Cara memotong bulu kemaluan

cara memotong bulu kemaluan

Faktanya adalah pria tidak benar-benar tertarik pada ide mencukur area kemaluan maupun bagian lain dari tubuh mereka. Sebagian besar dari mereka merasa bahwa mencukur bulu kemaluan pria (atau bagian tubuh lain yang dipenuhi rambut) bukanlah hal yang wajar. Sebenarnya pria Asia tidak memiliki jumlah bulu yang banyak dan mungkin hal tersebut menjadi alasan mengapa mereka enggan bercukur.

Bercukur dan waxing merupakan sesuatu yang aneh bagi para pria sehingga mereka akan bertanya: "Untuk apa?

cara memotong bulu kemaluan

Mengapa?" Nah, ada banyak manfaat dari kebiasaan mencukur bulu kemaluan pria. Pria modern yang memutuskan bercukur memiliki alasan sederhana, tetapi praktis dan logis: kebersihan dan sensualitas. Alasan lainnya adalah fakta Mr. P akan terlihat lebih menarik dan lebih besar (sekitar 1,5 cm). Nornelie Paniza, perawat sekaligus teknisi laser berlisensi di sebuah klinik perawatan gigi dan kulit internasional mengatakan bahwa pria Timur Tengah sangat memerhatikan kebersihan area pribadinya.

"Mereka memiliki rambut yang sangat tebal di seluruh tubuh sehingga mereka memilih metode laser untuk menghilangkan bulu yang tidak diinginkan di area yang sering berkeringat," ujar Paniza. Musim panas memang menjadi waktu terburuk karena rambut tebal di daerah kemaluan cara memotong bulu kemaluan menghasilkan bau yang tidak menyenangkan. Ini tidak terjadi pada cara memotong bulu kemaluan pria di belahan dunia mana pun.

Mencukur atau pun waxing hutan bulu yang lebat di bawah seharusnya menjadi cara untuk menjaga kebersihan alat kelamin pria. Tidak ada yang salah dari kegiatan mencukur bulu kemaluan pria. Bahkan para atlet, khususnya cabang binaraga, telah melakukan hal ini selama beberapa dekade, apalagi sudah ada fakta ilmiah bahwa akar rambut berkontribusi terhadap bau tak sedap. Siapa yang tidak ingin mencukur bulu kemaluan pria jika hasil yang didapat adalah area kemaluan yang bersih, rapi, bebas rambut, bebas bau, dan tampak lebih halus?

Panduan mencukur bulu kemaluan pria Hal cara memotong bulu kemaluan mungkin masih terdengar sulit ketika Anda mencoba meyakinkan suami atau pasangan Anda untuk mencobanya, tetapi tetap layak dicoba karena semua yang dilakukannya juga akan menguntungkan Anda.

Begitu suami bilang ya, langkah selanjutnya adalah mendukungnya bercukur. Berikut ini beberapa hal yang perlu Anda pahami karena ini adalah area yang sensitif sehingga Anda perlu berhati-hati: 10 Cara Mencukur Bulu Kemaluan Pria 1. Pilih pisau cukur yang tajam dan bagus Beberapa orang lebih menyukai pisau cukur elektrik yang bekerja paling baik pada 'semak-semak rimbun'. Carilah kepala pisau cukur yang fleksibel dan dapat mencukur setiap sudut dengan mudah.

Ingat ini! Anda mencukur area yang sangat sensitif. Lebih baik tidak membeli sekadar pisau cukur yang murah. Pastikan kualitas pisau cukur yang digunakan. Anda mungkin membutuhkan gunting kecil yang tajam dan krim pencukur yang lembut.

Pilih jenis hypoallergenic cara memotong bulu kemaluan Anda yang memiliki kulit sensitif. 2. Gunakan air hangat dan sabun untuk mencuci area kemaluan sebelum bercukur Air hangat akan membantu membuka pori-pori Anda sehingga proses mencukur bulu kemaluan pria menjadi lebih mudah.

Selain itu, mandi juga membuat rambut lebih lembut dan lebih mudah dicukur. 3. Potong menggunakan gunting kecil jika Anda baru pertama kali mencukur bulu kemaluan pria Singkirkan rambut sebanyak mungkin dengan menggunakan gunting terutama pada bagian yang panjang agar proses pencukuran bisa lebih efektif.

Ingat ini! Pertama, pastikan tangan Anda stabil saat memangkas rambut di area kemaluan. Jangan sampai ada Mr. P Anda terluka akibat pisau cukur. Kedua, gunakan gunting dan pisau cukur hanya untuk mencukur bulu kemaluan, jangan digunakan untuk hal-hal lain apalagi dipinjamkan dengan orang lain. Anda tentu tak ingin bakteri menyebar ke tempat-tempat yang tidak seharusnya, bukan? Beberapa orang memang menyiapkan alat pencukur khusus, terutama mereka yang secara rutin membersihkan area sensitifnya.

Ketiga, hati-hati dengan area skrotum karena bagian ini sangatlah sensitif. Bilas dengan air hangat setelah bercukur untuk membersihkan sisa-sisa rambut yang masih menempel. 4. Keringkan dan oleskan krim cukur Tips 5 Aktivitas untuk Tingkatkan Skill Anak Saat Pandemi via GIPHY Pastikan area kemaluan sudah dikeringkan, lalu oles sedikit krim atau gel cukur.

Suami Anda mungkin membutuhkan bantuan untuk memegangi cermin yang menghadap ke area yang akan dicukur. Kapan lagi ia dapat melakukan hal ini tanpa bantuan istrinya? 5. Mulai mencukur dari pangkal hingga kepala Mr. P dengan gerakan mengitar yang lembut Cukurlah mengikuti arah pertumbuhan rambut, bukan melawan arus agar lebih mudah.

6. Keputusan penting: bagaimana Anda menginginkan hasil cukurannya? Apakah Anda akan memangkas habis? Atau hanya memotong sekitar 1-1,5cm? Apapun yang Anda pilih, cukur sebagian atau seluruhnya, pastikan bahwa hal itu benar-benar Anda inginkan.

7. Turun lagi ke bawah: bulu-bulu di testis via GIPHY Beri perhatian khusus pada testis, pelan-pelan cukur dengan gerakan lembut ke atas. Jangan lupa membilas atau membersihkan sisa-sisa rambut yang menempel di sela-sela mata pisau cukur. 8. Bilas lagi dengan air dan keringkan Setelah selesai bercukur, mandi lagi dan keringkan dengan handuk. 9. Para ahli medis menyarankan untuk menggunakan antiseptik setelah bercukur Carilah antiseptik dalam bentuk cair, krim, atau serum yang cocok untuk Anda.

Selain itu, antiseptik yang digunakan harus bersifat menenangkan. 10. Jangan lupa untuk melembabkan kulit Ada yang menggunakan bedak bayi untuk mencegah rasa gatal di area kemaluan. Sebagian lainnya menggunakan lidah buaya untuk menenangkan kulit sensitif. Hindari penggunaan losion atau bedak beraroma kuat.

Usapkan pelembab dan pijat secara perlahan di skeitar area yang dicukur. Beberapa orang yang baru pertama kali bercukur akan merasa tidak nyaman. Saat rambut mulai tumbuh kembali, rasa gatal akan menyerang, terutama saat berhubungan seksual.

Bila rasa gatal tidak tertahankan, gunakan krim cortisone yang dijual bebas. Kami berharap tip di atas dapat mencerahkan suami Anda untuk merawat diri dengan baik. Punya tips lain seputar mencukur bulu kemaluan pria? • Kehamilan • Tips Kehamilan • Trimester Pertama • Trimester Kedua • Trimester Ketiga • Melahirkan • Menyusui • Tumbuh Kembang • Bayi • Balita • Prasekolah • Praremaja • Usia Sekolah • Parenting • Pernikahan • Berita Terkini • Seks • Keluarga • Kesehatan • Penyakit • Info Sehat • Vaksinasi • Kebugaran • Gaya Hidup • Keuangan • Travel • Fashion • Hiburan • Kecantikan • Kebudayaan • Lainnya • TAP Komuniti • Beriklan Dengan Kami • Hubungi Kami • Jadilah Kontributor Kami Tag Kesehatan Cara aman mencukur bulu kemaluan Mencukur bulu kemaluan tidak seperti saat Anda mencukur rambut halus di wajah atau kaki.

Anda membutuhkan lebih banyak kesabaran dan perhatian khusus karena area genital sangat sensitif. Berikut ini adalah beberapa alat yang perlu disiapkan sebelum mulai mencukur atau memotong bulu (rambut) kemaluan: • sisir, • gunting kecil, • alat cukur manual dengan kepala berlekuk ( cara memotong bulu kemaluan razor), • krim atau gel cukur, jangan gunakan sabun, • minyak cukur (tanpa parfum), • pelembap biasa (tanpa pewangi), atau gel lidah buaya, dan • cermin.

Penting untuk diperhatikan, sebaiknya bedakan peralatan cukur bulu kemaluan Anda dengan peralatan cukur rambut tubuh lainnya.

Ini karena ada bakteri dan ragi tertentu yang hidup di area selangkangan Anda. Jika peralatan cukur untuk bulu kemaluan dan rambut di bagian tubuh lain digunakan bersamaan, bakteri dan ragi pada area genital bisa menyebabkan jamur, seperti kadas atau kurap, yang menyebar. Nah, sebelum mulai, ketahui juga bahwa langkah mencukur bulu kemaluan untuk pria dan wanita tidak berbeda jauh.

Berikut cara mencukur rambut atau bulu kemaluan: 1. Pangkas rambut kemaluan terlebih dahulu dengan gunting kecil Rambut kemaluan memiliki tekstur yang lebih tebal, kasar, dan cenderung keriting.

Saat Anda mencukur rambut panjang dan keriting ini, mata pisau cukur akan menarik batang rambut. Ini memudahkan bulu kemaluan untuk tumbuh kembali ke dalam kulit sehingga menyebabkan iritasi pada kulit. Selain itu, terburu-buru bercukur dapat menyebabkan luka cukur, gatal, atau rambut kesat ( stubble). Oleh karena itu, cara yang disarankan adalah memotong rambut kemaluan terlebih dahulu sebelum mencukur dengan menggunakan razor. Sebelum Anda mulai memangkas, gosok gunting Anda dengan alkohol untuk mensterilkan mata pisaunya.

Pangkas rambut kemaluan, tetapi sebaiknya jangan sampai permukaan kulit. Pastikan Anda menyisakan sedikit batang rambut, sekitar 0,5 sentimeter (cm), untuk memudahkan saat bercukur nanti. Langkah ini juga sekaligus menghindari potensi rambut yang bertumbuh ke dalam. 2. Awali dengan mandi air hangat Anda tidak disarankan mencukur bulu kemaluan dalam keadaan kering.

Awali dengan mandi air hangat cara memotong bulu kemaluan membuat proses bercukur lebih mudah serta menghindari Anda dari risiko luka gores. Suhu hangat saat Anda mandi memungkinkan kulit untuk melunak dan meluruhkan minyak dan kotoran.

