Cara merawat telinga

cara merawat telinga

• #RAMADAN • #COVID-19 • Community • Pregnancy • Getting Pregnant • First Trimester ( 1 - 13 weeks ) • Second Trimester ( 14 - 27 weeks ) • Third Trimester ( 28 - 41 weeks ) • Birth • Baby • 0-6 months • 7-12 months • Kid • 1-3 years old • 4-5 years old • Big Kid • 6-9 years old • 10-12 years old • Life • Relationship • Health and Lifestyle • Home and Living • Fashion and Beauty •  Telinga menjadi bagian tubuh yang penting karena merupakan indera pendengaran.

Dengan telinga, kamu dapat mendengar beragam suara. Telinga yang dirawat dengan baik cara merawat telinga menjaga kesehatan pendengaranmu. Jika pendengaranmu sedikit terganggu akibat perawatan telinga yang tidak benar, hal ini dapat berujung pada kehilangan pendengaran selamanya.

Untuk itu, diperlukan pencegahan dan perawatan telinga yang baik untuk menjaga kualitas pendengaran. Tidak cukup dengan membersihkan telinga dari kotoran saja, ternyata ada beragam cara merawat telinga yang baik untuk menjaga kesehatan pendengaranmu.

cara merawat telinga

Berikut cara merawat telinga yang Popmama.com rangkum dari berbagai sumber. Freepik/Kate Mangostar Saat berada pada lingkungan dengan suara keras, ada baiknya kamu menggunakan pelindung telinga. Misalnya saat bekerja di pabrik yang bising oleh suara-suara mesin, saat berada di sebuah klub, dan seluruh aktivitas yang membuat kamu berteriak untuk melakukan percakapan akibat suasana bising. Penggunaan pelindung telinga dapat mengurangi tingkat paparan kebisingan dan risiko gangguan pendengaran.

cara merawat telinga

Pelindung telinga yang dapat melindungi pendengaran bukan berarti earphone, ya. Gunakan pelindung telinga dengan baik. Hindari untuk memodifikasi pelindung telinga agar tetap berfungsi dengan efektif. Selain memerhatikan kenyamanan saat dipakai, pilihlah pelindung pendengaran yang memang memenuhi standar kesehatan.

Periksa dan kenali dengan cermat pelindung telinga sebelum digunakan. Apakah pelindung telinga tersebut mampu memberikan kebutuhan komunikasi dan kemampuan mendengar yang memadai.

Unsplash/Averie Woodard Jika kamu senang mendengarkan musik melalui earphone, hindari dengan volume yang terlalu besar.

cara merawat telinga

Hal ini dikarenakan suara musik langsung masuk menuju gendang telinga yang apabila terlalu keras dapat memengaruhi pendengaran. Kamu dapat melindungi telinga dengan mengikuti aturan 60/60. Sarannya adalah mendengarkan dengan earphone pada volume tidak lebih dari 60% selama tidak lebih dari 60 menit sehari. Sebaiknya, pilih earphone dengan setelan over-the-ear. Jangan lupa bahwa musik keras apa pun, tidak hanya musik yang diputar melalui earphone dapat menghadirkan risiko gangguan pendengaran yang disebabkan oleh kebisingan.

Gunakan lah volume sewajarnya sehingga tetap aman saat mendengarkan musik. Unsplash/Dane Wetton Istirahatkan lah telingamu selepas menghadiri konser musik.

cara merawat telinga

Hal ini dapat membantu pendengaran pulih dan tetap bekerja dengan normal. Para peneliti telah menemukan bahwa telinga kamu membutuhkan rata-rata 16 jam ketenangan untuk pulih dari satu hari yang bising. Pemulihan pendengeran dapat dilakukan dengan cara mengecilkan volume saat berbicara, menghindari mendengarkan musik yang keras, dan gunakan volume rendah saat menonton TV atau mendengarkan radio.

Kamu juga dapat melakukan meditasi dengan yoga sehingga suasana tenang dapat tercipta. Unsplash/Sharon McCutcheon Sebenarnya, kotoran yang berbentuk cairan pada telinga merupakan hal yang wajar dialami oleh siapa pun. Cairan cara merawat telinga pun penting karena dapat melindungi masuknya debu dan sesuatu yang berbahaya pada saluran telinga.

Memasukkan cotton bud atau benda apa pun ke dalam saluran telinga berisiko merusak organ sensitif seperti gendang telinga.

Bukannya bersih, telinga dapat beresiko mengalami infeksi. Telinga memiliki cara kerja sendiri dalam membersihkan dirinya sehingga penggunaan cotton bud tidak dianjurkan.

cara merawat telinga

Cukup gunakan handuk basah untuk membersihkan bagian pangkal telinga atau meneteskan obat pembersih telinga sehingga kotoran dapat keluar dengan sendirinya. Unsplash/Jessica Flavia Setelah mandi atau pun berenang, segera keringkan telinga menggunakan handuk dengan lembut.

Hal ini untuk menghindari telinga dari kelembapan. Kelembapan yang berlebihan dapat memungkinkan bakteri masuk dan menyerang saluran telinga dan dapat menyebabkan telinga infeksi. Kamu dapat menghalangi masuknya air ke dalam telinga dengan menggunakan pelindung telinga saat berenang.

Pilih pelindung telinga yang nyaman dan aman untuk berenang sehingga pendengaran tetap terjaga. Namun, jika kamu merasa adanya air dalam telinga, miringkan kepala Anda ke samping dan tarik sedikit cuping telinga untuk membujuk air keluar.

Unsplash/Andrew Tunglao Olahraga memiliki banyak manfaat bagi tubuh, tak terkecuali bagian telinga. Latihan kardio seperti berjalan, berlari, cara merawat telinga bersepeda membuat darah memompa ke seluruh bagian tubuh termasuk telinga.

