Rara pawang hujan

rara pawang hujan

tirto.id - Nama Rara Istiani Wulandari seketika menjadi tenar di Indonesia dan menjadi perbincangan global. Rara Istiani Wulandari muncul sebagai pawang hujan di MotoGP Mandalika. Sosok Rara Istiani Wulandari pun muncul di kamera saat ia sedang menjadi pawang hujan. Ia berjalan di bawah guyuran hujan di tengah lintasan sirkuit Mandalika sambil membawa benda seperti mangkok. Bukan sekali ini saja wanita yang biasa disapa Mbak Rara ini sudah dipercaya untuk "mengendalikan cuaca" di Mandalika.

rara pawang hujan

Pada saat sirkuit ini dalam masa pembangunan, Mbak Rara sudah dipercaya menjadi pawang. Para pembalap MotoGP yang sedang bersiap di paddock pun ikut mengamati aksi Mbak Rara.

Di layar televisi tampak Mbak Rara sedang berkeliling sirkuit sambil membawa mengkuk dan membaca mantra. Mbak Rara ini lahir di Jayapura pada 22 Oktober 1983. Ia menganut agama Islam. Menurutnya, dia mendapatkan bakat menjadi seorang pawang hujan dari keluarga sang ayah. Sebelum memutuskan jadi pawang hujan, Rara menyadari sejak kecil ia merupakan seorang indigo.

Keluarga Mbak Rara kemudian banyak mengajarkannya soal dunia spiritual dan menjadi pawang hujan. Rara disebut sudah menjadi seorang pawang hujan sejak ia berusia 9 tahun. Rara kini tinggal di di sebuah apartemen di Jalan Ciung Wanara I Nomor 7, Denpasar, Bali.

Selain sebagai pawang hujan, Rara juga membuka jasa Indigo Cahaya Tarot. Ia menerima jasa meramal, membaca tarot, hipnoterapi, dan meditasi. Fakta Pawang Hujan Dahulu kala, pawang hujan atau disebut shaman ini tugasnya tidak hanya memanggil atau menghentikan hujan, tetapi juga menjadi tabib atau mengobati orang sakit. Intinya, ia bertugas menghubungi dewa-dewa. Sebelum Homo sapiens berevolusi, ada keinginan bawaan untuk mengalami hubungan langsung dengan dewa, leluhur, dan penghuni dunia roh lainnya.

Salah satu media yang digunakan shaman untuk berkomunikasi adalah tanaman. Menurut US Forest Servicebudaya paling kuno di Afrika, Eropa, Asia, Australia, dan Amerika dan sepanjang waktu hingga zaman pra-industri, banyak klan, sekte, dan suku yang mengonsumsi tanaman untuk penggunaan spiritual dan/atau obat.

Kegunaan dan efek kuratif dari tanaman ini sangat terkait dengan ritual. Bagi banyak budaya suku, tanaman itu sendiri adalah suci. Kekuatan supranatural rara pawang hujan di jaringan mereka sebagai hadiah ilahi bagi manusia di bumi.

Para “herbalis” ini berperan sebagai pemandu spiritual dan penafsir mimpi dan memimpin banyak upacara sakral. Dukun memiliki kekuatan untuk "kesurupan" dan berkomunikasi dengan roh, ia bisa memerangi roh jahat dan penyakit, berkomunikasi dengan leluhur, mencegah kelaparan, dan mengendalikan cuaca (tarian hujan). Jakarta - Baru-baru ini sosok Rara Istiati Wulandari yang akrab dipanggil Mbak Rara sedang banyak diperbincangkan para warganet, atas aksinya sebagai Pawang Rara pawang hujan Mandalika yang diklaim mampu mengusir hujan saat pergelaran MotoGP 2022 atau Pertamina Grand Prix of Indonesia di kawasan Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Berdasarkan pantauan di lokasi, Minggu (20/3/2022), Pawang Hujan Mandalika tersebut mengenakan jaket berwarna merah dan hitam sambil berjalan-jalan tanpa alas kaki di area sepanjang lintasan. Diberitakan sebelumnya, hujan awalnya mengguyur Mandalika dan sekitar pukul 14.00 WITA atau setelah race Moto3 selesai.

