menyembah tanpa suara Sst, Dunia tertidur Dalam mimpi bayi Yesus yang penuh kasih ini. Hati kita tenang Dan pikiran kita yang bercabang Segera tenang dalam penyembahan yang tiada batasnya Tidurlah, Nak, tidurlah Tidur dalam kekudusan-Mu. Tidurlah, bumi, tidurlah Dalam perlindungan Tuhan PUISI MALAM NATAL Makanlah Rumputmu Memang kerbau berotak dungu Hanya puisi natal terbaik melenguh dan merumput Setelah kenyang langsung mendengkur Terjaga hanya ketika mendengar domba-domba mengembik Hah!

Mengapa pula kau meributkan domba-domba itu? Bukankah kalian dipelihara oleh tuan yang sama? Bukankah kalian diberi makan rumput yang sama? Dasar kerbau berotak dungu Mentang-mentang berbadan besar bertanduk tajam Seenaknya saja mengaku raja Raja berotak dungu Hei Domba! Jangan mengembik terlalu berisik Nanti kerbau berotak dungu marah Ah, dasar kerbau dan domba sama-sama berotak dungu Tuanmu sudah memberi masing-masing puisi natal terbaik Jadi, makanlah rumputmu saja RISAU HATI ANAK Papa, Mengapa memasang pohon terang di rumah kita?

Mengapa kita pakaikan kapas bak salju? Mengapa Papa berpakaian bak Sinterklas? Mengapa kita tidak bikin kandang? Mengapa kita tidak buatkan palungan? Mengapa kita tidak hadirkan domba? Kata Papa, Sang Juru Selamat lahir bukan di pohon terang Apalagi berhias salju Pun tanpa kehadiran Sinterklas Lalu, Natal siapa yang kita rayakan? ASALKAN YESUS BERSAMA KITA Tidak apa-apa Papa Bila Natal kali ini aku memakai baju yang lama Aku akan tetap lebih gemerlap daripada pohon terang itu Karena sukacita berpendar dihatiku Tidak apa-apa Mama Sepatuku yang lama masih indah dipandang Bintang pengharapan menuntunku tetap Membawaku percaya dengan hati mantap Tidak ada kue lezat dan kado berpita Sungguh tidak mengapa Papa Mama tercinta Asalkan Yesus bersama kita O alangkah indahnya hidup kita NATAL YANG TEDUH Natal telah menjadi puisi alam raya Hiruk-pikuk pekik sorak hura-hura Apalagi cuma gegap gempita iklan agaknya sudah tidak diperlukan Mohon jangan gaduh Sang Bayi Penebus bumi masih tertidur nyenyak dalam dekapan Bunda terkasih semua ilalang, seisi kandang adalah segala yang teduh dalam syukur dan simpuh Ya, Natal itu puisi alam raya karena itu jangan gaduh bumi kita telah ditebus perlu istirahat dan tidur Ia sudah amat lelah bekerja keras menata nasib beri kesempatan ia bermimpi biarkan ia merindu dan mencinta merdeka dari segala tetek bengek yang makin menjauhkan bumi kita dari sang keabadian sendiri HAKIKAT NATAL Lonceng-lonceng dan genta-genta berdentang-dentang pada hari natal Lagu-lagu natal yang sudah kita kenal O, betapa indah seru nafiri dari langit “Damai Sejahtera di bumi, di antara manusia yang berkenan kepadaNya!” Umpama pada hari natal lonceng genta di semua gereja tiada henti melagukan tembang sama “Damai Sejahtera di bumi, di antara manusia yang berkenan kepadaNya!” mungkin kita lalu putus asa dan terluka Sebab damai di bumi sudah langka hasrat berkuasa manusia makin riuh buah-buahnya, o, mengerikan sang tembang kedamaian menjadi lagu olok-olok “Damai Sejahtera di bumi, di antara manusia yang berkenan kepadaNya!” hohohuhuhaha, olok-olok jalan terus tapi tembang damai bergulir terus dentang gemanya semakin lantang puisi natal terbaik berkenan kepadaNya berderap siapa berkehendak baik berpadu dengan butir-butir waktu dengan pernik-pernik ruang sebab hakikat sang natal adalah tawaran cintakasih dari pusat-pusat keabadian bagi kita semua CAHAYA YANG TINGGAL TETAP Ucapan-ucapan puisi natal terbaik lagu-lagu Natal sudah berakhir Kegembiraan perayaan Natal sudah berlalu dengan para malaikat naik ke Surga, Orang-orang majus kembali ke Timur.

Tetapi terang yang pernah bersinar di sebuah palungan Masih menerangi dunia dari kejauhan, Dan hati yang taat masih mendengarkan nyanyian para malaikat Dan orang bijak masih mengikuti sebuah bintang (Ellis Rowsey) SANG WAKTU Tak ada waktu pada-Nya Karena Ia tak berwaktu Namun Ia yang tak berwaktu, telah membatasi diri-Nya oleh waktu Dalam kesunyian malam itu, waktu-Nya mulai dihitung Ketika tangisan-Nya yang pertama menggema Mendetakkan waktu-Nya yang pertama di bumi.

Oh, Sang penentu waktu yang tak berwaktu Mengapa Engkau membiarkan diri-Mu di atur oleh waktu? Mengapa Engkau merelakan diri-Mu dibatasi oleh waktu?

Mengapa Engkau menghadirkan diri-Mu ke dalam waktu? Malam itu, dalam lenguhan hewan yang tak mengenal waktu Engkau datang untuk memberi waktu yang baru bagi dunia Engkau datang untuk menawarkan waktu sebagai anugerah Engkau datang untuk mengatakan waktunya tidak lama lagi Sebab dunia yang terbatas oleh waktu akan segera berakhir di dalam waktu Engkau datang untuk mengatakan, waktuku adalah saat ini Engkau datang untuk mengatakan kepadaku, waktu-ku hanya sementara di sini Engkau datang untuk mengatakan, Berdamailah dengan Aku Sang Waktu yang sejati Agar aku dapat bersama-Mu tanpa waktu.

(Roos Lusy) HATIMU, BILIK TERINDAH BAGI-KU Aku hendak turun untuk melihat-lihat Bagaimana kehidupan manusia yang Ku ciptakan Sebab telah lama Ku dengar puisi natal terbaik tentang mereka Kabar yang sungguh memilukan hati-Ku Aku telah merancangkan dari mulanya Bahwa mereka akan hidup di hadapan-Ku Bersama dengan-Ku selamanya Bahwa jika mereka bersama-Ku Mereka tidak akan pernah mengalami kekurangan Aku sedih, ketika waktu itu Di rumah yang begitu indah dan mewah Yang Kuberikan sebagai hadiah pertama-Ku Aku mendapati mereka telanjang Telanjang di tengah-tengah segala kelimpahan harta yang telah Ku sediakan, hanya bagi mereka MENGAPA?

APAKAH SEMUA ITU TIDAK CUKUP? Malam itu, puisi natal terbaik ribuan tahun terlewatkan Aku datang, datang kembali mengunjungimu Aku mendapati engkau terlalu sibuk, Sibuk dengan dirimu sendiri Hingga kehadiran-Ku tak engkau pedulikan Tak ada tempat di rumahmu bagi-Ku Di mana?

Di mana tempat yang hangat yang bisa Aku tempati Tuk menghangatkan tubuh mungil-Ku yang kedinginan? Tak ada! Tidak ada satu pun bilik yang kosong di rumahmu Hanya kandang hewanmu yang tersisa untuk-Ku Namun tidak mengapa karena itu pun sudah cukup bagi-Ku waktu itu Seandainya saat ini engkau telah menyadari Bahwa Aku telah datang kembali untukmu Tolong, bukalah bilik hatimu, agar Aku dapat masuk dan tinggal di sana Dan menjadikannya bilik terindah bagi-Ku dan bagimu.

DAMAI Damai….? Ingat pertama kali berjumpa di Eden, betapa indahnya Kehadiranmu di sisi manusia, sangat menyejukkan Sebab semuanya hanyalah engkau dan mengenai engkau Tiada yang kurang saat itu Hanya kesempurnaan saja adanya Pengkhianatan …, mengapa? Mengapa hal itu harus terjadi? Mengapa engkau dikhianati oleh manusia yang engkau kasihi? Terbuang, terjual, terasingkan, dijauhkan hanya puisi natal terbaik tawaran, sebuah kehormatan yang kosong!

Namun sejak saat itu dan seterusnya Engkau telah menjadi kerinduan yang tak berujung Sejak di Eden, engkau terus di cari Entah ke mana pergimu … Meski segala cara telah di tempuh Segala taktik telah di coba Namun engkau tak pernah lagi menjawab Perang, pembunuhan, pertikaian, perselisihan … Gaduh … buntu … tamat ….!!!

