Iklan merupakan salah satu media informasi yang bersifat

iklan merupakan salah satu media informasi yang bersifat

Breaking News • Harga dan Spesifikasi Lengkap! Yamaha Aerox Terbaru 155 VVA S Version • Yamaha Aerox 155 VVA 2022 Terbaru, Harga dan Spesifikasi! • Ini Dia Daftar Deretan Mobil Toyota Terbaru 2021 & 2022 • Ide Bisnis Internet Yang Bisa Kamu Mulai Hari Ini • 5P Dalam Memasarkan Bisnis Rumahan • Mendapatkan Uang Melalui Affiliate Marketing Online • Mercedes Benz GLB-Class 2022, Mercedes GLB Terbaru, Review Harga & Spesifikasi • Suzuki S Cross 2022, Review Spesifikasi dan Harga • Mercedes G-Class 2022, Review Spesifikasi dan Harga • Harga Agya TRD 2021 – 2022, Review Lengkap Spesifkasi dan Interior Daftar Isi • Apakah yang dimaksud dengan iklan?

• Contoh Arti kata Dalam Iklan Resik Mesin Cuci • Unsur – Unsur Iklan • Unsur Iklan Elektornik Agar Menarik • Ciri – ciri Bahasa Iklan Media Cetak • Iklan Media Elektronik • 1. Iklan Radio • Unsur-unsur iklan radio • 2. Iklan Televisi • Unsur-unsur iklan televisi • 3.

Iklan Internet • Paparan Iklan Melalui Internet • Unsur-unsur iklan internet • Contoh gambar Benda yang Ada dalam Iklan Televisi • Iklan dari segi isinya • Bentuk iklan pun bermacam-macam: • 3 Jenis Iklan Berdasarkan isinya Berita Warganet – Pengertian Unsur dan Jenis Iklan serta Penjelasanya. Materi tentang iklan sebetulnya sudah diajarkan dari Kelas 5 Sekolah Dasar.

Berikut akan Berita Warganet akan jabarkan tentang materi ini hasil rangkuman dari berbagai sumber untuk membantu orang tua saat mendampingi belajar dirumah saat pandemi.

Berikut salah satu materi iklan yang ada di kelas 5 Sekolah Dasar. Ada contoh Gambar bawah ini yang merupakan iklan dari media cetak yang menawarkan produk mesin cuci dengan merk “Resik”. Iklan tersebut berisi penjelasan tentang produk dan kelebihan mesin cuci tersebut.

Penjelasan tersebut meliputi kapasitas, program, dan bahan tabung dalam mesin cuci. Iklan tersebut mengajak konsumen untuk membeli mesin cuci bermerk “Resik”. Apakah yang dimaksud dengan iklan? Ada beberapa pengertian iklan, jika kita ambil pengertian iklan yang bersumber dari Buku Sekolah elektronik Kelas 5 Revisi 2017 dijelaskan bahwa : Iklan adalah suatu cara yang digunakan untuk menawarkan atau mempromosikan suatu barang atau jasa.

Iklan biasanya ada di media cetak seperti koran atau majalah. Iklan juga ada yang ditayangkan melalui televisi dan radio. Sedangkan Pengertian Lain dari Iklan dari sumber yang sama dijelaskan bahwa : Iklan adalah pemberitahuan mengenai suatu barang atau jasa kepada masyarakat umum.

Pemberitahuan dilakukan supaya orang tertarik untuk membeli dan menggunakan barang atau jasa yang ditawarkan. Iklan dapat disampaikan melalui media cetak, audio, dan elektronik.

Contoh Arti kata Dalam Iklan Resik Mesin Cuci Dalam iklan mesin cuci di atas ada kata kapasitas dan program, apa arti dari dua kata tersebut? Kapasitas : Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia ( KBBI ) Kapasitas adalah Daya Tampung atau Ruang Yang tersedia. Jadi kalau mengacu pada mesin cuci diatas arti kapasitas pada mesin cuci yaitu daya tampung dari mesin cuci resik.

program : Merupakan kumpulan istruksi yang dapat diwujudkan dalam bentuk bahasa, kode dan lainya. Sedangkan menurut KBBI Program adalah rancangan mengenai asas serta usaha yang akan dijalankan. Unsur – Unsur Iklan 1. Nama produk. 2. Gambar yang menarik. 3. Kalimat iklan. 4. Keunggulan produk. 5. Harga produk. 6. Nomor telepon. 7. Alamat pengiklan Unsur Iklan Elektornik Agar Menarik Dalam menyajikan iklan elektronik harus memperhatikan beberapa unsur iklan agar menarik perhatian masyarakat seperti berikut.

Berikut secara umum dijelaskan mengenai unsur iklan agar menarik. 1. Perhatian (Attention) Iklan yang baik harus dapat menarik perhatian masyarakat umum. 2. Minat (Interest) Setelah mendapat perhatian, unsur iklan harus ditingkatkan menjadi minat. Apabila minat sudah ada, maka akan timbul rasa ingin tahu secara rinci dalam diri konsumen. 3. Keinginan (Desire) Iklan hendaknya mencakup cara untuk menggerakkan keinginan konsumen.

4. Rasa Percaya (Conviction) Untuk mendapat rasa percaya dalam diri konsumen, sebuah iklan harus ditunjang berbagai kegiatan peragaan. Kegiatan peragaan di antaranya seperti pembuktian atau sebuah kata-kata. 5. Tindakan (Action) Tindakan merupakan tujuan akhir dari produsen untuk menarik konsumen agar membeli atau menggunakan produk dan jasanya Ciri – ciri Bahasa Iklan Media Cetak Agar dapat menarik perhatian khalayak, iklan dalam media cetak memiliki ciri-ciri bahasa sebagai berikut: 1.

Menggunakan bahasa yang singkat, padat, dan jelas. 2. Menggunakan bahasa yang memikat dan memiliki daya sugesti. 3. Menggunakan kata konotasi positif.

4. Isinya bersifat objektif, jujur, singkat, jelas, dan menarik. Iklan Media Elektronik Iklan yang ditayangkan melalui televisi merupakan salah satu contoh iklan elektronik. Mengapa demikian? Alasannya televisi merupakan salah satu media elektronik. Adapun yang dimaksud iklan elektronik adalah iklan yang penyebarannya menggunakan media elektronik.

Apa saja bentuk iklan elektronik itu? Iklan elektronik banyak jenisnya. Tiga di antaranya yang akan kita pelajari saat ini. Ketiga jenis iklan tersebut adalah iklan radio, iklan televisi, dan iklan internet. Bagaimanakah karakteristik ketiga iklan elektronik tersebut? 1. Iklan Radio Sama halnya dengan televisi, radio juga mempunyai fungsi penting bagi masyarakat umum. Fungsi radio yaitu sebagai sarana penerangan, pendidikan, hiburan, dan sarana propaganda.

Bukti bahwa radio mempunyai fungsi sebagai sarana propaganda terlihat dengan banyaknya pemasangan iklan yang memilih siaran radio sebagai sarana pemasangan iklannya. Iklan radio berupa kombinasi dari bunyi dan kata-kata (voice) dan efek suara (sound effect). Iklan radio hanya dapat didengar tidak dapat dilihat seperti iklan televisi. Oleh karena itu, radio dikenal sebagai media audio. Baca Juga : Tesla Model S 2022 Bisa Jadi Mobil Listrik Pilihan Anda Yang Tepat Radio merupakan media auditif yang bersifat atraktif.

Artinya radio adalah media yang mengandalkan pendengaran untuk menyapa pendengarnya. Oleh karena itu, pemaparan iklan melalui media radio memiliki karakteristik atau ciri khas.

Iklan di radio hanya dapat didengarkan melalui audio atau suara. Suara yang diperdengarkan dapat berupa voice (suara/kata-kata manusia yang teratur), musik (perpaduan bunyi-bunyian yang teratur dengan ritme tertentu dan harmonis), dan efek suara (suara-suara yang tidak beraturan maupun efek suara alam).

Paparan Iklan Melalui Radio Untuk menayangkan iklan melalui radio perlu dibuat naskah terlebih dahulu. Naskah iklan radio sesuai konsep dari produk yang akan diiklankan. Naskah iklan radio dibuat dengan mempertimbangkan skenario iklan, baik dialog, monolog, musik, maupun efek suara.

Musik dan efek suara dalam naskah iklan radio diperlukan untuk menciptakan suasana yang mendukung skenario. Amati paparan iklan radio melalui naskah berikut : Iklan Pewangi Ruangan Efek suara : (suara lalat) Anak Perempuan : Mama kamar adik banyak lalat. Mama : Wah, mungkin karena bau tak sedap, dik. Anak Perempuan : Iya, ma tolong hilangkan bau tak sedapnya. Mama : Tenang, mama punya antinya.

Efek suara : (Suara semprotan nyamuk) Anak Perempuan : Wah, wangi sekali, Ma. Mama : Jelas dong, kan mama pakai Segar Wangi pewangi ruangan bau tak sedap langsung KO.

Musik : Gitar klasik bernuansa ceria UP-IN-DOWN. Narasi : Ya, gunakan Segar Wangi, bau tak sedap langsung hilang. Musik : (down-Out) Apa isi iklan radio yang dapat kamu amati dari naskah di atas? Berdasarkan naskah iklan radio, dapat disimpulkan bahwa iklan radio yang akan dipaparkan berisi ajakan untuk menggunakan Segar Wangi, pengharum ruangan yang bisa menghilangkan bau tidak sedap dan mengusir lalat dalam sekejap.

Unsur-unsur iklan radio Iklan radio hanya terdiri dari satu unsur saja yaitu suara. Suara tersebut dapat berupa suara/kata-kata manusia yang teratur, musik, dan efek suara (suara-suara yang tidak beraturan maupun efek suara alam).

2. Iklan Televisi Sebagai salah satu media elektronik, televisi mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan sosial masyarakat. Televisi berfungsi untuk menghibur, mendidik, dan memberi informasi. Televisi memberikan banyak informasi bagi pemirsa. Salah satu bentuk informasi yang ditayangkan televisi adalah iklan. Dalam kehidupan sehari-hari, iklan telah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari masyarakat pada umumnya.

Televisi mempunyai banyak keunggulan dalam menyampaikan iklan. Oleh karena itu, iklan melalui televisi lebih menarik dan mempunyai nilai pesan yang tinggi. Televisi sebagai media audio visual menayangkan iklan yang dapat dilihat, didengar, dan ditunjang dengan teks, sehingga dapat menarik perhatian masyarakat.

Iklan televisi adalah iklan yang disiarkan melalui televisi. Iklan televisi sangat menarik karena merupakan kombinasi dari suara, gambar, dan gerak. Iklan televisi memiliki karakteristik, yaitu dapat dilihat dan didengar. Oleh karena itu, iklan yang disampaikan melalui televisi sangat menarik perhatian dan mengesankan. Paparan Iklan Melalui Televisi Pembuatan iklan televisi diawali dengan membuat rancangan. Rancangan dalam bentuk skrip dan papan cerita (sketsa gambar yang disusun berurutan sesuai naskah).

Setelah disetujui oleh pengiklan barulah rancangan iklan itu dibuat di rumah produksi. Berikut contoh paparan iklan melalui televisi. Berdasarkan gambar iklan melalui televisi di atas kamu dapat mengetahui isi iklan yang akan dipaparkan melalui televisi. Isi iklan tersebut yaitu cara mudah membuat mulut segar. Hanya dengan permen karet “Planet Segar”, mulutmu akan terasa segar, sesegar habis menggosok gigi.

Unsur-unsur iklan televisi • Suara Suara dalam iklan televisi dapat berupa suara manusia, suara hewan/ tumbuhan, musik, atau sekadar efek suara. • Gambar Gambar dapat berupa produk yang ditawarkan atau dapat berupa orang yang menggunakan produk tersebut.

• Gerak Gambar bergerak untuk lebih menarik perhatian masyarakat. • Tulisan Tulisan yang singkat dan mudah terlihat, sebagai penjelasan dari produk. 3. Iklan Internet Seperti televisi dan radio, komputer juga sebagai media elektronik. Komputer adalah suatu alat elektronik yang mampu melakukan beberapa tugas. Komputer mampu menerima input, memproses input sesuai instruksi yang diberikan, menyimpan perintah-perintah dan hasil pengolahannya, serta menyediakan output dalam bentuk informasi.

Ketika dihubungkan dengan layanan internet, komputer bisa menjadi sarana promosi atau iklan bisnis. Iklan merupakan salah satu media informasi yang bersifat perusahaan besar, pribadi, dan pengusaha yang menggunakan layanan internet di komputernya untuk mempromosikan atau mengiklankan produknya. Layanan internet di komputer sebagai sarana promosi atau iklan dapat menjangkau wilayah yang sangat luas dengan biaya murah.

Baca Juga : Bingkai Foto HUT Kota Binjai ke-150, Rekomendasi 2022 Itulah peralatan elektronik yang ada di ruang keluarga Siti. Televisi, radio, dan layanan internet di komputer ternyata mempunyai salah satu fungsi yang sama, yaitu sebagai sarana promosi atau iklan. Oleh karena itu, ada istilah iklan iklan merupakan salah satu media informasi yang bersifat.