Balapan MotoGP Mandalika yang semula dijadwalkan berlangsung pukul 15.00 WITA atau 14.00 WIB ditunda, karena hujan deras. Sehingga, Fabio Quartararo dan kawan-kawan akhirnya batu bisa beraksi di lintasan pada 15.15 WIB. Baca juga: Hujan Reda saat MotoGP Mandalika, Sandiaga: Berkat Doa Aksi dan kehadiran Pawang Hujan Mandalika itu rara pawang hujan berhasil menyita perhatian publik, baik yang rara pawang hujan menonton langsung di area balapan maupun di sosial media.

Lalu, siapa sosok Pawang Hujan Mandalika itu? Berikut adalah profil sosok Pawang Hujan Mandalika yang telah dirangkum detikcom dari berbagai sumber: Belajar Pawang dari Kecil Pawang Hujan Mandalika itu bernama lengkap Raden Roro Istiati Wulandari lahir di Papua pada 22 Oktober 1983.

Meski lahir di Papua, Rara ara adalah penganut kejawen ini berdarah Jawa dan tinggal di Bali. Baca juga: Aksi Pawang Hujan MotoGP Mandalika Jadi 'Sorotan' Dunia Rara yang kini tinggal di Bali sudah lama mempelajari ilmu menjadi 'pawang hujan', sejak dirinya masih kecil.

Dilansir dari CNN (20/3/2022), Rara mulai belajar pawang sejak umur sembilan tahun. Punya Ritual dan Mantra Khusus Dalam aksinya sebagai Pawang Hujan Mandalika, Rara juga tampak membawa alat-alat khusus seperti mangkok emas untuk meredakan hujan di area lokasi.

Sesekali dia juga berhenti sambil membacakan mantra dan mengangkat alat-alatnya ke atas. Uniknya, pada saat ritual dirinya juga tidak boleh lapar. Rara menjelaskan bahwa dirinya tidak menikah dan tidak makan daging hewan berkaki empat.

rara pawang hujan

Langganan Jadi Pawang Hujan Acara Besar Rara adalah pawang hujan yang sudah malang melintang di pentas dan acara-acara besar nasional. Rara memang telah diminta secara khusus oleh pihak penyelenggara, yakni Mandalika Grand Prix Association (MGPA) dan Dorna untuk memastikan tidak turun hujan rara pawang hujan acara berlangsung. Selama bertugas sebagai Pawang Hujan Mandalika, perintah bisa datang kepadanya sejam sekali lewat telepon.

Baca juga: Saat Quartararo Ikut Jadi 'Pawang Hujan' di Sirkuit Mandalika Berdasarkan informasi yang beredar di internet, Rara mendapat bayaran yang cukup besar sebagai Pawang Hujan Mandalika ajang MotoGP 2022. Bahkan, total bayaran yang ia rara pawang hujan itu bisa mencapai 3 digit atau ratusan juta rupiah untuk 21 hari kerja. Event MotoGP 2022 ini sendiri, bukanlah acara besar pertama dirinya menjadi agen penolak sekaligus pemanggil hujan.

Sebelumnya, ia juga sempat menjadi pawang hujan untuk acara vaksinasi massal, kampanye Presiden Jokowi, hingga upacara pembukaan Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang. Nah, itu tadi informasi tentang profil sosok Mbak Rara yang jadi Pawang Hujan Mandalika pada gelaran lomba balap MotoGP 2022. Saksikan juga: Awam Prakoso, Pemandu Imajinasi Anak-Anak [Gambas:Video 20detik] (dna/dna)
Sosok Rara saat melakukan ritual memindahkan awan hujan dari sirkuit di saat gelaran MotoGP Mandalika menjadi perhatian.