Inikah akhirnya? Tanpa kedamaian? Masih adakah harapan? Masih hidupkah engkau? Malam itu, sejak kesenyapan yang terjadi di Eden Sayup-sayup terdengar lagi nyanyian yang telah lama hilang “… damai di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya.” Engkaukah itu? Engkaukah yang telah kembali? Ya, itu adalah engkau dengan ciri puisi natal terbaik melekat pada dirimu Meski aroma kotoran hewan memenuhi rongga dadamu Namun engkau tetap tenang dalam hangatnya palunganmu Engkau datang kembali dalam rupa seorang bayi mungil Dengan rautan wajah puisi natal terbaik kehangatan Damai … Damai di bumi … Dan Engkau kembali Tuk berdamai dengan manusia.

puisi natal terbaik

Senandung Natal Oleh: Suparwata Wiraatmadja Nyanyi suci di malam hari Mengalun setanggi sesela hati Adik mengapa dikau sendiri Bersama abang mari ziarah ke gereja suci Sunyi hati di gelap hari Serangga mati di nyala api Puisi natal terbaik janganlah pergi sertai kami dalam sepi jalan sendiri Dan bulan, kerinduan yang dalam menikam nurani pengembara di perlawatan Tuhan di palungan betapa pun kebesaran Manusia nikmat tertidur di peristirahatan Nyanyi suci di malam sepi Mengalun hati diayun setanggi Adik mari berlutut di sini Tuhan hadir bagi insani Sunyi suci di gelap dini Berayun hati digetar nyanyi Dan adik mari bukakan diri Kristus istirahlah di hati kami Kristus!

Lindungilah dan berkati Ajar kami berendah-hati Dan biarlah tanganmu suci di dahi kami tersilang aman abadi Puisi Natal Oleh: Leengnalty Suara lonceng mulai terdengar hingga ke sudut-sudut kota mengalun lembut selimuti jelang hari. “sepertinya hujan tak jadi turun malam ini” Dinginnya angin di bawah bulan penuh serukan kedamaian di hari berbahagia. Pujian dan syukur berpendar-pendar dari dalam gereja, menerangi malam yang syahdu. Di remang jiwa yang percaya hingga tiada ganti akan kasihnya.

“semoga kita bertemu malam nanti” Mari Datang Kepada-Nya Sarlen Julfree Manurung Satu hari di bulan Desember Dentang lonceng Gereja riuh bersahutan Memanggil, mengundang anak-anak Tuhan untuk datang “Mari masuk, mari semuanya masuk…” Pintu Rumah Tuhan telah terbuka Terbuka untukku, untuk kamu, untuk mereka, untuk kita semua, Sehingga kita bisa larung dalam sukacita, Bersama-sama merayakan, lahirnya bayi Yesus di Bethlehem Raja di atas segala raja, Tuhan, Juru Selamat manusia Doa Natal Ya Tuhan, Terang sudah tiba, Lilin di Betlehem menyala.

Tolonglah saya untuk bersukacita dalam terang dan dalam cahaya itu melihat sesama saya apa adanya. Tolonglah saya untuk tetap mengenal dia sementara Natal tiba, dan cakrawala malam, sekali lagi dipenuhi dengan terang kelahiran-Mu. Amin! Selamat Datang di Hatiku Oleh: C. Mouwlaka malam sudah larut meninggalkan jejak siang yang panjang di padang rumput di lembah sepi meringkuk dalam selimut malam yang dingin beberapa gembala dan domba gembalaannya sayup-sayup ada suara pujian turun membelah langit malam alam yang hening menjadi terbangun segala yang hidup menatap angkasa yang penuh tentara surgawi dan terang surgawi membuka KASIH BAPA “SEGALA PUJI BAGI ALLAH DI TEMPAT MAHA TINGGI DAN DAMAI Puisi natal terbaik ATAS BUMI DI ANTARA ORANG YANG BERKENAN PADANYA” Tuhan Yesus selamat datang di dunia selamat datang di bumi Selamat datang di antara manusia Selamat datang di hati papa selamat datang di hati mama selamat datang di hatiku Yang Kudus Oleh: George MacDonald Mereka semua mencari seorang raja Membantai musuh mereka dan mengangkat mereka; Engkau datang, seorang bayi kecil Kedatangan-Mu membuat seorang perempuan menangis.

O, Anak manusia, luruskan hidup saya yang sia-sia Kehadiran-Mu memberi arti; Bukan karena roda-roda-Mu di jalan, Juga bukan karena lautan yang Kau arungi! Engkau tidak peduli bagaimana atau siapa saya, Bahkan Engkau turun ke dunia Untuk menjawab semua kebutuhan saya, Ya, setia puisi natal terbaik yang telah dipanjatkan. Desember telah tiba Nuansa hijau, merah dan emas ada di mana-mana Kidung nan indah pun menyeruak di keramaian Orang-orang mulai menyibukkan diri dengan puisi natal terbaik dan pesta Kue-kue yang lezat dan rencana liburan Tak lupa kado terindah untuk yang terkasih Di hari Natal yang bahagia Di antara gempita menggegap Ijinkanku menyapamu wahai sahabat Kau yang kesepian tanpa teman dan keluarga Kau yang terbaring sakit dan terkulai lemah Kau yang tersisih di suatu pojok yang gelap Kau yang bertanya sendiri seperti apakah Natal kali ini Natal ini masih milikmu Dalam keriuhan pun dalam kesendirian Natal datang menghampiri semua orang Untuk satu alasan: Allah sungguh mengasihi dunia ini Putra Natal datang untukku juga untukmu Kamu tidak dilupakan-Nya Natal kali ini Allah mengasihimu adalah berita indahnya Selamat Natal, sahabatku.

Ku berikan apa, Yesus, bagiMu?? Andai ku seorng gembala, Ku’bri domba ku. Andai ku orng Majus, Mas, kemenyan dan mur akan ku berikan Tpi apa yg akan ku berikan padaMu Di hari Natal ini???????

puisi natal terbaik

Hanya hati bersyukur !!! “Amin” KETIKA CAHAYA DARI SURGA BERSINAR “Damai di atas bumi, di antara orang yang berkenan kepada-Nya”, berkumandang di angkasa. Ketika cahaya dari surga bersinar, hilanglah semua kegelapan. Malaikat Tuhan turun ke bumi dan membawa berita yang jelas. Ketika cahaya dari surga bersinar, aku mendengar malaikat berkata, “Jangan takut, aku memberitakan kabar sukacita, Karena Kristus telah lahir hari ini.” Ketika cahaya dari surga bersinar, nampak pemandangan yang indah; Damai Allah dan kesukaan surgawi turun ke dunia pada malam itu.

Cahaya dari surga masih bersinar dan malaikat-malaikat masih bernyanyi; Karena Kristus masih memberikan damai dan sukacita dalam kehidupan, tempat Dia bertahta. Amin HATIMUBILIK TERINDAH BAGIKU Aku hendak turun untuk melihat-lihat Bagaimana kehidupan manusia yang Ku ciptakan Sebab telah lama Ku dengar kabar tentang mereka Kabar yang sungguh memilukan hati-Ku Aku telah merancangkan dari mulanya Puisi natal terbaik mereka akan hidup di hadapan-Ku Bersama dengan-Ku selamanya Bahwa jika mereka bersama-Ku Mereka tidak akan pernah mengalami kekurangan Aku sedih, ketika waktu itu Di rumah yang begitu indah dan mewah Yang Kuberikan sebagai hadiah pertama-Ku Aku mendapati mereka telanjang Telanjang di tengah-tengah segala kelimpahan harta yang telah Ku sediakan, hanya bagi mereka Mengapa?

Apakah semua itu tidak cukup? Malam itu, setelah ribuan tahun terlewatkan Aku datang, datang kembali mengunjungimu Aku mendapati engkau terlalu sibuk, Sibuk dengan dirimu sendiri Hingga kehadiran-Ku tak engkau pedulikan Tak ada tempat di rumahmu bagi-Ku Di mana? Di mana tempat yang hangat yang bisa Aku tempati Tuk menghangatkan tubuh mungil-Ku yang kedinginan?

Tak ada! Tidak ada satu pun bilik yang kosong di rumahmu Hanya kandang hewanmu yang tersisa untuk-Ku Namun tidak mengapa karena itu pun sudah cukup bagi-Ku waktu itu Seandainya saat ini engkau telah menyadari Puisi natal terbaik Aku telah datang kembali untukmu Tolong, bukalah bilik hatimu, agar Aku dapat masuk dan tinggal di sana Dan menjadikannya bilik terindah bagi-Ku dan bagimu.

Amin DAMAI Damai….? Ingat pertama kali berjumpa di Eden, betapa indahnya Kehadiranmu di sisi manusia, sangat menyejukkan Sebab semuanya hanyalah engkau dan mengenai engkau Tiada yang kurang saat itu Hanya kesempurnaan saja adanya Pengkhianatan …, mengapa? Mengapa hal itu harus terjadi? Mengapa engkau dikhianati oleh manusia yang engkau kasihi?

Terbuang, terjual, terasingkan, dijauhkan hanya karena tawaran, sebuah kehormatan yang kosong! Namun sejak saat itu dan seterusnya Engkau telah menjadi kerinduan yang tak berujung Sejak di Eden, engkau terus di cari Entah ke mana pergimu … Meski segala cara telah di tempuh Segala puisi natal terbaik telah di coba Namun engkau tak pernah lagi menjawab Perang, pembunuhan, pertikaian, perselisihan … Gaduh … buntu … tamat ….!!!

Inikah akhirnya? Tanpa kedamaian? Masih adakah harapan? Puisi natal terbaik hidupkah engkau? Malam itu, sejak kesenyapan yang terjadi di Eden Sayup-sayup terdengar lagi nyanyian yang telah lama hilang “… damai di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya.” Engkaukah itu?