Hal ini akan membantu bagian internal telinga tetap sehat dan bekerja semaksimal mungkin. Namun, saat melakukan olahraga yang terlalu berat dengan alunan musik keras seperti di gym, gunakan pelindung telinga agar pendengaran tetap terjaga.

Hindari mengangkat beban terlalu berat dengan menahan nafas saat berolahraga. Cara merawat telinga nafas dan mengejan saat mengangkat beban dapat merusak cara merawat telinga bagian dalam. Unsplash/LinkIn Sales Navigator Agar perawatan telinga dan kesehatan pendengaran tetap terjaga.

Minta lah bantuan dokter dengan melakukan pemeriksaan telinga secara rutin. Dokter juga dapat membantu menguji gangguan pendengaran dan memberikan rekomendasi yang disesuaikan untuk menjaga kesehatan telinga. Dengan demikian, kamu dapat mendeteksi dini gangguan telinga yang mungkin saja terjadi karena kerusakan pendengaran terjadi secara bertahap. Hal ini penting karena kehilangan pendengaran dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan.

Demensia dan depresi dikaitkan dengan gangguan pendengaran yang tidak diobati, jadi pastikan telinga kamu diperiksa secara teratur, ya. Berikut tadi info mengenai cara merawat telinga yang baik untuk kesehatan. Baca juga: Jangan Salah, Ma! Ini 5 Cara Merawat Kesehatan Telinga Anak KOMPAS.com - Merawat telinga sangatah penting demi melindungi pendengaran kita.

Kehilangan pendengaran memang tak selalu bisa terhindarkan seiring usia menua. Namun, sejumlah cara merawat telinga dengan kebiasaan positif bisa membantu pendengaran kita tetap optimal.

Cara merawat telinga untuk pendengaran yang sehat UNSPLASH/BRUCE MARS Cara merawat telinga dilakukan dengan membersihkannya secara rutin dan menghindarkan dari suara-suara keras.Melansir Cleveland Clinic, telinga adalah bagian cara merawat telinga penting dalam sistem pendengaran manusia.

Untuk itu, merawat telinga sangat penting untuk dilakukan. Membersihkan telinga adalah tahapan pertama sebagai bagian dari cara merawat telinga. Ini perlu dilakukan bersama tindakan pencegahan dan perawatan infeksi.

Cara merawat telinga juga dilakukan dengan menghindari suara-suara tidak perlu dan mengenali kemungkinan kehilangan pendengaran. Baca juga: 5 Penyebab Berkurangnya Kemampuan Pendengaran, Tak Hanya Faktor Usia Cara merawat telinga dengan benar Beberapa cara merawat telinga yang dapat dipraktikkan antara lain: 1.

Rajin membersihkan telinga UNSPLASH/KELLY SIKKEMA Hindari cara membersihkan telinga dengan benda-benda yang lebih kecil dari jari kita atau benda dengan ujung tajam. Tisu basah dapat digunakan untuk membersihkan area luar telinga.Jangan membersihkan telinga dengan benda-benda yang lebih kecil dari jari kita dan jangan gunakan benda yang memiliki ujung tajam untuk membersihkan telinga. Sebab, benda-benda tersebut dapat mencederai saluran telinga atau gendang telinga.

Laman Happy Ears Hearing Center menyarankan untuk membersihkan bagian luar telinga dengan kain atau tisu basah untuk mengangkat kotoran, keringat, dan minyak pada kulit. Tapi, jangan memasukkan benda apapun ke dalam telinga. Bersihkan cuping telinga secara teratur. Jika memiliki tindik telinga, pertimbangkan untuk menggunakan alkohol gosok untuk membersihkan area tindik.
Cara Merawat telinga sendiri memerlukan pengetahuan yang cukup baik. Jika tidak, maka akan terjadi hal-hal yang fatal.

Dalam jangka waktu tertentu kesalahan dalam merawat telinga menyebabkan ketulian. Organ telinga adalah organ yang kompleks, dimana disana dapat ditemui berbagai fungsi.

cara merawat telinga

Mulai dari fungsi pendengaran, syaraf yang menuju pada otak, pusat keseimbangan hingga adanya tulang terkecil juga ada pada organ telinga. Di Indonesia sendiri jumlah orang yang mengalami gangguan telinga karena kebisingan mencapai 9,6 juta jiwa (2013, Wamen Kesehatan).

Untuk lebih lanjut kita akan ulas beberapa hal yang sering terjadi disekitar kita terkait dengan perlakuan terhadap telinga dan bagaimana tindakan ini dalam sudut pandang kesehatan. Kebiasaan Buruk Untuk Telinga Cara merawat telinga secara alami adalah dengan menghindari kebiasaan buruk untuk telinga kita.

cara merawat telinga

1. Kebiasaan menggunakan earphone Jika seseorang mendengarkan musik terlalu kencang melalui earphone dan lebih dari 20 menit apalagi 30 menit, maka lama kelamaan akan menurunkan kemampuan pada pendengaran. Dan akibat penggunaan dalam waktu lama menyebabkan Timitus. Adalah menyebabkan kelelahan mental, depresi dan halusinasi.

Maka cara merawat telinga, ketika kita melakukan aktivitas cara merawat telinga agar telinga tidak mengalami akibat buruk adalah sebagai berikut. • Ketika mendengarkan musik maka kita dapat mengatur batas volume maksimal yaitu 60%. Jeda yang dilakukan saat istirahat mendengarkan suara dari earphone adalah setiap 15 menit penggunaan, waktu untuk mengistirahatkan telinga dengan interval waktu 5 menit. • Jika kita menghindari kebisingan lingkungan dengan musik melalui earphone, maka hal ini akan menyebabkan kerusakan telinga.