Selain itu, air akan secara alami bertindak sebagai pelumas untuk melemaskan folikel rambut dan mencegah rambut tertarik. Selanjutnya, keringkan dan tunggu beberapa menit untuk membiarkan kulit pulih.

3. Oleskan minyak cukur Minyak akan melembapkan kulit dan menciptakan lapisan penghalang. Dengan begitu, pisau cukur dapat lebih mudah dipakai dan bukannya menyeret kulit. Di sisi lain, minyak cukur membantu mencegah timbulnya ruam merah akibat bercukur, iritasi, dan rambut tumbuh ke dalam. 4. Oleskan krim atau gel cukur Pastikan kulit dalam kondisi lembap, tetapi tidak terlalu basah. Jika Anda memiliki kuas cukur, oleskan krim atau gel cukur dalam gerakan melingkar untuk mengangkat rambut dan mendapatkan hasil cukur yang lebih presisi.

Gunakan tangan Anda untuk melakukan langkah ini, tak perlu menggunakan kuas.

cara memotong bulu kemaluan

5. Mulai bercukur Arahkan pisau cukur searah dengan lajur pertumbuhan rambut, jangan malah melawan arus. Anda disarankan melakukan langkah ini dengan menghadap kaca dan cahaya ruang yang baik. Gunakan tangan yang tidak dominan untuk menarik kulit genitalia Anda hingga tegang.

Cukur bulu kemaluan secara perlahan dan hindari terlalu menekan pisau cukur. Hal ini akan membantu Anda menghindari rambut kesat ( stubble) dan rambut bertumbuh ke dalam. Metode ini juga akan mengurangi risiko iritasi atau bintil merah karena mata pisau Anda tidak akan menarik rambut ke arah yang berlawanan dengan arus tumbuhnya.

Bilas bersih alat cukur Anda setiap kali selesai satu kali usapan dan sebelum memulai kembali. Namun, pastikan Anda cara memotong bulu kemaluan mencukur di area yang sama terlalu sering. 6. Bilas bersih Setelah mencukur bulu kemaluan dengan bersih, bilas area genitalia Anda untuk menghapus sisa-sisa krim cukur guna menghindari gatal-gatal.

Keringkan dengan baik area organ intim, kemudian tepuk-tepuk menggunakan handuk bersih tetapi jangan digosok. 7. Oleskan pelembap Anda dapat mencegah gatal dan iritasi dengan mengaplikasikan after-shave lotion atau pelembap biasa tanpa parfum. Ini karena parfum berisiko mengiritasi kulit Anda. Pilih produk pelembap yang mengandung lidah buaya atau gunakan gel lidah buaya. Lidah buaya bersifat menyembuhkan sehingga dapat membantu mengurangi sensasi gatal dan iritasi.

Manfaat mencukur bulu kemaluan Mencukur bulu kemaluan dapat memberikan manfaat karena membantu Anda mengurangi jumlah bulu yang lebat dan terasa mengganggu. Anda juga mungkin merasa lebih percaya diri saat berhubungan intim setelah kemaluan bersih dari rambut. Namun sebenarnya, meski membuat Anda merasa lebih nyaman, mencukur bulu di area genital juga bisa menghilangkan fungsinya bagi kesehatan organ intim.

Hal ini perlu jadi pertimbangan Anda sebelum memutuskan untuk mencukur bulu atau rambut kemaluan.

cara memotong bulu kemaluan

Ini karena ketika dicukur, lapisan kulit pada area organ intim yang halus dan sensitif tidak lagi terlindung dari gesekan saat berhubungan seksual. Organ intim pun lebih rentan terkena infeksi karena tidak ada lagi yang menghalangi masuknya mikroba. Perlu atau tidaknya mencukur bulu kemaluan bergantung pada diri sendiri. Secara umum, ada beberapa alasan seseorang memotong bulu kemaluan: • Pilihan dan rutinitas pribadi.

Beberapa orang dengan sendirinya lebih suka atau sudah terbiasa mencukur bulu kemaluan. • Menyenangkan pasangan. Pada penelitian yang dimuat dalam The Journal of Sexual Medicine, sebagian besar laki-laki lebih menyukai jika pasangannya mencukur bulu kemaluan. • Pola pikir yang telah terbentuk cara memotong bulu kemaluan masyarakat.

Rambut di area kewanitaan dianggap menurunkan daya tarik. • Keyakinan bahwa memotong rambut kemaluan dapat meningkatkan sensitivitas organ intim saat berhubungan seksual. Walaupun terdapat banyak alasan untuk mencukur bulu kemaluan, Anda tidak perlu melakukannya apabila tidak ingin. Anda juga tidak harus membabat habis bulu kemaluan jika sudah merasa nyaman dengan kondisi saat ini. 7 Perawatan Wajib untuk Menjaga Kesehatan Vagina Pertolongan pertama pada luka iris atau gores Jika Anda tidak sengaja melukai kulit saat bercukur, sebaiknya jangan panik.

Pastikan untuk membersihkan daerah genital Anda secara menyeluruh dengan sabun, air hangat, serta alkohol. Jika luka goresnya dangkal, cukup berikan sedikit tekanan dengan selembar tisu bersih yang dibasahkan, kemudian tekan selama 10-15 menit tanpa dibuka. Cara ini dapat membantu menghentikan perdarahan minor. Jika perdarahan tidak berhenti setelah 15 menit atau jika darah tampak mengucur keluar dari dalam luka Anda, segera dapatkan bantuan medis. Luka dalam akibat mencukur bulu kemaluan cara memotong bulu kemaluan akan memerlukan jahitan.

Akibat mencukur bulu kemaluan Dikutip dari Mayo Clinic, menghilangkan bulu kemaluan mungkin dapat menimbulkan banyak efek samping atau akibat, termasuk: • Gatal pada vagina atau penis, terkadang gatal parah.

• Luka seperti terbakar akibat waxing. • Lecet atau luka saat mencukur bulu kemaluan. • Muncul ruam, benjolan, dan rambut tumbuh ke dalam. • Infeksi bakteri. • Peningkatan risiko infeksi virus, seperti herpes simpleks atau HPV akibat luka atau iritasi. • Dermatitis kontak dari produk cukur. Jika Anda tidak nyaman dengan bulu kemaluan dan memilih untuk menyingkirkannya, sebaiknya diskusikan dulu dengan dokter. Removing Pubic Hair. (2013). Retrieved 21 January 2021, from https://youngwomenshealth.org/2013/08/22/removing-pubic-hair/ Removing Pubic Hair.

(2015). Retrieved 21 January 2021, from https://youngmenshealthsite.org/guides/removing-pubic-hair/ Is It Safe to Shave Pubic Hair?

cara memotong bulu kemaluan

(for Teens) – Nemours KidsHealth. (2021). Retrieved 21 January 2021, from https://kidshealth.org/en/teens/shaving-query.html Pubic hair removal: Are there benefits?. (2021). Retrieved 21 January 2021, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/adult-health/expert-answers/pubic-hair-removal/faq-20455693 Butler, S., Smith, N., Collazo, E., Caltabiano, L., & Herbenick, D.

(2015). Pubic Hair Preferences, Reasons for Removal, and Associated Genital Symptoms: Comparisons Between Men and Women. The Journal Of Sexual Medicine12(1), 48-58. doi: 10.1111/jsm.12763
KOMPAS.com - Memotong rambut pubis atau kemaluan secara berkala termasuk salah satu upaya untuk menjaga kebersihan area kemaluan pria. Rambut pubis yang terlalu lebat berpotensi menjadi sarang berkembangnya bakteri dan kuman.

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin RSUD Dr. Moewardi Surakarta, Dr. dr.

cara memotong bulu kemaluan

Prasetyadi Mawardi, Sp.KK (K), FINSDV, Cara memotong bulu kemaluan, menuturkan pemotongan rambus pubis secara berkala adalah cara merawat higine personal organ intim pria. "Lakukan pemotongan rambus pubis secara berkala," saran Pras ketika diwawancara Kompas.com mengenai pentingnya menjaga kebersihan area vital pria, Selasa (21/1/2020). Baca juga: Mana Lebih Aman: Besarkan Penis Pakai Obat, Alat, Pijat atau Operasi? Pras mengungkapkan mencukur adalah cara yang tidak menyakitkan untuk menghilangkan rambut pubis dari tubuh.

Namun apabila dilakukan secara sembarangan, mencukur rambut kemaluan bisa jadi menimbulkan ruam. Maka dari itu, cara memotong bulu kemaluan dia, penting bagi para pria untuk mengetahui dan mengambil tindakan pencegahan tertentu untuk menghindari ruam pada kulit.

Berikut cara aman mencukur rambut kemaluan yang direkomendasikan Pras: • Cukur ke arah yang sama dengan rambut tumbuh • Gunakan shaving cream saat bercukur • Oleskan krim hidrokortison atau mometason setelah mencukur untuk mengurangi iritasi • Jangan pernah berbagi pisau cukur dengan orang lain • Beri pisau cukur dengan disinfektan sebelum digunakan • Jika menggunakan pisau cukur sekali pakai, gantilah sesering mungkin • Jika tidak ingin menghilangkan seluruh rambut, gunakan gunting yang memadai untuk memotong rambut pubis • Pastikan juga untuk melakukan disinfeksi gunting sebelum dan sesudah digunakan Selain mencukur rambut kemaluan dengan aman, Pras juga membagikan cara mengatasi bau tidak sedap pada penis.

Baca juga: Beredar 7 Cara Membesarkan Penis, Bagaimana Efek Sampingnya? Menurut dia, penis pria mungkin secara alami bisa berbau karena adanya keringat muncul di area selangkangan. Berita Terkait Mitos atau Fakta, Makin Tua Ujung Kulit Penis Makin Alot Disunat? Beredar 7 Cara Membesarkan Penis, Bagaimana Efek Sampingnya? Penis Berbau Tak Sedap? Bersihkan dengan Cara Ini Teh Basi Bisa Menghaluskan Kulit sampai Memperbesar Penis, Benarkah? Mana Lebih Aman: Besarkan Cara memotong bulu kemaluan Pakai Obat, Alat, Pijat atau Operasi?

Berita Terkait Mitos atau Fakta, Makin Tua Ujung Kulit Penis Makin Alot Disunat? Beredar 7 Cara Membesarkan Penis, Bagaimana Efek Sampingnya? Penis Berbau Tak Sedap? Bersihkan dengan Cara Ini Teh Basi Bisa Menghaluskan Kulit sampai Memperbesar Penis, Benarkah? Mana Lebih Aman: Besarkan Penis Pakai Obat, Alat, Pijat atau Operasi? Membayangkan pisau cukur tajam yang digerakkan di dekat alat kelamin mungkin terasa menakutkan.

Namun, mencukur area kemaluan bisa memberi tampilan yang bersih dan licin. Ini merupakan salah satu bagian utama dari perawatan rutin pria. Anda harus selalu memulai prosesnya dengan memangkas rambut di area kemaluan secara hati-hati menggunakan grooming clipper (alat cukur listrik khusus untuk bulu tubuh).

Setelah itu, rendam/basahi tubuh dengan air hangat selama beberapa menit, lalu oleskan krim cukur. Selanjutnya, gunakan pisau cukur yang tajam untuk menghilangkan rambut dengan gerakan yang halus dan merata.