Berdasarkan media yang menyajikan iklan elektronik, televisi radio, dan layanan internet di komputer dapat disebut sebagai unsur iklan elektronik. Iklan internet adalah iklan yang ditampilkan melalui jaringan internet.

Bentuknya beragam, ada iklan yang hanya dapat didengar, ada pula yang dapat dilihat sekaligus didengar. Iklan internet muncul sesuai perkembangan teknologi informasi. Iklan internet mampu meningkatkan kapasitas dan kecepatan perputaran informasi. Melalui internet, informasi dapat disampaikan secara dramatis dan interaktif. Paparan Iklan Melalui Internet Itulah salah satu contoh iklan yang dipaparkan melalui internet.

Iklan di atas merupakan iklan internet jenis banner. Iklan internet jenis banner yaitu iklan pada papan iklan mini yang tersebar pada sebuah halaman web. Isi iklan internet tersebut adalah menawarkan produk makanan.

Unsur-unsur iklan internet • Suara Iklan di internet dapat berupa video yang memiliki unsur suara. • Gambar Gambar dapat berupa produk yang ditawarkan, atau dapat berupa orang yang menggunakan produk tersebut. • Tulisan Tulisan yang singkat dan mudah terlihat, sebagai penjelasan dari produk Produk makanan yang ditawarkan adalah mi instan dengan merk Yumi Mie.

Mi instan ini dapat dinikmati saat sibuk ataupun santai, baik sendiri maupun bersama teman-teman. Yumi Mie merupakan makanan cepat saji yang enak jika dinikmati saat masih hangat.

Suasana pun akan semakin hangat dengan ditemani Yumi Mie. Contoh gambar Benda yang Ada dalam Iklan Televisi Berikut adalah salah satu gambar contoh benda yang ada dalam iklan televisi.

Diatas merupakan salah satu contoh gambar yang ada di Iklan Televisi yang dibuat dari alat Spidol dan pewarna ada dua produk satu produk milk dan satu adalah minuman segar.

Contoh Iklan Televisi lainya bisa sobat cek gambar minuman segar diatas. Bahasa iklan pada iklan minuman di atas juga iklan merupakan salah satu media informasi yang bersifat bagi khalayak yang melihatnya untuk ikut menikmati kesegarannya. Orang yang melihat iklan minuman itu pun akan iklan merupakan salah satu media informasi yang bersifat dengan kesegarannya dan segera ingin menikmatinya.

Contoh iklan selanjutnya adalah iklan mi instan. Kamu tentu pernah melihat iklan mi instan. Iklan yang kamu lihat itu terkadang ada lagunya. Bisa jadi yang melihat iklan tersebut ikut menyanyi jika lagunya menarik iklan merupakan salah satu media informasi yang bersifat musiknya energik. Khalayak pun tersugesti ingin menikmati sensasi rasa mi instan yang diiklankan Bahasa iklan produk makanan yang sangat menarik akan mampu menggugah selera makan khalayak.

Setelah tergugah, khalayak akan memuaskan rasa laparnya jika menikmati mi instan tersebut. Pengulangan kata hingga berkali-kali pada lagu dalam iklan sering terjadi. Pengulangan kata pada lagu menunjukkan adanya pilihan kata yang digunakan untuk menunjukkan sasaran iklan. Selain itu, pengulangan kata pada lagu dalam iklan juga menonjolkan informasi yang dipentingkan. Berdasarkan kedua contoh iklan televisi di atas, dapat dipahami adanya beberapa ciri bahasa iklan elektronik yang mampu menarik perhatian khalayak atau masyarakat umum.

Beberapa ciri bahasa iklan yang dimaksud sebagai berikut. 1. Pilihan kata yang digunakan menarik, tepat, logis, dan sopan. 2. Pilihan kata yang digunakan memiliki sugesti bagi khalayak. 3. Pilihan kata yang digunakan menonjolkan informasi yang dipentingkan. 4. Pilihan kata yang digunakan menunjukkan sasaran. Identifikasi ciri-ciri bahasa Iklan yang mampu menarik Produk yang diiklankan: Sirup marj*n Ciri-ciri bahasa yang terkandung dalam iklan: Bahasa yang digunakan santun, jelas dan menarik.

Produk yang diiklankan: Susu Dan**w Ciri-ciri bahasa yang terkandung dalam iklan: bahasa yang digunakan mudah diingat, dan memiliki sugesti tinggi serta menarik, tepat, logis, dan sopan. Produk yang diiklankan: Mie Instan Ciri-ciri bahasa yang terkandung dalam iklan: bahasa yang digunakan mudah diingat dan memiliki sugesti bagi khalayak. Baca Juga : Bingkai Foto HUT Kabupaten Bandung ke-381, Rekomendasi 2022 Iklan dari segi isinya Iklan ini berisi tentang ajakan kepada khalayak untuk membeli aplikasi pendidikan anak berbahasa Indonesia.

Iklan ini ditayangkan melalui internet. Berdasarkan isinya, iklan iklan merupakan salah satu media informasi yang bersifat termasuk iklan pendidikan. Iklan ini ditayangkan melalui televisi. Kamu tentu sering melihat iklan ini. Iklan ini berisi ajakan kepada khalayak menggunakan sampo. Pada gambar iklan di bawah, dengan menggunakan sampo, rambut akan menjadi bersih, kuat, dan lebat. Dilihat dari isinya iklan sampo ini termasuk jenis iklan kecantikan. Iklan adalah sebuah informasi yang bertujuan untuk mendorong, membujuk/ memberikan pengaruh pada khalayak ramai atau banyak orang agar tertarik pada barang/jasa yang ditawarkan.

Tujuan iklan 1. Memberitahukan kepada khalayak ramai tentang suatu produk jasa. 2. Memengaruhi khalayak ramai tentang suatu produk jasa. 3. Menyarankan seseorang untuk membeli dan menggunakan suatu produk jasa yang diiklankan.

4. Memberi informasi tentang produk jasa. 5. Menarik khalayak ramai. Ciri-ciri iklan yang baik dan benar 1. Informatif 2. Komunikatif 3. Bahasanya singkat dan padat 4. Menarik Bentuk iklan pun bermacam-macam: Iklan Baris Iklan baris yaitu iklan kecil (singkat) berisi penawaran/informasi tentang sesuatu yang terdiri atas beberapa baris saja. Iklan baris disebut juga iklan mini. Ciri-ciri iklan baris yaitu: 1.

Terdiri atas 2 sampai 3 baris. Informasi yang terkandung di dalamnya hanya informasi penting saja. Ditulis secara singkat, padat, namun jelas. 2. Dikelompokkan sesuai dengan jenis barang atau jasa yang ditawarkan.

3. Berupa kalimat-kalimat pendek dan biasanya menggunakan singkatan-singkatan untuk menghemat tempat. 4. Sebagian iklan baris dilengkapi dengan gambar ukuran kecil dan tidak berwarna. 5. Dilengkapi dengan nomor telepon penjual untuk dihubungi pembeli. 6. Tidak menggunakan ilustrasi grafis. 7. Biaya pemasangan tergolong murah karena tidak membutuhkan tempat yang lebar. Contoh Iklan Baris Pada Koran Iklan kolom Iklan kolom adalah iklan yang pemuatannya memanfaatkan beberapa bagian kolom dari halaman surat kabar.

Ciri-ciri iklan kolom adalah sebagai berikut. 1. Terdiri atas ilustrasi/gambar/foto/bagan dan kata-kata. 2. Ukurannya lebih besar dari/pada iklan baris, bahkan ada yang penuh satu halaman koran.

3. Berisi penawaran, ajakan, dan bujukan untuk membeli produk/barang yang ditawarkan. Bisa juga berupa iklan pribadi atau keluarga yang berisi misalnya berita pernikahan, berita duka cita, atau ucapan terima kasih. Berikut adalah contoh iklan kolom pada koran. Agar dapat menarik perhatian khalayak, iklan dalam media cetak memiliki ciri-ciri bahasa sebagai berikut : 1. Menggunakan bahasa yang singkat, padat, dan jelas. 2. Menggunakan bahasa yang memikat dan memiliki daya sugesti.

3. Menggunakan kata konotasi positif. 4. Isinya bersifat objektif, jujur, singkat, jelas, dan menarik mengamati & Menjelaskan tentang isi iklan Isi Iklan diatas adalah : Sebuah pasata gigi khusus untuk Gigi Sensitif bernama Gigident yang berfungsi untuk mengurangi adanya rasa Ngilu dalam 30 Detik dan dapat digunakan untuk semua umur.

Dan jika bisa membeli produk diatas maka akan mendapatkan diskon satu buah sikat gigi mini. 3 Jenis Iklan Berdasarkan isinya Berdasarkan isinya, iklan dapat dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu 1. Iklan pengumuman atau pemberitahuan Iklan pengumuman atau pemberitahuan adalah iklan yang bertujuan menarik perhatian khalayak umum tentang suatu hal, misalnya iklan duka cita. Berikut adalah contoh iklan pemberitahuan pada media cetak 2. Iklan penawaran (niaga) Iklan penawaran (niaga) yaitu iklan yang bertujuan menawarkan sesuatu, misalnya iklan barang.

Berikut adalah contoh iklan penawaran (niaga) 3. Iklan layanan masyarakat Iklan layanan masyarakat yaitu iklan yang bertujuan untuk memberikan penerangan tentang suatu hal.

Misalnya, larangan menggunakan narkoba, larangan merokok di tempat umum, dan lain-lain. Berikut adalah contoh iklan layanan masyarakat Berdasarkan isinya, jenis-jenis iklan elektronik dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu sebagai berikut: 1. Iklan komersial Iklan komersial adalah iklan yang menginformasikan produk barang atau jasa yang ditawarkan oleh pemasar.

2. Iklan perusahaan Iklan iklan merupakan salah satu media informasi yang bersifat adalah iklan yang menekankan pada citra perusahaan.

Iklan perusahaan umumnya dirancang dengan tujuan tertentu yang menguntungkan perusahaan di masa datang. Tujuan utama iklan perusahaan adalah meningkatkan citra perusahaan di mata masyarakat. 3.

iklan merupakan salah satu media informasi yang bersifat

Iklan layanan masyarakat Iklan layanan masyarakat adalah iklan yang bertujuan untuk memberikan penjelasan atau informasi kepada masyarakat.

Iklan layanan masyarakat ini biasanya dibuat oleh instansi pemerintah. Pencarian Populer : Contoh gambar iklan, Contoh iklan, gambar iklan • Bingkai Foto HUT Kabupaten Tegal ke-421, Rekomendasi 2022 2 jam ago • Link Twibbon Hari Jadi Kabupaten Tegal 2022 ke-421 Tahun, Klik Disini 2 jam ago • Dirgahayu ke-729 Kabupaten Mojokerto, Gambar Ucapan Tahun 2022 12 jam ago • Bingkai Foto HUT Kabupaten Mojokerto ke-729, Rekomendasi 2022 13 jam ago • Logo Hari Jadi Mojokerto ke-729 Tahun 2022, Format PNG PDF JPG 13 jam ago • Cara menggunakan File Explorer di Windows 11 15 jam ago • Link Twibbon Hari Jadi Mojokerto 2022 ke-729 Tahun, Klik Disini 15 jam ago • Cara Mengukur Jarak Dengan Google Maps Di PC atau Smartphone 16 jam ago • McLaren 540C Terbaru, Lengkap Dengan Harga!

1 hari ago • Tak Disangka Harga McLaren Termurah Adalah Tipe McLaren 540C ! 1 hari ago • McLaren 650S Terbaru, Lengkap Dengan Harga! 1 hari ago • McLaren 720S Terbaru, Lengkap Dengan Harga! 1 hari ago • Kunci Jawaban Mengenal Batik Indonesia 1 hari ago • Kunci Jawaban Akibat Hidup Tidak Rukun 1 hari ago • McLaren 570S Terbaru, Lengkap Dengan Harga! 1 hari ago Berbeda dengan iklan niaga, iklan layanan masyarakat umumnya dibuat oleh instansi resmi atau lembaga pemerintahan.

iklan merupakan salah satu media informasi yang bersifat

Iklan jenis ini dibuat untuk memberikan informasi tentang suatu topik dan bersifat mencerdaskan masyarakat. Contoh iklan layanan masyarakat di antaranya iklan tentang hemat energi, anjuran menjauhi narkoba, keluarga berencana, dll.
• Penjelasan apa itu iklan, baik pengertiannya secara umum maupun menurut para ahli.

• Ciri-ciri iklan secara umum. • Maksud dan tujuan dibuatnya iklan. • Fungsi dan manfaat iklan secara umum. • Jenis-jenis iklan. Yuk simak artikel ini sampai akhir, agar Anda lebih memahami apa yang dimaksud dengan iklan. Daftar Isi • Pengertian Iklan • Pengertian Iklan Menurut Para Ahli • 1. Courtland L. Bovee • 2. Philip Kotler • 3. Rhenald Kasali • 4. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) • Tujuan Iklan Secara Umum • Fungsi dan Manfaat Iklan • Ciri-Ciri dan Syarat Iklan • A.