Engkaukah yang telah kembali? Ya, itu adalah engkau dengan ciri yang melekat pada dirimu Meski aroma kotoran hewan memenuhi rongga dadamu Namun engkau tetap tenang dalam hangatnya palunganmu Engkau datang kembali dalam rupa seorang bayi mungil Dengan rautan wajah penuh kehangatan Damai … Damai di bumi … Dan Engkau kembali Tuk berdamai dengan manusia. Amin SANG WAKTU Tak ada waktu pada-Nya Karena Ia tak berwaktu Namun Ia yang tak berwaktu, telah membatasi diri-Nya oleh waktu Dalam kesunyian malam itu, waktu-Nya mulai dihitung Ketika tangisan-Nya yang pertama menggema Mendetakkan waktu-Nya yang pertama di bumi.

Oh, Sang penentu waktu yang tak berwaktu Mengapa Engkau membiarkan diri-Mu di atur oleh waktu? Mengapa Engkau merelakan diri-Mu dibatasi oleh waktu? Mengapa Engkau menghadirkan diri-Mu ke dalam waktu? Malam itu, dalam lenguhan hewan yang tak mengenal waktu Engkau datang untuk memberi waktu yang baru bagi dunia Engkau datang untuk menawarkan waktu sebagai anugerah Engkau datang untuk mengatakan waktunya tidak lama lagi Sebab dunia yang terbatas oleh waktu akan segera berakhir di dalam waktu Engkau datang untuk mengatakan, waktuku adalah saat ini Engkau datang untuk mengatakan kepadaku, waktu-ku hanya sementara di sini Engkau datang untuk mengatakan, Berdamailah dengan Aku Sang Waktu yang sejati Agar aku dapat bersama-Mu tanpa waktu.

AMIN Demikianlah beberapa dari kumpulan puisi natal terbaik yang saya rangkum pada artikel kali ini semoga bisa bermanfaat. Tuhan Yesus Memberkati Recent search terms: • puisi natal • puisi natal sekolah minggu • puisi lonceng natal • puisi natal 2017 • puisi natal malam kudus • puisi natal yang sedih • puisi tentang natal Posted in Natal Post navigation Recent Search Terms oleh darah chord c, lirik lagu engkau Tuhan yang setia, lirik lagu yesus pegang erat tanganku, Kord Engkau Tuhan yang, chord engkau tuhan yang setia, lirik lagu kau telah buktikan cintamu padaku, Kord kasih sayangmi melimpah didalam hidupku rohani, yesus mendengar lebih sari yang chord, Tak selalu t, Kunci gitar lagu marolop
Natal tahun ini, ada baiknya untuk memikirkan bahwa kita semua telah tertular penyakit paling mematikan yang diketahui umat manusia: dosa.

Sudah terlambat bagi kita untuk menemukan vaksin, karena kita terinfeksi. Satu-satunya harapan kita adalah obatnya. Yesus adalah obat untuk masalah dosa. Dia mengalami kematian yang pantas kita terima, dan memberi kita kehidupan yang tidak kita dapatkan. Natal tahun ini kita merayakan Dia, yang memberikan semua milik-Nya agar kita dapat hidup. Merupakan hak istimewa tertinggi kita untuk dikarantina bersama-sama dengan Dia.

Nikmati puisi terakhir ini, #10, dalam menyongsong Natal! Selamat Ulang Tahun, Juru Selamat. Semua adalah kepunyaan-Mu. -- Dan Dikarantina Bersama Kristus ka.ran.ti.na upaya untuk puisi natal terbaik (Isolasi adalah biasa dalam Alkitab dan Kisah Natal) [1] 2020 menceritakan kisahnya Tentang virus yang mengamuk; Covid adalah api penyucian, Membuat orang-orang sakit dan bersedih. [2] Kenakan masker, pelindung, penutup, Gosok etalase dengan Lysol, Suram adalah harapan kita Bahwa wabah mungkin berakhir pada musim gugur.

[3] Kita beradaptasi dengan pandemi, Kita menghindari kemungkinan malapetaka; Kekhawatiran kita -- bukan akademis -- Melakukan bisnis melalui Zoom.

[4] Dan, kita menjaga jarak sosial kita, Saat kita masuk ke toko, Fauci berteriak "Enam Kaki!" -- bersikeras, Kurang dari Enam Kaki kita abaikan.

[5] Apa yang menguatkan lapisan jaringan beracun ini Yang menginfeksi massa -- sakit? Ini adalah Sars-Coronavirus, Dan, itu memuat kekuatan yang mematikan. [6] Covid hanyalah salah satu dari banyak masalah yang kita hadapi; Merampok setiap sen dari bank kita, Mencuri kegembiraan kita, tanpa jejak. [7] Sekarang mari kita melihat ini dalam perspektif baru, Kita telah mengabaikan ini terlalu lama, Kematian dan pajak bukanlah pilihan, Dan, kita sudah puisi natal terbaik selama ini.

[8] Penyakit kita bukanlah demam, Oh! Ini benar-benar jauh lebih buruk, Dosa membuktikan saya orang yang tidak percaya Kepada Dia yang akan menanggung kutukan. [9] Dan, dapatkah kita mengatakan bahwa kita adalah yang pertama, Menjalani karantina? Alkitab menceritakan kisah-kisah yang jauh lebih buruk, Santo Agustinus pada zaman dahulu! [10] Nuh Tua duduk di dalam bahteranya, Dia mengasingkan diri selama setahun;[1] Air bah -- tidak bisa keluar, Sampai langit menderu berubah cerah.

[11] Yusuf muda dipenjara lama, Atas tuduhan palsu, diseret ke penjara; Karena dia menolak untuk ikut, Melayani dua tahun tanpa jaminan.[2] [12] Elia memperingatkan Raja Ahab yang angkuh, Kemudian berlari ke lembah, Dia tinggal sendirian, jauh dari keramaian, Sementara gagak Allah mengirimkan makanan.[3] [13] Maria masuk dalam pengasingan, Yesus bertumbuh di dalam rahimnya, Sembilan bulan isolasi yang panjang, Dia tidak setia, dugaan kota itu.

[14] Ke Betlehem mereka berjalan dengan susah payah, Ke tempat penginapan -- tidak ada tempat! Tinggal di dalam gudang, Jauh dari rumah di Galilea.[4] [15] Yesus telah diserahkan untuk kita, Dan, di dalam palungan diletakkan, Sementara para malaikat menyanyikan paduan suara mereka, Sebagai pujian yang kudus.[5] [16] Para gembala tercengang, ternganga, "Kita harus menemukan bayi laki-laki ini!" Meninggalkan domba mereka di padang, Mendengar berita tentang kegembiraan yang lebih besar.[6] [17] Datang ke kandang yang sepi, Tidak ada imam atau orang Farisi, Hanya seorang tukang kayu yang tidak mampu -- Membesarkan seorang anak yang akan menjadi Raja.

[18] Jadi temanku, seperti orang-orang sebelum kita, Jangan resah dalam karantina; Kamu bisa tahu bahwa dalam kesendirian, Allah mengungkapkan apa yang tidak terduga. [19] Hadiah Natal, begitu lama kita puisi natal terbaik, Dari penjara kami Engkau membebaskan kami; Dari palungan, terisolasi, Melalui kematian-Mu, di atas kayu salib.[7] [20] Yesus adalah Pahlawan Alkitab, Mematikan wabah dosa; Menghentikan jam penghakiman, Tetapi, darah-Nya dapat menyembuhkan dari dalam.

Merupakan hak istimewa bagi kita untuk lepas dari wabah dosa, untuk dikarantina bersama Yesus, Juru Selamat! Selamat Ulang Tahun bagi Sang Raja! • Puisi natal terbaik 7:11, 8:13-14 • Kejadian 39-41 • 1 Raja-raja 17:1-6 • Lukas 2:1-7 • Lukas 2:8-14 • Lukas 2:15-18 • Ulangan 21:23; Galatia 3:13 (t/Jing-Jing) Diterjemahkan dari: Nama situs : God Can.

God Cares. Alamat situs : https://godcangodcares.com/christmas-poem-10-quarantined-with-christ/ Judul asli artikel : Christmas Poem 10: Quarantined With Christ Penulis artikel : Dan Flynn oleh William Blake Aku tidak punya nama Aku baru berusia dua hari.

– Aku harus memanggilmu siapa? Aku bahagia Sukacita adalah namaku, – Sukacita yang manis dilimpahkan padamu! Sukacita cantik! Sukacita manis yang baru berusia dua tahun, Sukacita manis aku memanggilmu; Kau tersenyum. Aku bernyanyi sementara Sukacita manis dilimpahkan kepadamu.

https://www.poetryfoundation.org/poems/43665/infant-joy Oleh: Rian Di suatu malam gelap nan berbintang serta sang langit ikut bergirang, berkedip satu bintang memancarkan cahaya gemilang.

Yang menghantarkan orang bijak menuju kepada terang. Bahwa seorang Raja Juru Selamat telah datang. Tidak seperti bintang biasa, namun bintang yang memberi tanda. Tanda bahwa dunia ikut berseri karena seorang bayi telah lahir untuk bumi ini. Untukku, untukmu, dan untuk kita semua. Karena kedatangan-Nya membawa anugerah untuk setiap orang percaya. Orang yang mau menerima-Nya sebagai Tuhan Allah Juru Selamat. Puisi natal terbaik akan mengubahkan hidup yang pekat, dosa yang mengikat, dan iblis yang menjilat.

