Jelaskan 2 alasan mengapa kemajuan transportasi udara dapat meningkatkan potensi pariwisata

jelaskan 2 alasan mengapa kemajuan transportasi udara dapat meningkatkan potensi pariwisata

Pengembangan Transportasi Dalam Kepariwisataan Indonesia Post : - 19 September 2016 - 12:25 WIB - Dilihat 77643 kali Pariwisata merupakan salah satu sektor prioritas yang memiliki peran penting dalam kegiatan perekonomian suatu negara. Bahkan sektor pariwisata melebihi sektor migas serta industri lainnya apabila dikelola dengan baik. Dengan demikian, banyak negara di dunia untuk berlomba- lomba mengembangkan potensi-potensi pariwisata yang dimilikinya sebagai upaya untuk meningkatkan pendapatan negara (Yoeti, O.

2008: 1). Dalam pengembangan pariwisata saat ini, pemerintah pusat melakukan upaya – upaya agar tujuan pariwisata dapat tercapai. Tujuan pariwisata Indonesia tertuang dalam Undang – Undang No. 10 Tahun 2009 pasal 4 yaitu (1) meningkatkan pertumbuhan ekonomi,(2) meningkatkan kesejahteraan rakyat, (3) menghapus kemiskinan,(4) mengatasi pengangguran, (5) melestarikan alam, (6) lingkungan dan sumber daya, (7) memajukan kebudayaan, (8) mengangkat citra bangsa, (9) memupuk rasa cinta tanah air, (10) memperkukuh jatidiri bangsa, serta (11) mempererat persahabatan antar bangsa.

Salah satu upaya pemerintah dalam mewujudkan tujuan pariwisata adalah dengan pengembangan Destinasi Pariwisata Nasional (DPN) serta penetapan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yang dideskripsikan dalam PP No. 50 tahun 2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional (RIPARNAS). Dalam pengembangan DPN, pemerintah perlu koordinasi lintas sektoral, menurut Middleton dalam Marketing Tourism and Travel (2001:11) lingkup sektor yang terkait dengan pariwisata adalah jasa penginapan ( Accomodation sector), daya tarik wisata (Attraction sector), Transportasi (Transport Sector), Travel Organizer’s sector, dan Destination Organization Sector.

Dalam mengintegrasikan kelima sektor tersebut, pemerintah Indonesia melalui Inpres no. 16 Tahun 2005 mengenai Kebijakan Pembangunan Kebudayaan dan Pariwisata serta diperkuat dengan Perpres No. 64 Tahun 2014 mengenai Koordinasi Strategis Lintas Sektor Penyelenggaraan Kepariwisataan menetapkan bentuk - bentuk koordinasi strategis lintas sektor antar kementerian agar selaras, serasi dan terpadu yang dipimpin oleh Wakil Presiden dan dibantu oleh Kementerian Pariwisata.

Salah satu unsur strategis dalam aktivitas kepariwisataan adalah sektor transportasi. Melihat struktur sistem pariwisata yang dikemukakan oleh Lepier dalam cooper et al (1993).

Tansportasi merupakan media wisatawan dalam membawa wisatawan dari daerah asal menuju destinasi wisata.

Gambar 1 Sistem Pariwisata Sumber : Lepier dalam cooper et al (1993) Pada gambar diatas menjelaskan bahwa peran transportasi sangat penting dalam sistem kepariwisataan dimana sektor transportasi membawa wisatawan dari asal wisatawan menuju daerah tujuan wisatawan. Indonesia merupakan tujuan wisata bagi wisatawan asal Australia, Malaysia, Singapura, Jepang, Taiwan, Hongkong, Timur Tengah, Eropa dan Amerika.

Tentu dapat dibayangkan bagaimana mereka bisa mencapai Indonesia tanpa transportasi.

jelaskan 2 alasan mengapa kemajuan transportasi udara dapat meningkatkan potensi pariwisata

Pada sisi lain, kondisi geografi Indonesia mempunyai lingkup sebagai negara kepualauan, dan memiliki banyak gunung membuat transportasi mengambil bagian penting dalam menghubungkan antar wilayah di Indonesia. Menurut Utomo, jenis-jenis transportasi terbagi menjadi tiga yaitu, • Transportasi darat adalah segala bentuk transportasi menggunakan jalan untuk mengangkut penumpang atau barang.