Langkah terakhir, oleskan aftershave (krim yang dioleskan setelah bercukur) yang menenangkan sesudah Anda bercukur. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/c\/ca\/Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-1-Version-2.jpg\/v4-460px-Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-1-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/c\/ca\/Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-1-Version-2.jpg\/v4-728px-Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-1-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Pasang sepatu ( guard) dengan ukuran paling rendah ke grooming clipper.

Anda juga bisa menggunakan clipper rambut, tetapi grooming clipper berukuran lebih kecil dan lebih mudah digerakkan pada area sensitif. Jika Anda menggunakan sepatu yang paling rendah, clipper akan memangkas bulu tubuh hingga menyisakan sekitar 3 milimeter. [1] X Teliti sumber • Jangan sekali-kali mencukur rambut kemaluan tanpa melakukan pemangkasan terlebih dahulu.

Rambut yang kasar dan keriting bisa tersangkut pada pisau cukur dan terasa nyeri ketika tercabut. • Jika Anda sekadar ingin memangkas rambut kemaluan (tidak dilanjutkan dengan mencukur), Anda bisa menggunakan sepatu clipper yang lebih tinggi, jika mau. • Anda bisa saja tidak menggunakan sepatu untuk mendapatkan hasil pemangkasan yang lebih pendek. Namun, ini meningkatkan risiko tergores, teriris, iritasi, dan infeksi. [2] X Teliti sumber {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/e\/e0\/Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-2-Version-2.jpg\/v4-460px-Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-2-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/e\/e0\/Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-2-Version-2.jpg\/v4-728px-Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-2-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Jalankan clipper ke seluruh bagian bulu yang terdapat di sekitar kemaluan.

Berdirilah dengan tegak, pegang clipper dengan tangan dominan, lalu gunakan tangan yang lain untuk memegang penis dan skrotum (kantong buah pelir) sesuai keperluan. Pangkas bulu kemaluan searah dengan pertumbuhan rambut (di atas penis biasanya mengarah ke bawah).

[3] X Teliti sumber • Anda juga bisa menggunakan tangan yang bebas untuk menarik kulit dan mengencangkannya saat bercukur. Ini memudahkan Anda untuk melakukan pemangkasan. • Ini mungkin lebih mudah dilakukan apabila Anda menempatkan salah satu kaki di kursi, penutup toilet, atau bagian pinggir bak mandi. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/b\/b0\/Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-3-Version-2.jpg\/v4-460px-Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-3-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/b\/b0\/Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-3-Version-2.jpg\/v4-728px-Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-3-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Pangkas bulu pada penis dan skrotum secara hati-hati.

Setelah memangkas bulu yang ada di sekitar kemaluan, secara perlahan gerakkan clipper pada batang penis (apabila perlu) untuk memangkas bulu yang ada di sana. Selanjutnya, gunakan tangan yang bebas untuk meratakan skrotum sehingga lebih mudah dipangkas. Setelah itu, pangkas bulu di area ini secara hati-hati.

[4] X Teliti sumber • Saat memangkas bulu di area skrotum, cobalah mengencangkan atau meratakan kulitnya menggunakan tangan yang bebas. Jika tidak dilakukan, kulit skrotum yang kendur bisa tersangkut pada clipper dan teriris pisaunya. • Rambut pada penis yang sedang ereksi akan lebih mudah dipangkas.

{"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/e\/eb\/Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-4-Version-2.jpg\/v4-460px-Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-4-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/e\/eb\/Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-4-Version-2.jpg\/v4-728px-Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-4-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Gunakan gunting dan sisir jika tidak ada clipper.

Mulailah dari tepi luar area kemaluan, lalu gerakkan sisir ke bagian rambut yang kecil. Lakukan ini secara berlawanan dengan arah pertumbuhan rambut dan jagalah agar sisir selalu rata dengan kulit. Potong rambut cara memotong bulu kemaluan menyembul keluar dari deretan gigi sisir menggunakan gunting yang tajam. Setelah itu, berpindahlah ke bagian lain dan lanjutkan hingga selesai. [5] X Teliti sumber • Lakukan langkah yang sama untuk memangkas bulu yang tumbuh di skrotum dan batang penis.

• Gunting yang tajam akan memberi hasil yang lebih baik, tetapi gunakan secara hati-hati agar kulit tidak terluka. Kulit bisa mengalami infeksi jika terluka.

[6] X Teliti sumber • Jangan menggunakan gunting dan sisir ini untuk keperluan lain, dan selalu bersihkan dengan alkohol setelah digunakan. Ini akan mengurangi risiko penyebaran IMS (infeksi menular seksual) atau infeksi yang lain. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/6\/6c\/Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-5-Version-2.jpg\/v4-460px-Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-5-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/6\/6c\/Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-5-Version-2.jpg\/v4-728px-Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-5-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Berendamlah di dalam air hangat selama kira-kira 5 menit.

Air hangat akan melunakkan kulit dan bulu, yang memudahkan pisau cukur untuk meluncur pada kulit dan memotong bulu hingga mencapai bagian pangkalnya. Anda juga bisa mandi dengan cara memotong bulu kemaluan hangat dari pancuran, walaupun berendam tetap memberi hasil terbaik. [7] X Teliti sumber • Pada beberapa kasus, berendam lebih dari 10 menit bisa membuat kulit membengkak dan lebih sulit dicukur.

• Berendamlah di dalam bak mandi sesudah Anda memangkas bulu kemaluan menggunakan grooming clipper. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/0\/0e\/Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-6-Version-2.jpg\/v4-460px-Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-6-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/0\/0e\/Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-6-Version-2.jpg\/v4-728px-Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-6-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Pijatkan krim cukur pada bulu kemaluan.

Anda dapat mengoleskan gel atau krim cukur yang dirancang khusus untuk bulu tubuh, atau menggunakan krim cukur biasa. Gunakan tangan untuk memijatkan krim pada bulu tubuh selama 1 hingga 2 menit. Pemijatan ini akan melunakkan bulu dan melumasi kulit. [8] X Teliti sumber • Anda juga bisa menggunakan sikat pengoles krim cukur untuk mengaplikasikan krim tersebut.

Akan tetapi, guna mengurangi risiko IMS atau infeksi lain, jangan menggunakan sikat tersebut pada wajah. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/d\/d1\/Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-7-Version-2.jpg\/v4-460px-Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-7-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/d\/d1\/Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-7-Version-2.jpg\/v4-728px-Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-7-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Cukur bulu di sekitar kemaluan menggunakan sapuan yang halus dan merata.

Berdirilah di dalam bak mandi atau tempat lain yang bisa menopang satu kaki agar Anda bisa mengakses area selangkangan dengan mudah. Gunakan tangan dominan untuk memegang pisau cukur yang bersih dan tajam, dan gunakan tangan yang lain untuk mengatur alat kelamin sesuai keperluan agar Anda bisa mengakses bulu kemaluan yang mengitari skrotum dan penis.

Gerakkan pisau cukur pada bulu dengan tekanan yang merata searah dengan pertumbuhan rambut. [9] X Teliti sumber • Setiap 2-3 sapuan, bilas pisau cukur menggunakan air bersih, dan pastikan tidak ada serpihan rambut dan krim yang masih menempel pada pisau cukur. • Jika menggunakan pisau cukur yang tumpul, Anda harus menekannya lebih kuat pada kulit, dan ini meningkatkan risiko luka atau iritasi.

Jadi, selalu gunakan pisau cukur yang baru dan tajam. Selain itu, jangan menggunakan pisau cukur tersebut pada wajah dan area tubuh yang lain. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/a\/a7\/Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-8-Version-2.jpg\/v4-460px-Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-8-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/a\/a7\/Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-8-Version-2.jpg\/v4-728px-Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-8-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Tariklah kulit hingga kencang untuk mendapatkan hasil pencukuran yang lebih pendek, tetapi berhati-hatilah terhadap luka dan iritasi.

Gunakan tangan yang bebas untuk menarik kulit di dekat alat kelamin agar Anda bisa mendapatkan hasil pencukuran yang halus dan pendek. Namun, cara ini juga meningkatkan risiko iritasi, goresan, dan luka pada kulit, yang bisa mengakibatkan infeksi. [10] X Teliti sumber • Mencukur pendek di sekitar kemaluan juga meningkatkan risiko penyebaran IMS.

Sebagai contoh, mungkin Anda tidak sadar telah menyebabkan terjadinya luka terbuka di area tersebut. [11] X Teliti sumber • Pada dasarnya, apabila Anda tidak keberatan mempunyai sedikit "berewok" pada area selangkangan, Anda tidak perlu mencukur bulu di sana dengan sangat pendek. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/d\/de\/Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-9-Version-2.jpg\/v4-460px-Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-9-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/d\/de\/Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-9-Version-2.jpg\/v4-728px-Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-9-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Cukur penis dan skrotum secara hati-hati dan hanya lakukan ini jika perlu.

Ini merupakan area yang sangat sensitif dan sulit dicukur tanpa menimbulkan luka dan goresan.

cara memotong bulu kemaluan

Jika Anda tetap ingin mencukurnya, gunakan tangan yang bebas untuk meratakan areanya (bagian demi bagian kecil) dan jalankan pisau cukur dengan gerakan yang halus dan merata.

Berilah tekanan sesedikit mungkin. [12] X Teliti sumber • Kecuali Anda memang ingin mendapatkan tampilan yang halus dan mulus di area tersebut, selalu gunakan gunting untuk memangkas bulu di area penis dan skrotum.

cara memotong bulu kemaluan

{INSERTKEYS} {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/1\/1b\/Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-10-Version-2.jpg\/v4-460px-Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-10-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/1\/1b\/Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-10-Version-2.jpg\/v4-728px-Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-10-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Cuci dan keringkan areanya, lalu oleskan losion atau krim yang menenangkan.

Setelah selesai bercukur, cuci area selangkangan dengan air bersih yang hangat dalam jumlah banyak. Setelah itu, gunakan handuk yang bersih dan lembut untuk mengeringkannya. Selanjutnya, oleskan losion atau krim aftershave yang lembut, tetapi tidak mengandung alkohol dan pewangi.

Ini akan mengurangi kemungkinan infeksi atau iritasi. [13] X Teliti sumber • Untuk menggantikan aftershave, Anda juga dapat menggunakan lidah buaya atau minyak bayi. [14] X Teliti sumber • Apabila Anda mengalami gatal atau ruam, berendamlah di bak mandi berisi air hangat selama 5 hingga 10 menit minimal satu kali dalam sehari, lalu keringkan area yang bermasalah dengan menepuknya, dan oleskan aftershave setiap kali Anda selesai berendam.

Apabila perlu, pergilah ke dokter atau mintalah rekomendasi obat oles tanpa resep (misalnya krim hidrokortison). • Segera pergi ke dokter apabila Anda mengalami ruam yang parah, keluar cairan, luka yang mengeluarkan darah, dan/atau demam. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/8\/87\/Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-11-Version-2.jpg\/v4-460px-Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-11-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/8\/87\/Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-11-Version-2.jpg\/v4-728px-Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-11-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Gunakan obat perontok bulu tanpa resep yang dirancang khusus untuk area kemaluan.