Ya, kita semua akan selamat karena kelahiran bayi yang amat dahsyat. Puisi natal terbaik Jessica Kalvaria Pendar lampu kecil-kecil tampak beradu jadi satu Bertautan erat berlomba memancarkan cahaya Pohon Natal yang sama dengan tahun-tahun lalu Mengingatkan sang Juru Selamat telah tiba Bersama sukacita yang lebih mendalam Pada sebuah kisah gembira, aku tenggelam Kepada Anak Manusia yang pernah mendiam Ditunjukkan oleh bintang malam Yesus, akhirnya Kau datang jua Kabar lahir-Mu membawa bahagia di dunia Katanya, kelahiran-Mu sangat sederhana Tetapi membawa sukacita luar biasa Bagi yang mau percaya, Dia datang untuk-Mu Untuk setiap dosamu dan dosaku Datanglah pada-Nya, jangan hanya duduk terpaku Yesus lahir untuk menerimamu Natal adalah hari paling bahagia di dunia Gema sukacita pasti mengudara Hidupkan sukacita di puisi natal terbaik lampu kecil yang menyala Sambutlah Dia!

oleh Jean Amanda S. Loupatty Kado Natalku ialah cinta kasih Allah Karunia Pengampunan Pendamaian Keselamatan Akankah Natalku menjadi redup? Natalku penuh sukacita akan kelahiran Mesias Akankah Natalku menjadi hampa? Natalku bersekutu dengan Tuhan menjadi ranting-ranting-Nya Akankah hidupku tak berkelimpahan? Natalku terus bertumbuh berbuah dan memberkati Dekat Jauh Bersama Berpisah Natal memang tak lagi sama tanpamu Namun cinta kasih Allah selalu sama dan berlimpah setiap saat oleh Claudia Burney Jangan takut, tetapi jangan beritahu seorang pun.

Kamu kini adalah seorang pembawa kekudusan. Duduklah, renungkan Misteri. Tak ada bayangan dalam Cahaya-Ku, melayang di atas wajah air rahimmu. Sarang. Siapkan tempat untuk-Ku. Aku berada di lingkaran meregangkan dagingmu. letakkan tanganmu pada-Ku. Hangatkan ruang antara kita. Ada keajaiban yang menuntut untuk diberitahu, dan keajaiban itu memohon kepadamu jangan beritahu seorang pun.

Jangan takut. Aku diam di tempat yang tenang. Lahirkanlah Aku, Buah-Ku pasti akan tetap. (t/Manda) Diterjemahkan dari: Nama situs: Utmost Christian Writers.com URL: http://www.utmostchristianwriters.com/gallery/gallery178.php Judul asli puisi: May It Be Done According to Your Will Penulis: Claudia Burney Tanggal akses : 7 September 2017 oleh Tom Krause "Adakah suatu tujuan?

Mengapa kita di sini?" Seorang anak kecil bertanya saat Natal mulai menghampiri. "Sangat kuharapkan suatu hari nanti aku akan tahu alasan kita berdiri di sini, di bawah salju, menderingkan lonceng ini saat orang-orang lewat, sementara ribuan salju berkeping-keping turun dari langit." Si ibu hanya tersenyum kepada anaknya yang gemetar karena kedinginan yang lebih suka bersenang-senang dan bermain tetapi sebelum petang usai akan menemukan segera arti Natal yang utama.

"Ibu, ke mana perginya?" kata anak itu "Semua uang yang kita kumpulkan - setiap tahun di bawah salju." "Mengapa kita melakukannya? Mengapa kita peduli?" "Untuk uang ini kita bekerja, jadi mengapa kita harus berbagi?" "Karena dulu - sangat lemah dan kecil - seorang bayi lahir di palungan - anak itu sangat rendah hati lahir dengan cara ini - Putra Raja untuk memberi kita pesan pada hari itu yang Dia bawa.

"Kado yang Allah berikan pada malam itu bagi dunia, sebagai hadiah untuk membuat segalanya menjadi benar adalah Anak-Nya. Mengapa Dia melakukannya? Mengapa Dia peduli? Untuk mengajarkan tentang kasih dan bagaimana kita harus berbagi." "Arti Natal, Anakku sayang, bukanlah tentang hadiah atau sekedar bersenang-senang tetapi hadiah seorang Bapa - Putra-Nya yang berharga puisi natal terbaik dunia akan diselamatkan ketika sudah selesai karya-Nya" Kini anak kecil itu tersenyum - dengan air mata seiring puisi natal terbaik dari langit kepingan salju - Lonceng berbunyi lebih nyaring saat orang-orang berlalu sementara jauh di dalam hatinya akhirnya mengapa, dia tahu.

(t/Manda) Diterjemahkan oleh: Nama situs: Christmas-Time.com URL : http://www.christmas-time.com/ct-christmaslesson.htm Judul asli puisi: A Christmas Lesson Penulis: Tom Krause Tanggal akses : 7 September 2017 Puisi Hari Natal ‘Pujilah Nama-Nya Selalu’ Saat malam tiba Ada terang bintang bersinar yang sangat indah Tidak seperti bintang biasa … Bintang itu memberikan tanda bahwa Sang Juru Selamat sudah hadir di bumi ini Untukku, kamu, dan kita semua Yang percaya pada Kristus… Sang Juru Selamat Kita patut berbangga dan puisi natal terbaik Karena kedatangan-Nya membawa anugerah bagi setiap orang yang mau menerima-Nya Nyanyikan pujian, penyembahan untuk kemuliaan Kristus Nyanyikan senantiasa dengan penuh ucapan syukur Puisi natal terbaik nama-Nya selalu… Para gembala bernyanyi Memuliakan Allah yang telah memberikan terang Terang bagi hidup manusia Terang bagi jalan-jalan kita Terang itu mengantar kita pada seorang bayi mungil Terang itu akhirnya terlihat nyata di depan kita Bayi mungil itu .

Yesus Yesus yang terlahir dari perawan Maria Penuh kekudusan, penuh kesederhanaan Bersorak-sorai haleluya Memuji nama Allah di tempat yang mahatinggi Sebab damai sejahtera telah Ia turunkan Dan sukacita melimpah telah kita rasakan Harapan Harapan bukanlah strategi Tanpa rencana, harapan tidak lebih dari sebuah ide Allah memiliki rencana untuk Anda Untuk memberikan Anda harapan Untuk masa depan yang lebih baik dan hidup yang lebih indah bersama-Nya Sebab Aku mengetahui rencana- rencana yang Aku miliki bagi kamu, kata TUHAN, rencana-rencana untuk kesejahteraan dan bukan untuk kemalanganmu, untuk memberimu masa depan dan PENGHARAPAN.

Yeremia 29:11 Bukan karena kita taat Kristus menyelamatkan kita Bukan karena kita meninggalkan hal-hal buruk Kristus berbelas kasih kepada kita Kristus lahir, Kristus hidup sama seperti kita Kristus mati di kayu salib Karena Kristus begitu taat kepada Allah Bapa Ketaatan Kristus pada Allah melayakkan kita datang kepada-Nya Kita didamaikan oleh-Nya Kita diterima Allah hanya karena Dia Bersyukur, Kristus lahir di dunia ini sebagai Juru Selamat kita Bersyukur, Allah begitu besar kasih-Nya kepada kita Bersyukur, Kristus taat kepada Allah Bapa Melalui kelahiran Kristus, kematian, dan kebangkitan-Nya Marilah kita terus taat melakukan kehendak-Nya lonceng-lonceng dan genta-genta berdentang-dentang pada hari natal lagu-lagu natal yang sudah kita kenal o, betapa indah seru nafiri dari langit "damai sejahtera di bumi, di antara manusia yang berkenan kepadaNya!" umpama pada hari natal lonceng genta di semua gereja tiada henti melagukan tembang sama "damai sejahtera di bumi, di antara manusia yang berkenan kepadaNya!" mungkin kita lalu putus asa dan terluka sebab damai di bumi sudah langka hasrat berkuasa manusia makin riuh buah-buahnya, o, mengerikan sang tembang kedamaian menjadi lagu olok-olok "damai sejahtera di bumi, di antara manusia yang berkenan kepadaNya!" hohohuhuhaha, olok-olok jalan terus tapi tembang damai bergulir terus dentang gemanya semakin lantang siapa berkenan kepadaNya berderap siapa berkehendak baik berpadu dengan butir-butir waktu dengan pernik-pernik ruang sebab hakikat sang natal adalah puisi natal terbaik cintakasih dari pusat-pusat keabadian bagi kita semua Sumber: http://www.kumpulan-puisi.com Hari yang di tunggu Selalu dirasakan penuh damai dan cinta Semua keluarga berkumpul dari jauh dan dekat Kasih Yesus selalu untuk selamanya met natal yah (Oleh: Zhan MauRen Da Costa) Hadiah terindah bagi setiap orang percaya.

Hadirnya Kristus ke dunia. Hati kita dipenuhi kasih-Nya. Hati kita bersukacita karena Natal telah tiba.

puisi natal terbaik

(Oleh: Shmily Tilestian) Palungan tempat Ia dibaringkan. Kain Lampin yang menghangatkan. Senyum manis ada di wajah-Nya.