Bentuk awal dari transportasi darat adalah menggunakan kuda, keledai atau bahkan manusia untuk membawa barang melewati jalan setapak. Seiring dengan berkembangkan perdagangan, jalan diratakan atau dilebarkan untuk mengakomodir aktivitas.

Alat transportasi darat dipilih berdasarkan faktor-faktor seperti jenis dan spesifikasi kendaraan, jarak perjalanan, tujuan perjalanan, ketersediaan alat transportasi, ukuran kota dan kerapatan permukiman, faktor sosial-ekonomi.

Contoh moda transportasi darat adalah kendaraan bermotor, kereta api, gerobak yang ditarik oleh hewan (kuda, sapi,kerbau), atau manusia. • Transportasi air merupakan alat transportasi yang menggunakan media sungai, danau dan laut sebagai landasan operasionalnya. Alat transportasi air contohnya seperti kapal,tongkang, perahu dan rakit. • Transportasi udara.

dalah merupakan alat angkutan mutakhir dan tercepat. Transportasi ini menggunakan pesawat udara sebagai alat angkutan sedangkan udara atau angkasa sebagai jalur atau jalannya. Alat transportasi udara dapat menjangkau tempat – tempat yang tidak dapat ditempuh dengan alat transportasi darat atau alat transportasi laut, di samping mampu bergerak lebih cepat dan mempunyai lintasan yang lurus, serta praktis bebas hambatan.

Contoh alat transportasi udara misalnya pesawat terbang, helikopter, balon udara, dll. Sementara itu, prasarana transportasi dibagi menjadi tiga aspek yaitu transportasi darat, Laut dan udara : • Prasarana transportasi di darat, Prasarana transportasi darat diantaranya seperti jalan raya, jembatan termasuk bagian perlengkapannya misalnya seperti halte bus.

Khusus untuk kereta api munggunakan jalur khusus yang disebut dengan Rel. Rel akan mengarahkan kereta api ketempat atau statsiun tujuan. • Prasarana transportasi di laut.

jelaskan 2 alasan mengapa kemajuan transportasi udara dapat meningkatkan potensi pariwisata

Prasarana untuk transportasi laut yaitu pelabuhan. Pelabuhan merupakan suatu fasilitas yang berada di ujung sungai, danau ataupun samudra yang berguna untuk tempat singgah kapal laut, mengangkut barang, memindahkan barang maupun mengangkut dan menurunkan penumpang.

• Prasarana transportasi di udara. Prasarana untuk transportasi udara yaitu bandar udara atau lebih sering disebut dengan bandara. Bandara merupakan suatu fasilitas untuk pesawat terbang lepas landas maupun untuk mendarat. Bandara juga dilengkapi dengan operator layanan penerbangan dan lain-lain Stakeholder Transportasi Stakeholder utama merupakan stakeholder yang memiliki kaitan kepentingan secara langsung dengan suatu kebijakan, program, dan proyek.

Mereka harus ditempatkan sebagai penentu utama dalam proses pengambilan keputusan, kaitannya dengan tranportasi darat, pihak-pihak yang terkait dalam mewujudkan keterpaduan antara moda transportasi jalan, sungai dan danau serta penyeberangan, sebagai upaya untuk menghubungkan seluruh wilayah tanah air dalam rangka memantapkan perwujudan Wawasan Nusantara dan memperkokoh ketahanan nasional, pihak-pihak tersebut adalah DPR/D, pemerintah (Kemenhub, kemenPU) dalam pengambilan dan implementasi kebijakan, swasta dan masyarakat dengan mendorong dan memfasilitasi terbentuknya forum kerjasama antar daerah dalam rangka perencanaan transportasi nasional dengan melibatkan partisipasi masyarakat.

Stakeholder transportasi di bidang pariwisata dapat dibilang kompleks. Disisi pemerintah terdapat pemerintah pusat (kementerian pariwisata, kementerian perhubungan, Ditjen Imigrasi, kementerian kehutanan untuk destinasi taman nasional, kementerian kelautan dan perikanan untuk destinasi kelautan) dan pemerintah daerah (dinas terkait di provinsi dan daerah).

Sementara itu pada sisi swasta terdapat biro perjalanan, agen perjalanan, perusahaan penerbangan, perusahaan perkapalan dan perusahaan untuk transportasi darat. Kebijakan pemerintah harus mengakomodasi keinginan tiap – tiap stakeholder transportasi.