Awalnya diledek sebagai The Master, hujan akhirnya berhenti turun. Dream - MotoGP Mandalika jadi sorotan masyarakat Indonesia. Mulai dari para peserta MotoGP, para tamu ternama yang hadir. Absennya Marc arquez dari ajang balapan seri MotoGP Mandalika 2022 sempat membuat sedih para penggemarnya di Tanah Air. Ajang balap motor yang kembali hadir setelah 25 tahun absen dari sirkuit di Indonesia ini juga sempat membuat cemas.

Setelah menggelap balapan kelas Moto3 dan Moto2, Sirkuit Mandalika mendadak diguyur hujan. Potret Nikita Mirzani Pamer Kemesraan dengan John Hopkins di MotoGP Portugal Official dari MotoGP bahkan sempat memperpanjang masa penundaan perlombaan dengan alasan keselamatan para pembalap. Fenomena turunnya hujan deras yang mengguyur Sirkuit Mandalika melahirkan sosok terkenal bernama Rara. Dengan mengenakan kain tradisional dan kaos hitam Rara yang berprofesi sebagai pawang hujan turun ke pit lane untuk menggelar prosesi `menggeser` awan berisi hujan menjauh dari areal sirkuit.

rara pawang hujan

Wanita bernama lengkap Rara Istianti Wulandari ternyata sudah sejak lama menjalani profesi sebagai pawang hujan. Penasaran dengan sosok Rara?

rara pawang hujan

Yuk simak posenya saat menjadi pawang hujan di Sirkuit Mandalika. © Instagram @rara_cahayatarotindigo Pada foto ini Rara terlihat memegang guci dan berpose dengan baju cerah berwarna pink. Rara disebutkan sedang melakukan prosesi 'menertibkan' cuaca sirkuit Mandalika. Editor's Pick • Doa sebelum Adzan dan setelahnya Beserta Syarat-syarat Sah Adzan yang Penting Diketahui • Coba Masker Buah Alami Demi Kulit Lebih Lembut • Fakta-Fakta Sosok Ars-Vita Alamsyah, Muslimah Indonesia Anak Buah Elon Musk • Benarkah Wajah jadi Lebih Glowing Saat Kasmaran?

• Shireen dan Zaskia Sungkar Tampil Kompak Pakai Outfit Monokrom, bak Kembar Identik Jakarta - Sosok Rara Istiati Wulandari yang akrab dipanggil Mbak Rara tengah menjadi perbincangan publik dan para warganet, atas aksinya sebagai Pawang Hujan Mandalika yang diklaim mampu mengusir hujan saat pergelaran MotoGP 2022 di kawasan Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Hujan awalnya mengguyur Mandalika dan sekitar pukul 14.00 WITA tepat setelah race Moto3 selesai. Balapan MotoGP Mandalika yang semula dijadwalkan berlangsung pukul 15.00 WITA atau 14.00 WIB ditunda, karena hujan deras. Sehingga, Fabio Quartararo dan kawan-kawan akhirnya batu bisa beraksi di lintasan pada 15.15 WIB. Aksi Pawang Hujan Mandalika itu pun berhasil menyita perhatian publik, baik yang sedang menonton langsung di area balapan maupun di sosial media.

Baca juga: Pawang Hujan Mak Rara di MotoGP Mandalika, Sandiaga: Itu Kearifan Lokal Pawang Hujan Mandalika itu bernama lengkap Raden Roro Istiati Wulandari wanita yang lahir di Papua pada 22 Oktober 1983. Meski lahir di Papua, Rara adalah penganut kejawen berdarah Jawa yang kini rara pawang hujan di Bali. Diketahui, Rara memang sudah sejak lama mempelajari ilmu menjadi 'pawang hujan', bahkan sejak dirinya masih kecil. Rara mulai belajar pawang sejak umur sembilan tahun. Baca juga: Profil Rara Istiati Pawang Hujan Mandalika, Bayarannya Tembus Ratusan Juta Rara memang telah diminta secara khusus oleh pihak penyelenggara, yakni Mandalika Grand Prix Association (MGPA) dan Dorna untuk memastikan tidak turun hujan selama acara berlangsung.