Obat perontok bulu mengandung bahan kimia yang dapat melarutkan rambut, dan tidak semua obat aman digunakan di tempat sensitif seperti area kemaluan. Jika produknya tertulis aman untuk area kemaluan, oleskan krim tersebut dan cuci bersih sesudahnya sesuai petunjuk yang diberikan. [15] X Teliti sumber • Obat perontok bulu mungkin menghasilkan kulit yang lebih halus daripada metode bercukur, tetapi rambut tetap akan tumbuh dalam waktu yang sama (pada umumnya beberapa hari).

• Jika muncul kemerahan atau bengkak, mungkin Anda alergi obat perontok bulu. Hentikan penggunaannya dan pergilah ke dokter. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/8\/89\/Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-12-Version-2.jpg\/v4-460px-Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-12-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/8\/89\/Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-12-Version-2.jpg\/v4-728px-Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-12-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Gunakan layanan waxing (lilin) penghilang bulu untuk mendapatkan hasil yang tahan lama.

Waxing akan mencabut bulu beserta akarnya sehingga bulu baru di selangkangan akan tumbuh lagi dalam waktu yang lama, yaitu sekitar 1 hingga 2 minggu atau lebih. Namun, prosedur ini terasa agak menyakitkan, dan Anda akan kesulitan melakukannya sendiri (pada area selangkangan) di rumah.

Pergilah ke salon kecantikan yang menyediakan layanan waxing untuk area sensitif. [16] X Teliti sumber • Untuk meminimalkan risiko infeksi, pastikan salon menggunakan peralatan yang bersih dan lilin baru untuk masing-masing pelanggan. [17] X Teliti sumber {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/8\/87\/Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-13-Version-2.jpg\/v4-460px-Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-13-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/8\/87\/Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-13-Version-2.jpg\/v4-728px-Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-13-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Gunakan laser penghilang bulu yang membuat rambut tumbuh dengan sangat lamban.

Laser penghilang bulu akan menghancurkan folikel yang membuat kulit Anda menjadi halus dan mulus selama beberapa minggu atau bulan setelah menjalani prosedur ini. Akan tetapi, perawatan laser pada umumnya membutuhkan beberapa sesi (sampai 5 sesi) yang berlangsung selama satu jam.

Prosedur ini harus dilakukan di klinik dermatolog (ahli penyakit kulit) atau profesional lain yang serupa. [18] X Teliti sumber • Walaupun perawatan laser bisa diterapkan pada sebagian besar orang, metode ini mungkin tidak efektif untuk menghilangkan bulu kemaluan.

• Prosedurnya mungkin agak menyakitkan, tetapi tidak terlalu nyeri seperti dalam metode waxing. • Kulit Anda mungkin akan memerah atau bengkak setiap selesai menjalani sesi perawatan.

Jika perlu, tanyakan cara mengatasi masalah ini. Mungkin Anda akan diminta untuk berendam atau mengoleskan krim/losion yang menenangkan. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/c\/c0\/Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-14.jpg\/v4-460px-Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-14.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/c\/c0\/Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-14.jpg\/v4-728px-Shave-Your-Genitals-%28Male%29-Step-14.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Jalani perawatan elektrolisis agar bulu tidak tumbuh lagi secara permanen.

Apabila Anda benar-benar ingin menghilangkan bulu kemaluan secara permanen, mungkin perawatan elektrolisis bisa dijadikan pilihan yang sepadan dengan waktu dan biaya yang Anda keluarkan. Dalam prosedur ini, profesional akan menghancurkan akar rambut dengan alat seperti jarum. Anda harus melakukan perawatan hingga 25 sesi untuk menyelesaikan prosedur ini. Akar rambut akan hancur sepenuhnya dan tidak bisa tumbuh kembali.

[19] X Teliti sumber • Anda mungkin akan mengalami nyeri yang ringan di setiap sesi. Ada kemungkinan kulit juga akan kemerahan atau mengalami iritasi untuk sementara waktu, yang harus diolesi losion atau krim yang menenangkan. • Mungkin ini merupakan opsi yang paling mahal karena Anda harus menjalani banyak sesi perawatan di klinik dermatolog (atau profesional lain yang serupa).

• Jika pisau cukur ingin digunakan lagi, pastikan untuk mengeringkannya setelah bercukur. Jika air dibiarkan tetap menempel, bilah pisau bisa mengalami korosi dan ditumbuhi bakteri.

Jika dikeringkan, pisau cukur akan tetap tajam dan bersih dalam waktu yang lama. Ketika akan bercukur lagi, sebaiknya Anda mensterilkan pisau dengan sedikit alkohol gosok, lalu membilasnya dengan air sebelum digunakan. • Jangan melakukan ini agar pasangan Anda senang. Jika ingin mencukur bulu di area kemaluan, lakukan ini untuk diri sendiri, bukan orang lain. Anda bisa saja menanyakan pendapat pasangan mengenai hal ini karena beberapa orang tidak suka dengan area kemaluan yang bersih tanpa bulu dan bahkan mungkin menolaknya.

Namun, ini semua terserah Anda, di tempat mana dan kapan Anda ingin mencukur bulu. • Jangan langsung berhubungan seks setelah bercukur. • Hindari bercukur sebelum berolahraga. Keringat bisa menimbulkan iritasi di area tersebut, dan gesekan saat Anda berlari atau melakukan gerakan lain juga bisa membuat areanya teriritasi.

• Jika Anda mengalami luka (dalam bentuk apa pun), jangan melakukan aktivitas seksual yang menggunakan kemaluan sebelum lukanya sembuh. Jika Anda (atau pasangan) menderita IMS, Anda bisa menularkan penyakit ini. Selain itu, semua jenis virus atau bakteri (bukan hanya yang terkait dengan IMS) bisa menginfeksi luka tersebut.

Walaupun Anda telah menggunakan kondom, kemungkinan lukanya tetap bisa teriritasi, yang akan menimbulkan jaringan parut. [20] X Teliti sumber • Perhatikan adanya benjolan pada kulit yang terasa nyeri setelah Anda bercukur. Mungkin ini adalah rambut yang tumbuh ke dalam. Jangan khawatir, tetapi Anda tetap harus pergi ke dokter untuk mencegah infeksi dan memastikan bahwa itu bukan IMS. [21] X Teliti sumber
• Artikel Kesehatan Semua hal yang berhubungan dengan informasi kesehatan mulai dari informasi terbaru dunia kesehatan, tips kesehatan, hingga saran-saran untuk menuju hidup lebih sehat.

• Kesehatan Wanita • Kesehatan Pria • PENYAKIT A-Z • OBAT A-Z • HERBAL A-Z • FOBIA A-Z • Cari Dokter • Cari Rumah Sakit • KALKULATOR KESEHATAN • Kalkulator BMI • Kalkulator Kalori • Kalkulator Masa Subur (Ovulasi) • Cara Menghitung Usia Kehamilan • Kalkulator Berat Badan Ideal Ibu Hamil • Analisis Gejala Penyakit Masuk/ Daftar Terbit: 20 Maret 2019 Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat - Ditinjau oleh: Tim Dokter DokterSehat.Com– Rambut kemaluan yang tumbuh pada orang dewasa memang terkadang mengganggu.

Sebab, selain membuat tak nyaman, rambut kemaluan yang lebat pun membuat seseorang menjadi tak percaya diri ketika melakukan hubungan seksual. Satu cara mengatasi masalah tersebut adalah mencukur rambut kemaluan, tapi mencukur rambut kemaluan seringkali menimbulkan rasa gatal. Lalu, adakah cara mencukur bulu kemaluan agar tidak gatal? Sebelum mengetahui cara mencukur bulu kemaluan dengan benar, terlabih dahulu ketahui apa saja penyebab gatal setelah mencukur bulu kemaluan di bawah ini.

Penyebab Gatal Setelah Mencukur Bulu Kemaluan Mengapa seringkali merasa gatal setelah mencukur? Terdapat beberapa yang menyebabkan area kemaluan menjadi gatal setelah mencukur bulu kemaluan, berikut di anataranya: 1. Luka Saat mencukur, kulit kemaluan seringkali juga mengalami luka (walau tidak kasat mata) dan menyebabkan proses iritasi, sehingga menyebabkan rasa gatal.

2. Kulit sensitif Selain itu, mencukur bulu kemaluan juga menyebabkan kulit menjadi lebih sensitif, sehingga rangsangan ringan seperti gesekan antara kulit dengan pakaian atau penggunaan sabun juga dapat menyebabkan gatal. 3. Folikulitis Dapat terjadi peradangan atau infeksi pada folikel rambut yaitu ditandai dengan adanya bintik kemerahan pada pangkal rambut, dan dapat disertai rasa gatal atau nyeri.

4. Ingrown hair Ingrown hair adalah tumbuhnya rambut ke dalam kulit, tidak mengarah keluar kulit. Kondisi ini menyebabkan gatal di area kemaluan. Cara Mencukur Bulu Kemaluan Supaya Tidak Gatal Ada banyak cara mencukur bulu kemaluan supaya tidak gatal, yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi dan bahkan menghilangkan rasa gatal setelah mencukur rambut kemaluan. Berikut caranya: 1.

Tidak mencukur hingga bersih Cara mencukur bulu kemaluan agar tidak gatal yang pertama adalah, sebelum mencukur rambut kemaluan, ada baiknya Anda memangkas terlebih dahulu. Apalagi jika Anda memiliki rambut yang cukup lebat pada area kelamin. Sebab, pisau cukur yang Anda gunakan berfungsi sebagai pencukur rambut yang pendek, maka akan salah sasaran jika digunakan untuk mencukur rambut kemaluan yang panjang dan lebat. Untuk memotongnya, tarik rambut kemaluan dengan lembut, menjauh dari tubuh Anda dan kemudian potong dengan gunting kecil.

Targetkan panjang rambut menjadi lebih pendek sekitari 0,6 cm. Setelah dipangkas menggunakan gunting atau sejenisnya, barulah bersihkan dengan pisau cukur. 2. Regangkan kulit kemaluan selama mencukur Melakukan peregangan pada kulit selama mencukur dapat mengurangi resiko luka dan iritasi kulit.

Pisau cukur efektif digunakan pada kulit yang agak rata. Melakukan cara ini akan membantu Anda mencukur lebih mudah. 3. Perhatikan teknik mencukur Untuk memulai, adalah ide bagus untuk mencukur secara perlahan-lahan. Jika rambut kemaluan tumbuh ke bawah, cukurlah searah dengan pertumbuhan rambut untuk membantu mencegah iritasi. Mencukur berlawanan dengan arah tumbuhnya rambut kemaluan bukan ide yang baik ketika pertama kali memulai, karena dapat menyebabkan ruam dan gatal.

Cara mencukur bulu kemaluan wanita agar tidak gatal adalah memangkas dari sisi ke sisi. Dengan cara ini, kulit Anda akan lebih terbiasa dengan pisau cukur pada area intim.

Cukurlah hanya pada area yang menurut Anda perlu untuk mencukur rambut kemaluan. Ingat, jika terlalu sering melakukannya akan menyebabkan kulit meradang. Pada tahap awal mencukur, Anda mungkin akan menemukan bahwa mencukur rambut kemaluan dua hari berturut-turut menyebabkan benjolan merah atau gatal.