Pengidentifikasian fungsi tiap stakeholder, kemudian rumusan pola transportasi dan pengembangan serta komitmen merupakan kunci keberhasilan integrasi antar stakeholder.

Target dan tantangan pariwisata Dalam kesempatan beberapa bulan yang lalu, dalam menghadapi MEA dan tantangan global lainnya pemerintah menetapkan sasaran 20 juta wisatawan mancanegara pada tahun 2019.

Sasaran tersebut tentu membutuhkan upaya yang ekstra mengingat kunjungan wisatawan pada tahun 2015 sebesar 10,40 Juta wisman.

jelaskan 2 alasan mengapa kemajuan transportasi udara dapat meningkatkan potensi pariwisata

Artinya dalam 4 tahun kedepan dari tahun 2015, pemerintah dan stakeholder terkait harus bekerja keras untuk mencapai sasaran yang nilainya 2 kali lipat dari kondisi saat ini.

Salah satu upaya dalam mewujudkan 20 juta wisman adalah penambahan daya dukung tambahan pariwisata. Daya dukung tambahan tersebut terkait dengan kapasitas kursi penerbangan langsung dari luar negeri serta kapasitas daya tampung akomodasi (hotel dan akomodasi lainnya).

Dari data www.bps.go.id selama lima tahun terakhir menunjukkan bahwa wisman yang datang ke Indonesia sebanyak rata-rata 71.45% melalui udara. Di samping itu penerbangan ke Indonesia secara rata-rata mengalami load faktor sekitar 68% (67,95%). Tidak dapat dipungkiri bahwa kondisi saat ini, persebaran destinasi pariwisata indonesia berada menyebar di lintas pulau dan menggunakan transportasi yang beragam.

Seperti contoh, wisatawan mancanegara yang akan mengunjungi pulau komodo, mereka harus terbang menggunakan pesawat menuju bandara Soekarno – Hatta, kemudian terbang menuju bandara ngurah rai, Bali dan dilanjutkan ke bandar udara komodo, labuan bajo.

Perjalanan tidak berhenti sampai situ, wisatawan harus naik ojeg / taksi ke pelabuhan labuan bajo, kemudian dilanjutkan perjalanan dengan menggunakan kapal untuk menuju pulau komodo selama 4 jalm. Sehingga estimasi total dari perjalanan wisatawan menuju labuan bajo adalah 2 – 3 hari, menggunakan transportasi darat, laut dan udara. Ilustrasi tersebut menggambarkan untuk menikmati destinasi wisata Indonesia perlu transportasi yang beragam.

Penetapan target 20 juta wisman pada tahun 2019 bukan hanya sekedar untuk promosi pariwisata saja, melainkan juga untuk menyiapkan segalanya, antara lain penerbangan langsung ke destinasi, bandara di destinasi yang bersangkutan (baik daya tampung terminal, fasilitas dan pelayanan pendaratan), penyebarannya antar destinasi yang notabene tersebar antar pulau, akomodasi di destinasi, transportasi lokal, serta penyediaan sumberdaya manusia yang memadai, baik kuantitas maupun kualitasnya di bidang yang berkaitan, dll.

Dengan demikian, diperlukan kerja keras antara stakeholder pariwisata Indonesia berupa pengembangan kepariwisataan secara menyeluruh di setiap aspek pariwisata. Berikut adalah saran dari penulis untuk pengembangan transportasi dalam pengembangan pariwisata Penambahan daya dukung transportasi Posisi saat ini mennggambarkan bahwa kapasitas transportasi yang ada mampu menampung 10,40 juta wisman.

Untuk mendongkrak kunjungan wisman menjadi 20 juta pada tahun 2019 (4 tahun mendatang) harus mempertimbangkan aspek daya dukung transportasi menuju destinasi pariwisata.

jelaskan 2 alasan mengapa kemajuan transportasi udara dapat meningkatkan potensi pariwisata

Aspek tersebut meliputi kapasitas transportasi antar pulau menuju destinasi pariwisata dan kapasitas transportasi lokal pada destinasi pariwisata. Selain kapasitas / daya tampung, aspek yang perlu diperhatikan adalah kelayakan / kualitas transportasi. Kualitas transportasi dapat dikontrol oleh pemerintah melalui lisensi kelayakan komponen transportasi.