Resiko ini menjadi dobel. Ini adalah himbauan, semakin mendengar ditempat bising maka semakin besar kerusakaannya. • Bagian earphone yang tidak dibersihkan sendiri adalah sarang kuman. Maka harus dibersihkan untuk menghindari infeksi. Lakukan dengan cara menjaga kebersihan telinga luar dan membersihkan eraphone itu sendiri. Karena earphone juga menjadi sarang kuman jika tidak pernah di desinfektan. 2. Batas toleransi pendengaran pada para pekerja dengan polusi suara yang tinggi Tak hanya masalah media yang kita gunakan untuk menjaga dan merawat telinga, namun juga seseorang perlu menyadari kesehatan telinga jangka panjang.

Beberapa lokasi memiliki resiko kebisingan yang tinggi akan menyebabkan kerusakan telinga secara permanen. Lokasi seperti pabrik, bengkel, bandara, las dan lainnya. Ada batas toleransi suara yang harus kita jaga, batas pendengaran manusia adalah 85 desibel dan diatas 130 desibel bisa menyebabkan tuli permanen. Suara-suara ini dimunculkan oleh halilintar, bom, meriam dan lainnya sejenis. Hal yang penting juga pajanannya atau berapa lama cara merawat telinga dikolasi tersebut.

Hal yang perlu diwaspadai salah satunya adalah korek kuping. Cara merawat telinga bentuknya kecil jadi banyak yang menggunakan tanpa terkontrol. Ahli THT tidak menganjurkan untuk membersihkan telinga menggunakan korek kuping. Misal saat memasukkan korek kuping dan masuk ke telinga. Beberapa hal yang perlu dicermati karena korek koping adalah sebagai berikut. • Pada dasarnya pada dinding telinga memiliki sel-sel rambut yang membawa getaran suara.

Lalu ada kotoran terbentuk dan dengan korek kuping menyebabkan kotoran justru terdorong kedalam. Saat membersihkan telinga, kotoran dikorek korek yang berakibat mendorong kotoran telinga dimana banyak membawa bakteri atau jamur hingga akhirnya mendorong membran telinga. • Kotoran terbentuk, karena kotoran dari luar masuk kedalam. Sehingga untuk membersihkan telinga dapat lebih aman menggunakan tisu. Hal ini untuk membersihkan telinga bagian luar, kadang membersihkan telinga tidak bisa terkontrol dengan baik.

Fungsi metode seperti ini adalah meminimalisir kotoran dari luar untuk masuk kedalam telinga. • Resiko membersihkan telinga bisa macam-macam, mulai dari infeksi pada saluran telinga dan bisa juga terjadi tertusuknya gendang telinga dan menyebabkan robeknya gendang telinga, sehingga hal ini menyebabkan tuli, dan congek. Kotoran dalam telinga sebenarnya tidak perlu dibersihkan jika tidak memproduksi kotoran berlebihan, karena telinga memiliki mekanisme untuk membersihkan sendiri.

Jika tidak mengganggu fungsi pendengaran maka tak perlu dirisaukan, namun jika mengganggu, bisa dibawa ke THT untuk dibersihkan secara higenis. • Telinga sebenarnya dapat membersihkan diri dan bagi banyak orang, telinga sebenarnya tidak perlu dibersihkan. Hal terbaik yang dapat dilakukan untuk telinga adalah untuk tidak memasukkan apa pun di dalamnya yang lebih kecil dari lubang telinga. • Kotoran memang tidak terbentuk pada bagian dalam dari saluran telinga, melainkan bagian luar kanal dekat pembukaan eksternal.

Jika dibiarkan saja, kotoran telinga secara alami dapat keluar dari telinga akibat gerakan rahang. 2. Mencegah pilek, karena dapat merambat menjadi infeksi telinga pada anak Batuk pilek pada anak yang lari dari tenggorokan ketelinga lebih cepat karena ada saluran yang ketelinga dan bentuknya lebih pendek. Ada kebiasaan kurang baik pada anak, beberapa hal yang perlu diperhatikan diantaranya adalah sebagai berikut.

• Pada anak yang tidak minum ASI, dan lebih suka minum susu dari botol terutama sambil tiduran maka ini dapat memicu penyakit. Genangan susu saat sudah tidak dikenyot menggenang leher menyebabkan infeksi dari tenggorokan sampai ke telinga. Jika seorang anak tidak bisa lepas dari botol maka bisa diatasi dengan posisi setengah duduk. • Anak dengan kondisi anatominya yang lebih mudah terkena infeksi karena saluran dari tenggorokan ketelinga lebih pendek dan lebih datar.

Jika ada gangguan tidak enak, dia akan memegang daun telinganya. Misal ada serangan tiba-tiba, saat tidur menangis kesakitan tiba-tiba. • Saat terjadi flu pada anak, biarkan sembuh sendiri. Namun usahakan flu jangan kepanjangan, cara mencegahnya misalnya, seperti kamar anak jangan terlalu dingin.

Dalam cara merawat telinga 3 hari jika anak tidak sembuh dari flu maka segera hubungi dokter. Tonsil atau amandel pada anak menjadi membesar menandakan semakin berat cara merawat telinga maka warna akan makin memerah. • Jangan membersihkan telinga anak jika kita tidak tahu bagaimana cara yang benar.

3. Membiarkan air saat mandi masuk ketelinga Salah satu contoh untuk membersihkan telinga dapat dengan membiarkan air masuk kedalam telinga ketika mandi. Jika masuk kedalam telinga miringkan kepala untuk membuang airnya. Hal ini disampaikan oleh Brett levin, seorang ahli THT dari California. Namun yang perlu dipastikan adalah airnya yang hangat saja. tidak boleh menggunakan air dingin atau terlalu panas, hal ini dapat menjadi penyebab vertigo. 4. Tidak efektif menggunakan ear candle Jika kesulitan dalam membersihkan kotoran telinga yang menganggu, maka dapat menemui dokter THT untuk membantu mengeluarkan kotoran.