Berapa ya bayarannya? Buka halaman selanjutnya.
LOMBOK TENGAH, KOMPAS.com - Rara Istiati menjadi sorotan setelah aksinya melakukan ritual pereda hujan di Pertamina Mandalika International Street Circuit tertangkap kamera. Rara mengaku sempat kesulitan akses menuju area sirkuit rara pawang hujan penjagaan ketat oleh tim kemanan Dorna Sports selaku penyelenggara MotoGP.

"Aku itu sedikit kesal karena pihak Dorna awalnya tidak ngasih ke sirkuit karena tidak tahu pawang hujan itu apa," kata Rara saat ditemui Kompas.com usai balapan, Rara pawang hujan (20/3/2022). Baca juga: 5 Fakta Menarik MotoGP Mandalika, dari Aksi Rara si Pawang Hujan hingga Dedikasi Juara untuk Risman Karena tidak diperbolehkan masuk menuju area sirkuit, Rara mengaku melanjutkan doa di area paddock.

Saat itu, secara kebetulan ia bertemu dengan Direktur Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandhi Satria dan menjelaskan bahwa ia adalah pawang hujan.

rara pawang hujan

Akhirnya, Rara mendapat akses masuk. "Saya ketemu Pak Priandhi terus masuk mobilnya pak itu, dan sekuriti Dorna melihat saya dan saya disuruh masuk," kata Rara.

Rara beranggapan, pihak Dorna baru megetahui adanya ritual untuk menghalau hujan sehingga membuatnya kesulitan masuk. "Indonesia punya pawang hujan, tapi di (MotoGP) luar negeri kan belum, jadi mereka mikirnya tidak butuh," ungkap Rara. Baca juga: Masukan dari Susi Pudjiastuti untuk MotoGP Mandalika: Hindari Hujan dan Cegah Kemacetan Rara tidak mempersoalkan pro dan kontra terhadap dirinya akibat aksinya sebagai pawang hujan.

" Nggak masalah sih yang penting race-nya berhasil dan aspal itu butuh dinging, dan panggil hujan juga berhasil," kata Rara. Rara berharap keberadaan pawang hujan lebih dihargai setelah banyak orang melihat aksinya di ajang balap internasional.

Berita Terkait Masukan dari Susi Pudjiastuti untuk MotoGP Mandalika: Hindari Hujan dan Cegah Kemacetan Truk dan Bus Polisi Angkut Penonton MotoGP yang Telantar Ini Penyebab Kemacetan Panjang Usai Pergelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika [POPULER NUSANTARA] Jalan Keluar Sirkuit Mandalika Macet Parah - Cerita Andik Gagal Nonton MotoGP Usai Tiket yang Dibeli Diambil Orang 5 Fakta Menarik MotoGP Mandalika, dari Aksi Rara si Pawang Hujan hingga Dedikasi Juara untuk Risman Berita Terkait Masukan dari Susi Pudjiastuti untuk MotoGP Mandalika: Hindari Hujan dan Cegah Kemacetan Truk dan Bus Polisi Angkut Penonton MotoGP yang Telantar Ini Penyebab Kemacetan Panjang Usai Pergelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika [POPULER NUSANTARA] Jalan Keluar Sirkuit Mandalika Macet Parah - Cerita Andik Gagal Nonton MotoGP Usai Tiket yang Dibeli Diambil Orang 5 Fakta Menarik MotoGP Mandalika, dari Aksi Rara si Pawang Hujan hingga Dedikasi Juara untuk Risman Pencuri Ambil Tas Milik Pedagang Berisi Uang Rp 20 Juta, Aksinya Terekam CCTV https://denpasar.kompas.com/read/2022/03/21/102518678/pencuri-ambil-tas-milik-pedagang-berisi-uang-rp-20-juta-aksinya-terekam https://asset.kompas.com/crops/lEhZMSAxO8t0ngeRIpudUs4hiJk=/0x0:0x0/195x98/data/photo/2022/03/21/6237e2097e57c.jpg
• #RAMADAN • #COVID-19 • Community • Pregnancy • Getting Pregnant • First Trimester ( 1 - 13 weeks ) • Second Trimester ( 14 - 27 weeks ) • Third Trimester ( 28 - 41 weeks ) • Birth • Baby • 0-6 months • 7-12 months • Kid • 1-3 years old • 4-5 years old • Big Kid • 6-9 years old • 10-12 years old • Life • Relationship rara pawang hujan Health and Lifestyle • Home and Living rara pawang hujan Fashion and Beauty •  Nama Rara Istiati Wulandari atau akrab disapa Mbak Rara tiba-tiba menjadi sosok yang sedang ramai diperbincangkan dunia.