Lisensi tersebut harus benar – benar dimonitor dengan baik oleh semua stakeholder karena berkaitan dengan keselamatan dan kenyamanan dalam menggunakan moda transportasi. Sarana dan prasarana seperti jalan raya, pelabuhan, dan bandara menuju destinasi wisata perlu dikembangkan baik dari kapasitas maupun dari kualitas. Pegembangan infrastruktur prasarana transportasi akan memperlancar pergerakan manusia sehingga mempengaruhi kepuasan perjalanan wisata.

Pengemasan informasi pariwisata Indonesia merupakan daerah kepulauan, hal ini berbanding lurus dengan persebaran setiap destinasi wisata yang tersebar antara pulau – pulau.

jelaskan 2 alasan mengapa kemajuan transportasi udara dapat meningkatkan potensi pariwisata

Dapat dilihat dari 10 destinasi prioritas yang ditetapkan kementerian pariwisata, yaitu; danau toba di pulau sumatera, tanjung kelayang di pulau belitung, kepulauan seribu di utara Jakarta, Tanjung Lesung, Borobudur dan Bromo di Pulau Jawa, sementara itu mandalika di pulau sumbawa, wakatobi di sulawesi, morotai di maluku utara dan labuan bajo di pulau flores.

Untuk menuju destinasi tersebut perlu adanya pengemasan informasi yang akurat tentang penggunaan transportasi berikut dengan harga penggunaan jasa transportasi. Pengemasan tersebut dapat berupa iklan, booklet, famplet, atau media promosi lainnya. Penyiapan sumber daya manusia Sumber daya manusia merupakan aspek penting dalam transportasi.

Terdapat istilah man behind the gun dalam industri transportasi. Alat transportasi bisa saja canggih, tapi karakter industri transportasi yang menuntut no mistake membuat peran SDM menjadi sangat penting dalam penggunaan alat transportasi. Aspek SDM dalam transportasi dapat berupa penyiapan sumber daya manusia melalui sekolah kejuruan / perguruan tinggi terapan di bidang transportasi, manajemen lisensi terhadap profesi di transportasi serta manajemen pengelolaan sumber daya manusia.

Penulis : B. Gustaman - (Mahasiswa Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung) Penjelasan: 1. Karena transportasi udara lebih minim kecelakaan daripada transportasi darat dan laut 2. Karena transportasi udara merupakan peringkat pertama dalam membawa keselamatan penumpang 3.

jelaskan 2 alasan mengapa kemajuan transportasi udara dapat meningkatkan potensi pariwisata

Karena transportasi udara cepat, nyaman, oleh karena itu cocok untuk potensi pariwisata agar penumpang senang dan tenang MAAF KALO SALAH ^_^ SEMOGA MEMBANTU ^_^ 5. Perhatikan identitas buku berikut! Judul Buku Tips & Trik Jago Main Rubik Penulis Buku Wicaksono Hadi Penerbit Buku : Gradien Mediatama Cetakan … I tahun 2009 Tebal Buku 184 halaman Rubik merupakan permainan puzzle mekanik berbentuk kubus yang mempunyai enam warna berbeda pada setiap sisinya.

jelaskan 2 alasan mengapa kemajuan transportasi udara dapat meningkatkan potensi pariwisata

Rubik ditemukan tahun 1974 oleh Profesor Erno Rubik. Dalam waktu yang tidak lama, rubik menciptakan sensasi internasional. Setiap orang ingin memiliki dan memainkannya.

Berdasarkan identitas buku, apa jenis buku tersebut? Jelaskan jawabanmu! Jawab:​ 1. apa yang sudah dilakukan bani terhadap rian? 2. setujuhkan kamu dengan sikap bani? jelaskanlah! 3. apakah sikap bani sesuai dengan nilai sila kedua … pancasila?