Banyak yang kaget, karena saat membersihkan kotoran telinga ada banyak kotoran yang keluar termasuk adanya serpihan rambut.

Meskipun juga kotoran telinga sangat keras, namun hal ini tidak dapat dilunakkan dengan menggunakan baby oil saja. Dokter akan mengenali cara membersihkan telinga yang salah. Baik dikorek atau diambil secara tidak alami. Ear candle adalah seperti lilin, ada ujungnya seperti sebuah lilin disulut api. Sedangkan ujung satunya adalah untuk mengeluarkan kotorannya.

cara merawat telinga

Namun dokter menjelaskan cara ini tidaklah efektif. Hal ini dijelaskan oleh ahli THT, dr. Schnitman.selain tidak bermanfaat cara ini pun berbahaya. Menurut American Academy of Audiology yang mengadakan survey di Inggris menjelaskan bahwa banyak ahli THT yang mengalami cederaseperti terbakar. saliuran telinga tertutup, hingga infeksi saluran telinga yang mengakibatkan kehilangan pendengaran sementara. 5. Banyak mengkonsumsi asupan makanan yang mengandung vitamin D untuk telinga Makanan dengan kaya vitamin D akan meningkatkan pendengaran.

Karena vitamin D bertanggung jawab terhadap manusia untuk membentuk tulang yang kuat pada telinga dan penyerapan kalsium. Kekurangan vitamin D menyebabkan osteopenia untuk orang-orang yang dewasa, yaitu sebuah kondisi dimana tulang-tulang pada telinga dapat menjadi mengeras dan berpori.

Makanan yang mengandung vitamin D ini bisa didapatkan dari ikan tuna, hati, kuning telur hingga minyak ikan cod. Baca : Cara menjaga kesehatan telinga – Cara menjaga telinga agar tetap sehat – Bahaya menggunakan anting magnet – Penyebab telinga cara merawat telinga Kesimpulan Tidak seperti sisa tubuh kita, telinga sebenarnya cukup mudah untuk mempertahankan dan menjaga dirinya sendiri dalam keadaan sehat.

Jadi tidak perlu melakukan tindakan berlebihan untuk membuat nyaman telinga kita, yang perlu dilakukan adalah merawatnya dengan baik dengan mengetahui penyebab kerusakan telinga. Memeriksakan telinga tidak harus menunggu keluhan. Seperti mengunjungi dokter gigi, selama 3 atau 6 bulan sekali dapat dikontrolkan ke THT. Mewaspadai mulai dari tanda-tanda sederhana seperti ternyata saat tidak menoleh ketika ada panggilan dari dekat, menaikkan volume TV karena tidak bisa mendengar suara normal.

Recommended Post • Usai Libur Panjang, Ini 6 Persiapan Untuk Memulai Diet Lagi • Usai Lebaran, Begini 3 Cara Hilangkan Lemak Perut Dengan Cepat • Apakah Hepatitis Misterius di Indonesia Terkait Covid-19 dan Vaksinnya? • 3 Tips Berkeringat Lebih Banyak Saat Berolahraga Cepat • Hepatitis Akut Sebabkan 3 Anak Meninggal, Masyarakat Perlu Waspadai Gejalanya! Merawat kesehatan telinga dengan cara tepat merupakan hal penting yang perlu Anda lakukan.

Pasalnya, semakin tua umur Anda, kemampuan telinga untuk mendengar bisa semakin menurun. Sama seperti mata yang bisa mengalami penurunan kemampuan cara merawat telinga saat Anda semakin tua. Oleh karena itu, Anda disarankan untuk menjaga kesehatan telinga Anda sedini mungkin mulai dari sekarang. Bagaimana cara merawat kesehatan telinga? Beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk merawat kesehatan telinga dengan baik adalah sebagai berikut.

1. Bersihkan telinga dengan cara yang benar Anda mungkin beranggapan bahwa membersihkan telinga dengan cotton bud secara rutin adalah cara merawat telinga yang tepat. Namun, ternyata anggapan ini salah. Anda justru tidak dianjurkan untuk memasukkan cotton bud atau sesuatu lainnya ke dalam telinga untuk membersihkannya Memasukkan cotton bud ke dalam telinga justru berisiko untuk mendorong kotoran telinga semakin masuk ke dalam.

Selain itu, memasukkan sesuatu ke dalam rongga telinga berisiko merusak organ sensitif di dalam telinga, seperti gendang telinga. Lalu, bagaimana cara membersihkan telinga yang tepat?

Dikutip cara merawat telinga Cleveland Clinic, telinga merupakan organ yang dapat membersihkan dirinya sendiri. Cairan seperti lilin yang ada di dalam telinga berfungsi untuk mencegah debu dan partikel berbahaya lainnya untuk masuk ke dalam telinga.

Jadi, fungsi cairan lilin ini sangat penting untuk kesehatan telinga dan adanya kotoran telinga merupakan sesuatu yang normal. Jika Anda mempunyai kelebihan cairan lilin ini, Anda dapat membersihkan daerah sekitar rongga telinga dengan handuk lembut. Anda juga bisa meminta bantuan dokter untuk membersihkan telinga Anda dengan alat khusus. 2. Lindungi telinga dari suara keras Salah satu fungsi telinga adalah untuk mendengar.

Namun, telinga mempunyai kapasitas kemampuan untuk mendengar suara. Tidak semua suara masuk ke dalam kategori aman untuk didengar telinga. Sebagai cara merawat kesehatan telinga, Anda perlu melakukan hal-hal berikut ini: • Jika lingkungan kerja Anda selalu menciptakan suara keras, sebaiknya Anda menggunakan pelindung telinga. • Jika Anda suka mendengarkan musik, sebaiknya jangan mengatur volume pemutar musik Anda terlalu keras. • Jangan mendengarkan dua sumber suara keras dalam satu waktu.