Bagaimana tidak, aksinya sebagai pawang hujan yang sukses mengusir hujan membuat semua orang ikut takjub dan mengabadikan momen tersebut. Diketahui pada hari Minggu (20/3/2022) kemarin, hujan deras telah melanda area Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Dikarenakan kondisi tersebut, akhirnya balapan MotoGP yang semula dijadwalkan berlangsung pukul 15.00 WITA atau 14.00 WIB terpaksa ditunda. Balapan tersebut baru dilangsungkan sesaat hujan sudah reda.

Aksi yang dilakukan Rara juga menyita perhatian dari para pembalap MotoGP yang berada di paddock tim. Bahkan aksi yang dilakukan oleh Rara tersebut turut ditiru oleh pembalap MotoGP, Fabio Quartararo, lho. Lalu, sebenarnya siapakah sosok Rara si pawang hujan tersebut?

Dilansir dari berbagai sumber, kali ini Popmama.com telah merangkum biodata dan profil Rara pawang hujan di MotoGP Mandalika. Instagram.com/rara_cahayatarotindigo Sebelum mengetahui lebih dalam, Mama bisa mencari tahu terlebih dahulu biodata singkat Rara Istiati, sosok pawang hujan di MotoGP. • Nama lengkap: Raden Rara Istiati Wulandari • Nama panggilan: Rara • Nama panggung: Mbak Rara atau Rara Istiati Wulandari • Kota asal: Jayapura, Papua • Tanggal lahir: 22 Oktober 1983 • Kota sekarang: Denpasar, Bali • Pekerjaan: Paranormal, Ahli Tarot, dan Pawang Hujan • Instagram: @rara_cahayatarotindigo Rara Istiati Wulandari memiliki beberapa fakta menarik lainnya lho, Ma.

Selain itu, dirinya ternyata juga menjadi langganan pawang hujan di beberapa acara besar. Yuk, simak fakta menarik dari Rara pawang hujan MotoGP Rara pawang hujan berikut ini!

rara pawang hujan

Instagram.com/rara_cahayatarotindigo Rara mengungkapkan bahwa dirinya mendapatkan bakat menjadi seorang pawang hujan berasal dari keturunan keluarga sang Papa. Dilansir dari berbagai sumber, Rara juga mengatakan bahwa sedari kecil ia menyadari bahwa dirinya merupakan seorang indigo. Lalu oleh keluarganya sendiri, Rara rara pawang hujan diajarkan dengan dunia spiritual. Hingga akhirnya sang Papa mengajari ilmu pawang hujan kepada dirinya.

Rara sudah belajar menjadi seorang pawang hujan sejak ia berusia 9 tahun. Instagram.com/motogp Dalam aksinya sebagai pawang hujan pada hari Minggu (20/3/2022) kemarin, Rara tampak membawa peralatan khusus seperti mangkok emas untuk meredakan hujan di area tersebut.

Sesekali, ia juga berhenti sembari membacakan mantra dan mengangkat alat-alatnya ke atas. Aksi yang dilakukannya tersebut sampai diikuti oleh pembalap MotoGP, Fabio Quartararo. Menariknya, pada saat ritual dirinya tidak boleh merasa lapar.