Datanglah penyelamat dunia. (Oleh: Bernadheta Karunia Dwi Oktama) Dilahirkan dari bunda Maria. Anak manusia yang dapat menyelamatkan seisi dunia. Dengan darah-Nya yang mulia. Kemuliaan sampai selama-lamanya. (Oleh: Bernadheta Karunia Dwi Oktama) Tuhan Kau anugerah bagiku, Arti hadir-Mu di dunia adalah hadiah tak ternilai dari apa pun, Bersyukurku karena pertolongan-Mu adalah mukjizat dalam setiap hidupku, Serta kekal bersama-Mu itulah kerinduan setiap jiwa insan.

(Oleh: Monang Manullang Sro) seorang bayi kudus akan lahir di sebuah kandang yang hina. Dia terbaring dalam palungan yang begitu manis. Dan kini kita akan merayakan kedatangan sang bayi yang dikasihi Tuhan. Untuk datang ke bumi menyelamatkan umat manusia dari dosa.

(Oleh: Putra Pelangi) Bukanlah sebuah istana yang megah dan terhormat Allah memilih rumah pertama bagi AnakNya; Tidak ada kilau kemuliaan yang luar biasa, Dengan ruang bertiang dan kubah; Oh bukan!

sebuah kandang, sederhana dan papa, Dan demikianlah lahir, tak dikenal, tak terbayangkan, Pewaris Surga dan Bumi. Tidak ada sekumpulan pelayan yang cemas di sana, Untuk melayani anak yang baru lahir, Yusuf sendiri dan Maria saja Dengan bayi yang tersenyum; Mereka tidak memiliki kain linen bagus bersulam Untuk membungkus lengan mungil itu Tidak ada pakaian bayi yang mahal dan berwarna-warni, Tidak ada bahan yang terbuat dari emas.

Datanglah ke tempat pembaringan Juru Selamatmu yang sederhana, Kalian semua yang rendah hati, Puisi natal terbaik belajarlah dengan kepala yang tertunduk dan hormat Pelajaran yang akan diberikan; Akan mengajarmu untuk tidak menjunjung terlalu tinggi Kekayaan di dunia yang sia-sia - Tetapi untuk tertambat di langit cerah Allah Harta sesungguhnya puisi natal terbaik berharga.

(t/Jing Jing) Diterjemahkan dari: Nama situs:Looking Unto Jesus Alamat Puisi natal terbaik http://www.lookinguntojesus.info/Devotional/CompiledChristianArticles.ht. Judul asli artikel: The Stable of Betlehem Penulis artikel: - Tanggal akses: 8 Mei 2014 Bahagia itu .

Bisa bersyukur dan menikmati kasih Tuhan Bahagia itu . Puisi natal terbaik melihat saudara-saudari kita bersatu dalam kasih Bahagia itu . Bisa hidup di dalam kasih Tuhan dan menceritakannya Bahagia itu . Bisa berbagi kasih Tuhan kepada sesama Bahagia itu . Bisa memaknai Natal dengan benar dan terus merindukan Yesus tinggal di dalam hati kita Sudahkah Anda merasa bahagia? Ditulis oleh: Shmily Di bawah ini adalah kumpulan ungkapan makna Natal dalam 5 kata dari penggemar Facebook Natal: Iis Restya Inta: Terberkati, keluarga, juruslamat,cinta, kasih.

Phasa Joshua: DAMAI Christian K Manekowarno: Aku, beroleh, anugerah, karna, lahir-Nya. Iche R. Wagi Tanggela: Juru Selamat lahir & membawa DAMAI bagiku. Ibeth Aprilika Simarmata: Damai, kasih, berkelimpahan bersama Yesus. Helida Silalahi: Bersukacita, damai, anugerah, kehidupan baru. Arini Zebua Huze: Damai,sukacita,kebahagiaan. Parsimin Gideon: Kasih Bapa nyata bagi manusia.

Pen'nk Waruwu: Lahir-Nya Juru Selamat Yesus Kristus. Siska Salatan: Saat berkumpul bersama Keluarga Besar. Tantie Chayank: Sukacita, bersama Yesus luar biasa. LJ LithaJeane: Keluarga Sukacita Damai dalam Kristus. Ibu Dari Daniel Sitorus: Kasih yg sempurna d karuniai Tuhan Yesus. Marloyati Rohi: Damai sejahtera, sukacita surgawi bagiku.

Katharina Widyastuti: Sukacita atas kelahiran Yesus. Gabriel Damanik: GLORIAaaa. Rina Oktaviani: Damai Gus Thy: N=yata A=nak T=uhan A=llah L=ahir Bang Ando II: Senang dan sedih menjadi satu. Juni Sinambela: Damai sejahtra, sukacita dan keselamatan. Vivi Toroez: SaLing cinta, menyayangi, membagi kasih.

Barita Ngolu Naibaho: Natal (kelahiran di kandang domba): rendahkanlah hatimu, supaya Yesus meninggikannya. Arieze Sueka Chandah: Sukacita damai sejahtera dan cinta kasih. Yana Lebang: Pohon natal, lagu natal, doa natal, family n friend.sangat damai. Shmily Tilestian: Yesus lahir untuk kita semua. Sua Nal: Bersama menyambut Yesus Kristus Juruselamat!

Natalie Shte: Hati sukacita, terharu buat Yesus yg lahir utk kita. Elindus Junintar Gultom: Yesus Lahir Dihatiku Untuk Selamanya. Timothy Happy Santoso: The joy of the christmas. Magdalena Atalani: Yesus semakin besar dalam diriku. Natal Wow . luar biasa sekali ungkapan makna Natal dari teman-teman Natal.

Terima kasih untuk semua ungkapan Natal yang sudah diposting di Facebook ini. Silakan teman-teman yang lain ikut bergabung dan ungkapkanlah makna Natal yang ada di dalam hati Anda . Fransiskus Yohanes: Life With Is A Wonderful Adventure. Natal Fransiskus Yohanes: Ya, dengan tetap berjalan bersama Tuhan. Amin. Lihatlah ungkapan makna Natal yang lain di: https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=623259584391519&id=246. Pencipta manusia menjadi Manusia, supaya Ia, penguasa bintang-bintang, dapat menyusu pada ibu-Nya supaya sang Roti dapat lapar, sang Sumber Air dapat haus, sang Terang dapat tidur sang Jalan dapat menjadi lelah; supaya sang Kebenaran dapat dituduh atas kesaksian palsu, sang Guru dapat dihajar dengan cambuk, sang Dasar dapat dipancang di kayu; supaya sang Kekuatan dapat menjadi lemah, sang Penyembuh dapat terluka; sang Hidup dapat mati.

- Agustinus dari Hippo (Sermons 191.1) Man’s maker was made man, that He, Ruler of the stars, might nurse at His mother’s breast; that the Bread might hunger, the Puisi natal terbaik thirst, the Light sleep, the Way be tired on its journey; that the Truth might be accused of false witness, the Teacher be beaten with whips, the Foundation be suspended on wood; that Strength might grow weak; that the Healer might be wounded; that Life might die. - Augustine of Hippo (Sermons 191.1) Oleh: Itha Huky Mena Haleluya, bersorak-sorailah menjelang Kedatangan Yesus Almasih, Sang Penebus dosa dunia.

Terima kasih Sang Bayi Mungil yang berbaring di palungan, di kandang yang hina, Engkau telah datang menebus segala dosaku, Syukur pada-Mu TUHAN . HOSANA HOSANA HOSANA bagi TUHAN!!! Sambutlah DIA . 1 Desember 2012 Oleh: Merry Christhina Tuhan Yesus, terima kasih atas kelahiran-Mu.

Jika Kau tidak hadir ke dunia ini, bumi tidak tahu apa yang akan terjadi, karena kelahiran-Mulah bumi diselamatkan, Karena kerendahan hati-Mulah bumi beserta isinya memperoleh Karunia. Terima kasih buat pengorbanan dan ketulusan hati-Mu mencintai kami. 21 November 2012 Oleh: Eva Yun ELisa Dia, Seorang yang s'lalu membantuku. Dia yang selalu mendengar cerita. Dia yang s'lalu ada di saat apa pun, untukku dan membantuku.

Dia, akan lahir. Menjadi Seorang yang sama sepertiku.

puisi natal terbaik

Namun, sekalipun Dia sama s'pertiku. Dia tetap berbeda denganku. Cahaya-Nya takkan mampu ditutupi. Dia, dan akan selalu Dia tempatku kembali ke dalam canda. Dan hanya Dia, yang akan menerimaku apa adanya. Dia, Sahabat Setiaku .

My Beloved, Jesus Christ. Jbu :) 21 November 2012 Oleh: Shmily Tak cukup hanya mulut yang bersorak-sorai "Kristus lahir, Sang Juru Selamat", tapi hati kita terdiam seribu bahasa. Tak cukup puisi natal terbaik tubuh yang menari-nari, tapi hati kita dingin membeku. Saatnya, Siapkan hati puisi natal terbaik menyambut-Nya dengan penuh sukacita ucapan syukur kerinduan kekaguman dan pengharapan beroleh hidup yang baru di dalam Tuhan Kristus telah hadir dalam hati kita, menyelamatkan jiwa kita, membebaskan kita dari belenggu dosa, dan memenuhi hati kita dengan kasih-Nya Hatimu siap menyambut-Nya?