Ciri-Ciri Iklan • B. Syarat-Syarat Iklan • Macam-Macam Iklan • A. Jenis Iklan Berdasarkan Isi • 1. Iklan Pemberitahuan (Pengumuman) • 2. Iklan Penawaran (Niaga) • 3. Iklan Layanan Masyarakat • B. Jenis Iklan Berdasarkan Media yang Dipakai • 1. Iklan Cetak • 2. Iklan Elektronik • C. Jenis Iklan Berdasarkan Tujuannya • 1. Iklan Komersial • 2. Iklan Non-Komersial • Kesimpulan Pengertian Iklan Secara umum, pengertian iklan adalah suatu bentuk informasi yang dilakukan oleh seseorang, instansi/ lembaga, atau perusahaan, yang isinya berupa pesan menarik tentang sebuah produk atau jasa yang ditujukan kepada khalayak.

Maksud dan tujuan dibuatnya iklan adalah untuk membujuk atau mendorong masyarakat sehingga menjadi tertarik pada suatu produk atau jasa yang ditawarkan, acara atau kegiatan, dan juga lowongan kerja. Biasanya iklan dipasang di berbagai media agar terlihat oleh banyak orang, baik itu media offline maupun media online. Beberapa media tersebut di antaranya Koran, Majalah, Tabloid, Televisi, Situs Berita, Blog, Media Sosial, Mesin Pencari, dan tempat-tempat umum.

Pada umumnya iklan berbentuk informasi non personal mengenai sebuah produk atau jasa, perusahaan, merek, dan lainnya, dengan kompensasi biaya tertentu. Semua komunikasi dalam bentuk iklan ini bertujuan untuk menarik perhatian atau membujuk orang lain untuk membeli atau melakukan sesuatu yang menguntungkan si pembuat iklan.

iklan merupakan salah satu media informasi yang bersifat

Artikel terkait: Pengertian Promosi Pengertian Iklan Menurut Para Ahli Untuk lebih memahami apa arti iklan maka kita dapat merujuk pada pendapat beberapa ahli.

Berikut ini adalah definisi iklan menurut para ahli: 1. Courtland L. Bovee Menurut Courtland L. Bovee, pengertian iklan adalah suatu komunikasi non-personal yang biasanya berbayar dan sifatnya persuasif tentang suatu produk, jasa, atau ide dari sponsor yang dimuat melalui berbagai media.

2. Philip Kotler Menurut Kotler, pengertian iklan adalah bentuk penyajian dan promosi suatu barang, jasa, dan ide, secara non-personal oleh suatuk sponsor tertentu dimana untuk penayangannya biasanya harus membayar suatu media. 3. Rhenald Kasali Menurut Rhenald Kasali, pengertian iklan adalah suatu pesan yang menawarkan sebuah produk/ jasa yang ditujukan kepada khalayak dengan melalui suatu media. 4. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Menurut KBBI, pengertian iklan adalah pesan atau berita yang bertujuan untuk mendorong, membujuk khalayak ramai agar tertarik pada barang/ jasa yang ditawarkan.

Baca juga: Contoh Iklan Layanan Masyarakat Tujuan Iklan Secara Umum Seperti yang dijelaskan iklan merupakan salah satu media informasi yang bersifat pengertian iklan di atas, pada dasarnya tujuan dari iklan adalah untuk membujuk atau mendorong orang lain tertarik pada suatu produk/ jasa, kegiatan, atau lowongan kerja. Mengacu pada penjelasan apa itu iklan, adapun tujuannya adalah sebagai berikut: • Memberikan informasi kepada khalayak mengenai suatu produk barang atau jasa, merek, perusahaan, lowongan kerja, kegiatan, ataupun suatu ide.

• Mempengaruhi orang lain yang merupakan target market untuk menggunakan dan membeli produk atau jasa yang ditawarkan kepada mereka. • Membangun citra yang baik terhadap suatu produk, merek, dan perusahaan di mata masyarakat. • Untuk meningkatkan angka penjualan suatu produk, baik itu barang maupun jasa. Fungsi dan Manfaat Iklan Menurut Terence A. Shimp, seorang pakar komunikasi asal Amerika Serikat, suatu iklan pada dasarnya memiliki empat fungsi, yaitu: • Memberikan informasi (informing).

• Membujuk (persuading). • Mengingatkan (reminding). • Memberikan nilai tambah (adding value). Iklan tidak akan pernah ada jika tidak memberikan manfaat bagi si pengiklan. Pada dasarnya ada beberapa manfaat iklan yang bisa didapatkan oleh pengiklan, yaitu: • Produk atau jasa yang diiklankan akan dikenal atau lebih terkenal di masyarakat luas.

• Konsumen baru semakin bertambah sehingga meningkatkan angka penjualan produk/ jasa yang diiklankan. • Keuntungan pihak pengiklan akan meningkat karena penjualan produk/ jasanya yang diiklankan. • Meningkatkan brand awareness sebuah merek di masyarakat luas sehingga masyarakat mudah mengidentifikasi produknya. Baca juga: Pengertian Branding Ciri-Ciri dan Syarat Iklan Suatu informasi dapat dikategorikan sebagai iklan bila memenuhi beberapa syarat tertentu.

Iklan juga memiliki ciri-ciri tertentu yang memudahkan kita untuk mengenalinya.

iklan merupakan salah satu media informasi yang bersifat

A. Ciri-Ciri Iklan Sangat mudah untuk mengenali sebuah iklan. Dengan melihat karakteristiknya, kita dapat mengetahui apakah sebuah pesan atau informasi merupakan sebuah iklan atau tidak. Berikut ini adalah ciri-ciri iklan pada umumnya: • Informasi atau pesan disampaikan secara komunikatif dan informatif. • Iklan menggunakan bahasa persuasif dengan menonjolkan kelebihan produk atau layanan yang ditawarkan. • Menggunakan kata-kata ( diksi) atau bahasa yang tepat, logis, sopan, dan mudah dimengerti oleh masyarakat atau target market.

• Menjelaskan tentang produk/ jasa dan cara kerja produk/ jasa tersebut. B. Syarat-Syarat Iklan Munculnya iklan tidak terjadi begitu saja. Agar sebuah iklan dapat dikatakan baik maka harus mengandung syarat-syarat berikut ini: • Iklan harus bersifat obyektif, proporsional, dan jujur. • Iklan harus berisi informasi yang jelas, padat, dan mudah dipahami khalayak ramai. • Iklan sebaiknya dikemas sedemikian rupa agar menarik perhatian dan minat masyarakat.

• Iklan seharusnya tidak menyinggung, menyakiti, atau merendahkan pihak/ produk lain. Macam-Macam Iklan Ada banyak sekali macam-macam iklan yang bisa kita lihat di berbagai media. Berikut ini dijelaskan jenis-jenis iklan berdasarkan isi, media, dan sifat iklan tersebut: A. Jenis Iklan Berdasarkan Isi 1. Iklan Pemberitahuan (Pengumuman) Via Saungnews.co Jenis iklan ini bertujuan untuk menarik perhatian khalayak tertentu melalui sebuah informasi atau pemberitahuan.

Contoh iklan pemberitahuan: • Iklan berita duka cita • Iklan reuni alumni sekolah 2. Iklan Penawaran (Niaga) Via Pinterest.com Iklan jenis ini bertujuan untuk menawarkan barang atau jasa kepada khalayak ramai. Contoh iklan penawaran: • Iklan penawaran barang, misalnya tas, sepatu, smartphone, dan lain-lain.

• Iklan penawaran jasa, misalnya jasa kurir, jasa cuci mobil, jasa pengobatan alternatif, dan lain-lain. 3. Iklan Layanan Masyarakat Via Indoprogress.com Iklan jenis ini bertujuan untuk memberikan informasi dan pencerahan kepada masyarakat tentang suatu isu atau hal tertentu. Iklan layanan masyarakat dibuat oleh lembaga atau instansi pemerintah atau organisasi non-profit. B. Jenis Iklan Berdasarkan Media yang Dipakai 1.

Iklan Cetak Via Hanindo.co.id Jenis iklan ini dipasang pada media yang memakai teknik cetak, baik itu berupa laser, sablon, letterpress, dan lain-lain. Contoh iklan cetak sering kita lihat di surat kabar, majalah, tabloid, poster, stiker, dan lain sebagainya.

2. Iklan Elektronik Via Creativemarket.com Jenis iklan ini memanfaatkan media berbasis perangkat elektronik seperti radio, televisi, film, dan media digital interaktif (internet). Berikut adalah beberapa iklan elektronik tersebut: • Iklan radio: iklan radio hanya bisa didengarkan saja karena bentuknya hanya suara (audio).

Contoh iklan radio adalah Ad-lib, Spot, dan Sponsor Program. • Iklan televisi: iklan televisi terdapat unsur suara, gambar, gerak, dan teks, sehingga lebih menarik bagi audiens. Beberapa contoh iklan televisi adalah Live Action, Animation, Stop Action, Musik, Sponsor Program, Running Text, Backdrop, Credit Title, Ad-lib, Promo Ad, dan Superimposed.

• Iklan film: iklan film dapat dilihat ketika kita melihat sebuah film/ cinema. Biasanya iklan tayang sebelum film dimulai dimana bentuk iklan adalah live action, dan endorsement. • Iklan media digital interaktif: iklan jenis ini tayang di berbagai media online yang banyak pengunjungnya. Beberapa jenis iklan di media digital diantaranya Banner & Button, Iklan merupakan salah satu media informasi yang bersifat, Sponsorship, Search Engine Marketing, Email Marketing, Classified Ads, Social Media Marketing, dan lain-lain.

• Iklan luar ruang: jenis iklan ini adalah iklan elektronik yang berada di luar ruangan dan posisinya terlihat khalayak ramai. Beberapa contoh iklan luar ruang ini adalah iklan transit, mobile billboard, outdoor standard, display, dan lainnya. C. Jenis Iklan Berdasarkan Tujuannya Iklan berdasarkan tujuannya dapat dibagi menjadi dua, yaitu iklan komersial dan iklan non-komersial.

1. Iklan Komersial Via Google images Tujuan iklan komersial adalah untuk mencari keuntungan ekonomi, atau untuk meningkatkan penjualan.

Jenis iklan komersial dapat dibagi tiga, yaitu: • Iklan konsumen: ditujukan pada konsumen akhir (end consumer) suatu produk. • Iklan Bisnis: ditujukan kepada pihak yang dapat mengolah atau menjual produk yang diiklankan kepada konsumen akhir. • Iklan Profesional: iklan merupakan salah satu media informasi yang bersifat bagi segmen tertentu, yaitu para profesional.

2. Iklan Non-Komersial Via humas.bandung.go.id Jenis iklan non-komersial umumnya dibuat untuk tujuan memberikan informasi, ajakan, dan edukasi terhadap masyarakat. Iklan ini tidak untuk mendapatkan keuntungan ekonomi, namun untuk keuntungan sosial bagi semua masyarakat. Keuntungan yang didapat dari iklan tersebut adalah adanya pengetahuan, kesadaran, sikap, dan perubahan perilaku masyarakat terhadap isu yang diiklankan.

Contohnya iklan layanan masyarkat, seperti; kampanye Keluarga Berencana (KB), iklan pentingnya pendidikan, iklan bahaya rokok, iklan global warming, iklan bahaya demam berdarah, dan lain-lain. Baca juga: Pengertian Pemasaran Kesimpulan Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa iklan adalah suatu pemberitahuan atau pengumuman di media publik yang mempromosikan suatu barang, layanan, acara, merek, perusahaan, atau lowongan kerja.

Disadari atau tidak, iklan ada banyak di sekitar kita. Dunia periklanan memanfaatkan setiap media yang memungkinkan untuk menyampaikan pesannya, baik itu melalui televisi, media cetak, radio, internet, bahkan melalui orang (endorsment).

iklan merupakan salah satu media informasi yang bersifat

Demikianlah penjelasan ringkas mengenai pengertian iklan, tujuan dan manfaat iklan, karakteristik dan syarat-syarat iklan, serta jenis-jenis iklan.

Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan Anda. Iklan bertujuan untuk mengajak pembacanya tertarik dengan produk atau jasa yang ditawarkan.

iklan merupakan salah satu media informasi yang bersifat

Dream - Sebuah produk membutuhkan iklan untuk membantu promosi. Semakin gencar melakukan promosi, maka akan semakin cepat pula produk tersebut dikenal. Beragam jenis iklan pun dengan mudah dapat ditemui. Mulai dari iklan di televisi, media sosial, hingga iklan yang terpampang di jalanan. 10 Potret Rumah Orangtua Gisella Anastasia di Kampung, Bak Bumi Langit dengan Huniannya di Jakarta, Di Gang Sempit!

Iklan adalah sebuah informasi yang berisi pesan untuk membujuk orang lain, agar tertarik pada barang atau jasa yang ditawarkan.

Iklan tak hanya untuk masalah komersial. Tetapi juga dapat berisi ajakan kepada para pembacanya untuk melakukan hal-hal yang baik. Seperti, tidak menggunakan obat terlarang, menanam pohon, hingga tidak membuang sampah sembarangan.