Untuk menghindari kondisi tersebut, lewati mencukur selama beberapa hari sampai kulit terbiasa dengan perubahan itu. 4. Berendam air hangat Bila sudah mencukur, cara mencukur rambut kemaluan agar tidak gatal ini banyak digunakan oleh wanita dewasa dan terbukti ampuh untuk mencegah terjadinya gatal ketika mencukur rambut kemaluan. Praktiknya mudah, Anda hanya perlu berendam air hangat agar rambut-rambut yang kasar bisa menjadi lebih lembut sehingga mudah untuk dicukur.

Selain itu, aktivitas berendam dengan air hangat juga bisa mengangkat sel-sel kulit mati di area rambut kemaluan. 5. Shaving cream Untuk menghindari iritasi, jangan lupa menggunakan shaving cream atau cukup dengan busanya saja. Sama halnya ketika mencukur kumis atau jenggot, rambut pada kemaluan pun harus dilakukan secara hati-hati agar tidak terjadi luka. Sebab, jika menimbulkan iritasi maka tidak hanya gatal yang Anda rasakan, melainkan rasa perih yang dibarengi dengan sensasi panas seperti terbakar.

6. Kompres hangat Anda bisa melakukan kompres hangat pada area kamaluan setelah bercukur untuk meredakan iritasi. 7. Gunakan pelembap setelah mencukur Bilas rambut kemaluan yang tersisa setelah mencukur, tepuk kering dengan lembut, dan gunakan pelembap. Lidah buaya, baby oil, atau pelembap yang dirancang untuk area sensitif dapat digunakan.

Hindari pelembap yang mungkin mengandung pewangi dan zat pewarna. Apa pun yang Anda gunakan, pastikan tidak beraroma dan tidak mengandung parfum yang mungkin dapat mengiritasi kulit. 8. {/INSERTKEYS}

cara memotong bulu kemaluan

Menggunakan krim antiiritasi Oleskan krim antiiritasi setelah bercukur, seperti steroid ringan untuk mengurangi risiko peradangan dan gatal setelah bercukur. 9.

cara memotong bulu kemaluan

Eksfoliasi kulit kelamin Lakukan eksfoliasi agar kulit Anda bersih. Cara mencukur bulu kemaluan agar tidak gatal ini akan menghilangkan semua kulit mati di permukaan kulit yang melapisi rambut kemaluan dan membantu mencegahnya menjadi tumbuh ke dalam.

Menggunakan sabun tubuh normal, dapat membersihkan area kemaluan dengan lembut. Ini akan membantu menghilangkan apa pun yang mungkin menyumbat pori-pori dan menyebabkan rambut tumbuh ke dalam dan mengakibatkan infeksi.

Gunakan scrub gula sebagai eksfoliasi untuk membuat kulit Anda halus. Jika tidak ada gula, Anda bisa membuat pasta berbahan soda kue. Jika Anda seorang wanita, jangan gunakan sabun pada area labia Anda. Vagina secara alami diatur oleh tubuh dan tidak perlu dibersihkan dengan apa pun selain air. Faktanya, sabun sering mengganggu keseimbangan pH (bakteri alami) membuat vagina lebih rentan terhadap infeksi. 10. Gunakan bedak Berhati-hatilah jika membedaki area intim Anda.

Bedak dapat menyerap keringat dan minyak di sekitar area kemaluan, yang dapat mengurangi iritasi dan kekenyalan. Namun, perawatan ekstra harus dilakukan untuk tidak menggunakan bedak ini ke area yang sangat sensitif dari vagina atau penis. Selain itu, Anda harus menghindari menutupi kulit atau memakai celana ketat, yang dapat menyumbat pori-pori dan dapat mendorong jerawat. Solusinya gunakanlah pakaian longgar.

Anda tidak boleh memakai bedak pada area genitalnya, karena ini terkait dengan peningkatan risiko kanker ovarium. Bahkan, bedak tidak lagi digunakan untuk mengeringkan sarung tangan bedah karena diyakini menjadi racun ketika diterapkan pada jaringan mukosa. 11. Bersihkan pisau cukur Jaga kebersihan pisau cukur Anda. Alat cukur harus selalu dibersihkan setiap kali pemakaian. Apabila sudah mengikuti langkah di atas dan masih terasa gatal, pertimbangkan cara memotong bulu kemaluan lain untuk menghilangkan bulu seperti IPL ( intense pulse light) pada klinik dokter spesialis kulit terdekat.

Nah, itulah cara mencukur rambut kemaluan agar tidak gatal, Teman Sehat! Kondisikanlah area intim Anda untuk selalu bersih, agar tidak minimbulkan bakteri yang menyebabkan penyakit kelamin. _ Informasi kesehatan ini telah ditinjau oleh dr. Patricia Aulia. Informasi Terbaru • 12 Manfaat Totok Wajah untuk Kecantikan dan Kesehatan • Mata Juling pada Bayi: Penyebab dan Cara Mengatasinya • Hepatitis Akut: Gejala, Penyebab, Cara Mengobati, dan Pencegahan • 18 Manfaat Jengkol bagi Kesehatan, Cegah Maag hingga Anemia • Malassezia Folliculitis: Gejala, Penyebab, Cara Mengobati, dan Pencegahan,
Berbagai cara menghilangkan bulu kemaluan tanpa mencukur yakni sebagai berikut:.

Pakai obat atau krim penghilang rambut yang dijual bebas. Cara menghilangkan bulu kemaluan tanpa mencukur dengan pakai obat atau krim tentu tidak menimbulkan rasa sakit. Namun, perlu diingat bahwa tidak semua krim penghilang rambut aman dioleskan di area genital Anda. Penghilang rambut kemaluan ini umumnya aman digunakan, tetapi mungkin bisa menyebabkan alergi atau iritasi. Pada metode waxing, Anda tidak perlu mencukur bulu kemaluan dengan benda tajam. Anda hanya perlu mengoleskan lapisan tipis lilin cair hangat pada rambut di sekitar area genital.

Beberapa saat setelah lilin mengeras, Anda dapat segera menarik kain tipis tersebut. Tidak seperti metode pencabutan rambut lainnya, waxing memungkinkan rambut dicabut dari akar sehingga tidak tumbuh kembali dengan cepat. Cara Mencukur Bulu Kemaluan yang Benar agar Tidak Gatal dan Iritasi Anda disarankan untuk mulai dari bagian atas yang paling dekat dengan perut baru perlahan-lahan menuju ke bawah.

Bila menginginkan hasil cukuran rapi dan menyisakan rambut kemaluan lebih pendek, Anda bisa menggunakan pisau cukur biasa yang banyak terdapat di toko. Barulah setelah itu, arahkan pisau cukur ke permukaan kulit dan mulailah mencukur secara perlahan mengikuti arah tumbuhnya rambut.

Pisau cukur elektrik pun dapat menjadi pilihan apabila Anda ingin mendapatkan hasil cukuran yang lebih rapi. Untuk mengurangi rasa tidak nyaman setelah mencukur bulu kemaluan, berikut ini langkah yang bisa Anda lakukan. Jika dalam satu minggu gatal, benjolan, maupun iritasi tak juga reda, lebih baik hubungi dokter untuk berkonsultasi.

Selain dengan mencukur, ada beberapa cara maupun produk lain yang bisa Anda coba untuk menghilangkan bulu kemaluan, seperti berikut ini. Jika ngin tahu lebih banyak tentang kelebihan dan kekurangan masing-masing metode, serta yang paling sesuai dengan kondisi kulit Anda, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Cara Mencukur Bulu Kemaluan yang Aman Plus Manfaat dan Akibatnya Berikut ini adalah beberapa alat yang perlu disiapkan sebelum mulai mencukur atau memotong bulu (rambut) kemaluan:.

Nah, sebelum mulai, ketahui juga bahwa langkah mencukur bulu kemaluan untuk pria dan wanita tidak berbeda jauh. Oleh karena itu, cara yang disarankan adalah memotong rambut kemaluan terlebih dahulu sebelum mencukur dengan menggunakan razor.

Pastikan Anda menyisakan sedikit batang rambut, sekitar 0,5 sentimeter (cm), untuk memudahkan saat bercukur nanti. Awali dengan mandi air hangat untuk membuat proses bercukur lebih mudah serta menghindari Anda dari risiko luka gores. 5 Cara Cukur Bulu Kemaluan yang Baik dan Sehat, Nomor 4 Paling Efektif untuk Perempuan Pekerja Konon, bulu kemaluan yang sudah terlalu lebat seringkali mengganggu baik untuk alasan kesehatan, seksual dan menimbulkan bau dari keringat.

Oleh sebab itu, menghilangkan bulu kemaluan menjadi cara memotong bulu kemaluan satu cara efektif untuk mengatasinya. Permasalahannya, menghilangkan bulu kemaluan tidak bisa dilakukan dengan sembarang atau asal-asalan karena dapat menyebabkan hal yang fatal. Merangkum dari Health Cara memotong bulu kemaluan, Minggu (19/12/2021), berikut tips cara cukur bulu kemaluan yang baik dan sehat:. Ini adalah salah satu cara termudah untuk menghilangkan bulu kemaluan karena hanya membutuhkan pisau cukur yang bersih dan krim atau gel.

Mencabut bulu kemaluan harus sedikit lebih teliti dan menyakitkan daripada mencukurnya.

cara memotong bulu kemaluan

Pastikan memiliki pencahayaan yang baik sehingga tidak melewatkan bagian apa pun. Cara memotong bulu kemaluan adalah cara yang bagus dan cepat untuk membentuk bulu kemaluan.

Cara ini juga kemungkinan kecil menimbulkan risiko komplikasi yang lebih sedikit, sebab gunting biasanya tidak akan menyentuh kulit secara langsung. Panduan Cara Mencukur Bulu Kemaluan Pria • Hello Sehat Sebelum membahas cara mencukur bulu kemaluan pria, sebaiknya Anda mempersiapkan terlebih dulu “amunisi” perangnya.

Anda butuh persiapan khusus sekaligus ketelitian yang tinggi supaya proses cukuran tidak memicu iritasi kulit. Berikut beberapa cara mencukur bulu kemaluan yang perlu disimak baik-baik oleh para pria. Bila rambut kemaluan Anda cukup panjang, pangkas dulu sedikit-sedikit menggunakan gunting kecil tapi tidak usah sampai habis.

Setelah rambut dipangkas cukup pendek, perhatikan cara mencukur bulu kemaluan pria selanjutnya. Dicukur atau Dibiarkan Gondrong? Kenali Dulu 4 Fungsi Rambut Kemaluan Oleh karena itu, rambut kemaluan berfungsi sebagai bantalan untuk melindungi kulit dari gesekan aktivitas seksual atau saat berolahraga.

Pada wanita, fungsi rambut kemaluan adalah untuk mencegah masuknya kotoran ke dalam vagina. Rambut kemaluan juga berkaitan dengan feromon, atau zat kimia yang diproduksi tubuh untuk menyebarkan daya pikat terhadap pasangan. "Teori lain menyebut kalau feromon terjebak di rambut kemaluan, dan bau dari rambut kemaluan bisa memikat pasangan secara seksual," ujar Dr Ross seperti dikutip dari berbagai sumber. Meski rambut kemaluan memiliki banyak manfaat, sebagian orang memilih untuk mencukurnya dengan berbagai alasan.