4. jika kamu menjadi rian,bagaimana perasaanmu menghadapi sikap bani? jelaskanlah! 5. apa sikap yang seharusnya dilakukan bani terhadap rian? 1. indonesia adalah negara yang.dengan banyak nya budaya yang dimiliki a. makmur b. majemuk c. damai d.

jelaskan 2 alasan mengapa kemajuan transportasi udara dapat meningkatkan potensi pariwisata

ramai 2.salah satu cara memperkukuh persat … uan dan kesatuan bangsa adalah. a.kerja sama internasional umat beragama b. hubungan baik antara pemuka agama c. dialog antar agama yang berbeda d. kerja sama antar umat beragama 3.cara menghargai budaya dari suku lain adalah. a. tidak mencela pertunjukan kesenian daerah lain b. biasa saja terhadap budaya daerah lain c.

tetap menganggap budaya sendiri yang paling baik d. menonjolkan budaya daerah sendiri 4.bentuk sikap menghargai keberagaman dalam beragama adalah.

a.

jelaskan 2 alasan mengapa kemajuan transportasi udara dapat meningkatkan potensi pariwisata

menganggap semua agama mengajar kan tata cara ibadah yang sama b. memiliki sikap toleransi terhadap pemeluk agama lain c. memilih teman pergaulan hanya yang memiliki agama sama d.menutup diri terhadap agama orang lain 5.sikap yang mencerminkan saling menghargai dalam perbedaan di lingkungan sekolah adalah. a. memberikan kesempatan belajar kepada siswa pintar b. mendengarkan pendapat orang lain walaupun tidak sesuai dengan pendapat sendiri c.

menaati aturan sekolah jika ada bapak/ibu guru d. mengikuti upacara setiap hari senin jika dimarahi 6.adat istiadat mitoni terdapat di daerah . 7. bhinneka tunggal ika berarti. 8.adat istiadat telah dilakukan masyarakat dalam jangka waktu yang. 9.adat istiadat harus. oleh masyarakat pendatang 10.upacara pertunjukan daerah yang berasal dari madura yaitu.

11.bagaimana sikapmu terhadap adat istiadat suatu tempat? 12.tulislah dua contoh perilaku siswa yang mencerminkan semangat mencintai bangsa dan tanah air? 13.berikan masing-masing satu contoh perilaku siswa yang mencerminkan nilai kegotoroyongan dalam kehidupan keluarga dan kehidupan di sekolah? 14.mengapa dalam setiap aktivitas masyarakat dari daerah yang berbeda dapat menggunakan bahasa indonesia?

15. jelas kan dasar negara kita yang menjadi dasar pemersatu bangsa?
Transportasi Udara Dukung Kemajuan Industri Pariwisata Reviewed by Metro Medan on Selasa, Desember 18th, 2018. This Is Article AboutTransportasi Udara Dukung Kemajuan Industri Pariwisata Metro Medan Transportasi udara sangat mendukung kemajuan Industri Pariwisata di Indonesia terlebih khususnya di kawasan kota Wisata Provinsi Sumatera Utara.

Demi kemajuan dalam bidang kepariwisataan, Pemerintah telah mengusahakan berbagai fasilitas akomodasi, biro perjalanan, promosi, rekreasi, pemasaran, penyediaan sarana angkutan darat, laut maupun udara, pendidikan kepariwisataan, kemudahan wisata ke Indonesia maupun investasi di bidang industri pariwisata […] Demi kemajuan dalam bidang kepariwisataan, Pemerintah telah mengusahakan berbagai fasilitas akomodasi, biro perjalanan, promosi, rekreasi, pemasaran, penyediaan sarana angkutan darat, laut maupun udara, pendidikan kepariwisataan, kemudahan wisata ke Indonesia maupun investasi di bidang industri pariwisata yang diharapkan sebagai sumber pemasukan devisa kedua atau ketiga sesudah migas.

Sarana penunjang pariwisata angkutan udara komersial, yang merupakan faktor penting, mengingat mayoritas angkutan wisata adalah melalui udara. Pada awal kelahiran penerbangan, pesawat udara dipakai sebagai sarana perang. Perlu diketahui pengalaman perang dunia pertama mengajarkan, bahwa pesawat udara dapat dipakai sebagai angkutan udara komersial, namun demikian sampai konvensi Paris 1919 disahkan, angkutan udara komersial belum menjadi kenyataan, karena konvensi tersebut belum mengatur pertukaran hak-hak penerbangan (traffic right).

Setelah perang dunia kedua berakhir, disadari sepenuhnya bahwa pesawat udara dapat dipakai sebgai sarana angkutan udara komersial yang dapat meningkatkan kemakmuran sutau bangsa, memperpendek jarak mempersingkat waktu yang tiba gilirannya mempererat persahabatan antar bangsa, mencegah timbulnya perang dunia dan dapat memelihara perdamaian dunia. Atas pertimbangan tersebut diatas, di Chicago diadakan konperensi yang membahas pertukaran traffic right, walaupun gagal menyetujui pertukaran traffic right.