Iklan biasanya dipromosikan melalui televisi, radio, media sosial, majalah, dan banyak ditemukan pada baliho di jalan. 8 Manfaat Yoga untuk Wanita, Bikin Awet Muda hingga Atasi Gejala Menopause Terdapat beberapa ciri-ciri dari iklan, diantaranya: • Isi yang jelas.

Isi iklan disarankan singkat, jujur, menarik perhatian, objektif dan tidak menyinggung salah satu pihak. • Informatif, artinya bersifat memberi informasi. Iklan harus bersifat menerangkan tentang produk atau jasa yang ditawarkan.

• Bahasa yang digunakan mudah dimengerti. Iklan harus menggunakan bahasa yang mudah pahami dan di mengerti sebab memang iklan sendiri tujuannya agar orang ingin dan mau mencoba serta menggunakan produk atau jasa yang diiklankan • Iklan dikemas agar menarik perhatian dan minat para pembacanya. Sehingga seseorang ingin mencoba apa yang ditawarkan dalam iklan tersebut. • Bersifat mengajak. Iklan yang harus memliki sifat mengajak yang bertujuan agar dapat menarik simpatik banyak orang untuk mencoba dan memakai apa yang diiklankan.

9 Potret Rumah Mewah Menkeu Sri Mulyani yang Jarang Tersorot, Istana di Tengah Kota Persuading (membujuk) Periklanan bisa membentuk preferensi merek, mengubah persepsi konsumen tentang atribut produk, membujuk konsumen untuk mencoba produk atau jasa yang diiklankan dan mangajak konsumen untuk membelinya sekarang. Iklan merupakan salah satu media informasi yang bersifat (mengingatkan) Iklan melindungi agar merek perusahaan tetap segar dalam ingatan para konsumen serta meningkatkan minat konsumen terhadap merek yang sudah ada.

Adding value (penambahan nilai) Iklan memberi nilai tambah yang berupa inovasi, penyempurnaan kualitas atau mengubah persepsi konsumen. Periklanan yang efektif dapat merubah persepsi dari konsumen. Assisting (mendampingi) Fungsi periklanan adalah sebaai pendamping yang memfasilitasi upaya-upaya lain dari perusahaan dalam proses komunikasi pemasaran.

Sehingga perusahaan dapat lebih cepat mencapai target yang diinginkan. Dilengkapi Perabotan Mahal, Inilah Potret Rumah Mewah Andre Taulany yang Dijual Seharga Rp8,5 Miliar! Jenis-Jenis Iklan Berdasarkan Isinya Iklan penawaran (Niaga) Iklan yang biasa di jumpai adalah iklan penawaran atau iklan niaga. Iklan penawaran merupakan jenis-jenis iklan yang berisi tentang tawaran akan barang atau jasa kepada masyarakat luas.

Contohnya: iklan makanan, minuman, pakaian, barang elektronik dan lainnya. Iklan pelayanan masyarakat Iklan ini biasanya berasal dari instansi atau lembaga. Berisi tentang suatu informasi sosialisasi atau pencerahan kepada masyarakat akan suatu isu atau topik tertentu. Contohnya: Iklan pemilu, iklan untuk hidup sehat, iklan keluarga berencana, dan lain sebagainya. Iklan pengumuman atau pemberitahuan Iklan ini bertujuan untuk menarik masyarakat tertentu saja.

Isinya tentang pemberitahuan sesuatu seperti event, iklan berita duka dan lain-lain. Iklan permintaan Iklan permintaan sering dianggap sebagai iklan lowongan kerja. Hal tersebut karena iklan ini berisi tentang pihak yang mengiklankan untuk menawarkan dan mengajak masyarakat yang ingin bekerja dengan pihak pengiklan. Jenis-Jenis Iklan Jenis-Jenis Iklan Berdasarkan Media Iklan media iklan merupakan salah satu media informasi yang bersifat Iklan cetak adalah iklan yang dibuat dengan cara dicetak.

Biasanya iklan cetak yang kerap ditemui di koran, selembaran, majalah, koran, baliho, poster, stiker dan lain sebagainya. Dalam iklan cetak terdapat ketentuan dalam membuatnya berdasarkan dimana iklan tersebut akan dipasang. Iklan elektronik Iklan ini menggunakan media elektronik dalam penyampaian dan tampilan iklannya. Iklan elektronik banyak sekali di temui, antara lain iklan televisi, radio, iklan dalam film, dan iklan dalam media sosial.

Jenis-Jenis Iklan Jenis-Jenis Iklan Berdasarkan Tujuan Iklan komersial (bisnis) Iklan komersial ini dipasang dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan ekonomi karena iklan utamanya adalah untuk meningkatkan penjualan. Terdapat tiga bagian dalam iklan komersial, yaitu: • Iklan konsumen, adalah jenis iklan yang ditunjukan langsung kepada konsumen.

• Iklan bisnis, merupakan jenis iklan yang ditunjukan kepada seorang pengelola baik perorangan, instansi atau koordinasi perusahaan yang kemudian pengelola tersebut yang menjual produk atau jasa kepada konsumen.

iklan merupakan salah satu media informasi yang bersifat

• Iklan profesional, merupakan iklan jenis bisnis yang ditunjukan kepada para pembisnis profesional yang dapat mengelola dengan baik iklan yang di ajukan kepada para pembisnis. Iklan non-komersial Iklan non-komersial tidak menitik beratkan pada keutungan materiil atau ekonomi. Iklan non-komersial justru bertujuan untuk mendapatkan keuntungan sosial.

Yaitu agar masyarakat mendapatkan tambahan wawasan, kesadaran diri dan merubah perlaku dan sikap masyarakat terhadap masalah yang ditampilkan pada iklan tersebut. 10 Potret Rumah Orangtua Dinar Candy di Kampung, Bak Bumi & Langit dengan Huniannya di Jakarta Supaya iklan yang kamu buat bisa menarik para pelanggan, maka kamu perlu memahami unsur-unsur iklan berikut ini.

Keunikan produk Dalam iklan, keunikan produk merupakan daya tarik tersendiri. Nama produk atau jasa menjadi identitas dari produk yang ditawarkan.

Informasi nama produk harus ditonjolkan supaya mudah dikenali oleh publik. Sebelumnya tentukan target pembeli, supaya muncul ketertarikan untuk membeli produk yang ditawarkan melalui iklan tersebut. Gambar produk Gambar juga perlu diperhatikan karena masuk dalam unsur-unsur iklan yang perlu diperhatikan. Gambar akan memberikan visualisasi tentang sebuah produk. Sebuah iklan yang hanya mengandung unsur teks saja akan terasa membosankan. Penggunaan iklan merupakan salah satu media informasi yang bersifat dalam membuat iklan tentu akan membuat iklan menjadi lebih menarik bagi orang yang melihatnya.

Apalagi jika dipadukan dengan unsur teks, gambar, gambar bergerak, dan video, audio, serta musik untuk membuat iklan lebih ciamik. Tampilkan keunggulan Keunggulan produk ini harus ditonjolkan karena bisa menjadi nilai plus dan alasan mengapa target konsumen harus membeli atau menggunakan produk yang kamu tawarkan.

9 Manfaat Buah Maja yang Berkhasiat Mengatasi Berbagai Masalah Kesehatan Kalimat deskriptif yang dipakai juga tidak sembarang, namun harus menarik dan bisa dipahami oleh publik. Sebab jika kalimat susah dipahami akan mengurangi tujuan iklan itu sendiri. Gunakan kalimat ajakan Fungsi kalimat persuasif atau kalimat ajakan adalah untuk mengajak atau membujuk orang untuk menggunakan produk atau jasa yang sedang dipromosikan.

Sehingga kata-kata yang dipakai harus singkat, dan padat seperti slogan. Membangun kepercayaan Untuk mendapatkan rasa percaya pada diri konsumen maka iklan harus didukung dengan berbagai peragaan seperti pembuktian atau testimoni dengan kata-kata yang meyakinkan. Penjual sangat dianjurkan membuat iklan semenarik mungkin, namun tidak boleh membohongi publik dengan melebih-lebihkan produk. Membangun minat pembeli Iklan harus disesuaikan dengan minat atau ketertarikan dari target konsumen sehingga calon pembeli merasa ingin tahu dengan detail produk yang ditawarkan.

Puncaknya konsumen mau membeli produk tersebut. Jika pembeli mau membeli produk atau jasa yang ditawarkan, berarti iklan yang dibuat telah memenuhi unsur-unsur iklan salah satunya adalah membangun minat.

Unsur-Unsur Iklan Munculkan keinginan Unsur-unsur iklan yang selanjutnya adalah bisa memunculkan keinginan atau desire. Artinya iklan harus mampu memecahkan masalah yakni keinginan konsumen. Para pengiklan harus bisa menemukan cara bagaimana untuk menggerakkan hati konsumen supaya berkeinginan membeli produk lewat iklan yang ditayangkan. 5 Manfaat Santan untuk Rambut dan Cara Tepat Menggunakannya Kontak penjual Jangan lupa untuk mencantumkan nomor telepon, akun media sosial, dan alamat toko penjual.

Dengan mencantumkan kontak penjual ini akan membuat calon pembeli lebih percaya dengan toko tersebut. Di saat pembeli melihat iklan dan tertarik untuk membeli produk yang ditawarkan lewat iklan, maka pembeli juga bisa langsung menghubungi nomor penjual. Hal ini tentu memudahkan pembeli sekaligus penjual untuk bertransaksi.

(Diambil dari berbagai sumber) Editor's Pick • Doa sebelum Adzan dan setelahnya Beserta Syarat-syarat Sah Adzan yang Penting Diketahui • Coba Masker Buah Alami Demi Kulit Lebih Lembut • Fakta-Fakta Sosok Ars-Vita Alamsyah, Muslimah Indonesia Anak Buah Elon Musk • Benarkah Wajah jadi Lebih Glowing Saat Kasmaran?

• Shireen dan Zaskia Sungkar Tampil Kompak Pakai Outfit Monokrom, bak Kembar Identik
Sebelum lebih jauh mengenal dunia perliklanan, ada baiknya memahami pengertian iklan. Dengan membuat iklan yang menarik, dan menghabiskan dana yang cukup untuk menjangkau banyak pengguna, iklan dapat berdampak langsung pada bisnis.

Pengertian iklan sangat terkait dengan tujuan dan fungsi dari iklan itu sendiri. Pengertian iklan sangat berguna dalam bidang pemasaran dan promosi. Dalam bisnis, pengertian periklanan adalah untuk menarik pelanggan baru dengan menentukan target pasar dan menjangkau mereka dengan kampanye iklan yang efektif.

iklan merupakan salah satu media informasi yang bersifat

Berikut pengertian iklan dan tujuannya, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Senin(17/5/2021). Secara umum, pengertian iklan adalah pemberitahuan atau pengumuman di media publik yang mempromosikan produk, layanan, atau acara atau mempublikasikan lowongan kerja. Menurut KBBI, iklan adalah berita pesanan untuk mendorong, membujuk khalayak ramai agar tertarik pada barang dan jasa yang ditawarkan. Pengertian iklan juga didefinisikan sebagai iklan merupakan salah satu media informasi yang bersifat kepada khalayak mengenai barang atau jasa yang dijual, dipasang di dalam media massa (seperti surat kabar dan majalah) atau di tempat umum.

Menurut Ensiklopedia Britannica, periklanan merupakan teknik dan praktik yang digunakan untuk membawa produk, layanan, opini, atau sebab ke perhatian publik dengan tujuan untuk meyakinkan publik agar merespon dengan cara tertentu terhadap apa yang diiklankan. Di banyak negara, periklanan merupakan sumber pendapatan terpenting bagi media. Kotler Pengertian iklan adalah segala bentuk presentasi non-pribadi dan promosi gagasan, barang, atau jasa oleh sponsor tertentu yang harus dibayar.

Stanton Iklan terdiri dari segala kegiatan yang dilibatkan dalam mempersentasikan sesuatu kepada audiens secara nonpersonal, dengan sponsor yang jelas dan biaya suatu pesan tentang produk atau organisasi. Wright Iklan merupakan sebentuk penyampaian pesan sebagaimana kegiatan komunikasi lainnya.

Secara lengkap, ia menuliskan bahwa iklan merupakan suatu proses komunikasi yang mempunyai kekuatan sangat penting sebagai alat pemasaran yang membantu menjual barang, memberikan layanan, serta gagasan atau ide-ide melalui saluran tertentu dalam bentuk informasi yang persuasif. Rhenald Kasali Pengertian iklan adalah sebuah pesan yang menawarkah suatu produk, yang ditujukan kepada masyarakat melalui sebuah media.

Djaslim Saladin Iklan atau periklanan adalah salah satu alat promosi, biasanya digunakan untuk mengarahkan komunikasi persuasif pada pembeli sasaran dan masyarakat dimana bentuk penyajian iklan ini bersifat non-personal.