Dr Ross menyebut, sebenarnya tidak ada larangan untuk mencukur rambut kemaluan. Menurutnya, yang terpenting adalah selalu menjaga kebersihan daerah intim agar terhindar dari berbagai penyakit. 8 Cara Mencukur Bulu Kemaluan Wanita yang Aman Namun, mencukur rambut kemaluan seringkali menimbulkan rasa gatal, bahkan dapat mengalami luka, folikulitis, dan ingrown hair.

Mencukur berlawanan dengan arah tumbuhnya rambut kemaluan bukan ide yang baik ketika pertama kali memulai, karena dapat menyebabkan ruam dan gatal. Untuk menghindari kondisi tersebut, lewati mencukur selama beberapa hari sampai kulit terbiasa dengan perubahan itu. Selain itu, aktivitas berendam dengan air hangat juga bisa mengangkat sel-sel kulit mati di area rambut kemaluan.

Sama halnya ketika mencukur bulu ketiak, rambut pada kemaluan pun harus dilakukan secara hati-hati agar tidak terjadi luka. Pasalnya, vagina secara alami diatur oleh tubuh dan tidak perlu dibersihkan dengan apa pun selain air.

Selain itu, hal tersebut juga akan mengganggu keseimbangan pH (bakteri alami) yang membuat vagina lebih rentan terhadap infeksi.Banyak orang merasa tidak nyaman dengan hadirnya bulu kemaluan. Oleh karena itu, mencukur bulu kemaluan kerap menjadi pilihan. Namun, mencukur rambut di area intim sebaiknya tidak dilakukan sembarangan karena bisa menyebabkan luka atau infeksi pada area kelamin.

Saat menginjak usia pubertas, kadar hormon androgen dalam tubuh meningkat. Hal ini dapat memicu tumbuhnya rambut-rambut halus di berbagai bagian tubuh, termasuk bulu kemaluan. Mencukur bulu kemaluan merupakan cara paling mudah dan praktis untuk menghilangkannya. Namun, metode ini tidak bersifat permanen. Artinya, sesering apa pun Anda mencukur bulu kemaluan, rambut halus tersebut akan tumbuh kembali.

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Mencukur Bulu Kemaluan Saat mencukur bulu kemaluan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar terhindar dari berbagai kondisi yang tidak diinginkan, seperti luka, iritasi, atau infeksi kulit.

Hal-hal tersebut meliputi: 1. Memilih alat cukur yang tepat Ada dua jenis alat cukur yang dapat ditemukan di pasaran, cara memotong bulu kemaluan alat cukur sekali pakai atau manual dan elektrik. Sebaiknya, pilihlah alat cukur manual karena memiliki desain yang lebih mudah menjangkau lipatan atau lekukan di area intim. Anda pun bisa mengontrol gerakan pisau cukur secara perlahan agar tidak melukai area intim dan memberikan hasil yang maksimal. Pastikan untuk selalu menggunakan pisau cukur yang tajam dan steril.

Namun, hindari memakai alat cukur bersamaan dengan orang lain. Jika Anda ingin memakai alat cukur elektrik, pilihlah model yang sesuai dengan bentuk tubuh. Meski demikian, hasilnya mungkin tidak akan semaksimal alat cukur manual. 2.

Membasuh bulu kemaluan dengan air sebelum mencukur Berendam di air hangat atau mandi di bawah pancuran dapat melembapkan dan melembutkan kulit, sehingga bulu kemaluan lebih mudah dicukur. Jika tidak sempat, basuhlah area di sekitar kemaluan dengan air hangat sebelum mencukur bulu kemaluan.

3. Mengoleskan krim cukur Sebelum mencukur, oleskan krim khusus untuk mencukur ( shaving cream), lalu biarkan selama 5 menit hingga meresap. Sebaiknya, pilih krim cukur atau gel yang mengandung pelembap untuk mencegah kulit kering, iritasi, atau munculnya jerawat. 4. Mencukur dengan teknik yang tepat Sebelum mencukur bulu kemaluan, gunting bulu yang panjang terlebih dahulu agar proses pencukuran lebih mudah.

Setelah bulu terlihat cukup pendek, tarik kulit dan cukur bulu secara perlahan searah dengan arah pertumbuhannya (dari atas ke bawah).

Hindari mencukur dari bawah ke atas atau kiri ke kanan. 5. Melakukan perawatan setelah bercukur Usai mencukur, bersihkan area kemaluan dengan air hangat dan keringkan. Selanjutnya, oleskan baby oil atau losion dengan kandungan aloe vera pada kulit. Hindari penggunaan krim atau losion yang mengandung pewangi, karena dapat menimbulkan rasa perih pada kulit.

Cara Lain untuk Menghilangkan Bulu Kemaluan Meski mencukur bulu kemaluan tergolong mudah dan aman, hasilnya hanya dapat bertahan beberapa hari saja. Jika ingin menghilangkan bulu kemaluan secara permanen, berikut ini adalah metode yang bisa Anda coba lakukan: Krim penghilang bulu (depilatori) Depilatori merupakan krim penghilang rambut kimiawi yang banyak dijual bebas di pasaran.

Krim ini bekerja dengan cara melemahkan keratin dalam rambut, sehingga membuat bulu kemaluan rontok seketika. Namun, jangan menggunakan krim penghilang bulu di bagian vulva, karena dapat menyebabkan kulit kemerahan, bengkak, atau ruam pada sebagian orang.

Waxing Waxing merupakan metode menghilangkan bulu dengan menggunakan lilin cair hangat dan strip kain. Metode ini memberi sensasi menyakitkan pada kulit saat strip kain dan lilin ditarik.

Namun, dikarenakan bulu dicabut dari akarnya, metode waxing ini memberikan hasil yang lebih tahan lama dibandingkan cara memotong bulu kemaluan mencukur bulu kemaluan secara manual. Metode waxing sebaiknya dilakukan dengan bantuan profesional, baik di salon atau spa yang terpercaya, untuk mencegah risiko iritasi.

Laser dan IPL ( Intense Pulse Light) Laser dan IPL tergolong efektif dan dapat menghilangkan bulu kemaluan secara permanen. Metode ini dilakukan dengan cara menghancurkan akar rambut menggunakan sinar cara memotong bulu kemaluan berintensitas tinggi dan perlu sekitar 6 sesi atau lebih untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Elektrolisis Metode elektrolisis ini mirip dengan laser, tetapi menggunakan alat yang disebut epilator untuk menghancurkan akar cara memotong bulu kemaluan. Perawatan biasanya membutuhkan waktu sekitar satu tahun untuk menghilangkan akar rambut seluruhnya, karena metode ini dilakukan dengan menghancurkan akar rambut satu per satu. Tak seperti menggunakan alat cukur, beberapa metode di atas harus dilakukan oleh tenaga profesional.

Hal ini untuk mencegah munculnya efek samping yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada area atau kulit kemaluan. Mencukur bulu kemaluan memang memberikan kesan bersih dan terawat. Namun jika ditinjau dari segi medis, mencukur bulu kemaluan tidak memberikan manfaat kesehatan apa pun. Orang yang mencukur bulunya tidak berarti lebih sehat dari yang tidak mencukur.

Jadi, mencukur bulu kemaluan adalah pilihan pribadi. Jika Anda mengalami nyeri, muncul bisul, dan kulit kemerahan atau bernanah setelah mencukur bulu kemaluan, segeralah periksakan ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.
Artikel ini disusun oleh tim penyunting terlatih dan peneliti yang memastikan keakuratan dan kelengkapannya.

Tim Manajemen Konten wikiHow memantau hasil penyuntingan staf kami secara saksama untuk menjamin artikel yang berkualitas tinggi. Ada 19 referensi yang dikutip dalam artikel ini dan dapat ditemukan di akhir halaman.

Artikel ini telah dilihat 243.220 kali. Banyak perempuan yang memilih untuk merapikan area kewanitaan dengan menghilangkan bulunya. Ada berbagai opsi yang aman untuk dipilih, baik karena ingin mencegah bulu yang tumbuh ke dalam, supaya bersih, atau alasan estetika.

Untuk menghilangkannya di rumah dengan aman, cobalah mencukur, menggunakan krim penghilang bulu, atau waxing dingin. Atau, jika Anda ingin bantuan profesional, pertimbangkan perawatan waxing panas atau laser. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/5\/5f\/Remove-Vaginal-Hair-Step-1-Version-2.jpg\/v4-460px-Remove-Vaginal-Hair-Step-1-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/5\/5f\/Remove-Vaginal-Hair-Step-1-Version-2.jpg\/v4-728px-Remove-Vaginal-Hair-Step-1-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Putuskan area apa yang ingin dicukur.

Anda tidak perlu mencukur semuanya. Pilihannya adalah mencukur garis bikini saja (yaitu bagian yang akan terlihat jika Anda memakai bikini) atau mencukur seluruhnya. Pilih yang tepat menurut Anda. Misalnya, Anda mungkin tidak mau mencukur daerah labia atau bulu di sekitar anus.

Lakukan apa pun yang terasa nyaman. • Kalau mau, Anda juga dapat membuat desain, seperti segitiga atau segi empat. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/d\/d9\/Remove-Vaginal-Hair-Step-2-Version-2.jpg\/v4-460px-Remove-Vaginal-Hair-Step-2-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/d\/d9\/Remove-Vaginal-Hair-Step-2-Version-2.jpg\/v4-728px-Remove-Vaginal-Hair-Step-2-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Gunting bulu kemaluan sebelum dicukur.

Jangan menggunting terlalu dekat dengan kulit karena bisa saja Anda terluka tanpa sengaja. Gunakan cermin kecil agar bisa melihat lebih jelas, dan berhenti menggunting ketika sudah terlalu dekat dengan kulit. Tujuannya adalah memendekkan bulu yang panjang, tidak sampai mendekati akar. [1] X Teliti sumber {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/2\/2e\/Remove-Vaginal-Hair-Step-3-Version-2.jpg\/v4-460px-Remove-Vaginal-Hair-Step-3-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/2\/2e\/Remove-Vaginal-Hair-Step-3-Version-2.jpg\/v4-728px-Remove-Vaginal-Hair-Step-3-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} cara memotong bulu kemaluan class=\"mw-parser-output\"><\/div>"} Lakukan eksfoliasi ringan sebelum mencukur untuk mencegah bulu tumbuh ke dalam.

Pilih bahan eksfoliasi kimia ringan. Oleskan dengan gerakan kecil melingkar dan gosok dengan lembut selama 30 detik. Bilas dengan air hangat. [3] X Sumber Tepercaya American Academy of Dermatology Kunjungi sumber • Jangan pernah melakukan eksfoliasi atau mencukur jika ada luka terbuka atau jika kulit terbakar matahari. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/f\/f0\/Remove-Vaginal-Hair-Step-5-Version-3.jpg\/v4-460px-Remove-Vaginal-Hair-Step-5-Version-3.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/f\/f0\/Remove-Vaginal-Hair-Step-5-Version-3.jpg\/v4-728px-Remove-Vaginal-Hair-Step-5-Version-3.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Oleskan krim atau gel cukur.