Oleh: C. Mouwlaka malam sudah larut meninggalkan jejak siang yang panjang di padang rumput di lembah sepi meringkuk dalam selimut malam yang dingin beberapa gembala dan domba gembalaannya sayup-sayup ada suara pujian turun membelah langit malam alam yang hening menjadi terbangun segala yang hidup menatap puisi natal terbaik yang penuh tentara surgawi dan terang surgawi puisi natal terbaik KASIH BAPA "SEGALA PUJI BAGI ALLAH DI TEMPAT MAHA TINGGI DAN DAMAI SEJAHTERA ATAS BUMI DI ANTARA ORANG YANG BERKENAN PADANYA" Tuhan Yesus selamat datang di dunia selamat datang di bumi Selamat datang di antara manusia Selamat datang di hati papa selamat datang di hati mama selamat datang di hatiku Yogyakarta, 12 November 2003 Sumber: Kumpulan puisi Oleh: Suparwata Wiraatmadja Nyanyi suci di malam hari Mengalun setanggi sesela hati Adik mengapa dikau sendiri Bersama abang mari ziarah ke gereja suci Sunyi hati di gelap hari Serangga mati di nyala api Kristus janganlah pergi sertai kami dalam sepi jalan sendiri Dan bulan, kerinduan yang dalam menikam nurani pengembara di perlawatan Tuhan di palungan betapa pun kebesaran Manusia nikmat tertidur di peristirahatan Nyanyi suci di malam sepi Mengalun hati diayun setanggi Adik mari berlutut di sini Tuhan hadir bagi insani Sunyi suci di gelap dini Berayun hati digetar nyanyi Dan adik mari bukakan diri Kristus istirahlah di hati kami Kristus!

Lindungilah dan berkati Ajar kami berendah-hati Dan biarlah tanganmu suci di dahi kami tersilang aman abadi Sumber: Kumpulan puisi Oleh: George MacDonald Mereka semua mencari seorang raja Membantai musuh mereka dan mengangkat mereka; Engkau datang, seorang bayi kecil Kedatangan-Mu membuat seorang perempuan menangis.

O, Anak manusia, luruskan hidup saya yang sia-sia Kehadiran-Mu memberi arti; Bukan karena roda-roda-Mu di jalan, Juga bukan karena lautan yang Kau arungi! Engkau tidak peduli bagaimana atau siapa saya, Bahkan Engkau turun ke dunia Untuk menjawab semua kebutuhan saya, Ya, setia doa yang telah dipanjatkan. Sumber: Kumpulan puisi Oleh: Leengnalty Suara lonceng mulai terdengar hingga ke sudut-sudut kota mengalun lembut selimuti jelang hari.

"sepertinya hujan tak jadi turun malam ini" Dinginnya angin di bawah bulan penuh serukan kedamaian di hari berbahagia. Pujian dan syukur berpendar-pendar dari dalam gereja, menerangi malam yang syahdu. Di remang jiwa yang percaya hingga tiada ganti akan kasihnya. "semoga kita bertemu malam nanti" Sumber: Kumpulan puisi Sarlen Julfree Manurung Satu hari di bulan Desember Dentang lonceng Gereja riuh bersahutan Memanggil, mengundang anak-anak Tuhan untuk datang “Mari masuk, mari semuanya masuk…” Pintu Rumah Tuhan telah terbuka Terbuka untukku, untuk kamu, puisi natal terbaik mereka, untuk kita semua, Sehingga kita bisa larung dalam sukacita, Bersama-sama merayakan, lahirnya bayi Yesus di Bethlehem Raja di atas segala raja, Tuhan, Juru Selamat manusia Sumber: Kumpulan puisi Oleh: MLPS kutahu dia indah senyumannya hangat bicaranya lembut hanya dia yang mengerti berkali kali ku menolak bibir terbuka terucap kata dunia aku belum siap terang pohon natal tak bisa sembuhkan hati luka terbungkus mimpi yang terhempas semuanya sirna jarum jam berdetak bintang itupun terbit seorang bayi lahir lahir untuk mati meninggalkan dunia ini hidup kembali membawa harapan baru kepala lunglai mata memerah dia lahir bagiku kebodohan tertunduk malu ditatap bayi yang tak bersalah tak seorang pun pernah hidup disalahmengerti seperti dia dalam dekapan anugerah aku terkapar tak seorangpun tahu dia akhirnya memelukku diriku lenyap di udara berlutut di bawah terang dalam gelapku suara yang kecil memanggilku aku lahir bagimu .

aku datang untukmu . aku mati bagimu . aku hidup untukmu . berkali kali ku menolak bibir merekah terucap kata surgawi aku milik-Mu Sumber: Kumpulan puisi Papa, Mengapa kita bikin kandang? Mengapa kita buatkan palungan? Mengapa kita hadirkan domba? Mengapa tidak memasang pohon terang di rumah kita? Mengapa tidak kita pakaikan kapas bak salju? Mengapa Papa tidak berpakaian puisi natal terbaik Sinterklas? Kata Papa, Sang Juru Selamat lahir bukan di pohon terang Apalagi berhias salju Pun tanpa kehadiran Sinterklas Lalu, Natal siapa yang kita rayakan?

Dari: Puisi Natal Sang bayi telah lahir tanpa tempat tidur mulus kecuali palungan kudus siapa membawa apakah emas, mur, dan kemenyan kecuali tiga majus dari timur bagi kelahiranNya yang teduh lalu apa kita persembahkan bagi hari penuh makna ini? Natal kita sejatinya bagi semua yang rela terbuka membuka jiwa segala luka menjadi tanda-tanda anugerahNya – tak ada kata mampu merumuskannya Dari: Puisi Natal Gambar: jeckham Saat malam tiba Ada terang bintang bersinar yang sangat indah Tidak seperti bintang biasa .

Bintang itu memberikan tanda bahwa Sang Juru Selamat sudah hadir di bumi ini Untukku, kamu, dan kita semua Yang percaya pada Kristus. Sang Juru Selamat Kita patut berbangga dan bersukacita Karena kedatangan-Nya membawa anugerah bagi setiap orang yang mau menerima-Nya Nyanyikan pujian, penyembahan untuk kemuliaan Kristus Nyanyikan senantiasa dengan penuh ucapan syukur Pujilah nama-Nya selalu.

THE GIFT OF LISTENING. But you must REALLY listen. No interrupting, no daydreaming, no planning your response. Just listening. THE GIFT OF AFFECTION. Be generous with appropriate hugs, kisses, pats on the back and handholds.

puisi natal terbaik

Let these small actions demonstrate the love you have for family and friends. THE GIFT OF LAUGHTER. Clip cartoons. Share articles and funny stories.

Your gift will say, "I love to laugh with you." THE GIFT OF A WRITTEN NOTE. It can be a simple "Thanks for the help" note or a full sonnet. A brief, handwritten note may be remembered for a lifetime, and may even change a life. THE GIFT OF A COMPLIMENT.

puisi natal terbaik

A simple and sincere, "You look great in red," "You did a super job" or "That was a wonderful meal" can make someone's day. THE GIFT OF A FAVOR. Every day, go out of your way to do something kind. THE GIFT OF SOLITUDE. There are times when we want nothing better than to be left alone. Be sensitive to those times and give the gift of solitude to others. THE GIFT OF A CHEERFUL DISPOSITION. The easiest way to feel good is to extend a kind word to puisi natal terbaik.

Really, it's not that hard to say, "Hello" or "Thank You." Selected from Pastor Tim's Illustrations http://www.cybersalt.org/> Sumber: INTERNET FOR CHRISTIANS, January 13, 2003/Issue 179 Dipublikasikan di: e-JEMMi 51/2003 Nats: Dia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya (Yohanes 1:11) Bacaan: Yohanes 1: 1-14 Pada musim Natal tahun 1932, Robert McGimsey menghadiri kebaktian tengah malam di New York dan pulang ke apartemennya pada dini hari.

puisi natal terbaik

Ketika tiba di blok terakhir, ia melewati pintu yang terbuka dari sebuah klub di mana sekumpulan orang berseru, bersumpah, dan menyanyi. Yang lain sedang mabuk sehingga berjalan melewati batas jalan.

Begitu aneh cara mereka merayakan kelahiran Pribadi yang paling sempurna di dunia, pikir McGimsey. Kelihatannya kita telah kehilangan makna hidup-Nya. Malam itu, McGimsey menuliskan pikirannya di balik sebuah amplop. Syair ini mengalir dari dalam hatinya: Yesus kecil yang manis, Mereka membuat-Mu harus lahir dalam palungan. Anak Kudus kecil yang manis, mereka tak tahu siapa Engkau. Tak tahu Kau datang untuk menyelamatkan kami, Untuk menghapus dosa kami.

Mata kami buta, kami tak dapat melihat, Kami tak tahu, siapa Engkau sebenarnya. Puisi di atas mengajak kita untuk memohon pengampunan Kristus karena tidak mengenali-Nya ketika datang ke dunia ini. Namun setiap tahun kita memiliki kesempatan untuk melihat kembali kelahiran Yesus dengan mata pengertian dan penerimaan yang baru kepada-Nya. Akankah kita mengenali dan menghormati-Nya sebagai Tuhan dan Raja puisi natal terbaik Natal tahun ini?