Ini justru dapat merusak pendengaran Anda. • Jika Anda suka menonton konser atau pergi ke tempat yang memutar musik dengan suara keras, sebaiknya menggunakan penyumbat telinga, seperti earplug.

3. Jaga telinga Anda agar tetap kering Telinga yang selalu basah atau kelembaban telinga yang berlebihan dapat memungkinkan bakteri untuk masuk ke dalam saluran telinga. Hal ini dapat menyebabkan infeksi pada telinga yang disebut dengan telinga perenang ( swimmer’s ear) atau otitis eksterna. Swimmer’s ear adalah infeksi pada telinga luar yang disebabkan oleh air yang terjebak di saluran telinga sehingga mengakibatkan bakteri terperangkap.

Pada lingkungan yang hangat dan lembab, bakteri ini semakin banyak cara merawat telinga sehingga menyebabkan iritasi dan infeksi pada saluran telinga. Oleh karena itu, cara merawat telinga selanjutnya adalah pastikan telinga Anda selalu kering. Jika Anda hobi berenang, ada baiknya Anda menggunakan penyumbat telinga untuk berenang guna mencegah air masuk ke dalam telinga.

Sementara bila Anda merasa ada air yang masuk ke dalam telinga, segera miringkan kepala dan tarik cuping telinga untuk merangsang air ke luar. Jangan lupa untuk selalu mengeringkan telinga Anda dengan handuk kering setiap selesai berenang dan setiap selesai mandi. Cara ini dapat membantu menjaga kesehatan telinga Anda. 4. Bersihkan headset seminggu sekali Tak cara merawat telinga menerapkan cara merawat kebersihan indra pendegar, Anda juga harus membersihkan headset yang Anda gunakan.

Hal ini bertujuan untuk mencegah bakteri berkembang biak pada headset sehingga menyebabkan penyakit telinga. Cara membersihkan headset cukup mudah. Anda hanya perlu menyiapkan bahan-bahan berupa air hangat yang telah ditetesi sabun cuci, sikat gigi baru yang belum dipakai, serta lap kering.

Selanjutnya, ikuti langkah berikut: • Jika Anda menggunakan headset dengan silikon, lepaskan silikon terlebih dulu. • Rendam silikon dalam air sabun selama beberapa menit, lalu angkat dan keringkan dengan lap kering. • Gunakan sikat gigi untuk membersihkan bagian headset yang tidak boleh terkena air. Anda bisa langsung melakukan tahap ini jika tidak menggunakan headset bersilikon. 5. Jauhkan headset dari paparan kuman Tanpa sadar, Anda mungkin pernah meminjamkan headset kepada orang lain atau meletakkan headset di sembarang tempat.

Untuk melakukan cara merawat dan menjaga kesehatan telinga dengan baik, Anda yang sering memakai headset harus menjauhi kebiasaan ini. Kebiasaan ini dapat mempermudah perpindahan bakteri dari telinga orang lain, headset mereka, serta lingkungan sekitar ke telinga Anda.

Sebisa mungkin, simpanlah headset Anda di tempat yang bersih dan jangan biarkan orang lain menggunakannya. Bagi pengguna headset, cara merawat kesehatan indra pendengaran bukan hanya soal membersihkan telinga dari kotoran. Anda juga harus mengetahui batasan penggunaan headset, cara membersihkan headset, dan melindunginya dari paparan kuman. Headset memang membantu Anda menikmati musik, video, serta video games tanpa mengganggu orang lain. Namun, headset juga memiliki risiko bagi kesehatan jika tidak dipakai dengan tepat.

Jadi, gunakanlah headset dengan bijak untuk menghindari risiko tersebut. 6. Lakukan pemeriksaan telinga rutin ke dokter Memeriksakan telinga ke dokter THT penting untuk dilakukan, terlebih lagi saat usia Anda mulai menua. Gangguan pendengaran berkembang secara bertahap sehingga Anda perlu memastikan kondisi telinga Anda dalam keadaan sehat setiap waktu. Anda perlu untuk melakukan tes awal pendengaran guna mengukur dan mengambil tindakan setiap ada gangguan pendengaran yang Anda rasakan.

Pemeriksaan telinga juga dilakukan untuk memastikan tidak ada penumpukan kotoran telinga di dalam telinga. Jika ada, telinga Anda mungkin butuh untuk dibersihkan. Ear Care: Cleaning, Harm Prevention, Hearing Loss Symptoms. (2021). Retrieved 21 April 2021, from https://my.clevelandclinic.org/health/articles/13076-ear-care-tips staff, f. (2017).

Ear Health and Care – familydoctor.org. Retrieved 21 April 2021, from https://familydoctor.org/ear-health-care/ Earbuds (for Teens) – Nemours KidsHealth.

(2021). Retrieved 21 April 2021, from https://kidshealth.org/en/teens/earbuds.html Your Ear Gear and Hearing Health – ENT Health. (2021). Retrieved 21 April 2021, from https://www.enthealth.org/be_ent_smart/your-ear-gear-and-hearing-health/ Ear Care: Cleaning, Harm Prevention, Hearing Loss Symptoms.

(2021). Retrieved 21 April 2021, from https://my.clevelandclinic.org/health/articles/13076-ear-care-tips
B anyak orang yang belum tahu cara menjaga kesehatan telinga dengan benar. Padahal, j ika kesehatan dan kebersihan telinga tidak dijaga dengan baikdapat terjadi gangguan pada pendengaran dan keseimbangan.

Merawat kebersihan dan kesehatan telinga penting dilakukan untuk mencegah berbagai masalah pada telinga, seperti infeksi telinga, telinga berdenging, gangguan pendengaran, bahkan tuli mendadak. Tak hanya mengganggu pendengaran, masalah pada telinga juga bisa mengganggu keseimbangan tubuh. Oleh karena itu, Anda perlu menjaga kesehatan telinga dengan baik agar organ pendengaran dan kesimbangan ini tetap berfungsi dengan baik.