Fandy Tjiptono Iklan merupakan salah satu bentuk promosi yang paling banyak digunakan perusahaan dalam mempromosikan produknya. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 Tentang Penyiaran Menurut Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 Tentang Penyiaran dalam Pasal 1 angka 5 mendefinisikan iklan sebagai siaran iklan, yaitu “siaran informasi yang bersifat komersial dan layanan masyarakat tentang tersedianya jasa, barang, dan gagasan yang dapat dimanfaatkan oleh khalayak dengan atau tanpa imbalan kepada lembaga penyiaran yang bersangkutan”.

Menginformasi Tujuan iklan adalah menginformasikan sebuah produk, jasa, atau perusahaan ke khalayak luas. Iklan menciptakan kesadaran merek, produk, layanan, dan ide. Iklan bertujuan mengomunikasikan informasi produk, ciri-ciri, dan lokasi penjualannya. Iklan juga memberitahu konsumen tentang produk-produk baru. Membujuk Iklan membujuk para konsumen untuk membeli merek-merek tertentu.

iklan merupakan salah satu media informasi yang bersifat

Iklan mencoba meyakinkan pelanggan bahwa layanan atau produk perusahaan adalah yang terbaik, dan berfungsi untuk mengubah persepsi dan meningkatkan citra perusahaan atau produk.

Tujuan iklan ini adalah untuk mempengaruhi konsumen agar mengambil tindakan dan mengganti merek, mencoba produk baru, atau tetap setia pada merek saat ini. Mengingatkan Iklan bertujuan mengingatkan orang tentang kebutuhan akan produk, layanan, atau fitur dan manfaat yang akan diberikannya saat mereka membeli segera.

Iklan terus menerus mengingatkan para konsumen tentang sebuah produk sehingga mereka akan tetap membeli produk yang diiklankan tanpa mempedulikan merek pesaingnya. Membangun kesadaran Salah satu tujuan iklan yang paling diterima secara luas adalah untuk meningkatkan pengenalan nama merek, produk, atau untuk mengkomunikasikan informasi tentang ketersediaan produk kepada publik.

ketika sebuah produk baru memasuki pasar, hal itu tidak dengan mudah menarik perhatian pembeli kecuali mereka mendapat informasi yang cukup tentang hal itu. Artinya, kesadaran tentang produk harus ada sebelum sikap yang menguntungkan terhadap merek dapat dikembangkan. Kesadaran tentang merek menjadi lebih penting ketika beberapa merek bersaing satu sama lain. Mengubah keyakinan tentang produk dan merek Jika suatu atribut sudah dianggap penting, pembeli akan memeriksa kekuatan relatif dari merek yang berbeda sehubungan dengan atribut tersebut.

Oleh karena itu, tujuan iklan adalah untuk meningkatkan peringkat pembeli sehubungan dengan produk yang diiklankan dengan merek pesaing lainnya.

iklan merupakan salah satu media informasi yang bersifat

Ketika atribut produk tidak khas, iklan dilayangkan untuk membangun keunggulan produk di atas merek pesaing lainnya. Memasarkan produk Tujuan iklan yang paling umum adalah untuk memasarkan suatu produk. Melalui iklan, perusahaan mencoba membiasakan pelanggan dengan produk mereka dan cenderung mempromosikan sikap yang baik terhadap mereka sebelum pembeli didekati oleh salesman. Itulah sebabnya, ketika seorang salesman mendekati seorang pelanggan, relatif mudah baginya untuk menjual produk tersebut.

Menghasilkan penjualan langsung Dalam beberapa kasus, iklan digunakan dengan tujuan untuk meyakinkan pelanggan agar memesan produk.

Situs jual beli online misalnya, mengiklankan produk mereka sedemikian rupa sehingga pelanggan yakin akan nilainya dan tergoda untuk membelinya saat itu juga.

Membangun citra perusahaan Tujuan iklan yang tak kalah penting adalah membangun citra perusahaan. Praktis semua perusahaan berusaha membangun citra mereka melalui iklan.

Beberapa orang menganggapnya sebagai tujuan utama periklanan. Dengan iklan, perusahaan tak hanya memasarkan produknya, tapi juga membangun citra perusahaan.
Dipublikasikan: 10 September 2020 06:13 WIB oleh admin Pengertian Iklan Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) iklan merupakan sebuah berita atau pesan untuk mendorong, membujuk khalayak ramai agar tertarik pada barang atau jasa yang ditawarkan.

Secara umum pengertian iklan adalah suatu bentuk informasi yang dilakukan baik oleh seseorang, instansi, ataupun perusahaaan yang didalamnya terdapat pesan menarik mengenai barang atau jasa yang ditujukan kepada khalayak ramai. Biasanya iklan terdapat pada berbagai media baik online maupun offline seperti koran, majalah, televisi, situs berita, blog, media sosial, tempat-tempat umum, dan media-media lain yang dilihat oleh banyak orang.

Daftar Isi • Pengertian Iklan Menurut Para Ahli • Unsur – Unsur Iklan • Ciri – Ciri Iklan • Fungsi Iklan Pengertian Iklan Menurut Para Ahli Berikut ini pengertian iklan menurut beberapa ahli : 1. Menurut Rachmat Kriyantono Iklan adalah segala bentuk pesan tentang suatu produk yang disampaikan melalui suatu media, dibiayai oleh pemrakarsa yang dikenal serta ditujukan kepada sebagian atau seluruh masyarakat.

2. Menurut Courtland L. Bovee Iklan merupakan suatu komunikasi non-personal yang biasanya berbayar dan sifatnya persuasif tentang suatu produk, jasa, atau ide dari sponsor yang dimuat melalui berbagai media. 3. Menurut Durianto Iklan merupakan proses komunikasi yang tujuannya untuk membujuk atau menggiring orang agar mengambil tindakan yang menguntungkan bagi pihak pembuat iklan.

4. Menurut Suhandang Iklan merupakan salah satu jenis teknik komunikasi massa dengan membayar ruangan atau waktu untuk menyiarkan informasi tentang barang dan jasa yang ditawarkan oleh si pemasang iklan. 5. Menurut Arens Iklan merupakan struktur dan komposisi komunikasi informasi yang bersifat non-personal, pada umumnya dilakukan dengan cara berbayar yang dicirikan dengan persuasif, berisi tentang produk barang, jasa, dan ide yang diidentifikasikan sebagai sponsor melalui beragam media.

6. Menurut Gilson dan Berkman Iklan adalah media komunikasi persuasif yang dirancang sedemikian rupa untuk menghasilkan respon dan membantu tercapainya objektifitas atau tujuan pemasaran. 7. Menurut Russel dan Lane Iklan adalah suatu pesan yang dibayar oleh sponsor dan disampaikan melalui beberapa media komunikasi massa.

8. Menurut Wright Iklan merupakan sebuah proses komunikasi yang memiliki kekuatan yang sangat penting sebagai alat pemasaran yang sangat membantu dalam menjual barang, memberikan layanan dan gagasan melalui saluran tertentu dalam bentuk informasi persuasif.

9. Menurut Wells Iklan merupakan salah satu bentuk komunikasi non-personal yang dibayar oleh pihak sponsor dengan menggunakan media massa dan bertujuan untuk membujuk dan mempengaruhi audience. 10. Menurut Lee Iklan adalah sebuah komunikasi komersil dan non-personal tentang sebuah organisasi dan produk-produknya yang ditransmisikan ke khalayak ramai dengan target melalui media yang bersifat massal seperti televisi, radio, koran, majalah, direct mail, reklame luar ruang, atau kendaraan umum.

11. Menurut Martutik Iklan merupakan alat untuk memancing perhatian kepada calon konsumen dengan membangkitkan rasa keingintahuan konsumen melalui kata-kata dan gambar-gambar 12. Menurut Rhenald Kasali Iklan merupakan sebuah pesan yang menawarkan suatu produk yang ditujukan kepada masyarakat melalui media. 13. Menurut Kotler Iklan merupakan bentuk penyajian dan promosi tentang ide, barang atau jasa secara non-personal oleh suatu sponsor tertentu yang memerlukan pembayaran.

Unsur – Unsur Iklan Unsur – Unsur Iklan Berikut ini unsur-unsur dari sebuah iklan : • Nama produk, sebagai identitas dari produk yang ditawarkan dengan tujuan untuk dikenal khalayak ramai. • Gambar, hal iklan merupakan salah satu media informasi yang bersifat tentunya agar iklan tidak terkesan membosankan dan tentunya membuat iklan menjadi lebih menarik. • Keunggulan produk, hal ini harus dijelaskan dan ditonjolkan untuk menjadi nilai tambah dan alasan kenapa target konsumen harus membeli produk yang anda tawarkan.

• Kalimat deskriptif, untuk menjelaskan spesifikasi dari produk dengan kalimat yang menarik dan mudah dipahami audience. • Kalimat persuasif, kalimat ini efektif untuk membuat orang lain terbujuk dengan kata-kata singkat atau biasanya berbentuk slogan.

• Memiliki sasaran, agar iklan yang dibuat menjadi jelas, terarah, dan menarik untuk target konsumen. Ciri – Ciri Iklan Ciri – Ciri Iklan Berikut ini yang menjadi ciri-ciri dari sebuah iklan : • Menggunakan pilihan kata yang tepat, menarik, logis, sopan, dan dapat diterima oleh audience.

• Menjelaskan produk yang diiklankan lengkap dengan keunggulan produk tersebut. • Menonjolkan informasi utama dengan membuat ukuran dari tulisan tersebut lebih besar atau menggunakan warna yang mencolok agar berbeda dengan yang lainnya. • Pesan disampaikan secara komunikatif dan informatif agar tersampaikan dengan baik kepada audience. • Menggunakan kata-kata persuasif sebagai cara membujuk audience.

• Iklan dibuat sesuai dengan sasaran. • Memadukan unsur iklan merupakan salah satu media informasi yang bersifat dan gambar agar tidak terlihat membosankan. • Bersifat obyektif dan jujur. • Iklan yang baik tidak boleh menyinggung, merendahkan, dan menyerang produk lain.

• Iklan harus menarik perhatian agar membuat audience terus mengingat iklan tersebut. Fungsi Iklan Fungsi Iklan Berikut ini beberapa fungsi dari sebuah iklan : • Memberikan informasi secara lengkap mulai dari harga, tempat penjualan produk, dan cara kerja produk. • Membujuk agar masyarakat tertarik dengan produk atau jasa yang ditawarkan. • Mengingatkan masyarakat bahwa barang atau jasa yang ditawarkan masih tersedia.

• Memberikan nilai tambah dimana masyarakat menjadi tau keunggulan dari produk atau jasa yang ditawarkan. Demikian artikel mengenai Iklan, semoga bermanfaat. Terima kasih.Iklan atau periklanan adalah salah satu bentuk komunikasi tidak langsung yang bertujuan untuk membujuk, menggiring atau mempersuasi para pendengar, pemirsa, dan pembaca yang disampaikan melalui sebuah media ditujukan kepada sebagian atau seluruh masyarakat tentang sebuah produk atau jasa yang disusun sedemikian rupa sehingga menimbulkan tindakan yang menguntungkan bagi pihak pembuat iklan.

Iklan adalah media informasi yang dibuat dengan cara tertentu untuk menarik penonton, asli, dan memiliki karakteristik tertentu dan persuasif, sehingga konsumen secara sukarela terdorong untuk melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang diinginkan pengiklan. Iklan menjadi komunikasi komersil atau non-personal tentang sebuah organisasi dan produk-produknya yang ditransmisikan ke suatu khalayak target melalui media bersifat massal seperti televisi, radio, koran, majalah, direct mail (pengeposan langsung), reklame luar ruang, atau kendaraan umum.

Iklan merupakan satu instrumen promosi yang penting, terutama bagi perusahaan yang memproduksi barang atau jasanya untuk masyarakat luas. Iklan juga dipandang sebagai salah satu media yang paling efektif dalam mengkomunikasikan suatu produk dan jasa. Selain itu juga periklanan dibuat oleh setiap perusahaan tidak lain agar konsumen tertarik dan berharap tidak akan berpaling dari perusahaan yang sejenis lainnya, karena itu perusahaan harus menciptakan iklan yang semenarik mungkin.

Berikut definisi dan pengertian iklan dari beberapa sumber buku: • Menurut Tjiptono (2005), iklan adalah bentuk komunikasi tidak langsung yang didasari pada informasi tentang keunggulan atau keuntungan suatu produk, yang disusun sedemikian rupa sehingga menimbulkan rasa menyenangkan yang akan mengubah pikiran seseorang untuk melakukan pembelian. • Menurut Kasali (2007), iklan adalah segala bentuk pesan tentang suatu produk yang disampaikan lewat media, ditujukan kepada sebagian atau seluruh masyarakat.

• Menurut Durianto (2003), iklan adalah suatu proses komunikasi yang bertujuan untuk membujuk atau menggiring orang untuk mengambil tindakan yang menguntungkan bagi pihak pembuat iklan. • Menurut Kotler dan Armstrong (2008), iklan adalah segala bentuk presentasi, promosi, ide yang bersifat non pribadi terkait barang atau jasa dan memerlukan biaya yang terukur.

• Menurut Liliweri (2011), iklan adalah salah satu bentuk komunikasi yang bertujuan untuk mempersuasi para pendengar, pemirsa, dan pembaca agar mereka memutuskan untuk melakukan tindakan tertentu, misalnya membeli apa dalam kemasan merek dagang yang dikomunikasikan melalui media.