Hati-hati, jangan sampai krim cukur masuk ke dalam vagina. Oleskan di bagian luar labia saja, dan ulangi jika perlu. Gunakan krim atau gel bening supaya bulu tetap terlihat. [4] X Teliti sumber • Jika tidak ada krim, Anda juga dapat menggunakan kondisioner meskipun jangan membiasakannya karena kondisioner tidak memiliki pelembap yang cukup seperti krim cukur. • Jangan menggunakan sabun atau sampo untuk menggantikan krim cukur.

cara memotong bulu kemaluan

{INSERTKEYS} [5] X Teliti sumber {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/8\/8e\/Remove-Vaginal-Hair-Step-6-Version-2.jpg\/v4-460px-Remove-Vaginal-Hair-Step-6-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/8\/8e\/Remove-Vaginal-Hair-Step-6-Version-2.jpg\/v4-728px-Remove-Vaginal-Hair-Step-6-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Gunakan pisau cukur tajam.

Pertimbangkan untuk menggunakan kepala pisau baru sebelum mencukur bulu kemaluan. Pilih pisau cukur yang nyaman digunakan, dan ingat bahwa makin besar ukurannya, makin sulit manuvernya. [6] X Teliti sumber • Supaya lebih nyaman, pertimbangkan untuk menggunakan pisau cukur yang dilengkapi strip pelembap. Strip tersebut dapat membuat bercukur lebih mudah dan lancar. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/c\/c0\/Remove-Vaginal-Hair-Step-7-Version-2.jpg\/v4-460px-Remove-Vaginal-Hair-Step-7-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/c\/c0\/Remove-Vaginal-Hair-Step-7-Version-2.jpg\/v4-728px-Remove-Vaginal-Hair-Step-7-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/6\/6f\/Remove-Vaginal-Hair-Step-8-Version-3.jpg\/v4-460px-Remove-Vaginal-Hair-Step-8-Version-3.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/6\/6f\/Remove-Vaginal-Hair-Step-8-Version-3.jpg\/v4-728px-Remove-Vaginal-Hair-Step-8-Version-3.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"
<\/div>"} {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/b\/b9\/Remove-Vaginal-Hair-Step-9-Version-3.jpg\/v4-460px-Remove-Vaginal-Hair-Step-9-Version-3.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/b\/b9\/Remove-Vaginal-Hair-Step-9-Version-3.jpg\/v4-728px-Remove-Vaginal-Hair-Step-9-Version-3.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"
<\/div>"} {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/6\/62\/Remove-Vaginal-Hair-Step-10-Version-2.jpg\/v4-460px-Remove-Vaginal-Hair-Step-10-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/6\/62\/Remove-Vaginal-Hair-Step-10-Version-2.jpg\/v4-728px-Remove-Vaginal-Hair-Step-10-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"
<\/div>"} Oleskan baby oil atau lidah buaya untuk melembapkan kulit.

Baby oil juga dapat membantu kulit agar tidak berbintil-bintil, sementara lidah buaya lebih baik untuk kulit sensitif. Oleskan tipis-tipis di seluruh area yang sudah dicukur. Ulangi jika perlu. [9] X Teliti sumber • Jangan menggunakan aftershave atau losion pelembap biasa karena rasanya akan sangat perih! {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/b\/b1\/Remove-Vaginal-Hair-Step-11-Version-2.jpg\/v4-460px-Remove-Vaginal-Hair-Step-11-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/b\/b1\/Remove-Vaginal-Hair-Step-11-Version-2.jpg\/v4-728px-Remove-Vaginal-Hair-Step-11-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/3\/31\/Remove-Vaginal-Hair-Step-12-Version-2.jpg\/v4-460px-Remove-Vaginal-Hair-Step-12-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/3\/31\/Remove-Vaginal-Hair-Step-12-Version-2.jpg\/v4-728px-Remove-Vaginal-Hair-Step-12-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"
<\/div>"} Tes sedikit krim di lengan terlebih dahulu.

Sebelum menggunakan substansi atau krim baru, sebaiknya Anda mengoleskan sedikit pada area yang tidak sensitif. Gunakan kulit lengan atau paha untuk mengetes apakah krim tersebut menyebabkan kemerahan berlebih, sakit, atau reaksi negatif lain.

Jangan menggunakannya pada bulu kemaluan jika ada reaksi negatif. [11] X Teliti sumber • Tunggu 24 jam setelah tes, baru mengoleskan krim pada area kewanitaan. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/2\/26\/Remove-Vaginal-Hair-Step-13-Version-3.jpg\/v4-460px-Remove-Vaginal-Hair-Step-13-Version-3.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/2\/26\/Remove-Vaginal-Hair-Step-13-Version-3.jpg\/v4-728px-Remove-Vaginal-Hair-Step-13-Version-3.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Jangan mengoleskan krim pada area sensitif.

Jika tidak menimbulkan reaksi negatif, mungkin krim tersebut aman digunakan untuk bulu kemaluan. Akan tetapi, hati-hati agar krim tidak masuk ke dalam vagina. Gunakan krim untuk melepaskan bulu dari eksterior vagina, dan jauhi area labia. [12] X Teliti sumber {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/c\/ce\/Remove-Vaginal-Hair-Step-14-Version-2.jpg\/v4-460px-Remove-Vaginal-Hair-Step-14-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/c\/ce\/Remove-Vaginal-Hair-Step-14-Version-2.jpg\/v4-728px-Remove-Vaginal-Hair-Step-14-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Oleskan krim tipis-tipis dengan alat yang disediakan.

Lakukan dengan merata, jangan sampai ada area yang lebih tebal. Ikuti instruksi di kemasan, dan cuci tangan setelahnya. Ingat untuk tidak mengoleskan krim di area sensitif. Untuk efek optimal, konsentrasikan di garis bikini saja.

• Jika ada krim yang masuk ke dalam labia, basuh seketika itu juga. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/0\/06\/Remove-Vaginal-Hair-Step-15-Version-2.jpg\/v4-460px-Remove-Vaginal-Hair-Step-15-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/0\/06\/Remove-Vaginal-Hair-Step-15-Version-2.jpg\/v4-728px-Remove-Vaginal-Hair-Step-15-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Tunggu selama waktu yang dianjurkan.

Waktu tunggu setiap krim berbeda-beda. Setel alarm dan bersiaplah mengangkat krim pada waktunya. [13] X Teliti sumber • Nair menganjurkan pengangkatan krim setelah 3–10 menit. [14] X Teliti sumber • Veet menganjurkan agar krim didiamkan selama 5–10 menit. [15] X Teliti sumber {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/7\/78\/Remove-Vaginal-Hair-Step-16-Version-2.jpg\/v4-460px-Remove-Vaginal-Hair-Step-16-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/7\/78\/Remove-Vaginal-Hair-Step-16-Version-2.jpg\/v4-728px-Remove-Vaginal-Hair-Step-16-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/3\/36\/Remove-Vaginal-Hair-Step-17-Version-2.jpg\/v4-460px-Remove-Vaginal-Hair-Step-17-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/3\/36\/Remove-Vaginal-Hair-Step-17-Version-2.jpg\/v4-728px-Remove-Vaginal-Hair-Step-17-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"
<\/div>"} Beli kit waxing rumahan.

Anda dapat membelinya di internet atau toko kosmetik. Ada pilihan kit sekali pakai dan kemasan berisi beberapa kit. Perhatikan karena kit untuk tiap area tubuh berbeda-beda. Jadi, pastikan Anda membeli kit waxing untuk bulu kemaluan.

• Harga kit waxing rumahan sangat bervariasi, dari 100 ribu sampai 500 ribu rupiah. [17] X Teliti sumber {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/d\/dc\/Remove-Vaginal-Hair-Step-18-Version-2.jpg\/v4-460px-Remove-Vaginal-Hair-Step-18-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/d\/dc\/Remove-Vaginal-Hair-Step-18-Version-2.jpg\/v4-728px-Remove-Vaginal-Hair-Step-18-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Potong bulu terlebih dahulu sampai kira-kira 0,5 cm.

Jika bulu terlalu panjang, Anda mungkin akan kesulitan mencabutnya nanti, atau mungkin kesakitan karena ditarik berlawanan dengan arah tumbuhnya. Jika bulu terlalu pendek, strip waxing tidak akan menempel dengan baik dan proses ini mungkin akan gagal. [18] X Teliti sumber • Anda hanya perlu memotong bulu yang akan dicabut. Putuskan apakah Anda ingin mencabut bulu di seluruh area kewanitaan atau garis bikini saja.

{"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/6\/61\/Remove-Vaginal-Hair-Step-19-Version-2.jpg\/v4-460px-Remove-Vaginal-Hair-Step-19-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/6\/61\/Remove-Vaginal-Hair-Step-19-Version-2.jpg\/v4-728px-Remove-Vaginal-Hair-Step-19-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/b\/b2\/Remove-Vaginal-Hair-Step-20-Version-2.jpg\/v4-460px-Remove-Vaginal-Hair-Step-20-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/b\/b2\/Remove-Vaginal-Hair-Step-20-Version-2.jpg\/v4-728px-Remove-Vaginal-Hair-Step-20-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"
<\/div>"} {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/6\/6e\/Remove-Vaginal-Hair-Step-21-Version-2.jpg\/v4-460px-Remove-Vaginal-Hair-Step-21-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/6\/6e\/Remove-Vaginal-Hair-Step-21-Version-2.jpg\/v4-728px-Remove-Vaginal-Hair-Step-21-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"
<\/div>"} {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/7\/7a\/Remove-Vaginal-Hair-Step-22-Version-2.jpg\/v4-460px-Remove-Vaginal-Hair-Step-22-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/7\/7a\/Remove-Vaginal-Hair-Step-22-Version-2.jpg\/v4-728px-Remove-Vaginal-Hair-Step-22-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"
<\/div>"} {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/8\/8e\/Remove-Vaginal-Hair-Step-23-Version-2.jpg\/v4-460px-Remove-Vaginal-Hair-Step-23-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/8\/8e\/Remove-Vaginal-Hair-Step-23-Version-2.jpg\/v4-728px-Remove-Vaginal-Hair-Step-23-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"
<\/div>"} {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/c\/c1\/Remove-Vaginal-Hair-Step-24-Version-2.jpg\/v4-460px-Remove-Vaginal-Hair-Step-24-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/c\/c1\/Remove-Vaginal-Hair-Step-24-Version-2.jpg\/v4-728px-Remove-Vaginal-Hair-Step-24-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"
<\/div>"} Tarik dengan cepat.

Jangan takut sakit. Waxing memang sakit, tetapi jika Anda menarik terlalu pelan, hasilnya tidak akan efisien dan Anda mungkin harus mengulanginya. Lebih buruk lagi, menarik dengan pelan justru terasa lebih sakit.