Cara Menjaga Kesehatan Telinga Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kesehatan telinga: 1.

cara merawat telinga

Hentikan kebiasaan mengorek telinga Di liang telinga, adanya kotoran telinga dalam jumlah sedikit sebetulnya adalah hal yang normal. Kotoran telinga ini terbentuk sebagai salah satu cara untuk melindungi liang telinga dari kotoran dan debu. Namun, kadang bisa terjadi penumpukan kotoran telinga yang membuat telinga terasa gatal atau tersumbat.

Oleh karena itu, banyak orang menggunakan cotton bud, penjepit kertas, atau bahkan jepit rambut untuk membersihkan kotoran telinga. Hati-hati, kebiasaan ini justru bisa melukai cara merawat telinga dan membuat kotoran telinga masuk lebih dalam.

Sebenarnya, telinga punya cara alami untuk membersihkan kotorannya sendiri. Namun, jika kotoran telinga menumpuk dan membuat telinga terasa tidak nyaman atau pendengaran Anda jadi terganggu, sebaiknya kunjungi dokter THT untuk melakukan pemeriksaan dan pembersihan telinga dengan cara yang aman.

2. Jauhkan telinga dari suara yang terlalu keras Jika Anda gemar mendengarkan musik menggunakan earphone, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, yaitu: • Jangan menggunakan earphone atau headphone selama 1 jam secara terus menerus.

• Beri waktu pada cara merawat telinga untuk beristirahat sekitar 5 menit sebelum mendengarkan musik kembali. • Hindari mendengarkan musik yang keras dalam jangka waktu lama karena bisa merusak Jika Anda bekerja di lingkungan yang bising, seperti di pabrik atau konstruksi bangunan, Anda dianjurkan untuk menggunakan earplug atau sumbatan telinga agar terhindar dari gangguan pendengaran. 3. Hindari penggunaan ear candle Salah satu metode alternatif yang cukup populer di masyarakat untuk membersihkan telinga adalah terapi ear candle.

Namun faktanya, banyak dokter yang tidak menyarankan penggunaan ear candle, karena metode ini tidak terbukti efektif untuk membersihkan telinga dan tidak jelas apa manfaatnya untuk kesehatan telinga.

Bukannya bermanfaat, penggunaan ear candle juga cenderung berbahaya karena bisa menyebabkan cedera pada telinga, seperti terbakar dan tersumbatnya saluran telinga. 4. Jaga telinga agar tetap kering Kondisi telinga yang sering basah atau terlalu lembap memungkinkan bakteri dan jamur berkembang biak di dalam telinga.

Hal ini akan memicu iritasi dan infeksi pada telinga. Bila Anda hobi berenang, sebaiknya gunakan penyumbat telinga untuk mencegah air masuk ke dalam telinga. Jika Anda merasa ada air yang masuk ke dalam telinga saat mandi hingga membuat pendengaran menjadi tidak jelas, segera miringkan kepala untuk mengalirkan air keluar. Selain itu, jangan lupa untuk selalu mengeringkan telinga dengan handuk yang bersih dan kering setiap selesai berenang atau mandi.

5. Lakukan pemeriksaan telinga secara rutin Pemeriksaan telinga ke dokter Cara merawat telinga secara rutin juga penting dilakukan untuk menjaga kesehatan telinga dan mendeteksi bila ada gangguan pada telinga. Pada pemeriksaan ini, dokter akan mengevaluasi kondisi kesehatan telinga dan fungsi pendengaran dengan melakukan pemeriksaan fisik pada telinga serta tes pendengaran.

Melalui pemeriksaan secara rutin ke dokter, tanda atau gejala penyakit telinga dapat terdeteksi sejak dini dan tindakan penanganan bisa segera dilakukan.

cara merawat telinga

Jika Anda menyayangi pendengaran Anda, jagalah kesehatan telinga dengan baik melalui cara-cara di atas. Jika tidak terdapat keluhan pada telinga atau pendengaran, Anda dapat memeriksakan kesehatan telinga ke dokter THT setiap 3–5 tahun. Namun jika terdapat keluhan pada telinga, seperti nyeri telinga, keluar cairan atau darah dari telinga, atau pendengaran mendadak terganggu, jangan tunda untuk segera memeriksakan diri ke dokter THT agar dapat segera diberikan pengobatan.
Apakah kamu membersihkan telinga dengan cotton bud?

Menggunakan cotton bud bukanlah cara membersihkan kotoran telinga yang dianjurkan. Cotton bud justru dapat mendorong serumen atau kotoran telinga ke dalam saluran pendengaran. Meski tampak kotor dan menjijikkan, serumen melindungi telinga dari serangga kecil dan kotoran cara merawat telinga yang masuk.

Lalu seperti apa cara membersihkan telinga yang benar? Fungsi kotoran telinga Ilustrasi bagian serum di telinga. Foto www.healthjade.net Kotoran telinga atau disebut juga dengan serumen adalah cara tubuh melumasi dan melindungi telinga. Serumen diproduksi tubuh dari rambut, kumpulan sel kulit mati, dan kotoran dari luar telinga.

Menurut American Academy of Otolaryngology-Bedah Kepala dan Leher (AAO-HNS), kotoran telinga memiliki sifat antibakteri alami yang dapat membantu melindungi telinga dari infeksi. Banyak orang mencari cara membersihkan kotoran telinga yang benar dan aman bagi kesehatan.