• Menurut Kriyantono (2008), iklan adalah sebagai bentuk komunikasi non-personal yang menjual pesan-pesan persuasif dari sponsor yang jelas untuk mempengaruhi orang membeli produk dengan membayar sejumlah biaya untuk media.

Tujuan Iklan Menurut Purnaningwulan (2015), tujuan iklan adalah untuk mempersuasi para pendengar, pemirsa dan pembaca agar mereka memutuskan untuk melakukan tindakan tertentu. Selain itu iklan bertujuan untuk mengenalkan suatu produk, menarik perhatian konsumen tentang keberadaan produk dan agar mau membelinya. Iklan dapat digunakan untuk membangun citra jangka panjang untuk suatu produk atau sebagai pemicu penjualan-penjualan cepat.

Iklan sangat unik karena dapat mencapai tujuan meskipun disampaikan dengan panjang lebar dan terkadang membingungkan. Menurut Novianti (2002), tujuan iklan antara lain adalah sebagai berikut: • Membangun iklan merupakan salah satu media informasi yang bersifat mengembangkan citra positif bagi suatu perusahaan dan produk yang dihasilkan, melalui proses sosialisasi yang terencana dan tertata dengan baik. • Membentuk publik opini yang positif terhadap perusahaan atau produk tersebut.

• Mengembangkan kepercayaan masyarakat terhadap produk konsumsi dan perusahaan yang memproduksinya. • Menjalin komunikasi secara efektif dan efisien dengan masyarakat luas, sehingga dapat terbentuk pemahaman dan pengertian yang sama terhadap suatu produk atau jasa yang ditawarkan pada masyarakat oleh perusahaan tersebut. Mengembangkan alih pengetahuan tentang suatu perusahaan yang memungkinkan masyarakat memiliki simpati, empati, dan bahkan dalam kaitannya dengan kegiatan go public merasa ikut memilikinya.

Sedangkan menurut Kasali (2007), terdapat tiga tujuan iklan yaitu sebagai berikut: • Sebagai alat bagi komunikasi dan koordinasi. Tujuan memberikan tuntunan bagi pihak-pihak yang terlibat, yakni pengiklan (klien), account executive dari pihak biro, dan tim kreatif untuk saling berkomunikasi. Tujuan juga membantu koordinasi bagi setiap kelompok kerja, seperti suatu tim yang terdiri dari copy writer, spesialis radio, pembeli media, dan spesialis riset.

• Memberikan kriteria dalam pengambilan keputusan. Jika ada dua alternatif dalam kampanye iklan, salah satu dari padanya harus dipilih.

Berbeda dengan keputusan yang dilakukan berdasarkan selera eksekutif (atau istrinya), mereka semua harus kembali pada tujuan dan memutuskan mana yang lebih cocok. • Sebagai alat evaluasi. Tujuan juga digunakan untuk melakukan evaluasi terhadap hasil suatu kampanye periklanan. Oleh karena itu timbul kebutuhan untuk mengaitkan beberapa ukuran seperti pangsa pasar atau kesadaran merek dengan tujuan kampanye periklanan. Fungsi Iklan Iklan dapat disebut sebagai perpanjangan tangan perusahaan yang menjadi salah satu alat komunikasi untuk menyampaikan pesan perusahaan pada konsumen atau bahkan pada perusahaan lainnya.

Menurut Shimp (2000), terdapat lima fungsi iklan, yaitu sebagai berikut: • Informing (memberikan informasi), periklanan membuat konsumen sadar akan merek-merek baru, mendidik mereka tentang berbagai fitur dan manfaat merek, serta memfasilitasi penciptaan citra merek yang positif.

• Persuading (mempersuasi), iklan yang efektif akan mampu membujuk konsumen untuk mencoba produk dan jasa yang diiklankan. • Remainding (mengingatkan), iklan menjaga agar merek perusahaan tetap segar dalam ingatan para konssumen.

• Adding Value (memberikan nilai tambah), periklanan memberikan nilai tambah dengan cara penyempurnaan kualitas dan inovasi pada merek dengan mempengaruhi persepsi konsumen. • Assisting (mendampingi), peranan periklanan adalah sebagai pendamping yang memfasilitasi upaya-upaya lain dari perusahaan dalam proses komunikasi pemasaran.

Sedangkan menurut Swastha (2002), fungsi iklan adalah sebagai berikut: • Memberikan informasi. Iklan dapat memberikan informasi lebih banyak daripada lainnya, baik tentang barangnya, harganya, ataupun informasi lain yang mempunyai kegunaan bagi konsumen. Nilai yang diciptakan oleh periklanan tersebut dinamakan faedah informasi. Tanpa adanya informasi seperti itu orang segan atau tidak akan mengetahui banyak tentang suatu barang.

• Membujuk atau mempengaruhi. Dengan adanya iklan, perusahaan berusaha untuk mempengaruhi dan meyakinkan masyarakat akan kelebihan produknya, sehingga masyarakat terpengaruh dan akhirnya melakukan tindakan pembelian. • Menciptakan kesan (image). Pemasangan iklan selalu berusaha untuk menciptakan iklan yang sebaik-baiknya, baik menggunakan warna, ilustrasi, bentuk, dan layout yang menarik.

Terkadang pembeli sebuah barang tidak melakukan secara rasional atau memperhatikan nilai ekonomisnya, tetapi lebih terdorong untuk mempertahankan atau mempertimbangkan gengsi, seperti pembelian rokok, kendaraan roda empat, dan sebagainya.

• Memuaskan Keinginan. Sebelum memilih dan membeli produk, terkadang pembeli ingin mengetahui terlebih dahulu kelebihan dan kekurangan dari barang itu. Sebagai contoh mereka ingin mengetahui lebih dulu tentang gizi, vitamin dan harga pada sebuah produk makanan yang paling baik untuk keluarga.

Jenis-jenis Iklan Menurut Tjiptono (2004), berdasarkan media yang digunakan iklan atau periklanan dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu: • Media cetak. Media cetak yaitu media yang statis dan mengutamakan pesan-pesan dengan jumlah kata, gambar, atau foto, baik dalam tata warna maupun hitam putih. Bentuk-bentuk iklan dalam media cetak biasanya berupa iklan baris, iklan display, suplemen, pariwara, dan iklan layanan masyarakat. Jenis-jenis media cetak yaitu surat kabar, majalah, tabloid, brosur, selebaran dan lain-lain.

• Media elektronik. Media elektronik yaitu media dengan teknologi dan hanya bisa digunakan bila ada jasa transmisi siaran. Bentuk iklan dalam media elektronik biasanya berupa sponsorship, iklan partisipasi (disisipkan di tengah-tengah film atau acara), pengumuman acara/film, iklan layanan masyarakat, jingle, sandiwara, dan lain-lain. Jenis iklan pada media elektronik yaitu televisi, radio, internet, dan sebagainya.

• Media luar ruang. Media luar ruang yaitu media iklan (biasanya berukuran besar) yang dipasang di tempat-tempat terbuka seperti di pinggir jalan, pusat keramaian, atau tembok, dan sebagainya.

Jenis-jenis media luar ruang meliputi billboard, baliho, poster, spanduk, umbul-umbul, transit (panel bus), balon raksasa, dan lain-lain. • Media lini bawah. Media lini bawah yaitu media-media yang digunakan untuk mengiklankan produk. Umumnya ada empat macam media yang digunakan dalam media lini bawah, yaitu: pameran, direct mail, point of purchase, merchandising schemes, dan kalender.

Menurut Swastha (2002), berdasarkan tujuan dan penggunaannya, iklan diklasifikasikan dalam beberapa kelompok, yaitu: a. Periklanan barang (Product Advertising) Dalam periklanan produk, pemasangan iklan menyatakan kepada pasar tentang produk yang ditawarkannya. Periklanan produk ini dapat dibagi lagi ke dalam beberapa jenis, yaitu: • Primary demand advertising.

Primary demand advertising merupakan periklanan yang berusaha mendorong permintaan untuk suatu jenis produk secara keseluruhan, tanpa menyebutkan merek atau nama produsennya. • Selective demand advertising. Selective demand advertising ini hampir sama dengan primary demand advertising, hanya bedanya dalam selective demand advertising disebutkan merek barang yang ditawarkan.

b. Periklanan Kelembagaan (Institutional Advertising) Periklanan kelembagaan ini dapat dibagi menjadi tiga golongan, yaitu: • Patronage institutional advertising. Dalam periklanan ini penjual berusaha memikat konsumen dengan menyatakan suatu motif membeli pada penjual tersebut dan bukannya motif membeli produk tertentu. • Public relations institutional advertising. Untuk membuat pengertian yang baik tentang perusahaan kepada para karyawan, pemilik perusahaan atau masyarakat umum. • Public service institutional advertising.

Periklanan ini menggambarkan tentang suatu dorongan kepada masyarakat untuk menggunakan kendaraan dengan hati-hati. c. Periklanan Nasional, Regional dan Lokal Periklanan juga dapat digolongkan menurut daerah geografis dimana kegiatan periklanan tersebut dilakukan. Periklanan tersebut adalah sebagai berikut: • Periklanan Nasional. Periklanan nasional (national advertising)sering juga disebut general advertising, merupakan periklanan yang biasanya disponsori oleh produsen dengan distribusi secara nasional.

• Periklanan Regional. Periklanan regional (regional advertising) adalah periklanan yang hanya terbatas di daerah tertentu dari sebuah negara. • Periklanan Lokal. Periklanan lokal (local advertising) disebut juga retail advertising, biasanya dilakukan oleh pengecer dan ditujukan kepada pasar lokal saja.

d. Periklanan Pasar Penggolongan periklanan yang lain adalah penggolongan yang didasarkan pada jenis atau sifat pasarnya. Oleh karena itu, jenis periklanannya tergantung pada jenis atau sifat pasarnya. Oleh karena itu, jenis iklan merupakan salah satu media informasi yang bersifat tergantung pada sasaran yang dituju, apakah konsumen, perantara, pedagang, atau pemakai industri.

Jenis periklanan tersebut adalah: • Consumer advertising, ditujukan kepada konsumen. • Trade advertising, ditujukan kepada perantara pedagang, terutama pengecer. • Industrial advertising, ditujukan kepada pemakai industri.

Sifat-sifat Iklan Menurut Tjiptono (2005), iklan memiliki beberapa sifat, yaitu: • Public Presentation. Iklan memungkinkan setiap orang menerima pesan yang sama tentang produk yang diiklankan. • Persuasiveness. Pesan iklan yang sama dapat diulang-ulang untuk memantapkan penerimaan informasi. • Amplifed Expresiveness.

Iklan mampu mendramatisasi perusahaan dan produknya melalui gambar dan suara untuk menggugah dan mempengaruhi perasaan khalayak.

iklan merupakan salah satu media informasi yang bersifat

• Impersonality. Iklan tidak bersifat memaksa khalayak untuk memperhatikan dan menanggapinya, karena merupakan komunikasi yang monolog (satu arah). Sedangkan menurut Kotler dan Keller (2007), sifat-sifat iklan adalah sebagai berikut: • Daya sebar. Iklan memungkinkan penjual mengulangi pesan berkali-kali. Iklan juga memungkinkan para pembeli menerima dan membandingkan pesan-pesan dari berbagai pesaing.

Iklan berskala besar menyatakan sesuatu yang positif tentang ukuran, kekuatan, dan keberhasilan penjualan tersebut. • Daya ekspresi yang besar.

Iklan memberikan peluang untuk mendramatisir perusahaan tersebut dan produknya melalui penggunaan cetakan, suara, dan warna yang berseni. • Impersonalitas. Pendengar tidak merasa wajib memerhatikan atau menanggapi iklan.

Iklan adalah suatu monolog di hadapan, dan bukan dialog dengan pendengar. Daya Tarik Iklan Daya tarik iklan (power of impression) adalah seberapa besar iklan mampu memukau atau menarik perhatian pemirsanya.

Dalam menampilkan pesan iklan yang mampu membujuk, mampu membangkitkan dan mempertahankan ingatan konsumen akan produk yang ditawarkan, memerlukan daya tarik bagi pemirsa sasaran.

Daya tarik iklan sangat penting karena akan meningkatkan keberhasilan komunikasi dengan pemirsa. Menurut Shimp (2000), daya tarik yang sering digunakan dalam iklan adalah sebagai berikut: a. Daya tarik peran pendukung Banyak iklan mendapat dukungan endorsement eksplisit dari berbagai tokoh popular. Selain dukungan dari para selebriti, produk -produk juga menerima dukungan eksplisit dari kaum non selebriti.