Kegagalan tersebut tampak jelas dalam pasal 5,6 dan 77 konvensi Chicago 1944. Pasal 5 memberi hak negara anggota untuk mengadakan penerbangangan tidak berjadwal atau carter, walaupun kenyataannya pasal tersebut sulit dilaksanakan, karena berbagai hambatan yang dipersyaratkan oleh negara anggota. Pasal 6 mengatur penerbangan berjadwal yang memberi wewenang negara anggota untuk mengadakan perjanjian angkutan udara timbal balik, sedangkan pasal 77 memungkinkan untuk mengadakan pengoperasian internasional bersama.

Telah disadari bahwa pariwisata merupakan salah satu sumber devisa penting. Berbagai usaha baik melalui kerja sama antara perusahaan penerbangan maupun kebijaksanaan pemerintah dalam meningkatkan penerbangan guna melayani wisatawan. Di beberapa rute penerbangan tertentu, sering perusahaan penerbangan mengadakan kerjasama pengeporasian bersama.

Di Afrika, Air Zimbabwe dan Lufthansa mengadakan pengoperasian bersama rute Hrare dan Frankurt melalui Athena, sedangkan di Eropa, British Caledonia dan Ozark Airlines mengadakan pengoperasian bersama rute Amerika Utara dan Eropa.

Garuda Indonesia juga telah menjalin kerjasama dengan MAS, Cathay Pasific, China Airlines, Thai International dan KLM. Di samping itu juga menyelenggarakan berbagai paket wisata seperti Bali Package, Borobudur Package, Nusa Dua Executive Package dan lain-lain. (Osriel Limbong) Related Posts • Dua Komunitas Beri Apresiasi Hidayati Pejuang Geopark Kaldera Toba • Berikut 10 Favorit Tujuan Wisata Tahun 2018 Kecuali Danau Toba • Pemprovsu bersama Pemda dan Dunia Industri Sepakat Kembangkan Pariwisata Danau Toba • Gunakan Pesawat Air Asia Menuju Tempat Wisata Danau Toba • Destinasi Pariwisata di Provinsi Sumatera Utara Butuh Dukungan Infrastruktur Jawaban: Karena transportasi udara lebih minim kecelakaan daripada transportasi darat dan lautKarena transportasi udara merupakan peringkat pertama dalam membawa keselamatan penumpangKarena transportasi udara cepat, nyaman, oleh karena itu cocok untuk potensi pariwisata agar penumpang senang dan tenang.

smga membantu, Proklamsi Kemerdekaan Indonesia 1945 merupkan sejarah penting bagi bangsa Indonesia. Pengumuman kemerdekaan Indonesiapun disambut baik oleh seluruh ra … kyat Indonesia dan bahkan duniapun mengakui kedaulatan Indonesia.

Salah satu proklamator RI adalah Sukarno jelaskan 2 alasan mengapa kemajuan transportasi udara dapat meningkatkan potensi pariwisata Moh, Hatta yang berperan penting dalam peristiwa tersebut, yakni.A. Sebagai presiden dan wakil presiden saat ituB. Sebagai perwakilan Indonesia yang meminta kemerdekaan ke JepangC. Sebagai pimpinan negara tertinggi daat ituD.

Merumuskan dan mengetik naskah serta membacakannya dihadapan rakyat Indonesia dan dunia2. Manfaat pertukaran tenaga kerja antara negara adalaha. mendatangkan devisab. menciptakan lapangan kerja​
2 alasan mengapa kemajuan transportasi udara dapat meningkatkan potensi pariwisata adalah: 1.

Kemudahan akses/konektifitas 2. Peningkatan ekonomi kreatif dan pariwisata Penjelasan: 1. Kemudahan akses atau konektifitas.

jelaskan 2 alasan mengapa kemajuan transportasi udara dapat meningkatkan potensi pariwisata

Dengan adanya kemajuan di transportasi udara, wisatawan mancanegara juga semakin tertarik untuk mengunjungi daerah wisata. Kemajuan di transportasi udara menjamin kemudahan konektifitas wisatawan untuk bisa pulang-pergi dengan mudah, atau mengunjungi tempat wisata lain dengan mudah melalui transportasi udara. Tentunya transportasi udara menjadi penentu karena saat ini transportasi yang mudah digunakan terutama untuk turis yang berasal dari luar negeri adalah melalui udara alias pesawat.