-DCM ENGSEL SEJARAH TERLETAK PADA PINTU KANDANG BETLEHEM Sumber: Alkitab SABDA Sukacita yang besar telah diberikan kepada kita Oleh karena Yesus, Sang Juru Selamat yang telah lahir ke dunia Mari kita bersujud menyembah-Nya Bersorak tak henti memuji-Nya Nyanyikan lagu untuk memuliakan-Nya Yesus, Sang Juru Selamat kita Lahir dalam kesederhanaan Membawa kita dalam kehidupan yang kekal Mari tetap teguh beriman di dalam Yesus Sampai selama-lamanya . mari kita setia pada-Nya Bintang timur gemerlap.

Orang majus cepat beranjak. Raja Herodes terdesak. Gembala tertawa terbahak. Maria menyimpan makna terhebat. Yusuf cepat tanggap. Datang menyembah adalah keputusan yang mantap. Karena Raja Penyelamat lahir pada waktu yang tepat.

Met Natal 25 Desember 2010 Ev. Sudiana Waktu umurku tiga tahun Aku menemukan sekotak hadiah berisi mainan yang bagus Diletakkan papa dan mama di bawah pohon Natal Tetapi kado Natal istimewa bukan itu, kata mereka Waktu umurku empat tahun Aku menemukan sekotak hadiah berisi pakaian yang indah Diletakkan papa dan mama di bawah pohon Natal Tetapi kado Natal istimewa bukan itu, kata mereka Waktu umurku lima tahun Aku menemukan sekotak hadiah berisi perlengkapan sekolah Diletakkan papa dan mama di bawah pohon Natal Tetapi kado Puisi natal terbaik istimewa bukan itu, kata mereka Di manakah kado istimewa itu dapat kutemukan?

Kata papa dan mama bukan mereka yang memberikannya Kado itu lebih berharga dari semua yang pernah kuterima Kado itu alasan semua orang merayakan Natal Allah penuh kasih yang memberikannya Seorang Juruselamat yang datang untuk menyelamatkanku Sebuah kado istimewa yang tidak bisa kutemukan Sampai IA menemukanku Desember telah tiba Nuansa hijau, merah dan emas ada di mana-mana Kidung nan indah pun menyeruak di keramaian Orang-orang mulai menyibukkan diri dengan ibadah dan pesta Kue-kue yang lezat dan rencana liburan Tak lupa kado terindah untuk yang terkasih Di hari Natal yang bahagia Di antara gempita menggegap Ijinkanku menyapamu wahai sahabat Kau yang kesepian tanpa teman dan keluarga Kau yang terbaring sakit dan terkulai lemah Kau yang tersisih di suatu pojok yang gelap Kau yang bertanya sendiri seperti apakah Natal kali ini Natal ini masih milikmu Dalam keriuhan pun dalam kesendirian Natal datang menghampiri semua orang Untuk satu alasan: Allah sungguh mengasihi dunia ini Putra Puisi natal terbaik datang untukku juga untukmu Kamu tidak dilupakan-Nya Natal kali ini Allah mengasihimu adalah berita indahnya Selamat Natal, sahabatku.

Tidak apa-apa Papa Bila Natal kali ini aku memakai baju yang lama Aku akan tetap lebih gemerlap daripada pohon terang itu Karena sukacita berpendar dihatiku Tidak apa-apa Mama Sepatuku yang lama masih indah dipandang Bintang pengharapan menuntunku tetap Membawaku percaya dengan hati mantap Tidak ada kue lezat dan kado berpita Sungguh tidak mengapa Papa Mama tercinta Asalkan Yesus bersama kita O alangkah indahnya hidup kita Ucapan-ucapan dan lagu-lagu Natal sudah berakhir Kegembiraan perayaan Natal sudah berlalu dengan para malaikat naik ke Surga, Orang-orang majus kembali ke Timur.

Tetapi terang yang pernah bersinar di sebuah palungan Masih menerangi dunia dari kejauhan, Dan hati yang taat masih mendengarkan nyanyian para malaikat Dan orang bijak masih mengikuti sebuah bintang - Ellis Rowsey Aku hendak turun untuk melihat-lihat Bagaimana kehidupan manusia yang Ku ciptakan Sebab telah lama Ku dengar kabar tentang mereka Kabar yang sungguh memilukan hati-Ku Aku telah merancangkan dari mulanya Bahwa mereka akan hidup di hadapan-Ku Bersama dengan-Ku selamanya Bahwa jika mereka bersama-Ku Mereka tidak akan pernah mengalami kekurangan Aku sedih, ketika waktu itu Di rumah yang begitu indah dan mewah Yang Kuberikan sebagai hadiah pertama-Ku Aku mendapati mereka telanjang Telanjang di tengah-tengah segala kelimpahan harta yang telah Ku sediakan, hanya bagi mereka Mengapa?

Apakah semua itu tidak cukup? Malam itu, setelah ribuan tahun terlewatkan Aku datang, datang kembali mengunjungimu Aku mendapati engkau terlalu sibuk, Sibuk dengan dirimu sendiri Hingga kehadiran-Ku tak engkau pedulikan Tak ada tempat di rumahmu bagi-Ku Di mana? Di mana tempat yang hangat yang bisa Aku tempati Tuk menghangatkan tubuh mungil-Ku yang kedinginan?

Tak ada! Tidak ada satu pun bilik yang kosong di rumahmu Hanya kandang hewanmu yang tersisa untuk-Ku Namun tidak mengapa karena itu pun sudah cukup bagi-Ku waktu itu Seandainya saat ini engkau telah menyadari Bahwa Aku telah datang kembali untukmu Tolong, bukalah bilik hatimu, agar Aku dapat masuk dan tinggal di sana Dan menjadikannya bilik terindah bagi-Ku dan bagimu.

Damai.? Ingat pertama kali berjumpa di Eden, betapa indahnya Kehadiranmu di sisi manusia, sangat menyejukkan Sebab semuanya hanyalah engkau dan mengenai engkau Tiada yang kurang saat itu Hanya kesempurnaan saja adanya Pengkhianatan ., mengapa? Mengapa hal itu harus terjadi?

Mengapa engkau dikhianati oleh manusia yang engkau kasihi? Terbuang, terjual, terasingkan, dijauhkan hanya karena tawaran, sebuah kehormatan yang kosong!

Namun sejak saat itu dan seterusnya Engkau telah menjadi kerinduan yang tak berujung Sejak puisi natal terbaik Eden, engkau terus di cari Entah ke mana pergimu .

Meski segala cara telah di tempuh Segala taktik telah di coba Namun engkau tak pernah lagi menjawab Perang, pembunuhan, pertikaian, perselisihan . Gaduh .

buntu . tamat .!!! Inikah akhirnya? Tanpa kedamaian? Masih adakah harapan? Masih hidupkah engkau? Malam itu, sejak kesenyapan yang terjadi di Eden Sayup-sayup terdengar lagi nyanyian yang telah lama hilang “. damai di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya.” Engkaukah itu? Engkaukah yang telah kembali?

Ya, itu adalah engkau dengan ciri yang melekat pada dirimu Meski aroma kotoran hewan memenuhi rongga dadamu Namun engkau tetap tenang dalam hangatnya palunganmu Engkau datang kembali dalam rupa seorang bayi mungil Dengan rautan wajah penuh kehangatan Damai . Damai di bumi . Dan Engkau kembali Tuk berdamai dengan manusia.
Kumpulan puisi natal berikut ini memiliki makna mendalam serta kata-kata yang indah.

Yuk, intip bagaimana isinya. Natal merupakan momen suka cita yang dirayakan bersama keluarga, teman, dan sesama umat lainnya. Natal sendiri merupakan peringatan besar dimana Sang Juru Selamat Yesus Kristus lahir ke dunia, tepatnya di Betlehem.

Pada hari tersebut jemaat akan melakukan kebaktian dengan berdoa dan melantunkan puji-pujian untuk Yesus Kristus. Selain lagu, puji-pujian juga dapat berupa puisi menyentuh yang tentunya dapat menambah khidmat perayaan malam kudus. Berikut ini sudah ada beberapa contoh puisi natal indah dan menyentuh hati. Rayakan hari Natal dengan kue lezat dan bikin nagih di sini!

puisi natal terbaik

BACA JUGA: Film Bertema Natal yang Bagus dan Wajib Ditonton Puisi Natal yang Menyentuh Hati • Malam Suci Detak waktu memanggil kita semua Berkumpul Bersama dalam kesucian dan suka cita Sang juru selamat, dengarkan pujian-pujian indah Kami rayakan kelahiran Yesus Kristus ke dunia O pembawa kedamaian, peluklah kami semua dalam keagungan Mu 2.

Sukacita Surga Pada malam kudus Semua malaikat turun ke negeri tandus Membawa sekantong anggur dan remah roti kristus Kami sambut dengan lapang hati, tanpa rasa rakus Damai dan tentram memeluk kami seperti sebuah pembungkus Dan bahagia selama-salamanya, O raja Eden 3. Lonceng Natal Ding Dong Deng Lonceng natal bergema Puisi natal terbaik ada cahaya melebihi terang bintang di malam Natal Kita semua bernyanyi bersama Menyerukan suara hati Dan Sang Juru Selamat telah turun Membawa kekekalan abadi pada semesta 4.