Padahal, sebetulnya serumen bisa keluar secara alami ketika mengunyah dan menggerakkan rahang. Cara membersihkan kotoran telinga Menggunakan cotton bud atau cara merawat telinga lainnya justru bisa membahayakan telinga dan mendorong serumen masuk ke dalam.

cara merawat telinga

Akibatnya terjadi penumpukan dan penyumbatan kotoran di telinga bagian dalam. Lalu, bagaimana cara membersihkan telinga yang aman bagi kesehatan? Berikut 4 cara yang bisa kamu lakukan untuk membersihkan telinga. 1. Obat tetes telinga Menggunakan obat tetes telinga adalah cara membersihkan telinga yang paling mudah. Saat ini banyak apotek menjual obat tetes telinga yang dapat melembutkan kotoran padat di dalam telinga.

Obat tetes pembersih telinga biasanya mengandung baby cara merawat telinga, minyak mineral, gliserin, peroksida, hidrogen peroksida, dan saline. Masukkan beberapa tetes obat tetes telinga dengan posisi kepala yang dimiringkan dan tunggu beberapa saat. Kemudian, bilas telinga dengan air dan kain bersih. Jangan lupa untuk perhatikan petunjuk penggunaannya juga, ya! 2. Cara membersihkan telinga dengan teknik irigasi Cara yang satu ini dilakukan dengan meneteskan saluran telinga menggunakan air bersih.

Tetesan air itu dibiarkan dalam telinga yang dimiringkan ke samping selama sekitar 15 hingga 30 menit. Meski terlihat mudah dilakukan, irigasi telinga sebaiknya dilakukan setelah berkonsultasi dengan dokter.

Dokter akan memeriksa terlebih dahulu keadaan telinga apakah aman untuk dilakukan irigasi. Cara ini tidak dianjurkan bagi orang yang sedang mengalami infeksi telinga, pernah menjalani operasi telinga, dan gendang telinga yang sobek. 3. Temui dokter Bukan hal yang aneh lagi, pergi ke dokter adalah cara membersihkan telinga paling aman dan tidak berisiko. Untuk membersihkan telinga, pada umumnya dokter akan menggunakan alat-alat khusus yang steril. Misalnya alat penghisap kotoran telinga, sendok serumen, pembersih saluran telinga, dan lain-lain.

Jika penumpukan kotoran sudah terlalu parah, dokter akan menyarankan untuk mengonsumsi obat-obatan. Pemakaian obat-obatan untuk membersihkan telinga harus sesuai anjuran dokter. Sebab, pemakaian dengan dosis tidak tepat dapat merusak gendang telinga. Cara merawat telinga Selain membersihkan telinga dari kotoran atau serumen, kamu juga perlu melakukan cara lain untuk merawat telinga.

Merawat telinga ini berguna untuk menjaga kebersihan, kesehatan, dan kemampuan pendengaran kamu. Berikut beberapa cara merawat telinga yang aman dan bisa kamu lakukan di rumah: 1. Gunakan ear plug Penggunaan earplug sangat disarankan terutama saat kamu berada di area yang bising. Seperti tempat konser, mesin pemotong rumput, gergaji mesin, dan suara bising lainnya. 2. Kecilkan volume Suka mendengar musik dengan earphone? Jangan pakai volume yang terlalu besar ya. Kamu disarankan untuk mengikuti aturan 60/60.

Yaitu mendengarkan dengan headphone dengan volume tidak lebih dari 60 persen selama tidak lebih dari 60 menit sehari. Earbud sangat berbahaya, karena pas di sebelah gendang telinga. Jika cara merawat telinga, pilih headphone over-the-ear.

3.

cara merawat telinga

Berikan waktu telinga beristirahat Cara merawat telinga selanjutnya adalah dengan memberikan waktu bagi telinga untuk beristirahat. Jika kamu terpapar suara keras dalam waktu lama, seperti di konser atau bar, telinga perlu waktu untuk pulih. Terlebih lagi, para peneliti telah menemukan bahwa telinga kamu membutuhkan rata-rata 16 jam ketenangan untuk pulih dari satu malam yang keras.

4. Hentikan penggunaan cotton buds Cotton buds biasa digunakan untuk membersihkan kotoran telinga dari saluran telinga. Tetapi hal ini jelas tidak disarankan, sebagaimana dibahas pada poin sebelumnya. Telinga adalah organ yang mampu membersihkan diri sendiri, dan kotoran telinga atau ear wax mencegah debu dan partikel berbahaya lainnya memasuki saluran. Selain itu, memasukkan apapun ke dalam saluran telinga berisiko merusak organ sensitif seperti gendang telinga.

Jika ingin membersihkan telinga, lakukan cara sesuai di poin sebelumnya ya. 5. Minum obat hanya sesuai petunjuk Obat-obatan tertentu, seperti obat antiinflamasi nonsteroid (NSAIDS) seperti aspirin, ibuprofen, dan naproxen, terkadang dapat menyebabkan gangguan pendengaran pada telinga.

Pastikan kamu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat jenis ini agar mendapat dosis yang tepat dan tidak membahayakan telinga.

6. Jaga telinga agar tetap kering Kelembaban yang berlebih memungkinkan bakteri masuk dan menyerang saluran telinga. Hal ini dapat menyebabkan infeksi telinga dan dapat membahayakan kemampuan pendengaran.

Setelah mandi atau berenang, jangan lupa untuk mengeringkan telinga cara merawat telinga handuk. Jika kamu bisa merasakan ada air di telinga, miringkan kepala ke samping dan tarik perlahan cuping telinga untuk mengeluarkan air. Saat berenang kamu juga bisa memastikan telinga tetap kering dan sehat dengan menggunakan penyumbat telinga khusus untuk perenang, yang menghalangi air masuk ke saluran telinga. 7. Bangun dan bergerak Cara merawat telinga agar tetap sehat selanjutnya adalah dengan berolahraga.