Maka daerah yang memiliki bandara sudah dapat dipastikan wisatanya akan lebih berkembang ketimbang daerah yang tidak memiliki bandara. 2. Apabila transportasi udara tersedia dengan sangat baik dan sudah banyak wisatawan datang, maka muncul potensi ekonomi baru. Seperti pedagang bermunculan di daerah wisata. Antara lain pedagang makanan untuk menjadi wisata kuliner, atau pedagang kerajinan tangan untuk oleh-oleh. Hotel atau Vila juga bermunculan. Hal ini mendorong pendapatan daerah wisata, yang bisa digunakan untuk perbaikan fasilitas wisata di daerah tersebut.

Pelajari lebih lanjut: 1. Materi tentang peningkatan pariwisata di Indonesia brainly.co.id/tugas/2010179 2. Materi tentang potensi pariwisata di Indonesia brainly.co.id/tugas/10343974 3. Materi tentang kegunaan transportasi udara brainly.co.id/tugas/5974846 Detail jawaban: Kelas: 8 Mapel: IPS Bab: Dinamika Kependudukan dan Pembangunan Nasional Prawacana Kode: 8.10.2 #TingkatkanPrestasimu
Jakarta - Presiden SBY kembali melanjutkan safari ramadan dengan menggelar rapat kabinet di Kantor Angkasa Pura II, Tangerang.

Dalam kesempatan ini, SBY mamaparkan 5 alasan mengapa Indonesia perlu mengembangkan jasa transportasi udara. "Ada 5 hal yang membenarkan yang kita lakukan, dengan judul pengembangan bandar udara terbesar di Indonesia ini atau nomor 12 di dunia ini, diperlukan sekaligus pengembangan infrastruktur yang lain," ujar Presiden dalam pembukaan rapat kabinet di Kantor Angkasa Pura II, Tangerang, Banten, Kamis (2/8/2012).

jelaskan 2 alasan mengapa kemajuan transportasi udara dapat meningkatkan potensi pariwisata

Pertama, menurut SBY ekonomi Indonesia tumbuh 6 persen, dengan GDP diatas US$ 1 triliun sehingga membuat Indonesia menjadi ekonomi 15 besar dunia. Dengan growing middle class, lanjut SBY, otomatis demand akan meningkat tajam termasuk demand di bidang jasa udara. "Jangan sampai kita merugi ketika terjadi rising demand kita tidak bisa memenuhinya. Lebih merugi lagi kalau yang bisa memenuhi negara lain, negara-negara tetangga kita, sehingga kita berada di posisi yang kehilangan oportunity," jelasnya.

Kedua, SBY ingin meningkatkan konektivitas domestik, ASEAN, Asia Timur dan Asia Pasifik. Hal ini mendorong pembangunan agar ketika semua terhubung maka Indonesia sudah siap. "Terhubung negara di kawasan termasuk daerah-daerah di kawasan kita tidak menjadi the losser tapi menjadi the winner," paparnya. Ketiga, lanjut SBY, masih lambatnya pembangunan infrastuktur jasa udara.

Sehingga pembangunan infrastuktur harus di percepat. "Memang infrastruktur kita kurang akhirnya menghambat investasi, meskipun sudah dipercepat karena anggaran kita tersedia, tapi mesti ada percepatan dalam infrastruktur tertentu salah satunya jasa udara," ungkapnya. Keempat, pengembangan bandara udara dapat memberikan benefit bagi ekonomi Indonesia secara keseluruhan.

jelaskan 2 alasan mengapa kemajuan transportasi udara dapat meningkatkan potensi pariwisata

Pembangunan bandara dapat menciptakan lapangan pekerjaan yang diperlukan. "Seperti creating more job, demikian ekonomi down stream, material berkembang, jasa, ekonomi lokal dan sebagainya," kata SBY. Yang terakhir, Indonesia akan masuk asean economic community. Sehingga diharapkan pada 2015 segala sesatunya sudah siap. "Masih ada 3 tahun, kerjasama dengan dunia usaha, pemerintah daerah dan semua, sehingga setelah semua terintegrasi kita tidak dirugikan," tutupnya.

(mpr/dru)

METOPEN : (Pertemuan 5) (04-10-2021)




2022 www.videocon.com