Selain itu, Rara juga menjelaskan dirinya tidak menikah dan tidak memakan daging hewan berkaki empat. Instagram.com/rara_cahayatarotindigo Rara adalah sosok pawang hujan yang sudah malang melintang di pentas dan acara-acara besar. Dirinya sendiri telah diminta secara khusus oleh pihak penyelenggara, yakni Mandalika Grand Prix Association dan Dorna untuk memastikan tidak turun hujan selama acara berlangsung.

Menurut pengakuannya, selama ia bertugas sebagai pawang hujan di MotoGP Mandalika, perintah bisa datang kepadanya sejam sekali melalui telepon. Nah Ma, itulah informasi tentang biodata dan profil Rara pawang hujan MotoGP Mandalika 2022. Baca juga: • Biodata dan Profil Putri Tanjung, Kini Jadi Istri Guinandra Jatikusumo • Biodata dan Profil Rudy Salim, Pengusaha yang Memiliki Bisnis Otomotif • Biodata dan Profil Marc Marquez, Pembalap MotoGP MandalikaINISUMEDANG.COM – Raden Rara Istiati Wulandari alias Mbak Rara sang pawang hujan MotoGP Mandalika masih menjadi trending topik di twitter dan tiktok.

Rara Istiati Wulandari atau akrab disapa Mbak Rara, membuat semua orang ikut takjub pada aksi memindahkan hujan pada ajang Moto GP pekan lalu. Rara adalah sosok pawang hujan yang sudah malang melintang di pentas dan acara-acara besar. Dirinya sendiri telah diminta secara khusus oleh pihak penyelenggara, yakni Mandalika Grand Prix Association dan Dorna untuk memastikan tidak turun hujan selama acara berlangsung.

Konon, tak hanya menahan hujan, Rara juga bisa mendatangkan hujan. Wah kaya serial Film Kera Sakti saja ya. Aksinya pun menuai kontroversi, ada yang menyebut musyrik ada juga yang berdecak kagum karena itu bagian budaya warisan leluhurnya.

Lalu, apakah agama yang dianut Mba Rara Pawang Hujan ini? Berikut IniSumedang.com merangkumnya dari berbagai sumber. Dari chanel youtube Deddy Corbuzier, Deddy menanyakan agama apa yang dianut Rara. Namun, Mbak Rara tidak langsung menjawab pertanyaan Deddy Corbuzier. Ia memilih untuk memperlihatkan kolom agama di KTP-nya ke pemilik Deddy Corbuzier Podcast di YouTube itu.

Potongan momen rara pawang hujan pun kini telah viral di TikTok dan diunggah oleh berbagai akun. Di situ, mulanya Deddy menanyakan pekerjaan Mbak Rara, dan Mbak Rara menjawab, “Pekerjaannya swasta. Meskipun secara live report Mbak Rara pernah mengatakan bahwa pekerjaannya adalah paranormal/pawang hujan.

Mbak Rara sendiri yang kemudian menawarkan Deddy untuk mencari tahu agama Mbak Rara di kolom KTP yang diberikan. Deddy pun bertanya, “Agamanya apa? Anda agamanya apa?” Perempuan kelahiran Papua yang besar di Jogja itu pun memperlihatkan KTP-nya ke Deddy. Tak lama Deddy membaca agama Mbak Rara di KTP, ia langsung rara pawang hujan ke kamera. Sampai saat ini Deddy merahasiakan kolom agamanya itu.

rara pawang hujan

• • • • • copyright @ 2019-2021 PT. Ini Media Network • Home • Kategori • Ini Headline • Ini Pemerintah • Ini Politik • Ini Hukum • Ini Sosial • Ini Ekonomi • Ini Kesehatan • Ini Pendidikan • Ini Jelajah • Otomotif • Ini Lifestyle • Ini Opini • Olahraga • Ini Nasional • Ini Jabar • Laman • Indeks • Pedoman Cyber • Redaksi • Iklan • Topics • Covid-19 • Virus Corona • Operasi Yustisi • Partai Politik • Pemkab Sumedang • Topik Berita • Topik Politik
Suara.com - Agama Rara Pawang Hujan MotoGP Mandalika membuat orang penasaran.