Siapa sangka olahraga juga bisa berdampak pada kesehatan telinga lho. Latihan kardio seperti jalan kaki, lari, atau bersepeda membuat darah terpompa ke seluruh bagian tubuh, termasuk telinga. Ini membantu telinga bagian dalam tetap sehat dan bekerja secara maksimal. 8. Kelola stres Cara merawat kesehatan telinga yang tak kalah penting adalah mengelola tingkat stres. Stres dan kecemasan telah dikaitkan dengan tinnitus sementara dan permanen (telinga berdenging).

Tingkat stres yang tinggi menyebabkan tubuh beralih ke mode pertarungan yang merupakan reaksi instingtual yang mengisi tubuh dengan adrenalin untuk membantu melawan atau melarikan diri dari bahaya. Proses ini memberi banyak tekanan pada saraf, aliran darah, panas tubuh, dan lainnya. Biasanya tekanan dan stres ini diperkirakan dapat menjalar ke telinga bagian dalam dan berkontribusi pada gejala tinnitus.

9. Lakukan pemeriksaan rutin Untuk merawat kesehatan telinga dan pendengaran, cara terbaiknya adalah dengan melakukan perawatan rutin ke dokter THT. Gangguan pendengaran umumnya terjadi secara bertahap. Dengan cara merawat telinga rutin kamu bisa mencegah gangguan yang lebih parah. Kenapa telinga harus dibersihkan? Membersihkan telinga terlalu sering dapat menyebabkan telinga menjadi kering dan gatal.

Meski demikian, serumen bisa menumpuk dan mempengaruhi pendengaran. Banyak orang tidak membersihkan kotoran telinga dalam waktu yang lama. Hal ini tentu saja berbahaya karena dapat menyebabkan kotoran mengeras di telinga.

Akibatnya, akan menimbulkan infeksi dalam saluran pendengaran. Ada banyak gejala kotoran mengeras di telinga. Beberapa di antaranya yaitu, sakit telinga, telinga terasa penuh, dan terdengar suara di dalam telinga. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara membersihkan telinga yang aman bagi kesehatan.

Pergilah ke dokter ketika pendengaran jika kamu sudah mulai terasa terganggu. Dokter dapat memeriksa kondisi saluran dalam telinga kamu dan menentukan apakah gangguan pendengaran itu berasal dari kotoran yang menumpuk atau penyakit lainnya.

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di cara merawat telinga untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.Beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk merawat kesehatan telinga dengan baik adalah sebagai berikut.

Dikutip dari Cleveland Clinic, telinga merupakan organ yang dapat membersihkan dirinya sendiri. Cairan seperti lilin yang ada di dalam telinga berfungsi untuk mencegah debu dan partikel berbahaya lainnya untuk masuk ke dalam telinga. Tidak semua suara masuk ke dalam kategori aman untuk didengar telinga. Sebagai cara merawat kesehatan telinga, Anda perlu melakukan hal-hal berikut ini:.

Jangan mendengarkan dua sumber suara keras dalam satu waktu. Jika Anda suka menonton konser atau pergi ke tempat yang memutar musik dengan suara keras, sebaiknya menggunakan penyumbat telinga, seperti earplug. 13 Cara Menjaga Kesehatan Telinga dengan Benar & Tepat Mekanisme tersebut membantu terjaganya tekanan udara pada gendang telinga sehingga fungsi pendengaran berjalan dengan baik dan kita merasa nyaman.

Penghubung antar ruang dalam organ tersebut sangat memungkinkan terjadinya penyebaran infeksi yang terjadi di telinga, hidung, dan tenggorokan. Ear candle dianggap sebagai terapi untuk membersihkan telinga, bahkan cara ini cukup populer dilakukan di Indonesia. Seperti yang telah dijelaskan diatas, jangan sekali-sekali membersihkan telinga sendiri baik dengan cotton bud maupun penjepit kertas. Hindari penggunaan obat tetes telinga yang dijual bebas di pasaran tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Ini Cara Merawat Telinga dengan Benar Namun, membersihkan telinga menggunakan cotton buds ternyata tidak baik untuk dilakukan. Maka dari itu, cara untuk merawat telinga dapat dilakukan tidak hanya dengan membersihkan telinga menggunakan cotton buds saja, tapi juga ada beberapa cara yang direkomendasikan oleh layanan telemedisin hallodoc. Pertama, istirahatkan telinga dengan cara keluar dari tempat yang bising.

Para peneliti menyebutkan bahwa telinga membutuhkan rata-rata 16 jam ketenangan untuk pulih dari satu kegiatan yang bising. Kedua, hentikan penggunaan cotton buds, karena telinga merupakan organ yang dapat membersihkan diri sendiri dan lilin pada telinga mampu mencegah debu dan partikel berbahaya lainnya memasuki saluran. Pastikan telinga dalam cara merawat telinga kering atau sudah dikeringkan setelah berenang ataupun mandi. Cara Merawat Telinga Agar Pendengaran Baik Indikator pendengaran yang normal untuk orang dewasa ialah ketika dapat mendengar bunyi kurang dari 40 desibel.

Dalam Pedoman Penanggulangan Gangguan Pendengaran untuk Kader yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan RI pada tahun 2010 lalu, penyebab utama gangguan pendengaran di Indonesia diakibatkan oleh peradangan, umumnya peradangan saluran nafas atas seperti pilek batuk yang tak diobati.

Bisa juga menggunakan cutton bud yang ukurannya lebih kecil dari lubang telinga, dan jangan memasukannya terlalu dalam.

Pada Balita: usahakan tidak minum susu botol sebelum bayi berumur 1 tahun untuk mengurangi terjadinya infeksi saluran napas. Selain itu, agar tuba Eustachius (saluran penghubung antara tenggorokan dengan telinga tengah) lebih terlatih dan berfungsi baik.

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Halo Kemkes melalui nomor hotline (kode lokal) 1500-567,SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email [email protected]

Cara membersihkan kotoran telinga (CT)




2022 www.videocon.com