Menurut urutan tingkat kepentingannya, pertimbangan pertama adalah kredibilitas endorser, kecocokan endorser dengan khalayak, kecocokan endorser dengan merek, daya tarik endorser, dan setelah itu pertimbangan lainnya. b. Daya tarik humor Pemakaian humor sangat efektif untuk membuat orang-orang memperhatikan iklan dan menciptakan kesadaran merek. Bila dilakukan dengan benar dan pada keadaan yang tepat, humor dapat merupakan teknik periklanan yang sangat efektif.

c. Daya tarik rasa takut Pemakaian rasa takut diharapkan akan sangat efektif sebagai cara untuk meningkatkan motivasi. Para pengiklan mencoba memotivasi para pelanggan untuk mengolah informasi dan melakukan tindakan dengan menggunakan daya tarik rasa takut yang menyebutkan konsekuensi negatif jika tidak menggunakan produk yang diiklankan, atau konsekuensi negatif dari perilaku yang tidak baik.

d. Daya tarik rasa bersalah Seperti rasa takut, rasa bersalah juga menjadi pemikat bagi emosi negatif. Daya tarik terhadap rasa bersalah itu kuat karena secara emosional rasa bersalah memotivasi orang dewasa untuk melakukan tindakan bertanggung jawab yang menyebabkan penurunan dalam tingkat rasa bersalah. e. Pemakaian unsur seksual Iklan yang berisi daya tarik seksual akan efektif bila hal ini relevan dengan pesan penjualan dalam iklan. Tetapi bila digunakan dengan benar, dapat menimbulkan perhatian, meningkatkan ingatan dan menciptakan asosiasi yang menyenangkan dengan produk yang diiklankan.

f. Daya tarik musik iklan Musik telah menjadi komponen penting dunia periklanan hampir sejak suara direkam pertama kali. Jingle, musik iklan merupakan salah satu media informasi yang bersifat, nada-nada popular, dan aransemen klasik digunakan untuk menarik perhatian, menyalurkan pesan penjualan, menentukan tekanan emosional untuk iklan, dan mempengaruhi suasana hati para pendengar. Daftar Pustaka • Tjiptono, Fandy. 2005. Brand Management and Strategy. Andi: Yogyakarta.

• Kasali, Rhenald. 2007. Manajemen Periklanan. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti. • Kotler, P., dan Armstrong, G. 2008. Prinsip-prinsip Pemasaran. Jakarta: Erlangga. • Liliweri, Alo. 2011. Komunikasi Serba Ada Serba Makna. Jakarta: Prenada Media Group. • Durianto. 2003. Invasi Pasar dengan Iklan Yang Efektif. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. • Kriyantono. 2008. Teknik Praktis Kiat Komunikasi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

• Purnaningwulan, R.D. 2015. Hubungan Terpaan Iklan Televisi Produk Revlon dengan Motivasi Konsumen Wanita dalam Melakukan Pembelian Produk di Mall Surabaya. Jurnal Commonline, Vol.4, No.2. • Novianti, Ratna. 2002. Jalan Tengah Memahami Iklan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. • Shimp, Terence. 2000. Periklanan Promosi: Aspek Tambahan Komunikasi Pemasaran Terpadu. Jakarta: Erlangga. • Swastha, Basu. 2002. Manajemen Pemasaran.

Jakarta: Liberty. • Tjiptono, Fandy. 2005. Pemasaran Jasa. Yogyakarta: Bayumedia Publishing. • Kotler, Philip dan Keller. 2007. Manajemen Pemasaran. Jakarta: Indeks.
Apakah Kamu sudah tahu mengenai jenis jenis iklan dan contohnya? Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, yuk Kita bahas terlebih dahulu iklan itu sendiri.

Iklan adalah semua bentuk pesan yang memiliki tujuan untuk mempromosikan sebuah produk bisa barang ataupun jasa. Semua hal yang memiliki kaitan dengan manusia dan memiliki dampak dan perkembangan yang bagus bisa diiklankan. Advertise atau iklan biasanya ditayangkan melalui beberapa media publik yang sudah dikenal oleh kalangan masyarakat.

Untuk orang yang berkecimpung di dalam dunia bisnis, tentunya tidak asing dengan iklan. Jenis jenis iklan iklan merupakan salah satu media informasi yang bersifat dipromosikan setiap orang ataupun perusahaan berbeda-beda, sekaligus wadah dalam penyaluran iklannya.

Bisa dibilang setiap iklan yang akan diiklankan memiliki pasar yang berbeda-beda. Seperti yang kita ketahui pada era sekarang ini iklan kerap sekali muncul dari berbagai sumber media, mulai dari sosial media, media cetak sampai media elektronik lainya. Sebelum pembahasan kita lanjut seputar jenis jenis iklan, mari kita bahas pengertian, ciri ciri, tujuan sampai kelebihan dan kekurangan iklan.

Tentunya supaya kamu juga lebih paham dengan jenis jenis iklan. Pengertian Iklan Jelaskan apa itu iklan, nah kalimat ini sering muncul bukan, namun kita hanya tahu bahwa itu merupakan iklan namun belum begitu paham dan bingung bagaimana menjelaskan apa itu pengertian iklan.

Pengertian iklan adalah suatu informasi yang berisikan pesan untuk membujuk orang yang sedang melihatnya dengan maksud untuk menarik perhatian konsumen baik itu jasa maupun barang bentuk fisik. Iklan tidak hanya untuk komersial saja, namun iklan juga bisa dimanfaatkan sebagai salah satu media penyebar untuk mengajak kepada pembaca supaya melakukan hal yang positif.

Misalnya: • Bahaya narkoba • Iklan layanan masyarakat • Go green • Buang sampah • dan masih banyak lagi. Tidak dipungkiri lagi bahwa iklan sangat efektif untuk memberikan informasi, pasalnya kehadiran iklan sangat mampu untuk mendorong hasil penjualan atau closing bagi iklan jualan produk. Pengertian Iklan Menurut Para Ahli Setelah kita tahu apa yang dimaksud dengan iklan secara umum pada pembahasan di atas, berikut ini merupakan pengertian iklan menurut para ahli.

1. KBBI Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah suatu pesan atau berita yang bisa mendorong, membujuk kepada khalayak ramai supaya tertarik dengan barang atau jasa yang ditawarkan. Pemberitahuan ini perihal seputar barang atau jasa yang sedang dijual, dipasang di dalam media massa contohnya seperti surat kabar dan majalah atau tempat umum yang lainya.

2. Wikipedia Iklan menurut wikipedia adalah promosi benda atau barang, jasa tempat usaha atau ide yang harus dibayar oleh sponsor. Dunia manajemen pemasaran mengenal iklan sebagai salah satu strategi penawaran atau promosi secara global. 3. Kriyantono (2008) Iklan merupakan bentuk komunikasi non-personal atau tidak untuk iklan merupakan salah satu media informasi yang bersifat. Menjual pesan-pesan secara persuasif dari sponsor. Berguna dalam mempengaruhi orang supaya membeli produk dengan membayar sesuai yang tercantum.

4. Durianto (2003) Iklan menurut Durianto memiliki definisi sebagai salah satu proses komunikasi, yang bertujuan untuk membujuk atau menggiring kepada orang. Tujuannya supaya mengambil sebuah tindakan yang bisa menguntungkan bagi pembuat iklan. 5. Suhandang (2005) Menurut beliau, iklan adalah salah satu jenis teknik dalam berkomunikasi kepada massa dengan membayar ruang dan waktu tertentu. Informasi bisa berupa seputar barang dan jasa yang ditawarkan bisa dipasang sebagai iklan yang tampil di media massa.

6. Gilson & Berkman (1980) Menurut Gilson & Berkman, iklan adalah media komunikasi persuasif yang direncanakan sedemikian rupa untuk menghasilkan sebuah respon dan membantu tercapainya iklan merupakan salah satu media informasi yang bersifat dengan tujuan pemasaran. 7. Russel & Lane (1990) Pendapat beliau bahwa iklan adalah sebuah pesan yang akan dibayar oleh sponsor dan disampaikan melalui beberapa media massa. 8. Wright (1978) Menurut Wright, iklan adalah proses komunikasi yang memiliki kekuatan sangat penting sebagai alat pemasaran.

Iklan bisa untuk membantu dalam menjual barang, memberikan layanan dan gagasan melalui saluran tertentu dalam bentuk informasi yang persuasif. 9. Wells (1992) Iklan adalah salah satu bentuk komunikasi non personal dengan melakukan pengeluaran biaya kepada pihak sponsor. Media yang digunakan bisa berupa media massa dan memiliki tujuan untuk membujuk dan memberikan pengaruh kepada penonton.

10. Lee (2004) Pengertian ikan menurut Lee adalah sebuah komunikasi komersil dan non komersial tentang sebuah organisasi serta produknya ditransmisikan ke khalayak ramai sesuai dengan target. Bisa iklan merupakan salah satu media informasi yang bersifat berbagai media yang sifatnya umum seperti media massa, contoh televisi, radio, koran, majalah, reklame dan yang lainya.

11. Rhenald Kasali (1992) Rhenald Kasali mengungkapkan, secara sederhana iklan merupakan sebuah pesan yang menawarkan suatu produk, ditujukan kepada masyarakat melalui berbagai media. 12. Kotler (2002) Iklan merupakan sebuah bentuk penyajian dan promosi tentang ide, barang ataupun jasa secara non-personal ole suatu sponsor tertentu yang memerlukan biaya anggaran.

13. Fandy Tjiptono Iklan merupakan salah satu bentuk promosi yang paling banyak digunakan oleh perusahaan dalam mempromosikan produk-produknya. 14. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2002 Tentang penyiaran Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 Tentang Penyiaran dalam Pasal 1 angka 5 mendefinisikan iklan sebagai siaran iklan, yaitu siaran informasi yang bersifat komersial dan layanan masyarakat tentang tersedianya jasa, barang, dan gagasan yang dapat dimanfaatkan oleh khalayak dengan atau tanpa imbalan kepada lembaga penyiaran yang bersangkutan.

Undang-unfang tentang iklan Unsur Unsur pada Iklan Tidak semua teks atau konten dapat disebut sebagai iklan, sebab harus memenuhi syarat atau unsur dari iklan itu sendiri. Berikut ini merupakan unsur yang harus terdapat pada sebuah iklan.

1. Nama Produk Unsur unsur iklan yang pertama harus kamu ketahui adalah nama produk. Mengapa nama dalam produk sangat penting dalam unsur iklan, karena produk atau jasa yang diiklankan harus memiliki nama sebagai identitas dari produk yang ditawarkan. Informasi yang ada dalam produk juga harus terlihat menonjol supaya mudah untuk dikenal oleh banyak orang, terutama orang yang baru saja melihat iklan yang baru atau iklan fresh.

Oleh sebab itu pemakaian nama produk yang tepat sangat cocok sekali sebagai salah satu media dalam memperkenalkan produk. Gunakan ide sekreatif mungkin sebagai calon pembeli, supaya calon pembeli akan lebih tertarik.

Jika pembeli puas dengan produk atau jasa, maka pembeli akan kembali untuk membeli jasa atau produk tersebut. jadi kamu juga akan lebih menghemat biaya iklan.

Contoh nama produk • Indomie • Zalora • Iklan merupakan salah satu media informasi yang bersifat • Mandiri • BCA • Dll Nama dari produk atau jasa dikenal juga dengan istilah brand. 2. Gambar Produk Setelah kamu berhasil menemukan unsur unsur iklan yang pertama dengan nama yang pas, kemudian kamu harus menyiapkan gambar produk atau jasa yang menarik.

Gunakan gambar yang bagus supaya terlihat profesional, selain menarik perhatian orang pun akan lebih percaya dan ingin mencoba untuk membelinya. Era saat ini memang pemakaian gambar atau bisa disebut unsur visual dalam iklan sangat berpengaruh, sebelumnya iklan hanya berbentuk teks tulisan promosi.

Namun dengan perkembangan zaman kini terus berkembang hingga sekarang iklan berupa gambar dan video visual yang menarik. Kamu bisa memadukan beberapa unsur unsur ke dalam iklan kamu misalkan, memadukan unsur teks, gambar bergerak, video, audio serta musik dalam pembuatan iklan supaya lebih trendi dan kekinian seperti anak milenial sekarang yang kece-kece. 3. Keunggulan Di dalam iklan jangan lupa juga untuk menampilkan sebuah keunggulan yang akan didapat oleh audien jika sampai membeli produk atau jasa tersebut.

keunggulan dalam iklan akan menambahkan nilai plus dan bisa menjadi salah satu alasan untuk memperkuat daya tarik pembeli. 4. Teks Deskripsi Kalimat deskripsi atau teks dalam iklan sangat penting sebagai salah satu pendorong untuk lebih memperjelas dan menguraikan spesifikasi produk atau layanan jasa yang diiklankan.

Pemakaian kalimat atau teks deskripsi harus menarik, tidak membosankan dan mudah sekali untuk orang pahami. 5. Teks Persuasif / Ajakan Selain deskriptif atau ajakan. Fungsi dari kalimat persuasif ini berfungsi sebagai kalimat mengajak atau membujuk orang untuk memaki suatu produk atau jasa yang sedang diilankan.

Teks atau kata kata dalam iklan harus singkat dan berbentuk slogan agar mudah diingat oleh banyak orang. 6. Menarik Perhatian Unsur iklan yang berikutnya adalah daya tarik, iklan yang dipasang harus memiliki daya tarik yang sesuai dengan minat atau ketertarikan dengan target konsumen. Sehingga calon pembeli merasa ingin lebih tahu tentang produk atau layanan jasa yang sedang diiklankan tersebut. 7. Membangun Minat Pembeli Mebangun minat pembeli itu dangat penting dalam promosi produk atau layanan jasa.