Bayangkan Anda sedang melepas plester luka, dan tarik sampai lepas. [24] X Teliti sumber • Cobalah mengembuskan napas begitu menarik untuk mengalihkan perhatian dari rasa sakit. [25] X Teliti sumber {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/6\/6e\/Remove-Vaginal-Hair-Step-25-Version-2.jpg\/v4-460px-Remove-Vaginal-Hair-Step-25-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/6\/6e\/Remove-Vaginal-Hair-Step-25-Version-2.jpg\/v4-728px-Remove-Vaginal-Hair-Step-25-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Sejukkan kulit dengan baby oil atau lidah buaya.

Jika kulit Anda sensitif, lidah buaya akan sangat menyejukkan setelah waxing. Oleskan tipis-tipis dan ulang jika diperlukan. Jangan pernah menggunakan aftershave atau pelembap biasa karena akan terasa perih dan membuat kulit kering.

[26] X Teliti sumber {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/7\/75\/Remove-Vaginal-Hair-Step-26-Version-2.jpg\/v4-460px-Remove-Vaginal-Hair-Step-26-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/7\/75\/Remove-Vaginal-Hair-Step-26-Version-2.jpg\/v4-728px-Remove-Vaginal-Hair-Step-26-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/8\/8e\/Remove-Vaginal-Hair-Step-27-Version-2.jpg\/v4-460px-Remove-Vaginal-Hair-Step-27-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/8\/8e\/Remove-Vaginal-Hair-Step-27-Version-2.jpg\/v4-728px-Remove-Vaginal-Hair-Step-27-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"
<\/div>"} Putuskan jenis waxing yang Anda inginkan.

Ada dua tipe waxing, yaitu bikini (yang menghilangkan bulu dari atas dan sisi vagina) dan Brazilian (yang menghilangkan bulu di seluruh area).

Putuskan berapa banyak bulu yang ingin Anda hilangkan, dan pilih tipe waxing yang sesuai. • Jika Anda pemula, jangan mulai dengan Brazilian karena rasanya sakit sekali. Sebaliknya, mulailah dengan waxing bikini. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/a\/a9\/Remove-Vaginal-Hair-Step-28-Version-2.jpg\/v4-460px-Remove-Vaginal-Hair-Step-28-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/a\/a9\/Remove-Vaginal-Hair-Step-28-Version-2.jpg\/v4-728px-Remove-Vaginal-Hair-Step-28-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Cari salon yang Anda percaya.

Carilah salon kecantikan di daerah Anda. Salah satu cara yang paling mudah adalah menelepon salon dan tanyakan apakah mereka menyediakan waxing. Tanyakan praktik mereka, bagaimana mereka memastikan semua alat dan bahan steril dan bersih, dan berapa biayanya.

• Harga waxing bervariasi tergantung di mana Anda tinggal, mulai 100 hingga 300 ribu rupiah. [28] X Teliti sumber {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/b\/b2\/Remove-Vaginal-Hair-Step-29-Version-2.jpg\/v4-460px-Remove-Vaginal-Hair-Step-29-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/b\/b2\/Remove-Vaginal-Hair-Step-29-Version-2.jpg\/v4-728px-Remove-Vaginal-Hair-Step-29-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Minum obat pereda sakit atau obat antiradang sebelumnya.

Waxing bukan proses yang bebas rasa sakit meskipun masih bisa ditahan. Minum satu dosis obat pereda sakit sebagai persiapan. Jika Anda kurang mampu menoleransi rasa sakit, bawa satu dosis lagi untuk diminum setelah sesi. Jangan melebihi satu dosis standar sebelum proses. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/9\/92\/Remove-Vaginal-Hair-Step-30-Version-2.jpg\/v4-460px-Remove-Vaginal-Hair-Step-30-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/9\/92\/Remove-Vaginal-Hair-Step-30-Version-2.jpg\/v4-728px-Remove-Vaginal-Hair-Step-30-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Jangan merasa canggung.

Ketika melakukan waxing di salon untuk pertama kalinya, mungkin Anda tidak nyaman atau gugup harus membuka pakaian dari pinggang ke bawah di depan orang asing.

Akan tetapi, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Terapis waxing sangat profesional. • Jika Anda masih merasa tidak nyaman, cobalah mendengarkan musik atau buku audio ketika proses berlangsung. Itu dapat membantu mengalihkan perhatian. • Jika terapis membuat Anda tidak nyaman atau melakukan sesuatu yang tidak pantas, pergilah sesegera mungkin dan laporkan kepada manajernya atau polisi. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/2\/2b\/Remove-Vaginal-Hair-Step-31-Version-2.jpg\/v4-460px-Remove-Vaginal-Hair-Step-31-Version-2.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/2\/2b\/Remove-Vaginal-Hair-Step-31-Version-2.jpg\/v4-728px-Remove-Vaginal-Hair-Step-31-Version-2.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Embuskan napas ketika strip waxing ditarik.

Meskipun masih bisa ditahan, proses ini menimbulkan rasa sakit. Usahakan tidak menekan gigi atau mengencangkan otot karena itu akan menambah rasa sakit. Sebaliknya, berfokuslah pada pernapasan dalam dan embuskan napas ketika strip ditarik. [29] X Teliti sumber • Ada yang mengatakan bahwa waxing setelah menstruasi tidak terasa begitu sakit. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/7\/77\/Remove-Vaginal-Hair-Step-32.jpg\/v4-460px-Remove-Vaginal-Hair-Step-32.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/7\/77\/Remove-Vaginal-Hair-Step-32.jpg\/v4-728px-Remove-Vaginal-Hair-Step-32.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Kenakan pakaian dalam yang nyaman dan rok atau celana longgar.

Setelah selesai, area di bawah sana akan nyeri dan kulit jadi sensitif. Jadi, kenakan pakaian dalam katun yang nyaman dan rok atau celana yang nyaman. [30] X Teliti sumber • Hindari celana atau pakaian dalam ketat selama satu hari setelahnya. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/6\/68\/Remove-Vaginal-Hair-Step-33.jpg\/v4-460px-Remove-Vaginal-Hair-Step-33.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/6\/68\/Remove-Vaginal-Hair-Step-33.jpg\/v4-728px-Remove-Vaginal-Hair-Step-33.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/8\/87\/Remove-Vaginal-Hair-Step-34.jpg\/v4-460px-Remove-Vaginal-Hair-Step-34.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/8\/87\/Remove-Vaginal-Hair-Step-34.jpg\/v4-728px-Remove-Vaginal-Hair-Step-34.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"
<\/div>"} Jangan merencanakan metode laser jika Anda memiliki bulu berwarna terang atau kulit gelap.

Laser lebih baik digunakan pada kulit terang dengan bulu gelap. Jika bulu terlalu terang, laser tidak akan dapat menemukan folikel rambut (yang merupakan cara kerjanya). Jika kulit terlalu gelap, laser mungkin salah mengira kulit sebagai folikel rambut, dan dapat melukai atau bahkan membakar kulit secara permanen.

[32] X Teliti sumber • Tipe laser baru, seperti Nd:YAG, dapat bekerja dengan lebih baik untuk kulit gelap, tetapi pastikan Anda menelepon salon yang bersangkutan dan mengonfirmasi bahwa mereka memiliki laser Nd:YAG. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/e\/e3\/Remove-Vaginal-Hair-Step-35.jpg\/v4-460px-Remove-Vaginal-Hair-Step-35.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/e\/e3\/Remove-Vaginal-Hair-Step-35.jpg\/v4-728px-Remove-Vaginal-Hair-Step-35.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/9\/91\/Remove-Vaginal-Hair-Step-36.jpg\/v4-460px-Remove-Vaginal-Hair-Step-36.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/9\/91\/Remove-Vaginal-Hair-Step-36.jpg\/v4-728px-Remove-Vaginal-Hair-Step-36.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"
<\/div>"} Jangan melakukan waxing 4 minggu sebelum menggunakan laser.

Metode laser mengharuskan folikel rambut tetap utuh dan berada di dalam kulit, sementara waxing mengangkat folikel rambut.

Pastikan sesi laser Anda berhasil dengan menahan diri untuk tidak melakukan waxing paling tidak satu bulan sebelumnya. {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/e\/e5\/Remove-Vaginal-Hair-Step-37.jpg\/v4-460px-Remove-Vaginal-Hair-Step-37.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/e\/e5\/Remove-Vaginal-Hair-Step-37.jpg\/v4-728px-Remove-Vaginal-Hair-Step-37.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/c\/c0\/Remove-Vaginal-Hair-Step-38.jpg\/v4-460px-Remove-Vaginal-Hair-Step-38.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/c\/c0\/Remove-Vaginal-Hair-Step-38.jpg\/v4-728px-Remove-Vaginal-Hair-Step-38.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"
<\/div>"} Lupakan rasa canggung.

Anda mungkin gugup atau agak khawatir karena harus membuka pakaian dari pinggang ke bawah di depan orang asing, tetapi jangan cemas! Terapis laser penghilang bulu adalah orang profesional. Jika Anda perlu mengalihkan perhatian dari rasa canggung, berfokuslah pada suara laser yang terdengar. • Jika terapis melakukan atau mengatakan sesuatu yang tidak pantas, akhiri sesi saat itu juga dan laporkan kepada manajernya atau polisi.

{"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/3\/3e\/Remove-Vaginal-Hair-Step-39.jpg\/v4-460px-Remove-Vaginal-Hair-Step-39.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/3\/3e\/Remove-Vaginal-Hair-Step-39.jpg\/v4-728px-Remove-Vaginal-Hair-Step-39.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} Beri tahu terapis jika Anda merasakan sakit yang intens.

Metode penghilang bulu dengan laser umumnya terasa seperti tertusuk pelan. Jika Anda merasakan sakit atau panas yang intens, mintalah terapis menurunkan intensitas laser. Jangan menganggap bahwa menurunkan intensitas berarti mengurangi nilai uang yang Anda keluarkan. Jika Anda merasakan sensasi tertusuk, berarti alat tersebut bekerja dengan baik.

{"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/b\/bf\/Remove-Vaginal-Hair-Step-40.jpg\/v4-460px-Remove-Vaginal-Hair-Step-40.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/b\/bf\/Remove-Vaginal-Hair-Step-40.jpg\/v4-728px-Remove-Vaginal-Hair-Step-40.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"

<\/div>"} {"smallUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images_en\/thumb\/2\/23\/Remove-Vaginal-Hair-Step-41.jpg\/v4-460px-Remove-Vaginal-Hair-Step-41.jpg","bigUrl":"https:\/\/www.wikihow.com\/images\/thumb\/2\/23\/Remove-Vaginal-Hair-Step-41.jpg\/v4-728px-Remove-Vaginal-Hair-Step-41.jpg","smallWidth":460,"smallHeight":345,"bigWidth":728,"bigHeight":546,"licensing":"
<\/div>"} • Jika Anda sedang menstruasi, hati-hati ketika mencukur atau menghilangkan bulu kemaluan dengan waxing karena pada saat itu area kewanitaan sangat sensitif.

• Selalu gunakan alat dan bahan yang bersih untuk menghindari penyakit. Jangan menggunakan logam tua atau berkarat karena berbahaya untuk Anda.{/INSERTKEYS}

Cara Merawat Miss V, Rambut Miss V di Cukur atau Di Panjangkan ?




2022 www.videocon.com