Sang Juru Selamat Telusuri Lah Injil Suci itu Kamu akan sampai pada masa Dimana Yesus Kristus lahir Dengan cahaya dan wangi bunga surga hadir Pada masa paling kelut-melut O, Maria kami ucapkan selamat sentosa Mari kita beriman dan setia hanya kepada Nya seorang 5.

Keluarga Kudus Mama, malam ini kupersembahkan Jiwa penuh pengabdian atas kuasa dan keagungan Yesus Kristus Papa, malam ini aku buktikan Puisi natal terbaik cinta dan kesungguhan diri atas pengabdian tanpa balas budi Lilin dan pujian adalah saksinya Terima kasih O Tuhan, kami merayakan malam suci ini puisi natal terbaik hangat dan tentram 6.

Yesus Dalam Langkah Ku Hidup ini sementara Dan aku penuh dosa Api kesucian bersihkan aku O Raja Selamat, tuntun aku pada surga Mu Dan malam ini aku rapalkan doa serta ucapan Selamat Natal! 7. Atas Nama Bapa dan Roh Kudus Puji-pujilah Yesus Kristus Dia adalah penyelamat Pembawa ke damaian Puji-pujilah Yesus Kristus Dengan jiwa dan pikiran yang bersih Puji-pujilah Yesus Kristus Dalam kepala, tangan, dan kaki Puji-pujilah Yesus Kristus Yang tidak pernah meninggalkan kita umatnya seorang diri 8.

“Music on Christmas Morning” Music I love -­ but never puisi natal terbaik Could kindle raptures so divine, So grief assuage, so conquer pain, And rouse this pensive heart of mine -­ As that we hear on Christmas morn, Upon the wintry breezes borne.

Though Darkness still her empire keep, And hours must pass, ere morning break; From troubled dreams, or slumbers deep, That music kindly bids us wake: It calls us, with an angel’s voice, To wake, and worship, and rejoice; oleh Anne Brontë 9. puisi natal terbaik As A Holiday” oleh Nicholas Gordon Christmas is a holiday for friends, However, they may be, or not, related.

Remember that the three wise kings were strangers In search of one remote, uncanny dream. Puisi natal terbaik may we all be far more than we seem, Together bound for dark and haunting changes, More lovely for the loves we have created Along the lonely paths from means to ends, Stumbling towards that star of Bethlehem.

10. “The Peace of Christmas” As Christmas comes near the world changes we see people’s attitudes and caring ways. People helping people really doing their best To ensure this Christmas is one that will bring happiness.

A time of the year when the heart is open To help others and to love one another. If only this attitude could last all year long Our world would be so much more peaceful And happiness would be for all Oleh Catherine Pulsifer BACA JUGA: Pilihan Lagu Natal Anak-anak untuk Perayaan Natal nan Semarak Itu dia Toppers kumpulan puisi natal terbaik untuk kamu bagikan pada keluarga dan orang terdekat.

Untuk kamu yang sedang mencari perlengkapan natal seperti pohon natal, hiasan puisi natal terbaik atau kado natal untuk diberikan pada orang terdekat, kamu bisa mendapatkannya di Tokopedia!

Yuk, kunjungi Tokopedia sekarang juga Hilangkan rasa bosan dan bikin waktu luang lebih seru dengan berbagai permainan menarik serta kekinian di sini! Penulis: Andina AprilianiKumpulan Puisi Natal yang Sedih Terbaik dan Sangat Indah Sekali Skip to main content • Kumpulan Puisi • Puisi Cinta • Puisi Rindu • Puisi Romantis • Puisi Kekasih • Puisi Kecewa • Puisi Cemburu • Puisi Sedih • Puisi Galau • Puisi Ibu • Puisi Ayah • Puisi Guru • Puisi Alam • Puisi Kehidupan • Puisi Indonesia • Puisi Bencana Alam • Puisi Pahlawan • Puisi Kemerdekaan • Puisi Kenangan • Puisi Islami • Puisi Melayu • Puisi Kritik Sosial Kumpulan puisi puisi cinta, puisi rindu, puisi tentang cinta, puisi romantis, puisi pahlawan, puisi bijak, puisi indonesia, contoh puisi, makna puisi ibu puisi ayah kata kata puisi motivasi, Puisi Islami, puisi religi, Puisi Kehidupan, Puisi Malam, Puisi pagi, puisi senja, puisi puisi natal terbaik, puisi alam, sajak, puisi hikmah, puisi bijak, puisi naratif, puisi indah dan menarik menyentuh hati Kumpulan puisi natal yang sedih terbaik dan sangat indah sekali.

Setelah beberapa puisi tentang hari natal maka selanjutya puisi natal adalah puisi natal yang sedih yang tentunya terbaik dan sangat indah sekali, puisi-puisi natal terbaik ini ditulis oleh Noldy R Sumolang, Bagaimana kata kata damai natal yang sedih dalam bait puisi natal ini, untuk lebih jelasnya disimak saja puisinya dibawah ini. PUISI O NATAL Oleh: Noldy R Sumolang Kala kubaca kitab Injil Telusuri cerita Bayi Yesus Tiada dusta bahkan nihil DIA-lah Allah Mahakudus Berita sukacita untukku Berita dari suara sorgawi Kabar kesukaan bagi diriku Juruselamat lahir di dunia ini O, Natal.

Ada kalut membalut hati Maria Ada bingung bagi Yusuf Tak mampu diterima akal manusia Terima perintah demi Penebus O, Natal Derita melilit situasi diri Sengsara lingkari jalan hidup Tiada tempat indah bagi Yesus Bayi 'Tuk lahir di dunia demi Hidup O, Natal Kandang jadi tempat bersalin Jerami sebagai kasur Berbungkus diri dengan lampin Yusuf dan Mariapun tepekur Namun kesukaan besar bagiku Juruselamat telah lahir Dia-lah Kristus, TUHAN-ku Di hatiku Dia lahir dan hadir Ada damai Ada sukacita Terbentuk di hati Demi hidupku dan sesama.

O, Natal Kutetap lahirkan-MU di hati Disetiap waktu Karena KAU milik hatiku Tiada henti. Puisi Ada Yesus Bersama Kita Oleh: Noldy R Sumolang Tidak apa-apa Papa Tak mengapa Mama Bila Natal kali ini aku memakai baju yang lama Aku tetap lebih gemerlap daripada pohon terang itu Karena sukacita berpendar dihatiku Tidak apa-apa Mama Tak mengapa Papa Sepatuku yang lama masih indah dipandang Meskipun berangsur usang Bintang pengharapan menuntunku tetap Membawaku percaya dengan hati mantap Tidak ada kue lezat dan kado berpita Sungguh tidak mengapa Papa Mama tercinta Asalkan Yesus bersama kita Dalam kelut Kita bertelut Dalam doa kita bersujud Pasti TUHAN kan berpaut Mama Papa tersayang Meski papah selalu membayang Ada cah'ya dari g'lap membenderang Bagai lilin bercah'ya terang Dalam Natal Yesus bawa damai Wujudkan cinta dan kasih Satukan kita keluarga Kristus Damaikan kita tiada putus O, alangkah indahnya hidup kita Selamat sejahterah dari surga Hidup rukun dan damai Warnai hidup yang permai Ada Yesus bersama kita Dalam hidup keluarga kita.

Mama. Papa.

puisi natal terbaik

Kubawakan sukacitaku Bagai bayi Yesus bawa selamat Kubawakan hidupku Tuk jadi berkat. Puisi Derita Natal Oleh: Noldy R Sumolang Ku-berangan indah sebual Natal Ku-renung kisah Natal masa lampau Ku-tertegun diam mengolah akal Ku-intari pikiran makna Natal agar kutahu. Ada damai terbersit dalam dada Damaikan manusia dgn Sang Cipta Ada takut tumbuh di hati Perang Iblis bawa pedang gagalkan karya TUHAN penuh damai Kisah pilu Yusuf dan Maria Sebagai alat karya Allah Kisah sedih Yusuf dan Maria Tapaki jalan penuh derita Tuk jalani rencana Allah Tunaikan janji Allah hadir di dunia Upaya Iblis rindu menggagalkannya Ancungan pedang sebagai tujuan Hilangkan Damai manusia dan Allah Allahpun berperang dengan Iblis Allah tetap dengan janji-Nya Selamatkan puisi natal terbaik dan dunia Melalui Natal damai sejahtera Meski dalam Natal penuh derita.

Tapi Allah menyertai kita. Allah yang Immanuel Dalam damai Natal Dan dalam derita. Demikianlah tentang Kumpulan Puisi natal terbaik Natal yang Sedih Terbaik dan Sangat Indah Sekali baca juga puisi puisi yang lain telah diterbitkan berkaspuisi.com sebelumnya Semoga Kumpulan Puisi Natal yang Sedih Terbaik dan Sangat Indah Sekali dapat menghibur dan menginspirasi untuk menulis puisi untuk hari natal dan puisi puisi yang berkaitan dengan hari natal

PUISI NATAL TERBARU - SANG JURU SELAMAT TELAH LAHIR !!!!




2022 www.videocon.com