Unsur iklan ini hampir mirip dengan menarik perhatian audiens. keluarkan ide ide kreatif kamu untuk bisa menarik perhatian dari konsumen. 8. Keinginan Iklan yang sedang tayang harus mampu memecahkan masalah yaitu keinginan dari konsumen. Pihak pengiklan juga harus menemukan suatu cara untuk menggerakkan keinginan suatu konsumen melalui iklan.

9. No Hoax Unsur kepercayaan dalam iklan sangat penting untuk mendapatkan rasa percaya dalam diri audiens atau konsumen. Oleh sebab itu, dalam iklan harus terdapat berbagai aspek sebagai bukti atau testimoni untuk menyakinkan konsumen. 10. Informasi Kontak Penjual Unsur kepercayaan dalam iklan sangat penting untuk mendapatkan rasa percaya dalam diri audiens atau konsumen.

Oleh sebab itu, dalam iklan harus terdapat berbagai aspek sebagai bukti atau testimoni untuk menyakinkan konsumen.

Selian nomor kamu juga bisa mencantumkan nama media sosial, facebook, instagram, channel youtube dan juga alamat toko penjual. Dengan mencantumkan semua informasi tersebut pasti akan membuat calon pembeli lebih percaya dengan toko.

Ciri Ciri Iklan Berikut ciri ciri yang harus dimiliki oleh sebuah iklan. • Iklan harus memiliki isi yang jelas, singkat, jujur, menarik, objektif dan tidak menyinggung pihak yang lainnya.

• Iklan harus bersifat informatif, maksudnya iklan harus bersifat memberikan penjelasan, khususnya tentang produk atau jasa yang sedang ditawarkan.

• Bahasa yang digunakan dalam iklan mudah dipahami dan dimengerti. Dengan penggunaan bahasa yang mudah pahami, iklan akan lebih mudah menarik perhatian audiens untuk menggunakan produk yang diiklankan. • Iklan dikemas secara praktis, menarik dan sekiranya bisa menarik perhatian audiens. • Iklan bersifat persuasif atau mengajak. Hal ini bertujuan untuk menarik simpati audiens agar mau mencoba dan memakai produk yang diiklankan.

Jenis Jenis Iklan dan Contohnya Diantara ciri-ciri iklan diatas yang sekiranya sudah kamu pahami, iklan harus menonjolkan keunggulan produk atau jasa supaya mampu mempengaruhi konsumen. Tentunya iklan bisa ditemukan di berbagai tempat mulai dari siaran TV, radio, koran internet atau online hingga pamflet jalan.

Faktanya memang ada banyak sekali jenis jenis iklan baik itu komersial maupun nonkomersial. Dibawah ini akan kami jelaskan tentang jenis jenis iklan beserta gambar dan contohnya secara lengkap, mulai dari isinya, medianya dan tujuannya. 1. Jenis Iklan Berdasarkan Isinya Macam-macam iklan berdasarkan isinya terbagi menjadi 3 jenis, yaitu: • Iklan pemberitahuan. • Iklan penawaran produk atau jasa.

• Iklan layanan masyarakat. A. Iklan Layanan Masyarakat Iklan ini biasanya berasal dari instansi atau sebuah lembaga baik itu pemerintahan, organisasi maupun desa.

Jenis ikan ini juga memiliki tujuan untuk memberikan penjelasan dan pencerahan mengenai sesuatu hal supaya dapat meningkatan kesadaran diri dari masyarakat terhadap isu-isu yang beredar.

Nah, untuk contoh iklan layanan masyarakat dalam pembahasan kali ini adalah sebagai berikut: • Iklan pemilu • Iklan keluarga berencana • Iklan tentang covid-19 • Iklan melestarikan budaya bangsa • Iklan tentang sampah • Iklan menghemat listrik • Dan masih banyak lagi contohnya. Untuk lebih jelasnya kami juga telah mambahasa sebelumnya tentang contoh iklan layanan masyarakat sebagai salah satu referensi yang bisa kamu pakai. B. Iklan Pengumuman atau Pemberitahuan Macam-macam iklan berdasarkan isi berikutnya adalah iklan pengumuman atau pemberitahuan.

Iklan pengumuman dibuat bertujuan supaya bisa menarik perhatian masyarakat tertentu. Isi dari iklan ini diantaranya: • Event • Pesta • Perlombaan • Berita • Duka cita • Dan masih banyak lagi.

C. Iklan Penawaran Jenis iklan berdasarkan isinya yang terakhir adalah iklan penawaran. Iklan penawaran bisa secara online maupun offline. Nah iklan ini juga sering dan sangat kerap kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Iklan penawaran atau niaga merupakan jenis iklan yang memiliki tujuan untuk menawarkan berupa barang ataupun jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat, perusahaan, perorangan maupun bisa dikatakan kepada khalayak ramai.

Dengan pemasaran yang luas, iklan penawaran atau niaga menjadi iklan unggulan yang banyak sekali tayang di berbagai media untuk bisa tersampaikan kepada konsumen. Adapun contoh iklan penawaran atau niaga adalah sebagai berikut: Iklan barang: Sepatu, tas, makanan, obat-obatan, barang elektronik, kosmetik atau kecantikan dan masih banyak lagi.

Iklan layanan jasa: jasa pengobatan, jasa service, ojek online dan yang lainya. 2. Jenis Iklan Berdasarkan Media Macam-macam iklan berdasarkan medianya dalam pembahasan ini terbagi menjadi 4 jenis, 4 jenis itu adalah: • Iklan Media Cetak • Iklan Luar Ruangan • Iklan Elektronik • Iklan Internet Atau Online Nah, berikut ini penjelasan dan contohnya. A. Iklan Media Cetak Pembahasan yang pertama adalah iklan media cetak. Sudah paham dengan iklan ini belum? iklan media cetak adalah salah satu iklan yang dibuat dengan cara dicetak yang pada intinya berupa bentuk fisik bukan digital.

Iklan media cetak seringkali kita jumpai di media cetak seperti koran, majalah, selebaran, poster, banner, spanduk dan yang lainya. Iklan media cetak terdapat ketentuan dan ketetapan dalam membuatnya, karena juga menentukan dimana iklan tersebut akan dipasang.

Adapun ketentuan dalam jenis iklan media cetak ini adalah: • Jenis iklan media cetak memiliki lebih dari empat baris atau tidak sampai dari kolom iklan. • Iklan cetak dalam kolom berukuran lebih tinggi apabila dibandingkan dengan iklan baris. • Tampilan display pada iklan media cetak biasanya memiliki ukuran yang lebih luas. B. Iklan Luar Ruangan Out of home atau iklan luar ruangan adalah jenis iklan yang media pemasarannya mencakup masyarakat yang berada pada luar rumah.

Iklan ini bisa dikatakan juga dengan iklan media cetak, namun karena segmennya yang berbeda dan sering juga kita temui di jalan-jalan.

Adapun contoh jenis iklan luar ruangan ini adalah spanduk, iklan papan billboard dan yang lainnya. C. Iklan Elektronik Sesuai dengan namanya iklan elektronik adalah iklan modern yang kini sering kita lihat di berbagai media sosial karena iklan ini dalam penayangan iklan nya hanya muncul di media elektronik. Iklan media elektronik ini sering kita jumpai di media seperti berikut ini penjelasanya: • Iklan televisi yang sangat menonjolkan editing video visual dan audio sebagai media untuk penyampaian isi dan tujuan dalam iklan.

• Iklan radio yang lebih berfokus pada intonasi suara yang mengajak dan menyampaikan isi dalam iklan. • Iklan luar ruangan seperti yang berada dalam bus, taksi, terminal dan stasiun yang juga menggunakan media elektronik. D. Iklan Internet / Online Macam-macam iklan berikutnya adalah iklan internet atau iklan online. Iklan online atau iklan internet adalah jenis iklan yang disampaikan dengan menggunakan media internet yang hanya diakses secara online.

Iklan ini sebenarnya juga masih tergolong dengan iklan elektronik namun karen konteksnya berbeda maka tidaklah sama. Iklan online atau elektronik sering kali kita temui di sebuah situs website, blog, sosial media, mesin pencari. 3. Jenis Iklan Berdasarkan Tujuan Macam-macam iklan yang terakhir adalah iklan berdasarkan tujuannya. Tujuan dalam pemasaran iklan ini ternyata ada dua, apa saja: • Iklan komersial • Iklan non komersial.

Adapun penjelasan ada di bawah ini. A. Iklan Komersial Iklan komersial adalah iklan yang memiliki tujuan iklan merupakan salah satu media informasi yang bersifat atau memperoleh keuntungan ekonomi dan finansial untuk meningkatkan penjualan. Adapun diantara sedikit dari contoh iklan komersial adalah: Iklan jual sepeda motor, handphone, laptop dan barang yang lainya. Nah, kemudian iklan komersial ini juga dibagi menjadi 3 jenis lagi, yaitu: • Iklan konsumen yang bertujuan untuk mencari keuntungan yang mana sasaran dalam iklan ini adalah konsumen aktif.

• Iklan bisnis adalah iklan yang memiliki tujuan untuk mencari relasi bisnis, dimana sasarannya adalah mitra distributor, agen, reseller dan penyalur produk. • Iklan profesional merupakan iklan yang mencari keuntungan ekonomi dengan sasaran iklan merupakan salah satu media informasi yang bersifat adalah kalangan orang atau pun perusahaan dalam tingkat profesional.

B. Iklan Non-Komersial Pembasahan berikutnya adalah iklan non komersial. Iklan non komersial ini berbeda dengan iklan komersial yang tujuannya lebih ke dalam dunia bisnis atau ekonomi. Iklan non komersial merupakan jenis iklan yang dibuat dengan tujuan untuk memberikan informasi penting yang tentunya tidak berkaitan dengan jual beli. Sehingga iklan komersial ini sering kali digunakan dalam iklan layanan masyarakat atau iklan sosial.

Mengapa disebut demikian, karena iklan ini digunakan untuk kepentingan bersama untuk memperoleh keuntungan secara bersama-sama berupa informasi penting. Keuntungan bersama yang dimaksud adalah bertambahnya wawasan, kesadaran diri dan juga dapat mengubah perilaku atau kebiasaan kurang baik orang yang hidup di lingkungan masyarakat. Adapun sedikit contoh dari iklan non komersial ini adalah: • Iklan menjaga kebersihan.

• Hindari narkoba. • Iklan keluarga berencana. • Tata cara untuk membayar pajak. Fungsi dan Tujuan Iklan Fungsi dan tujuan iklan adalah untuk meningkatkan penjualan, selain itu dengan menggunakan iklan dapat membentuk citra produk yang diproduksi lebih dikenal oleh konsumen sehingga bisa menumbuhkan kesadaran merek. • Untuk menginformasikan suatu produk atau jasa kepada khalayak ramai. • Dapat memotivasi konsumen terhadap suatu produk atau layanan jasa.

• Untuk menarik perhatian konsumen terhadap suatu produk atau layanan jasa. • Mendukung komunitas bisnis-bisnis yang ada. • Membangun serta memelihara hubungan baik antara konsumen dengan perusahaan yang menyediakan produk atau layanan jasa.

Kelebihan dan Kekurangan Iklan Kelebihan Iklan • Kelebihan yang pertama, pihak pengiklan bisa secara berulang dalam melakukan iklan kepada konsumen. • Jangkauan dalam iklan sangat luas, sehingga dapat mendapatkan audiens yang sangat banyak, tidak hanya wilayah bahkan bisa nasional. • Dapat menjadi cermin perusahaan dengan menunjukkan besarnya perusahaan yang dilihat dari mutu, ukuran, media yang digunakan.

• Pembeli akan lebih tertarik dengan iklan karena lebih banyak pembaca atau penonton dan pendengarnya (kredibilitas tinggi). • Untuk iklan media cetak bisa berumur panjang dalam waktu yang lama. • Mempermudah dalam proses positioning produk karena iklan dapat dilihat oleh seluruh orang dalam kehidupan sehari-hari kapanpun dimanapun iklan bisa ditayangkan.

• Lebih mudah dalam menyampaikan suatu produk dan membuat konsumen lebih mengerti dan paham akan produk atau jasa yang diiklankan. Kekurangan Iklan • Anggaran dana untuk melakukan iklan cukup besar. • Iklan bisa diabaikan oleh audiens karena kurang menarik dan tidak sesuai dengan kebutuhan yang sedang dicari.

• Iklan di skip karena banyaknya persaingan dalam iklan. • Ilan hanya bisa melakukan monolog, bukan dialog dengan konsumen. Sehingga konsumen tidak bisa menanggapi secara langsung terhadap iklan. Iklan Konvensional Iklan Modern Koran Media sosial Spanduk Website Baliho Video trone Banner – Iklan konvensional dan modern Mungkin cukup sekian pembahasan tentang jenis jenis iklan, semoga artile kami bisa membantu kamu dalam mencari sebuah inspirasi dan sedikit pengetauan.

3 TEKS IKLAN KELAS 8




2022 www.videocon.com