Rara Pawang Hujan bernama lengkap Rara Istiati Wulandari. Suara.com sempat berbincang-bincang dengan Rara Istiati Wulandari sebelum perempuan 38 tahun itu sehari sebelum balapan utama MotoGP Mandalika 2022 berlangsung pada 20 Maret lalu. Ketika itu, Rara Istiati Wulandari mengaku tidak menuliskan apapun dalam kolom agama di kartu tanda penduduk (KTP) miliknya.

Bahkan Deddy Corbuzier bahkan tak berani menyebut rara pawang hujan mengundang Rara ke podcast miliknya. Berdasarkan bincang-bincang Suara.com dengan Rara. Perempuan yang tinggal di Bali itu menyebut kolom agama di KTP-nya kosong karena dia adalah penganut kepercayaan yakni kejawen.

rara pawang hujan

Baca Juga: Deddy Corbuzier Lontarkan Lelucon Plesetan, Uus: Siapa yang Kasih Dia Gula? "KTP kosong, aku kejawen. Menganut aliran kepercayaan kejawen," ujar Rara pawang hujan kepada Suara.com di kawasan Sirkuit Mandalika, Sabtu, 18 Maret lalu. Sebelumnya, Rara Istiati Wulandari datang ke podcast Deddy Corbuzier pada Kamis (24/3/2022). Ketika itu, Deddy bertanya terkait agama Rara. "Agamanya apa? Anda agamanya apa?," kata Deddy Corbuzier dalam podcast miliknya yang tayang di YouTube.

Baca Juga: Remote AC Langit Alias Mangkuk Ala Rara pawang hujan Pawang Hujan di e-Commerce Seharga Rp 70-354 Juta Nama Rara pawang hujan viral setelah muncul dalam puncak balapan MotoGP Mandalika 2022. Dia turun ke sirkuit setelah hujan deras mengguyur lintasan sepanjang 4,3 kilometer itu.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Suara.com - Gegap gempita aksi pembalap dunia yang berlaga di MotoGP Mandalika 2022 baru saja selesai.

rara pawang hujan

Migel Oliveira sukses merajai balapan pertama MotoGP di sirkuit Indonesia. Namun, kemenangan ini terasa 'redup' oleh sosok pawang hujan yang justru trending di media sosial.

Tak hanya media asing, jagat medsos dibanjiri status hingga cuitan soal pawang hujan yang turut beraksi di hajatan MotoGP Mandalika. Adalah Rara Istiani Wulandari, sosok perempuan ini tengah menjadi bahasan hingga mendunia karena aksinya mencoba meredakan hujan lebat disertai angin dan petir setengah jam sebelum jadwal balapan MotoGP Mandalika dimulai. Sirkuit Mandalika Diguyur Hujan Petir Baca Juga: 7 Fakta Rara Istiani Wulandari Pawang Hujan MotoGP Mandalika, dari Dibayar Ratusan Juta sampai Disuruh Tobat Pawang hujan di Sirkuit Mandalika, Rara Isti Wulandari jadi sorotan media asing Jerman (Speedweek) Sosok pawang hujan Rara memang menyedot perhatian sejumlah media nasional beberapa jam sebelum gelaran MotoGP dimulai.

Dia disebut-sebut mendapatkan bayaran fantastis untuk menjaga lintasan tetap 'aman' dari hujan. Gelaran MotoGP mandalika diawali dengan balapan kelas Moto3 yang dimulai pukul 11.00 WIB, cuaca di sekitar Sirkuit Mandalika pun tampak cerah.

Begitu juga saat balapan Moto2 sesaat setelahnya. Namun sekitar pukul 13.30 WIB, atau setengah jam sebelum ajang balapan MotoGP dimulai pukul 14.00 WIB, hujan tiba-tiba mengguyur dengan derasnya. Bahkan rara pawang hujan kilatan petir menyambar salah satu sisi lintasan balap.

Sorotan layar televisi lantas tertuju kepada sekorang perempuan yang awalnya menggunakan topi helm tiba-tiba turun. Ia sesekali seperti menaburkan sesuatu ke udara. Tangannya menunjuk rara pawang hujan atas dengan sebuah benda seperti tongkat kecil di tangan.

Ia juga tampak memegang sebuah benda mirip mangkuk kecil yang sesekali dipukul menggunakan tongkat kecil yang dipegangnya. Para penonton pun berdiri, bersorak seperti memberikan semangat.

rara pawang hujan

Baca Juga: 3, 2, 1 Close The Door! 2 WNI Ini Curi Perhatian di Rara pawang hujan Mandalika, Diramal Akan Diundang Deddy Corbuzier Beberapa pembalap yang melihat aksinya di layar kaca tampak serius melihatnya. Beberapa seperti mengikuti gerakan sang pawang hujan saat beraksi. Salah satunya adalah pembalap Yamaha Fabio Quartararo. Menggunakan sebuah gelas, Quartararo, sembari tertawa tampak mengikuti gerakan pawang hujan.

Sayang, mangkuk yang dipegangnya malah terjatuh. Diminta Bertaubat Viral Pawang Hujan Beraksi di Tengah Sirkuit, Pihak MotoGP Syok Hujan Langsung Berhenti (twitter/@MotoGP) Banyak yang memuji aksi wanita yang dikenal sebagai Mbak Rara ini. Namun, ada pula yang menghujatnya karena aksinya dianggap memalukan. Aksi Rara pawang hujan MotoGP Mandalika 2022 itu menjadi perbincangan di kalangan warganet hingga menjadi trending topic di Twitter.

Bahkan, aksinya juga disorot pihak MotoGP melalui cuitannya pada Minggu (20/3/2022) sebelum balapan berlangsung. Sayangnya, aksi Rara mengusir hujan keliling Sirkuit Mandalika hingga ditonton para pembalap MotoGP itu menuai pro dan kontra.

Sontak, hal itu membuat kata "memalukan" masuk dalam trending topic Twitter secara bersamaan. Sementara itu, kata "IT WORKED" juga menjadi trending topic usai cuitan MotoGP.

Di negeri sendiri, aksi Rara mengusir dan mencegah hujan di Sirkuit Mandalika itu dianggap memalukan dan musyrik. Bahkan, banyak warganet yang menyuruhnya bertaubat. "Diharapkan bisa mengharumkan NAMA INDONESIA Eh justru endingnya MEMALUKAN jadi bahan ledekan," cuit salah seorang warganet.

"Tadinya pengen dukung perhelatan Motogp, berhubung ada konten klenik kayak gini jadi malu sendiri," tulis warganet sembari mengunggah video pawang hujan yang beraksi di sirkuit. "Sedang menunjukkan atraksi kebodohan kepada dunia. Memalukan! Syirik!," tulis akun Twitter lain. Dipuji Media Asing Akun Twitter MotoGP membuat cuitan tentang pawang hujan di Sirkuit Mandalika (Twitter) Meski dicibir di negeri sendiri, nyatanya aksi pawang hujan Rara justru dipuji media asing.

Bahkan Twitter MotoGP menyebut upaya Rara meredakan hujan berhasil. Rara pawang hujan akun Twitter, media Inggris BT Sport memuji Mbak Rara berkeliling Sirkuit Mandalika untuk menghalau hujan.

"Kami sangat membutuhkannya. Terima kasih #IndonesiaGP," cuit akun @btsportmotogp pada Minggu (20/3/2022). Sementara warganet lainnya juga memuji aksi Mbak Rara sebagai hal yang unik. IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

BLAK-BLAKAN Ini Klarifikasi Rara Pawang Hujan Sirkuit Mandalika soal Hujan Deras saat Race MotoGP




2022 www.videocon.com